Vol. 6 No. 3 (2022)
Total Articles: 120 | Total Pages: 1508
Issue Coverage: 317 Author(s) from 1 Country(s)
Indonesia (316)
Full Issue
Articles
-
Model Pengembangan Big Book untuk Meningkatkan Kompetensi Guru PAUD
Sri Tatminingsih (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1698 | Check in Google Scholar
Dalam kompetensi pedagogis dan profesional Guru PAUD terdapat indikator menguasai media pembelajaran dan mampu menciptakan materi pembelajaran yang menarik. Indikator tersebut mencakup kemampuan dalam menentukan materi, menyusun strategi dan metode, membuat media dan bahan belajar secara kreatif. Big book merupakan salah satu media dan bahan belajar yang sering digunakan guru PAUD dalam pembelajarannya, namun sebagian besar Guru menggunakan Big book yang sudah tersedia atau bukan hasil karyanya sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan Model Pengembangan Big book yang sistematis, mudah dan sederhana dalam pengaplikasiannya. Metode penelitian menggunakan R&D dengan paradigma kualitatif deskriptif. Desain penelitian mengadaptasi model yang dikembangkan oleh Borg and Gall yang dikonstruk menjadi empat tahapan, yaitu analisis kebutuhan, pengembangan model, uji coba model dan revisi model. Penelitian dilaksanakan selama dua tahun, yaitu tahun 2019 dan 2020. Hasil penelitian berupa “Model pengembangan big book†yang mencakup materi, material (bahan dasar dan bahan pendukung) serta strategi pelaksanaan model.
1057-1069 -
Discovery Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Kemandirian Anak Kelompok A Usia 4-5 Tahun
Devi Dwi Puspita Sari, Arif Rohman (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1685 | Check in Google Scholar
Model pembelajaran discovery learning adalah satu pendekatan mengajar dimana guru memberi peserta didik contohË—contoh topik spesifik dan memandu peserta didik untuk memahami topik tersebut (Kauchak, 2012: 177). Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran Discovery terhadap anak usia 4-5 tahun. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (RnD) dengan menggunakan model ADDIE. Sedangkan tahapan pada penelitian ini diantaranya yaitu analyze, design dan develop. Pada penelitian ini hanya menggunakan tiga tahapan dikarenakan kondisi pandemi yang mengharuskan masih banyak lembaga yang melakukan kegiatan pembelajaran dengan via daring, sehingga peneliti mengalami kesulitan dalam kegiatan penelitian. Penelitian ini dilakukan di RA Al Amanah dengan subjek 20 anak. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu untuk mengkuji keevektifan produk dengan menggunakan Wilcoxon Rank Test dengan hasil signifikasi 0,005. Pada penelitian ini mendapat penilaian dari ahli materi yang menunjukkan hasil yaitu 86% yang berarti “sangat layakâ€. Sedangkan penilaian dari ahli media yang menunjukkan hasil yaitu 72% yang berarti “sangat layakâ€. Dari penilaian para ahli media dan ahli materi maka dapat disimpulkan bahwa produk model pembelajaran Discovery terhadap anak usia 4-5 tahun bisa diterima . dari hasil penelitian ini dapat dijadikan sebuah rekomondasi untuk dijadikan peneltian lanjutan untuk mengidentifikasi secara empiris mengenai model pembelajaran Discovery untuk anak usia 4-5 tahun. Kata Kunci: Model Pembelajaran Discovery, Kemampuan Kemandirian1070-1079 -
Model Percakapan untuk Menanamkan Religiusitas Ibadah dari Orang Tua ke Anak
Tarmilia Tarmilia, Daliman Daliman (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1664 | Check in Google Scholar
Orang tua seringkali kebingungan menjawab berbagai pertanyaan anak tentang iman dan ibadah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran efektivitas model percakapan Nabi Ibrahim AS kepada putranya yang bernama Nabi Ismail AS tentang ibadah kurban, yang dapat diteladani oleh orang tua dalam rangka penanaman ibadah salat dan puasa bagi anak usia dini. Metode penelitian ini studi kasus deskriptif. Pengumpulan data melalui wawancara dan observasi pada tiga bapak yang beragama Islam, tinggal di Boyolali, berpendidikan rendah, serta masing-masing memiliki satu anak berusia 5-6 tahun. Hasil penelitian menunjukkan model percakapan Nabi Ibrahim AS dengan putranya yang bernama Nabi Ismail AS tentang ibadah kurban, efektif untuk menanamkan ibadah salat dan puasa dari orang tua kepada anak usia dini. Temuan percakapan orang tua – anak misalnya Bapak: “Tapi kamu akan puasa?†Anak: “Ya, puasaâ€. Bapak: “Kuat?†Anak: “Ya, kalau tidak kuat aku bobok.†Bapak: “Alhamdulillah, anak kuat puasa setengah hari. Kalau tidak kuat, minum tidak apa-apa.â€
1080-1092 -
Pendidikan Karakter Anak Usia Dini melalui Sentra Bahan Alam
Kartika Ayu Ningsih, Iis Prasetyo, Dwi Fitria Hasanah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1172 | Check in Google Scholar
Pendidikan karakter mengajarkan siswa tentang nilai-nilai dasar kemanusiaan diantaranya kebaikan, kejujuran, keberanian, menghargai, kesetaraan dan kemurahan hari. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui implementasi pilar pendidikan karakter berbasis Sentra Alam PAUD Fatma Kenanga di Bengkulu. Menggunakan metode kualitatif deskriptif. Menggunakan sampel target untuk mengidentifikasi peserta studi. Menggunakan teknik pengumpulan data berupa wawancara terstruktur, observasi non partisipan dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan meliputi reduksi data, representasi data dan grafik kesimpulan. Teknik validitas dan reliabilitas menggunakan triangualasi sumber, teknik dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan sembilan pilar kepribadian diterapkan dengan pendekatan berorientasi aktivitas melalui kebiasaan sehari-hari dan aktivitas sentral, serta diterapkan langsung dari media alam. Pelaksanaan pilar pendidikan karakter memerlukan fasilitas yang memadai, tenaga pendidik adalah lulusan PAUD, antusias siswa yang tinggi, dan kerjasama dengan orang tua.
1093-1104 -
Development of a Learning Device Information System for Kindergartens
Rohita Rohita, Nila Fitria, Dody Haryadi, Radhiya Bustan (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1378 | Check in Google Scholar
This study aimed to develop a learning device information system, abbreviated as SIPP, as a way of compiling multiple learning devices that include weekly learning implementation plans (RPPM), daily learning implementation plans (RPPH), and learning assessments. The system was built using unified modelling language (UML). After the system was tested at 15 kindergarten institutions in South Jakarta and Tangerang City, the data collected showed that out of 15 teachers, 88% stated that SIPP was very helpful in compiling RPPM and RPPH, as well as conducting assessments and filling out report cards. Additionally, of 15 school principals, 80% strongly agreed that SIPP can help conduct classroom management and monitor and evaluate teachers’ teaching preparations. Based on these findings, it can be concluded that the learning device information system developed can help teachers prepare lesson plans in kindergarten, as well as help school principals monitor teacher performance related to the preparation of lesson plans.1105-1118 -
Pengaruh Lingkungan Keluarga Terhadap Pemenuhan Hak Bermain dan Hak Rekreasi
Nurul Aida Lestari, Edi Waluyo (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1180 | Check in Google Scholar
Keluarga Sejahtera terbagi atas keluarga pra sejahtera, keluarga sejahtera 1, keluarga sejahtera 2, keluarga sejahtera 3, dan keluarga sejahtera 3 plus. Keluarga yang bisa mencukupi kebutuhan dasar, tapi belum bisa mencukupi kebutuhan sosial psikologisnya disebut keluarga sejahtera 1. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui terdapat tidaknya pengaruh lingkungan Keluarga Sejahtera 1 (KS-1) terhadap pemenuhan hak bermain dan hak rekreasi di Kecamatan Dukuhseti, serta untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat pemenuhan hak bermain dan hak rekreasi di Kecamatan Dukuhseti. Menggunakan metode penelitian kuantitatif analisis regresi linier sederhana dengan melakukan dua kali pengujian terhadap variabel bebas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh lingkungan KS-1 terhadap pemenuhan hak bermain dan hak rekreasi pada anak. Adapun faktor penghambat lingkungan KS-I terhadap pemenuhan hak bermain dan hak rekreasi meliputi: cara orang tua mendidik, kondisi ekonomi orang tua, dan latar belakang kebudayaan. Sedangkan faktor pendukung meliputi: interaksi antar anggota keluarga, suasana rumah, dan perhatian orang tua.1119-1132 -
Perkembangan Karakter Siswa dalam Pembelajaran Matematika di Kelas Rendah Sekolah Dasar
Mufidah Mufidah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1652 | Check in Google Scholar
Penelitian ini berusaha mengungkapkan bagaimanakah perkembangan karakter siswa dalam pembelajaran matematika. Sehingga tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan perkembangan karakter siswa kelas rendah SD ditinjau dari pengetahuan, perasaan dan perbuatan moral mereka selama dan setelah mengikuti pelajaran matematika. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskrpitif evaluatif dengan pendekatan metode penelitian gabungan antara metode penelitian kualitatif dan kuantitatif dengan desain penelitian evaluative. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa karakter siswa kelas rendah di SDN 15 Palu mengalami perkembangan yang sangat baik. Hasil dari kajian penelitian ini adalah perlu upaya peningkatan kesiapan guru dalam mengajar, yakni: penguasaan materi pembelajaran matematika, penyiapan RPP Matematika berkarakter, dan kemampuan mengaitkan materi yang diajarkan dengan metode yang lebih variatif dan menarik di dalam pembelajaran matematika perlu diintensifkan karakter yang terintegrasi di dalamnya. Upaya pengelolaan kelas yang baik dan peningkatan penugasan dalam bentuk kelompok belajar dengan menggunakan metode yang lebih variatif dan menarik oleh guru juga perlu ditingkatkan1133-1146 -
Pembelajaran Kosa Kata Bahasa Inggris dengan Media Bingo Game bagi Anak Usia Dini
Christiana Evy Tri Widyahening, Feri Faila Sufa (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1638 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah media Bingo Game dapat meningkatkan penguasaan anak-anak usia dini di TK Nahdlotul Muslimat (NDM) Kauman Surakarta terhadap kosa kata bahasa Inggris; dan mengetahui penerapan Bingo game sebagai media dalam meningkatkan penguasaan kosa kata bahasa Inggris anak-anak usia dini di TK Nahdlotul Muslimat (NDM). Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dari bulan Desember 2019 sampai bulan Februari 2020 dengan menggunakan Bingo Game sebagai medianya. Bingo Game mampu meningkatkan kemampuan anak usia dini dalam penguasaan kosa kata bahasa Inggris secara optimal. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil pre tes yaitu 58,93, hasil post tes 1 siklus satu yaitu 69,15, dan hasil post tes 2 di siklus dua yaitu 79,21. Oleh sebab itu dapat ditarik kesimpulan bahwa Bingo Game merupakan media pembelajaran yang sangat efektif untuk digunakan dalam meningkatkan penguasaan kosa kata bahasa Inggris untuk anak usia dini1135-1145 -
Studi Perbandingan Sistem Pendidikan Dasar di Indonesia dan Finlandia
Elise Muryanti, Yuli Herman (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1696 | Check in Google Scholar
Indonesia berupaya memajukan pendidikan melalui program merdeka belajar yang memberikan kebebasan bagi guru dalam berinovasi, kreatif, dan belajar mandiri dalam melakukan penyelenggaraan pendidikan. Konsep merdeka belajar mengadopsi sistem pendidikan dari negara Finlandia yaitu memberikan kebebasan guru untuk berinovasi, mandiri, aktif, kreatif, dan inovatif dalam aktivitas pembelajaran. Penelitian ini menggunakan studi deskriptif komparatif yaitu membandingkan sistem pendidikan dasar di Indonesia dan Finlandia. Sumber data adalah data primer yang diperoleh melalui observasi pada anak kelas awal berusia 7-8 tahun. Sedangkan data sekunder menggunakan kajian literatur dan analisis video pelaksanaan kegiatan sistem pendidikan dari dua negara. Kemudian data dianalisis menggunakan metode deskriptif analisis. Berdasarkan hasil yang diperoleh Finlandia memiliki dukungan yang luar biasa dari pemerintah berupa adanya penyediaan fasilitas sekolah, kualifikasi guru, kesetaraan dan pemerataan pendidikan dibandingkan Indonesia. Disisi lain Indonesia dan Finlandia memiliki keunikan sistem pendidikan masing-masing dan telah menerapkan sistem pendidikan yang terbaik sesuai dengan kondisi dan kemampuan masing-masing negara.
1146-1156 -
Analysis of the Impact of Storytelling Methods on Early Childhood Religion and Moral Development
Ni Wayan Rasmini, I Wayan Karta (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1719 | Check in Google Scholar
Activities of moral and religious development must also be promoted in preschool education. The purpose of this study was to analyses the impact of the storytelling method on the religious and moral development of early childhood. The study uses a quantitative method with an experimental post-test pre-test approach of a group design located at Cahaya Ananda Preschool, Mataram which is determined by a purposive cluster sampling. The subjects in this study were 52 children surveyed in classes B1, B2 and B3. The treatment was carried out four times using the storytelling method with tools, hand puppets, standing planel boards, paste and story books with environmental themes. There was an average increase; positive influence of the application of the learning method of storytelling on the religious/moral growth of early childhood. It is recommended that early childhood education teachers constantly improve their storytelling skills in order to be able to increase the potential of children, especially in the moral and religious development of early childhood1147-1157 -
Implementasi Pembelajaran Entrepreneurship di Taman Kanak-kanak
Isabella Yusuf, Sofia Hartati, Tjipto Sumadi (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1737 | Check in Google Scholar
Pendidikan entrepreneurship sebaiknya dikembangkan pada usia awal atau anak usia dini. Usia dini merupakan tahap yang paling ideal dalam memperkenalkan entrepreneurship untuk mempersiapkan masa depan anak. Tujuan dilakukan penelitian adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan implementasi pembelajaran entrepreneurship di Taman Kanak-kanak. Metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan, yaitu: observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian bahwa implementasi pembelajaran entrepreneurship di Taman Kanak-kanak khususnya TK School Of Universe, yaitu: melatih kemandirian dan keberanian anak, pembelajaran entrepreneurship merupakan praktik langsung setiap program dan disesuaikan dengan tema, evaluasi penerapan pembelajaran entrepreneurship dirangkum menjadi rapot. Implementasi pembelajaran entrepreneurship menjadi hal yang penting dikembangkan di Taman Kanak-kanak. Selain membuat anak belajar mandiri dan berani, entrepreneurship yang dikenalkan sejak usia dini akan memberikan pengalaman yang penting untuk masa depan anak nantinya.
1158-1168 -
Pengaruh Metode Eksperimen Sains Terhadap Perkembangan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun
Rahyana Hasibuan, Dadan Suryana (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1735 | Check in Google Scholar
Perkembangan kognitif sangat penting agar anak tersebut mampu melakukan eksplorasi terhadap dunia disekitarnya. Permasalahan kognitif anak usia dini di TK Al Hikmah pada penelitian ini adalah terdapat anak dengan kemampuan kognitif yang rendah, anak terlihat kurang semangat dan juga kurang antusias dalam mengikuti pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis apakah ada pengaruh metode eksperimen terhadap perkembangan kognitif anak, metode yang dicobakan / treatment adalah metode eksperimen sains yaitu gelembung sabun warna dan botol berbunyi. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif eksperimen dengan menggunakan clasical eperimental design, dengan acuan cluster sampel dengan jenis total sampling, sampel pada penelitian ini berjumlah dua puluh dua anak yang masing-masing terdiri dari kelas kontrol dan kelas eksperimen. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah berupa tes perbuatan, dari hasil penelitian terlihat bahwa kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh metode eksperimen terhadap perkembangan kognitif anak1169-1179 -
Perilaku Kekerasan Ibu Terhadap Anak Selama Pandemi Covid 19
Asri Cahayanengdian, Sugito Sugito (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1686 | Check in Google Scholar
Perilaku kekerasan terhadap anak merupakan suatu tindakan yang salah dan kerap dilakukan oleh orang terdekat  anak yaitu ibu dalam bentuk fisik, verbal dan emosinal sehingga mempengaruhi perkembangan dan mengancam harga diri anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang memicu terjadinya perilaku kekerasan ibu terhadap anak selama masa pandemi covid 19. Menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi dengan teknik analisis data tematik. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor-faktor yang memicu perilaku kekerasan yang dilakukan ibu kepada anak selama pandemi covid 19 yaitu (1) faktor emosional, ibu merasa tidak sabar dan kesulitan membangun motivasi anak saat belajar di rumah; (2) faktor ekonomi, ibu yang bekerja tidak memiliki waktu untuk menemani anak belajar dan tekanan pekerjaan membuat ibu melapiaskan emosinya kepada anak; (3) faktor kultural, ibu merasa memiliki anak dan berhak melakukan apapun pada anak1180-1189 -
Analisis Kebutuhan Media Literasi Berbasis Digital pada Anak Usia Dini
Syarif Hidayatullah, Syihabuddin Syihabuddin, Vismaia Damayanti (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1183 | Check in Google Scholar
Masalah literasi yang rendah di Indonesia telah menarik banyak perhatian peneliti Indonesia. Namun belum ada upaya untuk mengatasi permasalahan ini dari akarnnya, yaitu anak usia dini. Guru dan orang tua pada jenjang ini selalu berharap anaknya dapat berkembang opitimal terutama dalam literasi sehingga mereka dapat sukses dalam belajar saat sekolah. Akan tetapi, belum ada media yang membuat usaha guru dan orang tua sejalan. Untuk itu penelitian ini berupaya menganalisis kebutuhan guru dan orang tua untuk kegiatan literasi anak di sekolah dan di rumah dalam bentuk media literasi berbasis digital. Metode yang digunakan adalah dengan angket dan wawancara yang dilakukan kepada 28 guru TK dan 15 orang tua murid. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru dan orang tua berharap bahwa media literasi tersebut dapat dimainkan lintas gender, berisi aktivitas bernyanyi, menggambar, bercerita, dan bermain. Dengan hasil ini, diharapkan ada media digital yang memuat aktivitas tersebut sehingga dapat dimanfaatkan untuk kegiatan literasi pada anak usia dini1190-1196 -
Implementasi Metode Bercerita sebagai Alternatif Meningkatkan Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini
Nur Syamsiyah, Andri Hardiyana (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1751 | Check in Google Scholar
Perkembangan bahasa anak usia dini merupakan salah satu kemampuan yang harus dimiliki anak sebagai bekal berkomunikasi dan berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan metode bercerita sebagai alternatif untuk meningkatkan perkembangan bahasa pada anak usia dini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Tempat dan waktu penelitian dilaksanakan di Taman Bermain DKM Musholla Assalam Taman Kota Ciperna Cirebon sejak Oktober sampai Desember 2020. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan studi dokumentasi, recording, dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, penskoran, analisis data dan penyimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode bercerita dapat meningkatkan perkembangan bahasa anak usia 4-6 tahun pada indikator memahami bahasa berada pada kriteria BSH (Berkembang Sesuai Harapan), pada indikator mengungkapkan bahasa berada pada kriteria BSH (Berkembang Sesuai Harapan) sedangkan indikator keaksaraan berada pada kriteria BSB (Berkembang sangat Baik).Â
1197-1211 -
Pengaruh Kreasi Media Debog terhadap Kemampuan Kreativitas Anak Usia 5-6 Tahun
Rahma Tika, Dadan Suryana (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1747 | Check in Google Scholar
Kreativitas merupakan kemampuan seseorang dalam menciptakan sesuatu hal yang baru yang terwujud dalam suatu gagasan atau karya nyata. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh kreasi media debog terhadap kemampuan kreativitas anak usia 5-6 tahun. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain quasy eksperiment. Sampel terdiri dari kelompok B1 dan kelompok B4 masing-masingnya berjumlah 18 orang anak. Teknik pengumpulan data digunakan tes perbuatan, berupa pernyataan sebanyak 5 butir pernyataan dan alat pengumpulan data digunakan lembaran pernyataan. Selanjutnya data diolah dengan uji perbedaan (t-test). Berdasarkan hasil penelitian penggunaan media debog melalui berkreasi terbukti dapat memberikan pengaruh terhadap kemampuan kreativitas dan memperkuat daya imajinasi anak dalam menciptakan sesuatu yang baru serta dapat memotivasi dan menarik minat anak dalam belajar. Kemudian dapat menciptakan pelaksanaan pembelajaran yang kreatif, inovatif dan menyenangkan dalam mengembangkan kualitas pembelajaran di sekolah. Dengan demikian berkreasi menggunakan media debog memberi pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan kreativitas anak usia 5-6 tahun.
