Vol. 5 No. 2 (2021)
Total Articles: 120 | Total Pages: 1284
Issue Coverage: 302 Author(s) from 1 Country(s)
Indonesia (299)
Full Issue
Articles
-
Aplikasi Edutainment Pendukung Pembelajaran Jarak Jauh TK Merujuk Standar Nasional PAUD
Elviawaty Muisa Zamzami (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.750 | Check in Google Scholar
Pandemi COVID-19 memicu perubahan pembelajaran Nasional, memunculkan “Belajar Dari Rumah”. Penyelenggaraan Pendidikan menjadi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), tidak terkecuali untuk jenjang Taman Kanak-kanak (TK). PJJ membutuhkan teknologi informasi dan komunikasi termasuk aplikasi edutainment. Aplikasi edutainment dapat mendukung pembelajaran pada jenjang TK. Paper ini memuat penelitian untuk memperoleh aplikasi-aplikasi edutainment yang dapat mendukung PJJ TK merujuk Standar Nasional PAUD (SN PAUD). Penelitian kualitatif ini menggunakan teknik observasi terhadap aplikasi-aplikasi pada Google Play Store dengan platform Android. Selanjutnya, melakukan analisis eksperimen terhadap konten dari aplikasi edutainment yang telah dikumpulkan. Bagian akhir paper ini memberikan daftar aplikasi edutainment yang penggunaannya mendukung PJJ jenjang TK, bukan untuk menggantikan materi pembelajaran yang telah disusun untuk tatap muka langsung atau daring. Aplikasi-aplikasi edutainment tersebut memuat konten berkesesuaian dengan Standar Isi pada SN PAUD, sehingga siswa memperoleh lebih banyak manfaat “Belajar Dari Rumah” dan memungkinkan guru mengeksplorasinya untuk pembelajaran.
985-995 -
Analisis Pengembangan Kognitif dan Emosional Anak Kelompok Bermain Berbasis Kawasan Pesisir Pantai
Yaswinda Yaswinda, Yulsyofriend Yulsyofriend, Heni Melia Sari (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.711 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keberhasilan program pengembangan kognitif dan emosional anak Kelompok Bermain (KB) Holistik Integratif melalui sistem pembelajaran sentra berbasis kawasan pesisir pantai. Penelitian dilaksanakan di KB yang berada di kawasan Pesisr Pantai dengan melibatkan enam belas anak dan seorang guru, tiga orang kader posyandu serta lima orangtua anak pada pendidikan KB Pasia Mutiara, Ulak Karang Selatan, Kota Padang, Indonesia. Metode Penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan grounded research. Hasil analisis diperoleh pengembangan kognitif yang dilaksanakan berupa kegiatan dengan model sentra yang dimodisfikasi dengan kondisi. Keunikan program pengembangan terlihat dengan adanya pembelaajaran berbasis pesisir pantai yang terintegrasi dengan posyandu balita. Pembelajatan sentra yang dilakukan cukup unik yang dinamakan Sentra “Buka Lapak” yaitu model sentra dengan hanya menggunakan satu kelas dengan banyak container sentra. Keberhasilan Program Pengembangan terlihat dari terjadinya peningkatan perkembangan yang positf pada aspek kognitif dan emosional anak kelompok Bermain holistik integrative ini.
996-1008 -
Persepsi Guru tentang Social Distancing pada Pendidikan AUD Era New Normal
Masganti Sit, Muhammad Shaleh Assingkily (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.756 | Check in Google Scholar
Social Distancing dan pembelajaran jarak jauh menjadi hal familiar sejak pandemi covid-19. Begitupun, sistem pembelajaran era new normal mulai dikondisikan dengan mengikut kebijakan pada tiap-tiap daerah, terutama bagi anak usia dini. Tulisan ini bertujuan menganalisa persepsi guru tentang social distancing dan pola pembelajaran yang diterapkan pada PAUD era new normal di RA/TK Kab. Aceh Tenggara. Penelitian kualitatif dengan metode field research dipilih dalam tulisan ini untuk mengungkap data dengan teknik pengumpulan data wawancara mendalam, observasi partisipan, dan studi dokumen. Berdasarkan penelitian ini, ditemukan bahwa (1) guru memandang bahwa social distancing adalah pembatasan jarak sosial sementara karena pandemi, untuk itu pendidikan pada AUD di RA/TK Kab. Aceh Tenggara mengalami 3 kali transisi pola, mulai dari via WhatsApp Group (WAG), belajar kunjungan dan sistem bergilir; dan (2) platform social distancing pada PAUD di era new normal meliputi aspek pembelajaran, penugasan dan penilaian.
1009-1023 -
Pola Asuh Orangtua Tentara Nasional Indonesia pada Anak Usia Dini
Cindy Tri Kusumawardani, Puji Yanti Fauziah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.620 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan penerapan pola asuh orangtua tentara nasional indonesia terhadap perkembangan anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analisis. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Keabsahan data yang digunakan yaitu dengan teknik triangulasi dan kecukupan referensial. Teknik analisis data yang dilakukan dengan teknik analisis data Model Milles dan Huberman. Langkah-langkah dalam teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, simpulan. Hasil penelitian menunjukkan pola asuh yang digunakan oleh orangtua Tentara Nasional Indonesia adalah pola asuh authoritarian. Pola asuh ini menjelaskan bahwa pola asuh menggunakan arahan terhadap anak dan komunikasi dua arah sehingga adanya kehangatan di dalam keluarga. Kehangatan dari pola asuh authoritarian memberikan dampak positif bagi perkembangan anak. Perkembangan anak berkembangan sesuai dengan tahapan usia anak. Hal ini terlihat aspek perkembangan anak yang meliputi aspek fisik motorik, kognitif, sosial, dan emosi.
1024-1034 -
Fakta-Fakta Penerapan Penilaian Otentik di Taman Kanak-Kanak Negeri 2 Padang
Sri Hartati, Zulminiati Zulminiati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.521 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana penerapan penilaian otentik yang diterapkan dalam pembelajaran di Taman Kanak-kanak Negeri II Padang. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Kenyataannya, ada beberapa fakta penerapan penilaian otentik khususnya guru-guru TK belum sepenuhnya memahami konsep penilaian otentik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan penilaian otentik di Taman Kanak-kanak Negeri II Padang. Pengumpulan dengan format observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis data Miles dan Huberman.Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1) Perencanaan yang dibuat oleh guru sudah ada penilaian sesuai dengan KD dan indikator, tetapi belum semua aspek perkembangan; (2) Proses pelaksanaan penilaian otentik sebagian sudah dilaksanakan oleh guru; (3) Hasil penilaian otentik yang dilakukan setiap hari sesuai dengan intrumen, catatan anekdot, dan hasil karya anak ,tetapi belum direkap oleh guru.
