Vol. 7 No. 6 (2023)
Total Articles: 149
Issue Coverage: 315 Author(s) from 1 Country(s)
Indonesia (309)
Full Issue
Articles
-
Implementasi Metode Pembelajaran STEAM pada Kurikulum Merdeka pada PAUD
Putri Diah Motimona, Ika Budi Maryatun (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.4682 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Implementasi Metode Pembelajaran STEAM pada Kurikulum Merdeka PAUD. Adapun latar belakang penelitian ini yaitu masih banyak guru yang kebingungan untuk menerapkan STEAM dalam kuriukulum Merdeka, kegiatan proyek yang dilaksanakan belum mengintegrasikan STEAM. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kualitatif-deskriptif dengan metode penelitian systematic literature review meliputi menelaah atrikel, jurnal, dan buku yang relevan dengan mencatat hal-hal penting dan diakhiri dengan implementasi dalam bentuk tulisan secara runtut. Teknik analisis data yang digunakan berupa analisis isi (content analysis). Membiasakan anak mengintegrasikan STEAM dalam proses berpikir akan membantu mereka memahami bagaimana dunia bekerja terutama lingkungan sekitar anak. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan pendekatan STEAM, anak akan mengembangkan ide-ide berbasis sains dan teknologi dengan terlibat dalam aktivitas pemecahan masalah yang berasal dari lima disiplin ilmu yang saling berhubungan. Implikasi dari penelitian ini adalah menambah pengetahuan guru mengenai langkah-langkah implementasi metode STEAM dalam kurikulum merdeka
6493-6504 -
Persepsi Orang Tua tentang Karies Gigi pada Anak Usia <6 tahun: Sebuah Studi Kualitatif
Ratu Kusuma, Mila Triana Sari, Nel Efni, Tina Yuli Fatmawati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.4540 | Check in Google Scholar
Karies gigi anak usia dini atau early childhood caries (ECC) merupakan salah satu masalah kesahatan anak usia 0-6 tahun diberbagai negara. Riskesdas 2018 melaporkan prevalensi karies gigi pada anak usia 3-4 tahun sebesar 81,5%. Penelitian kualitatif ini bertujuan menggali persepsi ibu-ibu tentang karies gigi pada anak usia < 6 tahun, terhadap 8 ibu-ibu di Kelurahan Beringin Kota Jambi yang dipilih secara purposive. Pengumpulan data dilakukan pada Maret 2023 melalui indepth interview, observasi dan dokumentasi. Dokumentasi menggunakan kamera dan voice recorder android Oppo Reno-4 F. Hasil penelitian diperoleh 5 tema meliputi: 1) keluhan fisik, psikologis serta dampak bagi anak yang mengalami karang gigi; 2) penyebab karang gigi ada anak usia < 6 tahun; 3) upaya mengurangi rasa sakit, pencegahan kekambuhan dan keparahan karies gigi; 4) respons orang tua terhadap anak yang mengalami karies gigi; 5) dukungan professional kesehatan dan masyarakat lain terhadap anak yang mengalami karies gigi.
6505-6514 -
Model Quantum Teaching berbantuan Media Konkret untuk Meningkatkan Hasil Belajar Seni Budaya dan Prakarya Siswa
Tri Saptuti Susiani, Wahyudi Wahyudi, Rizal Naufal Arifin, Moh Salimi (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5349 | Check in Google Scholar
Kurangnya keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran SBdP SD mendorong perlunya penerapan model pembelajaran inovatif guna meningkatkan hasil belajar. Tujuan penelitian ini yaitu untuk untuk meningkatkan hasil belajar SBdP melalui penerapan model quantum teaching dengan media konkret. Metode penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian adalah 18 siswa kelas III yang terdiri dari 2 siswa laki-laki dan 16 siswa perempuan serta satu guru kelas yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan tes. Validitas data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Analisis data dilaksanakan melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model quantum teaching dengan media konkret dapat meningkatkan hasil belajar SBdP pada kelas III. Hal tersebut dapat dilihat dari persentase ketuntasan belajar siswa pada siklus I = 77,77, siklus II = 88,88%, dan siklus III = 94,44%. Simpulan penelitian ini yaitu penerapan model quantum teaching dengan media konkret dapat meningkatkan pembelajaran SBdP.
6515-6527 -
Pengaruh Smart Kiddo Games terhadap Kemampuan Fisik Motorik dan Bahasa pada Anak Usia Dini
Linda Dwiyanti, Epritha Kurniawati, Ayu Titis Rukmana Sari, M. Anis Zawawi, Sita Aulia Rahma (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.4445 | Check in Google Scholar
Keterampilan fisik-motorik serta bahasa merupakan aspek yang sangat penting pada usia setiap anak dan sebagai dasar individu untuk mencapai kematangan motorik dan kecerdasan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat efektivitas permainan rangkaian Smart Kiddo Games. Desain penelitian ini adalah Quasi Experimental Design with Nonequivalent Control. Dengan subjek penelitian anak kelompok A dari tiga lembaga Taman Kanak-kanak di wilayah Kediri, dengan jumlah sampel 115 anak. Dengan Teknik pengambilan data dengan observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data uji coba terbatas menggunakan Wilcoxon signed rank test dan uji coba lapangan menggunakan Independent Sample T test. Hasil analisis menunjukan bahwa terdapat perbedaan dan peningkatan hasil belajar anak pada kemampuan fisik motorik dan bahasa yakni (2-tailed) 0,0001 < 0,05 untuk kelompok eksperimen, setelah penggunaan Smart Kiddo Games. Sehingga dapat disimpulkan penggunaan Smart Kiddo Games memberikan pengaruh positif dan signifikan pada kemampuan fisik- motorik dan bahasa pada anak usia dini.
6528-6539 -
Model Pembelajaran Kognitif Moral Berbentuk Cerita Animasi Dilema Moral Bagi Siswa Kelas Rendah
Aiman Faiz, Aris Fadly (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5333 | Check in Google Scholar
Model pembelajaran Kognitif moral di Sekolah masih jarang tersentuh oleh para pendidik. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuktikan bahwa dengan penggunaan model kognitif moral cerita dilema moral berbentuk animasi dapat meningkatkan pertimbangan moral siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah mix method dengan pendekatan kualitatif (observasi), kuantitatif (uji pre-test dan post-test) dengan subjek penelitian 33 orang siswa kelas III SD. Hasil penelitian, terdapat perbedaan nilai hasil pre-test dan post-test dengan rata-rata N-gain score diperoleh angka 0,67 dengan kategori sedang. Adapun N-gain score 67,5% dengan kategori tafsiran cukup efektif. Hasil tersebut membuktikan bahwa uji pre-test dan post-test pertimbangan moral siswa kelas III di SDN 4 Kenanga melalui model pembelajaran kognitif moral menggunakan media cerita animasi dapat memberikan pertimbangan moral yang lebih maju atau lebih baik. Hal ini menjadi kebaruan dalam dunia pendidikan kajian kognitif moral bahwa animasi bisa meningkatkan pertimbangan moral siswa kelas rendah.
6540-6552 -
Analisis Implementasi Bahasa Ibu sebagai Bahasa Pembelajaran untuk Menciptakan Kelas Ramah Anak
Efrida Ita, Yasinta Maria Fono, Yulita Wea Do, Maria Trisna Wogo (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5301 | Check in Google Scholar
Penelitian ini dilakukan berangkat dari rendahnya keterlibatan dan interaksi anak pada proses pembelajaran dimana telah teridentifikasi bahwa penggunaan bahasa pengantar pembelajaran yang tidak dipahami oleh anak menyulitkan anak pada kegiatan pembelajaran. Penelitian bertujuan untuk menganalisis implementasi bahasa ibu sebagai bahasa pembelajaran untuk menciptakan kelas ramah anak di Taman Kanak-kanak Olaewa. Jenis penelitian adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian adalah 27 anak. Pengumpulan data dan instrumentasi menggunakan metode observasi (lembar observasi), wawancara (panduan wawancara) dan dokumentasi (panduan dokumentasi). Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yaitu pengumpulan, reduksi, penyajian dan analisis data. Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi bahasa ibu sebagai bahasa pembelajaran telah dijalankan dengan baik sehingga menciptakan kelas ramah anak. Hal ini dapat dilihat dari keaktifan dan interaksi anak pada kegiatan pembelajaran saat menggunakan bahasa ibu. Proses pembelajaran yang dinamis menjadi bukti bahwa penggunaan bahasa ibu sebagai bahasa pengantar pembelajaran yang dikuasai anak berdampak pada hasil belajar anak.
6553-6565 -
Kemampuan Berpikir Kritis Anak: Analisis pada Pengenalan Budaya Lebak dalam Pembelajaran di TK
Rohita Rohita, Elindra Yetti, Tjipto Sumadi (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5326 | Check in Google Scholar
Lebak merupakan salah satu kabupaten di provinsi Banten yang memiliki potensi sebagai sumber belajar bagi anak, khususnya untuk pengembangan kemampuan berpikir kritis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan kemampuan berpikir kritis anak melalui pengenalan budaya Lebak dalam pembelajaran. Penelitian dilakukan secara kualitatif dengan guru TK PGRI 1, Lebak, Banten sebagai subjeknya. Pengumpulan data dilakukan menggunakan metode observasi dan wawancara mendalam. Analisis data menggunakan model Miles and Hubberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah mengenalkan budaya Lebak yang mencakup makanan tradisional, permainan tradisional, dan pakaian tradisional kepada anak. Namun pertanyaan yang diajukan sebagai salah satu stimulasi kemampuan berpikir anak, masih berada pada kategori pertanyaan yang cenderung memunculkan kemampuan berpikir tingkat rendah (lower order thinking). Simpulannya adalah kemampuan berpikir kritis (higher order thinking) belum terstimulasi meskipun guru telah mengenalkan budaya Lebak dalam pembelajaran. Implikasinya guru harus meningkatan kemampuan bertanya yang menstimulasi kemampuan berpikir kritis anak dengan materi mengenai budaya Lebak.
6566-6578 -
Differentiated Learning Strategies for Children's Religious-Moral Values in the Kurikulum Merdeka
Nisa Shalihah, Waharjani Waharjani, Wantini Wantini (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5339 | Check in Google Scholar
The Merdeka Curriculum emphasizes the freedom of students to determine the course of learning according to their interests, needs and potential. However, it should be recognized that each student has a different level of understanding and ability in learning Islam. This study aims to
analyze how the application of differentiation learning strategies for children's religious-moral values in the independent curriculum. The research method used is experimental research. The results showed that the results of the T-Test paired sample correlation test using the SPSS application can be concluded that the average post-test score of experimental class students is 30% with a significance value of 0.062, and sig (2 tailed) whose value is smaller than 0.05 which shows that there is a significant difference between pre-test and post-test scores. Differentiated learning enhances early childhood religious values by following this learning model showing significant increases in concept understanding, active participation in learning, and high learning motivation. The differentiated learning model is an effective approach, providing a more relevant and engaging learning experience by accommodating each individual's differences.6579-6590 -
Gambaran Kompetensi Pedagogik Guru PAUD dalam Memahami Teori dan Praktik Pendidikan untuk Anak Usia Dini
Raisa Rakhmania, Margaretha Purwanti, Benedicta Prihatin Dwi Riyanti (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5340 | Check in Google Scholar
Pengetahuan guru mengenai teori dan praktik pendidikan bagi anak usia dini merupakan hal mendasar yang harus dikuasai guru PAUD. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan kompetensi guru PAUD mengenai teori dan praktik dalam pendidikan anak usia dini. Penelitian ini adalah studi kualitatif dengan melakukan wawancara semi terstruktur kepada enam orang guru PAUD yang mengajar anak usia 5-6 tahun. Wawancara dilakukan untuk menggali informasi dari partisipan. Hasil wawancara dianalisis untuk mencari gambaran kompetensi pedagogik guru PAUD. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kompetensi pedagogik pada guru PAUD belum maksimal karena pengetahuan mengenai teori pendidikan anak usia dini masih kurang. Temuan lain menunjukkan bahwa latar belakang pendidikan serta pengalaman mengajar guru PAUD memiliki pengaruh terhadap kompetensi guru dalam menerapkan atau mempraktikkan pembelajaran anak usia dini yang sesuai. Implikasi hasil penelitian ini dapat dijadikan bahan pertimbangan untuk meningkatkan kualitas kompetensi guru PAUD.
6591-6608 -
Pengembangan Modul Literasi Lingkungan melalui Program Sekolah di Sekolah Dasar
Pitalis Mawardi, Ihsan Nurhakim, Ivan Veriansyah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5351 | Check in Google Scholar
Kemajuan teknologi yang pesat di berbagai bidang memunculkan dampak pada lingkungan, baik yang secara positif maupun negatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi karakteristik, efektivitas, dan efisiensi program dalam hal peningkatan pemahaman siswa terhadap literasi lingkungan yang diintegrasikan ke dalam kurikulum sekolah. Metodologi model penelitian dan pengembangan (R&D) 4-D yang digunakan adalah salah satu yang dikembangkan Thiagarajan. Subjek penelitian adalah siswa Sekolah Dasar Negeri 39 Sungai Raya, serta instrumen pengumpulan data berupa observasi dan angket yang divalidasi oleh staf akademik, desain, bahasa, dan dokumentasi. Hasil analisis ahli materi menunjukkan bahwa lingkungan literasi yang dikembangkan telah berhasil menghilangkan kriteria tertentu dalam bidang substansi, pendidikan, bahasa, dan desain. Efisiensi modul diukur menggunakan uji-t dan N-Gain (selisih skor sebelum dan sesudah tes). Hasil percobaan menunjukkan hasil belajar meningkat sebesar 0,512% selama percobaan, dan hasil uji t menunjukkan perbedaan yang signifikan.
6609-6619 -
Implementasi Pembelajaran Berbasis STEAM dalam Mengembangkan Kreativitas Anak Usia Dini
Eka Mauliza Azizah, Yuhasriati Yuhasriati, Khoiriyah Khoiriyah, Rosmiati Rosmiati, Gracia Mandira (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5346 | Check in Google Scholar
Pembelajaran Abad ke-21 umumnya sudah berbasis keterampilan serta teknologi yang menjadi tantangan bagi dunia pendidikan di Indonesia terutama menyangkut kreativitas. Pendekatan STEAM dapat mendorong aspek perkembangan kreativitas anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kreativitas anak pada anak usia dini melalui implementasi pembelajaran berbasis STEAM. Metode penelitian yang digunakan adalah tindakan kelas. Data diperoleh melalui observasi dan unjuk kerja. Tindakan yang dilakukan berupa pembelajaran berbasis STEAM. Kegiatan main dilakukan dengan kegiatan 5M sesuai tema, menggunakan alat dan bahan yang telah tersedia, menyusun, membentuk, merancang, mewarnai, membuat kerajinan tangan sesuai imajinasi anak, membilang banyak benda, mengklasifikasi benda, dan menyusun pola. Hasil tindakan diperoleh tujuh dari Sembilan orang anak mencapai kategori BSB dalam perkembangan kemampuan kreativitas yaitu anak dapat membuat suatu kerajinan tangan, menggambar, dan mewarnai sesuai imajinasi anak tanpa adanya bantuan dari guru.
6620-6630 -
Pengembangkan Kecakapan Finansial melalui Buku Literasi OJK pada Siswa TK
Nurlela Nurlela, Muhammad Fuad, Brastoro Brastoro, Farahdiba Fauzana Arfa, Fatin Hamama, Sigit Widiyarto (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5376 | Check in Google Scholar
Pendidikan kecakapan literasi keuangan masih memerlukan penguatan dan kerjasama antar pemerintah dan masyarakat. Hal ini perlu dilakukan, agar siswa taman kanak-kanak akan lebih sadar akan kecakapan keuangan, jika sejak dini diperkenalkan di bangku sekolah serta dibantu oleh orang tua di rumah. Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui bagaimana cara memperkenalkan literasi keuangan melalui buku literasi pada siswa TK dan untuk mengetahui tahapan belajar literasi keuangan pada siswa TK. Metode yang digunakan adalah metode penelitian tindakan kelas. Sampel yang digunakan adalah siswa TK B TK sebanyak 32 siswa. Tahapan penelitian menggunakan tahapan prasiklus, siklus 1 dan siklus 2. Peneliti menggunakan buku cerita gambar yang diterbitkan oleh OJK ( Otoritas Jasa Keuangan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mempunyai nilai rata-rata yang lebih baik sebelum digunakan buku bergambar literasi keuangan. Para guru dan orang tua dapat memberikan pengalaman nyata dalam kecakapan literasi keuangan, seperti gemar menabung dan memilah kebutuhan dan keinginan.
6631-6640 -
Implementasi Profil Pelajar Pancasila sebagai Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar
Rani Santika, Febrina Dafit (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5611 | Check in Google Scholar
Kurikulum Merdeka pada saat ini melakukan program profil pelajar Pancasila sebagai wujud Pendidikan karakter. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi profil pelajar Pancasila di tingkat sekolah dasar. Metode penelitian ini menggunakan metode inquiry naturalistic pendekatan kualitatif. Adapun sumber data dalam penelitian ini adalah guru, siswa kelas 1, dan kepala sekolah. Teknik pengumpul data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan angket. Teknik analisis data yang digunakan yaitu miles dan Huberman yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Adapun hasil penelitian ini adalah. Dari keenam ini persentasi dimensi kelima bernalar kritis paling rendah yaitu 61,60% dan paling tinggi adalah dimensi gotong royong dengan persentase 84,60%. Implementasi Profil Pelajar Pancasila kurang optimal antara lain terbatasnya waktu yang diinformasikan oleh pendidik, terbatasnya waktu, substansi pelajaran yang sedikit, terbatasnya Ilmu Teknologi.
6641-6653 -
Implementation of Transformational Leadership on the Performance of PAUD Teachers in the Digital Era
Syamsir Alam, Badeni Badeni, Muhammad Kristiawan, Fitri April Yanti (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5417 | Check in Google Scholar
This research aimed to investigate the impact of the implementation of transformational leadership on the performance of Early Childhood Education (PAUD) teachers in the digital era. The importance of the research topic lies in its potential to improve the quality of early childhood education, enhance teacher performance, and provide valuable insights into effective leadership practices in the digital era. The research method employed was a survey, with data collected through questionnaires distributed to 100 PAUD teachers and 20 PAUD principals experienced in using digital technology in teaching. The collected data were analyzed using descriptive and regression statistical techniques. The research results indicate that transformational leadership significantly enhances the performance of PAUD teachers in integrating digital technology into their teaching practices. Innovation encouragement, creativity development, and sustained support from school leaders are vital in implementing this leadership approach. This research concludes that transformational leadership plays a vital role in improving the quality of PAUD learning in the digital era. Therefore, PAUD school leaders need to actively promote this leadership approach to support teachers in addressing the challenges of digital technology.
6654-6665 -
Evaluasi Model Kirkpatrick dalam Pembelajaran Kesetaraan Paket B di SKB Banjarnegara
Rista Ayudya Hapsari, Imam Shofwan (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5476 | Check in Google Scholar
Kesetaraan paket B memerlukan evaluasi untuk mengetahui perkembangan pembelajaran. Penelitian ini dilatarbelakangi adanya keingintahuan evaluasi pembelajaran yang dilakukan. Adanya keinginan peserta didik mengikuti pembelajaran untuk mendapatkan ijazah guna mendapatkan pekerjaan. Menggunakan metode kualitatif pendekatan kualitatif deskriptif penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penggunaan Model Evaluasi Kirkpatrick  meliputi: (1) reaksi, (2) tahap belajar, (3) perilaku, dan (4) hasil. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dokumentasi, dan menggunakan triangulasi sumber. Informan penelitian adalah Kepala Sanggar, Pendidik, dan Peserta Didik. Hasil penelitian: (1)Evaluasi Reaksi dalam pelayanan pembelajaran, fasilitas serta persiapan sudah memuaskan dan memenuhi kebutuhan pembelajaran, (2) Tahapan Belajar dilihat dari penyampaian dan pelaksanaan mendapatkan keterampilan yang sesuai pembelajaran, teori dikembangkan dan dipraktekan. (3) Evaluasi Perilaku peserta didik positif, mampu menerapkan teori kedalam tugas yang mereka kerjakan, (4) Evaluasi Hasil disimpulkan dari tujuan pembelajaran tercapai, nilai melebihi standar kriteria ketuntasan minimal. Implikasi penelitian ini memberikan hasil akhir pembelajaran mencapai tujuan pembelajaran guna peserta didik mendapatkan ijazah pendidikan.
6666-6676 -
Multimedia-Based Storytelling Learning Media Effectivity For Early Childhood’s Expressive Language Skill Development
Entep Hamdillah Ghofur, Sri Nurhayati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.4446 | Check in Google Scholar
The objective of this study is to evaluate the effectiveness of multimedia-based storytelling learning media in improving early childhood expressive language skills within the context of Early Childhood. This study used a quantitative approach, with pre-experimental research method using a one-group, pre- and post-test design. There were 50 children in the population, and there were 34 children in the sample. Data collection using observation, questionnaires and documentation. Using paired-sample t-tests to test hypotheses. The results indicated that Ha was approved, indicating that there was a 19.27% increase in the children’s expressive language skill. Before and after treatment, there was an average difference in the expressive language capabilities of children. This demonstrates that multimedia-based learning media is effective at enhancing the expressive language skills of children. The study concludes that multimedia-based storytelling learning media is an effective tool for improving expressive language skills in early childhood.
Â6677-6686 -
Practical Implementation Strategies of Tartila Method for Improving Early Childhood’s Al Qur’an Reading Literacy
Ee Widyawati, Sri Nurhayati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.4616 | Check in Google Scholar
This study aims to determine the implementation of strategies to improve the ability to read and literacy of the Quran for early childhood through the tartiila method at the Early Childhood Tahfidz Education (TAUD) institution. This research uses qualitative descriptive method. The data collection techniques used in this study were interviews, observation and documentation. The research subjects in this study were 2 educators and 10 early childhood children at TAUD Roudhotul Qur'an Cimahi City. The data analysis technique used in this study is triangulation. Based on the results of the study, the implementation of learning strategies to improve literacy in reading the Quran in early childhood with the tartila method was carried out with the talaqy method, then with the approach of the function of letters or letter sounds (Thoriqotushautiyah) by learning to read Arabic letters directly snaring or marching. In addition, the Qur'an learning strategy with the tartila method is carried out with a sorogan system, emphasis on tone and recitation thus the educator brings an active and pleasant learning atmosphere. The use of this tartila method is proven to improve literacy in reading the Qur'an in early childhood. This study recommends that Qur'an teachers at the Early Childhood Tahfiz Institute can use this tartila method to improve Qur'an reading literacy in early childhood.
6687-6699 -
Manfaat Kegiatan Outbound dalam Stimulasi Perkembangan kognitif Anak Usia Dini dari Perspektif Guru
Syafdaningsih Syafdaningsih, Hasmalena Hasmalena, Rukiyah Rukiyah, Sofnidar Sofnidar, Lia Dwi Ayu Pagarwati, Rina Rahayu Siregar, Dara Zulaiha, Della Stevany, Maryati Indah Safitri (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5382 | Check in Google Scholar
Aktivitas fisik yang melibatkan anak bergerak aktif melalui permainan outdoor seperti mini outbound masih jarang disediakan di Lembaga Taman Kanak-kanak. Selain karena faktor tempat, faktor biaya juga menjadi penyebab sulitnya menyediakan fasilitas permainan outbound meskipun dengan versi sederhana. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan perspektif guru Taman Kanak-kanak terhadap kegiatan outbound dalam mengembangkan kognitif anak usia dini. Penelitian ini merupakan penelitian survey dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah guru Taman Kanak-kanak di Kecamatan Indralaya, Palembang yang berjumlah 25 orang. Teknik sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Angket yang digunakan untuk memperoleh data di susun menggunakan skala likert. Data penelitian di analisis menggunakan analisis proporsi dan analisis mode. Hasil penelitian menunjukan interpretasi perspektif guru terhadap kegiatan outbound sangat penting diterapkan di Lembaga sebagai salah satu alternatif permainan outdoor yang dapat menstimulasi perkembengan kognitif anak. Kemampuan berpikir kritis, kemampuan penalaran, dan kemampuan menganalisa anak dapat terasah melalui permainan outbound, serta kemampuan kolaborasi anak dalam bekerja sama dapat berkembang.
6700-6708 -
Penciptaan Gerak dan Lagu Anak Usia Dini Berpijak pada Aksara Jawa
Ayu Titis Rukmana Sari, Epritha Kurniawati, Bagus Amirul, Wahyudi Wahyudi (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5502 | Check in Google Scholar
Penelitian ini membahas terkait best practice pengembangan dan proses validasi penciptaan karya yang berjudul “ Cinta Aksara Jawa†dalam proses penciptaannya berpijak pada aksra jawa. Penelitian ini dibuat untuk menciptakan inovasi pembelajaran melalui yang diwujudkan melalui gerak dan lagu, berpijak pada aksara jawa sebagai sarana dalam proses mencintai kearifan budaya lokal dan pembelajaran karakter anak usia dini. Dalam pelaksanaannya penelitian ini dilakukan dengan beberapa tahap, yaitu tahap konseptual, tahap operasional dan validasi ahli. Tahap konseptual meliputi : penulisan naskah, perancangan desain gerak, desain musik dan lagu, dan desain properti. Sedangkan tahap operasional meliputi : casting penari, penciptaan gerak, penciptaan musik dan lagu, pembuatan properti dan tata rias busana. Hasil validasi ahli yang dilakukan oleh ahli tari dan ahli PAUD terkait keorisinalitasan karya, kebaharuan karya dan sesuai dengan tahapan perkembangan anak usia dini dinyatakan valid dan dapat digunakan.
