Vol. 9 No. 5 (2025)
Total Articles: 100 | Total Pages: 1095
Issue Coverage: 279 Author(s) from 5 Country(s)
Indonesia (275)
United Arab Emirates (1)
Malaysia (1)
Netherlands (1)
Turkey (1)
Articles
-
Pengembangan E-Book Cerita Bergambar terhadap Keterampilan Berbicara Anak Usia 4-5 Tahun
Afiyah Firiyani, Luluk Asmawati, Aan Hendrayana (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7001 | Check in Google Scholar
Berbicara adalah keterampilan yang tidak serta merta dimiliki oleh anak-anak, namun perlu distimulus oleh lingkungan. Melalui berbicara, seseorang dapat menyampaikan pendapat, informasi, dan perasaan mereka sehingga orang lain dapat memahami maksud dan keinginan kita. Kurangnya keterampilan berbicara anak dalam hal kesulitan dalam mengungkapkan pendapat, menceritakan ulang dari cerita yang telah didengar, serta merespon percakapan dengan baik karena kurangya media pembelajaran yang menarik sebagai pembaharuan mengikuti perkembangan teknologi yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk ebook cerita bergambar. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan research and development dengan model ADDIE dengan tahapan Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Pengumpulan data menggunakan wawancara dan angket, sedangkan untuk analisis data menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Validitas dan evaluasi produk melalui ahli materi dan ahli media. Hasil validasi bahwa produk sangat layak untuk digunakan, berikut merupakan hasil dari validitas ahli media dan ahli materi : 84% dan 96%. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran ebook cerita bergambar sangat layak dijadikan sebagai media pembelaran bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara anak usia 4-5 tahun.
1185-1193 -
Efek Intervensi Mindfulness terhadap Kecemasan pada Remaja : Sebuah Sistematic Literatur Review
Muhammad Rasyid Ridlo, Nono Hery Yoenanto, Nur Ainy Fardana (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.6773 | Check in Google Scholar
Penelitian ini mengevaluasi efektivitas berbagai intervensi berbasis mindfulness dalam mengurangi kecemasan pada remaja melalui tinjauan sistematis literatur. Hasil analisis menunjukkan bahwa intervensi seperti Mindfulness-Based Cognitive Therapy (MBCT), Mindfulness-Based Stress Reduction (MBSR), dan Yoga-Based Mindfulness Training efektif, terutama jika dilakukan dalam durasi lebih dari 8–10 minggu. Program terstruktur menunjukkan hasil lebih signifikan dibandingkan pendekatan berbasis teknologi, seperti aplikasi digital atau terapi musik mindfulness, yang hasilnya lebih moderat. Karakteristik populasi juga memengaruhi efektivitas, di mana remaja dengan kecemasan sedang hingga tinggi mendapatkan manfaat yang lebih besar. Penelitian ini menegaskan pentingnya durasi dan struktur dalam keberhasilan intervensi mindfulness serta merekomendasikan pengembangan program yang fleksibel dan adaptif untuk menjangkau lebih banyak populasi.
1194-1206 -
Analisis Kebutuhan Pengembangan Media STEM Berbasis AR untuk Materi Struktur Bumi Sekolah Dasar
Eneng Darlianti, Ghullam Hamdu, Karlimah Karlimah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7021 | Check in Google Scholar
Penelitian ini menganalisis kebutuhan pengembangan media pembelajaran STEM berbasis Augmented Reality (AR) untuk materi struktur bumi di SD. Metode menggunakan pendekatan Design-Based Research (DBR) dengan tahap analisis kebutuhan melalui studi dokumentasi, observasi kelas, dan wawancara dengan guru serta siswa. Analisis data dilakukan secara kualitatif berdasarkan temuan lapangan dan kajian literatur. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa: (1) konsep struktur bumi bersifat dominan abstrak sehingga membutuhkan visualisasi AR untuk meningkatkan pemahaman siswa; (2) guru dan siswa memerlukan media pembelajaran interaktif yang mudah digunakan dan sesuai dengan keterbatasan fasilitas sekolah. Temuan ini menjadi dasar pengembangan media STEM-AR yang mengintegrasikan kedalaman konsep ilmiah dengan kondisi nyata di SD. Penelitian memberikan kontribusi berupa pengembangan media inovatif yang adaptif terhadap kebutuhan kurikulum dan konteks pembelajaran dasar, khususnya untuk materi sains yang bersifat abstrak.
1207-1215 -
Pilot Project Program The Reading Buddies untuk Stimulasi Perkembangan Literasi Anak Usia Dini
Sutarimah Ampuni, Aisha Sekar Lazuardini Rachmanie, Debrinna Tryanan Asmaradhani, I Marannu Andi Khalisha, Kevin Pasquella Helian, Navia Fathona Handayani, Miftakhul Khasanah, Olyn Silvania (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.6946 | Check in Google Scholar
Konsep program The Reading Buddies adalah membacakan buku cerita kepada anak dengan teknik read aloud (membacakan nyaring) yang dikombinasikan dengan shared book reading, yang dilakukan oleh para mahasiswa sebagai buddies. Program ini telah dilaksanakan selama masing-masing empat (4) sesi pada anak kelas kecil (kelompok usia 2-4 tahun), kelas menengah (kelompok usia 4-5 tahun), dan kelas besar (kelompok usia 5-6 tahun) pada salah satu TK swasta di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi dengan menggunakan analisis tematik. Melalui program ini, dapat dilihat bahwa anak menunjukkan emosi positif, semakin menunjukkan keterlibatan dalam proses membaca buku, meningkatkan kreativitas dan imajinasi anak, serta meningkatkan pemahaman anak terhadap cerita dan juga kemampuan berbahasa. Strategi readers dalam membacakan buku serta penambahan aktivitas penunjang turut berkontribusi dalam mengembangkan berbagai aspek perkembangan anak. Hasil penelitian melalui pilot project ini diharapkan dapat menjadi panduan dalam perancangan program lanjutan sehingga dapat diterapkan secara efektif di lebih banyak sekolah di Indonesia.
1216-1226 -
Pengembangan LKPD MIKA pada Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar
Mia Uswa Nugraha, Dian Indihadi, Syarip Hidayat (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7019 | Check in Google Scholar
Mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang memuat keterampilan membaca intensif, berpikir kritis, dan analitis dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar bukanlah hal yang mudah, hal tersebut diakibatkan karena peserta didik umumnya belum terbiasa membaca teks panjang secara mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pentingnya pengembangan LKPD yang terintegrasi dengan kegiatan membaca intensif dan berpikir kritis melalui metode studi pustaka terhadap jurnal dan buku relevan. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan mengkaji berbagai sumber literatur berupa jurnal ilmiah dan buku yang relevan dengan judul penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa terdapat hubungan teoritis yang kuat antara membaca intensif dan keterampilan berpikir kritis, yang dapat diperkuat melalui model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini menawarkan novelty berupa konsep integratif LKPD MIKA (Membaca Intensif Kritis dan Analitis) yang mengaitkan sintaks PBL dengan indikator berpikir kritis FRISCO sebagai inovasi dalam desain pembelajaran Bahasa Indonesia. Implikasinya, konsep ini berpotensi menjadi acuan praktis bagi guru SD dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik dan mendorong pembelajaran yang lebih mendalam dan bermakna di tingkat pendidikan dasar.
1227-1238 -
Tantangan Integrasi Literasi Sains Visi II dan STEM dalam Pembelajaran Perubahan Iklim
Risma Nursofa, Ghullam Hamdu, Elan Elan (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7023 | Check in Google Scholar
Penelitian ini memberikan kontribusi baru dengan mengkaji tantangan pedagogis dalam mengintegrasikan pendekatan STEM berbasis Visi II dalam konteks perubahan iklim, yang belum banyak dibahas dalam konteks sekolah dasar Indonesia. Penelitian dilakukan melalui pendekatan kualitatif dengan metode triangulasi data (angket, wawancara, dan studi dokumentasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendala yang dimiliki siswa adalah kesulitan memahami konsep-konsep kunci seperti efek rumah kaca, pemanasan global, dan gas rumah kaca, serta kurang terampil dalam melaksanakan eksperimen berbasis proyek. Sedangkan guru, kesulitan merancang proyek kontekstual yang sesuai dengan kompetensi siswa, kurangnya ketersediaan peralatan, dan keterbatasan media pembelajaran perubahan iklim yang kontennya dapat dimengerti siswa. Untuk mengatasinya, diperlukan pengembangan media pembelajaran, peningkatan kompetensi guru, dukungan kebijakan dan fasilitas sekolah yang memadai. Dengan mengatasi masalah-masalah tersebut maka, integrasi Visi II literasi sains dan pendekatan STEM dalam pembelajaran perubahan iklim di tingkat dasar dapat diaplikasikan dengan baik.
1239-1248 -
Pembelajaran STEAM Berbasis Kearifan Lokal dalam Meningkatkan Kemampuan Problem Solving Anak: Studi Kasus di RA Hidayatul Islamiyah Tuban
Ulya Ainur Rofi'ah, Muslimin Muslimin, Ninik Hidayati, Ummidlatus Salamah, Khabib Syaikhu Rohman (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.6901 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak signifikan penerapan pembelajaran STEAM berbasis kearifan lokal terhadap kemampuan problem solving anak usia 4–5 tahun. Menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi STEAM dengan nilai-nilai budaya lokal secara nyata meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kemandirian, serta keterampilan sosial anak. Pendekatan ini membuat proses pembelajaran lebih kontekstual, menyenangkan, dan bermakna karena dekat dengan kehidupan sehari-hari anak, sehingga mereka lebih aktif bertanya, bereksplorasi, dan menemukan solusi secara mandiri. Penerapan STEAM berbasis kearifan lokal tidak hanya berdampak pada aspek kognitif, tetapi juga memperkuat identitas budaya dan karakter anak sejak dini. Anak-anak menunjukkan antusiasme belajar yang tinggi dan rasa bangga terhadap budaya lokal mereka. Guru dan orang tua turut merasakan manfaatnya karena pendekatan ini mempermudah pemahaman konsep abstrak serta meningkatkan partisipasi aktif dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, pembelajaran STEAM berbasis kearifan lokal direkomendasikan untuk diterapkan secara lebih luas di lembaga PAUD guna menumbuhkan keterampilan abad ke-21.
1249-1260 -
Efektivitas Pembelajaran Berdiferensiasi untuk Meningkatkan Kreativitas Anak Usia 5-6 Tahun
Ulfi Maufiroh, Dedi Kuswandi, Ahmad Samawi, Imron Arifin (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.6981 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas pembelajaran berdiferensiasi dalam meningkatkan kreativitas anak usia 5–6 tahun. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka (literature review) dengan pendekatan kualitatif deskriptif, yang menelaah sejumlah jurnal dan sumber ilmiah terkait implementasi strategi pembelajaran berdiferensiasi pada pendidikan anak usia dini. Fokus utama kajian ini adalah pada pendekatan konten, proses, dan produk pembelajaran yang disesuaikan dengan kesiapan, minat, dan gaya belajar anak. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi mampu menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, mendorong anak untuk bereksplorasi secara kreatif, serta meningkatkan keterlibatan dan motivasi belajar. Selain itu, strategi ini juga memperkuat peran guru sebagai fasilitator dalam menciptakan pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna. Kendati demikian, tantangan dalam penerapannya masih ditemui, seperti keterbatasan pengetahuan guru dan akses sumber belajar. Dengan demikian, pembelajaran berdiferensiasi menjadi pendekatan penting dalam mendukung perkembangan optimal kreativitas anak usia dini, terutama di era Kurikulum Merdeka yang menekankan kebebasan belajar.
1261-1269 -
Stimulasi Kemampuan Kinestetik Anak melalui Tarian Seka Suku Kamoro di Kelompok B TK YPPK Bintang Kecil Kota Jayapura
Indrawati Indrawati, Andrianus Krobo, Salwiah Salwiah, Patronela Joan Patricia Suripatty, Elka Mimin, Imelda Juliana Tambunan (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.6948 | Check in Google Scholar
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya kemampuan kinestetik anak dalam melakukan gerakan yang terkoordinasi, seimbang, gesit, dan fleksibel dalam aktivitas yang dilakukan. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan kinestetik anak melalui tarian seka. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan secara kolaboratif dan partisipatif. Subjek penelitian adalah anak kelompok B TK YPPK Bintang kecil berjumlah 18 anak, 9 anak laki-laki dan 9 anak perempuan. Metode pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan aspek penelitian koordinasi, keseimbangan, kelincahan, dan kelenturan untuk melihat kemampuan kinestetik anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tari seka suku Kamoro efektif dalam meningkatkan kemampuan kinestetik anak kelompok B TK YPPK Bintang kecil. Sebagaimana hasil penelitian pada siklus I, anak yang berkembang sangat baik dan sesuai harapan sebanyak 8 anak, sedangkan pada siklus II, sebanyak 18 anak yang memperoleh nilai berkembang sangat baik dan sesuai harapan.
1270-1284 -
Studi Etnografi tentang Integrasi Kearifan Lokal dalam Permainan Bubu Gile sebagai Media Pembelajaran Ethnomathscience
Atika Susanti, Dalifa Dalifa (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.6905 | Check in Google Scholar
Permainan tradisional Bubu Gile dari Suku Lembak memiliki potensi sebagai media pembelajaran Ethnomathscience. Permainan ini tidak hanya memperkuat pemahaman konsep sains dan matematika tetapi juga melestarikan budaya lokal, karena mencerminkan perpaduan antara nilai budaya, sosial, serta konsep sains dan matematika, khususnya dalam aspek fisika dan geometri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi nilai-nilai kearifan lokal dalam permainan Bubu Gile sebagai media pembelajaran berbasis Ethnomathscience di Sekolah Dasar (SD). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan etnografi. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Penelitian ini melibatkan 20 siswa, 3 guru, serta 2 tokoh budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan Bubu Gile mengandung nilai kebersamaan, gotong royong, dan penghormatan terhadap leluhur, serta unsur Ethnomathscience, seperti getaran dan resonansi, gaya dan gerak, material alami, interaksi dengan lingkungan, pola simetri, pola ritme dan frekuensi, serta geometri. Permainan ini dapat diintegrasikan dalam pembelajaran konsep IPAS dan Matematika di kelas.
1285-1297 -
Seni Rupa sebagai Media Komunikasi Emosional untuk Anak Usia Dini: Studi Kualitatif
Nurul Falah Qomariah, Na'imah Na'imah, Rahma Sari, Eko Suhendro (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7055 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana seni rupa berperan sebagai media komunikasi emosi pada anak usia dini, serta memahami persepsi guru serta orang tua terhadap karya seni anak sebagai bentuk ekspresi emosional. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi karya seni anak. Subjek penelitian terdiri dari anak usia 5–6 tahun, guru PAUD, dan orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak usia dini cenderung mengekspresikan emosi secara nonverbal melalui gambar, warna, dan simbol visual dalam karya seni mereka. Warna cerah kerap digunakan saat anak merasa senang, sedangkan warna gelap muncul ketika anak sedang sedih atau marah. Guru serta orang tua yang memahami makna simbolik dalam karya seni anak dapat lebih mudah mengenali dan merespons kondisi emosional anak. Temuan ini menegaskan bahwa seni rupa bukan hanya sebagai aktivitas estetika, tetapi juga sebagai alat komunikasi dan pengembangan kecerdasan emosional anak usia dini.
1298-1305 -
Pengaruh Pendekatan Pembelajaran Project Based Learning terhadap Kemampuan Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun di TK Negeri Model Mataram
Dewi Aprilia Purnomo, Ika Rachmayani, I Made Suwasa Astawa (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.6995 | Check in Google Scholar
kemampuan motorik halus memiliki peran penting dalam tumbuh kembang anak, terutama dalam mendukung perkembangan yang lebih terstruktur dan terarah. Seiring bertambahnya usia, anak diharapkan memiliki pemahaman yang memadai mengenai cara mengoptimalkan kemampuan tersebut. Namun demikian, masih banyak anak yang mengalami hambatan dalam perkembangan kemampuan motorik halus. Maka, tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh penerapan pendekatan pembelajaran PBL terhadap kemampuan motorik halus anak umur 5-6 tahun. Peneliti menerapkan Desain Pre-Experimental dengan model group pretest – postest design. Teknik mengumpulkan data yang dilakukan melalui pemberian treatment, observasi, penggunaan instrument penelitian, serta dokumentasi. Teknik analisa data menggunakan uji statistik non-parametrik Wilcoxon Signed Ranks Test. Penelitian ini dilaksanakan pada anak usia 5-6 tahun di TK Negeri Model Mataram. Hasil analisis menggunakan IBM SPSS Statistik 30 menunjukan nilai Asymp. Sig (2-tailed) 0,002 < 0,05, sehingga Ha diterima serta HO ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa pendekatan PBL berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan motorik halus anak
1306-1314 -
Mengukur Kesiapan Anak Usia Dini untuk Masuk Sekolah Dasar : Pendekatan Kualitatif
Ade Suhendar, Dian Dian, Agus Agus, Ervin Ervin (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.6952 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kesiapan anak usia dini dalam menghadapi transisi menuju Sekolah Dasar (SD) dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Kesiapan anak dalam memasuki SD merupakan faktor kunci yang memengaruhi keberhasilan akademik dan sosial di masa depan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan guru, orang tua, dan pengamat pendidikan, serta observasi langsung terhadap anak, dan dianalisis menggunakan pendekatan tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator sosial-emosional, seperti kemampuan berinteraksi dengan teman sebaya dan regulasi emosi, merupakan aspek yang paling dominan dalam menentukan kesiapan anak. Selain itu, peran guru terbukti paling signifikan dalam mendukung proses transisi, khususnya melalui strategi pembelajaran yang adaptif dan pendekatan yang responsif terhadap kebutuhan anak. Kebaruan penelitian ini terletak pada pendekatan holistik yang menggabungkan triangulasi data dari berbagai sumber untuk mendapatkan gambaran menyeluruh mengenai kesiapan anak. Temuan ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara keluarga dan lembaga pendidikan dalam mempersiapkan anak memasuki jenjang pendidikan dasar secara optimal.