1035-1044 -
Kendala Orang Tua dalam Mendidik Anak Usia Dini pada Saat Pandemi Covid 19
Eva Mufaziah, Pujiyanti Fauziah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.746 | Check in Google Scholar
Tujuan dari peneltian adalah mengetahui kendala orangtua dalam mendidik AUD pada saat pandemic covid-19. Pendekatan penelitian menggunakan kuantitatif dengan metode servey. Populasi nya adalah orangtua yang memiliki AUD Usia 3-7 tahun. Pengumpulan data menggunakan angket di sebar secara online melalui whatapps dengan bantuan google form. Instrument penelitian merupakan turunan dari teori. Sampel yang digunakan 54 orangtua dari Provinsi DIY, Jawa Tengah dan Jawa Barat. Hasil Penelitian adalah kendala orangtua di pengaruhi faktor eksternal dan internal dalam mendidik anak. Faktor internal kendala yang dihadapi orangtua adalah kecapakan dalam hal mendidik anak dan kendala faktor eksternal yang dihadapi oleh orangtua adalah media pembelajaran. Maka perlu solusi dalam memberikan kecapakan kepada orangtua baik dari pemerintah maupun sekolah serta penggunaan media yang ada disekitar orangtua dan AUD agar dapat melakukan pendidikan secara efektif tanpa kendala pada masa pandemic Covid-19 yang mampu menjawab tantangan di era globalisasi1045-1051 -
Home Visit: Strategi PAUD dari Rumah bagi Guru di Daerah 3T pada Masa Pandemi Covid-19
Besse Nirmala, Haerul Annuar (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.716 | Check in Google Scholar
Provinsi Sulawesi Tengah menduduki urutan ketiga yang memiliki daerah 3T terbanyak se-Indonesia. Fasilitas penunjang proses pembelajaran dari rumah di masa pandemi covid-19 menjadi keterbatasan bagi guru 3T. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis strategi home visit yang dilakukan oleh guru sebagai implementasi PAUD dari rumah di daerah 3T pada masa pandemi covid-19. Penelitian ini menggunakan mix method yaitu menggabungkan antara penelitian kuantitatif dan kualitatif. Sampel terdiri dari 235 orang guru TK, KB, dan SPS yang ada di Kabupaten Sigi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan angket. Peneliti juga menggunakan daftar wawancara dan dokumentasi sebagai data pendukung. Teknik analisis data dengan menggunakan Miles & Hubberman. Hasil penelitian menunjukkan sekitar 84,3% guru mengimplementasikan strategi home visit sebagai pembelajaran pada masa pandemi. Adapun tahapannya yakni: 1) tahap persiapan; 2) tahap pelaksanaan; 3) tahap kegiatan lanjutan; dan 4) tahap monitoring dan evaluasi. Strategi home visit ini menjadi solusi bagi guru PAUD dengan segala keterbatasan agar tetap memberikan layanan yang terbaik untuk anak usia dini di daerah 3T.
1052-1062 -
Pengaruh Penerapan Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw terhadap Perilaku Kesehatan dan Keselamatan Anak
Ayu Suryaningsih (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.751 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan pembelajaran kooperatif tipe jigsaw terhadap perilaku kesehatan dan keselamatan anak usia dini. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperiment, dengan rancangan posttest only control group design. Populasi yang digunakan adalah anak usia dini di Kecamatan Kuta Utara. Penentuan kelas kontrol dan kelas eksperimen digunakan sistem random. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi menggunakan (google form). Teknik analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis varians (anava) satu jalur. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan perilaku kesehatan dan keselamatan antara anak yang belajar melalui pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dengan anak yang belajar melalui model pembelajaran Konvensional. Dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan terhadap Perilaku Kesehatan dan Keselamatan Anak Usia Dini pada Penerapan Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Sehingga diperoleh suatu desain pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan perilaku kesehatan dan keselamatan anak usia dini.
1063-1072 -
Advices for Involving Parents in Children’s Learning Activities from School to Home
Alfiana Falan Syarri Auliya, Pujiyanti Fauziah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.621 | Check in Google Scholar
Parental involvement in children’s learning activities is important for the optimal of their growth and development. The aims of writing this article is to provide advices that can be applied in early childhood education institutions in terms of involving parents in children's learning activities at home. This article used the literature review method by reviewing recent literature such as books and research journals that provide an explanation of the topic of parental involvement in children's learning. In this research, several topics related to parental involvement are explained, including factors that influence and the type of parental involvement, forms of parental involvement in children's learning and advices for involving parents in children's learning activities. In short, this article is expected to help educators find strategies for involving parents to continue children's learning activities from school to home. Then, it is recommended for educators to use the results of this study, which is advices for involving parent in children's learning activities. Every parent must accompany the child's learning activities so that learning activities run effectively and can optimize the child's growth and development.1073-1082 -
Sikap dan Respon Anak PAUD dalam Mengenal Metamorfosis Serangga melalui Media Animasi
Ajeng Mulia Sari, Linda Linda (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.776 | Check in Google Scholar
Penelitian ini berfokus pada mengetahui sikap dan respon anak usia dini dalam mengenal metamorfosis serangga menggunakan media animasi. Sehingga dari hasil penggunaan media animasi tersebut dapat dilakukan analisis sikap dan respons siswa dalam pembelajaran mengenal metamorphosis serangga di TKIT Irsyadul’Ibad. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk dapat menarik hasil analisis dari pemberian media pembelajaran yang sudah dilakukan oleh guru. Penilaian respon dan sikap ini pun diukur dari obervasi peneliti dan melalui wawancara tertstuktur dengan siswa dan guru menggunakan instrument penelitian. Hasil dari penelitian ini adalah a)Sikap terhadap materi pelajaran yang menunjukkan sikap positif seperti terbuka dan termotivasi b) Sikap terhadap guru/ pengajar terlihat bagi hampir semua kelompok menunjukkan sikap fokus, terbuka.c) Sikap terhadap proses pembelajaran,pada tahapan ini siswa menunjukkan sikap yang beragam. Kemudian hasil analisis responnya adalah Respon Kognitif,yang ditandai dengan pengembangan ilmu pengetahuan siswa, Respon Afektif, Respon afektif sangat berpengaruh dalam penelitian ini karena seluruh siswa sangat menunjukkan reaksi emosi bahagia, Respon Konatif yang dapat dilihat dari perubahan perilaku siswa PAUD, respon ini menyesuaikan respon kognitif dan afektif siswa.
1083-1100 -
Pembelajaran Kearifan Lokal Pakaian Adat Suku Buton bagi Anak Usia Dini
Asma Kurniati, Imran Kudus, Marwah Marwah, Hartati Hartati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.737 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembelajaran kearifan lokal sarung tenun khas Buton dan pakaian adat Buton Alana Bulua dan dalam pendidikan anak usia dini. Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang berlokasi di kota Baubau dan kabupaten Buton. Teknik observasi dilakukan untuk mengamati secara langsung sarung tenun Butondanpakaian adat Alana Bulua, serta bagaimana kegiatan anak terkaitnya dalam upaya agar anak usia dini memiliki keterampilan-keterampilan untuk tugas perkembangannya. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran pakaian adat Buton Alana Bulua dan sarung tenun khas Buton anak usia dini merupakan suatu bentuk inovasi pengintegrasian kearifan lokal suatu daerah ke dalam pendidikan anak usia dinidalam mengembangkan aspek perkembangan kognitif, sosial emosional, nilai moral dan agama, fisik, bahasa dan seni. Selain itu, anak dapat menghargai bahan alam seperti tanaman sebagai inspirasi bentuk, tema maupun corak dalam berkreatifitas untuk suatu karya seni.