6709-6719 -
Learning English Vocabulary with Crossword Media for Early Childhood
Christiana Evy Tri Widyahening, Feri Faila Sufa (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5529 | Check in Google Scholar
This study aims to determine whether Crossword media can improve the mastery of early childhood at an early childhood education institution toward English Vocabulary; and to find out the implementation of Crossword as a media in improving mastery of English Vocabulary at an early childhood education institution. This research is a Classroom Action Research which was conducted from March 2023 to April 2023 by using Crossword as the media. Crossword is able to improve the ability of early childhood in mastering English vocabulary optimally. This can be seen from the pre-test result of 85,77, post-test 1 in cycle one result of 83,85, and post-test 2 result in cycle two of 86,15. Therefore, it can be concluded that Crossword is an effective learning media to be used in improving early childhood English vocabulary mastery.
6720-6729 -
Coping Stress Guru PAUD di Sekolah Reguler yang Menangani Peserta Didik Berkebutuhan Khusus
Maulida Nur, Novita Sari, Havid Surya (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5466 | Check in Google Scholar
Idealnya orang tua yang memiliki anak paud berkebutuhan khusus pada jenjang PAUD menyekolahkan anak mereka di PAUD SKH atau PAUD Inklusi. Akan tetapi ada beberapa orang tua yang menyekolahkan anak mereka ke PAUD Reguler, dengan alasan sekolah PAUD SKH atau PAUD Inklusi sangat jauh dari rumah, harganya cukup mahal dan orang tua merasa anaknya dipandang mampu mengikuti sekolah di PAUD Reguler. Namun kendala yang dihadapi oleh guru di sekolah regular dalam menangani anak berkebutuhan khusus di dalam kelas masih cukup terbatas sehingga dapat menimbulkan stress. Stress akan berdampak negative ketika para guru tidak mampu mengatasi stress yang di alaminya saat bekerja, tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui: Sumber stress, tingkat stress, Coping Stress dan harapan guru PAUD di sekolah reguler yang menangani peserta didik dengan berkebutuhan khusus. Penelitian ini menggunakan penelitian Kualitatif dengan menggunakan pendekatan yang bersifat fenomenologis karena menawarkan fleksibilitas yang lebih besar dalam mengeksplorasi bagaimana coping stress para guru PAUD di sekolah reguler yang menangani peserta didik dengan berkebutuhan khusus. Selanjutnya Hasil dari penelitian ini diharapkan bisa menjadi rujukan untuk guru PAUD di sekolah regular yang memiliki permasalahan yang sama dalam menghadapi anak berkebutuhan khusus selanjutnya sebagai bahan masukan untuk stakeholder dan pemangku kebijakan terkait kebutuhan para guru di sekolah regular.
6730-6740 -
Pemanfaatan Bahan Alam Lingkungan sebagai Media Pembelajaran Seni Rupa Anak Usia Dini
Nur Azisa Aisyiah, Joko Pamungkas (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.4606 | Check in Google Scholar
Dalam pendidikan anak usia dini, pentingnya pemberian stimulasi dan rangsangan yang dapat mengembangkan potensi anak. Umumnya, media yang digunakan untuk pembelajaran seni rupa anak usia dini masih belum beragam serta kurangnya kreativitas guru dalam memberikan media yang dapat mengembangakan potensi serta motivasi belajar anak. Media bahan alam digunakan sebagai upaya mengembangkan seni dalam pembelajaran seni rupa di KB/TK My Little School menjadi keunikan yang masih jarang dijumpai. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif, yang bertujuan untuk menganalisis bagaimana pemanfaatan bahan alam lingkungan sebagai sarana media pembelajaran seni rupa di KB/TK My Little School. Diperoleh hasil media bahan alam yang digunakan seperti wortel, pelepah pisang, daun-daunan dan lain-lain, bahan alam tersebut digunakan untuk kegiatan berupa mencetak, menstempel dan membatik. Penggunaan media bahan alam menjadi salah satu media kreative yang dapat digunakan untuk pembelajaran seni rupa untuk anak usia dini.
6741-6749 -
Flourishing Guru: Kunci Motivasi dan Komitmen Mengajar Guru Pendidikan Anak Usia Dini
Florence Yulisinta, Bernadette Narulina Setiadi, Eunike Sri Tyas Suci (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5414 | Check in Google Scholar
Motivasi dan komitmen guru PAUD untuk tetap berjuang dalam kondisi penuh tantangan ini salah satunya dipengaruhi oleh tingkat flourishing, perkembangan dan pertumbuhan optimal individu dalam berbagai aspek kehidupan mereka, termasuk kesejahteraan spiritual, emosional, psikologis, dan sosial. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggali nilai yang melandasi komitmen mengajar guru PAUD untuk dihubungkan dengan konseptualisasi flourishing. Pendekatan fenomenologi yang merupakan bagian dari metode kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Subjek penelitian merupakan 25 orang guru PAUD yang masih aktif mengajar dan telah mengajar minimal selama 10 tahun. Hasil menunjukan bahwa guru PAUD menunjukkan komitmen dan motivasi untuk tetap bertahan menjadi guru PAUD terlepas dari rendahnya pendapatan yang diperoleh. Nilai-nilai yang melandasi komitmen dan motivasi tersebut dapat digambarkan dengan kesejahteraan yang menggabungkan komponen sosial, psikologis, spiritual, dan emosional yang merupakan aspek dari flourishing. Flourishing pada guru PAUD akan meningkatkan lingkungan belajar, motivasi, dan pertumbuhan profesional bagi siswa maupun guru. Dengan demikian, institusi pendidikan harus memprioritaskanÂ
6750-6763 -
Dongeng sebagai Media Pembentuk Karakter Anti Perundungan pada Anak Usia Dini
Angger Gilang Praditama, Ari Kusmiatun, Dwi Hanti Rahayu (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.4264 | Check in Google Scholar
Kasus bullying (perundungan) masih kerap ditemukan di dunia, termasuk di Indonesia. Faktor yang mempengaruhi terjadinya perundungan sangat beragam, salah satunya adalah konten bacaan atau hiburan yang diberikan kepada anak. Dongeng dapat dimaafatkan sebagai stimulus pada anak untuk menumbuhkan nilai-nilai karakter yang baik. Tujuan dari penelitian ini adalah menemukan nilai-nilai karakter dalam dongeng Sanggau yang tercantum dalam buku Corita Muntuh Sanggau (Kumpulan Cerita Rakyat Sanggau) yang diharapkan mampu mencegah kasus perundungan pada anak. Data dalam penelitian ini berupa kutipan kata, klausa, kalimat, atau paragraf yang merujuk pada nilai karakter. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik baca catat. Data dianalisis dengan model interaktif Miles dan Huberman yang terdiri atas pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam dongeng di Sanggau, ditemukan beberapa nilai karakter yaitu nilai karakter toleransi, bersahabat/komunikatif, cinta damai, dan peduli sosial yang diharapkan mampu mencegah perilaku perundungan pada anak usia dini.
6764-6776 -
Kamampuan Guru dalam Menyusun Perangkat Pembelajaran pada Kurikulum Merdeka Belajar di Kelas Rendah Sekolah Dasar
Nurmawita Nurmawita, Siti Quratul Ain (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5691 | Check in Google Scholar
Berdasarkan observasi awal, guru kelas rendah di sekolah dasar menyusun perangkat pembelajaran ATP (Alur Tujan Pembelajaran), modul ajar dan penliaian untuk menunjang  proses pembelajaran. fungsi Perangkat pembelajaran untuk menjadikan proses mbelajaran terencana dan terarah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan guru alam  menyusun perangkat pembelajaran di ekolah dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan naturalistic inqury. Teknik dan instrument pengumpulan data yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi.  Pengujian keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Kesimpulan penelitian ini adalah kemampuan guru di kelas rendah dalam menyusun perangkat pembelajaran yang berupa ATP, modul ajar dan penliaian. dengan mengikuti secara keseluruhan tahapan dan komponen perangkat pembelajaran.
Â6777-6786 -
Penanaman Nilai-Nilai Agama Islam Anak Prasekolah oleh Ibu Millennial yang Kecanduan Internet
Fadila Arifatul Fardah, Ikhrom Ikhrom, Agus Sutiyono (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.4119 | Check in Google Scholar
Riset tentang ibu milenial kebanyakan dikaitkan dengan kecanduan internet, medsos, dan belanja online, tidak  banyak yang membicarakan bagaimana mereka menggunakan gadget untuk mengenalkan agama pada anak. Artikel ini bertujuan mengungkap penanaman nilai-nilai agama Islam pada anak-anak mereka oleh para ibu milenial menggunakan gadgetnya.Penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologik ini bersandar pada data wawancara dan observasi kepada 9 ibu milenial dan 9 anak prasekolah. Hasil penelitian menunjukkan ibu milenial secara intensif mengenalkan nilai-nilai agama Islam pada anak, mayoritas memanfaatkan chanel youtube. Konten youtube yang digunakan meliputi: serial animasi Malaysia Omar Hana, rico the series, kisah nabi, lagu anak Islami, dan animasi binatang. Perbedaan penggunaan konten youtube dipicu oleh faktor pendidikan, pekerjaan dan ekonomi keluarga. Selain itu, penggunaan konten youtube berimplikasi pada kualitas dan kuantitas pemahaman nilai agama anak prasekolah. Hasil riset merekomendasikan pengfungsian gadget sebagai faktor determinan bagi ibu milenial dalam mengenalkan nilai keagamaan kepada anak prasekolah di masa kini dan mendatang.
6787-6797 -
Kesantunan berbahasa dalam pembelajaran Siswa di kelas Rendah Sekolah Dasar
Ayu Liani, Febrina Dafit (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5779 | Check in Google Scholar
Bahasa memegang peranan penting dalam kehidupan masyarakat, terutama pada dalam berinteraksi dan berkomunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesantunan berbahasa siswa, faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi kesantunan berbahasa siswa dan upaya meningkatkan kesantunan berbahasa siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis inquiry naturalistic. Partisipan dalam penelitian ini adalah guru dan siswa. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara. Kesantunan berbahasa siswa dalam interaksi pembelajaran termasuk dalam kriteria cukup santun, santun, dan kurang santun. Faktor penyebab ketidaksantunan berbahasa yaitu 1) Faktor internal yaitu faktor dalam diri siswa, yakni kurangnya pemahaman siswa mengenai kesantunan dalam berkomunikasi dengan teman bahkan dengan guru, dan 2) Faktor eksternal meliputi: orang tua, lingkungan tempat tinggal, dan lingkungan bermain atau beladikerjakajar. Upaya dalam meningkatkan kesantunan yaitu 1) Memberikan contoh secara langsung kepada siswa; 2) Memberikan apresiasi kepada siswa yang santun 3) Kesantunan dijadikan bahan ajar seperti berdialog dengan teman; 4) Memberikan pemahaman dan mengingatkan akan kesantunan dimanapun; dan 5) Bekerja sama dengan orang tua maupun guru lain dalam meningkatkan kesantunan siswa.
6798-6807 -
Peran Budaya Organisasi dalam Membentuk Sikap Tanggung Jawab Sosial Guru PAUD
Sri Utaminingsih, Shella Rachmawaty (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5591 | Check in Google Scholar
Budaya organisasi memainkan peran sentral di lingkungan pendidikan. Tak terkeculai peran budaya organisasi dalam mebentuk sikap tanggung jawab sosial. Tanggung jawab sosial bagi guru merupakan komitmen integral untuk memimpin dan memengaruhi perkembangan moral serta kesejahteraan siswa. Guru PAUD memiliki peran yang krusial dalam membentuk karakter, nilai-nilai, dan perilaku anak-anak pada tahap awal perkembangan mereka. Penilian ini bertujuan untuk mengaitkan peran budaya organisasi dalam pembentukan siakap tanggung jawab sosial PAUD. Metode penelitian kali ini menggunakan metodologi penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif dimana data diperoleleh melalui hasil observasi langsung dan wawancara. Hasil dari peneilitian kali ini menunjukkan bahwa peran budaya organisasi memliki keterikatan dalam membentuk sikap tanggung jawab sosial guru PAUD dengan aspek pembentuknya yakni model peran dan teladan, pangajaran dan pendidikan karakter, hubungan keluarga dan penerapan nilai-nilai organisasi. Aspek tersebut tentunya memberikan kontribusi yang penting dalam membentuk sikap tanggung jawab sosial yang kuat di antara para guru PAUD.
6808-6817 -
Implementasi Layanan Asah, Asih, Asuh sebagai Komitmen Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif
Annisa Aliyanti, Reni Pawestuti Ambari Sumanto (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5729 | Check in Google Scholar
Perhatian, stimulasi, dan kebutuhan dasar untuk tumbuh kembang optimal dibutuhkan oleh anak usia dini, yang meliputi rentang usia 0 hingga 6 tahun. Pentingnya pemenuhan kebutuhan dasar anak seperti asuh, asih, dan asah tercermin dalam implementasi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Holistik Integratif (HI). Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan implementasi layanan asah, asih, dan asuh sebagai komitmen pengembangan anak usia dini Holistik Integratif. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dan data yang digunakan bersumber dari hasil observasi dan wawancara yang terdiri dari satu bidan desa, dua guru PAUD, dua orang tua murid, satu kepala yayasan PAUD desa, dan satu kepala desa. Teknik analisis menggunakan analisis Miles & Huberman yang meliputi reduksi data, display data, dan conclusions (penarikan kesimpulan & verifikasi). Berdasarkan hasil penelitian, dapat diambil kesimpulan bahwa PAUD HI penting dan diperlukan komitmen dalam pemenuhan kebutuhan anak. Meskipun masih memerlukan peningkatan khususnya dalam layanan asah.
6818-6830 -
Pengembangan Recycling Limbah Menggunakan Metode Steam Loose Part pada Pembelajaran Anak Usia Dini
Robiatul Adawiyah, Muhamad Nurholis, Muhamad Doni Tabrani, Yuri Alam Fathallah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5757 | Check in Google Scholar
Pengadaan dan pengembangan media pembelajaran anak usia dini dapat dilakukan dengan cara pembuatan dan pemanfaatan lingkungan sekitar menggunakan metode Steam Loose Part. Penelitian ini dilakukan di tujuh lembaga PAUD. Metode yang digunakan yaitu pengembangan (R&D). Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi. Prosedur dalam penelitian ini menggunakan model lima tahap (Mantap) yang dimodifikasi dari model pengembangan Borg dan Gall, meliputi: tahap pendahuluan, tahap pengembangan model, tahap validasi model, tahap uji efektifitas, dan tahap diseminasi. Hasil kegiatan dalam penelitian pengabdian kepada masyarakat pengembangan Recycling limbah menggunakan metode Steam Loose Part termasuk pada kategori baik, dengan presentase 79,36%. Serangkaian kegiatan yang mengandung komponen Steam dan material Loose Part semuanya memiliki unsur dalam aspek perkembangan anak usia dini yang terdiri dari kognitif, fisik motorik, nilai agama dan moral, sosio emosional, bahasa dan seni.
6831-6842 -
Penggunaan Media Gambar dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Anak Usia 6-7 Tahun
Yasir Mubarok, Dadang Sudana, Zamzam Nurhuda (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5555 | Check in Google Scholar
Evaluasi terhadap pelaksanaan pembelajaran membaca oleh pendidik memerlukan pengkajian ulang. Proses pembelajaran yang ditandai dengan dominannya teknik ceramah dan ketergantungan pada papan tulis sebagai perangkat pengajaran utama menyebabkan hasil belajar yang kurang memuaskan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki dampak penggunaan media gambar terhadap keterampilan membaca siswa usia 6 dan 7 tahun. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian terdiri dari 33 anak usia 6-7 tahun yang terdaftar di SD Mater Dei Pamulang, Tangerang, Banten. Strategi pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan media visual berpotensi meningkatkan kemampuan membaca siswa di SD Mater Dei Pamulang. Pemanfaatan media visual memungkinkan anak memperoleh pengalaman yang menyenangkan dan baru.6843-6854 -
Efektivitas Self Regulated Learning Terhadap Capaian Pembelajaran Anak Usia Dini
Awanda Ayu Pramesti, Edi Waluyo (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5699 | Check in Google Scholar
Pembelajaran pada anak harus disesuaikan tahapan usaianya, karena akan muncul umpan balik jika seseorang melakukan proses belajar, yang disebut capaian pembelajaran. Dalam capaian tersebut juga diperlukan adanya Kemandirian Belajar (Self regulated learning) yang menjadi faktor penting dalam suatu pembelajaran guna mengendalikan diri seseorang, seperti berpikir, bertindak dan anak akan memiliki rasa kesadaran lebih untuk belajar tanpa diperintah. Maka, penelitian eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui, dan meninjau efektivitas pemberian perlakuan self regulated learning terhadap capaian pembelajaran anak usia dini dengan bentuk penelitian one group pretest-postest. Dari hasil uji yang telah dilakukan dengan menggunakan rumus uji T, paired sampel t-test dengan tingkat signifikansi = 95%. Banyaknya sampel yakni 30 anak. Maka dari Data tersebut dinyatakan bahwa nilai probabilitas 0,00 yakni < 0,05, maka Ha diterima dan Ho ditolak, yang artinya terdapat keefektivan yang singnifikan dari self regulated learning terhadap capaian pembelajaran anak usia dini di TK Kartini II Lamongan.
6855-6866 -
Analisis Kreativitas Anak pada Kegiatan Membuat Boneka Hewan dari Bahan Bekas
Nuha Fathin Zakiyah, Joko Pamungkas (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.4712 | Check in Google Scholar
Bahan bekas merupakan bahan yang tidak digunakan lagi. Namun bahan bekas dapat didaur ulang menjadi barang lain yang dapat digunakan dan bahkan dapat memiliki nilai jual. Pemanfaatan bahan bekas seperti botol plastik, kain flanel atau kain perca, dalam kegiatan membuat kerajinan tangan boneka hewan pada tema hewan berkaki empat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kreativitas anak pada kegiatan membuat boneka hewan dari bahan bekas. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi selama kegiatan, wawancara kepada guru kelas, dan dokumentasi berupa foto hasil karya anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan membuat boneka hewan dengan memanfaatkan bahan bekas lebih menarik minat dan antusias anak sehingga dapat meningkatkan kreativitas anak, motorik halus, dan kemampuan anak dalam menghargai sesama. Selain itu juga dapat meningkatkan pemahaman anak tentang lingkungannya dan kesadaran bahwa bahan-bahan bekas dapat dibuat menjadi hasil karya seni.
6867-6875 -
Model Pembelajaran Case Method Berbasis Kontekstual Lingkungan untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan
Ainun Nafisah, Septi Yulisetiani (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.4741 | Check in Google Scholar
Kemampuan membaca permulaan sangat penting dimiliki oleh peserta didik sekolah dasar untuk memahami dan menguasai materi pembelajaran di tahap selanjutnya, serta meyuarakan teks tulisan dengan aksen yang tepat. Namun, kemampuan tersebut masih rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan kesulitan yang dihadapi guru saat mengajar membaca permulaan anak-anak di sekolah dasar. Penelitian ini penting dilakukan karena untuk mengetahui masalah membaca permulaan dan kebutuhan model pembelajaran case method berbasis kontekstual lingkungan yang digunakan untuk mengoptimalkan kecakapan membaca permulaan Metode kualitatif fenomologi merupakan pendekatan penelitian yang digunakan. Partisipan penelitian ini adalah guru kelas I dan II sekolah dasar. Teknik pengambilan data yang dilakukan menggunakan wawancara. Model analisis model jalinan atau mengalir merupakan teknik analisis yang digunakan. Hasil penelitian ini adalah kesulitan peserta didik dalam membaca permulaan berupa kesulitan dalam mengidentifikasi huruf, mengeja, dan melafalkan fonem. Penelitian ini dapat berkontribusi dalam peningkatan kemampuan membaca permulaan, pengembangan kemampuan literasi, dan kemampuan abad 21.
6876-6884 -
Keberhasilan Pendampingan Akreditasi Satuan PAUD Sejenis: Penelitian Kasus Tunggal
Agung Prihantoro, Farida Agus Setiawati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.4007 | Check in Google Scholar
Sebagian lembaga PAUD tidak siap mengikuti akrediasi nasional dan karenanya membutuhkan persiapan dan pendampingan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keberhasilan pendampingan akreditasi terhadap SPS dalam rangka memenuhi dan mengunggah kelengkapan dokumen PPA di Sispena 3.1. tahap demi tahap. Metodologi penelitiannya adalah penelitian kasus tunggal tipe descriptive time-series experiment. Pengumpulan datanya dilakukan dengan mengambil data sekunder single time series dari BAN PAUD dan PNF Provinsi dan wawancara dengan pendamping dan SPS tentang apa saja yang terjadi sebelum kemunculan single time series. Analisis data dilakukan dengan mengurai data single time series dan data tentang apa saja yang terjadi sebelum kemunculan single time series sehingga teridentifikasi komponen-komponen dan tren pendampingan akreditasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan pendampingan dikarenakan kerja sama, perencanaan dan kesungguhan dari Dinas Pendidikan Kabupaten, organisasi mitra, pendamping, BAN PAUD dan PNF Provinsi, dan lembaga PAUD. Keberhasilan ini juga didukung oleh materi pendampingan yang mencakup pemberian motivasi kepada lembaga PAUD, penjelasan yang tepat tentang akreditasi, dan pengajaran keterampilan scan dan mengunggah dokumen ke internet.
6895-6906 -
Pengaruh Teknologi terhadap Pendidikan Anak Usia 7 Tahun
Ari Gunardi, Ika Evitasari Aris, Sastra Wijaya (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5347 | Check in Google Scholar
Semakin maraknya penggunaan teknologi pada komputer tablet A pada anak usia 7 tahun memberikan dampak bagi anak. Riset ini bertujuan mengukur pengaruh penggunaan teknologi komputer tablet A pada anak usia 7 tahun yang berada pada kelas 1 sekolah dasar. Metode kuasi eksperimen diaplikasikan pada riset ini. Populasi berjumlah 300 siswa. Sampel riset berjumlah 60 siswa dan merupakan siswa kelas 1 sekolah dasar yang rata-rata berusia 7 tahun. Â Penggunaan teknologi komputer tablet A berpengaruh signifikan terhadap pendidikan anak usia 7 tahun. Penggunaan komputer tablet A harus didampingi oleh guru dan orang tua di rumah. Beberapa aplikasi pada komputer tablet A harus disesuaikan dengan tahap perkembangan anak usia 7 tahun. Guru dan orang tua harus memproteksi komputer tablet A agar tidak terkoneksi dengan aplikasi-aplikasi yang tidak pantas. Peneliti lanjutan bisa meriset tentang efisiensi penggunaan komputer tablet A per hari agar penggunaan komputer tablet AÂ
6907-6914 -
Pencegahan Stunting melalui Ketahanan Pangan Lokal Banten dan Pengasuhan Digital
Luluk Asmawati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5396 | Check in Google Scholar
Latar belakang penelitian ini pencegahan stunting melalui ketahanan pangan lokal Banten dan pengasuhan digital. Tujuan penelitian menganalisis pencegahan stunting melalui pola pemberian makanan bergizi variasi olahan labu kuning, ikan lele dan pemanfaatan aplikasi digital kesehatan pertumbuhan perkembangan anak. Metode penelitian kuantitatif menggunakan survei. Responden ibu yang memiliki anak balita berjumlah 197 orang. Pengumpulan data yaitu kuesioner online. Analisis data statistik deskriptif. Kesimpulan utama ibu telah mampu mencegah stunting untuk mencukupi kebutuhan nutrisi balita. Ibu dapat memilih, mengolah, menyajikan variasi makanan bergizi untuk anak dengan produk pangan lokal yaitu variasi olahan labu kuning dan ikan lele. Kontribusi penelitian ini yaitu setiap keluarga dapat menjaga ketahanan pangan dan memanfaatkan pengasuhan digital melalui aplikasi kesehatan digital untuk meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini secara optimal sesuai dengan usia dan standar kesehatan di Indonesia.
6915-6926 -
Creativity of Elementary School 1 Pekanbaru Teachers in Learning Cultural Arts and Craft (SBDP)
Lindasari Siregar, Budiwirman Budiwirman, Ardipal Ardipal, Syeilendra Syeilendra (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5405 | Check in Google Scholar
This study employed a qualitative research method and a descriptive approach to data collection. The mural decorations and the teachers in the school served as the study's subjects, while the study's objects included the subject matter of the mural decorations, the shape of the symbol, the color, and the composition of the mural art. The research and interviews were conducted in classrooms I through VI of SDN 1 Pekanbaru, which totaled 15 classes; of these, a sample of three classes was taken. Observational methods, in-depth interviews, and visual documentation all contributed to the collection of research data. Methods of qualitative and descriptive analysis were utilized in the study of the data. The findings revealed that the appreciation of mural art was due to the creativity of the teacher in terms of shape, color, line, illustration, and the theme that was raised. Specifically, the following was the theme that was raised: first, a teacher at SDN 1 Pekanbaru characterized a simple form of the elements of natural balance as a mural object. One of them is about the image of freshness and coolness given by nature, and the importance of preserving the surrounding natural environment, such as in the mural "Come on, Preserve Nature", which is on the wall decoration for class VI-B, and the mural art for class VB is entitled "Let's Respect and Appreciate Each other's Mural Art.