1315-1323 -
Latihan Berbasis Permainan dan Keseimbangan Dinamis Terhadap Daya Tahan Otot Inti Anak dengan Down Syndrome: Investigasi Efek dan Interaksi
Tama Anugrah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.6980 | Check in Google Scholar
Anak dengan Down syndrome (DS) mengalami masalah keseimbangan tubuh yang dapat melemahkan daya tahan otot inti. Latihan melalui permainan, bagaimanapun dapat meningkatkan daya tahan otot inti. Oleh karena itu, riset ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan pengaruh dan interaksi antara latihan berbasis permainan dan tingkat keseimbangan tubuh dinamis terhadap daya tahan otot inti anak dengan DS. Riset menggunakan sampel berjumlah 16 dibagi menjadi 4 kelompok berdasarkan tingkat keseimbangan tubuh dinamis (Tinggi vs. Rendah) dan latihan berbasis permainan (Ular Tangga vs. Engklek). Functional reach test sebagai tes keseimbangan dinamis dan daya tahan otot inti dinilai menggunakan plank test. Data selisih dari pretest dan posttest sebagai data yang dianalisis menggunakan teknik ANOVA dua arah dengan tingkat signifikansi 5%. Hasil riset menunjukkan efek utama yang signifikan untuk jenis latihan terhadap daya tahan otot inti, efek utama yang signifikan untuk tingkat keseimbangan terhadap daya tahan otot inti, dan interaksi yang signifikan. Engklek tepat untuk anak DS dengan keseimbangan dinamis tinggi, sedangkan Ular Tangga tepat untuk anak DS dengan keseimbangan dinamis rendah untuk meningkatkan daya tahan otot inti. Temuan ini dapat menjadi acuan pengembangan program latihan berbasis permainan yang disesuaikan dengan kondisi motorik anak-anak DS.
1324-1334 -
Representasi Edukasi dan Estetika Budaya dalam Cerita Rakyat Misteri Pulau Imam
Wiwin R Redjeb, Supartinah Supartinah, Setiawan Edi Wibowo, Iwan Irawan, Nur Amalia (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.6911 | Check in Google Scholar
Cerita rakyat merupakan salah satu bentuk warisan budaya yang mencerminkan identitas suatu masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi nilai edukasi dan estetika budaya yang terkandung dalam cerita rakyat Misteri Pulau Imam. Dengan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif dan metode analisis isi, penelitian ini menyoroti elemen-elemen budaya, pesan moral, serta estetika sastra dalam cerita tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa cerita Misteri Pulau Imam merepresentasikan nilai edukasi melalui pesan-pesan moral seperti keikhlasan, toleransi, gotong royong, dan kepedulian sosial. Dari sisi estetika, cerita ini menggambarkan keindahan tradisi , seperti praktik kuliner khas (gohu ikan), keunikan interaksi sosial, serta penggunaan simbol-simbol religius dan mistis. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memperkaya kajian budaya dan literasi lokal, sekaligus memperkuat pentingnya pelestarian cerita rakyat sebagai media pembelajaran dan pengembangan karakter.
1335-1345 -
Integrating Local Cultural Heritage into Early Childhood Education through Role-Playing Games: A Quasi-Experimental Study on Rendang Literacy
Alfisa Hasanah, Delfi Eliza, Rakimahwati Rakimahwati, Indra Yeni (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7062 | Check in Google Scholar
This study aims to evaluate the effectiveness of Role Playing Game (RPG) media in enhancing Minangkabau natural cultural literacy among early childhood learners at TK Al Hidayah Tabing Padang. A quasi-experimental method employing a nonequivalent control group design was used, involving 20 children aged 5–6 years who were assigned to experimental and control groups. Data were collected through observation and analyzed using SPSS 25.0, with tests for normality, homogeneity, and independent sample t-tests. The results revealed a significant difference in cultural literacy between the experimental and control groups, with a p-value of 0.000 < 0.05 and a Cohen’s d value of 2.96, indicating a very large effect size. These findings confirm that RPG media is highly effective in promoting cultural literacy in early childhood. This study contributes to the development of culturally responsive education and suggests the integration of RPG-based learning into early childhood curricula as a practical strategy for preserving regional cultural heritage from an early age.
1346-1357 -
Strategi Komunikasi Pendidik dalam Penanganan Tantrum pada Anak Usia Dini: Studi Fenomenologi di Semarang, Indonesia
Diana Fitriyani, Hendra Dedi Kriswanto (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7061 | Check in Google Scholar
Tantrum merupakan kondisi umum pada anak usia dini yang disebabkan oleh ketidakmampuan dalam mengungkapkan perasaan atau keinginan secara verbal. Strategi komunikasi memiliki peran penting dalam membantu anak mengelola emosi, menyesuaikan diri di lingkungan sekolah, dan membangun hubungan positif dengan pendidik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi komunikasi yang digunakan oleh pendidik dalam menangani perilaku tantrum pada anak usia 2–4 tahun di TK Islam Mutiara Insani 2 Kota Semarang. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi pendidik mencakup tiga komponen utama: (1) mengenali sasaran komunikasi melalui pemahaman karakteristik dan emosi anak, (2) pemilihan media komunikasi verbal dan nonverbal, dan (3) pengkajian tujuan pesan untuk menenangkan serta membentuk keterampilan regulasi emosi. Strategi yang paling umum digunakan adalah komunikasi verbal yang lembut serta cara non-verbal, seperti pelukan dan kontak mata. Strategi ini berpengaruh pada pengurangan perilaku tantrum. Penelitian ini memberikan bantuan praktis bagi pendidik dalam mengembangkan cara komunikasi yang efektif dan responsif.
1358-1374 -
Analisis Eksperimental Pengaruh Penggunaan Media Fun Fubric terhadap Kemampuan Berpikir Simbolik pada Anak Usia Dini
Ilma Khoiron Nisa, Himmah Taulany, Swantyka Ilham Prahesti, Nufitriani Kartika Dewi (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.6938 | Check in Google Scholar
Media Fun Fubric merupakan sebuah buku interaktif bermuatan materi pengenalan konsep huruf dan angka yang bertujuan untuk meningatkan kemampuan berpikir simbolik. Media Fun Fubric memiliki berbagai fun kegiatan yang memicu daya tarik anak untuk belajar menggunakan media tersebut. Penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan pendekatan Quasi Experimental Design menggunakan desain Nonequivalent Control Group Design. Teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling. Teknik analisis dengan uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis menggunakan uji Paired Sampel T-Test, uji Independent Sampel T-Test dan uji Regresi Sederhana. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan kemampuan berpikir simbolik pada anak di kelas eksperimen, terdapat perbedaan kemampuan berpikir simbolik pada anak di kelas eksperimen dan kelas kontrol, dan terdapat pengaruh penggunaan media Fun Fubric terhadap kemampuan berpikir simbolik pada anak usia dini. Media Fun Fubric ini memberikan dampak baik bagi anak dalam pemahaman konsep huruf dan angka. Media mampu memotivasi dan mendorong guru untuk dapat menciptakan media pembelajaran yang baru, sehingga dapat memicu semangat anak dalam kegiatan belajar.
1375-1384 -
Flash Card sebagai Media Pendidikan Kesehatan pada Remaja: Kajian Scoping Review
Linda Listriyati, Insi Farisa Desy Arya, Dodi Suardi (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.6977 | Check in Google Scholar
Remaja mengalami fase transisi yang melibatkan perubahan fisik, kognitif, emosional, dan sosial, sehingga pendidikan kesehatan menjadi penting untuk mendukung kesehatan mereka. Salah satu media yang efektif untuk pendidikan kesehatan adalah flash card, yang dapat meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku sehat. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh flash card terhadap pendidikan kesehatan pada remaja. Metode yang digunakan adalah scoping review, dengan mengumpulkan artikel dari platform Google Scholar, PubMed, dan Science Direct dan didapatkan enam artikel dari lima negara yang berhasil dianalisis dengan tiga tema utama yang ditemukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa flash card efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja mengenai isu kesehatan, menciptakan suasana pembelajaran yang interaktif dan fleksibilitas, serta mendorong remaja untuk berpikir kritis, meningkatkan peranan remaja dalam pendidikan kesehatan dan mudah diakses. Dapat disimpulkan bahwa flash card efektif meningkatkan pengetahuan remaja mengenai pendidikan kesehatan melalui pembelajaran yang interaktif, mudah dipahami, dan fleksibel. Studi ini mendukung pengembangan media partisipatif dan merekomendasikan inovasi digital salah satunya flash card sebagai media pendidikan kesehatan.
1385-1394 -
Peran Ayah Era Milenial dalam Mengatasi Kesenjangan Bahasa pada Anak Usia Dini (Studi kasus: di TK Darul Ulum)
Puput Kurniasih, Untung Nopriansyah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7007 | Check in Google Scholar
Minimnya keterlibatan ayah menjadi faktor utama dalam munculnya kesenjangan bahasa pada anak usia dini, hal inilah yang mendasari pentingnya peran ayah ikut terlibat dalam memberikan stimulasi anak sejak usia dini. Penelitian ini berangkat dari pentingnya peran ayah, khususnya dari generasi milenial yang menghadapi dinamika dan tantangan kontemporer, dalam mendukung perkembangan bahasa anak sejak dini. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui peran ayah milenial dalam mengatasi kesenjangan bahasa pada anak usia dini. Penelitian ini menyoroti bagaimana keterlibatan aktif ayah dalam kegiatan berbahasa sehari-hari dapat memberikan stimulasi yang signifikan bagi tindak tutur bahasa anak. Metode penelitian yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara dengan para ayah milenial. Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi tingkat keterlibatan ayah milenial dalam stimulasi tindak tutur bahasa dan berkomunikasi anak usia dini. namun mayoritas masih dihadapkan pada hambatan seperti keterbatasan waktu dan kurangnya pemahaman mendalam mengenai strategi stimulasi bahasa yang efektif., menekankan perlunya dukungan untuk mengoptimalkan peran ini.
1395-1406 -
Implementasi Bermain dengan Ragam dan Jenis Main Berbantuan Media Loose Part untuk Meningkatkan Kemampuan Pramembaca Anak Usia Dini
Solekah Solekah, Iin Purnamasari, Harjito Harjito (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7013 | Check in Google Scholar
Kemampuan pramembaca merupakan bagian penting dalam perkembangan bahasa anak usia dini yang perlu ditumbuhkan sejak dini melalui pendekatan yang sesuai dengan tahap perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk menguji keefektifan penggunaan media loose part dalam kegiatan bermain terhadap peningkatan kemampuan pramembaca anak usia dini. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen dan melibatkan dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Anak-anak pada kelompok eksperimen diberikan perlakuan berupa kegiatan bermain dengan memanfaatkan berbagai jenis loose part, sementara kelompok kontrol tidak diberikan perlakuan serupa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan bermain yang didukung oleh media loose part mampu meningkatkan kemampuan pramembaca anak secara signifikan. Anak-anak yang terlibat aktif dalam permainan dengan loose part menunjukkan perkembangan lebih baik dalam mengenali huruf, memahami bunyi awal kata, dan membaca nama sendiri. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan strategi pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna bagi anak usia dini, serta mendukung pentingnya penggunaan media konkret dan fleksibel dalam menstimulasi aspek bahasa anak melalui aktivitas bermain.
1407-1417 -
Pengaruh Kepemimpinan Instruksional Kepala Sekolah dan Modal Psikologis terhadap Kompetensi Profesional Guru: Studi Korelasi di Sekolah Dasar Indonesia
Lela Iman Ningrum, Widya Kusumaningsih, Soedjono Soedjono (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7056 | Check in Google Scholar
Kompetensi profesional guru dipengaruhi kepemimpinan instruksional kepala sekolah dan modal psikologis. Kepemimpinan instruksional dan modal psikologis guru masih perlu ditingkatkan. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan instruksional modal psikologis terhadap kompetensi profesional guru, baik secara parsial maupun simultan. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain ex-post facto dan pendekatan kausal-korelasi. Sampel penelitian berjumlah 178 guru yang diambil secara proporsional random sampling dari 322 populasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa kepemimpinan instruksional memiliki hubungan yang signifikan dan memberikan kontribusi yang berarti terhadap kompetensi profesional guru. Demikian pula, modal psikologis guru terbukti memiliki hubungan yang sangat kuat dan positif, memberikan sumbangan substansial terhadap kompetensi profesional mereka. Lebih lanjut, ketika kepemimpinan instruksional dan modal psikologis disinergikan, keduanya secara bersama-sama menunjukkan pengaruh yang dominan dan signifikan dalam meningkatkan kompetensi profesional guru. Simpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa untuk mencapai kompetensi profesional guru yang unggul, diperlukan sinergi antara bimbingan efektif dari kepala sekolah dan pengembangan aspek internal yang kuat dalam diri guru.
1418-1432 -
Meningkatkan Kemampuan Berbicara Anak Usia 5-6 Tahun melalui Media Buku Cerita Bergambar
Amalia Mahfudza, Ahmad Syukri Sitorus (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7066 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbicara anak melalui kegiatan berbicara dengan buku cerita bergambar pada Kelompok B di PAUD Azhura Medan. Metodologi yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan secara kolaboratif oleh peneliti dan pendidik kelas. Kegiatan penelitian dilakukan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari empat pertemuan. Subjek Penelitian ini 30 anak dalam kelompok B, yang terdiri dari 13 anak laki-laki dan 17 anak perempuan. Penelitian ini terutama meneliti kemampuan berbicaral anak. Metodologi pengumpulan data meliputi observasi, dokumentasi, dan wawancara, menggunakan peralatan seperti lembar observasi (daftar periksa) dan protokol wawancara. Data yang diperoleh dianalisis dengan metode deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan berbicara anak setelah diperkenalkannya media buku cerita bergambar. Media buku cerita bergambar efektif meningkatkan kemampuan berbicara anak kelompok B di PAUD Azhura Medan. Selain peningkatan yang cukup signifikan, rata-rata tingkat ketuntasan juga telah melampaui batas keberhasilan yang ditetapkan yaitu 80%.
1433-1445 -
Penerapan Pola Hidup Sehat untuk Mewujudkan Sekolah Sehat di TK Aisyiyah 8 Musi Rawas
Dwi Puji Hastuti, Lud Waluyo, Iis Siti Aisyah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7018 | Check in Google Scholar
Pentingnya menerapkan kebiasaan sehat pada anak usia dini dengan cara membawakan bekal kesekolah, tidak membawa uang saku, untuk dapat mewujudkan sekolah sehat yang dapat menjadi minat untuk sekolah di TK. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui pemahaman warga sekolah di Pendidikan Anak Usia Dini, terhadap gaya hidup dan pola hidup sehat untuk anak-anak usia dini melalui pembiasaan membawakan bekal untuk anak ke sekolah dari masakan ibu, dan tidak membawakan uang saku ke sekolah dengan anak terkecuali uang untuk berinfak dan menabung di sekolah, untuk mengetahui hasil dari penerapan aturan pola hidup sehat pada anak usia dini untuk mewujudkan sekolah sehat di Pendidikan Anak Usia Dini. Dalam penelitian ini, pendekatan kualitatif menggunakan metode deskriptif, Subjek pada penelitian ini adalah Kepala sekolah, Guru kelas, Orang tua siswa. Pengumpulan data peneliti menggunakan metode wawancara, observasi, dokumentasi, Sedangkan Uji keabsahan data dengan uji kredibilitas dengan teknik triangulasi, dan analisis data melalui display data, reduksi data, konklusi data. Hasil penelitian ditemukan bahwa anak-anak lebih konsentrasi dalam pembelajaran sehingga pendidik lebih mudah mengkondisikan anak dalam pembelajaran, orang tua tidak terbebani dalam uang saku.
1446-1456 -
Integrating Experiential Learning into the Merdeka Curriculum for Early Childhood Education in Indonesia
Dian Wahyuningsih, Adnan Küçükoğlü (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7020 | Check in Google Scholar
This study investigates the integration of experiential learning within the Merdeka Curriculum for early childhood education in Indonesia through a descriptive qualitative method using a systematic literature review of 126 national and international journal articles published between 2017 and 2024. Articles were selected using keyword combinations experiential learning, Merdeka curriculum, and early childhood education from accessible databases such as Google Scholar, Scopus, and DOAJ, and reviewed through four stages: identification, screening, eligibility, and inclusion. The study examines how experiential learning strategies can enhance holistic development in young children by fostering active engagement, critical thinking, creativity, and socio-emotional growth. Findings indicate that experiential learning supports child-centered education when teachers are adequately trained, technology is effectively used, and community involvement is encouraged. However, challenges include inconsistent teacher competencies, lack of infrastructure, and limited policy support. The review emphasizes the need for contextualized teacher training and adaptive education policies. By offering evidence-based insights, this study contributes to best practices and policy recommendations for early childhood education in Indonesia, positioning experiential learning as a transformative approach to prepare a confident, creative, and compassionate generation.
