Vol. 7 No. 1 (2023)
Total Articles: 110 | Total Pages: 1303
Issue Coverage: 335 Author(s) from 6 Country(s)
Indonesia (324)
China (2)
Taiwan, Province of China (2)
Egypt (1)
Philippines (1)
Thailand (1)
Full Issue
Articles
-
Desain Dongeng Imajinatif dalam Pembelajaran Oral Reading Fluency di Kelas Rendah Sekolah Dasar
Chandra Chandra, Annisa Kharisma, Nessya Fitryona (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.2568 | Check in Google Scholar
Dongeng imajinatif sangat jarang dibaca oleh anak-anak di pedesaan Indonesia, terutama dongeng imajinatif yang disajikan dengan ilustrasi yang menarik. Menghasilkan buku dongeng imajinatif dengan ilustrasi menarik dan perkembangan sikap positif anak dalam cerita merupakan tujuan dari penelitian ini. Jenis penelitian yang dilakukan, yaitu education design research. Model penelitian pengembangan yang digunakan adalah model Plomp dengan tiga tahapan yaitu penelitian pendahuluan, tahap prototype, dan tahap penilaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dongeng imajinatif diciptakan dengan perkembangan sikap positif dan berpikir kritis dengan desain ilustrasi yang menarik dan menghadirkan kemajuan teknologi yang bermanfaat bagi program gerakan literasi sekolah. Hasil pengujian dalam pembelajaran Oral Reading Fluency menunjukkan bahwa dongeng imajinatif berpengaruh positif terhadap perkembangan sikap positif anak, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, berhasil dalam literasi dasar, dan mendukung gerakan literasi sekolah di Indonesia. Dongeng imajinatif sangat cocok untuk siswa generasi alpha
1-9 -
Multimedia Pembelajaran Interaktif untuk Guru PAUD
Upik Elok Endang Rasmani, Siti Wahyuningsih, Novita Eka Nurjanah, Jumiatmoko Jumiatmoko, Yuanita Kristiani Wahyu Widiastuti, Putri Agustina (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.3480 | Check in Google Scholar
Melalui multimedia pembelajaran interaktif proses pembelajaran di Pendidikan Anak Usia Dini menjadi lebih bermakna, menyenangkan dan menarik sehingga anak menjadi lebih luas dalam memahami, merasakan seperti kenyataan aslinya, menumbuhkan perhatian atau antusiasme terhadap materi pembelajaran yang disampaikan oleh guru dikelas. Â Fakta di lapangan didapatkan kelemahan dalam menerapkan multimedia pembelajaran interaktif hal tersebut dikarenakan kurangnya kemampuan guru dalam penguasaan teknologi dalam melaksanakan pembelajaran dikelas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penggunaan media interaktif pada pembelajaran di PAUD. Penelitian ini dilaksanakan selama 6 bulan melalui pendekatan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni data primer dan data sekunder. Partisipan yang terlibat sebanyak 15 orang yang dipilih dengan Teknik Purposive Sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa multimedia interaktif sangat diperlukan bagi pendidikan anak usia dini untuk mengembangkan kompetensi guru dan suasana nyaman, menyenangkan dikelas
10-16 -
Peningkatan Kemampuan Konsep Bilangan melaui Bermain Ular Tangga pada Anak Usia Dini
Ida Royani, Dadan Suryana (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.3705 | Check in Google Scholar
Konsep bilangan merupakan dasar dari keterampilan matematika. Sejak usia prasekolah, anak-anak dapat memahami konsep ini. Pencapaian keterampilan dasar ini akan mempengaruhi keterampilannya dimasa yang akan datang. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah melalui permaian ular tangga mampu meningkatkan kemampuan mengenal konsep bilanggan anak usia dini. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi. Subyek penelitian melibatkan anak usia 5-6 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan mengenal konsep bilangan anak usia dini meningkat setelah dilaksanakan tindakan penelitian melalui permainan ular tangga. Implikasi hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif bagi guru PAUD ketika mengenalkan konsep bilangan kepada siswa. Penelitian selanjutnya juga dapat memperhatikan kelemahan dalam artikel ini sebagai kajian berikutnya.
17-26 -
Child-Friendly Schools for PAUD: Telaah Filsafat Progresivisme John Dewey
Sovieti Sovieti, Jimmi Copriady, Isjoni Isjoni (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.3701 | Check in Google Scholar
Peraturan Mendiknas Nomor 70 Tahun 2009 mengenai pendidikan inklusi memiliki peranan penting dalam penyelenggaraan program sekolah ramah anak pada jenjang PAUD. Pelaksanaan program ini tidaklah semudah yang diinginkan karena tidak semua stakeholder memahami dan mau bekerjasama untuk mensukseskan program tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana prinsip-prinsip mendidik anak dalam pelaksanaan program sekolah ramah anak yang di kritisi dari pemikiran  progresivisme John Dewey, anak merupakan individu yang andal serta seberapa besar peran guru dalam melaksanakan tugasnya sesuai standar program sekolah ramah anak. Dilihat pada hasil tinjauan pustaka yang dikaji maka dapat disimpulkan bahwa konsep pelaksanaan SRA berkaitan erat dengan filsafat Dewey yaitu pendidikan adalah proses di mana keterampilan intelektual dan emosional dasar anak dibentuk dimulai usia anak-anak yang akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya ketika berinteraksi dengan orang lain.
27-41 -
Pendekatan Konstruktivistik Guru Seni dalam Mengajar untuk Menangani Peserta Didik Disleksia
Aldia Wulandari, Kusnadi Kusnadi (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.2677 | Check in Google Scholar
Disleksia banyak dialami oleh peserta didik pada tingkat sekolah dasar. Guru seni dapat mengambil peran untuk menangani permasalahan ini dengan menggunakan pendekatan konstruktivistik. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan langkah penanganan disleksia yang dilakukan oleh sekolah dan mendeskripsikan peran guru seni dalam membantu mengatasi disleksia. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus. Subjeknya adalah seorang peserta didik disleksia kelas tiga SD dengan klasifikasi Mild specific learning disorder specify with impairment in reading and in written expression. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa (1) langkah yang dilakukan pihak sekolah dalam menangani disleksia membutuhkan kerjasama yang kuat antara wali kelas, semua guru, kepala sekolah, orang tua, psikolog, dokter anak, serta guru seni; (2) peran guru seni dalam permasalahan ini adalah sebagai fasilitator peserta didik disleksia dengan melakukan pendekatan konstruktivistik yang diimplikasikan lewat belajar baca tulis melalui (1) drama; (2) bergerak; (3) bernyanyi; (4) menggambar; dan (5) menggunakan gadget.
42-57 -
Analisis Picture Storybook dalam Meningkatkan Kemampuan Theory of Mind Anak Usia Dini
Elsy Gusmayanti, Yulia Ayriza (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.2726 | Check in Google Scholar
Kemampuan bersosialisasi dengan orang lain berhubungan dengan kemampuan memahami situasi dan keadaan orang lain, dalam ilmu psikologi perkembangan disebut dengan istilah theory of mind.  Theory of mind merupakan salah satu keterampilan yang berkembang dalam kemampuan sosial-kognitif pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis buku cerita bergambar dalam meningkatkan kemampuan theory of mind anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur dengan menelaah jurnal terkait buku cerita bergambar dan peningkatan kemampuan theory of mind anak usia dini. Berdasarkan hasil kajian literatur yang telah peneliti kaji, peneliti menemukan bahwa buku cerita bergambar masih konsisten dalam membantu meningkatkan kemampuan theory of mind pada anak usia dini. Ditemukan juga konsep buku cerita bergambar yang sesuai seperti penggunaan bahasa yang jelas, sesuai untuk berbagai karakter anak, sesuai dengan latar belakang sosial dan budaya, berisikan macam-macam emosi pada karakter cerita, dan memiliki narasi cerita yang melibatkan kejutan, rahasia, trik, dan kesalahan, sehingga mengundang anak-anak untuk melihat sesuatu dari sudut pandang yang berbeda
58-75 -
Fenomena Kekerasan Psikologis pada Anak Usia Dini dalam Keluarga
Yessy Nur Endah Sary (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.3736 | Check in Google Scholar
Kekerasan psikologis memberikan dampak buruk kepada anak usia dini. Banyak keluarga yang menutupi terjadinya kekerasan kepada anak usia dini di depan orang lain karena beranggapan hal tersebut adalah hak privasi. Tujuan penelitian ini adalah mengeksplorasi penyebab terjadinya kekerasan psikologis pada anak usia di dalam keluarga. Merupakan penelitian kualitatif. Responden dari penelitian ini ayah atau ibu yang memiliki anak usia dini (4-6 tahun) di Desa Kraksaan Wetan sebanyak 18 orang. Teknik sampling menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data penelitian menggunakan instrument berupa panduan wawancara terstruktur dengan isi tentang apa saja yang menyebabkan orang tua melakukan kekerasan psikologis pada anak serta lembar observasi untuk melihat dampak langsung dampak dari kekerasan psikologis yang dialami anak. Peneliti membawa tape recorder ketika melakukan wawancara dengan orang tua dan setiap orang tua memiliki waktu selama 30 menit maksimal untuk wawancara. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menginformasikan bahwa terjadinya kekerasan psikologis pada anak usia dini disebabkan oleh berbagai macam faktor baik internal maupun eksternal. Faktor tersebut antara lain faktor pengetahuan orang tua, pengalaman orang tua sewaktu kecil, faktor keluarga dan kondisi ekonomi76-84 -
Sarana dan Prasarana Lembaga dalam Menciptakan Potensi Pengembangan Seni Anak Usia Dini
Erina Putri Anggraeni, Joko Pamungkas (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.2864 | Check in Google Scholar
Sehubungan dengan adanya sarana dan prasarana yang mendukung lembaga taman kanak-kanak. Terpenuhinya sarana dan prasarana yang mendukung kegiatan pembelajaran seni di suatu lembaga maka akan menghasil prestasi untuk lembaga tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana sarana dan prasarana Lembaga dalam menciptakan potensi pengembangan seni pada anak usia dini yang ada di TK ABA Mardi Putra dan TK Piri Nitikan. Jenis penelitian adalah penelitian dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Proses pengumpulan data menggunakan: Teknik Observasi, Wawancara, serta Dokumentasi. Teknik analisis data melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Â Hasil penelitian menunjukkan bahwa terpenuhinya sarana dan prasarana dari lembaga yang mampu menciptakan potensi pengembangan seni anak usia dini di TK Piri Nitikan maupun TK ABA Mardi Putra. Secara umum sarana dan prasarana berada di kedua lembaga tersebut sudah memenuhi standar dan digunakan sesuai dengan kebutuhan dalam kegiatan pembelajaran seni. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua lembaga tersebut memiliki sarana prasarana yang mendukung pembelajaran seni.
85-93 -
Pembelajaran Sains Berbasis Pemanfaatan Lingkungan untuk Peningkatan Kognitif Anak Usia Dini
Yaswinda Yaswinda, Dona Mailinda Eka Putri, Irsakinah Irsakinah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.2842 | Check in Google Scholar
Keterampilan dalam proses sains dapat mengembangkan aspek kognif anak. Keterampilan proses sains di PAUD bertujuan untuk pengembangangan pembelajaran sains dalam memecahkan masalah yang dihadapi. Penelitian yang dilakukan bermaksud untuk meningkatkan kecakapan kognitif melalui pembelajaran sains berbasis pemanfaatan lingkungan bagi anak usia dini. Pendekatan penelitian yaitu penelitian tindakan kelas (PTK). Aksi penelitian yakni peneliti membuat perencanaan, lalu perencaanan yang telah dibuat dilaksanakan oleh guru serta didampingi oleh peneliti, pelaksanaan tersebut diobservasi, selanjutnya dilakukan refleksi terhadap hasil observasi. Subjek berjumlah 15 anak di kelas B TK Melati Kecamatan Tenayan Raya. Kesimpulan dari penelitian yang dilakukan membuktikan bahwa pembelajaran sains berbasi pemanfaatan lingkungan meningkatkan kemampuan kognitif anak yaitu pada tingkat pencapaian pada pra siklus yaitu 33,5% di kategorikan Belum Berkembang, rata-rata siklus I yaitu 53% di kategorikan Mulai Berkembang dan rata-rata siklus II kembali meningkat menjadi 80,83 % sudah berada dalam kategori Berkembang Sangat Baik94-103 -
Studi Kelayakan Pengembangan Layanan Media Pembelajaran Berbasis TIK Terintegrasi untuk PAUD
Mohamad Miftah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.2527 | Check in Google Scholar
Pemilihan media yang tepat dan sesuai sasaran pengguna menjadi dasar dan pertimbangan bagi para guru. Untuk itu, guru hendaknya dapat memahami prinsip dan jenis media bagi anak. Penelitian dengan tujuan untuk mengetahui aspek penilaian media pembelajaran pembelajaran berbasis TIK terintegrasi dan menganalisis hasil uji kelayakan produk menjadi perhatian tersendiri bagi para guru dan pengembang. Penelitian ini adalah menggunakan desain penelitian dan pengembangan pendidikan. Hasil penelitian berupa model media pembelajaran berbasis TIK terintegrasi berupa aplikasi portal Jateng Belajar dan modul pemanfaatannya dinyatakan sangat layak. Kebaruan model ini diantaranya; kelengkapan layanan, terintegrasi, komprehensif, kompatibel baik diakses melalui komputer maupun smartphone, konten yang variatif, dan memuat Learning Management System (LMS) yang mudah dimanfaatkan
104-118 -
Validation of Digital Learning Media to Improve the Basic Literacy Skills of Low-Grade Elementary School Students
Meila Yufriana Devi, Rusdinal Rusdinal (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.3713 | Check in Google Scholar
This research was motivated by the low literacy ability of students caused by less interesting learning media. This study aims to create and know the validation of digital learning media to improve students' basic literacy skills in integrated thematic learning in low-grade elementary schools. research starts from the Preliminary Research stage, Prototyping Stage, Assessment Stage. The instruments used in this study were interviews and validation sheets for research samples were students, data collection techniques were carried out using questionnaires and interviews. Based on the problems found in elementary schools, learning media is designed using digital learning media. The following results were obtained after being validated by five validators: content feasibility, presentation feasibility, linguistic feasibility, and graphic feasibility each fall into the excellent category. If the validity value is averaged, then the digital learning media developed is in the range of very valid categories.
119-129 -
Pengembangan Buku Ajar Mata Kuliah Perencanaan Pembelajaran Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Lidia Oktamarina, Muhammad Fauzi, Izza fitri, Syanurdin Syanurdin (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.3616 | Check in Google Scholar
Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan yang terjadi dalam proses pelaksanaan pembelajaran yang ditandai dengan belum adanya buku ajar yang dapat membantu menjelaskan konsep-konsep mata kuliah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan modul atau buku ajar perencanaan pembelajaran PIAUD. Penelitian ini menggunakan metode R&D model 4-D dari Thiagarajan dan Melvynl. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa PIAUD UIN Raden Fatah Palembang, dengan instrumen pengumpulan data berupa observasi, angket yang divalidasi oleh ahli materi, desain, bahasa untuk menguji kualitas modul atau buku ajar dan dokumentasi. Berdasarkan penilaian ahli materi dengan kategori sangat valid, penilaian ahli desain dengan kategori sangat valid, dan penilaian ahli bahasa dengan kategori valid. Sedangkan penilaian uji coba lapangan dengan angket responden tingkat keefektifan uji coba skala kecil dengan kategori sangat efektif serta angket responden uji coba skala besar dengan kategori sangat efektif. Bahan ajar ini dinyatakan sangat efektif untuk digunakan mahasiswa dalam proses perkuliahan mata kuliah perencanaan pembelajaran PIAUD130-142 -
Transformasi Ketenagaan melalui E-Monev SIAM pada Pengawas Raudhatul Athfal (RA)
Moh. Wardi, Fandi Fandi, Ismail Ismail, Supandi Supandi (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.2774 | Check in Google Scholar
Kompetensi pengawas yang serumpun atau satu disiplin keahlian di bidang RA di Kementerian Agama Kabupaten Pamekasan hanya memiliki empat (4) orang SDM pengawas, Kekurangan SDM pengawas ini  mengakibatkan distribusi dan intensitas kunjungan pengawas menjadi minim dan memenuhi kendala pada masing-masing madrasah binaan. Tujuan penelitian ini memperoleh solusi alternatif upaya Kementerian Agama dalam percepatan kesediaan dan distribusi pemerataan SDM Pengawas serta peningkatan kompetensi ketenagaan pengawas di Kementerian Agama Kabupaten Pamekasan. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif, metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini meliputi 11 Pengawas RA aktif di Kementerian Agama Pamekasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pertama Tersedianya tenaga SDM Pengawas RA dengan menyesuaikan kebutuhan jumlah lembaga jenjang RA Kabupaten Pamekasan. Kedua, Distribusi dan pemerataan SDM Pengawas RA sesuai jumlah lembaga RA di Kementerian Agama Kabupaten Pamekasan. Ketiga, Peningkatan mutu SDM Pengawas pada jenjang RA melalui e-monev Sistem Informasi Akademik Manajerial (SIAM) RA di Lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Pamekasan.
