Vol. 7 No. 2 (2023)
Total Articles: 110 | Total Pages: 1289
Issue Coverage: 329 Author(s) from 5 Country(s)
Indonesia (317)
Iran, Islamic Republic of (2)
Gibraltar (1)
Ireland (1)
Malaysia (1)
Full Issue
Articles
-
Peran Guru dan Orang Tua dalam Pembiasaan Makan Makanan Sehat pada Anak Usia Dini
Tri Endang Jatmikowati, Kristi Nuraini, Dyah Retno Winarti, Asti Bhawika Adwitiya (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.3223 | Check in Google Scholar
Pemahaman anak tentang makanan sehat dan bergizi perlu mendapat dukungan dari guru dan orang tua. Penelitian terhadap siswa kelompok B3 TK ABA 4 Mangli, Kaliwates Kabupaten Jember yang dilaksanakan pada Juni 2019 bertujuan mengetahui peran guru dan orangtua dalam mengenalkan makanan sehat gizi seimbang pada anak. Pendekatan diskriptif kualitatif diterapkan dalam penelitian ini dengan metode pengumpulan data melalui observasi, dan wawancara. Data berupa diskripsi aktivitas siswa, dan hasil wawancara dengan guru dan wali murid. Hasil penelitian menunjukan ada sejumlah siswa yang membawa bekal bukan makanan sehat. Untuk itu diperlukan upaya peningkatan pemahaman tentang pentingnya makanan sehat dan bergizi kepada anak secara klasikal yang mana hal tersebut disambut baik oleh orang tua.  Ini terbukti dengan adanya menu bekal siswa yang lebih sehat dan bervariasi. Peran guru dan dukungan orang tua melalui pembiasaan makan makanan sehat gizi seimbang dalam penyediaan menu sehari-hari ataupun bekal siswa ke sekolah merupakan upaya nyata guna peningkatan pemahaman siswa.
1279-1294 -
Pengaruh Metode Storytelling Berbasis Kearifan Lokal Bali terhadap Kemampuan Bahasa Anak Usia Dini
Putu Indah Lestari, Elizabeth Prima (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.3012 | Check in Google Scholar
Periode usia emas anak usia dini merupakan masa eksplorasi, identifikasi, kepekaan, dan bermain. Untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan anak diperlukan pemilihan metode pembelajaran yang tepat. Salah satunya metode storytelling berbasis kearifan lokal Bali. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode storytelling berbasis kearifan lokal Bali terhadap kemampuan bahasa anak usia dini dibandingkan kelas dengan metode konvensional. Penelitian ini termasuk penelitian ekperimen, Quasi Experimental Design, rancangan yang digunakan adalah nonequivalent control group desaign. Subjek penelitian ini anak Kelompok B sebanyak 60 anak, 30 anak di kelas kontrol dan 30 anak di kelas eksperimen. Hasil analisis multivariat tests of between-subjects effects menunjukkan bahwa hubungan antara metode storytelling dengan bahasa memberikan harga F sebesar 54.637 dengan signifikansi 0,000 yang signifikan pada taraf signifikansi 0,05. Terdapat perbedaan kemampuan bahasa yang diakibatkan oleh perbedaan metode pembelajaran yang diberikan. Hal ini berarti metode storytelling berbasis kearifan lokal Bali berpengaruh terhadap kemampuan bahasa anak usia dini
1295-1301 -
Pengaruh Tingkat Pendidikan dan Perhatian Orang Tua pada Pola Komunikasi terhadap Kemampuan Berbicara Anak
Devi Maudyta, Aslamiah Aslamiah, Erny Wahdini (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.3897 | Check in Google Scholar
Bahasa adalah alat komunikasi yang berbentuk simbologi berbasis suara yang dihasilkan oleh pita suara manusia. dapat dilihat sebagai sarana untuk mengekspresikan ide yang muncul ke pikiran. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara perhatian orang tua, tingkat pendidikan, pola komunikasi, dan kemampuan berbicara, serta pengaruh perhatian orang tua terhadap kemampuan berbicara jika dikaitkan dengan pola komunikasi tidak langsung. Analisis jalur digunakan dalam teknik penelitian ini sebagai strategi deskriptif kuantitatif. Ada 124 orang tua dalam sampel penelitian. Dalam penelitian ini, observasi, dokumentasi, dan kuesioner digunakan sebagai metode pengumpulan data. Analisis peta frekuensi, analisis regresi berganda, dan analisis rute digunakan untuk menguji hipotesis. Menurut temuan penelitian, kemampuan berbicara, perhatian orang tua, kebiasaan komunikasi, dan tingkat pendidikan semuanya berpengaruh
1302-1311 -
Marketing Management of Educational Services in Early Childhood Education
Sulistyorini Sulistyorini (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.4093 | Check in Google Scholar
The number of PAUD institutions has increased very significantly. This makes each institution have to compete and devise a strategy to win the hearts of parents of prospective students. This study aims to analyze the marketing strategy of educational services carried out by PAUD institutions to parents of prospective students. The research used a descriptive qualitative approach, the researchers conducted observations and interviews with teachers, parents, and community leaders in 3 PAUD institutions in Tulungagung Regency. The respondents in this study were selected using a purposive sampling technique based on the criteria set by the researcher. The results of the study show that PAUD institutions are aware of the urgency of marketing management. Various elements such as teachers, student guardians and stakeholders synergize in marketing educational services. Among the implications of this research is the importance of resources in educational institutions having the ability to manage the marketing of educational services. This ability will increase competitiveness, sustainability of institutions and the quality of graduates.
1312-1319 -
Persepsi Calon Guru dan Guru Laki-Laki sebagai Minoritas Gender di Pendidikan Anak Usia Dini
Novita Pancaningrum, Pasiningsih Pasiningsih (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.3769 | Check in Google Scholar
Fenomena rendahnya partisipasi laki-laki sebagai pendidik Pendidikan Anak Usia Dini  (PAUD) bukan hanya terjadi di lembaga PAUD melainkan juga di perguruan tinggi penyelenggara Program Studi PAUD. Hal ini menyebabkan lembaga PAUD kekurangan figur guru laki-laki bagi anak usia dini. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif untuk mengekplorasi persepsi calon guru dan guru laki-laki sebagai minoritas gender PAUD. Ada enam subyek penelitian yang terdiri dari 2 calon guru laki-laki, dan 4 guru PAUD laki-laki di area Kudus. Peneliti menggunakan in-depth interview didukung dengan Focus Group Discussion (FGD). Partisipan memilih bidang PAUD karena motivasi intrinsik dan ekstrinsik. Persepsi partisipan terkait keterlibatan laki-laki di PAUD positif meskipun ada berbagai tantangan. Stereotipe gender membuat pihak eksternal masih memandang negatif laki-laki yang memilih program studi PAUD atau bekerja di lembaga PAUD namun ada juga dukungan. Semua partisipan yakin berkarir di PAUD namun tindak lanjut dari program studi dan lembaga PAUD diperlukan untuk mengikis stereotipe yang ada termasuk pemenuhan kesejahteraan guru.
1320-1332 -
Model Experiential Learning untuk Mengembangkan Karakter Kewirausahaan Berbasis Budaya Lokal pada Anak
Muhammad Hasan, Nur Arisah, Muhammad Dinar, Rahmatullah Rahmatullah, Nurdiana Nurdiana (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.3884 | Check in Google Scholar
Experiential learning dapat digunakan dalam pendidikan anak usia dini melalui kegiatan bermain yang menarik, nyaman, aman, dan menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi model experiential learning pada anak usia dini sebagai upaya untuk mengembangkan karakter kewirausahaan berbasis budaya lokal. Pendekatan penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Informan penelitian adalah guru pendidikan anak usia dini yang berjumlah 4 orang dan peserta didik pada jenjang anak usia dini yang berjumlah 43 peserta didik. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis data tematik. Temuan penelitian menunjukkan bahwa implementasi experiential learning berbasis budaya lokal melalui permainan tradisional congklak dapat membentuk karakter kewirausahaan. Implikasi penelitian ini adalah karakter kewirausahaan dapat dibangun sejak usia dini melalui pengalaman langsung yang dialami oleh anak
1333-1345 -
The Effect of Instructional Media and Interpersonal Intelligence on Early Reading Skills
Siti Roudhotul Jannah, Muhammad Yusuf, Choirudin Choirudin, Rani Darmayanti, Dhita Paranita Ningtyas (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.3515 | Check in Google Scholar
The interaction of kindergarten students with others is dominant in individual activities. It causes low early reading skills. The application of innovative learning media would attract students' interest in interacting with other children and optimize children's interpersonal intelligence. The study examined the effect of instructional media and interpersonal intelligence on early reading skills. This study used to design treatment by level 2 x 2. The selection of this method is based on the existence of treatment with variable attributes based on Interpersonal intelligence levels. Using simple random sampling 44 children were divided into four groups —data Analysis of Variance (ANOVA) and Tukey test. The study concluded that there was a significant difference between the effect of instructional media and media fun thinkers and big books for early reading skills. There was a significant interaction between instructional media and interpersonal intelligence on the early reading skills, (3) for a group that has a high degree of interpersonal intelligence and use fun thinkers media the effect early reading skills is higher than that used big books treatment media. For groups who have lower levels of interpersonal intelligence and used media fun thinkers treatment early reading skills lower than that used big books treatment media1346-1353 -
Pengembangan Game Edukasi 3D untuk Menumbuhkan Cinta Tanah Air Sejak Dini
Indaria Tri Hariyani, Norma Diana Fitri (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.3378 | Check in Google Scholar
Saat ini pegaruh budaya Barat menyebabkan gaya hidup anak usia dini berubah dan mulai meninggalkan budaya asli Indonesia, maka tujuan dari penelitian ini untuk pengembangan bahan pembelajaran yakni game edukasi 3D dalam menghadapi masalah saat ini khususnya kurangnya rasa cinta pada tanah air Indonesia untuk anak usia dini. Penelitian ini memakai metode R&D menggunakan model ADDIE. Hasilnya menunjukan bahwa penelitian ini layak digunakan berdasarkan uji validasi oleh 3 validator mengatakan sangat valid. Validasi ahli ini ada 3 yaitu ahli pada media pengembangan, ahli pada materi pembelajaran dan ahli pada desain pembelajaran. Berdasarkan dari hasil pengujian bisa diberi kesimpulan bahwa pengembangan media game digital edukasi 3D ini bisa digunakan sebagai bahan pembelajaran guna menunjang guru saat penyampaian proses pembelajaran yang menggembirakan. Sehingga menumbuhkan cinta pada tanah air Indonesia kepada anak sejak dini.
1354-1367 -
Implementasi Permainan Tradisional Petak Umpet pada Anak Usia Dini di Era Society 5.0
Muharrahman Muharrahman, Novita Loka, Adzhani Syarfina, Meriatul Kibtiyah, Novita Sari (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.3425 | Check in Google Scholar
Di era society 5.0, permainan tradisional petak umpet sudah mulai hilang dan sangat sulit ditemukan. Saat ini anak-anak lebih menyukai permainan modern yang ada di gadget. Bertujuan untuk mengetahui apakah permainan ini masih digunakan atau tidak dengan zaman teknologi sekarang ini. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data berupa observasi dan wawancara melalui google form dengan 30 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan tradisional petak umpet masih digunakan oleh anak-anak pada usia dini. Seperti hasil wawancara bahwa 96,7% responden mengatakan permainan ini sudah mulai hilang dengan hadirnya gadget. Solusi dari permasalahan tersebut adalah dengan terus mensosialisasikan permainan tradisional khususnya petak umpet pada anak usia dini. agar warisan budaya yang diturunkan dari generasi ke generasi ini tidak hilang ditelan zaman
1368-1380 -
Analisis Implementasi Mandiri Belajar pada Kurikulum Merdeka di Taman Kanak-kanak
Ad Dieni Maulana Rizka, joko Pamungkas (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.3429 | Check in Google Scholar
Salah satu model implementasi kurikulum merdeka yaitu dengan menggunakan kurikulum merdeka mandiri belajar. Kurikulum tersebut menggunakan gabungan dari kurikulum 2013 dengan kurikulum merdeka sebagai acuan belajar anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana analisis implementasi mandiri belajar pada kurikulum merdeka di TK ABA Ngabean 2. Metode yang digunakan adalah pendekatan penelitian kualitatif deskrtiptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisa pembelajaran Lesson Study dengan tiga tahapan, yaitu plan (perencanaan), do (pelaksanaan), dan see (refleksi). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam pengimplementasian kurikulum merdeka di TK ABA Ngabean 2 dilakukan dengan melakukan perencanaan hingga refleksi dan didukung dengan program inovasi serta muncul perbedaan sebelum dan sesudah menggunakan kurikulum merdeka. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat alur implementasi mandiri belajar dalam kurikulum merdeka yang memberikan dampak bagi lembaga pendidikan khususnya pada sistem pembelajaran.
1381-1390 -
Analisis Pengembangan Kemampuan Motorik Halus pada Anak Usia Dini
Asni Karlina Sanenek, Nurhafizah Nurhafizah, Dadan Suryana, Nenny Mahyuddin (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.4177 | Check in Google Scholar
Pemahaman pentingnya kemampuan motorik halus untuk perkembangan anak usia dini telah mengalami peningkatan namun tidak setiap orang tahu bagaimana cara untuk mengoptimalkannya. Oleh karena itu, artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor yang dapat mempengaruhi pengembangan kemampuan motorik halus anak usia dini. Â Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kajian literatur. Pendekatan ini dipilih karena data yang dikumpulkan berupa data sekunder. Pengumpulan data dilakukan dengan menentukan kata kunci yang kemudian dicari melalui database ilmiah. Data yang telah diperoleh dianalisis dengan pendekatan tema. Hasil analisis data menunjukkan bahwa pengembangan kemampuan motorik halus dilakukan dengan memperhatikan strategi kemampuan hidup dari Montenssori, memperhatikan fleksibilitas media, memilih metode yang dapat melibatkan anak secara langsung, mengamati perkembangan anak secara individu dan kelompok, dan dukungan dari orang dewasa. Implikasi hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai referensi bagi guru prasekolah dan orang tua untuk mengoptimalkan kemampuan motorik halus anak
1391-1401 -
RETRACTED: Perbandingan Perkembangan Emosional Anak Orang Tua Bekerja Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dan Non-TKI
Soim Soim, Nik Haryanti, Erwin Sangadah (Author)Show Abstract | Download PDF | Check in Google Scholar
Artikel ini dicabut atas permintaan penulis dengan pertimbangan tertentu tertentu
1402-1412 -
Tingkat Kemampuan Orang Tua dalam Meregulasi Penggunaan Smartphone pada Anak Usia Dini
Grasela Cicilia Agranita Riwu, Gendon Barus (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.4010 | Check in Google Scholar
Penggunaan Smartphone pada anak usia dini memiliki dampak positif dan negatif. Maka dari itu orang tua perlu memiliki kemampuan meregulasi penggunaan smartphone yang baik untuk meminimalisir terjadinya dampak negatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkategorisasi tingkat kemampuan orang tua dalam meregulasi penggunaan smartphone pada anak usia dini serta mengidentifikasi item pengukuran kemampuan orang tua yang teridentifikasi belum optimal dalam meregulasi penggunaan smartphone pada anak usia dini. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan subjek penelitian sebanyak 56 orang tua anak usia dini. Teknik analisis data yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif kategori. Hasil analisis menunjukan bahwa terdapat 70% orang tua memiliki kemampuan meregulasi penggunaan smartphone sangat tinggi, 23% dengan kemampuan tinggi, sedangkan sisanya 7% memiliki kemampuan sedang. Berdasarkan hasil analisis pada capaian skor terhadap 45 item pengukuran, terdapat 67% yang teridentifikasi sangat tinggi, 22% item masuk dalam kategori tinggi, dan 11% item masuk dalam kategori sedang
1413-1421 -
Survei Kesiapan Bersekolah Anak Usia Dini di Provinsi Banten Tahun 2022
Irma Yuliantina (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.3988 | Check in Google Scholar
Pendidikan anak usia dini bertujuan agar seorang anak usia dini memiliki kesiapan untuk melanjutkan pendidikan selanjutnya dimasa yang akan datang. Penelitian ini bertujuan untuk mengumpulkan data atau informasi, pendapat, sikap dan membuat deskripsi komprehensif mengenai komponen kesiapan bersekolah di wilayah Banten. Permasalahan dalam penelitian ini Adanya kebijakan pemerintah melalui syarat usia dan kesiapan psikis anak dalam memasuki SD merupakan bentuk upaya pemerintah dalam menunjang kesiapan bersekolah anak. Teknik survey yang digunakan dalam mengkaji tentang kesiapan bersekolah ini menggunakan incidental sampling, yaitu teknik penentuan sampel berdasarkan kebetulan atau dengan kata lain bahwa survey ini memberikan kebebasan kepada siapa saja yang tersedia di suatu tempat yang sesuai dengan konteks penelitian diperkenankan untuk mengisi instrumen. Dalam hal ini, responden yakni guru, kepala sekolah, orang tua, penilik dan pengawas, baik di satuan PAUD dan SD di wilayah provinsi Banten diperbolehkan untuk mengisi instrument kesiapan bersekolah. Dari analisis data masih terdapat ketidak pahaman guru terhadap transisi PAUD -SD.
