Vol. 8 No. 3 (2024)
Total Articles: 20 | Total Pages: 209
Issue Coverage: 58 Author(s) from 1 Country(s)
Indonesia (58)
Full Issue
Articles
-
Pengembangan Kurikulum Operasional Satuan PAUD Berbasis Kearifan Lokal Kebaharian di Kabupaten Konawe Kepulauan
Dwiputri Nirmala, Rudiyanto Rudiyanto (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v8i3.5809 | Check in Google Scholar
Artikel ini merupakan hasil penelitian dalam rangka mengembangkan kurikulum operasional satuan pendidikan berbasis nilai-nilai kearifan lokal kebaharian. Metode penelitian menggunakan metode desain based research yang terdiri dari tiga tahapan yaitu tahap penelitian pendahuluan, tahap prototyping, dan tahap penilaian. Pada praktiknya penelitian ini hanya menggunakan dua tahapan yaitu tahap yang pada praktiknya dilakukan melalui tahapan tahap penelitian pendahuluan dan prototyping. Penelitian ini dilakukan pada masyarakat pesisir di Kabupaten Konawe Kepulauan Sulawesi Tenggara. Hasil pengembangan kurikulum operasional satuan pendidikan berbasis nilai-nilai kearifan lokal kebaharian dilakukan dengan menganalisis potensi sumber daya alam dan menganalisis budaya yang dilakukan oleh masyarakat bahari sebagai panduan dalam pengembangan tema pembelajaran dan perencanaan pembelajaran. Hasil analisis tersebut diperoleh bahwa budaya masyarakat bahari berupa astronomi berbasis budaya, pengetahuan mengenai hewan laut dan tumbuhan pesisir, teknologi tradisional, aktivitas bameti dan pengetahuan mengenai musim. Budaya tersebut selanjutnya dikembangakan dalam tema-tema pembelajaran dan perencanaan pembelajaran. Â
459-472 -
Exploring the Nexus Between English Language Competency in Listening Skills and Emotional Social Development
Marudut Bernadtua Simanjuntak (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v8i3.5401 | Check in Google Scholar
This research embarks on a profound exploration into the intricate interplay between English language proficiency, with a specific emphasis on listening skills, and the emotional social development of young children within the realm of early childhood education. Employing a blend of descriptive qualitative research and an extensive literature review, this study unveils the profound impact of language competence on the emotional expression and social interactions of early learners. The findings unearth a spectrum of language proficiency levels among early childhood education students, influenced by factors such as extracurricular exposure to English and pedagogical approaches. Remarkably, students endowed with higher listening skill competence manifest increased self-assuredness in emotional expression and active participation in social interactions. Conversely, those with more restricted linguistic abilities encounter hurdles in articulating emotions and navigating social integration. The pivotal role of educators emerges as a central theme, where positive teacher-student relationships and inclusive classroom environments foster language development and emotional maturation. Moreover, this study delineates best practices and strategies, including interactive learning activities and family engagement, as potent tools for augmenting language proficiency within early childhood education settings. These profound insights accentuate the salience of linguistic development as an indomitable cornerstone of holistic child advancement and bear far-reaching implications for educators, policymakers, parents, and scholars alike, all with a shared aspiration of nurturing linguistic and emotional sagacity among the burgeoning minds of young learners
473-481 -
Pengaruh Aktivitas Membaca Nyaring pada Pembentukan Karakter Anak Usia Dini
Siti Sekar Ayu Fadillah, Zazirah S, Eva Fitria Yulianty, Yuliana Eva Riany (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v8i3.5832 | Check in Google Scholar
Perkembangan anak usia dini merupakan hal penting yang harus orang tua lakukan pemantauan sekaligus stimulasi. Masa ini, menjadi momen yang paling tepat untuk mengajarkan dan menumbuh kembangkan berbagai aspek perkembangan termasuk nilai moral dan karakter. Karakter berperan besar dalam membangun kepribadian anak, diantaranya memberikan dampak pada anak untuk memiliki perilaku baik. Selain itu, karakter juga berdampak terhadap kualitas interaksi sosial, rasa percaya diri serta ketahanan anak dalam menghadapi masalah saat ia dewasa. Penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif dengan melakukan sebar angket melalui google form sebanyak 59 orang ibu di wilayah Kota dan Kabupaten Bogor yang tergabung dalam sebuah komunitas Bogor Read Aloud. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah kegiatan membaca nyaring berperan dalam pembentukan karakter anak. Hasil penelitian ini menunjukkan stimulus membaca nyaring pada pembentukan karakter anak hanya 3.3%. Temuan lain di dalam penelitian ini adalah peran pola asuh menjadi faktor penting dalam pembentukan karakter.