143-153 -
Modeling the Way Learning Model in Applying Character Education Values to Early Childhood
Masturin Masturin (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.3658 | Check in Google Scholar
This study focuses on the “modeling the way†learning model that applies character education values to early childhood. The research was conducted at PAUD Nurul Ilmi, Jati, Kudus, Jawa Tengah with a case study method and a qualitative approach. This research’s informants came from students, teachers, and parents. The results showed that learning by modeling the way on the object of research is carried out through some process, among others: First, the teacher identifies the learning topic. Second, the teacher divides the class into smaller groups with one particular topic being discussed. Third, each group is accompanied to practice on the topics. Fourth, each group demonstrated and provided feedback. The study highlighted that the inculcation of character values from an early age is effective through the “modeling the way†learning model (making practical examples). The contribution of this research is to make references for PAUD educators in carrying out learning
154-161 -
Orientasi Happiness pada Single Mother dalam merawat dan mendidik anak
Risydah Fadilah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.3609 | Check in Google Scholar
Setiap orang tua senantiasa menginginkan kebahagiaan untuk anaknya termasuk seorang ibu tunggal yang membesarkan anak sendirian, dapat pastikan ingin memberikan kebahagiaan bagi anaknya. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis lebih mendalam orientasi happiness atau kebahagiaan pada ibu dengan status single mother atau ibu tunggal. Subjek penelitian adalah seorang ibu tunggal yang cerai mati dengan suaminya. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan studi kasus. Adapun pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah dengan cara dokumentasi, wawancara dan observasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah melalui pengumpulan data, reduksi data, display atau penyajian data dan verifikasi data untuk penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah seorang ibu telah berupaya bangkit dan tangguh dalam menjalankan kehidupannya demi merawat dan mendidik anak dengan orientasi hidup yang menyenangkan, melibatkan diri dalam aktifitas sosial di masyarakat dan memiliki makna hidup
162-172 -
Problematika Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi Orang tua Pekerja Pabrik
Wahyu Purwasih, Ahmad Sahnan (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.3019 | Check in Google Scholar
Pandemi Covid 19 telah berimplikasi pada perubahan kebijakan pemerintah. Di sektor pendidikan, mengharuskan pembelajaran jarak jauh dari jenjang universitas hingga tingkat pendidikan dasar. Tulisan ini bermaksud menyajikan problematika yang dialami orang tua sebagai pekerja pabrik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Adapun metode pengumpulan data dilakukan dengan wawancara terhadap orang tua pekerja pabrik Desa Gombang, observasi, dan dokumentasi yang kemudian dianalisis dan ditarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permasalahan utama yang diperoleh ialah gaya pengasuhan, pemberian gadget kepada anak, strategi pembelajaran, pendampingan anak belajar, dan kurang meluangkan waktu bagi anak. Adapun cara orang tua memecahkan problematika ini ialah komunikasi antara orang tua dengan pengasuh pengganti supaya tidak terjadi kebingungan pada anak juga melatih disiplin anak kemandirian anak, orang tua membuat batasan dan aturan penggunaan gadget, mendaftarkan anak kepada bimbingan belajar atau mendatangkan guru ke rumah, dan berusaha meluangkan waktu untuk anak walaupun dalam kondisi sibuk dan lelah akibat bekerja di pabrik. Â Â
173-184 -
Peran TV Sekolah sebagai Media Syiar Konten Edukasi bagi Anak Usia Dini
Cut Rosmawati, Sri Watini (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.3692 | Check in Google Scholar
Semakin maju perkembangan zaman semakin canggih pula perkembangan teknologi. Pola pikir manusiapun semakin meningkat lebih kreatif dan imajinatif dalam memahami dunia. Perkembangan Media informasi semakin beragam aplikasi muncul dan disukai oleh anak-anak. Apa jadinya jika tidak ada batasan pengelolaan siaran melalui media yang banyak di tonton oleh anak-anak, dimana anak-anak terutama anak usia dini yang belum mengerti mana baik dan buruk, tak jarang juga apa yang mereka tonton bisa jadi panutan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peran TV sekolah sebagai media syiar konten edukasi bagi anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik mengumpulkan data lapangan, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa peran TV sekolah sebagai media syiar bagi anak usia dini sangat penting dan bermanfaat bagi anak-anak sebagai media pembelajaran di rumah maupun disekolah, anak lebih kreatif dan inovatif.
185-196 -
Kurikulum Merdeka: Persepsi Guru Pendidikan Anak Usia Dini
Mumayzizah Miftahul Jannah, Harun Harun (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.3800 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji persepsi guru PAUD tentang Kurikulum Merdeka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan jenis studi kasus. Penelitian ini menggunakan teknik analisis Miles & Huberman. Jumlah populasi penelitian ini 43 guru PAUD dan sampel 5 Guru PAUD dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dengan angket dan wawancara. Penelitian ini menghasilkan dan menyimpulkan bahwa presepsi guru PAUD tentang pengertian Kurikulum Merdeka yaitu Kurikulum Merdeka mampu mengembangkan minat dan bakat anak yang bermanfaat untuk guru (memberi kebebasan dan memudahkan) dan siswa (beradaptasi dengan lingkungan sekitar) serta Kurikulum Merdeka memiliki perangkat ajar yang dapat mengurangi beban dan mewujudkan pembelajaran maksimal sehingga peran guru sebagai perancang modul dan fasilitator dalam memberikan pembelajaran berjalan secara maksimal. Presepsi guru PAUD dalam persiapan menuju Kurikulum Merdeka yaitu guru bersama lembaga harus dapat meningkatkan kopetensi pendidik.
197-210 -
Media Interaktif Augmented Reality untuk Peningkatan Kemampuan Financial Literacy Anak Usia Dini
Khairi Murdy, Nopa Wilyanita (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.3795 | Check in Google Scholar
Financial Literacy merupakan literasi yang penting untuk diperkenalkan dan ditanamkan kepada anak sejak dini. Penelitian ini dilakukan untuk melihat dan meningkatkan kemampuan Financial Literacy anak usia dini dengan menggunakan media pembelajaran berbasis Augmented Reality (AR). Untuk mengembangkan media pembelajaran ini penelitian ini menggunakan penelitian Research & Development (R&D) dari Sivasailam Thiagarajan yang disebut 4-D yaitu Define, Design, Develop dan Dissemination. Subjek penelitian siswa TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) Pekanbaru. Hasil penelitian adalah tersusunnya media pembelajaran berbasis AR. Media AR ini dapat digunakan dengan mudah dan tidak membutuhkan biaya yang besar bagi guru untuk membuatnya. Adanya penggunaan QR juga memudahkan guru dan siswa dalam memanfaatkan media AR dalam pengenalan Financial Literacy. Penggunaan media juga berpengaruh terhadap peningkatan Financial Literacy anak usia dini, hal ini terlihat dari hasil eksperimen One Group Pretest-Posttest dari hasil uji Uji Wilcoxon yang menunjukkan nilai Asymp. Sig 0.000 < 0.05 artinya terdapat peningkatan kemampuan literasi finansial siswa dengan menggunakan media AR.
211-224 -
Adversity Quotient sebagai Perantara Pengaruh Persepsi dan Kecerdasan Mengelola Emosi terhadap Kekerasan Verbal pada Anak
Asmah Asmah, Sulaiman Sulaiman, Noorhapizah Noorhapizah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.3744 | Check in Google Scholar
Perlindungan terhadap kekerasan sangat penting bagi perkembangan anak. Anak yang sering mendapatkan perlakuan kekerasan akan terhambat perkembangan fisik dan psikisnya. Â Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis pengaruh persepsi dan kecerdasan mengelola emosi terhadap kekerasan verbal melalui adversity quotient. Sampel penelitian sebanyak 117 orang tua di 6 sekolah, dipilih secara proposional random sampling dari populasi sebesar 166 orang tua di gugus 3 Kecamatan Daha Utara. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelatif. Pengumpulan data menggunakan instrument, dianalisis secara deskriptif, regresi linier, dan analisis jalur. Hasil penelitian menunjukkan: terdapat pengaruh langsung yang signifikan persepsi terhadap kekerasan verbal, kecerdasan mengelola emosi terhadap kekerasan verbal, dan adversity quotient terhadap kekerasan verbal pada anak dengan korelasi negative; terdapat pengaruh langsung persepsi terhadap adversity quotient dan kecerdasan mengelola emosi terhadap adversity quotient dengan korelasi positif; terdapat pengaruh tidak langsung persepsi terhadap kekerasan verbal melalui adversity quotient dan kecerdasan mengelola emosi terhadap kekerasan verbal melalui adversity quotient.
225-239 -
Desain Pembelajaran STEAM dengan Media Selasi untuk Peserta Didik Kelas II SD
Neni Mariana, Julianto Julianto, Heru Subrata, Khansa Iftina Balqis, Clariza Dyah Rachmadina, Veronica Herlida Kharisma Anindya, Silvi Amaliatus Sholihah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.2809 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mendesain pembelajaran berbasis STEAM menggunakan media SELASI. Media SELASI ini adalah singkatan dari media seni kolase kreasi, yang mengintegrasikan beberapa mata pelajaran yaitu SBdP, Matematika, dan Bahasa Jawa. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mendeksripsikan sisi kreatif, kritis dan inovatif yang dilakukan peserta didik saat melakukan aktivitas STEAM yang dirancang. Desain aktivitas diujicobakan ke tiga kelompok siswa skala kecil dari tiga kota yang berbeda sesuai tempat tinggal pengumpul data. Data ujicoba dikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data kemudian dianalisis untuk mendapatkan desain aktivitas STEAM yang sesuai untuk siswa kelas 2 SD. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa desain STEAM yang telah dibuat peneliti dapat memicu kreativitas, kekritisan dan inovasi peserta didik. Peserta didik menjadi kreatif dengan mempertimbangkan estetik dalam pemilihan jenis bahan yang akan ditempel, kritis dalam menyesuaikan gambar dengan alas yang telah disediakan sebagai pilihan serta berinovasi dalam pemilihan tata letak jenis bahan tempel yang dipilih dengan mempertimbangkan estetik pula. Berdasar hasil penelitian ini, aktivitas STEAM dengan media SELASI bisa dijadikan alternatif dalam pembelajaran di kelas 2 sekolah dasar.
240-250 -
Digital-Based Portfolio Assessment Competence of Early Childhood Educators
Siti Mahriyani Marsegi, Sri Nurhayati, Ansori Ansori, Heris Hendriana (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.3360 | Check in Google Scholar
In today's era of digital-based learning management, educators must have knowledge and skills in the use of digital technology in teaching and learning activities. This study aims to analyze data on the competence of digital-based portfolio assessment of Early Childhood Care and Education (ECCE) teachers who teach at Kindergarten and Playgroup in the city of Bandung. The research method used was descriptive with a qualitative approach. The research informants included 14 teachers, 3 principals, and 1 vice principal. Data collection techniques used in this study include in-depth interviews, non-participatory observations, documentation studies, and relevant literature. Data analysis techniques used triangulation. The results of the study include: the ECCE educators’ competence of digital-based assessment in Lengkong District, Bandung City, are categorized as low and still needs to be improved. Especially related to the knowledge and skills mastery of digital media assessment tools such as Canva and the like, to support the assessment of students' portfolio in schools. This research recommends the digital-based portfolio assessment of ECCE educators competence improvement both through continuous training and also through the establishment of a joint learning forum.
251-259 -
Identifikasi Konten Seni Tari Lir-ilir Anak Usia Dini Yogyakarta
Septika Cahya Rahmawati, Joko Pamungkas (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.3344 | Check in Google Scholar
Pembelajaran tari menggunakan tembang lagu Lir-ilir, tembang ini memiliki banyak makna yang dapat diajarkan untuk anak usia dini. Penelitian ini merupakan penelitian yang bertujuan untuk menggambarkan bagaimana isi konten tari Lir-ilir anak usia dini. Penelitian ini adalah penelitian yang menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Diawali dengan melakukan analisis data sekunder mengenai gambaran terkait dengan kegiatan pembelajaran seni tari lir-ilir di Taman Kanak-kanak. Dari hasil penelitian ini Tarian lir ilir memiliki banyak kandungan makna filosofis dan nilai-nilai budaya yang dapat diajarkan pada anak usia dini. Bait dari tembang tersebut ialah Tak ijo royo-royo tak sengguh temanten anyar, mempunyai makna mempunyai kesuksesan dan kebermanfaatan untuk orang lain. Cah angon-cah angon penekno blimbing kuwi, lunyu-lunyu penekno kanggo mbasuh dodotiro mempunyai makna untuk tidak mudah menyerah dan tetap berusaha. Dodotiro-dodotiro kumintir bedha ing pinggir, dondomono jlumatono kanggo sebo mengko sore, mumpung padhang rembulane  , mempunyai makna jika salah dapat segera meminta maaf. Dengan arti filosofis yang terkandung dalam tembang tersebut ketika menari anak-anak dapat diberikan pemahaman tentang makna tembang Lir-ilir.
260-266 -
Pengaruh Penggunaan Media Loose Parts terhadap Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini
Elfrida Rahma Valentina Dewi, Hibana Hibana, Musyafa Ali (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.3451 | Check in Google Scholar
Perkembangan kognitif anak usia dini perlu dirangsang dengan berbagai media dan kegiatan agar dapa berkembang secara optimal. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh penggunaan media Loose Parts terhadap perkembangan kemampuan kognitif anak usia dini. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan jenis quasi experiment. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 31 anak. Teknik pengumpulan data yakni observsi dan wawancara. Adapun instrumen yang digunakan yakni pedoman wawancara dan tes. Adapun sebelum dilakukannya analisis inferensial, sebelumnya dilakukan uji prasarat analisis yaitu uji normalitas dan homogenitas. Teknik analaisis data yang digunakan adalah analaisis deskriptif dan analisis inferensial dengan metode independent sample t test untuk menguji perbedaan kemampuan kognitif anak yang tidak menggunaka dan yang menggunakan media Loose Parts. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh media loose parts terhadap peningkatan kemampuan kognitif anak.
267-282 -
Persepsi Mahasiswa PAUD Terhadap Pentingnya Kemampuan Entrepreneurship dalam Kesiapan Menghadapi Tantangan di Era Digital
Murni Yanto (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.3572 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi mahasiswa PAUD terhadap pentingnya kemampuan entrepreneurship dalam kesiapan menghadapi tantangan di era digital. Penelitian dilakukan pada bulan Juni 2022. Sampel penelitiannya adalah 66 mahasiswa Pendidikan Guru PAUD FKIP Universitas Bengkulu yang diambil dengan teknik purpossive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar angket tertutup dengan 4 pilihan jawaban. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa PG-PAUD FKIP UNIB sebagai sampel dalam penelitian ini memiliki persepsi bahwa kemampuan entrepreneurship dalam kesiapan menghadapi tantangan di era digital itu penting.
283-291 -
Efektivitas Penggunaan Sistem Informasi Perangkat Pembelajaran dalam Membuat Penilaian Pembelajaran di PAUD
Nadhifah Rahmadini Hidayat, Rohita Rohita (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.3444 | Check in Google Scholar
Sistem informasi perangkat pembelajaran (SIPP), merupakan sebuah system yang ditujukan untuk memudahkan guru dalam melakukan input penilaian hasil pembelajaran. Dengan berbasis pada website, guru dapat melakukan penilaian menggunakan metode observasi berupa ceklis, penugasan, hasil karya, dan catatan anekdot. Penelitian bertujuan untuk mengetahui tingkat efektivitas penggunaan SIPP dalam membuat penilaian hasil pembelajaran di lembaga PAUD. Metode penelitian ini adalah kuantitatif, dengan analisis statistik deskriptif yang disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Kuesioner diberikan dengan menggunakan skala likert. Populasinya adalah guru-guru berjumlah 30 orang dari 13 lembaga PAUD wilayah Jakarta Selatan dan Depok yang mengikuti kegiatan sosialisasi dan menggunakan SIPP dalam membuat penilaian hasil pembelajaran. Hasilnya menunjukkan bahwa penggunaan SIPP tergolong ke dalam kategori efektif. Efektifnya SIPP dalam membuat penilaian hasil pembelajaran, diharapkan dapat menjadi alternatif bagi guru dalam menyelesaikan salah satu tugasnya yaitu melakukan penilaian.
292-302 -
Mengenai Peran Guru Bahasa Indonesia untuk Membimbing Mahasiswa di China
Du Xiaomei, Cepi Triatna, Li Xuemei (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.2838 | Check in Google Scholar
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis peran dan nilai-nilai guru bahasa Indonesia di China, mencari solusi untuk memajukan pendidikannya di China. Pendalaman ekonomi pasar internasional China dan Indonesia semakin banyak komunikasi dalam politik, ekonomi, budaya, ilmu pengetahuan dan teknologi, dll.,Keperluannya guru terus meningkat. Metode penelitian literatur: dengan membaca karya buku lain, melakukan kesimpulan dan mengambil informasi kunci buat penyusunan artikel ini; Metode pengalaman: Sebagai seguru Bahasa Indonesia, penulis mengamati dan mengumpulkan informasi penting untuk penyusunan artikel ini. Berdasarkan teori peran guru dan penelitian guru bahasa asing di China, dari perspektif guru bahasa Indonesia, hubungan internal antara subjek guru bahasa Indonesia, lingkungan budaya pendidikan dan presentasi peran guru dianalisis dari tiga aspek, yaitu: esensi, guru dan peran, peran guru bahasa asing di China membawa beban budaya, sosial dan disiplin. Peran guru bahasa Indonesia sangat penting, tetapi jumlahnya tidak mencukupi. Khusus guru bahasa non-universal di Asia Tenggara
303-311 -
Kemampuan Motorik Kasar melalui Kegiatan Tari Dongklak
Aulia Arsila Wigaringtyas, Sri Katoningsih (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.3706 | Check in Google Scholar
Salah satu kegiatan kesenian yang dapat membantu meningkatkan perkembangan motorik anak adalah menari. Hubungan gerak tari dengan gerak anak adalah gerak tari sangat erat kaitannya dengan gerak anak. Hubungan gerak tari dan motorik kasar anak yaitu gerak tari sangat berkaitan dengan motorik kasar anak, oleh karena itu apabila anak bisa bergerak sesuai tarian akan menciptakan motorik anak menjadi lebih kreatif dan berkembang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan fungsi perkembangan motorik pada anak usia dini melalui tari. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dan menggambarkan isi lapangan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun analisis data dalam penelitian ini yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Kajian ini menunjukkan bahwa kegiatan perkembangan motorik direncanakan berdasarkan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Harian (RPPH) yang dapat ditinjau dengan indikator perkembangan motorik sesuai tahapan perkembangan anak, Berdasarkan hasil kajian dapat ditarik kesimpulan bahwasanya kegiatan motorik kasar melalui kegiatan tari tradisional sangat efektif untuk anak.