1422-1438 -
Early Childhood Mathematics Learning Profile
Sugiatno Sugiatno, Mohammad Rif'at, Annisa Amalia, Rinda Kusmayanti, Lely Shinta Herawati, Dian Kurnianto (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.4023 | Check in Google Scholar
Riset ini dilatarbelakangi oleh tidak adanya profil pembelajaran matematika bagi anak usia dini. Riset ini bertujuan untuk menganalisis tentang profil kinerja guru berkaitan dengan pembelajaran matematika anak usia dini di kota Pontianak. Metode penelitian yang digunakan metode riset fenomenologi. Teknik pengambilan data dilakukan dengan survei kuesioner. Hasil survei dieksplorasi dengan diskusi kelompok terfokus dan wawancara mendalam untuk menggali segala kemungkinan yang dilakukan guru. Responden yang digunakan berjumlah 29 orang terhadap anak usia dini dan difokuskan pada profil pembelajaran matematika anak usia dini, pembelajaran seriasi dan penjumlahan untuk anak usia dini, dan pembelajaran konsep besar-kecil, banyak-sedikit, panjang-pendek, dan tinggi-rendah. Hasil riset ini dapat mengidentifikasi kecenderungan pembelajaran berpusat pada sudut pandang behaviorisme dalam pembelajaran matematika anak usia dini. Profil pembelajaran matematika anak usia dini sangat dibutuhkan agar pembelajaran pada lembaga pendidikan anak usia dini bisa dicapai lebih maksimal
1439-1446 -
Pola Asuh Anak Usia Dini dalam Penanaman Perilaku Sosio Emosional Anak
Lila Hikmawati, Mintarsih Arbarini, Tri Suminar (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.3587 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola asuh anak usia dini dalam penanaman perilaku sosio emosional anak, kendala pola asuh anak usia dini serta upaya yang dilakukan orang tua dalam penanaman perilaku sosio emosional pada keluarga petani. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus (case studies). Jumlah informan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 16 orang. Teknik pengumpulan data dengan observasi,wawancara dan dokumentasi, dengan keabsahan data yang digunakan yaitu triangulasi. Teknik analisis data model Milles dan Hubberman dengan langkah-langkahnya yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pola asuh pada keluarga petani yang ditemukan peneliti yaitu pola asuh demokratis yang digabungkan dengan pola asuh gaya transaksi, pola asuh gaya transaksi ini merupakan pola asuh dimana orang tua dan anak membuat kesepakatan dari setiap tindakan anak dengan sanksi tertentu yang akan dikenakan kepada anak jika sewaktu waktu anak melanggar perjanjian tersebut. Sehingga orang tuapun lebih mudah membimbing dan mengarahkan anak agar dapat mematuhi aturan orang tua. Dengan demikian pola asuh gabungan ini dapat menumbuhkan perilaku sosio emosional anak yang baik dalam hal tanggung jawab, mandiri, dan disiplin
1447-1464 -
Pemerolehan Bahasa Pertama Anak Usia 4 Tahun 3 Bulan di Makassar Indonesia
Juanda Juanda, Azis Azis (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.4113 | Check in Google Scholar
Pemerolehan bahasa pertama khususnya kosa kata dan kalimat anak usia dini sangat kompleks karena ada beberapa bahasa daerah yang memengaruhinya. Tujuan penelitian ini adalah mengeksplorasi penguasaan kosa kata dan kalimat anak. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode simak libat cakap. Teknik pengumpulan data yaitu teknik rekam. Sumber data adalah informan seorang anak laki-laki usia 4 tahun 3 bulan. Data berupa jenis kata dan kalimat yang dituturkan anak. Data yang terkumpul ditabulasi ke node, dianalisis, dan dieksplor dengan software nvivo. Analisis data yaitu: reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian: Anak menggunakan adjektiva, adverbial, kata tugas, nomina, dan verba. Anak lebih sering mengucapkan kata nomina karena sering berinteraksi dengan benda-benda yang ada di sekitarnya dan kata tugas paling sedikit diucapkannya. Pemerolehan kalimat terdiri atas kalimat deklaratif, imperatif, interjektif, dan interogatif. Anak umumnya mengucapkan kalimat deklaratif, paling kurang kalimat interjektif. Anak telah menggunakan kalimat yang bervariasi dengan berbagai kosa kata. Hasil penelitian ini dapat digunakan oleh orang tua, pengasuh anak usia dini, dan guru PAUD untuk mempercepat pemerolehan bahasa anak dengan lebih banyak menggunakan kosakata adjektiva, kata tugas dan kalimat interjektif.
1465-1478 -
Penanaman Karakter Toleran di dalam Keluarga Kristen pada Anak Sejak Usia Dini
Clara Raflesiane Misahapsari, Kalis Stevanus (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.2994 | Check in Google Scholar
Di tengah berbagai persoalan maraknya tindakan intoleran yang menyebabkan membudayanya tindak kekerasan, anarkisme, radikalisme di masyarakat Indonesia, tanggung jawab untuk merawat keharmonisan relasi persaudaraan antar umat beragama maka solusi dengan cara menanamkan dan membentuk karakter toleran pada anak sejak usia dini di dalam keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kontribusi keluarga Kristen dalam upaya menanamkan dan membentuk atau internalisasi karakter toleran pada anak sejak usia dini. Metode penelitian ini adalah metode kualitatif secara deskriptif. Sumber data diperoleh melalui kajian literatur dengan cara menyeleksi dan menganalisis beberapa hasil penelitian tentang pembentukan karakter toleran pada anak sejak usia dini di dalam keluarga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanaman karakter toleran di dalam keluarga merupakan sarana efektif untuk menumbuhkembangkan karakter peduli, bela rasa dan empati pada anak sejak usia dini. Karakter toleran menjadi kunci untuk membangun relasi sosial yang harmonis antar umat beragama di Indonesia. Peran keluarga sangat signifikan untuk melahirkan generasi yang toleran sehingga dapat hidup berdampingan harmoni dengan yang berbeda agama.
1479-1489 -
Pemanfaatan Media Kopi dalam Kegiatan Seni Anak Usia Dini
Silfia Novita Rizki, Joko Pamungkas (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.2984 | Check in Google Scholar
Media pembelajaran yang digunakan di lembaga pendidikan anak usia dini memiliki banyak keragaman salah satunya yaitu media alam termasuk penggunaan media kopi. Penelitian ini memiliki tujuan mengidentifikasi upaya pemanfaatan media kopi dalam aktivitas seni dalam pendidikan anak usia dini di Taman Kanak-Kanak. Penelitian ini menggunakan penelitian jenis kualitatif dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan menggunakan reduksi data, display data, dan kesimpulan serta menggunakan verifikasi data. Subjek pada penelitian ini adalah 4 guru dan kepala sekolah serta sebagian orang wali murid. Penelitian ini mendeskripsikan realitas di taman kanak-kanak tentang pemanfaatan media kopi dalam kegiatan seni. Hasil kegiatan melalui pemanfaatan tanaman kopi sangat beragam yaitu; mengecap dengan biji kopi, membuat mahkota dari daun kopi, kolase dengan kulit biji kopi, melukis dengan ampas kopi, menempel dengan daun kering, dan mengenalkan permainan tradisional dengan menggunakan biji kopi.
1490-1499 -
Integrasi Pembelajaran BCCT dalam Mengembangkan Kecerdasan Verbal Linguistik dan Nilai-Nilai Keislaman
Khomsatin Nadhiroh, Joko Sutarto, Ali Sunarso, Yuli Kurniawati, Sugiyo Pranoto (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.3858 | Check in Google Scholar
Penelitian ini dilatarbelakangi pentingnya pembelajaran anak tentang nilai keislaman yang dimuat dalam pembelajaran BCCT (Beyond centers and circle Time). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui koneksitas pembelajaran BCCT dengan nilai keislaman dalam mengembangkan kecerdasan verbal lingusitik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskritif. Teknik pengumpulan data dengan teknik observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Penelitian ini dilaksanakan di TK Tasywiquth Thullab Salafiyah (TBS) Kudus pada kelompok B berjumlah 15 anak. Analisis data dalam penelitian ini dilaksanakan melalui pengumpulan data, reduksi data, display data dan kesimpulan atau verifikasi data. Hasil penelitian ini Integrasi pembelajaran BCCT dengan nilai keislaman dalam mengembangkan kecerdasan verbal linguistic di TK TBS kudus dapat dilihat melalui dua tahap yaitu proses dan pencapaian integrasi pembelajaran, dalam proses pembelajaran kurikulum yang dilaksanakan di TK TBS Kudus yaitu tentang pengembangan pembiasaan, pengembangan kemampuan dasar, muatan lokal (ASWAJA), pengembangan diri, pendidikan karakter, pengenalan lingkungan.
1500-1508 -
Pengaruh Penggunaan Media Audiovisual terhadap Kemampuan Bahasa Ekspresif Anak Usia Dini
Anita Anita Yus, Putri Cuancy Saragih (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.3186 | Check in Google Scholar
Penelitian kuantitatif ini bertujuan untuk melihat pengaruh penggunaan media audiovisual terhadap kemampuan bahasa ekspresif anak. Penelitian ini memakai desain penelitian Quasi Eksperimen  dengan bentuk The Equivalent Time Sample Design. Jumlah subyek dalam penelitian ini sebanyak 13 anak berusia 5-6 tahun. Variabel penelitian terdiri dari variabel bebas, yaitu media audiovisual dan variabel terikat, yaitu kemampuan bahasa ekspresif. Data hasil penelitian dikumpulkan menggunakan teknik non tes, yaitu observasi. Data dianalisis menggunakan statistik parametrik dengan uji hipotesis menggunakan Uji-t. Hasil analisis pada data penelitian menunjukkan ada perbedaan rerata yang diuji. Uji hipotesis menunjukkan thitung sebesar 9,521 dan ttabel sebesar 1,771, artinya thitung > ttabel atau sama dengan Ha diterima. Berdasarkan hasil analisis data, ditarik kesimpulan bahwa media audiovisual berpengaruh signifikan terhadap kemampuan bahasa ekspresif anak usia dini.
1509-1517 -
"Lalu Lintas Pakaianku": Learning Media for Sex Education for Early Childhood
Kartika Adyani, Isna Hudaya, Noveri Aisyaroh (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.3163 | Check in Google Scholar
The increase in sexual violence against children makes sex education for early childhood an increasingly serious and urgent subject. It is caused by the lack of educational media for sex education. Puppets are the right media for learning because they can further develop imagination and absorption, and teach children to empathize. This study aimed to find out whether the puppets “Lalu Lintas Pakaianku†were suitable to be used to help parents or teachers provide sex education in early childhood. The Development Research was applied in this study. The results showed that the media of "Lalu Lintas Pakaianku†hand puppet were valid  and the manual book indicated a valid category so that the media could be used as the learning media of sex education in early childhood
1518-1532 -
Pemahaman Guru tentang Makna Pendidikan Agama bagi Anak Usia Dini
Maila D.H. Rahiem (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.4211 | Check in Google Scholar
Guru tidak dapat mengajar sesuatu yang mereka tidak tahu dan hanya dapat mengajar dengan baik jika mereka paham benar apa yang diajarkannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemahaman guru tentang makna pendidikan agama bagi anak usia dini (AUD). Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif eksploratif. Narasumber penelitian adalah 35 guru TK di Jabodetabek. Data menunjukkan bahwa guru memahami makna pendidikan agama bagi AUD sebagai bimbingan pemahaman dan pengamalan agama, pendidikan moral dan karakter, pembelajaran tentang ketuhanan dan keimanan, bekal, dasar dan pedoman kehidupan, dan pendidikan yang penting dan wajib. Temuan penelitian dapat menjadi informasi untuk pengembangan pendidikan agama di PAUD dan program pendidikan guru PAUD di perguruan tinggi.
1533-1544 -
Systematic Literature Review: Implementasi STEAM di Sekolah Dasar Kelas Rendah
Wiryanto Wiryanto, Mohammad Fauziddin, Suprayitno Suprayitno, Budiyono Budiyono (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.4268 | Check in Google Scholar
Genarasi penerus bangsa sangat penting menghadapi perkembangan zaman di abad 21. STEAM merupakan salah satu pembelajaran yang mampu mengembangkan keterampilan abad 21 dalam bidang Pendidikan khususnya Pendidikan dasar. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi implementasi STEAM (Science, Technology, Engineering, Mathematics) di sekolah dasar internasional maupun nasional. Menggunakan systematic literature review (SLR) dengan pendekatan kualitatif atau disebut dengan meta-synthesis. Litetarur yang ditinjau dalam artikel ini adalah sejumlah 19 artikel yang ditemukan dalam Google Scholar. Berdasarkan hasil study literatur yang dilakukan bahwa implementasi STEAM di Sekolah dasar di Indonesia ialah memberi pertanyaan, menyusun rencana proyek, menyusun jadwal, monitoring, menguji dan menilai, mengevaluasi pengalaman. Sedangkan implementasi STEAM di sekolah dasar internasional ialah mengenali komponen materi, merancang komponen, merancang dan mengimplementasikan mempresentasikan kegiatan atau proyek yang telah dibuat bersama tim. STEAM memberikan dampak yang baik bagi anak terutama soft skill dan skill outcome
1545-1555 -
in Crisis : Early Detection of Young Children’s Mental Health During the Covid-19 Pandemic in Indonesia
Rohimi Zamzam, Fatiha Khoirotunnisa Elfahmi, Agida Hafsyah Febriagivary, Irwan Baadilla (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.4203 | Check in Google Scholar
The Covid-19 pandemic has an impact on every aspect of human life, one of which is the mental health of the children. There are drastic changes in the child's life cycle and activities that cause mood fluctuations, feelings of sadness, fear, that cause excessive stress reactions. The Covid-19 pandemic is a difficult situation for children, even the impact affects their future. Therefore, there is a need for early detection to track children's mental health. This research aimed to inform teachers' in Bekasi city of their understanding of children's mental health conditions during the Covid-19 pandemic. The purpose of this research is that teachers will have skills in early detection of mental health in children. The method employed descriptive analysis and used survey methods, and questionnaires in collecting the data. The results of this study reveal that early detection knowledge is very important to be understood by teachers as a preventive step in preventing young children's mental health disorders in the future, so that children can be productive and active again to live their lives
1556-1563 -
Pengembangan E-Modul Literasi Sains Anak Usia Dini
Bebyi Riza Sativa, Delfi Eliza (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.4037 | Check in Google Scholar
Literasi sains perlu dikenalkan sejak dini karena penting untuk melatih perkembangan konsep dan perilaku ilmiah. Hasil PISA Indonesia tahun 2018 menyebutkan penurunan literasi paling banyak ditunjukkan pada literasi membaca 371, literasi matematika 379, dan disusul literasi sains 396. Studi tersebut melaporkan bahwa media yang digunakan masih sangat minim sehingga pembelajaran literasi sains tidak optimal. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan e-modul untuk meningkatkan kemampuan literasi sains anak usia dini. Metode yang digunakan adalah pengembangan yang diadopsi dari Borg & Gall. Instrumen yang digunakan berupa angket dan pedoman observasi. Subyek yang terlibat adalah tiga guru dan anak usia dini berusia 5-6 tahun yang berjumlah 15 orang. Analisis data dilakukan dengan metode persentase. Hasil analisis data ini dalam penelitian ini dapat dijabarkan berdasarkan perumusan dan pengelolaan pada pengumpulan data, perencanaan, pengembangan draft produk, dan uji coba dan revisi hasil uji coba. Implikasi hasil penelitian ini dapat digunakan oleh guru untuk memberikan kegiatan yang beragam dan menantang terutama berkaitan dengan sains
1564-1574 -
Hubungan Parenting dalam Penanaman Karakter Murid Kelompok B pada Masa COVID -19
I Putu Suwika, Nurhayati Nurhayati, Amrullah Amrullah, Sindy Sindy (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.4227 | Check in Google Scholar
Karakter sangat urgen untuk ditanamkan pada murid sejak dini sebab karakter merupakan bekal murid di masa depan. Ada beberapa indikator dalam  mempengaruhi perilaku anak yakni peran orang tua yang pertama dan utama dalam membentuk dan mendidik serta menemani anaknya. Tujuan penelitian dapat memahami pengaruh ibu dan ayah dalam penanaman perilaku murid. Metode pada penulisan ini merupakan kualitatif deskriptif serta beragam riset koresional. Cara yang gunakan dalam penelitian yaitu melalui wawancara, dokumentasi, dan pengamatan. Teknis analisis data yaitu mmenggunakan metode persentase uji korelasi. Penelitian dilaksanakan di Kelompok B. Dalam penelitian membuktikan terhadap pembentukan perilaku murid, parenting memiliki pengaruh terhadap pembentukan karakter pada anak 5-6 tahun. Penanaman karakter pada penelitian ini berupa aspek disiplin, sopan santun dan mandiri. Berdasarkan hasil rekaptulasi pengamatan terjadi peningkatan yaitu parenting pada semua aspek mengalami peningkatan perkembangan sesuai dengan tingkat perkembangan murid masing-masing pada asesmen penilaian guru
1575-1586 -
Gambaran Literasi Media Sosial pada Guru RA di Kota Medan
Khairuddin Lubis, Susanti Nirmalasari (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.4116 | Check in Google Scholar
Urgensi pendidik dalam meningkatkan kualitas pengajarannya dalam upaya untuk memperkenalkan digitalisasi kepada anak didiknya merupakan tantangan yang besar bagi mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran literasi media pada guru RA di Kota Medan. Subjek penelitian adalah 30 guru RA di Kota Medan yang dipilih sesuai dengan kebutuhan penelitian. Penelitian dilakukan pada bulan November 2022 sampai dengan Minggu kedua Januari 2023. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini ialah dengan menggunakan wawancara dan menyebarkan angket pada responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para guru RA menggunakan internet tidak hanya sebagai sarana mencari informasi namun juga digunakan sebagai salah satu akternatif mepembelajaran. Adapun konten media yang sering diakses adalah konten pendidikan dan inspirasi sebagai media literasi dalam mendapatkan informasi. Adapun jenis konten media yang banyak dilihat adalah konten pendidikan dan inspirasi
1587-1597 -
Penerapan Token Economy dalam Meningkatkan Rentang Perhatian Anak dengan Disabilitas Intelektual
Sekarini Andika Permatasari, Tjut Rifameutia (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.4102 | Check in Google Scholar
Anak dengan disabilitas intelektual memiliki keterbatasan dalam mempertahankan perhatian ketika mengerjakan tugas, padahal kemampuan ini penting dimiliki di usia sekolah. Penelitian sebelumnya menunjukkan efektivitas teknik token economy untuk membentuk perilaku anak. Namun, penelitian lebih banyak dilakukan pada anak dengan perkembangan normal, sedangkan penerapannya pada anak dengan disabilitas intelektual masih terbatas. Â Penelitian ini bertujuan untuk melihat efektivitas token economy dengan modifikasi baru berupa bantuan visual (picture prompt) untuk meningkatkan rentang perhatian anak dengan disabilitas intelektual. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain subjek tunggal. Subjek penelitian adalah seorang anak perempuan berusia 8 tahun yang mengalami disabilitas intelektual. Pengumpulan data dilakukan dengan metode continuous recording terhadap durasi perilaku on-task. Analisis data tunggal dilakukan melalui teknik two standard deviations band. Hasilnya terdapat peningkatan yang berarti pada durasi perilaku on-task antara tahap sebelum dan sesudah intervensi1598-1610 -
Praktikalitas dan Efektivitas Buku Pedoman PLP Calon Guru PAUD berbasis TPACK
Peny Husna Handayani, Anita Yus, Artha Mahindra Diputera (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.3109 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kepraktisan buku panduan pengenalan lapangan persekolahan (PLP) calon guru PAUD berbasis Technological Paedagogical and Content Knowledge (TPACK) dan menilai dimensi profesionalisme calon guru PAUD pada mata kuliah tersebut. Pengembangan buku panduan kegiatan pengenalan lapangan persekolahan (PLP) berbasis TPACK dilakukan untuk mendukung pengembangan profesionalisme calon guru PAUD di lingkungan Prodi PG PAUD Universitas Negeri Medan (UNIMED). Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan 10 langkah pengembangan. Penelitian ini melibatkan 67 responden, yang terdiri atas 48 mahasiswa, 12 guru pembimbing, dan 7 dosen pembimbing. Dapat disimpulkan buku panduan PLP calon guru PAUD berbasis TPACK yang dikembangkan layak digunakan dan diimplementasikan pada kegiatan pengenalan lapangan persekolahan (PLP) berbasis TPACK sebagai dasar pengembangan profesionalisme calonÂ
1611-1625 -
Pendekatan Behavioristik untuk Anak Disabilitas Intelektual Sedang
Rahmi Lubis, Nellinda Syafitri, Risky Nurlita Maylinda, Nurin Nadhira Alyani, Riski Anda, Novi Zulfiyanti, Ozi Zulfani Surbakti (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.4161 | Check in Google Scholar
Taraf kecerdasan menentukan kapasitas anak dalam menyesuaikan diri di lingkungan. Namun, tidak semua anak memiliki potensi intelektual yang cukup. Hal ini menimbulkan berbagai kesulitan dalam memenuhi tugas-tugas perkembangannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan intervensi pada anak disabilitas intelektual sedang yang berada pada usia 7 tahun dalam proses adaptasi dan perkembangan kognitif. Penelitian ini dilakukan kepada satu orang anak laki-laki dengan IQ 50 dan usia mental 3 tahun 10 bulan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan berdasarkan hasil observasi dan wawancara. Berdasarkan hasil pengumpulan data diperoleh bahwa intervensi yang dilakukan pada subjek dalam meningkatkan proses belajar, kemandirian dan penyesuaian diri di lingkungan menggunakan pendekatan behavioristik dengan cara: modelling, terapi bermain, reinforcment positif dan remedial teaching. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa anak usia sekolah dasar dengan disabilitas intelektual membutuhkan intervensi khusus dalam proses perkembangannya. Dengan intervensi yang tepat, anak dapat mengalami kemajuan yang mendukung penyesuaian akademiknya.