1457-1467 -
Evaluasi PAUD Inklusif dengan Model CIPP
Qaulan Raniyah, Widya Masitah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7009 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi pendidikan inklusif di lembaga pendidikan anak usia dini khususnya TK ABA se Kota Kisaran. Penelitian ini menggunakan model CIPP (Context, Input, Process dan Product). Konteks di evaluasi secara kualitatif untuk melihat tujuan dan pedoman yang digunakan. Input untuk melihat sumber daya manusia, rencana pembelajaran dan pembiayaan, sarana dan prasarana. Proses dilakukan untuk melihat pelaksanaan dan hambatan yang terjadi. Produk untuk melihat tujuan yang telah tercapai dan evaluasi dari program PAUD Inklusif. Sampel pada penelitian ini adalah sleuruh TK ABA yang ada di Kisaran Kota sebanyak 5 sekolah. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa implementasi program PAUD inklusif di TK ABA se-Kota Kisaran masih berada pada tahap awal yang bersifat simbolik. Hasil penelitian memperlihatkan kondisi sekolah yang menyiratkan bahwa pendidikan inklusif masih sebatas wacana dan belum diintegrasikan secara utuh dalam sistem manajemen sekolah. Penelitian ini diharapkan mampu memberikan gambaran yang komprehensif mengenai sejauh mana pendidikan inklusif telah diimplementasikan sehingga berkontribusi sebagai data awal dalam pengambilan keputusan untuk penguatan dasar kebijakan dan rekomendasi praktis bagi pemerintah dan pemangku kepentingan.
1468-1478 -
Pengembangan Buku Cerita Bergambar Budaya Melayu Riau Untuk Literasi Budaya Anak Usia Dini
Mastuinda Mastuinda, Harlina Ramelan, Nanda Pratiwi, Eva Eriani (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7022 | Check in Google Scholar
Fokus dari kegiatan penelitian dan pengembangan ini adalah menciptakan media pembelajaran yang valid dalam bentuk buku cerita bergambar tentang budaya Melayu Riau untuk mengembangkan literasi budaya anak usia dini. Penelitian ini mengadaptasi model pengembangan Borg dan Gall. Subjek penelitian terdiri dari 3 validator ahli untuk validasi dan 31 anak usia 5–6 tahun untuk kelas uji coba produk. Dalam hasil validasi, persentase untuk fase validasi materi adalah 82% (kategori valid), 98% (kategori sangat valid) untuk validasi bahasa, dan 96,66% (kategori sangat valid) untuk validasi media. Dalam uji coba kelompok kecil, peserta mendapat skor 79,63%, sedangkan kelompok sedang mendapat skor 85,15%, keduanya dianggap sangat efektif. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa pengembangan buku cerita bergambar berbasis budaya Melayu Riau dapat meningkatkan keterampilan literasi budaya anak usia dini di taman kanak-kanak. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi nilai-nilai budaya Melayu Riau ke dalam media pembelajaran PAUD melalui desain narasi dan ilustrasi yang disesuaikan dengan tahapan perkembangan anak usia dini. Pendekatan inovatif ini menjadikan buku cerita sebagai sarana pembelajaran yang lebih kontekstual secara budaya dan relevan dengan tahapan perkembangan anak usia dini, sehingga efektif dalam meningkatkan literasi budaya anak usia dini.
1468-1477 -
Analisis Kebutuhan Membaca Pemahaman Berbasis Google Sites untuk Peserta Didik Sekolah Dasar
Wantu Gustini, Seni Apriliya, Heri Yusuf Muslihin (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7045 | Check in Google Scholar
Rendahnya kemampuan membaca pemahaman peserta didik kelas V Sekolah Dasar menjadi perhatian dalam konteks tuntutan literasi abad ke-21. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan peserta didik kelas V terhadap sumber belajar membaca pemahaman berbasis platform digital Google Sites. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Novelty dari penelitian ini terletak pada identifikasi mendalam kebutuhan spesifik peserta didik kelas V terhadap fitur dan desain sumber belajar membaca pemahaman berbasis Google Sites, yang belum dieksplorasi secara komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik memiliki ketertarikan yang tinggi terhadap sumber belajar yang kaya visual dan interaktif. Mereka juga mengharapkan topik bacaan yang relevan, penjelasan yang sederhana, serta fitur-fitur interaktif seperti kuis dan galeri media dalam platform Google Sites. Observasi mengindikasikan kurangnya keterlibatan aktif peserta didik dengan sumber belajar konvensional. Studi dokumentasi menyoroti variasi tingkat pemahaman peserta didik dan keterbatasan visual serta interaktivitas terhadap materi. Dengan demikian, penelitian ini berkontribusi pada penyediaan data empiris yang spesifik dan mendalam mengenai kebutuhan peserta didik kelas V terhadap sumber belajar membaca pemahaman berbasis Google Sites.
1478-1489 -
Efektivitas Penggunaan Flashcard Mandarin Bergambar terhadap Pengenalan Karakter Han Zi pada Anak Usia
Chandra Susanto (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7014 | Check in Google Scholar
Belum ada studi eksperimental terkontrol di Indonesia yang membandingkan Flashcard cetak bergambar sederhana dengan Flashcard digital interaktif pada populasi anak usia 4–6 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas penggunaan Flashcard Mandarin bergambar terhadap kemampuan pengenalan karakter Han Zi pada anak usia 4–6 tahun. Penelitian menggunakan metode eksperimen semu dengan desain pretest–posttest kelompok kontrol. Partisipan terdiri dari 40 anak di salah satu TK di Jakarta. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara kelompok eksperimen dan kontrol setelah perlakuan, dengan nilai rata-rata posttest lebih tinggi pada kelompok eksperimen. Temuan ini menunjukkan bahwa media Flashcard bergambar merupakan strategi pembelajaran yang efektif dan aplikatif untuk meningkatkan kemampuan pengenalan Han Zi anak usia dini. Media ini juga berkontribusi dalam meningkatkan keterlibatan dan antusiasme belajar. Media ini membantu anak membangun asosiasi visual yang kuat dan relevan dengan dunia nyata, sehingga mempermudah proses encoding informasi dalam memori jangka panjang.
1490-1496 -
Analisis Kebutuhan Pengembangan Game Edukasi Keterampilan Computational Thinking pada Materi Pecahan di Fase B
Deden Taopik, Karlimah Karlimah, Elan Elan (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7050 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan Game edukasi berbasis Computational Thinking pada materi pecahan di Fase B Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik triangulasi data melalui angket siswa, wawancara guru, dan observasi pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami kesulitan dalam memahami konsep pecahan karena rendahnya penggunaan media konkret dan minimnya visualisasi dalam pembelajaran. Selain itu, keterampilan Computational Thinking belum terfasilitasi secara sistematis, baik dalam pendekatan guru maupun aktivitas belajar siswa. Guru menyampaikan kebutuhan akan media pembelajaran inovatif yang kontekstual, interaktif, dan mudah digunakan, sementara siswa menunjukkan preferensi kuat terhadap pembelajaran berbasis permainan digital yang menyenangkan. Berdasarkan temuan ini, disimpulkan bahwa pengembangan Game edukasi perlu dirancang dengan karakteristik visual, kontekstual, kolaboratif, dan terintegrasi dengan elemen-elemen Computational Thinking. Media tersebut diharapkan mampu menjembatani kebutuhan kognitif dan afektif siswa serta mendukung tercapainya tujuan Kurikulum Merdeka.
1497-1510 -
Analisis Kebutuhan E-Modul Diferensiasi untuk Pembelajaran Perkalian dan Pembagian pada Siswa Sekolah Dasar (Fase C)
Susi Susanti, Karlimah Karlimah, Syarip Hidayat (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7047 | Check in Google Scholar
Latar belakang penelitian ini didasari oleh heterogenitas karakteristik belajar peserta didik fase C dan adanya kesulitan dalam mempelajari operasi hitung dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan e-modul berbasis diferensiasi dalam pembelajaran operasi hitung perkalian dan pembagian untuk siswa kelas 5 dan 6 SD. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur, dengan melakukan kajian komprehensif terhadap artikel/jurnal, buku, laporan penelitian, dan sumber-sumber lain yang relevan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik analisis konten yang berkaitan dengan karakteristik siswa, tantangan pembelajaran, prinsip diferensiasi, potensi e-modul, dan kebutuhan integrasi. Novelty penelitian terletak pada spesifikasi kebutuhan e-modul berdiferensiasi untuk mengatasi kesulitan belajar operasi hitung perkalian dan pembagian pada siswa Fase C, yang belum banyak dieksplorasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya kebutuhan yang signifikan terhadap e-modul yang dirancang dengan mengintegrasikan prinsip-prinsip diferensiasi untuk mengakomodasi keragaman gaya belajar, tingkat pemahaman, dan minat peserta didik. E-modul berbasis diferensiasi diharapkan dapat mengatasi kesulitan tersebut melalui penyajian konten, proses, dan produk pembelajaran yang bervariasi. Penelitian ini menyatakan pengembangan e-modul berbasis diferensiasi memiliki potensi besar untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran operasi hitung matematika.
1511-1520 -
Pengaruh Pola Asuh dan Attachment terhadap Kemandirian Anak Usia Dini
Wulan Rahmadia Novera, Harlina Ramelan, Elvira Khori Ulni, Amalia Husna, Imam Muthie (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7051 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pola asuh dan attachment terhadap kemandirian anak usia dini. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Populasi penelitian adalah orang tua yang anaknya bersekolah di TK Kecamatan Suliki, Kabupaten Lima Puluh Kota, yang berjumlah 172 orang tua. Jumlah sampel sebanyak 120 yang dihitung berdasarkan rumus Slovin. Teknik pengambilan sampel menggunakan probability sampling teknik area (cluster) sampling, yaitu sampel diambil dengan pertimbangan jumlah orang tua peserta didik pada setiap TK. Teknik pengumpulan data menggunakan penyebaran kuesioner. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menyimpulkan variabel pola asuh dan attachment berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemandirian anak usia dini, dengan demikian pola asuh dan attachment secara simultan mempengaruhi kemandirian anak usia dini ke arah yang positif. Temuan ini memberikan kontribusi baru dengan mengintegrasikan dua variabel utama pengasuhan dalam satu model analisis yang komprehensif, khususnya dalam konteks budaya Indonesia. Secara praktis, hasil penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan pola pengasuhan otoritatif dan pembinaan relasi emosional yang aman antara anak dan orang tua sebagai strategi efektif untuk mendukung perkembangan kemandirian anak sejak dini.
1521-1532 -
Peran Pendidik dalam Mengembangkan Keterampilan Emosional Anak Usia Dini : Studi Kasus Kualitatif di PAUD Cahaya Rumah
Anif Maghfirotul Afifah, Mintarsih Arbarini (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7052 | Check in Google Scholar
Kecerdasan emosional adalah aspek mendasar dari perkembangan anak usia dini yang menunjukkan keberhasilan sosial dan akademik di masa depan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis peran strategis pendidik dalam membangun kecerdasan emosional pada anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan studi kasus di PAUD Terpadu Cahaya Rumah Kecamatan Limbangan. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan 2 pendidik dan 1 kepala sekolah. hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendidik memainkan peran penting dalam pengembangan kecerdasan emosional anak seperti menciptakan lingkungan yang aman dan cepat untuk belajar, menerapkan metode pendidikan positif dengan landasan emosional, memberikan panduan individu dalam pendahuluan dan manajemen sosial, dan merancang kegiatan kolaboratif untuk mengembangkan empati seta keterampilan sosial. Intervensi yang diterapkan menunjukkan peningkatan dalam kesadaran emosional, pengaturan diri, dan keterampilan sosial anak. Penelitian ini menunjukkan bahwa pendidik memainkan peran penting dalam mengembangkan kecerdasan emosional anak di masa depan.
1533-1544 -
Studi Kualitatif tentang Pembentukan Karakter Anak Usia Dini melalui Permainan Tradisional di PAUD
Rizki Nikmatul Hidayah, Mintarsih Arbarini (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7053 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pembentukan karakter anak usia dini melalui permainan tradisional di PAUD serta faktor pendukung dan penghambatnya. Menggunakan pendekatan kualitatif data dikumpulkan melalui observasi, wawancara terstruktur dengan pendidik, dan dokumentasi serta dianalisis dengan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Triangulasi meningkatkan keabsahan data dengan memverifikasi temuan dari berbagai sumber dan teknik, sehingga memperkuat pemahaman peran permainan tradisional dalam pembentukan karakter anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan tradisional efektif menanamkan nilai kerja sama dan tanggung jawab. Faktor pendukungnya adalah peran guru dan keterlibatan orang tua, sementara hambatannya meliputi kurangnya tindak lanjut orang tua, komunikasi yang lemah, dan pengaruh teknologi. Permainan tradisional memiliki potensi besar dalam membentuk karakter anak, namun tantangan modernitas dan daya tarik gadget harus diatasi. Keterlibatan orang tua, pendidik, dan masyarakat sangat penting untuk mengenalkan permainan tradisional sebagai sarana pendidikan karakter. Penelitian ini mendukung pengembangan metode pembelajaran berbasis kearifan lokal untuk memperkuat pendidikan karakter, nilai moral, dan pelestarian budaya.
1545-1558 -
Bercerita dan Pengaturan Emosi pada Anak Usia Dini: Tinjauan Literatur Sistematis
Monica Roito Ambarita, Gracia Gabriella Gampu (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7043 | Check in Google Scholar
Kemampuan mengatur emosi sejak usia dini sangat penting untuk mendukung perkembangan sosial, akademik, dan kesehatan mental anak di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis literatur yang membahas hubungan antara kegiatan bercerita (storytelling) dan pengaturan emosi pada anak usia dini. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan PRISMA, menggunakan sumber dari database seperti Google Scholar, ERIC, ScienceDirect, dan Scopus. Dari 1000 artikel yang diidentifikasi, sebanyak 14 artikel memenuhi kriteria inklusi untuk dianalisis lebih lanjut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan bercerita secara signifikan membantu anak dalam mengenali, memahami, dan mengelola emosi, serta membangun empati dan ketahanan diri. Kegiatan bercerita yang didukung dengan diskusi terarah, ekspresi guru yang menarik, dan pemilihan cerita yang relevan, terbukti memperkuat literasi emosi anak. Kajian ini menegaskan pentingnya peran guru dan orang dewasa dalam memfasilitasi proses ini serta perlunya integrasi metode bercerita dalam pembelajaran anak usia dini untuk mendukung perkembangan emosional yang sehat.
1559-1567 -
Pengembangan Instrumen E-Asesmen untuk Deteksi Dini Anak Berkesulitan Belajar di Sekolah Dasar : Suatu Kajian Sistematik
Tingtin Sumartini, Ghullam Hamdu, Syarip Hidayat (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7059 | Check in Google Scholar
Pendidikan inklusif di sekolah dasar menuntut adanya deteksi dini terhadap anak berkesulitan belajar (ABB) guna mencegah kegagalan akademik dan mendukung intervensi yang tepat. Kajian ini bertujuan menelaah secara sistematis pengembangan instrumen e-asesmen digital untuk deteksi dini kesulitan membaca, menulis, dan berhitung permulaan melalui metode Systematic Literature Review (SLR) dengan protokol PRISMA. Sebanyak 18 artikel yang terbit antara tahun 2018–2024 dianalisis secara tematik. Hasil menunjukkan bahwa jenis kesulitan yang paling banyak dikaji meliputi disleksia, diskalkulia, ADHD, dan autisme. Teknologi yang dominan digunakan adalah machine learning seperti Random Forest dan K-Fold Cross Validation, serta platform digital seperti Google Formulir dan aplikasi berbasis web/mobile. Instrumen digital terbukti meningkatkan efisiensi skrining dan akurasi deteksi dini, namun penerapannya masih terbatas di sekolah dasar Indonesia. Kajian ini merekomendasikan pengembangan instrumen yang valid, reliabel, dan kontekstual sesuai kebutuhan guru serta infrastruktur lokal, guna memperkuat asesmen inklusif berbasis teknologi.
1568-1576 -
Pola Asuh dan Perannya dalam Mengembangkan Keterampilan Sosial dan Kemandirian pada Anak Usia Dini
Viatika Reihan Febriyani, Mintarsih Arbarini (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7060 | Check in Google Scholar
Peran orang tua dalam perkembangan anak usia dini sangat penting, terutama dalam membentuk keterampilan sosial dan kemandirian. Anak usia 4–5 tahun berada dalam masa golden age, sehingga mulai memahami aturan sosial, mengenal tanggung jawab, dan belajar berinteraksi dengan lingkungan. Tahap ini menjadi fondasi penting bagi perkembangan keterampilan sosial dan kemandirian anak selanjutnya. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi peran orang tua dan pola asuh yang mendukung perkembangan keterampilan sosial dan kemandirian anak usia 4–5 tahun. Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan dengan data dari wawancara 3 orang tua peserta didik TK A sebagai subjek 2 guru TK A sebagai informan, dan observasi peserta didik TK A di PAUD Junior. Mayoritas anak menunjukkan keterampilan sosial dan kemandirian baik, terutama yang diasuh dengan pola asuh demokratis, ditandai komunikasi efektif, pembiasaan positif, dan keterlibatan aktif orang tua. Studi ini memberikan kontribusi teoretis dan praktis bagi pola asuh optimal anak usia dini.