312-322 -
Implementasi Model ASYIK dalam Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus di KB Inklusi
Wella Martha Wulan, Sri Watini (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.3107 | Check in Google Scholar
Penelitian ini berawal dari banyaknya masalah yang ditemukan dalam pembelajaran motorik halus. Perkembangan motorik halus berkenaan dengan koordinasi mata dan otot-otot halus, baik itu dalam cara memegang pensil yang benar, prewriting, mewarnai dengan rapi, menggambar bentuk bermakna, bermain Playdough, menggunting, menempel, melipat kertas, meremas, menjumput, finger painting dan lain sebagainya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan motorik halus dengan menggunakan Model ASYIK dimana subjek penelitian adalah kelas sakura (usia 4-5 tahun) KB Inklusi Harapan Yasti Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas atau action research yang terdiri dari 2 siklus dengan desain penelitian model spiral dari Kemmis dan Taggart. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, catatan lapangan dan dokumentasi. Hasilnya Model ASYIK dapat meningkatkan kemampuan motorik halus. Hal ini disebabkan dalam pembelajaran dengan Model ASYIK anak sangat tertarik dengan kegiatan pembelajaran kreatif dan menyenangkan serta gerak dan lagu. Model ASYIK menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, menyenangkan mulai dari perencanaan pembelajaran hingga kegiatan akhir. Pembelajaran motorik halus yang sebelumnya dihindari anak sebaliknya menjadi ketagihan setelah menggunakan Model ASYIK
323-335 -
Online Learning on Children's Language Development During the COVID-19 Pandemic
Wisnu Kristanto, Alfina Citrasukmawati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.1993 | Check in Google Scholar
The period of the COVID-19 pandemic impacted education, especially on early childhood education aged 5-6 years. This study aims to determine the effect of online learning on developing language aspects of children aged 5-6 years. The method used is True Experimental Design by comparing face-to-face learning at school and online education at home. The research subjects consisted of two groups, namely experimental and control, with 40 PAUD children from Kindergarten Schools in Surabaya and Gresik. Based on the Asymp.Sig value shows that online learning significantly affects early childhood language development during the Covid-19 pandemic. The reason is, face-to-face learning cannot be done optimally, with reduced learning hours during the Covid-19 pandemic. Conversely, online learning can be done anywhere and anytime, even though the place and distance are different. 0.000 < 0.05. Online learning that is carried out has the advantage of not having space and time boundaries so that the need for increasing children's speaking, reading, and writing skills can be met.
336-344 -
Deskripsi Status Gizi Balita, Serta Partisipasi Orang Tua pada Masa Pandemi Covid-19
Rosita Wondal, Nurhamsa Mahmud, Natalina Purba, Erna Budiarti, Umikalsum Arfa, Winda Oktaviani (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.3491 | Check in Google Scholar
Status gizi dapat menggambarkan status kesehatan dari seseorang yang dihasilkan oleh keseimbangan antara pemasukan zat gizi dan kebutuhan tubuh terkait dengan zat gizi tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan status gizi Balita pada masa pandemi covid-19 di Kota Ternate, serta partisipasi orang tua dalam kesehatan dan gizi anak. Tipe penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode survey pada 3 titik kecamatan di Kota Ternate yakni Ternate Barat, Tengah dan Selatan, dengan sampel Balita yang berjumlah 2798. Analisis data dengan bantuan aplikasi pencatatan dan pelaporan gizi berbasis masyarakat (e-PPGBM), wawancara serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1)Â Rata-rata status gizi Balita pada masa pandemi covid-19 di kota Ternate masih tergolong berada pada status normal, dengan 884 Balita. Yang mengalami gizi buruk sebesar 4 Balita, gizi kurang 12 Balita, Resiko gizi lebih 21 Balita, gizi lebih 6 Balita dan Obesitas sebanyak 4 Balita, dan 2) Masih belum adanya kesadaran Sebagian Orang tua dalam berpartisipasi untuk membawa anak di puskesmas atau posyandu setempat. Oleh sebab itu diperlukan edukasi pada orangtua agar mewujudkan keluarga yang sadar gizi.
345-357 -
Meningkatkan Motorik Halus Anak Usia Dini melalui Teknik Kolase Berbahan Loleba
Jane Gresia Akollo, Yowelna Tarumasely, Miftahus Surur (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.3748 | Check in Google Scholar
Loleba adalah salah satu jenis bambu yang digunakan oleh masyarakat Maluku sebagai salah satu bahan dalam pembuatan atap rumah berbahan daun sagu. Loleba memiliki banyak manfaat, baik bagi pembuat kerajinan, rumah tangga bahkan untuk bahan alat musik. Dalam penelitian ini, loleba sebagai bahan utama yang digunakan untuk meningkatkan   motorik halus pada anak usia dini melalui teknik kolase. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan sebanyak 3 siklus pada siswa PAUD Usali Malaka tahun ajaran 2020/2021 yang berjumlah 16 orang. Pengumpulan data meliputi, observasi, catatan lapangan dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan motorik halus pada anak secara signifikan pada setiap siklus. Peningkatan tersebut terlihat pada siklus 1, siklus 2 dan siklus 3. Hasil penelitian menunjukan bahwa teknik kolase berbahan loleba dapat meningkatkan motorik halus anak kelas B di PAUD Usali Malaka Negeri Maneo Ratu. Hasil ini berdampak pada peningkatan kemandirian anak dalam belajar dan kecermatan dalam mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru. Â
Â
358-373 -
Strategi Guru dalam Pembentukan Karakter Sosial Anak Usia Dini di Lingkungan Sekolah
Wahyu Retnaningtyas, Zulkarnaen Zulkarnaen (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.3826 | Check in Google Scholar
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana guru membentuk karakter sosial anak pada usia dini dalam lingkungan sekolah. Penelitian ini menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Wawancara, dokumentasi, dan observasi merupakan teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini. Metode analisis data yang digunakan adalah triangulasi model interaktif, yang menggabungkan reduksi data, penyajian data, dan penyusunan kesimpulan. Penelitian bertempat di TK Pertiwi 1 Sobokerto Ngemplak Boyolali, dengan instruktur sebagai subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru untuk mengembangkan kepribadian anak meliputi tanggung jawab, disiplin, kebiasaan, kerja sama siswa, saling menghargai, dan aktivitas spontan. Menggunakan budaya sekolah untuk membentuk kepribadian siswa. Untuk menanamkan karakter pada anak-anak mereka, guru harus memiliki sikap yang kuat dan menyenangkan. Guru, selain sebagai pendidik dan pengajar, dapat berfungsi sebagai panutan bagi siswa.
374-383 -
Kerjasama Orang tua dengan Sekolah dan Pola Asuh Orang tua Berpengaruh terhadap Kemandirian Anak
Nor Syifa, Ali Rachman, Asniwati Asniwati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.3745 | Check in Google Scholar
Kemandirian merupakan faktor penting dalam menentukan masa depan anak. Peran dan pola asuh orang tua serta kerjasama dengan pihak sekolah menjadi faktor pendukung kemandirian anak di rumah maupun di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemandirian anak melalui pengaruh peran orang tua dan pola asuh orang tua melalui kerjasama sekolah dengan orang tua. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian menggunakan teknik total sampling sebanyak 172 orang anak. Teknik pengumpulan data penelitian ini dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada responden. Hasil kuesioner tersebut kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis jalur. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh peran orang tua dan pola asuh orang tua melalui kerjasama sekolah dengan orang tua terhadap kemandirian anak. Anak dapat melakukan tugasnya sendiri tanpa tergantung dengan orang lain baik di rumah maupun di sekolah.
384-397 -
Analisis Pembelajaran dalam Meningkatkan Kemandirian pada Anak Usia 5-6 Tahun
Sri Lestari, Kartika Nur Fathiyah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.3693 | Check in Google Scholar
Kemandirian merupakan bagian dari proses perkembangan yang diharapkan terjadi dalam rangka menuju kedewasaan. Hasil observasi dilapangan ditemukan masih ada anak yang belum mempunyai sifat mandiri salah satunya tidak bisa membuka dan memasang kaos kaki dan sepatu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan  menganalisis proses pembelajaran yang dilakukan guru untuk meningkatkan kemandirian anak usia 5-6 tahun. Dalam penelitian ini, melibatkan guru kelas dan guru pendamping serta anak kelas B di salah satu TK Al-Furqon, Yogyakarta. Metode yang digunakan didalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dan pendekatan deskriptif. Wawancara, observasi dan dokumentasi semuanya digunakan dalam metode pengumpulan data. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa untuk meningkatkan kemandirian anak dapat dilakukan dengan metode dan media pembelajaran yang baik dan menarik bagi anak. Untuk hambatan yang ditemui dalam kemandirian anak terdapat pada saat anak pertama kali masuk sekolah. Kebaharuan pada penelitian ini terletak dalam media yang dipakai guru didalam meningkatkan kemandirian anak yaitu menggunakan APE Mobil Pintar Urang Banjar
398-405 -
Tantangan Pemberdayaan Orang Tua dalam Meningkatkan Mutu Layanan PAUD Era Digital
Yayat Suharyat, Sri Nurhayati, Dianti Januliawati, Pauzan Haryono, Ibnu Muthi, Mohamad Zubaidi (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.3827 | Check in Google Scholar
Pemberdayaan orang tua siswa menjadi hal yang esensial dalam keberhasilan pelaksanaan pendidikan usia dini, setidaknya orang tua mengambil empat peran penting dalam program pemberdayaan belajar yakni; peran finansial, sarana prasarana, sumber daya manusia, dan dukungan dalam penanaman karakter. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi teknik pemberdayaan orang tua siswa dalam menjalin komunikasi dan kerjasama dengan guru yang dilakukan oleh pengelola PAUD, menganalisis kendala yang dihadapi dalam program pemberdayaan serta solusi mengatasinya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif naturalistik (n=9) meliputi enam orang tua siswa, dua orang guru, dan satu kepala sekolah. Data yang diperoleh dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pihak penyelenggara PAUD telah berupaya memaksilkan peran orang tua siswa, namun belum memperoleh hasil yang baik, diperlukan teknik yang tepat dan terencana sampai tumbuh kesadaran orang tua. Â Temuan ini menunjukkan pentingnya mengelola pemberdayaan orang tua siswa sebagai bentuk partisipasi pendidikan yang memiliki pengaruh potensial dalam pembelajaran. Penelitian ini memberikan implikasi dalam menemukan desain yang tepat untuk pemberdayaan orang tua siswa pada PAUD.
406-415 -
Menanamkan Nilai-Nilai Kewirausahaan melalui Kegiatan Market Day
Tri Rukmana, Erni Munastiwi, Viny Anggradini Puspitaloka, Nadha Mustika, Khoirunni’mah Khoirunni’mah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.2781 | Check in Google Scholar
Di Indonesia hanya terdapat 0,18 % dari total sekitar 225 juta penduduk yang memilih untuk berwirausaha sedangkan Negara Singapura memiliki 4 %, pengangguran di Indonesia menjadikan permasalahan yang belum terselesaikan hingga saat ini, dari permasalahan ini membuktikan bahwa pentingnya mengajarkan anak untuk belajar berwirausaha sejak dini, Salah satunya dengan mengadakan kegiatan market day di sekolah. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana proses penanaman nilai-nilai kewirausahaan kepada anak melalui kegiatan market day. Metode yang dipakai pada penelitian ini adalah dengan metode kualitatif dengan menggunakan model teknik interaktif, di mana dalam proses pengumpulan data yang dilakukan bersamaan dengan analisis data. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kegiatan market day dapat meningkatkan nilai-nilai kewiraushahaan diantaranya adalah kemandirian, kreatif pengambil resiko, kepemimpinan, dan berorientasi pada tindakan. Adapun kesimpulan dari penelitian ini adalah kegiatan market day mampu dalam menumbuhkan sikap dan meningkatkan nilai-nilai kewirausahaan anak di TK-Al-Kindi Preschool Kota Pangkal Pinang.
416-426 -
Analisis Kemampuan Kerja Sama Anak dengan Permainan Angklung
Fitriah Fitriah, Joko Pamungkas (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.2684 | Check in Google Scholar
Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya kemampuan kerja sama anak di TK IT An-Nahl Percikan Iman Jambi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan kemampuan kerja sama anak dengan permainan angklung di TK IT An-Nahl Percikan Iman Jambi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan anak kelompok B sentra seni TK IT An-Nahl Percikan Iman Jambi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama, pembelajaran dengan permainan angklung terbukti memiliki potensi untuk membangun kerja sama di antara sesama anggota kelompok. Kedua, pembelajaran dengan permainan angklung memaksa anggota kelompok untuk bersikap secara serius dalam menyikapi persoalan yang muncul dalam kelompoknya. Ketiga, pembelajaran dengan permainan angklung menumbuhkan pula sikap tanggung jawab, disiplin, saling menghargai, kesabaran dan kesadaran kelompok untuk saling membantu terhadap sesama anggota kelompok. Keempat, pembelajaran dengan permainan angklung mampu menumbuhkan ikatan rasa di antara sesama anggota kelompok sebagai dampak dari pengolahan ekspresi atau dinamika dalam karya angklung.
427-438 -
Program Intervensi pada Anak dengan Separation Anxiety Disorder
Nurfitriyanie Nurfitriyanie, Farida Kurniawati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.2415 | Check in Google Scholar
Separation Anxiety Disorder (SAD) adalah sebuah gangguan kecemasan yang umumnya terjadi pada anak-anak dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Program intervensi untuk SAD sangat dibutuhkan agar perkembangan anak terjadi secara optimal dan tidak menyebabkan gangguan kecemasan lainnya di masa mendatang. Studi ini merupakan kajian literatur sistematis yang bertujuan untuk menginventarisasi program intervensi yang dapat digunakan untuk menurunkan simtom SAD pada anak. Pencarian dilakukan melalui online database Scopus, SpringerLink dan ProQuest sehingga diperoleh 12 artikel untuk direviu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi dapat diberikan kepada anak dan orang tua secara bersama-sama, intervensi diberikan kepada orang tua secara terpisah dan intervensi secara khusus pada interaksi orang tua dan anak. Dua konsep utama yang perlu diperhatikan adalah 1) adanya keterlibatan orang tua dan 2) intervensi dilakukan sedini mungkin. Berdasarkan pendekatan yang digunakan, Cognitive Bhevioal Therapy (CBT) terbukti efektif dalam menurunkan simtom SAD pada anak terlepas dari jumlah sesi yang diberikan dan konteks budaya.
439-454 -
Pengembangan Media Critical Smart Bounding pada Perilaku Online Anak di TK Aisyiyah Kartasura
Qonitah Faizatul Fitriyah, Sutama Sutama, Anindya Desy Pinastika Putri, Nur Rakhma Ardhiani (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.2514 | Check in Google Scholar
Penelitian ini mengembangkan media critical smart bounding yang bertujuan untuk mengenalkan kemampuan berpikir kritis dalam berperilaku online pada anak usia 5-6 tahun. Media critical smart bounding berisi konten pengenalan alat digital, story digital, dan perilaku positif saat berperilaku online. Metode penelitian ini menggunakan Research and Development (R&D), dengan menggunakan model ADDIE yang melibatkan lima TK Aisyiyah di Kabupaten Kartasura. Hasil validasi dari ahli materi mendapatkan skor 59 yang artinya media sangat layak digunakan. Validasi ahli media mendapatkan skor 36 yang artinya media sangat layak digunakan. Uji coba skala kecil mendapatkan skor 275 artinya setuju digunakan, Uji coba skala besar mendapatkan skor 689 artinya sangat setuju digunakan. Hasil tersebut menjelaskan bahwa media critical smart bounding “sangat layak digunakan†dan diharapkan guru mampu memanfaatkan media sebagai penunjang pembelajaran untuk anak usia 5-6 tahun.
455-466 -
Pengenalan Sastra untuk Siswa Taman Kanak-kanak (Studi Kasus pada Tradisi Gawai Dayak)
Sigit Widiyarto, Dadang Sunendar, Sumiyadi Sumiyadi, Tedi Permadi (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.3796 | Check in Google Scholar
Memperkenalkan pendidikan sastra untuk anak usia dini masih menjadi pendidikan yang langka, padahal pendidikan sastra mempunyai tujuan agar anak mampu beradaptasi ditengah-tengah keberagaman budaya dan tradisi yang berkembang di Indonesia. Tujuan  penelitian ini untuk mendeskripsikan bagaimana menanamkan tradisi Gawai Dayak sebagai warisan budaya kepada anak usia dini. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Penanaman pembelajaran tradisi lisan pada anak usia dini dapat dilakukan dengan cara, menyaksikan tradisi secara langsung dan didampingi oleh para guru dan orang tua, serta ikut langsung berpartisipasi pada berbagai program seperti pawai budaya. Pembelajaran tradisi Gawai Dayak pada anak dapat berfokus pada rangkaian kegiatan tradisi, tarian tradisi dan benda-benda asesoris perlengkapan tradisi Gawai Dayak seperti sajian tradisi, dan gendang. Fokus tersebut dapat diperkenalkan dengan metode bercerita dan metode bermain yang dapat dikembangan dengan permainan tradisional. Pembelajaran sastra hendaknya dapat masuk kedalam kurikulum pembelajaran dan disesuaikan dengan pembelajaran modern sepeti membuat pembelajaran aplikasi daring bergambar kartun.