1626-1638 -
Evaluation Model and Its Urgency on Elementary Education Programs
Suklani Suklani (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.4201 | Check in Google Scholar
Evaluation of an education program is a process of systematic activity to see how successful the planned education program is and to provide information to stakeholders in order to make a decision. The problem that often occurs is that the object of evaluation in education is still focused on the learning process, even though the evaluation includes all educational components and programs in a comprehensive manner. The purpose of this research is to describe program evaluation models and their urgency in evaluating educational programs. The novelty of this study is the implementation of various evaluation models in elementary education. The results of this study indicate that there are more than 50 program evaluation models, of which there are five program evaluation models that can be applied in evaluating educational programs, namely the Context, Input, Process, Product (CIPP), outcomes (CIPPO), Provus, Countenance (Stake), and Kirkpatrick evaluation models. The contribution is that with this evaluation information will be obtained about the achievements of the educational program, including its quality, effectiveness, efficiency and productivity, so that a decision can be made whether the program is worth continuing, revising, stopping or reformulating so that goals, objectives, processes can be found from the previous one1639-1650 -
Upaya Meningkatkan Kapasitas Atensi Anak Usia Dini untuk Siap Sekolah dengan Teknik Shaping
Hasna Hafizhah Salma, Farida Kurniawati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.4157 | Check in Google Scholar
Salah satu dampak PJJ pada anak usia dini adalah anak cenderung menampilkan perilaku dengan masalah inatensi. Sementara itu, kemampuan mempertahankan atensi adalah hal penting dalam kesiapan sekolah. Penelitian sebelumnya banyak membahas upaya meningkatkan atensi anak berkebutuhan khusus, tetapi jarang membahas upaya meningkatkan atensi anak usia dini untuk siap sekolah. Dengan demikian, tujuan dari penelitian ini adalah membuktikan efektivitas teknik shaping dengan modifikasi perilaku sebagai upaya meningkatkan kapasitas atensi anak usia dini untuk siap sekolah. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif eksperimental dengan subjek tunggal yang menggunakan desain penelitian A-B-A’. Subjek penelitian ini adalah X, seorang anak laki-laki yang berusia 6 tahun 4 bulan, sedang menempuh pendidikan jenjang TK-B, dan memiliki masalah inatensi. Data dikumpulkan dengan metode pencatatan durasi dan frekuensi. Analisis data menggunakan analisis visual yang ditampilkan dengan grafik.  Hasilnya terdapat peningkatan rata-rata durasi perilaku on-task dan penurunan frekuensi perilaku off-task. Manfaat penelitian ini dapat diterapkan oleh guru dan orang tua untuk memberikan intervensi pada anak usia dini dengan kecenderungan perilaku dengan masalah inatensi agar siap sekolah
1651-1663 -
Hubungan Lingkungan Sosial Masyarakat dengan Perilaku Sosial Anak Usia Dini
Ismaniar Ismaniar, Klara Septia Landa (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.3825 | Check in Google Scholar
Perkembangan anak usia dini termasuk dalam kategori rendah. Tujuan penelitian ini melihat gambaran lingkungan sosial masyarakat, perilaku sosial anak usia dini, dan hubungan kedua variabel. Jenis penelitian ini ialah penelitian korelasional. Populasi penelitian ini adalah 68 orang dan 60% sampel diambil dengan menggunakan teknik stratified random sample. Alat pengumpulan data menggunakan angket dan teknik analisis menggunakan rumus persentase dan product moment. Hasil di temukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara lingkungan sosial masyarakat dengan perilaku sosial anak. Dampak dari perilaku sosial, anak menjadi agresif, emosional, dan rendah diri. Anak usia dini perlu meningkatkan perilaku terhadap lingkungan sosial di masyarakat dengan pengawasan orang tua.Â
1664-1675 -
Efektivitas Ronggosukowati Educorner sebagai Media Pembelajaran Stimulasi Pengetahuan Anak Tentang Batik pada Kegiatan P5 Kurikulum Merdeka di PAUD
Siti Fadjryana Fitroh, Eka Oktavianingsih, Nur Aini Mahbubah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.3865 | Check in Google Scholar
Dilihat dari pelaksanaan, kurikulum merdeka PAUD masih banyak yang perlu disesuaikan, salah satunya penentuan tema kegiatan serta dukungan media terhadap tema pada kegiatan projek. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan media Ronggosukowati Educorner sebagai media pembelajaran stimulasi pengetahuan anak tentang batik pada kegiatan P5 kurikulum merdeka di PAUD. Adapun tema P5 “aku cinta indonesia†dengan topik projek “Pesona Batikâ€. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yaitu jenis penelitian eksperimen dengan desain postest only control group design. Adapun sampel yang terlibat yaitu 40 anak usia 5-6 tahun. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan dokumentasi. Pengujian hipotesis menggunakan Independent Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan pengetahuan tentang batik madura antara kelas yang menggunakan Ronggosukowati Educorner dengan kelas yang tidak menggunakan Ronggosukowati Educorner. Ronggosukowati Educorner efektif dalam meningkatkan pengetahuan anak tentang batik Madura dan dapat diterapkan secara luas dengan penyesuaian pada konten batiknya.
1676-1685 -
Mengoptimalkan Pembentukan Karakter untuk Anak Usia Dini
Lilianti Lilianti, Nurul Idhayani, Rohmiati Rohmiati, Adam Adam, Hermanto Hermanto, Risnajayanti Risnajayanti, Sitti Salma (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.4189 | Check in Google Scholar
Karakter tidak hanya dibentuk untuk mengejar kecerdasan akademik saja, namun dibentuk untuk kebutuhan anak di masa yang akan datang. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui peran yang diterapkan pendidik dalam membangun karakter siswa. Pendekatan kualitatif digunakan pada kegiatan penelitian ini dengan melibatkan informan sebanyak 5 orang guru. Cara mengumpulkan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Kemudian peneliti mereduksi data dengan cara membuat rangkuman serta memilih data yang dapat menjawab tujuan penelitian. Tahap selanjutnya  menyajikan data dalam bentuk matriks dan digabungkan dengan informasi yang sudah tersusun agar mudah dicapai, kemudian disimpulkan dan divalidasi. Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa karakter yang dibentuk di sekolah dilakukan melalui peran-peran yang telah diterapkan oleh guru pada saat proses pembelajaran. Setelah itu, sekolah melibatkan para orang tua siswa untuk mengawasi anaknya ketika berada di rumah. Akan tetapi dalam hal ini yang menjadi faktor penentu adalah kerjasama antara kedua bela pihak.
1676-1684 -
Kemampuan Bahasa Anak Usia Prasekolah
Novia Hera Herawati, Sri Katoningsih (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.4122 | Check in Google Scholar
Pada anak prasekolah keterampilan berbahasa sangat penting, karena bahasa anak digunakan untuk berkomunikasi dengan orang lain dan lingkungan. Kemampuan bahasa bisa berkembang baik karena sering adanya komunikasi yang terjalin antara orang tua maupun orang lain disekitarnya. Kemampuan bahasa anak prasekolah saat ini mampu berkembang dengan baik karena komunikasi anak dengan orang tua dan lainnya baik. Â Penelitian ini bertujuan untuk melihat kemampuan bahasa anak prasekolah saat ini. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu kualitatif yang menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, pengumpulan data merupakan pedoman wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksiidata, interpretasi, penyajianndata, dan kesimpulan. Hasil dari wawancara yanggdiperoleh adalah rata-rata sudah baik tetapi masih ada kemampuan bahasa anak yang masih kurang. Faktor yang menjadi pendukung dalam mempengaruhi peningkatan ini, karena anak-anak sering melakukan komunikasi ketika dirumah maupun disekolah.
1685-1695 -
Penanganan Kekerasan Mental Anak (Konteks Kekerasan Mental Anak Usia Dini selama Covid-19)
Theresia Alviani Sum, Ignasius Febryanto R. Bora (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.4030 | Check in Google Scholar
Kesehatan mental anak selama COVID-19 sangat terdampak, selain ekses negatif terhadap aspek sosial dan kesejahteraan materi bagi mereka khususnya anak-anak termiskin, anak-anak tunawisma, dan anak-anak dalam tahanan, yang paling terpengaruh. Peneliti hendak mendeskripsikan upaya dan ikhtiar dalam meningkatkan Kesehatan Mental Anak Usia Dini yang terpengaruh pandemic tersebut melalui enam upaya peningkatan kesehatan mental anak dan pengurangan kekerasan terhadap anak. Peneliti menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) sebagai cara sistematis dalam mengumpulkan, mengevaluasi secara kritis, menginterpretasi dan menyajikan temuan relevan dari berbagai studi penelitian tentang pertanyaan penelitian atau topik tentang kesehatan mental Anak Usia Dini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa enam ikhtiar yang disajikan misalnya keteladanan bagi anak-anak, pemahaman bersama tentang hak perlindungan anak, pengasuhan positif, penegakan hukum yang tegas dan enam rencana aksi UNICEF tentang perlindungan anak, yang dapat berkontribusi positif untuk meningkatkan Kesehatan Mental AUD yang terjadi selama masa pandemi. Â
1696-1709 -
Bercerita dengan Boneka Tangan untuk Meningkatkan Empati Anak 4-6 Tahun
Rose Mini Agoes Salim, Dias Amartiwi Putri Gavinta, Nur Aisyah Rumalutur (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.3879 | Check in Google Scholar
Anak-anak yang berperilaku agresif cenderung memiliki empati yang rendah sebab kurang memahami dan peduli pada orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas bercerita dengan boneka tangan dalam meningkatkan empati pada anak usia 4-6 tahun. Penelitian melibatkan 11 TPA di Bekasi. Intervensi bercerita menggunakan boneka tangan dengan empat skrip cerita selama empat hari. Cerita disusun berdasarkan aspek ESC dan keseharian anak serta menggunakan boneka tangan rancangan sendiri yang merupakan keterbaruan penelitian. Pengukuran empati menggunakan Empathy Scale for Children (ESC), berupa 12 kartu bergambar dengan cerita singkat yang terdiri dari emosi senang, sedih, marah, dan takut. Analisis data menggunakan uji beda Wilcoxon signed-rank test yang menunjukkan perbedaan nilai rata-rata empati yang signifikan (p < 0.05) antara sebelum dan sesudah intervensi. Post-test kedua yang dilakukan dua minggu setelah intervensi tetap menunjukkan peningkatan skor empati yang signifikan. Hal ini memperlihatkan bercerita dengan boneka tangan efektif meningkatkan empati anak usia 4-6 tahun
1710-1722 -
Exploring a Toddler’s Foreign Language Development through Watching English Videos on YouTube
Amy Fayla Sufa, Dzulfikri Dzulfikri (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.4072 | Check in Google Scholar
This study explores the progress of a Javanese toddler’s Foreign Language (FL) development by providing a stimulus through watching English videos on YouTube. Zhaff, a non-English toddler living in Java was the subject of this study. Longitudinal observation in a case study used as the research method. The data were collected in the form of recorded videos, interviews, and notes taken from direct interaction. This research only focuses on his English and did not give the evidence on his Bahasa Indonesia development. As the results, Zhaff categorized as a bilingual child influenced by the media of YouTube. He experienced an improvement on his FL as the level of the video he watched increased. Starting with a simple vocabulary from animal songs, imitating songs from nursery rhymes, until the improvement in making some phrases and processing complex words that he got from cartoon dialogues. This study further reveals that children’s cognitive ability to acquire vocabulary is marvelous.
1723-1732 -
Peningkatan Kemampuan Motorik Halus melalui Metode Demonstrasi pada Anak Usia 5-6 Tahun
Istikomah Azizah, Cepi Safruddin Abd Jabar (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.4194 | Check in Google Scholar
Keterampilan menulis dan manipulasi objek memiliki dampak yang signifikan terhadap keterampilan literasi dan numerasi siswa kelas dua. Lebih lanjut, semua kegiatan KMH (keterampilan motorik halus) mendorong anak untuk berperilaku mandiri dan bertanggung jawab. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan metode demonstrasi untuk meningkatkan KMH. Informasi kejelasan bagaimana metode demonstrasi digunakan dan kegiatan yang dapat mendukung pelaksanaannya akan diulas dalam artikel ini. Data yang dikumpulkan berasal dari artikel yang sudah dipilih berdasarkan topik pembahasan yang relevanMetode penelitian yang digunakan adalah kajian pustaka dengan teknik analisis tema. Hasilnya, tiga tema yang muncul berdasarkan hasil analisis data yaitu strategi penggunaan metode demonstrasi, kegiatan yang didukung oleh penggunaan metode demonstrasi, dan kelemahan metode demonstrasi. Implikasi hasil penelitian ini dapat digunakan untuk guru PAUD ketika mengimplementasikan metode demonstrasi di kelas
1733-1744 -
Implementasi Pendekatan Saintifik untuk Menginternalisasi Nilai Cinta Damai bagi Anak Usia Dini
Andini Linarsih, Marmawi R, Desni Yuniarni, Dian Miranda (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.3912 | Check in Google Scholar
Meskipun penanaman pendidikan karakter dalam praktik pedagogi telah banyak dibicarakan dan diberitakan dalam konteks pendidikan anak usia dini, namun masih sangat sedikit bukti empiris yang menunjukkan bahwa penanaman nilai-nilai karakter khususnya cinta damai dapat dilakukan melalui pendekatan saintifik. Untuk mengisi gap tersebut, artikel ini membahas studi kasus deskriptif yang menyelidiki bagaimana guru taman kanak-kanak di Indonesia menerapkan pendekatan ilmiah dalam menginternalisasi nilai perdamaian dalam praktik pedagogis di kelas. Artikel ini menampilkan bagaimana guru menggunakan berbagai strategi penerapan pendekatan saintifik dalam mengajarkan nilai-nilai perdamaian di Taman Kanak-kanak mulai dari strategi komunikasi, contoh, pembiasaan dan bercerita yang terintegrasi dalam setiap kegiatan pembelajaran melalui proses mengamati, menanya, mencoba, menganalisis/ menalar. , dan mengomunikasikan hasil karya anak secara individu maupun kelompok. Strategi ini dapat dilihat mulai dari kegiatan pendahuluan, kegiatan inti hingga kegiatan penutup baik yang dilakukan di dalam kelas maupun di luar kelas. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya pelatihan-pelatihan pengajaran nilai melalui pendekatan saintifik pada pendidikan guru anak usia dini.