1568-1581 -
Analisis Kebutuhan Pengembangan Model Pembelajaran RADEC Berorientasi Literasi Sains di Sekolah Dasar
Fitri Eka Rahmawati, Ghullam Hamdu, Karlimah Karlimah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7058 | Check in Google Scholar
Tingkat literasi sains yang rendah di kalangan siswa sekolah dasar di Indonesia mencerminkan adanya ketidaksesuaian antara praktik pembelajaran IPA saat ini dengan tuntutan kompetensi abad ke-21. Studi ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan model pembelajaran RADEC (Read, Answer, Discuss, Explain, Create) yang berorientasi pada literasi sains dalam topik sistem pencernaan manusia. Dengan menggunakan pendekatan Design-Based Research (DBR) yang difokuskan pada tahap analisis kebutuhan, data dikumpulkan melalui analisis dokumen, observasi kelas, dan wawancara semi-terstruktur. Temuan menunjukkan bahwa pembelajaran IPA masih didominasi oleh metode ceramah, dengan keterlibatan siswa yang terbatas serta minimnya penerapan strategi pembelajaran aktif seperti diskusi, penjelasan kolaboratif, dan penciptaan ilmiah. Temuan ini menegaskan perlunya intervensi pedagogis melalui model RADEC yang dirancang secara sistematis untuk mendukung pengembangan penalaran ilmiah, berpikir kritis, dan literasi sains. Studi ini memberikan kontribusi secara teoretis dengan mengidentifikasi kesenjangan empiris dalam praktik pembelajaran di kelas serta menjadi dasar bagi perancangan pembelajaran IPA yang kontekstual dan berlandaskan pengembangan literasi.
1582-1589 -
Psychosocial Interventions as Mental Health Support for Children and Adolescents with Special Needs: A Systematic Literature Review
Dame Triulina Hutasoit, Wiwin Hendriani (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7057 | Check in Google Scholar
This study aims to identify the importance of mental health support for children and adolescents with special needs through a Systematic Literature Review (SLR) approach. The SLR process involved the identification, selection, and analysis of articles obtained from the Scopus database using the keywords “children,” “adolescents,” and “special needs.” Out of an initial 55 articles, 10 relevant studies were selected, comprising longitudinal, qualitative, and experimental research published in Q1 to Q4 indexed journals. These studies examined psychosocial interventions such as school-based counseling, cognitive-behavioral therapy, and social skills training. The findings indicate that sustained and contextually adapted interventions have a positive impact on psychological well-being, social adaptation, and academic achievement among children and adolescents with special needs. Active support from families, educational institutions, and communities emerged as key factors contributing to the success of these interventions. This review highlights the necessity of integrating interdisciplinary frameworks in policy and intervention development and encourages further research exploring the effectiveness of cross-cultural and longitudinal approaches.
1590-1603 -
Analisis Efektivitas Metode Bercerita Digital dalam Meningkatkan Kemampuan Bahasa Anak Usia Dini
Selfi Trianingsih, Untung Nopriansyah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7065 | Check in Google Scholar
Studi ini menganalisis efektivitas metode bercerita digital dalam meningkatkan keterampilan berbahasa anak usia dini, sekaligus mengidentifikasi tantangan dan faktor pendukung implementasinya di era teknologi pesat. Menggunakan tinjauan literatur sistematis (SLR) kualitatif terhadap 38 artikel ilmiah bereputasi internasional, penelitian ini mengkaji isu ketidakmerataan akses teknologi, rendahnya kompetensi pendidik, dan kekhawatiran paparan layar. Hasil analisis menunjukkan efektivitas bercerita digital sangat bergantung pada ketersediaan infrastruktur, tingkat kompetensi guru/fasilitator (dianalisis via kerangka TPACK), serta manajemen paparan layar yang cermat. Temuan ini menyoroti urgensi mengatasi kesenjangan digital dan meningkatkan kapasitas profesional pendidik. Ini menggarisbawahi perlunya dukungan kebijakan, pelatihan berkelanjutan, dan panduan penggunaan teknologi yang jelas. Studi ini berkontribusi pada pemahaman komprehensif implementasi teknologi di PAUD, menawarkan rekomendasi strategis demi praktik pembelajaran digital yang efektif dan inklusif untuk pengembangan bahasa anak yang optimal.
1604-1615 -
Peran Keluarga dan Sekolah dalam Mendukung Kesiapan Akademik Menuju Sekolah Dasar: Systematic Literature Review
Melisa Silvi Yanti, Neneng Tasu’ah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7091 | Check in Google Scholar
Masa transisi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) ke Sekolah Dasar (SD) merupakan fase terpenting yang menentukan kesiapan akademik anak menghadapi tuntutan pembelajaran formal. Realitas di lapangan menunjukkan masih banyak anak yang belum menguasai keterampilan dasar membaca, menulis, dan berhitung saat memasuki SD, yang disebabkan oleh kurangnya kolaborasi antara keluarga dan sekolah serta perbedaan pendekatan pembelajaran di masing-masing jenjang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara sistematis berbagai hasil penelitian mengenai peran keluarga dan sekolah dalam mendukung kesiapan akademik menuju SD. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) terhadap 15 jurnal dalam 10 tahun terakhir, dengan analisis tematik melalui tahap reduksi data, kategorisasi, interpretasi, dan penyajian naratif. Hasil kajian menunjukkan bahwa keterlibatan orang tua dalam pendampingan belajar, pola asuh yang tepat, dan komunikasi dengan guru memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kesiapan akademik anak. Di sisi lain, guru PAUD dan SD memainkan peran penting dalam meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi anak. Kolaborasi yang konsisten antara keluarga dan sekolah menjadi kunci dalam menciptakan transisi yang lancar, efektif, dan berkelanjutan.
1616-1624 -
Pengaruh Media Powerpoint Interaktif Berbantu Canva terhadap Keaktifan Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila
Rezha Marlina, Siti Quratul Ain (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7119 | Check in Google Scholar
Penanaman nilai-nilai kebangsaan melalui mata pelajaran Pendidikan Pancasila masih menghadapi kesenjangan antara idealisme dan praktik di lapangan. Salah satu upaya untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa adalah dengan memanfaatkan media pembelajaran yang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan PowerPoint interaktif berbantu Canva terhadap keaktifan belajar siswa kelas V di SDN 190 Pekanbaru. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain pra-eksperimen One Group Pretest-Posttest. Sampel sebanyak 29 siswa dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket dan dianalisis dengan uji normalitas, linearitas, serta paired sample t-test menggunakan SPSS. Hasil analisis menunjukkan nilai signifikansi 0.000 < 0.05 dengan nilai thitung -38.526 yang melebihi ttabel 2.048 pada taraf signifikansi 5% (df = 28), yang berarti H? ditolak. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan PowerPoint interaktif berbantu Canva secara signifikan meningkatkan keaktifan belajar siswa. Implikasi praktis dari hasil ini adalah pentingnya integrasi media visual dan interaktif dalam pembelajaran untuk meningkatkan partisipasi aktif siswa.
1625-1636 -
Analisis Evaluasi Program Pemberian Makanan Tambahan terhadap Perkembangan Gizi Anak Usia Dini
Risnawati Risnawati, Khadijah Khadijah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7082 | Check in Google Scholar
Gizi merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini. Asupan makanan bergizi menjadi salah satu kunci utama dalam menjaga dan memperbaiki perkembangan gizi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi mekanisme pelaksanaan program pemberian makanan tambahan (PMT) di ra Tunas Nusantara dan melihat respon serta efek/hambatan yang terjadi terhadap perkembangan gizi anak setelah adanya program PMT. Penelitian ini mengunakan pendekataan kualititaif dengan desain studi kasus deskriptif. Tehnik pengumpulan data dilakukan melalui kegiatan observasi,wawancara dan dokumentasi selama kegiatan PMT berlangsung. Subjek penelitian ialah anak-anak kelas Mawar yang mengikuti PMT, yang dipilih melalui tehnik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi yang ditetapkan. Analisis data dilakukan melalui tiga tahapan yakni reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa frekuensi pelaksanan PMT belum dilaksanakan secara rutin, akan tetapi hanya dilakukan sekali dalam satu bulan. Namun program ini mendapatkan respon positif dari anak-anak. Efek jangka pendek program PMT terhadap perkembangan gizi anak belum terlihat secara signifikasi karena dipengaruhi oleh faktor eksternal. Namun dalam kurung waktu yang panjang program PMT dapat memperbaiki dan mengurangi konsumsi makanan cepat saji. Oleh karena itu, disarankan agar pelaksanaan PMT dapat dilakukan lebih teratur dan disertai dengan kolaborasi antara pihak sekolah dan orang tua untuk keberlanjutan program.
1637-1645 -
Pengaruh Penggunaan Gadget terhadap Keterlambatan Bicara Anak Generasi Alpha
Harlina Ramelan, Mastuinda Mastuinda, Kholijah Saragih, Dewi Martha, Imam Muthie, Wulan Rahmadia Novera, Amalia Husna, Elvira Khori Ulni (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7026 | Check in Google Scholar
Dalam beberapa tahun terakhir, penggunaan gadget mengalami peningkatan yang signifikan, termasuk di kalangan generasi alpha. Fenomena ini menimbulkan kekhawatiran karena semakin banyak kasus anak yang terpapar gadget mengalami keterlambatan bicara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan gadget terhadap keterlambatan bicara anak generasi alpha. Jenis penelitian yang digunakan adalah korelasional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 100 orang tua yang memiliki anak usia 4-5 tahun, di Taman Kanak-Kanak (TK) se-Kecamatan Binawidya Kota Pekanbaru. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Metode analisis data yang digunakan adalah uji chi square. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan sebesar 76,21% antara penggunaan gadget terhadap keterlambatan bicara anak generasi alpha. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi intensitas penggunaan gadget maka semakin besar kemungkinan keterlambatan bicara anak. Hal ini disebabkan minimnya interaksi langsung serta sikap pasif anak saat menggunakan gadget.Implikasi dari penelitian ini menunjukkan perlunya intervensi preventif melalui edukasi kepada orang tua mengenai dampak negatif penggunaan gadget serta penyusunan pedoman yang dapat membantu orang tua dalam membatasi penggunaan gadget untuk anak
1646-1658 -
Father-child attachment among 5-6 year olds: A Survey Study
Randiawan Randiawan, Muthmainah Muthmainah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7074 | Check in Google Scholar
The bond between fathers and children is essential for emotional and social development, especially in early childhood. This study aims to explore the level of attachment between fathers and their children aged 5–6 years in Parigi. A quantitative approach with a descriptive survey method was employed. Data were collected using a questionnaire based on the Inventory of Parent and Peer Attachment (IPPA) theory, which includes dimensions of communication, trust, and alienation. The sample consisted of 172 father-child pairs from 13 kindergartens, although only 172 responses were analyzed. Results showed an average attachment score of 71.02 (SD = 5.81), with scores ranging from 60.50 to 82.30. Most relationships were categorized as medium attachment (45%) and were classified in the moderate attachment category, particularly within the score range of 62.51 to 71.6. Notably, none of the participants fell into the very high attachment category (?83.72), indicating potential areas for strengthening emotional bonds. These findings underscore the need for targeted interventions, such as parenting policies, school-based father involvement programs, and community-based mentoring initiatives aimed at enhancing fathers’ emotional engagement and responsive caregiving.
1659-1669 -
Strategi Pembelajaran Bahasa Multikultural Dalam Mengembangkan Keterampilan Komunikasi Anak Usia Dini
Lisa Lia Nanda, Untung Nopriansyah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7076 | Check in Google Scholar
Kurangnya pemahaman anak usia dini terhadap keberagaman budaya dan bahasa menghambat perkembangan keterampilan komunikasi di lingkungan multikultural. Hal ini disebabkan keterbatasan kosakata dan rendahnya kepercayaan diri saat berbicara. Penelitian ini bertujuan mengkaji efektivitas strategi pembelajaran bahasa multikultural dalam meningkatkan keterampilan komunikasi anak usia dini. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian dilakukan di TK Cut Nyak Dhien, Negara Bumi, Sungkai Tengah, Lampung Utara, melibatkan 27 anak usia 5–6 tahun dan 4 guru. Strategi yang diterapkan mencakup bernyanyi, bercerita, mendongeng, tanya jawab, dan media visual dalam tiga bahasa: Lampung, Jawa, dan Indonesia. Hasil menunjukkan peningkatan pada enam aspek komunikasi: kosakata, keberanian berbicara, penyusunan kalimat, partisipasi aktif, interaksi sosial, dan kemampuan menyimak. Strategi ini menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, kontekstual, dan memperkuat identitas budaya anak. Dengan demikian, pembelajaran berbasis bahasa multikultural efektif dalam mendukung pengembangan komunikasi anak secara menyeluruh.
Kata Kunci: strategi pembelajaran,bahasa multikultural,komunikasi,anak usia dini.
1670-1680 -
Market Day and Entrepreneurial Career Development for Early Childhood
Watik Rahayu, Muhammad Munadi (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7016 | Check in Google Scholar
This study aims to determine the implementation of the market in the context of establishing entrepreneurial careers in early childhood at Aisyiyah Kindergarten Kartasura Branch (TK ACK). The research method uses qualitative phenomenological research case studies. The subjects of the study are teachers and students of ACK Kindergarten. The research informants were the principal, parents of students and the management of Aisyiyah Kartasura Branch. The data collection tool uses participatory observations, in-depth interviews, and document studies. The data validity technique uses triangulation of sources and methods. The data analysis technique uses an interactive analysis model. The results of the study show that the market day is in accordance with the internal spirit of the affiliate and in accordance with the vision, mission and goals of the institution. Parents' participation in setting up stands for children to sell merchandise. Students make their own items that will be sold on the minus one day of implementation. The implementation of selling students by practicing by writing down the type of products sold and the price with the help of parents, students practice price bargaining, and calculate returns and income from buying and selling. The skills that appear in Market Day can strengthen the mastery of 21st century skills: : Communication skills, Creativity, Collaboration, Social skills, Literacy skills, Social responsibility, Innovation skills dan Thinking skills.
1681-1692 -
Pola Asuh dalam Penanggulangan Balita Stunting melalui Program Kegiatan Gizi
Budi Dyah Lestari, Soraya Rosna Samta, Siti Fashihatul Muna (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.6476 | Check in Google Scholar
Penanggulangan stunting tidak hanya bergantung pada intervensi medis dan gizi, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh pola asuh orang tua, khususnya dalam hal pemberian makanan, perawatan kesehatan, dan stimulasi tumbuh kembang anak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis hubungan antara pola asuh orang tua dengan efektivitas program kegiatan gizi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi pada keluarga balita stunting yang mengikuti program kegiatan gizi di Posyandu dan Puskesmas setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh yang responsif, konsisten, dan berbasis pada pengetahuan gizi yang tepat sangat berkontribusi terhadap perbaikan status gizi balita. Orang tua yang aktif mengikuti penyuluhan gizi dan mempraktikkan pola asuh yang mendukung tumbuh kembang anak, seperti pemberian makanan bergizi seimbang, dan menjaga kebersihan lingkungan, cenderung memiliki balita dengan peningkatan status gizi yang signifikan. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan pentingnya integrasi antara intervensi gizi dengan pembinaan pola asuh yang tepat dalam upaya menanggulangi stunting secara berkelanjutan.
1693-1698 -
Pengembangan E-Science Kit untuk Meningkatkan Berpikir Kritis dan Literasi Sains Anak Usia 5-6 Tahun: Studi Analisis Kebutuhan
Seni Yuliarini, Harun Harun (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7102 | Check in Google Scholar
Kemampuan berpikir kritis dan literasi sains sebagai keterampilan abad 21 perlu dikembangkan sejak usia dini melalui eksperimen sains yang menyenangkan dan interaktif. Data awal menunjukkan bahwa guru kesulitan dalam menyampaikan konsep ilmiah dan terbatasnya media pembelajaran berbasis audiovisual. Penelitian ini bertujuan menganalisis kebutuhan sebagai dasar pengembangan E-Science Kit yang sesuai dengan karakteristik anak usia 5–6 tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan data diperoleh melalui angket dan wawancara terhadap 25 guru PAUD Kelompok B di Sleman. Validasi instrumen dilakukan melalui expert judgement. Analisis data dilakukan melalui tahap pengumpulan, reduksi, penyajian, dan verifikasi. Aspek yang dikaji mencakup persepsi guru, praktik pembelajaran sains, ketersediaan media, dan kebutuhan media. Hasil menunjukkan perlunya media sains interaktif untuk mengatasi keterbatasan alat, sulitnya menjelaskan konsep abstrak, dan rendahnya minat anak. Guru mengharapkan media berupa video pendek, panduan eksperimen sederhana, dan bahasa yang sesuai usia anak. Temuan ini menjadi dasar pengembangan E-Science Kit yang relevan dengan kebutuhan guru dan karakteristik anak usia dini, sekaligus menjawab tantangan pembelajaran sains di PAUD.