6927-6936 -
Development of E-Book Learning Media in Introducing Science for Early Childhood
Mochamad Fadil Djamali, Indah Kharismawati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5410 | Check in Google Scholar
The issue of science knowledge comprehension among early childhood children is a complex matter that requires serious attention in many countries, including Indonesia. Several studies indicate that the understanding of science knowledge among early childhood children in Indonesia is still relatively low. One of the efforts to provide a solution to these issues is the development of electronic book (e-book) instructional media. This development research employs the ADDIE model. The ADDIE model's developmental stages include analysis, design, development, implementation, and evaluation. The target audience is Kindergarten Group B children aged 5-6 years from TK Lab.School IKIP PGRI Jember. The instruments used for this research are expert media review, expert design review, expert content review, responses from small and large focus groups. Based on the response results, the understanding of participants reached 90,6%, the appeal was rated at 90,4%, with an overall average of 90,5%. The e-book's development results, based on the participants' responses, indicate that the usage of the e-book is highly suitable and effective in enhancing the understanding of science among children aged 5-6 years.
6937-6949 -
Pembentukan Karakter Profil Pelajar Pancasila dalam Pengembangan Modul Ajar
Sutrisno Sutrisno, Sunarto Sunarto, Ida Yeni Rahmawati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.4472 | Check in Google Scholar
Modul ajar sebagai bentuk perangkat pembelajaran yang efektif di gunakan masih mengalami kendala baik dalam format penyusunan materi maupun pengembangan media yang digunakan, maka perlu dilakukan analisis dan evaluasi penyebabnya agar aktualisasi nilai-nilai profil pelajar Pancasila dapat teraktualisasi dengan baik dan efektif. Penelitian ini memiliki tujuan agar dapat memberikan gambaran spesifik tentang konseptual penyusunan modul ajar penguatan profil pelajar Pancasila yang efektif dari aspek perencanaan, pelaksanaan dan evaluasinya. Penelitian ini merupakan penelitian Kualitatif dengan pendekatan studi kasus dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi pada guru pendidikan anak usia dini di Ponorogo. Teknik analisis data dengan reduksi, display dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain kerangka karakteristik modul ajar harus berorientasi pada pengembangan dimensi karakter peserta didik, sarana dan prasarana pendukung serta pendekatan berbasis kontekstual.
6950-6958 -
Exploring Counting Processes in Early Childhood: A Study on Counting All and Counting on Strategies
Anton Prayitno (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.4954 | Check in Google Scholar
This study aimed to describe the counting processes of counting all and counting in early childhood specifically ages 5-6. To achieve this goal, a qualitative method was employed, and the instrument used consisted of three-word problems read by the examiner. These problems were related to counting all, counting all and counting on, and counting on strategies. The study subjects were six 5-6-year-old students from a kindergarten in Malang. The data collection process began with several students being asked to provide answers and reasons regarding the given instrument. Students who provided appropriate reasons were selected as study subjects. The various results obtained included, students using different strategies, such as counting all, counting on, and a combination of counting all and counting on to solve problems. In counting all, subjects counted the quantity of the first number and proceeded with the second. However, this strategy posed difficulties for students when answering addition problems above 10, leading to the use of toes as an additional counting tool. In counting, students remembered the quantity of the first number and continued counting while extending their fingers according to the quantity of the second number. Furthermore, subjects used both strategies in close succession by transitioning from counting all to counting on when solving addition problems of numbers above 5
6959-6968 -
Bagaimana Islamic Pre-School Mengajarkan Pendidikan Seksual ? Sikap dan Persepsi para Guru
Akhmad Saputra Syarif, Faiz Asrori Abdullah, Muh Wahyu Al Fadly, Fathinah Mardhatillah, St Aflahah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.4985 | Check in Google Scholar
Pendidikan seksual menjadi aspek penting yang perlu diajarkan kepada siswa sejak usia dini sebagai fondasi untuk menjaga diri dari berbagai jenis kekerasan seksual pada anak yang terjadi di Indonesia. Sebagai salah satu penyelenggara pendidikan anak untuk usia dini dalam bentuk formal, Islamic pre-school menjadi pilihan yang populer di kalangan orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi sikap dan persepsi guru Islamic pre-school terhadap pendidikan anak usia dini di Makassar. Hasil penelitian ini menujukan bahwa pendidikan seksual di Islamic pre-school dilaksanakan dengan menyandingkan nilai-nilai ajaran agama Islam sehingga bentuk pengajaran semakin kompleks dan memberikan banyak manfaat. Pengetahuan guru dalam menerapkan tentang pendidikan seksual ini bersumber dari partisipasi mereka di masyarakat sehingga terdapat pemaknaan yang berbeda tentang pendidikan seksual dari setiap guru. Beberapa orang tua siswa juga masih menganggap tabu sehingga kurang mampu mengajarkan pendidikan seksual di rumah, padahal peran pendidikan seksual yang diajarkan oleh guru di Islamic pre-school harus juga diterapkan di lingkungan keluarga. Meski demikian, pendidikan seksual mendapatkan respon positif dari orang tua siswa.
6969-6980 -
Inovasi Materi Pembelajaran PPKN: Peningkatan Prestasi Belajar melalui Nilai Multikultural pada Anak Usia Dini
Rizal Noventue, Suryo Ediyono (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5600 | Check in Google Scholar
Konflik seringkali muncul akibat kesalahpahaman antar suku yang berbeda. Hal ini menekankan pentingnya menggabungkan pendidikan multikultural untuk membantu siswa merangkul perbedaan dalam berbagai aspek seperti warna kulit, agama, etnis, ras, dan bahasa. Tujuan penelitian ini mengevaluasi sejauh mana inovasi materi pembelajaran PPKN berkontribusi pada peningkatan prestasi belajar anak usia dini. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif, berdasarkan enam dokumen RPP dari tiga sekolah dasar, dengan masukan dari guru, kepala sekolah, dan siswa. Mengidentifikasi populasi atau sampel anak usia dini yang terlibat dalam penelitian, baik dari sekolah atau institusi pendidikan tertentu. metode yang digunakan untuk mengumpulkan data, seperti observasi, wawancara, atau kuesioner, beserta instrumen yang digunakan. Menentukan metode analisis yang digunakan untuk menginterpretasi hasil penelitian. Penelitian menemukan bahwa pendidikan multikultural diintegrasikan ke dalam rencana pembelajaran untuk siswa kelas empat sekolah dasar pada semester pertama, dengan fokus pada keberagaman Indonesia. Studi ini menekankan perlunya memperkenalkan pendidikan multikultural kepada anak usia dini.
6981-6990 -
Pentingnya Modifikasi Instrumen Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif
Chandra Apriyansyah, Awaluddin Tjalla, Ari Saptono, Sri Sukatmi (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5338 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bermaksud untuk menghasilkan instrumen evaluasi program PAUD HI. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan instrumen Instrumen penilaian Evaluasi Program PAUD HI  yaitu instrumen yang digunakan untuk  mengukur efektivitas Program PAUD HI. Sebelum data dikumpulkan, instrumen sebagai pengumpul data perlu dipastikan memiliki legitimasi/validitas/inference quality. Pada penelitian mixed methods karena tidak terlalu menekankan pada pengujian konsep dari suatu teori, pembuktian legitimasi instrumen dapat dilakukan dengan review eksternal salah satunya adalah meminta “pakar/teman sejawat†untuk membantu menilai sejauh mana instrumen pengumpulan data yang digunakan benar-benar mengukur apa yang ingin nilai. Hasil penghitungan nilai reliabilitas seluruh butir instrumen menunjukkan bahwa rata-rata nilai koefisien  dalam kategori tinggi (0,71) dan nilai reliabilitas untuk ceklis dokumen juga dalam kategori tinggi (0,73) yang artinya seluruh butir instrumen memiliki tingkat reliabilitas yang tinggi sehingga layak melakukan evaluasi program PAUD HI
6991-7002 -
Analisis Video Animasi dalam Kemampuan Bahasa Daerah pada Anak Usia Dini
Adharina Dian Pertiwi, Wilda Isna Kartika, Nur Istiqomah, Annisa Mustikhatul Hidayah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5412 | Check in Google Scholar
Bahasa merupakan alat penting bagi setiap individu dalam mengembangkan social skill dengan orang lain. Bahasa daerah memiliki urgensi dalam pengenalannya sebelum anak diperkenalkan bahasa yang lain. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis video animasi pembelajaran bahasa daerah Kutai pada anak usia dini dalam meningkatkan perkembangan bahasa. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif metode survey. Teknik analisis data menggunakan study deskriptif melalui wawancara, observasi dan dokumentasi yang berpedoman dengan instrumen penilaian. Teknik sampling yang digunakan menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 14 lembaga yang tersebar pada tiga Kota/Kabupaten yang terdiri dari 209 anak TK kelompok B. Hasil penelitian menunjukkan bahwa video animasi berpengaruh dalam pembelajaran bahasa daerah pada anak usia dini berdasarkan peningkatan hasil pretest dan posttest. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa pembelajaran bahasa daerah pada anak usia dini tidak terlepas dari beberapa faktor yang berpengaruh yaitu jenis kelamin, usia, suku orang tua dan daerah tempat tinggal anak.
7003-7018 -
Pengaruh Media Wayang Kertas terhadap Kemampuan Mendengar pada Anak Usia Dini
Agus Nursalim, Desi Nurillah, Nurul Shofiatin Zuhro, Melly Susanti (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5672 | Check in Google Scholar
Pendidikan Anak Usia Dini digambarkan sebagai upaya untuk pembinaan yang diberikan kepada anak sejak lahir hingga usia enam tahun. Pembinaan ini dicapai dengan memberikan stimulasi intelektual yang akan meningkatkan kecakapan fisik mereka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa baik kelompok B Pendidikan Anak Usia Dini dalam menyimak sambil diceritakan dongeng dengan menggunakan boneka kertas. Pendekatan penelitian eksperimental digunakan dalam penelitian ini. Penelitian ini menguji dampak penggunaan media boneka kertas sebagai terapi terhadap kemampuan mendengarkan anak usia dini. Penelitian ini menguji pengaruh penggunaan boneka kertas sebagai terapi terhadap keterampilan mendengarkan anak kecil. Setelah dilakukan pengujian dapat dikatakan bahwa di Cibiru, Universitas Pendidikan Indonesia, kemampuan mendengarkan siswa muda dapat ditingkatkan dengan penggunaan alat yang disebut boneka kertas. Kontribusi dari penelitian ini adalah dapat meningkatkan pendengaran anak melalui dongeng dengan menggunakan media wayang kertas.
7019-7029 -
Literasi Proyek Profil Pelajar Pancasila dalam Implementasi Kurikulum Merdeka pada Lembaga TK
Rizky Bintang Setiawan, Maimun Sholeh, Arief Nurrahman, Lisa Nurfatmawati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5435 | Check in Google Scholar
Permasalahan yang muncul pada proses implementasi Kurikulum merdeka yaitu membutuhkan kolaborasi dari para pendidik, kesulitan dalam penilaian dokumentasi, dan belum terbukanya pada perubahan kurikulum dari kurikulum 2013 menjadi kurikulum merdeka. Tujuan dari penelitian ini mendeskripsikan implementasi kurikulum merdeka di lembaga Taman Kanak-Kanak (TK) melalui literasi proyek Profil Pelajar Pancasila. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif melalui hasil angket dan diperkuat secara kualitatif melalui hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pengumpulan data dilakukan dengan melibatkan 89 guru dan 3 kepala lembaga TK di Kota Yogyakarta yang diambil menggunakan metode purposive sampling. Metode kualitatif menggunakan model dari Miles dan Huberman yang berupa pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, uraian, dan penarikan kesimpulan. Instrumen penelitian yang dikembangkan telah memenuhi validitas ahli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kurikulum merdeka melalui literasi proyek profil pelajar pancasila di lembaga TK dapat dikatakan cukup berhasil. Dengan demikian implementasi kurikulum merdeka ini dapat terus dilakukan oleh lembaga TK dengan penyesuaian pada karakteristik lembaga.
7030-7040 -
Dialogic Reading Strategy for Billingual Child with Language Difficulties
Annisa Ainina Novara, Pratiwi Widyasari (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5451 | Check in Google Scholar
Development of language skills is an important factor in determining children's school readiness. However, problems in language development and communication in early childhood are common. Difficulties in children's language development can have impacts on social engagements, familial dynamics, and scholastic accomplishments. This study aims to assess the efficacy of dialogic reading intervention programs to enhance oral language skills in bilingual children with language difficulties. This study used a quasi-experimental research method, focused on a single participant, utilizing observation for data collection. Quantitative descriptive analysis was employed for data interpretation. The outcomes of this study found that the dialogic reading intervention program was effective in improving children's oral language skills as seen from the number of word responses on pretest and posttest. These findings can provide valuable insights for parents and educators in developing strategies to foster children's oral language skills
7041-7052 -
Peningkatan Kemampuan Motorik Kasar Melalui Permainan Tradisional pada AUD di SIKL
Melia Dwi Widayanti, Rachma Hasibuan, Nur Ika Sari Rakhmawati, Wulan Patria Saroinsong (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5453 | Check in Google Scholar
Kemampuan motorik kasar anak usia dini sangat penting untuk ditingkatkan. Tujuan dalam penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan motorik kasar anak melalui kegiatan permainan tradisional pada anak usia dini di TK SIKL. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan subjek penelitian 15 anak kelas 1 SD dengan rentang usia 6-7 tahun. Kegiatan penilaian atau asesmen dilakukan menggunakan metode rating scale dengan total 5 kemampuan yang dinilai. Hasil penilaian menunjukkan bahwa semua anak yang terlibat dalam kegiatan pelatihan memiliki kemampuan motorik kasar yang sangat baik dan sesuai dengan target capaian usia perkembangannya dengan rata-rata kemampuan motoric kasar 3,85. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah permainan tradisional dapat meningkatkan kemampuan motoric kasar pada anak usia dini di TK SIKL. Hasil penelitian ini dapat dijadikan dasar menggunakan permainan tradisional sebagai sarana meningkatkan kemampuan motoric kasar anak.
7053-7059 -
Peningkatan Adversity dan Motovasi Belajar Anak Melalui Pola Asuh Orang Tua
Ratno Abidin, Asyari Asy'ari (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5465 | Check in Google Scholar
Pola Asuh orang tua sebagai upaya meningktkan adversity dan motivasi belajar siswa. pola asuh orang tua dapat menjadi bagian dari upaya meningkatkan adversity dan motivasi belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif. Data dan sumber data yaitu TK Aisyiyah 58 Surabaya dengan menjadikan subjek penelitian dalam menumpulkan data. Teknik penumpulan data secara observasi, wawancara, dokumentasi dan audio visual. Analisis data kualitatif dilakukan secara interaktif dan berlangsung terus menerus samapi tuntas, hingga datanya jenuh. Aktivitas tersebut adalah reduksi data, penyajian data dan conclusion drawing atau verification. Hasil penelitian yang diperoleh dalam penelitian ini adalah bahwa pola asuh orang tua di rumah menjadi variable yang sangat penting untuk diperhatikan persepsi anak terhadap pola asuham anak yang memiliki kontribusi besar terhadap prestasi belajar anak secara akademik maupun non-akademik.  Pola asuh mempunyai peranan yang sangat penting dalam semangat dan daya juang (Adversity) anak dalam menyelesaikan permasalahan yang dihadapi, sehingga ketika dalam lingkungan sekolah. Pembentukan kepribadian anak bermula dari lingkungan keluarga dengan suntikan motivasi belajar yang terus dilakukan oleh orang tua. Karena sebenarnya anak usia dini masih butuh modeling dari orang orang tua (role model) dalam melakukan berbagai hal khususnya dalam mengikuti proses pembelajaran.
Â7060-7072 -
Mother Figure in Children's Education
Nurhasanah Nurhasanah, San Putra (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5467 | Check in Google Scholar
This research is based on mothers who participate in earning a living or career women, mothers who feel that formal education at school is more than enough, and mothers who do not understand the importance of the home as the main madrasah. This research uses library research with qualitative research. The steps taken in this research are theme/topic selection, information exploration, determining the focus of research, collecting data sources. Data sources are obtained from relevant literature such as books, scientific articles related to the theme. Data collection techniques by looking for data about things in the form of books, articles, and so on. The research instruments used included a checklist of classification of research materials based on the focus of the study, a writing map, and a research note format. The data analysis technique used by researchers is the content analysis method. The results of this study conclude that the role of mothers in educating children includes paying attention to breastfeeding patterns, parenting patterns, and the role of mothers in shaping children's character can be done through stages of coaching and guidance. Premarital coaching and guidance, prenatal coaching and guidance, and postnatal coaching and guidance.
7073-7078 -
Legal Aspect of Copyright Transfer by Early Childhood
Dwi Asri Mukaromah, Cokorde Istri Dian Laksmi Dewi (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5536 | Check in Google Scholar
Valuable possessions or inheritances are objects that can be inherited, inheritance in this case is not only about tangible objects such as land, houses, jewelry, and so on, but works of art are also the inheritance rights of the creator that can be inherited. to his family. This article applies normative juridical research methods to analyze the copyright transfer process and identify its implications for Article 1320 of the Civil Code. Research highlights that while copyright is transferable, such actions can violate positive legal provisions. As a result, this study offers a new perspective on the conflict between copyright transfer and existing legal norms, providing a basis for a rethink of relevant regulations. The implications of these findings could impact on further understanding of the relationship between copyright, inheritance, and legal protection of minors.
7079-7087 -
Permainan Tradisional Kola-Kola Tematik untuk Penguatan Karakter Anak Usia dini
Hajeni Hajeni, Rahmatia Rahmatia, Rapika Syam (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5538 | Check in Google Scholar
Perkembangan teknologi di era 4.0 turut memberikan dampak terhadap melemahnya pengetahuan dan kecintaan masyarakat tentang permainan tradisional. Muncul berbagai macam permainan modern seperti video game dan virtual game yang tanpa disadari menimbulkan efek negatif baik dari segi fisik maupun psikis. Penelitian ini memiliki urgensi dalam modifikasi permainan tradisional Kola-Kola Tematik menjadi menarik dan memiliki dampak terhadap penanaman dan penguatan nilai karakter anak usia dini, sekaligus untuk melestarikan kearifan budaya lokal. Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui tingkat validitas dan keefektifan media permainan tradisional Kola-Kola Tematik untuk penguatan karakter anak usia dini sebagai upaya melestarikan kebudayaan lokal. Data yang dihasilkan dalam penelitian ini akan dianalisis dengan menggunakan Teknik analisis kualitatif dan kuantitatif Adapun hasil dari penelitian ini yaitu tersedianya produk hasil pengembangan media permainan tradisional kola-kola tematik, hasil Uji validitas ahli materi dan ahli media berada pada kategori layak untuk diterapkan, dan tingkat kefektifan media berdasarkan hasil uji validitas adalah 83,33% pada kategori layak, sehingga dapat disimpulkan bahwa media permainan tradisional kola-kola tematik dapat menguatkan karakter anak usia dini
7088-7096 -
Urgensi Pembelajaran Mitigasi Bencana Alam melalui Kearifan Lokal pada Guru PAUD
Sunarti Suly Eraku, Asna Ntelu, Ellyana Hinta, Moh. Karmin Baruadi (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5556 | Check in Google Scholar
Anak pada masa usia dini memiliki potensi luar biasa, serta rentan terhadap bahaya bencana alam. tentunya harus ada upaya konkret dalam menanggulangi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi pada anak-anak. Tujuan penelitian ini yakni mengetahui urgensi pembelajaran mitigasi bencana alam pada anak usia dini melalui pengenalan lingkungan budaya kearifan lokal. Penelitian ini merupakan langkah awal untuk nantinya sebagai dasar tindaklanjut oleh guru-guru PAUD dan Pemerintah Provinsi Gorontalo. Upaya tersebut tidak lepas dari rutinitas anak dan lingkungan sekitar, yaitu pendidikan dan kearifan lokal. Metode penelitian ini menggunakan tinjauan literatur yang matang dalam pentingnya pendidikan mitigasi bencana alam. Â Adapun hasil penelitian yakni pendidikan mitigasi bencana alam melalui kearifan lokal dapat menjadi bekal dalam antisipasi anak untuk menghadapi bencana alam yang tidak dapat diprediksi oleh siapapun jua. Sehingga sebagai tindak lanjut guru-guru PAUD sebaiknya menghubungkan tema pembelajaran dengan kearifan local untuk mengembangkan pembelajaran mitigasi bencana alam khususnya di Provinsi Gorontalo.
Â7097-7108 -
Analisis Kebutuhan Pengembangan Buku Panduan Stimulasi Motorik Halus Berbasis Practical Life Skill
Masyunita Siregar, Tumewa Pangaribuan, Asih Nur Ismiatun (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5517 | Check in Google Scholar
Perkembangan motorik halus anak adalah salah satu bagian penting dalam perkembangan setiap individu. Sehingga dibutuhkan kegiatan untuk stimulasi perkembangan motorik halus. Namun, guru-guru masih kesulitan dalam menentukan kegiatan yang seusai dengan kegiatan sehari-hari atau sesuai dengan practical life skill. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan guru tentang buku panduan stimulasi motorik halus berbasis practical life skill. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner terbuka melalui google form disebar pada 20 guru PAUD yang dipilih melalui random sampling. Teknik analisis data dengan miles and hubermen terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa belum ada buku panduan berbasis practical life skills untuk mengembangkan motorik halus anak. Guru memerlukan buku panduan motorik halus yang sistematis dan terstruktur untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di PAUD.
7109-7115 -
Pengaruh E-modul Bermain Peran terhadap Kemampuan Berkomunikasi Anak di TK
Ayu Dahlia Putri, Nurhafizah Nurhafizah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5572 | Check in Google Scholar
Anak mampu menjalin hubungan dengan temannya mengembangkan kepercayaan diri anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh e-modul bermain peran terhadap kemampuan berkomunikasi anak usia 5-6 tahun penelitian ini menggunakan jenis penelitian mix method menggunakan design explanatory research. Informan dalam penelitian ini adalah guru dan kepala sekolah. Teknik pengumpulan data yang digunakan terdiri dari angket, wawancara dan dokumentasi.sampel penelitian ini adalah 15 orang anak, analisis data kuanitatif menunjukkan bahwa variabel berdistribusi normal, reliabel, serta linear, maka e-modul bermain peran berpengaruh terhadap kemampuan berkomunikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan persenase anak yang mampu berkomunikasi dengan baik bahwa e-modul bermain peran terhadap kemampuan berkomunikasi sebanyak 10,2% analisis kualiatif menunjukkan bahwa e-modul bermain peran dapat digunakan dalam mengembangkan kemampuan berkomunikasi anak. Berdasarkan analisis hasil penelitian kualitatif dan kuantitatif dapat diambil kesimpulan bahwa e-modul bermain peran berpengaruh terhadap kemampuan berkomunikasi anak usia dini di taman kanak kanak.
7116-7122 -
The Effect of Educational Qualifications and Teacher Professional Education Program on the Digital Literacy Skills of Early Childhood Educators
Nur Anisa, Inayatur Robbaniyah, I Wayan Sutama, Wuri Astuti (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5589 | Check in Google Scholar
Digital literacy is mastered by Early Childhood Education (ECE) teachers because the first education obtained by early childhood will be the foundation and basis of child development in the future. This study aims to determine whether there is an interaction between academic qualifications and teacher professional education on digital literacy. This research is quantitative research with a survey type. The study was conducted in Malang City, with data distributed through a questionnaire (G-Form). The data collected was analyzed with Two Way Anova with the help of the SPSS 26.0 application. Based on the research findings, it is known that there are differences in digital literacy skills based on the academic qualifications of Early Chilhood Education teachers (H1 accepted), there are differences in digital literacy skills based on the participation of Early Chilhood Education teachers in the Teacher Professional Education program (H2 accepted), and there is an interaction between academic qualifications and teacher professional education on digital literacy of Early Chilhood Education teachers (H3 accept). Skill development programs need to be held by schools to improve teacher competence.
7123-7130 -
Pengembangan E-Story Book untuk mengenalkan Toleransi pada Anak Usia Dini
Elfrida Eriyani Afif, Farid Ahmadi, Deni Setiawan (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5594 | Check in Google Scholar
Pendekatan yang inovatif dan menarik pada era digital diperlukan untuk membantu anak-anak memahami pentingnya toleransi, penghormatan terhadap perbedaan, dan kemampuan berinteraksi positif dalam masyarakat yang beragam. Penelitian ini menggabungkan teknologi digital dan pendidikan untuk menciptakan media yang dapat membantu guru dalam menyampaikan konten toleransi dengan cara yang menarik bagi anak-anak. Model pengembangannya memanfaatkan pendekatan ADDIE. Kepala sekolah dan guru menjadi subjek penelitian ini. Pengumpulan data dilakukan melalui angket kebutuhan guru dan uji validasi ahli. Temuan yang dihasilkan dari penelitian ini mengindikasikan bahwa pengembangan E-Story Book untuk mengenalkan toleransi pada anak usia dini dianggap sangat layak oleh ahli materi dan ahli media sehingga berpotensi untuk diimplementasikan pada anak usia dini.
