Vol. 4 No. 2 (2020)
Total Articles: 60
Issue Coverage: 135 Author(s) from 1 Country(s)
Indonesia (135)
Full Issue
Articles
-
Perbedaan Hasil Belajar Matematika Anak Usia 6-7 Tahun ditinjau dari Pemahaman Guru pada Pembelajaran Transisi dan Regulasi Diri
Rizki Winitri, Hapidin Hapidin, Yuliani Nurani (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i2.402 | Check in Google Scholar
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji perbedaan pemahaman guru pada pembelajaran transisi dan regulasi diri terhadap hasil belajar matematika siswa kelas 1 SD di daerah Kabupaten Labuhanbatu Selatan Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ex post facto dengan desain faktorial 2x2. Penentuan sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang dirancang dalam bentuk skala likert dan skala gutmen. Analisis data menggunakan anava dua arah. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar matematika anak yang diajarkan oleh guru dengan pemahaman guru pada pembelajaran transisi tinggi dan pemahaman guru pada pembelajaran transisi rendah, terdapat perbedaan hasil belajar matematika anak yang memiliki regulasi diri tinggi dan regulasi diri rendah, ada pengaruh interaksi pemahaman guru pada pembelajaran transisi dan regulasi diri terhadap hasil belajar matematika.
491-501 -
The Ability of Ece Teachers to Use ICT in The Industrial Revolution 4.0
Rohita Rohita (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i2.339 | Check in Google Scholar
This research is conducted with the aim to determine the ability of early childhood education teachers to use ICT in the industrial revolution 4.0. The qualitative method is used with data collection techniques in the form of surveys and data analysis using descriptive statistics. The subjects of the study were 26 early childhood education teachers in South Jakarta and Tangerang city. The results showed that early childhood education teachers are able to utilize information and communication technology for the sake of organizing educational development activities quite well. ICTs are used to find references, examples of learning media, look for examples of activities according to themes and sub themes, as well as preparing learning plans and assessments. Improvements need to be made in an effort to operate the computer to be better because there are still teachers who are awkward in interacting with computers because the ability to operate computers is not optimal and the lack of availability of computers in adequate numbers.
502-511 -
Pengenalan Konsep Perkalian Menggunakan Media Rak Telur Rainbow pada Anak Usia Dini
Ihsan Maulana Maulana, Yaswinda Yaswinda, Nurhamidah Nasution (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i2.370 | Check in Google Scholar
Matematika selama ini dianggap materi pembelajaran paling menyeramkan, sehingga banyak anak-anak kurang tertarik untuk mempelajarinya, salah satunya yaitu materi tentang perkalian.Oleh sebab itu pada pembelajaran di SD kelas rendah guru harus memberikan kondisi pembelajaran yang nyata.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan anak dalam pengenalan konsep bilangan pada anak usia 6-7 tahun di SD. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dan diuraikan dalam bentuk diskriptif. Berdasarkan Hasil penelitan menunjukkan bahwa pengenalan konsep perkalian menggunakan rak telur rainbow membuat siswa tidak takut lagi belajar matematika dan pembelajaran matematika jadi menyenangkan dan perkembangan kognitif siswa menjadi berkembang karena media rak telur rainbow ini memberikan bentuk konkrit dari konsep perkalian, yang salah satu konsepnya yaitu penjumlahan yang berulang.
512-519 -
Pengasuhan Anak Usia Dini dalam Hikayat Indraputra
Sigit Purnama, Laily Hidayati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i2.391 | Check in Google Scholar
Hikayat Indraputra (HI) adalah salah satu karya sastra Melayu yang sangat populer. Jumlah naskahnya yang banyak dan telah diterjemahkan ke dalam tiga bahasa lain menunjukkan pentingnya naskah itu untuk dikaji dengan mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap model pengasuhan anak usia dini dalam naskah HI, dengan menggunakan metode penelitian lingkaran fungsi Braginsky dengan beberapa indikator tertentu sebagai pedoman operasional. Fungsi yang dimaksud di sini adalah apa yang dituju oleh pengarang dan signifikansi teks-teks tertentu dalam keseluruhannya. Penelitian ini berusaha menemukan bentuk pengasuhan anak pada keluarga kerajaan yang hidup pada masa lampau, yang tentu terdapat banyak perbedaan lingkungan sosial budaya dengan bentuk pengasuhan pada masa sekarang. Penelitian ini menemukan bahwa, isi cerita yang mempunyai konteks pengasuhan anak usia dini yaitu bentuk pengasuhan yang diterapkan oleh Maharaja Bikrama Bispa kepada anaknya antara lain adalah ketika Maharaja Bikrama Bispa bersyukur dan bersukacita atas kelahiran, memberi nama yang baik, memberi perlindungan, mengenalkan agama, menjaga kebersihan, membahagiakan, dan mendoakan anak. Temuan atas indikator-indikator pengasuhan anak tersebut direduksi dari data inti aspek-aspek pengasuhan yaitu asuh, asih, dan asah.
520-542 -
Kompetensi Pedagogik Guru PAUD dalam Perencanaan dan Pelaksanaan Pembelajaran
Theresia Alviani Sum, Emilia Graciela Mega Taran (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i2.287 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kompetensi pedagogik yang dimiliki oleh guru PAUD yang berdampak pada kemampuan penyusunan dan pelaksanaan pembelajaran di PAUD pada beberapa lembaga di Kabupaten Manggarai. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif yang bertujuan mendeskripsikan kompetensi pedagogik guru PAUD pada 20 lembaga PAUD di Kabupaten Manggarai. Obyek penelitian adalah para guru dan kepala sekolah PAUD dengan menggunakan instrument penelitian wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan pertama, kualifikasi akademik seorang guru PAUD mempengaruhi kemampuan, pengetahuan serta pemahaman guru terhadap peserta didik. Kedua, masih banyak lembaga PAUD yang kurang memiliki kemampuan dalam menyusun perencanaan pembelajaran yang menyenangkan serta pemahaman akan pentingnya penyusunan perencanaan pembelajaran masih minim. Ketiga, minimnya kompetensi pedagogik yang dimiliki akhirnya mempengaruhi proses pembelajaran yang berkualitas bagi anak, pembelajaran menjadi tidak menyenangkan serta penilaian pembelajaran yang dilakukan guru belum dapat menggambarkan perkembangan yang mencakup segala aspek perkembangan anak.
543-550 -
Pengaruh Metode Pembelajaran Outing Class terhadap Kecerdasan Naturalis Anak Usia 5-6 Tahun
Febriyanti Utami (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i2.314 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk melihat adanya pengaruh metode pembelajaran outing class terhadap kecerdasan naturalis anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu experimental design dengan rancangan posttest-only control group design. Penelitian ini dilaksanakan pada anak usia 5-6 tahun (kelompok B) di RA Insani Taqwin Palembang dengan jumlah sampel 32 anak. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling, dan diperoleh kelas B1 sebagai kelas eksperimen dan kelas B2 sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi untuk melihat kecerdasan naturalis anak. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu statistik deskriptif dan statistik inferensial. Uji normalitas dilakukan menggunakan Uji Liliefors dan Uji hipotesis dilakukan menggunakan Uji Bartlett. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji-t. Dari hasil perhitungan uji-t yang dilakukan diperoleh thitung = 4.32 > ttabel = 1,69, yang berarti H0 ditolak dan H1 diterima. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran outing classmemberikan pengaruh yang signifikan terhadap kecerdasan naturalis anak usia 5-6 tahun di RA Insani Taqwin Palembang.
551-558 -
Implementasi Penjaminan Mutu pada Lembaga PAUD di Solo Raya
Feri Faila Sufa, M Hery Yuli Setiawan (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i2.408 | Check in Google Scholar
Pendidikan anak usia dini mempunyai peran strategis terhadap perkembangan manusia.Oleh karena itu perlu pendidikan yang bermutu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana upaya yang dilakukan pemerintah untuk meningkatkan mutu PAUD. Pendekatan kualitatif dilakukan menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi di area Solo Raya untuk melihat bagaimana lembaga PAUD mengupayakan mutunya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk mencapai mutu lembaga PAUD, dilakukan melalui penjaminan mutu internal dan eksternal. Mutu internal PAUD dilakukan melalui pemetaan mutu oleh dinas pendidikan dan melalui peningkatan mutu eksternal melalui badan akreditasi Nasional Pendidikan Pendidikan anak usia dini dan Pendidikan non formal (BAN PAUD PNF)
559-566 -
Evaluasi Sistem Penjaminan Mutu Internal Program Studi S1 Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini
Yoga Aditia Ragil, Sri Martini Meilani, Zarina Akbar (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i2.420 | Check in Google Scholar
Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) belum menjadi prioritas oleh sebagian besar Perguruan Tinggi bila dibandingkan Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME). Amanah Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi menyatakan SPMI dan SPME merupakan bagian dari suatu sistem. Diduga SPMI oleh sebagian Perguruan Tinggi tidak memberikan dampak yang signifikan seperti SPME dimana Perguruan Tinggi akan mendapatkan hasil Akreditasi. Penelitian ini dilakukan pada periode Agustus sampai dengan Desember 2019. Tujuan penelitian ini dalam rangka mengevaluasi Program SPMI yang dikembangkan oleh Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang terakreditasi C. Metode pengkajian dilakukan menggunakan pendekatan sistem meliputi aspek konteks, input, proses, dan output, dengan mengacu kepada studi literatur pada hasil-hasil penelitian yang relevan. Hasil pelaksanaan SPMI pada prodi PAUD sudah berjalan dengan baik, bila dibandingkan dengan PPEPP seluruh aspek sudah ditahap pelaksanaan. Rekomendasi evaluasi SPMI pada penelitian ini ditujukan kepada tiga pemangku kepentingan yaitu Direktorat Penjaminan Mutu, Lembaga Penjaminan Mutu tingkat Universitas, dan pimpinan Program Studi.