1699-1710 -
Pengaruh Penggunaan Media Lift The Flap Book terhadap Minat Membaca Peserta Didik Sekolah Dasr
Tengku Winona Emelia, Widia Alviani, Melyani Sari Sitepu, Mhd. Isman (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7132 | Check in Google Scholar
Pembelajaran dengan menggunakan metode pembelajaran monoton, kurangnya penggunaan media pembelajaran inovatif berdampak pada rendahnya minat membaca peserta didik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan media lift the flap book terhadap minat membaca peserta didik kelas V SDN 106156 Klumpang. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pretest and posttest nonequivalent control group design dengan menggunakan du akelas yaitu kelas eksperimen diberikan pembelajaran dengan menggunakan media lift the flap book dan kelas kontrol tanpa media lift the flap book. Hasil analisis data menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pada nilai posttest siswa setelah menggunakan media lift the flap book, sebagaimana ditunjukkan oleh hasil uji Independent Sample Test dengan nilai signifikansi (p=0,000 < 0,05), yang mengindikasikan pengaruh positif media lift the flap book. Penelitian ini membuktikan bahwa media lift the flap book sebagai salah satu solusi efektif untuk meningkatkan minat membaca dalam pembelajaran Bahasa. Media lift the flap book dapat direkomendasikan sStudi ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi guru dan peneliti dalam mengembangkan strategi pembelajaran berbasis media visual yang inovatif.
1711-1719 -
Pengaruh Penggunaan Media Diorama terhadap Minat Belajar Peserta Didik Sekolah Dasar
Halimah Tussa’diah, Dwi Nandita Elvira, Mawaddah Nasution, Azizah Azizah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7138 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media diorama terhadap minat belajar peserta didik SDN 101760 Bulu Cina. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan quasi-experiment- one group desaign. Instrumen penelitian yang digunakan berupa angket minat belajar yang telah divalidasi oleh ahli untuk memastikan keakuratan instrumennya. Populasi penelitian sebanyak 24 peserta didik dan sampel penelitian yang digunakan adalah seluruh peserta didik kelas IV dengan teknik sampling jenuh. Data minat belajar dianalisis dengan uji paired t-test untuk melihat pengaruh penggunaan media diorama terhadap minat peserta didik. Hasil analisis data menunjukkan terdapat pengaruh signifikan media diorama terhadap minat belajar peserta didik. Pengaruh tersebut dilihat dari uji Paired Sample Test dengan membandingkan nilai signifikansi dengan alpha (p=0,000 <a 0,05). Media diorama memberikan pengalaman belajar yang konkret dan visual, sehingga meningkatkan ketertarikan, perhatian, dan partisipasi peserta didik dalam pembelajaran. Temuan ini mendukung penggunaan media diorama sebagai solusi efektif untuk mempengaruhi minat belajar dalam pembelajaran. Studi ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi guru dalam menggunakan media media visual pada pembelajaran di kelas.
1720-1726 -
Pengaruh Metode Shared Book Reading terhadap Pemerolehan Kosakata Anak di TK Aisyiyah 5
Nice Anisa, Delfi Eliza, Nenny Mahyuddin, Mutia Afnida (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7115 | Check in Google Scholar
Penelitian ini di latar belakangi dari belum optimalnya perkembangan pemerolehan kosakata anak. Hal ini disebabkan karena masih terdapat anak yang pendiam, memiliki kosakata yang rendah, hal ini dibuktikan dengan sulitnya anak berinteraksi dengan guru dan teman sebaya serta tidak banyak bercerita. Hal ini terjadi karena proses metode pembelajaran yang interaktif belum terlaksanakan dikarenakan guru hanya menerapkan metode bercerita di depan kelas saja. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh metode shared book reading terhadap pemerolehan kosakata anak di Taman Kanak-kanak Aisyiyah 5. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang berbentuk Quasy Experimen. Populasi penelitian ini adalah seluruh anak di TK Aisyiyah 5 dengan sampelnya yaitu kelas B3 dan B6 masing-masingnya berjumlah 14 anak. Dan teknik analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis. Kemudian hasil uji-t diperoleh sig (Two-sided p). Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara pengaruh metode shared book reading terhadap pemerolehan kosakata anak di Taman Kanak-kanak Aisyiyah 5.
1727-1737 -
Pengembangan Buku Pop Up Interaktif "Pesona Wisata Madura" dalam Menstimulasi Literasi dan Kognitif Anak
Nuzul Imamiyah, Imron Arifin, Pramono Pramono (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7151 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran berupa buku pop-up interaktif bertema Pesona Wisata Madura untuk meningkatkan literasi dan kemampuan kognitif anak usia dini di TK Siratul Islam, Guluk-Guluk, Sumenep. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model Dick and Carey, yang mencakup identifikasi kebutuhan, analisis instruksional, pengembangan strategi pembelajaran, serta evaluasi formatif dan sumatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan validasi ahli. Hasil validasi menunjukkan tingkat kelayakan media sangat tinggi sebesar 91,67%. Uji efektivitas menunjukkan peningkatan minat literasi dan kemampuan kognitif anak, khususnya dalam keterampilan membaca permulaan, setelah penggunaan media. Secara teoritis, penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan model pembelajaran berbasis budaya lokal dalam pendidikan anak usia dini. Secara praktis, buku pop-up ini terbukti menjadi media yang kontekstual, menarik, dan edukatif. Penelitian merekomendasikan pengembangan media serupa dengan mengangkat kekayaan budaya lokal lainnya sebagai sarana pembelajaran yang relevan dan bermakna.
1738-1756 -
Pengaruh Estafet Hula Hoop terhadap Kemampuan Kerjasama Anak Usia Dini di Taman Kanak-kanak
Rani Rani, Serli Marlina, Farida Mayar, Indra Yeni (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7384 | Check in Google Scholar
Studi ini berawal dari masalah yang terlihat dalam kemampuan bekerjasama anak-anak yang belum maksimal. Ketika bermain, banyak anak lebih suka bermain sendiri, dan beberapa dari mereka masih kesulitan saat harus bekerjasama dengan teman sebayanya, terutama pada aktivitas yang melibatkan kelompok. Mereka cenderung bersikap individualis dan belum memahami pentingnya kolaborasi dalam menyelesaikan tugas bersama, sehingga kemampuan kerjasama mereka masih tergolong rendah. Kondisi ini terjadi karena kurangnya dorongan dari pengajar serta keterbasan penggunaan berbagai media pembelajaran untuk mendukung perkembangan sosial anak, terutama dalam hal kerjasama. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi seberapa besar dampak permainan estafet hula hoop terhadap kemampuan kerjasama di kalangan anak-anak di Taman Kanak-kanak Kartika 1-63 Padang. Penelitian ini mengaplikasikan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen yang tidak sepenuhnya murnni. Seluruh anak-anak di Taman Kanak-kanak Kartika 1-63 Padang menjadi populasi dalam penelitian ini, sedangkan sampel diambil dari dua kelas, yang terdiri dari B1 dan B2, masing-masing engan 12 peserta. Dalam analisis data, metode yang digunakan meliputi uji normalitas, uji homogenitas, dan pengujian hipotesis. Temuan dari penelitian ini mengindikasikan bahwa permainan estafet hula hoop secara signifikan memengaruhi peningkatan kerjasama anak-anak di Taman Kanak-kanak Kartika 1-63.
1757-1766 -
Urban Legend & Seni Tradisi Ceprotan: Warisan Budaya Sebagai Pendidikan Karakter Generasi Anak
Yasin Surya Wijaya (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7187 | Check in Google Scholar
Kajian ini menggali urban legend dalam seni tradisi Ceprotan dan mencari relevansinya dalam pendidikan karakter pada generasi anak. Penelitian dilakukan melalui pendekatan penelitian kualitatif dengan strategi kasus tunggal. Objek penelitian berupa seni tradisi Ceprotan di Desa Sekar, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan, Provinsi Jawa Timur. Data bersumber dari informan, tempat & peristiwa, juga dokumen/arsip yang dikumpulkan dengan teknik wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis konten. Data diuji keabsahannya melalui teknik triangulasi sumber data dan review informan. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis alir dengan prosedur reduksi data, display, dan verifikasi/penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa seni tradisi Ceprotan di Desa Sekar merupakan seni budaya lokal yang muncul berdasar urban legend lokal. Ceprotan tidak hanya sekedar upacara tradisi namun didalamnya terkandung nilai filosofi yang secara turun-temurun diwariskan dari generasi ke generasi. Seni tradisi Ceprotan juga relevan apabila dikaitkan dengan pendidikan karakter bagi generasi anak. Nilai-nilai luhur yang terkandung dalam kisah, simbol, dan prosesi Ceprotan dapat digunakan sebagai sumber pendidikan karakter anak tentang kejujuran, keberanian, kerja keras, gotong royong, toleransi, spiritualitas, serta rasa cinta terhadap budaya bangsa.
1767-1780 -
Pengaruh Tari Tor-Tor terhadap Kemampuan Motorik Kasar di Taman Kanak-Kanak Hang Tuah
Tessa Rahma Nela, Indra Yeni, Syahrul Ismet, Tisna Syafnita (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7386 | Check in Google Scholar
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh tari Tor-Tor terhadap kemampuan motorik kasar anak usia dini. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah anak di Taman Kanak-kanak Hang Tuah. Jumlah sampel sebanyak 24 anak, 12 anak kelas B1 sebagai kelas eksperimen dan 12 anak kelas B2 sebagai kelas kontrol. Teknik pengambilan sample yaitu purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan statistik. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa tari Tor-Tor berpengaruh terhadap aspek perkembangan motorik kasar anak usia dini. Dengan hasil pre-test kelas eksperimen yaitu 22,41 setelah diberikan perlakuan dilakukan post-test diperoleh rata-rata kelas eksperimen sebesar 46,33 sedangkan pada kelas kontrol menggunakan tari gemu famire memperoleh hasil pre-test 21,25 sedangkan post-test 30. Selisih yang di peroleh untuk rata rata pre-test kelas eksperimen sebesar 23, 91 sedangkan kelas kontrol sebesar 8,75. Kedua kelas mengalami peningkatan namun skor kelas eskperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol. Nilai sig (2-tailed) menunjukkan angka sebesar 0,000 < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan tari Tor-Tor berpengaruh terhadap kemampuan motorik kasar anak di Taman Kanak- Kanak Hang Tuah.
1781-1790 -
Pengaruh Permainan Monopoli Augmented Reality terhadap Pengenalan Kosakata Bahasa Inggris Anak Usia Dini: Studi Eksperimen Semu
Salwa Evril Alfebi, Rismareni Pransiska, Elise Muryanti, Asdi Wirman (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7359 | Check in Google Scholar
Rendahnya kapasitas anak usia dini dalam menguasai kosakata Bahasa Inggris karena minimnya variasi media pembelajaran serta minimnya keterlibatan guru dalam mengembangkan permainan berbasis teknologi menjadi dasar penelitian ini. Pembelajaran cenderung monoton dan tidak menarik, sehingga anak kurang termotivasi untuk mengikuti kegiatan belajar. Studi ini memiliki tujuan yaitu mengkaji efektivitas media pembelajaran berupa permainan monopoli modifikasi berbasis Augmented Reality dalam membantu anak usia dini mengenal kosakata Bahasa Inggris. Desain eksperimen semu yang termasuk dalam pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini. Seluruh anak di TK Adzkia II Padang menjadi populasi dari penelitian ini dengan sampelnya yaitu grup B1 dan B2 13 anak anak masing-masing grup. Instrumen berupa tes lisan dan perbuatan yang telah divalidasi oleh ahli. Dalam menganalisis data, peneliti menggunakan serangkaian uji statistik yaitu uji normalitas, uji homogenitas, serta uji hipotesis guna memastikan kelayakan dan kekuatan inferensial dari data yang diperoleh. Dengan diperolehnya skor signifikansi p < 0,05, dapat diinterpretasikan bahwa penggunaan permainan monopoli yang terintegrasi dengan Augmented Reality memberikan kontribusi signifikan dalam memperkuat pengenalan kosakata Bahasa Inggris pada anak usia dini di TK Adzkia II Padang.
1791-1800 -
Peran Orang Tua dalam Mengembangkan Literasi Digital Anak Usia Dini : Studi pada TK di Jakarta Timur
Mutiara Prahasti, Nenden Sundari, Esya Anesty Mashudi (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7285 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran orang tua dalam mengembangkan literasi digital pada anak usia dini. Pendekatan yang digunakan ialah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Data dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Penelitian ini mengidentifikasi tiga peran utama orang tua yaitu sebagai fasilitator, pembimbing, dan pendamping dalam aktivitas digital anak. Kebaruan penelitian ini terletak pada pendekatannya yang berbasis praktik langsung, merumuskan peran secara terstruktur dan menyoroti dinamika tantangan yang relevan dengan kondisi saat ini. Penelitian ini menyoroti dampak dari adanya peran orang tua dan sekolah dalam mengembangkan literasi digital dapat meningkatkan keterampilan digital dasar anak, menanamkan sikap kritis, etis, dan bertanggung jawab serta mengurangi risiko paparan konten negatif dan kecanduan gadget juga mendorong kedekatan emosional dan komunikatif antara anak dan orang tua. Dengan adanya penelitian ini para orang tua menjadi lebih memahami literasi digital dan lebih peduli dengan dampak dari teknologi.
1801-1816 -
Pengembangan Ular Tangga SEHATIKU Berbasis Digital dan Bermuatan STEAM untuk Meningkatkan Literasi Kesehatan Anak Usia Dini
Swandra Rahayu, Nelti Rizka, Rena Nasution (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7345 | Check in Google Scholar
Anak usia dini memiliki peran krusial dalam pembentukan kebiasaan hidup sehat dan pengembangan literasi Kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan permainan ular tangga “Sehatiku” (Sehat dalam Implementasi Kurikulum Merdeka) berbasis digital dan bermuatan STEAM untuk meningkatkan literasi kesehatan anak usia dini di TK Aisyiyah Kabupaten Kampar. Penelitian menggunakan metode R&D dengan pendekatan ADDIE, subjek penelitian adalah siswa Taman Kanak-kanak di TK Aisyiyah Kabupaten Kampar Provinsi Riau dengan sampel 30 anak. Data dikumpulkan melalui observasi, angket, dan dianalisis dengan skala Likert untuk data kualitatif serta instrumen kuantitatif terintegrasi dalam permainan. Analisis meliputi statistik parametrik dan nonparametrik, dengan normalisasi analisis gain. Hasil penelitiannya Permainan “Sehatiku” terbukti efektif dapat dilihat dari hasil Uji-t berpasangan menunjukkan p-value < 0,01 ? signifikan dan N-Gain rata-rata: 0,64 (kategori tinggi) sehingga layak digunakan sebagai media pembelajaran berbasis Kurikulum Merdeka dan STEAM yang dikemas dalam sebuah permainan ular tangga digital. Anak-anak tidak hanya menunjukkan peningkatan skor kognitif, tetapi juga motivasi dan kesadaran diri terhadap kebiasaan sehat. Evaluasi ahli, guru, dan pengguna menunjukkan penerimaan yang sangat positif, menjadikan media ini dapat dipertimbangkan untuk implementasi lebih luas di PAUD lain.
1817-1825 -
Pengaruh Aplikasi English for Kids terhadap Kosakata Bahasa Inggris Anak Usia Dini
Shelly Febriani, Saridewi Saridewi, Rismareni Pransiska, Resti Elma Sari (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7392 | Check in Google Scholar
Metode pengenalan kosakata masih monoton, kurang efektif, tidak menarik serta tidak memotivasi anak. Pendekatan yang digunakan belum mampu menarik minat anak-anak secara optimal, sehingga berdampak pada rendahnya motivasi mereka dalam mempelajari bahasa Inggris ini, situasi ini mengindikasikan adanya kesenjangan antara metode pengajaran yang diterapkan dengan kebutuhan dan karakteristik belajar anak usia dini.Studi ini dimaksudkan guna mengungkapkan pengaruh penggunaan aplikasi English for Kids terhadap pengenalan kosakata bahasa Inggris anak usia dini di TK Negeri I Padang. Total sampel 28 anak, mencakup 14 anak kelas eksperimen (B4) serta 14 anak kelas kontrol (B2). Metode quasi eksperimen dengan desain pretest dan posttes dipakai diriset ini. Dalam menganalisis data,peneliti menggunakan seraingkaian uji normalitas,uji homogenitas,serta uji hipotesis guna memastiakan kelayakan dan kekuatan data yang di peroleh. Temuan mengindikasikan anak-anak yang belajar menggunakan aplikasi English for Kids mengalami peningkatan signifikan dipenguasaan kosakata bahasa Inggris dibandingkan dengan anak yang memakai video pembelajaran dari Youtube. Aplikasi ini efektif sebagai media belajar interaktif dalam pembelajaran kosakata bahasa Inggris bagi anak usia dini.
1826-1833 -
Analisis Penggunaan Alat Musik Tifa dan Stik Motion dalam Pembelajaran Seni di TK Ria Pembangunan dan TK Kristen Kalam Kudus Sentani
Elka Mimin, Joko Pamungkas (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7198 | Check in Google Scholar
Penggunaan alat musik pada anak usia dini penting dalam pembelajaran seni karena selain menyenangkan juga memiliki manfaat pada perkembangan motorik, intelektual dan sosial emosional anak. Tujuan penelitian untuk menganalisis bagaimana penggunaan alat musik dalam pembelajaran seni dan manfaatnya di TK Ria Pembangunan dan TK Kristen Kalam Kudus Sentani. Pendekatan dalam penelitian adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tifa dan stik motion adalah jenis alat musik yang digunakan dalam pembelajaran seni di TK Ria Pembangunan dan TK Kristen Kalam Kudus Sentani. Alat musik tifa dan stik motion selain menyenangkan juga terbukti mampu mengembangkan keterampilan anak pada perkembangan fisik motorik, intelektual dan sosial emosional. Alat musik tifa dan stik motion bermanfaat luas pada perkembangan anak usia dini baik itu seni, fisik motorik, kognitif dan sosial emosional, oleh karenanya penggunaan alat musik dalam pembelajaran seni anak usia dini urgen untuk dilaksanakan guna mewujudkan anak usia dini yang unggul.
