Vol. 7 No. 4 (2023)
Total Articles: 110
Issue Coverage: 238 Author(s) from 1 Country(s)
Indonesia (232)
Full Issue
Articles
-
Penggunaan Microsoft Team 365 dalam Inovasi Pembelajaran Seni di TK
Fitriah Kunti Wikansari, Joko Pamungkas (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4336 | Check in Google Scholar
Pemanfaatan Microsoft Teams 365 dalam pembelajaran seni membantu pendidik dalam menyelesaikan latihan peningkatan kemampuan berkarya seni bagi peserta didik. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan pembelajaran seni berbasis Microsoft Teams 365. Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif, jumlah sampel sebanyak 78 anak. Pengambilan sampel menggunakan observasi dan dokumentasi. Analisis data yang dipakai deskripsi data, uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis. Pengujian data memakai SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan Microsoft Teams 365 pada pembelajaran seni membantu Pengajar memberikan pembelajaran dengan baik, meskipun dilakukan secara jarak jauh. Microsoft Teams 365 mempermudah peserta didik mengikuti proses pembelajaran seni, mengumpulkan tugas, dan memperoleh materi. Fitur Microsoft Teams 365 membantu proses pembelajaran seni pada materi mewarnai dan menggambar, olah vokal, modelling, menari, serta diakhiri dengan puncak seni yaitu talent show3875-3882 -
Trends in Mathematics Research in Early Childhood: Bibliometric Review
Swasti Maharani (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4907 | Check in Google Scholar
Early childhood education is a critical stage in individual development. At an early age, children have the ability to absorb knowledge quickly, including in mathematics. The aim of this study was to identify trends and patterns of mathematics research in early childhood using bibliometric analysis. The data was obtained from the Scopus database which has been refined with 4 stages (identification, screening, eligibility, and inclusion). The results showed that the peak of publications related to mathematics research in early childhood occurred in 2022. 2017 was the year with the most influential publications. Journal “Early Childhood Education Indexed Journal Scopus with the highest quartile score (Q1) is the most popular place for publication of previous research related to this field. The United States is the most influential country in this field because both the number of publications and the number of citations are the highest than any other country. As for three focus study related study mathematics in children age early on the Scopus database from 1988-2023 namely, 1) mathematics, human, learning and gender; 2) early childhood, professional development, and teachers; 3) mathematics learning, early childhood, curriculum, and achievement.
3883-3894 -
Aktivitas STEAM dalam “Miniatur Crane†dengan Berbasis Proyek untuk Meningkatkan Keterampilan Abad 21
Mulyani Mulyani, Budiyono Budiyono, Hitta Alfi Muhimmah, Zaenal Abidin, Ricky Setiawan, Nurul Istiq'faroh (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4919 | Check in Google Scholar
Aktivitas STEAM adalah rangkaian kegiatan dalam pembelajaran yang mengintegrasikan empat keterampilan abad 21. Hal ini dikarenakan siswa harus memanfaatkan keempat keterampilan tersebut untuk menghasilkan suatu karya. Siswa harus melakukan beberapa aktivitas dalam pembelajaran ini, mulai dari merencakan, membuat, mempresentasikan, dan mengujicobakan hasil karyanya dalam bentuk “Miniatur Craneâ€. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menjelaskan aktivitas STEAM dalam Miniatur Crane dengan berbasis proyek untuk meningkatkan keterampilan abad 21. Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif data hasil angket respons siswa. Pengambilan data menggunakan angket. Populasi sejumlah 25 siswa dan sampel dengan jumlah 25 siswa. Berdasarkan hasil analisis angket diketahui bahwa siswa menyatakan bahwa 97% sangat setuju dengan adanya aktivitas STEAM. Siswa dapat meningkatkan keterampilan abad 21 melalui rangkaian aktivitas STEAM dalam pembuatan Miniatur Crane yaitu berpikir kritis, kolaborasi, komunikasi, dan kreativitas. Adapun kesimpulan dari penelitian ini adalah aktivitas STEAM dalam “Miniatur Crane†dengan berbasis proyek dapat meningkatkan keterampilan abad 21 bagi siswa.
3895-3906 -
Anak-Anak dalam Utopia Neoliberalisme: Kritik atas Paradigma Kurikulum Merdeka pada PAUD
Khairul Huda, Muhammad Takbir (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4059 | Check in Google Scholar
Pengaruh neoliberalisme pada pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) telah berlangsung sejak lama. Penelitian ini berupaya untuk menelaah secara kritis paradigma kurikulum merdeka belajar PAUD. Studi ini merupakan penelitian kepustakaan dengan menjadikan naskah kebijakan dan buku panduan kurikulum merdeka PAUD sebagai sumber data primer. Sedangkan sumber sekundernya berupa penelitian terdahulu yang relevan. Data-data tersebut selanjutnya dianalisis dengan teknik analisis isi. Kurikulum merdeka belajar PAUD diimplementasikan lewat pembelajaran berbasis projek (bermain bermakna) yang terbatas pada tema tertentu. Penelitian ini berargumen bahwa pembatasan tema-tema pembelajaran, secara tersirat menjadi penanda bahwa bermain bermakna dalam konsepsi kurikulum merdeka pada PAUD masih mengandaikan anak dalam kepengaturan diri. Alih-alih memberikan kemerdekaan dan kebebasan kepada anak dalam proses belajar dan bermain di lingkungannya, namun cara pandang seperti ini justru kental dengan pengaturan diri yang pada akhirnya malah mengokohkan wacana neoliberal pada PAUD. Padahal, anak-anak dalam melihat semua hal sebagai peluang untuk bermain dan mereka akan bermain hampir di mana saja dengan siapa pun mereka bermain.
3907-3916 -
Implementasi Pembelajaran Berbasis Proyek untuk Meningkatkan Kemandirian Anak Usia Dini
Ratu Ayuning Suci, Kartika Nur Fathiyah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.3723 | Check in Google Scholar
Berbagai sikap yang harus dimiliki anak yaitu salah satunya kemandirian. Anak usia dini memerlukan  sikap mandiri sebagai dasar bagi anak untuk dapat mengendalikan dirinya. Kemandirian pada anak usia dini dapat distimulus dengan berbagai metode pembelajaran. Metode pembelajaran berbasis proyek mampu menyampaikan pengetahuan yang menggembirakan bagi anak, metode proyek menciptakan anak untuk menjadi pribadi yang ingin tahu dan dapat bekerja sendiri maupun berkelompok. Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan implementasi dari pembelajaran berbasis metode proyek untuk meningkatkan kemandirian pada anak usia dini. Memakai pendekatan kualitatif deskriptif sebagai metode penelitian. Observasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data dengan melibatkan guru orang dan kepala sekolah TK Great Rastera School Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan data direduksi, disajikan, dan diambil kesimpulan. Hasil dari penelitian menjunjukkan bahwa penggunaan metode berbasis proyek dapat meningkatkan kemandirian anak usia dini secara signifikan, dan memberikan manfaat untuk anak agar dapat bekerja secara mandiri maupun berkelompok.
3917-3924 -
Mnemonic Learning in Increasing Early Children's Arabic Vocabulary
Umar Manshur, Fathor Rozi, Tutik Umi Athiyah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4284 | Check in Google Scholar
The purpose of this study was to find out how the form of applying mnemonic learning in increasing Arabic vocabulary in early childhood at RA Darussalam, Prasi, Gading. This research used a qualitative approach with a type of field research. The data sources were obtained through 2 research instruments, namely observation, interviews, and documentation with 5 informants (principals, homeroom teachers for classes A and B, and 2 student guardians). The data analysis technique used the Miles and Huberman Interactive Model with data reduction activities, data presentation, and drawing conclusions. Data validity with source and technique triangulation process. Learning Arabic using the mnemonic method as an effort to increase students' Arabic vocabulary was accomplished by several activities. Among them were the introduction of hijaiyah letters and their punctuation, choosing material sources according to student needs, recognizing and repeating the rhythm of the song, providing learning concepts with mind maps, and reflecting on learning experiences into new knowledge for students. This mnemonic learning becomed a remembering strategy for students by involving the right brain so that information will be stored longer and easier to recall when needed because it is stored in long-term memory.
3925-3934 -
Pengaruh BIMTEK Guru Pembimbing Khusus terhadap Kinerja Guru Pembimbing Khusus TK Inklusi
Dinda Kurnianingrum, Darsinah Darsinah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4807 | Check in Google Scholar
Dewasa ini tingkat kompetensi yang dibutuhkan demi menunjang kinerja GPK di dalam lembaga inklusi semakin tinggi. Adanya pelatihan BIMTEK, dapat menjadi sesuatu kebutuhan untuk meningkatkan kinerja GPK. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh BIMTEK GPK terhadap kinerja GPK di lembaga TK inklusi. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik analisis data yang digunakan berupa uji-T atau T-test untuk mengetahui seberapa berpengaruh BIMTEK terhadap kinerja GPK. Total skore kinerja ideal adalah 50, skore kinerja yang mengikuti bimtek sebesar 42,48, sedangkan kinerja yang tidak mengikuti bimtek sebesar 40,37. Hal ini menunjukan rata-rata kineja yang mengikuti bimtek mencapai (84,96%) dan yang non-bimtek (80,74%). Berdasarkan analisis uji-T didapatkan hasil dari penerapan pelatihan BIMTEK tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja GPK. Rata-rata yang tidak mengikuti BIMTEK menunjukan sedikit selisih perbedaan sejumlah (4%) dengan yang mengikuti BIMTEK. Hal ini menunjukan bahwa ada jenis pelatihan diluar BIMTEK yang dapat diikuti dan tetap menunjang kinerja GPK.
3935-3945 -
Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Pelaksanaan Kurikulum Merdeka Belajar
Alfian Yogi Saputra, Zaka Hadikusuma Ramadan (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.5114 | Check in Google Scholar
Kurikulum Merdeka secara tiba-tiba menjadi menu wajib pada organisasi pendidikan, yang mana realita dalam implementasinya kurangnya sosialisasi, pelatihan, dan buku. Hal tersebut berimbas pada tuntutan terhadap kepala sekolah, yang harus berperan aktif dan kreatif yang menggali informasi dan belajar melaksanakan. Sebagai nahkoda oraganisasi pendidikan khususnya Sekolah Dasar (SD), kepala sekolah tentunya menjadi faktor penting pada pelaksanaan kurikulum ini. Hal tersebut yang mendasari penelitian ini, dengan cara menganalisis gaya kepemimpinannya dalam proses pelaksanaan kurikukum baru ini. Metode penelitian ini yaitu inkuiri naturalistik yang mana melibatkan kepala sekolah, guru dan tenaga kependidikan di Sekolah Dasar yang telah melaksanakan kurikulum merdeka belajar. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi serta dokumentasi. Kemudian melakukan kegiatan analisis melalui pengumpulan data, Reduksi Data, Penyajian Data, dan Kesimpulan. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan yang digunakan, adalah gaya kepemimpinan demokratis, dengannya tercipta model hubungan interpersonal yang baik, dan pimpinan lebih berorientasi pada tugas dan bawahan. Hal tersebut berpengaruh pada implementasi bawahanya, yang berimbas pada terlaksaksananya dengan baik kurikulum merdeka.
3946-3954 -
Kemampuan Mengenal Angka Anak Usia 4-5 Tahun
Khoirotul Ula, Rachma Hasibuan, Umi Anugerah Izzati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4918 | Check in Google Scholar
Tumbuh dan berkembang pada anak usia dini merupakan dua hal penting untuk kita perhatikan, karena pertumbuhan dan perkembangan pada usia dini merupakan masa yang sangat berharga dan tidak dapat terulang kembali. Salah satu dari enam aspek perkembangan tersebut adalah aspek kognitif. Dalam penelitian ini, perkembangan kognitif difokuskan pada keterampilan terutama mengenal angka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan implementasi kegiatan jurnal pagi dalam menumbuhkan kemampuan mengenal angka pada anak usia 4-5 tahun. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Responden dalam penelitian ini merupakan anak usia 4-5 tahun yang berada di kelompok A Taman Kanak-Kanak. Dalam penelitian ini teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan menggunakan tiga tahap: Reduksi data, visualisasi data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah peneliti menemukanberbagai faktor yang melatar belakangi anak belum mengenal angka pada usia 4-5 tahun sehingga guru harus memberikan suatu kegiatan yang menyenangkan
3955-3962 -
The Effect of Pedagogic Competence and Professional Attitude on the Ability to Manage PAUD Authentic Assessments in Ambon City
Rosmarin Tutupary, Lisa Maarce Sahetapy, Emma Rumahlewang (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4503 | Check in Google Scholar
Kompetensi pedagogik dan sikap profesional terhadap kemampuan mengelola asesmen autentik sangat diperlukan dalam menilai setiap proses pembelajaran siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh kompetensi pedagogik dan sikap profesional terhadap kemampuan mengelola asesmen autentik pendidikan anak usia dini (PAUD). Metode yang digunakan adalah survei dengan teknik analisis pengaruh. Sampel penelitian sebanyak 103 orang dengan teknik proporsional random sampling. Hasil penelitian menunjukkan Pertama, terdapat pengaruh yang signifikan antara kompetensi pedagogik terhadap kemampuan mengelola asesmen autentik pada PAUD. Kedua terdapat pengaruh yang signifikan antara sikap profesional guru terhadap kemampuan mengelola asesmen autentik PAUD. Ketiga terdapat pengaruh yang signifikan antara kemampuan pedagogik dan sikap professional secara bersama-sama terhadap kemampuan mengelola asesmen autentik PAUD. Hal ini berarti kompetensi pedagogik dan sikap profesional guru mempengaruhi kemampuan mengelola asesmen autentik pada PAUD. Dengan kompetensi pedagogik dan sikap profesional akan membantu dalam meningkatkan kemampuan mengelola asesmen autentik dan pengembangan keberhasilan siswa.
3963-3980 -
Yukiba sebagai Media Pembelajaran Membaca Permulaan untuk Anak di Era Digital
Umi Ari Manis Anggraeni, Retno Winarni, Septi Yulisetiani (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4849 | Check in Google Scholar
Keterampilan membaca permulaan sangat penting dimiliki oleh anak. Keberhasilan proses pembelajaran anak di sekolah dasar perlu didukung media pembelajaran yang cukup. Media pembelajaran yang tersedia sangat terbatas dan belum sesuai dengan kebutuhan anak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas media pembelajaran Yukiba. Penelitian ini menggunakan metode penelitian campuran antara penelitian studi kasus dan penelitian tindakan kelas. Studi kasus dilakukan terhadap tujuh sekolah di Kabupaten Karanganyar. Teknik pengambilan data dilakukan dengan observasi dan wawanca terhadap guru dan siswa kelas 1. Data kualitatif yang berupa hasil observasi, pengamatan, studi dokumentasi PTK, dianalisis melalui analisis data model Miles dan Huberman. Tindakan kelas riset dilakukan pada sekolah yang memiliki siswa dengan hasil kemampuan membaca paling rendah. Hasil penelitian pada penelitian ini menunjukkan bahwa anak dan guru membutuhkan media pembelajaran membaca permulaan dalam bentuk audio visual interaktif. Media pembelajaran Yukiba adalah media pembelajaran membaca permulaan yang memiliki fitur audio, visual, dan bersifat interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran Yukiba efektif digunakan dalam meningkatkan keterampilan membaca permulaan anak.
3980-3990 -
Penerapan Merdeka Belajar dengan Media Berbahan Loose Part pada Anak Usia Dini
Bhertia Annisa Rahma, Kustiono Kustiono, Deni Setiawan (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4926 | Check in Google Scholar
Proses pembelajaran pada anak harus menyenangkan, tidak membosankan dan anak bebas berekspresi untuk meningkatkan kreativitas serta kemampuan dalam penyelesaian masalah. Adapun tujuan penelitian ini untuk menganalisis penerapan merdeka belajar, pemanfaatan media loose part pada anak usia dini. Penelitian ini bersifat kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian dilakukan dengan observasi langsung pada anak dan guru, kemudian melakukan wawancara secara terstruktur kepada guru pengajar. Hasil penelitian ini, masing-masing anak didik mampu berkreasi dan menghasilkan karya yang beragam dari bahan-bahan yang telah tersedia di lingkungan mereka, dengan pendampingan dari guru pengajar. selama observasi, anak terlihat bahagia serta aktif bergerak dan bertanya selama pembelajaran berlangsung. Kesimpulan penelitian menyatakan bahwa penerapan merdeka belajar dengan media pembelajaran berbahan loose part dapat membuat anak merasa senang dan tidak bosan, sehingga meningkatkan kreativitas dan membuat anak bebas berekspresi serta dapat memicu untuk menyelesaikan permasalahan. Saran dari peneliti untuk mengoptimalkan kemerdekaan belajar pada anak usia dini yaitu penggunaan bahan-bahan loose part yang bervariasi, partipasi guru dalam membangun komunikasi, kebebasanÂ
3991-4001 -
The Effectiveness of Early Childhood Nutrition Health Education on Reducing the Incidence of Stunting
Ellyzabeth Sukmawati, Kartini Marzuki, Ardiana Batubara, Nur Afifah Harahap, Efendi Efendi, Pius Weraman (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4846 | Check in Google Scholar
This study aims to assess the effectiveness of early childhood nutrition health education in reducing stunting prevalence. The research utilized a literature review approach, analyzing various relevant sources. The findings indicate that nutrition health education during early childhood provides significant advantages in addressing stunting. Targeting parents and caregivers, implementing healthy feeding programs, and providing practical training in preparing nutritious food have been successful in improving children's nutritional status and decreasing the risk of stunting. This research offers a comprehensive understanding of the importance of early childhood nutrition health education as a stunting prevention strategy. The results emphasize the need for a holistic and integrated approach that considers social and economic factors to address stunting. Collaborative efforts among stakeholders are crucial in reducing stunting incidence4002-4012 -
Penguatan Profil Pelajar Pancasila melalui Kemasan Pertunjukan Seni pada Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar
Trimulyani Nurjatisari, Yudi Sukmayadi, Trianti Nugraheni (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4836 | Check in Google Scholar
Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pertunjukan seni dan relevansinya dengan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) pada sekolah yang menyelenggarakan program pendidikan Kurikulum Merdeka. Deskriptif kualitatif menjadi metode penelitian, kemudian data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan untuk menarik kesimpulan dari fokus penelitian. Hasil penelitian ini menemukan outing class dan Puncak P5 melalui Kemasan Seni Pertunjukan dalam menggali kearifan lokal masyarakat Kampung Seni Edas dengan relevansinya pada tema kearifan lokal dalam Kurikulum Merdeka. Melalui outing Projek P5 memberikan manfaat bagi pelajar untuk tercapainya elemen experiencing, hal ini digunakan guru sebagai sumber belajar untuk fasilitas, bimbingan, dan motivasi projek pengkaryaan seni budaya pada peserta didik di sekolah. Upaya kearifan lokal tersebut merupakan melestarikan seni pertunjukan budaya sunda dan kebiasaan masyarakat dalam memproduksi alat musik bambu yang terus berkarya, berkreasi, dan menghasilkan inovasi-inovasi baru dalam berbagai bentuk. Implikasinya outing class dan Puncak P5 melalui Kemasan Seni Pertunjukan dalam mengeksplorasi kearifan lokal masyarakat sesuai dengan tema kearifan lokal.
