Vol. 5 No. 1 (2021)
Total Articles: 90
Issue Coverage: 199 Author(s) from 1 Country(s)
Indonesia (197)
Full Issue
Articles
-
Penyelenggaraan PAUD Berbasis Karakter Kebhinekaan sebagai Upaya Pencegahan Radikalisme Sejak Dini
Ahmad Yani, Jazariyah Jazariyah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.503 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji upaya upaya lembaga dalam menangkal radikalisme pada anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan dalam hal ini adalah penelitian kualitatif, dimana data data yang diperoleh dari hasil wawancara dan analisa lapangan dalam observasi serta catatan dokumentasi diolah secara deskriptif untuk menggambarkan kenyataan di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan upaya pencegahan radikalisme dilakukan oleh kepala sekolah dan guru lembaga PAUD. Kepala sekolah melakukan upaya berupa perekrutan guru yang selektif. Dalam proses perekrutan terdapat aturan aturan yang harus ditaati. Pemilihan bahan ajar dilakukan pengawasan oleh kepala sekolah, sehingga bebas dari konten radikalisme. Upaya ini menyadarkan para pendidik bahwa ketidakhati hatian memilih buku ajar dapat berakibat fatal di kemudian hari. Pengenalan kebhinekaan melalui simulasi yang dilakukan oleh guru, serta sinergitas dengan orangtua anak didik dalam beberapa kegiatan seperti parenting. Guru berperan dalam mendidik karakter anak dengan karakter (teladan) dan membingkai kebhinekaan dalam bermain peran untuk anak usia dini. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa simulasi bermain peran kebhinekaan dapat menjadi satu upaya pencegahan radikalisme.
1-13 -
Problematika Lembaga PAUD dalam Memenuhi Kebutuhan Tenaga Pendidik Sesuai Kualifikasi
Ali Iskandar Zulkarnain, Gito Supriadi, Saudah Saudah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.491 | Check in Google Scholar
Pendidik merupakan unsur penting dalam sebuah lembaga, Akan tetapi kenyataan yang terjadi saat ini, masih banyak tenaga pendidik di lembaga PAUD yang belum sarjana PAUD. Tujuan penelitian ini untuk menggambarkan keadaan dan kompetensi tenaga pendidik di PAUD dan mendiskripsikan problematika lembaga PAUD memenuhi tenaga pendidik sesuai kualifikasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, adapun tehnik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi, analisis data menggunakan trianggulasi tehnik dan trianggulasi sumber. Hasil Penelitian menunjukan bahwa tenaga pendidik di lembaga PAUD kota Palangka Raya sudah terpenuhi, hal ini diketahui dari 30 lembaga terdapat 202 tenaga yaitu 48 orang SLTA, 141 orang S1 yang terdiri dari 20 orang S1 PAUD, 20 orang proses S1 PAUD, 15 orang S1 BK, 5 orang S1 Psikologi dan 81 orang tidak sesuai keahlian dan orang 3 orang S2. Adapun Problematika lembaga PAUD yakni masih kurangnya sumber daya manusia dan ketersediaan sumber dana dari lembaga PAUD.
14-25 -
Pemanfaatan Limbah Bahan Tekstil Menjadi Alat Permainan Edukatif Anak Usia Dini
Novi Yanthi, Margaretha Sri Yuliariatiningsih, Nurul Hidayah, Maya Purnama Sari (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.363 | Check in Google Scholar
Limbah benang di sentra industri rajut Binong Hati memiliki potensi ekonomis, di antaranya untuk dibuat alat permainan edukatif di PAUD. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan kreativitas dan inovasi para ibu rumah tangga dalam membuat alat permainan edukatif thematic busy books. Metode yang dilaksanakan adalah kaji tindak melibatkan pelatihan dan pendampingan produksi thematic busy books. Kegiatan dilaksanakan mengikuti tahapan perencanaan, pelaksanaan, monitoring, evaluasi dan tindak lanjut. Kelompok sasaran terdiri atas enam orang ibu rumah tangga yang berdomisili di Kelurahan Binong. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa tingkat pendidikan para ibu rumah tangga menjadi faktor utama kurangnya tingkat kreativitas dan inovasi produk thematic busy books. Selama proses pendampingan, kelompok sasaran mengalami kesulitan terutama dalam menentukan konten kegiatan dalam buku relevan dengan Kurikulum 2013 PAUD dan mendesain pola. Program pelatihan dan berkelanjutan bagi kelompok sasaran dapat memperkuat stabilitas usaha para ibu rumah tangga di bidang produksi thematic busy books di masa mendatang.
26-35 -
Pembelajaran Mitigasi Bencana Alam Gempa Bumi untuk Anak Usia Dini melalui Buku Bacaan Bergambar
Maila D.H. Rahiem, Fira Widiastuti (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.519 | Check in Google Scholar
Buku adalah salah satu media pembelajaran mitigasi bencana alam yang mudah diakses dan relatif murah. Pada penelitian ini, peneliti mengkaji bagaimana tampilan dan isi buku seri pengetahuan bencana alam yang berjudul “Aku Tahu Gempa Bumi.” Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif analisis buku dengan data tambahan berasal dari wawancara mendalam. Narasumber yang diwawancara adalah tiga orang guru dan tigaorangtua. Data penelitian menunjukkan bahwa: 1) buku tersebut memiliki gambar yang informatif dan menarik; (2) bahasa pada buku singkat, jelas dan mudah dipahami oleh anak; dan (3) buku memberi pengetahuan dan memotivasi anak untuk siaga bencana. Diharapkan lebih banyak lagi buku pembelajaran mitigasi bencana alam bagi anak usia dini yang berkualitas, menarik, menginspirasi dan yang dapat mempersiapkan anak-anak untuk sigap dan tangguh (resilient) dalam menghadapi bencana.
36-50 -
The Effect of Parenting Styles for Children’s Behaviour on Using Gadget at Revolution Industry
Avanti Vera Risti Pramudyani (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.520 | Check in Google Scholar
This study aims to know of understanding of authoritative parenting style and affected the children behaviour while using a gadget. This is qualitative with data collection from an interview, observation, and document. Analysis of the data used by Miles and Huberman. The subject is parent’s and their children lived at Yogyakarta. This result is the parents with authoritative parenting can classify, analyze, comparing, and evaluate their parenting style. With those understanding gives the effect on children when the children used gadget at home such as show discipline and follow the parent's rules; the children have critical thinking and independent using the gadget. Even though authoritative parenting identical with gives freedom, they have to give limit time for children to use a gadget, 6 - 7 hours in a week. Another recommendation does not give the children a gadget even though a gadget is one of the basic need for communication.
51-59 -
Bermain Peran: Sebuah Metode untuk Meningkatkan Kemampuan Bahasa Ekspresif Anak
Sri Yuniati, Prima Suci Rohmadheny (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.509 | Check in Google Scholar
Menggambarkan pelaksanaan pembelajaran dengan metode bermain peran dan mendeskripsikan peningkakan kemampuan bahasa ekspresif anak usia 4-5 tahun di TK ABA Tegalsari Banguntapan Bantul adalah tujuan penelitian ini. Penelitian Tindakan Kelas ini menggunakan Model Kemmis dan Mc Taggart dalam 2 siklus. Sebanyak 20 anak menjadi subyek. Data dikumpulkan menggunakan observasi dan dokumentasi. Data kualitatif dianalisis menggunakan model Miles&Huberman dan data kuantitatif menggunakan analisis deskriptif. Kriteria keberhasilan tindakan sebesar 70%. Perbaikan pembelajaran ditunjukkan sebagai berikut: (1) kegiatan transisi sebelum main berjalan baik; (2) diskusi pemeranan dan alur cerita lebih detil; (3) media semakin menarik; (4) kegiatan recalling semakin interaktif; (5) penguatan bahasa anak semakin baik; (6) interaksi dan komunikasi anak semakin baik. Hasil pratindakan menunjukkan 15% anak mencapai kriteria berkembang sesuai harapan (BSH). Setelah siklus I, prosentase tersebut menjadi 50% dan akhir siklus II menjadi 80%. Dengan demikian, pembelajaran metode bermain peran yang dilaksanakan dengan benar telah meningkatkan kemampuan bahasa ekspresif anak.
60-69 -
Implementation of Curriculum Kuttab Al-Fatih on Children at an Early Age
Wildan Saugi (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.510 | Check in Google Scholar
This research aimed to describe the implementation of the curriculum "Faith before Qur'an and Manners before Knowledge" on Children at an early age and to find out whether “learning through play” is implemented in Kuttab Al-Fatih. This research is field research with a qualitative approach. The data was collected through observation, interviews, and documentations, then analyzed and presented through descriptive techniques. The result shows that Kuttab integrates the internal curriculum with thematic learning of K13 of Early Childhood Education. The curriculum of Kuttab is supported by parents' participation. In the implementation of curriculum, faith and manners are firstly built when children enroll in kuttab and continuously strengthened during the learning process. Faith is built through stories and based on the method of delivering verses in the Qur'an. "Manners before Knowledge" is implemented through manners of education management, educating teachers as role models of manners, and preparation of student's manners before learning. The concept of "learning through play" is not implemented in Kuttab because learning has its manners.
70-84 -
Menghadapi Era Abad 21: Tantangan Guru Pendidikan Anak Usia Dini di Kabupaten Bone Bolango
Rusmin Husain, Anton Kaharu (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.527 | Check in Google Scholar
Menghadapi era global yang diperkirakan ketat dengan persaingan disegala bidang kehidupan, khususnya dunia kerja yang semakin kompetitif, tidak ada alternatif lain selain berupaya meningkatkan kulaitas sumber daya manusia melalui upaya peningkatan mutu pendidikan di setiap jenjang pendidikan. Pada abad 21 nanti tantangan guru pendidikan anak usia dini tidak ringan, akan tetapi semakin berat. Di sisi lain tugas guru pendidikan anak usia dini tidak sederhana tetepi semakin kompleks. Untuk menghadapi tantangan yang semakin berat dan tugas yang semakin kompleks itulah maka profesionalisme guru PAUD harus dapat ditingkatkan dari yang sudah ada selama ini. Guru pendidikan anak usia dini pada abad 21 ini dan abad selanjutnya ditantang untuk melakukan ekseletasi terhadap perkembangan informasi dan komunikasi. Pembelajaran di kelas dan pengelolaan kelas, pada abad ini haruslah disesuaikan dengan standar kemajuan ilmu, teknologi, dan komunikasi.
85-92 -
Pengembangan Media Pembelajaran PAUD melalui PPG
Oktarina Dwi Handayani (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.522 | Check in Google Scholar
Pendidikan profesi guru (PPG) merupakan pendidikan yang diperuntukkan bagi pendidik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dalam upaya pengembangan kompetensi. Melalui PPG pendidik diberikan keterampilan dalam mengelola kegiatan pembelajaran dimulai dari tahapan perencanaan hingga evaluasi pembelajaran. Salah satu keterampilan yang dikembangkan melalui PPG adalah dalam pengembangan media pembelajaran, yaitu merancang, menggunakan dan membuat media pembelajaran dari bahan-bahan yang ada dilingkungan sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai persepsi mahasiswa terhadap pelaksanaan PPG dalam pengembangan media pembelajaran PAUD. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan uji regresi linear sederhana. Berdasarkan penelitian yang telah dilaksanakan didapatkan hasil bahwa setiap penambahan nilai persepsi mahasiswa menyebabkan penambahan pada nilai pengembangan media pembelajaran jadi dapat disimpulkan bahwa variabel persepsi mahasiswa pada pelaksanaan PPG berpengaruh terhadap variabel kemampuan pengembangan media pembelajaran PAUD.
93-102 -
Pengembangan Religiusitas melalui Metode Kisah Qur’ani di Taman Kanak-Kanak
Sri Wahyuni, Sigit Purnama (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.523 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan temuan mengenai pengembangan karakter religiusitas pada anak usia dini di Taman Kanak-Kanak (TK) ABA Sapen Yogyakarta. Subjek penelitian ini adalah anak kelas B1 yang berusia 5-6. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Sumber data diperoleh dari kepala sekolah, guru kelas, guru pendamping dan orang tua murid. Data diperoleh dari hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi. Strategi validitas atau keabsahan data yang digunakan adalah dengan mentringulasi data. Analisis data terdiri dari beberapa tahapan mengolah dan mempersiapkan data, membaca keseluruhan data, menganalisis lebih dengan mengkoding data, menerapkan proses koding, pendeskripsian, memaknai data. Hasil penelitian menunjukkan tahapan pelaksanaan, 1) tahap perencanaan, 2) penerapan, 3) evaluasi. Implikasi dari penerapan metode kisah Qur’ani telah memberi pengaruh pada karakter religiusitas anak. Nilai-nilai dari karakter tersebut adalah mengenal agama yang dianut, mengerjakan ibadah, berperilaku jujur, penolong, hormat, sportif, menjaga kebersihan diri dan lingkungan, mengetahui hari besar agama, menghormati (toleransi).
103-116 -
Evaluasi Discrepancy Program Parenting Class dalam Rangka Meningkatkan Hubungan Masyarakat
Esther Yuli Ekawati, Ade Iriani (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.525 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk memberi evaluasi pada program parenting pada KB-TK Bethany School Salatiga. Penelitian ini merupakan penelitian evaluatif kualitatif menggunakan model Discrepancy Evaluation Method oleh Provus (1971) melalui 5 tahapan desain, instalasi, proses, produk, analisis biaya manfaat. Data dikumpulkan dengan menggunakan wawancara kepala sekolah, empat guru dan tiga orang tua, observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Berdasarkan penelitian, tujuan program tercapai. Hasil penelitian menemukan bahwa program parenting di KB-TK Bethany School Salatiga dinilai baik dengan deskripsi tahap desain, tahap instalasi, tahap di sekolah memenuhi delapan puluh persen aspek milik pemerintah, tahap empat tujuan tercapai sehingga bernilai baik. Dalam tahap perbandingan dengan program lain, masing-masing program bermanfaat tetapi saling mendukung. Ditemukan empat kesenjangan dalam program yaitu belum terlaksananya keterlibatan orang tua di dalam kelas, terhentinya kegiatan parents to parents Belum adanya gabungan berita dan bacaan pendamping, pengasuh ikut dalam program. Peneliti menyarankan untuk melanjutkan program ini dengan perbaikan.