7131-7140 -
Perbedaan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika dengan Model Pembelajaran Scaffolding dalam Lingkungan Belajar Numerasi
Lisa Virdinarti Putra, Sukestiyarno Sukestiyarno, Masrukan Masrukan, Joko Widodo, Kartika Yuni Purwanti (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5597 | Check in Google Scholar
Berdasarkan fakta masih banyak dijumpai para guru belum melaksanakan pembelajaran secara maksimal dalam pemecahan masalah matematika dalam lingkungan belajar numerasi. Pemecahan masalah merupakan salah satu kemampuan yang harus dikuasai siswa sekolah dasar, khususnya mengenai pembelajaran berhitung. Perlu dilakukan penelitian untuk memfasilitasi kemampuan pemecahan  masalah  matematika  siswa. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan bentuk nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas 1 A dan 1 B SDN Ungaran 01. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji independent sample t test. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan dalam penerapan model pembelajaran scaffolding terhadap kemampuan pemecahan masalah pada lingkungan belajar numerasi pada pembelajaran matematis siswa kelas 1, terbukti dengan nilai sig hitung 0,002 < 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran scaffolding dalam lingkungan belajar numerasi dapat memberikan perubahan pada kemampuan pemecahan masalah siswa
7141-7148 -
Media Kartu Bergambar untuk Anak Usia Dini: Apakah Memiliki Pengaruh terhadap Peningkatan Motivasi Belajar?
Jasiah Jasiah, Mayasari Mayasari, Paulus Haniko, Eny Munisah, Ela Pebriani, Berta Apriza, I Putu Agus Dharma Hita (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5599 | Check in Google Scholar
Motivasi merupakan salah satu faktor utama dalam menunjang hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan media pembelajaran kartu bergambar dalam meningkatkan motivasi belajar anak usia dini. Dalam metode studi literatur, kami menyelidiki literatur yang relevan dengan topik ini dan mengidentifikasi temuan-temuan kunci. Hasilnya mengungkapkan bahwa media pembelajaran kartu bergambar memiliki potensi besar dalam meningkatkan motivasi belajar anak usia dini. Desain yang menarik, unsur interaktif, dan keterlibatan anak merupakan faktor penting. Faktor individu dan variasi dalam penggunaan media juga berdampak signifikan. Kerjasama antara orang tua dan pendidik menjadi penting, serta perlu ada evaluasi dan pengembangan berkelanjutan. Hasil penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang cara meningkatkan motivasi belajar anak usia dini melalui media pembelajaran kartu bergambar.
7149-7157 -
Implementasi Manajemen Kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini: Pendekatan Berbasis Kurikulum 2013 dan Karakter Islami di TK
Siti Afifah, Imam Shofwan (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5601 | Check in Google Scholar
Pendidikan anak usia dini memegang peranan krusial karena potensi kecerdasan dan landasan perilaku manusia terbentuk sejak anak usia dini, sehingga diperlukan manajemen kurikulum pada pendidikan awal dalam pertumbuhan dan perkembangannya sesuai dengan karakter bangsa. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan secara mendalam proses perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi kurikulum berbasis kurikulum 2013 dan karakter islami. Metode dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan rencana kurikulum dimulai penyusunan pembelajaran harian, mingguan, semester, dan evaluasi hasil pembelajaran. Bidang yang berwenang bertanggung jawab dalam merumuskan tujuan, merancang isi, serta mengintegrasikan metode dari Kurikulum 2013 dan karakter Islam dengan pendekatan yang inovatif. Pelaksanaan kurikulum melibatkan dua aspek kunci yaitu kegiatan keagamaan dan peningkatan pengetahuan umum dengan pendekatan yang menarik sesuai perkembangan anak
7158-7170 -
Efikasi Diri Guru TK Inklusi Ditinjau dari Faktor Pendidikan Terakhir, Lama Mengajar, dan Usia
Cindy Perdana, Liftiah Liftiah, Yuli Kurniawati Sugiyo Pranoto (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5621 | Check in Google Scholar
Pendidikan inklusif merupakan pendidikan untuk semua anak (dengan disabilitas maupun non disabilitas) yang belajar dan bermain dalam satu kelas yang sama di satuan pendidikan. Untuk dapat mendampingi anak dan menyampaikan pembelajaran dengan baik di kelas inklusi seorang guru harus memiliki efikasi diri yang baik. Hal tersebut menjadikan efikasi diri guru pendidikan anak usia dini dalam melaksanakan program pendidikan inklusif perlu dikaji secara mendalam. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis tikatan dan perbedaan efikasi diri guru TK inklusi di Kota Semarang di tinjau dari faktor pendidikan terakhir, lama mengajar, dan usia guru. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu kuantitatif survei. Teknik sampling pada penelitian ini adalah voluntary sampling yang merupakan bagian dari teknik convenience sampling diperoleh sampel sebanyak 36 guru TK inklusi di Kota Semarang. Teknik pengumpulan data penelitian menggunakan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif Kruskall-Wallis. Hasil studi menunjukan bahwa tingkat efikasi diri guru berada dalam kategori sedang dan tidak terdapat perbedaan efikasi diri guru TK inklusi di Kota Semarang ditinjau dari faktor pendidikan terakhir, lama mengajar, dan usiaÂ
7171-7180 -
Meningkatkan Kecerdasan Logika Matematika Anak Usia Dini melalui Permainan Edukatif Papan Telur
Azlin Atika Putri, Reswita Reswita, Yesi Novitasari, Siti Fadillah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5625 | Check in Google Scholar
Kecerdasan Logika Matematika merupakan kemampuan anak dalam mengolah angka dan kemahiran dalam menggunakan logika. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan dan mengetahui persentase peningkatan kecerdasan logika matematika anak usia 5-6 tahun dalam berhitung melalui bermain dengan menggunakan papan telur. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah anak-anak usia 5-6 tahun yang berjumlah 19 anak. Teknik pengumpulan data yaitu observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui metode bermain menggunakan papan telur mampu meningkatkan kecerdasan logika matematika anak. Peningkatan tersebut dapat dilihat pada hasil penelitian pra siklus dengan rata-rata persentase 36,52 %, hasil tindakan pada siklus I meningkat dengan rata-rata persentase 53,62 % dan siklus II meningkat dengan persentase rata-rata 83,06 %, dan sudah memenuhi kriteria keberhasilan indikator yang telah ditetapkan sebesar 80%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan bermain permainan edukatif papan telur dapat meningkatkan kecerdasan logika matematikaÂ
7181-7190 -
Pembelajaran Campuran di Tengah Kesenjangan Digital: Studi Fenomenologi di Raudhatul Athfal
Siti Rodiyah, Elin Driana, Sri Yuliawati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5661 | Check in Google Scholar
Pembelajaran campuran merupakan salah satu alternatif untuk memenuhi hak siswa selama pandemi COVID-19 melalui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Akan tetapi, kesenjangan digital telah menghambat sebagian siswa dalam memanfaatkan TIK untuk pembelajaran. Penelitian ini menggali pemahaman guru pendidikan anak usia dini tentang pembelajaran campuran, penerapannya, serta tantangan yang dihadapi guru, siswa, dan orang tua yang melibatkan tiga Raudhatul Athfal  di Kabupaten Bekasi, dengan latar belakang sekolah dan keluarga yang berbeda. Pengumpulan data pada penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi ini dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur dan observasi, selanjutnya dianalisis menggunakan analisis tipologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru-guru memiliki tingkat pemahaman yang beragam tentang pembelajaran campuran dengan penerapan yang beragam pula. Guru, siswa, dan orang tua juga menghadapi berbagai tantangan dalam penerapan pembelajaran campuran, yang terkait dengan ketersediaan perangkat TIK dan kemampuan dalam memanfaatkannya. Penelitian ini menegaskan perlunya upaya-upaya mengurangi kesenjangan digital mengingat perannya yang semakin penting dalam pembelajaran.
7191-7203 -
Optimasi Pola Pengasuhan Orang Tua: Fondasi Pembentukan Karakter Anak Usia Dini
Konstantinus Dua Dhiu, Yasinta Maria Fono, Theresia Ngao, Florida Rita (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5673 | Check in Google Scholar
Orang tua  yang pada dasarnya menginginkan yang terbaik bagi anak-anak, namun tanpa sadar juga melakukan kesalahan dalam penerapan pola asuh terhadap anak usia dini sehingga tidak mampu menanamkan karakter yang baik apada anak usia dini. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bentuk pengasuhan orang tua sebagai fondasi pembentukan karakter anak usia dini. Penelitian yang dilakukan adalah menggunakan penelitian lapangan (field research), hasil atau data yang bersifat deskriptif analitis. Adapun data dalam penelitian ini diperoleh melalui kegiatan observasi dan wawancara yang dilakukan secara langsung kepada para ibu di Desa Sangadeto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola pengasuhan anak yang ada di desa Sangadeto terutama di dusun Zepe masih banyak kekurangan dimana masih adanya paradigma orang tua ibu sebagai penanggungjawab pengasuhan, dan ayah sebagai pencari nafakah. Selanjutnya hasil penelitian juga menemukan kebiasaan orang tua yang menyerahkan pendidikan anak usia dini pada Lembaga Pendidikan. Sehingga Peran keluarga sebagai madrasah utama untuk anak sangat minim. Hal ini tentunya menghambat terbentuknya karakter yang baik pada anak usia dini. Sebagai tindak lanjut, kegiatan parenting secara khusus bagi orang tua tentang pola pengasuhan yang baik perlu diberikan agar dapat mengoptimalisasikan pembentukan karakter anak sejak usia dini.
7204-7213 -
Membentuk Karakter Anak Usia Dini: Integrasi Segitiga Cinta Maiyah dalam Inovasi Kurikulum
Inayah Al Wahfiyah, Joko Pamungkas (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5685 | Check in Google Scholar
Pelaksanaan pendidikan karakter di sekolah belum sepenuhnya optimal. Dibutuhkan peran serta guru untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Tujuan studi ini adalah untuk mendalami integrasi nilai-nilai Segitiga Cinta Maiyah, yang melibatkan cinta kepada Tuhan, Rasul, dan manusia, dalam inovasi kurikulum pembelajaran karakter Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di TK Islam Terpadu (TKIT) Alhamdulillah. Pendekatan dan jenis penelitian menggunakan deskriptif kualitatif. Teknik wawancara mendalam, observasi partisipan, serta dokumentasi digunakan sebagai untuk mengumpulkan data. Partisipan diambil dari para guru TKIT Alhamdulillah . Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi kurikulum dengan nilai-nilai Segitiga Cinta Maiyah dilakukan melalui tiga tahap, yakni perencanaan desain nilai karakter dan keterlibatan guru, pelaksanaan metode dan media belajar, evaluasi dan tindak lanjut. Siswa TKIT Alhamdulillah menunjukkan nilai-nilai karakter positif yang tercermin melalui kesadaran spiritual, moral, dan sosial. Model pendidikan karakter menunjukkan dampak yang optimal ketika terintegrasi dalam kurikulum dan pembelajaran yang holistik dan integratif.
7214-7230 -
“Si Kemalâ€: Video Animasi Literasi Keuangan untuk Anak Prasekolah
Lizza Suzanti, Novi Sofia Fitriasari, Rr Deni Widjayatri, Siti Anisa Burairoh, Awalia Fajriah, Syifa Fauziyah Anwar, Indira Sofy Anggraini (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5718 | Check in Google Scholar
Mengenalkan literasi keuangan pada anak prasekolah penting dalam membangun kecakapan hidup dan menyiapkan anak agar terampil mengelola uang di masa datang melalui video animasi yang disesuaikan dengan karakteristik perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan video animasi yang diberi nama “Si Kemalâ€. Si Kemal adalah tokoh utama dalam video animasi merupakan akronim dari literaSI KEuangan optiMAL. Metode penelitian menggunakan R&D model Hannafin & Peck meliputi 3 fase, yaitu analisa kebutuhan, fase desain, serta pengembangan dan implementasi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan angket. Partisipan terdiri dari ahli media, ahli materi, guru, dan anak prasekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa video animasi “Si Kemal†layak digunakan pendidik untuk mengenalkan literasi keuangan pada anak prasekolah berdasarkan penilaian ahli media dan ahli materi. Respon guru sebagai pengguna memberikan penilaian dalam ketegori sangat baik diukur dari motivasi, kemenarikan, kemudahan, dan kemanfaatan serta dapat diimplementasikan sebagai media yang dapat mengedukasi literasi keuangan.
7231-7240 -
Strategi Pencegahan dan Penanganan Stunting Multidimensi melalui Pelatihan Guru PAUD
Nur Faizah Romadona, Ocih Setiasih, Aan Listiana, Ernawulan Syaodih, Rudiyanto Rudiyanto (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5724 | Check in Google Scholar
Dalam upaya mencapai Sustainable Development Goals (SDGs)Â 2030, stunting masih menjadi masalah mendasar di Indonesia hingga saat ini. Hingga tahun 2022, kasus stunting pada anak masih cukup tinggi melampaui standart WHO. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas pelatihan dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan 150 guru PAUD agar dapat mengidentifikasi, mencegah dan menangani stunting. Metode kualitatif dan kuantitatif digunakan pada penelitian ini dengan desain pre-eksperimental. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah kuesioner berupa pre-test dan post-test serta wawancara dengan Teknik analisis data tematik. Hasilnya, pelatihan ini efektif meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru dalam melakukan identifikasi, mengenali factor penyebab, pencegahan dan penanganan stunting. Selain itu juga terdapat pengaruh pelatihan terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan guru PAUD terkait stunting pada anak. Rekomendasi selanjutnya agar pelatihan stunting ini diperluas sasarannya kepada lebih banyak guru PAUD, sehingga kemampuan dalam pencegahan dan penanganan stunting dapat dimiliki guru PAUD sekaligus membantu mempercepat penurunan kasus stunting (konvergensi stunting) di Indonesia.
7241-7252 -
Media Pembelajaran Berbasis Teknologi: Apakah Memiliki Pengaruh terhadap Peningkatan Kreativitas pada Anak Usia Dini?
Adi Asmara, Loso Judijanto, I Putu Agus Dharma Hita, Kundharu Saddhono (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5728 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh positif media pembelajaran berbasis teknologi terhadap peningkatan kreativitas anak usia dini. Metode penelitian menggunakan studi literatur dengan fokus pada analisis berbagai pendekatan pembelajaran berbasis teknologi yang telah diterapkan dalam pendidikan anak usia dini. Hasil penelitian menunjukkan kontribusi signifikan media pembelajaran berbasis teknologi dalam merangsang kreativitas anak melalui elemen visual, interaktivitas, dan keterlibatan personal. Implikasi penelitian ini adalah pentingnya pengembangan kurikulum yang mengintegrasikan teknologi dengan metode tradisional, serta peran guru dalam mendukung pemanfaatan media pembelajaran. Simpulan penelitian menyoroti bahwa penggunaan bijak media pembelajaran berbasis teknologi dapat membentuk fondasi kuat untuk perkembangan kreativitas anak usia dini.
7253-7261 -
Buku Digital Berwawasan Lingkungan Sebagai Upaya Menumbuhkan Ekoliterasi Anak
Linda Eka Pradita, Umi Rachmawati, Muhammad Ulyan (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5430 | Check in Google Scholar
Ekoliterasi menjadi salah satu upaya untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. Keterlaksanaan pembelajaran ekoliterasi harus didukung dengan adanya media pembelajaran. Ketersediaan media pembelajaran yang relevan akan memberikan kemudahan dalam memahami materi dan motivasi belajar yang tidak hanya sekedar berorientasi pada teks seperti media-media sebelumnya. Tujuan penelitian ini sebagai upaya untuk mengembangkan media pembelajaran yang inovatif dan menarik. Metode yang digunakan dalam mengembangkan media pembelajaran yakni pengembangan R&D dengan model 4D, yaitu a) Define (Pendefinisian) berupa analisis awal untuk mengetahui kebutuhan; b) Design (Perancangan) berupa kesiapan naskah dan konten pembelajaran; c) Development (Pengembangan) berupa pengembangan media; c) Disseminate (Penyebaran) berupa mempublikasikan hasil pengembangan. Hasil penelitian berupa media pembelajaran yang digunakan tentunya terdapat relevansi dengan ekoliterasi siswa yakni media pembelajaran berbasis wawasan lingkungan untuk mendorong siswa menjadi individu yang peduli dan berbudaya terhadap lingkungan sehingga mampu meningkatkan ekoliterasi sekaligus memberikan penguatan profil pelajar pancasila sebagaimana yang terdapat dalam kurikulum merdeka.
7262-7276 -
Tarian Kreasi sebagai Sarana Efektif Pengembangan Motorik Kasar pada Anak Usia Dini
Gusti Haida, Samsidar Samsidar, Ferdiansyah Daulay (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5731 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan perkembangan motorik kasar anak usia 5-6 tahun di lingkungan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) melalui penerapan tari kreasi. Penelitian ini didorong oleh temuan kondisi perkembangan motorik kasar yang belum optimal pada anak usia dini. Teknik pengumpulan data melibatkan pencatatan dan observasi kejadian melalui pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dalam dua siklus, dengan 15 anak dari kelompok B sebagai subjek penelitian. Hasil observasi awal menunjukkan adanya ketidakoptimalan perkembangan motorik kasar. Siklus pertama, yang mencakup perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi, belum mencapai target peningkatan yang diharapkan. Siklus kedua melibatkan penyesuaian pendekatan dan kegiatan, menghasilkan peningkatan signifikan dengan persentase rata-rata mencapai 73,2%. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa tari kreasi efektif dalam meningkatkan motorik kasar anak usia dini, memberikan kontribusi pada literatur pengembangan motorik kasar.
Â7277-7287 -
Stimulasi Kemandirian Anak Menggunakan Metode Project Based Learning di Taman Kanak-Kanak
Pinda Agustin, Nur Cholimah, Fitriana Tjiptasari (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5761 | Check in Google Scholar
Banyak metode/strategi yang bisa di gunakan oleh guru dalam menstimulasi ketrampilan kemandirian yaitu pembelajaran Project Based Learning. Tujuan Penelitian ini untuk membuktikan bahwa  pembelajaran Project Based Learning dapat menstimulasi ketrampilan kemandirian di taman kanak-kanak. Penelitian ini menerapkan metode kualitatif dengan desain penelitian fenomenologi. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi pada siswa, kepala sekolah, dan enam orang tua siswa. Teknik keabsahan data adalah triangulasi sumber dan teknik yang dianalisis menggunakan teknik Miles dan Huberman. Hasil dari penelitian ini adalah Kegiatan pembelajaran project-based learning. berupa bermain, berdiskusi, dan pengerjaan projek dengan proses yang dikenal dengan tahapan awal, tahapan pengembangan, dan tahapan penyimpulan. Kegitan ini berpihak kepada siswa dengan menggunakan pertanyaan inkuiri ,mengoptimalkan pendidik, memanfaatkan kebijakan Lembaga, serta kolaborasi dengan wali siswa. Perubahan ini terlihat Ketika anak-anak memiliki ketrampilan berkomunikasi dan kepercayan pada dirinya, mampu mengerjakan pekerjaannya sendiri, bertanggung jawab dengan proyeknya, mampu mengendalikan emosi, dan memiliki kepekaan sosial dengan lingkungan sekitarnya. Sehingga pembelajaran project-based learning dinilai efektif dalam menstimulasi ketrampilan kemandirian anak usia dini.
7288-7298 -
Peran Permainan Edukatif dalam Mengembangkan Keterampilan Berbicara Bahasa Inggris pada Anak Usia Dini
Rina Setyaningsih (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5773 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran permainan edukatif dalam pengembangan keterampilan berbicara bahasa Inggris pada anak usia dini. Metode studi literatur digunakan untuk menyelidiki berbagai aspek literatur terkait, terutama yang berkaitan dengan integrasi permainan edukatif. Fokus utama penelitian ini adalah pada konteks pendidikan anak usia dini. Dengan menggunakan metode ini, penelitian dapat menggali wawasan mendalam mengenai bagaimana permainan edukatif dapat diintegrasikan secara efektif dalam proses pendidikan anak usia dini. Dalam penelitian ini, temuan utama mengungkap bahwa permainan edukatif memiliki dampak positif yang signifikan terhadap motivasi, pengembangan kosakata, dan keterampilan sosial anak-anak. Sebagai langkah konkrit, integrasi permainan edukatif ke dalam kurikulum telah menunjukkan peningkatan yang berarti dalam konteks pembelajaran sehari-hari di lingkungan pendidikan. Para peneliti menyoroti bahwa efek positif ini tidak hanya bersifat sementara, tetapi juga berkelanjutan seiring berjalannya waktu. Dengan memasukkan permainan edukatif, guru dapat menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik dan interaktif bagi siswa, meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas. Hasil penelitian ini mendukung penerapan strategi pembelajaran yang dinamis dan menyenangkan. Kesimpulannya, permainan edukatif berperan penting dalam mendukung pengembangan keterampilan berbicara bahasa Inggris pada anak usia dini.
7299-7307 -
Ekstrakurikuler Tari Kreasi Baru untuk Menumbuhkan Kecerdasan Kinestetik dan Kecerdasan Interpersonal
Sri Nurhayati, Sa’dun Akbar, Dedi Kuswandi (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.3741 | Check in Google Scholar
Permasalahan yang ditangkap ialah kebanyakan orang tua hanya mengedepankan kognitif anak dijadikan sebagai acuan dalam proses belajar mengajar sehingga psikomotorik seperti pengembangan kecerdasan kinestetik, dan afektif seperti aspek rasa percaya diri, anak terlihat sangat kurang. Tujuan penelitian ini ialah untuk menghasilkan karya tari kreasi baru dalam menumbuhkan kecerdasan kinestetik dan kecerdasan interpersonal di TK ABA 2 Kota Malang. Jenis penelitian yang digunakan ialah kualitatif deskriptif. Dari sumber primer seperti kepala sekolah dan guru ekstrakurikuler dan sumber data sekunder berupa dokumen serta arsip sekolah dengan teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan miles, hubarman dan saldana. Hasil penelitian yang ditemukan Guru menggunakan model pembelajaran langsung disertai motivasi, dukungan, pujian dari usaha siswa, dan membgun hubungan kedekatan. Kecerdasan kinestetik yang memunculkan beberapa indikatornya seperti: koordinasi tubuh, kelincahan, kekuatan, keseimbangan dan koordinasi mata tangan dan kaki. Kemudian rasa percaya diri anak yang terlihat dari beberapa indikator seperti: percaya dengan kemampuan diri sendiri, mengutamakan usaha sendiri tidak bergantung pada orang lain, berani tampil didepan umum, dan tanggung jawab dengan tugas dari proses pelaksanaan tari tersebut.
7308-7320 -
Bibliometric Analysis: Parenting Program During the Worldwide Covid-19 Pandemic
Evi Selva Nirwana, Irfan Fauzi Rachmat (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.3794 | Check in Google Scholar
Childcare programmes have been the subject of extensive research. However, research mapping on parenting programmes during the Covid-19 pandemic is still very scarce. Therefore, the purpose of this bibliometric analysis is to compile an overview of childcare research during the Covid-19 pandemic. In this study, a total of 200 articles were collected from the Scopus database related to the theme "Parenting during Covid-19". The results of this study show that there are six clusters in the collected articles. The clusters cover various topics such as additions, articles, depressive symptoms, psychological stress, child abuse, rate of job loss, life during quarantine, as well as various aspects related to parenting during the pandemic. In addition, the second figure shows that these articles were mainly published in 2021. The third figure shows various terms related to parenting during the Covid-19 pandemic such as ADHD, loneliness, psychological stress, and job loss.7321-7328 -
Pengaruh Supervisi Akademik terhadap Kinerja Guru melalui Motivasi Guru Taman Kanak-kanak
Wiwik Lestari Suwondo, Sugiyo Sugiyo, Joko Sutarto (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.4213 | Check in Google Scholar
Kualitas kinerja guru dalam pembelajaran memiliki peran yang sangat penting dalam proses pendidikan di sekolah, karena guru merupakan ujung tombak dalam pendidikan. Kualitas kinerja guru dalam pembelajaran meliputi kemampuan guru dalam merancang, melaksanakan, dan melakukan evaluasi pembelajaran. Namun, tidak semua guru memiliki kinerja yang optimal karena berbagai kendala. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh supervisi akademik terhadap kinerja guru melalui motivasi guru Taman Kanak-kanak. Penelitian ini menggunakan metode survey korelasional. Sampel penelitian ini melibatkan guru dan kepala sekolah Taman Kanak-kanak. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner. Teknik analisis menggunakan uji analisis jalur (pathway analysis). Hasil uji regresi sederhana menunjukkan bahwa supervisi akademik berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru. Sedangkan hasil analisis jalur menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh motivasi guru terhadap pengaruh supervisi akademik pada kinerja guru. Kesimpulan pada penelitian ini adalah pengaruh supervisi akademik terhadap kinerja guru tidak dimediasi oleh motivasi guru. Kegiatan supervisi akademik perlu ditingkatkan untuk meningkatkan kinerja guru.