4013-4024 -
Berkisah untuk Mengembangkan Nilai Karakter Anak Usia Dini Menuju Era Sosiety 5.0
Siwi Widiastuti, Nur Cholimah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4797 | Check in Google Scholar
Masa anak usia dini merupakan saat yang kritis dalam menanamkan dan mengembangkan nilai karakter. Maka penelitian diangkat berdasarkan permasalahan perilaku anak usia dini yang masih banyak meniru perbuatan, dan kebiasaan yang tidak baik dari teman, lingkungan, dan media teknologi. Metode pendidik dalam pembelajaran untuk pengembangan nilai karakter kurang bervariatif, lebih banyak menerapkan metode pembiasaan, praktek, dan keteladanan. Tujuan  penelitian yaitu   menganalisis berkisah untuk mengembangkan nilai karakter anak usia dini menuju era society 5.0 . Jenis penelitian deskriptif kualitatif, dengan subyek penelitian 17 anak usia 4-5 tahun.  Metode pengumpulan data dan instrumen melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dengan Milles and Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berkisah dapat mengembangkan nilai karakter anak usia dini menuju era society 5.0. Nilai karakter yang dikembangkan yaitu berilmu, bersatu, bekerjasama, percaya diri, tidak sombong, tidak serakah, tidak mengambil milik orang lain, bertanggung jawab, teguh pendirian, taat beribadah, meminta pertolongan Allah, dan yakin doanya dikabulkan.
4025-4037 -
Pembelajaran Seni Tari sebagai Upaya Peningkatan Kepercayaan Diri pada Anak Usia Dini
Dinar Salasatun Ashar, Joko Pamungkas (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4604 | Check in Google Scholar
Karakter yang sangat penting untuk dimiliki seorang anak salah satunya yaitu karakter kepercayaan diri. Rasa Percaya diri merupakan kondisi psikologis seseorang agar dapat menilai keseluruhan dirinya agar dapat memberikan keyakinan kuat pada kemampuan dirinya agar dapat melakukan suatu usaha untuk mencapai keinginannya. masih ada anak-anak yang belum memiliki rasa percaya diri yang baik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana meningkatkan kepercayaan diri anak lewat seni tari. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif deskriptif. Teknik analisis yang digunakan melalui reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan. analisis pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil Penelitian menunjukkan dalam membangun konsep kepercayaan diri pada anak lewat seni tari, guru memberikan beberapa cara yaitu: guru memberikan tarian yang menarik dan kreatif; menggunakan metode demonstrasi dan pemberian musik yang gembira; pemberian motivasi dan pujian; tampil menari di depan anak-anak lain.; dan embantu anak jika kesulitan menari.
4038-4048 -
Pneumonia as a Life-Threatening Disease among Under-Five Children: A Descriptive Phenomenology Study
Restuning Widiasih, Binahayati Rusyidi, Nenden Nur Asriyani Maryam, Tata Sudrajat (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4894 | Check in Google Scholar
Pneumonia is the largest infectious disease in under-five children worldwide, including Indonesia. Comprehensive and integrated approaches are essential to prevent and control childhood pneumonia by involving the community, such as health cadres. Health cadres are the main support for the children's health that liaison between the community and health workers; however, limited exploration of cadres' perspectives about children’ health. . This study aimed to explore the perceptions and experiences of health cadres regarding childhood Pneumonia. This descriptive phenomenological approach used semi-structured interviews with 29 cadres in two different districts. Data collection was used in-depth interviews with a semi-structured approach. The data were analyzed using a comparative analysis approach in qualitative research. The study found three main themes; Pneumonia is a life-threatening disease, the characteristic of Pneumonia, and the need for assistance in preventing and controlling Pneumonia. Various perceptions of Pneumonia may affect the cadres' actions in the children’s health.This study informed  health workers for developing  an innovative training and programs, which will maximize the cadres' roles and capabilities in Pneumonia.
4049-4061 -
Pengaruh Pembelajaran Sains (Bermain Air) terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Anak Usia 5-6 Tahun
Dwi Wahyuni, Dadan Suryana (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4793 | Check in Google Scholar
Pentingnya kemampuan berpikir kreatif perlu dikenalkan pada anak usia dini, hal ini dapat melatih anak untuk dapat memecahkan masalah yang dihadapinya melalui pengamatan suat hal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran sains dengan bermain air terhadap kemampuan berpikir kreatif anak. Penelitian ini dilakukan pada sebuah Taman Kanak-kanak (TK) dengan rentan usia 5-6 tahun. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian PreExperiment dengan desain penelitian One Grup Pretest-Posttest. Prosedur penelitian ini terdiri dari: observasi awal, pemberian Pretest pada awal penelitian dan posttest. Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket berupa pertanyaan yang diberikan kepada subjek penelitian. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Match Pairs Test dengan rumus Effect Size. Berdasarkan dengan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran sains dengan bermain air memiliki pengaruh terhadap kemampuan berpikir kreatif anak. Berdasarkan perhitungan uji Wilcoxon, diperoleh peningkatan  skor pretest dan posttest  yang semua nilai anak tidak ada yang bertanda negatif (-). Sehubungan dengan ruang lingkup dan subjek penelitian yang terbatas, maka perlu ada penelitian lanjutan yang perlu dilakukan dengan ruang lingkup yang besar sehingga dapat ditarik generalisasinya.
4049-4072 -
Pengetahuan Ibu Tentang Penggunaan Obat Cacing pada Anak Usia 1-4 Tahun
Intan Lutfi Meilani, Lilis Mamuroh, Iwan Shalahuddin (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4880 | Check in Google Scholar
Salah satu upaya pencegahan infeksi STH ini adalah dengan penggunaan obat cacing secara rutin.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu tentang penggunaan obat cacing pada anak usia 1-4 tahun di desa narawita Kecamatan Cicalengka. Metode penelitian yang digunakan adalah studi deskriptif. Populasi dari penelitian ini adalah semua ibu yang memiliki anak usia 1-4 tahun sebanyak 379 ibu. Sementara sampel penelitian ini berjumlah 84 orang. Teknik penarikan sampel menggunakan simple random sampling. Analisa data menggunakan analisa univariate. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan ibu dengan balita berusia 1-4 tahun di Desa Narawita Kecamatan Cicalengka tentang penggunaan obat cacing pada anak hampir setengahnya termasuk dalam kategori baik, ibu yang memiliki pengetahuan cukup dan pengetahuan kurang, hanya sebagian Kecil,. Peran perawat dalam hal ini sebagai edukator, serta promotor pencegahan dan pengendalian infeksi STH dengan peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat ataupun pemberi asuhan keperawatan.
4073-4080 -
Manajemen Strategi Pemasaran Pasca Covid-19 di Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini
Syifa Fauziah, Swantyka Ilham Prahesti, Ahmad Ali (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4420 | Check in Google Scholar
Di era globalisasi strategi pemasaran jasa pendidikan memiliki posisi yang sangat penting, era dimana iklim persaingan telah memasuki semua lini kehidupan. Manajemen strategi pemasaran sangat penting untuk dilakukan paca pandemic covid 19. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis manajemen pemasaran yang meliputi strategi pemasaran di lembaga Pendidikan anak usia dini dan media yang digunakan dalam promosi di lembaga Pendidikan anak usia dini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. sedangkan teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pemasaran menggunakan 2 cara yaitu offline dan online. Pemasaran dengan metode strategi offline yang digunakan adalah sosialisasi langsung kepada orang tua siswa baik dalam agenda pertemuan wali murid maupun dalam kegiatan parenting, serta sosialisasi kepada masyarakat sekitar melalui kegiatan rutin seperti pertemuan pembinaan kesejahteraan keluarga, pengajian mingguan. Pemasaran menggunakan metode strategi online yang digunakan melalui media sosial antara lain Whatsapp, Instagram dan Facebook, tik tok, video. Media pemasaran yang digunakan adalah brosur, poster dan spanduk.
4081-4089 -
“Topeng Ireng†Proses Kreativitas Koreografi Guru dalam Pembelajaran Seni AUD
Meida Afina Putri, Joko Pamungkas (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4651 | Check in Google Scholar
Seni tari mampu mengembangkan kreativitas dan potensi minat bakat pada anak. Oleh karena itu tarian harus sesuai dengan karakteristik anak usia ini.. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses kreativitas guru dalam membuat koreografi tari Topeng ireng agar sesuai dengan karakteristik anak usia dini. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian yang digunakan merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Metode yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun analisis data kualitatif menurut Miles dan Huberman yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, verivikasi atau kesimpulan. Hasil  analisis  penelitian menunjukkan hasil bahwa pertama, mengenalkan tari kepada anak termasuk tari topeng ireng sangat penting untuk melatih kreativitas, motoik kasar dan halus, bahasa, kognitif, dan sosial emosional. Seni tari juga mampu melatih koordinasi gerak pada anak. Selain itu Seni tari digunakan sebagai sarana untuk memperkenalkan, membudayakan, serta menanamkan nilai-nilai Seni pada anak usia dini. Kedua, dalam menari yang harus dipersiapkan yaitu musik atau iringan, dan ruangan. ketiga, terdapat 3 tahap yaitu pra pengenalan, tahap pelaksanaan, dan evaluasi. Ketiga, terdapat 3 komponen koreografi antara lain gerak, iringan musik, rias, dan kostum tari.
4081-4096 -
Analisis Kemampuan Membaca Permulaan di Taman Kanak-Kanak
Wilda Isna Kartika, Ayu Aprilia Pangestu Putri (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4372 | Check in Google Scholar
Permasalahan mengenai kemampuan membaca anak Indonesia tampaknya masih harus menjadi perhatian. Urgensi kemampuan membaca seharusnya sudah dikenalkan  sejak usia dini yang merupakan masa keemasaan seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kegiatan kemampuan membaca permulaan anak di Taman kanak-kanak (TK) melalui metode dan  bahan bacaan yang digunakan. Pendekatan penelitian menggunakan kualitatif jenis studi kasus. Data hasil yang diperoleh dari instrumen berupa pedoman wawancara dan instrumen kemampuan membaca permulaan dan dokumentasi dianalisis secara deskriptif  model Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukan bahwa anak memiliki kemampuan membaca permulaan yang baik berdasarkan indikator anak mampu membaca abjad, kata, kalimat, paragraf dan membaca buku dalam bahasa Inggris yang digunakan dalam pembelajaran. Berbagai penemuan baru seperti metode, bahan bacaan menjadi informasi yang dapat TK terapkan untuk menstimulasi kemampuan membaca permulaan. Penelitian  selanjutnya diharapkan dapat menguji hasil temuan diberbagai TK di Indonesia sehingga mendapatkan informasi mengenai efektivitas hasil temuan tersebut.
4097-4106 -
Penggunaan TIK Berbasis Video Animasi dengan Metode Show And Tell pada Perkembangan Bahasa Anak
Nurul Afifah, Aristiana Prihatining Rahayu, Nina Veronica, Ratno Abidin (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.3659 | Check in Google Scholar
Proses pemerolehan bahasa pada anak usia dini merupakan hal yang sangat penting dan menakjubkan dalam bidang linguistik, namun melalui observasi ditemukan metode yang diberikan untuk menstimulasi kemampuan bahasa pada lembaga pendidikan anak usia dini masih kurang beragam sehingga berpengaruh pada sebagian anak. Tulisan ini bertujuan menerapkan dan mengetahui pengaruh penggunaan TIK berbasis video animasi dengan metode show and tell terhadap kemampuan bahasa anak kelompok B. Menggunakan metode penelitian kuantitatif, pemilihan sampel dengan teknik sampling jenuh dengan jumlah populasi sama dengan dengan jumlah sampel yakni 12 anak kelompok B. Data didapatkan melalui hasil pre-test dan post-test. Pada penelitian ini dapat dibuktikan bahwa terdapat pengaruh penggunaan TIK berbasis video animasi dengan metode show and tell terhadap kemampuan bahasa anak dalam kelompok kontrol yang ditunjukan dari hasil pre-test dan post-test, pada hasil post-test menunjukkan tidak ada lagi anak yang berada pada tahapan Belum Berkembang.
4107-4118 -
Pengaruh Profil Guru PAUD terhadap Penguasaan STPPA
Trias Nugra, Suparno Suparno (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.5040 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Profil Guru PAUD yang ditinjau dari Jenjang Pendidikan, Masa Kerja dan Status Kepegawaian Guru PAUD terhadap Penguasaan Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak (STPPA). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan simple random sampling, 42 sample. Data latar belakang jenjang pendidikan, status kepegawaian guru dan masa kerja guru dikumpulkan melalui dokumen. Data penguasaan STPPA dikumpulkan menggunakan angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda. Hasil penelitian didapat secara simultan terdapat pengaruh yang signifikan antara jenjang pendidikan, Â status kepegawaian guru dan masa kerja guru terhadap penguasaan STPPA, tetapi secara parsial hanya jenjang pendidikan prodi paud yang memberi pengaruh signifikan terhadap penguasaan STPPA. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar bagi pengambilan kebijakan pendidikan yang lebih baik dan tepat sasaran. Peningkatan penguasaan STPPA di kalangan guru akan berdampak positif pada kualitas pembelajaran dan prestasi anak.
4119-4127 -
Metode Pencegahan Kekerasan Seksual pada Anak Berbasis Orang Tua: Systematic Review
Tetti Solehati, Puji Adi Kharisma, Melani Nurasifa, Wening Handayani, Evi Annisa Haryati, Salwa Az-zahra Nurazizah, Firdha Rizkiani Cipta Pertiwi, Cecep Eli Kosasih (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.5139 | Check in Google Scholar
Penelitian sistematic review terkait metode pencegahan KSA secara khusus bagi orang tua di Indonesia masih jarang ditemukan Tujuan penelitian untuk menganalisa metode pencegahan KSA berbasis orang tua. Desain penelitian menggunakan systematic review. Pencarian artikel menggunakan DOAJ, Sinta, Kandaga Unpad, dan google scholar. Pencarian awal ditemukan 3.327 artikel, setelah dilakukan screening berdasarkan kriteria inklusi dan penilaian kualitas artikel diperoleh tujuh artikel yang eligible. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar (n=4) penelitian menggunakan multimetode, seperti: 1) penggunaan gabungan metode audio visual dan leaflet; 2) penggunaan gabungan metode worksheet, diskusi, booklet, ceramah, diskusi; 3) penggunaan gabungan metode role playing, game, modul pelatihan; 4) penggunaan gabungan metode ceramah dan role playing. Sedangkan sebagian lagi menggunakan metode tunggal (n=3), seperti: 1) pendidikan kesehatan underwear rules; 2) pendidikan seks. Pada penelitian ini tidak ditemukan penggunaan media sosial sebagai metode pencegahan KSA bagi orang tua. Dari berbagai metode tersebut akan lebih baik jika dikemas kedalam media sosial seperti aplikasi mobile, mengingat jaman sekarang hampir semua kalangan usia menggandrungi internet sebagai media informasi.
4128-4143 -
Pemanfaatan Media Miniatur dalam Pemerolehan Bahasa Anak ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder)
Heny Sulistyowati, Diana Mayasari, Susi Darihastining, Muh Fajar, Siti Maisaroh, Chalimah Chalimah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.5023 | Check in Google Scholar
Anak ADHD mengalami gangguan perkembangan yang kompleks. Gangguan perkembangan itu berupa komunikasi, interaksi sosial, perilaku, emosi, dan sensoris. Kondisi anak ADHD sangat berbeda dengan anak normal sehingga membutuhkan waktu dan durasi dalam pemerolehan bahasa. Tujuan penelitian ini untuk menggambarkan media pembelajaran miniatur dapat digunakan untuk memusatkan dalam proses belajar mengajar. Fokus permasalahan berupa pemerolehan fonologi nama buah dan hewan dengan menggunakan miniatur sebagai media. Metode penelitian deskriptif kualitatif dipilih oleh peneliti untuk mengetahui bagaimana pemerolehan ujaran anak ADHD dengan menggunakan media miniatur sebagai media pemerolehan bahasa. Sumber data dalam penelitian ini adalah anak ADHD. Pengumpulan data dilakukan dengan langkah observasi, penentuan objek, perekaman, transkripsi data. Hasil penelitian ini dengan menggunakan media media miniatur dapat membantu anak ADHD dalam pemerolehan bahasa khususnya fonologi walaupum masih dipengaruhi faktor lingkungan keluarga menggunakan bahasa Jawa
4144-4154 -
Tren dan Pengembangan Keterampilan Berpikir Komputasional Anak Usia Dini pada Abad 21: Perspektif Teoretis
Mumun Mulyati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4005 | Check in Google Scholar
Computational Thinking (CT) sedang menjadi tren yang perlu dikembangkan sejak dini pada abad ke-21. Cara paling efisien untuk membuat anak memperoleh keterampilan ini dengan memasukkan CT ke dalam pendidikan K-12 atau kurikulum PAUD. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterampilan berpikir komputasional pada anak usia dini dilihat dari perspektif teori. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode literature review. Temuan menunjukkan masih banyaknya terjadi kesalahpahaman dalam mendefinisikan keterampilan CT. Kurangnya pengetahuan tentang CT adalah tantangan terbesar bagi sebagian besar guru anak usia dini mengidentifikasi secara akurat dalam proses pembelajaran anak sehingga masih sulit untuk diimplementasikan dalam PAUD. Hasil temuan juga menyimpulkan secara sederhana keterampilan CT adalah pemikiran logis, pemecahan masalah, penggunaan algoritme, pengkodean/pemrograman. Rekomendasi yang disampaikan adalah bukti empiris tentang keterampilan CT harus dipelajari, dikuasai dan dipahami terlebih dahulu ketika merancang pengalaman belajar yang efektif bagi guru PAUD dan calon guru.