1834-1841 -
Pengaruh Permainan Estafet Bait Lagu terhadap Kemampuan Sosial Anak Usia Dini
Ratna Vinky Ardila, Setiyo Utoyo, Farida Mayar, Resti Elma Sari (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7414 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi seberapa besar pengaruh permainan estafet bait lagu terhadap pengembangan kemampuan sosial anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi-experiment). Subjek penelitian terdiri dari 40 anak yang terdaftar di TK Bhakti Bunda Padang, yang dikelompokkan ke dalam kelas eksperimen dan kelas kontrol dari empat kelas yang berbeda. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penilaian lisan dan observasi terhadap perilaku sosial anak selama kegiatan berlangsung. Hasil analisis menunjukkan bahwa anak-anak yang terlibat dalam permainan estafet bait lagu mengalami peningkatan kemampuan sosial yang lebih signifikan dibandingkan dengan anak-anak dalam kelompok kontrol. Temuan ini menunjukkan bahwa aktivitas bermain yang mengandung unsur musik dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran yang efektif dalam mendukung perkembangan sosial anak di usia prasekolah.
1842-1860 -
Pelaksanaan Kegiatan Pembelajaran Alam terhadap Kerjasama Anak Usia 5-6 Tahun di TK Negeri Pembina
Willia Desmaneli, Dadan Suryana, Serli Marlina, Resti Elmasari (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7411 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana guru merancang serta melaksanakan pembelajaran berbasis alam yang mendukung kerjasama anak, serta mengeksplorasi pendekatan penilaian yang diterapkan dalam konteks tersebut. Metode kualitatif digunakan dengan pengumpulan data melalui pengamatn, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data mengikuti tahapan sugiyono yaitu reduksi, penyajian, dan verifikasi data, serta diuji validitasnya melalui teknik triangulasi metode campuran. Hasil menunjukkan bahwa kegiatan pembelajaran alam bagi anak usia 5-6 tahun di TK Negeri Pembina Lengayang keberhasilan yang lebih terukur dan sukses membentuk kolaborasi, terlihat dari perencanaan aktivitas yang sistematis. Kesimpulannya, implementasi pembelajaran dialam menunjukkan kemajuan yang baik dalam membangun kerjasama antar anak, memperlihatkan dampak positif pada keterampilan kolaboratif serta meningkatkan kualitas interaksi dalam konteks belajar bersama.
1842-1852 -
Pengembangan Media Busy Board Untuk Mengembangkan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia 4-5 Tahun di TK Alkhairaat Malino Mamboro
Ifa Sunandari, Durrotunnisa Durrotunnisa, Sita Awalunisah, Andi Agusniatih (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7209 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media busy board sebagai sarana stimulasi kemampuan motorik halus anak usia dini. Celah yang diidentifikasi adalah keterbatasan media edukatif yang secara khusus melatih aspek ketepatan, koordinasi, dan kecepatan gerak halus anak, serta rendahnya pemahaman guru mengenai pentingnya pengembangan keterampilan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Instrumen yang digunakan berupa angket validasi dari ahli materi dan ahli media. Hasil validasi menunjukkan bahwa media busy board memperoleh nilai rata-rata sebesar 87,5% dari ahli materi dan 82,03% dari ahli media, keduanya masuk dalam kategori sangat valid. Penelitian ini berkontribusi dalam menyediakan media pembelajaran inovatif yang terbukti efektif untuk mengembangkan kemampuan motorik halus anak usia dini secara menyeluruh, terutama dalam aspek koordinasi, ketepatan, dan kecepatan gerakan.
1861-1873 -
Pengaruh Literasi Gizi terhadap Kemampuan Orang Tua dalam Memilih Nutrisi untuk Anak Usia Dini
Aprilia Ayuningtyas, Ali Formen (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7238 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi gizi terhadap kemampuan orang tua dalam memilih nutrisi untuk anak usia dini. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya peran orang tua dalam pengambilan keputusan gizi anak yang berdampak langsung terhadap tumbuh kembangnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain regresi linear sederhana dan melibatkan 43 responden orang tua yang memiliki anak usia di bawah lima tahun di Kelurahan Wates, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring. Hasil uji regresi menunjukkan bahwa literasi gizi tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan orang tua dalam memilih nutrisi, dengan nilai signifikansi 0,324 (>0,05) dan R Square sebesar 0,024, yang berarti hanya 2,4% kemampuan orang tua dapat dijelaskan oleh literasi gizi. Temuan ini mengindikasikan perlunya mempertimbangkan faktor-faktor lain seperti tingkat pendidikan, pendapatan, budaya, dan akses informasi. Meskipun tidak signifikan secara statistik, literasi gizi tetap memiliki peran penting sebagai dasar pengetahuan dalam pengambilan keputusan gizi. Oleh karena itu, pendekatan komprehensif sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas pemilihan nutrisi anak usia dini oleh orang tua.
1874-1881 -
Pengaruh Pola Asuh Orang Tua dan Peran Guru terhadap Pendidikan Karakter Religius Anak Usia Dini di TK ABA 14
Siska Diah Syahfitri, Khadijah Khadijah, Fibri Rakhmawati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7033 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara pola asuh orang tua dan peran guru terhadap pendidikan karakter religius anak usia dini (5–6 tahun) di TK ABA 14. Desain penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional. Instrumen yang digunakan berupa angket terstandar untuk mengukur pola asuh orang tua dan peran guru, serta lembar observasi yang dikembangkan sendiri untuk menilai karakter religius anak. Hasil analisis menunjukkan terdapat korelasi positif dan signifikan antara pola asuh demokratis (r = 0,54; p < 0,05) serta keterlibatan guru (r = 0,48; p < 0,05) dengan pembentukan karakter religius anak, khususnya pada aspek kejujuran, tanggung jawab, empati, disiplin, dan kasih sayang. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya kolaborasi antara orang tua dan guru dalam mendukung pengembangan karakter religius anak usia dini di lembaga pendidikan berbasis agama Islam.
1882-1886 -
Pengenalan Karakter Religius melalui Media Digital Pada Anak Usia Dini di TK Negeri Anggrek Labuan Panimba
Dwi Andini, Nurhayati Nurhayati, Sita Awalunnisah, Durrotunnisa Durrotunnisa (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7272 | Check in Google Scholar
Riset ini berfokus pada bagaimana pemakaian media digital bisa mempengaruhi karakter religius anak-anak usia dini di TK Negeri Anggrek Labuan Panimba. Media digital sangat penting untuk pendidikan karakter di PAUD, tetapi masih jarang dipelajari. Ini adalah lingkungan studi ini. Pendekatan kualitatif deskriptif memakai wawancara dan observasi sebagai alat pengumpulan data. Anak-anak bisa memperoleh pemahaman yang lebih baik terkait bagian ciptaan Tuhan, ibadah, akhlak, dan nilai-nilai agama jika mereka memakai media digital dalam situasi tertentu. Namun, keterbatasan guru dan kurangnya alat digital tetap jadi kendala utama. Riset ini berikan kontribusi penting dalam mendesain pembelajaran berbasis digital untuk pendidikan karakter religius anak usia dini, serta merekomendasikan pelatihan guru dan keterlibatan orang tua sebagai strategi pendukung.
1887-1896 -
Pengaruh Model Pembelajaran Dan Kepercayaan Diri Terhada Keterampilan Komunikasi Anak Usia Dini
Ida Marina Harahap, Masganti Sit, Ahmad Syukri Sitorus (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7034 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh model pembelajaran dan kepercayaan diri terhadap keterampilan komunikasi anak usia dini. Studi eksperimental kuasi 2x2 ini melibatkan empat kelompok yang dibentuk berdasarkan kombinasi model pembelajaran (model konvensional dan model berbasis permainan) serta tingkat kepercayaan diri (tinggi dan rendah). Partisipan terdiri dari 80 anak usia 5-6 tahun yang dipilih secara acak. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung dan penilaian keterampilan komunikasi menggunakan instrumen valid yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan ANOVA dua jalur untuk menguji interaksi dan pengaruh utama dari kedua faktor. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan pada keterampilan komunikasi antara kelompok yang menggunakan model pembelajaran berbasis permainan dibandingkan dengan model konvensional (F(1,76) = 12,45, p < 0,01). Kedua variabel secara signifikan memengaruhi keterampilan komunikasi anak usia dini, dengan model pembelajaran berbasis permainan dan kepercayaan diri tinggi memberikan kontribusi positif yang lebih besar secara statistik. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan kurikulum dan strategi pembelajaran di pendidikan anak usia dini.
1907-1912 -
Pengaruh Media Video Animasi Terhadap Kesantunan Berbahasa Anak Usia 5-6 Tahun di TK Kartika 1-63 Kota Padang
Nilam Cahaya Syafza, Nenny Mahyuddin (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7435 | Check in Google Scholar
Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah rendahnya sikap kesantunan berbahasa anak-anak berusia 5-6 tahun di TK Kartika 1-63 Kota Padang, yang terlihat dari sedikitnya penggunaan ungkapan sopan seperti 'tolong', 'maaf', dan 'terima kasih', serta rendahnya pemahaman anak mengenai penerapan bahasa santun dan kurangnya media digital yang mendukung pengenalan kesantunan berbahasa. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media video animasi terhadap kesantunan berbahasa anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis Quasi Eksperimen (eksperimen semu) dengan desain Nonequivalent Control Grup Design. Populasi penelitian ini mencangkup semua anak di TK Kartika 1-63 dengan sampelnya yang terdiri dari kelas B1 dan B2, masing-masingnya berjumlah 10 anak. Dan teknik analisis data meliputi pengujian normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media video animasi memiliki pengaruh signifikan, dengan rata-rata skor kelas eksperimen (21,7) lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol (15,8). Dengan demikian, media video animasi efektif untuk meningkatkan kesantunan berbahasa anak usia dini.
1913-1923 -
Pengaruh Story Reading terhadap Kesantunan Berbahasa Anak di TK Islam Raudhatul Jannah Payakumbuh
My Zhura Aurella, Nenny Mahyuddin, Serli Marlina, Nurhazizah Nurhazizah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7440 | Check in Google Scholar
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya perkembangan kesantunan berbahasa anak usia dini, yang terlihat dari masih ditemukannya perilaku berbahasa yang kurang sopan, seperti tidak menggunakan kata sapaan “tolong”, “maaf”, atau “terima kasih”, menyela pembicaraan tanpa izin, serta berbicara dengan nada tinggi kepada guru maupun teman. Hal ini diduga disebabkan oleh metode pembelajaran yang kurang interaktif, di mana guru hanya menggunakan metode bercerita secara konvensional tanpa melibatkan anak secara aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode story reading terhadap kesantunan berbahasa anak di Taman Kanak-kanak Islam Raudhatul Jannah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen tipe pre-test post-test control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak TK Islam Raudhatul Jannah tahun ajaran 2025/2026, dengan sampel dua kelas yaitu B6 sebagai kelompok kontrol dan B8 sebagai kelompok eksperimen, masing-masing berjumlah 10 anak. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode story reading memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kesantunan berbahasa anak usia dini.
1934-1944 -
Implementasi Penggunaan Media Audio Visual dalam Pembelajaran Matematika Bagi Siswa Disabilitas Intelektual
Watini Watini, Sujarwanto Sujarwanto , Ainur Rifqi (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.6997 | Check in Google Scholar
Pemanfaatan media pembelajaran terbukti krusial dalam menunjang aktivitas belajar siswa yang memiliki hambatan intelektual. Studi ini dilakukan untuk mengkaji secara mendalam bagaimana strategi yang digunakan guru serta tantangan yang mereka hadapi dalam mengintegrasikan media audio visual dalam pembelajaran matematika bagi siswa berkebutuhan khusus. Dalam studi ini, peneliti mengadopsi metode kualitatif deskriptif. Proses pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi lapangan secara langsung, serta telaah terhadap dokumen-dokumen pendukung. Selanjutnya, data yang terkumpul dianalisis dengan pendekatan kualitatif untuk menggambarkan temuan secara mendalam. Penelitian ini menitikberatkan pada dua aspek utama: 1) bagaimana guru merancang dan menerapkan media audio visual dalam mengajarkan matematika kepada siswa dengan disabilitas intelektual, dan 2) hambatan yang muncul dalam proses tersebut. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa meskipun penggunaan media audio visual memberikan dampak positif seperti meningkatnya fokus, semangat belajar, serta kemampuan kognitif dasar siswa, pelaksanaannya masih terkendala oleh faktor teknis dan keterbatasan fasilitas pendukung.
1945-1953 -
Pengembangan Buku Cerita Bergambar dalam Menstimulasi Kemandirian Anak
Deviana Putri Lestari, Shofiyanti Nur Zunma, Nur Istiana Makarau (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7357 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku cerita bergambar sebagai media dalam menstimulasi kemandirian anak di TK Aisyiyah 1 Palu. Buku cerita dipandang sebagai metode yang efektif dalam menanamkan nilai-nilai kemandirian pada anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE. Subjek penelitian adalah 11 anak dari kelompok B. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, wawancara, dan angket. Hasil observasi awal menunjukkan bahwa sebelum intervensi, kemandirian anak dalam tiga aspek utama yaitu inisiatif menyiapkan bekal, tanggung jawab merapikan mainan, dan kontrol diri saat bermain berada pada kategori Berkembang Sangat Baik (BSB) sebesar 63,6% dan Berkembang Sesuai Harapan (BSH) sebesar 36,3%. Setelah intervensi menggunakan buku cerita bergambar, peningkatan terlihat pada kategori BSB sebesar 72,7% dan BSH sebesar 27,2%. Hasil ini menunjukkan bahwa buku cerita bergambar efektif dalam menstimulasi kemandirian anak usia dini.
1954-1964 -
Strategi Membaca Dongeng Dramatik, Role playing dan Visualisasi dalam Pendidikan Karakter Anak Usia Dini
Eva Dwi Nurhidayah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7215 | Check in Google Scholar
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana strategi membaca dongeng dramatik, bermain peran, dan visualisasi berfungsi bersama untuk membangun pendidikan karakter untuk anak usia dini. Ketiga pendekatan tersebut dianggap relevan karena dapat mencapai berbagai gaya belajar anak seperti, gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik. Studi ini melihat 33 artikel ilmiah yang diterbitkan dalam 10 tahun terakhir, dimana data diambil dari situs google schoolar. Hasil analisis menunjukkan bahwa membaca dongeng dramatik meningkatkan empati dan pemahaman emosional anak, Role playing meningkatkan keberanian, tanggung jawab, dan keterampilan sosial, dan visualisasi membantu memperjelas nilai moral secara konkret melalui media gambar dan alat peraga. Ketiganya berfungsi sama dan dapat berdampak lebih besar pada pembentukan karakter anak jika digabungkan dengan benar. Dengan demikian, integrasi strategi mendongeng tersebut dapat menjadi pendekatan efektif dan menyenangkan dalam pendidikan karakter anak usia dini secara holistik.
1965-1980 -
Implementasi Metode Tikrar untuk Mengoptimalkan Bacaan Hadis pada Anak Kelompok B di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 25 Medan
Fitria Hrahap, Nurzannah Nurzannah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7406 | Check in Google Scholar
Dengan menggunakan metode tikrar, penelitian ini berupaya untuk mengoptimalkan bacaan Hadis pada anak usia dini. Studi ini memanfaatkan metode deskriptif berdasarkan studi kualitatif. Informasi diperoleh bersumber dari dokumentasi, observasi, dan wawancara. Responden terdiri dari mahasiswa TK dan instruktur mereka. Studi ini memanfaatkan model Miles dan Huberman untuk analisis data, meliputi tiga rangkaian: reduksi data, penyajian data, dan penarikan Kesimpulan. Menurut temuan tersebut yakni, sebelum pelaksanaan metode Tikrar diterapkan, guru terlebih dahulu menyusun rancangan pembelajaran. Rencana pembelajaran tersebut disusun sebagaimana lazimnya yang dilakukan oleh guru di lembaga pendidikan pada umumnya. Namun, pelaksanaan metode Tikrar dalam program tahfidz belum sepenuhnya berjalan sesuai dengan rencana yang telah disusun. Metode Tikrar diterapkan melalui dua pendekatan, yakni pengulangan hafalan secara bersama-sama serta pengulangan hafalan di hadapan guru tahfidz. Proses evaluasi dilakukan ketika setiap peserta didik menyetorkan hafalannya kepada guru pembimbing tahfidz.
1981-1991 -
Pola Asuh Orang Tua terhadap Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini: Systematic Literature Review
Dian Islamiati, Wiwin Hendriani (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7035 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan memberikan pengetahuan tentang pola asuh orang tua terhadap perkembangan bahasa anak usia dini melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Literatur yang dianlisis berasal dari berbagai jurnal internasional dan nasional dalam rentan waktu 2022-2025. Sebanyak 10 artikel ilmiah secara sistematis ditelaah untuk memperoleh gambaran komprehensif mengenai pengaruh pola asuh terhadap perkembangan bahasa anak usia dini. Hasil tinjauan menunjukan bahwa keterlibatan aktif orang tua dalam pengasuhan dan pemberian pola asuh yang baik akan membantu perkembangan bahasa anak. Pola asuh demokratis memberikan hasil yang positif sedangkan pola asuh oteoriter dari orang tua cenderung menghambat perkembanan bahasa anak usai dini. Temuan ini memperkuat pentingnya peran pola asuh orang tua dalam menciptkan dan mendukung perkembangan bahasa anak secara optimal sejak anak usia dini.