1745-1753 -
Educational Management At Harapan Mandiri Private Elementary School in Medan
Jainab Jainab, Srie Faizah Lisnasari, Eti Muliani, Juwita Tindaon (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.3966 | Check in Google Scholar
School should be run with good management in order to reach goal related to the management of the educational process to achieve the goals set, both short term, medium term and long term goals. The purpose of this study was to describe a method of instilling multicultural values in students aged 8-9 years or more precisely, sitting in grade 2 of elementary school at Harapan Mandiri Private Elementary School in Medan. This research method uses qualitative research methods with the type of field research (field research), data collection using observation (observation) and interviews. The results showed that the implementation of Planning, Organizing, Implementation and Supervision of Multicultural Education at Harapan Mandiri Private Elementary School in Medan City went well. The learning that is applied by the teacher in its implementation by providing understanding and then being practiced, indirectly helps the formation of good morals for students in everyday life which is exemplified in the school environment. Obstacles in the field such as the lack of storytelling media/techniques used by teachers, the inconsistency of student behavior at school, at home and in the neighborhood. Efforts are being made to overcome this by holding regular meetings with parents/guardians for a certain period of time continuously in order to the learning more sustainable.
1756-1765 -
Implementation of Experimental Methods to Improve the Learning Outcomes of Science Class I School Students
Pelista Br Karo Sekali, Anwar Marasabesy, Nurhidaya Fithriyah Nasution, Endalina br Karo Sekali (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.3982 | Check in Google Scholar
This study aims to describe the application of the experimental method to improve science learning outcomes for second grade elementary school students. This type of research is action research. This study uses a qualitative descriptive analysis technique. The results of the research show that increasing activeness and learning outcomes through the application of experimental methods to science subjects has been successful. This can be proven by the results of cycle tests showing a significant increase as evidenced by an increase in activity and student learning outcomes. The percentage of completeness of student learning outcomes based on preliminary data is in the good category with a percentage of 63.92%. First cycle of research it increased to a good category with a percentage of 73.54% and in the second cycle it became a very good category with a percentage of 80.13% which had achieved the KKM value that had been set.
1766-1775 -
Zahrawain: Strategi Program Hafalan Al-Qur’an Anak Usia Dini
Maisah Kholis, Zaim Elmubarok, Deni Setiawan (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.3995 | Check in Google Scholar
Zahrawain merupakan salah satu metode menghafal al-Qur’an anak usia dini. Metode ini menekankan pentingnya mengoptimalkan indera audio dan visual anak saat menghafalkan al-Qur’an. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan eksperimen penerapan program hafalan al-Qur’an anak usia dini menggunakan strategi Zahrawain. Metode yang digunakan adalah eksperimen model Single Subject Research dengan satu sampel dalam desain A-B-A’. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, tes dan dokumentasi. Hasil penelitian adalah subjek sebelum adanya perlakuan menunjukkan belum sama sekali menghafal ayat yang akan diberikan, kegiatan menghafal al-Qur’an dengan strategi Zahrawain efektif untuk meningkatkan program hafalan al-Qur’an anak usia dini; dan kondisi subjek setelah diberikan perlakuan menunjukkan pada kategori baik. Secara umum dapat disimpulkan bahwa Zahrawain dalam program hafalan al-Qur’an untuk anak usia dini cukup efektif diterapkan.
1776-1786 -
Efektivitas Penerapan Metode Token Ekonomi Terhadap Tingkat Kedisiplinan Anak Usia Dini
Fajri Aprilia, Junita Dwi Wardhani (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.4069 | Check in Google Scholar
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya sikap kedisiplinan pada anak usia dini. Berdasarkan pengamatan yang telah dilakukan sebanyak 20 anak, terdapat 15 anak belum mentaati peraturan yang ditetapkan oleh sekolah. Metode token ekonomi adalah bentuk modifikasi perilaku yang disusun dalam upaya guna meningkatkan perilaku yang ditargetkan serta menurunkan perilaku yang tidak dikehendaki melalui pemberian token (simbol). Tujuan dari penelitian ini yaitu guna mengetahui keefektifan metode token ekonomi terhadap tingkat kedisiplinan anak. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggaplikasikan desain quasi experiment dengan desain one group pretest-posttest. Teknik sampling yang digunakan ialah teknik nonprobability sampling. Berdasarkan hasil uji N-Gain dinyatakan bahwa hasil dari penerapan metode token ekonomi terhadap tingkat kedisiplinan anak menunjukkan kategori cukup efektif. Kedisiplinan anak meningkat, dibandingkan sebelum di terapkannya metode token ekonomi kedisiplinan anak rendah.
1787-1798 -
Kreativitas Guru dalam Pembelajaran Tari Bendrong Lesung pada PAUD Terpadu Anak Bangsa Cilegon
Alfina Setyawati, Hartono Hartono, Deasylina da Ary (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.4146 | Check in Google Scholar
Penciptaan sebuah tarian yang erat kaitannya dengan potensi telah memicu minat penelitian Tari Bendrong Lesung Banten dan sebagian besar guru TK berlatar belakang non-seni sehingga kreativitas dalam pembuatan tari sangat minim, perlu adanya pengkajian tentang masalah tersebut. Untuk menjadi pendidik yang efektif, seorang guru harus mampu memaksimalkan pengalaman belajar yang menarik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa kreatif guru PAUD dalam mengajarkan seni tari kepada anak usia dini, meliputi ide, bentuk, dan proses penciptaannya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif menggunakan pendekatan interdisiplin dan desain penelitian fenomenologi. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan temuan penelitian ini, daya cipta guru PAUD bidang pendidikan tari menghasilkan sejumlah karya seni tari inventif. Hal ini dilakukan dengan mengikuti tata cara yang benar, yaitu memutakhirkan gerakan tarian dengan terlebih dahulu membuat beberapa gerakan langsung yang berhubungan dengan subjek yang ada dan kemudian menggabungkan gerakan tarian yang sudah ada, seperti alu, lesung, dan keranjang, yang berfungsi sebagai media dalam seni tari
1799-1808 -
Validity of Kvisoft Flipbook Maker-Assisted PjBL-Based E-books for Elementary Schools
Feby Kharisna, Risda Amini (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.4205 | Check in Google Scholar
The presence of Buku Sekolah Elektronik (BSE), an electronic textbook developed by the Ministry of Culture and Education, is one example of the application of TI in education. Observation and the requirements of instructors and students. The purpose of this research is to make and know the validity of a Project Based Learning-based e-book featured by a kvisoft flipbook maker in the third grade of elementary school. This research was conducted using Research and Development (R&D) method and Model Pengembangan ADDIE. Researchers observed and interviewed teachers and third-grade students from each school as many as 3 people were selected for research. By using the data from observation and interviews, the researcher designed the product to fulfill the needs of those schools. In the 'development' session, the researcher developed the raw product so that it could be used by the teacher and students. During the "implementation" session, the students evaluated the product's efficacy. To create the ideal product, the absence of a product was remedied. This procedure is referred to as "assessment." Experts must examine the product's legitimacy before the efficacy of the product is evaluated. There is the issue of the images, substance, and language's legitimacy. The test's findings indicate that the product is quite legitimate in terms of both language and substance, while the results for the visuals are also reliable. It can be concluded that the product, an e-book, is very valid and it can be used as an alternative material in teaching
1809-1817 -
Literasi Budaya Lokal bagi Anak di Desa Jatisura
Ike Junita Triwardhani, Dewi Mulyani, Raditya Pratama (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.3962 | Check in Google Scholar
Anak merupakan pewaris peradaban. Mereka perlu dipersiapkan guna melanjutkan nilai-nilai luhur menjadi penerus. Untuk itu anak-anak perlu mengenal lingkungan dirinya, memahami sosial dan budaya sebagai jari dirinya. Pengenalan budaya dalam bingkai literasi budaya perlu dilakukan kepada anak-anak agar mereka mamahami budaya leluhurnya yang penuh dengan nilai kearifan. Desa Jatisura memiliki karifan lokal salah satunya memuliakan tanah sehingga menjadi sumber kehidupan dan penghidupan masyarakatnya. Hal ini perlu diwariskan kepada anak-anak di Jatisura. Proses literasi budaya ini penting untuk diteliti dengan tujuan untuk mengungkap pengembangan literasi budaya lokal di desa Jatisura. Informasi digali dari sejumlah informan yaitu kepala Desa, tokoh masyarakat, JAF, Guru dan masyarakat. Â Metode penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan fenomenologi untuk mengungkap proses literasi budaya lokal di desa Jatisura. Hasil penelitian mengungkap bahwa upaya literasi budaya lokal di Desa Jatisura dilakukan dengan inisiasi JAF (Jatiwangi Art Factori) yang mengajarkan nilai-nilai kearifan lokal dalam rangka literasi budaya melalui : (1) Program Edukasi; (2) Wahana Ekspresi; (3) Apresiasi Karya; (4) Identifikasi nilai-nilai kearifan lokal; dan (5) Implementasi nilai-nilai kearifan lokal.
1818-1827 -
Peran Transfer dalam Pembelajaran pada Pembelajaran Motorik Anak Usia Dini
Inayati Murwani Rahayu, Kartika Nur Fathiyah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.4008 | Check in Google Scholar
Perkembangan motorik atau kemampuan gerak merupakan hal yang sangat penting pada kehidupan manusia. Sejak lahir hingga dewasa manusia beraktivitas melalui gerak. Aspek gerak motorik merupakan salah satu dari aspek perkembangan yang penting untuk mendapat stimulasi, terutama dalam masa awal perkembangan yaitu masa kanak-kanak.  Transfer of Learning adalah salah satu prinsip yang digunakan dalam pembelajaran. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa transfer dalam pembelajaran merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilan pembelajaran atau stimulasi motoric pada anak usia dini. Penyusunan tahap pembelajaran dan pelatihan motorik yang menerapkan prinsip transfer dalam pembelajaran diharapkan akan membuat proses pembelajaran menjadi lebih efektif. Penerapan prinsip ini dilakukan dalam tahap penyusunan dan pengembangan kurikulum sekolah. Keterampilan diajarkan kepada peserta didik melalui tahapan latihan yang disusun menggunakan prinsip Transfer dalam Pembelajaran (Transfer of Learning).
1828-1835 -
The Influence of Practical Lecturer Competence and Innovation on Improving Soft Skills and Hard Skills in Early Children
Gatot Herry Djatmika (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.4140 | Check in Google Scholar
The purpose of this study was to determine the relationship and influence between the competence of practical educators and the abilities and knowledge of early childhood in soft skills and hard skills. Problems or difficulties arise when learning does not always run smoothly, including a poor school environment, unattractive learning models and reduced early childhood abilities. This situation is often a problem that often arises in the learning process. Teaching and learning has many objectives to be achieved, including the development and improvement of student performance and skills. The method used is quantitative validation. The target of this study were students from several state early childhood education schools in DKI Jakarta Province with a total of 285 students, and the number of children selected using the purposive sampling method was 165 children. The results of the study show that there is a positive and significant relationship between the competence of practicing teachers and young children (soft skills and hard skills). Practical teacher innovation greatly influences the development of early childhood skills. Meanwhile, the competence and innovation of practicing teachers have a positive and significant effect on improving early childhood skills (soft and hard skills). Based on these findings, schools need to maintain children's achievements and develop children's skills in a sustainable manner by providing experienced and trained teachers1836-1846 -
Evaluasi Program Literasi Digital di PAUD Melalui Robokids STEAM Coding Game
Muniroh Munawar, Sri Suciati, Bagus Ardi Saputro, Perdana Afif Luthfy (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.4151 | Check in Google Scholar
Tingkat literasi bangsa Indonesia sangat rendah sehingga harus segera diatasi agar tidak semakin tertinggal dengan negara lain. Salah satu cara untuk mengatasinya adalah dengan mengajarkan literasi digital melalui permainan coding di kelas PAUD. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis evaluasi terhadap konteks, input, proses dan produk dalam program pendidikan literasi digital di PAUD melalui permainan coding Robokids STEAM. Tahapan evaluasi program yang dilakukan yaitu persiapan, pelaksanaan dan monitoring. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan evaluasi. Dalam pengumpulan data, peneliti mengunjungi langsung lokasi penelitian yaitu 15 sekolah TKÂ untuk melakukan pengamatan langsung terhadap anak-anak saat bermain Robokids STEAM di kelas, wawancara kepada guru terkait dengan objek penelitian dan mendokumentasikan pelaksanaan kegiatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam evaluasi program pendidikan literasi digital di PAUD melalui permainan coding Robokids STEAM memerlukan dasar kebijakan baik tingkat makro maupun meso, pelatihan untuk seluruh warga sekolah, dan bahan bacaan serta alat peraga atau permainan berbasis digital di kelas. Penelitian ini juga berkontribusi memperkenalkan Robokids STEAM sebagai permainan robotika untuk pembelajaran coding dan literasi digital di kelas anak usia dini
1846-1867 -
Pengaruh Faktor Maternal terhadap Insidensi Stunting pada Anak Balita di Negara Berkembang: Narrative Review
Henny Suzana Mediani, Anita Setyawati, Sri Hendrawati, Ikeu Nurhidayah, Nuraziza Fatturahmi Firdianty (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.4160 | Check in Google Scholar
Stunting merupakan masalah gangguan nutrisi pada anak yang masih menjadi fokus perhatian secara global  karena berpengaruh terhadap kualitas anak di masa depan. Tujuan review artikel ini untuk menganalis faktor maternal yang mempengaruhi kejadian stunting pada anak balita di negara berkembang. Desain yang digunakan adalah narrative review dengan database terdiri dari PubMed, Science Direct, EBSCOhost, serta search engine Google Scholar. Kata kunci dalam penelitian ini menggunakan boolean frase. Kriteria inklusi pada narrative review ini yaitu children stunting, pregnant women, maternal factors. Hasil telaah literatur didapatkan 1.160 artikel, dan yang memenuhi kriteria hanya 16 artikel. Hasil penelaahan literatur didapatkan 7 faktor maternal yang berkontribusi insidensi stunting pada anak balita di negara berkembang antara lain pendidikan formal ibu, body mass index (BMI) ibu, tinggi badan ibu, usia ibu, antenatal care, kesehatan mental ibu, dan niat kehamilan. Faktor-faktor tersebut berpengaruh terhadap penurunan gen dan perawatan pada anak stunting. Kejadian stunting pada anak balita di negara berkembang sebagian besar terjadi karena faktor maternal dan antenatal care. Model pencegahan stunting yang berbasis pada masyarakat dan keluarga menjadi salah satu alternatif untuk menurunkan stunting pada anak.
1868-1886 -
Implementasi Model Pembelajaran Quantum Learning Berbasis Steam terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah
Ayu Suryaningsih, I Made Elia Cahaya, Christiani Endah Poerwati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.4299 | Check in Google Scholar
Quantum learning merupakan suatu model pembelajaran yang memberikan kesempatan pada anak untuk membangun dan mengembangkan pemahamannya. Tujuan penelitian yakni untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Quantum Learning berbasis STEAM terhadap kemampuan pemecahan masalah anak usia dini. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperiment, dengan rancangan posttest only control group design. Populasi yang digunakan adalah anak usia dini TK Widya Kumara, dengan jumlah sampel 34 anak. Penentuan kelas kontrol dan kelas eksperimen digunakan group random sampling. Teknik analisa yang digunakan yakni analisis varians (anava) satu jalur. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh penerapan Model Pembelajaran Quantum Learning berbasis STEAM terhadap kemampuan pemecahan masalah anak usia dini yang dilihat dari nilai Fhitung lebih besar dari Ftabel (10,074Â > 4,149). Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan informasi penting di bidang pendidikan, terutama pengembangan pendekatan pembelajaran untuk anak usia dini
1887-1896 -
Koreografi Permainan Tradisi Anak Membentuk Karakter Kebersamaan pada Pasca Pandemi
Ayo Sunaryo, Rivaldi Indra Hapidzin, Supartini Permata, Saeful Uyun (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.4296 | Check in Google Scholar
Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil penelitian mengenai pembelajaran seni tari yang membentuk karakter kebersamaan siswa akibat pandemik Covid-19 hampir selama 2 tahun belajar dari rumah secara individu. Metode penelitian yang digunakan yaitu mix method secara exploratory, dimana peneliti akan menggunakan penelitian secara kualitatif kemudian dilakukan penelitian secara kuantitatif. teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, studi dokumentasi dan angket. Penelitian ini dilakukan di Sekolah Laboratorium Percontohan Universitas Pendidikan Indonesia Cibiru Bandung. Data diperoleh dengan melakukan pembelajaran koreografi permainan tradisi anak pada 30 siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran yang dilakukan saat pandemi berdampak pada karakter kebersamaan yang kurang terjalin. Maka, peneliti melakukan pembelajaran koreografi yang terdapat pada permainan anak yang pada dasarnya terdapat gerak berkelompok dengan pola gerak saling bersentuhan meningkatkan rasa kebersamaan siswa. secara kuantitatif Berdasarkan output test statistik diatas diketahui nilai asymp.sig yaitu 0.000. karena nilai 0,000 lebih kecil dari 0,05. Dapat disimpulkan bahwa hipotesis diterima.
1897-1909 -
Pengembangan Kreativitas Anak Usia Dini Menggunakan Media Berbasis Alam
Destriya Andriani, Rakimahwati Rakimahwati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.4243 | Check in Google Scholar
Di era perkembangan saat ini, kesejahteraan dan kejayaan masyarakat dan bangsa bergantung pada masukan kreatif berupa ide-ide baru, penemuan baru, dan teknologi baru. Urgensi dari kemampuan kreatif tidak bisa dihindari di tengah persaingan global yang semakin ketat. Artikel ini bertujuan untuk menggambarkan pengembangan kreativitas anak menggunakan bahan alam. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian pustaka. Data yang diperoleh dianalisis dengan pendekatan tematik. Analisis data menunjukkan bahwa ada ada empat tema yakni bahan alam yang mendukung kreativitas, kegiatan yang mendukung penggunaan bahan alam, peran guru, dan kelemahan penggunaan bahan alam. Implikasi dari hasil penelitian ini dapat digunakan bagi guru prasekolah untuk memperbaiki kualitas proses pembelajaran sehingga dapat memunculkan proses berpikir kreatif pada anak menggunakan bahan yang mudah diperoleh.