117-126 -
Pengaruh Kelekatan Aman Anak pada Ibu terhadap Kemandirian Anak Usia 5-6 Tahun
Mujiwat Amin, Dian Kristiana, M. Fadlillah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.504 | Check in Google Scholar
Orang tua menjadi tumpuan utama pada kelekatan aman setiap anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kelekatan aman anak pada ibu terhadap kemandirian anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan teknik analisis regresi linier sederhana. Teknik pengambilan sampel dengan cara sampling purposive yaitu anak usia 5-6 tahun (kelas B). Subjek pada penelitian ini 23 anak kelompok B TK PKK Banaran, Ponorogo. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan instrumen berupa skala kelekatan aman dan skala kemandirian. Teknik analisis data penelitian ini meliputi uji normalitas, uji linearitas, uji heterokesdastisitas, uji regresi linear sederhana untuk menguji dan membuktikan hipotesis penelitian. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan bantuan SPSS versi 16.Temuan penelitian ada pengaruh positif dan signifikan antara kelekatan aman anak pada ibu terhadap kemandirian anak usia 5-6 tahun dengan nilai Fhitung sebesar 14.883 dengan tingkat signifikansi 0.001 yang berarti hasil analisis dalam penelitian ini H0 ditolak dan Ha diterima.
127-134 -
Pembelajaran Saintifik pada Anak Usia Dini dalam Pengembangan Kreativitas di Taman Kanak-Kanak
Sri Marwiyati, Istiningsih Istiningsih (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.508 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pembelajaran saintifik anak usia dini di TK Negeri Pembina Salatiga. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Data yang diperoleh dari hasil wawancara, observasi dan dokumentasi yang bersumber dari TK Negeri Pembina Kota Salatiga. Data yang terkumpul ditindaklanjuti dengan reduksi data, display data dan menarik kesimpulan. Kurikulum 2013 merupakan kurikulum yang menekankan pada pendekatan saintifik, meskipun dalam pelaksanaannya masih ada guru belum sepenuhnya menerapkannya. TK Negeri Pembina merupakan sekolah PAUD pertama di Salatiga yang menerapkan pembelajaran dengan pendekatan saintifik. Hasil penelitian menunjukkan pelaksanaan pembelajaran saintifik belum terlaksana dengan maksimal, guru kesulitan dalam mengontrol dan memberikan penilaian di setiap aktivitas anak dikarenakan rasio guru terhadap murid di TK Negeri Pembina kelompok B melebihi rasio ideal yaitu lebih dari 1:15. Pembelajaran saintifik mampu merangsang kreativitas anak karena anak lebih mandiri, percaya diri, berani berpendapat, dan rasa ingin tahu yeng tinggi sebagai ciri kreatif.
135-149 -
Peningkatan Kesantunan Bahasa Anak Usia Dini melalui Media Pembelajaran Interaktif Budaya Jawa
Elina Intan Apriliani, Kartika Yuni Purwanti, Rosalina Wahyu Riani (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.319 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk video media pembelajaran interaktif berlatar belakang budaya Jawa yang layak dan efektif dalam meningkatkan kesantunan bahasa peserta didik PAUD Pelangi Nusantara 5, Gedanganak, Kecamatan Ungaran, Semarang. Penelitian ini menggunakan langkah pengembangan (Research & Development). Design pengembangan ini meliputi 8 langkah yaitu, Analisis, Perancangan Desain, Implementasi, Pengujian, Validasi Ahli, Revisi, Perbaikan Media, dan Produk. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, video media pembelajaran interaktif yang berlatar belakang budaya Jawa ini telah divalidasi oleh ahli media, ahli materi dengan kategori “baik”. Berdasarkan hasil kelayakan media video pada uji coba media video diperoleh hasil dengan presentase 92,5% dengan kategori baik sedangkan nilai Uji coba kelompok kecil diperoleh hasil, nilai mean sebelum menggunakan media 50,2% dan nilai sesudah menggunakan media 79,1%, sehingga ada peningkatan 28,9% berarti ada perbedaan yang signifikan antara sebelum menggunakan media video pembelajaran dan sesudah menggunakan media video pembelajaran. Rata-rata perbedaan (sesudah-sebelum) 28,9%berarti dapat disimpulkan bahwa media video pembelajaran interaktif bermuatan Budaya Jawa ini dapat digunakan untuk meningkatkan kesantunan bahasa anak usia dini.
150-157 -
Strategi Pendidik Anak Usia Dini Era Covid-19 dalam Menumbuhkan Kemampuan Berfikir Logis
La Hewi, Linda Asnawati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.530 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pendidik anak usia dini dalam melaksanakan tugas-tugasnya pada masa pandemi coronavirus disease atau covid-19. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk memperoleh pemahaman tentang strategi pendidik anak usia dini dalam mengembangkan kemampuan berfikir logis pada anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan dokumentasi. Data yang dikumpulkan selanjutnya dianalisis dengan menggunakan interaktif model dengan langkah-langkah analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, ada perubahan strategi pelaksanaan tugas guru PAUD yaitu sebagai perencana dan penilaian hasil pembelajaran sedangkan untuk tugas pelaksana pembelajaran guru PAUD dibantu oleh pendidik di rumah (orang tua) peserta didik; kedua, strategi pendidik PAUD di rumah dalam mengembangkan kemampuan berfikir logis anak yaitu anak diajak untuk memahami mengapa sekolah di rumah, mengapa keluar rumah harus menggunakan masker, kenapa tidak bisa bermain di luar rumah menggunakan metode dialog (percapakan /diskusi) dan keteladanan.
158-167 -
Expert Judgment of Learning Achievements Evaluation Instrument for Children Age 4-5 Years Old
Prima Suci Rohmadheny, Yunisa Laila (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.524 | Check in Google Scholar
This article discusses the results of expert judgment on the process of developing an evaluation instrument for the development of children aged 4-5 years based on the 2013 Early Childhood Education (PAUD) curriculum. The development of the instrument uses the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation), but this research was carried out at the development stage. One of the development processes in this case is content validation through expert judgment. The expert judgment procedure is carried out by early childhood education experts. After the results of expert judgment are obtained, the researcher examines the indicator items that have been developed for improvement. The content validation was carried out on 186 items of child development achievement indicators that contained 6 aspects of the development of children aged 4-5 years and 46 basic competencies that were tied to 4 core competencies. As a result, as many as 186 of the indicator items received a score of 491 from a maximum score of 744 and a number of recommendations for improvement from experts. This means that the instrument is feasible to be continued at the implementation stage, namely the testing of the instrument, after minor repairs are made according to notes from the expert.
168-176 -
Implementasi Pembelajaran pada Masa Lockdown bagi Lembaga PAUD di Kabupaten Lombok Timur
Khirjan Nahdi, Sandy Ramdhani, Riyana Rizki Yuliatin, Yul Alfian Hadi (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.529 | Check in Google Scholar
Lembaga PAUD sebagai pelaksana proses pembelajaran berperan penting dalam pelaksanaan pembelajaran di rumah selama pandemi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat implementasi pembelajaran di PAUD selama Pandemi Covid-19 dari Lembaga PAUD yang ada di Kabupaten Lombok Timur. Terdapat 30 sampel Lembaga PAUD dengan jenis penelitian kualitatif. Instrumen yang digunakan adalah wawancara, observasi, angket dan dokumentasi. proses analisis data menggunakan analisis miles & Hubberman dengan triangulasi data. Tiga aktivitas utama yang digunakan dalam penerapan pembelajaran yaitu penugasan (A), Home Visit (B), Laporan Kegiatan Harian Anak (3). Ketiga aktivitas utama ini yang paling banyak digunakan oleh pihak Lembaga PAUD adalah Penugasan (A) dan kolaborasi Penugasan dengan Home Visit (AB), dan terdapat pula Lembaga yang menggunakan ketiga aktivitas kegiatan pembelajaran tersebut yaitu kolaborasi Penugasan , Home Visit dan Laporan Kegiatan Anak (ABC)
177-186 -
Analisis Biaya Satuan Operasional Penyelenggaraan Taman Kanak-Kanak Holistik Integratif
Novrian Satria Perdana (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.501 | Check in Google Scholar
Hingga saat ini semakin banyak yang masyarakat yang mengeluh mahalnya biaya TK, meskipun Pemerintah telah berupaya memberikan bantuan dana. Dalam pemberian bantuan dana hendaknya memperhatikan perhitungan biaya satuan siswa, oleh karena itu tujuan penelitian untuk (1) menghitung besaran biaya satuan operasional (BSO) penyelenggaraan TK holistik integratif, dan (2) menghitung variasi dan proyeksi besaran biaya satuan operasional penyelenggaraan TK holistik integratif menurut kategori wilayah. Penelitian ini menggunakan data kuantitatif menggunakan metode activity based costing, dengan sampel penelitian ini sebanyak 577 TK di Indonesia. Unit analisis penelitian ini adalah lembaga TK. Penelitian ini menggunakan kuesioner secara online yang dikirimkan kepada seluruh lembaga PAUD di Indonesia. Simpulan penelitian ini adalah (1) biaya satuan operasional selama 1 tahun per siswa untuk TK holistik integratif sebesar Rp 5.857.750, dan (2) besaran biaya satuan operasional untuk TK di Indonesia bagian Barat lebih rendah daripada Indonesia bagian tengah dan timur
187-200 -
Kinerja OCB pada guru PAUD ditinjau dari Educational leadership dan Integritas
Tuty Rosyati, Saprudin Saprudin, Ahmad Syukron Alaydrus (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.513 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja ocb (perilaku warga organisasi) dalam hal kepemimpinan pendidikan, dan integritas pada guru anak usia dini di Kabupaten Bogor. Metode yang digunakan adalah survei dengan studi korelasional yang melibatkan 94 sampel. Ada instrumen yang mengukur kinerja ocb (perilaku kewarganegaraan organisasi) (rel. 812), kepemimpinan pendidikan (rel .796), dan integritas (rel. 915). Hubungan antara variabel kepemimpinan pendidikan dengan kinerja (perilaku warga organisasi) dilakukan analisis regresi sederhana. Hasil analisis regresi sederhana ini mendapatkan persamaan ? = 52,409 + 0,511X1 dengan Fhitung sebesar 77,04 dan 1,195. Hubungan antara variabel integritas guru dengan kinerja (perilaku warga organisasi) dilakukan analisis regresi sederhana. Hasil analisis regresi sederhana ini mendapatkan persamaan ? = 52,079 + 0,532X2 dengan Fhitung sebesar 75,89 dan 1,573, dan hubungan antara variabel kepemimpinan pendidikan (X1), kompetensi guru (X2) bersama-sama dengan kinerja (perilaku warga organisasi) (Y ) dilakukan analisis regresi berganda. Hasil analisis regresi berganda yang menghasilkan persamaan regresi ? = 47,806 + 0,281X1 + 0,277X2 dengan Fhitung sebesar 43,102.
201-211 -
Keefektivan Kebijakan E-Learning berbasis Sosial Media pada PAUD di Masa Pandemi Covid-19
Nurkolis Nurkolis, Muhdi Muhdi (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.535 | Check in Google Scholar
Masalah penelitian ini adalah bagaimanakah keefektivan rumusan kebijakan e-learning, keefektivan implementasi kebijakan e-learning, dan apa kendala-impelementasi e-learning di PAUD. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan keefektivan rumusan kebijakan e-learning, keefektivan implementasi kebijakan e-learning, dan kendala implementasi e-learning di PAUD. Penelitian ini adalah penelitian kebijakan dengan metode kombinasi concurrent embedded strategy. Penelitian dilakukan di Provinsi Jawa Tengah pada 35 kabupaten/kota, April 2020, responden 1.899 orang dengan standard error 5%. Teknik pengumpulan data dengan angket, dokumen kebijakan, dan wawancara. Data kuantitatif diolah dengan Pivoting Program MS Excel. Data kualitatif diolah dengan software Nvivo 12+. Pengujian keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan metode. Pengujian kredibilitas dokumen dengan korelasi Pearson dan word frequency. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rumusan kebijakan e-learning di PAUD sangat efektif, implementasi kebijakan e-learning di PAUD kurang efektif, dan terdapat tiga kendala implementasi e-learning di PAUD yaitu kendala pedagogi, teknologi, dan ekonomi.
212-228 -
Efektivitas Komunikasi Guru terhadap Motivasi Belajar Anak Usia Dini
Khairun Nisa, Sujarwo Sujarwo (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.534 | Check in Google Scholar
Komunikasi merupakan hal yang sangat penting dalam kegiatan belajar mengajar. Beberapa peserta didik di PAUD PKBM Mentari mengalami permasalahan dalam belajar yang berakibat pada prestasi belajar mereka yang semakin menurun. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pengaruh efektivitas komunikasi guru terhadap motivasi belajar anak usia dini di PAUD PKBM Mentari Kayaarta, Klaten, Jawa Tengah. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitaif, sampel berjumlah 30 orang warga belajar PAUD PKBM Mentari, pengumpulan data menggunakan angket. Teknik analisis data menggunakan regresi linier sederhana dengan uji t. Hasil penelitian menunjukkan ? = 1,36 + 0,99X. Hasil uji hipotesis dengan uji t diperoleh nilai > yaitu 12,935 > 1,697. Artinya Efektivitas komunikasi tutor berdampak terhadap Motivasi Belajar anak usia dini di PAUD PKBM Mentari Kayaarta. Hasil temuan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa Semakin efektif komunikasi tutor kepada anak usia dini, semakin meningkat motivasi mereka untuk mengikuti semua proses pembelajaran.
229-240 -
Analisis Peran Orang Tua dalam Mendampingi Anak di Masa Pandemi Covid-19
Euis Kurniati, Dina Kusumanita Nur Alfaeni, Fitri Andriani (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.541 | Check in Google Scholar
Artikel ini bertujuan untuk mengetahui peran apa saja yang dirasakan orang tua selama mendampingi anak di masa pandemi Covid-19. Metode yang digunakan studi kasus melalui wawancara dengan analisis tematik pada 3 Ayah dan 6 Ibu. Hasil menunjukkan bahwa secara umum peran yang muncul adalah sebagai pembimbing, pendidik, penjaga, pengembang dan pengawas. Secara khusus peran yang muncul yaitu: menjaga dan memastikan anak untuk menerapkan hidup bersih dan sehat, mendampingi anak dalam mengerjakan tugas sekolah, melakukan kegiatan bersama selama di rumah, menciptakan lingkungan yang nyaman untuk anak, menjalin komunikasi yang intens dengan anak, bermain bersama anak, menjadi role model bagi anak, memberikan pengawasan pada anggota keluarga, menafkahi dan memenuhi kebutuhan keluarga, dan membimbing dan memotivasi anak, memberikan edukasi, memelihara nilai keagamaan, melakukan variasi dan inovasi kegiatan di rumah. Diperlukan panduan bagi orang tua dalam membantu mendampingi kegiatan anak yang berbasis pada kebutuhan anak selama pandemi dan BDR.