482-490 -
Sastra Ekologis sebagai Media Akselrasi Kemampuan Menyimak Anak
Septi Yulisetiani (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v8i3.5990 | Check in Google Scholar
Kemampuan menyimak merupakan bagian penting dalam pengembangan intelektual anak. Sastra ekologis dapat dipilih sebagai media untuk mengembangkan kemampuan menyimak. Artikel ini bertujuan untuk menginformasikan peran sastra ekologis sebagai media akselrasi kemampuan menyimak pada anak. Gagasan dikonstruksi melalui desain mixed methods dengan fase kuanitatif dan kualitatif untuk mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif tentang fenomena yang diteliti. Fase kuantitatif dengan eksperimen. Sumber data peserta didik sekolah dasar kelas rendah di Jawa Tengah. Teknik pengumpulan data dengan tes kemampuan menyimak cerita. Peserta didik di kelas kontrol belajar dengan media cerita rakyat Banyumas. Peserta didik di kelas ekperimen belajar dengan media audiobook cerita ekologis. Uji hipotesis terhadap kelas eksperimen dan kelas kontrol dilakukan dengan paired sample t-test. Fase kualitatif dilaksanakan dengan teknik observasi dan wawancara dan validitas data triangulasi teknik. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi 0,0003<0,05. Nilai rata-rata skor post-test kelas eksperimen lebih tinggi dibandingan kelas kontrol yaitu 80,3>74,2. Cerita ekologis lebih unggul sebagai media untuk mengembangkan kemampuan menyimak karena di dalamnya menggambarkan peristiwa-peristiwa yang dekat dengan kehidupan anak. Akselrasi kemampuan menyimak dengan media sastra ekologis dilakukan dengan mendengarkan, memahami, menginterpretasi, mengevaluasi, dan menanggapi.491-504 -
Creating Nature-Friendly Behaviour in Nursery School Student
Zulkifli Rangkuti, EE. Junaedi Sastradiharja, M. Azhar Al Wahid, Bahagia Bahagia, Rimun Wibowo (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v8i3.1349 | Check in Google Scholar
This study aims to determine the activities in learning to foster friendly behavior towards nature for children at the kindergarten level. The research method used a descriptive qualitative approach. In-depth interviews were used to collect data. The sample was selected through a purposive technique. The results are probed through triangulation techniques and triangulation sources. The research results show that a school that combines nature and school, even though it is not natural, plays a crucial role in fostering environmentally friendly behavior in children. The comprehensive environment provided by the school significantly influences children's behavior, as it meets their needs and encourages them to care for nature. However, it's important to note that there are children who like closed spaces. In addition, educational tours are a way to educate children and get to know the world of animals and plants firsthand. These stimuli can make children behave in caring for nature. Then, children given a garden visit learning method can let the child know the natural environment around them, starting from how to produce crops, harvest, and process crops—coupled with science learning where the events in the environment are used as an experiment in class. The impact is to make children know the causes and effects of events; it stimulates children to think creatively, analyze events, and become critical because they immediately see events. Friendly classrooms also include support for making children behave in a nature-friendly manner, and learning how to process waste from an early age makes it a habit not to produce much waste.