1910-1922 -
Pengaruh Pembelajaran Project Based Learning terhadap Kecerdasan Visual Spasial Anak Usia 5-6 Tahun
Rohmatul Hasanah, Sri Katoningsih, Joushua Caseley Anak Akun (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.3929 | Check in Google Scholar
Kecerdasan visual spasial anak (KVS) sangat penting untuk membantu dan melatih anak untuk mengekspresikan dalam aktivitas sehari-hari terutama berkaitan dengan visual. Studi ini bertujuan untuk menganalisis kecerdasan visual spasial anak usia dini yang dipengaruhi oleh skema pembelajaran project based learning. Hal ini dimaksudkan agar para pendidik mempunyai referensi untuk membuat pilihan teknik maupun skema yang cocok dalam mendorong kecerdasan visual spasial peserta didik selama pembelajaran. Peneliti menggunakan paragdima penelitian kuantitatif dan metode yang digunakan untuk mengumpulkan data yakni melalui kuesioner. Kemudian teknik penganalisaan data menerapkan analisis regresi linier berganda. Berdasarkan pengujian yang dilakukan diperoleh kecerdasan visual spasial anak usia dini dipengaruhi oleh skema pembelajaran project based learning. Kemampuan anak dalam mengekspresikan objek yang dilihat secara detail dan dapat mendeskripsikan kembali secara jelas tergantung dari tingkat kecerdasan spasial maupun visual. Implikasi dari studi ini adalah guru dapat mengevaluasi dan dapat memberikan alternatif untuk meningkatkan kecerdasan visual spasial anak.
1923-1933 -
Efektifitas Probiotik Yogurt terhadap Kejadian Diare pada Anak Usia Pra-Sekolah
Rifda Nur Achriyana Arif, Ai Mardhiyah, Henny Suzana Mediani (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.4221 | Check in Google Scholar
Diare merupakan penyakit kedua terbanyak pada anak. Sebagian besar pengobatan diare hanya berfokus pada mengatasi dehidrasi, namun untuk mengurangi frekuensi diare belum jelas. Maka salah satu terapi komplementer adalah dengan menggunakan probiotik yoghurt. Tujuan review ini mengevaluasi efektivitas yoghurt probiotik pada anak dengan diare akut. Penelitian ini menggunakan metode systematic review, menggunakan 4 database: PubMed, CINAHL, EBSCO dan ScienceDirect. Sampel penelitian adalah pasien anak usia di bawah 12 tahun mengalami diare akut, intervensi yang diberikan berupa Pemberian strain bakteri probiotik dan pemberian yogurt serta artikel ditulis dalam Bahasa Inggris dan full text. Hasil pencarian literatur ditentukan 10 artikel. Ditemukan 8 artikel yang menyatakan bahwa pemberian bakteri probiotik dan yoghurt yang mengandung probiotik dan yoghurt plain (non-probiotik) mampu menurunkan frekuensi, durasi dan pencegahan diare pada anak. Kesimpulan penelitian ini menemukan penggunaan probiotik dengan jenis kombinasi multi strain probiotik, maupun single probiotik dengan dosis tertentu terutama bakteri Saccharomyces boulardii dan Lactobaclus rhamnosus dapat membantu mengurangi frekuensi dan durasi diare.
1934-1948 -
Pengaruh Quality of School Life and Burnout terhadap Kesejahteraan Subjektif Anggota Himpaudi
Dewi Pratiwi, Yulia Ayriza (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.3456 | Check in Google Scholar
Belum tercapainya kesejahteraan subjektif secara optimal pada anggota HIMPAUDI dan Quality Of School Life (QSL) yang dialami masih rendah. Hal tersebut diindikasikan mengalami tekanan yang menyebabkan munculnya kelelahan emosional saat di lingkungan sekolah. Kelelahan emosional muncul karena banyaknya pekerjaan yang dilakukan, sehingga hal tersebut dinamakan burnout. Tujuan penelitian ini untuk melihat pengaruh dari QSL dan burnout secara bersamaan terhadap kesejahteraan subjektif pada anggota HIMPAUDI. Penelitian ini dilakukan selama 5 bulan dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Partisipan yang yang terlibat dalam penelitian 100 responden yang dipilih dengan Teknik Random Sampling. Hasil penelitian menujukkan bahwa ada pengaruh positif antara QSL terhadap kesejahteraan subjekitf dan ada pengaruh negatif dari burnout terhadap kesejahteraan subjektif serta adanya pengaruh QSL dan burnout secara simultas terhadap kesejahteraan subjektif pada anggota HIMPAUDI.
1949-1960 -
Permainan My City Cleaning Waste Recycle untuk Meningkatkan Karakter Peduli Lingkungan pada Anak Usia Dini
Halida Halida, Desni Yuniarni, Indri Astuti, Ayu Aprilia Pangestu Putri, Henny Sanulita, Windaniati Windaniati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.4325 | Check in Google Scholar
Penelitian ini berawal dari hasil observasi, ditemukan rendahnya karakter peduli lingkungan pada anak. Hal tersebut dikarenakan kurang bervariasinya metode pembelajaran yang diberikan terkait peduli lingkungan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan meningkatkan karakter peduli lingkungan melalui permainan my city cleaning waste recycle pada anak. Penelitian ini menggunakan penelitian eksperimen dengan one group pretes posttes design. Subyek penelitian ini anak umur 5-6 tahun. Teknik pengumpulan data yaitu teknik observasi, analisis data menggunakan uji t sampel berpasangan. Data diolah menggunakan IBM SPSS statistik versi 25. Hasil penelitian mengungkap bahwa pembelajaran yang menyenangkan dengan menggunakan teknologi membuat anak anak-anak berminat dan tertarik untuk belajar. Permainan kebersihan lingkungan dengan  my city cleaning waste recycle mampu mengubah mindset dan memberikan pengetahuan  pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekolah dengan membiasakan membuang sampah pada tempatnya, sehingga anak menjadi betah dan nyaman saat proses pembelajaran berlangsung
1961-1972 -
Model Pembelajaran Bermain Outdoor Lempar Tangkap Bola untuk Mengembangkan Motorik Kasar Anak Usia 5-6 Tahun
Sudaryanti Sudaryanti, Prayitno Prayitno (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.4249 | Check in Google Scholar
Perkembangan motorik kasar pada anak usia 5-6 tahun saat ini belum optimal. Permasalahan tersebut disebabkan oleh pembelajaran fisik motorik yang diterapkan di TK belum sesuai dengan tahap-tahap pembelajaran, belum adanya panduan yang baku dan terstruktur pada saat Pandemi Covid 19 diterapkan secara daring, jarang bergerak di luar ruangan dan anak lebih banyak duduk di depan laptop atau smartphone. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan model pembelajaran bermain outdoor lempar tangkap bola untuk mengembangkan motorik kasar anak usia 5-6 tahun. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan (R & D) model Borg and Gall. Analisis data dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah anak TK Pedagogia, Kota Yogyakarta berjumlah 26. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu lembar observasi ceklis dan wawancara. Pengembangan model ini di validasi oleh 2 ahli materi dan 6 ahli model, setelah itu di uji coba kelayakan serta efektifitasnya pada kelompok kecil dan kelompok besar. Hasil penelitian dan pengembangan model bermain outdoor lempar tangkap bola menunjukkan memiliki kelayakan untuk membantu mengembangkan motorik kasar anak usia 5-6 tahun.
1973-1985 -
Penerapan Nilai-Nilai Keprajuritan untuk Meningkatkan Karakter Nasionalis Anak Usia Dini
Faizah Faizah, Sularti Dewanti Handayani, Hartono Hartono (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.3407 | Check in Google Scholar
Penyisipan nilai-nilai keprajuritan tersebut diambil dari sumpah prajurit. Adapun dari jumlah sumpah prajurit yang diambil hanya 4. Salah satu unsur dalam sumpah prajurit tidak sesuai dengan karakteristik anak yaitu memegang rahasia sekeras-kerasnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keefektifan pembelajaran dengan menerapkan nilai-nilai keprajuritan untuk mengembangkan karakter nasionalis. Jenis penelitian yaitu quasi experimental design bentuk nonequivalent control group design. Sampel penelitian ini sebanyak 17 siswa sebagai kelas eksperimen dan sebanyak 16 siswa sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data menggunakan observasi, kemudian dianaslisi menggunakan uji Paired Sample T-test, uji N-Gain, dan Independent Sample T-test. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan karakter nasionalis dari pretest meningkat pada posttest. Nilai-nilai keprajuritan efektif dalam meningkatkan karakter nasionalis anak usia dini. Implikasi dari penelitian ini yaitu bagi PAUD dalam lingkungan TNI dan PAUD lainnya dapat menerapkan nilai keprajuritan untuk mengembang karakter nasionalis anak
1986-1995 -
Analisis Kemampuan Berbahasa dan Mengenal Konsep Bilangan Anak melalui Teknologi pada Era Digital
Resi Rosalianisa, Budi Purwoko, Nurchayati Nurchayati, Heru Subrata (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.3843 | Check in Google Scholar
Bahasa tidak hanya sebagai instrumen atau sarana untuk berkomunikasi dengan orang lain dan lingkungan, tetapi juga merupakan salah satu faktor yang berkontribusi terhadap perkembangan aspek-aspek lain pada anak salah satunya aspek kognitif dalam mengenal konsep bilangan. Untuk mengembangkan dan merangsang perkembangan bahasa dan kemampuan mengenal konsep bilangan dapat melakukan kegiatan seperti mendengarkan, berbicara, membaca dan menulis, serta menyebut dan membilang lambang bilangan dengan perangkat di era digital. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan meningkatkan perkembangan bahasa dan pemahaman konsep matematika anak prasekolah menggunakan teknologi melalui video pembelajaran. Metode pengumpulan data pustaka melalui membaca, menyimpan, dan mengelola bahan penelitian, serta menyimpulkan bahan penelitian. Dari hasil penelitian diketahui bahwa penggunaan teknologi melalui video pembelajaran di era digital berpengaruh positif dan baik dalam meningkatkan dan mengembangkan kemampuan berbahasa dan kemampuan kognitif dalam kemampuan mengenal konsep bilangan pada anak usia dini sehingga sangat cocok untuk diterapkan pada saat proses pembelajaran di kelas.
1996-2010 -
The Influence of Teacher’s Personality Competence, Curriculum, and School Climate on Student’s Morals
Ruslan Ruslan, Saparuddin Saparuddin, Husnaeni Husnaeni, Muhammad Alqadri Burga (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.3920 | Check in Google Scholar
Modernization is a threat that can co-opt Islamic boarding schools from moral development to a formalistic orientation. The purpose of this study was to analyze the influence of teacher’s personality competencies, the curriculum, and the climate of Islamic boarding school on the students’ morals both partially and simultaneously. This type of research is a survey with a quantitative approach. The population of this study was 234 students, with 70 samples selected using the Yamane formula. Data collection methods using questionnaires and documentation. Data analysis using descriptive statistical and inferential statistical analysis techniques. The results showed that the teacher's personality competence, the curriculum, and climate of the Islamic boarding school had a positive and significant effect both partially and simultaneously on the students’ morals. This research has implications for the need for all members of Islamic boarding schools to be synergistically responsible for creating a conducive boarding school climate and culture. This conduciveness will develop moral values through various educational programs, especially curriculum and teacher competence developments.
2011-2023 -
Proyek Karnaval HUT Republik Indonesia sebagai Penguatan Profil Pelajar Pancasila
Anastasia Arum Sari Dyahningtyas, Muthmainah Muthmainah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.4075 | Check in Google Scholar
Keterbatasan pengetahuan pendidik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dalam mengimplementasikan metode proyek dalam penguatan profil pelajar Pancasila berdampak pada pembelajaran di kelas. Dampak yang terjadi di kelas adalah kurang terbentuknya karakter profil pelajar Pancasila seperti Mandiri dan Gotong Royong. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proyek karnaval HUT Republik Indonesia sebagai penguatan profil pelajar Pancasila. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian yaitu guru, orang tua dan anak kelompok B. Dua guru menjadi partisipan yang dipilih melalui teknik purposive sampling Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proyek karnaval HUT RI mendukung penguatan profil pelajar Pancasila yaitu karakter mandiri dan gotong royong. Karakter mandiri muncul saat anak dapat memahami diri dan situasi serta meregulasi diri, baik selama proses pengembangan proyek dan saat mengikuti karnaval. Karakter gotong royong terstimulasi saat anak dapat bekerjasama, menunjukkan kepedulian dan mau berbagi.
2024-2036 -
Analisis Penggunaan Alat Musik Rebana sebagai Media Pembelajaran Seni Musik Anak Usia Dini
Tri Susanti, Joko Pamungkas (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.3304 | Check in Google Scholar
Penelitian studi kasus ini dilatarbelakangi pentingnya media pembelajaran seni musik khususnya pada anak usia dini di Lembaga Taman Kanak-Kanak dengan menggunakan alat musik rebana di dalam keterampilan seni musik anak usia dini. Penelitian bertujuan untuk menggali informasi bagaimana alat musik rebana dapat digunakan sebagai media pembelajaran seni musik pada anak usia dini dan sebagai identitas dari lembaga pendidikan anak usia dini. Lembaga pendidikan seperti Taman Kanak-kanak di bawah naungan Rifa’iyah yang mengajar pada lembaga pendidikan anak usia dini dikenal memperbolehkan tetapi tidak menganjurkan untuk mengenalkan alat musik kepada anak-anak yang selama ini tersebar di masyarakat. Harapan dalam penelitian ini bahwa alat musik rebana dapat menjadi media pembelajaran seni musik anak usia dini. Metode yang dipilih yakni studi kasus. Pengumpulan data melalui teknik observasi, wawancara tidak terstruktur, dan studi dokumentasi. Tempat dilaksanakan di lembaga pendidikan taman kanak-kanak, di kabupaen Pekalongan. Analisis data interaktif Miles dan Huberman digunakan dalam menganalisis penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat musik rebana dapat digunakan sebagai media pembelajaran seni musik pada anak usia dini serta boleh diajarkan dan dikenalkan pada lembaga pendidikan dibawah naungan Rifa’iyah dan mampu menumbuhkan sikap religius anak sejak dini.
2037-2045 -
Identifikasi Strategi Guru dalam Mengembangkan Spatial Awareness Anak di PAUD
Ayu Hopiani, Heny Djoehaeni (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.3606 | Check in Google Scholar
Spatial awareness merupakan kemampuan seseorang untuk memahami kesadaran tubuh dan mengklasifikasikan lingkungan fisik atau dunia sekitar. Spatial awareness ini seringkali terdengar seperti kemampuan yang sangat dasar dan bisa didapatkan secara otomatis oleh anak dalam aktivitas sehari-hari. Namun, kemampuan ini perlu distimulasi dengan baik karena dapat menjadi modal awal dalam memahami tentang dunia spasial dan konsep matematika. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan strategi guru dalam mengembangkan spatial awareness anak di PAUD. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan teknik pengumpulan data berupa Focus Group Discussion (FGD), wawancara, dan observasi. Berdasarkan hasil penelitian, menujukkan bahwa guru menggunakan beberapa strategi untuk mengembangkan spatial awareness pada anak, diantaranya yaitu melalui bermain bebas, games, kegiatan senam, berbaris, dan bermain dengan media loose parts. Selain itu, para guru juga menggunakan musik serta gerak dan lagu sebagai strategi untuk mengembangkan spatial awareness anak. Pemilihan strategi yang dilakukan disesuaikan dengan karakteristik anak dan kegiatan pembelajaran yang dilakukan.
2046-2058 -
Pengaruh Secure Attachment Ibu terhadap Kemandirian Anak Usia Dini
Wulan Rahmadia Novera, Farida Agus Setiawati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.3665 | Check in Google Scholar
Kemandirian seorang anak dipengaruhi oleh peran keluarga, terutama ibu yang berperan sebagai madrasah pertama mereka. Karena keterikatan yang terbentuk memberi anak rasa nyaman dan perlindungan serta menawarkan landasan yang aman untuk menjelajahi dunia, hal itu berfungsi sebagai standar untuk mencapai pertumbuhan yang diharapkan, termasuk perkembangan kemandirian. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji secara teoritis bagaimana kemandirian anak usia dini dipengaruhi oleh secure attachment seorang ibu. Metode penelitian ini adalah literature riview, untuk melakukan tinjauan literatur, peneliti membaca, menganalisis, dan mengembangkan kesimpulan. Hasil dari kajian literatur yaitu secure attachment ibu berpengaruh positif terhadap kemandirian anak karena anak yang memiliki secure attachment akan memiliki kemampuan sosial yang baik sehingga mampu menjalin interaksi dengan lingkungannya, hal ini membuat anak menyelesaikan tugas dan tidak mudah berputus asa karena secara otomatis mendapatkan dukungan dari lingkungannya, oleh karena itu dibutuhkanlah perasan ibu untuk memberikan secure attachment dengan bersikap lebih responsif dan memberi dukungan agar anak bisa lebih mandiri.
