Meningkatkan Motorik Halus Anak Usia Dini melalui Teknik Kolase Berbahan Loleba

Author


Jane Gresia Akollo(1), Yowelna Tarumasely(2Mail), Miftahus Surur(3),
Pendidikan Kristen Anak Usia Dini, Institut Agama Kristen Negeri Ambon, Indonesia(1)
Pendidikan Agama Kristen, Institut Agama Kristen Negeri Ambon, Indonesia(2)
Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan PGRI Situbondo, Indonesia(3)

Mail Corresponding Author
Article Analytic
  Download PDF   [File Size: 1MB]  Language: id
Published : 2023-01-18
Copyright (c) 2023 Jane Gresia Akollo, Yowelna Tarumasely, Miftahus Surur

Article can trace at:


Article Metrics

Abstract Views: 41 times PDF Downloaded: 10 times

Abstract


Loleba adalah salah satu jenis bambu yang digunakan oleh masyarakat Maluku sebagai salah satu bahan dalam pembuatan atap rumah berbahan daun sagu. Loleba memiliki banyak manfaat, baik bagi pembuat kerajinan, rumah tangga bahkan untuk bahan alat musik. Dalam penelitian ini, loleba sebagai bahan utama yang digunakan untuk meningkatkan   motorik halus pada anak usia dini melalui teknik kolase. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan sebanyak 3 siklus pada siswa PAUD Usali Malaka tahun ajaran 2020/2021 yang berjumlah 16 orang. Pengumpulan data meliputi, observasi, catatan lapangan dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan motorik halus pada anak secara signifikan pada setiap siklus. Peningkatan tersebut terlihat pada siklus 1, siklus 2 dan siklus 3. Hasil penelitian menunjukan bahwa teknik kolase berbahan loleba dapat meningkatkan motorik halus anak kelas B di PAUD Usali Malaka Negeri Maneo Ratu. Hasil ini berdampak pada peningkatan kemandirian anak dalam belajar dan kecermatan dalam mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru.  

 


Keywords


motorik halus; teknik kolase; loleba

References


Aguss, R. M., Fahrizqi, E. B., & Abiyyu, F. A. (2021). Analisis Dampak Wabah Covid-19 Pada Perkembangan Motorik Halus Anak Usia 3-4 Tahun. Jurnal Penjaskesrek, 8(1), 46–56. https://ejournal.bbg.ac.id/penjaskesrek/article/view/1368

Aquarisnawati, P., Mustami’ah, D., & Riskasari, W. (2011). Motorik Halus Pada Anak Usia Prasekolah Ditinjau Dari Bender Gestalt. Insan Media Psikologi, 13(3), 1–10. https://journal.unair.ac.id/INSAN@the-fine-motor-skills-in-preschool-children-based-on-bender-gestalt-test-article-4307-media-8-category-10.html

Ariyana, D., & Rini, N. S. (2009). Hubungan pengetahuan ibu tentang perkembangan anak dengan perkembangan motorik kasar dan motorik halus anak usia 4-5 tahun Di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 7 Semarang. Jurnal Keperawatan (FIKkes), 2(2), 11–20. https://jurnal.unimus.ac.id/index.php/FIKkeS/article/view/235

Damayanto, I. P. G. P., Mambrasar, Y. M., & Hutabarat, P. (2018). Bamboos (Poaceae: Bambusoideae) of Papua, Indonesia. Jurnal Biologi Papua, 8(2), 57–61. https://doi.org/10.31957/jbp.52

Desmita, D. (2009). Psikologi perkembangan peserta didik. PT Remaja Rosdakarya.

Efendi Pohan J. (2020). Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) (Raja Grafindo Persada (ed.)). Raja Grafindo Persada.

Fitriyah, Q. F., Purnama, S., Febrianta, Y., Suismanto, S., & ‘Aziz, H. (2021). Pengembangan Media Busy Book dalam Pembelajaran Motorik Halus Anak Usia 4-5 Tahun. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(2), 719–727. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i2.789

Garrett, R. F., Cookson, D. J., Davey, P., Janky, S., & Wilkins, S. W. (2017). Direct current servo motor controlled four-jaw slits for synchrotron radiation. Review of Scientific Instruments, 66(2), 1684–1686. https://doi.org/10.1063/1.1145881

Hadinegoro, A.dan Muryanto, A. . (2020). Digitalisasi Media Pembelajaran Pada Paud Terpadu Allifa. Seminar Hasil Pengabdian Masyarakat 2020 Universitas Amikom Yogjakarta. 90–95. https://ojs.amikom.ac.id/index.php/semhasabdimas/article/view/2595

Hana, D., Fitri, A., & Mayar, F. (2020). Pelaksanaan Kemampuan Motorik Halus Anak melalui Kolase di Taman Kanak-Kanak. Jurnal Pendidikan Tambusai, 4(2), 1011–1017. https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/563

Hurlock, E. (2014). Psikologi Perkembangan (P. R. Grafindo & Persada (eds.)). PT Raja Grafindo Persada.