7329-7337 -
Peningkatan Keterampilan Pendidik PAUD dalam Deteksi Dini Tumbuh Kembang melalui Edukasi Berbasis Website
Alfina Desia Ramadhani, Reni Pawestuti Ambari Sumanto (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.4216 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh edukasi berbasis website terhadap peningkatan keterampilan dektesi dini tumbuh kembang pendidik PAUD. Metode yang digunakan dalam penelitian menggunakan kuantitatif dengan jenis penelitian pre-experimental design, tipe one group pretest posttest design. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang berisikan tentang keterampilan dalam melaksanakan deteksi dini tumbuh kembang anak usia dini. Populasi dalam penelitian adalah pendidik PAUD di Kelurahan Pandean Lamper Kota Semarang. Pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh dengan jumlah 33 responden. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis Paired Sample T-Test. Hasil analisis menunjukan bahwa keterampilan pendidik PAUD dalam melaksanakan deteksi dini tumbuh kembang mengalami peningkatan pada nilai rata – rata (mean) sebelum diterapkan edukasi deteksi dini berbasis website adalah 82.42 dan setelah diterapkan menjadi 98.00 (p-value<0.01). Hal tersebut berarti edukasi berbasis website berpengaruh siginifikan pada keterampilan pendidik PAUD dalam melaksanakan deteksi dini tumbuh kembang anak usia dini. Edukasi berbasis website dapat menjadi alternatif media dalam pelaksanaan deteksi dini tumbuh kembang di lembaga paud.
7338-7349 -
Eksplorasi Fenomena Supervisi Akademik pada Satuan Pendidikan Anak Usia Dini
Emmi Silvia Herlina, Ramlan Silaban, Abai Manupak Tambunan, Santi Nababan (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5831 | Check in Google Scholar
Supervisi guru memberikan dampak bagi pengembangan profesionalitasnya. Pelaksanaan supervisi dilakukan oleh kepala sekolah secara periodik. Kegiatan ini merupakan aspek penting dari pengawasan pendidikan, dengan tujuan meningkatkan kualitas pengajaran Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan pelaksanaan supervisi akademik di taman kanak-kanak. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus di empat sekolah. Analisis data dilakukan dengan dengan cara reduksi data (data reduction), penyajian data (data display) dan penarikan kesimpulan (conclusion drawing verification) yang dilakukan secara bersamaan Hasil analisis data menunjukkan bahwa pelaksanaan supervisi akademik di TK ditemukan beberapa tema di antaranya perencanaan supervisi, ruang lingkup, dan faktor-faktor yang mempengaruhi supervisi. Implikasi hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai acuan bagi sekolah untuk melakukan supervisi guru. Selain itu, pelaksanaan dan evaluasi dapat menjadi referensi kebijakan bagi dinas pendidikan untuk dapat meningkatkan kualitas guru
7350-7361 -
Pengembangan Model Pembelajaran Outdoor Games Activities untuk Meningkatkan Problem Solving Skills Siswa
Rahayu Prasetiyo, Novita Nur Synthiawati, Nugroho Susanto (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5545 | Check in Google Scholar
Permasalahan yang terjadi pada pendidikan jasmani di Sekolah Dasar adalah rendahnya kualitas pembelajaran baik dilihat dari aspek proses pembelajaran, kelemahan pembelajaran terletak pada kegiatan pembelajaran yang kurang mengembangkan Higher Order Thinking Skills (HOTS). Jenis penelitian ini adalah pengembangan dengan menggunakan desain ADDIE yang terdiri atas lima tahapan yang meliputi Analysis, Design Development, Implementation Evaluation. Subjek pada penelitian ini pada SDN yang dilakukan pada ujicoba produk yang telah dikembangkan dalam penelitian adalah siswa kelas bawah rentang usia 7-8 tahun di SDN Balongebesuk Kabupaten Jombang dengan jumlah subjek 61 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model permainan yang dikembangkan layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan di sekolah dasar, hal ini ditunjukkan dengan perolehan persentase sebesar 100% dari hasil uji validasi ahli dan hasil uji paired sampel t tes yaitu nilai probalitas produk < 0.05. Dengan demikian bisa disimpulkan bahwa pengembangan model outdoor games activities mempunyai pengaruh terhadap problem solving skills peserta didik.
7362-7370 -
Analisis Ketercapaian Pelaksanaan Kurikulum Ramah Anak di Lembaga PAUD
Nurul Kusuma Dewi, Anayanti Rahmawati, Adriani Rahma Pudyaningtyas, Warananingtyas Palupi, Muhammad Munif Syamsudin, Vera Sholeha (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5546 | Check in Google Scholar
Tingginya kasus kekerasan pada anak menjadi masalah yang perlu dianalisis lebih mendalam. Jenis kekerasan pada anak sangat beragam mulai dari eksploitasi; trackfiking; kekerasan fisik, spikis, seksual, penelatantaran, dan sebagainya. Tujuan penelitian untuk menganalisis pelaksanaan kurikulum ramah anak di PAUD Kabupaten Sukoharjo. Penelitian menggunakan kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, studi literatur, wawancara dengan FGD. Analisis data menggunakan model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: kurikulum merdeka menekankan kebebasan memilih kegiatan bermain sesuai minat dan bakat anak; perangkat pembelajaran secara adminidtratif belum memunculkan nilai ramah anak; pelaksanaan pembelajaran ramah anak atas peran guru sebagai fasilitator; media dan APE yang aman, mudah digunakan anak; materi pembelajaran sesuai perkembangan anak; ragam kegiatan sudah tidak bias gender dan nondiskriminasi belum sepenuhnya terpenuhi; Penilaian dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, unjukerja secara objektif dan deskriptif terhadap setiap capaian perkembangan anak. Hasil penelitian dapat menjadi panduan guru dalam membuat perencanaan, melakasanakan, dan menilai pembelajaran ramah anak di kurikulum merdeka.
7371-7384 -
Empowering Merdeka Play: Unleashing Potential Through Project-Based Learning in Kindergarten
Andi Agusniatih, Nurhayati Nurhayati, Durrotunnisa Durrotunnisa (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5547 | Check in Google Scholar
This research responds to the limitations of conventional learning methods and minimal educational game tools in stimulating children's interest in learning, this study explores the effectiveness of Project-Based Learning (PjBL) in the implementation of the Merdeka Play curriculum for early childhood education. The research, a descriptive qualitative study, involved 30 children aged 4-6 at Pembina Kindergartens. Through direct observation, interviews, and documentation, the study assessed the development of religious values (80%), self-identity (73%), and literacy/STEAM skills (75%) using the PjBL approach. The overall average achievement across these aspects was 76%. The findings indicating the effectiveness of PjBL, especially through independent play, in facilitating holistic development among young learners. This research contributes insights into enhancing early childhood education with implications for curriculum design and teaching methodologies.
Â7385-7396 -
Perencanaan Engineering Design Process Pada Pembelajaran outdoor di PAUD
Perdana Afif Luthfy, Muniroh Munawar, Yuris Setyoadi, Dwi Prasetiyawati Diyah D. H. (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5561 | Check in Google Scholar
Engineering dapat mengembangkan ketrampilan 4C (communication, collaboration, critical thinking, and creativity) anak usia dini. Namun, banyak guru yang belum dapat merencanakan pembelajaran Engineering dengan baik. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan langkah-langkah perencanaan Engineering dalam pembelajaran outdoor anak usia dini. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah 34 sekolah TK se-Jawa Tengah. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, dokumentasi dan wawancara kepada guru. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat lima langkah perencaaan Engineering dalam  pembelajaran outdoor di PAUD yaitu a) identifikasi tema di lingkungan outdoor yang bisa diselidiki anak-anak; b) identifikasi masalah dalam tema tersebut; c) menggali minat anak terhadap tema tersebut; d) macam-macam gagasan dan solusi yang mungkin berhasil untuk mengatasi masalah tersebut dan e) mempersiapkan material/bahan-bahan yang bisa digunakan anak untuk menyelesaikan masalah tersebut. Implikasi dari penelitian ini yaitu sebagai panduan guru PAUD dalam melakukan perencanaan  Enngineering dalam pembelajaran outdoor
7397-7408 -
Peran Fasilitator dalam Pendampingan Pelaksanaan PAUD Holistik Integratif
Eko Walyani, Tri Suminar, Rafika Bayu Kusumandari (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5576 | Check in Google Scholar
PAUD Holistik Integratif (PAUD HI) merupakan faktor penting dalam pendidikan. Faktor penghambat yang menjadi kendala dalam implementasi di Kabupaten Temanggung meliputi sosialisasi dari pemerintah setempat yang kurang intensif, pemahaman pendidik yang rendah, sarana dan prasarana, sumber dana serta peran pihak pihak terkait. Berdasarkan kondisi tersebut membutuhkan peran tenaga professional yang mendampingi lembaga untuk implementasi dengan baik yaitu dengan menugaskan tim fasilitator. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran fasilitator dalam pendampingan pelaksanaan PAUD HI di Kecamatan Ngadirejo. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, menggunakan teknik observasi, wawancara (kepala sekolah, guru, wali murid dan fasilitator), serta dokumentasi. Keabsahan data diuji dengan triangulasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa fasilitator mempunyai peran penting yaitu sebagai inisiator, inspirator, motivator, organisator, teladan, pembimbing, korektor dan mediator. Peran fasilitator yang dilaksanakan dalam tupoksi (edukasi, pendampingan, evaluasi, monitoring dan pelaporan) membantu pelaksanaan PAUD HI di lembaga satuan PAUD sehingga berjalan lebih baik.
7409-7423 -
Faktor Proksimal dengan Kejadian Stunting Balita di Negara Berkembang: Systematic Review
Indah Benita Tiwery, Henny Suzana Mediani, Ikeu Nurhidayah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5585 | Check in Google Scholar
Prevalensi stunting di negara berkembang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat. Salah satu faktor yang berhubungan dengan stunting diantaranya adalah faktor proksimal. Faktor proksimal sangat penting untuk direview karena merupakan faktor terdekat dalam rangka menekan angka kejadian stunting. Tujuan penelitian untuk menelaah faktor proksimal yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita di negara berkembang. Desain penelitian menggunakan sistematik review dengan protokol The Centre for Review and Dissemination and the Joanna Briggs Institute. Pencarian artikel menggunakan ProQuest, Pubmed, Ebscohost (Cinahl), Scient Direct, Taylor and Francis dan google scholar. Hasil penelitian didapatkan 24 artikel yang memenuhi kriteria analisis dengan hasil faktor proksimal yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita adalah berat badan lahir rendah (<2500 gram), prematuritas, panjang badan lahir (<48 cm), urutan kelahiran, diare, ISPA, dan imunisasi dasar tidak lengkap. Upaya pencegahan dapat dilakukan dengan menekan faktor proksimal dalam rangka menurunkan stunting.
7424-7444 -
Interactive Media for Increasing Logical-Mathematical Intelligences in Differentiated Instruction Practice
Ari Sofia, Ulwan Syafrudin, Annisa Yulistia (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5593 | Check in Google Scholar
Logical mathematical intelligence is important to be trained from an early age in the demands of 21st century competencies, because it is related to problem-solving ability, a logical thinking, and numerical processing skills in daily life practices of early children. One alternative way to increase this intelligence is to use interactive media as a practice of digitalization and differentiated instruction in learning activities. Based on the problem, this study aims to increase the logical-mathematical intelligence of early childhood through the implementation of interactive media in learning activities. This research method used pre-experiment design in the form of one group pre-test and post-test. The sample in this study were children aged 5-6 years with a total of 21 children. Data collection instruments using logical mathematical intelligence observation sheets. Data analysis techniques using paired sample t-test. The result of the data analysis showed that the Sig. (2 tailed) of 0,000 < 0,05. Thus, there is an effect of implementing interactive media to improve logical-mathematical intelligence in early childhood learning by using differentiated learning practices.
7445-7452 -
Inovasi Pembelajaran Anak Usia Dini : Pendekatan Kearifan Lokal Dalam Praktik Manajemen
Nurul Idhayani, Nurlina Nurlina, Risnajayanti Risnajayanti, Sitti Salma, Halima Halima, Bahera Bahera (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5624 | Check in Google Scholar
Pentingnya inovasi dalam pembelajaran anak usia dini menekankan perlunya pendekatan responsif terhadap kekayaan budaya dan nilai lokal. Pendekatan kearifan lokal muncul sebagai paradigma menjanjikan, menciptakan ruang untuk inovasi berdampak positif pada manajemen pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan, menganalisis, dan menawarkan solusi inovasi pembelajaran melalui pendekatan kearifan lokal dalam konteks manajemen. Metode penelitian yang digunakan yaitu studi literatur, melalui pengumpulan data-data pustaka yang berasal dari artikel, jurnal, buku elektronik, dan data dokumen relevan yang berkaitan dengan fokus kajian. Proses analisis data dilakukan menggunakan metode analisis deskriptif terhadap materi yang terkumpul. Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran inovatif dengan kearifan lokal menciptakan lingkungan belajar menarik dan mendukung perkembangan anak dengan memperkaya pengalaman nilai-nilai dan tradisi lokal. Kegiatan inovatif melibatkan metode pembelajaran, manajemen kreatif, pengembangan materi, dan pemberdayaan komunitas lokal.
7453-7463 -
Stimulasi Kognitif Anak Usia Dini melalui Pemrograman Komputer Menggunakan ScratchJr
Rini Juliana Sipahutar, Dorlince Simatupang, Santa Murni A. Situmorang (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5763 | Check in Google Scholar
Perkembangan kognitif merupakan salah satu aspek perkembangan anak yang terdiri dari kemampuan memecahkan masalah, berpikir simbolik dan berpikir logis. Perkembangan kognitif dapat didukung dengan menyediakan berbagai media pembelajaran kreatif. Penelitian ini bertujuan dalam pengembangan media pembelajaran digital dengan ScratchJr untuk mengembangkan kognitif anak usia dini. ScratchJr yaitu aplikasi pemrograman visual yang didesain secara khusus untuk anak usia dini. Penelitian ini merupakan jenis penelitian Research and Development  yang menggunakan pendekatan ADDIE Model. Pengumpulan data menggunakan konsep triangulasi dimana data bersumber dari studi kepustakaan, wawancara dan observasi. Pengolahan data untuk mengidentifikasi functional dan non-functional requirement menggunakan metode Thematic Analysis. Dalam hal pengujian, penelitian ini menggunakan internal dan external validation untuk mencapai validitas media. Internal validation menggunakan metode member validation dan external validation menggunakan metode user testing. Berdasarkan hasil pengujian, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran dalam bentuk permainan digital yang dikembangkan memiliki nilai usability, dengan kata lain media tersebut layak digunakan kepada anak usia dini untuk mengembangkan kemampuan kognitif.
7464-7475 -
Penanaman Nilai - Nilai Toleransi Anak Usia 5-6 Tahun di Sekolah Multikultural
Sri Mardianti, Nur Cholimah, Fitri Tjiptasari (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5767 | Check in Google Scholar
Toleransi merupakan salah satu nilai karakter yang wajib diajarkan pada pendidikan anak usia dini. Salah satu jenis toleransi yang ada adalah toleransi beragama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan penanaman nilai-nilai toleransi pada anak usia 5-6 tahun di sekolah multikultural. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Teknik Pengumpulan data yang digunakan dalam peneltian ini yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik Miles & Huberman yaitu dengan menggunakan Interactive model yang terdiri dari Data Reduction, Display Data, dan Verifikasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa penanaman nilai-nilai agama dan moral pada anak usia dini dalam pembentukan karakter toleransi di lingkungan sekolah multikultural di awali dengan adanya perencanaan. Kemudian, Penanaman sikap toleransi dituangkan dalam aktivitas belajar. Penanaman nilai-nilai agama dan moral yang diajarkan dalam konsep pembelajaran multikultural akan menjadikan anak memiliki sikap toleransi terhadap sesama, memiliki pengetahuan tentang menghargai dan menghormati perbedaan, serta memiliki keterampilan untuk menerapkan pengetahuan dan sikap tersebut dalam berinteraksi dengan teman sebaya.
7476-7483 -
Transformasi Penanaman Nilai Toleransi pada Anak Usia Dini
Dian Dian, Raji Rahma Muhammad, Risna Rahmawati, Wildan Arifin (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5781 | Check in Google Scholar
Toleransi beragama merupakan pendukung keharmonisan sosial untuk menuju kehidupan yang lebih baik. Menanamkan toleransi pada anak usia dini merupakan sebuah tantangan bagi pendidik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai toleransi beragama yang dilakukan oleh guru pada anak usia dini. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan model penelitian studi kasus dengan peneliti sebagai partisipan pengamat. Penelitian ini menghasilkan temuan sebagai berikut, yaitu (1) transformasi nilai-nilai toleransi antar umat beragama, secara eksplisit belum diajarkan di sekolah karena semua siswa hampir sebagian besar seagama, (2)transformasi toleransi nilai-nilai dikalangan siswa yang diajarkan melalui pembelajaran yang terintegrasi dengan pelajaran lainnya, (3) Nilai-nilai toleransi di kalangan siswa diajarkan melalui lagu atau materi yang disampaikan serta diperkuat dari kebiasaan sehari-hari seperti menyapa, berbagi sesuatu yang dimiliki, dan membantu kebutuhan orang lain.
7484-7492 -
Development of Early Childhood Science Literacy E-Modules Base Learning Project Method
Fisna Khairiah, Delfi Eliza, Rakimahwati Rakimahwati, Farida Mayar (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5814 | Check in Google Scholar
Learning science Not yet held optimally in Kindergarten Because Not yet availability of facilitating learning media child For carry out activity learning. This is also based on that based on results Pisa 2022 with the score dropped from year Previously, it was caused by facilities learning and learning media used. The main purpose study This is For developing method project literacy science. Literacy science based _ The base learning project is a centered learning model to child, so educator as facilitator. Types of research This use preliminary research which is part from study This is the model used is adopted development from Borg & Gall. Instruments used questionnaires and guidelines observation. Subjects involved _ are teacher and child age early childhood aged 5-6 years, totaling 14 children. Analysis done with method percentage, results analysis explained based on formulas and processing in data collection, planning, development draft product, and testing as well as revision from test results that have been carried out done. The implications can used in activity diverse and interesting learning _ with literacy science.
7493-7502 -
Internalisasi Nilai Hasthalaku melalui Braille Comic sebagai Strategi Pendidikan Karakter Siswa Tunanetra
Hafidz Al Aziz, Alvin Rajaswara Indonesia, Febian Akbar Al Husaini, Firdaus Dipawijaya, Irham Hasri Isnanto, Riadi Syafutra Siregar (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5450 | Check in Google Scholar
Era globalisasi memberikan efek negatif berupa degradasi moral pada siswa tunanetra karena keterbatasan pengelihatannya yang berpengaruh terhadap keterampilan sosial dan perilakunya. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan strategi internalisasi pendidikan karakter nilai Hasthalaku pada siswa tunanetra melalui media braille comic. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi. Teknik pengumpulan data observasi, dokumentasi dan wawancara mendalam dengan 5 siswa tunanetra, 4 tenaga pendidik SLB, 3 ahli materi nilai Hasthalaku, 1 pewaris budaya kearifan lokal. Data yang telah dikumpulkan dianalisis dalam 4 dimensi, meliputi domain, taksonomik, komponensial, dan tema budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi internalisasi nilai Hasthalaku dalam pendidikan karakter berfokus pada 3 komponen penting, yaitu moral knowing, moral feeling, dan moral acting serta menggunakan media braille comic. Media braille comic dapat menginternalisasi nilai Hasthalaku pada siswa tunanetra dengan baik dan memenuhi kebutuhan, keminatan, dan ketersediaan pendidikan karakter. Setelah proses internalisasi pendidikan karakter, terjadi perubahan pola perilaku siswa tunanetra menjadi lebih positif.
7503-7514 -
Pendekatan Euritmik Dalcroze sebagai Proses Pengembangan Kemampuan Gerak Dasar Anak Usia Dini
Anggi Pratami Dewi, Hartono Hartono, Deasylina Da Ary (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5714 | Check in Google Scholar
Metode Euritmik Dalcroze merupakan metode pengajaran musik dengan menggunakan elemen gerak pada pengajarannya yang diciptakan oleh Emilie Jaques Dalcroze. TK Al-Battani menerapkan metode Euritmik Dalcroze agar peserta didik dapat merasakan elemen-elemen musik yang diajarkan melalui gerak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan tujuan penelitian yaitu menganalisis proses pelaksanaan pendekatan Euritmik Dalcroze dalam proses pengembangan kemampuan gerak dasar anak usia dini, menganalisis hasil pelaksanaan pendekatan Euritmik Dalcroze dalam proses pengembangan kemampuan gerak dasar lokomotor anak usia dini dan menganalisis hasil pelaksanaan pendekatan Euritmik Dalcroze dalam proses pengembangan kemampuan gerak dasar objek kontrol anak usia dini. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Guru TK Al-Battani melatih peserta didik untuk bernyanyi dan menari dan menambahkan gerakan sedikit demi sedikit kepada peserta didik ketika peserta didik sudah paham ritmis dan melodi lagu. TK Al-Battani melakukan permainan sederhana berupa kegiatan yang bisa meningkatkan keterampilan fisik motorik anak yaitu kegiatan lempar tangkap dan menendang bola sebagai kegiatan yang dapat melatih kemampuan gerak dasar objek kontrolnya.
7515-7524 -
Membangun Number Sense pada Anak TK A berdasarkan sudut pandang Semantik
Lydia Lia Prayitno, Ninik Mutianingsih, Aulia Insani (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.4460 | Check in Google Scholar
Anak TK mengalami kesulitan mengidentifikasi angka dan menghubungkan banyaknya benda dengan jumlah yang tepat. Hal ini berimplikasi pada number sense sebagai bagian penting dalam perkembangan kognitif anak usia TK. Empat orang ustadzah dan 32 siswa TK A Aisyiyah Bustanul Athfal 31 Surabaya terlibat dalam penelitian deskriptif eksploratif untuk mendeskripsikan proses membangun number sense. Penelitian ini bersifat fleksibel dan tidak kaku karena disesuaikan dengan tema setiap minggunya selama tiga bulan dimulai bulan Juni 2022 sampai dengan Agustus 2022. Proses pembelajaran direkam menggunakan handycam, diobservasi, dan dilakukan pencatatan lapangan selama penanaman number sense. Selama pengumpulan data, peneliti mengobservasi pembelajaran menggunakan lembar observasi dan dianalisis secara deskriptif berdasarkan kesejajaran dan konstruksi semantiknya melalui pemilihan data, pengelompokkan data, dan menyimpulkan. Hasil penelitian ini menunjukkan proses yang dilakukan ustadzah untuk membangun number sense pada anak TK A melalui proses (1) membilang tanpa makna, (2) mengenalkan korespondensi satu-satu antara bilangan dengan objek nyata, (3) mengurutkan bilangan, dan (4) mengenalkan konsep kardinalitas.
7525-7536 -
Analisis Gaya Kepemimpinan Kepala TK di Lingkungan Pesantren: Suatu Kajian Kasus
Siti Ma'rifatin, Imron Arifin, Teguh Triwiyanto (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.4521 | Check in Google Scholar
Gaya kepemimpinan Kepala TK memengaruhi motivasi dan kinerja guru. Studi ini bertujuan untuk menganalisis gaya kepemimpinan Kepala TK yang terletak di lingkungan pesantren. Desain studi kasus dan pendekatan kualitatif digunakan pada studi ini. Data dikumpulkan melalui teknik wawancara mendalam kepada kepala sekolah dan guru, observasi, dan analisis dokumen. Analisis data kualitatif melibatkan tiga proses, yaitu mengorganisir data, mereduksi data, dan menafsirkan data. Hasil penelitian menunjukkan Kepala TK di lingkungan pesantren mengadopsi tiga gaya kepemimpinan: transformasional (mengedepankan nilai, peningkatan kualitas guru melalui pelatihan), partisipatif (melibatkan guru dalam pengambilan keputusan, meningkatkan motivasi), dan transaksional (mengelola tugas, memberikan penghargaan, dan meningkatkan loyalitas guru). Studi ini memberikan potensi pengembangan pelatihan dan kebijakan untuk meningkatkan kinerja guru di pesantren.
7537-7544 -
Akulturasi Budaya Asuh Orang Tua Lokal dan Pendatang
Meinawati Eka Nur Fadhila, Ahmad Samawi, Wuri Astuti (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.4595 | Check in Google Scholar
Pola asuh ialah yang paling krusial dalam menstimulus pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini. Pelaksanaannya, lingkungan anak bisa memengaruhi pola asuh itu sendiri. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bagaimana akulturasi budaya asuh orang tua lokal dan pendatang studi kasus di Kampung Pemulung Surabaya yang menjadi salah satu lokasi perantauan. Metode dalam penelitian ini adalah kualitatif studi kasus dengan teknik pengumpulan data yang dimulai dengan observasi sebelum dan saat penelitian, wawancara semi berstruktur dengan pemilihan subjek wawancara menggunakan snowball sampling, serta dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa orang tua lokal dan pendatang di Kampung Pemulung dominan menerapkan pola asuh demokratis. Anak dengan pola asuh demokratis memiliki pribadi yang aktif, percaya diri, berani bereksplorasi, dan memiliki kepekaan yang tinggi terhadap lingkungan sekitar. Bentuk akulturasi budaya asuh di Kampung Pemulung adalah penambahan atau (addition) di mana orang tua menggunakan campuran bahasa Indonesia dan bahasa daerah (Jawa dan Madura) untuk memudahkan dalam berkomunikasi.