Â4155-4165 -
Ketertarikan Anak Usia Dini Belajar Matematika melalui Metode Pembelajaran Cahaya Indonesia; Bermain Berbasis Buku-Merdeka Belajar
M. Masnipal (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4223 | Check in Google Scholar
Bermain berbasis buku merupakan sebuah cara dalam Kurikulum Merdeka Belajar direkomendasikan dalam mengajarkan matematika kepada anak usia dini. Akan tetapi  banyak guru mengalami kesulitan mengembangkan cara belajar dan bermain berbasis buku. Penelitian bertujuan mengungkap ketertarikan anak belajar matematika melalui bermain berbasis buku dalam proses pembelajaran di sekolah yang menggunakan metode pembelajaran Cahaya Indonesia selama satu semester melalui pendekatan pre-experimental dengan one-group pretest-posttest design. Data penelitian diperoleh dari hasil pengamatan orang tua terhadap anak mereka selama berada di rumah menggunakan ceklis observasi dan dianalisis dengan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran menggunakan metode Cahaya Indonesia melalui bermain berbasis buku dapat meningkatkan  ketertarikan belajar matematika, yaitu (i) meningkatnya inisiatif belajar matematika secara mandiri; (ii) meningkatnya intensitas belajar matematika di waktu luang; (iii) lebih aktif bertanya cara menghitung. Penelitian berimplikasi kepada guru bahwa strategi bermain berbasis buku dalam pembelajaran metode Cahaya Indonesia dapat menjadi salah satu pendekatan membelajarkan matematika kepada anak usia dini.
4166-4179 -
Crystallizing Religious Character in Early Childhood: An Analysis of the Teacher's Method at RA Almuslimun
Ali Iskandar Zulkarnain, Ajahari Ajahari, Abdul Azis, Saudah Saudah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.5083 | Check in Google Scholar
This study describes the method of crystallization of religious characters regarding faith, worship, and morals in children at RA Almuslimun Palangka Raya. This research was compiled using a descriptive qualitative approach, while the research subjects were 5 RA teachers. Data collection techniques used observation, interviews, and documentation, while data analysis used data collection, reduction, data presentation and making conclusions. Faith results of this study indicate that the crystallization of religious characters about faith uses the method of habituation, singing and stories. Meanwhile, regarding worship using habituation, demonstration, and memorization methods, while regarding morals/morals using habituation, advice, and example methods.
4180-4189 -
Meningkatkan Motorik Kasar Anak Usia Dini Ditinjau dengan Model Permainan Ladder
Rizki Yuliandra, Aditya Gumantan, Cahyo Pratomo (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4391 | Check in Google Scholar
Perkembangan motorik pada anak usia dini sangat penting untuk diperhatikan, hal tersebut akan mempengaruhi kemampuan gerak anak pada saat dewasa. Peningkatan kemampuan gerak pada anak usia dini dapat dilakukan dengan model model permainan yang sesuai dengan karakteristik anak usia dini. Model permainan yang akan dikembangkan pada penelitian ini adalah permainan gerak menggunakan ladder. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pengembangan dari Borg and Gall. Penelitian tersebut akan melewati sepuluh tahapan dari mulai peneliti mengumpulkan masalah yang akan menjadi topik penelitian sampai dengan produksi skala besar. Penelitian ini juga melewati tahapan uji coba model permainan dan diberikan validasi.pada saat uji coba akan dilihat juga efektifitas model permainan ladder ini. Model permainan ladder ini setelah dikembangkan terdapat gerakan lompat dengan satu kaki maupun dua kaki. Penelitian ini dilaksanakan di Pendidikan Anak Usia Dini ( PAUD ) Bintang Harapan. Setelah melalui tahapan tahapan dalam penelitian pengembangan ini, dapat disimpulkan bahwa model permainan ladder dapat meningkatkan kemampuan motorik kasar pada anak usia dini.
4190-4198 -
Pengelolaan Manajemen Kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini
Puji Rahayu Eka Patria, Zulkarnaen Zulkarnaen (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4515 | Check in Google Scholar
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk merencanakan, melaksanakan dan melakukan kurikulum pendidikan anak usia dini. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Perencanaan kegiatan pembelajaran terdiri atas perencanaan Tahunan (prota) dan Semester (prosem), perencanaan Mingguan dan perencanaan Harian. Dalam pengorganisasian bahan ajar keagamaan, menggunakan metode qiro’ati sebagai pedomannya dan dengan tahnik klasikal dan individual. Pelaksanaan kurikulum mengimplementasikan kurikulum merdeka belajar. Subjek penelitian ini adalah tiga guru dan satu kepala sekolah. Pengumpulan data berupa wawancara dengan guru dalam berlangsungnya proses pembelajaran, berpedoman pada wawancara dengan narasumber langsung, dilanjutkan dengan observasi, peneliti melakukan pengamatan terhadap guru, anak dan lingkungan sekitar. Setelah data terkumpul maka akan dianalisis dengan deskriptif kualitatif untuk menghasilkan kesimpulan yang benar dan sesuai dengan masalah yang ada. Berdasarkan hasil observasi, pengelolaan kurikulum dijalankan dengan menerapkan prinsip-prinsip manajemen yang meliputi, planning (perencanaan), organizing (pengorganisasian), actuating (penggerakan), controlling (pengontrolan) dan evaluating (evaluasi).
4199-4208 -
Spiritual Moderation for Early Childhood in Encouraging Tolerance Values
Agnes Novianti Permata Sari, Hermanda Ihut Tua Simamora, Melina Agustina Sipahutar, Goklas J Manalu, Epi Phania Napitupulu, Desi Elfriede Panggabean (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4519 | Check in Google Scholar
Religious tolerance supports social peace and brings a better life to the country. Teaching tolerance in early childhood is a challenge for educators. The purpose of this study was to describe changes in the values of religious tolerance in elementary school students. This type of research is a type of qualitative research using a case study design where the researcher participates as an observer. The investigation begins with a documentary analysis of the research material. The next step is to conduct a focus group (FGD). This research resulted in findings that (a) changes in the values of inter-religious tolerance among elementary school (SD) children, especially children aged 6-8 years or grade two, on the basis of all students having the same religion, (2) changes in the values of tolerance between high-value children are taught through integrated learning, (3) while the values of tolerance between children are not specifically taught, values of togetherness such as greeting each other, sharing and supporting the needs of fellow children. taught through group practice. The conclusion of this study is that children quickly become comfortable with each other and form friendships with those who have the same characteristics, such as skin color, face shape, hair type, and even height.
4209-4222 -
Pengaruh Permainan Alat Musik Tradisional terhadap Kecerdasan Emosi pada Anak Usia TK
Ardipal Ardipal, Ayu Niza Machfauzia, Ilham Zamil (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.5024 | Check in Google Scholar
Permainan alat musik tradisional perlu diajarkan pada anak sejak dini. Penelitian sebelumnya menjelaskan bahwa bermain alat musik tradisional berupa dol dapat meningkatkan kecerdasan musikal anak usia dini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh permainan alat musik tradisional terhadap kecerdasan emosi pada anak usia TK. Eksperimen dengan desain one group pretest-posttest digunakan dalam studi ini. Indikator kecerdasan emosi anak usia TK terdiri atas Kesadaran Diri, Pengaturan Diri, Motivasi Diri, Empati, dan Keterampilan Sosial. Anak Usia TK kelas A (N = 23) sebagai sampel yang dipilih secara purposive sampling diajarkan bermain alat musik tradisional dengan lagu sederhana untuk diketahui stimulus emosi sosialnya. Teknik analisis data menggunakan uji-t berpasangan dependen. Penampilan permainan alat musik tersebut direkam dan dievaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak lebih dapat bersosialisasi, bermain bersama dan saling menghargai temannya ketika bermain musik tradisional secara bersama. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa bermain alat musik tradisional memberikan pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kecerdasan emosi anak-anak usia TK.
4223-4231 -
Efektifitas Penggunaan Inovasi Media Kiorroga terhadap Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia Dini
Ega Trisna Rahayu, Rina Syafrida, Ferianto Ferianto, Nurunnabilah Nurunnabilah, Haliza Syahnurmala (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.5096 | Check in Google Scholar
Berdasarkan pengamatan yang dilakukan penulis terhadap permasalahan di Pendidikan Anak Usia Dini yaitu terkait kemampuan pada motorik kasar anak yang kurang optimal dalam keterampilan aktivitas fisik motorik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui, menganalisis, dan mengidentifikasi efektivitas media pembelajaran melalui berbagai jenis permainan dengan menggunakan karet gelang yang dinamakan Kinds of Rubber Rope Games (Kiorroga). Dalam perkembangan motorik kasar pada anak terdapat keterampilan yang meliputi aktivitas otot besar untuk meningkatkan kekuatan, koordinasi, kecepatan, dan keseimbangan. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode eksperimen dengan desain One Group Pretest Posttest Design, dimana sampelnya adalah TK B1 yang berjumlah 8 anak / n=(8), ditentukan berdasarkan Cluster Random Sampling, serta dilakukan treatmen sebanyak 14 kali pertemuan dengan menerapkan serangkaian permainan dengan menggunakan media Kiorroga. Hasil penelitian menunjukan bahwa media Kiorroga efektif dalam meningkatkan skor kemampuan motorik kasar pada anak usia dini yang dibuktikan dari peningkatan keterampilan yang terlihat pada aktivitas gerak yang digunakan melalui permainan Kiorroga
4232-4242 -
Efektivitas Model Permainan Petak Umpet untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik Anak
Novita Damayanti, Suparno Suparno (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4937 | Check in Google Scholar
Tujuan penelitian adalah untuk mengembangkan permainan petak umpet dengan unsur yang sesuai tingkat pencapaian perkembangan motorik kasar anak usia 5-6 tahun. Model  pengembangan menggunakan ADDIE untuk menghasilkan produk permainan petak umpet dalam bentuk modul dan video. Teknik pengumpulan data menggunakan: wawancara, observasi, kuesioner, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis kualitatif dan times series. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa model pengembangan permainan petak umpet cukup efektif meningkatkan kemampuan motorik anak, yang ditunjukkan dari hasil analisis ketiga tahapan ujicoba yaitu rata-rata kemampuan motorik anak sebelum dan sesudah diberikan permainan petak umpet terdapat perbedaan signifikan. Berdasarkan hasil perhitungan N-G score diketahui bahwa tingkat efektivitas permainan petak umpet dalam meningkatkan kemampuan motorik anak tergolong cukup pada setiap ujicoba. Dibandingkan dengan penelitian terdahulu, penelitian sekarang memiliki kebaruan yaitu mengembangkan delapan aspek motorik anak ke dalam permainan petak umpet.
4243-4258 -
Pengaruh Kegiatan Cooking Class terhadap Perkembangan Kognitif Anak
Yolanda Dwi Putri, Nenny Mahyuddin (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.5160 | Check in Google Scholar
Penelitian ini dilatarbelakangi dengan proses kegiatan pembelajaran anak menggunakan lembar kerja anak (LKA), minimnya kegiatan-kegiatan dalam mengembangkan perkembangan kognitif anak. Tujuan penelitian yaitu  melihat pengaruh kegiatan cooking class pada perkembangan kognitif. Metode Quasi experimental pada pengambilan sampel tidak dilakukan secara acak.  Sampel sebanyak dua puluh anak yang terdiri dari kelas eksperimen dan kelas kontril. Pemberlakuan dengan kegiatan cooking class pada kelas eksperimen, dan kelas kontrol menggunakan kelas konvensional menggunakan lembar kerja. Teknik analisis terdiri dari uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis. Pengujian hipotesisis menggunakan uji-T. Kegiatan cooking class berpengaruh signifikan terhadap perkembangan kognitif anak. Dengan melibatkan anak di setiap proses pembelajaran yang bertujuan mengembangkan kemampuan peserta didik dalam mengobservasi, membandingkan, mengelompokkan, mengurutkan serta kemampuan anak dalam memahami suatu bentuk atau benda saat proses kegiatan memasak
4259-4266 -
Bagaimana Anak Mempelajari Kemampuan Kewirausahaan Sejak Dini?
Agus Supandi, Martha Ayerza Esra, Nurlela Nurlela, Armi Bakar, Tony Renhard Sinambela, Sigit Widiyarto, Budi Purnomo (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4557 | Check in Google Scholar
Anak-anak akan lebih mandiri jika kelak dapat menjalankan bisnis sendiri secara alamiah. Siswa tidak diajari secara langsung, namun siswa mempelajari sendiri dengan bimbingan secara berkesinambungan. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kemampuan kewirausahaan apa saja yang harus diberikan kepada anak sejak dini dan untuk mengetahui bagaimana cara anak mempelajari kewirausahaan. Metode penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif, dengan menggunakan instrumen wawancara. Teknik analisis data dengan menggunakan reduksi data, display dan kesimpulan. Responden sebanyak 7 orang tua murid yang berprofesi sebagai wirausahawan. Hasil penelitian adalah kemampuan kewirausahaan yang dapat diperkenalkan sejak dini adalah kemampuan berbisnis berdasarkan minat dan hobi yang mereka miliki, dan kemampuan lain seperti literasi keuangan, dasar-dasar digital dan mental tidak mudah menyerah. Anak mampu mempelajari bisnis jika orang tua, membimbing anak untuk berfikir bagaimana mengelola usaha/bisnis dengan terencana. Guru sebagai fasilitator dapat mencatat minat dan bakat siswa. Guru sebaiknya mengembangkan metode belajar yang menggunakan perangkat digital walaupun dalam bentuk sederhana
4267-4275 -
Analisis Pengembangan Profesional Pendidik Anak Usia Dini; Tren, Penelitian dan Praktik
Ilga Maria, Sofia Hartati, Nurbiana Dhieni (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4567 | Check in Google Scholar
Pendidik yang profesional dibuktikan dengan kompetensi dan kinerja yang dapat mendukung kualitas pendidikan. Salah satu faktor terpenting dalam meningkatkan kualitas Pendidikan Anak Usia Dini adalah pengembangan pribadi, ilmiah, dan pengembangan professional. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengembangan profesional pendidik dilihat dari tren, riset dan praktik. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan studi literature review. Hasil temuan menunjukkan bahwa pengembangan profesional guru dilakukan dengan cara melibatkan guru dalam kegiatan pembelajaran, pekerjaan, fokus instruksional, kolaboratif, dan berkelanjutan sehingga menjadi tolak ukur perbaikan dalam praktik belajar dan mengajar. Di Indonesia, pendidik yang kompeten dan profesional dapat dibuktikan dengan perolehan sertifikasi guru mengikuti tunjangan yang memadai sesuai dengan ukuran Indonesia. Sedangkan di Eropa dan USA adanya beasiswa bersama dalam pendidikan guru untuk meningkatkan kolaborasi dalam pengembangan professional. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menjelaskan kerangka desain untuk menganalisis pengembangan professional pendidik anak usia dini yang dapat diimplementasikan dalam konteks studi empiris dengan negara yang berbeda.
4276-4286 -
Tari Tikus Buntung untuk Mengembangkan Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia Dini
Nurul Rahmawati, Joko Pamungkas (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4623 | Check in Google Scholar
Seni tari pada anak usia dini berfungsi sebagai sarana untuk mengembangkan kemampuan dalam gerak yaitu mengekspresikan diri, kemampuan presepsi, pengetahuan, pemahaman artistic serta estetik pada anak. Banyak tarian mampu menstimulasi aspek motorik kasar anak salah satunya tari tikus buntung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan kemampuan motorik kasar anak usia dini di salah satu lembaga Taman Kanak-Kanak di Kabupaten Klaten. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deksriptif. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik observasi, dokumentasi, dan wawancara. Â Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa Tari Tikus Buntung dapat mengembangkan kemampuan motorik kasar pada anak-anak di TK PGRI Juwiring Klaten. Pengembangan motorik kasar tersebut diperoleh ketika anak melakukan gerakan-gerakan tubuh yang dilakukan ketika anak menari. Misalnya berlari, melompat, meloncar, berputar, serta gerakan-gerakan lainnya. Selain itu melalui Tari Tikus Buntung anak-anak dapat melatih otot-otot agar dapat terkoordinasi, kuat dan seimbang. Sehingga perkembangan motoik kasar anak usia dini dapat berkembang dengan baik.
4287-4294 -
Peningkatan Resiliensi dengan Project Based Leaning pada Anak Usia Dini
Anita Chandra, Siti Fitriana, Mila Karmila, Chr. Argo Widiharto (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4803 | Check in Google Scholar
Pandemi covid - 19 merupakan pandemi global yang telah terjadi mulai akhir tahun 2019 dan telah merubah kehidupan manusia. Berdasarkan pra penelitian di beberapa sekolah di Kota Semarang menunjukan bahwa banyak anak-anak yang mengalami stress akibat pembelajaran yang dilakukan saat pandemi dengan menggunakan daring. Anak-anak TK/PAUD selama hampir 2 tahun melakukan pembelajaran secara daring, ketika anak kembali ke sekolah untuk luring membuat kemampuan resiliensi anak menjadi rendah. Metode pembelajaran berbasis proyek adalah salah satu cara pembelajaran dengan memberikan kesempatan pada siswa atau anak untuk mencari solusi dalam kehidupan sehari-hari baik secara perseorangan maupun secara berkelompok. Penelitian ini mengunakan pembelajaran berbasis proyek untuk meningkatkan resiliensi anak usia dini. Desain penelitian yang digunakan adalah research and development untuk mengetahui pengaruh pembelajaran proyek terhadap peningkatan resiliensi anak. Subjek penelitian adalah siswa TK Harapan Bunda Semarang berjumlah 44 anak. Analisis data menggunakan repeated measured anova menunjukkan peningkatan resiliensi anak. Dengan demikian project based learning efektif untuk meningkatkan resiliensi anak.