241-256 -
The effectiveness of the Multisensory Method on Early Reading Ability in 6-7 Years Old Children
Zulhendri Zulhendri, Jhoni Warmansyah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.568 | Check in Google Scholar
Early reading is an important primary capital that students have in conducting their academic knowledge, but there are still many elementary school students who have not mastered the skills. Using the right reading method can support children's skills in reading. The purpose of the study is to determine the effectiveness of the Multisensory method on the early reading skills in 6-7 years old children of the State Elementary School 10 Ganting Bigau and the State Elementary School 19 Koto Tuo, the Sulit Air Village, District X Koto diatas, the Regency of Solok. Withdrawal of samples with simple random sampling technique. Data collection is conducted by adapting instruments from ERSI (The Early Reading Screening Instrument). The data analysis technique is an independent T-test that is to see a comparison of differences in the average score. The results showed that the Multisensory method was effective in developing early reading skills in Grade 1 students at elementary school. The use of multisensory reading methods can be an alternative to the choice of reading by the teacher in improving the student's initial reading.
257-264 -
Screen Time dalam Perilaku Pengasuhan Gererasi Alpha pada Masa Tanggap Darurat Covid-19
Hardiyanti Pratiwi (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.544 | Check in Google Scholar
Tujuan penelitian ini untuk mengenahui peningkatan intensitas akses perangkat digital oleh anak selama WFH, bagaimana polanya, apa saja factor yang mempengaruhinya, dan apa dampaknya terhadap aspek perkembangan anak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-naratif untuk menceritakan perilaku screen time dalam pengasuhan anak usia dini di masa tanggap darurat Covid-19. Screen time adalah waktu yang dihabiskan anak di depan layar, baik smartphone, televisi, laptop, tab atau media digital lainnya. Analisis data menggunakan teknik Miles Hubermen yang terdiri dari tiga tahap, yaitu reduksi, penyajian dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 6 faktor yang mempengaruhi pola, intensitas dan jangka waktu anak usia dini dalam menggunakan perangkat digital. Peningkatan intensitas terjadi apabila orang tua belum menerapkan disiplin dalam penggunaan perangkat digital oleh anak, minimnya ide permainan dan teman sebaya. Tujuan mengakses perangkat digital untuk hiburan. Perangkat digital dapat meningkatkan aspek kognitif namun berdampak negatif pada aspek sosial emosional.
265-280 -
Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw II dalam Meningkatkan Kemampuan Matematika Anak
Christiani Endah Poerwati, Ni Made Ayu Suryaningsih, I Made Elia Cahaya (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.496 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan matematika anak usia dini. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan (action research) dengan prosedur empat-tahap, yaitu: 1) Tahap perencanaan, 2) Tahap pengambilan tindakan, 3) Tahap pengembangan, 4) Tahap refleksi. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yakni melalui observasi. Proses pengumpulan data melalui teknik observasi ini menggunakan panduan rubrik untuk merekam data mengenai kemampuan matematika anak selama mengikuti proses pembelajaran. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan matematika anak selama penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw II berbantuan benda konkret. Ketuntasan kemampuan matematika anak pada observasi awal 7 anak (29,17%), siklus I sebanyak 17 anak (70,83%), dan siklus II 22 anak (91,67%). Maka dapat dikatakan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw II berbantuan benda konkret merupakan salah satu alternatif metode pembelajaran yang kreatif, inovatif dan efektif dalam meningkatkan kemampuan matematika anak usia dini
281-292 -
Learning During the Covid-19 Pandemic: Correlation Between Income Levels And Parental Roles
Kartika Rinakit Adhe, Rohmatul Maulidiya, Muchamad Arif Al Ardha, Wulan Patria Saroinsong, Sri Widayati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.554 | Check in Google Scholar
This study aims to determine the correlation between parental income levels with the role of parents. The sample is 370 parents of affected by Covid-19 pandemic in Indonesia. The method used is a quantitative correlational approach to the type of survey analysis. The results showed the frequency of parents playing with children before and during the pandemic increased from 38.6% to 62.0%. The results of the bivariate correlation analysis are significance values of 9,956 (Sig> 0.05) with Pearson correlation coefficient numbers showing a result of -0.003 which means that the correlation only 0.003. The correlation coefficient is negative then correlation is inversely proportional, if the income level is moderate then the role of parents is high and vice versa which means that Ha is rejected and Ho is accepted there is no correlation between the level of parental income with the role of parents in early childhood learning during Covid-19.
293-302 -
Pengembangan Model Pembelajaran Sorting Predict-think Discovery untuk Meningkatkan Kemampuan Mengenal Pola
Elvira Khori Ulni, Suparno Suparno (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.576 | Check in Google Scholar
Kemampuan mengenal pola merupakan kemampuan dasar yang harus dimiliki anak dalam memahami matematika awal, termasuk pola warna dan bentuk. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model pembelajaran sorting predict-think discovery yang layak untuk meningkatkan kemampuan mengenal pola warna dan bentuk anak usia 5-6 tahun, dan mengetahui efektivitasnya dalam meningkatkan kemampuan mengenal pola warna dan bentuk anak usia 5-6 tahun. Penelitian pengembangan mengadaptasi model penelitian pengembangan Borg dan Gall dan uji efektivitas dilakukan dengan equivalent time series design menggunakan uji wilcoxon sign rank test. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa model pembelajaran sorting predict-think discovery dinyatakan layak berdasarkan kriteria kelayakan oleh ahli, guru, dan respon anak dengan kategori berkembang sesuai harapan; model pembelajaran sorting predict-think discovery efektif untuk meningkatkan kemampuan mengenal pola warna dan bentuk pada anak usia 5-6 tahun.
303-314 -
Pengenalan Covid-19 pada Anak Usia Prasekolah: Analisis pada Pelaksanaan Peran Orangtua di Rumah
Rohita Rohita (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.528 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan menganalisis pelaksanaan peran orangtua dalam mengenalkan virus corona pada anak prasekolah. Metode penelitian menggunakan kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian berjumlah lima keluarga yang memiliki anak usia prasekolah. Penentuan subjek menggunakan teknik purposive sampling yaitu dengan kriteria keluarga yang memiliki anak usia pra sekolah yaitu usia 3-6 tahun dan berlokasi di RT 006 RW 07, Perum 2, Tangerang, Banten. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles and Huberman dengan tahap pengumpulan data, reduksi data, display data, dan ferivikasi data. Kesimpulan dari penelitian ini adalahorangtua telah melaksanakan perannya dalam mengenalkan Covid-19 menggunakan media TV, HP dan youtube; menjadi contoh dalam tindakan pencegahan;serta mengajarkan berbagai tindakan pencegahan dengan pendampingan, penjelasan, serta bujukan dan rayuan terutama bagi anak yang sulit untuk melaksanakan tindakan perlindungan diri dari Covid-19. Namun, pengenalan Covid-19 lebih banyak dilakukan ibu dibandingkan ayah. Sehingga diperlukan kerjasama dan peran ayah untuk mendukung dan melengkapi usaha yang dilakukan ibu dalam mengenalkan Covid-19 kepada anak.
315-326 -
Cara Asuh Nenek pada Anak Usia Dini di Masa Pandemi Covid-19
Yessy Nur Endah Sary (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.585 | Check in Google Scholar
Pengasuhan anak usia dini masih banyak dikendalikan nenek. Pada masa pandemi Covid-19, nenek merupakan lansia rentan terinfeksi sehingga dituntut mampu mencegah penularan untuk dirinya sendiri dan cucunya. Pencegahan penularan Covid-19 sama antara lansia, orang dewasa dan anak-anak. Nenek berperan mendampingi cucunya agar terhindar dari penularan Covid-19. Jenis penelitian kualitatif. Partisipan dalam penelitian ini nenek yang mengasuh cucunya karena ibunya bekerja sebanyak 25 orang. Penelitian di Kecamatan wilayah pesisir pantai Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Analisis dengan triangulasi dan tematik analisis. Hasil penelitian menunjukkan nenek mampu untuk membangun proses interaksi yang berlangsung terus menerus kepada cucunya tentang pencegahan Covid-19. Diperlukan kerja sama antara semua pihak baik dari nenek pengasuh, orang tua dari anak, tenaga kesehatan dan semua pihak agar pencegahan terhadap penularan Covid-19 efektif baik kepada anak-anak.
327-333 -
Tipikal Kendala Guru PAUD dalam Mengajar pada Masa Pandemi Covid 19 dan Implikasinya
Mubiar Agustin, Ryan Dwi Puspita, Dinar Nurinten, Heni Nafiqoh (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.598 | Check in Google Scholar
Pandemi covid 19 menjadikan semua jenjang pendidikan termasuk PAUD menghentikan kegiatan pembelajaran secara tatap muka dan berganti dengan sistem daring. Hal ini menimbulkan kekagetan budaya dan kendala dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap tipikal kendala mengajar guru PAUD saat pandemi covid 19 dan implikasinya pada kegiatan pembelajaran berbasis konsep normal baru. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey. Data penelitian diperoleh secara online menggunakan media google form. Sampel dalam penelitian ini adalah 645 guru yang berada di wilayah Jawa Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendala mengajar yang dialami guru PAUD pada masa pandemi covid 19 berada pada empat indikator yaitu kendala komunikasi, metode pembelajaran,materi dan biaya serta penggunaan teknologi dengan kecenderungan prosentase yang tinggi berada pada kategori sering dan kadang-kadang. Tentunya perlu solusi untuk mengatasi masalah ini supaya tidak berdampak secara sistemik serta supaya guru PAUD lebih siap menerapkan kegiatan pembelajaran berbasis konsep normal baru.
334-345 -
Keintiman Komunikasi Keluarga saat Social Distancing Pandemi Covid-19
Andalusia Neneng Permatasari, Dinar Nur Inten, Wiliani Wiliani, Kelik Nursetiyo Widiyanto (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.577 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan keintiman keluarga yang dibangun pada masa social and physical distancing akibat pandemi Covid-19. Penelitian ini juga memperlihatkan perbedaan keintiman ketika sebelum social and physical distancing dan ketika masa social and physical distancing akibat pandemi Covid-19. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil dari penelitian ini adalah kuantitas waktu yang dimiliki untuk keluarga karena kebijakan social and physical distancing jadi lebih banyak dibanding sebelum social and physical distancing. Waktu belajar dan bermain dengan anak lebih banyak. Namun, sering juga terjadi bentrok dengan anak. Keintiman dibangun oleh durasi waktu yang panjang. Dari hasil penelitian diperoleh informasi bahwa keintiman keluarga dibangun dari kemampuan memahami peran masing-masing, memahami diri sendiri, dan menyampaikan serta menerjemahkan pesan dengan baik. Baik itu ayah atau suami, ibu atau istri, dan anak. Keintiman tidak berpatokan pada waktu yang banyak.346-359 -
Meningkatkan Kemampuan Menulis Mahasiswa Program Studi PG-PAUD melalui Pendekatan Saintifik
Sance A Lamusu (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.609 | Check in Google Scholar
Penelitian ini mendeskripsikan kemampuan mahasiswa PG-PAUD dalam menulis resensi buku pendidikan anak usia dini melalui pendekatan saintifik. Subjek penelitian mahasiswa program studi PG-PAUD di Universitas Negeri Gorontalo yang berjumlah 32 orang. Jenis penelitian yang digunakan penelitian tindakan kelas. Pengumpulan data menggunakan instrumen dalam bentuk tes dan observasi. Teknik analisis data yaitu kualitatif dan kuantitaif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan keberhasilan secara klasikal dari 66,41 pada siklus I, menjadi 86,77 % pada siklus II terjadi peningkatan sekitar 20,36 %. Dapat disimpulkan bahwa pendekatan saintifik dapat meningkatkan kemampuan menulis resensi buku pendidikan anak usia dini pada mahasiswa program studi PG-PAUD.
360-372 -
Strategi Menghidupkan Motivasi Belajar Anak Usia Dini Selama Pandemi COVID-19 melalui Publikasi
Azizah Nurul Fadlilah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.548 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk meneliti strategi guru Kelompok Bermain (KB) TK Al-Huda Kota Malang dalam menghidupkan motivasi belajar siswa demi menjaga keberlangsungan pendidikan dalam kebijakan Study From Home (SFH) pada masa pandemi COVID-19. Peneliti menggunakan jenis pendekatan penelitian kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian yaitu guru kelas serta siswa Kelompok Bermain (KB) di TK Al-Huda Kota Malang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk strategi guru untuk menghidupkan motivasi belajar siswa dalam kebijakan SFH di tengah wabah COVID-19 adalah dengan publikasi hasil kerja tugas siswa yang terbukti dapat menghidupkan motivasi belajar siswa. Hambatan yang ditemui guru yaitu berkenaan dengan aspek orang tua peserta didik, sarana pembelajaran, dan kreativitas guru. Manfaatnya berupa tumbuhnya motivasi belajar siswa, melatih kedisiplinan siswa, serta membantu meningkatkan kedekatan antara orangtua dan anak.
373-384 -
Membiasakan Pola Hidup Sehat dan Bersih pada Anak Usia Dini Selama Pandemi Covid-19
Hana Ika Safitri, Harun Harun (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.542 | Check in Google Scholar
Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan cara membiasakan pola hidup sehat dan bersih pada anak usia dini selama pandemi covid-19. Penelitian ini dianalisis dengan metode kualitiatif deskriptif. Subjek dipilih menggunakan teknik sampel nonprobability sampling yaitu purposive sample (pemilihan sampel dengan pertimbangan tertentu). Penelitian menggunakan 12 subjek yang terdiri dari 4 orang guru dan 4 orang wali murid beserta anaknya. Penelitian ini menggunakan wawancara untuk mengumpukan data dengan proses analisis melalui tiga tahapan yaitu reduksi data, display data, dan kesimpulkan serta verifikasi data. Berdasarkan hasil wawancara dengan subjek penelitian disimpulkan bahwa membiasakan pola hidup sehat dan bersih pada anak pada masa pandemi covid-19 dapat dilakukan dengan cara mengingatkan anak untuk memakan-makanan yang bergizi seperti sayur dan buah, berolahraga teratur dan istirahat yang cukup serta melakukan berjemur setiap pagi sekitar 10-15 menit, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga kebersihan diri sendiri.