7545-7556 -
Penanaman Nilai Religius dalam Kegiatan Menyanyi Akhlak Budaya (Abud) pada Anak Usia Dini 5-6 Tahun
Roficha Yuliani, Joko Pamungkas, Nur Cholimah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.4649 | Check in Google Scholar
Usia dini merupakan masa kritis bagi pembentukan karakter anak. Pembelajaran mengenai religi dan budaya harus dikenalkan dengan media yang menarik bagi anak. Pendidikan akan nilai karakter tersebut menjadi hal penting bagi anak yang dapat dibentuk melalui berbagai kegiatan termasuk bernyanyi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai penanaman nilai religius yang tertanam dalam kegiatan menyanyi akhlak budaya (Abud) pada anak didik di TK Kelompok Kerja Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa Jati Putra, Pleret. Subjek penelitian ini adalah dua guru kelas, kepala sekolah dan tiga puluh enam anak didik TK KKLKMD Jati Putra. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Milles dan Hubberman. Hasil penelitian menunjukkan penanaman nilai religius melalui kegiatan menyanyi Abud yang menarik dan menyenangkan berdampak positif bagi anak. Dengan adanya penelitian ini membuat anak menjadi faham akan nilai religius dan nilai budaya juga dapat membantu dalam meningkatkan kecerdasan emosional dan kreativitas anak. Penelitian ini juga menegaskan bahwa melalui kegiatan menyanyi Abud dapat menjadi alternatif metode bagi guru untuk mengoptimalkan bakat serta pengetahuan untuk anak.
7557-7567 -
Multicultural Party sebagai Media Apresiasi Pendidikan Seni Anak Usia Dini
Lulu Nadhifah, Joko Pamungkas (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.4672 | Check in Google Scholar
Penerapan pendidikan multikultural masih dilakukan secara terbatas, terdapat kesenjangan dalam pemahaman, dan guru memiliki keterbatasan dalam variasi pembelajaran seni pada anak usia dini. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji program multicultural party sebagai media apresiasi pendidikan seni anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu metode wawancara, observasi, dan dokumentasi yang dilakukan selama bulan Maret 2023 di TK Pelangi Indonesia. Sumber data yaitu anak-anak, guru kelas, dan kepala sekolah serta dokumen KOSP, proposal, dan video kegiatan multicultural party pada YouTube sekolah. Teknis analisis model interaktif Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada pemanfaatan pendidikan seni dalam kegiatan multicultural party sebagai media apresiasi seni anak usia dini di TK Pelangi Indonesia. Multicultural party telah dilaksanakan 18 kali dengan konsep menarik seperti drama musikal, pasar budaya, dan menonton video yang diikuti semua siswa dan didukung orang tua. Anak dikenalkan kegiatan seni nasional dan luar negeri yaitu tari, musik, baju adat, alat musik, suku dan etnis. Multicultural party menciptakan lingkungan inklusif, pemahaman, dan penghargaan perbedaan budaya. Anak memiliki kecintaan budaya dalam negeri serta wawasan yang luas budaya luar negeri.
7568-7578 -
Analisis Koreografi Tari Wonderland Indonesia Terhadap Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia Dini
Olyvia Vilanova Timur Saputri, Harun Harun, Joko Pamungkas (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.4670 | Check in Google Scholar
Tari Wonderland Indonesia adalah tari kreasi baru yang mengandung berbagai konsep, teori dan prinsip koreografi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis koreografi tari Wonderland Indonesia dan dampaknya terhadap peningkatan kemampuan motorik kasar anak. Dalam penelitian ini, metode yang diterapkan adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan referensi literatur serta penelitian lapangan. Untuk mengumpulkan data, digunakan Teknik seperti observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tari Wonderland Indonesia memiliki koreografi yang kompleks dan bervariasi, melibatkan gerakan tubuh secara keseluruhan dan ditemukan bahwa anak-anak mengalami peningkatan kemampuan motorik kasar, seperti keseimbangan, koordinasi, kekuatan, dan ketangkasan. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pemahaman tentang kemampuan motorik kasar anak. Dalam konteks tari Wonderland Indonesia, koreografi yang kompleks dan variasi gerakan yang terlibat dalam tarian ini dapat meningkatkan kemampuan motorik kasar anak kelompok B di TK Insan Merdeka Yogyakarta.
7579-7586 -
Pengembangan Soft Book sebagai Media Pengenalan Huruf Hijaiyah pada Anak Usia Dini
Cut Sarna Alfina, Puji Yanti Fauziah, Dina Amalia, Karima Ulya Ulfah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.4233 | Check in Google Scholar
Media merupakan unsur penting dalam proses pembelajaran. Namun, saat ini ketersediaan media pembelajaran dalam mengenalkan huruf hijaiyah bagi anak usia dini khususnya usia 2 sampai 4 tahun masih terbatas, disebabkan karena media pembelajaran belum banyak dikhususkan untuk anak usia dibawah 5 tahun dan bahkan masih sedikit  penelitian terkait media pembelajaran yang sesuai atau cocok untuk anak usia 2 sampai 4 tahun, sehingga peneliti tertarik untuk melakukan penelitian pengembangan media soft book. Penelitian  ini  merupakan  jenis  penelitian  pengembangan  (Research and Development) yang bertujuan untuk mengembangkan sebuah media pembelajaran berupa media soft book untuk pengenalan huruf hijaiyah pada anak usia dini. Hasil penelitian terhadap media pembelajaran soft book yang valid adalah media yang sesuai dengan kurikulum, kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran PAUD, dapat mendorong aktifitas dan kreativitas anak, bahan pembuatan media soft book tidak berbahaya bagi anak, proporsional atau kemenarikan layout cover/ sampul depan, cetakan dan jilid dilakukan dengan rapi, kesesuaian ukuran, warna media bagi anak dan keterkaitan materi dengan proses pembelajaran. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa produk media soft book untuk pengenalan huruf hijaiyah sudah valid untuk digunakan sebagai media pembelajaran bagi anak usia dini dalam mengenalkan huruf hijaiyah.
7589-7600 -
Konsep Tujuan Pendidikan Islam pada Anak Usia Dini Berbasis Pendekatan Holistik Integratif
Akbar Aisya Billah, Achmad Nasrul Chaq, Iyoh Mastiyah, Basuki Basuki (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.4244 | Check in Google Scholar
Pemahaman akan tujuan pendidikan merupakan inti dari suksesnya sebuah pendidikan. Seorang pendidik jika melaksanakan proses mengajar dengan hanya sekedar menyampaikan pelajaran tanpa menekankan dan merencanakan tujuan dari pembelajaran tersebut, akan menimbulkan sebuah bahaya yang sangat jelas bagi anak didik, karena pendidikan tanpa tujuan merupakan sebuah proses yang tidak akan mencapai hasil yang maksimal dan hanya berjalan sebagai rutinitas saja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hasil penerapan tujuan pendidikan Islam berbasis pendekatan holistik integratif pada anak usia dini dengan melihat berbagai fenomena penurunan kulaitas pendidikan. Penelitian ini menggunakan studi kepustakaan dengan sumber utama buku Ahdaf At-Tarbiyah Al-Islamiyah karya Dr. Majid Irsan Al-Kailaniy dan buku Ushul At-Tarbiyah wa At-Ta’lim yang mencakup tentang konsep pendidikan Islam. Penelitian ini menghasilkan: (1) Pentingnya peran tujuan dalam proses pendidikan (2)Krisis pendidikan zaman sekarang terhadap tujuan pendidikan (3) Definisi “Amal Shalehâ€dalam pendidikan Islam (4) Pendidikan akal (At-tarbiyah Al-‘aqliyah) berbasis pendekatan holistik integratif (5) Pendidikan akhlaq (At-tarbiyah Al-khuluqiyah) berbasis pendekatan holistik integratif (6) Pendidikan jasmani (At-tarbiyah Al-jismiyah) berbasis pendekatan holistik integratif
7601-7610 -
Evaluasi Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Anak Usia Dini
Tantriati Tantriati, Risky Setiawan (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.4486 | Check in Google Scholar
Pemerintah mengadakan program pemberian makanan sehat sebagai upaya dalam menuntaskan masalah kesehatan gizi buruk. Program tersebut bertujuan guna membiasakan anak untuk hidup sehat sebagai penerapan layanan holistic integrative khususnya pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pelaksanaan program pemberian makanan tambahan di Taman Kanak-kanak Bakti Baitussalam. Penelitian ini merupakan jenis penelitian evaluasi dengan model IIP (input, process dan product). Sumber informasi dalam penelitian menggunakan sumber data primer dan data sekunder, teknik pengumpulan data yang digunakan ialah melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program pemberian makanan tambahan di Taman Kanak-kanak Bakti Baitussalam dilihat dari evaluasi input, process, dan product telah dilaksanakan dengan cukup baik. Kendala dalam pelaksanaan program ini adalah dana sangat minim sehingga makanan tambahan yang didapatkan hanya sebatas buah, sayur, maupun protein hewani berupa telur. Selanjutnya peserta didik yang kurang menyukai sayur mengakibatkan tidak terpenuhinya gizi seimbang.
7611-7622 -
Pengembangan Video Animasi dalam Mengenalkan Literasi Awal pada Anak Usia Dini
Sri Wahyuningsi Laiya, Setiyo Utoyo, Yenti Juniarti, Nurwan Lanter (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.4542 | Check in Google Scholar
Kurangnya pemanfaatan media video animasi dalam pembelajaran di kelas sehingga mengurangi ketertarikan anak pada kegiatan, media yang digunakan sifatnya hanya LKA semata. Adapun tujuannya Penelitian ini untuk mengembangkan video animasi yang mana isi video tersebut berkaitan dengan literasi awal pada anak di kelompok B TK Mekar Wangi Kecamatan Kabila Bone Kabupaten Bone Bolango. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan atau Research and Development (R & D). Dengan menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation) Watson (1981). Hasil penelitian ditunjukan dengan hasil kelayakan video animasi dalam mengenalkan literasi awal pada uji validasi ahli materi memperoleh hasil 89,6% (Sangat Layak) dan uji validasi media memperoleh hasil 89% (Sangat Layak). Selanjutnya pilot test respon guru mendapatkan persentase 88% (Sangat Layak), sedangkan pada anak mendapatkan skor 4 (Sangat Layak). Terakhir uji coba pemakaian pada guru mendapatkan persentase 95%Â (Sangat Layak). Adanya pengembangan media video animasi dengan kategori layak, maka penelitian ini bisa dijadikan acuan dalam pengenalan literasi pada anak usia dini.
7623-7637 -
Implementasi PERDA Gubernur DIY Nomor 5 Tahun 2011 pada Pembelajaran Seni PAUD
Dian Fakhira, Joko Pamungkas (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.4603 | Check in Google Scholar
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pembelajaran seni yang mengacu pada PERDA Gubernur DIY No.5 Tahun 2011 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan Berbasis Budaya. Tujuan penelitian ini dalam pengelolaan dan penyelenggaraan pendidikan berbasis budaya pada satuan pendidikan adalah untuk mengetahui proses berlangsungnya pendidikan agar sesuai dengan tujuan pendidikan nasional dan dapat mengembangkan potensi diri anak. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Tempat dilaksanakan di salah satu TK di Yogyakarta dengan subjek kepala sekolah, guru, dan peserta didik. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian di TK tersebut dalam penerapan Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan Berbasis Budayapada pembelajaran seni memperlihatkan bahwa anak memiliki perilaku yang mencerminkan sikap estetis yaitu cara menghargai hasil karya orang lain baik dalam bentuk gambar, lukisan, pahat, gerak, kemudian anak di pembelajaran seni ini bisa mengenal berbagai karya dan aktivitas seni serta menunjukkan karya dan aktivitas seni menggunakan media dengan melakukan eksplorasi, ekspresi, apresiasi terhadap seni kriya, seni musik, gerak dan lagu drama.Penelitian ini bisa dijadikan sebagian acuan sebagai bahan evaluasi dan dapat melanjutkan penelitian lebih dalam terkait penerapan PERDA Gubernur DIY tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan PendidikanÂ7638-7648 -
Strategi Penanaman Nilai Agama dan Moral di PAUD
Nur Amalia Olby Anwar, Nur Cholimah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.4759 | Check in Google Scholar
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ditemukannya kasus dimana terjadi penurunan agama dan moral pada anak dan remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menggali lebih dalam mengenai strategi yang digunakan TK Bina Taruna untuk menanamkan nilai agama dan moral bagi anak didiknya. Pendekatan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan alur dari Miles Huberman, sedangkan keabsahannya diuji melalui triangulasi. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa strategi penanaman nilai agama dan moral dilakukan melalui pemberian pengetahuan tentang Tuhan dan agama yang dianutnya (beribadah, bersyukur, dan hari besar keagamaan), memberikan peneladanan, membiasakan adab dan karakter baik, serta kerjasama antara guru dan orang tua. Sehingga, implikasinya akan berupa penyamaan persepsi penanaman nilai agama antara sekolah dan orang tua karena perbedaan latar belakang keluarga agar tidak menimbulkan kekeliruan pada anak tersebut untuk menerima pembiasaan.
7649-7660 -
Perbedaan Perkembangan Sosial-Emosional Anak Ditinjau dari Status Sosial Ekonomi Orang tua di TK
Syahyoeseva Syahyoeseva, Nurhafizah Nurhafizah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.4913 | Check in Google Scholar
Perkembangan sosial emosional anak masih memerlukan dukungan dan perhatian orang tua. Mereka yang memiliki status sosial ekonomi rendah, orang tua harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarga sehingga kurang memperhatikan perkembangan sosial emosional anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan perkembangan sosial emosional anak ditinjau dari status sosial ekonomi atas dan status ekonomi menengah ke bawah di Taman Kanak-Kanak Kabupaten Rokan Hulu. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian komparatif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 50 anak usia 5-6 tahun. Teknik pengumpulan data  angket  menggunakan  google  form dengan memakai skala likert berupa 4 pilihan jawaban yang berisikan pernyataan- pernyataan positif (favorable) dan pernyataan negatif (unfavorable) Variabel dalam penelitian ini adalah status ekonomi dan sosio-emosional. Hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa terdapat perbedaan yang signifikan perkembangan sosial emosional anak TK di Kabupaten Rokan Hulu Ditinjau dari status ekonomi orang tua. Hasil analisis dari perkembangan sosial emosional pada anak dengan status sosial ekonomi menengah keatas memiliki perbedaan perkembangan sosial emosional yang lebih signifikan dibandingkan dengan anak yang berasal dari status sosial ekonomi menengah ke bawah.
7661-7668 -
Improving The Fine Motor Ability of Children With Cerebral Palsy Through Contextual Learning Based on Maze Game Media
Faisal Rachmat, Yufiarti Yufiarti, Martini Jamaris, Seto Mulyadi (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5172 | Check in Google Scholar
The Maze game media helps develop children's fine motor abilities, such as flexing fingers and wrists, and fine motor skills linked with the movement skills of both hands, as well as their capacity to combine eye senses and hand activity. This study aims to determine the increase in fine motor skills of children with cerebral palsy through a contextual learning model based on maze game media at 3 to 8 years old at SDLB Type D Disabled Children Foundation, South Jakarta. This research method uses action research. Action research is cycle-oriented research on various actions or interventions carried out by researchers as classroom teachers. The research took place from the design stage to the evaluation of practical classroom interventions regarding teaching and learning activities to enhance the fine motor skills of cerebral palsy-affected students. In the 2021-2022 school year, researchers studied children's fine motor abilities using maze game media. This research consists of three cycles (pre-cycle, cycle 1, and cycle 2). The results of this study indicate that the improvement of fine motor skills of children with cerebral palsy through media-based contextual models maze games are effectively negative or low inclined. This research implies that one of the creative ways to improve fine motor skills is through activities based on contextual learning models based on maze game media. In addition, using maze media can effective communication between class teachers and CP children so that CP children have better concentration and are independent in carrying out their fine motor movements at school and home
Â7669-7678 -
Pengaruh Media Audiovisual terhadap Kemampuan Pengukuran pada Anak Usia Dini
Malpaleni Satriana, Febry Maghfirah, Sopia Sopia (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5379 | Check in Google Scholar
Pengukuran adalah kemampuan matematika yang menyertakan angka untuk mengetahui ukuran suatu benda, sehingga benda tersebut dapat dibandingan dengan benda yang berbeda ataupun sejenis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media audiovisual terhadap kemampuan pengukuran anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian pra-eksperimen menggunakan desain one grup pre-test ang post-test dengan sampel sebanyak 18 anak. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji statistik menggunakan uji Liliefors, Levene dan Paired Sampel T test. Berdasarkan hasil perhitungan kemampuan pengukuran anak sebelum diberi perlakuan adalah 48,8 % masih ditingkat belum berkembang, kemudian setelah diberi perlakuan meningkat hingga 38,7 % menjadi 87,5% dan sudah ditingkat berkembang sangat baik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa media audiovisual memberikan pengaruh terhadap kemampuan pengukuran anak usia 5-6 tahun.
7679-7690 -
Meningkatkan Kemampuan Seni pada Anak Usia 5-6 Tahun melalui Kegiatan Mewarnai
Nabila Selviera Yasmin, Farida Mayar (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.2619 | Check in Google Scholar
Penelitian ini dilatar belakangi oleh sangat pentingnya meningkatkan kemampuan seni pada anak usia dini secara tepat dan optimal, agar tidak mempengaruhi aspek perkembangan yang lainnya, karena aspek perkembangan pada anak usia dini dapat saling mempengaruhi satu sama lain. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan atau untuk mengetahui gambaran-gambaran tentang kemampuan seni pada anak usia 5-6 tahun melalui kegiatan mewarnai. Penelitian ini menggunakan studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan menggunakan sumber–sumber data primer yang terdiri dari jurnal dan buku yang sesuai dengan peneliti. Penelitian ini berfokus tentang kemampuan seni pada anak usia 5-6 tahun yang dapat berkembang secara optimal melalui kegiatan mewarnai. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dengan penerapan kegiatan mewarnai dapat mengoptimalkan kemampuan seni pada anak usia 5-6 tahun, seperti kegiatan mewarnai dengan menggunakan metode 3 dimensi melalui pembelajaran proyek, teknik graffito, dan masih banyak lagi, sehingga bisa sesuai dengan tema, dan materi yang ingin di sampaikan kepada anak.
7691-7696 -
Pengaruh Loose Part terhadap Kemampuan Berbicara melalui Metode Bercerita di Fase Pondasi
Fatkur Alam, Diah Kurniati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.4129 | Check in Google Scholar
Tujuan penelitian ini adalah untuk memilihat pengaruh loose part terhadap kemampuan berbicara melalui metode bercerita di fase pondasi. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment. Populasi penelitian ini di KB Bunga Dahlia dengan sampel anak usia 4-5 tahun pada kelompok Mawar dan Kelompok Dahlia, Kelas kelompok Mawar sebagai kelas kontrol dan Kelompok kelas Dahlia sebagai kelas eksperimen. Hasil penelitian ini adalah adanya pengaruh yang sigifikan dalam penggunaan loose part berpengaruh terhadap kemampuan berbicara melalui metode bercerita anak di fase pondasi di KB Bunga Dahlia Pati. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Apakah ada perbedaan yang signifikan pada kemampuan berbicara anak fase pondasi di KB Bunga Dahlia yang diajar dengan menggunakan dan tanpa menggunakan media loose part melalui metode bercerita?. Penelitian ini di harapkan dapat memberikan kontribusi kepada lembaga agar dapat menggunakan media loose part sebagai alternatif media pembelajaran dalam peningkatan perkembangan bahasa anak. Dan untuk peneliti dapat digunakan sebagai referensi penelitian selanjutnya.
7697-7706 -
Meningkatkan Kemampuan Problem Solving melalui System Thinking dalam Proses Pembelajaran Anak Usia Dini
Heti Triwahyuni, Casnan Casnan, Meliani Gumelarsari, Irman Firmansyah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.4062 | Check in Google Scholar
Tujuan dalam penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan problem solving melalui implementasi sistem thinking dalam proses pembelajaran anak usia dini. Penelitian ini menggunakan Jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan system thinking. Subjek penelitian adalah siswa-siswi TK Triwala. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi langsung, dokumentasi, dan dianalisis dengan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi system thinking dalam proses pembelajaran dapat meningkatkan kemampuan berpikir sistem, berpikir logis anak usia dini bisa untuk menyelesaikan suatu permasalahan melalui hal sederhana dengan stimulus gambar serta panah. Kemampuan siswa untuk menyelesaikan permasalahan pada anak usia dini perlu dilatih dan dibiasakan untuk menjadi sebuah kompetensi siswa dalam menyelesaikan berbagai permasalahan sebagai indikator proses pendidikan yang berkualitas.
7707-7714 -
Impact of Metaverse in Educational Environment
Misran Rahman, Muhammad Muhdi Attaufiq, Endah Setiyowati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5820 | Check in Google Scholar
The purpose of this review is to define of metaverses and to explain their potential and limitations for pedagogical applications in educational environment. The Metaverse has infinite possibilities as a new social communication space. . In other words, the Metaverse is a post-reality universe, an eternal and permanent multi-user environment that combines physical reality and digital virtuality. Regarding the educational use of the metaverse, the following future tasks are proposed: First, teachers need to carefully analyze how students understand the metaverse. Next, teachers should design classes that encourage students to collaboratively and creatively solve problems and complete projects. Third, a educational metaverse platform should be developed to prevent the misuse of student data.
7715-7720 -
Video Prinsip Berhitung Awal Berbasis Kearifan Budaya Lokal Sumatera Selatan
Windi Dwi Andika, Febriyanti Utami, Alrefi Alrefi, Sri Sumarni, Ruri Tria Astika, Rina Siregar, Risca Cahya Sari, Nabila Irianty Hasan (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5675 | Check in Google Scholar
Analisis kebutuhan dari minimnya ketersedian video pembelajaran tentang prinsip berhitung yang mengsung kearifan local budaya di Sumatera Selatan. Tujuan penelitian adalah menghasilkan produk berupa video pembelajaran “tahapan berhitung satu lawan satu†berbasis budaya local yang valid dan praktis, serta mengetahui efek potensial dari video tersebut. Metode pengembangan desain Borg and Gall, partisipan 40 mahasiswa PGPAUD UNSRI. Teknik pengumupulan data: observasi, tes, wawancara. Analisis data menggunakan paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukan pada validitas 96,9% (sangat valid), uji kepaktisan 91% (sangat praktis), dan uji efektifitas t-hit=10,76 yang maknanya produk dinyatakan efektif. Simpulan adalah video berhitung awal yang dikembangkan dinyatakan valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan kemampuan pedagogi mahasiswa. Kelebihan produk: konten video berhitung awal menggunakan daily activity concept, berbasis kearifan budaya local, dan case method oriented. Keterbatasan produk ini hanya memfokuskan pada satu prinsip berhitung anak usia dini yaitu korespondensi satu lawan satu, sehingga sangatlah direkomendasikan digunakan guru.
7721-7731 -
Tumbuh Berkarakter Membangun Kecintaan pada Nilai-Nilai Religius Siswa Kelas 1 Sekolah Dasar
Siti Latifah, Sekar Purbarini Kawuryan (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5692 | Check in Google Scholar
Sekolah Dasar merupakan pendidikan lanjutan dari Taman Kanak-kanak yang akan membentuk karakter dan pengetahuan siswa pada tahap selanjutnya. Penanaman nilai-nilai karakter perlu diajarkan pada siswa, khususnya kelas 1 Sekolah Dasar. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi karakter religius di kelas 1 Sekolah Dasar Negeri dari masa pra-operasional usia 2-7 tahun menuju operasional konkret usia 7-11 tahun. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian etnografi dengan metode kualitatif. Subjek yang terlibat dalam penelitian yaitu siswa kelas 1 Sekolah Dasar dan guru kelas 1. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Analisis data menggunakan deskriptif dan hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa sejak kelas 1 Sekolah Dasar sudah ditanamkan nilai-nilai karakter religius dengan pembiasaan sholat duha bersama, dzikir, surat pendek, sholat Dhuhur berjama’ah dan bersedekah di sekolah. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa membangun kecintaan pada nilai-nilai religius sejak dini dapat menumbuhkan karakter yang baik pada diri siswa sejak usia 6-7 tahun.