1212-1220 -
Implementation of STEM Learning Method to Develop Children’s Critical Thinking and Problem Solving Skills
Ruth Debora, Rudy Pramono (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1722 | Check in Google Scholar
Adanya perubahan dari pembelajaran tatap muka menjadi pembelajaran virtual pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini selama pandemi COVID-19 menjadi tantangan bagi tenaga pengajar. Penggunaan metode pembelajaran yang tepat dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak selama pembelajaran virtual dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak dari penggunaan metode pembelajaran STEM dalam upaya meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah dalam pembelajaran virtual. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan menggunakan Model Kemmis dan McTaggart dalam 3 siklus dengan teknik pengumpulan data observasi dan dokumentasi. Subyek dari penelitian ini adalah 10 anak berusia 3 hingga 4 tahun yang mengikuti kegiatan pembelajaran virtual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan adanya tindakan perbaikan yang dilakukan dalam kegiatan pembelajaran, terjadi peningkatan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah anak yang terlihat dari peningkatan tingkat klasifikasi perkembangan partisipan pembelajaran dari Siklus 1 hingga Siklus 3.
1221-1232 -
Pengaruh Pembelajaran Jarak Jauh Bermuatan STEAM Terhadap Karakter Kreatif dan Kemandirian
Dina Amalia, Joko Sutarto, Yuli Kurniawati Sugiyo Pranoto (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1765 | Check in Google Scholar
Pandemi covid-19 berdampak pada bidang pendidikan. Pendidikan yang semula dengan metode tatap muka, kini diubah menjadi pembelajaran jarak jauh. Pembelajaran yang sesuai saat pembelajaran jarak jauh yaitu pembelajaran bermuatan STEAM. Karena muatan STEAM merupakan isu penting dalam pendidikan saat ini, sehingga karakter kreatif dan kemandirian anak dapat diintegrasikan melalui pembelajaran bermuatan STEAM. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pembelajaran jarak jauh bermuatan STEAM terhadap karakter kreatif dan kemandirian anak dibeberapa PAUD di Jawa Tengah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei. Hasil penelitian ini yaitu pembelajaran jarak jauh bermuatan STEAM yang merupakan keterbaruan dari hasil integrasi STEM dengan tambahan Art dapat berpengaruh terhadap karakter kreatif dan kemandirian. Berdasarkan pernyataan permasalahan penelitian, dirumuskan pertanyaan bagaimana pengaruh pembelajaran jarak jauh bermuatan STEAM terhadap karakter kreatif dan kemandirian anak. Dampak dari penelitian pembelajaran jarak jauh bermuatan STEAM berupa pengembangan sikap kreatif dan kemandirian yang dapat diaplikasikan dalam kegiatan sehari-hari1233-1246 -
Horse Racing: A Traditional Game to Improve Children’s Motor Gross Skill (Ethnopedagogy study on Dompu Tribe)
Ihlas Ihlas, Yufiarti Yufiarti, Edwita Edwita (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1646 | Check in Google Scholar
Gross motor encompasses all abilities of coordination, flexibelity, and balance. Children are given opportunities to play more energetically activities such us horse racing tradional game. Yet, the study aims to investigate the stages of early childhood Gross motor skill transition using traditional horse racing activities in the Dompu community of Indonesia. This research employs a qualitative approach by ethnographic methods. The research subjects consisted of six young jockeys aged 4-8 years old and seven horse owners. The data were gathered through observation, interviews, and documentation, then analyzed using domain, taxonomic, compound and theme analysis techniques. The researchers found that the child jockeys go through three stages as their gross motor abilities improve and mature. The development of children's gross motor abilities begins with horse cleaning, river riding, and regular training in the horse racing arena. All of these stages are completed by youngsters with supervision of professionals or parents. Past research have shown that horseback riding may be used as a physical motor therapy intervention for children with special needs, such as autism and down syndrome.1247-1258 -
e-Dictionaries-based Semantic Gradient: Assisting Preschool Children Connect between Known and New Vocabulary
Yohannes Telaumbanua, Nurmalina Nurmalina (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1680 | Check in Google Scholar
The accuracy of selecting learning strategies and the intensive uses of e-dictionaries in Early Childhood Education are the critical points of interest in enhancing preschool children’s linguistic intelligence and digital skills. The facts are both have not yet been priority scales in the children’s ELT programs, however. This study, therefore, aimed at diagnosing the effects of this research on the children’s linguistic intelligence and digital skills. Observation and field-note were the techniques of collecting the data, the (Bogdan & Biklen, 2006) model was a technique of data analysis while triangulation was used to verify the data. The 25 preschool children were judgementally selected as research participants. The finding indicated that this study practically affects the children’s linguistic intelligence of “word smarts, “lexical meaning smarts,†“semantic meaning smarts†and “grammatical word order smarts,†“digital awareness,†“digital competence,†“critical thinking skills (HOTS),†and 4C skills. In conclusion, this research enables the children to make connections between known and new words, to distinguish shades of word’s meaning, help them become word choosy, and ease them to gradually understand spoken and written language along with the abilities to talk and write themselves. It also enhances the children knowledge and understanding of related lexis and vocabulary skills, assists them to make connection and predictions, and improve comprehension.1259-1276 -
Analisis Implementasi Pembelajaran Aljabar pada Anak Usia 5-6 Tahun
Febru Puji Astuti, Reza Edwin Sulistyaningtyas, Firdha Faradhita Yogi Fardani, Melati Ariana, Chomisah Nugraheni (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1682 | Check in Google Scholar
Matematika merupakan salah satu fondasi penting dalam perkembangan kemampuan akademik anak. Pembelajaran matematika pada anak tidak hanya berpusat pada angka namun lebih kepada bagaimana membangun pola berfikir anak melalui aktivitas-aktivitas yang memungkinkan anak terpapar pada ide-ide matematika baik secara sederhana maupun komplek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuipengimplementasian kegiatan pembelajaran aljabar pada tingkat TK B. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian survei dengan menggunakan angket sebagai alat pengumpul data. Angket digunakan untuk mendapatkan data berkaitan dengan konteks materi aljabar yang diajarkan oleh guru. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan diperoleh data sebagai berikut: Â implementasi aljabar pada tingkat TK di kabupaten Magelang dikategorikan cukup, materi Aljabar belum semua dikuasai dan diimplementasikan oleh guru, dan faktor penghambat implementasi materi aljabar diantaranya faktor waktu yang terbatas dalam kegiatan belajar dan minimnya buku panduan materi aljabar pada TK. Dengan demikian, materi pembelajaran aljabar perlu lebih dipahami dan dikuasi oleh guru agar pembelajaran dapat lebih maksimal.Â
1277-1285 -
Kinerja Guru Ditinjau dari Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Motivasi Kerja
Wayan Satria Jaya (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1738 | Check in Google Scholar
Kinerja guru dalam melakukan tugas dan tanggung jawab akan memberikan dampak yang besar terhadap tercapainya tujuan sebuah lembaga pendidikan. Tujuan tersebut akan tercapai jika kinerja kerja tersebut dipengaruhi gaya kepemimpinan kepala sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja guru pendidikan anak usia dini ditinjau dari gaya kepemimpinan kepala sekolah dan motivasi kerja. Adapun sampel pada penelitian ini yakni 56 orang guru Pendidikan anak usia dini di kota bandar lampung. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif dengan melihat pengaruh dari variabel yang diteliti. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuisioner, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa gaya kepemimpinan kepala sekolah dan motivasi kerja guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru. Semakin tepat gaya kepemimpinan yang diterapkan, maka kinerja para guru akan semakin baik. Kinerja guru dapat ditingkatkan ketika para guru mempunyai motivasi kerja yang lebih baik1286-1294 -
Bentuk Perilaku Agresif Anak Setelah Menonton Televisi pada Kelompok B di Taman Kanak-Kanak
Nisaaul Hanifah, Rakimahwati Rakimahwati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.375 | Check in Google Scholar
Perkembangan prilaku anak usia dini merupakan salah satu aspek yang harus dicapai oleh anak dalam perkembangannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk-bentuk perilaku agresif anak yang muncul setelah menonton televisi, untuk mengetahui tayangan televisi yang disaksikan anak agresif, untuk mengetahui peran dan tanggapan orang tua terhadap anak agresif ketika menonton televisi di rumah. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (Field research) yang bersifat kualitatif. Penelitian yang dilakukan melibatkan subjek sebanyak 12 orang yaitu terdiri dari lima orang tua anak, dua anggota keluarga anak, dua guru kelas dan tiga orang anak yang berperilaku agresif. Pada penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Dokumentasi berupa foto kegiatan peneliti dalam mewawancara dan mengobservasi anak berperilaku agresif. Instrumen utama adalah peneliti sendiri yang dibantu dengan wawancara dan observasi. Hasil penelitian didapati munculnya perilaku agresif anak secara fisik dan agresif verbal. Anak sukan menonton jenis tayangan kartun dan tayangan sinetron perkelahian1295-1302 -
Upaya Meningkatkan Kemampuan Mengenal Huruf Hijaiyah melalui Media Gambar
Adolf Bastian Bastian, Suharni Suharni (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1772 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal huruf hijaiyah anak melalui media gambar. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan di kelas B PAUD Duta Raudha Center Riau, dengan jumlah subjek penelitian 19 anak. Instrumen yang digunakan adalah pedoman observasi. Berdasarkan hasil penelitian ini, kemampuan mengenal huruf hijaiyah anak dapat ditingkatkan dengan menggunakan media gambar. Hasil pada siklus I diketahui terdapat peningkatan kemampuan mengenal huruf hijaiyah dibandingkan dengan sebelum tindakan. Pada siklus II diperoleh persentase lebih besar dan berada pada kriteria Berkembang Sangat Baik, dimana telah mencapai indikator keberhasilan yang telah ditetapkan. dengan demikian dapat dikatakan bahwa kemampuan mengenal huruf hijaiyah anak kelas B PAUD Duta Raudha Center Riau dapat ditingkatkan melalui media gambar1303-1311 -
Evaluasi Orang Tua Siswa terhadap Pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh melalui Youtube
Atina Fauzia, Palupi Lindiasari Samputra (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1184 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) melalui aplikasi Youtube di Sekolah Dasar Islam Terpadu Annajah Bogor dari penilaian orang tua siswa. Penelitian ini diharapkan dapat mengoptimalkan penggunaan Youtube sebagai media pembelajaran siswa di rumah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian survei. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner melalui google form kepada orang tua siswa kelas 2 yang berjumlah 94 orang yang diolah dengan tehnik analisis faktor. Hasil penelitian menunjukkan terdapat tiga faktor yang menentukan keberhasilan PJJ, yaitu faktor penyerapan, faktor pemahaman dan faktor penilaian sesuai dengan Teori Bimo Walgito. Ketiga faktor tersebut dapat dijelaskan dari nilai Loading Factor tertinggi, dimana selama PJJ, faktor yang menentukan keberhasilan yaitu kedisiplinan siswa belajar di rumah, pemahaman materi dengan mudah dan cepat, serta materi dalam Youtube mudah terlihat. Kebijakan PJJ perlu diteruskan dengan intensitas yang lebih sering dan ditujukan kepada kemandirian siswa1312-1322 -
Media Daur Ulang (Recycle System) dalam Kemampuan Membaca Bahasa Inggris Awal Anak Usia Dini
Yesi Novitasari, Danang Prastyo, Selfi Lailiyatul Iftitah, Ardhana Reswari, Mohammad Fauziddin (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1209 | Check in Google Scholar
Kemampuan reading bahasa inggris awal anak usia dini membutuhkan kreatifitas orang tua dan pendidik dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis daur ulang (recycle system). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan model One-Group Pretest-Posttest Design. Penelitian ini menggunakan satu kelompok dan melakukan pretest sebelum diberikan perlakuan, dilanjutkan dengan posttest. Adapun teknik sampling menggunakan teknik total sampling yang mencakup seluruh anak kelompok B di PAUD Baitul Amal dengan jumlah 27 anak. Hasil analisis data penelitian menunjukkan adanya tingkat determinasi sebesar 40,6% yang berarti bahwa terdapat pengaruh signifikan pada media pembelajaran berbasis recycle system terhadap kemampuan reading bahasa inggris awal anak usia dini di Paud Baitul Amal. Dengan demikian pendidik dapat memanfaatkan recycle system untuk memenuhi media pembelajaran reading bahasa inggris awal di pendidikan anak usia dini.
1323-1330 -
Barriers in Online Learning Based on the First and Second Graders’ Perspective
Ria Ambarsari, E. Kus Eddy Sartono, Winarni Jhon (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1224 | Check in Google Scholar
Primary school children in grade 1 and 2 are children who need more attention and guidance from teachers and parents. However, primary school children in grade 1 and 2 faced many challenges in online learning. Therefore, we aimed to explore challenges that 22 primary school children in grade 1 and 2 (7-8 years old) faced in online learning during Covid-19 pandemic in 8 primary schools in Palembang, South Sumatra Province, Indonesia. This research is a qualitative research with a type of phenomenology. We found that first and second grade primary school children faced varied challenges both from the children themselves (internal challenges) and the environment such as parents, teachers and others (external challenges). Hopefully, this research is useful for teachers, principals, other school members and government of Indonesia in gathering information about challenges that happened in online learning during Covid-19 pandemic and its solutions.
1331-1345 -
Pengembangan Sistem Penilaian Pembelajaran PAUD melalui Aplikasi SAKA
Enda Puspitasari, Ria Novianti, Zulkifli N (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1726 | Check in Google Scholar
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sebagian besar guru kesulitan dalam mengelola penilaian pembelajaran, hal ini dikarenakan banyaknya data yang perlu diinput serta diolah untuk menjadi laporan pada akhir semester. Penelitian bertujuan menciptakan aplikasi yang memudahkan guru dalam melaksanakan penilaian. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan oleh Borg dan Gall. Uji Coba terbatas di lakukan di TK Assalaam Air Molek, dan analisis data menggunakan uji t. Pengembangan aplikasi penilaian ini berbasis android dan diberi nama SAKA (Simple Assesment Komprehensif Auntentic), yang berisi tentang prosedur penilaian sesuai dengan kurikulum 2013 mulai dari pelaksanaan penilaian harian, rangkuman penilaian mingguan, bulanan dan semester. Berdasarkan uji kelayakan oleh ahli, aplikasi ini dinyatakan sangat layak dengan persentase 95,87%. Hasil uji coba terbatas, diketahui bahwa terdapat perbedaan sebelum dan sesudah guru TK Assalaam penggunaan penilaian dengan aplikasi SAKA, yaitu secara manual masih kurang baik karena kurang efektif dan efisien, sedangkan penilaian yang dilakukan dengan menggunakan aplikasi SAKA sangat baik.1346-1356 -
Persepsi Orang Tua Mengenai Junk Food dan Dampaknya terhadap Kesehatan, Fungsi Kognitif, dan Masalah Perilaku Anak
Nur Faizah Romadona, Sania Nur' Aini, Asep Deni Gustiana (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1723 | Check in Google Scholar
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya konsumsi junk food akibat maraknya restoran fast food. Tujuan penelitian adalah menggali persepsi orang tua mengenai junk food dan dampaknya terhadap kesehatan, fungsi kognitif, dan masalah perilaku anak, serta memperoleh gambaran upaya yang dilakukan orang tua untuk mengurangi dampak junk food. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Partisipan dalam penelitian ini adalah tiga orang ibu dari anak berusia 3-6 tahun yang sering mengonsumsi junk food. Pengambilan data menggunakan wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Penelitian menunjukan bahwa konsumsi junk food pada anak cukup tinggi, yaitu 5-10 kali perminggu. Persepsi orang tua mengenai dampak junk food terhadap kesehatan adalah mengakibatkan penyakit infeksi seperti diare dan ISPA, juga gigi berlubang. Dampak terhadap fungsi kognitif adalah gangguan memori dan kesulitan berkonsentrasi. Sedangkan dampak terhadap masalah perilaku adalah munculnya gejala perilaku hiperaktivitas. Berbagai upaya telah dilakukan orangtua untuk mengurangi dampak junk food, diantaranya memberikan makanan berserat, membiasakan anak untuk beraktivitas fisik, dan membatasi konsumsi junk food.1357-1368 -
Peran Orang Tua dalam Menyediakan Home Literacy Environment (HLE) pada Anak Usia Dini
Novia Sari Hermawati, Sugito Sugito (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1706 | Check in Google Scholar
Perkembangan literasi merupakan salah satu substansi penting bagi perkembangan bahasa anak karena perkembangan bahasa merupakan kemampuan untuk menggunakan semua keterampilan berbahasa manusia yang mencakup kemampuan berbicara, menulis, membaca, dan menyimak sebagai bentuk ekspresi dan memaknai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran orang tua dalam menyediakan Home Literacy Environment (HLE) pada anak usia dini. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah 10 orang tua yang memiliki anak usia 3-6 tahun dengan tingkat pendidikan dan sosial ekonomi berbeda di Klaten. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Peran orang tua dalam menyediakan HLE pada anak usia dini adalah sebagai sumber literasi (guru atau pendamping literasi bagi anak), fasilitator literasi (menyediakan ruang baca, buku atau bahan bacaan, dan APE literasi untuk anak), dan sebagai pengatur terlaksananya program literasi. Sedangkan, peran anak adalah sebagai sasaran utama orang tua dalam menerapkan HLE.