505-514 -
Implementasi Pemanfaatan Bahan Alam untuk Mengembangkan Kemampuan Klasifikasi Anak Usia Dini
Yenny Wardati Arifah, Dewi Eko Wati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v8i3.3236 | Check in Google Scholar
Perkembangan kognitif, khususnya kemampuan klasifikasi, pada dasarnya bertujuan untuk anak dapat bereksplorasi dan mengklasifikasikan lingkungan alam dengan panca inderanya. Jika perkembangan kognitif anak tidak optimal, maka fungsi berpikir tidak dapat digunakan secara cepat dan tepat untuk menyikapi situasi untuk problem solving dalam pembelajaran klasifikasi menggunakan media bahan alam karena sangat mudah diperoleh dan murah, tetapi dapat digunakan secara efektif serta efisien. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui implementasi pemanfaatan bahan alam untuk mengembangkan kemampuan klasifikasi anak kelompok B. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Hasil penelitian diperoleh; (1) proses persiapan yaitu, RPPH, pedoman media dan penggunaaan alat serta bahan alam seperti buah, bebatuan, pelepah, dedaunan dan biji-bijian; (2) proses pelaksanaan yaitu, guru memberikan fasilitas, memberikan kesempatan, dan mengembangkan kemampuan; (3) proses evaluasi yaitu, pengamatan selama kegiatan kemudian memberikan kesempatan anak untuk menyampaikan pengalamannya dan mengunakan teknik evaluasi berupa ceklis, anekdot serta hasil karya anak.
515-522 -
Karakteristik Ibu dalam Upaya Meningkatkan Perkembangan Fisik Motorik Anak Usia Dini
Muktiono Waspodo, Sri Widiyastuti, H.T. Abdul Madjid (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v8i3.3358 | Check in Google Scholar
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkarakteristikkan ibu dalam upaya meningkatkan perkembangan fisik motorik anak usia dini. Metode penelitian menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara mendalam, observasi dan studi pustaka. Keabsahan data dicapai dengan menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik ibu pada rentang usia 23 tahun hingga 46 tahun, memiliki anak ≥ 2 orang, pekerjaan utama ibu adalah ibu rumah tangga dan pekerja paruh waktu. Pendidikan ibu tertinggi sarjana, terendah SD dan terbanyak SMA. Usia, pendidikan, pengetahuan dan pekerjaan mempengaruhi keberhasilan ibu dalam meningkatkan perkembangan fisik motorik anak, namun waktu berkualitas bersama anak adalah yang terpenting. Rekomendasi: ibu bisa mendelegasikan PAUD jika ibu tidak memiliki waktu berkualitas dan tidak memilikiÂ
Â523-534 -
Pengaruh Model Project Based Learning Membuat Poster dalam Mengembangkan Keterampilan
Lusy Oktavia, Delfi Eliza (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v8i3.5973 | Check in Google Scholar
Meskipun penelitian yang berbasis proyek sudah banyak dilakukan, hanya sedikit penelitian yang kegiatannya menggunakan model Project Based Learning fokus untuk mengembangkan keterampilan berbicara anak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model Project Based Learning yang kegiatannya berpusat pada anak dimana pengajarannya dapat mengembangkan keterampilan berbicara pada anak. Metode penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif untuk mencari pengaruh antara model Project Based Learning dalam mengembangkan keterampilan berbicara anak. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan penilaian ceklis oleh peneliti. Dengan dua kelas B5 sebagai kelas eksperimen dan B6 kelas kontrol dengan jumlah anak yang sama. Data hasil penelitian di analisis menggunakan uji hipotesis berbantuan spss. Dari uji hipotesis yang dilakukan mendapatkan rata rata di kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan model Project Based Learning mempengaruhi keterampilan bebrbicara anak. Studi ini merekomendasikan agar guru dapat menggunakan pembelajaran dengan model project based learning.