4295-4304 -
Stimulasi Kemampuan Bahasa Anak Usia 4-6 Tahun melalui Pola Asuh Orang Tua
Yasinta Maria Fono, Efrida Ita, Veronika Owa Mere (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4838 | Check in Google Scholar
Penelitian ini membahas bagaimana orang tua dapat mendorong anak mereka yang berusia 4 hingga 6 tahun untuk mengembangkan keterampilan bahasa mereka. Studi ini mengkaji dampak gaya pengasuhan pada perkembangan linguistik keturunan mereka antara usia empat dan enam tahun, dan menyarankan cara pengasuh dapat membantu anak-anak mereka berkembang secara linguistik. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan menggunakan teknik penjodohan Campbell. Teknik pengumpulan data   adalah wawancara dan observasi terhadap orang tua dan anak-anak usia 4-6 tahun yang berbeda. Tahapan metode penelitian yang diusulkan mencakup tahap pengumpulan data, pengolahan data, dan analisis data. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Penerapan pola asuh yang tidak tepat akan membawa dampak negatif pada perkembangan bahasa anak, , namun kebanyakan orang tua tidak memahami dampak jangka panjang akibat dari pola asuh yang tidak tepat. Dukungan emosional dan responsif dari orang tua memiliki dampak positif pada perkembangan bahasa anak. Orang tua yang memberikan respons positif pada bahasa anak dan menunjukkan perhatian pada interaksi verbal dengan anak cenderung memiliki anak yang memiliki kemampuan bahasa yang lebih baik.
4305-4315 -
Educational Background and Teaching Experience Against PAUD Learning Design
Hermelina Abarua, Junita L Kundre, Mirdayati Aihena, Midarti Aihena (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4982 | Check in Google Scholar
Educational background is an important component in the education workforce to be able to understand and provide the best for students according to the field to be delivered. This study aims to look at the educational background on the ability to develop Ambon City PAUD Learning Design, teaching experience on the ability to develop Ambon City PAUD learning plans, and find out the relationship between the two on the ability to develop Ambon City PAUD learning plans. The approach used in this study is a quantitative approach to the correlational design (relationship), the population is PAUD teachers in Kec. In the Nusaniwe City of Ambon, totaling 134 teachers, the sample in this study is 20% of the population so the number of samples is 67 people. Data is collected through Questionnaires (Questionnaires) and documentation. There is a significant relationship between educational background and teaching experience on the ability to develop early childhood learning designs with r count = 0.2369 > r table = 0.244. Based on the results of the analysis that has been done, it can be concluded that each variable has a significant relationship to the results of the ability to compose learning programs.
4316-4325 -
Pengaruh Pembelajaran Tari Tani terhadap Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia 5-6 Tahun
Ari Khusnul Khotimah, Hartono Hartono, Deasylina da Ary (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.5129 | Check in Google Scholar
Aspek fisik motorik kasar menjadi suatu output pada pelayanan dalam lembaga pendidikan PAUD sebagai hal terpenting dalam memperhatikan pengawalan pertumbuhan serta perkembangan peserta didik. Tujuan penelitian ini agar tahu pengaruh dalam menggunakan pembelajaran tari tani terhadap kemampuan motorik kasar anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini memiliki metode eksperimen dengan menggunakan bentuk pretest posttest control group design. Penemuan hasilnya yaitu di kelas eksperimen memperoleh persentase lebih unggul daripada kelas kontrol, pembelajaran tari secara langsung ini efektif digunakan untuk pembelajaran yang membutuhkan latihan/bimbingan untuk peningkatan motorik kasar yang diajarkan ke anak selangkah demi selangkah . Adanya pengaruh signifikan dalam penggunaan pembelajaran tari tani terhadap kemampuan motorik kasar anak usia 5-6 tahun. Jadi kesimpulannya terdapat hasil rata-rata yang berbeda pada penilaian kemampuan motorik kasar dari kelas yang melakukan pembelajaran tari tani secara langsung dan kelas yang menggunakan pembelajaran tari tani hanya berbantuan media video.
4326-4335 -
Optimalisasi Aktivitas Pengembangan Motorik Halus Anak Usia Dini Usia 3-4 Tahun
Triana Rosalina Noor (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.3600 | Check in Google Scholar
Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini berperan sebagai wadah optimalisasi perkembangan anak, salah satunya adalah pengembangan keterampilan motorik halus yang penting dalam mendukung peningkatan life skills anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aktivitas pengembangan motorik halus di KBIT Al-Aqsha melalui pendekatan penelitian kualitatif-studi kasus. Pengambilan data melalui teknik observasi, studi dokumen dan wawancara kepada tiga orang informan yang dipilih secara purposive sampling dengan teknik analisis data melalui proses kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas pengembangan motorik halus anak di KBIT Al-Aqsha sudah mulai berkembang sejak satu bulan proses pembelajaran yang distimulasi melalui aktivitas menggambar bebas, kegiatan meniru obyek, kegiatan kombinasi, mengajarkan cara memegang alat makan dan alat tulis dengan benar, menggunting pola, melipat dan menempel gambar, mewarnai dan eksplorasi kegiatan dan penggunaan media yang unik. Evaluasi ketercapaian dilakukan melalui penilaian unjuk kerja, observasi dan pemberian tugas yang dilakukan sebagaimana indikator yang telah ditetapkan.
4336-4348 -
Developing Children's Language Skills through Storybooks Based on Religious Moderation
Aprilian Ria Adisti, Sri Marwiyati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.3614 | Check in Google Scholar
This research is a research and development that aims to produce children's story books based on religious moderation in order to develop language skills and to form a profile of Pancasila students in early childhood. This research started from the results of pre-research conducted through a survey which showed the fact that it was still rare to find references to teaching materials with special themes on religious moderation used in learning at Raudlatul Athfal. The research design uses the ADDIE model which consists of the Analyze, Design, Develop, Implement and Evaluate stages. The results showed that the product development of children's storybooks based on religious moderation is valid and feasible for use in PAUD learning. Moreover, the result also shows that this book has a real contribution to developing language skills in teaching religious moderation and shaping the character of early childhood in accordance with the profile of Pancasila students.
4349-4359 -
Pengembangan E-Modul Pengembangan Kurikulum PAUD Berbasis Gamifikasi
Enda Puspitasari, Yeni Solfiah, Zulkifli N (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.3672 | Check in Google Scholar
Berdasarkan evaluasi pembelajaran pada dua angkatan yaitu angkatan 2019 dan 2020 yang mengalami pembelajaran pada masa covid-19, nilai rata-rata mahasiswa yangbelum maksimal. Â Pasca Covid 19 terjadi perubahan kurikulum untuk lembaga PAUD selain itu sistem pembelajaran juga menggunakan blanded learning, untuk itu dibutuhkan bahan ajar untuk dimanfaatkan di dalam proses belajar blended learning. Tujuan riset ialah untuk menghasilkan sumber belajar berbasis gamifikasi yang menarik dan dapat digunakan pembelajaran dalam pendekatan blended learning. Metode riset yang digunakan adalah penelitian pengembang dengan model ADDIE. E-Modul Ajar divalidasi oleh 2 orang ahli dan di ujicobakan pada 39 orang mahasiswa. Data diambil dengan menggunakan angket serta analisis data menggunakan persentase. Hasil validasi menunjukkan persentasi 96 % dan hasil ujicoba pada mahasiswa mendapatkan persentase 90,3 %. Hasil validasi dan uji coba menunjukkan bahwa E-Modul Ajar Pengembagan Kurikulum PAUD berbasis Gamifikasi dinyatakan layak dan dapat digunakan dalam pembelajaran Mata Kuliah Kurikulum PAUD.
4360-4372 -
Pengaruh Desain Alat Belajar Baca Huruf Hijaiyah terhadap Kemampuan Membaca Anak Usia Dini
Diza Nisfi Aulia, Nedina Sari (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4953 | Check in Google Scholar
Riset yang dilakukan oleh Institut Ilmu Qur’an (IIQ) pada tahun 2018 menunjukkan bahwa sebanyak 65% umat Muslim di Indonesia tidak dapat membaca Al-Qur’an. Upaya yang dapat dilakukan untuk meminimalisir permasalahan tersebut adalah dengan memperkenalkannya sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi elemen desain pada dua jenis alat belajar baca huruf hijaiyah yang dapat meningkatkan kemampuan membaca anak usia dini. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus, dimana pada setiap siklusnya dilakukan sebanyak sepuluh kali pertemuan dengan dua kali pengujian berupa pretest dan posttest. Subjek penelitian terdiri dari 8 anak berusia 4–6 tahun di RW 01 Bukit Resik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat baca digital interaktif berupa Smart Hafiz versi 6 mampu meningkatkan kemampuan baca anak lebih baik dibandingkan dengan alat belajar baca berupa buku “Ngaji Yuk!â€
4373-4385 -
CIPP Evaluation Model: Analysis of Education Implementation in PAUD Based on Government Policy on Implementation of Learning During the Covid-19 Pandemic
Dadan Suryana, Amalia Husna, Nenny Mahyuddin (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.3722 | Check in Google Scholar
During the Covid-19 pandemic, various policies related to learning implementation procedures were launched by the government at various levels of education, including the PAUD level. This policy aims to prevent the transmission of Covid-19 and the continuity of education during the pandemic. This study aims to analyze the implementation of education in PAUD based on government circulars/policies regarding the application of learning during the pandemic through the CIPP evaluation model. This research is qualitative research with the CIPP evaluation model method. The evaluation of the CIPP model has four interrelated components, namely the evaluation of Context, Input, Process and Product (CIPP). The subject of this research is PAUD-KB Nurfajrin. The research results on the context aspect, the application of learning during the pandemic was due to individuals having to keep their distance to prevent transmission. In the input aspect, the implementation of learning is by government policy. Teachers and parents receive assistance from the government for the fulfilment of facilities and infrastructure. Therefore, teachers and parents can work well together, and children are well prepared. In the process aspect, learning during the Covid-19 pandemic went well. Lastly, on the product aspect, during the learning process during the pandemic, there were no students, parents or teachers who were positive for Covid-19. In addition, during learning during the pandemic, children also experienced good development.
4386-4396 -
Asesmen dan Pengembangan Kecerdasan Intrapersonal dan Sosial Anak melalui Pembelajaran Sentra Peran
Istifadatul Ghoziyah, Zulkipli Lessy (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.3811 | Check in Google Scholar
Memiliki kecerdasan intrapersonal dan sosial pada anak usia dini sangatlah penting. Salah satu aktivitas yang bisa dilakukan adalah dengan menggunakan metode pembelajaran sentra peran. Melalui aktivitas tersebut, anak diharapkan mampu mengenali dirinya, berkomunikasi serta mengontrol emosional dan sosialnya; akan tetapi, tidak jarang banyak guru atau pengajar yang cenderung mengabaikan aspek-aspek penting dalam melakukan asesmen dan tidak mengetahui bagaimana upaya meningkatkan kecerdasan tersebut. Studi ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana asesmen dan pengembangan kecerdasan intrapersonal dan sosial melalui pembelajaran sentra peran yang dilakukan oleh para pendidik di Tarbiyatul Athfal (TA) Al-Manaar Al-Islamiyah, Ponorogo. Penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara. Langkah analisis data yaitu reduksi, penyajian, verifikasi data dan penarikan kesimpulan. Hasil studi ini menunjukkan bahwa guru mampu menilai dengan beberapa teknik asesmen dan keterlibatan orang tua dan guru sangat penting dalam mengembangkan kecerdasan intrapersonal dan sosial anak. Hasil pembelajaran melalui sentra peran tersebut adalah anak mampu menumbuhkan kepercayaan diri, emosi serta karakter yang kuat
4397-4408 -
Pendidikan Karakter di Masa Pandemi Covid 19: Tindakan Orang Tua dan Guru PAUD
Dwi Haryanti, Rada Rada, Noblana Adib (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.3653 | Check in Google Scholar
Pengalaman negara Indonesia saat terjadinya pandemi covid-19 menjadikan seluruh sektor mengalami dampak tersebut, yang termasuk ke dalamnya sektor pendidikan. Hal ini menjadikan perubahan juga terhadap karakter anak. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan tindakan orang tua dalam mendidik karakter anak karena sekolah menerapkan pembelajaran daring, mengetahui dan mendeskripsikan tindakan guru dalam mendidik karakter anak pada masa pandemi dengan pembelajaran daring. Hasil penelitian dalam penelitian ini mendeskripsikan bahwa pendidikan karakter anak tidak hanya dilaksanakan oleh guru, tetapi orang tua juga memiliki tugas utama untuk melaksanakan pendidikan karakter anak di rumah. Dalam pelaksanaan pendidikan karakter, orang tua dan guru adalah model yang akan ditiru dan diteladani. Anak akan meniru tingkah laku maupun ucapan model tersebut. Penanaman sikap terpuji tidak bisa dilaksanakan dalam waktu singkat, dibutuhkan adanya kontinuitas melalui pembiasaan, keteladanan, pemberian nasihat, dan penguatan pada anak sejak dini setiap kali menunjukkan perilaku atau sikap-sikap terpuji.
4409-4420 -
Cartoon Film As A Medium of Moral Education for Early Children
Hamdanah Hamdanah, Surawan Surawan, Noor Fahmi (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.5027 | Check in Google Scholar
Films always have a special message, both in characterization and portrayal in acting, of course, have their own value in making conclusions from the point of view of each audience. Therefore, the purpose of this study is to find out moral education, especially the material contained in Alif and Alya cartoons. This research uses the library research method which aims to explore information through previous research and utilize literature both manually and online with primary data sources, namely video recordings of Alif and Alya cartoons and various other sources as secondary data. The data collection techniques used are indirect observation methods and documentary methods, while the data analysis techniques used are semiotic approaches by playing Alif and Alya cartoon videos. The results showed that in the cartoons of Alif and Alya in episode 2 "Ayo Berpuasa" and episode 3 "Sharing Victory" there are moral education materials in the form of following the teachings of the Prophet of Allah, patience, repentance, honesty, respect for parents, gratitude, sincerity, and mutual forgiveness and in the cartoons Alif and Alya there are also despicable morals in the form of showing off (riya) and discrimination
4421-4430 -
Pembelajaran Literasi Numerasi Anak Usia Dini Berbasis Kemitraan Keluarga di PAUD
Hidayah Hidayah, Joko Sutarto, Kurotul Aeni (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4692 | Check in Google Scholar
Kemampuan literasi merupakan kemampuan anak untuk mengasah berfikir kritis, kreatif, kolaboratif untuk memecahkan masalah dalam kehidupannya sehari-hari. Hal ini menjadi miskonsepsi bagi guru dan keluarga. Tujuan penelitian mendeskripsikan dan menganalisis implementasi pembelajaran literasi numerasi berbasis kemitraan keluarga di PAUD. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini digunakan untuk memperoleh informasi mengenai proses pembelajaran literasi numerasi anak usia dini di TK melalui kegiatan literasi numerasi dalam pembelajaran di sekolah. Data dikumpulkan melalui observasi non partisipatif, wawancara, dokumentasi dan catatan lapangan. Subjek penelitian melibatkan anak usia 5-6 tahun di beberapa TK wilayah kecamatan Taman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi numerasi anak usia dini tidak secara signifikan dapat ditingkatkan melalui pembelajaran literasi numerasi yang melibatkan keluarga di lembaga TK. Implikasi hasil penelitian ini dapat digunakan dalam penelitian selanjutnya dan sebagai salah satu alternatif bagi guru TK untuk mengenalkan pembelajaran literasi numerasi kepada anak.
4431-4440 -
Analysis of Parental Involvement in Early Literacy in Malang, Indonesia
Novia Solichah, Nur Ainy Fardana (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4992 | Check in Google Scholar
Parental involvement is a crucial thing that can improve children's early literacy skills. The purpose of this research is to analyze the involvement of parents in early literacy in Malang, Indonesia. This study used a descriptive quantitative method with a survey involving 122 parents (mean age 37.5 years) who had kindergarten children aged 4-6 years. This study uses a measuring tool developed by PIRLS-2011 Parental Involvement from the parent's perspective. The results show that in general parental involvement in developing early literacy skills is in the low category of 48% or as many as 58 people and in the medium category of 37% or as many as 45 people. Parental involvement at home shows 38.87%. This shows that parents are quite involved in developing children's literacy at home.
4441-4450 -
Permainan Jump Hap sebagai media untuk Menstimulasi Kecerdasan Kinestetik Anak Usia 3-4 Tahun
Sabila Gozzani Putri, Adi Wijayanto, Raden Rachmy Diana (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.3885 | Check in Google Scholar
Anak usia dini memerlukan aktivitas bergerak untuk mendukung tumbuh kembang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menciotakan suatu produk permainan yang menstimulasi kecerdasan kinestetik anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan atau Research and Development. Hasil yang dipeoleh dalam penelitian ini adalah menghasilkan produk berupa permainan jump hap. Permainan jump hap terdiri atas tiga zona. Setiap zona memiliki rintangan yang berbeda-beda. Zona petama merupakan zona berlari zig-zag, zona kedua merupakan zona jump hap yakni zona lompatan, dan zona ketiga merupakan zona berjalan meniti di atas papan sederhana. Permainan jump hap dengan serangkaian validasi dinyatakan sangat layak. Validasi dilakukan dengan dua tahapan. Tahap pertama ahli materi memperoleh 80%, ahli media 76%. Tahap kedua ahli materi memperoleh 95,6%, ahli media 92,5 %. Berdasarkan temuan dalam penelitian ini diharapkan menjadi referensi bagi pendidik berupa kegiatan permainan jump hap untuk menstimulasi kecerdasan kinestetik anak.
4451-4464 -
Penanganan Peserta Didik Berkebutuhan Khusus dengan Hambatan Speech Delay melalui Model IPTERE di Tarbiyatul Athfal
Redite Kurniawan, Choirul Qomariyah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.3900 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model penanganan PDBK speech delay. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi pada pembelajaran dan penanganan PDBK speech delay, wawancara terhadap kepala sekolah, guru, dan orang tua, serta dokumen untuk mengetahui prosedur model penanganan. Model penanganan yang dilakukan pada penelitian ini menggunakan model IPTERE yang merupakan kepanjangan dari identification, playing, therapy, environment, religious, evaluation (IPTERE). Identifikasi (identification) melalui proses awal dari model penanganan PDBK, proses bermain (playing) yang merupakan proses belajar mengajar, terapi (therapy), sedangkan relijius (religious) adalah nilai-nilai karakter Islami yang ditumbuhkan dan evaluasi (evaluation) menjadi proses akhir dari model penanganan. Dampak dari penanganan IPTERE pada PDBK dengan keterlambatan berbicara adalah peningkatan keterampilan berbahasa reseptif dan produktif pada PDBK speech delay.