1101-1112 -
Hubungan Faktor Air dan Sanitasi dengan Kejadian Stunting pada Balita di Indonesia
Annita Olo, Henny Suzana Mediani, Windy Rakhmawati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.788 | Check in Google Scholar
Stunting di Indonesia menjadi masalah kesehatan masyarakat secara nasional dalam kategori tinggi, mencapai 30,8% ditahun 2018. Salah satu penyebab stunting dikaitkan dengan faktor air dan sanitasi. Review artikel ini bertujuan untuk menganalisis hubungan faktor air, sanitasi dengan kejadian stunting pada balita di Indonesia. Metode penelitian menggunakan systematic review, dengan pencarian literatur menggunakan beberapa electronic database. Kriteria inklusi artikel: menjelaskan faktor air, sanitasi dengan kejadian stunting pada balita di Indonesia, desain studi observasional, tahun publikasi 2015-2020. Hasil studi 21 artikel menunjukkan bahwa faktor air (sumber air minum tidak layak, pengolahan air minum), faktor sanitasi (penggunaan fasilitas toilet, perilaku open defecation, pembuangan tinja balita tidak pada jamban) berhubungan dengan kejadian stunting pada balita di Indonesia. Kesimpulan studi ini mengungkapkan bahwa air dan sanitasi merupakan faktor yang berhubungan dengan stunting pada balita di Indonesia. Upaya promosi kesehatan dan kerja sama lintas sektoral dalam intervensi gizi sensitif perlu ditingkatkan untuk mencegah stunting di Indonesia.1113-1126 -
Analisis Pola Asuh Orangtua dalam Upaya Menangani Kesulitan Membaca pada Anak Disleksia
Ririn Aryani, Puji Yanti Fauziah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.645 | Check in Google Scholar
Pola asuh yang diterapkan oleh orang tua penting untuk kehidupan masa depan anak. Tujuan dalam penelitian ini adalah menganalisis bentuk pola asuh orang tua yang sesuai bagi anak disleksia dalam upaya untuk menangani kesulitan membaca. Pendekatan studi kasus dengan deskriptif kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Sampel dalam penelitian ini adalah anak-anak di kelas 1-3 dengan kesulitan membaca dan menulis permulaan. Teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi digunakan dalam pengumpulan data pada penelitian ini. Hasil dari penelitian ini adalah disleksia dapat terjadi karena pola asuh yang diberikan oleh orangtua tidak sesuai dengan keadaan anak, sehingga seringkali anak diasuh dalam pola asuh yang keliru. Untuk itu pola asuh demokratis yang mengedepankan keterbukaan antara anak dan orang tua dapat dijadikan sebagai salah satu rekomendasi pola asuh bagi anak disleksia. Orangtua dapat menerapkannya kepada anak dengan melihat kondisi serta batasan-batasan tertentu pada masing-masing anak.1128-1137 -
Keterlibatan Orangtua dalam Pendampingan Belajar Anak selama Masa Pandemi Covid-19
Wiwin Yulianingsih, Suhanadji Suhanadji, Rivo Nugroho, Mustakim Mustakim (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.740 | Check in Google Scholar
Kebijakan pemerintah untuk belajar dari rumah selama masa pandemi Covid-19 membuat orang tua semakin banyak terlibat dalam pendampingan anak. Tujuan penelitian ini untuk mengukur peran orang tua selama anak belajar dari rumah, dan mengukur tingkat pendampingan belajar anak yang dilakukan orang tua selama masa pandemi. Pendekatan kuantitatif dilakukan dengan teknik statistik deskriptif, dan sampel penelitian sebanyak 40 orang tua peserta didik PAUD SKB Cerme Gresik. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan proportional random sampling, serta analisis data dengan descriptive statics frequencies dan persentase. Uji validitas menggunakan korelasi product moment dan Uji reliabilitas menggunakan Alfa Cronbach. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa orang tua memiliki peran sebagai pembelajar anak, pemenuh kebutuhan anak, pemahaman spiritual, pengawasan, motivasi, dan penyedia fasilitas anak. Pendampingan belajar anak terlihat dari cara orang tua membantu kesulitan tugas anak, menjelaskan materi yang tidak dimengerti anak, dan merespon dengan baik semua pembelajaran daring dari sekolah.1138-1150 -
Pengembangan Model Etnoparenting Indonesia pada Pengasuhan Anak
Yeni Rachmawati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.706 | Check in Google Scholar
Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia yang dikenal dengan keragaman etnis dan budayanya. Dalam mengelola keragaman ini, paradigma pembangunan yang dapat memetakan persoalan dan mengembangkan berbagai program yang mengakar pada jati diri bangsa masih menjadi kebutuhan dan tantangan tersendiri. Kajian parenting lokal dilakukan salah satunya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Melalui berbagai kajian parenting lokal diharapkan akan tergali berbagai khazanah kekayaan di Indonesia dalam bidang pengasuhan anak. Tujuan artikel ini adalah memaparkan rumusan model etnoparenting di Indonesia, yang memiliki 4 elemen utama yaitu nilai Ketuhanan, nilai utama jati diri manusia, kepedulian terhadap alam dan lingkungan serta sikap gotong royong dan keterlibatan masyarakat dalam pengasuhan anak. Artikel ini merupakan systematic review yang mengolah data dari berbagai hasil penelitian, jurnal dan dokumen tertulis lainnya terkait kajian lokal dalam pengasuhan anak. Dalam artikel ini akan dibahas tentang rumusan model etnoparenting, yang diawali dengan paparan dinamika perkembangan kajian lokal di Indonesia.1150-1162 -
Pengembangan Multimedia Interaktif Tema Alam Semesta pada Anak Usia 4-6 Tahun
Hidayatu Munawaroh, Afifah Yulia Eka Widiyani, Rifqi Muntaqo (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.619 | Check in Google Scholar
Anak usia 4-6 masa emas dimana masa sangat penting diberikan stumulasi yang tepat agar perkembangan anak tercapai secara maximal, namun masih banya guru, orangtua masih mengabaikan. Perlu sarana yang sesuai dengan tingkat usianya. Agar anak usia dini tertarik untuk belajar,dibutuhkan media pembelajaran yang sesuai untuk anak usia dini salah satunya multimedia interaktif. penelitian ini bertujuan merancang multimedia pembelajaran interaktif tema alam semesta dan mengetahui keefektifan implementasinya pada proses pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (R&D). Metode pengumpulan data menggunakan; observasi, wawancara, dokumentasi, tes LKA. Analisis data meliputi; uji, perancangan multimedia interaktif menggunakan power point dan persentase, keefektifan, analisis deskriptif. hasil penelitian: (1) Desain multimedia interaktif dalam pembelajaran tema alam semesta dalam bentuk game interaktif, (2) Implementasi multimedia interaktif efektif dalam proses pembelajaran di kelas, ditunjukkan dari hasil penilaian pre test rata-rata 2,07 menjadi 2,73 pada posttest dengan ketuntasan hasil belajar mencapai 80% mengalami kenaikan yang signifikaan.1164-1172 -
Preschoolers’ Questioning Strategies in Classroom Interactions
Titik Sudartinah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.785 | Check in Google Scholar
Preschoolers often actively participate in conversations by questioning, which come in many forms and serve many functions. This article aims to identify the forms and functions of the questions that preschoolers ask during classroom interactions with their peers and teachers. The research was a qualitative research involving eighteen preschoolers and two teachers. Data were collected by audio-visually recording the questions expressed by the preschoolers during classroom interactions. Their forms and functions were then identified. The findings show that preschoolers mostly use Wh-Questions for both information and non-information seeking, while other forms are mainly for asking for a clarification or confirmation. The employment of these questioning strategies signifies that preschoolers already have the capability of matching the forms of their questions with their functions in order that they can build a complete picture and understanding of the world around them by eliciting, collecting, and synthesizing information from their peers and teachers.1173-1185 -