534-542 -
Pengaruh Flipbook Digital Terhadap Kemampuan Membaca Anak di Taman Kanak-kanak Melati Ikhlas Kota Padang
Raytasya Gifara, Saridewi Saridewi (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v8i3.5974 | Check in Google Scholar
Berdasarkan latar belakang penelitian yang dilakukan terhadap kemampuan membaca anak usia dini, dimana yang dilakukan di Taman Kanak-kanak Melati Ikhlas Padang, terhadap kemampuan membaca menggunakan pembelajaran masih secara manual. Akibatnya anak kurang tertarik dan merespon pada saat pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa pengaruh penggunaan flipbook digital terhadap kemampuan membaca anak di Taman Kanak-kanak Melati Ikhlas padang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang berbentuk Quasy Eksperimen. Teknik analisis data menggunakan uji-t, namun sebelum itu dilakukan uji prasyarat yaitu uji normalitas dan uji homogenitas. Analisis data menunjukkan bahwa rata-rata skor pre-test kelas eksperimen adalah 14,2 dan skor post-test adalah 19,2. Hasil pre-test rata-rata kelas kontrol 11,73 dan hasil post-test kelas kontrol 12,87. Kumpulan data akhir bersifat homogen dan tersebar secara teratur. Berdasarkan hasil uji hipotesis menunjukkan nilai sig (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05. Maka Ha diterima dan Ho ditolak.543-550 -
Komitmen Profesi Guru PAUD ditinjau dari Peran Kepemimpinan Perempuan
Saiful Anwar, Sri Utaminingsih, Shella Rachmawaty (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v8i3.5942 | Check in Google Scholar
Guru PAUD merupakan guru pertama dalam pendidikan selain orang tua yang memiliki peranan sentral dalam pembentukan karakter peserta didik kedepannya. Namun pada kenyataannya masih ada yang memandang sebelah mata komitmen profesi guru PAUD, komitmen profesi Guru PAUD dipandang sebelah mata karena menganggap pekerjaan Guru PAUD adalah yang termudah dibandingkan guru pada jenjang setelahnya, padahal meningkatkan komitmen profesi Guru PAUD tidak semudah itu, salah satunya diperlukan kepemimpinan yang tepat dalam organisasi PAUD itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepemimpinan perempuan terhadap komitmen guru PAUD di Kota Tangerang Selatan. Penelitian ini termasuk dalam penelitian deskriptif eksplantory. Data dalam penelitian ini diambil menggunakan angket, wawancara dan dokumentasi, dengan teknik pengambilan sample random sampling sebanyak 50 guru PAUD. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh data yang menunjukkan bahwa kepemimpinan perempuan memiliki pengaruh terhadap komitmen Profesi Guru PAUD.
551-560 -
Strategi Mengembangkan Kemampuan Sosial Emosional pada Anak Pervasive Developmental Disorder-Not Otherwise Specified
Estahayati Sitompul, Nungki Sri Handayani, M.B. Rini Wahyuningsih (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v8i3.5725 | Check in Google Scholar
Perkembangan sosial emosional adalah aspek perkembangan yang penting untuk dimiliki oleh setiap individu. Namun, tidak semua anak dapat mengembangkan kemampuan sosial emosional ini dengan maksimal karena adanya gangguan. Salah satu gangguan yang terjadi adalah Pervasive Developmental Disorder - Not Otherwise Specified (PDD - NOS). Penelitian ini dilakukan untuk mengeksplorasi strategi-strategi yang digunakan pada anak PPD-NOS untuk membantu mengembangkan kemampuan sosial emosionalnya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada salah satu anak dengan PDD-NOS. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara tidak terstruktur terhadap orang tua, observasi langsung perilaku anak di rumah, dan observasi tidak langsung perilaku anak melalui YouTube dan TikTok. Data yang dikumpulkan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang digunakan pada anak PDD-NOS adalah Applied Behavior Analysis (ABA), role-play, playing, dan latihan menjelaskan. Terlihat bahwa anak tersebut sudah dapat berkomunikasi dua arah dengan orang lain, memberikan kontak mata ketika berkomunikasi dan berusaha tidak meninggikan suara ketika berkomunikasi.