467-478 -
Hegemoni Maskulinitas: Konstruksi Gender pada Pendidikan Anak Usia Dini
Nelis Nazziatus Sadiah Qosyasih, Amirullah Amirullah, Zamah Sari (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.3168 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk membahas bagaimana tenaga pengajar pada TK berbasis Islam khususnya TK Aisyiyah ABA Sawangan Kota Depok dalam mengkonstruksi identitas gender pada anak usia dini sesuai dengan nilai Kemuhammadiyahan dan misi Aisyiyah. penelitian ini berusaha untuk memahami bagaimana tenaga pengajar melihat anak-anak di sekolah berkembang, bernegosiasi dan mengkonstruksi gender yang ada. Penelitian ini menggunakan pendekatan teori feminis poststrukturalis sebagai pisau analisis dengan metode kualitatif melalui studi kasus dengan grounded theory melalui teknik wawancara terbuka pada 3 orang pengajar yang dipilih secara acak (purposive sampling). Hasil penelitian mengungkapkan bahwa guru melakukan kontrol pada permainan yang dilakukan oleh anak laki-laki dan perempuan yang mengarah pada konstruksi gender yang melekat selama ini serta pemahaman guru tentang konsep kodrat yang mengarahkan pada legitimasi aturan agama. Berdasarkan temuan tersebut, kami merekomendasikan agar guru di pendidikan anak usia dini untuk lebih sadar gender, dapat memberikan kesempatan yang sama bagi anak laki-laki dan perempuan dalam konteks Islam dan sesuai dengan visi Aisyiyah yang menekankan tentang Pendidikan yang berkeadilan.
479-490 -
Penggunaan Media Ular Tangga pada Anak Usia 5-6 Tahun untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara
Jendriadi Jendriadi, Rima Rahayu Melati, Warlan Sukandar, Ismira Ismira, Vivi Puspita, Zaturrahmi Zaturrahmi, Rahmi Anwar, Evi Desmariani (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.1226 | Check in Google Scholar
Latar belakang penelitian ini berawal dari jarangnya guru menggunakan media dalam bentuk permainan sebagai alat bantu pembelajaran, apalagi media berbentuk permainan ular tangga pada proses pembelajaran. Penelitian ini memiliki tujuan dalam rangka pengembangan media pembelajaran tematik terpadu menggunakan media ular tangga untuk anak usia 5-6 tahun. Jenis penelitian ini adalah Research and Development ( R & D) menggunakan teori Sugiyono (20013). Satu tahap terakhir yang tidak penulis lakukan yaitu tahap penyebaran (dessemination) dikarenakan pandemi COVID-19 yang masih mewabah ketika penelitian dilakukan. Berdasarkan validasi yang telah dilakukan menunjukkan bahwa pengembangan media ular tangga sudah valid dan dapat digunakan dalam proses pembelajaran. Aktivitas bermain ular tangga dapat membantu anak dalam meningkatkan keterampilan berbicara karena dilaksanakan dalam bentuk bermain
491-499 -
Membangun Literasi Dwibahasa melalui Big Book Storytelling untuk Anak Usia Dini
Yansyah Yansyah, Jamiatul Hamidah, Lita Ariani (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.3697 | Check in Google Scholar
Meskipun masih terdapat kontroversi untuk mengenalkan literasi dwibahasa bagi anak usia dini di Indonesia, tetapi fenomena ini semakin marak di ranah pendidikan. Beberapa sekolah telah memprogramkan kegiatan ini sebagai bagian dari keunggulan mereka. Artikel ini mengeksplorasi penggunaan big book storytelling yang diterapkan oleh sebuah taman kanak-kanak yang ada di Banjarmasin, Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan strategi penerapan big book storytelling yang tepat untuk pengenalan kemampuan dwibahasa bagi anak usia dini serta melihat respon mereka terhadap penggunaan media tersebut di dalam kelas. Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kolaboratif, dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi sebagai instrumen pengumpulan data terkait persiapan, pelaksanaan, dan refleksi pasca tindakan. Penelitian ini melibatkan dua orang guru dan 24 anak sebagai partisipan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa big book storytelling dapat digunakan untuk mengenalkan kosakata dwibahasa dengan tiga tahapan, yaitu 1) pengenalan kosakata melalui flashcard, 2) storytelling interaktif, dan 3) kuis interaktif. Berdasarkan hasil observasi, media yang digunakan bisa mempertahankan antusiasme anak dalam belajar, mengenalkan kosakata baru dalam dwibahasa, serta meningkatkan interaksi berbahasa. Implikasi pedagogis terhadap pembelajaran dwibahasa untuk anak usia dini didiskusikan.
500-509 -
Media Hydro Tubewulan Sebagai Penyalur Limbah Air Rumah Tangga dalam Mengembangkan Kecerdasan Naturalis pada Anak
Heny Wulandari, Haris Budiman (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.3654 | Check in Google Scholar
Pengembangan media Hydro tubewulan diharapkan menjadi solusi dalam pemanfaattan air limbah rumah tangga yang dapat diolah kembali menjadi air bersih dan dimanfaatkan untuk bercocok tanam, hal ini juga dapat dikenalkan pada anak usia dini dalam upaya mengembangkan kesadaran anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengembangan Media Hydro Tubewulan Sebagai Penyalur Limbah Air Rumah Tangga dalam mengembangkan kecerdasan naturalis sebagai upaya pelestarian lingkungan pada anak melalui kegiatan bercocok tanam. Penelitain ini adalah jenis penelitian dan pengembangan (R&D), adalah proses pengembangan dan validasi produk pendidikan. Desain Model Pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model ADDIE, yang merupakan salah satu model pengembangan dari Research and Development Implementation valuation. Hasil validasi ahli media dan ahli materi dapat dikatakan media pembelajaran untuk meningkatkan kecerdasan naturalis anak usia dini ini memenuhi unsur aspek pendidkan, aspek tampilan, baik dan layak. Validasi ahli media mendapatkan nilai A dengan skor rata-rata 3,8 dengan kriteria sangat baik
510-526 -
Stimulasi Karakter Komunikatif dan Rasa Ingin Tahu Anak Usia (1-3) Tahun
Siti Nurhidayah, Febriyanti Utami (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.3499 | Check in Google Scholar
Keluarga menjadi pondasi pertama mengajarkan pendidikan karakter kepada anak usia dini sebagai nilai dasar kemanusiaan diantaranya keberanian berbicara serta mencari tahu hal baru. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui stimulasi karakter komunikatif untuk melayani karakter rasa ingin tahu yang diterapkan oleh keluarga kepada anak-anak usia (1-3) tahun. Penelitian ini mengguakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah keluarga di Tanjung Payang Dusun 1 yang berjumlah 60 keluarga, dan sampel pada penelitian ini berjumlah 30 keluarga dengan mengambil partisipan 30 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket. Teknik analis data yang digunakan dengan perhitungan presentase. Hasil penelitian menunjukkan stimulasi karakter komunikatif dan karakter rasa ingin tahu pada anak yang diberikan oleh keluarga kepada anak usia dini yaitu terdapat sembilan orang berada pada kategori sangat sering memberikan stimulasi, sebelas orang berada pada kategori sering dalam memberikan stimulasi, dan 10 orang berada pada kategori pernah memberikan stimulasi. Hal tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar keluarga sudah berada pada kategori sering dalam memberikan stimulasi karakater komunikasi dan karakter rasa ingin tahu pada anak.
527-535 -
Menggambar sebagai Alternatif Pendekatan Konsepsi Pendidikan Seni Rupa Anak Usia Dini
Rara Dini Pebrianty, Joko Pamungkas (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.3696 | Check in Google Scholar
Menggambar merupakan kegiatan yang dapat digunakan untuk mengasah dan mengembangkan kreativitas yang telah ada dalam diri anak serta dapat membantu anak mengekspresikan perasaan mereka secara bebas. Menggambar sebagai alternatif pendekatan konsepsi pendidikan seni rupa bertujuan agar anak-anak menguasai konsep seni menggambar secara luas sehingga dapat mengembangkan keterampilan-keterampilan yang ada dalam diri anak. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan bagaimana menggambar sebagai alternatif pendekatan konsepsi pendidikan seni rupa. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber informasi berasal dari kepala sekolah, guru kelas dan anak-anak. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kegiatan menggambar dapat menjadi salah satu alternatif pendekatan konsepsi pendidikan seni rupa pada anak usia dini, karena melalui menggambar guru dapat meningkatkan pemahaman seni rupa secara luas pada anak dan guru juga dapat meningkatkan kreativitas, imajinasi anak serta menjadi wadah bagi anak-anak menuangkan ide-ide kreatif. Kegiatan menggambar dapat menjadi alat bagi guru untuk dapat menciptakan suasana pembelajaran yang menarik dan menyenangkan bagi anak, sehingga anak-anak tidak bosan ketika belajar di kelas.
536-547 -
Play Therapy as a Mediation in Hospitalized Children
Zainal Ulu Prima Saputra, Jihan Arabikum, Sabrina Aulia Rahma, Rahmawati Aminingrum, Ifit Bagus Apriantono, Sakinah Annura, Nur Laily Agustina (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.3896 | Check in Google Scholar
Hospitalization disturbs kids' lives and may create feelings such as pressure, stress, or torment. Betting is a fundamental portion of children's lives. Subsequently, it's distant basic to guarantee all-encompassing care amid the framework, which incorporates play cure. to analyze the effect of recuperating play in hospitalized children. a logical appraisal was done. The journey was conducted in Google Researcher and PubMed (Medline). The chase condition was pediatric nurture and played treatment. The journey got to be completed in December 2022. n = 14 considers been covered interior the assessment. The inquiry uncovers that the utility of mending play in hospitalized kids diminishes post-operative hurts, makes strides in conduct and state of mind, and diminishes pressure during clinic life. Play remedy has a beneficial impact on the care of hospitalized youngsters. It ought to be carried out in pediatric gadgets after assessing the assets and education wanted for pediatric nurses.
548-562 -
PAUD Holistik Integratif Berdimensi Profil Pelajar Pancasila
Mallevi Agustin Ningrum, Rachma Hasibuan, Mas'udah Mas'udah, Ruqoyyah Fitri (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.3730 | Check in Google Scholar
Pendidikan yang diberikan kepada anak usia dini perlu ditanamkan tentang nilai-nilai Pancasila mengingat kondisi saat ini banyak sekali terjadi perilaku amoral yang ditunjukkan oleh orang dewasa bahkan anak. Untuk itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku panduan PAUD Holistik Integratif (PAUD HI) berdimensi profil pelajar Pancasila menggunakan riset pengembangan. Pengembangan dalam penelitian ini menggunakan ADDIE meliputi Analysis-Design-Develop-Implement-Evaluate. Pengumpulan data menggunakan angket yang meliputi instrumen lembar validitas dan lembar kepraktisan. Analisis data menggunakan deskripsi kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian dapat dipaparkan bahwa buku panduan PAUD HI dinyatakan layak dari validator dan buku panduan PAUD HI dinyatakan praktis karena dapat digunakan oleh guru dalam menunjang proses pembelajaran di kelas dan pengembangan kegiatan sekolah.
563-574 -
Implementation of PBL Model on Strengthening Students' Numerical Literacy and Digital Literacy Skills
Samuel Juliardi Sinaga, Najamuddin Najamuddin, Dinie Anggreani Dewi, Urip Widodo, Kevin William Andri Siahaan, Misbah Misbah, Ghufran Hasyim Achmad, Froilan D Mobo (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.3123 | Check in Google Scholar
This study aims to look at the effectiveness of project-based learning on literacy skills and digital literacy of students in elementary schools. This study used a quantitative approach with the control group research method and the pretest-posttest research design. The students used in this study were grade II elementary school students with a selected population of 5 classes consisting of 120 students, randomly selected to meet the control class consisting of 20 students and 1 experimental class in each class who realized that the ability to understand numerical concepts and arithmetic operational skills in everyday life is not in accordance with numerical literacy indicators. The overall results described in the Manova test (Multivariate Analysis of Variance) show that the project-based learning model has proven effective in increasing students' digital literacy and numerical literacy skills. This can be seen from the results of the experimental class using the Project Based Learning model which is superior to the control class using the traditional learning model. Based on the results of the analysis and discussion, it can be concluded that the Project Based Learning model is effectively used to improve the numerical literacy skills and digital literacy of second grade elementary school students. So that through this research students can achieve the expected indicators in the application of numeracy and digital literacy.
575-586 -
Peran Orang Tua dalam Membentuk Kemandirian Anak Usia 4-5 Tahun
Khusnul Khotimah, Zulkarnaen Zulkarnaen (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.3832 | Check in Google Scholar
Riset berikut bertujuan untuk menganalisa peran orangtua sebagai motivator, fasilitator, serta pembimbing untuk pengembangan karakter mandiri. Metode riset yang dipakai ialah kualitatif dengan pendekatan field research. Teknik yang digunakan dalam riset berikut ialah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Riset berikut dilaksanakan di kelompok A TK Pertiwi 1 Sobokerto Ngemplak Boyolali, dengan jumlah subjek 6 orang anak dan orang tuanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran orangtua dalam menjadi pembimbing serta motivator sudah dilakukan secara benar usaha yang orang tua laksanakan yakni menemani anak ketika belajar, mendukung serta memberi nasihat untuk anak serta memberikan contoh. Sedangkan orang tua dalam hal menstimulasi kemandirian anak belumlah maksimal. Kondisi tersebut dikarenakan sebab peran orang tua belum dilakukan dengan baik terutama pada peran sebagai fasilitator, orang tua belum menstimulasi anak, orang tua juga belum memberi kesempatan untuk anak dalam melaksanakan berbagai aktivitas sehingga kemandirianya belumlah maksimal. Maka dalam menumbuhkan kemandirian pada anak, orangtua harus mendukung anak dalam menumbuhkan kemandirian melalui pemberian peluang anak dalam menemukan serta mengeksplorasi hal-hal baru.
587-599 -
Mnemonic Learning Strategies in Improving Mastery of Tajwid Materials
Dian Dian, Niswatun Baroroh, Nadia Laraswati, Hasan Baharun, Ahnas Finafisatil Aisyi (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.3735 | Check in Google Scholar
To create good learning achievement, it is necessary to pay attention to several factors, one of which is the method used. Mnemonic learning aims to make it easier for young children to master tajwid material. This study aims to determine the level of learning achievement of Early Childhood Education (PAUD) Mikhrajul Ulum Jambearum Sumberjambe Jember students. The research approach used is a qualitative type of case study. Data collection techniques used are observation, interviews and documentation. The data analysis was carried out circularly, starting from data collection, reduction, data display and conclusion. The study results showed that it became easier for students to master Tajweed material without feeling pressured and bored because, in practice, the teacher used songs, acronyms, and mind mapping in learning Tajweed material. Learning that takes place is very enjoyable. As for its application, the teacher's creativity is needed in developing methods (singing, acronyms, concept maps) that are appropriate to the learning material so that students can more easily master and remember the material and feel happy and not burdened in learning
600-608 -
Teacher’s Strategy to Overcome the Learning Plateau in Early Childhood Learning
Clara Shinta Wijayanti, Waharjani Waharjani, Wantini Wantini (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.3601 | Check in Google Scholar
An indicator of learning success relates to the teacher’s skills in carrying out various learning methods suitable for children. This study analyzed the teacher's strategy to overcome the learning plateau in early childhood learning. The method used is a systematic literature review. The data analysis technique was to analyze research findings, draw judgments, interpretations and draw conclusions based on the relevance of research findings that were systematically selected with research themes from the literature. The results showed that the learning plateau could be overcome by various methods, namely a) Outing class, b) Total Physical Response (TPR), c) Storytelling and d) Inquiry. In particular, each method has a purpose and focus on a particular field. The four methods used in research are continuously able to complete early childhood readiness in forming logical thinking and mental readiness and these methods become a reference so that children become more creative, active, and able to find a lot of learning in a broad and real way, not only in their environment. school but also outside of school.
609-617 -
Prediksi Hubungan Sosial dan Temperamen terhadap Kebahagiaan Anak Usia Dini
Hanna Rahmatul Wahidah, Yuli Kurniawati Sugiyo Pranoto, Sunawan Sunawan (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.3991 | Check in Google Scholar
Kebahagiaan bagi anak usia dini dapat dikaitkan dengan emosi positif yang dirasakan oleh setiap individu. Kebahagiaan anak menarik untuk dipelajari karena anak mampu mengidentifikasi emosi dalam lingkungan interpersonal. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana prediksi hubungan sosial dan temperamen anak usia dini di TK Kecamatan Pegandon Kabupaten Kendal. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan ex post facto dan desain penelitian korelasional. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 150 anak TK di Kecamatan Pegandon Kabupaten Kendal dengan rentang usia 5-6 tahun. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dalam menentukan pengambilan sampel. Anak akan didampingi oleh guru atau peneliti untuk membacakan ketentuan dan butir instrumen dalam penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hubungan sosial dan temperamen memprediksi kebahagiaan anak usia dini sebesar 26.2% terhadap kebahagiaan anak usia dini. Hubungan sosial dan temperamen dapat memprediksi kebahagiaan anak usia dini apabila guru dan orang tua bekerjasama dan untuk membangun rasa percaya diri terhadap anak, mendorong anak untuk bersosialisasi dengan orang lain, memberi kesempatan kepada anak untuk meluapkan emosinya dan memberi kesempatan kepada anak dalam mengambil keputusan.