567-574 -
Stimulasi Perkembangan Motorik Halus Anak Usia Dini dalam Seni Tradisional Tatah Sungging
Octavian Dwi Tanto, Aulia Humaimah Sufyana (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i2.421 | Check in Google Scholar
Seni Traditional Tatah Sungging merupakan istilahlain dari kerajinan membuat wayang kulit yang memiliki peranan penting dalam menstimulasi aspek perkembangan motorik halus anak. Melalui seni ini, koordinasi mata dan tangan anak berkembang selama dilibatkan orangtuanya untuk membuat karya yang presisi dengan mengikuti tata cara pakem penggunaan alat dan bahan tatah sungging. Kontradiktif dengan pandangan tradisional, penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus ini mencoba untuk menjelaskan temuan penting mengenai terstimulasinya aspek motorik halus anak selama proses pembuatan karya tatah sungging. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terampilnya anak dalam membuat karya tatah sungging mencerminkan aspek motorik halus yang terstimulasi sepanjang proses ini berlangsung. Kesimpulan dari penelitian ini mendeskripsikan bahwa tatah sungging merupakan seni tradisional yang tidak hanya memiliki nilai pelestarian budaya, namun juga memiliki nilai edukasi sebagai kegiatan yang dapat mengembangkan aspek motorik halus anak.
575-587 -
Pengaruh Media Pembelajaran Digital Animasi dan Kepercayaan Diri terhadap Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam Anak
Nur Qomariah Panjaitan, Elindra Yetti, Yuliani Nurani (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i2.404 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran digital animasi dan kepercayaan diri terhadap hasil belajar Pendidikan Agama Islam. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas 2 SD di kota Medan dengan sampel 32 anak dalam kelompok eksperimen dan 32 anak dalam kelompok kontrol. Sampel diambil dengan teknik cluster sampling. Data dikumpulkan melalui tes yang telah divalidasi. Teknik analisis data menggunakan uji varians (ANAVA) dua jalur serta pengujian tukey. Sebelum uji hipotesis dilakukan terlebih dahulu dilakukan uji normalitas dan uji homogenitas. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat interaksi media pembelajaran digital dan kepercayaan diri terhadap hasil belajar Pendidikan Agama Islam dengan hasil analisis varians nilai F hitung = 4,97 > F tabel = 3,99 pada taraf signifikan = 0,05.
588-596 -
Pengaruh Pretend Play dan Jenis Kelamin terhadap Kemampuan Berpikir Divergen Anak Usia 5-6 Tahun
Astri Chintya Astana, Rien Syafrina, Karnadi Karnadi (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i2.417 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data secara empiris tentang pengaruh pretend play dan jenis kelamin terhadap kemampuan berpikir divergen anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen dengan rancangan factorial 2x2, dengan variabel terikat dalam penelitian ini adalah kemampuan berpikir divergen anak sedangkan variabel bebasnya pretend play dengan variabel atribut adalah yang terdiri dari 2 (dua) taraf yaitu jenis kelamin yang terdiri dari perempuan dan laki - laki. Sampel dalam penelitian ini yaitu anak kelas TK B orange dan apple di Taman Kanak-Kanak Kristen Cahaya Bangsa tahun pelajaran 2018/2019 yang terdiri dari 39 orang. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pada pretend play dan jenis kelamin terhadap kemampuan berpikir divergen.
597-609 -
Peran Parenting dalam Meningkatkan Literasi Kesehatan Ibu terhadap Stunting di Bangkalan Madura
Siti Fadjryana Fitroh, Eka Oktavianingsih (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i2.415 | Check in Google Scholar
Literasi kesehatan bagi ibu sangat penting terutama perihal gizi dan kesehatan anak, mengingat maraknya kasus stunting yang menimpa anak di Indonesia. Penyebab tingginya kasus stunting, khususnya di Bangkalan, Madura adalah pengetahuan ibu yang rendah dalam hal parenting (merawat, mendidik, membimbing). Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui efektivitas kegiatan parenting education guna meningkatkan pengetahuan ibu muda terkait status gizi selama masa kehamilan, dan (2) mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam kegiatan parenting education. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed method (metode campuran) dengan teknik wawancara, dokumentasi, observasi, dan tes yang hasilnya akan dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan kegiatan parenting education untuk pencegahan stunting dinyatakan efektif berdasarkan perhitungan uji-t sehingga terdapat perbedaan signifikan antara pengetahuan ibu muda sebelum dan sesudah mengikuti parenting education.
610-619 -
Konstruksi Mutu Pendidikan melalui Literasi Keuangan pada Pendidikan Anak Usia Dini di Magetan
Mukhibat Mukhibat (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i2.412 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis peningkatan mutu pendidikan di Kelompok Kerja (POKJA) RA Poncol Magetan melalui program sedekah sampah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pesrpektif ethnoscience, dengan berusaha memahami perspektif lokal tentang pengelolaan sampah dengan menerapkan interview etnografi untuk memperoleh sejumlah taksonomi pengetahuan lokal. Sedekah sampah telah menjadi salah satu solusi persoalan sumber pembiayaan dan lemahnya literasi keuangan, sehingga RA yang tergabung dalam POKJA RA Poncol Magetan memiliki kesiapan yang optimal dalam pelaksanaan program-program pendidikannya pada aspek perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Selain itu POKJA RA Poncol Magetan memiliki keberdayaan yang baik melalui keterampilan dalam menyusun arus kas yang benar dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajarnnya melalui sedekah sampah, dimana sedekah sampah merupakan alternatif pemecahan masalah sampah yang memadukan unsur edukasi dan pemberdayaan yang berkelanjutan
620-629 -
Meningkatkan Percaya Diri Anak dengan Permainan Ular Tangga Edukasi
Ria Fransisca, Sri Wulan, Asep Supena (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i2.405 | Check in Google Scholar
Percaya diri sangat penting bagi seorang individu terkhusus untuk anak usia dini, seorang anak yang memiliki rasa percaya diri tinggi akan memiliki rasa optimis yang tinggi dalam mencapai sesuatu keinginan sehingga akan mendapatkan hasil yang sesuai dengan yang diharapkan. Salah satu solusi yang tepat bagi anak kurang percaya diri adalah dengan memberikan suatu permainan. Ketika melakukan observasi di TK Aisyiyah ditemui beberapa anak yang kurang percaya diri, malu ketika maju ke depan kelas, dan jarang bergaul dengan teman sebaya. Dengan demikian memberikan atau mengaplikasikan permainan ular tangga dapat melatih dan mengajak anak untuk mengembangkan percaya diri anak. Terbukti dengan hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan metode permainan ular tangga edukasi dapat meningkatkan percaya diri anak. Pada saat dilakukan observasi pratindakan, kepercayaan diri anak sebesar 39,50%. Pada Siklus I sebesar 51,08% meningkat 11,75%, dan pada Siklus II sebesar 80,16% meningkat 29,08%. Perolehan persentase tersebut menunjukkan bahwa percaya diri anak Kelompok A TK Aisyiyah Bustanul Athfal Provinsi Bengkulu dengan kriteria baik telah mencapai indikator keberhasilan sebesar 75% dan rata-rata kelas mencapai 80%. Dari hasil yang ditemukan implikasi penelitian ini adalah kegiatan bermian ular tangga edukasi dapat dijadikan salah satu alternatif pendekatan untuk meningkatkan percaya diri anak.
630-638 -
Sikap Guru terhadap Anak Usia Dini dengan Autism Spectrum Disorder
Septiana Arini, Farida Kurniawati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i2.410 | Check in Google Scholar
Sikap guru terhadap anak usia dini dengan Autism Spectrum Disorder (ASD) adalah sebuah predisposisi yang dapat ditunjukkan secara favorable atau unfavorable. Sikap ini merupakan faktor penting yang memengaruhi bagaimana kualitas pengajaran terhadap anak dengan ASD di sekolah inklusif. Kajian literatur sistematis ini bertujuan untuk mengetahui sikap guru terhadap anak usia dini dengan ASD dan faktor yang memengaruhi sikap tersebut. Pencarian dilakukan melalui empat mesin pencari elektronik, yaitu Taylor & Francis Online, ProQuest, EBSCOhost, dan Science Direct . Tahapan identifikasi, screening, uji kelayakan, dan eliminasi dilakukan hingga diperoleh 2 artikel yang sesuai dengan tujuan penelitian. Hasilnya, ditemukan bahwa terdapat perbedaan sikap guru terhadap anak usia dini dengan ASD antara pre-service dan in-service teacher. Pre-service teacher menunjukkan sikap positif sedangkan in-service teacher cenderung netral atau sedikit setuju. Penelitian lebih lanjut disarankan untuk dilakukan terhadap guru-guru PAUD inklusif di Indonesia untuk memperluas gambaran dalam berbagai konteks budaya dan negara, serta memfokuskan penelitian sikap guru yang bukan merupakan dampak hasil pelatihan tertentu.