4465-4478 -
Penggunaan Metode Bercerita Islamiyah dalam Menanamkan Nilai Adab Makan pada Anak Usia Dini
Fifi Elvia, Suyadi Suyadi, Desi Farijah, Nasratun Najiha, Tri Rukmana (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.3867 | Check in Google Scholar
Menanamkan nilai adab makan pada anak usia dini merupakan hal yang sangat penting. Penggunaan metode bercerita Islamiyah menjadi salah satu metode dalam menanamkan nilai adab makan pada anak usia dini. Penelitian ini bertujuan mengkaji bagaimana penggunaan metode bercerita islamiyah dalam menanamkan nilai adab makan pada anak usia dini. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data dilakukan langsung di sekolah yang bersangkutan. Adapun informan dalam penelitian ini adalah anak kelas 1A Kuttab Awal usia 5-6 tahun yang berjumlah 12 orang anak di Kuttab Al-Fatih Yogyakarta. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode bercerita islamiyah dalam menanamkan nilai adab makan pada anak usia dini terdiri dari kegiatan pembuka, kegiatan inti dan kegiatan penutup. Pembuka dilakukan dengan cara mengumpulkan anak dan mengatur tempat duduk anak. Pada kegiatan inti menceritakan kisah islamiyah yaitu adab makan dan minum yang diajarkan oleh Rasulullah Saw. Penutup dilakukan dengan memberikan hikmah dan pesan moral dari kisah yang telah diceritakan.
4479-4490 -
Strategi Meningkatkan Sikap Sosial Positif Anak melalui Bermain Aktif dan Pasif di PAUD Nusantara
I'in Anggryani, Na'imah Na'imah, Meriyati Meriyati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.3970 | Check in Google Scholar
Bermain adalah suatu kegiatan yang melekat pada diri manusia, apalagi pada diri anak usia dini, yang segala kegiatan pembelajarannya dilakukan melalui bermain. Oleh sebab itu, pengaruh bermain aktif dan pasif yang dilakukan anak dapat menumbuhkan sikap sosial yang positif pada anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Lokasi penelitian di PAUD Nusantara di Desa Kala. Subjek penelitian adalah pendidik. teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara, selanjutnya teknik analisis data melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian di PAUD Nusantara strategi yang dilakukan tenaga pendidik dalam meningkatkan sikap sosial positif anak adalah dengan menyediakan berbagai macam permainan yang mendorong anak untuk bersosial. Permainan yang biasa dilakukan yaitu bermain kucing dan tikus dan menonton kisah si kancil atau cerita gajah dan semut serta filmÂ
4491-4499 -
Pentingnya Nilai-Nilai Kearifan Lokal Suku Ngalum Ok dalam Kurikulum PAUD guna Menghasilkan Siswa Berkepribadian Unggul
Elka Mimin (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.3984 | Check in Google Scholar
Pentingnya fungsi, peran dan manfaat unsur budaya dan nilai-nilai kearifan lokal di dalamnya pada keberadaan dan keberlangsungan masyarakat dan kebudayaan suatu bangsa (suku), dengan demikian, upaya sosialisasi dan pelestarian perlu dilakukan seperti dengan memasukkan nilai-nilai kearifan lokal ke dalam kurikulum PAUD. Penelitian ini dimaksudkan untuk menunjukkan pentingnya memasukkan nilai-nilai kearifan lokal suku Ngalum Ok dalam kurikulum PAUD. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, studi dokumentasi dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa unsur budaya dan nilai-nilai kearifan lokal suku Ngalum Ok masih memiliki fungsi, peran dan manfaat positif bagi kehidupan masyarakat pendukung. Maka penting untuk melestarikan unsur budaya dan nilai-nilai kearifan lokal suku Ngalum Ok yang meliputi: kejujuran, kesopanan, peduli, toleransi, keadilan, gotong-royong, saling menghormati dan sebagainya dalam kurikulum PAUD sebagai solusi cerdas untuk menghasilkan siswa PAUD yang unggul.
4500-4512 -
Analisis Profil Kompetensi Guru TK Bersertifikat di Wilayah Jabodetabek
Nila Fitria, Fidesrinur Fidesrinur, Zirmansyah Zirmansyah, Astri Lestari (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4011 | Check in Google Scholar
Tujuan penelitian ini adalah memetakan dan menganalisis kompetensi guru-guru TK bersertifikat. Adapun tujuan jangka panjang dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan aplikasi pengembangan kompetensi guru (BASIRU) dimana guru akan mengetahui kompetensi apa yang akan ditingkatkan sesuai dengan kebutuhannya. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian survey deskriptif kuantitatif. Sampel pada penelitian ini adalah guru TK bersertifikat se-Jabodetabek. Responden pada penelitian ini sebanyak 70 responden dan dilakukan mulai Maret – November 2022. Peneliti menggunakan teknik pengumpulan data berupa angket. Guru yang bersertifikasi memiliki lebih berkompetensi dibandingkan dengan guru yang tidak bersertifikasi. Dari hasil temuan penelitian bahwa berdasarkan empat kompetensi guru ditemukan kompetensi pendagogik guru bersertifikat lebih tinggi dibandingkan dengan kompetensi guru yang tidak bersertifikat. Perbedaan kompetensi pedagogic signifikan secara statistic karena p < .05 bahwa faktor yang membedakan antara guru yang tersertifikasi dan yang tidak tersertifikasi terletak pada kompetensi pedagogic, dimana kompetensi pedagogic guru yang tersertifikasi lebih baik dibandingkan dengan guru yang tidak tersertifikasi.Â
4513-4520 -
Pengaruh Pola Asuh Orang Tua terhadap Kecerdasan Emosional Anak Usia Dini
Annisha Erdaliameta, Rizka Khurotunisa, Nana Nana, Entoh Tohani (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4029 | Check in Google Scholar
Sikap orang tua terhadap anak-anak mereka dan lingkungan emosional dimana perilaku tersebut ditampilkan membentuk gaya pola asuh orang tua. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mencari tau pengaruh pola asuh orang tua terhadap kecerdasan emosional anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian survey. Teknik pengambilan sample yang digunakan yaitu Simple random sampling  Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan cara angket skala likert yang disebar secara online. Data kemudian dianalisis menggunakan Teknik analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga pola asuh authoritative, authoritarian, dan permissive secara simultan berpengaruh terhadap kecerdasan emosional anak. Dari ketiga pola asuh, Pola asuh authoritarive adalah pola asuh yang berpengaruh secara positif. Pola asuh orang tua mempengaruhi kecerdasan emosional anak sehingga penting bagi orang tua untuk menerapkan pola asuh yang dapat mendukung tumbuh kembang anak
4521-4530 -
Pengembangan Profil Pembelajar Knowledgeable dan Kreativitas Siswa TK A Menggunakan Media Buku Cerita Bergambar
Aninda Rosalia, M.B. Rini Wahyuningsih (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.1140 | Check in Google Scholar
Gambar merupakan media visual yang membantu siswa untuk memahami sebuah pengetahuan. Penelitian ini merupakan sebuah penelitian tindakan kelas dengan penggunaan media pembelajaran visual melalui ruang lingkup berupa buku cerita bergambar yang dilakukan pada kelompok usia 4-5 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan media buku bergambar terhadap profil pembelajar knowledgeable dan kreativitas pada kelompok usia 4-5 tahun Proses pengumpulan data dilakukan berdasarkan hasil observasi dan hasil analisis mengenai hasil pencapaian siswa. Penelitian ini menggunakan model Kemmis and Taggart dengan melakukan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Dalam penelitian ini dengan penggunaan media buku bergambar pencapaian profil pembelajar knowledgeable dan kreativitas mengalami peningkatan apabila dibandingkan dengan kondisi pra-penelitian. Melalui media buku cerita bergambar, para guru dapat memfasilitasi siswa dalam mengembangkan gagasan yang dimilikinya serta menumbuhkan inspirasi dan motivasi dalam proses pembelajaran.
4531-4542 -
Penerapan Media Permainan Ular Tangga Edukasi dalam Meningkatkan Kemampuan Mengenal Kata
Linda Winarni, Rachma Hasibuan, Umi Anugerah Izzati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4977 | Check in Google Scholar
Bahasa adalah alat komunikasi yang penting bagi setiap orang, termasuk anak-anak. Pengenalan bahasa kepada anak harus diperluas dengan mengenal berbagai kata pada anak usia 4-5 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan mengenal kata pada anak usia prasekolah melalui media permainan Ular Tangga Edukasi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain penelitian deskriptif. Populasi penelitian meliputi anak-anak usia 4-5 tahun di Taman Kanak-Kanak Jombang. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan catatan lapangan. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media permainan Ular Tangga Edukasi efektif meningkatkan kemampuan mengenal kata pada anak usia prasekolah. Kesimpulannya, penggunaan media permainan Ular Tangga Edukasi memiliki potensi yang besar sebagai alat pembelajaran yang efektif dan menarik dalam mengembangkan kemampuan mengenal kata pada anak usia prasekolah. Hasil penelitian ini memberikan wawasan baru dalam pendidikan anak usia dini dan memberikan kontribusi yang berharga dalam mengenali metode pembelajaran yang lebih efektif dan menyenangkan.
4543-4553 -
Analisis Persepsi Guru PAUD terhadap Koordinasi Mata dan Tangan Anak
Puteri Aprilianeu Cahya Rumara, Sudaryanti Sudaryanti, Harun Harun (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.5044 | Check in Google Scholar
Guru PAUD tentunya diharuskan memahami kemampuan koordinasi mata dan tangan pada anak, karena akan memudahkan dalam mengembangkan program-program pembelajaran yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa esensial kemampuan koordinasi mata dan tangan anak menurut persepsi guru PAUD. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan kuesioner kepada 10 orang guru di Depok Sleman. Hasil penelitian diperoleh data bahwa adanya koordinasi mata dan tangan yang esensial terlebih pada kesiapan sekolah anak seperti menyusun; menangkap; melempar; melipat; dan menulis. Namun faktanya masih terdapat anak terhambat kemampuan koordinasi mata dan tangannya, untuk itu 60% anak dapat sekolah dengan ditambah guru pendamping, dan untuk mengidealkan kemampuan koordinasi mata dan tangan 30% guru menyarankan untuk dapat mengikuti pembelajaran disekolah selama 2 tahun (bagi nol besar). Dari hasil tersebut dapat memberikan manfaat kepada guru-guru lainnya dan pehaman kepada orang tua atau wali murid.
4554-4564 -
Peran Permainan Tradisional dalam Meningkatkan Sosial Emosional Anak Usia Dini
Diajeng Aulia, Sudaryanti Sudaryanti (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4056 | Check in Google Scholar
Permainan tradisional yaitu permainan yang mampu diintegrasikan untuk meningkatkan aspek pertumbuhan dan perkembangan sosial emosional anak usia dini. Penelitian ini bertujuan guna menganalisis peran permainan tradisional dalam meningkatkan perkembangan sosial emosional anak usia dini. Penelitian ini mempergunakan metode deskriptif kualitatif dengan metode studi literatur atau kepustakaan. Pemanfaatan search engine dapat memudahkan peneliti dalam mengidentifikasi dan mencari informasi dengan tepat sehingga digunakan untuk kepustakaan digital dalam mendeskripsikan masalah penelitian. Data yang didapatkan bersumber dari hasil penelitian, buku, dan data yang sudah ada, selanjutnya literatur dan hasil tersebut dideskripsikan atau dianalisis kembali. Adapun jumlah literatur yang digunakan yaitu 16. Hasil penelitian mendeskripsikan bahwasanya permainan tradisional yang ada di setiap daerah berperan penting dalam mengembangkan sosial emosional anak usia dini. Keterkaitan permainan tradisional  terhadap sosial emosional anak usia dini terlihat berdasarkan peningkatan kemampuan interaksi dengan teman sebaya, keterampilan membangun hubungan, keterampilan memecahkan masalah, bersosialisasi, kooperatif menunjukkan rasa percaya diri, membantu teman, dan bekerja sama dengan kelompok.
4565-4574 -
Integrasi Multimedia Interaktif Berbasis Android dalam Pembelajaran Agama Islam di Sekolah Dasar
M. Yakub Iskandar, Alwen Bentri, Nofri Hendri, Engkizar Engkizar, Efendi Efendi (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.5021 | Check in Google Scholar
Mulitmedia interaktif berbasis android memiliki urgensi penting terhadap proses pembelajaran menjadi mudah dimengerti dan menyenangkan. Materi haji dan umroh yang berkaitan dengan praktek memerlukan visualisasi melalui media sehingga peserta didik lebih mudah dalam memahami materi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektifitas produk multimedia interaktif berbasis android yang telah dikembangkan untuk digunakan dalam pembelajaran fiqih di Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan (Research and Development Four-D) dengan empat tahapan yaitu define, design, develop dan disseminate. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; Pertama; uji validitas produk dua orang ahli media dan materi mendapatkan skor sangat valid. Kedua; hasil analisis uji praktikalitas produk terhadap peserta didik yang berjumlah 26 orang siswa, mendapatkan skor 95,40% (Sangat praktis). Ketiga; Sedangkan hasil efektifitas menggunakan analisis uji t mendapatkan skor 3,22 dengan nilai α 0,05, skor tersebut menunjukkan bahwa produk multimedia interaktif berbasis android yang telah digunakan dalam pembelajaran berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar peserta didik. Dari hasil yang telah diperoleh pada pengembangan multimedia interaktif berbasis android dapat dijadikan sebagai salah satu media bagi guru pendidikan agama Islam dalam materi pembelajaran fiqih.
4575-4584 -
Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Menunjang Pembelajaran di PAUD
Endang Priyanti, Haryanto Haryanto (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4124 | Check in Google Scholar
Fenomena rendahnya pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi oleh guru PAUD dalam mengembangkan kompetensi mengelola pembelajaran di PAUD secara mandiri terjadi di sebagian besar lembaga PAUD. Penyebabnya adalah kurangnya kemampuan dan motivasi guru PAUD untuk menggunakan TIK sehingga membutuhkan banyak bimbingan dan pendampingan dalam memanfaatkan TIK sebagai alat bantu mengajar. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kuantitatif untuk mengetahui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam menunjang pembelajaran di PAUD. Subyek yang digunakan meliputi 33 kepala sekolah dan 33 guru PAUD di Kota Yogyakarta dengan sampel sebesar 15% dari 222 populasi. Teknik pengumpulan data menggunakan skala dan checklist. Pengintegrasian TIK dalam pembelajaran di PAUD dipengaruhi oleh terbatasnya penguasaan guru untuk memahami dan kecakapan dalam aspek pemanfaatan personal computer serta jaringan nirkabel, terbatasnya semangat guru dalam melaksanakan transformasi yang menggabungkan penggunaan TIK terhadap pembelajaran dalam kelas, serta terbatasnya sarana dan prasarana TIK dalam mendukung pembelajaran.
4585-4598 -
Student Egocentric Control through the Student Team Achievement Division Design
Fathor Rozi, Aminulloh Aminulloh, Hasan Baharun, Asmawati Asmawati, Fathatun Hasanah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4095 | Check in Google Scholar
The purpose of this study was to find out how to apply the STAD cooperative learning model as an effort to control the egocentricity of early age students (5-7 years). This research uses a qualitative approach with a case study type. The research location was in Raudhatul Athfal Khoiriyah, Bulang Village, Gending District and the research subjects were conducted in class B students. The data collection techniques used were observation, interviews with 4 informants, namely the principal, and two class teachers, and documentation. The data analysis model with the interactive analysis model from Miles and Huberman includes the steps of data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this study indicate that the Student Teams-Achievement Divisions (STAD) learning model is able to control student egocentricity in group work for making mini wall magazine. The teacher's efforts in applying the STAD model are by presenting information, goals and motivation, organizing students into heterogeneous groups, evaluating learning outcomes, and giving awards to students. This is what makes the STAD learning model able to make student learning concepts active, free to be creative, free from narcissism-individualism, active in interactions, and active in respecting each individual opinion in class.
4599-4608 -
Strategi Peningkatan Motorik untuk Menstimulus Motorik Anak Usia Dini melalui Pendekatan Aktivitas Luar Ruangan
Hilmy Aliriad, Mohamad Da'i, Adi S, Rohmad Apriyanto (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4149 | Check in Google Scholar
Perkembangan gerak pada anak usia dini sangat penting untuk memastikan kemampuan motorik yang baik. Penelitian dilakukan untuk mengetahui strategi aktivitas di luar ruangan terhadap perkembangan gerak anak usia dini dan bagaimana menyusun aktivitas yang tepat di luar ruangan untuk meningkatkan kemampuan motorik anak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah aktivitas di luar ruangan dapat membantu meningkatkan kemampuan motorik anak usia dini, serta bagaimana cara menyusun aktivitas yang tepat di luar ruangan untuk membantu anak-anak mengembangkan kemampuan geraknya. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasional dengan teknik pengambilan sampel yaitu teknik random sampling. Pengumpulan data berupa test dan dokumentasi. Teknik analisis data penelitian menggunakan analisis korelasi dan regresi. Hasil penelitian menyatakan bahwa program latihan yang tepat untuk menstimulus motorik anak usia dini adalah program yang mencakup aktivitas fisik seperti berjalan, lari, melompat, mendorong atau menarik, mengendalikan bola, memanjat tangga, merangkak, berdiri tanpa dukungan, mengambil benda dengan jari-jari, meningkatkan daya tahan fisik.
4609-4623 -
Pola Komunikasi Keluarga dengan Pembentukan Kemandirian Anak
Devina Dhea Pabundu, Maulana Rezi Ramadhana (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.5223 | Check in Google Scholar
Di era modern ini, banyak anak yang tumbuh dalam lingkungan yang serba praktis dan instan. Hal ini menyebabkan anak-anak menjadi kurang terlatih dalam bertanggung jawab atas diri sendiri. Penelitian ini hendak meneliti hubungan komunikasi orang tua anak dan pembentukan kemandirian pada siswa boarding school dan non-boarding school, dengan cara menguji hubungan komunikasi orang tua anak dengan kemandirian anak. Penelitian ini melibatkan 54 siswa boarding school dan 118 siswa non-boarding school. Metode penelitian yang menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis metode korelasional yang penelitian dilakukan pada populasi atau sampel tertentu dengan menggunakan alat ukur Kuesioner Komunikasi Orang Tua Anak dan Kuesioner Kemandirian yang dilakukan validasi dengan pearson product-moment correlation coefficient dan reabilitas menggunakan alpha cronbach. Hasil penelitian dari uji korelasi pearson product moment menunjukkan hubungan antara orientasi percakapan dan kemandirian anak berhubungan secara signifikan, sedangkan hubungan orientasi konformitas dan kemandirian anak hanya satu yang menunjukkan hubungan secara signifikan. Hasil penelitian juga menunjukkan terdapat perbedaan antara pola komunikasi orang tua anak dan pembentukan kemandirian anak yang bersekolah di boarding school dan non-boarding school.