Permainan Karpet Engkle: Aktivitas Motorik untuk Meningkatkan Keseimbangan Tubuh Anak Usia Dini
Ruqoyyah Fitri, Meidita Lissofi Imansari (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.754 | Check in Google Scholar
Tujuan penelitian ini adalah melakukan preliminary research dengan cara menguji validitas dan reliabilitas instrument motorik kasar dan perangkat permainan karpet engkle agar layak digunakan dalam mengukur keseimbangan statis dan keseimbangan dinamis. Metode penelitian menggunakan kuantitatif deskriptif dengan subjek uji coba terdiri dari satu orang anak usia 4-5 tahun yang diamati kinerja motoriknya oleh dua orang rater, serta dua orang ahli meliputi ahli materi dan ahli desain. Analisis data pendahuluan diperoleh dari hasil uji validitas menggunakan teknik peer review oleh ahli dan uji reliabilitas menggunakan inter-rater reliability dengan rumus cohen kappa. Hasil uji validitas terhadap instrumen kemampuan keseimbangan diperoleh nilai 91,45%, lembar RPPH dengan nilai 86%, alat permainan karpet engkle sebesar 91,42%, dan buku panduan permainan 85,45%. Hasil uji reliabilitas diperoleh nilai sebesar 0,75 menunjukkan kesepakatan kuat. Berdasarkan hasil analisis data uji validitas dan reliabilitas dapat disimpulkan bahwa permainan karpet engkle layak digunakan untuk anak usia 4-5 tahun dan reliabel untuk mengukur kemampuan keseimbangan statis dan dinamis sehingga dapat diterapkan dalam penelitian lanjutan berupa penelitian eksperimen.1186-1198 -
Model Bercerita untuk Peningkatan Keterampilan Menyimak dan Berbicara Anak Usia 5-6 Tahun
Riwayati Zein, Vivi Puspita (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.581 | Check in Google Scholar
Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan suatu model pembelajaran bercerita tematik perkembangan bahasa (BTPB) yang dapat peningkatkan keterampilan bahasa anak. Khususnya keterampilan menyimak dan berbicara. Pengembangan ini menggunakan model ADDIE (analysis, desaign, development, implementation dan evaluation) dengan empat tahapan penelitian yaitu 1) Tahap Need Analyze; 2) tahap perancangan; 3) tahap pengembangan 4) tahap implimentasi. Validasi prodak dilakukan oleh ahli bahasa, pakar AUD dengan mengunak angket, lembar instrument observasi dan dokumentasi. Sampel penelitian yaitu TK Adabiah dan TK Adzkia. Responden penelitian terdiri dari 8 orang guru. Berdasarkan hasil validasi ahli diperoleh penilaian dari aspek kelayakan, kebahasaan, kegrafikan dan azas manfaat dengan kriteria sangat valid. Hasil uji coba penelitian penggunaan model BTPB terdapat peningkatan keterampilan menyimak dan berbicara pada kelas eksperimen dari pada anak kelas control, dengan demikian model PTPB dinyatakan layak untuk digunakan dalam pembelajaran di AUD1199-1208 -
Manajemen Pembelajaran bagi Anak Usia Dini dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran
Apriani Safitri, Kabiba Kabiba, Nasir Nasir, Nurlina Nurlina (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.811 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen pembelajaran anak usia dini dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di taman kanak-kanak Graha Asri Kota Kendari. Merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan analisis data display data, penyajian data, dan verifikasi atau penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa: manajemen pembelajaran bagi anak usia dini dirancang, dilaksanakan, dan dievaluasi dengan baik dengan bekerja sama dengan sejumlah guru dalam satu gugus kecamatan dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di taman kanak-kanak Graha Asri Kota Kendari yang ditunjukan melalui perencanaan pembelajaran dirancang dan dikembangkan dengan memperhatikan ketersediaan sarana dan prasarana belajar serta kemampuan guru dan siswa, pelaksanaan pembelajaran dilaksanakan dengan gembira, ceria, menarik, dan memberikan kenyamanan bagi anak dalam belajarnya, dan evaluasi pembelajaran dilakukan dengan memperhatikan segala aspek perkembangan yang ditunjukan oleh anak dengan selalu mengapresiasi segala perkembangannya dengan memberikan simbol bintang dan membubuhi tanda tangan disetiap hasil karya dalam proses belajarnya1209-1220 -
Menyongsong Puncak Demografi, Akankah Guru PAUD Hadiahi Indonesia Generasi Unggul?
Elis Solihati, Yeni Rachmawati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.780 | Check in Google Scholar
Indonesia diperkirakan menghadapi puncak bonus demografi tahun 2030. Hal tersebut menjadi perhatian bersama dalam mewujudkan bonus demografi yang menguntungkan bagi bangsa Indonesia, tidak terkecuali guru PAUD. Tulisan ini bertujuan membahas tugas fungsi guru dalam upaya yang dilakukan mempersiapkan generasi unggul dalam isu bonus demografi melalui pendekatan penelitian kualitatif metode penelitian kajian pustaka pada sumber-sumber terpercaya seperti artikel jurnal, buku, undang-undang dan sejenisnya. Diperoleh hasil fakta dan data bahwa anak Indonesia belum seluruhnya mendapatkan layanan PAUD, di sisi lain hal ini perlu dilakukan upaya peningkatan mutu dan kualitas PAUD oleh guru itu sendiri. Guru perlu bangga dengan gelar aktor penentu generasi di masa depan, sehingga tugas dan fungsinya harus semakin dikuatkan kembali. Implikasi temuan dari tulisan ini memberikan gambaran dan evaluasi khususnya dalam PAUD untuk memanfaatkan serta mengoptimalkan bonus demografi yang didapatkan oleh Negara Indonesia.1221-1229 -
Grandparenting Membentuk Karakter Anak Usia Dini di Masa Pandemi Covid-19
Lia Dwi Ayu Pagarwati, Arif Rohman (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.831 | Check in Google Scholar
Tujuan penelitian ini memaparkan bagaimana grandparenting membentuk tanggung jawab, jujur, mandiri, disiplin dan religius anak di masa pandemi covid-19. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data menggunakan wawancara dan angket (googleform). Wawancara yang digunakan adalah wawancara mendalam. Partisipan dalam penelitian ini nenek yang mengasuh cucunya sebanyak 6 keluarga. Penelitian dilakukan di 5 kabupaten Provinsi Sumatera Selatan. Hasil penelitian menunjukkan penyerahan pengasuhan pada nenek terjadi akibat beberapa faktor yaitu perceraian, kematian dan waktu bekerja orang tua. Pola pengasuhan yang di gunakan nenek dalam membetuk karakter tanggung jawab, jujur, disiplin, mandiri dan religius berupa pengasuhan yang otoriter, otoritatif dan permissive dengan metode penjelasan, pemberian contoh dan pembiasaan. Dalam pola asuh yang digunakan nenek berdampak baik dalam membentuk karakter berupa disiplin, tanggung jawab, jujur, religius dan mandiri pada cucu mereka. Dengan terbentuknya karakter anak dengan baik maka dalam membiasakan anak dalam menerapkan protokol kesehatan dengan hidup bersih dan sehat juga berjalan dengan baik pula.1229-1239 -
Mengkaji Penerapan E-Learning pada Anak Usia Dini
Yuanita Kristiani Wahyu Widiastuti, Upik Elok Endang Rasmani, Siti Wahyuningsih (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.752 | Check in Google Scholar
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi e-learning pada jenjang pendidikan anak usia dini. Metode penelitian dengan pengumpulan data melalui wawancara dan pengisian G-Form, melibatkan responden terdiri guru dan orang tua peserta didik di sebuah lembaga PAUD di Kota Surakarta. Hasil dari penelitian ini awalnya didapati beberapa kendala antara lain kemampuan paedagogi guru, penguasaan teknologi, serta kemampuan ekonomi. Namun karena saat ini banyak penawaran tutorial maupun belajar instan di berbagai media, bisa dilakukan secara gratis dan berbayar maka Implementasi e-learning pada anak usia dini sudah memberikan pencapaian awal yang baik dimana meskipun dalam kondisi pandemic Covid-19, siswa tetap dapat belajar bersama antara lain melalui virtual classroom yang tentu saja masih diperlukan pendampingan dengan orang tua. Kesimpulannya Guru perlu belajar lebih banyak lagi melalui pelatihan mengajar efektif, efisien dan menyenangkan melalui elektronik seperti webinar yang banyak disediakan oleh pemerintah maupun lembaga pendidikan swasta lainnya.1240-1247 -