1367-1381 -
The Early Childhood Education Teachers’ Needs of Being Able to Teach English Well
Bambang Harmanto, Heri Wijayanto, Ida Yeni Rahmawati, M. Fadlillah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1256 | Check in Google Scholar
English should be introduced and taught to early childhood in a fun way. Early childhood education teachers are required to have the ability to teach English in a good and fun way. The purpose of this study is to explore the needs of being able to teach English well for the early childhood education teacher (ECET). The survey technique was conducted with 56 respondents from the ECE teachers. The survey was conducted via google form with 15 questions. The result showed that 55% of the respondents gave priority of developing instructional media and materials in the expected training. Meanwhile as many as 33% of expected training was emphasized on teaching technique as the first prominent. The only 12% who considered motivation training was very principle. All trainings they were expecting the needs of designing training concept such as duration, facilitator, methodology, material, media, and setting of places were fully considered1382-1392 -
Efektivitas Teknik Presentasi dalam Meningkatkan Kemampuan Berbicara Anak Usia Dini
Dadan Suryana, Nurhayani Nurhayani (Author)Show Abstract | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1761 | Check in Google Scholar
Salah satu teknik pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan berbicara adalah teknik presentasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis peningkatan kemampuan berbicara anak usia 7-8 tahun di Kuttab 3 Al Huffazh Payakumbuh melalui teknik presentasi. Sampel berjumlah 24 anak yang dipilih dengan teknik sampel bertujuan. Penelitian ini adalah PTK, terdiri dari 2 siklus dengan 2 kali pertemuan setiap siklus. Instrumen penelitian adalah lembar observasi. Teknik analisis data menggunakan perhitungan rata-rata nilai dan persentase ketuntasan belajar dari Arikunto. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan kemampuan berbicara anak dari kondisi awal ke siklus 2. Nilai rata-rata siswa pada kondisi awal adalah 48,15 dengan persentase ketuntasan belajar 33%. Pada siklus 1 adalah 67,82 dengan persentase 50%. Sedangkan pada siklus 2 adalah 80,32 dengan persentase 79%. Peningkatan kemampuan berbicara anak dari kondisi awal ke siklus 1 yaitu 17%, dari siklus 1 ke siklus 2 yaitu 29%. Kesimpulannya, teknik presentasi dapat meningkatkan kemampuan berbicara anak usia dini1393-1407 -
Pola Penanganan Guru dalam Menghadapi Bullying di PAUD
Nanda Pratiwi, Sugito Sugito (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1784 | Check in Google Scholar
Tujuan dari artikel ini adalah untuk melihat Pola Penanganan Guru Dalam Menghadapi Bullying di PAUD, apa bentuk tindakan yang di lakukan oleh guru dalam menanggapi bullying yang ada di sekolah. Pada lingkungan sekolah peran guru sangatlah penting dalam mengawasi anak dalam bersosialisasi antar teman sebayanya. Guru terkadang masih menganggap biasa beberapa perilaku anak didiknya yang mungkin tanpa disadari hal itu merupakan salah satu hal yang dapat memicu terjadinya bullying Pengetahuan dan juga kesadaran dari guru sangat dibutuhkan di dalam pencegahan terjadinya bullying ini, karna terkadang hal kecil saja dapat berdampak besar bagi perkembangan anak kedepannya. Penelitian ini di lakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara dan observasi secara langsung dengan enam orang guru di sekolah. Ternyata berdasarkan wawancara dan observasi tersebut di dapatkan beberapa bentuk penanganan yang dilakukan guru dengan rata-rata bentuk penanganan yang hampir sama antar satu guru dengan guru lainnya. Hal ini di harapkan mampu menjadi salah satu bentuk informasi bagi guru di dalam menghadapu bullying yang ada di sekolah1408-1415 -
Pengembangan Buku Ajar Digital Parenting: Strategi Perlindungan Anak Usia Dini
Maulidya Ulfah, Maemonah Maemonah, Sigit Purnama, Nur Hamzah, Elfann Fanhas Fatwa Khomaeny (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1773 | Check in Google Scholar
Penggunaan teknologi yang tidak semestinya mengakibatkan adanya digital kidnapping, cyberbulllying, child grooming, kecanduan gawai, pornografi, bahaya kesehatan dan radiasi. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa buku ajar digital parenting sebagai strategi perlindungan anak. Metode yang dipakai adalah penelitian dan pengembangan (RND) mengacu pada model pengembangan 4-D (define, design, develop dan desseminate). Produk divalidasi pakar media dan pakar ahli materi serta diuji cobakan kepada 15 orang tua anak selama 1 bulan. Teknik Pengumpulan data dengan menggunakan teknik observasi, angket, wawancara dan dokumentasi. Analisis tahap pertama dengan analisis deskriptif dan teknik analisis kualitas produk adalah analisis data deskriptif kuantitatif. Pengembangan isi buku yaitu bahaya dunia online, konsep digital parenting, pengasuhan anak, bersahabat dengan media digital dan sinergi peran dari orang tua dan sekolah dalam melindungi anak. Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa buku yang dinyatakan layak digunakan dengan hasil dari ahli media 85%, ahli materi 82%, pengguna 88,3% dan nilai rata-rata 85,1%.
1416-1428 -
Strategi Guru dalam Pembelajaran Holistik pada Pendidikan Anak Usia Dini
Zulaecha Ngiu, Novianty Djafri, Arwildayanto Arwildayanto (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1798 | Check in Google Scholar
Penting bagi guru pendidikan anak usia dini untuk memilih, menemukan dan mencari mitra yang sesuai agar anak usia golden age dapat tumbuh kembang dengan sempurna, mendapatkan pelayanan pendidikan, pembelajaran dan asuhan yang berkarakter baik. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang strategi guru dalam pembelajaran holistik pada pendidikan anak usia dini. Penelitian ini menggunakan kuantitatif deskriptif dengan survei. Teknik analisis data dari penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dalam bentuk tabel frekuensi dengan formula yang di persentasikan (%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisisi strategi guru dalam pembelajaran holistik pada pendidikan anak usia dini kota gorontalo dengan nilai 79.52% berada pada kategori baik. Guru dapat menggunakan strategi-strategi ini untuk mengimplementasikan PAUD HI yang berkualitas1429-1438 -
Permainan Musik Feeling Band Sebagai Strategi Peningkatan Sikap Sabar Anak Usia 4-5 Tahun
Akhtim Wahyuni, Badriya Nur Safitri (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1778 | Check in Google Scholar
Sabar merupakan sikap dasar emosional yang harus dilatih dan biasakan sejak dini. Anak yang sabar akan mampu menyelesaikan tanggung jawabnya dengan baik tanpa marah dan tergesa-gesa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan sikap sabar melalui permainan musik feeling band anak usia 4-5 tahun di RA Hasan Munadi I Banggle Beji, Pasuruan. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas model Kemmis dan Mc. Taggart dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subyek tindakan berjumlah 13 anak. Kegiatan diawali Pra Siklus, selanjutnya proses penelitian menggunakan 2 tahap yaitu Siklus I dengan permainan musik dari botol plastik kosong dan diisi batu. Siklus II anak diajak memainkan alat musik dari kaleng, botol plastik diisi batu, gelas kaca, tutup botol, dan stick. Hasil penelitian menunjukkan, sikap sabar anak dari Pra Siklus, Siklus I, dan Siklus II mengalami peningatan signifikan. Ini membuktikan adanya peningkatan sikap sabar anak setelah dilakukan permainan musik feeling band.
Â
1439-1448 -
Pengembangan Big Book Storytelling Dwibahasa untuk Meningkatkan Literasi Anak Usia Dini
Yansyah Yansyah, Jamiatul Hamidah, Lita Ariani (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1779 | Check in Google Scholar
Pendidikan literasi saat ini marak diagunkan karena memiliki peran penting bagi masa depan anak. Namun, berbanding terbalik dengan teori, praktik pendidikan literasi di lapangan masih memerlukan perhatian. Penelitian ini bertujuan untuk mendesain dan mengembangkan big book storytelling dwibahasa untuk mendukung perkembangan literasi anak usia dini. Menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris, big book disampaikan dengan teknik mendongeng yang bertujuan untuk mengembangkan kosakata anak dan minat mereka terhadap kedua bahasa tersebut. Penelitian ini menggunakan desain penelitian pengembangan berdasarkan model Reeves (2006) dan melibatkan 74 guru taman kanak-kanak yang ada di Banjarmasin. Data dikumpulkan dengan teknik wawancara dan observasi. Tahapan pengembangan terbagi menjadi empat fase: analisis kebutuhan, pengembangan produk, implementasi, dan refleksi. Validasi ahli menunjukkan bahwa big book yang dikembangkan telah layak dan dapat digunakan untuk anak usia dini baik dari segi psikologis, pembelajaran, kualitas fisik, dan bahasa. Anak-anak juga menikmati belajar dengan menggunakan media ini berdasarkan hasil observasi1449-1460 -
Parenting Disorder Era Pandemi Covid-19 : Dampak pada Penerapan Pengasuhan
Ainin Shofiyah, Inas Bilqis Nusaibah, Puji Yanti Fauziah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1769 | Check in Google Scholar
Setiap orang tua memiliki tanggung jawab besar dalam pengasuhan kepada anak. Oleh itu, proses pengasuhan bukanlah hal yang mudah. Sehingga banyak orang tua mengalami hambatan yang menjadi kendala dalam pengasuhan. Fokus penelitian ini untuk mengetahui dampak pandemi Covid-19 pada penerapan pengasuhan. Metode penelitian yang digunakan ialah mix method yaitu gabungan metode kuantitaif dan kualitatif. Pemilihan sample menggunakan porposive sampling dengan teknik pengumpulan data kuantitaif menggunakan google form yang disebar secara online kepada 30 responden yang kemudian dilanjutkan dengan data kualitatif dengan melakukan wawancara pada 7 responden yang mewakili populasi untuk memperkuat data kuantitaif. Hasil menunjukkan bahwa pandemi Covid-19 memberi dampak pada pengasuhan sehingga muncul kendala yang terjadi pada pengasuhan orang tua. Faktor yang menjadi kendala muncul dari emosional psikologi, kurangnya pemahaman dan kecakapan, keterbatasan waktu dan kesulitan ekonomi. Sehingga perlunya panduan orang tua dalam mengatasi kendala pengasuhan anak era pandemi Covid-191461-`1471 -
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbasis Eksperimen Sederhana dalam Pengenalan Sains Anak Usia Dini
Christiani Endah Poerwati, I Made Elia Cahaya, Ni Made Ayu Suryaningsih (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1233 | Check in Google Scholar
Sains penting dikenalkan pada anak usia dini dengan konsep sederhana melalui kegiatan eksperimen sederhana guna melatih kemampuan memecahkan masalah.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran problem based learning berbasis eksperimen sederhana terhadap kemampuan pengenalan sains anak usia dini. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen, dengan rancangan posttest only control group design. Populasi penelitian adalah anak usia dini di Kecamatan Kuta Utara. Penentuan kelas kontrol dan kelas eksperimen digunakan sistem random. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi. Teknik analisa data penelitian menggunakan analisis varians (anava) satu jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan pengenalan sains pada anak yang mengikuti model pembelajaran  problem based learning berbasis eksperimen sederhana dengan anak yang mengikuti pembelajaran Konvensional.. Kegiatan eksperimen sederhana mampu menolong anak dalam memecahkan masalah sains dengan tahapan kerja yang jelas. Melalui hasil penelitian ini dapat diperoleh suatu desain pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kemampuan pengenalan sains pada anak usia dini.
1472-1479 -
Readiness to Learn English for Early Childhood
Sri Sumarni Sumarni, Machdalena Vianty, Windi Dwi Andika (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1805 | Check in Google Scholar
Teachers need to understand the factors that influence the readiness of early childhood to learn their new language, especially English, to avoid inappropriate stimulation practices. This study aimed to examine early childhood English learning readiness factors based on relevant theories and research results. This research method was a qualitative literature review study. The literature review consists of 70 references related to the topic of early childhood English. This research method is a qualitative literature review study. As a result, children's readiness to learn is influenced by internal and external factors. Internal factors include cognitive abilities, mastery of the initial language, mastery of a new language, namely English, emotional maturity, and intrinsic motivation. At the same time, the external factors that influence include extrinsic motivation, family, social culture environment, and stimulation by playing.The novelty is to identify the influence of children's readiness factors in learning English both inside and outside the child. As a result, the teacher can consider the readiness of the child to avoid mistakes in introducing English as a new language for early childhood.
1480-1492 -
Understanding the Influence of Companion Animal on Child Development: a Literature Review
Risa Juliadilla, Nia Anggri Noveni (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1350 | Check in Google Scholar
Research on human-animal interaction (HAI) is a brand-new thing in Indonesia. However, it is not widely known that human-animal interactions provides positive effect to child development. The study aims to increase literacy regarding human and animal interaction that also looks at the impacts to child development. This study uses an approach of narrative review that examines and analyzes the selected eight papers. This article investigated some of the following aspects of child development in the social-emotional, cognitive and moral development associate with the interaction between children and companion animals. The analysis shows that aspects of social-emotional development assist children, improving their ability to express emotions and conduct emotional regulation. For cognitive development, helps children while interacting with animals and eases children increasing their biological knowledge about animals and children might learn the cognitive empathy related to Theory of Mind. For moral development, it helps children to act pro-social and empathy1493-1500 -
Pengembangan Media Game Edukasi Adventure Cooking untuk Meningkatkan Perilaku Prososial Anak Usia Dini
Rizki Amalia, Zarina Akbar, Yuliani Nurani (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1697 | Check in Google Scholar
Penelitian ini berawal dari hasil observasi awal yang dilakukan, perilaku prososial anak di sekolah TK Dharma Wanita PDAM Tirta Musi Palembang masih rendah, yang dikarenakan minimnya media penunjang dalam mengembangkan perilaku prososial anak. Berdasarkan temuan tersebut, dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengembangkan media game edukasi Adventure cooking untuk meningkatkan perilaku prososial anak. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (research and development) dengan model ADDIE. Data perkembangan perilaku prososial yang diperoleh pada penelitian ini dari hasil observasi. Game ini telah diuji cobakan pada anak usia 5-6 tahun. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan perilaku prososial anak dengan persentase rata-rata sebesar 31% setelah anak menggunakan media game edukasi Adventure cooking.1501-1513 -
Kontribusi Pelatihan dalam Meningkatkan Keterampilan Guru Membimbing Siswa Bermain Balok
M. Masnipal (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1745 | Check in Google Scholar
Salah satu cara mengembangkan kreativitas anak usia dini melalui permainan konstruktif (balok). Indonesia masih jarang dikembangkan teknik permainan balok. Beberapa teknik dari luar  sulit diaplikasikan guru PAUD di Indonesia. Model Pengembangan Kreativitas Permainan Konstruktif (PKPK) dikembangkan tahun 2008 dan direkonstruksi 2019 pada skenario dan tahapan disesuaikan jenis balok untuk mempermudah guru dan telah diuji efektivitasnya. Penelitian menguji apakah pelatihan model PKPK berkontribusi dalam meningkatkan keterampilan guru membimbing siswa bermain. Penelitian menggunakan pre-experimental dengan one-group pretest-posttest design. Alat pengumpul data menggunakan observasi dan ceklis. Analisis data menggunakan statistik deskriptif. Temuan penelitian menunjukkan pelatihan berkontribusi meningkatkan keterampilan guru dalam: (a) menguasai prosedur, skenario, tahapan bermain; (b) melaksanakan kegiatan bimbingan bermain secara menarik dan menyenangkan; (c) kemudahan menggunakan alat main dan pengaturan waktu, (d) kemampuan menilai siswa. Peningkatan tersebut diikuti partisipasi siswa dan efektivitas bermain. Hasil penelitian berimplikasi bagi guru untuk mengikuti pelatihan sebelum mengaplikasikan model PKPK di lembaga PAUD.
1514-1526 -
Peran Guru dalam Merancang Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal di Masa Pandemi
Rahmawati M, Nurlina Nurlina, Lilianti Lilianti, Usman Usman, Risnajayanti Risnajayanti, Sitti Salma, Wa Ode Sari Amaliah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1802 | Check in Google Scholar
Pendidik  di TK  memiliki peranan penting untuk meningkatkan berbagai kemampuan anak terutama pada masa keemasan anak. Guru sendiri memaksimalkan fase golden age yang mana jatuh pada usia taman kanak-kanak menggunakan berbagai metode mengajar dan turut melibatkan pihak orang tua untuk merancang pembelajaran anak usia dini.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan  peran guru dalam merancang pembelajaran berbasis kearifan lokal di PAUD Al-Fath. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Informan penelitian ini berjumlah  3 orang guru kelas, 2 orang tua siswa dan 1 kepala sekolah. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi kemudian dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa penyusunan pembelajaran berbasis kearifan  lokal dilakukan  dengan mencatat potensi yang ada dilingkungan sekitar diantaranya adalah kondisi lingkungan masyarakat, adat kebiasaan yang berlaku dimasyarakat, bahasa yang digunakan, lagu daerah, makanan khas, hasil kerajinan daearah dan permainan tradisional. Selain itu, dilakukan  berdasarkan pengalaman yang dilakukan di PAUD Al-Fath dan disusun berdasarkan unsur-unsur yang dibutuhkan dalam sebuah pengelolaan pembelajaran, kemudian diintegrasikan dengan kebutuhan terhadap pengenalan budaya lokal kepada anak usia dini dan kecintaan terhadap budaya lokal.
1527-1539 -
Kemampuan Cipta Lagu pada Guru Taman Kanak-Kanak se-Yogyakarta
Rina Wulandari, Muthmainnah Muthmainnah, Nur Hayati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1273 | Check in Google Scholar
Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan kemampuan cipta lagu pada guru Taman Kanak-Kanak se-Yogyakarta. Masalah penelitian ini adalah belum optimalnya kemampuan guru dalam kemampuan cipta lagu. Populasi penelitian yaitu guru TK se-Yogyakarta dan sampel diambil sejumlah 97 guru. Penelitian dilakukan dari bulan Februari-Juli 2020. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dalam format googleform. Metode penelitian yang digunakan adalah survey. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian: kemampuan guru dalam cipta lagu masuk dalam kategori kurang. Hal ini dibuktikan dengan prosentase kemampuan guru dalam unsur irama dan ilmu bentuk musik (di bawah 56%). Faktor yang mempengaruhi kurangnya kemampuan guru dalam cipta lagu anak yaitu belum semua guru adalah lulusan S1 jurusan PAUD, muatan mata kuliah seni musik belum membahas tentang teknik mencipta lagu untuk anak. Saran: perlu adanya semacam pelatihan cipta lagu bagi guru yang bermuara pada lomba cipta lagu.1540-1548 -
Keterlibatan Orang Tua di Minangkabau dalam PAUD pada Masa Pandemi Covid-19
Regina Azzahra, Wahidah Fitriani, Desmita Desmita, Jhoni Warmansyah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1796 | Check in Google Scholar
Kesibukan orang tua dalam bekerja membuat orang tua tidak dapat sepenuhnya ikut serta dalam pendidikan dan kegiatan anak mereka. Dengan adanya pandemi covid-19 orang tua mengatakan bahwa mereka sulit melibatkan diri dalam pendidikan anak dikarenakan ekonomi keluarga yang menurun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan keterlibatan orang tua di Minangkabau dalam pendidikan anak usia dini pada masa pandemi covid-19. Jenis penelitian ini ialah deskriptif kualitatif. Pengambilan data bersumber dari data primer dan data sekunder. Pengumpulan data menggunakan teknik triangulasi yaitu dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keterlibatan orang tua di Minangkabau dalam pendidikan anak usia dini pada masa pandemi covid-19 terbilang masih ada namun memang tidak sepenuhnya dilakukan oleh orang tua dikarenakan kesibukan dalam bekerja serta berdagang. Terlibatnya orang tua dalam pendidikan anak dapat bermanfaat bagi anak dengan perkembangan kemampuan anak yang meningkat, pihak sekolah merasa puas dengan sudah terlaksananya seluruh program sekolah yang sudah direncanakan dan orang tua sendiri dapat menambah semangatnya untuk meningkatkan pendidikan anak.