4624-4646 -
Pengembangan Video Interaktif Bermain Congklak Terhadap Kemampuan Berhitung Anak
Herliana Cendana, Farida Mayar (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4851 | Check in Google Scholar
Penelitian ini menelaah tentang pengembangan video interaktif bermain congklak terhadap kemampuan berhitung anak usia dini di TK Negeri Pembina. Penelitian pengembangan media ini menggunakan model pengembangan Borg and Gall yang meliputi: analisis potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain produk, dan uji coba produk melalui penilaian responden; ahli materi matematika anak usia dini, media pembelajaran anak usia dini, lembar observasi, dan guru serta anak kelompok B sebagai pengguna. Hasil penelitian menujukkan bahwa dari hasil validasi materi memperoleh skor (97,5%) dikategorikan (layak), hasil validasi media memperoleh skor (96,76%) dikategorikan (layak), dan hasil validasi Penilaian dari guru memperoleh presentase 100% yang masuk dalam kategori “Layakâ€. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 80% kemampuan anak berkembang sangat baik. Video interaktif permainan congklak dapat digunakan dalam mengajar dan mengembangkan kemampuan berhitung anak usia dini di kelompok B Ar Rahim TK Negeri Pembina Bangkinang.
4647-4661 -
Analisis Information book Pengenalan Budaya Minangkabau untuk Anak Usia Dini
Lisa Elfira, Delfi Eliza (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.5028 | Check in Google Scholar
Pengenalan budaya harus dimulai sedini mungkin dengan mengedukasi anak tentang keragaman budaya di Indonesia. Pengenalan budaya dimulai dari lingkungan yang berkembang pada bayi. Pada proses pembelajaran di sekolah, guru menyampaikan pengenalan budaya menggunakan metode narasi di depan kelas tanpa menggunakan media pendukung yang nyata. Penelitian ini berupaya untuk merancang dan menghasilkan buku fisik berupa information book yang bermanfaat dan efektif untuk mengenalkan budaya Minangkabau kepada anak usia dini. Metode penelitian R&D (Research and Development) dengan menggunakan model ADDIE. Hasil analisis angket validasi information book yang dikembangkan mencapai tingkat 90,36 persen dengan kategori sangat valid, seperti yang ditunjukkan oleh hasil. Hasil uji kepraktisan information book yang dikembangkan mencapai 96,4% dengan kategori sangat praktis. Melalui kegiatan pretest dan posttest, kategori keefektifan information book yang dibuat untuk uji keefektifan mengalami peningkatan sebesar 88% berada pada kategori sangat efektif.
4662-4672 -
Multimedia Interaktif untuk Meningkatkan Kemampuan Pengukuran Anak Usia Dini
Rika Rahmawati, Farida Mayar (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.5245 | Check in Google Scholar
Salah satu kemampuan matematika untuk anak usia dini adalah konsep pengukuran. Konsep pengukuran penting diajarkan pada anak sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media dalam mengenalkan konsep pengukuran pada anak usia dini. Metodologi penelitian ini menggunakan model pengembangan R&D model ADDIE dengan 5 tahapan penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, lembar observasi dan angket respon guru. Pada tahap analisis dibutuhkan media dalam mengenalkan konsep pengukuran untuk anak usia dini dalam pembelajaran secara menyenangkan dan berbasis teknologi. Tahap desain dilakukan untuk merancang produk multimedia interkatif yang akan dikembangkan menggunakan software berupa kinemaster dan powerpoint. Tahap development, dilakukan dengan merealisasikan rancangan produk multimedia interkatif sebelumnya telah dibuat menjadi multimedia interkatif yang siap untuk diterapkan dan dilakukan validasi ahli. Tahap implementasi berdasarkan penerapan multimedia interkatif yang telah dikembangkan kepada anak usia 5-6 tahun. Evaluasi berdasarkan hasil analisis praktikalitas, efektivitas, dan wawancara respon guru bahwa multimedia interkatif. Adapun dampak dari penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan anak dalam pengukuran.
4673-4681 -
Deteksi Dini Tumbuh Kembang pada Anak Usia Pra Sekolah
Azkia Mardhatillah Nesy, Pujaningsih Pujaningsih (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4517 | Check in Google Scholar
Deteksi dini tumbuh kembang sangat penting, namun penelitian menunjukkan bahwa pelayanan deteksi dini pada suatu wilayah masih rendah. Berdasarkan data TK Pertiwi, deteksi dini oleh pihak Puskesmas yang dilakukan ke sekolah hanya sebatas deteksi dini pertumbuhan saja. Oleh karena itu, penulis mengamati deteksi dini di empat area meliputi; pertumbuhan dan perkembangan, penyimpangan perilaku emosional (KMPE) dan gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktifitas (GPPH). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeteksi penyimpangan tumbuh kembang pada anak. Penelitian ini mengguanakan deskriptif kualitatif dengan informan penelitian guru. Pengumpulan data dilakukan melalui  cara observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan subjek penelitian adalah sebanyak sepuluh anak hasil rujukan dari guru. Hasil deteksi dini pertumbuhan menunjukkan status gizi dua anak kurus, tujuh anak normal, dan satu anak gemuk. Satu anak kemungkinan mengalami penyimpangan pada area perkembangan, KMPE  enam anak, dan GPPH tiga anak. Penelitian ini menunjukkan bahwa rujukan guru terkait permasalahan perkembangan anak mempunyai akurasi yang tinggi dan memerlukan skrining lebih lanjut sebagai awal upaya intervensi.
4682-4689 -
The Analysis of QR Code-Based Books to Develop Cognitive Aspects of 5-6 Year Old Children
Nina Veronica, Sofi Yunianti, Naili Saida, Harun Harun, Arif Rohman (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4578 | Check in Google Scholar
Appropriate learning media is one of the keys to successful education, especially in early childhood education. This study aims to develop QR code-based books as a means of developing the cognitive abilities of children aged 5-6 years. The research approach uses research and development (R&D) with development models that can be carried out in the classroom, one of which is the ADDIE research model (analysis, design, development, implementation, evaluation). Data collection techniques in this study used observation and questionnaires. The results of the expert's assessment showed that the media got a proportion of 79% in the "Good" category with an interval of 61% -80%. The results of the material expert's assessment got a proportion of 78% in the good category with an interval of 61% -80%. the results of the implementation of QR Code-based books through the results of the assessment that has been carried out by the teacher show that 85% of children get good categories. So it can be concluded that QR Code-based books show proper use in developing children's cognitive development.
4690-4698 -
Manajemen Pengelolaan Pembelajaran Ekstrakurikuler Seni di TK
Safira Nugraini, Joko Pamungkas (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4622 | Check in Google Scholar
Manajemen sangat penting bagi terselenggaranya sistem pendidikan yang bermutu dan berkelanjutan. Tujuan dari penelitian ini yaitu mendeskripsikan manajemen pengelolaan pembelajaran ekstrakurikuler seni. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek  dalam penelitian ini adalah kepala sekolah dan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pengelolaan pembelajaran ekstrakurikuler seni dilaksanakan menggunakan POAC. Hal ini dapat dilihat dari proses manajemennya yang dimulai dari Planning yaitu dengan penentuan kegiatan pembelajaran ekstrakurikuler, menentukan anggaran biaya, mencari guru yang hendak mengampu. Organizing yaitu hanya sebatas pembagian tugas kepada pihak yang terlibat dalam pembelajaran ekstrakurikuler seni. Actuating yaitu terdapat tiga jenis seni yaitu seni musik dengan angklung, seni rupa dengan melukis dan seni tari dengan menari. Controlling yaitu dengan penilaian secara global yang dilakukan oleh guru masing-masing kemudian dilaporkan kepada kepala sekolah. Bahwasannya manajemen pengelolaan pembelajaran ekstrakurikuler seni sudah terlaksana dengan baik.
4699-4708 -
Pendidikan Nilai-Nilai Moral Anak Usia Dini di Taman Kanak-Kanak Berbasis Islam
Rukiyati Rukiyati, Dwi Siswoyo, L. Hendrowibowo (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4680 | Check in Google Scholar
Nilai-nilai moral penting ditanamkan sejak anak usia dini untuk mencapai keluhuran martabat manusia. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan nilai-nilai moral dan metode pendidikan nilai-nilai moral yang dikembangkan oleh para guru di Taman Kanak-Kanak.  Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif. Setting penelitian adalah Taman Kanak-Kanak berbasis ajaran Islam di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah. Subjek penelitian adalah guru-guru Taman Kanak-Kanak sebanyak 140 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah diskusi grup terfokus. Teknik analisis data menggunakan analisis interaktif model Miles & Huberman. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menyimpulkan: Nilai moral yang dikembangkan guru adalah religiusitas, kemandirian, percaya diri, kejujuran, disiplin, toleransi, peduli sosial, respek, dan kesabaran. Metode yang digunakan adalah keteladanan, pembiasaan, memberi nasehat, bercerita, dialog, sosiodrama, kunjungan sosial, wisata pendidikan, fasilitasi, bernyanyi, pengenalan hadis singkat, pemutaran  film anak-anak. Dapat disimpulkan bahwa pendidikan moral anak usia dini di Taman Kanak-Kanak di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah telah dikembangkan dengan baik. Secara keilmuan, implikasi penelitian ini adalah pendidikan nilai-nilai moral dan agama anak usia dini dilaksanakan secara terintegrasi dengan lima aspek lainnya dari pengembangan anak usia dini.
4709-4721 -
Aksesibilitas Anak untuk Berpartisipasi dalam Program PAUD dengan Pembelajaran Berbasis Proyek di Kabupaten Karanganyar
Bambang Winarji, Upik Elok Endang Rasmani, Siti Wahyuningsih, Jumiatmoko Jumiatmoko, Nurul Shofiatin Zuhro, Anjar Fitrianingtyas (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4714 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk memberikan deskripsi komprehensif tentang akses anak-anak terhadap Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dengan fokus pada pembelajaran berbasis proyek di Kabupaten Karanganyar. Studi ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Â Penelitian ini dilakukan dengan dilaksanakannya observasi dan wawancara kepada kepala sekolah dan guru di lima lembaga PAUD di Kabupaten Karanganyar. Instrument observasi dan wawancara telah dikonsultasikan dan divalidasi oleh pihak ahli sehingga dihasilkan instrument yang dapat digunakan secara relevan. Metode validasi data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dari data yang diperoleh dari observasi dan wawnacara. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pemerintah daerah secara aktif mendukung akses anak-anak ke PAUD melalui inisiatif seperti Program Wajib PAUD Satu Tahun, dukungan anggaran untuk sekolah, dan program pelatihan. Faktor-faktor yang memfasilitasi akses meliputi lembaga PAUD yang terakreditasi, bantuan peningkatan infrastruktur, pemahaman guru tentang pentingnya Pembelajaran Berbasis Proyek, dan keterlibatan orang tua. Meskipun terdapat kemajuan, beberapa sekolah menghadapi kesulitan dalam mengoptimalkan sumber daya. Implementasi konsisten program pengembangan dan kurikulum terintegrasi dengan pembelajaran berbasis proyek sangat penting untuk perkembangan optimal anak-anak di Kabupaten Karanganyar.
4722-4730 -
Pembelajaran Metode Proyek Kurikulum Merdeka Sebagai Strategi Pembentukan Kemandirian Anak
Siti Wahyuningsih, Upik Elok Endang Rasmani, Bambang Winarji, Jumiatmoko Jumiatmoko, Nurul Shofiatin Zuhro, Anjar Fitrianingtyas, Novita Eka Nurjanah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4785 | Check in Google Scholar
Kemandirian merupakan kondisi dimana seorang individu dapat berdiri sendiri dan tidak bergantung kepada orang lain. Sikap ini perlu ditanamkan kepada semua orang tak terkecuali anak usia dini. Masa ini merupakan masa pondasi anak untuk menerima stimulasi dari luar sebagai bekal menghadapi kesulitan dimasa mendatang. Salah satu upaya yang dapat dilakukan guru untuk membentuk perilaku kemandirian anak sesuai dengan kurikulum merdeka yaitu melalui kegiatan metode proyek. Fakta dilapangan didapat kurangnya kemampuan kemandirian anak didalam kelas ditunjukkan dengan anak belum berani dalam mengungkapkan pendapat maupun melakukan perintah guru pada saat pembelajaran didalam kelas. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pembelajaran metode proyek dapat menjadi salah satu strategi dalam membentuk kemandirian anak usia dini. Penelitian ini dilaksanakan selama 6 bulan melalui pendekatan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan data primer dan sekunder dengan analisis Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode proyek menjadi strategi yang mudah dilaksanakan bagi guru dalam membentuk kemandirian anak usia dini melalui kegiatan pembelajaran yang kreatif, dan menyenangkan bagi anak didalam kelas.
4731-4740 -
Pengembangan Busy Book untuk Meningkatkan Kemampuan Berhitung pada Anak Usia Dini
Tasia Febrisia, Hadiyanto Hadiyanto (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4837 | Check in Google Scholar
Kemampuan anak dalam mengenal konsep berhitung masih kurang. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan Busy Book dalam meningkatkan kemampuan Berhitung yang Valid, Prakis dan Efektif sehingga dapat dimanfaatkan Guru dan Orangtua dalam menstimulasi perkembangan anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model pengembangan analysis, desain, development, implementation dan evaluation (ADDIE). Proses uji yang dilakukan dalam penelitian ini adalah uji validitas, praktikalitas dan efektivitas terhadap Media Busy Book. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Media Busy Book dirancang membentuk 1 buku yang utuh. Media Busy Book  terdiri dari permainan mengurutkan bilangan, berhitung, mencocokkan benda dan bilangan. Selain itu kemampuan matematika lainnya seperti mengenal berbagai bentuk pola dan warna yang ada pada media Busy Book. Kegiatan bermain menggunakan media ini berupa menempel dan melepaskan angka, menghitung jumlah benda yang tersedia sehingga anak aktif dalam proses pembelajaran.
4741-4751 -
Pengaruh Pengasuhan Ayah terhadap Perilaku Insecure Anak Usia Dini
Silvie Mil, Farah Qothrunnada (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4877 | Check in Google Scholar
Berbagai riset di 5 tahun terakhir banyak mengkaji tentang pengasuhan ayah (fathering) dan fatherless serta dampaknya pada aspek perkembangan dan perilaku anak. Penelitian dilakukan untuk menguji pengaruh pengasuhan ayah terhadap perilaku insecure anak. Pendekatan kuantitatif asosiatif digunakan dalam riset ini. Populasi riset ialah ayah yang berdomisili di Kota Depok, Jawa Barat dan memiliki anak berusia 5-6 tahun. Teknik purposive sampling digunakan untuk pemilihan sampel dan terpilih 170 ayah. Data dikumpulkan menggunakan kuisioner yang disebar melalui link googleform. Hasil riset membuktikan terdapat pengaruh negatif variabel pengasuhan ayah dengan perilaku insecure anak, yang artinya ayah yang semakin tinggi terlibat pada pengasuhan anak maka semakin rendah pula perilaku insecure yang akan dimiliki oleh anak. Pengasuhan ayah berkontribusi signifikan dalam mempengaruhi perilaku insecure pada anak usia dini. Dengan adanya hasil riset ini ayah seharusnya semakin terlibat terhadap pengasuhan anak serta dapat lebih memaksimalkan waktu yang diberikan saat pengasuhan, sehingga perilaku insecure pada anak dapat dihindari.
Â4752-4763 -
Salafi Madrasa, Nation, and (Pseudo-) Nationalism: A Case Study of Two Islamic Education Institutions in Indonesia
Wahyu Mulyadi, Sangkot Sirait, Sabarudin Sabarudin (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4879 | Check in Google Scholar
This research aims to examine the negotiations between two Islamic movement organizations, Salafi and Jamaah Ansharus Syariah (JAS), as conservative Islamic movements whose main goal is to return to the original sources of Islam, the Qur'an and As-Sunnah. This study uses a qualitative descriptive research design with data collection methods through observation, interactive interviews, and documentation conducted in two educational institutions owned by Salafi and JAS, using primary and secondary data sources. The research findings are as follows. First, it shows that Salafi and JAS, as fundamentalist movement groups, are capable of conducting cooperative negotiations using the concept of political agonism. Second, the negotiation process of Salafi and JAS emphasizes the concept of nationalism for the sake of the operational interests of educational institutions. Third, Salafi and JAS develop their movement ideology among students and their parents. This research portrays the existence of Pseudo Nationalism, positioning themselves in a contemporary style and acting as an anchor for balance, thereby impacting the existence and strengthening of their ideology.
4764-4774 -
Pengaruh Pola Asuh Ortu & Digital Story Telling terhadap Emotional Intellligence & Keterampilan Berbicara
Ino Merry Damayanti, Harun Harun (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4882 | Check in Google Scholar
Kemampuan bicara anak usia dini dapat dipengaruhi beberapa faktor diantaranya: emotional intelligence, pola asuh orang tua, dan pembelajaran yang diberikan oleh guru melalui digital strory telling. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pola asuh orang tua dan digital strory telling terhadap emotional intelligence, dan keterampilan berbicara anak. Jenis penelitian kuantitatif tipe korelasional. Jumlah sampel 173 anak usia 5-6 tahun di Kabupaten Klaten. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, lembar observasi, dan studi pustaka. Teknik analisis data menggunakan linier regresi berganda. Hasil penelitian menyimpulkan pola asuh demokratis memiliki pengaruh signifikan terhadap kecerdasan emosi anak dan keterampilan berbicara anak, pola asuh otoriter dan pola asuh permisif tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kecerdasan emosi anak dan keterampilan berbicara anak. Kemampuan digital story telling berpengaruh posiitif dan signifikan terhadap keterampilan berbicara anak. Kecerdasan emosi berpengaruh posiitif dan signifikan terhadap keterampilan berbicara anak. Implikasi penelitian yaitu orang tua perlu menerapkan pola asuh demokratis dan guru TK perlu menggunakan media pembelajaran digital story telling untuk meningkatkan emotional intelligence dan kemmapuan berbicara anak usia dini.