Â561-569 -
Perbedaan Stimulasi Perkembangan Anak Toddler oleh Ibu Bekerja dan Ibu Tidak Bekerja
Henny Suzana Mediani, Titin Sutini, Yayu Pratiwi, Ikeu Nurhidayah, Sri Hendrawati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v8i3.5962 | Check in Google Scholar
Peran aktif ibu merupakan faktor penting dalam stimulasi perkembangan anak toddler. Namun pada era modern ini, banyak ibu yang bekerja, sehingga peran ibu dalam stimulasi perkembangan anak terhambat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran stimulasi perkembangan anak toddler oleh ibu bekerja dan ibu tidak bekerja di Desa Rancaekek Wetan Kabupaten Bandung. Metode penelitian berupa deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling dengan jumlah sampel 88 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan dari 36 ibu bekerja 44,4% melakukan stimulasi perkembangan baik dan 55,6% kurang. Sedangkan dari 52 ibu tidak bekerja 59,6% melakukan stimulasi perkembangan baik dan 40,4% kurang. Bagi ibu yang bekerja dan tidak bekerja harus menyempatkan waktu untuk melakukan stimulasi perkembangan anak dan bagi perawat komunitas bersama kader posyandu diharapkan dapat melakukan pendidikan kesehatan yang berkesinambungan untuk meningkatkan upaya ibu menstimulasi perkembangan anak570-580 -
Iklim Sekolah dan Pola Asuh dalam Takaran Kesiapan Sekolah Murid PAUD Nasional Plus
Ros Indah Mawarsari, Tarmidi Hasballah Dadeh, Lita Hadiati Wulandari (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v8i3.5768 | Check in Google Scholar
Sebagai upaya menyukseskan gerakan transisi PAUD-SD, penelitian  ini dilakukan untuk menguji peran iklim sekolah dan pola asuh orang tua dalam memprediksi kesiapan sekolah antar variabel bebas maupun secara bersamaan. Subjek penelitian ini adalah seratus murid PAUD nasional plus usia 5,5-6,5 tahun. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Teknik pengambilan data menggunakan alat tes psikologi Nijmeegse Schoolbekwaamheids Test (NST) untuk mengukur kesiapan sekolah anak, dan menggunakan kuesioner dengan skala Likert yang disebarkan pada orang tua anak tersebut untuk mengetahui persepsi mereka terhadap iklim sekolah dan kecenderungan pola asuh. Data diuji menggunakan analisis regresi logistik melalui SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklim sekolah berperan positif dalam memprediksi kesiapan sekolah. Pola asuh autoritatif berperan positif dalam memprediksi kesiapan sekolah lebih besar dibanding gaya permisif, sementara gaya otoriter tidak berperan positif. Iklim sekolah dan pola asuh orang tua secara bersama-sama berperan positif dalam memprediksi kesiapan sekolah.
581-593 -
Implementasi Pembelajaran Berbasis Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila
Siti Natri, Ahmadin Ahmadin, Muslim Muslim (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v8i3.5943 | Check in Google Scholar
Pembelajaran kurikuler merupakan upaya untuk mengangkat profil siswa Pancasila . Berdasarkan inisiatif pembelajaran ekstrakulikuler yang dilaksanakan untuk meningkatkan karakter atau kompetensi sesuai dengan aspek profil siswa Pancasila . Permasalahan  yang muncul dalam proses implementasi pembelajaran berbasis projek penguatan profil pelajar Pancasila  masih belum maksimal, karena pendidikan karakter yang ada pada anak masih belum sempurna dan masih ada kendala, seperti menurunnya rasa tanggung jawab, serta kemandirian yang kurang. Tujuan penelitian ini yaitu, untuk mendeskripsikan implementasi penguatan profil pelajar Pancasila  melalui pembelajaran berbasis projek. Adapun metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Temuan penelitian menunjukkan nilai pembelajaran berbasis dalam meningkatkan profil pelajar Pancasila  serta menunjukkan kapasitas keimanan, ketaqwaan, akhlak mulia, toleransi terhadap keberagaman serta kerja sama tim.