1549-1561 -
Digital Parenting sebagai Upaya Mencegah Kecanduan Gadget pada Anak Usia Dini saat Pandemi Covid-19
Kartika Dewi Sisbintari, Farida Agus Setiawati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1781 | Check in Google Scholar
Penggunaan gadget yang berlebihan pada anak harus dihindari agar perkembangan mereka tidak terganggu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran orang tua dalam menerapkan digital parenting sebagai upaya dalam mencegah kecanduan gadget pada anak usia dini selama pandemic covid-19. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah orang tua yang memiliki anak rentang usia 4-6 tahun yang ditentukan dengan teknik purposive random sampling. Data dikumpulkan dengan teknik wawancara. Data kualitatif yang dikumpulkan selanjutnya dianalisis dengan teknik triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran orang tua dalam menerapkan digital parenting selama pandemi covid-19 sebagai upaya pencegahan kecanduan gadget pada anak usia dini adalah manajemen waktu penggunaan gadget, mendampingi anak saat menggunakan gadget, memanfaatkan aplikasi youtube kids, memantau aktivitas browsing yang digunakan, tidak mengenalkan game pada anak, dan menerapkan screen time. Digital parenting menjadi salah satu metode yang dapat dijadikan sebagai usaha dalam mencegah kecanduan gadget pada anak usia dini.
1562-1575 -
Pengembangan Model Garden-Based Learning Meningkatkan Perilaku Prososial Anak usia dini
Danang Hardiansyah, Arif Rohman, Ellia Deviyanti (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1728 | Check in Google Scholar
Perilaku sosial anak seharusnya dikembangkan sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya peningkatan dalam pengembangan model garden-based learning untuk meningkatkan perilaku prososial anak usia dini. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan yang mengadaptasi model ADDIE, dengan subjek penelitian sebanyak 33 anak usia 5-6 tahun. Analisis data yang  digunakan adalah uji nonparametric dan uji Wilcoxon Signed Rank. Hasil penelitian ini menunjukan negative ranks antara hasil pretest dan posttest adalah 0, nilai ini menunjukan tidak adanya penurunan nilai pretest ke posttest. Positif ranks antara hasil pretest dan posttest mengalami peningkatan, mean rank tersebut adalah 17.00, nilai Ties 0 maka tidak adanya nilai yang sama antara pretest dan posttest. Diketahui Asymp.sig (2.tailed) bernilai 0.000, hipotesis diterima karena nilai 0.000< 0.05, artinya ada perbedaan nilai pretest dan posttest, disimpulkan pengembangan model garden-based learning mampu meningkatkan perilaku prososial anak usia dini1576-1587 -
Improving Children's Cognitive Intelligence Through Literacy Management
Umiarso Umiarso, Hasan Baharun, Zamroni Zamroni, Fathor Rozi, Nurul Hidayati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1817 | Check in Google Scholar
Cognitive intelligence has a vital role in children's growth and development to solve remembering, logical thinking, and symbolic thinking activities. This study aim to explore how the implementation of in improving early childhood cognitive intelligence in RA Tania, Paiton, Probolinggo?. This research uses a qualitative case study approach. Researchers conducted observations and interviews with principals, teachers, students, and guardians of students. The data analysis technique is carried out in stages, including data presentation, data reduction, and concluding. The results showed that literacy management in improving early childhood cognitive intelligence was carried out through; identification of needs, implementation of literacy management, evaluation, and a tiered plan. This study implies that literacy management can increase interest in reading and writing and an understanding of simple problem-solving in early childhood1588-1598 -
Parenting Pattern in Instilling The Character for Children From an Early Age
Dharlinda Suri (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1794 | Check in Google Scholar
The educational process starts from the family, so that the family becomes a good place to teach moral values and good character education. This research is aimed at knowing the parental roles in developing the children’s character since early age in Bakung Ilir Gedong Meneng. The reseasrch used qualitative method with fenomenology method which focused on natural paradigm based on the fenomenolgy point of view. The research findings shows that the caring model of families in inplanting the charachter to children of early age in Bakung Ilir as follows: (1) inplanting the religious values to children, (2) inplanting the moral values, (3) the way how the children behave in their daily activities, (4) training children’s intrerests and talent, (5) teaching bravey to children, (6) training responsibility to children, and (7) training independent life to children. The family is the first learning environment that children get and will be a strong foundation to shape character in the future.
1599-1604 -
Analisis Tingkat Kebutuhan Sistem Penjaminan Mutu Internal Pendidikan Anak Usia Dini
Arif Hakim, Aep Saepudin, Hasna Marwah, Nan Rahminawati (Author)Show Abstract | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1811 | Check in Google Scholar
Sampai saat ini Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) baru secara legal formal dilaksanakan di jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah serta Perguruan Tinggi. Adapun di dalam satuan PAUD belum ada legal formal yang menaungi tentang implementasi SPMI. Oleh karena itu Satuan PAUD di Indonesia perlu pula Sistem Penjaminan Mutu Internal Pendidikan Anak Usia Dini (SPMI PAUD). Pengembangan SPMI PAUD ini begitu mendesak, sebab ke depan kompetisi Lembaga semakin ketat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sajauhmana tingkat kebutuhan SPMI PAUD ini, maka dilakukan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif kepada 60 TK yang ada di Kabupaten Bandung Barat. Pemilihan lokasi ini berdasarkan data lebih dari 58% TK masih belum terakreditasi, hal ini dikarenakan faktor kepemimpinan dan kesiapan seluruh unsur di lembaga TK yang rendah. Hasil penelitian menunjukkan 98% lembaga TK menyebutkan perlu dikembangkan SPMI sekaligus responden menyebutkan perlu dikembangkan pula Instrumen SPMI PAUD yang dapat diimplementasikan di lapangan.
1605-1614 -
Penataan Ulang Infrastruktur PAUD dalam Rencana Pembukaan Kembali Sekolah di Masa Pandemi Covid-19
Dianti Yunia Sari, Aldila Rahma, Ine Rahaju (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1450 | Check in Google Scholar
Kebijakan pemerintah membuka kembali sekolah dimasa adaptasi kebiasaan baru (new normal) Pandemik Covid-19, mempengaruhi perubahan komponen struktural maupun non struktural sekolah. Tujuan dan fokus penelitian ini yaitu pada penataan ulang infrastruktur fisik, sebagai upaya mitigasi menjadikan sekolah aman dengan mengurangi transmisi virus dalam komunitas. Penelitian menggunakan pendekatan metode kualitatif dengan jenis studi kasus yang dilaksanakan di PAUD Langgeng Garjita, Cianjur, Jawa Barat. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis deskripsi dilakukan untuk memperoleh gambaran detail perbandingan infrastruktur sekolah sebelum dan rencana pembukaan kembali saat pandemik. Terdapat perubahan besar pada tata struktur lingkungan sekolah, termasuk juga pembuatan Standar Operasional Prosedur baru dalam penyambutan dan penjemputan anak, serta proses pembelajaran. Pembukaan kembali sekolah dirancang dengan mengikuti syarat protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah. Diperlukan instruksi yang konsisten dan lingkungan pengasuhan yang jelas, agar anak mampu menyesuaikan diri dan berkembang dalam lingkungan belajar yang baru.
1615-1627 -
Kindergarten Teachers Training in Integrating Anti-Corruption Education through Storytelling and Game
Grace Kartika Ratih, Ade Iriani, Yari Dwikurnaningsih (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1806 | Check in Google Scholar
There are many ways to prevent corruption, one of them is in education. This study aims to provide training to kindergarten teachers on how to integrate anti-corruption values into teaching and learning activities using storytelling and game methods. This research applied mix method and took the setting in 2 schools in Salatiga, Indonesia. The qualitative data from the interviews were processed by transcribing the answers to the research questions, then sorting out the answers. The pre-test and post-test quantitative data were processed using Wilcoxon technique in SPSS. From the test it is known Asymp.Sig (2-tailed) is 0.011. Because the value of 0.011 is smaller than <0.05, it can be concluded that the hypothesis is accepted. This means that there is an increase in competence about Anti-Corruption Education before and after training using the module. This research also contributes to expanding literacy source for kindergarten teachers in the form of anti-corruption education training modules1628-1639 -
Analisis Kecerdasan Emosional Anak Usia 5-6 Tahun dalam Pembelajaran Daring Selama Pandemi
Upik Wulan Handayani, Ruli Hafidah, Novita Eka Nurjanah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1308 | Check in Google Scholar
Pandemi Covid-19 mengakibatkan perubahan kebijakan di berbagai sektor di Indonesia, salah satunya adalah sektor pendidikan. Pendidikan di Indonesia mengubah kebijakan pembelajaran tatap muka menjadi pembelajaran dalam jaringan. Penelitian ini menganalisis kecerdasan emosi anak usia 5-6 tahun pada saat pembelajaran daring selama pandemi. Kecerdasan emosional anak mengalami perubahan selama pandemi covid-19. PeneIitian ini merupakan peneIitian kuantitatif dengan metode survei. Sumber data daIam peneIitian ini adaIah orang tua dan anak yang berjumlah 71 anak. Teknik pengumpuIan data diIakukan meIaIui penyebaran angket secara onIine meIaIui google form. HasiI peneIitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pembeIajaran daIam jaringan seIama pandemi dengan kecerdasan emosionaI anak usia 5-6 tahun. Hubungan tersebut dapat dibuktikan dengan perubahan emosionaI anak seIama pembeIajaran daIam jaringan diIaksanakan. Anak menjadi kurang dapat mengontrol emosi, kurang memiliki motivasi dalam belajar serta kurangnya sosialisasi dengan orang lain
1640-1646 -
Improvement of Basic Math Skills Through Realistic Mathematics Education (RME) in Early Childhood
Nahrowi Adjie, Suci Utami Putri, Finita Dewi (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1832 | Check in Google Scholar
Realistic Mathematics Education (RME) is appropriate for basic education. It bridges abstract to concrete and useful Mathematics. RME emphasizes the importance of real contexts familiar to students and the process of constructing them. This study aims to determine the effect of RME on the ability of basic mathematical skills. The method used is Single Subject Research model experiment with two samples in the A-B-A' design. The results of the study: (1) The subjects before the treatment showed low basic mathematical abilities; (2) Learning activities with the RME approach are effective for improving basic math skills; and (3) the condition of the subjects after being given RME approach is in very good category. It can be concluded that RME has contributed to improve student learning outcomes and make learning more meaningful as learning is always associated and relevant with the reality of children's lives through selected themes.
1647-1657 -
The Effect of Self-Evacuation Drill on The Preparedness Level of Children with Disabilities in Facing Tornado Disaster
Serly Sani Mahoklory, Ferdinandus Suban Hoda (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1636 | Check in Google Scholar
Many of these casualties are high risk groups, one of which is children with disabilities.  This study aimed to investigate the preparedness level of children with disabilities in facing tornado before and after participating in the self-evacuation drills. This is a quasi-experimental study with one group pre- and post- test with control group design. Results indicated that the preparedness level of children with disabilities in intervention group before intervention was 46.47 (±13.101), while in control group was 43.13 (±13.101). After intervention, the preparedness level in intervention group increased significantly compared to control group (p=0.000) and the mean of preparedness level in intervention group rose to 51.63 (±10.516) while control group did not record any increase with a mean of 41.20 (±12.288). These findings suggest that a learning method through a self-evacuation drill with audio-visual technique is more effective to improve the understanding of preparedness to face tornado among children with disabilities.
1658-1666 -
The 'Sekolah Sak Ngajine' Program; The Habit of loving the Qur'an from an Early Age based on Tilawati
Mustajab Mustajab, Fathor Rozi, Hasan Baharun, Hikmatul Maulidiya (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1837 | Check in Google Scholar
This study aims to describe the implementation or application of the 'Sekolah Sak Ngajine' Program as a habit of loving the Qur'an from an early age in RA Khodijah II Sebaung, Gending District. The 'Sekolah Sak Ngajine' program is taken from the Javanese language, which means School While Reciting the Qur'an. This habituation program is packaged in Qur'an learning activities using the Tilawati method. This research uses a qualitative descriptive approach with the type of case study. This study found that the 'Sekolah Sak Ngajine' program can condition the tendency of the world of children to be active and challenging to concentrate so that the quality and quantity targets can be achieved well in learning the Qur'an. Through the 'Sekolah Sak Ngajine' program, it can have a tremendous impact on students, namely instilling the habit of learning the Qur'an to students so that they can foster a sense of love for the Qur'an from an early age in RA Khodijah II Sebaung, Gending District, Probolinggo Regency. The implication is that learning the Qur'an in early childhood requires creativity, patience, and patience from teachers in teaching.
1667-1776 -
Instrumen Kecerdasan Moral untuk Anak: Validitas dan Reliabilitas
Yuli Kurniawati Sugiyo Pranoto, Falakhul Auliya, Uci Saputri (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1803 | Check in Google Scholar
Pengukuran kecerdasan moral pada anak usia dini cenderung melibatkan pihak kedua seperti orang tua dan guru. Diperlukan pengembangan skala kecerdasan moral yang melibatkan partisipasi langsung anak. Penelitian ini menguji reliabilitas dan validitas eksternal skala kecerdasan moral dengan menggunakan sampel 208 Taman Kanak-kanak di 13 Taman Kanak-kanak di Kota Semarang. Dimensi kecerdasan moral yang dikembangkan Borba dijadikan sebagai acuan dalam penyusunan skala kecerdasan moral yaitu empati, hati nurani, pengendalian diri, rasa hormat, kebaikan, toleransi, dan keadilan. Empat belas item dengan 3 pertanyaan terkait dengan apa yang dipikirkan, dirasakan, dan dilakukan anak disiapkan, direvisi, dan diedit untuk diberikan kepada para ahli. Saran untuk modifikasi dan evaluasi dipertimbangkan dalam persiapan skala kecerdasan moral. Analisis item dihitung berdasarkan korelasi item total. Berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa skala kecerdasan moral terdiri dari 14 item dengan nilai alpha cronbach sebesar 0,75. Nilai tersebut menunjukkan bahwa skala kecerdasan moral merupakan skala yang dapat diandalkan untuk mengukur kecerdasan moral anak usia dini.1677-1789 -
Permainan Edukatif Setatak Angka dalam Menstimulasi Kemampuan Berfikir Simbolik Anak Usia Dini
Eka Kusuma Wardani, Dadan Suryana (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1857 | Check in Google Scholar
Kemampuan berfikir simbolik merupakan bagian dari aspek perkembangan kognitif. Dalam mengoptimalisasi kemampuan berfikir simbolik media yang digunakan adalah permainan edukatif setatak angka. Permainan edukatif setatak angka dipilih karena permainan ini belum banyak digunakan dalam menstimulasi kemampuan berfikir simbolik. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan permainan setatak angka dalam menstimulasi kemampuan berfikir simbolik anak usia dini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan edukatif setatak angka yang digunakan sangat menarik dan dapat menstimulasi kemampuan berfikir simbolik anak usia 4-5 tahun dalam mengenal lambang bilangan, membilang banyak benda 1- 10 dan mengenal konsep bilangan ternyata berkembang sesuai harapan.
1790-1798 -
Analisis Kompetensi Guru PAUD dalam Membuat Media Video Pembelajaran
Bahran Taib, Nurhamsa Mahmud (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1842 | Check in Google Scholar
Salah satu dampak dari penyebaran Covid-19 bagi kebijakan pendidikan di Indonesia adalah diberlakukannya pembelajaran jarak jauh (PJJ) secara daring. Sehiungga guru PAUD dituntut untuk memiliki kempetensi membuat media pembelajaran daring yang menyenangkan bagi siswa agar tujuan pembelajaran yang diharapkan dapat tercapai, salah satunya adalah pembuatan video pembelajaran. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui sejauh mana kompetensi guru PAUD di Ternate Utara dalam membuat media video pembelajaran. Penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yang dilaksanakan dari bulan Maret sampai Juni 2021. Subjek penelitian ini adalah 8 guru dan 4 kepala sekolah PAUD di Ternate Utara. Kompetensi guru dalam membuat media video pembelajaran masih rendah, guru yang bisa membuat media video pembelajaran hanya 6 orang (28,58%) dari 21 guru, tetapi kualitas video pembelajaran yang dihasilkan masih belum sempurna karena guru merekamnya melalui HP dan tanpa editing. Guru juga belum bisa mengunggah video pembelajaran yang telah jadi ke portal belajar atau situs web seperti Youtube.
1799-1810 -
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Game Android untuk Anak Usia 5-6 Tahun
Evi Selva Nirwana (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1684 | Check in Google Scholar
Berdasarkan analisis kebutuhan mengenai media pembelajaran yang akan dikembangkan bahwa sebagain besar guru memperhatikan reliabilitas media yang dikembangkan. Aspek pembuatan media pembelajaran hanya sebagian kecil guru membuat media pembelajaran, dan aspek penggunaan media pembelajaran sebagain besar guru tidak menggunakan media dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah merancang aplikasi game calistung digital anak usia 5-6 tahun dengan menggunakan unity 3D berbasis android. Metodologi penelitian menggunakan metode Research and Development dengan langkah-langkah dari penelitian Borg, WR dan Gall,M.D yang mengadopsi model Dick and Carey dengan pengembangan multimedia berbasis software life cycle model. Hasil uji lapangan menunjukan nilai rata-rata lembar observasi kemampuan literasi awal pretest sebesar 3, 16 dan nilai rata-rata lembar observasi kemampuan literasi awal postest sebesar 3, 68 serta nilai rata-rata kenaikan skor pretest dan skor postest kemampuan literasi awal sebesar 0, 53. Hasil uji lapangan menunjukan bahwa media pembelajaran game ABaCa dapat meningkatkan kemampuan literasi awal anak usia 5-6 tahun pada aspek kesadaran fonologis, pengetahuan tulisan dan konsep tulisan, huruf dan kata. Â
1811-1818 -
Problematika Orang Tua dalam Menjalankan Perannya sebagai Guru Bagi Anak Usia Dini
Jenri Ambarita, Ester Yuniati, Ica Purnamasari (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1358 | Check in Google Scholar
Wabah virus corona telah membawa dampak terhadap perubahan kebijakan pemerintah dalam bidang pendidikan yang menerapkan pembelajaran jarak jauh tidak terkecuali dengan Pendidikan Anak Usia Dini. Orang tua memegang peran yang sangat sentral untuk mendampingi anak belajar terlebih anak usia dini. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui problematika yang dihadapi oleh orang tua dalam menjalankan perannya sebagai guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus melalui wawancara pada 10 orang tua anak usia dini yang bersekolah di PAUD Melisa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa permasalahan utama yang dihadapi oleh orang tua adalah minimnya keahlian mereka dalam mengajar, sulitnya memotivasi anak, lingkungan yang kurang kondusif dan keterbatasan waktu. Namun, latar belakang pendidikan orang tua tidak mempengaruhi kemampuan mereka memahami materi anak usia dini karena bagi mereka materi anak usia dini belum bisa dikategorikan sulit. Demikian halnya dengan masalah waktu, sekalipun menjadi kendala bagi sebagian orang tua akan tetapi pendampingan anak dalam belajar tidak terabaikan.