618-628 -
Persepsi Guru TK terhadap Penyelenggaraan Pendidikan Inklusif di Kota Pontianak
Desni Yuniarni, Andini Linarsih, Dian Miranda, Halida Halida, Sesilia Seli (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.3615 | Check in Google Scholar
Penyelenggaraan pendidikan inklusi bertujuan untuk memfasilitasi pendidikan bagi setiap anak dengan berbagai karakteristik kemampuannya. Guru sebagai pendidik anak usia dini perlu memilikibagaimana pandangan pendidikan inklusif itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana persepsi guru Taman Kanak-Kanak dalam penyelenggaraan pendidikan inklusif di Kota Pontianak menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan kuesioner. Sampelnya adalah 147 guru Taman Kanak-kanak di Kota Pontianak, dengan uji validitas menggunakan validitas konstruk pendapat ahli. Berdasarkan hasil penelitian, persepsi guru TK terhadap penyelenggaraan pendidikan inklusi di Kota Pontianak cukup baik, tujuan penyelenggaraan pendidikan inklusi di Kota Pontianak cukup baik dan fasilitas dan Inklusi infrastruktur pendidikan di Kota Pontianak tergolong baik
629-636 -
Pengembangan Media Video Animasi 2D Materi Regulasi Diri untuk Masa Transisi ke SD
Hasmalena Hasmalena, Syafdaningsih Syafdaningsih, Laihat Laihat, Nina Kurniah, Dara Zulaiha, Rina Rahayu Siregar, Lia Dwi Ayu Pagarwati, Tri Noviyanti (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.3632 | Check in Google Scholar
Peralihan ke Sekolah Dasar (SD) adalah proses penyesuaian lingkungan untuk mempersiapkan anak memasuki jenjang pendidikan dasar yang akan diterimanya setelah Taman Kanak-Kanak (TK). Karena lingkungan di Sekolah Dasar (SD) berbeda dengan lingkungan di TK, anak usia dini harus memiliki regulasi diri yang kuat agar siap memasuki TK. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan cara baru dalam mengajar dan menggunakan video animasi 2D untuk membantu orang tua mengetahui apakah anak mereka siap untuk pindah dari PAUD ke SD. Penelitian dan pengembangan (R&D) adalah pendekatan yang lebih disukai saat menggunakan pendekatan model ADDIE. Tahapan penelitian ini adalah sebagai berikut: analisis kebutuhan; menyusun rencana; produksi barang; evaluasi; dan implementasinya. Kuesioner Validator dan metode pengumpulan data mengungkapkan bahwa hasil validasi media video animasi memiliki persentase sebesar 3,91%, sedangkan hasil validasi konten video animasi memiliki persentase sebesar 3,81%. untuk menghitung rata-rata hasil validasi materi dan video animasi, serta mengujinya pada anak-anak dari segi visual, bahasa, audio, pemrograman, tampilan, dan isi/materi.
637-646 -
Analisis Peranan Guru Sekolah Minggu dalam Mengasihi dan Mendidik Anak-Anak melalui Kepribadiannya
Yosefo Gule, Desra Vevalosa Br. Ginting, Ita Natalia Br. Pinem (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.2920 | Check in Google Scholar
Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana peranan guru sekolah minggu dalam mengasihi dan mendidik anak-anak melalui kepribadiannya, mengingat masih banyak kasus pendidik kurang mengasihi peserta didik dengan sepenuh hati. Metode penelitian pada artikel ini menggunakan metode kajian kualitatif deskriptif dengan pendekatan library research. Penelitian ini dilakukan di Gereja Batak Karo Protestan, Runggun Kandibata-Kabupaten Karo. Temuan penelitian menunjukkan bahwa rendahnya pengetahuan pendidik mengenai kepribadian, tempramen, dan karakter atau sifat anak-anak, menjadi salah satu faktor penyebab pendidik minim mengasihi anak-anak dengan sepenuh hati. Untuk memenuhi rancangan Allah dalam kepribadian anak-anak, peranan pendidik sangatlah penting. Manusia dilahirkan ke dalam empat tipe kepribadian yang lebih seimbang sebagai bagian dari proses hidup kudus. Dalam hal ini pendidik penting mendidik peserta didik untuk sampai pada tahap kepribadian dan kerohanian yang baik. Hasil temuan ini menjadi kontribusi bagaimana upaya pendidik dapat mengajar, menjangkau dan memahami peserta didik secara lebih efisien melalui tipe kepribadiannya.
647-660 -
Dilema Keluarga di Era Digitalisasi: Antara Kecanduan Gadget, Gangguan Emosional, Perilaku Sosial pada Anak Usia Dini dan Tawaran Sekolah Alternatif
Sjafiatul Mardliyah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.3530 | Check in Google Scholar
Era digitalisasi mempercepat kehadiran gadget sebagai teknologi komunikasi yang mengepung seluruh lini kehidupan masyarakat. Bagi keluarga yang memiliki anak usia dini persoalan literasi kritis menyikapi gadget menjadi kebutuhan penting, sehingga dibutuhkan pemahaman tentang: (1) Hubungan antara kecanduan gadget dengan gangguan emosional dan perilaku sosial pada anak usia dini, (2) Upaya merancang sistem belajar bagi anak usia dini, sehingga dapat mengurangi ketergantungan pada gadget. Pendekatan penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif dan tehnik deskriptif sebagai tehnik analisa data. Hasil penelitian menjelaskan bahwa gadget memberikan kontribusi terhadap munculnya kecanduan dan berdampak pada gangguan emosional dan perilaku sosial pada anak usia dini. Gadget melahirkan praktik manipulatif dan melemahkan kekuatan keluarga sebagai pendidik utama dan pertama bagi anak-anaknya. Kondisi ini mendorong pentingnya kehadiran sekolah alternatif sebagai counter-hegemony yang memegang peranan penting untuk membangun pusat legitimasi baru. Sekolah alternatif bisa menyebar dan datang dari mana saja sehingga tidak terpusat pada satu sentral otoritas tertentu.
661-673 -
Pengembangan Media Timbangan Materi Konsep Pengukuran pada Anak Usia Dini
Syafdaningsih Syafdaningsih, Hasmalena Hasmalena, Rukiyah Rukiyah, Lia Dwi Ayu Pagarwati, Dara Zulaiha, Rina Rahayu Siregar, Arjuna Arjuna, Ari Sofia (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.3631 | Check in Google Scholar
Pembelajaran matematika konsep pengukuran penting diperkenalkan sejak dini kepada anak untuk mempermudah anak menyelesaikan suatu masalah di kehidupan sehari-hari dengan daya nalar yang ia miliki. Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan penggunaan media Measurement Ship (Meship Sahaya) untuk membantu anak memahami konsep pengukuran. Media Measurement Ship (Meship Sahaya) adalah suatu media pembelajaran yang menekankan tentang pengenalan konsep pengukuran pada anak, seperti membandingkan ukuran berat dan ringan. Peneliti menggunakan metode pengembangan R&D (Research & Development) dengan langkah-langkah dalam melakukan penelitian Borg and Gall. Subjek uji coba ahli, pada penelitian ini ahli yang terlibat yaitu ahli dibidang media dan ahli dibidang materi. Hasil dari penelitian ini yaitu penggunaan media Meship Sahaya valid dan layak untuk di uji cobakan di lapangan. Meship Sahaya terbukti efektif sekaligus menjadi alternatif baru bagi sekolah PAUD dalam memberikan pemahaman pada anak usia dini terkait pembelajaran matematika materi konsep pengukuran melalui media yang dikemas secara menarik berbentuk kapal.
674-684 -
Penerapan Berbagai Hipotesis Pemerolehan Bahasa Kedua Terhadap Anak Usia Dini
Susi Darihastining, Wiwik Mardiana, Misnawati Misnawati, Heny Sulistyowati, Yeni Rahmawati, Sujinah Sujinah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.3893 | Check in Google Scholar
Pendapat bahwa sajian bahasa yang bermacam-macam bahasa atau menjadikan multi language pada anak usia dini akan mengakibatkan kebingungan bagi anak tidak selalu benar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai hipotesis pemerolehan bahasa kedua. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui study kasus. Teknik pengumpulan data dengan observasi, dokumentasi dan wawancara. Teknik pengumpulan data juga dilakukan dengan teknik simak bebas libat cakap. Subjek penelitian ini adalah anak usia 5,5 tahun. Data penelitian berupa pemerolehan bahasa kedua. Hasil observasi menunjukkan bahwa subjek merasa senang dalam memperoleh sajian beberapa bahasa. Proses mentransfer pemerolehan berbahasa kedua dilakukan melalui beberapa hipotesis pemerolehan bahasa, yaitu hipotesis input, hipotesis mitasi atau meniru dan hipotesis respon fisik secara total. Wujud hasil linguistik berupa kata benda, kata sifat, kata kerja, kata ganti kepemilikan, kata ganti, dan kata tanya.
685-698 -
Strategi Pendekatan Kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini dengan Pembelajaran Tematik Integratif
Desfita Sari, Nenny Mahyuddin (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.4074 | Check in Google Scholar
Semakin baru sebuah zaman maka akan semakin banyak tantangan dalam kehidupan sehingga menyebabkan anak harus dikenalkan berbagai kompetensi baru. Salah satu kemampuan yang dibutuhkan anak di era saat ini adalah kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah. Pembelajaran tematik integratif memadukan dan mengintegrasikan beberapa aspek perkembangan dalam satu tema dengan tujuan memberikan pengalaman yang bermakna untuk anak. Akan tetapi kendala dalam implementasi tematik integratif masih ditemui di lapangan. Oleh karena itu, artikel ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai strategi penyusunan kurikulum dengan pembelajaran tematik integratif di satuan PAUD. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kajian literature. Tujuh literature di analisis menggunakan pendekatan tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi penyusunan pembelajaran tema dilakukan dengan memperhatikan strategi pengembangan dan pemilihan tema, prinsip pemilihan tema, dan kegiatan dalam penjabaran tema. Implikasi hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai referensi bagi guru ketika akan menentukan tema pembelajaran dan penyusunan kurikulum.
685-708 -
Analisis Tantangan dan Strategi Pengembangan Profesionalisme Guru Prasekolah
Delvianti Basri, Dadan Suryana (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.4126 | Check in Google Scholar
Profesionalisme ditentukan sebagai kompetensi yang memenuhi standar pendidikan profesi sehingga guru dituntut untuk memiliki latar belakang profesi yang mumpuni dan memperoleh konsekuensi sebagai prinsip profesionalitas. Artikel ini bertujuan untuk memperoleh informasi mengenai tantangan dan strategi yang dihadapi oleh guru prasekolah untuk mengembangkan profesionalisme. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kajian pustaka. Data berupa artikel diperoleh dari google.co.id, researchgate.net dan Perpustakaan Nasional dengan kriteria hasil yang diperoleh mendukung topik penelitian. Pendekatan tema digunakan untuk melakukan proses analisis data. Hasil analisis data pada masing-masing variabel memunculkan tema yang beragam. Untuk tantangan pengembangan profesionalisme guru ditemukan tiga tema yakni keterbatasan waktu, keterbatasan dana, dan pelatihan yang tidak sesuai kebutuhan. Sementara itu, untuk strategi pengembangan profesionalisme guru terdapat empat tema yang mendukung. Implikasi hasil penelitian ini dapat menjadi rujukan dan dasar pengambilan keputusan pemerintah terutama untuk perkembangan pendidikan anak usia dini
709-718 -
Pengembangan Buku Panduan Pembelajaran Berbasis Nilai Pancasila pada Anak Usia Dini
Anik Lestariningrum, Etty Andyastuti, Nur Lailiyah, Intan Prastihastari Wijaya, Yatmin Yatmin, Dwi Yogi Karisma (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.3994 | Check in Google Scholar
Pentingnya pembelajaran nilai Pancasila menjadi hal yang dibutuhkan saat ini, karena muncul permasalahan yang di hadapi  oleh satuan pendidikan jenjang Taman Kanak-kanak ketika harus mengimplementasikan aspek nilai-nilai Pancasila dalam pembelajaran masih kurang terutama ketersediaan buku panduan pembelajaran yang dimiliki guru secara praktis dapat membantu merancang stimulasi sesuai dengan capaian pembelajaran fase fondasi dalam kurikulum merdeka. Tujuan penelitian ini adalah mengembangan buku panduan pembelajaran berbasis nilai Pancasila untuk anak usia dini khususnya usia 5-6 tahun. Metode yang digunakan adalah desain pengembangan 4-D (Four D Models). Hasil penelitian yang dilakukan sampai tahap perancangan design yaitu rancangan buku panduan dalam pengkajian materi ahli agar nanti dalam uji coba dapat dilakukan dengan masukan dan hasil validasi materi yang tepat. Harapan penulis akan melanjutkan tahap uji coba selanjutnya untuk memperoleh hasil yang nantinya memiliki kebermaknaan mendalam dalam peningkatan kualitas pembelajaran anak usia dini berbasis nilai Pancasila.
719-729 -
Analisis Buku Cerita Bergambar Bilingual Kumpulan Dongeng Karakter Baik untuk Anak sebagai Sumber Belajar Bahasa Inggris
Faradina Ilma, Sri Sularti Dewanti Handayani (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.4000 | Check in Google Scholar
Pendidik harus mempunyai kemampuan untuk memberikan pengetahuan kepada anak didiknya, diantaranya adalah pengetahuan mengenai bahasa dan karakter. Pendidik dan orangtua memiliki peran penting untuk menstimulasi tumbuh kembang anak dengan baik. Kemampuan anak dalam berkomunikasi dan keterampilannya dapat didukung melalui adanya buku ajar yang dipilih sebagai sumber belajar. Maka penelitian ini bertujuan untuk menelaah secara mendalam dan rinci mengenai unsur linguistik berupa kosakata dan mengidentifikasi nilai karakter yang terkandung dalam setiap cerita yang terdapat pada buku cerita bergambar bilingual dengan judul Kumpulan Dongeng Karakter Baik Untuk Anak yang memiliki 10 cerita dongeng. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Dengan teknik pengumpulan data berupa content analysis. Dari penelitian ini memberikan simpulan bahwa buku cerita bergambar bilingual ini layak serta dapat digunakan dalam pembelajaran bahasa sebagai sumber belajar bahasa Inggris bagi anak usia dini karena mampu meningkatkan keterampilan linguistik pada anak berupa penambahan kosakata baru serta dapat menambah pengetahuan tentang nilai-nilai karakter yang harus ditanamkan sejak dini.
730-744 -
Apakah Kebersyukuran dan Persepsi Dukungan Organisasi Berperan dalam Meningkatkan Kebahagiaan Guru TK?
Annisa Nur Rosita, Tri Nai'mah, Retno Dwiyanti, Herdian Herdian (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.2947 | Check in Google Scholar
Kebahagiaan guru TK merupakan salah satu kunci keberhasilan pendidikan anak, tetapi, jika guru memiliki masalah personal dan masalah organisasi dapat menyebabkan menurunnya kebahagiaan yang dirasakan. Tujuan penelitian ini untuk menguji pengaruh kebersyukuran dan persepsi dukungan organisasi terhadap kebahagiaan guru taman kanak-kanak di Purwokerto. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif kolerasional. Populasi sebanyak 310 guru taman kanak-kanak Purwokerto dengan sampel 167 yang dipilih dengan teknik proportional random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah skala kebersyukuran, skala persepsi dukungan organisasi, dan skala kebahagiaan. Analisis data dilakukan melalui pengujian outer model dan inner model dengan bantuan bantuan software SmartPLS 3.0. Hasil penelitian menunjukkan kebersyukuran dan persepsi dukungan organisasi dapat meningkatkan kebahagiaan guru TK. Guru Taman kanak-kanak yang selalu bersyukur dan mendapatkan dukungan dari lingkungan organisasi maka lebih merasakan kebahagiaan. Hasil penelitian ini merekomendasikan pentingnya  penguatan faktor personal dan faktor organisasional dalam meningkatkan kebahagiaan guru TK.
745-756 -
Persepsi Calon Guru PAUD terhadap Kurikulum Berbasis Pendidikan Mitigasi Bencana
Kholida Munasti, Khamim Zarkasih Putro, Dewi Fitriani, Umar bin Abd Aziz, Rosmiati Rosmiati, Rahmi Rahmi (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.2905 | Check in Google Scholar
Aceh merupakan daerah rawan bencana dan anak-anak menjadi kelompok yang paling rentan menjadi korban sehingga pengetahuan kebencanaan perlu diberikan sedini mungkin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana persepsi calon guru PAUD terkait penambahan pendidikan mitigasi bencana kedalam kurikulum PAUD. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara via Google Formulir (GForm) yang dibagikan pada mahasiswa calon guru PAUD sebanyak 75 orang di Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini UIN Ar-Raniry, Banda Aceh. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa para calon guru PAUD setuju jika pendidikan mitigasi bencana dimasukkan kedalam kurikulum PAUD karena akan menghasilkan sumber daya manusia yang tangguh dan siap siaga bencana757-768 -
Pelaksanaan Prinsip Pembelajaran di Masa Belajar dari Rumah: Studi Kasus pada Model Sentra
Rohita Rohita, Dewi Asnawiyah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.2861 | Check in Google Scholar
Prinsip pembelajaran merupakan panduan bagi guru dalam memberikan layanan pendidikan untuk anak usia dini. Tujuan penelitian adalah untuk menggambarkan pelaksanaan prinsip pembelajaran tersebut pada lembaga dengan model pembelajaran sentra terutama di masa belajar dari rumah. Subjek penelitian berjumlah 4 orang guru pada sentra Bahan Alam, Bermain Peran, Balok, dan Kreasi dan Olah Tubuh. Penelitian dilakukan menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui oberservasi, wawancara, dan dokumentasi dengan model Miles and Hubberman sebagai teknik analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama masa pandemi, seluruh prinsip pembelajaran yang berjumlah 12 prinsip tetap dilaksanakan, namun 4 diantaranya tidak dapat dilaksanakan secara maksimal, yaitu prinsip bermain sambil belajar, berorientasi pada perkembangan anak, berorientasi pada kebutuhan anak, serta berpusat pada anak. Demikian pula dengan model pembelajaran sentra yang tidak dapat diterapkan optimal karena bentuk pembelajaran daring yang mengharuskan anak melakukan kegiatan yang sama pada waktu yang sama dengan instruksi dari seorang guru.
769-785 -
Implementation Outdoor Learning Activities (OLA) to Develop Early Childhood Language Skills
Khusnul Laely, Lilis Madyawati, Hermahayu Hermahayu, Syakilla Fatkhia Rizki, Chomisah Chomisah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.3980 | Check in Google Scholar
Aspects of language is one aspect that is owned by early childhood that must be stimulated. At this time, children's language skills have not been optimally stimulated and have not been designed through interesting activities. The aim of this research is to describe the need to implement early childhood language development through Outdoor Learning Activity. This study uses a survey method. The subjects were educators at Early Childhood Education institutions under the auspices of Himpaudi Magelang Regency, the Bustanul Athfal Teachers' Association, the Raudhatul Athfal Teachers' Association totaling 40 educators. The data collection tool used a questionnaire at the FGD event to identify the implementation of OLA in developing early childhood language. The analysis technique uses descriptive analysis, namely describing facts with the right interpretation to recognize phenomena and to describe accurately some of the phenomena, groups or individuals that are happening. The results showed that 27.03% of educators had implemented OLA every day and had not optimally developed children's language skills. Stimulation of children's language is still carried out monotonously in the classroom by using conversation method by 24%, storytelling 22%, and question and answer 11%. So that it has not fulfilled the BAN PAUD and PNF accreditation instruments, namely education units that apply interesting learning activities outdoors to get at least 30 minutes of sunlight every day. This supports the need for OLA learning designs to take advantage of the potential of the child's environment.