4775-4790 -
Implementasi Komunikasi Positif dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Anak Usia Dini
Gunarti Dwi Lestari, Widodo Widodo, Ali Yusuf, Monica Widyaswari (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4896 | Check in Google Scholar
Komunikasi menjadi bagian dari edukasi, termasuk pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Efektivitas pembelajaran PAUD salah satunya dipengaruhi oleh komunikasi yang terjadi pada saat proses. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan dan menganalisis temuan penelitian tentang meningkatkan motivasi belajar anak usia dini melalui komunikasi positif dalam proses pembelajaran PAUD. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Penelitian dilakukan kepada guru-guru PAUD melalui teknik wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan angket. Analisis data menggunakan model interaktif Miles and Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kalimat yang tepat memiliki pengaruh yang baik pada motivasi belajar anak. Ragam sifat kalimat positif yang mampu menumbuhkan motivasi belajar anak usia dini, yakni: kalimat ajakan, kalimat ajakan disertai penghargaan, kalimat ajakan disertai penegasan, kalimat pembimbingan, kalimat analitik, kalimat kompetitif, dan kalimat perintah. Semua kalimat positif tersebut dapat diterapkan oleh guru untuk meningkatkan motivasi belajar.
4791-4802 -
Modifikasi Kurikulum untuk Mengakomodasi Pendidikan Inklusif Guna Mendukung PAUD Holistik Integratif
Siti Nurjannah, Hermanto Hermanto (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4898 | Check in Google Scholar
Kurikulum modifikasi di PAUD inklusif sangat dibutuhkan untuk mendukung PAUD holistik integratif. Sekolah penyelenggara inklusif saat ini masih banyak yang belum menerapkan kurikulum modifikasi. Penelitian ini melihat bagaimana penerapan modifikasi kurikulum di PAUD inklusif sebagai salah satu unsur pendukung dalam penerapan PAUD holistik integratif. Penelitian dilakukan dengan menggunakan systematic literature review yaitu melakukan identifikasi dan evaluasi secara kritis terhadap penelitian-penelitian yang relevan, serta mengumpulkan dan menganalisis data dari penelitian-penelitian tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah telah mengeluarkan aturan yang mendukung modifikasi kurikulum di PAUD inklusif, tetapi analisis literatur memperlihatkan bahwa masih terdapat sekolah-sekolah yang belum menerapkan modifikasi kurikulum, meski banyak juga PAUD inklusi yang telah melakukannya. Selain itu terdapat beberapa PAUD inklusi yang melakukan modifikasi kurikulum hanya ketika proses pembelajaran, belum pada administrasi pembelajaran. Melalui penelitian ini dapat menjadi upaya untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang pentingnya modifikasi kurikulum pada PAUD inklusif di Indonesia guna mendukung program PAUD Holistik Integratif.
4819-4836 -
Upaya Meningkatkan Motorik Halus Melalui Kegiatan Mewarnai Di Taman Kanak-Kanak
Julianti Harianja, Rosmaimuna Siregar, Jumaita Nopriani Lubis (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.5158 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi motorik halus anak dan seberapa besar perkembangan motorik halus anak melalui kegiatan mewarnai di TK Mutiara Bangsa Desa Padang Bujur Kecamatan Sipirok Tapanuli Selatan. Jenis penelitian menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan subjek penelitian anak kelompok B di TK Mutiara Bangsa yang berjumlah 15 anak. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah gambaran dari perkembangan motorik halus anak pada kondisi awal sebelum dilakukan kegiatan mewarnai menunjukkan bahwa kemampuan motorik halus anak masih rendah dikarenakan pembelajaran kurang menarik minat anak. Peningkatan kemampuan motorik halus anak melalui kegiatan mewarnai pada anak dengan kriteria Berkembang Sesuai Harapan (BSH) yaitu: pra siklus persentase 0 %, pada siklus 1 meningkat pada kriteria (BSH) 53,3%, pada kriteria (BSB) 10%. Pada siklus 2 pada kriteria (BSH) dengan persentase 10% dan pada kriteria (BSB) meningkat 94%.4837-4847 -
Hubungan Antara Tingkat Kesadaran Orang Tua dengan Perilaku Pencegahan Berulang Thalasemia
Ai Mardhiyah, Aat Sriati, Ayu Prawesti, Ati Surya Mediawati, Ikeu Nurhidayah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4897 | Check in Google Scholar
Prevalensi penyakit thalassemia di Jawa Barat mengalami peningkatan setiap tahunnya. Program pencegahan sekunder thalasemia yaitu pencegahan pada keluarga yang beresiko atau keluarga yang dicurigai sebagai pembawa sifat untuk mencegah terjadi kembali kelahiran dengan thalasemia mayor. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi hubungan antara kesadaran orang tua anak penderita thalasemia dengan prilaku pencegahan thalasemia. Desain penelitian ini adalah cross-sectional study dengan sampel sejumlah 114 orang tua anak dengan thalasemia. Pengumpulan data menggunakan instrumen kesadaran dan prilaku orang tua dalam pencegahan talasemia. Analisis data menggunakan uji korelasional melalui uji Chi Square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara kesadaran orang tua dengan prilaku pencegahan thalassemia, kemungkinan adanya faktor-faktor penghambat orang tua yang hampir setengahnya sudah mempunyai kesadaran tetapi tidak berprilaku pencegahan thalasemia dikarenakan biaya, kurang memahami prosedur, takut, masih berharap punya anak kembali. Saran penelitian ini adalah orang tua perlu meningkatkan kesadaran dengan mengembangkan intervensi atau strategi pencegahan thalasemia melalui konseling dan peer support group pada orang tua.
4848-4856 -
Implementasi Metode Project Based Learning untuk Kreativitas pada Anak Usia Dini
Awaliyatun Nikmah, Imam Shofwan, All Fine Loretha (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4999 | Check in Google Scholar
Pembelajaran dengan metode konvensional masih menjadi masalah yang sering terjadi di lembaga pendidikan, pembelajaran dengan metode tersebut terkesan membosankan sehingga mengurangi minat belajar siswa. Kondisi tersebut akan sulit meningkatkan minat belajar peserta didik dan tidak mampu mencapai tujuan atau hasil belajar yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode project based learning dan kreativitas siswa setelah mengikuti pembelajaran berbasis proyek. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian dilaksanakan di KBIT Al Amin, subjek penelitian ini adalah kepala sekolah dan 2 orang pendidik. Teknik validitas data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi partisipatif, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis dengan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini yaitu guru merancang kegiatan pembelajaran dengan metode project based learning melalui kegiatan bermain, bercerita, dan berdiskusi sesuai tema yang sudah ditentukan, serta media penunjang pembelajarannya menggunakan loose parts sehingga siswa bersemangat dalam mengikuti pembelajaran. Pengaruh dari pembelajaran project based learning terhadap kreativitas siswa diantaranya siswa menjadi tidak mudah bosan, tertarik pada kegiatan kreatif, memiliki keingintahuan yang tinggi, percaya diri, berani mengambil resiko, terbuka terhadap hal-hal baru, imajinatif, toleransi, dan memiliki tanggung jawab.
4857-4870 -
Upaya Meningkatkan Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini melalui Bermain Peran
Ade Lasma Harianja, Rosmaimuna Siregar, Jumaita Nopriani Lubis (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.5159 | Check in Google Scholar
Perkembangan sosial emosional merupakan salah satu aspek perkembangan yang sangat penting di stimulasi sejak dini pada anak. Jika tidak berkembang, aspek ini akan berpengaruh pada aspek perkembangan lain. Oleh karena itu, penting bagi guru dan orangtua untuk menstimulasi aspek ini secara tepat. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bermain peran dalam meningkatkan perkembangan sosial emosional anak. Metode penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas dengan 2 siklus. Adapun subjek dalam penelitian ini yaitu anak usia 5-6 tahun yang berjumlah 12 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian bahwa peningkatan perkembangan sosial emosional anak melalui bermain peran pada pra siklus diperoleh rata-rata 0 %, pada siklus I diperoleh rata-rata 58%, dan pada siklus II diperoleh rata-rata 83%. Kesimpulannya adalah bermain peran secara efektif dapat meningkatkan perkembangan social emosional anak. Implikasi hasil penelitian ini dapat menjadi rujukan dalam pengembangan metode bermain peran khususnya untuk anak usia dini.
4871-4880 -
Media Pembelajaran Berbasis Video: Apakah berpengaruh terhadap peningkatan motivasi belajar pada Anak?
Muh. Adnan Hudain, Ilham Kamaruddin, Irvan Irvan, Juhanis Juhanis, Pius Weraman, Kundharu Saddhono (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4924 | Check in Google Scholar
Motivasi belajar yang tinggi pada anak usia dini membantu mereka menemukan minat dan bakatnya secara lebih dini. Ketika anak menemukan minat khusus, mereka cenderung lebih bersemangat untuk belajar dan berkembang dalam bidang yang sesuai dengan minat tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh media pembelajaran berbasis video terhadap motivasi belajar pada anak usia dini. Metode studi literatur digunakan untuk mengumpulkan dan menganalisis data dari sumber-sumber yang relevan. Simpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis video memiliki potensi besar dalam meningkatkan motivasi belajar pada anak usia dini. Implikasi penelitian ini mencakup pengembangan kurikulum yang lebih menarik dengan integrasi media pembelajaran berbasis video, pelatihan bagi para guru untuk mengoptimalkan penggunaan video dalam pembelajaran, dan pentingnya peran orang tua dalam mendukung motivasi belajar anak usia dini melalui pilihan video yang mendidik dan relevan.
4881-4891 -
Building Children's Independence through One Way Communication
Faizatul Widat, Ainil Hamdia, Alfiyah Alfiyah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4207 | Check in Google Scholar
This research is a research that combines the learning methods used by teachers, namely the one way communication method and the concept of early childhood independence. This research method is a qualitative type of case study. This research was conducted at the RA Hidayatul Islamiyah institution in Karangbong Village. The sources of information in this study are principals and teacher councils taken with a purposive sampling approach. The results of this study in training early childhood independence through one-way communication are as follows: first, planning for RPP as a reference for early childhood learning, supporting facilities for one-way communication and effective and efficient learning schedules. Furthermore, the implementation includes providing understanding in one-way communication, approaches to early childhood, using habituation techniques and learning media. Finally, evaluate the teacher's strategy in doing one-way communication, the value of independence taught, and early childhood has good independence.
4892-4901 -
Co-Parenting Management; Shaping Early Childhood Cultural and Language Adaptation
Abu Hasan Agus R, Akmal Mundiri, Ummi Maghfirah, Fadilatul Munawwaroh (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4281 | Check in Google Scholar
Problems of communication and interaction between preschoolers, unwittingly have an important role in having a high ability to respect culture and language. Children's development is not only influenced by the quantity of time spent with parents, but parents must pay attention and understand the parenting style used when interacting with children. The purpose of this study was to determine the parenting style of parents in shaping the cultural and language adaptations of early childhood. This study used a qualitative approach with a type of field research. The data collection techniques used were observation guidelines and interviews with the principal, homeroom teacher for classes A1 and B1, and two parents at Ummi Sundari Sidomukti Kindergarten, Kraksaan. The data analysis technique used the Miles and Huberman Interactive Model with data reduction activities, presenting data, and drawing conclusions. The results showed that Co-Parenting management in shaping the adaptation of Ummi Sundari Sidomukti Kindergarten children to culture and language was pursued by 2 educational concepts namely guided by local and national languages and internalization of tolerance. This research demonstrated parenting styles in managing positive values in children's affective and psychomotor aspects.
4902-4912 -
Buku Digital Berbasis Fonetik Melalui Aplikasi Book Creator untuk Anak Usia Dini
Cucu Atikah, Luluk Asmawati, Ratna Ekawati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4951 | Check in Google Scholar
Pada era teknologi dan globalisasi, kemampuan berbahasa Inggris menjadi penting sejak usia dini. Tujuan dari penelitian pengembangan ini adalah untuk membuat buku cerita digital berbasis fonetik yang bermanfaat dan berguna untuk meningkatkan kemampuan membaca bahasa Inggris anak-anak berusia lima hingga enam tahun. Studi ini merupakan penelitian dan pengembangan dengan menggunakan model ADDIE, yang mencakup tahapan Analitik, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Teknik purposive sampling digunakan untuk memilih 67 anak usia 5-6 tahun dari 3 preschool berbeda sebagai subjek penelitian. Penilaian kelayakan buku digital dilakukan melalui angket penilaian yang divalidasi oleh ahli media dan ahli materi, dan hasilnya dianalisis menggunakan persentase. Efektivitas buku digital diukur melalui angket observasi pada pretest dan posttest terhadap kemampuan membaca bahasa Inggris. Uji sample paired t-test digunakan untuk menganalisis hasil pretest dan posttest kemampuan membaca anak. Hasil studi menunjukkan bahwa buku digital berbasis fonetik ini sangat layak digunakan dan efektif untuk meningkatkan ketrampilan membaca bahasa Inggris anak.
4913-4924 -
The Behavior of Street Children within a Cultural Context: A Study on the Communication Life of Street Children within a Typical Indonesian Society
Yusuf Yusuf (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.5196 | Check in Google Scholar
In Indonesia, unfortunate children facing dire circumstances, including victims of war, forced labor, child abuse, and human trafficking, are prevalent. Among them, street kids endure rapid growth due to various factors, living in abusive environments and spending approximately eight hours daily wandering the streets. This study aimed to explore the uniqueness of street children near the tombs of Islamic saints (Wali), where they descend to interact with pilgrims during religious events, seeking alms. Employing a phenomenological approach. Data Collection was by interview, field observation together with ethnographic techniques on street children’s motivations for begging and their communication behaviors in capturing pilgrims’ attention. Findings revealed that economic reasons and peer influence were primary motives for the children’s street presence. Additionally, sacred events like Muludan, Malam Pelal, Syawalan, Serenan, Sedekah Bumi/Nadran, and Kliwonan marked peak times for their begging activities, associated with poverty and ritualistic behaviors. Understanding street children’s communication behaviors and dynamics in this cultural context offers valuable insights for social interventions and support.
4925-4926 -
Penerapan KSE dalam Pembelajaran Berdiferensiasi pada Sekolah Penggerak di Kota Surakarta
Nurul Shofiatin Zuhro, Upik Elok Endang Rasmani, Siti Wahyuningsih, Anjar Fitrianingtyas, Novita Eka Nurjanah, Jumiatmoko Jumiatmoko, Bambang Winarji (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4991 | Check in Google Scholar
Pengembangan kompetensi sosial emosional (KSE) anak sejak usia dini dapat diintegrasikan pada kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di Sekolah penelitian melalui pembelajaran yang berdiferensiasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan kompetensi sosia emosional anak dalam menumbuhkan karakter positif. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan tujuan untuk memberikan deskripsi praktik pembelajaran berdiferensiasi yang terintegrasi dengan KSE melalui metode pembelajaran berbasis proyek pada kegiatan P5. Sumber data pada penelitian ini diperoleh dari adalah guru kelas di sekolah sejumlah 22 orang. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu melalui wawancara dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan data bahwa implementasi pembelajaran berdiferensiasi pada sekolah-sekolah penggerak di Kota Surakarta dapat dilaksanakan melalui pembelajaran berbasis proyek pada kegiatan P5 yang diintegrasikan dengan kompetensi sosial emosional peserta didik. Penelitian ini memberikan konstribusi penting dalam bidang pendidikan anak usia dini, khususnya bagi orang tua dan pendidik dalam mengembangkan kompetensi sosial emosional.
4937-4945 -
Studi Komparasi Pelaksanaan Supervisi Guru di Finlandia dan Cina sebagai Negara Maju
Umar Ali, Yustina T. May (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.5155 | Check in Google Scholar
Supervisi dilakukan untuk mengembangkan mutu pendidikan yang lebih baik. Meskipun demikian, pelaksanaan supervisi masih mengalami berbagai kendala. Oleh karena itu, artikel bertujuan untuk memberikan gambaran komparasi pelaksanaan supervisi di dua negara maju yakni Finlandia dan Cina. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur yang dilakukan melalui beberapa proses. Pendekatan ini dipilih karena ingin memberikan gambaran mengenai strategi yang tepat untuk guru. teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis tematik yang berusaha untuk memunculkan tema dari data yang diperoleh. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tujuan supervisi, supervisor, strategi pelaksanaan, dan hasil akhir supervisi di negara Finlandia dan Cina memiliki perbedaan. Perbedaan yang paling mendasar adalah pada tujuan dan strategi pelaksanaan. Implikasi hasil penelitian ini dapat digunakan oleh pemangku kebijakan pendidikan untuk melakukan supervisi guru dengan mempertimbangkan setiap hasil penelitian ini.
4946-4955 -
Students’ Life Satisfaction, Personality, Gratitude and Resilience of Students
Durrotunnisa Durrotunnisa (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4964 | Check in Google Scholar
Positive psychology, which has been widely developed in the last twenty-three years, raises the topic of individual positive character strengths. The purpose of this study was to see a positive relationship between the existing characters, according to the constructs tested, including life satisfaction, resilience, personality and gratitude for the subjects after the earthquake, tsunami and liquefaction. The sampling technique used was a two-stage random sampling conducted on students. The BF 10 psychological instrument related to personality was used to reveal personality, the SWLS instrument was used to express life satisfaction, QR-6 was used to identify gratitude and RYDM was used to measure resilience. The SPSS 21 license authorized wizard regression analysis program was used as a data analysis technique. The results show that the level of relationship between personality factors, gratitude, and resilience to life satisfaction is in the strong category with a value of R = 0.677. The magnitude of the simultaneous contribution is R square = 0.458, indicating that there is a role in the predictor variables of personality, gratitude, and resilience to life satisfaction of 45.8%.