1819-1833 -
Meningkatkan Kognitif Anak Usia Dini melalui Pengembangan Media Cube Learning
Koderi Koderi, Cahniyo Wijaya Kuswanto, Sarah Nuryati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1824 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kognitif anak usia dini melalui pengembangan Media Cube Learning. Penelitian pengembangan ini mengikuti langkah-langkah model Dick and Carey. Instrumen yang digunakan dalam mengoleksi data penelitian dengan lembar interview, lembar observasi, lembar dokumentasi lembar angket. Tanggapan ekspert materi, ekspert media, ekspert bahasa, seluruh tanggapannya berkategori “produk sangat memiliki kelayakanâ€. Tanggapan anak-anak dari evaluasi uji one to one, small group, dan field trial, seluruh tanggapannya berkategori “produk sangat baikâ€. Simpulan hasil pengukuran efektivitas produk menunjukan jika daya berpikir peserta didik anak usia dini dalam tingkat perkembangan kognitif, belajar dan bermain dapat ditingkatkan menggunakan media Cube Learning. Cube Learning memiliki kebaharuan dan keunggulan karena didesain menarik, penuh berbagai macam warna, gambar, angka, huruf, dan satu cube mampun memuat dua puluh delapan isi sehingga memudahkan guru memberikan pembelajaran, dan mampu membangkitkan kemauan anak-anak untuk bermain dan belajar secara psikogis, yang akhirnya meningkatkan kognitif anak usia dini.
1834-1845 -
Eksplorasi Penerapan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas pada Jenjang PAUD di Masa Kebiasaan Baru
Mujlauwidzatul Husna, Sugito Sugito (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1814 | Check in Google Scholar
Pandemi Covid-19 membuat cara belajar di sekolah berubah. Setelah sempat kurang lebih selama satu tahun pembelajaran dilakukan jarak jauh, saat ini terbit kebijakan dari empat Menteri untuk membuka sekolah dan melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kesiapan hingga pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas di Pendidikan Anak Usia Dini. Subjek penelitian dipilih menggunakan Teknik pusposive sampling yaitu empat sekolah di Kota Malang yang telah menerapkan pembelajaran tatap muka terbatas namun memiliki karakteristik lingkungan dan jumlah siswa yang berbeda. Teknik pengumpulan data akan dilakukan melalui studi dokumentasi dan wawancara dengan pihak sekolah. Teknik analisis menggunakan teknik analisis domain. Hasil menggambarkan bahwa persiapan yang matang dan pelaksanaan yang tertib serta Kerjasama Lembaga PAUD dan orang tua dalam melaksanakan Pembelajaran tatap Muka Terbatas menjadikan pembelajaran berjalan dengan baik dan lancar.
1846-1858 -
Strategi Pendidikan Karakter Anak Usia Dini Menggunakan Perangkat Kepribadian Genetik STIFIn
Arief Setiawan, Rony Sandra Yofa Zebua, Sunarti Sunarti (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1860 | Check in Google Scholar
Pendidikan karakter membutuhkan metode dan pendekatan yang sinkron dengan potensi atau kepribadian anak didik. Perangkat kepribadian genetik STIFIn dapat membantu guru memahami potensi anak didik sehingga dapat dimanfaatkan untuk membantu membangun karakter siswa. Penelitian ini bertujuan mengkaji peranan STIFIn dalam pendidikan karakter dan mengidentifikasi bagaimana strategi dalam mengimplementasikannya. Penelitian dilakukan di di PAUD Lare Alit Bandung, dengan menggunakan teknik wawancara mendalam untuk mendapatkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa langkah strategi yang diperlukan dalam mengimplementasikan STIFIn. Tahapannya berupa persiapan guru terhadap pendekatan STIFIn dan mengidentifikasi kepribadian genetik peserta didik. Tahap kedua yaitu menentukan pendekatan dan metode yang tepat berdasarkan kepribadian genetik peserta didiknya, mengimplementasikan dalam kegiatan pembelajaran dan kegiatan evaluasi bekerjasama dengan orangtua di rumah. Penelitian ini menunjukkan implementasi STIFIn dapat membantu guru dalam mengidentifikasi potensi anak didik dan mengoptimalkannya.
1859-1872 -
Sekolah Efektif, Learning Organization, dan Kepemimpinan Kepala Sekolah
Riswandi Riswandi, Ismu Sukamto, Renti Oktaria (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1873 | Check in Google Scholar
Pentingnya kepemimpinan kepala sekolah dalam peningkatan kinerja guru dan implementasi learning organization untuk mencapai sekolah efektif. Hasil penelitian ini akan menjadi dasar untuk menentukan rumusan kebijakan dalam pendidikan untuk meningkatkan manajemen sekolah, khususnya manajemen penyelenggaraan di lembaga PAUD. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional untuk mengetahui hubungan antara sekolah efektif, learning organization, dan kepemimpinan kepala sekolah. Penelitian ini melibatkan 50 guru PAUD yang ada di Kota Bandar Lampung dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling dan pengumpulan data melalui kuesioner. Teknik analisis data melalui Uji Statistik Nonparametric Correlations menggunakan SPSS Version 25. Hasil penelitian: terdapat hubungan yang signifikan antara sekolah efektif, learning organization, dan kepemimpinan kepala sekolah. Pelaksanaan sekolah efektif dan implementasi learning organization semakin baik seiring dengan semakin baiknya kepemimpinan kepala sekolah.
1873-1880 -
Peran Orang Tua terhadap Pembelajaran Mitigasi Bencana Bagi Anak Usia Dini di Masa Covid-19
Khambali Khambali, Dinar Nur Inten, Dewi Mulyani, Funny Lichandra, Dies Tiwi (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1866 | Check in Google Scholar
Penelitian ini didasarkan akan pentingnya orang tua dalam mendukung ketercapaian tujuan pembelajaran dalam mengenalkan dan mengembangkan pemahaman tentang mitigasi bencana bagi anak usia dini di masa pandemi Covid-19. Tujuan penelitian ini yakni untuk mengkaji peran orangtua dalam pembelajaran mitigasi bencana. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui penyebaran angket terhadap 62 orang tua anak usia dini. Dalam penelitian ini terdapat beberaoa focus pertanyaan terkait: Orangtua menyiapkan tas siaga bencana di dalam rumah; Orang tua mengajarkan selalu bersyukur dan bersabar atas musibah; Kelekatan anak, dan Orang tua membantu menyiapkan media pembelajaran mitigasi bencana. Hasil penelitian menghasilkan kesimpulan bahwa orang tua membantu dalam mengenalkan tentang konsep dan cara sederhana terkait mitigasi bencana juga adanya penyampaian Al-Quran dan hadits serta mahfudzot terkait mitigasi yang diramu melalui metode diskusi dan bercerita serta media yang menarik sehingga anak merasakan senang dan dapat menyampaikan ide serta gagasan terkait mitigasi dengan nyaman dan terwujudlah pembelajaran bermakna.
1881-1896 -
Students' Scientific Literacy Skills by Using Big book-based Science Textbooks (Changes in Form of Objects)
Rora Rizky Wandini, Sholihatul Hamidah Daulay, Emeliya Sukma Dara Damanik, Mardianto Mardianto, Akhyaruddin Akhyaruddin (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1362 | Check in Google Scholar
Big books are learning media that can be used as learning resources by presenting of contextual and interactive images in increasing of students' literacy skills. Good literacy skills will make easy for students to understand the meaning of the information provided and they can improve their interpersonal skills well. This research is a quantitative research with a survey approach. Participants in this study are 237 students. Data collection was obtained from interviews and questionnaires, then analyzed using the percentage technique. The results of this study illustrate that using big book-based science textbooks, students' scientific literacy skills can increase. The results shows that literacy in context, knowledge, competence, and attitude are categorized good.
1897-1906 -
Kepemimpinan Pendidikan Masa Pandemi Covid-19 Pada Pendidikan Anak Usia Dini
Wresni Pujiyati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1804 | Check in Google Scholar
Pembentukan kualitas dan pencapaian kesiapan belajar adalah salah satu dari peran kepemimpinan yaitu memberikan pengaruh arah dan arahan kepada anggotanya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisa kepemimpinan pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Responden penelitian ini adalah kepala sekolah, guru, dan stakeholder eksternal di wilayah Indramayu Jawa Barat. Temuan di lapangan menunjukkan bahwa masih ditemukan guru yang kurang termotivasi. Hal ini dikarenakan kurikulum yang belum sesuai, proses pembelajaran yang tidak maksimal, serta pembiayaan yang tidak memadai. Kepemimpinan pada PAUD sangat dibutuhkan kebijaksanaan dan kecendekiaan untuk mencapai kualitas pendidik, selain adanya pelatihan yang terus menerus dan berkesinambungan. Dapat diimplementasikan keefektifannya melalui perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan. Faktor ini dikaitkan dengan hasil belajar siswa dan kurikulum, proses pembelajaran, dan metode pengajaran. Keefektifan tersebut dikaitkan dengan hasil belajar siswa dan kurikulum, proses pembelajaran, dan metode pengajaran dilaksanakan bersama guru dan wali murid serta unsur sekolah.
1907-1918 -
Analisis Pendidikan Karakter Melalui Budaya Sekolah di Kelas 3 Madrasah Ibtidaiyah
Fera Susilo, Zaka Hadikusuma Ramadan (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1950 | Check in Google Scholar
Implementasi pendidikan karakter di sekolah dasar dilaporkan sejumlah studi terdahulu belum berjalan sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Teori dan praktik bagaimana merancang program belajar yang mengintegrasikan pendidikan karakter belum sepenuhnya dikuasai oleh guru sebagai pemegang peran utama terlaksananya pendidikan karakter di sekolah. Melalui pendekatan deskriptif, studi ini bertujuan untuk memperoleh informasi tentang penerapan pendidikan karakter di sekolah. Guru, kepala, sekolah, dan siswa kelas tiga sekolah dasar menjadi partisipan dalam penelitian ini. Data yang diperoleh dari teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi kemudian dianalisis menggunakan triangulasi metode. Hasilnya, diperoleh tiga tema yang menjadi fokus utama implementasi pendidikan karakter melalui budaya sekolah. Tema tersebut adalah: 1) program Jumat Berkah sebagai salah satu budaya sekolah untuk menanamkan karakter, 2) nilai karakter yang tampak pada siswa madrasah ibtidaiyah, 3) hambatan pelaksanaan program. Implikasi hasil penelitian ini dapat digunakan oleh guru sebagai referensi penyusunan program pendidikan karakter di sekolah.
1919-1929 -
Early Listening Skill on Lesson Study-Based Activities
Farida Samad, Rosita Wondal, Nurhasanah Nurhasanah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1895 | Check in Google Scholar
This study aimed to describe children's listening skills in lesson study-based learning activities at Telkom preschool group B1 in Ternate City. The students involved were 24 early students. The lesson study process included preparing, observing, and reflecting lessons in the context of listening skills. In data analysis, Miles and Huberman interaction model was employed to describe the data qualitatively and quantitative data analyzed using descriptive statistics. The results showed that children listening skill on lesson study-based learning activity on the ‘market day’ topic implemented at Telkom Preschool Group B1 in Ternate City  was categorized as good (81.8) and sufficient (68.2). Furthermore, the data the development of a non-cognitive assessment instrument for listening ability in early childhood based on lesson study is feasible to be implemented .The result can be used as a basis for improvement and strengthening a lesson study activities dealing with listening skills in preschool that lesson study-based activities can improve children early listening skills in understanding subjects on the theme ‘market day’.
1930-1937 -
Pengembangan Media Boardgame Multikultural AUD Ethnic Enclave Kota Lama melalui Desain Iteratif
Roostrianawahti Soekmono, Erik Armayuda, Duana Fera Risina (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1904 | Check in Google Scholar
Bangsa Indonesia merupakan masyarakat multikultural sehingga sikap toleransi sangat penting. Tema multikultural Ethnic Enclave Kota Lama pada penelitian sebelumnya dapat meningkatkan kesadaran tentang keberagaman Anak Usia Dini (AUD), sebagai pondasi sikap toleransi. Keterbatasan media pembelajaran Pendidikan multikultural, mendorong penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan Board Game multikultural Etnic Enclave Kota Lama. Pendekatan penelitiannya menggunakan Penelitian dan Pengembangan dengan tiga langkah yaitu: (1) Penelitian pendahuluan, (2) pengembangan Board Game melalui proses Iteration Design yaitu desain prototipe, tes bermain pada uji coba prototipe 2 anak dan uji coba kelompok kecil pada 8 anak usia 5-6 tahun dan umpan balik berdasarkan intrumen observasi kesadaran tentang keberagaman, Â (3) tes validasi Board Game menggunakan intrumen validasi elemen dan mekanik boardgame. Hasil penelitian berupa media boardgame multikultural ethnic enclave Kota Lama yang dapat meningkatkan kesadaran tentang keberagaman berupa identifikasi nama dan ciri-ciri suku serta budaya melalui benda budaya di dalam bangunan di Kota Lama. Â
1938-1954 -
Studi pengembangan Psikolinguistik Anak dengan Game Interaktif Berbasis Role Playdi Taman Kanak-kanak Fadhillah Amal 3 Kota Padang
Rakimahwati Rakimahwati, Syahrul Ismet, Desmawati Roza (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.934 | Check in Google Scholar
Perkembangan revolusi industri 4.0 yang sangat pesat dan tantangan pembelajaran anak usia dini abad 21 menyebabkan perkembangan psikolinguistik anak yang kurang optimal. Penelitian bertujuan mendeskripsikan pengembangan psikolinguistik anak usia dini menggunakan game interaktif berbasis role play game (RPG). Jenis penelitian ini yaitu menggunakan studi kualitatif deskriptif. Lokasi penelitian di Taman Kanak-kanak Fadhillah Amal 3 Kota Padang. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknis Milles and Hubberman, dengan tiga langkah: reduksi data, display data dan verifikasi. Temuan penelitian menunjukkan : 1) pada tahap perencanaan, game interaktif berbasis RPG dirancang dengan mengintegrasikan ranah psikolinguistik dengan tema Pembelajaran, karakteristik anak serta lingkungan sosial, 2) pada tahap pelaksanaan, game interaktif berbasis RPG merangsang perilaku pengembangan psikolinguistik anak, 3) pada tahap evaluasi, game interaktif berbasis RPG menumbuhkan minat anak dalam pengembangan psikolinguistik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa game interaktif berbasis role play membantu perkembangan psikolinguistik anak seperti mengenal bunyi huruf, arti kata, dan aturan kata atau kalimat.
1955-1964 -
Permasalahan Pola Asuh dalam Mendidik Anak di Era Digital
Ahmad Muslih Atmojo, Rahma Lailatus Sakina, Wantini Wantini (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1721 | Check in Google Scholar
Orang tua saat ini dihadapkan dengan berbagai problematika yang terjadi dalam mendidik anak di tengah perkembangan digital yang begitu pesat. Sontak, hal ini menimbulkan berbagai kekhawatiran terhadap tumbuh kembang anak. Artikel ini bertujuan untuk mengupas problematika yang terjadi dalam proses mendidik anak di era digital seperti sekarang ini. Seluruh persoalan mendidik anak seharusnya diatasi dengan pola dan pendekatan yang tepat. Penelitian ini menggunakan pendekatan research synteshis dalam menggali teori yang relevan terkait issue yang dibahas. Analisis secara kualitatif menjadi tombak penelitian untuk memantapkan akurasi data yang dikumpulkan. Di  era ini, banyak anak-anak yang memiliki perilaku ketergantungan terhadap perangkat digital yang cukup riskan terhadap sisi negatif. Oleh karena itu, pentingnya mengendalikan digital era yang dipegang oleh anak-anak untuk memfokuskan bidang pendidikan perlu dilakukan supaya motivasi dapat terbentuk dan tujuan pendidikan juga bisa tercapai dengan baik dengan sinergisitas antara stakeholder lembaga pendidikan (sekolah) dengan yang lainnya (tri logi pendidikan).
1965-1975 -
Pengembangan Lembar Kerja Anak Menggunakan QR Code Pada Materi Sains Anak Usia Dini
Febriyanti Utami, Mahyumi Rantina, Rodi Edi (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1882 | Check in Google Scholar
Pelaksanaan pembelajaran dari rumah yang diterapkan pada masa pandemi covid-19 saat ini didominasi dengan penggunaan lembar kerja, namun lembar kerja yang digunakan belum memuat penjelasan singkat terkait materi sains yang akan diajarkan. Untuk itu, peneliti tertarik untuk mengembangkan lembar kerja anak dengan menggunakan teknologi QR code pada materi sains untuk anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa lembar kerja anak dengan menggunakan teknologi QR code yang valid dan efektif. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan penelitian pengembangan Research & Development (R&D) dari Borg and Gall. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, angket, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data hasil penelitian menggunakan analisis data kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan produk lembar kerja anak menggunakan QR Code dinyatakan valid berdasarkan uji produk awal, produk dinyatakan praktis berdasarkan uji lapangan terbatas dan produk dinyatakan efektif digunakan pada anak kelompok B di PAUD IT Fathiyyah berdasarkan uji lapangan operasional.