786-795 -
Pemanfaatan Wayang Punokawan dalam Menstimulasi Multiple Intelegences Anak Usia Dini
Amini Amini, Joko Pamungkas, Anastasia Arum (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.2773 | Check in Google Scholar
Kecerdasan majemuk atau multiple intelegences itu penting tapi belum banyak dikembangkan pada anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pemanfaatan wayang Punokawan dalam menstimulasi multiple intelegences anak di TK Negeri 6 Yogyakarta. Subyek dalam penelitian ini adalah 2 guru dan 34 anak kelompok B. Metode penelitian yang digunakan adalah metode diskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Instrumen penelitian dengan menggunakan pedoman wawancara, lembar observasi, dan dokumentasi kegiatan. Teknik analisis data yang digunakan menurut Miles and Huberman yaitu data reduction, data display dan conclusion drawing/verification. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa multiple intelegences anak dapat dikembangkan dengan pemanfaatan Wayang Punokawan melalui pembelajaran  seni yaitu seni rupa, seni tari dan seni musik.  Â
796-816 -
Level Agreement Persepsi Guru dan Orang Tua Terhadap Pendidikan Seks Anak Usia Dini
Rachmasari Rachmasari, Kurotul Aeni, Yuli Kurniawati Sugiyo Pranoto (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.4065 | Check in Google Scholar
Karakter dasar manusia terbentuk pada masa kanak-kanak sehingga pendidikan seks seyogyanya diberikan lebih awal. Berdasarkan masih banyaknya guru dan orang tua yang memiliki tingkat pengetahuan terbatas terhadap pendidikan seks pada anak usia dini, sumber belajar guru dan orang tua dalam mengajarkan seksualitas masih terbatas, serta pentingnya pendidikan seksual sejak anak usia dini. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk menganalisis level agreement atau tingkat kesepakatan antara guru dan orang tua dalam mengidentifikasi persepsi pendidikan seks anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini menerapkan teknik non-probability sampling dengan purposive sampling. Data dianalisis menggunakan koefisien Cohen’s Kappa untuk mengukur tingkat kesepakatan antar penilai. Hasil penelitian menunjukkan adanya persamaan persepsi atau kesepemahaman antara level agreement guru dan orang tua terhadap pendidikan seks anak usia dini.
817-828 -
Pembelajaran Saintifik dalam Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Memecahkan Masalah pada Anak
Alucyana Alucyana, Raihana Raihana (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.4096 | Check in Google Scholar
Kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah merupakan aspek yang perlu diasah dalam perkembangan anak usia dini. Pelaksanaan penelitian ini memiliki tujuan yakni mengetahui Pembelajaran Saintifik dalam mengembangkan kemampuan berpikir Kritis serta kecakapan memecahkanamasalah pada anak usia dini. Pendekatan Penelitian yang digunakan adalah mixed method dengan concurrent embedded design (memadukan data kualitatif (data primer) dengan data kuantitatif (data sekunder) melibatkan 14 anak usia 5-6 tahun. Hasil penelitian memperlihatkan pada seluruh indikator kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah sebelum pembelajaran saintifik masuk dalam tingkatan belum berkembang dan mulai berkembang. Selanjutnya dilakukan Pembelajaran Saintifik kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah berada dalam tingkatan berkembang sesuai harapan dan berkembang sangat baik. Dengan demikian dapat dikatakan Pembelajaran Saintifik metode yang tepat dalam pengembangan kemampuan berpikir Kritis dan kemampuan Pemecahan masalah pada anak usia dini, diharapkan pembelajaran saintifik menjadi salah satu pembelajaran yang dapat digunakan bagi para pendidik untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan berpikir kritis pada anak di sekolah
829-841 -
Penerapan Pendidikan Seksual Dini BerbasisMedia Audio Visual melalui Lagu Kujaga Tubuhku
Rizka Rahmasari, Kartika Nur Fathiyah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.3754 | Check in Google Scholar
Salah satu aspek yang harus diperhatikan dalam pendidikan anak usia dini adalah perkembangan psikoseksual anak. Penelitian ini bertujuan untuk penerapan pendidikan seksual dini berbasis media audio visual melalui lagu Kujaga Tubuhku. Menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan subjek anak-anak berusia antara 5 dan 6 tahun terdiri dari 15 orang dan 3 guru dan dipilih secara acak. Teknik pengumpulan data melalui metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendidikan seksual dini berbasis media audio visual melalui lagu Kujaga Tubuhku dapat meningkatkan perkembangan anak pada aspek nilai agama dan moral, fisik motorik, kognitif dan sosial emosional. Hasil wawancara membuktikan bahwa penggunaan media berbasis audio visual melalui lagu Kujaga Tubuhku mampu meningkatkan pemahaman anak tentang organ-organ tubuh yang wajib dijaga serta tidak boleh dijamah oleh orang lain. Selain itu, pembelajaran seksual anak usia dini juga sangat membantu anak agar mampu membentengi dirinya dari hal-hal yang tidak diinginkan di kemudian hari sehingga apabila anak sudah memahami makna dari pendidikan seksual ini, maka mereka akan lebih menghargai dirinya sendiri agar terhindar dari segala hal yang dapat merugikan dirinya sendiri kelak.Â
842-854 -
Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing oleh Guru PAUD
I Made Elia Cahaya, Christiani Endah Poerwati, Ayu Suryaningsih (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.2534 | Check in Google Scholar
Model pembelajaran inkuiri terbimbing memiliki tahapan dan prinsip yang selaras dengan pendekatan pembelajaran saintifik. Pembelajaran yang menyenangkan dan berpusat pada anak, terdiri dari proses mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, menalar, dan mengomunikasikan. Penelitian ini untuk menganalisis kendala-kendala yang dihadapi serta efektitivitas dalam penerapan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing yang diaplikasikan oleh guru PAUD. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan metide pengumpulan data berupa  oberservasi, wawancara, dan studi dokumen. Hasil penelitian ditemukan persentase guru yang telah menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing sebesar 53,3%, kendala yang ditemukan dalam penerapan disebabkan karena Kemampuan anak tidak merata (86,7%). Dan Efektifitas penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing diketahui dari rata-rata perkembangan kemampuan anak yang menunjukan 4,4% berkembang sangat baik, 68,9% sudah berkembang sesuai harapan, 26,7% mulai berkembang dan tidak anak-anak yang belum mengalami perkembangan.
855-862 -
Penanaman Nilai Religius dalam Kegiatan Menyanyi Lagu Islami pada Anak di Taman Kanak-kanak
Suwarti Suwarti, Joko Pamungkas, Muthmainah Muthmainah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.3650 | Check in Google Scholar
Menurunnya kualitas nilai karakter menjadi suatu keprihatinan. Pendidikan karakter menjadi hal penting bagi anak yang dapat dibentuk melalui berbagai kegiatan termasuk bernyanyi. Penelitian ini bertujuan untuk menjabarkan deskripsi mengenai nilai religius yang tertanam dalam kegiatan menyanyi lagu Islami pada anak didik di TK Islam Tunas Melati Yogyakarta. Subjek penelitian ini adalah dua guru kelas, satu guru ekstra musik dan tiga puluh anak didik TK Islam Tunas Melati Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang telah diperoleh selanjutnya dianalisis menggunakan model Milles dan Hubberman. Hasil yang didapat pada penelitian ini menunjukkan bahwa penanaman nilai religius dan moral melalui pembelajaran menyanyi lagu islami yang menarik dan menyenangkan berdampak bagi anak didik berupa pembiasaan adab dan pengenalan kebiasaan dalam sehari-hari. Anak menjadi terbiasa untuk saling mengucap salam, mengenal rukun Islam, mengenal para Nabi, rasa syukur kepada Allah, dan terbiasa berdo’a.
863-875 -
Pembelajaran Tari Tradisional untuk Stimulasi Aspek Perkembangan Anak Usia Dini
Farhana Djibran, Joko Pamungkas (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.4167 | Check in Google Scholar
Tari tradisional sebagai salah satu kesenian rakyat harus mampu bertahan di tengah arus budaya luar yang lebih sering dilihat dan digemari anak remaja dan tak terkecuali anak usia dini. Artikel ini bertujuan untuk memberikan informasi mengenai tari tradisional yang sesuai untuk anak usia dini dan dampaknya terhadap aspek perkembangan anak. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah studi literatur. Data dikumpulkan melalui berbagai sumber jurnal di internet dengan fokus utama adalah jurnal yang membahas tentang tari tradisional anak usia dini. Data yang telah terkumpul dianalisis menggunakan pendekatan tema. Hasil empat tema dalam penelitian ini yaitu tari tradisional dapat menstimulasi aspek kognitif, motorik, emosi, dan seni. Lebih lanjut, hasil analisis data menunjukkan aksesoris tari dan kurangnya motivasi dari guru menjadi tantangan dalam pembelajaran tari. Implikasi hasil penelitian ini dapat digunakan oleh guru prasekolah memilih tari tradisional yang tepat. Penelitian selanjutnya dapat memperhatikan kelemahan dalam penelitian ini untuk menghasilkan data yang lebih mendalam
876-886 -
Analisis Pola Asuh Ayah Tunggal terhadap Kelekatan Anak
Sari Atika Parinduri, Risydah Fadilah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.4040 | Check in Google Scholar
Adalah fitrah manusia untuk selalu dapat menjalin hubungan intim dengan orang-orang terdekat di lingkungannya, dan yang paling utama ialah menjalin kedekatan dengan kedua orang tua. Pola asuh orang tua akan berdampak terhadap kelekatan anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis lebih mendalam bagaimana bentuk pola asuh ayah tunggal terhadap kelekatan anak. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Â Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 5 orang ayah tunggal. Teknik analisis data berupa triangulasi model interaktif menggunakan teknik analisis data berupa triangulasi model interaktif yang meliputi pengumpulan data, tahap pereduksian data, tahap penyajian data, dan tahap pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh orang tua dengan status ayah tunggal lebih cenderung menggunakan pola asuh otoritatif dan permisif. Sedangkan kelekatan yang diberikan ayah tungga kepada anak cenderung menggunakan pola secure attachment. Meskipun anak telah memasuki perkembangan usia menuju dewasa, mereka tetap membutuhkan kasih sayang dan perhatian dari orang tua.
887-894 -
Pola Pendampingan Orang tua dalam Pembelajaran Anak Usia Dini Selama Covid-19
Imam Muthie, Sugito Sugito (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.2271 | Check in Google Scholar
Pembelajaran online telah menggantikan pembelajaran tatap muka tradisional selama pandemi Covid-19 untuk mempertahankan pembelajaran PAUD dan permainan anak-anak di rumah. Penelitian ini menggunakan metode kajian studi literatur guna menunjukkan pola pendampingan yang dilakukan oleh orang tua dalam pembelajaran mandiri anak usia dini dari rumah selama pandemi. Metode pengumpulan data diambil dari berbagai literatur yang sesuai, dan telah melalui proses analisis, evaluasi, klasifikasi dan sintesis. Pola pendampingan adalah suatu bentuk dukungan atau bantuan yang diberikan secara terus menerus demi mencapai suatu tujuan tertentu, dalam konteks belajar anak usia dini orang tualah yang berperan aktif dalam melakukan pendampingan terhadap anak. Orang tua melakukan pendampingan belajar pada anak dalam bentuk mengawasi anak belajar, mengatur waktu belajar anak, mengidentifikasi kesulitan belajar anak, dan membantu mengatasi kesulitan belajar anak, serta memfasilitasi kebutuhan belajar anak. Bentuk pendampingan lain yang dilakukan oleh orang tua adalah memberikan motivasi agar anak menyelesaikan tugasnya secara mandiri dengan sebaik mungkin. Berdasarkan hasil temuan studi tersebut dapat disimpulkan bahwa sejatinya pola pendampingan belajar pada anak usia dini di masa pandemi merupakan kewajiban orang tua yang harus dilaksanakan secara konsisten dan berkesinambungan disamping kewajiban lainnya
895-903 -
Media Busy Book untuk Kemampuan Membaca Permulaan Anak Tunarungu di SLB
Masteni Masteni, Nur Azizah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.3494 | Check in Google Scholar
Anak tunarungu yang memiliki kesulitan dalam hal mendengar karena ada gangguan pada pendengaran mereka, hal ini dapat menjadi penghambat dalam perkembangan berkomunikasi mereka. Pada umumnya anak tunarungu, kegiatan membaca permulaan meliputi pengenalan huruf, kata dan kalimat yang sederhana. Tujuan dari artikel ini adalah untuk menganalisa dan mengetahui peranan Media Busy Book dan perkembangannya dalam peningkatan kemampauan membaca permulaaan bagi anak tunarungu. Jenis Research and Development. Media Busy Book mendapatkan persentase penilaian yang menunjukkan kriteria sangat baik. Uji coba media Busy Book yang dilakukan di lapangan kepada anak tunarungu menunjukkkan kategori Baik. Sehingga diambil kesimpulan bahwa pembelajaran di SLB layak menggunakan media Busy Book. Media Busy Book dalam proses interaksi dan pelaksanaan belajar mengajar dapat menjadi solusi dalam kefektifan kemampuan membaca permulaan bagi anak tunarungu.
904-914 -
Pendampingan Orang Tua dalam Membatasi Penggunaan Gawai Pada Anak Usia Dini
Novi Hidayati, Heny Djoehaeni, Badru Zaman (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.3004 | Check in Google Scholar
Penggunaan gawai semakin diadopsi dan digunakan oleh anak sejak dini sehingga orang tua memainkan peranan penting dalam membentuk penggunaan gawai yang aman dan sehat agar terhindar dampak negatif. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pendampingan orang tua dalam membatasi, mengatur, dan mengelola penggunaan gawai pada anak usia dini. Penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan menggunakan wawancara. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan teknik analisis grounded theory melalui open coding, focus coding, axial coding, dan theoretical coding. Subjek pada penelitian ini adalah tiga orang tua yang memiliki anak dengan usia 2- 5 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua memberikan pendampingan dengan membatasi, mengatur, dan mengelola penggunaan gawai. Adapun batasan yang diberikan oleh orang tua kepada anaknya dalam penggunaan gawai yaitu, batasan waktu, batasan aplikasi, batasan jarak, batasan konten, dan batasan perangkat. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran bagi orang tua mengenai batasan-batasan yang dapat digunakan untuk membentuk penggunana gawai yang aman, nyaman, dan sehat bagi anak.