385-394 -
Kultur Pengasuhan Keluarga terhadap Perkembangan Moral Anak Usia Dini
Tsali Tsatul Mukarromah, Ruli Hafidah, Novita Eka Nurjanah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.550 | Check in Google Scholar
Moral dapat dilihat sebagai tata perilaku kebiasaaan yang sesuai lingkungan tinggal yang berhubungan mengenai perilaku baik ataupun buruk. Perkembangan moral anak tidak lepas dari kontribusi orang tua. Kultur pengsuhan keluarga menjadi salah satu hal dari kontribusi tersebut. Tujuan dari dilakukannya penelitian ini adalah untuk menganalisis kultur pengasuhan keluarga terhadap perkembangan moral anak usia dini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kajian pustaka yang dilakukan dengan mengumpulkan dan menelaah sumber-sumber ilmiah yang kemudian dihubungkan dengan penelitian untuk memecahkan masalah. Hasil penelitian menunjukan bahwa gaya pengasuhan dan pengasuhan dari keluarga khususnya orang tua memiliki keterkaitan dengan perkembangan moral anak, keterkaitan berupa dampak masing-masing gaya pengasuhan meliputi gaya pengasuhan demokratis, gaya pengasuhan otoriter, dan gaya pengasuhan permisif yang diterapkan dalam keluarga yang kemudian berkontribusi pada perkembangan anak di masa selanjutnya.
395-403 -
Pendidikan Jasmani Untuk Anak Usia Dini: Pengembangan Fundamental Movement Skill (FMS)pada Anak
Setiyo Utoyo, Yenti Juniarti, Nurdiyah Sari, Khairina Mangge (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.605 | Check in Google Scholar
Dalam penelitian ini tentunya memiliki tujuan yang akan dicapai setelah penelitian dilaksanakan, penelitian dengan mengangkat tema Pendidikan Jasmani Untuk Anak Usia Dini: Pengembangan Fundamental Movement Skill (FMS) bertujuan untuk membentuk fundamental skill pada anak usia dini agar dapat berkembang sesuai dengan karakter perkembangannya sehingga dapat menunjang aktivitasnya pada masa dewasa nanti. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan. Sedangkan model pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan Research & Development (R&D) dari Borg dan Gall yang terdiri dari sepuluh langkah antara lain; 1) need asesmen 2) melakukan perencanaan 3) mengembangkan produk awal yang diuji oleh 3 ahli 4) melakukan uji lapangan kecil 5) revisi produk 6) melakukan uji coba lapangan sedang 7) revisi produk 8) uji coba lapangan besar 9) revisi produk 10) menyusun laporan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji coba kelompok kecil memperoleh skor, 70.04%, uji coba kelompok sedang 80, 34 % dan uji coba kelompok besar 86.89% sehingga efektivitas model untuk mengembangkan fundamental movement skill (FMS) pada anak bisa diterima dengan baik.
404-413 -
Kesiapan Guru TK Menghadapi Pembelajaran Daring Masa Pandemi Covid-19
Despa Ayuni, Tria Marini, Mohammad Fauziddin, Yolanda Pahrul (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.579 | Check in Google Scholar
Masa pandemi covid-19 saat ini memberikan dampak dalam bidang apapun termasuk pendidikan. Salah satunya dalam bidang pendidikan anak usia dini yang mengharuskan guru untuk melakukan pembelajaran daring. Tujuan penelitian yaitu untuk mendapatkan informasi kesiapan guru Taman Kanak-kanak menghadapi pembelajaran daring masa pandemi covid-19. Subjek penelitian 10 orang guru TK di Kota Pariaman, Sumatera Barat. Jenis penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data angket dan wawancara. Teknik analisis menggunakan model Miles dan Huberman (Analysis Interactive Model). Hasil menunjukkan 6 dari 10 guru Taman Kanak-kanak sudah siap menghadapi pembelajaran daring, namun 4 dari guru Taman Kanak-kanak belum siap melakukan pembelajaran daring. Hal ini dipengaruhi oleh fasilitas yang kurang memadai dari pihak guru dan orangtua dan masih adanya anggapan bahwa pembelajaran daring ini sulit dilakukan. Kesiapan guru Taman Kanak-kanak melakukan pembelajaran daring pada masa pandemi covid-19 ini sangat diperlukan. Persiapan dimulai dari rencana pembelajaran, mengkomunikasikan dengan orang tua, dan fasilitas pendukung lainnya.
414-421 -
Pembelajaran Bahasa Inggris pada Anak di Sangkhom Islam Wittaya School saat Pandemi Covid-19
Muammar Qadafi (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.591 | Check in Google Scholar
Kebijakan study from home selama pandemi COVID-19 menimbulkan masalah baru bagi pendidikan anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan prolematika dan strategi yang digunakan oleh guru dalam pembelajaran Bahasa Inggris untuk anak usia dini selama pandemi COVID-19 di Sangkhom Islam Wittaya School Thailand. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitiannya adalah tiga orang guru Bahasa Inggris yang berasal dari Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permasalahan terdapat pada proses adaptasi pola baru yang mengharuskan guru, siswa, serta orang tua untuk meningkatkan kompetensi di bidang teknologi; keterampilan Bahasa Inggris orang tua yang tidak memadai; dan biaya operasional untuk membeli paket data internet. Sedangkan strategi yang digunakan oleh guru adalah menjalin komunikasi dengan orang tua untuk memberikan informasi terkait rencana pembelajaran, menyiapkan materi dengan menggunakan video maupun lembar kegiatan atau tugas yang mudah dipahami, dan menyiapkan platform pembelajaran online seperti YouTube, line group, dan google classroom.
422-430 -
Indikator Perencanaan pada Manajemen Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini Unggulan
Upik Elok Endang Rasmani, Warananinngtyas Palupi, Jumiatmoko Jumiatmoko, Nurul Shofiatin Zuhro, Anjar Fitrianingtyas (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.611 | Check in Google Scholar
Penelitian ini fokus pada penggalian data perencanaan manajemen PAUD Unggulan di Surakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif Data diperoleh dengan observasi dan wawancara menggunakan Google Form dengan narasumber terdiri dari kepala sekolah , guru kelas kelompok bermain, guru kelas kelompok A, guru kelas kelompok B, guru ekstrakurikuler tari, guru bahasa Inggris, dan guru ekstrakurikuler gambar. Penelitian ini mengungkap bahwa perencanaan manajemen kurikulum yang terdiri dari 7 (tujuh) indikator utama, merupakan komponen yang paling awal ditetapkan oleh lembaga PAUD Unggulan. Penetapan indikator perencanaan manajemen kurikulum ini berimplikasi pada perencanaan manajemen sumber daya manusia, sarana prasarana, pembiayaan, dan kerjasama.
431-440 -
Peningkatan Keterampilan Mengajar Mahasiswa pada Anak Usia Dini melalui Metode Drill
Muhammad Nasirun, Yulidesni Yulidesni, Melia Eka Daryati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.506 | Check in Google Scholar
Keterampilan mengajar yang belum optimal pada mahasiswa semester ganjil terkhusus pada Semester V menyebabkan menurunnya kualitas pelaksanaan praktek mengajar pada Mahasiswa Program Studi S1 Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD) Tahun Ajaran 2019/2020 FKIP Universitas Bengkulu. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan keterampilan mengajar pada mahasiswa Semester V menggunakan metode drill. Jenis penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian sebanyak 75 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi. Hasil penelitian menunjukkan melalui penggunaan metode drill tidak meningkatkan keterampilan dasar mengajar dengan nilai rata-rata 73 siklus 1 dan nilai rata-rata 75 pada siklus 2. Bagi penelitian berikutnya disarankan agar penerapan praktek latihan mengajar hendaknya menerapkan semua keterampilan dasar mengajar dengan beberapa kali latihan dengan estimasi waktu yang cukup, serta penilaian dilakukan oleh ahli pembelajaran
441-451 -
Pencapaian Perkembangan Anak Usia Dini di Taman Kanak-kanak selama Pembelajaran Daring di Masa Pandemi Covid-19
Hesti Wulandari, Edi Purwanta (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.626 | Check in Google Scholar
Sistem pembelajaran daring di TK atau Taman Kanak-kanak masih tergolong baru, dan belum banyak penelitian yang mengkaji pengaruhnya terhadap pencapaian perkembangan anak usia dini di TK. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengetahui pencapaian perkembangan anak usia dini di TK selama pembelajaran daring di masa pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Jenis kuesioner yang digunakan merupakan kuesioner tertutup, yaitu subjek penelitian hanya diperkenankan memilih jawaban yang telah tersedia pada setiap pertanyaan. Subjek penelitian ini terdiri dari 46 orang guru TK di Surakarta. Penelitian ini dilakukan dengan cara menyebarkan kuesioner melalui Google Form kemudian tautannya disebarkan kepada para guru TK di Surakarta melalui grup WhatsApp. Hasil penelitian ini memberikan gambaran terbaru bahwa sistem pembelajaran daring memberikan pengaruh terhadap pencapaian perkembangan anak usia dini di TK. Hampir sebagian besar pencapaian perkembangan anak pada beberapa aspek selama pembelajaran daring mengalami penurunan. Keterbatasan penelitian dan saran terkait penelitian lebih lanjut akan dibahas.
452-462 -
Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Anak Usia Dini di Tengah Pandemi Covid 19
Laode Anhusadar, Islamiyah Islamiyah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.555 | Check in Google Scholar
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pemahaman orang tua terhadap pentingnya penerapan perilaku hidup bersih dan sehat, untuk mengetahui bentuk-bentuk penerapan perilaku hidup bersih dan hidup sehat dan untuk mengetahui penerapan perilaku hidup bersih dan sehat pada anak usia dini. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian survey deskriptif. Sampel pada penelitian ini adalah orang tua yang memiliki anak yang sedang menempuh jenjang Pendidikan Anak Usia Dini di Kendari yaitu KB Sultan Qaimuddin Kendari dan KB Nurul Maghfirah Kendari. Peneliti menggunakan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan angket. Temuan dalam penelitian ini adalahsebanyak 100% responden orang tua melihat sangat penting penerapan perilaku hidup bersih dan sehat selama pandemic covid 19 ini. Sebanyak 98% atau 50 responden sudah mengetahui program perilaku hidup bersih dan sehat sedangkan 2% atau 1 responden belum mengetahui program perilaku hidup bersih dan sehat. Penerapan perilaku hidup bersih dan sehat pada anak usia dini di lingkungan keluarga di tengah pandemi ini sangat baik.
463-475 -
Kesiapan Ibu Bermain Bersama Anak Selama Pandemi Covid-19, “Dirumah Saja”
Diah Andika Sari, Rahmita Nurul Mutmainah, Ika Yulianingsih, Tiara Astari Tarihoran, Munifah Bahfen (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.584 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesiapan ibu untuk bermain bersama anaknya sejak diberlakukannya aturan dirumah saja. Metode penelitian dilakukan dengan metode survey, menggunakan angket dengan aplikasi google form. Teknik pengambilan sampling dengan metode purposive sampling, yaitu ibu yang mempunyai anak berusia 2 sampai 8 tahun. Penyebaran angket dilakukan secara on line melalui broadcast whatsapp, FB, dan IG, sejak 9 sampai 20 April 2020. Dari 545 ibu didapatkan bahwa dampak positif masa PSBB dirumah saja adalah membuat ibu mempunyai waktu yang lebih berkualitas bersama anak, dan dapat melakukan kegiatan bersama-sama. Disisi lain anak-anak menjadi rewel karena bosan dirumah saja, merasa kangen dengan teman, guru dan sekolahnya. Menghadapi situasi ini ibu merasa bingung untuk bermain bersama anaknya. Ibu juga merasakan lelah, bosan, dan kurang sabar, karena banyaknya pekerjaan lain yang harus dilakukan ibu selain mengurus anak. Kurangnya kesiapan ibu untuk bermain bersama anak sepanjang hari dan setiap hari selama masa PSBB.
475-489 -
Pengaruh Kinerja Dosen terhadap Hasil Belajar Mahasiswa pada Pembelajaran Sains Permulaan di Kelas Rendah
Irvin Novita Arifin (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.613 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh langsung kinerja dosen terhadap hasil belajar mahasiswa pada pembelajaran sains permulaan. Menggunakan metode survey pada penelitian ini. Selanjutnya, ada dua sumber data yang akan dijaring untuk keperluan penelitian ini, yaitu data kinerja dosen yang dijaring menggunakan instrumen angket dengan lima kategori pilihan jawaban dan hasil belajar menggunakan instrumen tes dengan lima pilihan jawaban (option). Analisis data menggunakan deskriptif dan inferensial dengan pendekatan analisis jalur (path analysis). Populasi adalah seluruh mahasiswa S1.Pendidikan Guru Sekolah Dasar yang mengikuti mata kuliah pembelajaran IPA sebanyak 202 orang mahasiswa sampel adalah 130 orang mahasiswa. Hasil penelitian menemukan bahwa, Terdapat pengaruh langsung positif kinerja dosen terhadap hasil belajar mahasiswa pada pembelajaran sains permulaan. Ini menunjukkan bahwa hasil belajar pada pembelajaran sains permulaan dari mahasiswa dipengaruhi/ditentukan oleh kinerja dosen dalam pembelajaran, artinya makin tinggi kinerja dosen dalam pembelajaran maka makin tinggi pula pencapaian hasil belajar mahasiswa pada sains.