594-603 -
Efektivitas Rhytmic Movement Training terhadap Kematangan Sosial Anak Prasekolah
Diana Putri Arini, Gracia Putri Aulia (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v8i3.6003 | Check in Google Scholar
Upaya mengintegrasi gerak refleks menjadi gerak sadar dapat dilatih melalui Rytmic Movement Training (RMT). Kajian penelitian terdahulu menunjukkan Rhytmic Movement Therapy efektif untuk individu yang memiliki hambatan pada fungsi gerak dan gangguan koordinasi saraf. Tujuan penelitian ini untuk mengukur efektivitas RMT terhadap kematangan sosial untuk anak usia dini. Metode penelitian menggunakan one group pretest-posttest design dengan alat ukur menggunakan vineland social maturity scale (VSMS).  Penentuan responden berdasarkan hasil rekomendasi guru dan persetujuan dari orangtua untuk mengikuti kegiatan. Ada 14 responden yang terbagi dalam dua kelompok yaitu eksperimen dan kontrol. Kegiatan dilakukan selama dua bulan pada masing-masing responden dengan dua kali latihan. Pengukurang dilakukan secara dua kali sebelum pemberian perlakuan dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan kematangan sosial pada kelompok kontrol dan eksperimen. Pada kelompok eksperimen menunjukkan tidak ada perbedaan kematangan sosial sebelum dan sudah perlakuan. Hal ini terjadi dikarenakan tidak secara tekun dilakukan oleh orangtua. Oleh karena itu, peran aktif orang tua dalam pelaksanaanÂ
604-613 -
Radikalisme dan Ekstrimisme pada Anak Usia Dini Penting Dicegah secara Sistemik
Maria Ulfah Anshor, Saiful Bahri (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v8i3.5975 | Check in Google Scholar
Radikalisme dan ekstrimisme pada anak usia dini ditandai adanya salah satu rombongan peserta pawai yang membawa replika senjata pada peringatan HUT RI (2018) dan Bom Bunuh Diri di Surabaya (2019) anak yang berhasil diselamatkan memiliki keinginan kuat untuk menjadi mujahid, anti-Pancasila, dan anti merah putih. Penting disikapi dengan menguatkan ekosistem moderasi beragama secara terpadu, holistik dan komprehensif. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi lebih mendalam tentang radikalisme dan ekstrimisme pada PAUD/TK dan strategi penanaman nilai-nilai moderasi beragama secara sistemik. Metodenya menggunakan pendekatan kualitatif, deskriptif, melalui observasi, FGD dan wawancara mendalam dengan narasumber terkait. Metode analisis data menggunakan Ecologi sistem tumbuh kembang anak dari Bronfenbrenner bahwa dalam tumbuhkembang anak ada interaksi timbal balik yang saling mempengaruhi antara mikrosistem, mesosistem, makrosistem dan kronosistem. Hasil penelitian, simpulan dan implikasinya menunjukkan bahwa moderasi beragama pada anak usia dini dilakukan dengan pendekatan ekosistem, interaksi timbal balik yang in-line menjadi gerakan bersama untuk mencegah radikalisme dan ekstrimisme.
614-624 -
Analisis Pemahaman Ibu tentang Stunting di Kabupaten Jember
Fathimatuz Zahra, Citra Faridatul Nur Ilmiah, Aulady Filmia, Winda Dwi Azza Abidah, Reski Yulina Widiastuti (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v8i3.5785 | Check in Google Scholar
Stunting merupakan kejadian masalah gizi buruk dengan gangguan tumbuh kembang yang dialami oleh anak. Stunting yang terjadi pada anak melibatkan peran Ibu dalam penanggulangan dan penanganannya. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran terkait pengetahuan Ibu mengenai stunting pada anak di Jember. Metode penelitian yang digunakan dalam melakukan penelitian ini adalah metode kuantitatif deskriptif melalui penelitian survei. Sumber data dari penelitian ini adalah populasi Ibu yang di Kabupaten Jember. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan mempertimbangan kriteria, yaitu Ibu berusia 20-35 tahun, menikah saat berusia 15-23 tahun, dan bertempat tinggal di Kabupaten Jember. Alat penyebaran angket menggunakan media Google Form. Instrumen pengambilan data berisi pertanyaan yang terdiri dari 5 pertanyaan mengenai pemahaman responden terhadap stunting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman Ibu tentang stunting di Kabupaten Jember berada pada kategori “Paham†dalam menjelaskan definisi stunting. Hasil penelitian ini juga menyatakan bahwa Ibu memahami dampak dari stunting dan cara mengurangi kejadian stunting.