915-926 -
Investigating parents' degrees of trust and communication towards teachers in Indonesian kindergartens
Elly Ramadhani Sipayung, Ching Ching Cheng (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.3590 | Check in Google Scholar
The parent-teacher interaction has been identified as a critical component in the development of children. Teachers' capacity to educate children is influenced by the level of trust parents have in them. Creating a supportive environment at home and cooperating with the school are essential components of a positive educational experience for all parties involved. Prior research, however, found little parental involvement particularly in establishing a quality relationship with the schools in Indonesian kindergartens. This research aimed to examine Indonesian parents’ degrees of trust and communication toward the teachers in 8 kindergartens in Dairi regency, North Sumatra. In constructing the questionnaire, 9 early childhood education practitioners were invited to make content suggestions before conducting a validity test and reliability through factor analysis. The validity is guaranteed by the Kaiser-Meyer-Olkin Measure result of .872 and Barlett's Test (Chi-Square = 3451.561, df = 406, p 0.05). The reliability was measured using Cronbach's Alpha obtaining an alpha coefficient of .870, indicating good reliability. The findings from the 203 questionnaires consisting of 29 items that were distributed indicate parents’ favorable attitudes toward teachers. Besides, the parent’s background does not reflect their attitudes and practices. Suggestions, including delivering the concept of partnership to the parents and increasing the opportunities of participating in school activities, are provided to promote greater quality of the parent-teacher relationship.Â
927-936 -
Teachers’ Challenges and Strategies in Teaching Literacy Skills for Children with Special Needs
Irine Kurniastuti, Laurensia Aptik Evanjeli, Diana Permata Sari (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.3598 | Check in Google Scholar
This research is motivated by the existence of various literacy problems in kindergarten and elementary school. The purpose of this research is to find out the challenges faced by teachers in teaching literacy to children and the teacher's strategy in teaching literacy to children with special needs. This research is qualitative research in which the data is collected through open-ended questionnaires and interviews and analyzed descriptively. Result:1) Not all teachers accompanying children with special needs have adequate knowledge in teaching basic literacy skills; teachers find it difficult to find appropriate learning programs and media to assist children with different abilities,2) Strategies to teach basic literacy: implementing adaptive learning programs, providing supporting facilities; using differentiated learning; teaching pre-academic abilities; learning with nature and all the senses in the teachable moment. Early childhood education is the formation period for preparing children to study in elementary school. Therefore, a collaboration between kindergarten and elementary teachers in teaching literacy is required
937-948 -
Bercerita dengan Teknik Chain Story untuk Mengembangkan Karakter Anak Usia Dini
Nurzannah Nurzannah, Juli Maini Sitepu, Zailani Zailani (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.3613 | Check in Google Scholar
Pengembangan karakter anak usia dini harus menjadi prioritas. Karena saat ini, karakter bangsa kita sudah mengalami reduksi di seluruh lini kehidupan. Apalagi metode bercerita  yang digunakan dalam mengembangkan karakter anak kurang maksimal. Hasil observasi, guru di TK ABA Aisyiyah se Kota Medan juga belum maksimal menggunakan metode bercerita tersebut untuk mengembangkan karakter anak. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan prototype model pengembangan bercerita dengan teknik Chain Story. Subjek penelitiannya adalah para guru TK ABA di Kota Medan. Metode penelitiannya menggunakan analisis dokumen, observasi, wawancara, dan FGD. Teknik Chain Story dilakukan berpusat pada anak, guru sebagai pemantik cerita berdurasi singkat. Anak bebas bercerita dengan kata-kata, cara, dan gayanya sendiri. Namun, kontennya tetap sesuai dengan tema dan tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Guru mengawasi jalannya pembelajaran, menilai kemampuan dan karakter saat anak sedang bercerita. Penelitian ini berimplikasi pada penerapan metode bercerita yang tidak lagi berpusat pada guru, tetapi menjadi berpusat pada anak (Child Centered-Learning)
949-962 -
Hubungan Pelatihan dengan Kinerja Guru PAUD Berbasis Bahasa Sehari-Hari di Kota Ambon
Rudolf Kampa, Lambertus Lokollo, Vando Kristi Makaruku (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.3630 | Check in Google Scholar
Tingkat pendidikan guru-guru pada Program Penddikan Anak Usia Dini Berbasis Bahasa Sehari-hari di kota Ambon masih banyak guru pada Program Penddikan Anak Usia Dini Berbasis Bahasa Sehari-hari belum memiliki kualifikasi yang memadai. Sebagai alternatif pemecahan masalah di atas Yayasan Sulinama yang memprakasai Program Penddikan Anak Usia Dini Berbasis Bahasa Sehari-hari berupaya memberikan pelatihan yang berkaitan dengan kompetensi guru PAUD dalam upaya meningkatkan kualitas dan layanan pendidik PAUD serta mendukung peningkatan kualitas layanan yang relevan dengan tuntutan masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pelatihan guru dengan kinerja guru Program Penddikan Anak Usia Dini Berbasis Bahasa Sehari-hari di Kota Ambon. Â Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif koresional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua guru Program pendidikan anak usia dini Berbasis Bahasa Sehari-hari Kota Ambon berjumlah 50 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah Sampling Jenuh. Hasil Penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara pelatihan guru dengan kinerja guru program Berbasis Bahasa Sehari-hari di kota Ambon963-970 -
Pengembangan Model Bimbingan Kelompok Berbasis Islami untuk Meningkatkan Karakter Anak
Novi Andriati, Amelia Atika, Novi Wahyu Hidayati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.3860 | Check in Google Scholar
Anak yang sering telat datang sekolah, menangis saat ditinggal orang tuanya, tidak mau bergaul dan kurang tanggung jawab membuat rendahnya nilai karakter anak. Tujuan penelitian yaitu menganalisis layanan BKp berbasis Islami terhadap karakter anak di TK yang meliputi bidang pribadi-sosial dan belajar. Metode yang digunakan ialah R&D. TK Islam Al Adaby ialah subjek penelitian ini, yang berlokasi di Kota Pontianak. Data primer yaitu kepala sekolah, guru, peserta didik dan orang tua serta sekunder yaitu dokumen, merupakan sumber data penelitian. Analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasilnya model BKp Islami cukup memadai dalam meningkatkan karakter anak dari hasil uji lapangan dengan skor penilaian rata-rata 84,49%, serta penilaian validator rata-rata 83,66%. Produk akhir dinilai sangat layak digunakan sebagai model BKp Islami dalam proses pembelajaran untuk meningkatkan karakter anak
971-980 -
Implementasi Kegiatan Pengembangan Seni Berbasis Kurikulum 2013
Sumiyati Sumiyati, Joko Pamungkas (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.2857 | Check in Google Scholar
Dalam kurikulum 2013 memuat segala program pengembangan yang sudah direncanakan secara terintegrasi dan berkesinambungan sesuai dengan tingkat perkembangan anak, termasuk pengembangan seni. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan implementasi kegiatan pengembangan seni berbasis kurikulum 2013. Penelitian ini ialah  penelitian deskriptif kualitatif, yakni pengamatan kegiatan atau aktivitas untuk menemukan informasi faktual dan menganalisisnya secara tepat. Subyek penelitian ini yaitu kepala sekolah, empat (4) guru, dan tenaga kependidikan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Instrumen atau alat pengumpulan data yang digunakan berupa pedoman wawancara, pedoman observasi, dan pedoman dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan bahwa implementasi kegiatan pengembangan seni berbasis kurikulum 2013 meliputi kegiatan menggambar, mewarnai, kolase, montase, mengecap, menganyam, menjiplak, membentuk dengan berbagai media, finger painting, drumband, dan menari
981-990 -
Pengembangan Motorik Halus Anak Usia Dini melalui Kegiatan Finger Painting
Sri Wahyuningsih, Sri Wahyuni, Rosmaimuna Siregar (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.3892 | Check in Google Scholar
Penelitian ini dilatarbelakangi adanya permasalahan yang ada di TK Asyiyah Bustanul Athfal, yaitu masih kurangnya anak-anak yang mampu mengoptimalkan indera peraba dan penglihatannya dalam melakukan kegiatan akademik salah satunya kegiatan mewarnai. Finger painting merupakan sebuah teknik dimana anak-anak bisa lebih leluasa menggunakan jari-jarinya dalam kegiatan menggambar dan mewarnai, hal ini tentunya bagus dalam melatih koordinasi antara kemampuan indera peraba dan penglihatannya. Finger painting menjadi focus utama dalam penelitian ini yaitu mengenai sejauh mana peran teknik ini dalam meningkatkan motorik halus pada anak. Ini merupakan penelitian kualikatif dengan menggunakan wawancara dan dokumentasi dalam metode pengumpulan datanya. Adapun pihak yang terlibat pada riset ini yaitu para tenaga pendidik dan peserta didik. Dari penelitian ini di dapatkan hasil bahwa dalam teknik finger painting ini dapat mengembangkan motorik halus pada anak-anak.
991-1000 -
Aplikasi Parents and Kids Berbasis Android untuk Meningkatkan Keterampilan Pola Pengasuhan Positif Anak
I Ketut Atmaja Johny Artha, Arini Dwi Cahyani (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.3903 | Check in Google Scholar
Orang tua di Indonesia memanfaatkan gadget lebih dominan sebagai hiburan. Tujuan penelitian mendeskripsikan efektivitas dalam peningkatan pola pengasuhan postif pada anak usia dini dalam penggunaan aplikasi parents and kids. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksperimen dengan desain Pre-Experimental desaign. Lokasi penelitian di PAUD program Kelompok Bermain di Kota Baru Driyorejo Gresik. Responden pada penelitian ini, yaitu orang tua Kelompok Bermain (KB) sejumlah 45 dengan teknik Quota Random Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan tes (pretes-posttes), observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian diketahui terdapat perbedaan yang signifikan. Orang tua terampil dalam menyediakan lingkungan yang aman bagi anak. Orang tua melakukan diskusi kecil mengenai kegiatan apa saja yang dilakukan. Orang tua memahami dirinya sebagai support sistem bagi anak. Kebutuhan kasih sayang dibutuhkan sebagai bentuk dukungan batin yang dimiliki anak. Mendukung pola asuh anak dibutuhkan kegiatan parenting, baik dilakukan secara luring maupun daring. Penggunaan aplikasi parents and kids membantu orang tua memperoleh informasi, sehingga dapat sebagai rekomendasi orang tua dan guru untuk membuat inovasi parenting.
1001-1016 -
Implementation of Problem Based Learning Model to Improve Early Childhood Abilities in Creative Thinking
Pikir Wisnu Wijayanto, Nurpeni Priyatiningsih, Herman Herman, Sudadi Sudadi, Nanda Saputra (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.3909 | Check in Google Scholar
The study below examines the development of students' critical and creative thinking abilities through the use of article reviews and the Problem Based Learning instructional approach. This study is qualitative and was conducted utilizing library research, specifically library research that used data grouping methods. It was then completed by examining and studying numerous pertinent research publications and papers. utilizing analytical methods for gathering, combining, and recognizing secondary data from numerous pertinent investigations. The adoption of the Problem Based Learning learning paradigm itself can boost students' capacity for creative thought, according to the study's findings. The findings of research done using library resources revealed that students' capacities for creative thought had improved, with outcomes moving into the medium category. In this study, four factors—fluency, flexibility, originality, and elaboration—were also linked to an improvement in students' capacity for creative thought. It follows that the application of the learning paradigm that Problem Based Learning is capable of improving students' creative thinking skills.
1017-1023 -
Pengembangan Video Animasi terhadap Kecerdasan Interpersonal Anak Usia Dini
Sri Bunga Hariyati, Nurhafizah Nurhafizah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.4033 | Check in Google Scholar
Kecerdasan interpersonal merupakan aspek kecerdasan yang penting bagi pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa beberapa anak memiliki kecerdasan interpersonal yang rendah, pemalu, dan kesulitan mengendalikan emosinya. Mereka juga mengalami kesulitan menyesuaikan diri dengan lingkungan baru. Pembuatan video animasi untuk meningkatkan kecerdasan interpersonal anak usia 5 sampai 6 tahun merupakan tujuan dari penelitian ini. Tahapan analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi terdiri dari metode R&D dari ADDIE.â€Data penelitian diperoleh dari hasil observasi, angket, dokumentasi, dan uji validasi ahli. Hasil Uji validasi materi dan validasi media dikatakan sangat valid, sehingga media sangat layak digunakan.. Untuk hasil uji kepraktisaniberdasarkan indikator pada penggunaan media, waktu, tampilan media produk dinyatakan sangat praktis dan pada indikator komunikasi dan empati produk dinyatakan sangat efektif. Hasilnya, media video animasi yang dijelaskan pada hasil penelitian ini layak digunakan sebagai media pembelajaran, khususnya bagi individu yang memiliki kecerdasan interpersonal pada anak usia dini
1024-1034 -
Peran Kepemimpinan Kepala Sekolah Terhadap Kinerja Guru Masa Era New Normal di PAUD Kabupaten Kudus
Nindia Lu'luil Maknun, Mintarsih Arbarini, Yuli Kurniawati Sugiyo Pranoto (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.4042 | Check in Google Scholar
Aktivitas di dunia pendidikan berangsur-angsur kembali normal. Kesiapan lembaga PAUD untuk pembelajaran tatap muka mensyaratkan kepatuhan pada protokol Kesehatan. Peran kepemimpinan kepala sekolah sebagai cara dalam membimbing, memotivasi dan membimbing semua elemen pada suatu kelompok untuk memperoleh tujuan yang diharapkan serta memungkinkan kinerja guru dapat berjalan secara maksimum. Tujuan riset ini untuk mengetahui pengaruh peran kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru masa era new normal di PAUD Kabupaten Kudus. Riset ini menggunakan penelitian kuantitatif non-eksperimental, dengan jenis penelitian korelasional. Populasi pada riset ini guru PAUD Kabupaten Kudus sebanyak 254 orang. Hasil riset menunjukkan kinerja guru masa era new normal dipengaruhi oleh kepemimpinan kepala sekolah dapat diterima kebenarannya dengan model hubungan linier. Sehingga hasil riset ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi kepala sekolah, guru, dan dinas pendidikan untuk dapat meningkatkan kinerja guru melalui kepemimpinan kepala sekolah.
1035-1043 -
Adaptasi Kurikulum Taman Kanak-kanak Penggerak: Sebuah Strategi dari Daerah Pesisir
Imro'atus Syafiqoh, Yuli Utanto, Deni Setiawan (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.4043 | Check in Google Scholar
Program sekolah penggerak merupakan kolaborasi antara Kemendikbudristek dengan pemerintah daerah yang diikuti mulai PAUD (TK), SD, SMP, SMA dan SLB, baik dari lembaga negeri maupun swasta. Program ini dilaksanakan menggunakan kurikulum merdeka yang disesuaikan dengan nilai kearifan lokal sesuai khas daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi adaptasi kurikulum pada taman kanak-kanak penggerak di wilayah pesisir, dengan menggunakan metode kualitatif model etnografi. Hasil pada penelitian ini adalah pembelajaran TK penggerak di pesisir banyak dilakukan di outdoor dengan memanfaatkan media yang terdapat di lingkungan sekitar. Metode pembelajaran yang diterapkan adalah pembelajaran berbasis proyek dengan mengenalkan nilai kearifan lokal dari masing masing karakteristik khas wilayah lembaga seperti kuliner, budaya, bahasa dan sosial lainya.
1044-1054 -
Transition Program for Young Children with Special Needs: Parents’ Experiences
Nur Azizah, Rafika Rahmawati, Edi Purwanta (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.4053 | Check in Google Scholar
The successful transition process in early childhood led to future school outcomes. The aim of the research was to explore the experiences of parents of children with special needs in transitioning their children to school. The study used a qualitative approach involving 17 parents of young children with special needs receiving education in special schools in Yogyakarta. Focus group discussion was used to collect the data. Data collected from Focus Group Discussion was analysed using thematic analysis. Findings from the study show that parents of children with mild special needs do not have specific preparation in transitioning their children to school, school provided a week at the beginning of the school period for parents to stay and assist their children in the classes. Parents believe that there is no adequate support for transitioning their children to school and that condition exaggerates their anxieties when leaving their children at school. A structured transition program is needed as the implication of this study.
1055-1062 -
Pengaruh Model Contextual Teaching and Learning Terhadap Keterampilan Berbicara Anak Usia Dini
Arlis Herdiyanti, Suparno Suparno (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.3876 | Check in Google Scholar
Keterampilan berbicara anak usia dini perlu dilatih untuk mengemukakan ide dan pikirannya agar dapat terlatih dengan baik. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui terdapat pengaruh contextual teaching and learning terhadap keterampilan berbicara anak usia 5-6 tahun yang dilakukan agar guru mendapatkan gambaran tentang model-model pembelajaran dimana baik dan tepat dalam mengoptimalkan aspek kterampilan berbicara pada anak usia TK Kelompok B. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik observasi dengan subjek penelitian adalah (n=37) kelompok TK-B. Teknik analisis data ialah analisis deskriptif dengan paired sample t-test untuk menguji suatu perbedaan pretest dan posttest menggunakan model pembelajaran CTL Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh contextual teaching and learning terhadap keterampilan berbicara anak pada aspek pengucapan, pengembangan kosa kata dan pembentukan kalimat.
1063-1072 -
Loose Parts: Stimulation of 21st Century Learning Skills (4C Elements)
Mochamad Sukardjo, Besse Nirmala, Suci Aprilyati Ruiyat, Haerul Annuar, Uswatun Khasanah5 (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.4088 | Check in Google Scholar
There are many problems faced by teachers in stimulating children's development. One of them is the 4C skills. Teachers give more assignments contained in the Children's Worksheets, even though in the surrounding environment there are many materials that can be used as learning media. This study aims to develop a learning model by utilizing loose parts media to stimulate children's 4C skills. The type of research used is research and development adapted from Borg & Gall, Dick, Carey, & Carey, and Hannafin & Pack. The research uses material expert validation, language, media, and learning design. Data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The results of the study show that learning models using loose parts media can stimulate children's 4C skills. Aspects of critical thinking, when finding a problem, children can solve it by continuing to try. Creativity, children have the skills to think outside the box, try to assemble from various loose parts, develop ideas, and find new innovations. Collaboration, children can work together and quickly adapt to others. Communication, children can share thoughts, questions, ideas, and play experiences.
1073-1086 -
Eksistensi Lembaga Taman Kanak-Kanak dalam Mempertahankan Nilai Budaya di Tengah Globalisasi
Titi Nugraini, Joko Pamungkas (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.4105 | Check in Google Scholar
Pengenalan nilai budaya pada anak usia dini menjadi langkah strategis untuk menumbuhkan rasa cinta pada budaya ditengah arus globalisasi. Taman Kanak-Kanak merupakan salah satu lembaga yang menjadi pilihan masyarakat terkait penanaman nilai budaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk memaparkan pentingnya menanamkan nilai-nilai budaya kepada anak serta pentingnya merancang kegiatan pembelajaran secara kreatif sehingga mampu menumbuhkan rasa cinta anak kepada budaya. Penelitian menggunakan teknik deskriptif kualitatif dengan melakukan kegiatan wawancara, dokumentasi, dan observasi dalam rangka pengumpulan data. Metode analisis data yang digunakan adalah triangulasai model interaktif yang menggabungkan reduksi data, penyajian data, dan penyusunan kesimpulan. Penelitian dilakukan di TK ABA Kricak Kidul dengan subjek Kepala Sekolah dan Guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai budaya berhasil ditanamankan kepada anak usia dini dengan kegiatan pembelajaran yang kreatif dan menarik. Nilai-nilai budaya yang tertanam pada diri anak tercermin dalam setiap tingkahlaku anak baik dalam pembelajaran maupun diluar pembelajaran
1087-1104 -
Pembiasaan Nilai-Nilai Kepedulian Lingkungan pada Anak Usia Dini melalui Prinsip Pembelajaran
Sayyidah Ulul Nabila, Gunarti Dwi Lestari, Wiwin Yulianingsih (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.3859 | Check in Google Scholar
Implementasi pembelajaran yang berkaitan dengan alam pada peserta didik PAUD seringkali terabaikan. Untuk mengentaskan permasalahan kerusakan lingkungan, perlu adanya penanaman karakter peduli lingkungan sejak anak dalam tahapan usia dini, salah satunya melalui pengenalan lingkungan alam sekitar, Literasi alam memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk berinteraksi langsung dengan lingkungan sekitarnya seperti tumbuhan, hewan, dan ekosistem alam lainnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil dari penerapan pembiasaan nilai-nilai kepedulian lingkungan melalui prinsip pembelajaran. Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengambilan sampel yang dilakukan adalah purposive sampling. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan berupa hasil dokumentasi, observasi, dan wawancara terstruktur. Uji keabsahan data yang digunakan adalah uji kredibilitas, uji transferabilitas, uji dependabilitas, dan uji konfirmabilitas. Melalui penelitian ini dapat disimpulkan bahwa implementasi prinsip pembelajaran di SALAM yakni; jaga diri, jaga teman, jaga lingkungan, dapat menjadi alternatif kegiatan literasi budaya yang dilakukan secara kontekstual terhadap kelestarian lingkungan.