Hermawan, Y., Suherti, H., & Gumilar, R. (2020). Pengaruh Lingkungan Belajar (Lingkungan Keluarga, Lingkungan Kampus, Lingkungan Masyarakat) Terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa. Jurnal Edukasi (Ekonomi, Pendidikan Dan Akuntansi), 8(1), 51. https://doi.org/10.25157/je.v8i1.3317

Indraswari, L. (2012). Peningkatan Perkembangan Motorik Halus Anak Usia Dini Melalaui Kegiatan Mozaik Di Taman Kanak-Kanak Pembina Agam. Jurnal Pesona PAUD, 1(1–13), 1–13. http://ejournal.unp.ac.id/index.php/paud/article/view/1633

Khasanah, Y. N., & Ichsan, I. (2019). Meningkatan Kreativitas Melalui Kegiatan Kolase pada Anak. Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini, 4(1), 69–84. https://doi.org/10.14421/jga.2019.41-07

Kurniawan, H., Marwany, M., & Laely, T. A. (2020). Bermain dan permainan anak usia dini (P. R. Osdakarya (ed.); PT Remaja).

Lydia Ersta Kusumaningtyas, A. F. (2018). Meningkatkan Motorik Halus Anak Melalui Kegiatan Menganyam Pada Anak Kelompok B Usia 5-6 Tahun. Jurnal Audi, 2(2), 70–75. https://doi.org/10.33061/ad.v2i2.1971

Muarifah, A., & Nurkhasanah, N. (2019). Identifikasi Keterampilan Motorik Halus Anak. Journal of Early Childhood Care and Education, 2(1), 14. https://doi.org/10.26555/jecce.v2i1.564

Mulyana, R. (2009). Penanaman Etika Lingkungan Melalui Sekolah Perduli Dan Berbudaya Lingkungan. Jurnal Tabularasa PPS Unimed, 6(2), 175–180.

Nor Ramadan, A. (2018). Pengaruh Permainan Boy-boyan Terhadap Kemampuan Fisik Motorik Anak Usia 5-6 Tahun. PAUD Teratai, 7(2), 1–8. https://doi.org/10.31000/ceria.v7i1.560

Nurwita, S. (2019). Pemanfaatan Media Puzzle Dalam Mengembangkan Motorik Halus Anak di PAUD Aiza Kabupaten Kepahiang. Jurnal Pendidikan Tambusai., 3(4), 808. https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/285

Paat D R. (2007). Boneka Kolase Kreasi Boneka dari kertas bekas (PT Gramedia Pustaka Utama (ed.)). PT Gramedia Pustaka Utama.

Sari Usop, D., & Hanisah Yukti Sari, R. (2021). Penggunaan Metode Montessori Untuk Mengembangkan Kemampuan Kognitif Anak Disabilitas. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 1(2), 169–180. http://journal.stkipsubang.ac.id/index.php/didaktik/article/view/23

Sitepu, J. M., & Janita, S. R. (2016). Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Melalui Teknik Mozaik Di Raudhatul Athfal Nurul Huda Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang. Intiqad: Jurnal Agama Dan Pendidikan Islam, 8(2), 73–83. https://doi.org/10.30596/intiqad.v8i2.729

Slameto, S. (2016). Penulisan Artikel Ilmiah Hasil Penelitian Tindakan Kelas. Scholaria : Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 6(2), 46. https://doi.org/10.24246/j.scholaria.2016.v6.i2.p46-57

Soesatyo, Y., Tjipto Subroto, W., Canda Sakti, N., Edwar, M., & Trisnawati, N. (2017). Pelatihan Penulisan Proposal Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Bagi Guru Ekonomi Kabupaten Sidoarjo. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Madani (JPMM), 1(2), 162–178. https://doi.org/10.21009/jpmm.001.2.02

Suriati, S., Kuraedah, S., Erdiyanti, E., & Anhusadar, L. O. (2019). Meningkatkan Keterampilan Motorik Halus Anak melalui Mencetak dengan Pelepah Pisang. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 211. https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i1.299

Sutini, A., & Rahmawati, M. (2018). Mengembangkan Kemampuan Motorik Halus Anak Melalui Model Pembelajaran Bals. Cakrawala Dini: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(2), 49–60. https://doi.org/10.17509/cd.v6i2.10519

Takahashi, Y., Wakao, S., Kondo, M., & Terauchi, N. (2008). Loss analysis of permanent-magnet synchronous motor using three-dimensional finite-element method with homogenization method. Journal of Applied Physics, 103(7). https://doi.org/10.1063/1.2833313

Wahyuningrum, M. D. S., & Watini, S. (2022). Inovasi Model ATIK dalam Meningkatkan Motorik Halus pada Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(5), 5384–5396. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i5.3038

Wandi, Z. N., & Mayar, F. (2019). Analisis Kemampuan Motorik Halus dan Kreativitas pada Anak Usia Dini melalui Kegiatan Kolase. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 363. https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i1.347

Wulansari Betty Yulia. (2017). Model Pembelajaran Berbasis Alam Sebagai Alternatif Pengembangan Karakter Peduli Lingkungan. Jurnal Dimensi Pendidikan Dan Pembelajaran, 5(2), 95–105. https://doi.org/10.24269/dpp.v5i2.575

Yan Yan, N., Endah, J., Sri, N., & Siti, A. (2019). Anak usia dini melalui kegiatan menggunting. Sport, Physical Education, Organization, Recreation, Training, 3(2), 85–92. https://doi.org/10.37058/sport.v3i2.1026


Refbacks

  • There are currently no refbacks.