639-648 -
Pengaruh Media Pembelajaran dan Motivasi Diri terhadap Keterlibatan Orang Tua dalam Pendidikan Anak
Dina Kartika Putri, Myrnawati Handayani, Zarina Akbar (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i2.418 | Check in Google Scholar
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran (audio visual dengan media pembelajaran visual) dan motivasi diri terhadap keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak di TK Kabupaten Mojokerto. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain faktorial 2 X 2, sampel berjumlah 56 diambil secara random dari populasi yang terbagi dalam empat kelompok, setiap kelompok terdiri dari 14 orang tua peserta didik. Instrumen yang digunakan berupa: angket motivasi diri orang tua siswa, dan kuesioner keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak. Data penelitian dianalisis dengan analisis varians (ANAVA) dua jalur dan dilakukan uji lanjut karena terdapat interaksi antar faktor. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa keterlibatan orang tua pada pendidikan anak di TK dapat ditingkatkan yang melalui pembelajaran orang tua menggunakan media audio visual bagi orang tua memiliki motivasi diri tinggi, dan sebaliknya keterlibatan orang tua pada pendidikan siswa di TK dapat ditingkatkan yang melalui pembelajaran orang tua menggunakan media visual bagi orang tua memiliki motivasi diri rendah. Keberbaruan penelitian ini menunjukkan pentingnya keterlibatan orang tua dalam proses penyelenggaraan pendidikan.
649-657 -
Early Childhood Metacognitive Learning among Students of Early Childhood Teacher Education
Fadillah Fadillah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i2.332 | Check in Google Scholar
The purpose of this research is to describe the ability of Early Childhood Teacher Education students to carry out Early Childhood metacognitive learning.By using the developmental research method that refers to the Dick and Carey's model, the following research results are obtained: Based on the teaching of thinking, teaching for thinking and teaching about thinking, early childhood metacognitive learning is planned so that the method and media used are clear, to train students' thinking ability. The implementation of early childhood metacognitive learning is assessed from the teacher's perception, namely students of Early Childhood Education as prospective teachers and from children's perceptions. From the teacher's perception it is believed that early childhood metacognitive learning can start at the age of 2 years old. From the children's perception, early childhood metacognitive learning occurs because of the process of habituation and imitation.
658-664 -
Peningkatan Pemahaman Berhitung dan Kardinalitas melalui Penggunaan Media Rangkasbitung
Eka Nurmala Annisa, Yetti Supriyati, Yuliani Nurani (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i2.441 | Check in Google Scholar
Penelitian tindakan ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan aktivitas anak kelompok B TKIT Al Faruqi saat melakukan proses pemahaman berhitung dan kardinalitas melalui penggunaan media Rangkasbitung. Media Rangkasbitung (Barang Bekas Media Berhitung) digunakan sebagai alat untuk menstimulasi kemampuan berhitung dan kardinalitas serta sebagai wujud peningkatan SDM guru dalam berinovasi mengembangkan media pembelajaran. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain siklus mengikuti model Kemmis dan McTaggart. Subjek penelitian terdiri dari 15 anak kelompok B TKIT Al Faruqi. Penarikan kesimpulan dilakukan dengan mengubah penilaian kualitatif ke kuantitatif. Analisis data dilakukan dalam tiga tahapan yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menyatakan bahwa aktivitas anak kelompok B TKIT Al Faruqi mengalami peningkatan setelah penerapan kegiatan belajar menggunakan media Rangkasbitung. Melalui data yang dipaparkan dalam penelitian ini dapat diketahui juga bahwa penggunaan media belajar Rangkasbitung mampu meningkatkan kemampuan berhitung dan kardinalitas anak kelompok B TKIT Al Faruqi.
665-675 -
Media Tangram Geometri “Let’s Be Healthy” Berbasis Android untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Geometri Anak Usia Dini
Himmah Taulany, Lisa Virdinarti Putra, Iwan Setiawan Wibisono (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i2.365 | Check in Google Scholar
Pembelajaran berbasis media digital di era revolusi industrial 4.0 menjadi hal yang mungkin diterapkan pada semua jenjang pendidikan, termasuk Pendidikan Anak Usia Dini. Penelitian bertujuan membuat aplikasi android tangram geometri “Let’s Be Healthy” untuk meningkatkan kemampuan berpikir geometri bagi anak usia dini dan menganalisis keefektifan media tangram geometri tersebut. Menggunakan metode penelitian eksperimen. Dengan desain Quasi Eksperimental Design tipe Nonequivalen Control Group Design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi tangram geometri “Let’s Be Healthy” dapat meningkatkan kemampuan berpikir geometri. Hal ini terbukti dari perbedaan rata-rata postes kelompok eksperimen terhadap kelompok kontrol. Dampak penelitian ini adalah bahwa pendidik PAUD seharusnya melakukan pembelajaran yang sesuai dengan tahapan perkembangan anak serta memberikan bentuk-bentuk pembelajaran yang memungkinkan anak memahami geometri agar pengembangan kognitif anak lebih optimal
676-685 -
Metode Pelatihan dan Persistensi Berpengaruh terhadap Kompetensi Pedagogik Guru PAUD
Aris Ciptaningtyas, Elindra Yetti, Sofia Hartati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i2.440 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara metode pelatihan dan persistensi terhadap kompetensi pedagogik guru pendidikan anak usia dini. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, metode yang digunakan adalah expost facto. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain factorial 2x2 (desain noneksperimental). Sampel penelitian ini adalah guru pendidikan anak usia dini yang pernah mengikuti pelatihan/diklat berjenjang tingkat dasar di wilayah Jakarta Timur. Pengumpulan data yang digunakan adalah teknik non tes dengan instrumen berupa angket/kuisioner. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan ANAVA dua jalur dan uji tuckey. Hasil penelitian mengungkapkan terdapat perbedaan yang signifikan antara rata-rata skor kompetensi pedagogik guru pendidikan anak usia dini yang mengikuti metode pelatihan dalam jaringan (daring/online) dan rata-rata skor kompetensi pedagogik guru pendidikan anak usia dini yang mengikuti metode pelatihan tatap muka, serta terdapat pengaruh interaksi antara metode pelatihan dan persistensi terhadap skor kompetensi pedagogik guru pendidikan anak usia dini.
686-702 -
Pembentukan Karakter Anak melalui Budaya Nalo pada Anak Usia Dini
Andi Nafsia, Yufiarti Yufiarti, Asep Supena (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i2.439 | Check in Google Scholar
Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan pembentukan karakter anak suku Ngada ( usia 6-8 tahun) melalui budaya Nalo di kampung Lodo kabupaten Ngada Nusa Tenggara Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif enografi. Analisis data yang digunakan menggunakan analisis data Spradley. Data penelitian ini diperoleh dari hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa karakter baik atau positif anak dapat terbentuk melalui budaya Nalo. Karakter baik yang terbentuk dari budaya Nalo seperti religius, tanggung jawab, menghargai, kerja sama, dan sikap kekeluargaan yang tinggi. Ditemukan bahwa karakter tersebut terbentuk karena adanya faktor pendukung seperti niai filosofi, perspesi masyrakat, dan pembiasaan masyarakat suku Ngadha dalam melestarikan budaya Nalo. Pembentukkan karakter anak melalui budaya Nalo dilakukan di rumah dan masyarakat, dilakukan saat berkumpul makan dan minum bersama (Ka Papa Fara, Inu Papa Resi) yang selalu dilengkapi dengan minuman adat yang dikenal dengan sebutan moke.703-714 -
Pengaruh Keterlibatan Orangtua dan Regulasi Diri terhadap Perilaku Bullying Anak Usia Dini
Lidia Anjelina Dey Putri, Elindra Yetti, Sofia Hartati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i2.438 | Check in Google Scholar
Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh keterlibatan orangtua dan regulasi diri terhadap perilaku bullying pada anak usia 5-6 tahun TK Kelompok B di Kota Kupang. Metode ex post facto dengan treatment by level 2x2. Penarikan sampel menggunakan teknik pengambilan sampel acak kelompok, sehingga terpilihlah dua kelurahan yaitu Kelurahan Oetete dan Fatululi. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas dan homogenitas. Hasil ditemukan bahwa terdapat perbedaan perilaku bullying antar anak yang memiliki keterlibatan orangtua tinggi dan anak yang memiliki keterlibatan orangtua rendah, perbedaan perilaku bullying antara anak yang memiliki regulasi diri tinggi dengan anak yang memiliki regulasi diri rendah. Disimpulkan bahwa adanya pengaruh signifikan antara keterlibatan orangtua dan regulasi diri terhadap perilaku bullying anak. Implikasi hasil penelitian menunjukkan antar variabel memberikan kontribusi bagi perkembangan sosial dan diri anak di lingkungan. Oleh karena itu, keterlibatan orangtua tinggi merupakan standar bagi pengaturan diri anak dalam menampilkan perilaku yang diharapkan sesuai tumbuh kembang anak.
715-732 -
Pengaruh Pembelajaran ICT dan Minat Belajar terhadap Kesiapan Membaca Anak Usia Dini
Riskha Hanifa Nasution, Hapidin Hapidin, Lara Fridani (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i2.411 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran ICT dan minat belajar terhadap kesiapan membaca, menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen. Populasi penelitian seluruh anak TK B usia 5-6 tahun di Kabupaten Pasaman Barat. Teknik pengambilan sampel menggunakan multistage random sampling. Teknik analisis data menggunakan ANAVA. Hasil penelitian menemukan bahwa 1) Terdapat perbedaan kesiapan membaca anak yang menggunakan pembelajaran ICT berbasis interaktif dan berbasis non interaktif. Hasil perhitungan ?= 0,05 di peroleh Fhitung untuk pembelajaran ICT sebesar 5,849 sedangkan Ftabel 4,11. 2) Terdapat perbedaan kesiapan membaca antara anak yang memiliki minat belajar tinggi dan minat belajar rendah. Hasil perhitungan ?= 0,05 diperoleh Fhitung untuk minat belajar sebesar 4,588 sedangkan Ftabel 4,11. 3) Pengaruh interaksi pembelajaran ICT dan minat belajar terhadap kesiapan membaca anak. Hasil perhitungan ?= 0,05 diperoleh Fhitung > Ftabel (74,602 > 4,11). Dampak dari penelitian ini adalah guru lebih memahami cara penggunaan pembelajaran ICT pada anak usia dini.