1105-1118 -
Early Childhood Islamic Boarding School in The Perspective of Education Sciences
Maesaroh Lubis, Darliana Sormin, Wael 'Ali Sayyed, Abdulroman Mahir (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.4064 | Check in Google Scholar
This research is motivated by the fast growth of early childhood Islamic boarding schools (children of 5-7 years old). One of the reasons for the fast growth of Islamic boarding schools is the high public interest caused by the reduced trust of parents in modern educational institutions. This study used a qualitative literature review method with a systematic review approach. Data collection was carried out using an online reference search by entering the keyword "Early Childhood Islamic Boarding Schools" limited to articles published in the last ten years (2012-2022). The article is then processed to map themes that are often used by previous researchers. Then it is analyzed to get an overview of the focus aspects of the study of early childhood Islamic boarding schools in Indonesia. The results of the discussion show that research on the topic of Islamic boarding schools for early childhood has not been carried out much. However, there are quite a lot of studies on the impact of early childhood being away from their parents. The research results obtained concluded that the impact received by early childhood who lived and studied in Islamic boarding schools was the problem of attachment and parenting.
1119-1129 -
Pengembangan Buku Cerita Big Book Kalender Meja dalam Meningkatkan Kemampuan Literasi Anak Usia Dini
Nurhenti Dorlina Simatupang, Sri Widayati, Kartika Rinakit Adhe, Sefy Amaliatus Sholichah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.4067 | Check in Google Scholar
Permasalahan yang muncul adalah rendahnya kemampuan anak dalam mengenal literasi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menghasilkan sebuah produk baru dengan mengembangkan produk yang sudah ada sebelumnya menjadi bentuk kalender meja dan dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan literasi anak usia dini yang menyenangkan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan melibatkan validator yaitu 2 ahli materi, 1 ahli media, dan menguji kepraktisan penggunaan produk pada 7 guru PAUD. Uji coba produk dilakukan pada 10 anak kelompok A di TK Tunas Bangsa. Teknik analisis data menggunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian diperoleh dari validasi kedua ahli materi sebesar 86%, validasi ahli media 92% serta dari 7 responden guru sebesar 92%. Dari uji coba produk memperoleh nilai Asymp (2-tailed) sebesar 0,004 < 0,05 yang menunjukkan buku cerita big book kalender meja dapat berpengaruh secara signifikan serta efektif dalam meningkatkan kemampuan literasi anak kelompok A di TK Tunas Bangsa
1130-1141 -
Pola Pengasuhan dan Pendidikan Karakter Anak pada Keluarga Nelayan di Indonesia
Shella Zelviana Suci, Humaizi Humaizi, Zulkifli Zulkifli, T Ilham Saladin, Ria Manurung (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.2689 | Check in Google Scholar
Pembangunan di dalam keluarga terdiri dari pola pengasuhan dan pendidikan karakter sebagai perwujudan generasi yang berkualitas dan berkarakter. Pembangunan karakter ini menentukan perilaku anak, seperti keluarga di daerah pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana “pola pengasuhan dan pendidikan karakter anak pada keluarga nelayan di Desa Kuala Lama Kecamatan Pantai Cermin Kabupaten Serdang Bedagaiâ€. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara kepada 15 orang informan (nelayan buruh, perorangan, dan toke) dan penyebaran kuesioner kepada 53 responden. Hasil penelitian menujukkan bahwa pola pengasuhan otoriter ditemukan pada nelayan perorangan dan beberapa nelayan toke. Pola pengasuhan demokratis diterapkan pada keluarga nelayan buruh dan nelayan toke. Pendidikan karakter seperti menumbuhkan nilai gotong-royong, integritas, nasionalisme, dan religius, telah berjalan dengan baik. Orang tua telah mampu berperan menjadi guru, pendamping, penasehat, kepada sang anak. Hanya saja, beberapa orang tua, tidak mengarahkan secara khusus bakat atau keterampilan diri anak
1142-1152 -
Pengaruh Media Flashcard Berbasis Digital terhadap Kemampuan Membaca Awal Anak Usia 5-6 Tahun
Yusuf Maronta, Joko Sutarto, Barokah Isdaryanti (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.4152 | Check in Google Scholar
Aspek bahasa sebagai salah satu luaran dalam layanan pendidikan di satuan PAUD menjadi penting diperhatikan untuk mengawal tumbuh kembang anak. Kenyataannya, aspek ini masih minim tersentuh khususnya untuk kemampuan membaca awal.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan media flashcard berbasis digital terhadap kemampuan membaca awal anak usia 5-6 tahun. Metode penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Hasil yang ditemukan bahwa pada kelas eksperimen persentasenya lebih tinggi dari yang kelas kontrol. Terdapat pengaruh yang signifikan dari penggunaan media flashcard berbasis digital terhadap kemampuan membaca awal anak usia 5-6 tahun kelompok B. Maka dapat disimpulkan ada perbedaan rata-rata skor penilaian kemampuan membaca awal anak antara kelas yang menggunakan media flashcard berbasis digital dan kelas yang menggunakan media konvensional. Hal utama meningkatnya kemampuan membaca awal anak karena sajian pembelajaran dengan menggunakan media flashcard berbasis digital dapat menarik semangat anak untuk belajar
1142-1161 -
The Effect of Role Playing Methods on Social-emotional Development in Preschool Children
Marthalisa Wirahandayani, Windy Rakhmawati, Ema Arum Rukmasari (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.3626 | Check in Google Scholar
Problems that are often experienced by preschool-age children include maladjustment, egocentric, aggressiveness, anxiety, and tend to withdraw from society so that it can cause behavioral problems that reduce social-emotional development. If this problem is not addressed immediately, it can have a negative impact on the health and behavior of children in adulthood. Provision of effective role playing encourages social emotional development of children where through fun playing activities, children get rich experiences so that they can improve social emotional development. This study aims to conduct a literature review review related to the influence of the role playing method on the social emotional development of preschool-aged children. The method used is SLR (Systematic Literature Review). Data collection was carried out by identifying, screening, eligibility, and inclusion stages. A total of 15 articles used in this study were obtained from the PubMed, Ebsco, Sage, and Science Direct databases. The results show that role play affects children's social emotional development. The role playing method can be the right solution for educators and parents in improving children's better social emotional development
1156-1168 -
Partisipasi Orang Tua Milenial dalam Aspek Perkembangan Sosial Anak Usia Dini
Rani Darojah, Sri sugiharti, Urip Tri Wijayanti (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.3411 | Check in Google Scholar
Generasi Milenial untuk konteks perspektif perkembangan sosial anak usia dini adalah mereka dengan karakteristik tersendiri yaitu orang tua (ibu atau ayah) lahir pada tahun 1980 hingga 2000 an mempunyai anak balita dan anak yang akan memasuki usia sekolah.  Tujuan penelitian mendapatkan informasi tentang peran orang tua milenial dalam pengasuhan aspek perkembangan sosial anak usia dini di Provinsi Jawa Tengah. Pendekatan yang digunakan deskriptif kuantitatif yang mendeskripsikan, menganalisis, dan menjelaskan orang tua millennial dalam aspek perkembangan sosial anak usia dini. Data yang dipakai berasal dari Survey Kinerja Akuntabilitas Program BKKBN tahun 2019. Novelty  penelitian pengasuhan orang tua Milenial dalam perkembangan sosial anak dengan cara disekolahkan dalam paud/play group/day care sebesar 62.6 persen , anak diajak bersosialisasi sebesar 74.7 persen sedangkan bermain dengan teman sebaya sebesar 91.6 Persen. Aspek perkembangan sosial lainnya untuk anak dikursuskan 10.9 persen dan anak diikutkan lomba sebesar 20 persen
1162-1172 -
Permainan Tradisional Petualangan Gobak Sodor dan Kemampuan Pemecahan Masalah
Andan Gustira, Yuliani Nurani, Sri Wulan (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.4071 | Check in Google Scholar
Kemampuan yang perlu dimiliki generasi milenial saat ini adalah problem solving. Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan produk permainan berupa “petualangan gobak sodor†untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah ‘mengelompokkan, membandingkan dan menghubungkan’ pada anak usia dini. Metode yang digunakan yaitu penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan desain model Borg and Gall.  Teknik pengumpulan data dipeoleh dari hasil uji validasi ahli dan data uji coba lapangan melalui eksperimen One Group Pretest-Posttest Design. Analisis data dihitung menggunakan uji t (t-test) . Penelitian ini dilakukan pada anak TK B usia 5-6 tahun di Bandar Lampung. Hasil temuan menunjukkan bahwa desain produk permainan tradisional petualangan gobak sodor layak untuk meningkatkan pemahaman anak tentang kemampuan pemecahan masalah. Serta, keefektifan produk terlihat dari data uji coba lapangan pada anak mendapatkan nilai signifikansi < 0,05. Artinya produk dianggap efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah pada anak
1173-1185 -
Peranan Orang Tua Membentuk Kedisiplinan Anak dalam Mengerjakan Tugas
Rofiatun Rofiatun, Kurotul Aeni, Hartono Hartono (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.4108 | Check in Google Scholar
Kedisiplinan anak usia dini dalam mengerjakan tugas sangat penting untuk melatih kemandirian. Orang tua mempunyai peranan penting dalam kehidupan perkembangan anak. Pola asuh anak memerlukan peran orang tua dalam menanamkan kedisiplinan. Penelitian bertujuan mengetahui bagaimana orang tua berperan dalam membentuk kedisiplinan anak, kendala apa yang dihadapi dalam membentuk kedisiplinan dan cara mengatasinya. Jenis penelitian pendekatan kualitatif. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan metode. Cara analisis; reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian peranan orang tua yaitu menjalin komunikasi baik dengan guru, mengatur, membuat jadwal belajar, menyiapkan tempat, peralatan belajar, menghindarkan benda gangguan, memberikan contoh, memberikan pujian. Kendala yang dihadapi: kesibukan orang tua dan kurangnya waktu. Kedua kendala ekstern : pengaruh lingkungan dan handphone. Mengatasi kendala dengan mengatur waktu, memberikan penghargaan, mendampingi. kesimpulan orang tua memiliki peran penting membentuk kedisiplinan. Peneliti merekomendasikan kepada orang tua untuk menjaga komunikasi dengan anak meskipun orang tua sibuk
1186-1198 -
Wild Animals Flashcard-Based AR as an Early Reading Game for Young Children
Dian Ramadhani Padwika, Sri Sumarni, Windi Dwi Andika, Zahra Alwi, Muhammad Arry Erpapalemlah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.4164 | Check in Google Scholar
Wild animal material has been introduced by teachers and parents only in the traditional. Early reading can be challenging since it might be difficult to recognize new words. Technology has been used to this issue in the form of flashcard with augmented reality (AR). This study aims to develop a flashcard material for wild animals based on augmented reality for children aged (5-6) years in Kayu Agung which has been tested for validity and practicality. The research method used in this research was Research & Development (R&D) research. The research procedure was Rowntree and formative evaluation Tessmer. The formative evaluation stage of Tessmer consisted of self-evaluation, expert review, one-to-one evaluation, and small group evaluation. The results showed the wild animals flashcard-based AR was developed had met the valid and practical criteria and was suitable to children aged (5-6) as an early reading game years in Kayu Agung
1199-1210 -
Deteksi Dini Buta Warna pada Anak dengan Mainan Color Vision Busy book
Rahmawan Dwi Prasetya, Salsabillah Salsabillah, Endro Tri Susanto, Nor Jayadi (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.2496 | Check in Google Scholar
Perancangan mainan Color Vision Busy book ini bertujuan menghasilkan desain mainan anak yang dapat memudahkan orangtua dan guru dalam mendeteksi dini atau menemukan indikasi buta warna pada anak usia 3-6 tahun melalui pendekatan permainan. Metode perancangan yang digunakan adalah Design Thinking Method oleh Sheila Pontis berdasarkan Stanford Design School 2010. Metode ini memiliki enam tahapan yakni understand, empathise, define, ideate, prototype, dan test. Konsep perancangan konten serta sistem bermain, menghindari meminta anak untuk mengidentifikasi warna dan menyebutkan angka, karena hal tersebut membutuhkan keterampilan verbal atau kognitif yang lebih maju. Permainan color vision busy book mangarahkan anak untuk mencocokkan, mencari kesamaan, dan mengelompokan sesuai warna serasi. Berdasarkan hasil uji coba produk mainan terhadap anak usia 3-6 tahun dengan kondisi penglihatan normal dan orang dewasa dengan kondisi penglihatan buta warna merah-hijau, diketahui bahwa produk mainan Color Vision Busy book dapat mendeteksi buta warna merah-hijau dan sesuai dengan kemampuan anak usia 3-6 tahun
1211-1226 -
Pola Asuh Kakek dan Nenek terhadap Anak dengan Orang Tua Broken Home
Theresia Retno Hermayanti, Amir Syamsudin (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.2444 | Check in Google Scholar
Pola asuh keluarga amat penting guna proses pertumbuhan anak di masa depan, dimana kegunaan keluarga sebagai tempat membimbing serta membentukkan karakter anak. Penelitian ini dilakukan pada satu anak dan bermaksud guna tahu pola asuh yang diimplementasikan kakek dan nenek pada anak yang dari latar belakang keluarga broken home. Metode studi yang dipergunakan yakni pendekatan kualitatif bersama metode penganalisisan deskriptif yang bermaksud guna mendeskripsikan kejadian yang ada, yang berlangsung ketika itu, ataupun dimasa sebelumnya. Hasil studi menunjukkan ada 2 kecondongan pola asuh kakek serta nenek yang ditemukan yakni pola asuh permisif serta pola asuh antara permisif bersama otoriter sedang pola asuh ibu lebih ke pola asuh demokratis selaras bersama kutipan wawancara singkat yang menekankan bahwa semuanya memiliki batasan yang harus konsisten dilakukan supaya anak lebih mandiri. Kedua pola asuh itu condong berefek  negatif kepada sifat anak, yakni tidak mandiri serta manja. Disebuah keluarga, orang tua yang paling penting serta diharap saat melaksanakan fungsi pengasuhan pada anak meskipun dalam kondisi keluarga broken home agar semua aspek perkembangan anak bisa berkembang secara optimum.
1227-1235 -
Teacher Parenting Patterns in Improving Students' Ability to Memorize Al-Qur'an in Tahfidz Elementary School
Siti Lailatul Nafisah, Suharsiwi Suharsiwi, Mahmudin Sudin (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.3645 | Check in Google Scholar
The purpose of this study was to describe the parenting style of teachers in improving students' Al-Qur'an memorization skills. The research method uses descriptive qualitative. The research subjects included students aged 7-8 years, parents and teachers at the Shigor Putra Tahfizh Islamic Boarding School Daarul Qur'an Tangerang. Collecting data through observation, interviews, and documentation. The validity of the data was through triangulation, and data analysis was carried out through the stages of reduction, data display and verification. The results of the study concluded that the teacher's upbringing of students in memorizing the Qur'an at SD I'daad Shigor Putra Tahfizh Daarul Qur'an Islamic Boarding School in improving students' ability to memorize the Qur'an is through habituation, with (1) the intention to memorize in the form of prayer, (2) make a target of memorization every day. , (3) reading memorization to friends, and (4) Maintaining memorization by listening to other people's/friends' memorization before submitting it to the teacher
1236-1244 -
Analisis Permainan Petak Umpet dalam Meningkatkan Kemampuan Matematika pada Anak Usia Dini
Marini Marini, Nerru Pranuta Murnaka, Dyah Kusbiantari (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.3478 | Check in Google Scholar
Permainan petak umpet merupakan permainan tradisional Indonesia yang dapat digunakan untuk mengajarkan matematika pada anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk  menganalisis permainan  petak umpet  dalam meningkatkan kemampuan matematika pada anak usia dini. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Subyek penelitian ini adalah anak usia dini yang berada di Kota Semarang, Bekasi, dan Pekalongan. Metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui permainan petak umpet, anak dapat belajar tentang membilang bilangan secara urut 1 sampai 10; Membilang dengan benda; serta mengetahui banyak dan sedikit. Kesimpulan penelitian ini yaitu bahwa pengenalan berbagai konsep matematika, khususnya terkait bilangan dapat dilakukan melalui permainan petak umpet bagi anak usia 2 hingga 6 tahun. Pada prakteknya, aturan main perlu disesuaikan kembali dengan usia dan perkembangan anak. Implikasi penelitian yaitu kegiatan bermain petak umpet dapat memberikan pengalaman belajar positif, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai pendekatan pembelajaran matematika yang efektif bagi anak usia dini
1245-1255 -
Strategi Guru dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Huruf Hijaiyah Anak Usia Dini
Ike Nur Cahyanti, Sri Katoningsih (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.3925 | Check in Google Scholar
Penguasaan bahasa anak usia usia dini dapat bervariasi terutama saat mengenal huruf hijaiyah sebagai huruf Arab yang dipergunakan Indonesia menjadi bahasa kedua. Pemahaman huruf hijaiyah melalui metode iqro’ oleh guru terhadap anak usia dini di TK Al Huda Laweyan Surakarta. Riset berikut dijalankan berbentuk riset kualitatif yang sifatnya deskriptif. Tujuan riset berikut ialah guna mendapatkan data perihal kapabilitas dalam mengenali huruf hijaiyah anak usia dini lewat pembelajaran Iqro yang tengah dilangsungkan serta peranan orang tua dalam mendukung pemahaman bahasa lewat metode pembelajaran tersebut. Implementasi metode iqro' pengajar ketika pengenalan huruf hijaiyah terhadap anak usia dini terdiri dari anak melafalkan ataupun membaca huruf hijaiyah satu per satu di bawah bimbingan pengajar memakai buku iqro.
1269-1278