7732-7742 -
Pengenalan Rambu Lalu Lintas pada Anak Usia Dini: Pendekatan Metode Vosviewer dalam Kajian Literatur Sistematis
Tania Andari, Rosidah Rosidah, Purwadi Purwadi, Herman Yaarozatulo Harefa, Bram Hertasning (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5325 | Check in Google Scholar
Tujuan penelitian ini dilakukan adalah menganalisis perkembangan penelitian mengenai Pengenalan rambu lalu lintas pada anak usia dini dan dampak pengenalan rambu lalu lintas terhadap tingkat disiplin seseorang dalam berkendaraan di masa akan datang. Metode penelitian yang digunakan dalam artikel ini adalah pendekatan VOSviewer bibliometrik, dan untuk mencari dan mengambil metadatanya menggunakan aplikasi Publish or Perish (PoP) versi 7.31. kemudian data dianalisis secara deskriptif berdasarkan tahun terbit publikasi, nama publisher, produktivitas peneliti, dan ranking jurnal. Hasil dari penelitian ini adalah masih jarangnya penelitian yang membahas topik pengenalan rambu lalu lintas pada anak usia dini khususnya di Indonesia menurut perspektif ilmu transportasi. Harapannya bila sudah ditanamkan kesadaran berlalu lintas maka ketika anak berusia 17 tahun atau pada umur anak boleh menggunakan kendaraan, mereka akan memahami tentang berlalu lintas dengan catatan program edukasi pengenalan rambu lalu lintas telah diintegrasikan ke dalam program pendidikan anak usia dini guna mendorong perilaku aman dan bertanggung jawab di jalan raya.
7743-7754 -
Perkembangan Motorik Halus pada Anak Usia Dini Pasca Pembelajaran Daring Pandemi Covid-19
Efan Yudha Winata (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.4504 | Check in Google Scholar
Pasca pembelajaran daring saat pandemi covid-19, berpengaruh terhadap kemampuan motorik halus anak, disebabkan aktivitas anak lebih banyak berhubungan dengan gadget daripada melatih gerakan otot tangan.Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui perkembangan motorik halus pada anak usia dini pasca pembelajaran daring. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kualitatif deskriptif, dengan partisipan berjumlah 3 orang yang berasal dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) berbeda dengan inisial HY 6 tahun (laki-laki), S 5 tahun (perempuan) dan HR 4 tahun (perempuan). Analisis dari hasil peneilitan yang dilakukan menunjukan bahwa ketiga partisipan mengalami keterlambatan perkembangan motorik halus pada bagian mengontrol gerakan tangan yang dialami partisipan HR, bagian yang berpola pada tingkat sederhana dialami oleh partisipan S, serta pola pada tingkat sulit dialami oleh partisipan HY. Faktor yang melatarbelakangi keterlambatan ini diantaranya  penerapan sistem pembelajaran yang dilakukan secara daring saat pandemi covid-19, kurangnya stimulasi perkembangan oleh guru maupun orang tua, serta pengetahuan orang tua terhadap perkembangan motorik halus pada anak
7755-7762 -
Tranquility-Calmness Parenting of Modern Stoicism
Yacintha Pertiwi, Nelly Marhayati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.4830 | Check in Google Scholar
Parental anxiety increased during the covid 19 pandemic in 2019, many parents had to go more extra to look after and care for their children at home. Parents become irrational in thinking, their emotions become unstable which results in miscommunication and misunderstanding with children. Thus this research aims to uncover concepts and applications of parenting from the perspective of modern-era stoicism that can answer the problem of anxiety in parents today in realizing calm and happiness. Through Research Library and methods Content Analysis the author uses a cognitive psychology approach and a philosophical approach model on actual problems. The results of study include an explanation of application of parenting from the perspective of modern-era stoicism, which are self-control and emotion, focus on what is controlled, trichotomy of control, educating children with calm wisdom and being grateful, foster children's social relations, understand about loss or death, and find peace of self.
7763-7776 -
Pengaruh Kegiatan Membatik Teknik Cap Berbasis Loosepart terhadap Kreativitas di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur
Kartika Rinakit Adhe, Sri Widayati, Nurhenti Dorlina Simatupang, Eka Cahya Maulidah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5492 | Check in Google Scholar
Kurangnya pemahaman tentang potensi penggunaan teknik cap berbasis loosepart dalam merangsang kreativitas siswa maka peneliti melakukan penelitian ini guna dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang potensi penggunaan teknik cap berbasis loosepart dalam merangsang kreativitas siswa, serta memberikan masukan bagi pengembangan kurikulum seni dan budaya di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur. Oleh sebab itu, guru hendaknya mampu menciptakan kegiatan yang dapat menarik perhatian anak. salah satunya yaitu dengan membatik teknik cap berbasis loosepart. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimen one grup pretes post tes. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur. teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini yaitu anak TK B SIKL. Teknik analisis data menggunakan uji-t dengan bantuan SPSS. hasil pretest diperoleh skor sebesar 35% dalam kriteria “rendah†dan saat posttest diperoleh skor sebesar 76% dalam kriteria “tinggiâ€. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan membatik dengan teknik cap berbasis loosepart dapat meningkatkan kemampuan kreativitas anak.
7777-7784 -
Model Pendidikan Muslim Millennial Parents dalam Membina Akhlak Generasi Alpha
Achmad Faqihuddin, Risris Hari Nugraha (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.4884 | Check in Google Scholar
Penggunaan Gadget pada anak menjadi tantangan tersendiri bagi orang tua, khususnya bagi Millennial Parents sebagai orang tua muda. Gadget pada anak selain memiliki manfaat, di sisi lain Gadget juga memiliki dampak buruk bagi tumbuh kembang dan hubungan sosial anak. Masalah yang muncul hari ini yaitu banyaknya anak usia dini kecanduan Gadget. Salah satu upaya dalam menanggulangi kecanduan Gadget diantaranya dengan membatasi waktu anak dalam menggunakan Gadget dan mengalihkan anak dengan aktivitas secara fisik. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk kegiatan informal yang dilakukan Millennial Parents di rumah. Cara Millennial Parents dalam mendidik anak berbeda dengan generasi sebelumnya disebabkan faktor teknologi dan perubahan sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Sebanyak 10 orang tua terlibat sebagai subjek penelitian. Data diambil melalui wawancara, Â observasi dan studi dokumen, Â selanjutnya data dianalisis. Hasil Penelitian menunjukkan Muslim Millennial Parents memiliki kesadaran atas pentingnya mendidik anak dan menanamkan keimanan sejak dini. Selain menggunakan pendekatan konvensional, diantara alternatif yang dipilih Muslim Millennial Parents untuk mempermudah proses pendidikan yaitu menggunakan layanan Home Educator Helper. Home Educator Helper merupakan sebuah platform homeschooling online yang menyediakan kurikulum, evaluasi, support system dan kosultasi pendidikan di rumah.
7785-7799 -
Media Audio Visual : Pendampingan Guru dan Orang Tua Untuk Optimalisasi Kemandirian Anak
Wahono Wahono, Henita Retnasari, Machmudah Machmudah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5786 | Check in Google Scholar
Audio visual merupakan salah satu media yang digunakan dalam menunjang proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan media audio visual berbasis video interaktif untuk optimalisasi sikap kemandirian anak. Penggunaan jenis penelitian berupa penelitian kualitatif yang mengaplikasikan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data oleh peneliti dengan mengaplikasikan: tehnik observasi, tehnik wawancara beserta dokumentasi. Kegiatan observasi pelaksanaannya terhadap aktivitas anak sebelum dan sesudah menggunakan audio visual yang berjumlah 10 anak, fokus pada penelitian yakni pada 5 anak pada tahap “Belum Berkembang (BB)â€. Dari hasil penelitian terlihat perubahan sikap pada anak yang awalnya masih enggan melakukan kegiatan secara mandiri setelah diterapkan pembelajaran menggunakan audio visual ,anak cenderung antusias serta termotivasi mengikuti pembelajaran, memudahkan anak memahami penyampaian materi pembiasaan kemandirian. Nilai kemandirian dapat diperoleh dari kegiatan pembiasaan yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari anak kelompok B seperti pembiasaan mencuci tangan, membereskan mainan setelah digunakan, menggunakan kaos kaki dan sepatu sendiri. Keberhasilan juga didukung peran orang tua dalam mengaplikasikan media audio visual kepada anak. Orang tua melatih dan mempraktekkan kepada anak sikap kemandirian yang sesuai dengan video interaktif sehingga anak anak lebih mudah mengaplikasikan nya dalamÂ
7800-7799 -
Development of Culture-Based Learning Through Children’s Kerinci Folk Stories in Kindergarten
Baiti Latifa, Dadan Suryana, Farida Mayar, Nenny Mahyuddin (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5582 | Check in Google Scholar
Introduction to regional culture needs to be introduced from an early age through education. One form of instilling cultural values in schools is through culture-based learning. This research aims to develop culture-based learning through Kerinci folklore in kindergartens. The type of research used is Research and Development with the Born & Gall Design Model. The subjects of this research consisted of 20 children at the Pembina Pondok Tinggi State Kindergarten, Sungai Full City. Development of culture-based learning through Kerinci folklore at the Pembina Pondok Tinggi State Kindergarten seen in terms of learning activities and children's learning outcomes. From the aspect of learning activities during the implementation of learning, children are enthusiastic in listening, responding and carrying out evaluations. The results of children's development as seen from the observation sheet on six aspects of child development show that the children's scores during the pre-test and post-test have all increased, meaning that culture-based learning is effective to use and apply in learning. So, that the expected development according to the child's age can be achieved well and maximum.
7809-7818 -
Peran Karakter Pendidik PAUD dalam Proses Pembelajaran Pada Anak Usia Dini
Raihana Raihana, Alucyana Alucyana, Dian Tri Utami, Kudwatun Nisa, Safa Aulia Fitri (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5883 | Check in Google Scholar
Karakter yang harus dimiliki oleh pendidik PAUD sangat berbeda dengan karakter pendidik pada jenjang diatasnya. Pondasi yang dibangun dalam PAUD memerlukan struktur yang kuat, baik aspek pembelajaran dalam kegiatan bermain maupun pengembangan potensi anak, sehingga diperlukan tenaga pendidik yang juga mempunyai karakter kuat dan berbeda. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui seperti apa karakter pendidik PAUD yang diperlukan dalam proses pembelajaran pada anak usia dini. Metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus merupakan metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan 4 orang informan yang merupakan guru di TK Mata Air Zam Zam. Hasil penelitian ditemukan bahwa ada 7 karakter yang harus dimiliki oleh pendidik PAUD yaitu 1) seorang guru harus pandai dalam membawa diri. 2) mampu berintegrasi dengan dunia anak. 3) mempunyai rencana dan persiapan dalam mengajar. 4) mempunyai kesabaran yang besar. 5) mempunyai sifat mengasuh. 6) mempunyai rasa ingin tahu yang kuat dalam belajar. 7) mempunyai sikap kreatif dalam belajar.
7819-7825 -
Aplikasi 'Berka' untuk Meningkatkan Pemahaman Kosakata pada Anak Usia Dini yang Terlambat Bicara
Rachma Hasibuan, Muhammad Reza, Melia Dwi Widayanti, Miftakhul Jannah, Moh. Iqbal Assyauqi (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5866 | Check in Google Scholar
Artikel ini meneliti potensi transformasi teknologi dalam mendidik anak usia dini, terutama yang mengalami keterlambatan bicara. Fokus utamanya adalah mengevaluasi dampak Aplikasi "BERKA" yang menggunakan Augmented Reality pada perkembangan bahasa, pemahaman kosakata, dan struktur kalimat anak-anak tersebut. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif yang kuat dan mengadopsi Technology Acceptance Model. Efektivitas Aplikasi "BERKA" dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak usia dini dinilai dalam penelitian ini. Metode yang digunakan dalam artikel ini adalah metode kuantitatif. Temuan yang diperoleh memberikan bukti yang signifikan, menunjukkan perbedaan yang substansial antara kelompok yang menggunakan Aplikasi "BERKA" dengan Augmented Reality dan kelompok kontrol yang menerima pembelajaran konvensional. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan bahwa Asymp. Sing. (2-tailed) sebesar 0,005 sehingga p < 0,05 atau 0,005 < 0,05 maka H0 ditolak dan H1 diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata antara pre-test dengan post-test yang mengalami kenaikan nilai skornya pada hasil post-test sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan Aplikasi Berka (Belajar Kata) Berbasis “Augmented Reality†efektif digunakan untuk meningkatkan Pemahaman Kosa Kata Anak yang mengalami keterlambatan berbicara. Â
7826-7835. -
Analisis Model Pembelajaran 4C pada Sekolah Ramah Anak di Kelas Rendah Sekolah Dasar Kota Surakarta
Oktiana Handini (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5719 | Check in Google Scholar
Pembelajaran sebuah cara atau tujuan untuk dapat memberikan keberhasilan bagi peserta siswa didik. Pada pembelajaran 4 C terkait critical thinking, communication, collaboration dan creativity dan innovation. Kolaburasi yang tepat serta sesuai akan memberikan hasil yang maksimal . Model pembelajaran 4C yang diterapkan di sekolah anak sekolah dasar di kota Surakarta memberikan pencerahan untuk pembelajaran yang sesuai dengan kondisi sekarang. Analisis dari hasil pembelajaran sangat baik dan memberikan pencerahan serta tepat anak mendapatkan pembelajaran yang maksimal. Kemampuan meningkat dengan metode 4 C. Guru sangat tepat menggunakan metode 4 C , untuk tujuan kesuksesan dalam pendidikan. Kolaburasi yang baik memberikan hasil pembelajaran yang maksimal. Siswa SD diransang untuk dapat berfikir secara kritis dan adanya komunikasi yang baik, mengedepankan system kolaburasi, kreativitas dan inovasi sangat dibutuhkan untuk sebuah keberhasilan mengajar. Pembelajaran 4 C sangat sesuai untuk diterapkan pembelajaran pada era globalisasi. Merangsang siswa didik berfikir kedepan, cepat dan kritis. Hasil dari artikel tulisan pembelajaran 4 C sangat tepat diterapkan dalam pembelajaran siswa sekolah ramah anak di kelas rendah sekolah dasar di Surakarta. Simpulan pembelajaran dipilih yang sesuai untuk kebersalilan dan sesuai dengan era zaman. 4 C sesuaiÂ
7836-7842 -
Analysis of Independent Curriculum Based on Differentiated Learning Early Childhood Education Level
Rabitah Hanum Hasibuan, Arie Dwi Ningsih (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5881 | Check in Google Scholar
Differentiated learning has a close relationship with children's developmental achievements, especially with the abilities of the basic educational concepts of the alpha generation. when differentiated learning can be implemented well, there will be recognition and attention to individual differences between children. this allows teachers to respond specifically to each child's characteristics and learning needs. this research aims to describe teachers' reflections on the application of basic preschool concepts in implementing differentiated learning and to describe the improvements and advantages made by kindergarten teachers in implementing differentiated learning. this research uses interview techniques as data collection and documentation techniques in the form of pictures in the classroom and school environment. the data source for this research is a learning teacher at a driving school. the data was analyzed using the mil amd hubbermen data analysis technique, namely the flow analysis technique. the results of this research show that group b kindergarten teachers' reflections on differentiated learning carried out in driving schools include diagnostic assessments, content differentiation, process differentiation, and product differentiation. in more detail, the implementation experienced quite a lot of obstacles and there were even activities that were outside the provisions of the independence provisions.
7843-7850 -
Multimedia Pembelajaran Permainan Edukatif untuk Mengembangkan Aspek Nilai Agama dan Moral Anak Usia Dini
Sri Suharti, Mulyadi Eko Purnomo, Karoma Karoma (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5876 | Check in Google Scholar
Berdasarkan hasil studi pendahuluan yang penulis lakukan ditemukan beberapa hal yang melatarbelakangi penelitian ini yaitu masih terbatasnya penggunaan multimedia pembelajaran nilai agama dan moral, metode pembelajaran kurang bervariasi, dan pembelajaran masih menggunakan lembar kerja siswa sehingga perlu inovasi multimedia pembelajaran yang menarik dan menyenangkan. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan multimedia pembelajaran permainan edukatif yang teruji validitasnya, kepraktisannya, keefektifannya. Metode penelitian menggunakan kombinasi pengembangan model Alessi & Trollip dan evaluasi formatif dari Tessmer. Produk multimedia pembelajaran divalidasi oleh ahli para ahli yaitu ahli materi dan media kemudian diujicobakan penggunaannya dalam uji coba individu, kelompok kecil, dan lapangan untuk menguji kepraktisan dan keefektifan penggunaannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa multimedia pembelajaran yang dikembangkan teruji validitas, praktikalitas, dan efektifitasnya dibuktikan dengan hasil 93,57% kategori baik sekali. Dengan demikian pengembangan multimedia pembelajaran permaianan edukatif yang dikembangkan dinyatakan valid, praktis, dan efektif.
7851-7862 -
Identifikasi Kemampuan Dasar dalam Proses Membaca Teks Eksplanasi Menggunakan Metode SQ3R di Sekolah Dasar
Latif Latif, Syahrul Ramadhan, Muhkhaiyar Muhkhaiyar, Ahmad Johari Sihes (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5850 | Check in Google Scholar
Secara umum penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai macam keterampilan dasar proses membaca siswa kelas VI SDN 29 Pekanbaru. Proses membaca selama ini di kelas kurang menekankan pada keterampilan dasar membaca, sehingga pemahaman  membaca  sangat  lemah.  Padahal  pemahaman  membaca  siswa  sangat ditentukan oleh kemampuan dasar membaca siswa. Metode yang digunakan guru tidak bervariasi dan masih konvensional, sehingga metode SQ3R (survey, question, read, recite, review) digunakan untuk meningkatkan pemahaman membaca teks eksplanasi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data utama dalam penelitian ini adalah observasi partisipatif dan wawancara mendalam terhadap siswa dan guru serta dokumentasi. Secara keseluruhan, dengan menggunakan metode SQ3R, siswa dominan diidentifikasi memiliki rata-rata 4-5 keterampilan membaca dasar. Hal ini menunjukkan bahwa siswa mempunyai daya dalam memahami teks bacaan.
7863-7872 -
Upaya Pengembangan Nilai-Nilai Pendidikan Pancasila Anak Usia Dini
Titi Kusrina (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5872 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk membahas bagaimana membentuk nilai Pendidikan Pancasila pada TK dalam mengkonstruksi identitas Nilai-Nilai Pancasila pada anak usia dini sesuai dengan nilai Ketuhanan Yang Maha Esa dan misi. Penelitian deskriptif ini menggunakan obyek yang alamiah, dimana peneliti adalah sebagai instrumen kunci. Teknik pengumpulan data dilakukan secara triangulasi dengan analisis data bersifat induktif. Laporan penelitian berisi kutipan-kutipan yang berasal dari hasil wawancara, catatan lapangan, foto, rekaman, dokumen, dan catatan atau memo. Hasil penelitian di TK Harapan Bunda Wotgalih Jatinegara Kabupaten Tegal sebagai subjek. menunjukkan bahwa pembentukan nilai-nilai Pendidkan Pancasila Anak Usia Dini di Sekolah untuk mengembangkan sesuai dengan nilai-nilai Pendidikan Pancasila yaitu antara lain bisa menghafalkan ke lima Pancasila dan menanamkan kepribadian anak meliputi nilai keagamaan, tanggung jawab, disiplin, kebiasaan, kerja sama siswa, saling menghargai, dan aktivitas spontan. Menggunakan budaya sekolah untuk membentuk kepribadian siswa. Untuk menanamkan nilai-nilai pendidikan Pancasila pada anak-anak, guru harus memiliki sikap yang kuat dan menyenangkan.
7873-7882 -
Perencanaan Kurikulum dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Anak Usia Dini
Marjuki Marjuki, Ach. Baidowi (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5742 | Check in Google Scholar
Tujuan penelitian untuk menganalisis dan mendeskripsikan perencanaan kurikulum dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kelompok Bermain Nur Masithah Sampang. Penelitian dengan kualitatif melalui pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data: wawancara kepada 1 kepala sekolah, 3 guru dan 2 orang tua. Teknik pengolahan data: reduksi, penyajia data dan penyimpulan. Teknik keabsahan data dengan kredibelitas dan konfirmabilitas. Hasil penelitian: tahap perencanaan kurikulum: (1) analisis kebutuhan: analisis internal yakni alat permainan edukatif, guru dan perlengkapan pembelajaran. Analisis eksternal yakni masukan orang tua dan kebijakan pemerintah. (2) landasan filosofi: Al-Qur’an, Hadits, Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Peraturan Pemerintah, dan Peraturan Presiden. (3) desain kurikulum: merancang kurikulum melalui permainan edukatif, pendidikan agama dan olahraga; validasi kurikulum oleh pengawas pendidikan anak usia dini dan dinas pendidikan kabupaten; implementasi kurikulum dengan 2 hari permianan edukatif, 1 hari pendidikan agama dan 1 hari olah raga; evaluasi kurikulum melalui raport siswa. (4) rencana induk pengembangan: penyediaan alat permainan edukatif, pelatihan guru dan mengikutkan lomba. Kesimpulan: proses perencanaan kurikulum terlaksana dengan baik dan menghasilkan kurikulum sesuai yang diinginkan sekolah dan masyarakat.
Â
7883-7892 -
Implemenatsi Kegiatan Bermain Cak Bur terhadap Peningkatan Sosial Emosional pada Anak Usia Dini Selama Masa Pandemi
Isra Miyarti, Nurhafizah Nurhafizah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5204 | Check in Google Scholar
Masa pandemi Covid 19 merubah pola hidup masyarakat pada bidang pendidikan yang mengharuskan setiap anak menggunakan gadget untuk mendapatkan hak mereka dalam proses belajar yang mengalami perubahan yang sangat drastis sehingga aspek perkembangan sosial emosional tidak terstimulasi dengan baik. Hal ini disebabkan anak tidak bisa bermain dengan teman sebayanya selama lebih kurang 1,5 tahun lamanya. Oleh karena itu, diperlukan permainan yang menyenangkan bersama dengan teman sebayanya seperti permainan tradisional Cak bur. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pelaksanaan permainan Cak bur terhadap peningkatan sosial emosional anak. Metode yang diambil dalam penelitian ini yaitu menggunakan literature dari jurnal terakreditasi dengan analisis data deskriptif. Hasil dari penelitian ditemukan dari 22 jurnal yang terjaring, terdapat 5 jurnal relevan. Dapat disimpulkan bahwa permainan tradisonal Cak bur dapat meningkatkan ketrampilan sosial anak sejak usia dini antara lain: Kerjasama, membiasakan anak bersikap jujur, terbiasa disiplin, tumbuhnya rasa toleransi, bertanggung jawab, serta membiasakan anak bersikap berlapang dada
7893-7899 -
Inovasi Media Pembelajaran Berbasis Cerita Materi Geometri untuk Anak Usia 5-6 Tahun
Syafdaningsih Syafdaningsih, Hasmalena Hasmalena, Rukiyah Rukiyah, Ari Sofia, Lia Dwi Ayu Pagarwati, Dara Zulaiha, Rina Rahayu Siregar, Wulan Putriani, Ersya Muharommah Putri (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5782 | Check in Google Scholar
Pembelajaran matematika sering kali dianggap menakutkan bagi semua kalangan termasuk anak usia dini. Untuk itu perlu nya media dalam menunjang pembelajaran agar optimal dan mudah dalam menyampaikan materi kepada peserta didik. Namun, guru sering kali kesulitan dalam menjumpai dan memvariasikan media untuk pembelajaran matematika. Untuk itu penelitian ini bertujuan untuk menciptakan sebuah inovasi media pembelajaran berupa media pembelajaran berbasis buku cerita materi geometri untuk anak usia dini yang valid dan praktis. Metode yang digunakan dalam melakukan penelitian yaitu penelitian R&D dengan model Rowntree. Model Rowntree memiliki 3 tahap yaitu perencanaan, pengembangan dan Evaluasi. Evaluasi peneliti mengadopsi tahap dari model evaluasi formatif Tessmer yang terdiri dari tahap self evaluation, expert review, one-to-one evaluation, dan small group evaluation. Hasil penelitian menyatakan produk berupa media pembelajaran berbasis buku cerita materi geometri dinyatakan valid secara ahli dan juga dan praktis secara pengguna yaitu guru dan anak.
7900-7912 -
Kemampuan Problem Solving Anak Usia Dini melalui Bermain Puzzle pada PAUD
Sri Ratna, Imamah Imamah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5868 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk menggali bagimana kemampuan problem solving anak usia dini melalui permainan puzzle. Anak usia dini memiliki keingintahuan alami untuk memahami dunia sekitar mereka, dan bermain puzzle sebagai cara yang efektif untuk mengembangkan kemampuan pemecahan masalah mereka. Metode penelitian yang digunakan dalam artikel ini ialah studi kasus dengan menempatkan sekelompok anak usia dini dalam berbagai aktivitas puzzle. Subjek penelitian ini adalah siswa PAUD Kinta Anak Ceria Kota Batam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bermain puzzle dapat meningkatkan kemampuan problem solving pada anak usia dini. Mereka belajar untuk mengidentifikasi pola, menghubungkan informasi, dan merencanakan langkah-langkah untuk menyelesaikan teka-teki. Selain itu, aktivitas ini juga membantu mereka mengembangkan keterampilan kognitif seperti pemecahan masalah, pemikiran logis, dan kreativitas.