733-746 -
Implementasi Sekolah Ramah Anak untuk Membangun Nilai-Nilai Karakter Anak Usia Dini
Tri Na'imah, Yuki Widyasari, Herdian Herdian (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i2.283 | Check in Google Scholar
Tujuan penelitian adalah mengkaji implementasi sekolah ramah anak di TK ‘Aisyiyah di Purwokerto dan mengembangkan konsep sekolah ramah anak berbasis nilai-nilai karakter anak. Pendekatan penelitian menggunakan pendekatan grounded theory. Subjek penelitian guru dan kepala sekolah TK ‘Aisyiyah 1 Purwokerto, TK ‘Aisyiyah Teluk Purwokerto Selatan dan TK Bantarwuni, Sumbang. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi. Analisis data menggunakan analisis komparatif konstan. Hasil penelitian menunjukkan ada tiga kategori dengan lima sub kategori yang berkaitan dengan implementasi sekolah ramah anak di Taman Kanak-kanak untuk mengembangkan karakter anak , yaitu kategori persiapan, perencanaan, pelaksanaan. Taksonomi konsep sekolah ramah anak adalah school-based character education, safe school environment, friendly school, inclusive school, religous school. Implikasi pembelajaran ramah anak adalah dengan menerapkan pembelajaran inklusif, pembelajaran ramah lingkungan, pendidikan sosial, pendidikan berbasis keadilan dan pendidikan berbasis agama.
747-756 -
Identifikasi Bentuk dan Dampak Kekerasan pada Anak Usia Dini di Kota Yogyakarta
Alif Muarifah, Dewi Eko Wati, Intan Puspitasari (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i2.451 | Check in Google Scholar
Anak usia dini merupakan salah satu yang rentan mengalami kekerasan dari orangtua atau pengasuhnya. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk kekerasan orang tua terhadap anak, faktor penyebab kekerasan, dan dampak fisik maupun psikologis yang dialami anak. Hasil identifikasi selanjutnya digunakan sebagai dasar penelitian lanjutan dan penanganan psikologis bagi orang tua yang melakukan kekerasan terhadap anak. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan angket dan dianalisis dengan teknik deskriptif kualitatif. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 320 orang tua yang memiliki anak usia 4-6 tahun yang bersekolah di Gondomanan, Umbulharjo, Gedongtengen, dan Ngampilandengan menggunakan teknik cluster sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 14 pilihan bentuk kekerasan, yang paling banyak dilakukan orangtua terhadap anak adalah mencubitdan memelototi. Kecamatan Gedongtengen memberikan respon paling banyak hampir di setiap bentuk kekerasan. Alasan terbanyak orangtua melakukan kekerasan adalah untuk mendisiplinkan anak. Hal ini menyebabkan anak menangisketika orangtua melakukan kekerasan terhadap mereka.
757-765 -
Bias Gender dalam Pola Asuh Orangtua pada Anak Usia Dini
Ika Kurnia Sofiani, Titin Mufika, Mufaro’ah Mufaro’ah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i2.300 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bias gender orang tua terhadap anak usia dini dan dampaknya terhadap perkembangan anak. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Analisis data, dapat dilihat bahwa ada bias gender dalam pengasuhan anak usia dini yaitu 65,31%. Kemudian hasil analisis lebih lanjut bahwa terdapat perbedaan tingkat bias gender dalam pola asuh adalah pola asuh permisif 29,61%, pola asuh demokratis 22,01% dan pola asuh otoriter 55,14%. Dapat disimpulkan bahwa bias gender dalam pola asuh orang tua terhadap anak usia dini cenderung lebih dipraktikkan oleh orang tua yang menerapkan pola asuh otoriter. Adapun dampak bias gender dalam merawat anak-anak pada perkembangan dan pertumbuhan anak ada kecemburuan pada anak-anak yang mengakibatkan anak-anak membandingkan diri mereka dengan saudara kandung, kurang percaya diri, cemburu, gangguan emosional (bad mood), menjadi anak yang pemberontak (sulit untuk mengatur), gangguan perilaku (agresif, hiperaktif)
766-777 -
Pola Pendidikan keluarga Saat Bencana Kabut Asap di Kota Pekanbaru
Febri Giantara, Novi Yanti, Satri Handayani, Yenni Anis (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i2.446 | Check in Google Scholar
Bencana kabut asap yang terjadi dari tahun 2015 sampai dengan 2019 memberikan dampak negatif disemua lini kehidupan manusia, terutama pada proses pendidikan anak. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pola pendidikan keluarga yang sesuai ketika kabut asap. Pendidikan keluarga yang dimaksud disini adaah sebuah proses pendidikan pada anak usia taman kanak-kanak terutama pada pendidikan agama. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif naratif. Sampel dua keluarga yang berada di Kelurahan Tuah Karya kota Pekanbaru. Pendidikan anak yang sesuai ketika bencana kabut asap di kota Pekanbaru pada Kelurahan Tuah Karya adalah menggunakan media sosial WhatsApp dan modul yang telah dipersiapkan pihak sekolah. Penggunaan WhatsApp ini dengan cara guru mengingatkan orang tua agar mengulang-ulang materi yang telah ditentukan pihak sekolah. Penggunaan modul dengan cara sekolah memberikan modul kepada orang tua dan orang tua membimbing anak menggunakan modul tersebut. Hasil penelitian ini bisa digunakan oleh keluarga lain yang tekena bencana kabut asap.
778-786 -
Keterampilan Sosial Anak Suku Bajo di Sulawesi Tenggara
Hadi Machmud, Nur Alim, Lily Ulviya (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i2.459 | Check in Google Scholar
Keterampilan sosial anak cendrung stagnan, terpola etnisitas, bersikap ekslusif dan tetutup, tidak terpapar pengaruh luar. Artikel ini membahas tentang bentuk keterampilan sosial anak suku Bajo di Marobo dan Bajo Indah, pengaruh nilai budaya leluhur terhadap keterampilan sosial anak pada wilayah berbeda, serta peran keluarga, masyarakat, pemerintah dalam meningkatkan keterampilan sosial anak. Menggunakan metode deskriptif dan pendekatan fenomenologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan sosial anak suku Bajo sebagai warisan budaya leluhur terwujud dalam kehidupan sehari berupa Nganjama Sibbea (Bekerjasama), Guru Sibbea (Belajar bersama), Kukuri Sibbea (Bermain bersama), Si Jagaang (Saling melindungi), Situloh/Sibantoh (Tolong menolong), Ringan tangan membantu Soliditas, terimplementasi dalam pengabdian dan kepatuhan pada keluarga dan masyarakat. Pengembangan keterampilan sosial anak tidak berbanding lurus dengan program pemerintah yang berpihak dan berpersfektif anak.
787-802 -
Meningkatkan Perkembangan Membaca Melalui Buku Cerita Rakyat Melayu pada Anak Usia Dini
Rita Kurnia, Guslinda Guslinda, Maria Safriyanti (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i2.457 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses dan hasil pembelajaran melalui pelaksanaan penggunaan media gambar yang dapat meningkatkan kesiapan membaca anak usia dini di Taman Kanak-Kanak Pembina Negeri Tualang Kabupaten Siak, Riau. Metode penelitian ini adalah Tindakan Kelas (PTK). Subyek penelitian ini berjumlah 19 orang anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini terdiri dari dua siklus dan setiap siklus terdiri dari tiga pertemuan.Teknik analisis data digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kuantitatif dan kualitatif. Analisis data kualitatif dengan cara menganalisis data dari hasil catatan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan kesiapan membaca anak melalui media gambar adalah rata-rata skor kesiapan membaca anak pada siklus I sebesar 47,37% dan siklus II meningkat sebesar 76,15%. Kesimpulan, penggunaan media gambar dapat meningkatkan kesiapan membaca anak usia dini
803-812 -
Media Pembelajaran Bernilai Ekonomis Berbasis Recycle System untuk Pendidikan Anak Usia Dini
Yesi Novitasari, Heleni Filtri, Herdi Herdi (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i2.296 | Check in Google Scholar
Pendidikan anak usia dini hakekatnya adalah tempat anak bermain sambil belajar atau belajar sambil bermain. Oleh karena itu, kegiatan pembelajaran bagi anak dilakukan menggunakan media pembelajaran yang menyenangkan dan sebaiknya ramah lingkungan, atau lebih baiknya lagi memiliki nilai ekonomis untuk sekolah sehingga memberikan penghasilan lebih untuk sekolah dan guru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis media pembelajaran yang bernilai ekonomis dengan berbasis recycle system. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian ini adalah Mahasiswa nonreguler berjumlah 14 orang yang diambil dengan teknik purposive sampling. Hasil analisis data penelitian menunjukkan bahwa kelayakan media pembelajaran bernilai ekonomis berbasis recycle system dapat dipersentasekan 79,76 % dengan kategori layak, sedangkan keefektifan media dipersentasekan 82,65% dengan kategori sangat efektif, selanjutnya nilai ekonomis media pembelajaran dipersentasekan 81,63% dengan kategori sangat bernilai ekonomis.
813-819 -
Pengaruh Permainan Magic Card terhadap Kemampuan Bercerita Anak Usia Dini
Wendy Erste Sohn Chandra, Delfi Eliza (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i2.460 | Check in Google Scholar
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui Pengaruh Permainan Magic Card terhadap Kemampuan Bercerita Anak di PAUD Inklusi Istiqamah Islamic School Bukittinggi. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan jenis eksperimen atau penelitian quasi eksperimen dengan menggunakan Permainan Magic Card. Permainan Magic Card berpengaruh terhadap bercerita anak di PAUD Inklusi Istiqamah Islamic School Bukittinggi. Berdasarkan analisis data, diperoleh nilai rata-rata hasil Kemampuan Bercerita anak di kelas eksperimen yang menggunakan Permainan Magic Card lebih tinggi (82) dibandingkan kelas kontrol yang menggunakan kartu gambar (72,6).