490-499 -
Pengaruh Penggunaan Token Ekonomi dalam Menurunkan Perilaku Disruptif Anak
Indri Graecela Amalo, Ajeng Ayu Widiastuti (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.622 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh token ekonomi dalam menurunkan perilaku disruptif pada anak usia di TK Kristen 1 Satya Wacana Salatiga kelompok A. Penelitian ini menggunakan penelitian quasi exsperiment. Subjek penelitian di TK Kristen 1 Satya Wacana Salatiga berjumlah 33 anak. Pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Uji T-test yang terbagi menjadi 2 yaitu Paired Sample T-test untuk mengetahui perbedaan hasil pre-test dari kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, dan Independent Sample T-test untuk mengetahui perbedaan hasil dari pre-test maupun post-test dari kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan menunjukkan bahwa token ekonomi secara signifikan dapat menurunkan perilaku disruptif pada anak. Hal ini terlihat dari nilai Signifikansi (2-tailed) dari kelompok eksperimen sebesar 0.046 yang artinya kurang dari 0.050. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa teknik token ekonomi dapat menurunkan perilaku disruptif pada anak
500-507 -
Strategi Kepala TK dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan pada Masa Pandemi Covid 19
Cucu Jajat Sudrajat, Mubiar Agustin, Leli Kurniawati, Dede Karsa (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.582 | Check in Google Scholar
Guncangan dahsyat Covid 19, telah menginfeksi setidaknya 6 juta orang di dunia dan hampir 400.000 orang diantaranya meninggal dunia. Akibatnya kehidupan manusia di berbagai sektor terguncang hebat, termasuk sektor pendidikan. Pembelajaran daring disemua jenjang pendidikan tak terkecuali PAUD, adalah solusi terbaik saat ini. Kepala sekolah perlu melakukan langkah strategis agar proses pendidikan PAUD tetap berjalan dan kualitas tetap terjaga. Tujuan penelitian ini adalah mendeksripsikan bagaimana strategi kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan taman kanak-kanak pada masa pandemi Covid 19 di Kota Cimahi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif survei. Subjek penelitian adalah 112 Kepala TK di Kota Cimahi. Hasil penelitian menunjukan, strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan TK pada masa pandemi Covid 19 sangat baik (85,90%). Process Approach (88,24%) merupakan skor teringgi, menunjukan pendekatan proses menjadi prioritas utama dilakukan. Sedangkan tanggung jawab (81,21%) merupakan skor terendah, menunjukan belum optimalnnya pelaksanaan kepemimpinan kepala sekolah masa pandemi covid 19.
508-520 -
Pendidikan Karakter Berbasis Islam melalui Program Cinta Rosul pada Anak Taman Kanak-Kanak
Is Diana Towoliu, Sofia Hartati, Hapidin Hapidin (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.618 | Check in Google Scholar
Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan gambaran pendidikan karakter berbasis Islam, peran guru, lingkungan, dan hambatan pelaksanaan kegiatan pendidikan karakter di TK Izzati Kecamatan Bekasi Selatan. Metode penelitian fenomenologi dengan teknik pengunpulan data adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. TK Izzati menjalankan pendidikan karakter berbasis Islam yang dinamakan Program Cinta Rosul. Peran guru sebagai pembimbing seperti membimbing anak berwudhu, sebagai teladan cara mengucapkan salam yang baik, sebagai sumber ilmu pengetahuan tentang ciptaan Allah, dan sebagai pembelajar guru mengamati sikap dan perilaku anak. Anak menjaga kebersihan lingkungan sekolah dengan membuang sampah pada tempatnya. Guru dan anak-anak bersama-sama membangun lingkungan sosial yang islami dan saling menghargai satu sama lain. Hambatan pembelajaran adalah tidak tersedianya area sekolah yang memungkinkan anak bermain bola kaki, dan kompetensi guru kurang memadai yakni guru tidak memiliki latar belakang pendidikan anak usia dini.
521-529 -
Application of Philosophy Values of Bhinci-Bhinciki Kuli in Early Childhood at Wolio Community
La Jeti Jeti, Manan Manan, Kadar Risman, Edison Edison (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.643 | Check in Google Scholar
This research aimed to describe the application the philosophy values of Bhinci-bhinciki Kuli in early childhood at Wolio community. This research used descriptive method with ethnographic approach. The subjects of this research consisted of the chiefs . This research was conducted at wolio community In Buton. Method of data collection used observation and interviews. Based on the results of data analysis, showed that: The values of Bhinci-bhinciki Kuli included Poma-masiaka which means mutual love, Poangka-kataka which means mutual respect, Pomae-maeaka which means mutual respect for dignity and Popia-piara which means caring for one another. The Family had a very important role in instilling the values of philosophy Bhinci-bhinciki Kuli as a foundation of character through habituation and modelling since early childhood in daily life were accustomed and modelling Poma-masiaka mutual love, Poangka-kataka which means mutual respect, Pomae-maeaka which means mutual respect for dignity and Popia-piara which means caring for one another. Application the philosophy values of Bhinci-bhinciki Kuli in early childhood was to instill the values morality, so that grow up with a personality that had good character.
530-537 -
Pembelajaran Matematika Anak Usia Dini di Masa Pandemi COVID-19 Tahun 2020
Amalina Amalina (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.592 | Check in Google Scholar
Pentingnya pembelajaran matematika bagi anak usia dini membuat orang tua ikut mengambil peran dalam menanamkan konsep matematika kepada anak disamping pengajaran di sekolah. Namun, sejak pandemi Covid-19 semua kegiatan belajar mengajar harus dilakukan sepenuhnya dari rumah. Oleh karena itu, tulisan ini mengkaji tentang bagaimana pembelajaran matematika bagi anak usia dini yang dilakukan di rumah yang tentunya dibawah pengawasan dan arahan dari orang tua. Melalui Literature review, penelitian ini dapat menjadi salah satu referensi bagi orang tua untuk dapat terus memotivasi anak mereka dalam belajar matematika secara sederhana dan menyenangkan dari rumah di tengah masa pandemi Covid-19. Hasil kajian literatur menunjukkan bahwa pembelajaran matematika bagi anak usia dini dimasa pandemi Covid-19 hendaknya pembelajaran yang menyenangkan dan objek pembelajaran adalah dari hal sederhana yang dekat dengan anak atau hal yang digemari anak. Sesuai dengan hakikat anak usia dini bermain sambil belajar, belajar seraya bermain sehingga anak tidak sadar bahwa permainan yang mereka lakukan atau hal sederhana yang disampaikan orang tua kepada anak adalah pembelajaran matematika.
538-548 -
Peran Orang Tua dalam Mendukung Kegiatan Pembelajaran di Rumah pada Masa Pandemi
Agustin Lilawati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.630 | Check in Google Scholar
Studi yang dilakukan memiliki tujuan sebagai pendeskripsian peran orangtua yang dilaksanakan untuk mendukung kegiatan pembelajaran pada pendidikan anak usia dini di RA Team Cendekia Surabaya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data melalui wawancara, observasi, serta dokumentasi dengan analisis data deskriptif. Teknik analisis data terdiri dari reduksi data, sajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) peran orang tua terhadap penerapan pembelajaran di rumah pada masa pandemi dalam mendidik anak meliputi pendampingan dan sebagai motivator. (2) dampak peran orang tua terhadap pembelajaran pada masa pandemi di RA Team Cendekia Surabaya, orangtua memfasilitasi keterlibatan kegiatan pembelajaran dalam pendidikan anak usia dini di RA Team Cendekia Surabaya
549-558 -
Peran Orangtua terhadap Kesiapan Sekolah Taman Kanak-Kanak pada Anak Usia Dini
Sean Marta Efastri, Suharni Suharni (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.454 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran orangtua terhadap kesiapan sekolah anak usia dini di TK Aisyiyah III Kecamatan Rumbai Pesisir Kota Pekanbaru. Masalah yang ditemukan dilapangan anak masih belum bisa mandiri, masih didampingi orangtua ketika berada disekolah dan dibantu oleh orangtua dalam mengerjakan tugas disekolah. Orangtua adalah hal terpenting didalam pertumbuhan dan perkembangan anak.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Untuk mengetahui tanggapan dari responden, teknik penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan skala likert 4. Hasil dari penelitian, orangtua sangat berperan penting dalam kesiapan sekolah anak yaitu bertanggungjawab terhadapan kesiapan sekolah anak, memotivasi, sebagai role model,sebagai pengawas dan sebagai konselor sehingga semua kebutuhan dalam kesiapan sekolah anak terpenuhi
559-565 -
Refleksi Perlindungan Hak Anak Butuh Kasih di Kota Gorontalo
Mutia Cherawaty Thalib (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.672 | Check in Google Scholar
Fenomena anak butuh kasih merupakan salah satu masalah di daerah yang memerlukan perhatian. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan perlindungan hak anak butuh kasih untuk mendapatkan pendidikan dengan memberikan pemahaman tentang hak dan kewajiban Anak Jalanan sebagian dari warga Negara, membekali Anak Butuh Kasih dengan pendidikan karakter dalam rangka membangun masa depan melalui pendekatan belajar sambil bermain melalui permainan dan membekali anak kalanan dengan keterampilan tentang kreativitas seni dalam membangun sikap kerja keras dan kreatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian yaitu eksistensi anak-anak butuh kasih adalah anak jalanan, anak korban penelantaran rumah tangga akibat perkawinan diluar nikah dan anak broken home, serta anak pekerja. Perlindungan preventif anak butuh kasih di Gorontalo adalah dengan menggunakan metode pendekatan yang tepat untuk anak, prosedur kerja yang meliputi pendidikan hukum bagi anak jalanan melalui metode sosialisasi, pendidikan karakter anak butuh kasih, dan kegiatan kreativitas seni anak butuh kasih
566-575 -
Sekolah Keluarga: Menciptakan Lingkungan Sosial untuk Membangun Empati dan Kreativitas Anak Usia Dini
Sjafiatul Mardliyah, Wiwin Yulianingsih, Lestari Surya Rachman Putri (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.665 | Check in Google Scholar
Perkembangan empati dan kreativitas pada anak usia dini perlu mendapat perhatian. Hal ini memerlukan kerjasama antara sekolah, orangtua dan anak didik. Tujuan penelitian adalah untuk menggambarkan bentuk dan upaya KB Salam mewujudkan interkonektivitas tiga elemen tersebut dan berdampak positif terhadap tumbuhnya kreativitas dan empati pada anak usia dini. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif etnografi untuk mengungkap fakta tentang pembelajaran di KB Salam dan berdampak pada perkembangan empati dan kreaitivitas anak usia dini. Subjek penelitian adalah pendiri, pengelola, fasilitator, dan orangtua di KB Salam. Tehnik pengumpulan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KB Salam mengembangkan kurikulum pembelajaran berdimensi lokal berdasarkan filosofi dan konteks sosial budaya. Pembelajaran di KB Salam menciptakan habitus komunitas belajar dengan cara pendayagunaan metode pembelajaran yang bersinergi dengan interaksi sosial keseharian antara guru, anak didik dan orangtua. Keterlibatan orangtua dalam proses pembelajaran di sekolah untuk mengembangkan empati dan kreativitas pada anak usia dini dilahirkan oleh lingkungan sosial yang disebut sekolah keluarga.
576-590 -
Kemampuan Keaksaraan Anak Usia 5-6 Tahun dalam Penerapan Metode Spalding di TK Quantum Indonesia
Ai Listriani, Hapidin Hapidin, Tjipto Sumadi (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.680 | Check in Google Scholar
Kemampuan keaksaraan pada anak usia dini merupakan kemampuan awal dan fondasi dasar yang diperlukan anak agar mampu belajar menulis, membaca, dan berhitung. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pola kemampuan keaksaraan anak usia 5-6 tahun yang mengalami penerapan metode Spalding di Taman Kanak-kanak Quantum Indonesia. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data bersifat deskriptif berupa catatan kata-kata tertulis dari informan yaitu satu orang guru dan lima orang peserta didik kelompok B (usia 5-6 tahun). Analisis data dalam penelitian ini menggunakan model penjodohan pola Campbell yang didalamnya terdapat tiga alur kegiatan yang dilakukan yaitu pernyataan umum, pemilihan pertanyaan, dan pengembangan peta konsep. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan keaksaraan anak yang muncul dalam penerapan metode Spalding yaitu kemampuan anak menguasai pengetahuan huruf dan kata, kemampuan dasar menulis, serta ketertarikan terhadap tulisan. Berdasarkan penelitian tersebut dinyatakan bahwa kemampuan keaksaraan anak usia 5-6 tahun di TK Quantum Indonesia dapat berkembang dalam penerapan metode Spalding.
591-598 -
Study Deskriptif Faktor-Faktor Penunjang Dan Penghambat Pengembangan Kecerdasan Moral Anak Usia Dini 5-6 Tahun
Ari Sofia, Nopiana Nopiana, Suryadi Suryadi (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.467 | Check in Google Scholar
The purpose of this study is to find out the knowledge and understanding of kindergarten teachers about moral intelligence, especially the supporting and inhibiting factors for its development. Because the existing knowledge and understanding can be the basis for teachers in stimulating the development of children's moral intelligence. The design used a quantitative descriptive method, with test data collection techniques. This research was conducted from April to September 2018. Involving 22 teachers from 13 Kindergartens in Bandar Lampung. The results showed the teacher understood enough about the understanding of moral intelligence, what factors were supporting the development of children's moral intelligence, what factors were inhibiting the development of children's moral intelligence, the things teachers had done to develop children's moral intelligence at school and how parental involvement in developing children's moral intelligence at school. However, a sufficient understanding of the teacher cannot guarantee the development of children's moral intelligence properly. A good level of understanding is still needed so that the development of children's moral intelligence can develop more optimally.