2059-2068 -
Implementasi Metode Gerakan untuk Menghafal Hadis bagi Anak Usia Dini melalui Program Parenting
Zulfadhly Mukhtar, Na'imah Na'imah, Issaura Dwi Selvi, Nurkamelia Mukhtar AH (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.3157 | Check in Google Scholar
Penggunaan metode yang monoton (klasikal) dalam menghafal Hadis membuat anak-anak tidak antusias dan cepat merasa bosan. Ditambah lagi kurangnya keterlibatan orang tua untuk bersama-sama anak dalam menghafal Hadis. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan metode gerakan untuk menghafal HadiÅ› bagi anak usia dini melalui program parenting. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif pada lingkup studi kasus (case study). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi non partisipan, wawancara semi terstruktur dan dokumentasi. Teknik analisa data yang digunakan model Miles & Huberman yang meliputi: reduksi data, interpretasi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan metode gerakan yang digunakan adalah gerakan anggota tubuh (tangan dan ekspresi wajah). Proses implementasi metode gerakan untuk menghafal HadiÅ› bagi anak usia dini melalui program parenting dilakukan dengan 3 tahapan yaitu: tahap perencanaan yang meliputi persiapan sarana dan prasarana, sosialisasi, dan teknis kegiatan; pada tahap pelaksanaan meliputi kegiatan menghafal Hadis dengan metode gerakan secara mandiri di rumah, dan pemberian penguatan pada kegiatan parenting; dan pada tahap evaluasi meliputi melakukan tes (penilaian) kepada orang tua, dan pemberian reward.
2067-2079 -
Pengembangan Video Model Pembelajaran Sentra Berbasis Multikultural di TK
Yourma Osnithia W, Suparno Suparno (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.3668 | Check in Google Scholar
Keterbatasan guru dalam menerapkan model pembelajaran sentra menjadi permasalahan dalam menyampaikan materi, karena kurangnya pedoman pembelajaran sentra di sekolah. Tujuan penelitian ini  untuk menghasilkan produk berupa video model pembelajaran sentra berbasis multikultural yang layak digunakan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode pengembangan Research & Development (R&D) mengacu pada model ADDIE (Analysis, Design, Develop, Implementation, and Evaluation). Adapun teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan angket. Angket berupa lembar penilaian video model pembelajaran terdiri dari ahli materi, ahli media, dosen, guru, dan mahasiswa. Media video model pembelajaran sentra berbasis multikultural menjadi salah satu alternatif guru, mahasiswa, dan dosen yang dapat dijadikan sebagai sumber informasi dan pedoman dalam menyampaikan materi pembelajaran
2080-2089 -
The Stages and Development of First Language Acquisition on Children 1,6 Years Old
Warni Warni, Rengki Afria, Julisah Izar, Maya Sari Harahap (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.3310 | Check in Google Scholar
This study describes the stages and development of children's first language using Indonesian. The object of this research is 2 children aged 1.6 years. The purpose of this study was to describe the stages and development of the first language in children. The method used is a qualitative method with a descriptive approach and the techniques used are observation and interviews. The data collected is documentation presented in tabular form. Data analysis using transcription, identification, and classification methods. The finding of this study is that CS is faster in language acquisition development at the phonological, morphological, and syntactic levels compared to MF. This is influenced by several factors such as gender, social, parenting, and environment.
2080-2093 -
Kapasitas Pendidik dalam Program Layanan PAUD HI ditinjau dari Pengalaman Mengajar dan Pengembangan Diri
Wa Ode Syamzahrah Astarin, Ali Formen, Diana Diana (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.4176 | Check in Google Scholar
Pemetaan yang dilakukan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, dan Riset tahun 2021 pada 34 provinsi di Indonesia menemukan bahwa rata-rata kapasitas pendidik dalam pelaksanaan pengembangan anak usia dini holistik integratif (PAUD HI) relatif masih rendah yakni 58.5 dan masih terdapat 29.6% pendidik yang belum pernah mengikuti pengembangan diri melalui diklat serta pengalaman mengajar pendidik yang masih memerlukan peningkatan. Pemetaan ini belum dilakukan pada setiap provinsi sehingga belum diketahui bagaimana kapasitas pendidik pada setiap daerah Kabupaten/Kota. Maka, peneliti bertujuan mengembangkan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pengalaman mengajar, pengembangan diri terhadap kapasitas pendidik dalam program layanan holistik integratif yang berada di Kota Kendari. Penelitian ini menggunakan desain penelitian korelasional dengan pendekatakan kuantitatif. Jumlah sampel sebanyak 140 pendidik. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan di analisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS 25. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa secara simultan terdapat hubungan yang positif dan singnifikan antara pengalaman mengajar dan pengembangan diri terhadap kapasitas pendidik dalam program layanan PAUD HI.
2094-2108 -
Pembelajaran Mitigasi Bencana Berbasis Literasi Informasi untuk Meningkatkan Disaster Self Awareness AUD
Renti Oktaria, Andi Windah, Ida Nurhaida, Purwanto Putra, Nandi Haerudin (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.3430 | Check in Google Scholar
Penelitian ini mengkaji tentang analisis keterampilan literasi informasi yang dimiliki para pendidik di Kabupaten Lampung Timur dalam penyusunan bahan ajar mitigasi bencana untuk meningkatan disaster self-awareness anak usia 5-6 tahun agar menjadi generasi muda yang tangguh bencana. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualititatif dan metode studi kasus, dengan teknik analisis kualitatif deskriptif. Sebanyak 5 orang pendidik PAUD di Kecamatan Labuhan Ratu Kabupaten Lampung Timur menjadi informan dalam penelitian ini. Seluruh proses pengumpulan data secara daring dan luring, dengan mematuhi protokol kesehatan covid-19. Melalui penelitian ini diharapkan akan tercapai tujuan khusus berikut ini, yaitu: (1) Memetakan tingkat keterampilan literasi informasi pendidik dalam penyusunan bahan ajar mitigasi bencana yang dapat meningkatkan disaster self-awareness anak usia dini; dan, (2) Menganalisis kebutuhan pendidik dalam menyusun rancangan pembelajaran mitigasi bencana yang dapat meningkatkan disaster self-awareness anak usia dini.
2109-2122 -
Profil Siswa Beresiko Gangguan Emosi dan Perilaku di Sekolah Inklusi Kota Yogyakarta
Irmawanti Irmawanti, Aini Mahabbati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.4251 | Check in Google Scholar
Siswa dengan gangguan emosi dan perilaku memiliki karakteristik yang sama dengan perilaku anak-anak pada umumnya. Karakteristik tersebut menyebabkan siswa-siswa yang beresiko gangguan emosi dan perilaku cenderung sulit atau bahkan tidak terdeteksi sehingga layanan pendidikannya kurang sesuai dengan kebutuhannya. Penelitian ini dilakukan untuk menghasilkan profil siswa beresiko gangguan emosi dan perilaku di sekolah penyelenggara pendidikan inklusi kota Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dan kualitatif. Teknik pengumpulan data kuantitatif menggunakan angket kemudian dianalisis secara kuantitatif, sedangkan teknik pengumpulan data kualitatif menggunakan FGD (Focus Groub Discussion) tentang karakteristik perilaku eksternal dan internal pada siswa. Analisis data menggunakan teknik triangulasi metode antara data kuantitatif dan data kualitatif. Subjek penelitian berjumlah 29 responden. Hasil penelitian menunjukkan siswa memiliki resiko gangguan emosi dan perilaku dengan karakteristik perilaku eksternal dan perilaku internal. Profil tersebut digunakan sebagai salah satu dasar intervensi dini bagi guru di sekolah agar kebutuhan siswa secara akademik dan non akademik dapat terpenuhi.
2123-2136 -
Kebijakan Kurikulum Merdeka dan Perubahan Sosial di Satuan PAUD
Syifauzakia Syifauzakia (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.4344 | Check in Google Scholar
Kebijakan Kurikulum paradigma baru merupakan salah satu dampak dari perubahan sosial pasca pandemi covid-19 yang disusun oleh Kementerian Pendidikan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek). Tujuan penelitian pada artikel ini untuk mencari tahu perubahan sosial yang terjadi di satuan PAUD atas adanya kebijakan kurikulum merdeka. Metode penelitian ini dengan cara kualitatif deskriptif, pengumpulan data mengunakan teknik wawancara yang mendalam, dan data dianalisis dengan analisis tematik. Hasil penelitian ini menemukan bahwa kebijakan kurikulum merdeka yang merupakan kurikulum baru memunculkan perubahan sosial di satuan PAUD diantaranya: pengelola dan guru harus menerima kurikulum baru dengan baik, kurikulum baru membutuhkan penyesuaian atas perubahan, proses belajar memahami kurikulum merdeka, dan proses merancang kurikulum merdeka, 5) proses implementasi kurikulum merdeka
2137-2147 -
Pramuka Prasiaga Mengasah Keterampilan Sosial Anak Usia 5-6 Tahun
Zuhria Qurrotul Aini, Akhtim Wahyuni (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.4390 | Check in Google Scholar
Partisipasi PAUD di Indonesia masih tergolong rendah, mengingat usia 5-6 tahun banyak berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Pramuka prasiaga merupakan kegiatan yang memberikan kebebasan anak berinteraksi bersama teman-temannya. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pramuka prasiaga mengasah keterampilan sosial anak usia 5-6 tahun serta faktor pendukung dan penghambatnya. Metode penelitian yang digunakan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara Guru Pembina, Kepala Sekolah serta Guru Kelas dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan anak aktif mengikuti rangkaian kegiatan pramuka prasiaga yang dilaksanakan di luar kelas dengan Guru Pembina, orang tua dan sarana prasarana menjadi faktor pendukung dalam terasahnya keterampilan sosial anak usia 5-6 tahun, keterampilan sosial yang tampak meliputi percakapan, saling pengertian, bekerja sama, keterbukaan, berempati, motivasi, rasa positif dan rasa kesetaraan. Faktor penghambatnya yaitu jadwal pramuka prasiaga berbenturan dengan kegiatan lain, kondisi cuaca menghambat anak berkegiatan di luar kelas serta peselisihan antar anak saling berdiam diri hingga tidak saling berinteraksi.
2148-2162 -
Efektifitas Bermain Peran terhadap Kepercayaan Diri Anak Usia Dini
Riiza Nomy Yunifia, Junita Dwi Wardhani (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.4191 | Check in Google Scholar
Metode bermain peran ialah sebuah strategi yang dipakai untuk memberikan dorongan terhadap rasa percaya diri terhadap anak usia pra sekolah supaya mampu meningkat. Kepercayaan diri pada anak masih rendah, maka dari itu perlu dilakukannya metode bermain peran yang mampu mengoptimalkan kepercayaan diri siswa. Riset berikut bertujuan guna memahami efektifitas bermain peran pada kepercayaan diri pada anak usia dini. Peneliti memakai jenis riset kuantitatif serta rancangan Quasi Eksperimental. Sampel yang dipakai pada riset sejumlah 37 siswa. Teknik pengambilan sampel nonprobelitiy sampling dengan sampling jenuh. Instrumen dalam mengumpulkan data mempergunakan test. Dan teknik analisa data menggunakan pengujian statistik. Hasil riset memaparkan bahwasanya terdapat dampak metode bermain peran pada kepercayaan diri anak, tidak terdapat dampak metode bercerita pada kepercayaan diri anak. Maka bisa dibuat simpulan bahwasanya pemakaian metode bermain peran cukup efektif mengoptimalkan kepercayaan diri pada siswa.
2163-2176 -
Efektivitas Iklim Belajar Anak Usia Dini dalam Pembelajaran Daring Berbasis Kompetensi Guru Pasca Pandemi Covid-19 di Provinsi Gorontalo
Arfan Utuarahman, Novianty Djafri (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.4436 | Check in Google Scholar
Kompetensi guru PAUD sangat penting untuk mewujudkan iklim belajar yang menyenangkan dan bermakna bagi anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis iklim belajar anak usia dini dalam pembelajaran daring berbasis kompetensi guru PAUD di Provinsi Gorontalo. Penelitian ini memakai jenis penelitian mix metode dengan pendekatan ekspantori. Sampel dalam penelitian ini adalah 59 guru yang ada di Provinsi Gorontalo. Cara untuk mengumpulkan datanya memakai angket, observasi, wawancara serta dokumentasi. Hasil penelitian memperlihatkan bahwasannya efektivitas iklim belajar siswa dalam pembelajaran daring berbasis kompetensi guru PAUD pada masa pasca pandemi covid-19 berada pada tingkatan niai efektif 3.6% dengan nilai frekuensi 35.36% hal tersebut menunjukan kategori sangat rendah pada iklim belajar anak usia dini di Provinsi Gorontalo. Hal ini dapat ditingkatkan dengan memperhatikan iklim belajar dan budaya belajar di sekolah antara siswa PAUD dan guru serta memotivasi belajar siswa anak usia dini di rumah melalui kerjasama orang tua dan anak dalam keluarga.
2177-2187 -
Efektivitas Pendekatan VAK dalam Meningkatkan Kemampuan Artikulasi Anak Usia 5-6 Tahun
Tira Nalvianti Rahmi, Eva Septiana (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.4302 | Check in Google Scholar
Kesalahan artikulasi dalam berbicara dilihat sebagai gangguan komunikasi yang sering terjadi pada anak usia dini. Hanya saja, umumnya pada usia 5 tahun, anak sudah terdengar seperti telah menguasai artikulasi bahasanya sehingga dapat berbicara dengan lebih jelas dan mudah dipahami. Adanya masalah artikulasi dinilai dapat memengaruhi pengoptimalan perkembangan anak pada jenjang akhir prasekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pendekatan Visual, Auditori, Dan Kinestetik (VAK) dalam meningkatkan kemampuan artikulasi pada anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan subjek tunggal yang memiliki masalah pada artikulasi dalam berbicara. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes kemampuan artikulasi. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif dengan membandingkan hasil pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan VAK efektif dalam meningkatkan kemampuan artikulasi anak. Penelitian ini dapat bermanfaat bagi guru, orang tua, dan praktisi di bidang terkait yang sedang berupaya meningkatkan kemampuan artikulasi pada anak usia 5-6 tahun
2188-2201 -
Media Goodie Book untuk Meningkatkan Perkembangan Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun
Tri Asmawulan, Lina Agustina, Dinda Kurnianingrum, Novia Herawati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.3902 | Check in Google Scholar
Salah satu media yang dapat digunakan dalam kegiatan pembelajaran yang juga menarik untuk anak adalah goodie book. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan yaitu untuk mengembangkan media pembelajaran goodie book untuk meningkatkan aspek perkembangan motorik halus anak yang berusia 5-6 tahun. Penelitian ini dilakukan dengan metode RnD menggunakan model Borg and Gall. Analisis data diperoleh berdasarkan validasi instrument yang diperoleh melalui para ahli, yaitu ahli media, ahli materi dan juga user. Dari hasil perolehan validasi oleh ahli materi menunjukkan kriteria sangat baik dengan prosentase 90%. Sedangkan nilai dari ahli media juga menunjukkan kriteria sangat baik dengan prosentase 90%. Tahap selanjutnya yaitu uji coba lapangan terhadap produk goodie book yang diujikan terhadap 6 anak pada kelompok B dan juga telah dilakukan penilaian produk oleh guru kelas sebagai user. Melalui tahap uji coba tersebut diperoleh prosentase 85,5% yang menunjukkan kategori sangat baik. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa goodie book merupakan media yang layak digunakan untuk pembelajaran motorik halus anak.
2202-2212 -
Development of Integrated Thematic Electronic Worksheets With RADEC Learning Model Using Nearpod
Vianes Muliza Putri, Risda Amini (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.4217 | Check in Google Scholar
This research was motivated by that LKPD in schools is still in the form of handouts that are printed by teachers and distributed to students. The purpose of this research is to produce E-LKPD products using the RADEC-based Nearpod application. This type of research is development research with the ADDIE development model. Research instruments in the form of interviews, questionnaires, tests, and documentation. The research results obtained were Integrated thematic E-LKPD assisted by the RADEC-based Nearpod application in the elementary school stated in the very valid category. In the practicality questionnaire for the teacher's response score and the score for the student's practicality questionnaire in the very practical category. On the effectiveness used the N-Gain score percent test with the effective category. So, it can be concluded that the developed ELKPD has fulfilled the categories of valid, practical, and effective to improve student learning outcomes.
2213-2224 -
Penerapan Pembelajaran Moral pada Anak Usia 4-6 Tahun
Fidesrinur Fidesrinur, Nila Fitria, Astri Lestari (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.4312 | Check in Google Scholar
Berkembang pesatnya IPTEK, tingginya arus globalisasi dan kurangnya pembelajaran moral ketika pandemi menjadi penyebab fenomena merosotnya moral di Indonesia. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan pembelajaran moral pada anak usia 4- 6 tahun. Penelitian ini meruapaka penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian yaitu anak usia 4-6 tahun, kepala sekolah, guru, dan orang tua. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan teknik analisis deskriptif dari Miles & Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan penerapan pembelajaran moral pada anak usia 4- 6 tahun bertujuan membentuk anak menjadi generasi yang beradab dengan menyusun rencana pembelajaran, metode, media, dan penilaian dalam pembelajarannya. Terintegrasi dengan kegiatan belajar mengajar, kegiatan rutin, kegiatan program, dan kegiatan spontan.
2225-2234 -
Pengaruh Kegiatan Usap Abur terhadap Kemampuan Motorik Halus Anak Usia Dini
Ida Kholilah, Farida Mayar (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.4392 | Check in Google Scholar
Rendahnya tingkat kemampuan motorik halus kepada anak yang terjadi pada anak usia dini merupakan faktor yang melatar belakangi dilaksanakan penelitian, hal ini terjadi karena adanya hambatan yang disebabkan kurangnya variasi pembelajaran yang dilaksanakan guru, terdapat anak yang masih kurang rapi ketika kegiatan menggunting dan mewarnai, hal ini menyebabkan belum berkembang secara optimal motorik halus anak. Dilaksanaknanya penelitian ini dengan tujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kegiatan usap abur terhadap kemampuan motorik halus anak. Metode dalam penelitian ini menerapkan metode Kuantitatif yang berbentuk Quasy Eksperimen. Adapun variabel yang akan diteliti adalah kemampuan motorik halus anak dengan subjek penelitian adalah anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi dan dokumentasi, kemudian pada penelitian ini juga menggunakan analisis data berupa uji normalitas, homogenitas, hipotesis. Sesuai dengan hasil perhitungan uji-t menggunakan SPSS didapatkan hasil Sig(2-tailed) sebesar 0,01<0,05. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa kegiatan usap abur memiliki pengaruh terhadap kemampuan motorik halus anak.