820-830 -
Pengembangan Media Permainan Mipon’s Daily untuk Meningkatkan Kemampuan Berhitung Anak
Nila Mayang Sari, Elindra Yetti, Hapidin Hapidin (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i2.428 | Check in Google Scholar
Kemampuan berhitung merupakan kemampuan dasar anak dalam mempelajari matematika terkait pemahaman mengenal bilangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah media permainan dan mengetahui efektivitasnya untuk meningkatkan kemampuan berhitung anak usia 5-6 tahun. Media permainan ini disebut Mipon’s Daily yang dirancang melalui aplikasi powerpoint yang disesuaikan dengan tingkat perkembangan anak. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat. Uji efektivitas media permainan Mipon’s Daily menggunakan uji t-berpasangan. Responden dalam penelitian sebanyak dua puluh orang anak di TK Restu Ibu Ketinggian. Berdasarkan hasil perhitungan, terdapat peningkatan rata-rata sebelum diberikan perlakuan dengan setelah diberikan perlakuan. Diketahui hasil t hitung juga lebih besar dibandingkan dengan nilai t tabel sehingga H0 ditolak, berarti dapat disimpulkan bahwa terdapat perubahan yang signifikan antara sebelum menggunakan media permainan Mipon’s Daily (pretest) dengan setelah menggunakan media permainan Mipon’s Daily (posttest). Jadi, produk yang dikembangkan efektif digunakan dalam meningkatkan kemampuan berhitung anak usia 5-6 tahun.
831-839 -
Identifikasi Kesiapsiagaan Guru PAUD sebagai Upaya Pengurangan Risiko Bencana Banjir di Bandung
Euis Kurniati, Vina Adriany, Mirawati Mirawati, Ridha Marissa El-Seira, Ina Winangsih (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i2.388 | Check in Google Scholar
Artikel ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana sikap kesiapsiagaan guru yang tinggal di daerah kawasan rawan bencana banjir sebagai upaya pengurangan risiko bencana banjir. Banjir merupakan salah satu potensi bencana yang sering terjadi di Bandung dengan curah hujan yang tinggi. Penelitian sebelumnya menunjukkan banyaknya kerugian yang disebabkan oleh bencana banjir. Penelitian ini menggunakan studi kasus, dengan melakukan observasi, wawancara, dan forum group discussion untuk mendalami pandangan guru PAUD tentang bancana banjir dan kesiapsiagaan guru PAUD terhadap bencana banjir. Temuan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa guru PAUD sudah memiliki kesadaran akan potensi bencana banjir di wilayahnya, begitu juga dengan berbagai faktor yang bisa menyebabkan banjir. Kesiapsiagaan guru terkait bencana dilakukan melalui pemberian informasi pada orang tua siswa terkait potensi banjir upaya yang dapat dilakukan orang tua ketika banjir terjadi. Adapun upaya mitigasi yang dimasukkan dalam program sekolah baru terbatas pada pengenalan bencana banjir dalam pembelajaran bagi anak usia dini.840-850 -
Instrumen Evaluasi Karakter Mahasiswa Program Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini
Wenny Hulukati, Maryam Rahmi (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i2.468 | Check in Google Scholar
Berkembangnya zaman membuat individu lupa akan nilai-nilai etika di lingkungan sosial, sehingga mengalami disorientasi dan disintegrasi. Menghadapi persoalan saat ini tujuan pada penelitian adalah mengembangkan instrumen khusus untuk mengevaluasi perkembangan karakter yang terjadi pada mahasiswa/i program pendidikan guru pendidikan anak usia dini di Universitas Negeri Gorontalo. Peneltian ini menggunakan prosedur penelitian pengembangan Borg and Gall. Hasil penelitian dan pengembangan adalah: (a) telah tersusun instrumen evaluasi karakter mahasiswa yang telah melalui validasi ahli, yakni: ahli pendidikan karakter, ahli evaluasi, dan ahli bahasa Indonesia, dan (b) instrumen evaluasi karakter mahasiswa/i program pendidikan guru pendidikan anak usia dini telah melalui uji coba lapangan skala kecil. Dengan demikian instrumen evaluasi karakter mahasiswa yang merupakan hasil penelitian dan pengembangan ini telah layak digunakan, serta memberikan impak yang baik dalam membentuk karakter yang positif pada mahasiswa/i program pendidikan guru pendidikan anak usia dini.
851-861 -
Pengaruh Model Problem Based Learning terhadap Kemampuan Karakter Kerjasama Anak Usia Dini
Afrenia Wulandari, Suparno Suparno (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i2.448 | Check in Google Scholar
Penulisan ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh model problem based learning terhadap kemampuan karakter kerjasama anak usia dini. Hal ini dilakukan agar guru memiliki pandangan model pembelajaran yang tepat untuk menstimulasi karakter kerjasama pada anak di sekolah. Pendidikan karakter sebaiknya dilakukan sejak anak usia dini karena usia ini merupakan masa keemasan (golden age) sehingga harus dimanfaatkan untuk mengoptimalkan pembentukan, pengarahan dan pembinaan karakter kerjasama pada anak usia dini di taman kanak kanak. Adapun unsur kerjasama seperti adanya interaksi, ketergantungan positif, tanggung jawab perorangan dan sikap saling menghargai. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data dengan cara observasi. Desain penelitian pra eksperimental dengan satu kelompok eksperimen menggunakan pretest dan posttest. Dengan subjek penelitian (n=42) anak kelompok B TK Pertiwi Taji di Kecamatan Prambanan. Hasil menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pada kemampuan kerjasama anak yang memperoleh pembelajaran berbasis masalah atau Problem Based Learning pada kelas eksperimen.
862-872 -
Pengaruh Permainan Puppet Fun terhadap Kemampuan Membaca Anak Usia Dini
Winarti Winarti, Dadan Suryana (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i2.462 | Check in Google Scholar
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui Pengaruh Permainan Puppet Fun terhadap Kemampuan Membaca Anak di Taman Kanak-kanak Islam Excellent Bukittinggi. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan jenis eksperimen atau penelitian quasi eksperimen dengan menggunakan Permainan Puppet Fun. Permainan Puppet Fun berpengaruh terhadap kemampuan membaca anak di Taman Kanak-kanak Islam Excellent Bukittinggi. Berdasarkan analisis data, diperoleh nilai rata-rata hasil Kemampuan Membaca anak di kelas eksperimen yang menggunakan Permainan Puppet Fun lebih tinggi (82,6) dibandingkan kelas kontrol yang menggunakan Majalah (72,3) karena pembelajaran menggunakan permainan Puppet Fun memberikan gambaran konkrit berupa buku menjadi 3 dimensi untuk pembelajaran membaca anak membantu anak mengenal huruf dan memahami maknanya.
873-882 -
Pola Pengelolaan Pendidikan Anak Usia Dini di Kota Gorontalo
Sukma Nurilawati Botutihe (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i2.481 | Check in Google Scholar
Pola kegiatan dalam pengelolaan sekolah non formal PAUD adalah perencanaan pendidikan, pengolahan dan analisa data pendidikan, pembiayaan pendidikan, pengembangan kurikulum, pengelolaan sumber daya manusia dan pengawasan sekolah. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pola pengelolaan Pendidikan Anak Usia Dini di Kota Gorontalo. Penelitian ini menggunakan metode eksplanatori dan pendekatan penelitian kuantitatif bersifat deskriptif. Subjek penelitian 102 pengelola dan pendidik PAUD di Kota Gorontalo sebagai sumber informasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 85% pola pengolaan pendidikan anak usia dini di Kota Gorontalo dikatergorisasikan baik. Ditunjukkan bahwa kompetensi pengelola dan pendidik PAUD dilaksanakan secara efektif pada aspek kompetensi teknis, kompetensi kepribadian serta kompetensi sosial yang dimiliki oleh pengelola, pendidik dan pengawai tata usaha sekolah di PAUD.
883-891 -
Pengembangan Literasi Dini melalui Kerjasama Keluarga dan Sekolah di Taman Anak Sanggar Anak Alam Yogyakarta
Sjafiatul Mardliyah, Hotman Siahaan, Tuti Budirahayu (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i2.476 | Check in Google Scholar
Literasi dini adalah kemampuan anak usia dini untuk membaca, menulis dan berhitung. Literasi anak usia dini berkembang dan diperoleh di rumah maupun lingkungan sosialnya. Pentingnya literasi di era digital bagi anak usia dini menuntut perhatian serius. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pola pengembangan literasi bagi anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Data bersifat deskriptif berupa kata-kata tertulis dari informan yaitu fasilitator, orangtua siswa, kepala sekolah serta perilaku yang dapat diamati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi dini dengan memproduksi buku cerita berdampak mendorong percepatan perkembangan bahasa bagi anak usia dini. Modal sosial sebagai elemen pokok dalam pengembangan literasi dini berhubungan dengan kerjasama dalam menjalin komunikasi, memberi dukungan serta keteladanan dari orang tua dan fasilitator untuk menciptakan lingkungan belajar. Kondisi ini menghadirkan parenting di sekolah yang terpadu dengan proses pembelajaran secara alami dan bukan kegiatan yang diselenggarakan secara terbatas pada setiap semester yang bersifat monoton.