1976-1990 -
Empati Anak Usia Dini: Pengaruh Penggunaan Video Animasi dan Big Book di Taman Kanak-Kanak
Jojor Renta Maranatha, Dewi Indriati Hadi Putri (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1881 | Check in Google Scholar
Tujuan penelitian ini untuk dapat mengetahui pengaruh media pembelajaran terhadap empati anak usia dini. Metode penelitian menggunakan metode kuasi ekperimen, dengan desain penelitian pretest-posttest control group design. Penelitian ini dilaksanakan di Purwakarta, Indonesia. Partisipan dalam penelitian ini anak rentang usia 5-6 tahun yang berjumlah 38. Adapun pengumpulan data yang dilakukan dengan rating scale empati anak usia dini. Kemudian data ini dianalisis dengan menggunakan paired sample t-test untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran terhadap empati anak usia dini, dan independent sample t-test untuk mengetahui perbedaan empati antara grup ekperimen dan grup kontrol. Hasil dari penelitian ini ialah: (1) Terdapat pengaruh media pembelajaran video animasi empati terhadap empati anak usia dini. (2) Terdapat perbedaan empati anak usia dini yang mendapatkan pembelajaran dengan media video animasi empati dengan anak usia dini yang mendapatkan pembelajaran dengan media big book Empati. Kesimpulan yang diperoleh bahwa media video animasi lebih efektif daripada media big book dalam mengingkatkan empati anak usia dini
1991-1999 -
Konstruk Nilai Moral Anak Usia Dini Versi Guru PAUD
Amir Syamsuddin, Harun Harun, Joko Pamungkas, Sudaryanti Sudaryanti, Prayitno Prayitno (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1883 | Check in Google Scholar
Pencegahan perilaku tidak bermoral generasi muda dapat dilakukan sejak usia dini. Stimulasi perkembangan moral anak oleh guru dan pengukuran capaian perkembangannya memerlukan instrument yang valid dan reliable. Tujuan penelitian ini untuk mengonfirmasi kajian teoritik indikator amatan perkembangan moral anak usia dini dalam persepsi guru. Teknik analisis data menggunakan statistic deskriptif dan exploratory factor analyses indikator teramati terhadap variable latent moral anak dengan menggunakan software Smart-PLS versi 3.8.2. Nilai moral anak usia dini terdiri dari adaptasi, disiplin, jujur, percaya diri, peduli, santun, tanggung jawab, dan toleran. Adaptasi anak itu bergaul dengan teman sebaya atau diterima dalam lingkungan pertemanan baru. Disiplin itu mengendalikan diri anak dalam proses interkasi sosial. Substansi kejujuran itu bercerita, berbuat, dan menilai sesuatu apa adanya. Percaya diri dicirikan oleh inisiatif dan berbagi pengalaman belajar dengan teman lain. Anak-anak yang berbagi makanan/alat belajar dengan teman lain adalah inti peduli. Kesantunan terletak pada komunikasi yang produktif antara anak dengan guru. Tanggung jawab diamati melaui aktivitas anak merapikan alat setelah digunakan. Penghargaan anak terhadap karya teman lain menjadi penanda anak terbuka dengan kenyataan yang berbeda dengan dirinya.
2000-2012 -
Penerapan Literasi Sains Basis Kelas oleh Guru PAUD di Kota Surakarta
Vera Sholeha, Siti Wahyuningsih, Ruli Hafidah, Muhammad Munif Syamsuddin, Adriani Rahma Pudyaningtyas, Nurul Kusuma Dewi, Novita Eka Nurjanah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1237 | Check in Google Scholar
Hasil PISA 2018 menunjukkan rata-rata skor sains negara-negara OECD adalah 489, namun Indonesia baru mencapai skor 396 (OECD, 2019) yang artinya masih berada di level bawah. Padahal sejak 2017 Indonesia sudah menggalakkan Gerakan Literasi Nasional. Penelitian ini merupakan penelitian survey yang bertujuan untuk mengetahui sejauh mana penerapan literasi sains pada PAUD di Kota Surakarta. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh guru PAUD di Surakarta dan sampel dari penelitian ini adalah 64 responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner respon guru. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik persentase. Hasil persentase dari penelitian ini menunjukkan bahwa indikator literasi sains basis kelas mendapatkan hasil yang bervariasi. Adapun hambatan yang dialami oleh guru dalam penerapan literasi sains diantaranya adalah guru belum pernah mengikuti pelatihan tentang pengembangan pembelajaran literasi sains di PAUD, guru belum memahami bagaimana penerapan literasi sains, serta sarana dan prasarana sekolah yang belum memadai.
2013-2019 -
Pengaruh Storytelling Berbantu Media Audio Terhadap Kemampuan Menyimak dan Berbicara pada Anak Usia Dini
Siti Khotimah, Kustiono Kustiono, Farid Ahmadi (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1813 | Check in Google Scholar
Kemampuan menyimak dan berbicara menjadi dasar belajar bahasa, dapat memperlancar komunikasi lisan dan menambah pengetahuan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh storytelling berbantu media audio terhadap kemampuan menyimak dan berbicara anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain Quasi exsperimental Design. Sampel penelitian ini sejumlah 64 siswa. Analisa data menggunakan program SPSS dengan uji statistik cronbach alpha (α). Hasil penelitian menunjukkan (1) terdapat pengaruh signifikan penggunaan media storytelling berbantu audio terhadap kemampuan menyimak anak usia dini; (2) terdapat pengaruh signifikan penggunaan media storytelling berbantu audio terhadap peningkatan kemampuan menyimak anak usia dini; (3) penggunaan media storytelling berbantu audio lebih efektif meningkatkan kemampuan menyimak dan berbicara pada anak usia dini daripada penggunaan media konvensional. Berdasarkan permasalahan, dirumuskan pertanyaan bagaimana pengaruh pembelajaran storytelling berbantu media audio terhadap kemampuan menyimak dan berbicara anak usia dini. Dampak penelitian pembelajaran storytelling berbantu media audio, kemampuan menyimak dan bebicara dapat diaplikasikan dalam kegiatan sehari-hari2020-2029 -
Dampak Aplikasi ScratchJr terhadap Ketrampilan Problem-Solving Anak Usia Dini
Novita Eka Nurjanah, Ruli Hafidah, Muhammad Munif Syamsuddin, Adriani Rahma Pudyaningtyas, Nurul Kusuma Dewi, Vera Sholeha (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1531 | Check in Google Scholar
Konsep budaya digital mengungkapkan bahwa buta aksara tidak lagi diartikan sebagai keadaan tidak mengetahui cara membaca dan menulis. Buta aksara di era digital diartikan sebagai keadaan tidak dapat menggunakan komputer dan teknologi. Oleh karena itu, pembelajaran berbasis teknologi digital harus dimulai sejak anak usia dini. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mendeskripsikan dampak pembelajaran berbasis scratchJr terhadap ketrampilan problem solving anak usia ini. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah systematic literatur review dengan melakukan analisis 19 artikel jurnal. Hasil analisis studi teoritis menunjukkan bahwa scratchJr memungkinkan anak usia dini untuk terlibat dalam pembuatan cerita interaktif, permainan, serta kesenangan digital secara mandiri atau hanya memerlukan sedikit bimbingan di sepanjang jalan proses pembuatannya. Anak usia dini dengan cepat dapat mengakses serta memahami kemampuan pemrograman dengan menggunakan pemikiran matematis dalam pendekatan untuk pemecahan masalah atau problem solving.2030-2042 -
Problematika Linieritas dan Pemenuhan Kualifikasi Akademik Guru dalam Lembaga PAUD
Milla Diah Putri Nazidah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1373 | Check in Google Scholar
PAUD’s teachers are the second basic laying figures of education after parents. PAUD’s teachers must have expertise in this field. But in reality there are still many teachers who have not met national standards. The purpose of this research is to discuss the problems of teachers in PAUD’s institutions which include academic qualifications and linearity of graduates. This research uses qualitative method of descriptive approach, techniques used is observation, interview, and documentation, data analysis is done from data collection to conclusion. The results showed that the teachers at RA Bakti 7 Wonorejo did not meet the national standards as PAUD’s teachers, it is known from the graduates of every teacher that nothing is relevant to the field of PAUD. There are 4 teachers with 2 S1 public education and 2 S1 Islamic education. The problem is the lack of human resources of PAUD’s teachers in accordance with national standards.2043-2051 -
Pengaruh Alat Permainan Edukatif Kartu Bergambar Terhadap Moral dan Agama Anak Usia Dini
Nadha Mustika, Suyadi Suyadi (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1889 | Check in Google Scholar
Alat permainan edukatif merupakan sarana yang dapat membantu meningkatkan moral dan nilai agama pada anak usia dini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh alat permainan edukatif terhadap nilai moral dan agama pada anak usia dini. Jenis penelitian ini adalah eksperimental research. Desain dari penelitian ini berbentuk One – Group Pretest-Posttest Design yaitu dengan membandingkan keadaan sebelum dan sesudah diberikan perlakuan. Populasi yang digunakan oleh peneliti berasal dari siswa yang berada di PAUD A. Hasil yang didapatkan pada penelitian ini terdapat 3 indikator yang berpengaruh signifikan terhadap peningkatan moral dan nilai agama siswa, yaitu siswa mengetahui gerakan ibadah, siswa mengetahui tempat ibadah, dan siswa berperilaku jujur, penolong, sopan, hormat, dan sportif. Sedangkan indikator siswa dapat mengetahui agama yang dianut dan siswa menjaga kebersihan diri dan lingkungan tidak berpengaruh signifikan. Untuk meningkatkan pengetahuan gerakan ibadah, tempat ibadah, dan perilaku jujur, sopan, hormat, dan sportif dapat dilakukan dengan menggunakan APE kartu bergambar.
2052-2060 -
Fun Cooking untuk Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini Selama Pembelajaran Jarak Jauh
Sumarseh Sumarseh, Dadan Suryana (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1936 | Check in Google Scholar
Kognitif merupakan salah satu aspek yang dikembangkan pada anak usia dini. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh kegiatan fun cooking terhadap perkembangan kognitif anak usia dini selama pembelajaran jarak jauh. Penelitian ini dilaksanakan di TK Pembina Kandis Kabupaten Siak. Menggunakan metode penelitian ekperimen dengan desain Pre Eksperimental Design dengan jenis One-Group Pretest-Posttest Design. Populasinya kelas B di TK Pembina Kandis Kabupaten Siak berjumlah 15 anak. Teknik analisis datanya adalah uji Wilcoxon yaitu dengan mencari perbedaan mean Pretest dan Posttest dengan menggunakan analisis uji melalui program SPSS (Statistical Package for Social Science)17. Hasil penelitian menunjukkan kegiatan Fun Cooking dapat meningkatkan perkembangan kognitif anak pada usia dini pada masa pembelajaran jarak jauh. Fun cooking merupakan kegiatan yang menyenangkan yang dapat dilakukan oleh guru dan orang tua serta bermanfaat untuk mengembangkan aspek kognitif pada anak.
2061-2066 -
Upaya Meningkatkan Kosa Kata pada Anak Usia Dini melalui Permainan Tradisional Pancasila Lima Dasar
Buadanani Buadanani, Dadan Suryana (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1951 | Check in Google Scholar
Kosa kata sangat penting untuk perkembangan bahasa anak, akan tetapi masih kurangnya penguasaan kosa kata ketika anak bercerita. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kosakata pada anak usia dini melalui permainan tradisional pancasila lima dasar. Sampel pada penelitian ini adalah anak kelompok B berjumlah 12 orang di TK Pembina Kandis Kabupaten Siak Propinsi Riau. Jenis penelitian ini menggunakan kualitatif yaitu penelitian tindakan kelas. Hasil penelitian pada saat pra tindakan 38,33% masuk pada kategori belum berkembang (BB), pada siklus I nilai rata-rata sebesar 59, 16% berada dalam kategori mulai berkembang (MB), dan pada siklus II diperoleh nilai rata-rata sebesar 77, 83% kategori berkembang sesuai harapan (BSH). Melalui pemainan tradisional pancasila lima dasar ini anak dapat mengembangkan kemampuan penguasaan kosa kata yang bervariasi, anak akan semakin banyak mengenal kosakata baru yang belum diketahui, sehingga dapat meningkatkan kecerdasan anak dalam bahasa.
2067-2077 -
Perbandingan Pemahaman Seks Anak Usia 4-5 Tahun Ditinjau dari Penerapan Pendidikan Seks
Riska Ayu Hapsari, Siti Wahyuningsih, Ruli Hafidah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1363 | Check in Google Scholar
Pendidikan seks prasekolah TK dan RA untuk memfasilitasi perkembangan anak termasuk pemahaman seks yang komprehensif. RA memiliki jenjang seperti TK namun berbasis islam dengan pendekatan yang memadukan iman sekaligus amal saleh. Tujuan penelitian untuk mengetahui perbandingan pemahaman seks pada aspek kognitif dan sosem di TK dan RA. Desain penelitian ini kuantitatif komparasi. Sampel penelitian 30 anak usia 4-5 tahun di TK Garuda dan RA Al-Kautsar, Surakarta. Teknik pengumpulan data melalui kuesioner tingkat pemahaman seks anak dengan. Temuan baru penelitian dari hasil rekapitulasi kuesioner menunjukan perbedaan nilai yang signifikan. Hipotesis mengenai perbedaan pemahaman seks anak usia 4-5 tahun aspek kognitif dan sosial emosi diterima. Pemahaman seks di Ra lebih unggul karena penerapan pendidikan seks secara islami dimana aspek sosial emosi diperhatikan detil dalam kegiatan belajar. Anak tidak hanya paham kognitifnya saja seperti perbedaan laki-laki dan perempuan, tetapi dapat menghormati dirinya dengan diajari bagaimana melindungi diri dengan menutup aurat, dan merawat diri
2078-2084 -
Investasi Edukasi Literasi Keuangan untuk Anak Usia Dini di Indonesia
Anisa Yunita Sari, Naili Sa`ida (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1369 | Check in Google Scholar
Nilai-nilai karakter yang dapat ditanamkan pada literasi keuangan adalah keterampilan mengalokasikan keuangan, melatih kontrol emosi serta kemampuan membedakan antara keinginan dan kebutuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran strategi investasi edukasi literasi keuangan untuk anak usai dini di Indonesia. Penelitin ini menggunakan metode literatur review dengan menggunakan berbagai sumber yang relevan dari: 6 buku,12 artikel jurnal, 1 laporan kebijakan, dan 3 website resmi. Sumber literatur yang digunakan pada rentan tahun 2013-2021. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa strategi edukasi literasi keuangan di Indonesia dilakukan oleh pemerintah dan pihak swasta. Pelaksanaan dari strategi edukasi literasi keuangan memenuhi dua poin yaitu: 1)tersedianya media edukasi literasi keuangan untuk anak usia dini 2) sosialisasi pelatihan tentang literasi keuangan pada guru PAUD yang dilakukan oleh pihak swasta dengan program CSR (Corporate Social Responbility). Program sosialisasi edukasi literasi keuangan untuk guru pada jenjang PAUD belum dilakukan oleh pihak pemerintah.Â
2085-2094 -
Developing Children's Social Emotional: Women's Leadership Review
Moh. Anwar (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1836 | Check in Google Scholar
This study aims to analyze and understand women's leadership in building children's emotional-social intelligence in PAUD Aisyiyah Gilimanuk Jembrana Bali. The qualitative case study method is used in this investigation. The information was gathered through a combination of observation, interviews, and documentation. The data analysis was carried out circularly, beginning with data collection and progressing through data reduction, presentation, and conclusion. As a result of the findings; PAUD Aisyiyah is a female leader who is highly dedicated to creating a polite culture program to build children's emotional-social intelligence. Efforts to construct emotional-social intelligence are carried out properly through the following stages; reliable leadership for early childhood, educator for teachers and students, managerial and administrator, supervisor, innovator, and motivator. This research has implications for the importance of female leaders in building an excellent organizational culture, especially in creating emotional-social intelligence for children at school, through the involvement of all components.
2095-2106 -
Sikap Kepribadian Guru PAUD yang Menarik dan Disukai Peserta Didik
Famahato Lase, Adrianus Zega (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1960 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap, mengkaji lebih dalam apa adanya, secara spesifik dan urut mengenai kualitas sikap kepribadian guru dalam mendidik peserta didik. menggunakan metode deskriptif bersifat kuantitatif-kualitatif. Pengumpulan data dengan teknik skala likert menggunakan kuesioner, dan instrumen berupa angket tertutup yang dikembangkan berdasarkan pokok-pokok penelitian. Instrumen ini disebar secara acak dari populasi guru-guru PAUD di kota Gunungsitoli sebagai responden dan sumber data penelitian. Data dianalisis secara kuantitatif, dan selanjutnya hasilnya akan dideskripsikan secara kualitatif. Hasil penelitian mengungkap bahwa kualitas sikap kepribadian guru berada pada kategori kurang dan sikap kepribadin ini berdampak besar terhadap motivasi belajar peserta didik, baik secara positif maupun negatif. Direkomendasikan kepada para pendidik agar mengembangkan kualitas sikap kepribadian yang baik
2107-2126 -
Efektifitas Pengembangan Model Permainan Bola Keranjang Aspek Motorik Kasar Anak 5-6 Tahun
Isfauzi Hadi Nugroho, Abdian Asgi Sukmana, Anik Lestariningrum, Naufal Ismail Septiano, Agung Barokatir Rizqi (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1974 | Check in Google Scholar
Permasalahan motorik kasar anak usia 5-6 tahun dari pembelajaran daring menyebabkan anak lebih banyak beraktifitas dengan duduk di depan laptop atau gawai HP sehingga gerak motorik kasarnya kurang seperti berlari, melempar, menendang bola, senam dimana aktivitas tersebut melatih kemampuan motorik dan sensori sebagai dasar pedoman pengembangan kemampuan melalui bermain bebas yang membutuhkan gerakan syaraf otot-otot besar sangat kurang. Tujuan penelitian ini mengembangkan model permainan inovasi pembelajaran motorik kasar. Desain menggunakan pendekatan R & D (Reseach and Development) yang menghasilkan produk mengadopsi model Borg & Gall disederhanakan peneliti. Subjek penelitian anak kelompok B TK Perwanida Mrican Kediri. Teknik pengumpuln data lembar observasi ceklist dan wawancara. Analisis data deskriptif kuantitatif. Tahapan analisis kebutuhan permainan, instrument dan model permainan di validasi dan uji coba kelompok kecil.  Hasil menunjukan efektifitas pengembangan model permainan aspek motorik kasar anak usia 5-6 tahun valid, praktis dan memiliki potensi dapat digunakan seluruh guru ketika proses pembelajaran motorik kasar.
2127-2137 -
Analisis Menggambar Doodle Terhadap Kreativitas Anak Usia Dini
Silvia Novi Yanti, Farida Mayar (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.2018 | Check in Google Scholar
Doodle adalah gambar sederhana yang dapat memiliki makna representasi konkret atau yang terdiri dari garis acak dan abstrak, dalam hal ini biasanya disebut "coretan". Teknik Menggambar Doodle dilakukan dengan tujuan untuk mengasah kemampuan seni anak sehingga mampu meransang perkembangan dan kreativitas anak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini dapat dilihat dari kemampuan menggambar anak, selain itu juga terlihat dari semangat, minat, dan anak idik dalam melakukan kegiatan menggambar. Kreativitas anak juga terlihat dari adanya ide-ide baru dalam menggambar yang di lakukan anak. Sehingga dapat dikatakan bahwa menggambar doodle dapat meningkatkan kreatifitas kemampuan menggambar anak.