1992-2001 -
Dialog di dalam Rumah: Studi Kasus Peran Orang Tua dalam Stimulasi Bahasa Anak Usia Dini di Kampung Tikungan
Delia Irani, Nenden Sundari, Esya Anesty Mashudi (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7391 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk stimulasi yang dilakukan oleh orang tua dalam mendukung perkembangan bahasa anak usia 5–6 tahun, serta menganalisis kontribusinya terhadap aspek ekspresif, reseptif, dan pragmatik-sosial. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus, melibatkan tiga anak usia dini dua laki-laki dan satu perempuan beserta orang tua mereka. Data dikumpulkan melalui observasi non-partisipan dan wawancara terstruktur, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk stimulasi seperti berdialog, membacakan cerita, memberi arahan gaya bicara, serta koreksi pengucapan secara konsisten, berkontribusi pada peningkatan kemampuan bahasa anak. Hambatan yang dihadapi orang tua meliputi keterbatasan waktu, gaya komunikasi yang cenderung instruktif, serta akses terbatas terhadap media edukatif. Meskipun demikian, orang tua yang mampu menerapkan komunikasi interaktif dan memanfaatkan waktu secara efektif terbukti lebih berhasil dalam mendukung perkembangan bahasa anak. Penelitian ini memberikan kontribusi ilmiah dalam memahami praktik stimulasi bahasa di lingkungan keluarga kelas pekerja, serta menyoroti pentingnya pelibatan orang tua dalam interaksi verbal sehari-hari sebagai fondasi pengembangan keterampilan berbahasa anak usia dini.
2002-2015 -
Pengembangan Digitalisasi Augmented Reality (AR) Guru PAUD di Indonesia: Narrative Literature Review
Rr. Deni Widjayatri, Mohamad Syarif Sumantri, Nurbiana Dhieni, Sri Wulan (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7246 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan model pengembangan profesionalisme guru PAUD di Indonesia dalam penggunaan teknologi Augmented Reality (AR) sebagai media pembelajaran. Topik ini masih belum banyak dibahas dalam studi-studi terdahulu, terutama dalam kaitannya dengan dukungan AR terhadap pengembangan profesionalisme guru PAUD di Indonesia. Kajian dilakukan dengan pendekatan narrative literature review terhadap 32 publikasibaik nasional maupun internasional yang terbit antara tahun 2017 hingga 2025. Hasil telaah menunjukkan bahwa pelatihan guru saat ini belum banyak memasukkan unsur pedagogi berbasis AR, padahal teknologi ini terbukti mampu meningkatkan partisipasi anak, memperkuat daya ingat, dan mengembangkan fleksibilitas berpikir. Artikel ini mengusulkan model pelatihan yang menekankan kompetensi digital, perancangan kegiatan pembelajaran berbasis AR, dan refleksi profesional yang berkelanjutan. Pendekatan lintas disiplin digunakan untuk menyusun model ini. Studi ini juga merekomendasikan sinergi antarpihak dalam penyediaan infrastruktur dan dukungan berkelanjutan bagi guru.
2016-2029 -
Keefektifan Metode Bermain Peran dalam Meningkatkan Nilai Moral Anak Usia Dini (Sopan santun, Menolong, dan Kebersihan): Studi Kuasi-Eksperimen di TK Bungamputi
Jesisca Landewang, Amrullah Amrullah, Nur Istiana, Nurhayati Nurhayati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7349 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan metode bermain peran dalam meningkatkan nilai moral anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen sederhana. Subjek penelitian adalah anak kelompok B di TK Bungamputi. Perlakuan diberikan melalui aktivitas bermain peran dalam situasi sosial seperti peran dokter dan pasien, penjual dan pembeli, serta koki dan pelanggan. Teknik analisis data menggunakan analisis inferensial. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam nilai moral anak setelah perlakuan. Anak-anak menjadi lebih sopan, menunjukkan sikap tolong-menolong, dan memiliki kesadaran untuk menjaga kebersihan. Temuan ini menunjukkan bahwa metode bermain peran dapat menjadi strategi pembelajaran yang efektif dalam menumbuhkan nilai moral anak usia dini, khususnya dalam aspek sopan santun, kepedulian sosial, dan kebiasaan hidup bersih.
2030-2042 -
Pengetahuan Orang Tua tentang Pendidikan Seks Anak Usia Dini: Studi Convergent Parallel
Ercindy Nuralif Azhari, Nenden Sundari, Esya Anesty Mashudi (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7473 | Check in Google Scholar
Pendidikan seks pada anak usia dini berperan penting dalam memberikan pemahaman mengenai tubuh, batasan diri, serta upaya perlindungan dari resiko kekerasan seksual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pengetahuan orang tua mengenai pendidikan seks untuk anak usia dini serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan campuran dengan desain convergent parallel, melibatkan 50 orang tua melalui kusioner terstruktur dan 15 orang tua melalui wawancara mendalam. Data kuantitatif dianalisis menggunakan statistik deskriptif serta uji One-Way Anova, sedangkan data kualitatif dianalisis menggunakan pendekatan tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pendidikan orang tua berpengaruh signifikan terhadap pengetahuan, sedangkan usia dan pekerjaan tidak menunjukkan perbedaan signifikan. Kendala yang dihadapi orang tua meliputi kurangnya informasi, ketidaknyamanan, dan pengaruh budaya yang menganggap seks sebagai tabu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pentingnya kolaborasi antara orang tua, sekolah, dan masyarakat dalam memberikan pendidikan seks yang sesuai bagi anak usia dini.
2043-2059 -
Strategi Komunikasi dalam Implementasi PAUD Holistik Integratif
Ivaniarahma Ivaniarahma, Ayu Aprilia Pangestu Putri (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7399 | Check in Google Scholar
Urgensi strategi komunikasi yang efektif dalam membangun kemitraan lintas sektor menjadi faktor utama keberhasilan pelaksanaan PAUD holistik integratif (PAUD HI). Studi kasus kualitatif ini melibatkan 10 partisipan yang terdiri dari pengelola lembaga, tenaga kesehatan, dan orang tua, dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian mengkaji bentuk komunikasi, media, frekuensi interaksi, tantangan, dan efektivitas koordinasi dalam mendukung layanan PAUD HI. Hasil menunjukkan lembaga menerapkan komunikasi yang terstruktur, adaptif, partisipatif, dan fleksibel dengan berbagai pihak seperti puskesmas, kader posyandu, dinas kesehatan, dan aparat lingkungan. Media komunikasi yang digunakan meliputi WhatsApp, surat resmi, pertemuan tatap muka, dan rapat koordinasi berkala. Komunikasi dua arah yang intens mendukung layanan PAUD HI secara menyeluruh, mencakup pemeriksaan kesehatan, penyuluhan gizi, pengasuhan, dan pendidikan anak usia dini. Tantangan komunikasi seperti perbedaan persepsi dan keterbatasan waktu diatasi melalui evaluasi rutin dan koordinasi aktif. Penelitian ini menegaskan pentingnya strategi komunikasi kolaboratif untuk menciptakan layanan PAUD yang inklusif, berkelanjutan, dan berkualitas.
2060-2071 -
Kesiapan Mewujudkan Layanan Program Inklusi PAUD Tinjauan Kurikulum dan Kompetensi Pedagogik Guru
Nova Alisha Putri, Sugiana Sugiana (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7358 | Check in Google Scholar
Pendidikan inklusif PAUD di Indonesia belum seluruhnya melaksanakan dan menerima ABK pada lembaganya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesiapan lembaga PAUD di Kecamatan Bawang dalam menyelenggarakan program pendidikan inklusi, ditinjau dari kompetensi pedagogik guru dan kurikulum. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui metode wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan subjek penelitian terdiri dari kepala sekolah dan guru TK Cahaya Melati, serta Ketua IGTKI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TK Cahaya Melati siap menerima ABK dan menyelenggarakan pendidikan inklusi, namun terdapat hambatan utama meliputi kurangnya pelatihan, minimnya sosialisasi pendidikan inklusi, kurikulum yang belum sesuai, dan tidak tersedianya guru pendamping khusus. Hal ini menunjukkan perlunya dukungan lebih intensif dari pemerintah daerah untuk meningkatkan kompetensi guru, penyediaan kurikulum yang adaptif, serta fasilitas yang inklusif demi tercapainya pendidikan tanpa diskriminasi.
2072-2082 -
Child Maltreatment Protection : A Comparative Analysis with the United Kingdom and United States in Addressing OCSEA
Satryo Sasono, Fatih Afrisal Bagus Septiano, Delasari Krisda Putri (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7351 | Check in Google Scholar
The development of digital technology, particularly social media, has had a significant impact on children's lives. The digital world has become a new platform for crime, particularly online sexual exploitation and abuse of children (OCSEA). This study focuses on identifying the role of families and regulations in supporting children's digital world, as well as evaluating regulations as a preventive measure to prevent behavioral deviations and violence. A multidisciplinary approach between psychology and law, using qualitative research methods through legal analysis and literature review. The study findings indicate that active users of digital media among children and adolescents experience psychological changes when spending their daily time online to access information, entertainment, communication, and even pornographic content using Virtual Private Networks (VPNs). Legal violations such as sextortion, cyberbullying, misuse of personal data, grooming, and child trafficking through digital platforms are on the rise, making the protection of children from exploitation in the digital world a critical issue. International regulations include the UNCRC, ICCPR, and Indonesia through Law Number. 35 of 2014 on Child Protection; (2) Law Number. 19 of 2016 on Electronic Information and Transactions are not yet effective enough to address the social phenomena of gender inequality and violence when compared to child protection efforts in countries such as the United States, the European Union, and the United Kingdom, which have more inclusive regulations.
2083-2098 -
Review Tematik Akuisisi Keterampilan Sosial pada Anak Usia Dini
Dian Tri Utami, Yenni Yunita, Restu Nabila (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7367 | Check in Google Scholar
Pemerolehan keterampilan sosial pada anak usia dini merupakan hal penting dalam perkembangan individu yang memengaruhi kemampuan mereka untuk berinteraksi, bekerja sama, dan membangun hubungan sosial yang positif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif konsep, faktor yang memengaruhi, dan strategi efektif dalam mengembangkan keterampilan sosial anak usia dini. Metode yang digunakan adalah tinjauan sistematis literatur dari jurnal nasional dan internasional terindeks dalam sepuluh tahun terakhir (2015-2025). Hasil kajian menunjukkan bahwa keterampilan sosial dipengaruhi oleh faktor internal seperti perkembangan kognitif, regulasi emosi, serta eksternal meliputi peran orang tua, program pendidikan, dan budaya. Berbagai strategi intervensi yang efektif teridentifikasi, terutama melalui pendekatan berbasis bermain aktif. Tinjauan ini memberikan kontribusi penting dalam memperkaya pemahaman teoritis tentang dinamika pemerolehan keterampilan sosial serta menawarkan rujukan praktis bagi pendidik dan praktisi dalam merancang intervensi yang kontekstual dan berbasis bukti. Temuan ini mempertegas urgensi pengembangan model intervensi yang adaptif terhadap karakteristik anak serta perkembangan ilmu pengetahuan terkini.
2099-2108 -
Pengembangan E-Modul Interaktif Terdiferensiasi Berbantuan Kertas Berpetak tentang Luas Bangun Datar di SD
Resti Adriyatni, Karlimah Karlimah, Ghullam Hamdu (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7416 | Check in Google Scholar
Pembelajaran matematika di sekolah dasar, khususnya materi luas bangun datar, menghadapi tantangan signifikan dalam mengakomodasi keberagaman karakteristik dan kemampuan belajar siswa. Penelitian ini bertujuan mengembangkan E-Modul interaktif terdiferensiasi berbantuan kertas berpetak untuk meningkatkan pemahaman konsep luas bangun datar siswa sekolah dasar. Metode penelitian menggunakan model ADDIE yang diintegrasikan dengan framework TPACK, melibatkan 37 siswa kelas tinggi sebagai subjek uji coba dan tiga validator meliputi ahli materi, media serta ahli pembelajaran. E-Modul dirancang dengan tiga level pembelajaran bertingkat (dasar, menengah, lanjut), fitur interaktif multimedia, dan integrasi kertas berpetak sebagai media manipulatif konkret yang mendukung diferensiasi konten, proses, dan produk pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-Modul memperoleh validasi sangat baik dari ahli dengan skor rata-rata 4,6 dari skala 5,0. Implementasi E-Modul terbukti efektif meningkatkan pemahaman konsep siswa sebesar 28% dibandingkan pembelajaran konvensional, dengan tingkat kepuasan guru mencapai 92%. E-Modul berhasil memfasilitasi pembelajaran diferensiasi yang dapat diakses secara offline maupun online, memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan media pembelajaran digital yang mengakomodasi keberagaman siswa di era Kurikulum Merdeka.
2109-2117 -
Implementasi Model Webbed Learning Bermuatan Literasi Sains pada Pembelajaran Mendalam di PAUD
Nelti Rizka, Swandra Rahayu, Mohammad Fauziddin, Dian Tri Utami, Priska Novita (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7433 | Check in Google Scholar
Integrasi pembelajaran mendalam berbasis literasi sains pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) penting untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan pemahaman sesuai tantangan abad ke-21. Penelitian ini bertujuan mengetahui sejauh mana implementasi model webbed learning bermuatan literasi sains di satuan PAUD. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus, melalui wawancara, observasi, survei, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan teknik coding yang mencakup member checking, rich text description, dan audit trail. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman guru terhadap pembelajaran tematik berbasis literasi sains masih terbatas karena kurangnya pemahaman konsep dan penerapan. Sebagian besar responden menyatakan pentingnya integrasi literasi sains dalam pembelajaran agar anak lebih memahami konsep sesuai materi. Pembelajaran ini dinilai mendukung deep learning melalui strategi yang menyenangkan dan bermakna. Penelitian ini memiliki kebaruan dalam konteks implementasi webbed learning dengan muatan literasi sains pada PAUD, yang masih jarang dieksplorasi secara mendalam.
2118-2128 -
Pengembangan Media Soft book Berbasis ADDIE untuk Pengenalan Huruf Hijaiyyah pada Anak Usia Dini
Dela Sinta, Nurhayati Nurhayati, Sita Awalunnisah, Andi Agusniatih (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7341 | Check in Google Scholar
Studi ini bertujuan untuk menciptakan media buku lunak berbasis ADDIE sebagai sarana perkenalan huruf hijaiyyah kepada anak pada usia dini. Celah yang di identifikasi adalah keterbatasan media soft book yang secara khusus melatih aspek menyebutkan, menunjukkan dan mencocokkan huruf hijaiyyah, serta rendahnya pemahaman guru mengenai pentingnya pengembangan kompetensi tersebut. Studi ini mengaplikasikan metode penelitian dan pengembangan (R&D). dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Developement, Implementation, dan Evaluation. Instrumen yanag digunakan berupa lembar instrumen penilaian dan angket validasi dari ahli bahasa materi dan ahli media. Hasil validasi menunjukkan bahwa media soft book memperoleh nilai rata-rata sebesar 100 % dari ahli bahasa dan materi dan 92,3 % dari ahli media, keduanya masuk dalam kategori sangat valid. Penelitian ini berkontribusi dalam menyediakan media pembelajaran inovatif yang terbukti efektif untuk mengembangkan kemampuan anak dalam mengenal huruf hijaiyyah.
2148-2161 -
Pengaruh Keterlibatan Orang Tua dalam Pembelajaran Digital terhadap Perkembangan Nilai Keagamaan Anak Usia Dini
Ilda Riskia, Nurhayati Nurhayati, Sita Awalunnisah, Durrotunnisa Durrotunnisa (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7340 | Check in Google Scholar
Perkembangan teknologi digital membawa pengaruh besar terhadap cara anak usia dini belajar dan menerima nilai-nilai agama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan keterlibatan orang tua dalam pembelajaran digital terhadap perkembangan nilai agama anak usia 5–6 tahun. Pendekatan yang digunakan adalah mixed methods, yaitu gabungan antara metode kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan penyebaran angket kepada orang tua dan guru di PAUD Melati Desa Petapa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak yang didampingi orang tua dalam menggunakan media digital untuk pembelajaran agama menunjukkan perilaku religius yang lebih kuat dibanding anak yang belajar tanpa pendampingan. Data juga menunjukkan adanya peningkatan pemahaman nilai agama melalui bimbingan digital yang terarah.