892-899 -
Kompetensi Pedagogik Guru dalam Melaksanakan Penilaian Pembelajaran Anak Usia Dini
Kiki Mundia Sari, Heru Setiawan (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i2.478 | Check in Google Scholar
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kompetensi pedagogik guru PAUD dalam melaksanakan penilaian pembelajaran anak usia dini di TK al-Muttaqin Sungai Duren. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian, yaitu: 1) kompetensi pedagogik guru PAUD di TK al-Muttaqin Sungai Duren belum mampu melaksanakan penilaian pembelajaran anak usia dini sesuai dengan prinsip-prinsip penilaian; 2) kompetensi pedagogik guru PAUD di TK al-Muttaqin Sungai Duren belum mampu merancang kegiatan pembelajaran dalam bentuk Rencana Program Pembelajaran; 3) penilaian pembelajaran di TK al-Muttaqin Sungai Duren belum terlaksana dengan baik sesuai dengan prosedur penilaian; dan 4) guru PAUD di TK al-Muttaqin Sungai Duren dalam melaksanakan penilaian pembelajaran tidak menggunakan instrumen penilaian. Adapun kesimpulannya adalah kompetensi pedagogik guru PAUD di TK al-Muttaqin Sungai Duren belum mampu melaksanakan penilaian pembelajaran anak usia dini sesuai dengan prinsip-prinsip penilaian.900-912 -
Analisis Pola Asuh Orang Tua terhadap Keterlambatan Bicara pada Anak Usia Dini
Nur Hasanah, Sugito Sugito (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i2.456 | Check in Google Scholar
Faktor utama yang mempengaruhi keterlambatan bicara pada anak ialah pola asuh orang tua. Pola asuh orang tua kurang tepat bagi anak usia dini di masa perkembangannya. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis hubungan pola asuh orang tua terhadap keterlambatan bicara anak. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebanyakan orang tua menerapkan pola asuh permisif dalam mendidik dan mengasuh anak. Pola asuh permisif menyebabkan keterlambatan bicara anak karena kesibukan orang tua, rendahnya tingkat pendidikan orang tua, kurangnya stimulasi, dukungan positif lingkungan dan interaksi, keinginan orang tua agar anak mampu berbahasa asing.
913-922 -
Cooking Class Berbasis Kearifan Lokal Meningkatkan Motorik Halus Anak di Daerah Miskin
Khusnul Laely, Subiyanto Subiyanto (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i2.466 | Check in Google Scholar
Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui model pembelajaran cooking class dalam meningkatkan motorik halus anak usia dini, menguji efektifitas pembelajaran cooking class untuk meningkatkan motorik halus anak, serta faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan motorik halus anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang ditujukan untuk lembaga PAUD yang didirikan di daerah miskin di kabupaten magelang salah satu output program Iptek Bagi Wilayah (IbW) Kabupaten Magelang Tahun 2016-2018 yaitu POS PAUD Ar-Rayyan yang meliputi perencanaan penelitian, pelaksanaan penelitian, pengamatan dan refleksi penelitian. Hasil penelitian menunjukkan implementasi cooking class berbasis kearifan lokal mampu meningkatkan kemampuan motorik halus anak. Selain itu faktor yang mempengaruhi perkembangan motorik halus anak usia 3-4 tahun yaitu diantaranya stimulus yang diberikan oleh orang tua dan pendidik, kemandirian anak dalam kegiatan pembelajaran, kesadaran orang tua akan pentingnya proses daripada hasil, kepercayaan orang tua terhadap kemampuan anak, dan kedekatan emosional antara pendidik dan peserta didik.
923-931 -
Manajemen Tehnik Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini di Kawasan Pesisir Laut Kabupaten Gorontalo Utara
Arfan Utiarahman, Novianty Djafri, Syamsu Q Badu (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i2.497 | Check in Google Scholar
Pendidikan Anak Usia Dini penting untuk diolah dalam tehnik, tahap dan langkah serta strategi manajemen pembelajaran. Adapun tujuan penelitian ini adalah: untuk mendapatkan Model Manajemen Tehnik Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini Dikawasan Pesisir Laut Tomilito Kabupaten Gorontalo Utara. Metode Penelitian ini menggunakan jenis penelitian fenomena masyarakat dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Adapun tehnik pengumpulan data: observasi, wawancara dan angket, dengan tehnik analisis pengolahan data; pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian ini mendapatkan model pembelajaran interaktif dan sistem pembelajaran kooperatif, dengan indikator Manajemen Tehnik Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini di Kawasan Pesisir pantai adalah: 1) Perencanaan pembelajaran yang berpusat pada anak dikawasan pesisir. 2) Mengorganisir pembelajaran yang aktif dikawasan pesisir. 3) Menggerakkan pendidikan anak usia dini, melalui pengalaman langsung dengan objek dikawasan pesisir 4) mengawasi pembelajaran PAUD mempertimbangkan keseluruhan aspek pengembangan, bermakna, manarik, dan fungsional dikawasan pesisir.
932-939 -
Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Budaya Kerja Kepala Sekolah di Pendidikan Anak Usia Dini
Novianty Djafri (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i2.494 | Check in Google Scholar
Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui Pengaruh Budaya Kerja Terhadap Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah PAUD di Kota Gorontalo. Metode penelitian yang menggunakan metode survey untuk menguji gaya kepemimpinan kepala sekolah di Kota Gorontalo, diuji menggunakan teknik path analisis, dengan pendekatan penelitian kuantitatif yang datanya disajikan secara deskriptif, melalui data primer, adapun teknik pengumpulan data digunakan melalui observasi dan angket. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh positif Budaya Kerja terhadap Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah, artinya dengan Budaya Kerja yang baik dari kepala sekolah akan meningkatkan gaya Kepemimpinan kepala sekolah PAUD bersama bawahan dan anggota serta unsur sekolah (guru, orangtua, siswa/wi dan masyarakat sekitar sekolah PAUD serta pemerintah yang membidangi pengelolaan sekolah PAUD).
940-950 -
Meningkatkan Perkembangan Sosial Anak Usia Dini melalui Metode Proyek
Hillia Izza (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i2.483 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan perkembangan sosial melalui metode proyek. Sampel pada penelitian ini adalah anak kelompok B di Taman Kanak-kanak Aisyiyah Bustanul Athfal IV Kota Jambi yang berjumlah 15 anak yang terdiri dari 9 laki-laki dan 6 Perempuan. Penelitian ini termasuk penelitian tindakan kelas dengan menggunakan model Kemmis dan Mc.Taggart yang terdiri dari 4 tahap (perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi). Teknik pengumpulan data melalui observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan deskriptif analitik. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan perkembangan sosial dengan menggunakan metode proyek selama dua siklus yang dikategorikan berkembang sangat baik (BSB). Kesimpulan pada penelitian ini adalah penggunaan metode proyek dapat meningkatkan perkembangan sosial anak.
951-961 -
Pemahaman Guru mengenai Pendidikan Sosial Finansial pada Anak Usia Dini menggunakan Media Loose Parts
Sri Wahyuni, Reswita Reswita (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i2.493 | Check in Google Scholar
Pendidikan sosial finansial bagi anak usia 5-6 tahun menggunakan media loose parts sangat penting dalam inovasi pembelajaran di lembaga PAUD dikarenakan: 1) pola pembelajaran anak usia dini masih belum berkembang secara optimal, hal ini ditandai dengan belum adanya kurikulum yang membangkitkan kemampuan sosial finansial pada anak usia dini. 2) kurangnya muatan kurikulum yang menunjang kemampuan sosial finansial anak usia dini sehingga perlu dikembangkan sebuah model pendidikan sosial finansial. 3) Tantangan kehidupan yang semakin mengglobal menuntut sebuah sistem perekonomian suatu negara untuk terkoneksi dengan dunia. Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan pelaksanakan pendidikan sosial finansial pada anak usia 5-6 tahun menggunakan media loose parts di Kabupaten Siak. Teknik pengumpulan data yang dipergunakan adalah angket. Sedangkan analisis data yang dipergunakan adalah analisis deskripstif kuantitatif untuk menjelaskan hasil studi lapangan. hasil yang diperoleh adalah 65% dari keseluruhan guru memiliki tingkat pemahaman yang rendah mengenai pendidikan sosial finansial anak usia dini menggunakan media loose parts. 25 % guru berada pada kategori sedang, 10 % guru lainnya berada pada kategori sangat rendah, dan tidak ada guru yang berada pada kategori tinggi dan sangat tinggi. Berdasarkan hasil pengolahan data dapat disimpulkan bahwa rata-rata guru perlu mengikuti pembelajaran pendidikan sosial finansial menggunakan media loose parts pada anak usia dini962-970 -
Literasi dalam Pendidikan Anak Usia Dini: Persepsi dan Praktik Guru di Prasekolah Aceh
Mutia Afnida, Suparno Suparno (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i2.480 | Check in Google Scholar
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pemahaman dan praktik literasi di dalam pendidikan anak usia dini. Penelitian ini merupakan mixed-method melalui wawancara dan pengisian kuisioner. Hasil data kualitatif dianalisis melalui tahapan reduksi, sajian data, dan penarikan kesimpulan sedangkan data kuantitatif menggunakan analisis deskriptif. Berdasarkan hasil yang diperoleh, literasi dimaknai dengan stimulasi perkembangan kemampuan bahasa anak yang menekankan pada pengetahuan huruf dan kesadaran fonologi, diantaranya: mengajak anak membaca buku, mengenal kosakata melalui kartu bergambar, menirukan bentuk tulisan dan kosakata, serta kegiatan lainnya yang berhubungan dengan baca-tulis anak. Literasi dapat terlaksana dengan baik berdasarkan pengalaman dan pengetahuan serta ketersediaan waktu yang dimanfaatkan. Banyaknya pengetahuan guru tentang literasi akan berdampak pada keragaman kegiatan yang dirancang dan berguna untuk stimulasi perkembangan kemampuan bahasa anak sejak dini. Dengan demikian pengetahuan guru tentang literasi sangat diperlukan, agar isu pro dan kontra tentang baca-tulis untuk anak usia dini dapat dilakukan dengan kegiatan literasi yang sesuai dengan usia anak.