Strategi Guru dan Keterlibatan Orangtua dalam Pemahaman Konsep Sains Anak Selama Covid-19
Dara Zulaiha, Arif Rohman (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.816 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk meninjau strategi guru dan keterlibatan orang tua dalam upaya pemahaman konsep sains anak TK Islam Al-Azhar 41 Palembang selama pandemi melalui pembelajaran daring. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan jenis pendekatan deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara dengan dua orang guru dan penyebaran angket kepada 31 orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru dalam mempersiapkan pembelajaran sains seperti; mengadakan sosialisasi guru dengan melibatkan orang tua dan melakukan briefing antar sesama guru dengan mempelajari video tutorial sains ternyata dapat menambah rasa percaya diri guru dalam mengajarkan sains serta menjadi lebih kreatif memilih konten sains yang tepat. Disamping itu, ditemukan lebih dari 50% orang tua terlibat dalam pembelajaran sains anak, mulai dari persiapan, proses, dan evaluasi. Kerja sama antara guru dan orang tua dalam pemahaman konsep sains anak mampu membantu anak berpikir lebih kritis, memecahkan masalah, dan mengetahui sebab-akibat dari sesuatu yang diamati di lingkungannya1248-1260 -
Implementasi Model Pembelajaran Sentra pada lembaga Taman Kanak-Kanak di Kabupaten Pati
Sumiyati Sumiyati, Siswanto Masruri, Maemonah Maemonah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.814 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran sentra pada lembaga Taman Kanak-Kanak di Kabupaten Pati. Menggunakan penelitian kualitatif, berupa data-data tentang penyelenggaraan model pembelajaran sentra, langkah-langkah pelaksanaan pembelajaran sentra, dan kemajuan anak yang diperoleh melalui proses belajar menggunakan model pembelajaran sentra. Objek penelitian ini terdiri atas tiga lembaga dengan kecamatan berbeda, yaitu: TK Aisyiah 2 Pati, TK Bintang Kecil dan TK An-Nismah. Subjek penelitian ini, meliputi: guru-guru, kepala sekolah, dan peserta didik tiga lembaga tersebut. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi partisipasi pasif, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa lembaga TK yang berada di Kabupaten Pati menerapkan pembelajaran sentra dengan menggunakan empat pijakan main, meliputi: penataan lingkungan main, pijakan sebelum main, pijakan saat main dan pijakan setelah main. Namun, masing-masing lembaga memiliki perbedaan pada pelaksanaan pembelajaran sentra, pembagian waktu kegiatan, dan pembagian guru.1261-1268 -
Identifikasi Kontributor Pengembangan Kognitif Anak Prasekolah: Guru, Teman, Lingkungan Fisik Sekolah?
Agustina Hendriati, Soegeng Santoso (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.757 | Check in Google Scholar
Studi ini ingin menemukan kontributor modifiabilitas kognisi anak sesuai pilar pendidikan, apakah interaksi dengan guru, teman sebaya atau lingkungan fisik TK. Subjek penelitian adalah 42 anak dan 22 guru TK di Jakarta yang dipilih secara purposif dan dirating dengan instrumen fungsi kognitif (ACFS), interaksi mediatif (MLERS dan MLE teman) serta lingkungan sekolah (ECERS-R), semuanya dalam setting alami. Data diolah dengan analisis regresi. Hasil menunjukkan anak memiliki potensi modifiabilitas kognisi khususnya terkait interaksi mediatif dengan guru dan faktor sosial ekonomi. Ditemukan juga bahwa guru masih perlu meningkatkan keterampilan memediasi perkembangan kognitif, utamanya di kelompok SES menengah bawah. Interaksi mediatif dengan teman sangat terbatas dan lingkungan sekolah belum sesuai dengan prinsip DAP. Pembahasan mengacu pada isu metodologis dan konteks Indonesia.1269-1281 -
Peran Guru pada Pengasuhan Anak dari Keluarga Tenaga Kerja Indonesia
Afifah Rahmaningrum, Pujiyanti Fauziah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.796 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang: (1) pola pengasuhan yang dilakukan dari pengasuh keluarga Tenaga Kerja Indonesia terhadap anak usia dini. (2) dampak dari pengasuhan yang dilakukan dari pengasuh keluarga Tenaga Kerja Indonesia terhadap aspek perkembangan anak usia dini. (3) peran serta guru terhadap pengasuhan yang dilakukan oleh pengasuh keluarga Tenaga Kerja Indonesia. (4) pengaruh positif peran guru di sekolah terhadap pengasuhan anak dari keluarga Tenaga Kerja Indonesia. (5) pengaruh positif peran guru terhadap aspek perkembangan anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian adalah: (1) pola pengasuhan permisif merupakan yang mayoritas diterapkan kepada anak. (2) dampak dari pengasuhan permisif terlihat di aspek sosial emosional, bahasa, dan kognitif anak tersebut. (3) peran serta guru pada pengasuhan adalah dengan memberikan pendekatan dan edukasi terhadap pengasuh dan juga anak. (4) terdapat perubahan secara perlahan terhadap pengasuhan setelah mendapatkan masukan dari guru. (5) terdapat perubahan secara perlahan terhadap perkembangan anak setelah dilakukan pendekatan terhadap individu anak secara intensif.
1282-1292 -
Pengenalan Makna dan Simbol Perangkat Tanaman Adat dalam Ritual Modutu Antaran Gorontalo bagi Anak Usia Dini
Ellyana Hinta Hinta, Sitti Rachmi Masie, Asna Ntelu Ntelu, Harto S Malik (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.835 | Check in Google Scholar
Tujuan penelitian dari artikel ini adalah untuk mendeskripsikan pengenalan makna dan simbol perangkat tanaman adat dalam ritual modutu antaran bagi anak usia dini di Gorontalo. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Peneliti melakukan tahapan implementasi pengenalan makna dan simbol perangkat tanaman adat dalam ritual modutu antaran bagi anak usia dini. Analisis data yang digunakan adalah analisis data menggunakan persentase dan kriteria. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pengenalan makna dan simbol tersebut tidak menemui kendala yang berarti, respon orang tua dan anak-anak usia dini sangat antusias meskipun beberapa anak tampak kebingunan terhadap makna dan simbol yang diberikan. Kebaruan penelitian didapatkan bahwa orang tua saat ini tidak terlalu paham dan dapat mempertahankan ritual tersebut secara utuh. Dampak dan impak dari hasil penelitian ini adalah perlunya dilestarikan kembali ritual Modutu agar anak-anak sebagai penerus tidak punah digilas zaman.1293-1303 -
Perspektif dan Peran Orangtua dalam Program PJJ Masa Pandemi Covid-19 di PAUD
Resti Mia Wijayanti, Puji Yanti Fauziah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.768 | Check in Google Scholar
Program Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dilakukan untuk memutus rantai penyebaran virus Covid-19. Tujuan penelitian untuk mengetahui program PJJ dari perspektif orangtua dan peran orangtua di dalamnya. Metode penelitian yang digunakan adalah survei deskriptif, data diperoleh melalui angket terbuka dan tertutup, subjek dari penelitian ini adalah orangtua yang memiliki anak berusia 3-6 tahun. Hasil penelitian mengungkapkan program PJJ dari perspektif orangtua dan peran orangtua dalamnya. Adapun peran orangtua berdasarkan hasil penelitian yakni; pengganti guru di sekolah (edukator), memberikan fasilitas yang mendukung dan memberi motivasi belajar. Penelitian juga mengungkapkan kelebihan dan kekurangan dalam PJJ, dari program ini orangtua merasa lebih erat hubungannya dengan anak, namun ada kesulitan yang dirasakan orangtua pada program PJJ, yakni; sinyal, pekerjaan, waktu untuk menemani anak belajar, metode pembelajaran, fokus anak untuk belajar, bahan-bahan yang sulit dicari, pengumpulan tugas dalam bentuk video, orangtua kurang faham IT, mengatur emosi anak ketika belajar, finansial, anak hanya nurut kepada guru.1304-1312 -