599-610 -
Memaksimalkan Fitur Breaking Rooms Zoom Meeting pada Pendidikan Anak Usia Dini di Masa Pandemi Covid-19
Nasir Nasir, Ishaq Bagea, Sumarni Sumarni, Besse Herlina, Apriani Safitri (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.662 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk menyusun panduan setting Breakout Room untuk guru dalam memaksimalkan pemanfaatan aplikasi Zoom Meeting, dan melakukan uji kelayakannya. Penelitian ini didasari oleh merebaknya pandemi COVID-19, menjadikan transisi digitalisasi pendidikan berlaku lebih cepat. Oleh karenanya, sekolah, guru, orangtua, dan anak didik “dipaksa†untuk beradaptasi, menyelenggarakan pembelajaran yang adaptif dengan menggunakan media belajar daring. Dengan menerapkan prosedur penelitian R & D, peneliti mere-konstruksi konsep Sugiono menjadi semi R & D (tanpa diseminasi model). Penelitian ini menyimpulkan bahwa: panduan setting breakout rooms disusun untuk membantu guru memaksimalkan penggunaan aplikasi zoom meeting untuk mendukung pembelajaran di masa pandemi Covid-19. Berdasarkan uji kelayakan produk, ditemukan jika panduan tersebut, berkualifikasi baik sekali dengan keputusan sangat layak. Untuk memaksimalkan pemanfaatannya, guru harus pro-aktif secara mandiri mengembangkan keterampilan mereka. Di samping itu, administrator sekolah (kepala sekolah, manajer) juga perlu menginisiasi program-program dan mengikutsertakan guru-gurunya pada berbagai pelatihan-pelatihan pengembangan kecakapan diri guru, baik itu kecakapan pedagogis, sosial, kepribadian, profesional, dan pengetahuan terkini (teknologi).
611-624 -
Analisis Angka Partisipasi Kasar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Seluruh Indonesia
Nani Rohmani (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.262 | Check in Google Scholar
Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai usia enam tahun. Perbandingan Pendidikan usia dini di Indonesia ternyata 55,4% masih terbatas di perkotaan dan 44,6 % di pedesaan karena masih tergantung pada partisipasi dan kemudahan orang tua untuk mencapai sekolah anak-anaknya. Sementara di pedesaan pendidikan usia dini ini kurang partisipasinya dari masyarakat dikarenakan pengetahuan akan pentingnya pendidikan usia dini sangat minim informasi dan sosialisasi tergantung pada pemangku kebijakan setiap provinsi di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebaran anak yang mengikuti PAUD dengan pengolahan data Angka Partisipasi Kasar (APK) dari Badan Pusat Statistik (BPS) dengan menghitung rata-rata dan rasio kemudian dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa sebaran di setiap provinsi di Indonesia tidak merata. Provinsi yang melampaui rata-rata nasional adalah Provinsi DI Yogyakarta dan terendah adalah Papua. Sedangkan rasio kenaikan dan penurunan APK anak yang mengikuti PAUD adalah 90% dari seluruh di Indonesia, hanya dua provinsi yaitu Kepulauan Riau dan DKI Jakarta yang mengalami penurunan rasio.
625-632 -
Persepsi Guru Dampak Pandemi Covid-19 terhadap Pelaksanaan Pembelajaran Daring di PAUD
Arifah Prima Satrianingrum, Iis Prasetyo (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.574 | Check in Google Scholar
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memaparkan informasi terkait persepsi guru mengenai tantangan pelaksanaan pembelajaran daring di rumah akibat dampak dari pandemi COVID-19. Informasi persepsi guru mengenai tantangan pelaksanaan pembelajaran daring menggunakan studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Informan terdiri dari 7 orang guru PAUD di kota Padang. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa kurang memadainya sarana dan prasarana, kurang maksimalnya penyampaian materi, beban pembelian kuota internet, koneksi internet yang kadang menjadi lamban, gaya belajar yang cenderung visual, serta kurang leluasanya guru dalam mengontrol kegiatan siswa.
633-640 -
Analisis Dampak Work From Home pada Anak Usia Dini di Masa Pandemi Covid-19
Ririn Dwi Wiresti (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.563 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengupas secara mendalam terkait dampak wabah pandemi covid-19 pada anak usia dini menggunakan penelitian library research melalui 6 langkah yaitu penentuan topik penelitian, tinjauan literatur terkini, reduksi literatur, pengorganisasian literatur, review literatur, dan pengambilan kesimpulan. Peneliti menggunakan teknik analisis data kualitatif deskriptif. Literatur terkini merupakan sumber data yang dipakai peneliti terbagi atas dua sumber data yaitu sumber data primer antara lain ebook dan jurnal dari unicef, jurnal ilmiah internasional, dan artikel yang berkaitan dengan anak usia dini dan covid-19. Sumber data sekunder dalam penelitian ini adalah berbagai berita ter-update terkait covid-19 dan anak usia dini. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dampak kebijakan pemerintah untuk work from home mempengaruhi ketahanan ekonomi keluarga. Dari menurunnya ekonomi keluarga tersebut muncul berbagai dampak bagi anak usia dini antara lain emosi anak tidak stabil, krisis gizi dan kesehatan anak, terjadinya gap pembelajaran, krisis keamanan dan kenyamanan, dan krisis pengasuhan anak.
641-653 -
Analisis Pengembangan Literasi Sains Anak Usia Dini melalui Alat Permainan Edukatif
Jeni Roes Widayati, Rien Safrina, Yetti Supriyati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.692 | Check in Google Scholar
Tujuan penelitian untuk mengetahui dan mendeskripsikan konsep sains, proses sains, dan bentuk aplikatif sains anak usia dini yang diperoleh setelah menggunakan alat permainan edukatif di PP IPTEK TMII. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis konten dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep sains, proses sains, dan bentuk aplikatif sains anak usia dini setelah menggunakan alat permainan edukatif di PP IPTEK TMII Jakarta dapat meningkatkan literasi sains anak usia dini. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan literasi sains anak usia dini dapat dilakukan dengan memilih dan menggunakan alat permainan edukatif dalam bentuk konsep sains, proses sains, dan aplikatif sains. Rekomendasi penelitian yaitu mengusulkan untuk menambahkan alat permainan edukatif (APE) yang ada di PP IPTEK TMII Jakarta Timur, seperti bola gelinding, telepon pipa, musik pipa, musik dapur, bola berpacu, mesin putar, katrol, dan berjabat tangan dalam melengkapi alat permainan edukatif di taman bermainan permukiman.
654-664 -
Efektivitas Pembelajaran Menggunakan Video Zoom Cloud Meeting pada Anak Usia Dini Era Pandemi Covid-19
Dwi Ismawati, Iis Prasetyo (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.671 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran menggunakan video zoom cloud meeting pada anak usia dini era pandemi Covid-19 dengan menggunakan aplikasi zoom cloud id. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel pada penelitian ini berjumlah 64 orang, yakni anak usia dini yang berusia 4-5 tahun dan pendamping belajar. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan pretest dan posttest dan angket dengan skala likert Teknik analisis data menggunakan uji Paired T test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan video conference efektif, interkatif, dapat mendukung pembelajaran jarak jauh, memudahkan anak didik untuk menyerap materi pembelajaran yang disampaikan pendidik karena lebih real time.
665-675 -
Penerapan Media Gambar Sebagai Upaya dalam Peningkatan Konsentrasi Belajar Anak Usia Dini
Sita Husnul Khotimah, Titin Sunaryati, Sri Suhartini (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.683 | Check in Google Scholar
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah Media gambar dapat meningkatkan konsentrasi belajar anak di Raudhatul Athfal (RA) Annajmah Kebayoran Lama Jakarta Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (classroom action research), karena dilakukan untuk memecahkan masalah pembelajaran di kelas. Penelitian ini juga termasuk penelitian deskriptif, sebab menggambarkan sesuatu teknik pembelajaran yang diterapkan dan bagaimana hasil yang diinginkan dapat tercapai. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus dengan prosedur tindakan sebagai berikut, (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan dan evaluasi, (4) analisis dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan konsentrasi belajar anak setelah mengikuti pelaksanaan kegiatan dengan media gambar pada siklus 1 yang mulanya hanya mencapai 70% mengalami peningkatan yang cukup signifikan yakni mencapai 84%. Hal ini menunjukkan bahwa media gambar dapat digunakan untuk meningkatkan konsentrasi belajar pada anak kelompok B di RA Annajmah Kebayoran Lama
676-685 -
Efektivitas Pembelajaran Online Pendidik PAUD di Tengah Pandemi Covid 19
Nurdin Nurdin, Laode Anhusadar (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.699 | Check in Google Scholar
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui efektifitas pembelajaran online yang dilakukan oleh pendidik PAUD di tengan pandemi covid 19 di Kota Kendari. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian survey deskriptif. Sampel pada penelitian ini adalah pendidik PAUD se Kota Kendari. Responden pada penelitian ini sebanyak 95 responden dan dilakukan mulai bulau Maret-Juni tahun 2020. Peneliti menggunakan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan angket. Efektivitas pembelajaran online pada Lembaga PAUD di tengah pandemi covid 19 belum berjalan efektif. Dari hasil temuan penelitian bahwa masih ada pendidik PAUD yang tidak menjalankan pembelajaran di tengah pandemi covid 19. Masih banyak pendidik PAUD yang belum mahir menggunakan aplikasi pembelajaran online. Metode pembelajaran yang digunakan masih dominan pemberian tugas kepada peserta didik. Banyak pendidik PAUD yang tidak setuju dengan pembelajaran online karena tidak efektif dan tidak semua orang tua yang memiliki leptop atau HP untuk pembelajaran online.686-697 -
Pengembangan Reading Domino sebagai Media Belajar Membaca Bahasa Inggris Anak Usia 5-6 Tahun
Dian Erilya Batmanlusy, Mozes Kurniawan (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.615 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media reading domino sebagai media belajar membaca bahasa Inggris pada anak usia dini 5-6 tahun. Penelitian ini termasuk jenis penelitian dan pengembangan yang mengembangkan media reading domino yang berisi materi media belajar membaca bahasa Inggris bagi anak.Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah 44 anak TK B Lab Kristen Satya Wacana.Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara untuk mendapatkan informasi.Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pada uji validitas media reading domino sebagai media belajar membaca bahasa Inggris pada anak usia 5-6 tahun termasuk dalam kategori “sesuai” dan uji validitas media untuk materi termasuk dalam kategori “sangat sesuai” dengan sedikit perbaikan yang dilakukan dalam tahap revisi. Dengan demikian, media reading domino sebagai media belajar membaca bahasa Inggris dapat digunakan untuk tahap selanjudnya yaitu tahap uji coba produk.
698-709 -
Hubungan Pola Asuh Demokratis dan Intensitas Penggunaan Gawai pada Anak Usia Dini
Kadek Hengki Primayana, Putu Yulia Angga Dewi (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.697 | Check in Google Scholar
Pola asuh orang tua terhadap anaknya mendasari penggunaan gawai. Orang tua yang menerapkan pola asuh demokratis memberikan gawai sejak dini pada anaknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola asuh demokratis dan intensitas penggunaan gawai. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah metode korelasi dan ex post facto. Data yang dikumpulkan menggunakan kuesioner dan untuk menguji hipotesis menggunakan teknik korelasi product moment. Hasil perhitungan penelitian ini menunjukkan bahwa r hitung lebih besar dari r tabel (0,471>0,179). Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa ada hubungan positif dan signifikan antara pola asuh demokratis dan intensitas penggunaan gawai oleh anak. Orang tua akan lebih lebih kreatif dalam mengasuh anak serta memberikan waktu pendampingan anak dalam bermain. Gawai memang dibutuhkan untuk sarana komunikasi namun perlu diatur intensitas penggunaanya.
710-718 -
Pengenalan Ecoliteracy pada Anak Usia Dini melalui Metode Bercerita
Masyunita Siregar, Sri Martini Meilanie, Agung Purwanto (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.700 | Check in Google Scholar
Permasalahan lingkungan yang disebabkan oleh tangan jahil manusia semakin banyak, khususnya permasalahan sampah. Hal ini didukung fakta yang disampaikan direktur pengelolaan sampah kementrian lingkungan hidup dan kehutanan bahwa 72 % masyarakat Indonesia kurang peduli dengan masalah sampah dan komposisi sampah plastik terus mengalami peningkataan tepatnya tahun 2015 angka persentase kenaikan sampah plastik mencapai 11%. Pemahaman untuk menjaga keseimbangan lingkungan alam (ecoliteracy ) perlu diberikan sejak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa salah satu cara pengenalan ecoliteracy pada anak usia dini adalah melalui metode bercerita. Studi literatur menunjukkan bahwa cerita adalah strategi yang dapat digunakan untuk mengenalkan ecoliteracy melalui alur cerita, pesan moral dan emosi dari cerita yang diceritakan kepada anak. Pemahaman ecoliteracy tidak hanya tentang kognitif tetapi juga tentang emosional, tindakan dan spirit dan hal tersebut dapat diberikan melalui metode bercerita.
719-728 -
Kegiatan Menganyam dengan Bahan Alam untuk Mengembangkan Kemampuan Motorik Halus Anak
Meriyati Meriyati, Cahniyo Wijaya Kuswanto, Dona Dinda Pratiwi, Ela Apriyanti (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.667 | Check in Google Scholar
Koordinasi mata, tangan, dan jari-jemari membutuhkan kecermatan dan ketelitian dalam pembiasaaan dan pengendalian gerak motorik halus anak usia dini.Salah satu kegiatan motorik halus dapat distimulus dengan kegiatan menganyam menggunakan bahan alam. Penelitian ini bertujuaan untuk mengetahui pengaruh kegiatan menganyam terhadap perkembangan motorik halus anak usia dini. Quasi Eksperimen menjadi metode dalam penelitian ini dengan desain nonequivalent control group design. Subjek penelitian ini anak usia 5-6 tahun, yaitu kelompok B1 kelas eksperimen dan B2 kelas kontrol. Untuk uji hipotesis pada penelitian ini menggunakan uji-t berbantu program SPSS V.21. Berdasarkan hasil uji t dengan uji Independent sample t test, nilai signifikansi < 0,05 artinya H1 diterima dan H0 ditolak, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kegiatan menganyam berpengaruh terhadap pekembangan motorik halus anak kelompok B usia 5-6 tahun. Hasil tersebut dapat digunakan menjadi salah satu alternatif pembelajaran dalam mengembangkan motorik halus anak usia dini.