2235-2244 -
Hubungan Durasi Bermain Gadget dengan Perkembangan Sosial Emosional Anak
Filda Nuraini, Junita Dwi Wardhani (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.4198 | Check in Google Scholar
Penelitian ini dilatarbelakangi anak prasekolah yang menggunakan gadget secara berlebihan sehingga berdampak buruk pada perkembangan sosial emosional. Anak sulit bersosialisasi dan berinteraksi dengan orang lain, anak menjadi pribadi tertutup, suka menyendiri, susah diatur dan mudah marah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara durasi penggunaan gadget dengan perkembangan sosial emosional anak usia 4-5 tahun. Jenis penelitian menggunakan penelitian observasional analitik dengan desain penelitian cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah sampel 30 siswa. Analisis data menggunakan uji Univariat dan Uji Bivariat dengan menggunakan korelasi Rank Spearman. Hasil analisis membuktikan terdapat hubungan antara durasi penggunaan gadget dengan perkembangan sosial emosional. Peneliti berharap agar pihak sekolah berkoordinasi dengan orang tua terkait dampak negatif gadget sehingga tidak mengganggu proses perkembangan anak.
2245-2256 -
Penerapan Kegiatan Meronce dalam Mengembangkan Kemampuan Motorik Halus di Lembaga PAUD
Anisa Oktafiani, Rakimahwati Rakimahwati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.4163 | Check in Google Scholar
Motorik halus yaitu suatu kegiatan yang terkoordinasi antara susunan saraf, otot, otak, spinal cord. Motorik halus sangat berperan penting bagi kelangsungan hidup di masa mendatang. Pengembangan motorik yang optimal di usia dini dapat menunjang kehidupan selanjutnya. Untuk mengembangkan motorik halus diperlukan beberapa cara diantaranya dengan meronce. Kegiatan meronce merupakan salah satu pembelajaran yang disukai anak. Dalam melaksanakan kegiatan meronce, harus memiliki wawasan tentang aspek tujuan dan fungsi, prinsip penyusunan dan penataan, aspek bahan, aspek teknik, aspek penyelesaian. Tujuan dari penelitian ini untuk memaparkan pengaruh keterkaitan perkembangan motorik halus anak dengan kegiatan meronce. Peneliti menggunakan studi literature. Peneliti mengumpulkan data dengan menelaah beberapa artikel dari peneliti sebelumnya yang relevan dengan masalah penelitian. Berdasarkan penelitian terdahulu disimpulkan bahwa perkembangan motorik halus mengalami peningkatan dengan kegiatan meronce
2257-2262 -
PAUD As an Investment for Personal Children, Families and Communities: A Review of the Economics of Unesco and Islam
Maryam Batubara (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.4476 | Check in Google Scholar
PAUD is an institution that has a mission to grow, teach, foster and develop potential and talents according to their development. This research belongs to or uses a descriptive qualitative approach. Data collection was carried out by reading 28 reference books and reading sources related to the object of research. The research results show that UNESCO is important in organizing PAUD. PAUD itself is a very profitable form of investment for families, communities and children. Judging from its advantages that PAUD can help get the right stimulation for growth and development and influence the success of children in the future, for families investing in PAUD will be able to shape the personality of children who are quality and able to compete at the local, regional and global levels. Likewise with the community, through investment at the PAUD level children will be trained and fostered on how to interact, ethics, morals, and rules that exist in society. Thus later the child can carry out his role as part of society.
2263-2271 -
Pengembangan Media Audio Visual Video Pembelajaran Membaca untuk Mengenal Huruf Awal
Rahmani Rahmani, Farida Mayar (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.4410 | Check in Google Scholar
Beberapa masalah yang ditemukan pada awal riset yag dilaksanakan oleh peneliti, yaitu media pembelajaran dirancang guru belum menarik sehingga tidak menyenangkan bagi anak. Penggunaan media audio visual video pembelajaran untuk pengembangan pembelajaran bahasa bagi anak usia dini masih jarang temui. Tujuan riset ini ialah mengembangkan media audio visual video pembelajaran mengenal huruf awal pada kata untuk anak usia 5-6 tahun. Model pengembangan 4-D digunakan pada penelitian, yang terdiri atas 4 tahap yaitu define, design, develop dan disseminate. Pelaksanaan uji coba media dilakukan di TK Al-Hikmah Kec. Siak Hulu. Hasil penelitian menunjukkan media audio visual video pembelajaran mengenal huruf awal pada kata untuk anak usia 5-6 tahun memenuhi kategori praktis, valid, serta efektif sehingga mampu meningkatkan keterampilan keaksaraan pada anak usia dini. Media audio visual video pembelajaran yang dikembangkan secara menarik perhatian anak akan membantu mengembangkan perkembangan anak salah satunya ialah mengenal huruf awal.
2272-2282 -
Pengembangan Digital Book berbasis Budaya Minangkabau untuk Menstimulasi Perkembangan Literasi Anak
Azizah Azizah, Delfi Eliza (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.4174 | Check in Google Scholar
Latar belakang penelitian ini adalah observasi awal yang ditemukan oleh peneliti. Pengenalan literasi buku cetak, suku kata dan gambar masih digunakan dan dapat membangkitkan minat anak. Kemudian belum adanya buku digital atau buku digital berbasis budaya Minangkabau untuk mendorong perkembangan literasi pada anak TK usia 5-6 tahun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat buku digital berbasis budaya Minangkabau dan mengembangkan keterampilan literasi TK yang efektif, praktis dan efektif untuk anak usia 5-6 tahun. Peneliti memanfaatkan penelitian R&D menggunakan model ADDIE melalui desain, analisis, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Metode pengumpulan data dengan kuesioner. Hasil validasi adalah Aiken` V 0,76-1, buku digital tervalidasi, dan ahli tata letak buku Aiken` V memiliki skor rata-rata 0,94 dan ahli bahasa Aiken V memiliki skor rata-rata 0,79. Dianggap. Hasil kepraktisan buku digital sudah terbukti sangat praktis. Hasil tingkat efektif adalah 87,5%, dan buku digital dinyatakan valid. Secara ringkas buku digital dinyatakan efektif, praktis, dan efektif sesuai dengan model pembelajaran tematik PAUD TK.
2283-2292 -
Analisis Kemampuan Mengenal Lambang Bilangan Anak Usia 4-5 Tahun melalui Media Kantong Buah Pintar
Tiara Dwi Rahma, Choiriyah Widyasari (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.4120 | Check in Google Scholar
Perkembangan kognitif yakni bagian krusial dalam memupuk gaya berpikir anak, salah satunya yakni pemahaman lambang bilangan. Keahlian mengenal lambang bilangan bisa mendominasi kemauan anak untuk meneruskan pendidikan ke kadar berikutnya. Tujuan dari riset ini adalah menganalisis kapabilitas anak usia 4-5 tahun ketika mendalami lambang bilangan lewat kantong buah pintar. Riset ini termasuk riset deskriptif kualitatif. Riset ini dikerjakan via observasi, wawancara, dan dokumentasi dalam prosedur pengumpulan data. Metode analisis data pada riset ini memakai triangulasi model interaktif yang memadukan reduksi data, penyajian dan penarikan ketetapan. Riset ini dilakukan pemeriksaan terhadap 10 anak usia 4 sampai 5 tahun. Hasil riset ini adalah 5 anak dapat berhitung angka dari 1 sampai 10, 3 anak dapat menunjukkan lambang bilangan dengan kantong buah pintar dan 2 anak kurang mampu dalam mencocokkan angka dengan gambar buah. Hal ini membuktikan bahwa media kantong buah pintar merupakan media pembelajaran yang efektif untuk merangsang kemampuan pengenalan lambang bilangan pada anak2293-2300 -
Analisis Serial Diva sebagai Media Pengembangan Karakter Cinta Tanah Air untuk Anak Usia Dini
Nenden Sundari, Susilawati Susilawati, Ita Rustiati Ridwan (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.4295 | Check in Google Scholar
Dihadapkan dengan perkembangan zaman yang sudah maju, guru dan orang tua perlu memanfaatkan teknologi sebagai media pengembangan karakter untuk anak usia dini salah satunya melalui film animasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konten serial animasi untuk dapat digunakan sebagai media pengembangan karakter cinta tanah air bagi anak usia dini. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode analisis isi. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, studi dokumentasi dan wawancara. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini bahwa unsur intrinsik dan ekstrinsik dalam serial animasi Diva mengandung konten karakter cinta tanah air sehingga berpotensi dimanfaatkan sebagai media pengembangan karakter cinta tanah air anak. Adapun fitur dan pemanfatan serial animasi Diva sebagai media pengembangan karakter cinta tanah air dapat dilihat melalui fungsi media pembelajaran yang diantaranya fungsi media sebagai sumber belajar, fungsi psikologis, serta fungsi semantik. Pemanfaatan teknologi seperti animasi sebagai media pengembangan karakter dapat menjadi alternatif media pengembangan karakter cinta tanah air untuk anak usia dini. Implikasi praktis dari hasil ini diharapkan menjadi dasar bagi guru dan orang tua memanfaatkan film animasi dengan muatan karakter dalam proses pembelajaran baik di sekolah dan di luar sekolah.
2301-2312 -
Implementasi Proses Pembelajaran Taman Kanak- Kanak dari Perspektif Pedagogi Kritis
Cucu Atikah, Juliastuti Juliastuti, Fahmie Firmansyah, Encep Syarifudin (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.4442 | Check in Google Scholar
Banyaknya faktor-faktor eksternal yang dapat menggangu kegiatan proses pembelajaran dapat berakibat pada tidak optimalnya kegiatan pendidikan. Melalui pembelajaran pedagogi kritis sebagai sebuah gagasan dalam proses pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi proses pembelajaran Taman Kanak-kanak dari perspektif pedagogi kritis. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kasus jenis penelitiannya. Subjek penelitian yaitu seluruh civitas sekolah, terdiri dari kepala sekolah, guru dan juga peserta didik TK Al-Fityan School Tangerang yang berjumlah 30 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti adalah metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa TK Al-Fityan School tergolong sebagai sekolah yang menyelenggarakan proses pembelajaran proyek kolaborasi Leadership, Al-Qur’an, Science Innovation and Character (PROLASIC) yang memiliki kesesuaian proses pembelajaran dari perspektif pedagogi kritis. Setiap peserta didik dapat memilih apa yang akan dipelajari dan bagaimana cara peserta didik belajar.
2313-2326 -
Pembelajaran Daring di PAUD Menggunakan Media Loose parts
Nurniawati Nurniawati, Heny Djoehaeni, Leli Kurniawati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.3585 | Check in Google Scholar
Loose parts merupakan salah satu jenis media pembelajaran yang dapat memberikan pengalaman nyata dengan bermain pada anak secara langsung. Namun pandemi Covid-19 membuat pembelajaran di sekolah beralih dari luring ke daring. Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran daring menggunakan media loose parts. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus pada tiga orang guru PAUD yang bekerja di sekolah dengan latar belakang berbeda. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara serta dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran daring di PAUD menggunakan media loose parts dilakukan dengan cara menggunakan platform zoom meeting, membagikan modul kepada orang tua siswa dan melaksanakan PTM terbatas. Sedangkan permasalahan yang terjadi dalam pelaksanaannya adalah kurangnya motivasi anak, pendampingan guru serta orang tua dan media loose parts. Dengan begitu guru mencari solusi untuk mengatasi masalahnya yaitu menambah waktu zoom meeting atau PTM, mengadakan pertemuan orang tua dan program guru kunjung.
2327-2335 -
Model Pengembangan Keterampilan Motorik My Home Environment terhadap Anak Disabilitas Intelektual
M. Haris Satria, Hilmy Aliriad, Selvi Atesya Kesumawati, Husni Fahritsani, I Bagus Endrawan, Adi S (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.4415 | Check in Google Scholar
Pendidikan jasmani di Sekolah Luar Biasa (SLB) memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan aspek afektif, kognitif dan psikomotorik.. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan Model Pembelajaran Pengembangan Keterampilan Motorik Anak terhadap Disabilitas Intelektual (DI). Metode Penelitian ini menggunakan prosedur Research and Development (R&D) Borg dan Gall untuk mengembangkan dan memvalidasi produk pendidikan. Subjek uji coba adalah guru Pendidikan Olahraga dan siswa SLB Palembang. Jenis data dalam penelitian ini adalah Mix method desain, dan instrumen yang digunakan adalah kuisioner dan observasi (rubrik assessment). Analisis data menggunakan uji-t dan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran yang melibatkan aktivitas fisik adaptif dan latihan kemampuan fisik dan gerakan dapat meningkatkan kinerja fisik dan kognitif siswa dengan DI. Simpulan model pembelajaran dapat meningkatkan keterampilan motorik, keterampilan kognitif, serta meningkatkan kesenangan dan fokus perhatian pada anak-anak dengan Disabilitas Intelektual (DI) ringan yang berusia 5-6 tahun, baik laki-laki maupun perempuan.
2336-2347 -
Program Brain Jogging: Dampak pada Perkembangan Kefasihan Matematika dan Fungsi Eksekutif pada Anak
Ferry Fendrian, Amung Ma’mun, Yudy Hendrayana, Hamidie Ronald Daniel Ray, Muhammad Nur Alif, Edi Setiawan (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.4379 | Check in Google Scholar
Penurunan fungsi kefasihan matematika dikalangan anak-anak menjadi permasalahan utama dalam penelitian ini. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk menguji efek brain jooging terhadap peningkatan variabel kefasihan matematika dan bagaimana peran dari fungsi eksekutif. Metode dalam penelitian ini adalah true eksperimen dengan menggunakan design random pretest and posttest group. Adapun teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan purpossive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa Kelas II dan III yang berjumlah 46 anak yang memiliki usia maksimal 8 tahun. Tiga Instrumen digunakan untuk mengukur fungsi eksekutif di antaranya Go or No Go Test untuk mengukur inhibition, Corsi Block Test untuk mengukur working memory, Wisconsin Card Sorting Test untuk mengukur cognitive flexibility, sedangkan untuk mengukur Kefasihan Matematika pada anak menggunakan Woodcock-Munoz Battery III. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program aktivitas fisik efektif meningkatkan kefasihan matematika. Kesimpulan bahwa fungsi eksekutif berhasil memediasi hubungan antara program aktivitas fisik brain jogging dengan kefasihan matematika.
2348-2360 -
Meningkatkan Kemampuan Orientasi dan Mobilitas Anak Usia Dini Tunanetra melalui Permainan Petak Umpet yang Dimodifikasi
Euis Heryati, Endang Rochyadi, Imas Diana Aprilia, Oom Sitti Homdijah, Iding Tarsidi, Ria Tri Handayani (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.4172 | Check in Google Scholar
Orientasi dan mobilitas (O&M) merupakan satu keterampilan penting bagi anak tunanetra untuk dikembangakan yang sering kurang diperhatikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh diterapkannya permainan tradisional petak umpet yang dimodifikasi terhadap peningkatan keterampilan orientasi dan mobilitas anak tunantera usia dini. Subjek penelitian berjumlah 7 orang anak tunanetra yang terdiri dari 3 orang perempuan dan 4 orang laki-laki berusia 5 - 6 tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan desain penelitiannya yaitu one group pretest-postest design. Penelitian membandingkan keadaan sebelum diberikan perlakuan dan setelah diberikan perlakuan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan melakukan pretest dan postest masing-masing satu kali berupa tes keterampilan O&M pada semua subjek penelitian. Perlakuan berupa permainan petak umpet modifikasi dan dilakukan sebanyak 6 putaran. Data dianalisis dengan menggunakan Wilcoxon matched pairs test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan O&M pada subjek penelitian. Berdasarkan pengujian hipotesis diperoleh bahwa permainan tradisional petak umpet modifikasi mempengaruhi peningkatan keterampilan O&M, dengan demikian permainan ini dapat digunakan untuk melatih keterampilan orientasi dan mobiltas pada anak tunanetra.
2361-2372 -
Multimedia-Based Learning Media Development to Improve Early Childhood Expressive Language Ability
Entep Hamdillah Ghofur, Sri Nurhayati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.4416 | Check in Google Scholar
Currently, rapid technological development has led to children growing up as a more intelligent generation with the use of multimedia. However, on the other hand, it has not yet been able to provide a positive effect on educators and young children. The purpose of this study is to develop multimedia-based learning media and to produce valid, practical, and effective learning media products. The type of research conducted is research and development (R&D). Data collection techniques used in this study are interviews and questionnaires. The development procedure refers to the ADDIE model. Based on the results of the validity test by 2 experts was categorized as valid, the practicality test by 2 educators was categorized as very practical, technical and economical, while the effectiveness test was conducted by 21 children aged 5-6 years with an effective category. The conclusion obtained is that multimedia-based learning media developed have been proven effective in improving the expressive language abilities of early childhood aged 5-6 years. The implication of this research is the need to produce multimedia-based learning media widely as an alternative form for teachers in using learning media to facilitate the delivery of material that can improve the expressive language abilities of early childhood aged 5-6 years.
2373-2382 -
Persepsi Tentang Kebermanfaatan dan Peran Profesional Guru Laki-Laki di Satuan PAUD
Afi Zumrotul Fikria, Ali Formen, Deni Setiawan (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.4184 | Check in Google Scholar
Penelitian ini dilakukan sebagai upaya untuk mengkaji secara mendalam tentang guru laki-laki di satuan PAUD. Kebermanfaatan dan peran yang dilakukan guru laki-laki. Serta tidak terdokumentasikannya kebermanfaatan dan peran guru laki-laki secara nyata baik dalam riset oleh lembaga pemerintah maupun akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana deskripsi persepsi kebermanfaatan dan peran profesional guru laki-laki di satuan PAUD. Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data: wawancara, observasi dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah guru laki-laki, kepala sekolah dan guru perempuan. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi metode dan triangulasi sumber. Teknik analisis data yang digunakan yaitu kondensasi data, tampilan data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian persepsi tentang kebermanfaatan guru laki-laki menunjukan bahwa guru laki-laki sebagai teladan, peran pengasuhan dan peran guru atau pengajar. Hasil penelitian peran profesional guru laki-laki menunjukan bahwa guru laki-laki di TK melaksanakan peran fasilitator, inspirator, komunikator dan pengelola kelas.