Strategi Guru dalam Menstimulasi Keterampilan Motorik AUD Pada Era Pandemi Covid 19
Siyyella Tika Nasution, Panggung Sutapa (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.849 | Check in Google Scholar
Masa pandemi covid 19 telah merubah kegiatan pembelajaran di semua tingkat pendidikan termasuk PAUD dilakukan secara daring. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui bentuk strategi yang dilakukan guru PAUD dalam menstimulasi perkembangan motorik anak usia dini di era pandemi covid 19. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Jenis kuesioner yang digunakan merupakan jenis kuesioner tertutup dan kuesioner terbuka. Subjek penelitian ini terdiri dari 32 guru TK di kota Bengkulu. Penelitian ini dilakukan dengan cara menyebarkan kuesioner yang dibuat melalui Google Form dan tautannya disebar kepada guru melalui aplikasi Whatsapp. Hasil penelitian ini memberikan gambaran dan informasi mengenai bagaimana bentuk strategi yang dilakukan guru PAUD dalam menstimulasi perkembangan motorik anak di era pandemi covid 19. Selanjutnya hasil penelitian dari artikel ini dapat dijadikan salah satu referensi strategi mengajar guru dalam menstimulasi keterampilan motorik anak usia dini pada proses pembelajaran daring di era pandemi covid 19.1313-1324 -
Peningkatan Kemampuan Koneksi Matematika melalui Pendidikan Matematika Realistik (PMR) pada Anak Usia Dini
Nahrowi Adjie, Suci Utami Putri, Finita Dewi (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.846 | Check in Google Scholar
Matematika tumbuh dan berkembang dari kehidupan sehari-hari, karena itu belajar matematika harus dapat dikaitkan dalam kehidupan nyata. PMR dapat menjembatani sifat matematika yang abstrak menjadi lebih nyata dan terasa manfaatnya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pendekatan PMR terhadap peningkatkan kemampuan koneksi matematika siswa Pendidikan Anak Usia Dini. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dalam model Penelitian Subjek Tunggal dengan dua sampel. Disain yang digunakan adalah model A-B-A’ pada aspek perkembangan kognitif matematika. Hasil penelitian adalah: (1) Kedua subjek sebelum adanya perlakuan menunjukkan kemampuan koneksi matematika yang rendah; (2) Kegiatan pembelajaran dengan pendekatan PMR efektif untuk meningkatkan kemampuan koneksi matematika subjek penelitian; dan (3) Kondisi kedua subjek setelah diberikan pendekatan Pendidikan Matematika Realistik (PMR) menunjukkan kemampuan koneksi matematika berada pada kategori sangat baik. Secara umum dapat disimpulkan bahwa PMR telah berkontribusi dalam peningkatan hasil belajar siswa dan menjadikan pembelajaran lebih bermakna1325-1338 -
Tradisi Kearifan Lokal Minangkabau “Manjujai” untuk Stimulasi Perkembangan Anak Usia Dini
Asfi Yanti We, Puji Yanti Fauziah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.660 | Check in Google Scholar
Manjujai merupakan bentuk stimulasi berupa nyanyian, syair, atau kata dengan nilai-nilai kebaikan. Pemberian stimulasi menjadi faktor penting dalam mencapai perkembangan anak usia dini secara optimal sesuai dengan tahapan usia. Penelitian ini merupakan salah satu stimulasi perkembangan yang dapat diberikan kepada anak usia dini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh tradisi kearifan budaya lokal Minangkabau “manjujai” terhadap perkembangan anak usia dini. Penelitian menggunakan Library research melalui 6 langkah yaitu penentuan topik penelitian, tinjauan literatur terkini, reduksi literatur, pengorganisasian literatur, review literatur, dan pengambilan kesimpulan. Teknik analisis data berupa kualitatif deskriptif dengan menelaah beberapa literatur sekunder antara lain yaitu e-book, jurnal ilmiah Nasional dan Internasional, dan artikel yang berkaitan dengan manjujai pada anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi manjujai bukan hanya digunakan untuk menstimulasi satu aspek perkembangan saja namun dapat digunakan dibeberapa aspek perkembangan anak usia dini seperti kognitif, bahasa, motorik, sosial-emosional dan moral spiritual.1339-1351 -
Permainan Tradisional Gorontalo dalam Menumbuhkan Nilai-Nilai Karakter Anak
Rustam I Husain, Hakop Walangadi (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.839 | Check in Google Scholar
Tergerusnya karakter anak di era digital, dikarenakan masuknya berbagai game online, yang bisa di akses menggunakan aplikasi smartphone berbasis android. penelitian ini bertujuan untuk melestarikan permainan tradisional Gorontalo, menggali nilai-nilai karakter yang termuat dalam permainan asal Gorontalo. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif menggunakan langkah-langkah penelitian Miles & Huberman yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Temuan dari penelitian ini adalah bahwa dengan adanya permainan tradisional awuta, ponti dan kainje, permainan tradisional bukan permainan yang kuno dan tidak ada manfaatnya, melainkan dapat memberikan nilai-nilai karakter, seperti jujur, disiplin pada pelaku atau pemain seperti nilai kerjasama, disiplin, ketangkasan, keagamaan dan sosial. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa dengan melestarikan kebudayaan yang ada di daerah Gorontalo, melalui permainan tradisional, mampu memberikan ruang bagi anak untuk mengenal permainan yang ada di daerahnya, tentu melibatkan berbagai aspek dan nilai-nilai yang terkandung seperti, Jujur, disiplin, ketangkasan, Keagamaan dan sosial serta kerjasama.1352-1358 -
Bahasa Gorontalo dan Bahasa Suwawa pada Anak Usia Dini
Dakia N Djou, Asna Ntelu (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.895 | Check in Google Scholar
Pentingnya pengenalan prefiks bahasa Gorontalo dan bahasa Suwawa pada anak usia dini. Karena kedua bahasa tersebut digunakan masyarakat sebagai alat komunikasi serta pedoman/aturan yang mengatur tata cara berbahasa daerah yang baik dan benar sesuai dengan kaidah. Tujuan penelitian mendeskripsikan komparasi aspek morfologi bahasa Gorontalo dan Suwawa dilihat dari proses reduplikasi pada anak usia dini. Metode penelitian yaitu deskriptif kualitatif dengan teknik komparatif. Hasil penelitian yaitu bahasa Gorontalo dan bahasa suwawa memilki bentuk yang sama. Dilihat dari penggunaan yang melekat pada bentuk dasar mengakibatkan perubahan baik pada proses morfologinya, makna, dan fungsi. Kedua bahasa tersebut memiliki hubungan yang sepadan, baik segi bentuk ataupun maknanya. Dampak dari penelitian ini adalah anak mampu menggunakan bahasa daerah Gorontalo dan Suwawa dalam kehidupan sehari-hari.1359-1367 -
Manajemen Pembelajaran melalui Pendekatan BCCT dalam Meningkatkan Multiple intelligences Anak
Mustajab Mustajab, Hasan Baharun, Lutfiatul Iltiqoiyah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.781 | Check in Google Scholar
Kecerdasan majemuk sangat penting untuk dikembangkan pada anak didik, sehingga diperlukan pendekatan yang tepat guna untuk mencapai target tersebut, salah satunya adalah pendekatan BCCT (Beyond Centre And Circle Time). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memahami tentang manajemen pembelajaran pada anak usia dini melalui pendekatan BCCT (beyond centre and circle time) dalam meningkatkan multiple intelligences anak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif jenis studi kasus. Penelitian ini dilakukan pada siswa di TK Namira School dan TK Islam Terpadu Permata, Kraksaan, Probolinggo, Jawa Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dalam menerapkan BCCT guna meningkatkan multiple intelligences anak, diperlukan pengelolaan yang terencana, terstruktur dan sistematis. Melalui perencanaan desain pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran dan evaluasi pembelajaran yang sistemik, multiple intelligences anak dapat dikembangkan dengan baik.1368-1381 -