Â
2138-2145 -
Games Edukatif Berbasis Android untuk Meningkatkan Kemampuan Mengenal Angka Anak Usia Dini
Yeni Solfiah, Hukmi Hukmi, Febrialismanto Febrialismanto (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.910 | Check in Google Scholar
Penelitian ini memiliki tujuan untuk menciptakan games edukatif berbasis android dalam rangka meningkatkan kemampuan mengenal angka untuk anak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah riset dan pengembangan. Subjek penelitian merupakan anak usia 5-6 tahun yang berada di TK Pembina 3, TK Pembina 1 dan TK Babussalam di Kota Pekanbaru. Sampel dalam riset ini merupakan anak usia dini yang dipilih berdasarkan kriteria sesuai dengan kebutuhan penelitian. Data yang dikumpulkan melalui lembar validasi dari ahli materi, media dan guru TK serta pre-test dan post-test mengenai kemampuan mengenal angka setelah menggunakan games edukatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dengan metode observasi. Data yang terkumpul dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil riset mengungkapkan bahwa games edukatif berbasis android teruji meningkatkan kemampuan mengenal angka. Berdasarkan hasil validasi ditemui bahwa games edukatif ini memiliki kelayakan. Kebaruan yang ditemui dalam riset ini adalah pentingnya meningkatkan kemampuan mengenal angka melalui pemanfaatan kemajuan teknologi informasi dalam bentuk games edukatif2146-2158 -
Metode Relaksasi untuk Mengurangi Tingkat Stress pada Ibu dalam Mendampingi Anak di Era Pandemi
Eva Gustiana, Chitra Charisma Islami (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1810 | Check in Google Scholar
Perubahan situasi dan kondisi covid saat ini yang mempengaruhi kondisi orang tua sehingga tidak sedikit yang mengalami stress. Dengan fenomena yang ada dilapangan maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk mengurangi tingkat stress pada ibu dalam mendampingi anak SFH (School From Home) di Era Pandemi ini. Penelitian ini dilakukan dengan mengunakan metode quasi experimental design, yaitu suatu penelitian yang memiliki bentuk menyerupai dengan eksperimen. Menggunakan teknik total sampling dengan jumlah responden 10 ibu dari siswa yang menemani SFH dengan mengisi isian kuesioner (Graziano & Morgenstern, 1989). Rancangan penelitian yang digunakan adalah one group before-after, (pretest-postest design) dimana akan dilihat perbedaan hasil test peserta sebelum dan sesudah pelaksanaan variabel independent. Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan bahwa metode relaksasi dapat menurunkan tingkat stress pada ibu ketika mendampingi anak SFH. Untuk peneliti selanjutnya bisa mengembangkan tenik relaksasi dalam menangani stress orangtua siswa bukan hanya di tingkat PAUD namun di tingkat sekolah dasar dan lanjutan.
2159-2167 -
Kemampuan Guru dalam Mengelola Kelas selama Pembelajaran Covid-19 pada Anak Usia Dini
Yolanda Pahrul, Joni Joni, Leli Marlina (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1807 | Check in Google Scholar
Kemampuan mangelola kelas adalah keterampilan guru untuk menciptakan dan memelihara kondisi belajar yang optimal dan mengembalikannya bila terjadi gangguan dalam proses belajar mengajar. Tujuan penelitian untuk mengetahui kemampuan guru dalam mengelola kelas selama pembelajaran masa pandemi Covid-19 di TK Bunga Teratai Kec. Tapung Kab. Kampar. Jenis penelitian adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan observasi. Informan adalah 3 orang guru. Teknik analisis data menggunakan data reduction, data display, conclusion drawing/ verification. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru-guru TK Bunga Teratai telah memimiliki kemampuan mengelola kelas hal ini terlihat dari pengaturan yang berhubungan dengan tingkah laku, kedisiplinan, perhatian, minat belajar, dan dinamika kelompok. Rekomendasi yang dapat disampaikan adalah selama pembelajaran masa pandemi Covid-19 pihak sekolah hendaknya mempersiapkan fasilitas selama covid-19 ini, seperti kecukupan cairan disinfektan, sabun cuci tangan, air bersih di setiap fasilitas, dan hand sanitizer.
2168-2174 -
Perilaku Bullying pada Anak di Taman Kanak-kanak
Ning Tyas Maghfiroh, sugito sugito (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1845 | Check in Google Scholar
Perilaku bullying merupakan salah satu permasalahan sosial yang sering terjadi. Tujuan dari dilakukannya penelitian ini yaitu untuk dapat memberikan sebuah gambaran secara faktual tentang prilaku-prilaku bullying yang dilakukan pada anak prasekolah. Menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian ini adalah seluruh anak-anak di Raudhatul Athfal Al-Islam usia 5-6 tahun. Kemudian pengambilan sampel menggunakan teknik purposive random sampling, diperoleh partisipan sebanyak 10 anak, 5 partisipan mewakili korban bully dan 5 lainnya mewakili pelaku bullying. Kemudian teknik pengumpulan data yaitu melalui observasi dan dikperkuat dengan wawancara. Berdasarkan data yang diperoleh dilakukan lah uji keabsahan dengan menggunakan triangulasi waktu untuk memperoleh data yang akurat dalam penelitian ini. Selanjutnya dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada tiga jenis perilaku bullying yaitu perilaku bullying fisik, verbal, dan psikologis. Dari penelitian yang telah diteliti bahwa pelaku merupakan anak yang sama dan korban juga anak yang sama dan lemah.
2175-2182 -
Pengenalan Huruf Hijaiyyah melalui Media Kartu Gambar pada Anak
Nurhayati Nurhayati, Andi Agusniatih, Amrullah Amrullah, I Putu Suwika (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1850 | Check in Google Scholar
Nilai agama sangat penting untuk dikembangkan pada anak usia dini karena hal tersebut merupakan salah satu aspek yang harus dikembangkan pada anak usia dini sehingga nilai agama terkait mengenal huruf Hijaiyyah dikembangkan melalui media kartu  gambar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan nilai agama anak melalui media kartu gambar.  Metode Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan reaserch and development. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah observasi dan wawancara. Hasil observasi dianalisis dengan menggunakan analisis uji t test dan  manova. Hasilnya diperoleh nilai rata-rata pengamatan dari 15 anak yang menjadi sampel penelitian pretest 23,20 sedangkan posttet diperoleh nilai rata-rata 35,867. Selanjutnya dilakukan uji lapangan menggunakan kelas kontrol dan kelas ekspreimen diperoleh nilai rata-rata, kelas eksperimen diperoleh nilai rata-rata pretest 34.10 sedangkan posttest 40.50, kelas kontrol memperoleh nilai rata-rata pretest 29.14 sedangkan posttest 37.00. Kemudian dilakukan uji manova hotellings trace diperoleh nilai kurang dari (< 0,05) sehingga dapat disimpulkan bahwa media gambar untuk pengenalan huruf hijaiyyah dapat mengembangkan nilai agama anak.
2183-2191 -
Pengaruh Kinerja Guru Terhadap Motivasi Belajar IPA Berbasis Pendidikan Jarak Jauh pada Kelas Awal
Irvin Novita Arifin, Rifda Mardian Arif, Indriyani Rauf, Tasya Khairunnisa Habbibie (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1937 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan  untuk mengukur pengaruh Kinerja Guru Terhadap Motivasi Belajar siswa kelas awal Pada Pembelajaran IPA Berbasis Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di Sekolah Dasar Negeri 77 Kota Tengah Kota Gorontalo. Dalam penelitian ini unsur kebaruan adalah variabel Y berupa motivasi kelas awal pada pembelajaran IPA berbasis Pembelajaran Jarak Jauh sehingga  Hipotesis dalam penelitian ini adalah terdapat pengaruh langsung positif kinerja guru terhadap motivasi belajar siswa kelas awal pada pembelajaran ipa berbasis Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ)â€. Penelitian ini dilakukan dalam bentuk Survei, data dikumpulkan melalui siswa yang terpilih sebagai anggota sampel dengan menggunakan instrumen angket yang disusun khusus untuk penelitian ini, metode survei yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei kausal yang sifatnya menjelaskan hubungan dengan teknik analisis jalur. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari variabel bebas (eksogen) dan variabel terikat (endogen). Variabel dalam penelitian ini terdiri eksogen berupa Kinerja guru (X). Sedangkan variabel terikat (endogen) yaitu berupa Motivasi Belajar (Y). Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas awal di SDN no. 77 Kota Tengah, hal ini menunjukkan bahwa eksistensi kinerja guru dipandang sebagai bagian yang paling penting dalam meningkatkan motivasi belajar siswa kelas awal  pada pembelajaran IPA berbasis pendidikan jarak jauh
2192-2200 -
Intervensi Bagi Orang Tua dalam Mencegah Kekerasan Seksual Anak di Indonesia: Scoping Review
Tetti Solehati, Riezky Fajri Septiani, Rizka Muliani, Selly Amalia Nurhasanah, Sifa Nur Afriani, Sifa Nuraini, Sifva Fauziah, Sonia Dwiastuti Pratiwi, Sri Purnama Alam, Yanti Hermayanti, Cecep Eli Kosasih, Henny Suzana Mediani (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1914 | Check in Google Scholar
Kasus kekerasan seksual anak (KSA) di Indonesia meningkat setiap tahunnya. Orangtua berperan penting dalam pendidikan pencegahan KSA. Tujuan penelitian untuk memetakan intervensi bagi orang tua dalam mencegah KSA. Desain penelitian scoping review. Pencarian artikel menggunakan database terkomputerisasi, yaitu: CINAHL EBSCO, PubMed, Pyschoinfo, Google Scholar, Jurnal Unpad, dan pencarian secara manual dengan menggunakan kunci berbahasa Inggris dan Indonesia. Hasil artikel awal didapatkan berjumlah 15.507, kemudian dilakukan penyaringan berdasarkan kriteria inklusi serta dilakukan penilainan artikel sehingga menghasilkan 18 artikel yang memenuhi syarat. Hasil penelitian menunjukan ditemukan ada 6 bentuk intervensi pencegahan KSA yang dapat dilakukan orang tua, yaitu pemberian pendidikan kesehatan seksual pada orangtua, pemberian pendidikan bagi orang tua tentang pencegahan KSA, program pendidikan keluarga, pola asuh orang tua yang baik, optimalisasi peran orang tua, dan hubungan tingkat pendidikan dengan pengetahuan orang tua. Dengan demikian ada beberapa pencegahan KSA yang dapat dilakukan orang tua untuk melindungi anaknya dari KSA.
2201-2214 -
Pengasuhan Digital Keluarga Nelayan terhadap Penggunaan Smartphone pada anak usia 3-7 tahun
Inas Bilqis Nusaibah, Ainin Shofiyah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1797 | Check in Google Scholar
Penggunaan smartphone memiliki konsekuensi positif dan negatif, baik itu pada orang dewasa juga anak-anak. Tujuan penelitian ini melihat karakteristik orang tua keluarga nelayan berkaitan dengan pola-pola bimbingan atau gaya pengasuhan khusus pada anak pengguna smartphone melalui penelitian diskriptif kualitatif. Partisipan penelitian adalah sebanyak 6 keluarga nelayan yang memiliki anak usia pra-sekolah (3-7 tahun), telah diadakan wawancara terbuka dan observasi terkait aktivitas digital anak-anak mereka, respon, keyakinan, dan ketertarikan akan penggunaan smartphone sejak dini. Pada pendekatan berbasis data dan analisis data model interaktif Miles dan Huberman yang telah dilakukan, Gaya pengasuhan digital diidentifikasi memiliki kesamaan dengan gaya pengasuhan umum. Temuan penelitian lebih lanjut menunjukkan anak-anak melakukan aktivitas dengan smartphone lebih banyak jika orang tua lebih permisif dan kurang otoriter dalam melakukan pengasuhan. Implikasi pengasuhan orang tua tersebut memiliki respon yang tinggi pada pemenuhan kebutuhan anak terkait penggunaan smartphone sejak dini, namun memiliki tuntutan yang rendah terkait timbal balik atau kemungkinan dampak penggunaan smartphone.
2215-2222 -
Pengaruh Permainan Sirkuit Pos Geometri Terhadap Motorik Kasar Anak Usia 5-6 Tahun
Juliana Sihite, Dimyati Dimyati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1896 | Check in Google Scholar
Keterampilan motorik kasar memberikan dampak positif bagi kehidupan anak jangka panjang. Permainan sirkuit pos geometri adalah kegiatan bermain yang dapat menstimulasi perkembangan motorik kasar anak, sehingga untuk melihat pengaruh permainan sirkuit pos geometri terhadap motorik kasar anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan sirkuit pos geometri terhadap motorik kasar anak usia 5-6 tahun. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi experiment dengan one group pretest-posttest design. Subjek penelitian melibatkan 20 orang anak. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan tes. Hasil penelitian ini menunjukan adanya pengaruh permainan sirkuit pos geometri terhadap motorik kasar anak usia 5-6 tahun. Hal ini dibuktikan oleh uji hipotesis nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,000 yang artinya sig. < 0,05 maka, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antar hasil pretest dan posttest. Hal tersebut memberikan implikasi bahwa permainan sirkuit pos geometri berpengaruh secara signifikan dalam menstimulasi motorik kasar anak.
2223-2233 -
Analisis Implementasi Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di Masa New Normal
Lely Suryani, Kristianus Jago Tute, Maria Purnama Nduru, Agnes Pendy (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1915 | Check in Google Scholar
Penelitian ini dilatarbelakangi telah dilaksananakannya pembelajaran tatap muka terbatas sejak Juli 2021 melalui surat keputusan menteri pendidikan dan kebudayaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pelaksanaan tatap muka terbatas di SDK Ende 8 dimasa new normal. Metode yang gunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitiatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah 3 orang guru pada kelas 1 sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas dapat dilaksanakan dengan baik dan sistematis serta perencanaan yang matang dengan mematuhi protokol kesehatan. Guru melaksanakan proses belajar mengajar di kelas sesuai dengan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran yang disusun disesuaikan dengan kondisi new normal, Â pelaksanaan dengan cara memadatkan materi, menyampaikan point-point penting serta mempertegas pada penyelesaian latihan soal, begitu juga dengan evaluasi / penilaian guru melakukan ulangan harian, penilaian tengah semester dan juga penilaian akhir semester.
2234-2244 -
Kualitas Hidup Anak Usia Sekolah Penyandang Thalasemia
Henny Suzana Mediani, Gusgus Ghraha Ramdhanie, Anjani Fikri (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1933 | Check in Google Scholar
Kualitas hidup anak thalasemia sangat dipengaruhi oleh fungsi fisik, fungsi psikologis/emosi, fungsi sosial dan fungsi sekolah. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kulitas hidup anak usia sekolah penyandang thalasemia. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Sebanyak 70 orang tua dijadikan responden dalam penelitian. Instrumen yang digunakan adalah kPediatric Qualitity of Life Inventory (PedsQL). Anak usia sekolah penyandang thalasemia sebagian besar pada kategori rentan (64,3%). Kualitas hidup fungsi fisik mayoritas dalam kategori baik (68,6%), kualitas hidup fungsi psikologis/emosi dalam kategori baik (61,4%) dan kualitas hidup fungsi sosial dalam kategori baik (52,9%). Sementara kualitas hidup fungsi sekolah dalam keadaan rentan (74,39%). Hasil penelitian menunjukkan penyakit thalassemia merupakan penyakit kronik dengan kualitas hidup rentan sehingga diperlukan upaya untuk meningkatkan kualitas hidup anak terutama pada domain fungsi sekolah. Walaupun anak menjalani pengobatan secara rutin, pemenuhan kebutuhan belajar mereka tetap perlu dipertahankan.
2243-2250 -
Status Gizi pada Anak Usia Sekolah yang Mengalami Karies Gigi
Gusgus Ghraha Ramdhanie, Sri Hartati Pratiwi, Andri Agustin (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1934 | Check in Google Scholar
Karies gigi dapat memengaruhi asupan nutrisi pada anak usia dini dan usia sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran status gizi pada anak usia sekolah 6-8 tahun yang mengalami karies gigi. Rancangan penelitian menggunakan metode deskriptif dengan tehnik purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 siswa dengan tingkat keparahan karies gigi tinggi dan sangat tinggi. Metode pengumpulan data menggunakan Indeks Antropometri dan indeks DMF-T. Hasil penelitian menunjukkan gambaran karies gigi pada siswa sekolah dasar usia 6-8 tahun yaitu 21 siswa mengalami karies gigi tinggi dan 9 siswa mengalami karies gigi sangat tinggi. Penelitian menunjukkan siswa dengan karies gigi resiko tinggi dan sangat tinggi memiliki status gizi normal, namun pada tingkat keparahan karies gigi berstatus gizi berbeda. Terdapat siswa yang mengalami karies gigi resiko sangat tinggi berstatus gizi kurus. Diharapkan optimalisasi program Usaha Kesehatan Gigi Sekolah (UKGS) melalui upaya promotif dan preventif.
2251-2257 -
Child Nurture and Learning Assistance for Children in The Family During the Covid -19 Pandemic
Puji Yanti Fauziah, Rita Eka Izzaty, Erma Kusumawardani (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1809 | Check in Google Scholar
This study aims to find out the problems faced by child nurture and learning assistance for children in the family during the covid -19 pandemic. This research is a descriptive qualitative study with a survey method. This research was conducted in Yogyakarta Province. The respondents of this study were parents, totaling 78 people.This study used a closed questionnaire. The results of the study are that the Covid 19 pandemic has made parents experience various obstacles related to parenting and assisting children in learning, ranging from the inability of parents to explain school material, disciplining children, spending too much time with gadgets and technical obstacles faced by 50% of families. These technical constraints are related to signal, wifi, quota and the ability to own gadgets. So that in providing assistance such as quotas, it would be better if support was also given to students who do not have gadgets and assistance for areas that are still having problems with signals because there are no transmitters.
2258-2265 -
Gim ASIK sebagai Metode Komunikasi Visual dalam Pengembangan Karakter Anak Usia Dini
Ferry Darmawan, Puteri Saleha Nurhidayah, Arif Hakim (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1932 | Check in Google Scholar
Fenomena yang terjadi saat ini anak-anak menghabiskan waktunya bermain dengan gawainya. Melihat kondisi ini, dapat menjadi hambatan pada pengembangan karakter anak. Solusi permasalahan diatas dikembangkanlah model komunikasi visual berbasis gim yang menarik bagi anak usia dini yaitu gim android ASIK (Agamis Sistematis Interaktif Kreatif). Subjek penelitian adalah anak usia 4-6 tahun sejumlah 30 orang. Adapun desain penelitian yang digunakan adalah desain kuantititatif “Quasi Experimentâ€, adapun rancangan penelitian yang dipilih adalah “The Non Equivalent Control Group. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektifitas gim ASIK terhadap pengembangan nilai moral dan agama anak usia dini dalam pengembangan karakter. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan pada kelas eksperimen dan kelas kontrol setelah diberikan perlakuan gim ASIK di kelas eksperimen dan pembelajaran kovensional di kelas kontrol. Pada kelas eksperimen, anak-anak melakukan aktivitas mengikuti visualisasi yang ada dalam gim bertemakan pengembangan karakter dan mereka lebih cepat memahami dengan baik nilai karakter yang disampaikan2266-2275 -
Analisis Tingkat Stress Orang Tua Ketika Mengasuh Anak Selama Masa Pandemi
Asri Fernianti (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1957 | Check in Google Scholar
Masa pandemi menimbulkan berbagai permasalahan baik dari guru, anak dan orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat stress pada orang tua dalam mengasuh anak di masa pandemi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian dalam penelitian ini yaitu dua keluarga (ayah dan ibu) yang memiliki anak usia 5 dan 6 tahun. Jenis data dalam penelitian ini yaitu menggunakan data primer. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan yaitu model Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini yaitu meningkatnya stress orang tua dalam mengasuh anak usia dini disebabkan oleh tidak stabilnya emosi orang tua, orang tua mengalami tekanan mental, sulit membagi waktu dalam mendampingi anak, kekurangan dalam segi materi, kesulitan jaringan internet dan sifat anak yang mudah bosan dengan belajar daring, pola pengasuhan yang diterapkan yaitu otoriter. Kebaruan penelitian ini yaitu mengetahui kendala dalam mengasuh anak di masa pandemi, tingkat stress yang di alami orang tua, pola pengasuhan yang diterapkan dan peran orang tua dalam pengasuhan. Implikasi penelitian ini diharapkan menjadi masukan kepada orang tua dalam mengasuh anak usia dini.