4966-4974 -
Pengembangan Model Kelas Virtual TV Sekolah dalam Merefleksikan Konsep Merdeka Belajar pada Jenjang PAUD
Sri Watini (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.5019 | Check in Google Scholar
Pandemic Covid-19 memberikan pelajaran berharga bahwa tanggungjawab pendidikan menjadi tanggungjawab bersama sesuai Konsep Tri Pusat Pendidikan KH Dewantara. Konsep merdeka belajar harus dijalankan di era digital saat ini. Tentunya media IT sangat dibutuhkan. Kelas virtual harus direalisasikan secara nyata. Penelitian ini dalam rangka mengembangkan Model Kelas Virtual TVSekolah untuk jenjang PAUD. Metode yang digunakan adalah R &D. Uji coba dilakukan pada kelompok kecil satu lembaga, dan kelompok besar 9 lembaga. Hasil uji efektivitas N-Gain Score diperoleh kesimpulan bahwa Model Kelas VirtualTVSekolah dapat merefleksikan konsep merdeka belajar di PAUD. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan yang signifikan baik dari uji coba kelompok kecil sebesar 76% dan pada uji coba kelompok besar 90,9%. Perubahan yang dapat diamanti adalah anak mampu menggunakan IT sebagai sarana pembelajaran, mandiri dalam belajar berekplorasi dan elaborasi, mandiri berubah dari konvensional ke digital, berani berbagi ilmu dan pengalaman belajar kepada teman sebaya secara ekspresif dan percaya diri.
4975-4984 -
Impresi Permainan Edukatif atas Kecerdasan Spiritual untuk Putra-Putri Rentang Usia 5-6 Tahun
Dian Tri Utami, Yenni Yunita, Alucyana Alucyana, Yesi Novitasari, Siti Fadillah, Azlin Atika Putri, Mayang Belia Sameto (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4767 | Check in Google Scholar
Salah satu fungsi dari pengembangan kecerdasan spiritual adalah kesadaran anak atas eksitensi dirinya, kekurangannya, serta kelebihan, guna menuju pribadi dengan kesehatan fisik dan mental yang baik di masa depan. Tujuan penelitian yakni mendeskripsikan proses dan hasil pembelajaran melalui media permainan ular tangga dengan tema Islami untuk meningkatkan kecerdasan spiritual anak kelompok B RA Uniq Pekanbaru, Riau. Subjek penelitian 15 anak rentang usia 5-6 tahun. Metode penelitian menggunakan studi tindakan model Kemmis dan Mc. Taggart, dengan teknik pengumpulan data dengan instrumen non-tes: observasi, catatan lapangan, dan wawancara. Penelitian ini berjalan dengan dua siklus, siklus pertama mencakup empat kali tatap muka dan siklus kedua dengan tiga kali tatap muka. Analisis data dilakukan secara mix method antara kualitatif dan kuantitatif. Hasil riset menunjukkan adanya perubahan kecerdasan spiritual anak melalui alat permainan edukatif ular tangga bertema islami dengan rata-rata skor kecerdasan spritual anak pada pra-siklus sebesar 36,07 mengalami peningkatan pada siklus pertama sebesar 62,86 dan pada siklus kedua sebesar 72. Disarankan bagi guru dan peneliti selanjutnya agar mengembangkan ular tangga bertema Islami untuk optimalisasi aspek perkembangan anak lainnya.
4975-4996 -
Teacher Leadership Models in Developing Cognitive Ability in Early Children
Mukaffan Mukaffan, Akmal Mundiri, Ninik Wahyuningsih, Siti Romla (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4283 | Check in Google Scholar
The purpose of this study was to determine the teacher's leadership model in an effort to develop early childhood cognitive abilities in RA Hidmatul Hikam, Alassumur Lor. This research uses a qualitative approach with a case study type. The technique of collecting data from the process of observation and interviews with the principal, Deputy Head of Curriculum, homeroom teacher for grades A and B. Data analysis techniques using the Miles and Huberman Interactive Model with data reduction activities, data presentation, and drawing conclusions. Data validity with source and technique triangulation process. The leadership model of the teachers at RA Hidmatul Hikam, Alassumur Lor refers to the participatory-democratic leadership model. This leadership model includes two main characteristics, namely the concept of aspirational management, and broad-minded personal. The teacher leadership model shown in this study describes a teacher figure who emphasizes communication, equalizes subordinates (students), synchronizes learning interests and goals in terms of personal interests and goals, and makes decisions systematically according to the opinions, complaints, and problems of subordinates (students). . So that in learning, these two characteristics become an effort to develop students' cognitive development collaboratively without any pressure.
4997-5004 -
Learning Burnout; Teacher's Strategy in Creating Effective Learning
Sabran Sabran, Riswadi Riswadi, Hasan Baharun, Siti Nur Hidayah, Siti Aminah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4155 | Check in Google Scholar
Learning burnout must get serious attention from the teacher so that the learning he does becomes effective and efficient. This study aims to discover the strategies used to overcome learning saturation for early childhood at school. This type of research uses a qualitative case study approach, an inquiry method that emphasizes the search for meaning, understanding, concepts, characteristics, symptoms, symbols or descriptions of a phenomenon in the research setting, prioritizing quality, using several methods, and presenting narratively. Data collection techniques were carried out through interviews, observation and documentation. The data analysis technique was carried out through three stages: data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The research and discussion results show that strategies for overcoming learning saturation in early childhood have been carried out very well and optimally. The use of methods, media, learning strategies and interactions with students is planned and systematic to reduce learning boredom in the classroom.
5005-5015 -
Pengembangan Video Animasi Self Awareness Anak dalam Menghadapi Bencana Kabut Asap
Harlina Ramelan, Farida Mayar (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4536 | Check in Google Scholar
Salah satu kelompok korban bencana sebagian besar anak-anak, dikarenakan anak tidak mengetahui tentang bencana kabut asap, rendahnya self awareness bertindak melindungi diri, tidak mampu membedakan situasi berbahaya serta minimnya pemahaman tentang langkah menyelamatkan diri saat bencana kabut asap. Salah satu tindakan yang dapat dilakukan adalah meningkatkan self awareness untuk siap siaga bencana. Penelitian ini bertujuan mengembangkan video animasi untuk meningkatkan self awareness anak dalam menghadapi bencana kabut asap. Penelitian ini menggunakan Research and Development dari Borg and Gall, Gall yang dimodifikasi sesuai kebutuhan sampai sembilan tahapan penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, lembar observasi dan angket respon guru. Berdasarkan hasil uji validasi video animasi dikategorikan sangat valid. Berdasarkan hasil uji N-Gain dan uji paired sample t-test video animasi efektif untuk meningkatkan self awareness anak dalam kategori tinggi dan secara signifikan. Hasil video animasi bisa digunakan sebagai media pembelajaran berbasis teknologi di TK dalam rangka meningkatkan self awareness anak menghadapi bencana.
5016-5030 -
Model Kemitraan antara Puskesmas dan Posyandu di Pos PAUD
Arsya Rine Pratami, Tri Suminar, Deni Setiawan (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.5239 | Check in Google Scholar
Pentingnya kerja sama  dengan tenaga medis dalam pelaksanaan layanan kesehatan dan gizi di lembaga PAUD ini perlu dilakukan agar anak tidak mendapatkan pelayanan yang salah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis terkait model kemitraan Puskesmas dan Posyandu pada layanan kesehatan dan gizi anak usia dini melalui penerapan PAUD Holistik Integratif di Pos PAUD. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus (Case Study). Peneliti menggunakan wawancara untuk sumber data primer dan dokumentasi untuk sumber data sekunder. Reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan sebagai analisis data dan triangulasi sebagai keabsahan data. Model kemitraan antara puskesmas dan posyandu dalam meningkatkan layanan kesehatan, gizi, dan perawatan di Pos PAUD menggunakan model kemitraan mutualistik. Dampak dari kemitraan mutualistik adalah pihak-pihak yang menjalin kemitraan dapat mencapai tujuan secara lebih optimal yaitu memberikan pelayanan kesehatan, gizi, dan perawatan di Lembaga Pos PAUD.
5031-5044 -
Efikasi Diri Ayah dalam Keterlibatan Pengasuhan Anak Usia Dini Ditinjau dari Value of Children
Coryza Nursyahbani, Mintarsih Arbarini, Yuli Kurniawati Sugiyo Pranoto (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.5121 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bermaksud mengetahui hubungan antara efikasi diri ayah melalui value of children terhadap keterlibatan pengasuhan anak usia dini. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan Path Analysis bantuan SPSS2 2.0. Penelitian melibatkan 122 ayah yang mempunyai anak usia 2-6 tahun, yang dilakukan melalui purposive sampling. Skala yang digunakan yaitu skala keterlibatan pengasuhan ayah yang di adaptasi dari Inventory of Father Involvement (IFI) disusun oleh Hawkins, variabel efikasi diri ayah Fathering Self Efficacy Scale (FSES) disusun oleh Sevigny dan adaptasi skala value of children disusun oleh Hoffman. Pengambilan data melalui penyebaran secara offline dan online (google form). Dengan hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh tidak langsung antara efikasi diri ayah melalui value of children terhadap keteribatan ayah dalam pengasuhan dengan hasil (0,59456 > 0,555).
5045-5051 -
Penerapan Permainan Tradisional Bakiak dalam Meningkatkan Motorik Kasar Anak Usia Dini: Studi Kasus di TK Al-Khairaat Kabupaten Parigi Moutong
Didik Purwanto, Andi Agusniatih, Fitriana Fitriana, Fahrizal Fahrizal (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4922 | Check in Google Scholar
Masa taman kanak-kanak merupakan masa pertumbuhan yang paling cepat dan sekaligus paling sibuk. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh permainan tradisional bakiak terhadap keterampilan motorik kasar anak usia dini. Metode eksperimen dengan pretest-posttest design. Instrumen tes motoric kasar melalui pengamatan aspek keseimbangan, kecepatan dan kekuatan. Teknik analisis menggunakan uji-t berpasangan dependen. Hasil uji beda dapat diketahui bahwa nilai Sig. (2-tailed) adalah 0,000 lebih kecil dari pada 0,05 artinya ada pengaruh yang signifikan permainan tradisional bakiak terhadap keterampilan motorik kasar anak usia dini. Sehingga dikatakan penerapan permainan tradisonal bakiak meningkatkan motoric kasar anak usia dini, tentu dalam penerapannya dalam bentuk permainan yang efisien dan meraik. Kesimpulannya adalah ada pengaruh yang signifikan permainan tradisional bakiak terhadap keterampilan motorik anak usia dini.
5052-5059 -
Peran Guru dalam Mengembangkan Karakter Mandiri pada Anak Usia 4-5 Tahun
Nurul Khaira, Nur Cholimah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4725 | Check in Google Scholar
Pelnellitian ini belrtujuan untuk melnganalisa pelran guru selbagai pelmbimbing, moltivatolr selrta fasilitatolr untuk pelngelmbangan karaktelr mandiri. Meltoldel pelnellitian yang dipakai adalah kualitatif. Telknik yang digunakan dalam pelnellitian adalah olbselrvasi, wawancara dan dolkumelntasi. Pelnellitian ini dilakukan di klolmpolk A TK Colndolngcatur, delngan jumlah subjelk 10 anak dan 3 guru. Hasil dari pelnellitian ini melngungkapkan bahwa pelran guru dalam pelrannya selbagai pelmbimbing dan moltivatolr tellah dijalankan delngan elfelktif, selpelrti melmbelrikan arahan dan melnunjukkan colntolh kolnkrelt. Melskipun belgitu, belbelrapa anak masih bellum selpelnuhnya melndapatkan rangsangan dari lingkungan rumah, selhingga ada belbelrapa di antara melrelka yang masih melmelrlukan bantuan baik dari guru maupun telman selbaya. Ollelh karelna itu, dalam upaya untuk melmbantu anak-anak melngelmbangkan kelmandirian, pelnting bagi guru dan olrang tua untuk melmbelrikan dukungan yang kolkolh, telrmasuk melmbelrikan pelluang kelpada anak-anak untuk melnelmukan dan melnjellajahi hal-hal baru.Top of Form
5060-5071 -
Strategies to Improve Critical Thinking Skills for Children Through the Beyond Center and Circle Time (BCCT) Method
Faizatul Widat, Dewi Man Zilatul Hikmah, Zilviyatul Hasanah, Hasan Baharun (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4206 | Check in Google Scholar
This study aims to analyze and examine learning strategies in early childhood through the Beyond Center And Circle Time (BCCT) approach in improving critical thinking skills in early childhood. The subject of this research is RA Raudlatul Hasanah Condong Gading Probolinggo. This research uses a qualitative case study-type approach with observation, interview and documentation techniques. The data analysis is carried out circularly, starting with data display, reducing, and concluding. Sources of informants were obtained from school principals, teachers and guardians of students. The results of the study show that in improving critical thinking skills for early childhood at RA Raudlatul Hasanah by adopting the Beyond Center And Circle Time (BCCT) method, which is carried out in the following stages; first problem mapping, a second implementation of Beyond Centre And Circle Time (BCCT), third evaluation and follow-up plan. This research has implications that the BCCT method has a significant influence on improving thinking skills in early childhood, which can be seen when students ask questions, are enthusiastic about participating in teaching and learning activities and are always excited and cheerful in carrying out activities using this method.5072-5083 -
Utilization of Kitchen Waste as a Learning Media in Increasing Children's Creativity
Nur Aisyah, Fathor Rozi, Holila Holila, Anis Sulalah Trianingsih (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4236 | Check in Google Scholar
Waste that is appropriately managed will produce creativity that can make. Waste is also able to develop children's intelligence with proper utilization. This study aims to examine the use of kitchen waste as a medium in increasing students' creativity. The place of research was conducted at an early childhood education institution located in the Probolinggo area, namely the Salih Children's Education Park; this institution is under the auspices of the Nurul Jadid Paiton Foundation Probolinggo. The research method uses a qualitative approach type of case study to get an idea of increasing students' creativity by utilizing kitchen waste media. Informant sources were obtained from school principals, ustadzah-ustadzah and Taman Pendidikan Anak Salih students. The results showed; That every weekend, namely Saturday, the Anak ShalihEducation Park institution conducts routine cooking class activities carried out at school; this activity produces kitchen waste; in anticipation that waste does not become a negative thing and remains functional, the Ustadzah of Anak ShalihEducation Park innovates to manage kitchen waste media to be used as creativity material for students. The use of kitchen waste as a learning medium is carried out by; Preparatory analysis, applying waste media, and creativity assessment. By using cooking class kitchen waste as a learning medium, students are more enthusiastic, creative, exploratory, innovative and able to find new ideas by using various media to produce different kinds of artwork.
5084-5092 -
The Use of Gadgets on Ethics of Early Childhood Communication From the Perspective of the Qur'an
Moh. Abdan Syakuro, Ardhana Reswari, Danang Prastyo (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4133 | Check in Google Scholar
The Qur'an guides us to always speak kindly and gently to everyone. The purpose of this study is to describe the use of gadgets on communication ethics in early childhood in the perspective of the Qur'an. This type of research uses descriptive qualitative case study approach. The subjects involved in this study were 17 children aged class B2, teachers, and parents of students at RA An-Najah I. Data collection in the study was carried out using interviews, observation, documentation studies, and data identification with research instruments in the form of guidelines interviews and observations. Researchers used three stages in analyzing data which included reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study show that: the use of gadgets has an influence on children's communication ethics. Negative communication ethics that arise due to the use of gadgets in early childhood in the form of a very bad way of communicating with parents, namely by speaking in a harsh tone to parents, teachers and fellow peers which is contrary to the context of communication ethics accordingÂ
Â5093-5109 -
Kegiatan Bermain Engrang Batok dapat Mengembangkan Perilaku Prososial Anak 5-6 Tahun
Ridwan Ridwan, Indra Bangsawan, Huda Huda (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4551 | Check in Google Scholar
Lembaga pendidikan anak usia dini dapat mengembangkan perilaku prososial anak mengunakan kegiatan bermain engrang batok, dalam kegiatan ini, aspek pertumbuhan dan perkembangan anak dapat teransang dengan baik, tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengembangkan perilaku prososial anak melalui kegiatan bermain engrang batok, Pada penelitian ini dapat digunakan sebagai referensi bagi peneliti berikutnya, dan bagi para pendidik guna melakukan pembelajaran dalam ruangan kelas, pada penelitian ini mengunakan metode PTK dengan siswanya sebanyak 14 Anak, juga mengunakan desain Perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Diakhir siklus mendapatkan 80,36% dengan keriteria anak meningkat sangat bagus. Anak-anak akan melompati dan mendorong batok dengan kaki mereka, menciptakan gerakan yang menyenangkan dan menantang, bermain enggrang batok memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk berinteraksi dengan teman sebaya mereka. Melalui interaksi ini, mereka belajar mengenali dan memahami perasaan orang lain, mengontrol emosi mereka sendiri, mengatasi konflik,  ini membantu mereka dalam membangun hubungan sosial yang sehat dan positif.
5110-5122 -
Pengaruh Metode Pemberian Tugas terhadap Sikap Tanggung Jawab Anak Usia 5-6 Tahun
Elisa Pitria Ningsih, Harun Rasyid (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.3834 | Check in Google Scholar
Tanggung Jawab adalah sikap atau perilaku dimana seorang individu harus melakukan apa yang seharusnya dilakukannya dan berani menanggung konsekuensi dari apa yang dilakukannya, berlaku bagi dirinya sendiri maupun orang lain dalam kehidupan di keluarga, lingkungan dan masyarakat. Sangat penting bagi seorang individu memiliki sikap tanggung jawab dalam dirinya, karena sikap tanggung jawab yang dimilikinya akan mempengaruhi bagaimana seorang individu dapat diterima di lingkungannya. Tujuan dari penelitian ini untuk melihat apakah metode pemberian tugas berpengaruh terhadap sikap tanggung jawab anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain factorial, data awal didapatkan dengan melakukan pengamatan secara langsung terhadap perilaku anak, selanjutnya data penelitian didapatkan dari instrumen (angket) yang diisi oleh responden (guru). Kemudian data yang telah diperoleh akan dianalisis menggunakan uji normalitas, uji linearitas dan uji regresi. Didapatkan besaran pengaruh metode pemberian tugas terhadap sikap tanggung jawab anak usia 5-6 tahun adalah 1,65. Nilai 1,65 termasuk dalam Strong Effect (Kuat), maka dapat disimpulkan bahwa metode pemberian tugas berpengaruh terhadap sikap tanggung jawab anak usia 5-6 tahun.
5123-5132