2162-2171 -
Implementasi Prinsip Pengelolaan Meaningful, Mindful, dan Joyful Learning dalam Proses Pembelajaran Mendalam: Studi Kasus di Sekolah Dasar Islam Terpadu
Widyastuti Widyastuti, Choiriyah Widyasari, Fitri Puji Rahmawati, Minsih Minsih (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7339 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi prinsip meaningful, mindful, dan joyful learning dalam pembelajaran mendalam di SDIT Jumapolo. Penelitian kualitatif ini menggunakan desain studi kasus dengan subjek kepala sekolah, guru, dan siswa yang dipilih secara purposif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi, dianalisis dengan model Miles dan Huberman, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meaningful learning terwujud saat guru mengaitkan materi dengan kehidupan sehari-hari dan nilai-nilai Islam; mindful learning muncul melalui aktivitas yang mendorong siswa berpikir dan belajar secara sadar; sedangkan joyful learning diimplementasikan melalui pembelajaran kreatif, menyenangkan, dan partisipatif. Integrasi ketiga prinsip ini membentuk pembelajaran mendalam yang sesuai karakteristik siswa. Kebaruan penelitian ini terletak pada pemetaan terpadu tiga prinsip pembelajaran tersebut dalam konteks sekolah Islam terpadu tingkat dasar.
2172-2181 -
Kompetensi Pedagogik Guru TK pada Pembelajaran Sentra
Tanaya Zahrani Nuzulliya, Mushab Al Umairi, Ayunda Sayyidatul Ifadah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7389 | Check in Google Scholar
Tujuan penelitian secara umum adalah untuk mengetahui salah satu faktor yang mempengaruhi pendidikan anak di TK yaitu kompetensi pedagogik guru. Objek penelitian adalah kepala sekolah, guru kelas dan walimurid. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif studi kasus. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan tiga tahapan Miles dan Huberman, yaitu : reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hal tersebut tujuan penelitian dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui kompetensi pedagogik guru di TK Alam Yaa Bunayya Gresik. Teknik pengumpulan data berupa angket kompetensi pedagogik. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa untuk indikator perencanaan yaitu penyusunan perangkat kurikulum, merancang pembelajaran yang menyenangkan bagi anak, serta mengumpulkan informasi terkait tema dan subtema masing-masing dengan tingkat keyakinan guru tertinggi berada pada kategori yang sangat baik.
2182-2191 -
Implementasi Layanan Bimbingan dan Konseling dalam Membantu Mengatasi Masalah Psikologis pada Anak Usia Dini
Hadi Sumaryadi, Elnawati Elnawati, Redi Awal Maulana (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7398 | Check in Google Scholar
Anak usia dini merupakan masa emas anak-anak (golden age), di mana otak berkembang pesat, dan berbagai pengalaman yang dialami akan sangat mempengaruhi perkembangan mental dan sosial mereka di masa depan. Dalam proses pendidikan anak usia dini, pendidik memiliki tanggung jawab bukan hanya dalam hal kognitif, tetapi juga dalam menjaga kesehatan psikologis anak. Namun pada kenyataannya, berbagai masalah psikologis ringan seperti menarik diri, tantrum, tidak percaya diri, atau agresivitas terhadap teman sebaya sering kali muncul pada siswa Taman Kanak-Kanak. Masalah-masalah ini bila tidak ditangani dengan tepat, dapat berdampak jangka panjang terhadap perkembangan sosial-emosional anak. Pada anak usia dini, fenomena yang sering muncul adalah ditemukannya anak-anak yang menunjukkan tanda-tanda masalah psikologis taraf ringan, seperti mennagis, enggan berinteraksi, mudah marah. Pada penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengangkat permasalahan ini ke dalam sebuah penelitian dengan tujuan memberikan gambaran yang lebih mendalam mengenai praktik bimbingan dan konseling yang dilaksanakan secara nonformal di lingkungan pendidikan anak usia dini.
2192-2198 -
Sintesis Pemikiran Al Attas dan Lickona dalam Pembentukan Karakter Anak Usia Dini di Era Digital
Nia Kurniasari, Mahmud Arif, Sibawaihi Sibawaihi (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7211 | Check in Google Scholar
Era digital menghadirkan tantangan kompleks dalam pembentukan karakter anak usia dini, memerlukan pendekatan yang mengintegrasikan nilai tradisional dengan konteks teknologi modern. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan mensintesis pemikiran Muhammad Naquib Al-Attas dan Thomas Lickona untuk mengembangkan kerangka teoritis pembentukan karakter anak usia dini di era digital. Menggunakan metode kualitatif systematic literature review dengan framework PRISMA, penelitian ini mengkaji relevansi dan komplementaritas kedua pemikiran tersebut. Hasil penelitian mengidentifikasi keunggulan unik masing-masing pendekatan: konsep adab Al-Attas memberikan fondasi spiritual-metafisik yang mendalam, sementara model Lickona menawarkan operasionalisasi praktis melalui trilogi moral knowing, feeling, dan action. Novelty penelitian terletak pada pengembangan model integratif "Adab-Digital Character Framework" yang menggabungkan dimensi transendental adab dengan pendekatan empiris Lickona, dilengkapi strategi implementasi khusus untuk konteks digital. Model ini memberikan kontribusi teoretis berupa kerangka konseptual baru yang menjembatani pendekatan Timur dan Barat, serta kontribusi praktis berupa panduan implementasi yang dapat diterapkan di lembaga pendidikan anak usia dini untuk menghadapi tantangan era digital secara efektif.
2199-2210 -
Transformasi Peran Keluarga dalam Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus: Solusi atas Ketimpangan dan Kelemahan Pendidikan Inklusi di Indonesia
Anugrah Mujaddidah Kadim, Wiwin Hendriani (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.6991 | Check in Google Scholar
Penelitian ini membahas terkait urgensinya pendidikan inklusi di Indonesia serta peran keluarga dalam menyukseskan pendidikan inklusi. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis peran keluarga dan strategi yang perlu diterapkan dalam menghadapi tantangan pendidikan inklusi di Indonesia. Pembahasan dalam penelitian ini terbagi menjadi lima tema utama dengan metode penelitian systematic literature review dan pendekatan analisis naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akses serta kualitas pendidikan inklusi di Indonesia masih mengalami kesenjangan yang signifikan, baik dari keterbatasan tenaga pendidik, sarana dan prasarana yang belum mendukung khususnya di wilayah pinggiran kota, kurangnya pelatihan bagi pendidik yang pada akhirnya memengaruhi kesiapan guru dalam menghadapi anak berkebutuhan khusus. Meningkatkan literasi terkait kebutuhan anak berkebutuhan khusus perlu ditingkatkan oleh keluarga agar dapat terlibat secara aktif dengan sekolah untuk mengoptimalkan pendidikan inklusi.
2211-2221 -
Pengaruh Media E-book terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Anak Usia Dini: Studi Eksperimental
Annisa Mustikhatul, Febry Maghfirah, Azainil Azainil (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7130 | Check in Google Scholar
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kemampuan berpikir kritis pada anak usia dini. Kurangnya kemampuan berpikir kritis dapat menyebabkan permasalahan dalam pembelajaran anak. Masa pertumbuhan anak merupakan fase yang krusial untuk pemberian stimulasi yang sesuai guna mengoptimalkan segala aspek perkembangan terutama kognitif. Penggunaan media pembelajaran juga membantu dalam mengoptimalkan kognitifitas anak usia dini salah satu media yang dapat digunakan adalah e-book. Tujuan dari kajian ini melihat apakah pemberian stimulasi berupa media e-book dapat memberikan dampak terhadap pengetahuan berpikir kritis anak usia dini. Metode yang digunakan ialah kuantitatif dengan desain one grup pretest and posttest. Hasil penelitian kajian ini menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan terkait pengetahuan berpikir kritis anak usia dini setelah diberikan stimulasi dengan media e-book. Analisis yang dilakukan juga menunjukkan hasil uji signifikansi (2-tailed) ialah 0,001 dimana lebih kecil dari taraf signifikansi yang ditentukan yaito 0,005. Sehingga hipotesis awal ditolak dan hipotesis alternatif diterima. Adanya peningkatan yang signifikan setelah diberikan stimulasi berupa e-book terhadap pengetahuan berpikir kritis anak usia 5-6 tahun, oleh karena itu e-book menjadi salah satu cara lain atau alternatif media dalam mengoptimalisasi pengetahuan berpikir kritis anak usia dini
2222-2232 -
Peran Teknologi Pembelajaran dalam Mendukung Anak Diskalculia di Indonesia: Sebuah Tinjauan Sistematis
Selviana Juru Rhera, Wiwin Hendriani (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7121 | Check in Google Scholar
Diskalkulia adalah keadaan dimana seseorang siswa tidak mampu memahami konsep dasar matematika bukan karena gangguan pada indra tapi kemampuan memahami konteks abstak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui teknologi pembelajaran yang sering dipakai dan yang paling efektif untuk di terapkan pada anak dengan gangguan belajar diskalkulia di Indoensia. Tinjauan literatur sistem adalah metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan pedoman PRISMA sehingga didapatkan 9 artikel berdasarkan kriteria inklus dan eksklusi. Hasil SLR menunjukan bahwa teknologi berbasis digital, visual, audio, dan game adalah teknologi yang sering di gunakan seperti Manipulatif Konkret; Media Montessori; Game Edukatif Audio-AR; E-Comic Berbasis Budaya Lokal; Media Gambar Interaktif; dan Media berbasis Game Aplikasi ataupun Game Tradisonal. Paling efektif digunakan pada pendidikan sekolah di Indonesia adalah manipulative konkret, mentessori dan game edukatif audio-AR.
2233-2241 -
analisis Implementasi Cooking Day dalam Mengatasi Fatherless dan Stereotip Gender pada Anak Usia Dini
Nurhasanah Nurhaasanah, Aulia Annisa, Masganti Sit, Angel Laura (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7410 | Check in Google Scholar
Riset ini dilakukan agar melihat bagaimana program Cooking Day dijalankan dalam menanggapi masalah fatherless, serta pandangan umum tentang peran gender pada anak-anak kecil. Program ini dibuat dengan tujuan agar para ayah lebih terlibat dalam merawat anak, sekaligus membantu anak memahami bahwa peran gender itu setara. Penelitian ini memakai cara kualitatif deskriptif, dengan mengumpulkan data lewat pengamatan dan obrolan dengan 25 orang tua dan 4 guru di PAUD Kota Binjai. Hasilnya memperlihatkan bahwa Cooking Day berhasil membuat para ayah lebih sering ikut serta dalam kegiatan anak, mengurangi efek dari tidak adanya sosok ayah, dan membuat anak-anak lebih terbuka tentang peran gender. Anak-anak yang ikut program ini mengalami kemajuan dalam kemampuan bergaul, bekerja sama, dan menyadari pentingnya kesetaraan peran antara laki-laki dan perempuan. Kesimpulannya, Cooking Day bisa jadi pilihan yang bagus dalam mendidik karakter dan memperkuat identitas anak usia dini agar lebih inklusif dan setara gender.
2242-2250 -
Hubungan antara Interaksi Sosial, Teman Sebaya, dan Perkembangan Bahasa Anak melalui Play-Based Learning
Meilania Indah Prihatiningsih, Chandra Apriyansyah, Nita Priyanti, Sri Sukatmi, Mazeni Ismail (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7508 | Check in Google Scholar
Perkembangan bahasa anak usia dini menjadi aspek fundamental dalam membentuk kemampuan berpikir, berkomunikasi, dan berinteraksi sosial, namun kenyataannya masih banyak anak yang mengalami keterlambatan bahasa terutama di lingkungan multikultural. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penerapan Play-Based Learning terhadap keterampilan berbahasa anak usia dini di PAUD YPJ Tembagapura. Subjek penelitian terdiri atas guru dan anak-anak yang berasal dari latar belakang suku dan budaya yang beragam. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi kegiatan bermain, serta dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Play-Based Learning secara signifikan memperkaya kosakata anak, meningkatkan kemampuan membentuk struktur kalimat, serta memperkuat keterampilan komunikasi dengan teman sebaya. Permainan imajinatif juga terbukti menumbuhkan kreativitas berbahasa, kepercayaan diri, serta etika komunikasi. Guru berperan penting sebagai fasilitator melalui scaffolding, arahan, dan integrasi nilai keberagaman. Simpulan penelitian menegaskan bahwa interaksi sosial dalam konteks bermain merupakan faktor kunci pengembangan bahasa anak usia dini, dengan implikasi praktis perlunya penguatan kompetensi guru dalam merancang pembelajaran berbasis bermain di lingkungan multikultural.
2251-2262 -
Construct Validation of the Preschool Semantic Comprehension Test (TPSP): Development and Psychometric Evaluation
Rexsy Taruna, Anggawati Imanniyah, Dina Putri Dewi, Hanna Salsabila, Dwi Cinta Putri Maizaki (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7431 | Check in Google Scholar
This study aimed to examine the construct validity of the Preschool Semantic Comprehension Test (TPSP) as a measure of semantic comprehension in preschool-aged children. A total of 72 children aged 3–6 years participated and were classified into two groups: typically developing and atypically developing children. Each child completed an individual testing session using TPSP, lasting approximately 10 to 15 minutes. TPSP is a standardized Indonesian assessment tool designed to measure semantic comprehension in preschool-aged children. The test is administered by speech therapists. Data were analyzed using independent samples t-tests, ANCOVA, and effect size estimation (Cohen’s d). Results revealed a highly significant difference in semantic comprehension scores between the two groups (p < .001, d = –2.631). Covariance analysis indicated that this difference remained significant even after controlling for age. These findings support the construct validity of TPSP, demonstrating its sensitivity in distinguishing developmental language profiles. The practical implications highlight TPSP's potential as an effective early assessment tool in Indonesian speech-language therapy settings. Future research is recommended to evaluate TPSP's longitudinal sensitivity and application in multilingual contexts.
2263-2270 -
Kemadirian Anak Usia Dini pada Program Full-day dan Reguler: Studi Kuantitatif Komparatif
Hillia Izza, Hilda Fitriani, Miari Edlin Kuswardani (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7429 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan membandingkan tingkat kemandirian anak usia dini pada program reguler dan full-day. Sampel penelitian terdiri atas 20 anak (10 reguler, 10 full-day) dengan instrumen lembar observasi skala Likert. Analisis deskriptif menunjukkan rata-rata kemandirian anak pada program reguler sebesar 75,40 (SD = 8,15), sedangkan pada program full-day sebesar 87,30 (SD = 11,50). Uji normalitas Kolmogorov-Smirnov menunjukkan data berdistribusi normal (p = 0,200 > 0,05). Uji homogenitas varians dengan Levene’s Test menghasilkan p = 0,016 (p < 0,05), sehingga varians dinyatakan homogen. Hasil uji independent samples t-test menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua kelompok (t(18) = -2,669, p = 0,016). Ukuran efek dengan Cohen’s d sebesar 1,19 termasuk kategori besar, menandakan perbedaan bermakna secara praktis. Temuan ini mengindikasikan bahwa program full-day lebih efektif dalam meningkatkan kemandirian anak dibandingkan program reguler.
2271-2277 -
Hubungan Dyadic terhadap Sosial Emosional Anak Usia Dini di Lingkungan PAUD: Studi pada TK ABA GIRI 11 Gresik
Mushab Al Umairi (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7325 | Check in Google Scholar
Untuk membantu mengurangi ketidakmampuan seorang anak dalam mengontrol sosial emosional yang baik. maka, dibutuhkan upaya bantuan dari orang dewasa. Dalam memberikan bantuan tersebut, orang tua ataupun guru hendaknya memahami proses pengembangan sosial emosional anak usia dini khususnya di lingkungan PAUD. Rumusan masalah penelitian ini membahas terkait hubungan dyadic terhadap sosial emosional anak usia dini di lingkungan PAUD. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dyadic terhadap sosial emosional anak usia dini di lingkungan PAUD. Manfaat penelitian ini sebagai pertimbangan orang dewasa, baik orangtua ataupun guru memperhatikan perkembangan terhadap sosial emosional anak yang baik. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian lapangan (Field Research). Kemudian untuk memperoleh data penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun penelitian ini dianalisis dengan deskriptif kualitatif (berupa pendapat atau opini tertulis dari orang dan tindakan yang diamati). Kesimpulan penelitian ini adalah memberikan penjelasan terkait hubungan dyadic terhadap sosial emosional anak usia dini di lingkungan PAUD.
Editor
-
Pengembangan Literasi Kewarganegaraan melalui Model SOFI di Taman Baca: Kajian Systematic Literature Review
Nida Sopiah Zulfa, Dian Indihadi, Elan Elan (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7216 | Check in Google Scholar
Literasi kewarganegaraan perlu ditanamkan sejak usia dini untuk membentuk generasi yang sadar akan hak dan kewajibannya sebagai warga negara. Dalam konteks pendidikan nonformal seperti taman baca, dibutuhkan model pembelajaran yang menyenangkan, partisipatif, dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Model SOFI (Story, Observe, Follow, Involve) sebagai pendekatan pembelajaran nonformal yang terstruktur dan inovatif dalam menanamkan nilai-nilai kewarganegaraan pada anak usia sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) terhadap berbagai sumber ilmiah terkait literasi kewarganegaraan, pendidikan karakter, dan pembelajaran nonformal. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi pendekatan cerita, observasi, peniruan sikap positif, dan keterlibatan aktif anak dapat meningkatkan pemahaman dan sikap kewarganegaraan secara signifikan. Kebaruan dari penelitian ini terletak pada pengembangan Model SOFI sebagai model pembelajaran nonformal yang sistematis dan aplikatif di taman baca, yang belum banyak dikaji sebelumnya. Implikasi dari penelitian ini adalah Model SOFI dapat digunakan sebagai panduan praktis bagi pendidik dan pengelola taman baca dalam memperkuat literasi kewarganegaraan anak melalui kegiatan yang menyenangkan, kontekstual, dan bernilai edukatif.
1897-1906