971-981 -
Evaluasi Pelaksanaan Standar Proses di Satuan Pendidikan Anak Usia Dini
Nurdin Nurdin, La Ode Anhusadar (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i2.485 | Check in Google Scholar
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui proses perancanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran dan penilaian pembelajaran. Metode penelitian ini adalah metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode evaluasi model CIPP dengan pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian ini adalah Kelompok Bermain Nur’ain di Mola Selatan Kecamatan Wangi-wangi Selatan Kabupaten Wakatobi Subyek dalam penelitian ini adalah pelaksanaan proses standar PAUD di Kelompok Bermain Nur’ain. Faktor yang diteliti adalah Kepala Sekolah dan guru. Teknik Pengumpulan data adalah teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah perencanaan dan penyusunan program semester dan kegiatan harian masih dilakukan oleh para guru dengan menyontek buku yang dibeli. Kelompok Bermain Nur’ain baru sebatas membuat rencana kegiatan harian sesuai dengan buku tanpa melakukan modifikasi. Hal ini tentu saja menimbulkan pertanyaan mengapa kebiasaan ini terus dipertahankan padahal sekolah-sekolah seharusnya mampu membuat perencanaan pembelajarannya sendiri. Dengan demikian, pada aspek proses sekolah ini belum sesuai dengan standar PAUD. Kegiatan pelaksanaan pembelajaran meliputi pembukaan, inti dan penutup sebagaimana tertuang dalam standar PAUD. Namum kegiatan masih dominan terjadi di dalam kelas dengan suasana teacher center yang menekankan pembelajaran pada kognisi anak. Dari sisi metode pembelajaran, maka belum sesuai dengan standar PAUD. Yang dapat dikatakan menyangkut penilaian adalah pertama Kelompok Bermain Nur’ain ini melakukan penilaian melalui pengamatan dan unjuk kerja. Namun, penilaian tersebut tidak dicatat secara individu melalui narasi melainkan berkelompok dengan memakai simbol angka.
982-993 -
Hubungan Game Online dengan Perkembangan Emosional Anak Usia 5-6 Tahun
Diah Andika Sari, Ari Lela Nurjanah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i2.344 | Check in Google Scholar
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara game online dengan perkembangan emosional usia 5 – 6 tahun. Metode yang digunakan yaitu metode penelitian kuantitatif korelasional, dengan teknik pengambilan sampel purposif sampling. Penelitian ini dilaksanakan pada TK Pendawa di kelurahan Pondok Cabe, Kecamatan Pamulang, kabupaten Tangerang Selatan, Propinsi Banten. Sampel berjumlah 40 anak, malalui instrumen berupa angket kepada orangtua siswa. Dari hasil penelitian pada taraf signifikan 5% didapatkan bahwa nilai r hitung (0,416), lebih besar dari pada r table (0,320). Nilai r hitung 0,416 berada pada rentang 0,40 – 0,70 yang bearti berada pada kategori korelasi yang cukup kuat. Sedangkan nilai Koefisien Determinasi didapat sebesar 17%, yang artinya game online mempunyai hubungan dengan perkembangan emosional anak usia 5 – 6 tahun sebesar 17%, sedangkan sisanya berhubungan dengan faktor lain yang pada penelitian ini tidak diteliti. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang cukup kuat dan signifikan antara game online dengan perkembangan emosional anak usia 5-6 tahun di TK Pendawa dikelurahan Pondok Cabe, kecamatan Tangerang Selatan, Banten.
994-999 -
Penggunaan Gadget pada Anak; Tantangan Baru Orang Tua Milenial
Ria Novianti, Meyke Garzia (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i2.490 | Check in Google Scholar
Generasi abad ke-21 merupakan pengguna teknologi lebih banyak daripada generasi masa lalu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana orang tua di era milenial mendampingi penggunaan gadget pada anak. Responden berjumlah 254 orang tua anak (berusia 2-7 tahun) di Kota Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan pendekatan statistik deksriptif. Teknik analisis data menyajikan tabel dan grafik. Secara keseluruhan hasil penelitian menunjukkan 40% anak mengamuk jika tidak diberikan gadget. Kondisi ini memperlihatkan ketergantungan anak terhadap gadget yang cukup tinggi. Sedangkan tujuan Ayah/Bunda memberikan gadget pada anak didapatkan persentase sebesar 22% supaya anak lebih pintar, 21% agar anak tidak rewel, sedangkan terbanyak lain-lain sebesar 34%. Tujuan orang tua memberikan gadget pada dasarnya positif, yakni ingin anak mendapatkan manfaat dari teknologi, namun harus dibarengi dengan aturan yang jelas untuk mengurangi dampak negatifnya. Dengan demikian, penting untuk memahami penggunaan teknologi bagi perkembangan otak dan tubuh anak dengan panduan kebijakan penggunaan yang aman dan efektif.
1000-1010 -
Hubungan Sebaya dan Permainan Tradisional pada Keterampilan Sosial dan Emosional Anak Usia Dini
Pahlita Ratri Ramadhani, Puji Yanti Fauziah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i2.502 | Check in Google Scholar
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan hubungan teman sebaya dan permainan tradisional dengan kemampuan sosial dan emosional anak usia dini. Sampel penelitian dari 30 anak yang terdiri dari 10 laki-laki dan 20 perempuan. Sampel penelitian adalah anak-anak berusia 5-6 tahun di wilayah pesisir selatan Kulon Progo. Pengumpulan data dikumpulkan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis validitas data dilakukan dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan sosial dan emosional anak usia dini di pantai selatan Kulon Progo menunjukkan tingkat pencapaian perkembangan yang cukup baik. Hubungan teman sebaya yang positif akan meningkatkan prestasi perkembangan sosial dan emosional anak-anak. Peran orang tua dan guru penting dalam perkembangan sosial anak-anak dan perlu direalisasikan dan dipelajari secara mendalam.
1011-1020 -
Brain Based Learning Efektif Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Konsep Bilangan Anak Usia Dini
Putri Setyaningtyas, Harun Harun (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i2.479 | Check in Google Scholar
Pengetahuan matematika awal khususnya konsep bilangan bagi anak usia dini sangat penting, karena nantinya dapat membantu anak memecahkan masalah di dalam kehidupan sehari-harinya. Tujuan penelitian ini menguji efektivitas brain based learning (BBL) terhadap kemampuan pemecahan masalah konsep bilangan pada anak usia dini. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif quasi eksperimen dengan nonequivalent groups pretest-posttest control design. Sampel sejumlah 42 anak yang berusia 5-6 tahun. Teknik pengumpulan data berupa tes yang disesuaikan dengan karakter anak usia dini. Pengujian hipotesis menggunkan statistik parametrik, kemudian dihitung menggunakan independent sample t-test dan ANOVA test, (?<0,05). Hasil analisis data menunjukkan, Pertama, hasil kelompok eksperimen melampaui hasil kelompok kontrol dalam keseluruhan komponen pemecahan masalah konsep bilangan. Kedua, adanya peningkatan nilai kelompok eksperimen pada saat post-test. Ketiga, BBL memberikan efek yang besar pada keseluruhan komponen. Oleh karena itu, BBL sangat tepat diterapkan dalam pembelajaran yang berkaitan dengan kognitif seperti pemecahan masalah konsep bilangan.
1021-1028 -
Model Pembelajaran Pendidikan Multikultural melalui Pendekatan Proyek Kolaboratif
Roostrianawahti Soekmono, Dhita Paranita Ningtyas (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i2.444 | Check in Google Scholar
Pendidikan multikultural sangat efektif diberikan pada anak usia dini karena kesadaran tentang keberagaman sebagai dasar sikap toleran mulai berkembang pada usia 5 tahun. Sehingga guru AUD memerlukan kemampuan, keterampilan dan sikap positif yang tepat untuk mengajarkan pendidikan multikultural. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan strategi meningkatkan kemampuan mahasiswa PG-PAUD dalam membuat perencanaan dan media pembelajaran multikultural AUD. Pendekatan penelitian menggunakan Penelitian dan Pengembangan (R and D) yang dimodifikasi dalam tiga langkah penelitian yaitu: studi pendahuluan berisi studi pustaka materi perkuliahan, dan studi latar belakang sosial budaya mahasiswa; pengembangan model yaitu identifikasi tema multikultural sesuai latar belakang budaya mahasiswa, perencanaan dan media pembelajaran multikultural; dan tes validasi model berupa validasi asesmen kemampuan mahasiswa membuat perencanaan dan media pembelajaran multikultural. Hasilnya adalah signifikan, efektif dan layak. Temuan penelitian ini, komunikasi dan partisipasi mahasiswa dalam kelompok kolaboratif adalah faktor yang berpengaruh untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa membuat perencanaan pembelajaran multikultural.
1029-1040 -
Efektivitas Buku Cerita Bergambar pada Keberhasilan Toilet Training Anak Usia 3-4 Tahun
Dalety Jelita Hayati, Suparno Suparno (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i2.498 | Check in Google Scholar
Masih banyak anak yang mengalami kesulitan toilet training, yaitu saat mereka berkata ingin buang air kecil akan tetapi masih belum bisa membuka pakaiannya sendiri, kejadian tersebut merupakan salah satu permasalah yang terjadi pada toilet training anak. Maka tujuan dari penelitian ini adalah untukmengetahui keefektifan buku cerita bergambar yang disesuaikan untuk pemahaman pendidikan toilet training bagi anak usia 3-4 tahun. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pre-experimental design. Subjek dalam penelitian ini yaitu anak usia 3-4 tahun di salah satu TK ABA Yogyakarta yang berjumlah 16 anak. Teknik analisis data dalam penelitian ini mengggunakan uji t dengan taraf signifikan 5 %. Berdasarkan hasil uji t pada perilaku toilet training (observasi siswa) diperoleh kesimpulan buku cerita bergambar “yuk ke toilet sendiri” efektif terhadap keberhasilan perilaku toilet training pada kelompok anak usia 3-4 tahun.