2276-2286 -
Pendidikan Moral Anak Usia Dini Berbasis Kearifan Lokal dalam Keluarga
Musyafa Ali, Riyanti Riyanti, Umi Khomsiyatun (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.2020 | Check in Google Scholar
Mendidik anak agar memiliki moral yang baik bukanlah hal yang instan, hal tersebut harus dilakukan mulai dari lingkup pendidikan dan sosial terkecil, yakni keluarga. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana orangtua mendidik moral anak usia dini dalam keluarga berbasis kearifan lokal. Penelitian ini dilakukan di lingkup keluarga yang berada di Desa Cikakak, sampel dalam penelitian ini yakni ada lima keluarga dimana dua keluarga juru kunci dan tiga keluarga disekitar masjid Saka Tunggal. Jenis penelitian ini merupakan penelitian lapangan, dalam pengumpulan data, peneliti menggunakan teknik wawancara. Dalam menganalisis dat peneliti menggunakan teknik Miles dan Huberman yakni dimulai dengan reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwasanya pendidikan moral dilakukan melalui dua tradisi yakni tradisi berupa praktik dan tradisi lisan. Dari dua tradisi tersebut terdapat beberapa nilai moral yang diajarkan yakni nilai toleransi atau menghargai orang lain, kebersamaan dan saling berbagi, saling memaafkan, bekerjasama, gotong royong dan menghilangkan sifat iri, sombong (sifat buruk dalam diri), kepedulian (peduli pada alam), penghormatan (menghormati), jujur, tidak serakah, dan bertanggung jawab.
2287-2295 -
Supervisi Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kompetensi Pedagogi di Masa Pandemi Covid 19
Mohamad Mustari (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1963 | Check in Google Scholar
Supervisi akademik kepala sekolah dilakukan untuk mengontrol pembelajaran yang dilaksanakan guru yang akan menjamin mutu layanan pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan pengaruh supervisi Kepala Sekolah dalam meningkatkan kompetensi pedagogi pendidik di masa pandemi Covid 19 di TK Dahlia Darmaji Kabupaten Lombok Tengah dengan 10 orang guru pada tahun pelajaran 2020/2021 sebagai total sampel. Pengumpulan data melalui penyebaran angket tentang supervisi kepala sekolah terhadap kompetensi pedagogik yang selanjutnya diolah dengan SPSS versi 17.00. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa adanya perubahan kompetensi pedagogi guru dan mutu layanan pendidikan melalui supervisi akademik kepala sekolah. 42% perubahan kompetensi pedagogi guru, dimana adanya peningkatan kemampuan guru dalam menyusun perencanaan pembelajaran, memahami dan memantapkan penguasaan materi pembelajaran, pengelolaan kelas dan pemanfaatan waktu, dan berkomunikasi dengan peserta didik dengan baik. Supervisi kepala sekolah juga mempengaruhi mutu layanan pendidikan sebanyak 42,1%.
2296-2303 -
Persepsi Guru tentang Keterampilan Koping untuk Mengelola Emosi Anak Usia 4-6 Tahun
Muthmainah Muthmainah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1968 | Check in Google Scholar
Disregulasi emosi masih terjadi pada sebagian anak usia 4-6 tahun dan dapat menyebabkan kecemasan serta stres pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mendeskripsikan persepsi guru tentang keterampilan koping untuk anak, pengetahuan awal guru tentang keterampilan koping, ketersediaan buku panduan keterampilan koping untuk anak, dan penerapan pengembangan keterampilan koping di kelas. Metode penelitian adalah survei dengan subyek penelitian yaitu 167 guru TK di wilayah Yogyakarta yang dipilih secara acak. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan dianalisis secara kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan 96% guru menyatakan pentingnya keterampilan koping untuk anak, 87% guru belum mengetahui tentang keterampilan koping, 93% guru menyatakan belum adanya buku panduan keterampilan koping, dan 54% guru telah mengembangkan keterampilan koping di kelas melalui pembiasaan tetapi belum melalui pembelajaran. Hasil penelitian ini menegaskan perlu adanya pengembangan model pembelajaran dan buku panduan pembelajaran keterampilan koping untuk anak usia 4-6 tahun. Selanjutnya, para guru Taman Kanak-kanak perlu diberikan pelatihan agar semakin terampil dalam mengajarkan dan melatihkan keterampilan koping, sehingga anak mampu mengelola emosi dengan lebih baik.
2304-2315 -
Improving Verbal Linguistic Intelligence in Early Childhood Through the Use of Tiktok Media
Agus Nu'man, Indriana Rahmawati, Ahmad Zubaidi, Ainul Ainul, Hasti Retno Dewi (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.2083 | Check in Google Scholar
This study aims to analyze the increase in verbal-linguistic intelligence of early childhood through TikTok media at RA Al Husna Krejenengan Probolinggo. The research method used is a qualitative case study type. To get an idea of increasing verbal-linguistic intelligence of early childhood through the use of Tiktok media, researchers conducted interviews with school principals and teachers at RA Al Husna Krejenengan Probolinggo. The results showed that the Tik Tok application, together with appropriate methods and techniques, could be used as an interactive learning medium in increasing early childhood verbal-linguistic intelligence. With its various features and ease of operation, the Tik Tok application can be implemented in dialogue learning between teachers and students2316-2324 -
Enhancement School Competitiveness Through A Literacy Culture Based on Local Wisdom
Aam Amaliyah, Hasan Baharun, Farisa Rahman, Siti Maryam (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.2094 | Check in Google Scholar
Increasing school competitiveness through literacy activities needs serious attention from all parties so that educational institutions can survive and attract the attention of the community. This study aims to analyze the introduction of local wisdom-based literacy culture in early childhood to strengthen children's knowledge of local culture, increasing school competitiveness against surrounding institutions. It was conducted at one of the early childhood education institutions in the Probolinggo Regency for this study. The qualitative case study method was employed in this investigation. In this study, researchers made direct observations and documented learning activities at the institution under examination. Several interviews were conducted with school administrators and teachers. As a result of learning analysis, learning system design, and evaluation, the findings revealed that introducing literacy culture based on local wisdom in early childhood effectively strengthened children's knowledge of local culture, particularly in rural areas. This study implies that teachers must have innovation and creativity in managing learning related to local culture to give enthusiasm to students in learning literacy based on local wisdom and be able to provide more trust to the community2325-2333 -
Penerapan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di Masa Pandemi Covid-19 pada Lembaga PAUD
Ismatul Izza Al Iftitah, Amir Syamsudin (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.2079 | Check in Google Scholar
Artikel ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pembelajaran tatap muka terbatas di lembaga PAUD selama masa pandemi covid-19. Keputusan untuk membuka sekolah-sekolah di Indonesia tertuang berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri, yaitu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri, Nomor 737 Tahun 2020. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif menggunakan teknik pengumpulan data studi pustaka atau literatur. Penelusuran artikel diambil dari berbagai sumber sekunder antara lain buku, jurnal, serta dokumen-dokumen terkait penelitian. Hasil penelitian menunjukkan penerapan pembelajaran tatap muka terbatas di lembaga PAUD membutuhkan persiapan seperti sarana protokol kesehatan, surat persetujuan orang tua, dan pelaksanaannya wajib mematuhi prinsip 5M, mengatur jadwal keberangkatan anak ke sekolah, mengurangi waktu belajar, dan kegiatan yang dilakukan anak cukup dengan 1 kegiatan. Penelitian ini memberikan interpretasi baru mengenai pembelajaran tatap muka terbatas pada lembaga PAUD yang telah diteliti pada penelitian-penelitian sebelumnya
2334-2344 -
Pengembangan Model Senam Si Buyung Untuk Peningkatan Kemampuan Motorik Kasar Anak
Siti Maryuqoh, Panggung Sutapa (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.2126 | Check in Google Scholar
Tujuan penelitian adalah mengembangkan dan menganalisis efektivitas materi senam Si Buyung yang sesuai dengan karakteristik anak TK kelompok B. Jenis penelitian ini adalah Research and Developtment (R&D). Subjek penelitian adalah anak TK kelompok B di wilayah Kecamatan Trucuk Kabupaten Klaten Provinsi Jawa Tengah, dengan rentang usia anak 5-6 tahun. Teknik pengumpulan data yang digunakaan adalah:   wawancara mendalam (indepth interview), dokumentasi, dan tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif, dan statistik deskriptif. Hasil penelitian adalah materi senam Si Buyung yang sesuai dengan karakteristik anak TK kelompok B adalah senam si Buyung dengan menirukan gerakan binatang seperti menirukan gerakan binatang kucing berlari, monyet melempar bola, ayam berjalan di atas balok, ular berlari, dan katak melompat. Model senam Si Buyung secara efektif dapat meningkatkan kemampuan motorik kasar anak TK kelompok B. Hasil pengembangan model senam Si Buyung ini dapat digunakan oleh guru TK untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar anak dalam pembelajaran motorik kasar.
2345-2358 -
Komunikasi Efektif pada ‘Anak Usia Dini dalam Keluarga Menurut Al-Qur’an
Ahmad Zain Sarnoto (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1829 | Check in Google Scholar
Al-Quran tidak saja berfungsi ‘sebagai kitab suci umat Islam yang mengatur tentang tata cara dalam ibadah ‘saja, namun mengandung unsur adanya isyarat pendidikan komunikasi dalam keluarga. ‘Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pentingnya kemampuan berkomunikasi efektif dalam keluarga kaitannya dengan proses pendidikan anak usia dini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan analisis, sumber data di dapatkan dari bahan literatur berupa buku, jurnal dan kitab tafsir Ibnu Katsir, Tafsir al-Mannar, Tafsir Al-Azhar, Tafsir Fi zdilal al-Qur’an  serta tafsir Al-Misbah. Temuan penelitian ini menunjukan bahwa ada beberapa isyarat bentuk komunikasi yang digambarkan dalam Al-Quran yang berhubungan dengan metode komunikasi, yaitu metode Qaulan baliigha, Qaulan maisuura, qaulan layyina, qaulan ma‟rufa, qaulan kariima dan qaulan sadiida, term komunikasi tersebut memberikan isyarat tentang cara berkomunikasi yang baik, dalam konteks pendidikan ‘anak usia dini pada keluarga. Kesimpulan dalam ‘penelitian ini adalah bahwa keluarga ‘dalam hal ini orang tua perlu memahami pola komunikasi yang efektif, dan Al-Quran telah memberikan isyarat bagaimana ‘membangun komunikasi yang ideal.
2359-2369 -
School-Based Quality Improvement Management System
Dian Dian, Rahmat Hidayat Faturrahman, Rima Mulyawati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1953 | Check in Google Scholar
Latar Belakang ini bertujuan untuk melihat sejauh mana sekolah dapat mandiri dan memberdayakan sekolah melalui manajemen berbasis sekolah untuk melakukan pengambilan keputusan secara partisipatif. Tujuan penelitian ini 1) untuk mengkaji proses penerapan manajemen berbasis sekolah di Taman Kanak Kanak Al Faidah Cianjur; 2) mempelajari bagaimana Taman Kanak Kanak Al Faidah Cianjur dalam menghasilkan siswa yang berkualitas; dan 3) mengkaji faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan manajemen berbasis sekolah di Taman Kanak Kanak Al Faidah Cianjur dan cara meminimalisir faktor penghambat tersebut. Metode penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi 1) observasi; 2) wawancara; dan 3) dokumentasi. Analisis data kualitatif yang digunakan dalam penelitian ini 1) reduksi data, 2) penyajian atau penyajian data dan 3) penarikan kesimpulan dan verifikasi data. Dapat dikatakan bahwa penerapan manajemen berbasis sekolah di Taman Kanak Kanak Al – Faidah Cianjur sudah berjalan dengan baik. Melihat pelaksanaan manajemen berbasis sekolah di TK Al-Faidah, berbeda dengan sekolah lain pada umumnya yang belum menggunakan manajemen peningkatan kualitas berbasis sekolah2370-2380 -
Hubungan Pendidikan Kedisiplinan Ibu dengan Kebersihan Toilet Anak Usia 4-6 Tahun
Leny Marlina, Fuaddilah Ali Sofyan, Aida Imtihana, Alda Monika (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.2014 | Check in Google Scholar
Permasalahan yang sering kali terjadi di dalam lingkungan sekolah ialah toilet yang berbau tidak sedap karena anak buang air kecil di lantai toilet dan tidak menyiram bekas buang air besar dan buang air kecil. Anak juga mengabaikan kebersihan diri dengan tidak membersihkan alat kelamin setelah buang air kecil dan masih membutuhkan bantuan untuk membersihkan duburnya setelah buang air besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan pendidikan kedisiplinan ibu dengan kebersihan toilet anak usia 4-5 tahun di PAUD Nurul Qomar Kelurahan Mulia Agung Kecamatan Banyuasin III. Menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Subjek penelitian ini ialah peserta didik di PAUD Nurul Qomar yang berusia 4-6 tahun berjumlah 15 orang dengan menggunakan total sampling dengan menggunakan teknik pengumpulan data angket, observasi, dan dokumentasi. Adapun analisis data yang digunakan ialah uji normalitas, uji linieritas, dan uji korelasi dengan menggunakan uji korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara pendidikan kedisiplinan ibu dengan kebersihan toilet anak usia 4-6 tahun
2381-2390 -
Dampak Pembelajaran Daring terhadap Proses Belajar Anak Usia Dini
Nadia Hasanah Tsalisah, Amir Syamsudin (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1958 | Check in Google Scholar
Pandemi covid 19 yang terjadi mengharuskan anak untuk melakukan pembelajaran secara daring, hal ini dapat berdampak pada proses belajar anak usia dini. Tujuan peneliti untuk mengetahui dampak pembelajaran daring terhadap proses belajar anak usia dini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Data penelitian didapatkan melalui tinjauan pustaka dan studi empiris pada berbagai buku, dan jurnal penelitian sebelumnya. Hasil penelitian menunjukan bahwa anak mengalami penurunan motivasi ketika belajar, terdapat kendala dari orang tua anak yang ternyata masih kesulitan dalam membimbing anak belajar, kurangnya pemahaman materi dari orang tua, penggunaan gawai yang berlebihan pada anak menimbulkan efek negatif bagi kesehatan dan mental, serta menurunnya perilaku disiplin sehingga anak sering mengesampingkan tugas yang telah diberikan oleh guru, dan menjadi anak tidak taat dalam proses pembelajaran daring yang berlangsung
2391-2403 -
Increasing Social Skill Children Aged 4-5 With the Chaterpillar Game
Anita Damayanti, Nita Priyanti, Iswan Iswan, Lia Rahmawati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1855 | Check in Google Scholar
This research is a collaborative classroom action research using the Kemmis and McTaggart models. The research subjects were children aged 4-5 years, totaling 6 children. The object of this research social skills. The data collection method used was observation. The instrument used is an observation guide. Data analysis techniques were carried out descriptively, qualitatively and quantitatively. The success indicator set is that at least 80% of 6 children have social skills with the criteria for developing as expected. At the time of pre-action observation, the initial condition of early childhood social skills in the Buaran area before the action research was still very low where children who could carry out, namely twenty two point five percent. In the first cycle with the achievement of the percentage of fourty seven point five percent until fifty five point five percent.
2404-2410 -
Persepsi Guru Mengenai Pentingnya TIK dalam Pembelajaran di Taman Kanak-Kanak Kota Pontianak
Desni Yuniarni (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1868 | Check in Google Scholar
Masih banyak guru yang belum dapat memanfaatkan Teknologi, Informasi dan Komunikasi  (TIK) dalam pembelajaran di Taman Kanak-kanak (TK). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana persepsi guru mengenai pentingnya TIK dalam perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran di TK di kota Pontianak melalui metode deskriptif dalam bentuk penelitian survei dengan menggunakan alat ukur kuesioner yang diberikan kepada guru TK yang ada di kota Pontianak. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif persentase. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling, yaitu sebanyak 676 orang guru TK di kota Pontianak. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 75% guru-guru TK di kota Pontianak menyatakan pentingnya TIK dalam merencanakan pembelajaran. Sebanyak 85% guru-guru TK di kota Pontianak menyatakan bahwa TIK memiliki peran yang sangat penting dalam melaksanakan pembelajaran dan sebanyak 96% guru TK di kota Pontianak menyatakan bahwa TIK sangat penting dalam mengevaluasi pembelajaran
2411-2419 -
Development of Islamic Values for Deaf Students at Little Hijabi Homeschooling
Rosalia Canida, Dian Dian, Iin Hindasah Noor (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1999 | Check in Google Scholar
The aims of this study were is to analyze the development of Islamic values for deaf students at The Little Hijabi Homeschooling; learn Islamic values applied to deaf students, especially in early childhood; examine the supporting and inhibiting factors in implementing the Islamic values and the way of The Little Hijabi Homeschooling in educating and developing Islamic values curriculum. The research method used was descriptive qualitative method and literature study. Data collection techniques in this study include is observation; interview; and documentation; searching for data through websites or journals. Qualitative data analysis used in this study with data reduction, data presentation, and drawing conclusions. It can be said that the development of Islamic values for deaf students, especially students at an early age, is very good and different from special schools used by people with disabilities in general which are only limited to PAI learning without any in-depth learning in applying the form of monotheism and Iqro learning with sign language
2420-2428 -
Analisis Implementasi Pendidikan Keuangan pada Jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)
Novedi Risanti Langgi, Susilaningsih Susilaningsih (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1625 | Check in Google Scholar
Pendidikan keuangan penting untuk ditanamkan sejak usia dini. Penelitian ini akan menganalisis implementasi pendidikan keuangan pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan implikasinya terhadap pendidikan keuangan anak usia dini di Indonesia. Informan dalam penelitian ini adalah tiga orang guru PAUD yang berasal dari tiga lembaga PAUD yang berbeda di Kabupaten Ngawi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam dan analisis dokumen. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak semua PAUD menerapkan pendidikan keuangan dalam pembelajarannya. Sementara PAUD yang telah menerapkan pendidikan keuangan pelaksanaannya masih belum optimal. Ketidak optimalan tersebut diantaranya adanya perbedaan materi pendidikan keuangan yang diajarkan guru dengan anjuran OJK, kurangnya sumber belajar yang memadai, dan tidak adanya sistem evaluasi formal. Implikasinya adalah pendidikan keuangan harus menjadi bagian dari kurikulum dan memiliki kerangka kerja yang jelas. Pelaksanaan pendidikan keuangan juga harus mendapatkan dukungan dari berbagai pihak2429-2438