7913-7924 -
Problematika Manajemen Kurikulum Merdeka pada Siswa Taman Kanak-Kanak
Saring Saring, Sigit Widiyarto (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5890 | Check in Google Scholar
Kurikulum merdeka dirancang agar siswa mempunyai potensi kemandirian yang berdasarkan penguatan karakter Pancasila. Proses aplikasi kurikulum masih mempunyai kendala. Pembelajaran kurikulum merdeka sebaiknya dijalankan dengan manajemen berbasis sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aspek saja yang perlu ditingkatkan pada pelaksanaan kurikulum merdeka di Taman Kanak kanak di kecamatan Cilengsi Bogor dan untuk mengetahui kendala yang ditemui dalam pelaksanaan kurikulum merdeka pada TK di kota Bogor. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Responden, terdiri dari guru, kepala sekolah dan orang tua siswa. Penelitian dilakukan pada sekolah taman kanak-kanak di kota Bogor Jawa Barat. Hasil penelitian adalah, aspek manajemen dan pengelolaan pendidikaan berdasarkan kurikulum Merdeka merupakan aspek yang paling penting dikelola, disamping aspek-aspek lain. Kendala utama dalam pelaksanaan kurikulum merdeka adalah guru memerlukan pemahaman yang utuh tentang kurikulum, dan perlu persiapan sarana dan prasarana yang lebih lengkap. Pemerintah perlu mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kurikulum tersebut.
Â7925-7932 -
Implementasi Perkembangan Bahasa Anak Usia 5-6 Tahun melalui Metode Bercerita
Fathonah Wahyu Utaminingtyas Fajari, Zulkarnaen Zulkarnaen (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5620 | Check in Google Scholar
Pendidikan prasekolah adalah periode kritis dalam perkembangan bahasa anak-anak. Salah satu metode yang digunakan untuk meningkatkan perkembangan bahasa anak usia 5-6 tahun adalah metode bercerita. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi perkembangan berbahasa anak usia 5-6 tahun melalui metode bercerita dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Penelitian dilakukan di Taman Kanak-Kanak ’Aisiyah Ngaru-Aru Kecamatan Banyudono Kabupaten Boyolali. Subjek penelitian adalah guru dan siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, analisis isi, dan temuan-temuan yang mendukung hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode bercerita dapat meningkatkan perkembangan bahasa anak usia 4-6 tahun. Ditegaskan juga bahwa pentingnya integrasi metode bercerita dalam pendidikan prasekolah sebagai alat yang efektif untuk memperluas kosakata, meningkatkan kemampuan berbicara, dan mempromosikan hubungan komunikasi yang baik antara anak-anak dan orang tua atau guru.
7933-7939 -
Digital English-mediated Instruction: Kajian Reflektif Implementasi Pembelajaran Bahasa Inggris Virtual bagi Anak Usia Dini
Mozes Kurniawan (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5496 | Check in Google Scholar
Pembelajaran digital yang menawarkan fleksibilitas pembelajaran direspon baik oleh bidang pendidikan salah satunya pembelajaran bahasa Inggris. Praktisi pembelajaran bahasa Inggris yang masih dinilai sukar untuk dipelajari mengintegrasikan teknologi untuk menambah peluang kemudahan dipelajarinya subyek tersebut. Penelitian kualitatif deskriptif ini menggunakan refleksi hasil pengajaran di kelas bahasa Inggris virtual di PHMS School jenjang TK yang melibatkkan 5 siswa dalam sekali pertamuan yang terancang untuk 4 kali pertemuan. Responden yang terlibat sejumlah 9 orang pengajar pada 4 pertemuan belajar bahasa Inggris virtual. Adanya persiapan dan pelaksanaan yang baik pada sisi kolaborasi pengajar, kelengkapan rencana pembelajaran dan antisipasi penggunaan bahasa Inggris mendukung pembelajaran bahasa Inggris virtual. Tersaji pula berbagai komponen bahasa Inggris yang dinilai mudah hingga sukar diajarkan secara virtual legkap dengan strategi penuntasan aktivitas pembelajaran saat itu. Akhirnya, pembelajaran bahasa Inggris virtual untuk anak-anak TK pada rentang usia 4 – 6 tahun di TK tersebut dinilai berjalan dengan baik.
7940-7952 -
Video Cooking Class Berbasis Daun Kelor untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Anak
Dewi Martha, Farida Mayar (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5511 | Check in Google Scholar
Pengembangan kognitif anak diarahkan pada beberapa pengembangan salah satunya sains. Saat observasi ke lapangan peneliti menemukan permasalahan rendahnya keterampilan proses sains anak, ini dikarenakan keterbatasan media untuk menstimulasi keterampilan proses sains. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan video pembelajaran cooking class berbasis daun kelor untuk meningkatkan keterampilan proses sains anak usia dini. Metodologi penelitian ini hasil modifikasi model pengembangan dari Borg and Gall, Gall dengan 9 tahapan. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, lembar observasi dan angket respon guru. Berdasarkan hasil penelitian berupa uji validasi media mendapatkan nilai persentase sembilan puluh enam persen dengan kriteria kelayakan sangat valid. Hasil angket respon guru menunjukkan persentase tujuh puluh satu persen dengan kriteria praktis. Hasil analisis data menunjukkan pengembangan video pembelajaran cooking class berbasis daun kelor efektif untuk meningkatkan meningkatkan keterampilan proses sains anak secara signifikan.
7953-7964 -
Media Buku Cerita bergambar berbasis inkuiri untuk mengembangkan kreativitas anak
Yashinta Salsa Billa, Rakimahwati Rakimahwati, Farida Mayar, Yaswinda Yaswinda (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5727 | Check in Google Scholar
Kreativitas anak merupakan kunci penting dalam pengembangan potensi mereka, tetapi seringkali belum mencapai tingkat optimal. Anak-anak menghadapi tantangan seperti keterbatasan monotonnya media pembelajaran yang ada. Dalam rangka merespon kebutuhan ini, penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE untuk mengembangkan buku cerita bergambar inkuiri yang diharapkan dapat merangsang dan meningkatkan kreativitas anak di taman kanak-kanak. Subjek penelitian adalah anak-anak di taman kanak-kanak. Data dikumpulkan melalui angket untuk mengukur persepsi guru dan siswa terhadap buku cerita tersebut. Analisis data melibatkan metode statistik deskriptif dan analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku cerita inkuiri memiliki validitas, praktikalitas, dan efektivitas tinggi dalam meningkatkan kreativitas anak. Respons positif dari guru dan siswa, serta perubahan signifikan dalam hasil belajar anak, menandakan keberhasilan implementasi. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa buku cerita bergambar inkuiri efektif dalam meningkatkan kreativitas anak, memberikan kontribusi positif dalam pengembangan model pembelajaran berbasis inkuiri di taman kanak-kanak.
7965-7976 -
Video Edukasi Gizi Berbasis Makanan Tradisional dalam Pengenalan Budaya Minangkabau
Deni Eka Putra, Delfi Eliza (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5312 | Check in Google Scholar
Pembelajaran mengenal budaya cendrung terlupakan oleh guru sehingga pembelajaran mengenai budaya belum terlaksana. Hal tersebut terlihat dari RPPH bahkan kurikulum yang tidak memuat budaya. Selain itu belum adanya media untuk mengenalkan budaya Minangkabau seperti tentang makanan tradisional, sehingga pengetahuan anak tentang budayanya sendiri masih rendah. Hal ini terlihat dari anak yang belum mengenal nama makanan tradisional Minangkabau bahkan lebih mengenal nama makanan cepat saji dan snack instan.. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan Pengembangan Video Edukasi Gizi Berbasis Makanan Tradisional dalam Pengenalan Budaya Minangkabau Anak Usia Dini yang valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan model ADDIE (Analisis, Desain, Development, Implemention, dan Evaluation). Hasil validitas Pengembangan Video Edukasi Gizi Berbasis Makanan Tradisional dalam Pengenalan Budaya Minangkabau Anak Usia Dini dinyatakan valid dan hasil kelayakan media sangat layak digunakan, dengan nilai rata-rata Aiken’s V  oleh  ahli materi yaitu 0,83 dan  hasil nilai rata-rata Aiken’s V oleh ahli media yaitu 0,84. Hasil praktikalitas Pengembangan Video Edukasi Gizi Berbasis Makanan Tradisional dalam Pengenalan Budaya Minangkabau Anak Usia Dini dinyatakan sangat praktis, dengan hasil rata-rata persentase praktikalitas yaitu 93%. Hasil presentase efektivitas yaitu 96% dan Pengembangan Video Edukasi Gizi Berbasis Makanan Tradisional dalam Pengenalan Budaya Minangkabau Anak Usia Dini dinyatakan sangat efektif. Dapat disimpulkan media Video Edukasi Gizi Berbasis Makanan Tradisional dalam Pengenalan Budaya Minangkabau Anak Usia Dini dinyatakan valid, praktis dan efektif.
7977-7991 -
Bagaimana Proses Belajar Berwirausaha dan Budaya pada Anak Usia Dini?
Dellia Mila Vernia, Hugo Aries Suprapto, Bambang Sumadyo, Nurdin Nurdin, Sigit Widiyarto (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5894 | Check in Google Scholar
Kewirausahaan menjadi bahasan penting manakala ingin berbicara tentang kemajuan ekonomi bangsa. Beberapa aspek perlu disiapkan, termasuk pengenalan kewirusahaan berbasis budaya terhadap anak usia dini dalam pendidikan anak usia dini (PAUD). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pembelajaran kewirausahaan berbasis budaya di PAUD dan mengetahui bagaimana budaya dapat diperkenalkan kepada siswa di PAUD. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif. Responden terdiri dari kepala sekolah, guru dan orang tua murid. Pengambilan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Instrumen digunakan adalah instrument wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran pengenalan kewirausahaan tidak dapat dipaksa, melainkan menggunakan metode bermain beserta metode dan program yang terfokus pada kewirusahaan. Pengenalan budaya dapat dilakukan dengan memberikan berbagai macam produk yang dapat dijual, seperti makanan tradisional Indonesia. Budaya tidak hanya berkaitan dengan makanan tradisional, namun mencakup, tradisi,adat istiadat, baju daerah , lagu daerah serta cerita rakyat. Implikasi dari penelitian ini adalah perlu pembuatan kurikulum yang baku dan adaptif bagi pembelajaran anak usia dini.
7992-7999 -
Urgensi Kecerdasan Spiritual dalam Pencegahan Stres Pendekatan Bimbingan dan Konseling
Sri Haryanto (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5904 | Check in Google Scholar
Penelitian ini mengeksplorasi peran kecerdasan spiritual dalam mencegah dan mengelola stres, dengan pendektan pendekatan bimbingan dan konseling. Kecerdasan spiritual didefinisikan sebagai kemampuan untuk mencari makna dan tujuan hidup, serta memperoleh ketenangan dalam menghadapi tantangan kehidupan. Pendekatan ini mengintegrasikan dimensi spiritualitas dalam proses konseling untuk membantu individu mengatasi stres secara efektif. Kecerdasan spiritual, yang merujuk pada kemampuan seseorang untuk menghadapi masalah hidup dengan pemahaman mendalam tentang nilai dan makna, ditemukan sebagai faktor yang berkontribusi pada pengurangan tingkat stres. Artikel ini menyajikan tinjauan literatur tentang konsep kecerdasan spiritual, dampak stres pada kesejahteraan mental dan fisik, serta peran bimbingan dan konseling dalam memperkuat kecerdasan spiritual dan mengurangi stres. Pendekatan praktis untuk mengintegrasikan kecerdasan spiritual dalam praktik konseling juga dibahas, termasuk teknik-teknik seperti meditasi, refleksi diri, dan praktik-praktik spiritual lainnya. Melalui pemahaman yang mendalam tentang kecerdasan spiritual, konselor dapat membantu individu menemukan kedamaian dalam diri mereka sendiri, mengatasi stres, dan membangun kesejahteraan holistik. Hasil studi menunjukkan pemahaman yang mendalam tentang kecerdasan spiritual dapat menjadi landasan penting dalam pencegahan dan penanganan stres secara holistik.
8000-8008 -
Meningkatkan Kreativitas Anak Usia 5-6 Tahun melalui Kegiatan Menganyam Menggunakan Bahan Alam
Erma Erma, Yaswinda Yaswinda (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.2667 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang kreativitas anak usia 5-6 tahun melalui kegiatan menganyam menggunakan bahan alam di TKN Pembina 2 Bantan. Sampel penelitian dilakukan pada anak usia 5-6 tahun sebanyak 15 anak. Metode penelitian yang digunakan bersifat kuantitatif dengan desain quasi ekspremental dengan jenis pretest dan postest control group desing. Instrument pengumpulan data penelitian menggunakan lembar observasi. Adapun Teknik pengelolahan data menggunakan SPSS 27.0 untuk melihat apakah hipotesis Ha dan Ho diterima atau di tolak. Berdasarkan hasil uji T diketahui nilai signifikan = 0.196 yang berarti lebih besar dari a 0.05 artinya data tersebut berdistribusi normal. Selain itu juga dilakukan uji homogenitas pada sample penelitian. Dari hasil pengujian maka data bersifat homogen dengan perolehan angka 0.554 yang lebih besar dari taraf signifikan 0.05. Maka hipotesis Ha diterima dan Ho ditolak. Dari hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan bahwa kreativitas anak usia 5-6 tahun melalui kegiatan menganyam menggunakan bahan alam di TKN Pembina 2 Bantan.
8009-8018 -
Pengembangan Video Animasi Putri Tujuh untuk Penanaman Nilai Karakter di Taman Kanak-Kanak Melati
Sri Ermiwati, Farida Mayar (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5308 | Check in Google Scholar
Penanaman karakter sejak dini sangat menentukan pembentukan kepribadian anak. Pengenalan Budaya Melayu Riau sebagai jati diri dan karakter anak budaya melayu riau sangat penting bagi anak dalam mewarisi budaya yang ada di lingkungan masyarakatnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan produk Pengembangan Video Animasi Putri Tujuh untuk Penanaman Nilai Karakter di Taman Kanak-Kanak Melati. Produk ini dikembangkan sesuai dengan tahapan perkembangan anak dengan tema dan sub tema serta indikator yang dilaksanakan menurut kurikulum 2013 PAUD. Penelitian ini menggunakan Metode research and development dari ADDIE dengan teknik pengumpulan data menggunakan angket. Uji coba dilakukan untuk mengetahui validitas, praktikalitas, dan efektivitas produk Pengembangan Video Animasi Putri Tujuh untuk Penanaman Nilai Karakter di Taman Kanak-Kanak Melati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Video Animasi Putri Tujuh dinyatakan valid, praktis, dan efektif untuk Penanaman Nilai Karakter di Taman Kanak-Kanak Melati.
8019-8034 -
Pengaruh Knowledge Sharing Behavior terhadap Innovative Behavior pada Guru PAUD
Marhisar Simatupang (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.4430 | Check in Google Scholar
Pada tahun 2022 pemerintah menerapkan program merdeka belajar di sekolah-sekolah yang ada di Indonesia. Program ini ternyata tidak mampu diterima oleh semua guru dikarenakan beberapa faktor intrinsic dan ekstrinsik. Untuk melaksanakan program ini dibutuhkan perilaku inovatif dari setiap guru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh knowledge sharing behavior terhadap innovative bahvior pada guru PAUD. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jumlah sampel yang dilibatkan sebanyak 166 guru PAUD. Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat pengaruh knowledge sharing behavior terhadap innovative bahvior pada guru PAUD. Artinya semakin tinggi knowledge sharing behavior maka akan meningkatkan innovative bahvior pada guru PAUD.
8035-8040 -
Meningkatkan Keterampilan Motorik Halus Anak Usia Dini melalui Permainan Eduktif Puzzle
Ahmadin Ahmadin, Hendra Hendra, Lukman Lukman, Nurfidianty Annafi, Muslim Muslim (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5905 | Check in Google Scholar
Keterampilan motorik halus sangat penting bagi perkembangan Anak Usia Dini. Cara untuk mengembangkan keterampilan motorik halus pada Anak Usia Dini salah satunya adalah melalui permainan edukatif, salah satunya adalah puzzle. Permainan ini dapat mengasah perkembangan mototik halus pada anak. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh dari kegunaan mainan edukatif khususnya puzzle terhadap perkembangan keterampilan motorik halus Anak Usia Dini. Metode penelitian ini penelitian kualitatif deskriptif. Populasi penelitian ini terdiri dari 15 anak di TK Al-Mahasin Kota Bima. Cara mengumpulkan data melalui observasi. Hasil penelitian membuktikan bahwa permainan puzzle pada Anak Usia Dini di TK Al-Mahasin Kota Bima sesuai langkah-langkah yang sudah ditetapkan dengan kriteria Baik. Aktivitas anak saat mengikuti kegiatan pembelajaran pengembangan aspek motorik halus dalam dalam kegiatan meniru bentuk mengalami peningkatan dengan mencapai kriteria Seluruhnya Aktif, begitu juga dengan kreativitas anak saat mengikuti kegiatan pembelajaran mengalami peningkatan dengan mencapai kriteria Seluruhnya Kreatif sehingga hasil pengembangan aspek motorik halus mengalami perkembangan dengan kriteria seluruhnya berkembang.
8041-8048 -
Pengalaman Pendidik TK Reguler Mengajar Anak Berkebutuhan Khusus
Pamuji Pamuji, Nurul Khotimah, Siti Mahmudah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.2666 | Check in Google Scholar
Artikel ini membahas pentingnya suara pendidik dalam gerakan kesetaraan dan keberagaman, khususnya terkait pendidikan inklusi anak usia dini. Meskipun pendidikan inklusi semakin diterima secara luas, kontribusi dan pengalaman pendidik mengenai praktik terbaik dan tantangan yang dihadapi seringkali diabaikan. Melalui pendekatan fenomenologi dan metode kualitatif, Â tujuan penelitian berskala kecil ini mengeksplorasi pemahaman dan pengalaman lima pendidik anak usia dini tentang pendidikan inklusi di lima taman kanak-kanak di Jawa Timur. Analisis tematik data penelitian menggarisbawahi inklusi sebagai hak untuk diterima dan berpartisipasi penuh; kebutuhan untuk modifikasi guna mewujudkan budaya penerimaan, keberagaman, dan inklusi; kurangnya dukungan dan pengembangan profesional yang tidak memadai; serta pentingnya dukungan praktik yang efektif melalui hubungan dengan keluarga, para ahli, dan anak-anak. Temuan penelitian ini menyoroti implikasi pentingnya pengembangan profesional berbasis bukti yang lebih berfokus pada kebutuhan sehari-hari pendidik anak usia dini.
8049-8060 -
Optimalisasi Pendidikan Kristen Anak Usia Dini: Transformasi Pelaksanaan Pelayanan Sekolah Minggu di Lingkungan Gereja
Dewi Lidya S, Didimus Sutanto B. Prasetya, Talizaro Tafonao, Uswatun Hasanah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5543 | Check in Google Scholar
Berdasarkan pengamatam peneliti secara empiris bahwa pelayanan Sekolah Minggu di lingkungan gereja memiliki peran sangat penting dalam mengoptimalkan pendidikan Kristen bagi anak usia dini. Namun, terdapat kesenjangan antara harapan dan kenyataan dalam pelaksanaannya. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis kondisi serta kebutuhan aktual pelayanan Sekolah Minggu di gereja untuk anak-anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan kajian literatur. Data diperoleh dari penelitian sebelumnya, artikel jurnal ilmiah, buku, dan sumber internet yang relevan dengan topik ini. Melalui reduksi data, klasifikasi, verifikasi, dan validasi, ditemukan bahwa transformasi dalam pelaksanaan pelayanan Sekolah Minggu diperlukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan Kristen bagi anak usia dini melalui pengembangan Kurikulum Berbasis Kehidupan Anak, penggunaan teknologi dalam pembelajaran, pelatihan guru Sekolah Minggu, dan penyediaan prasarana yang memadai. Dengan upaya tersebut maka signifikan dalam mengembangkan pelayanan Sekolah Minggu akan membantu gereja memenuhi tanggung jawabnya dalam membentuk karakter dan iman anak-anak secara efektif.
8061-8072 -
Implementasi Model Pendidikan Karakter Berbasis Tumpe pada Anak Usia Dini
Karmila P. Lamadang, Mamat Supriatna, Sapriya Sapriya, Nana Supriatna (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v8i1.2258 | Check in Google Scholar
Tujuan Penelitian ini adalah untuk melihat hasil implementasi pendidikan karakter berbasis Tumpe, yang merupakan sebuah model pendidikan karakter yang dikembangkan dengan mengintegrasikan nilai-nilai budaya yang terdapat pada masyarakat kerajaan Banggai. penelitian ini dilaksanakan di Pendidikan Anak Usia Dini Islam Terpadu (PAUD-IT) Madani, dengan melibatkan kelas B dengan rentan usia 5-6 tahun. Metode yang digunakan dalam penelitian yakni kualitatif yakni dengan pengamatan dan wawancara baik kepada peserta didik maupun kepada guru. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa model pendidikan karakter berbasis tumpe cukup berhasil. Hal ini disebabkan model pendidikan karakter ini sejalan dengan kurikulum yang diterapkan disekolah.
8072-8080 -
Life Skills Anak Usia Dini: Penilaian dan dampaknya bagi perkembangan anak
Aip Saripudin, Jajang Aisyul Muzakki (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5908 | Check in Google Scholar
Life skills (kecakapan hidup) merupakan kemampuan anak dalam melakukan aktifitas yang mendorong kemandirian anak yang perlu dikenalkan sejak dini baik di sekolah maupun di lingkungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pelaksanaan kegiatan life skill, penilaian serta dampaknya terhadap perkembangan anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi serta FGD. Analisis menggunakan analisis eksplorasi dengan tahapan pengumpulan data, pengelompokan data, identifikasi hasil, pengkodean data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa penilaian life skills telah dilakukan dengan menggunakan autentik assesmen. Satuan PAUD telah memfasilitasi kegiatan life skills anak melalui berbagai kegiatan rutin yang dilakukan di sekolah walaupun antar sekolah layanannya berbeda-beda. Hasil penilaian menunjukan bahwa life skill anak usia dini yang diamati di 6 satuan PAUD memperoleh prosentase sebesar 77,65%. Hal ini berdampak pada berkembangnya aspek social emosional, kemandirian, kedisiplinan, kritis, memahami aturan serta kesiapan sekolah anak pada jenjang berikutnya.
8081-8090 -
Pembelajaran Berdiferensiasi dan Profil Pancasila dalam Kurikulum Merdeka: Persepsi Guru PAUD
Karimaliana Karimaliana, Agustina Agustina, Novia Juita (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5869 | Check in Google Scholar
Guru PAUD harus dapaat memahami dan mengaplikasikan pembelajaran berdiferensiasi dan profil Pancasila sesuai tuntutan kurikulum merdeka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana guru PAUD menggali dan menganalisis persepsi guru pendidikan anak usia dini terhadap pembelajaran diferensiasi profil Pancasila dalam Kurikulum Merdeka. Pembelajaran berdiferensiasi dalam PAUD adalah melalui bermain secara eksplorasi, bermain konstruksi, bermain peran, bermain games, bermain menstimulasi. Dalam pembelajaran diferensiasi Profil Pancasila mengembangkan kognitif, psikomotorik, dan afektif anak yang disesuaikan dengan minat, bakat, dan disesuaikan dengan peserta didik. Studi kasus ini menggunakan metodologi kualitatif deskriptif. Penelitian ini memanfaatkan analisis Miles & Huberman. Penelitian ini melibatkan 30 guru PAUD, dengan 5 guru PAUD sebagai sampel. Metode purposive sampling digunakan untuk melakukan penelitian ini. Metode pengumpulan data yang melibatkan wawancara dan a ngket Penelitian ini menemukan dan menyimpulkan bahwa pandangan guru PAUD tentang pembelajaran diferensiasi profil pancasila dalam kurikulum merdeka adalah untuk memahami betapa pentingnya materi yang terkait dengan lingkungan belajar yang berkualitas.
8091-8099 -
Implementasi Modul Ajar Tema Mengenal Bahasa Sunda dengan Kegiatan Panggung Kawani di Anak RA
Jenni Ernianti, Alfian Ashshidiqi Poppyariyana, Asep Munajat (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5898 | Check in Google Scholar
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan hasil dari pelaksanaan pembelajaran menggunakan modul ajar pad akurikulum merdeka dengan metode bermain peran melalui kegiatan panggung kawani di RA As Sunnah 95 Kota Sukabumi. Hal ini dilatarbelakangi karena berdasarkan data pada dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Sukabumi dijelaskan bahwa persentase penduduk dengan penggunaan bahasa daerah untuk berkomunikasi dengan tatangga, disebutkan hanya tinggal 56,30 persen penduduk yang lahir dari 2013 atau yang dikenal dengan Gen Z yang menggunakan bahasa sunda untuk berkomunikasi. Untuk generasi yang lahir sejak tahun 1997 sampai tahun 2012 penduduk yang menggunakan bahasa daerah sunda hanya 76,89 persen saja. Sehingga dilakukan penelitian ini, dimana hasilnya adalah peserta didik mampu mengenal lebih banyak kosa kata, lagu daerah, mengenal angka dan dapat bernyanyi dengan menggunakan Bahasa sunda yang nantinya akan menunjang anak untuk berbicara sehari-hari dengan menggunakan Bahasa sunda. Anak sangat senang mengikuti kegiatan pembelajaran serta mengikuti dengan aktif dan antusias.
8100-8107