Pengelolaan Alat Permainan Edukatif Berbahan Limbah Dalam Meningkatkan Kecerdasan Kognitif Anak
Hasan Baharun, Zamroni Zamroni, Amir Amir, Latifatus Saleha (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.763 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tentang alat permainan edukatif berbahan limbah dalam meningkatkan kecerdasan kognitif pada anak usia dini di Raudlatul Athfal (RA) Tania, Paiton, Probolinggo. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif jenis studi kasus. Guna mendapatkan gambaran tentang alat permainan edukatif berbahan limbah dalam mencerdaskan kognitif pada anak usia dini, peneliti berbaur langsung dalam pembuatan alatnya dan melakukan observasi dan mendokumentasikan aktivitas pembelajaran di lembaga tersebut. Interview dilakukan terhadap kepala sekolah dan guru di Raudlatul Athfal (RA) Tania. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru dalam meningkatkan kecerdasan kognitif anak usia dini melalui alat permainan edukatif berbahan limbah dilakukan melalui; kegiatan persiapan, penyajian materi, menghubungkan, menyimpulkan, dan mengaplikasikan media dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa guru harus memiliki inovasi dan kreatifitas dalam mengelola pembelajarannya sesuai dengan target yang ditentukannya, agar supaya mampu membangkitkan motivasi dan kecerdasan peserta didik secara totalitas.1382-1395 -
Perancangan Perencanaan Pembelajaran Anak Usia Dini Melalui Sistem Informasi Berbasis Website
Ririn Hunafa Lestari, Agus Sumitra, Rita Nurunnisa, Mia Fitriawati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.770 | Check in Google Scholar
Saat ini, perencanaan pembelajaran merupakan suatu beban bagi pendidik pendidikan anak usia dini yang berdampak pada proses pelaksanaan pembelajaran. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang perencanaan pembelajaran anak usia dini melalui teknologi informasi dan komunikasi melalui sistem informasi berbasis website. Educational Design Research (EDR) merupakan metode penelitian yang digunakan dalam merancang desain perencanaan pembelajaran melalui sistem informasi berbasis website. Kajian literatur dan wawancara kepada pendidik PAUD merupakan teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini dengan subjek penelitian pendidik PAUD di salah satu kecamatan di kota Bandung. Setelah diperoleh hasil data, teknik analisis data yang digunakan adalah analisis tematik dengan pendekatan kualitatif untuk mengetahui pertanyaan penelitian berkaitan dengan perencanaan pembelajaran pada pendidikan anak usia dini. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, perencanaan pembelajaran pada pendidikan anak usia dini yang terdiri dapat disusun melalui suatu sistem informasi berbasis website sebab melalui website perencanaan pembelajaran akan saling berkaitan antar tampilan.1396-1408 -
Pendekatan Open-Ended dalam Mempengaruhi Kemampuan Mengenal Konsep Bilangan Anak Usia Dini
Rohmalina Rohmalina, Ema Aprianti, Ririn Hunafa Lestari (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.805 | Check in Google Scholar
Kemampuan lambang bilangan bagi anak usia dini penting dirangsang untuk memahami konsep matematika dijenjang pendidik selanjutnya. Akan tetapi pemahaman guru dalam mengajarkan matematika yang baik dan tepat masih kurang, sehingga dilakukan penelitian terkait dengan konsep bilangan terhadap pendekatan open-ended sebagai metode pembelajaran anak usia dini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan sampel penelitian adalah anak-anak dari kelas A yang terbagi menjadi dua kelas dengan menggunakan lembar observasi sebagai teknik pengumpulan data yang kemudian dianalisis dengan menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan data pre-test pada dua kelas memiliki kemampuan yang sama. Setelah diberikan treatment dan dilakukan post-test diperoleh perhitungan uji statistik menggunakan t-test bahwa terdapat perbedaan konsep bilangan anak usia dini setelah diberikan pembelajaran dengan pendekatan open-ended, sehingga anak usia dini mampu menyelesaikan konsep bilangan matematika yang bersifat abstrak melalui pembelajaran yang terbuka dengan memberikan kesempatan kepada anak dalam memecahkan masalah sendiri.1409-1418 -
Konseptualisasi Peran Strategis dalam Pendidikan Literasi Keuangan Anak melalui Pendekatan Systematic Review
Wisnu Yuwono (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.663 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran strategis dari pihak yang terlibat dalam pendidikan literasi keuangan anak dengan menggunakan metode systematic review. Data yang digunakan adalah artikel ilmiah, buku dan laporan yang relevan dengan topik penelitian. Melalui identifikasi, evaluasi, dan interpretasi disimpulkan bahwa ada tiga peran strategis yakni peran pertama sebagai payung hukum diperuntukkan kepada pemerintah dalam merancang kebijakan literasi keuangan nasional, dan sekolah dalam mengembangkan implementasi kurikulum literasi keuangan. Peran kedua sebagai peran operasional diperuntukkan kepada guru yang berinteraksi dan mengajarkan literasi keuangan kepada siswa, dan peran orang tua dalam mendampingi literasi keuangan anaknya di rumah. Peran ketiga sebagai peran pendukung, ditujukan kepada media dan pihak lain dalam memberi dukungan pada setiap kegiatan literasi keuangan pada anak. Implementasi secara optimal dari peran tersebut akan meningkatkan indeks literasi keuangan.1419-1429 -
Penerapan Token Economy dalam Meningkatkan Active Learning Anak Usia Dini
Elizabeth Prima, Putu Indah Lestari (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.829 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan active learning pada anak usia dini melalui penerapan teknik token economy. Jenis penelitian ini adalah Quasi Experimental Design dengan rancangan nonequivalent control group design. Pada penelitian ini penentuan kelompok kontrol dan kelompok eksperimen dilakukan secara acak terhadap kelas yang ada. Ada dua kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, satu mendapatkan perlakuan dan satu kelompok kontrol, keduanya memperoleh pre-test dan post-test. Dari hasil uji-t untuk kelas eksperimen diperoleh thitung = 13,077 dan taraf signifikan 5% dengan derajat kebebasan 38 diperoleh ttabel = 2,538. Dengan membandingkan hasil thitung dan ttabel dapat disimpulkan bahwa thitung > ttabel (13,077 > 2,538), maka H1 diterima dan Ho ditolak. Berdasarkan hasil perhitungan uji-t menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok yang dibelajarkan dengan penerapan teknik token economy dengan anak yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada anak usia dini. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan token economy dapat meningkatkan active learning pada anak usia dini.1430-1440 -
Manajemen Kepemimpinan Inovatif pada Pendidikan Anak Usia Dini dalam Perspektif Merdeka Belajar Era New Normal
Novianty Djafri, Arwildayanto Arwildayanto, Arifin Suking (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.901 | Check in Google Scholar
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan manajemen kepemimpinan inovatif pada pendidikan anak usia dini dalam perspektif merdeka belajar era new normal di Kota Gorontalo Provinsi Gorontalo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kuantitatif. Sumber data terdiri dari 38 orang kepala sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan inovatif kepala sekolah di Kota Gorontalo berada pada kategori baik dengan tingkat persentase 79,53%. Kebaruan yang didapatkan dalam penelitian ini adalah kepala-kepala sekolah di masa datang harus lebih memiliki jiwa revolusioner yang mampu menerima dan mengimplementasikan perubahan melalui visi, misi, dan tujuan untuk mengembangkan sekolah. Dampak dari hasil penelitian ini adalah kepala sekolah perlu bekerjasama bersama tim melalui kreativitas tim dan inovasi organisasi serta cara kerja tersistem dalam inovasi organisasi melalui kreativitas individu secara visual paham akan informasi aktual secara digital untuk mewujudkan merdeka belajar untuk saat ini dan masa depan.1441-1453 -