Â
625-634 -
Urgensi Shared Book Reading at Home Pada Kemampuan Membaca Anak Usia 4-6 Tahun
Novita Rahmadhini, Moniqa Rindri Brilian Amori, Sha Zha Tanita Nur Riswanto, Intan Muharommah, Senny Weyara Dienda Saputri (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v8i3.5805 | Check in Google Scholar
Kegiatan membaca buku bersama atau Shared Book Reading (SBR) merupakan kegiatan membaca bersama yang dilakukan orang tua dengan anaknya di rumah. Kegiatan SBR memiliki pengaruh dan kaitannya dengan kemampuan membaca anak, sehingga SBR menjadi hal yang sangat signifikan untuk diimplementasikan dan dibiasakan oleh orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat urgensi pelaksanaan SBR pada kemampuan membaca anak usia 4-6 tahun. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian orang tua yang memiliki anak usia 4-6 tahun di Kabupaten Jember. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu survei, dilakukan dengan pengisian kuesioner melalui Google Form. Tahap analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SBR memiliki urgensi terhadap kemampuan membaca anak usia 4-6 tahun. Namun, dalam mengoptimalkan SBR diperlukan adanya faktor penunjang seperti pengadaan fasilitas berupa buku bacaan, lingkungan literasi yang nyaman di rumah, serta pendampingan kegiatan SBR yang lebih maksimal.
635-647 -
Peningkatan Kemampuan motorik Kasar melalui Permainan Hadrah pada Anak Usia Dini
Naldien Syarran, Sudaryanti Sudaryanti, Ahmad Afiif (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v8i3.5914 | Check in Google Scholar
Pendidikan anak usia dini merupakan pondasi alwal perkembangan anak usai dini dalam mempersiapkan kehidupan yang akan datang bagi anak. Tujuan penelitian ini. Media yang digunakan adalah bermain Hadrah atau Rabana. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Dalam penelitian ini menunjukan perkembangan morik kasar pada anak usia dini di TK Sulthoni sudah terselenggara dengan baik. Berdasarkan hasil analisis dapat ditarik kesilpulan bahwa perkembangan motorik di TK Sulthoni dapat membantu anak dapat memegang alat musik hadrah dengan menggunakan satu tangan dan satu tangannya lagi memukul alat tersebut, kemampuan mengkoordinasikan lagu dan gerakan sesuai dengan ritmenya, perkembanagn motorik kasar pada anak dapat membantu dan melatih keseimbangan pada anak, dan meningkatkan kemampuan fisik bagi anak.
648-656 -
Pengaruh Pendampingan, Motivasi, dan Penyaluran Pengetahuan Orang Tua terhadap Kesuksesan PAUD
Sri Widayati, Amir Syamsudin (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v8i3.5940 | Check in Google Scholar
Orang tua adalah orang pertama yang paling berperan dalam mendidik dan membesarkan anak sejak bayi hingga dewasa, orang tua harus memahami dan meyakini bahwa memperhatikan anak terutama dalam pertumbuhan dan perkembangan anak sangat penting. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi pengaruh pendampingan, motivasi, dan penyaluran pengetahuan terhadap kesuksesan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kelompok Bermain (KB). Metode yang digunakan yaitu metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data menggunakan metode. Hasil menunjukkan bahwa penelitian yang diikuti oleh 55 orang tua KB (X) dengan karakteristik separuh responden berumur lebih dari 21 tahun, dengan jenjang pendidikan tinggi dan bekerja. Hasil diperoleh persentase yang baik yakni 40 persen yang dipengaruhi oleh faktor kesuksesan orang tua dalam pendampingan belajar di rumah, dorongan motivasi belajar, dan penyaluran pengetahuan kepada anak. Tindak lanjut dari hasil tersebut yakni lebih mendorong orang tua dalam mencapai kesuksesan Pendidikan anak usia dini.
Â657-666