2383-2399 -
Efektivitas Penggunaan Media Permainan Engklek Maritim untuk Meningkatkan Kesadaran Lingkungan Maritim Anak Usia Dini
Inneke Octafia Utami, Sri Wulan, Hapidin Hapidin (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.4183 | Check in Google Scholar
Penelitian ini dilatar belakangi pentingnya anak usia dini untuk melestarikan lingkungan maritim agar lingkungan tidak rusak. Tujuan penelitian adalah mengembangan media permainan engklek maritim untuk meningkatkan kesadaran lingkungan anak usia dini. Studi ini menggunakan model ADDIE dengan metode pre eksperimen dengan one group pretest – posttest design dengan responden sebanyak 20 anak. Hasil penelitian berupa media permainan engklek maritim yang dapat digunakan guru maupun anak. Hasil uji efektivitas menggunakan SPSS 16 diketahui bahwa t hitung sebesar 35.606 > dati t tabel 2.09 dengan nilai signifikansi 0.000 sehingga nilai sig. (2-tailed) 0.000 < 0.05. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan media permainan engklek maritim efektif digunakan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan maritim anak usia dini, yang dimana anak terlihat dapat dengan mudah memainkan media permaianan engklek maritim bersama teman – temannya, serta pengetahuan anak terhadap kerusakan lingkungan maritim lebih meningkat.
2400-2412 -
Kompetensi Pedagogik Pendidik PAUD Ditinjau dari Kualifikasi Akademik dalam Pelaksanaan Pembelajaran
Maria Anyelita Ewo, Ali Formen, Kurotul Aeni (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.4266 | Check in Google Scholar
Pendidik PAUD harus mampu menjalin komunikasi yang aktif agar anak dapat merasakan kedekatan, dalam situasi ini mudah bagi pendidik untuk mengarahkan dan membimbing dalam pelaksanaan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa dan mengetahui gambaran kompetensi pedagogik Pendidik PAUD ditinjau dari kualifikasi akademik dalam pelaksanaan pembelajaran. Metode penelitian dalan artikel ini yaitu kualitatif. Hasil penelitiannya yakni gambaran kompetensi pedagogik Pendidik PAUD dilihat dari kualifikasi akademik dalam pelaksanaan pembelajaran. Upaya Pendidik PAUD, berdasarkan kelompok kualifikasi akademik untuk meningkatkan kompetensi pedagogik dalam pelaksanaan pembelajaran yaitu dengan melalui pendidikan berkelanjutan atau keikutsertaan dalam program pengembangan diri, dapat dilakukan upaya peningkatan kualitas pendidik agar memiliki tingkat kewenangan yang sesuai untuk melaksanakan proses belajar mengajar. Program pendidikan dan pengembangan diri ini sebagai bentuk kegiatan efektif untuk memberi kesempatan terbesar bagi pendidik dalam memperbaharui kualifikasi mereka sesuai dengan perkembangan zaman
Â2413-2427 -
Predictors of Children’s Literacy: A Meta-Analysis Study Alphabet of Knowledge
Martha Christianti, Tri Hartiti Retnowati, Sri Wening (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.4193 | Check in Google Scholar
Alphabetic skills were one of the early literacy skills. Several studies on alphabetic skills have been conducted in Indonesia. Meta-analysis was used to describe the children's alphabet skills aged 3 to 6 years as an aggregate. The maximum likelihood estimation method and random effect design were performed to aggregate children's alphabetic skills that can be generalized in Indonesia. The articles were obtained from research published between 2014 and 2021. Those were accessed and collected through a collection of bachelor's thesis on Google Scholar and university digital libraries. The meta-analysis was carried out with JASP. The results showed that the ability to recognize letters among children aged 3 to 6 years in Indonesia was 50.16 (scale 0-100). Despite the fact that mastering letters has an impact on children’s growth in early literacy, the study’s findings show that youngsters in Indonesia still have a low level of letter recognition. These results encourage to improve the quality of kindergartens literacy instruction in Indonesia
2428-2442 -
Upaya Mengembangkan Kemampuan Kognitif Anak Usia 4-5 Tahun melalui Permainan Ular Tangga
Maria Fatima Mardina Angkur, Theresia Alviani Sum, Beata Palmin, Venancia Claudia Nahim (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.3190 | Check in Google Scholar
Perkembangan anak tentunya harus diperhatikan secara optimal dan perlu dikembangkan secara optimal melalui berbagai praktik yang tentunya dapat meningkatkan kognisinya karena saat masih kecil anak merupakan masa emas. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan penggunaan mainan ular tangga untuk meningkatkan kemampuan berhitung 1 sampai 10 pada anak kelompok A. Penelitian ini merupakan penelitian kelas dua putaran dimana setiap putaran terdiri dari tiga kali pertemuan. Proses ini meliputi perencanaan, pelaksanaan dan pemantauan (monitoring) serta refleksi. Subyek penelitian ini adalah anak kelompok A (4-5 tahun) yang berjumlah 11 anak dan 3 dan 8 laki-laki. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan membaca anak dari Pra Tindakan sampai Siklus 2. Penelitian ini menunjukkan bahwa guru hendaknya meningkatkan produktivitasnya dalam pemilihan dan penggunaan bahan pembelajaran.
2443-2452 -
Kontribusi Taman Kanak-Kanak dalam Pelestarian Permainan Tradisional di Lakudo Kabupaten Buton Tengah
Muhammad Akbar, Ali Formen, Mintarsih Arbarini (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.4169 | Check in Google Scholar
Permainan tradisional adalah bagian penting dari masa kanak-kanak dan merupakan warisan nenek moyang yang harus dijaga dan dilestarikan agar tidak punah. Pelestarian permainan tradisional di dunia bermain anak sangatlah penting karena memberikan banyak manfaat untuk perkembangan anak. Oleh karena itu, guru sebagai bagian dari pendidikan, seharusnya mengenalkan anak pada permainan tradisional. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis permainan tradisional apa yang ada di Kecamatan Lakudo dan kontribusi taman kanak-kanak dalam pelestarian permainan tradisional di Kecamatan Lakudo Kabupaten Buton Tengah. Metode pendekatan kualitatif dengan desain penelitian fenomenologi digunakan dalam penelitian ini, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa taman kanak-kanak di Kecamatan Lakudo memainkan peran penting dalam melestarikan permainan tradisional karena tempat bertemunya anak-anak untuk belajar sambil bermain dan sosialisasi. Penelitian ini juga menemukan beberapa permainan tradisional yang diperkenalkan oleh guru kepada anak-anak, seperti2453-2462 -
Strategi Orang Tua dalam Mengatasi Dampak Penggunaan Gadget terhadap Perkembangan Sosial Anak Usia Dini
Amalia Rabiatul Adwiah, Raden Rachmy Diana (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.3700 | Check in Google Scholar
Penggunaan gadget berlebihan membuat anak banyak menghabiskan waktunya hanya dengan bermain gadget dan menyebabkan lupa untuk berinteraksi maupun berkomunikasi dengan lingkungan sekitarnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui strategi orang tua dalam mengatasi dampak penggunaan gadget terhadap perkembangan sosial anak usia dini. Metode kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini. Sumber informasi dalam penelitian ini adalah orang tua dan anak yang berusia 4 sampai 6 tahun. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan mereduksi, menyajikan dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak gadget terhadap perkembangan sosial anak dapat menghilangkan rasa ketertarikan anak terhadap aktivitas lain, tidak mendegarkan saat bermain gadget, memengaruhi interaksi sosial anak, dan strategi orang tua dalam mengatasi dampak penggunaan gadget terhadap perkembangan sosial yaitu dengan mendampingi, membatasi, mengawasi, serta memberikan kesempatan pada anak untuk bermain dengan teman sebayanya supaya anak dapat berinteraksi serta menjadikan perkembangan sosial di usia anak tumbuh dengan baik.
2463-2473 -
Upaya Guru dalam Menanamkan Karakter Anak Usia Dini melalui Pendidikan Multikultural
Desmila Desmila, Dadan Suryana (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.2001 | Check in Google Scholar
Pendidikan karakter penting ditanamkan sejak dini guna membekali anak menghadapi dinamika perubahan zaman. Ragam suku, budaya, dan ras di Indonesia sewaktu-waktu dapat terjadi konflik atau pertikaian, maka dari itu perlu dikenalkan sejak dini terkait ragam perbedaan dan penanaman karakter terhadap perbedaan tersebut. Untuk mengatasi permasalahan tersebut perlunya konsep bagi guru memahami peranannya dalam mengenalkan dan membangun karakter anak melalui pendidikan multikultural. Penelitian ini merupakan bentuk studi pustaka dengan literatur yang diperoleh melalui google scholar, garuda, taylor and francis, dan sage. Ketentuan artikel dipublish pada jurnal terakreditas, terbit dalam rentang waktu 10 tahun terakhir, dan literatur yang berasal dari murni hasil penelitian lapangan. Bersumber pada hasil penemuan diperoleh pembelajaran multikultural dilakukan melalui pendidikan sosial, seni, serta budaya yang senantiasa digali dan dikenalkan kepada anak semenjak dini, baik dalam aktivitas bersama ataupun aktivitas sekolah sehingga dapat tertanam dalam diri anak menjadi pribadi saling menghargai serta memiliki rasa cinta tanah air.
2474-2484 -
Inquiry Based Colage Activities Using Colored Shells on The Development of Creativity of Early Children
Rakimahwati Rakimahwati, Nazifa 'Aisy, Eka Pentiernitasari, Yulsyofriend Yulsyofriend, Indrayeni Indrayeni, Sri Hartati, Amalia Husna, Nisaul Hanifah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.3592 | Check in Google Scholar
The development of children's creativity has not developed optimally, this can be seen from children's activities in generating new ideas and problem solving that have not been seen. The purpose of this study was to determine the effect of inquiry-based collage activities using colored shells on the development of early childhood creativity. This type of research uses quantitative methods with a quasi-experimental design. The population in this study were all students in Adzkia Air Bangis Kindergarten with a sample of 60 students which included 30 students in B1 and 30 students in B2. Data collection techniques in this study is by observation. The data analysis technique used normality test, homogeneity test and hypothesis testing, namely the independent sample test. Based on the results of this study, it was found that in the normality test the data were normally distributed with a significant value of Kolmogrov-Smirnov in each class, namely > 0.05. In the homogeneity test, it was found that the value based on the mean was 0.789 > 0.05, which means the data is homogeneous. Meanwhile, in hypothesis testing, the value of sig (2 tailed) is 0.001< 0.05. Thus, it can be concluded that inquiry-based collage activities using colored shells have an effect on the development of creativity in early childhood
2485-2495 -
Analisis Dampak Screen Time terhadap Potensi Tantrum dan Perkembangan Anak Usia Dini
Didien Ika Setyarini, Silviana Galuh Rengganis, Innas Tiara Ardhiani, Endah Kamila Mas’udah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.3376 | Check in Google Scholar
Perkembangan pada anak usia dini dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal, faktor eksternal diantaranya penggunaan gadget. Screen time pada anak usia dini tidak boleh lebih dari 1 jam/satu hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak screen time terhadap potensi tantrum dan perkembangan pada anak usia dini. Penelitian ini merupakan studi kuantitatif, dengan desain analitik observasional, memanfaatkan pendekatan Cross Sectional. Uji statistik mengimplementasikan analisa Rank Spearman’s. Jumlah sampel merupakan total populasi sebanyak 40 responden. Instrumen yang digunakan lembar DDST dan kuisioner. Hasil penelitian 17 responden berpotensi tantrum, dan 15 responden dengan kategori perkembangan suspect. Analisis uji korelasi didapatkan tingkat korelasi yang kuat, dimana semakin tinggi intensitas screen time, akan meningkatkan potensi tantrum dan keterlambatan perkembangan pada anak usia dini.
2496-2504 -
Analisis Pergeseran Stigma Gender Guru Pendidikan Anak Usia Dini
Nilal Muna Fatmawati, Mardiyan Hayati, Sofa Muthohar (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.4265 | Check in Google Scholar
Adanya stigma negatif yang muncul dimasyarakat terhadap guru pendidikan anak usia dini karena gaji yang rendah dan ketidakprofesionalan guru menimbulkan dampak buruk bagi mahasiswa PAUD, guru PAUD, dan masyarakat. Sehinga hal ini menyebabkan kurangnya kepercayaan diri dan minat mahasiswa dalam memilih program studi PAUD. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis stigma negatif yang diberikan agar mampu menempatkan stigma secara proporsional untuk dasar bagi seseorang yang akan memilih program studi pendidikan anak usia dini. Penelitian ini menggunakan kualitatif didukung dengan pendekatan sosiologis. Obyek penelitian adalah masyarakat perkotaan, guru TK/RA, mahasiswa dan mahasiswi PIAUD FITK UIN Walisongo Semarang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa stigma negatif yang berhubungan dengan guru PAUD/PIAUD sudah bergeser menjadi pentingnya profesionalisme guru PAUD/PIAUD, gaji yang cukup dan cocok untuk laki-laki dan perempuan. Penelitian ini menghasilkan pembahasan baru dari analisa yang diperoleh, sehingga mampu menghantarkam keyakinan dan kepercayaan diri kepada mahasiswa ataupun calon guru untuk memilih program studi PAUD/PIAUD.
Kata Kunci: stigma; guru pendidikan anak usia dini; paud; piaud; profesional
2505-2517 -
Perbedaan Tingkat Konsentrasi dalam Penyelesaian Puzzle oleh Anak Usia 3-4 Tahun antara yang Merangkak dan Tidak Merangkak
Nur Zahratin Nafisah R, Amir Syamsudin (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.4322 | Check in Google Scholar
Fase merangkak anak berpengaruh terhadap tingkat konsentrasi saat belajar, karena konsentrasi merupakan pemusatan pikiran terhadap suatu objek tertentu yang membutuhkan fungsi otak. Tujuan penelitian menganalisis perbedaan tingkat konsentrasi anak usia 3-4 tahun yang melewati fase merangkak dan tidak merangkak dalam menyelesaikan puzzle. Penelitian ini menggunakan metode komparatif dengan sampel penelitian sebanyak 47 responden yang diambil sesuai dengan kriteria sampel (Purposive Sampling). Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan diketahui bahwa terdapat perbedaan tingkat konsentrasi dalam menyelesaikan puzzle pada anak usia 3-4 tahun yang melewati fase merangkak dan tidak melewati fase merangkak. Hasil uji Mann-Whitney menunjukkan bahwa terdapat perbedaan tingkat konsentrasi anak usia 3-4 tahun dalam menyelesaikan puzzle antara anak yang melewati fase merangkak dan tidak merangkak. Saran yang dapat diberikan peneliti adalah perlunya meningkatkan pengetahuan atau wawasan kepada orang tua dan guru mengenai tahapan perkembangan anak khususnya fase merangkak
2518-2527 -
Perkembangan Literasi dengan Pembelajaran Sentra Khusus TK B
Kartika Rinakit Adhe, Suryanti Suryanti, Wiryanto Wiryanto, Wahyu Sukartiningsih, Hendratno Hendratno (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.4273 | Check in Google Scholar
Kecakapan literasi perlu ditanamkan sejak dini. Literasi pada anak mampu menstimulasi dalam tahapan ganda anak usia dini yaitu secara kognitif dan bonding. Literasi ini diintegrasikan dengan teknologi berbasis Augmented Reality sebagai salah satu Media Literasi Pendukung untuk anak usia untuk menghadirkan pengalaman visual yang baru agar pengalaman membaca pada anak lebih menyenangkan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran sentra berbasis Augmented Reality untuk meningkatkan perkembangan literasi anak TK B dengan menggunakan pendekatan kuantitatif Quasy Experimental. Sampel yang digunakan adalah anak usia 5-6 tahun atau kelompok B. Pada uji hipotesis diperoleh nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,001 untuk hasil di kelompok eksperimen. Dimana hasil menunjukkan <0,05 berdasarkan pedoman untuk melakukan uji hipotesis bahwa H0 ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat diketahui bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dalam model pembelajaran menggunakan AR terhadap kemampuan literasi anak. Sehingga dapat diketahui bahwa ada pengaruh yang signifikan dalam model pembelajaran menggunakan AR terhadap kemampuan literasi anak.
2528-2537 -
Peran Pendidikan Jasmani dalam Pengembangan Motorik Kasar pada Anak Usia Dini
Oki Candra, Nuridin Widya Pranoto, Ropitasari Ropitasari, Didik Cahyono, Ellyzabeth Sukmawati, Ansar CS (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.4506 | Check in Google Scholar
Motorik kasar merupakan keterampilan fisik yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari dan dapat berpengaruh pada perkembangan fisik, kognitif, dan sosial anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan jasmani dalam pengembangan motorik kasar pada anak usia dini. Metode kajian studi literatur digunakan untuk mengumpulkan dan menganalisis data dari berbagai sumber. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara mengevaluasi dan menganalisis berbagai sumber informasi yang telah dikumpulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan jasmani memiliki peran penting dalam mengembangkan kemampuan motorik kasar pada anak usia dini, yang dapat memengaruhi perkembangan kognitif, sosial, dan emosional anak. Namun, masih terdapat permasalahan dalam pengembangan motorik kasar pada anak usia dini, seperti kurangnya pengetahuan dan pemahaman orang tua dan lembaga pendidikan mengenai pentingnya pendidikan jasmani. Penelitian ini memiliki implikasi untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang pentingnya pendidikan jasmani dalam pengembangan motorik kasar pada anak usia dini, mengintegrasikannya dengan kurikulum pendidikan, serta memberikan perhatian lebih pada pengembangan motorik kasar anak usia dini.
2538-2546