729-742 -
Program Intervensi Kembali Bersekolah Anak Usia Dini Masa Pandemi Covid-19
Jhoni Warmansyah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.573 | Check in Google Scholar
Berdiam diri di rumah dalam waktu yang lama sebagai upaya pencegahan dari Covid-19 menyebabkan banyak masalah pada anak-anak diseluruh dunia baik kesehatan fisik maupun mental. Penelitian ini mengkaji berbagai literatur tentang dampak penutupan sekolah dan pemberdayaan melalui program intervensi kembali bersekolah. Dengan menggunakan kajian kepustakaan, peneliti menggali data-data dari berbagai literatur yang ada untuk memecahkan suatu masalah. Hasil kajian yang diperoleh adalah dampak dari Isolasi berkepanjangan akibat dari pandemi Covid 19 menyebabkan stres tinggi dan konsekuensi psikologis pada anak-anak. Saat pandemi Covid 19 berakhir, sekolah memiliki peran yang paling krusial dalam mengembalikan dampak psikologis yang telah terjadi pasca penutupan sekolah. Strategi Koping dan membangun ketahanan adalah suatu upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi dampak stres yang diakibatkan oleh berdiam diri di rumah dalam waktu yang lama. Program intervensi memberikan dampak positif kepada anak terutama anak yang paling beresiko dengan status sosial-ekonomi rendah. Guru memiliki peran penting dalam pengaturan kelas dan membawa siswa kembali ke kondisi pembelajaran normal.
743-754 -
Meningkatkan Budaya Antri Anak Usia 4-5 Tahun melalui Metode Berbaris Sesuai Warna
Yeyen Sophiany Lau, Maria Melita Rahardjo (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.624 | Check in Google Scholar
Kemampuan mengantri pada anak menjadi hal yang penting dalam perkembangan sosial-emosional, namun pengamatan pendahuluan yang dilakukan oleh peneliti di TK Satria Tunas Bangsa menunjukkan bahwa masih banyak anak yang belum mampu mengantri. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan budaya antri anak usia 4-5 tahun melalui metode berbaris sesuai warna di TK A Satria Tunas Bangsa. Penelitian ini termasuk jenis penelitian tindakan kelas. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan dokumentasi. Dari hasil analisis statistik deskriptif, penggunaan metode ini merupakan strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan budaya antri anak usia 4-5 tahun. Hal ini ditunjukan dari adanya peningkatan rata-rata persentase peningkatan antri dari pra siklus sampai siklus II yakni pada saat sebelum tindakan diperoleh hasil 75% saat masuk kelas dan 75% saat cuci tangan , siklus I 73% saat masuk kelas dan 81% saat cuci tangan, dan siklus II mencapai 96% saat masuk kelas dan 90% saat cuci tangan. Metode “berbaris sesuai warna” adalah salah satu strategi pembelajaran yang sesuai dengan prinsip pembelajaran pada anak usia dini, yaitu bermain sambil belajar.
755-762 -
Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Karies Gigi Anak Usia Dini
Nur Afrinis, Indrawati Indrawati, Nur Farizah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.668 | Check in Google Scholar
Karies gigi merupakan gangguan kesehatan gigi yang paling sering terjadi pada anak usia dini. Karies gigi menyebabkan gigi menjadi keropos, berlubang, patah, sehingga mengakibatkan pertumbuhan kurang maksimal. Penelitian bertujuan menganalis hubungan faktor pengetahuan ibu, kebiasaan menggosok gigi dan kebiasaan konsumsi makanan manis dengan kejadian karies gigi anak usia dini. Penelitian ini merupakan observasional analitik dengan desain cross sectional. Populasi penelitian semua siswa dan orang tua siswa di TK Melati Dharma yang berjumlah 98 siswa dan 98 orang tua dengan menggunakan teknik total sampling. Alat pengumpulan data berupa kuesioner dan observasi. Analisa data univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar pengetahuan ibu kurang tentang kebersihan gigi dan mulut, kebiasaan anak menggosok gigi tidak baik, anak terbiasa mengkonsumsi makanan manis dan sebagian besar anak menderita karies gigi. Berdasarkan uji chi-square terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan ibu tentang kesehatan gigi dan mulut, kebiasaan menggosok gigi dan kebiasaan konsumsi makanan manis dengan kejadian karies gigi.
763-771 -
Analisis Kendala Orang Tua dalam Mendampingi Anak Belajar di Rumah Pada Masa Pandemi Covid-19
Anita Wardani, Yulia Ayriza (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.705 | Check in Google Scholar
Artikel ini bertujuan untuk mengetahui kendala- kendala apa saja yang dialami oleh orang tua selama mendampingi anak belajar dirumah pada masa pandemi Covid-19. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus melalui wawancara dengan analisis tematik pada 12 orang tua dengan anak yang sedang bersekolah di taman kanak-kanak. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara umum kendala- kendala orang tua dalam mendampingi anak belajar di rumah pada masa pandemi Covid- 19 adalah kurangnya pemahaman materi oleh orang tua, kesulitan orang tua dalam menumbuhkan minat belajar anak, tidak memiliki cukup waktu untuk mendampingi anak karena harus bekerja, orang tua tidak sabar dalam mendampingi anak saat belajar dirumah, kesulitan orang tua dalam mengoperasikan gadget, dan kendala terkait jangkauan layanan internet. Penelitian ini diharapkan mampu menggali kendala- kendala orang tua dalam mendampingi anak ketika belajar dirumah sehingga penelitian ini mampu berkontribusi terhadap penelitian selanjutnya dalam menggali solusi untuk masalah- masalah tersebut
772-782 -
Pengaruh Buku Cerita Bergambar terhadap Pengetahuan Manajemen Bencana Anak
Yeni Solfiah, Devi Risma, Hukmi Hukmi, Rita Kurnia (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.696 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bermaksud membuktikan adanya pengaruh buku cerita bergambar berkaitan dengan pengetahuan manajemen bencana anak. Adapun metode penelitiannya merupakan eksperimen dengan bentuk quasi eksperimental design. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling dengan jumlah 48 anak yang berada pada usia 5-6 tahun. Data pengetahuan manajemen bencana anak dikumpulkan dengan menggunakan tes pengetahuan tentang manajemen bencana. Adapun hasil dari studi ditemukan pengaruh buku cerita bergambar berkenaan dengan pengetahuan manajemen bencana pada anak. Dengan nilai thitung= 25,790 dan probabilitas sig t= 0,000. Buku cerita bergambar memberikan pengaruh terhadap pengetahuan manajemen bencana pada anak sebesar 55,94%. Kebaruan yang diperoleh dari penelitian ini adalah pentingnya memperkenalkan manajemen bencana kepada anak usia dini melalui sumber bacaan yang memiliki gambar sehingga pesan yang terdapat pada buku tersebut dapat tersampaikan dengan baik.
783-794 -
Penerapan Pendekatan BCCT di KB-TK Realfunrainbow Preschool Salatiga
Dionysia Nova Ardiana, Ajeng Ayu Widiastuti (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.707 | Check in Google Scholar
Pelaksanaan pendekatan BCCT di KB/TK Realfunrainbow Preschool Salatiga mengalami berbagai kendala sehingga dilakukan kebijakan baru untuk mengatasinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan, faktor pendukung dan penghambat, alasan perubahan kebijakan serta mengetahui upaya-upaya dalam mengatasi problematika penerapan pendekatan BCCT. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisa dengan metode deskriptif. Hasil menunjukkan bahwa kebingungan pada anak, fokus anak dalam menyelesaikan tugas atau proyek pada sentra-sentra, kesulitan guru membuat rancangan pembelajaran, dan kesulitan guru melakukan evaluasi menjadi alasan perubahan kebijakan. Hubungan antara pendidik dengan orang tua sangat baik, fasilitas atau sarana prasarana yang ada sudah cukup memadai, kurikulum sudah terstruktur untuk membantu pendidik dalam membuat rencana pembelajaran, dan minimnya kebosanan anak menjadi faktor-faktor pendukung perubahan kebijakan ini. Meskipun masalah pembagian waktu pendidik membuat RKH, kurangnya pengembangan ragam main dan menciptakan APE yang disesuaikan dengan tema, pola perubahan serta kemampuan SDM sebagai faktor-faktor penghambat.
795-804 -
Perkembangan Kognitif Bidang Auditori pada Anak Usia Dini
Yesi Novitasari, Mohammad Fauziddin (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.640 | Check in Google Scholar
Perkembangan setiap anak usia dini sangat bervariasi dan tidak bersifat statis, hal ini berlaku pada semua aspek perkembangan anak termasuk perkembangan kognitif bidang auditori. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan kognitif secara khusus dalam bidang auditori pada anak usia 4-5 tahun. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian ini adalah anak usia 4-5 tahun yang berjulah 20 anak di Taman kanak-Kanak Islam Terpadu Taruna Islam Pekanbaru. Hasil analisis data penelitian menunjukkan bahwa kemampuan mendengarkan bunyi/suara anak ada pada persentase 73%, sedangkan kemampuan anak menirukan nada, birama dan warna suara berjumlah 41%, selanjutnya dalam mengingat bunyi/suara kemampuan anak berjumlah 53%, dan kemampuan mengulangi kembali bunyi/suara yang telah didengar berjumlah 43%. Dengan demikian kemampuan kognitif bidang audiori anak usia 4-5 tahun di Taman kanak-Kanak Islam Terpadu Taruna Islam Pekanbaru dapat dirata-ratakan yakni 52,50% dengan kategori cukup baik.
805-813 -
Efektivitas Permainan Detumbar (Dengarkan, Temukan gambar) terhadap Minat Belajar Anak Usia Dini
Tri Yuli Ayuningtyas, Lanny Wijayaningsih (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.724 | Check in Google Scholar
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas permainan Detumbar terhadap minat belajar anak usia dini di TK Realfun Rainbow Salatiga. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pra-eksperimen menggunakan satu kelompok pretest-posttest dengan subjek penelitian berjumlah 13 anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan menggunakan observasi dengan instrumen penilitian berupa catatan anekdot. Teknik analisis data yang digunakan adalah Uji-t Paired Sample Test. Penerapan pembelajaran di beberapa kelas sentra terkesan membosankan bagi anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan Detumbar efektif terhadap minat belajar anak TK Tingkat A di Realfun Rainbow, yaitu sebanyak 61,5% dari 13 anak di kelas TK Tingkat A mengalami peningkatan terhadap minat belajar. Kebaruan dalam penelitian ini adalah cara bermain permainan Detumbar. Permainan Detumbar berdampak positif terhadap minat belajar anak TK Tingkat A di Realfun Rainbow.
814-822 -
Pendidikan Anak dalam Keluarga Era Covid-19
Wahyu Trisnawati, Sugito Sugito (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.710 | Check in Google Scholar
Orang tua merupakan pendidik pertama dan utama dalam proses perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran sentral orang tua dalam pendidikan anak usia dini mengenai pelaksanaan tugas yang diberikan oleh guru pada masa pandemic coronavirus disease atau dikenal dengan virus covid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif guna memperoleh informasi berkaitan dengan pendidikan anak usia dini pada era covid-19, bagaimana pendidikan yang diterapkan oleh keluarga pada era covid-19. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang sudah terkumpul dianalisis dengan langkah reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua memberikan pendampingan kepada anak dengan cara membantu anak mengerjakan tugas, belajar dari lingkungan sekitar dan memberikan pengetahuan mengenai covid-19. Orang tua telah berhasil menciptakan suasana belajar yang nyaman yaitu dengan memberikan fasilitas belajar yang memadai, melakukan pendampingan dalam penyelesaian tugas, dan memberikan rewards.
823-831 -
Meningkatkan Kreativitas Anak Usia Dini melalui Pembelajaran Gerak dan Lagu
Hapsah Rahayu, Elindra Yetti, Yetti Supriyati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.691 | Check in Google Scholar
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses implementasi pembelajaran gerak dan lagu untuk meningkatkan kreativitas anak usia 5-6 tahun. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan model Kemmis dan Mc. Taggart. Subjek penelitian anak usia 5-6 tahun di TK Islam Tasya Cibinong. Analisis data pada penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan pra siklus yang dilakukan mendapat nilai 36,036%, setelah siklus I terjadi peningkatan 45,85% dan siklus II sebesar 71,058%. Hal ini menunjukkan bahwa kreativitas anak meningkat dengan baik melalui pembelajaran gerak dan lagu. Pembelajaran gerak dan lagu memiliki pengaruh yang sangat penting untuk perkembangan anak, salah satunya kreativitas.
832-840 -
Peranan Kepala PAUD dalam Penyelenggaraan Pendidikan Sebelum dan Saat Terjadi Pandemi Covid-19
Oding Supriadi (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.727 | Check in Google Scholar
Pandemi Covid 19, telah membawa dampak perubahan, salah satunya pada dunia pendidikan. Penyelenggaraan pendidikan di sekolah mengalami perubahan yang signifikan, perubahan tersebut menjadikan proses pendidikan dilakukan melalui dunia maya, yang menimbulkan berbagai keresahan, ketakutan dan kecemasan akan nasib pendidikan anak, khususnya di jenjang PAUD. Tujuan penelitian ini adalah mendeksripsikan bagaimana peranan kepala PAUD penyelenggaraan pendidikan PAUD sebelum dan pada masa pandemi Covid 19. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Penelitian ini melibatkan Kepala TK 112 Kepala TK di Kota Cimahi. Hasil penelitian menunjukan terjadi perbedaan orientasi peranan kepala PAUD dalam penyelenggaraan pendidikan sebelum dan saat terjadi pandemi Covid 19, peranan Kepala PAUD sebagai edukator sebelum pandemi (84,58%) menjadi 73,04% saat pandemi, manager dari (70,95) menjadi (75,95%), administrator menjadi (72,38%) menjadi (78,33%), supervisor dari (76,61%) menjadi (71,015), dimensi leader dari (71,19%) menjadi (68,01%), sementara peranan sebagai inovator (68,63) menjadi (74, 76%), dan peranan motivator (73,33%) menjadi (74,76%).