1041-1050 -
Analisis Evaluasi Kinerja Pendidik Pendidikan Anak Usia Dini di PAUD Al Azhar Bukittinggi
Iratna Dewi, Dadan Suryana (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i2.465 | Check in Google Scholar
Pengembangan kinerja pendidik merupakan faktor yang sangat menentukan pada keberhasilan proses pendidikan dan pembelajaran dalam era perkembangan pengetahuan yang sangat cepat ini. Salah satu faktor yang mempengaruhi kinerja pendidik PAUD yaitu manajemen kepala sekolah untuk melakukan penilaian kinerja meliputi kemampuan merencanakan pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, melakukan penilaian, membimbing dan melatih peserta didik, serta kemampuan melaksanakan tugas tambahan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif untuk menggambarkan secara apa adanya tentang analisis evaluasi kinerja guru. Jumlah responden dalam penelitian ini yaitu sebanyak 19 orang yang terdiri dari pendidik TK A, TK B dan KB di PAUD Al azhar Bukittinggi. Analisis yang digunakan pada penelitian ini yaitu deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pendidik sudah memiliki kemampuan merencakan pembelajaran, melaksanakan pembelajaran dan kemampuan membimbing dan melatih peserta didik dalam kategori baik. Namun untuk indikator menilai hasil pembelajaran dan melaksanakan tugas tambahan, sebagian besar pendidik masih berada dalam kategori cukup. Sehingga disarankan agar kepala sekolah dapat melakukan manajemen lembaga dengan lebih baik sehingga mampu meningkatkan kinerja guru.
1051-1059 -
Hubungan Profesionalisme Pendidik Pendidikan Anak Usia Dini dengan Efektivitas Pembelajaran PAUD di Kota Gorontalo
Mohamad Zubaidi (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i2.505 | Check in Google Scholar
Profesionalisme pendidik mempunyai hubungan yang erat dengan efektivitas pembelajaran pada pendidikan anak usia dini. Penelitian ini akan melihat apakah ada hubungan antara profesionalisme pendidik pendidikan anak usia dini dengan efektivitas pembelajaran PAUD di Kota Gorontalo. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara profesionalisme pendidik PAUD dengan efektivitas pembelajaran PAUDdi Kota Gorontalo. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif, dengan analisis data menggunakan analisis statistik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa profesionalisme pendidik PAUD mempunyai hubungan yang signifikan dengan efektivitas pembelajaran dan hubungan tersebut mempunyai nilai yang tinggi. Karena itu, dari hasil penelitian ini direkomendasikan kepada para pendidik PAUD untuk meningkatkan profesionalisme melalui peningkatan keterampilan baik melalui diklat PAUD maupun peningkatan kualifikasi pendidikannya.
1060-1067 -
Efektivitas Pengembangan Karakter melalui Fun Garden of Literacy Bagi Anak Usia 7 Tahun
Gusti Yarmi, Prayuningtyas Angger Wardhani (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i2.492 | Check in Google Scholar
Untuk meningkatkan budaya literasi, dibutuhkan model pembelajaran Literasi yang menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas mengembangkan konsep Fun Garden of Literacy yang ramah bagi siswa sekolah dasar. Melalui Fun Garden of Literacy digunakan untuk mengembangan literasi siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimental dengan desain pretest-posttest. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 100 siswa. Penentuan sampel menggunakan simple random sampling. Teknik pengumpulan data adalah tes dan observasi. Teknik analisis data adalah statistik deskriptif dan uji-t (uji-t). Temuan perhitungan menunjukkan bahwa hasil t adalah 4,53 dengan tingkat signifikansi 0,002, yang lebih kecil dari 0,05. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan dalam hasil tes sebelum dan sesudah diberikan Fun Garden of Literacy. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa Fun Garden of Literacy efektif dalam meningkatkan keterampilan baca tulis siswa sekolah dasar. Fun Garden of Literacy dapat menumbuhkan minat baca anak.
1068-1075 -
Gerak Relationship Pada Permainan Anak Sunda Sebagai Sumber Penciptaan Komposisi Tari Anak
Ayo Sunaryo, Juju Masunah, Tati Narawati, Trianti Nugraheni (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i2.499 | Check in Google Scholar
Gerak relationship terdapat dalam koreografi permainan tradisional anak Sunda, yaitu koreografi yang saling berhubungan atau bersentuhan antara satu pemain dengan pemain lainnya atau pemain dengan kelompok, gerakan ini hampir ada pada semua permainan radisional anak Sunda yang dikenal dengan nama kakawihan dan kaulinan. Tujuan penelitian ini menganalisis koreografi relationship pada permainan anak Sunda dan dijadikan sebagai sumber penciptaan komposisi tari anak. Artikel ini adalah hasil penelitian dengan menggunakan paradigma kualitatif deskriptif analisis dengan pendekatan analisis dasar elemen tari BSTER (Body, Space, Time, Energy, Relationship) melalui teknik pengumpulan data, observasi, pengamatan, dan wawancara yang telah di triangulasi dan diintepretasi. Hasil penelitian ini adalah adanya gerak relationship pada sebagian besar koreografi permaianan tradisional anak di Indonesia dan bisa dijadikan sumber dalam penciptaan komposisi tari anak. Gerak relationship pada permainan tradisional anak mengandung nilai silih asih, silih asah dan silih asuh yang merupakan ciri sosial pada masyarakat di Indonesia.
1076-1086 -
Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) pada Kelas Awal di Kota Gorontalo
Isnanto Isnanto, Yustika Yustika (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i2.514 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih jauh mengenai pemahaman warga sekolah tentang Manajemen Berbasis Sekolah (MBS), dinamika implementasi MBS, karakteristik MBS dan tindak lanjut program MBS untuk anak usia 6-8 Tahun. Jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian yaitu MIT Al-Ishlah sudah memahami konsep MBS dari adanya keterbukaan dan kemampuan sekolah dalam merumuskan program-program sekolah yaitu program puncak tema belajar konstekstual, program madrasah guru, program gerakan untuk orang tua, program gemayur. Sekolah melakukan tindak lanjut dimulai dari evaluasi program yang memberatkan anak, ketertiban anak, efektivitas pembelajaran, dan program lainnya yang tidak berjalan dengan baik.
1087-1098 -
Pembelajaran Tahfidz sebagai Media Menumbuhkan Karakter Tanggung Jawab pada Anak Temper Tantrum
Monita Nur Shabrina, Nur Azizah, Muhammad Zuhad Rifqi (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i2.511 | Check in Google Scholar
Tanggung jawab merupakan karakter penting yang harus dimiliki oleh setiap individu, tidak terkecuali anak berkebutuhan khusus. Pendidikan karaker tanggung jawab pada anak berkebutuhan khusus dapat dilakukan dengan pemilihan metode pembelajaran yang tepat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana cara yang digunakan untuk menumbuhkan karakter tanggung jawab pada anak temper trantrum dalam pembelajaran Tahfidz di Yayasan Islam Ar-Ruhama Kabupaten Kuningan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumen, dan wawancara. Analisis data dilakukan dengan menarik tema. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengembangan karakter tanggung jawab untuk anak dengan temper trantrum dalam pembelajaran Tahfidz dilakukan dengan rutinitas pembelajaran tahfidz, diberikannya tugas mandiri, adanya daftar ceklist (mutaba’ah), diberikan kesempatan memimpin, dan adanya bintang prestasi sebagai reward.
1099-1111 -
Pengembangan Modul Pelatihan Model Pembelajaran BCCT Bagi Guru dan Kepala Taman Kanak-Kanak
Herminayu Herminayu, Bambang Suteng Sulasmono (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i2.512 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan mengembangkan modul pendidikan dan pelatihan model pembelajaran BCCT dalam upaya peningkatan kompetensi pedagogik dan profesional Guru dan Kepala TK Yayasan PESAT. Jenis penelitian adalah penelitian pengembangan. Subjek penelitian 26 orang, terdiri 13 orang kelas eksperimen dan 13 orang kelas kontrol. Penelitian menggunakan model pengembangan Sugiyono, yaitu potensi dan masaah, pengumpulan data, rancangan produk, validasi desain, revisi desain, pembuatan produk, uji coba terbatas, dan revisi produk. Data dikumpulkan dengan menggunakan wawancara, observasi, angket dan tes. Analisis data dengan metode campuran. Data divalidasi dengan triangulasi sumber dan teknik. Penelitian menghasilkan, yaitu : 1) pelatihan model pembelajaran BCCT selama ini telah dilakukan oleh Yayasan PESAT 2 kali dalam setahun; 2) Kelemahan pelatihan, yaitu: tidak adanya buku/ sumber belajar, materi disampaikan dalam bentuk power poin, peserta hanya 1 kali mengikuti pelatihan, dan keterbatasan pelatih; 3) validasi modul oleh ahli nilai rata-rata sebesar 85,6%, kategori sangat baik. Adanya perbedaan pengaruh penggunaan modul, lebih meningkatkan kompetensi peserta pelatihan dibanding pelatihan tanpa menggunakan modul yang dihitung dari nilai pre test dan post test peserta.
1112-1123