841-856 -
Teaching Practice Patterns in ECE Teacher Program in Distance Education in Indonesia
Sri Tatminingsih (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.599 | Check in Google Scholar
This purpose paper describes a pattern of micro teaching in teacher education through online learning programme using the moodle application. This article was the result of a study with qualitative paradigm. Research method with survey and data collecting using structured interviews and questionnaires. The research subjects were students who took online tutorial in Strengthening Teaching Courses (STC) in The Early Childhood Teacher Education in Universitas Terbuka (UT), Indonesia in 2018. The finding of the research are online micro teaching patterns in the Online STC that have similarities with face-to-face tutorials. Teaching practices should be a cycle: planning, implementation, evaluation and reflection on their own teaching practices. In addition, to evaluate themselves, students can also be evaluated by the others students and peers by online. In online tutorial, the pattern of micro teaching developed is simpler to understand by students independently and can be an alternative practice teaching course in online teacher education program
857-868 -
Pola Asuh Autoritatif dan Kebiasaan Makan Anak Prasekolah
Yora Harlistyarintica, Puji Yanti Fauziah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.617 | Check in Google Scholar
Pola asuh autoritatif merupakan pola asuh yang memperhatikan kebutuhan anak termasuk dalam hal makan dengan memberikan dorongan, aturan, pilihan, serta bimbingan pada anak. Anak prasekolah sering mengalami masalah kesehatan berkaitan dengan masalah gizi yang disebabkan oleh kebiasaan makan anak. Kebiasaan makan yang buruk akan berpengaruh pada pertumbuhan dan perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hubungan pola asuh autoritatif dengan kebiasaan makan anak prasekolah. Metode penelitian menggunakan kajian pustaka. Teknik analisis data yang digunakan dengan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh autoritatif memiliki dampak positif bagi kebiasaan makan anak prasekolah. Orang tua yang menerapkan pola asuh autoritatif didapatkan anak yang memiliki kebiasaan makan yang baik seperti anak memiliki kualitas makan yang terjaga dengan mengkonsumsi makanan sehat dan bergizi seperti buah dan sayur serta sedikit kemungkinan untuk dapat mengalami kelebihan berat badan dan obesitas. Akhirnya, anak yang berada dalam pola asuh autoritatif dapat memiliki pola hidup sehat.
867-878 -
Bermain Vegetable Eating Motivation (Vem) terhadap Perilaku Makan Sayuran pada Anak Prasekolah
Islaeli Islaeli, Ari Novitasari, Sri Wulandari (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.734 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian bermain vegetable eating motivation (VEM) terhadap perilaku makan sayur pada anak prasekolah di TK Asma Jaya Kecamatan Lasolo Kabupaten Konawe Utara. Jenis penelitian ini adalah eksperimental dengan pendekatan pre and post test without control. Populasi penelitian adalah seluruh anak prasekolah TK Asma Jaya Kecamatan Lasolo Kabupaten Konawe Utara yang berjumlah 16 anak. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling, metode analisis menggunakan Uji Wilcoxon. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli-Agustus 2018. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh pemberian bermain VEM terhadap perilaku makan sayur pada anak prasekolah di TK Asma Jaya Kabupaten Konawe Utara. Diharapkan kepada orang tua agar dapat memberikan gambaran tentang cara pemberian motivasi dan edukasi pada anak dengan pendekatan bermain VEM agar anak memiliki perilaku makan sayur yang baik.
879-890 -
Stop Bullying: Analisis Kesadaran dan Tindakan Preventif Guru pada Anak Pra Sekolah
Rita Mahriza, Meutia Rahmah, Nani Endri Santi (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.739 | Check in Google Scholar
Keberadaan sekolah menjadi tempat munculnya bibit-bibit penerus bangsa yang berperilaku menyimpang, melalui bullying. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengamati bentuk perilaku bullying yang terjadi pada anak usia prasekolah dan mengelompokkan tindakan preventif guru terhadap perilaku bullying yang terjadi pada anak usia prasekolah. Metode penelitian yaitu pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data berupa interview dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk bullying yang dilakukan anak seperti; mengejek, mengolok-olok, memukul, mencubit, menendang, menginjak kaki, mendorong teman. Tindakan preventif guru bersifat tindakan rasionalitas instrumental, dengan bentuk melerai dan memisahkan anak yang sedang memukul/mengejek temannya, disertai dengan cara memisahkan tempat duduk antar siswa sehingga mereka tidak kembali ricuh. Tindakan bersifat rasional nilai, seperti guru menegur anak yang memukul, menendang, mengejek, mencubit, mendorong temannya. Kemudian guru menyuruh anak untuk meminta maaf kepada temannya. Selanjutnya tindakan bersifat tindakan afektif, di mana guru menghibur si anak saat temannya mendorong, mengejek, mencubit, mengolok-olok anak tersebut.
891-899 -
Penerapan Media Audio Visual untuk Meningkatan Perilaku Cinta Lingkungan pada Golden Age
Lely Suryani, Stefania Baptis Seto (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.601 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya peningkatan perilaku cinta lingkungan menggunakan media audiovisual tentang kegiatan membuang sampah pada tempatnya. Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan metode deskriptif kualitatif melalui observasi langsung, wawancara dan dokumentasi yang melibatkan 18 siswa/i kelas B2 TK Kartika Kodim Ende. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa: 1) Perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan video terkait kegiatan membuang sampah pada tempatnya di TK Kartika Kodim Ende berada pada kategori baik. Dalam hal ini langkah-langkah yang dilakukan guru berdasarkan perencanaan yang telah dibuat meliputi; a) pemberian pemahaman kegiatan memilah dan menempatkan sampah pada tempatnya b) menyedikan bak sampah terpilah jenis organik dan anorganik, serta c) memperaktekkan pemilahan dan penempatan sampah sesuai jenisnya ditempat yang benar, 2) Perilaku cinta lingkungan melalui kegiatan membuang sampah pada tempatnya berkembang sangat baik dan mengalami peningkatan sebesar 45%. Dimana siklus I sebesar 55% meningkat menjadi 100% pada siklus ke II.
900-908 -
Pola Asuh Ayah dalam Perilaku Prososial Anak Usia Dini
Berta Laili Khasanah, Pujiyanti Fauziah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.627 | Check in Google Scholar
Keterlibatan pengasuhan ayah di Indonesia cukup tinggi dengan tipe pengasuhan yang berbeda-beda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pola asuh ayah dalam perilaku prosisial dan faktor yang mempengaruhi pola asuh ayah dalam perilaku prososial anak usia dini. Metode pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan teknik stratified random sampling dengan subjek 68 ayah yang memiliki anak usia 3-8 tahun. Pengumpulan data menggunakan angket dan observasi. Data dianalisis secara statistik deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan pola asuh ayah dalam perilaku prososial anak yaitu rata-rata ayah selalu menggunakan pola asuh autoritatif 36% kategori kurang, kadang-kadang ayah menerapkan pola asuh otoriter 39% kategori kurang, dan kadang-kadang pola asuh permisif sebesar 58% dengan kategori cukup, sedangkan dalam perilaku prososial kadang-kadang sebesar 35% kategori kurang. Artinya tidak ada pola asuh yang paling baik diantara ketiganya. Namun orang tua harus mampu mengkombinasikan dengan pola asuh lainnya. Kurangnya pola asuh karena dipengaruhi oleh sosial ekonomi, pendidikan, gender, dan pekerjaan, sedangkan perilaku prososial dipengaruhi oleh moldeling, sifat bawaan, kebiasaan, komunikasi, dan gender.
909-922 -
Identifikasi Pola Asuh di Kota Pontianak
Rinda Nikenindiana Sukamto, Pujiyanti Fauziah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.638 | Check in Google Scholar
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pola asuh pada anak usia 4-8 tahun di kota Pontianak. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan deskriptif dengan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Sampel yang diteliti adalah 90 responden yang memiliki anak berusa 4-8 tahun yang ada di sekitar kota Pontianak. Data penelitian tersebut dikumpulkan dengan menggunakan angket yang di sebar secara online atau biasa di sebut google form. Hasil penelitian adalah dari 90 responden yang tersebar di kota Pontianak yang menerapkan pola asuh demokratis adalah sebesar 88,80% atau sekitar 80 responden yang menggunakan pola asuh demokratis, sedangkan pola asuh otoriter ada 4,44% atau sebanyak 4 responden dan untuk pola asuh permisif ada 4,44% atau sebanyak 6 responden. Hasil tersebut di dapat dari membandingkan ke tiga jenis pola asuh tersebut mana yang lebih dominan untuk gaya pengasuhannya. Dapat di simpulkan bahwa dari 90 responden 80 orang tua menerapkan pola asuh demokratis dalam pola asuh di Kota Pontianak.
923-930 -
Strategi Guru Mengenalkan Konsep Dasar Literasi di PAUD Sebagai Persiapan Masuk SD/MI
Fahmi Fahmi, Muhammad Syabrina, Sulistyowati Sulistyowati, Saudah Saudah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.673 | Check in Google Scholar
Strategi guru merupakan unsur penting dalam proses pembelajaran. Mengenalkan konsep dasar literasi kepada anak usia dini sebagai bekal memasuki jenjang pendidikan selanjutnya, selain itu, anak juga dituntut paham tentang konsep literasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui strategi guru untuk mengenalkan konsep dasar literasi di PAUD sebagai persiapan memasuki SD/MI, untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi penggunaan strategi dalam mengenalkan konsep dasar literasi di PAUD. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, adapun tehnik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi, analisis data menggunakan trianggulasi tehnik dan trianggulasi sumber. Hasil Penelitian menunjukan bahwa guru menggunakan beberapa strategi untuk mengenalkan konsep dasar literasi diantaranya strategi belajar langsung atau melalui bermain, melibatkan anak dalam kegiatan pembelajaran, bermain peran, bercerita, atau mendongeng. adapun faktor yang mempengaruhui guru untuk menggunakan staregi dalam mengenalkan konsep dasar literasi ialah karateristik peserta didik yang berbeda, kemampuan anak masih rendah, tuntutan orang tua dan adanya prasyarat untuk masuk SD/MI.
931-940 -
Pengembangan Media Stimulasi Sensori Anak Usia 4-6 Tahun Berbasis Aktivitas Bermain Tujuh Indera
Rosiyanah Rosiyanah, Yufiarti Yufiarti, Sri Martini Meilani (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.758 | Check in Google Scholar
Keterbatasan pemberian stimulasi sensori pada tahun-tahun pertama kelahiran anak telah memunculkan berbagai perilaku anak dengan masalah sensori, sehingga menjadi kendala dalam beraktivitas sehari-hari saat anak memasuki dunia prasekolah. Berlatar kondisi itu maka penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk media cetak berupa buku panduan aktivitas pembelajaran yang dapat menstimulasi kemampuan sensori anak usia 4-6 tahun dengan pendekatan bermain inderawi berbasis tujuh indera yang membantu guru dalam menstimulasi sensori anak. Metode penelitian menggunakan Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang terintegrasi dengan model Rowentree. Penelitian ini dilakukan pada 35 orang guru Taman Kanak-Kanak se Kecamatan Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan bahwa buku panduan yang dikembangkan memiliki kualitas yang sangat valid dan sangat layak untuk digunakan para guru dalam dalam memberikan stimulasi sensori yang terintegrasi dengan aktivitas pembelajaran yang tersusun secara terstruktur dan terkonsep, sehingga anak dapat berperilaku tepat terhadap sensasi yang muncul di lingkungan sekitar.
941-956 -
Survei Kemampuan Guru dan Orangtua dalam Stimulasi Dini Sensori pada Anak Usia Dini
R. Sri Martini Meilanie (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.741 | Check in Google Scholar
Stimulasi dini sensori merupakan proses mengembangkan potensi anak melalui rangsangan yang mengaktifkan panca indera. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan gurudan orangtua dalam memberikan stimulasi dini sensori pada anak kelompok usia 4-6 tahun. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei. Tempat penelitian yaitu Pos Paud di lingkungan kecamatan Bekasi Utara. Responden dalam penelitian ini terdiri dari guru Pos Paud sejumlah 60 orang, responden orang tua sejumlah 25 orang, dan responden guru yang diwawancara 15 orang. Alat pengumpul data menggunakan angket dan wawancara. Analisa data menggunakan tendensi sentral dan teknik persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan guru Pos Paud dan orangtua di Kecamatan Bekasi Utara berada pada kategori“baik” dalam stimulasi dini sensori berbasis aktivitas dengan pancaindera pada anak usia 4-6 tahun. Hasil penelitian ini pun menyatakan bahwa peran guru dan orangtua dalam stimulasi dini sensori berpengaruh pada perkembangan anak kelompok usia 4-6 tahun.
958-964 -
Literasi dan Gender: Kesenjangan yang Terjadi di Tingkat Pendidikan Anak Usia Dini
Rizki Amaliah Ritonga, Panggung Sutapa (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.749 | Check in Google Scholar
Rendahnya literasi anak laki-laki dibanding anak perempuan sampai saat ini masih menjadi perhatian dalam bidang penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kesenjangan gender dalam keterampilan literasi yang ditinjau dari aktifitas bermain selama di sekolah. Metode penelitian dalam artikel ini adalah kajian pustaka dengan mengumpulkan berbagai data-data dari karya tulis ilmiah, kemudian dikaji untuk dihubungkan dengan penelitian untuk pemecahan masalah. Secara umum, hasil penelitian menunjukkan bahwa peran gender mempengaruhi anak dalam pemilihan aktifitas sehari-hari dan pemilihan area bermain di taman kanak-kanak. Anak laki-laki lebih memilih area bermain yang di dalamnya sedikit keterlibatan anak perempuan. Sementara itu aktiftas-aktifitas yang dihindari anak laki-laki di taman kanak-kanak memiliki fasilitas yang dapat mendukung pengalaman literasi.
965-974 -
Computational Thinking : Media Pembelajaran CSK (CT-Sheet for Kids) dalam Matematika PAUD
Swasti Maharani, Toto Nusantara, Abdur Rahman As'ari, Abd. Qohar (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.769 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran CSK (CT-Sheet for Kids) untuk mengenalkan Computational Thinking (CT) pada anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Penelitian dilakukan pada anak PAUD Himmatul Hidayah Desa Pojok Kecamatan Kwadungan Kabupaten Ngawi, Jawa Timur sejumlah 21 anak. Pengembangan media mengacu pada model pengembangan Plomp yang terbagi dalam lima tahap yaitu tahap investigasi awal, tahap desain, tahap realisasi, tahap tes, evaluasi dan revisi, dan tahap implementasi. Namun pada penelitian ini hanya sampai tahap tes, evaluasi dan revisi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar validasi media, angket respon anak dan soal tes hasil belajar. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa media CSK untuk mengenalkan CT pada anak PAUD yang dikembangkan memenuhi kriteria valid, efektif, dan praktid. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa media CSK layak digunakan dalam pembelajaran, khususnya dalam mengenalkan CT kepada anak usia dini. Media CSK ini merupakan media yang baru dan belum pernah ada sebelumnya. Rekomendasi untuk penelitian selanjutnya adalah perluasan subjek penelitian meliputi materi dan pengembangan media pembelajaran yang lebih baik lagi.
975-984