Tantangan Guru dan Orang Tua dalam Kegiatan Belajar Dari Rumah Anak Usia Dini pada Masa Pandemi Covid-19
Isti Yuli Astuti, Harun Harun (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.808 | Check in Google Scholar
Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan berbagai tantangan yang dihadapi oleh guru dan orang tua dalam mendampingi kegiatan Belajar Dari Rumah (BDR) anak usia 4-6 tahun pada masa pandemi Covid-19. Penelitian ini dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melibatkan 6 subjek terdiri dari 3 guru dan 3 orang tua anak usia 4-6 tahun di Kabupaten Bantul. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, menunjukkan bahwa dari kegiatan belajar dari rumah guru mendapatkan beberapa tantangan, diantaranya guru harus menyiapkan kegiatan yang menarik dan menyesuaikan bahan kegiatan di sekitar anak, stand by memantau kegiatan yang dilakukan anak melalui whatsapp, dan penilaian hanya melalui video/foto. Tantangan yang dihadapi orang tua dalam mendampingi anak belajar diantaranya harus mengetahui dan mengatasi mood belajar anak, mengajak anak melakukan kegiatan belajar dengan suasana yang menyenangkan, serta dapat membagi waktu antara pekerjaan dan mendampingi anak belajar.1454-1463 -
Metode Bermain Dalam Lingkaran dalam Pengembangan Kemampuan Kognitif Anak Usia Dini Di Taman Penitipan Anak Tambusai Kecamatan Bangkinang Kota
Yolanda Pahrul, Rizki Amalia (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.812 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses dan hasil belajar melalui kegiatan bermain dalam lingkaran untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak. Penelitian ini dilakukan di Taman Penitipan Anak Tambusai. Subjek penelitian adalah murid TPA Tambusai sebanyak 10 orang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan. Prosedur penelitian terdiri dari: perencanaan, tindakan dan observasi, refleksi. Dilakukan untuk 10 pertemuan dibagi menjadi dua siklus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes, observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kualitatif dan kuantitatif. Pra tindakan dilakukan untuk menentukan persentase kemampuan kognitif sebesar 51.07%, meningkat menjadi 63.39% setelah siklus pertama, dan meningkat menjadi 84.82% setelah siklus kedua. Peningkatan 84.82% pada siklus kedua membuktikan bahwa kegiatan bermain dalam lingkaran dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak usia dini. Kemampuan kognitif dapat dikembangkan melalui kegiatan bermain dalam lingkaran, di mana dapat melatih daya ingat anak, dapat melatih kemampuan mendengar, kemampuan memecahkan masalah, serta kemampuan menirukan. Hal ini karena kegiatan bermain merupakan kegiatan yang sangat penting bagi anak, smua perkembangan dapat dikembangkan melalui kegiatan bermain.1464-1471 -
Pengaruh Komunikasi Orangtua terhadap Perilaku Agresif verbal Anak Usia 5-6 Tahun
Yusri E Siahaan, Panggung Sutapa, Anita Yus (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.890 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, bentuk agresif verbal anak usia 5-6 tahun, bentuk komunikasi orang tua anak yang cenderung berperilaku agresif verbal, dan perbedaan perilaku agresif verbal anak dilihat berdasarkan komunikasi orang tua pada anak usia 5-6 Tahun. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode komparatif dengan sampel sebanyak 40 anak. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah komunikasi orang tua (X), dan perilaku agresif verbal anak (Y). Data dikumpulkan menggunakan observasi dan angket. Observasi dilakukan untuk melihat perilaku agresif verbal anak, dan angket untuk melihat jenis komunikasi orang tua. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa; bentuk agresif verbal anak usia 5-6 tahun adalah respon anak dalam bentuk kata-kata kasar, bentuk komunikasi anak yang cenderung berperilaku agresif verbal adalah komunikasi tidak terbuka, komunikasi mengabaikan, komunikasi otoriter, komunikasi satu arah dan tanpa ada komunikasi, dan jenis komunikasi satu arah memiliki tingkat agresif verbal anak yang lebih tiggi dari jenis komunikasi lainnya.1472-1486 -
Respon Guru Pendidikan Anak Usia Dini terhadap MOOCs berbantuan Augmented Reality
Eko Risdianto, Murni Yanto, Muhammad Kristiawan, Guntur Gunawan (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.907 | Check in Google Scholar
Tujuan penelitian ini untuk menganalisis respon terhadap kebutuhan model blended learning berbasis MOOCs berbantuan augmented reality bagi guru PAUD. Teknik sampling yang digunakan adalah pusposive sampling dengan sampel data pada penelitian ini yaitu 90 guru. Penelitian ini adalah merupakan bagian dari penelitian R n D yaitu pada tahap analisis kebutuhan, Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu lembar angket kebutuhan terhadap model blended learning berbasis MOOCs berbantuan augmented reality bagi guru PAUD. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa instrumen yang digunakan valid dan reliable dan berdasarkan analisis dengan model rasch dengan aplikasi winstep mendapatkan hasil bahwa kualitas respon angket ini sangat baik. Hasil penelitian menyebutkan guru PAUD sangat setuju bahwa dibutuhkannya model blended learning berbasis MOOCs berbantuan augmented reality. Penelitian ini memberi kontribusi bagi praktisi pendidikan agar berinovasi membuat MOOCs berbantuan augmented reality sebagai model blended learning untuk guru PAUD1487-1500 -
Technology Acceptance Model in using E-learning on Early Childhood Teacher Education Program’s student during pandemic
Tri Endang Jatmikowati, Angraeny Unedia Rachman, Asti Bhawika Adwitiya (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.801 | Check in Google Scholar
During the COVID-19 pandemic many education institutions implement e-learning as a replacement of traditional face to face teaching and learning activities. This situation forced students and teachers to adapt to the new normal of teaching and learning activity. This study aimed to examine the determinant factors of behavioral intention of using e-learning associated with the Technology Acceptance Model (TAM) for early childhood teacher education students. The factors included in the model are perceived ease of use, perceived usefulness, attitude, behavioral intention, self-efficacy, subjective norm, and system accessibility. Partial Least Square-Structural Equation Model (PLS-SEM) technique was employed with SmartPLS as a computational software. Using samples students in Early Childhood Teacher Education Program in Muhammadiyah University of Jember – Indonesia, this study result that perceived usefulness affects behavioral intention directly while self-efficacy affect behavioral intention directly and indirectly through perceived usefulness.1501-1511 -
Pengembangan Model ATIK untuk Meningkatkan Kompetensi Menggambar pada Anak Taman Kanak-Kanak
Sri Watini (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.899 | Check in Google Scholar
Kemampuan menggambar merupakan salah satu kemampuan yang dapat mengembangkan daya imajinasi anak. Faktanya kemampuan tersebut berkurang bahkan hilang ketika anak memasuki jenjang Sekolah Dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model ATIK dalam meningkatkan kompetensi menggambar pada Taman Kanak-kanak (TK) di Kota Bekasi. Hal ini disebabkan karena banyak terjadi kegagalan dalam membelajarkan anak TK pada kemampuan menggambar, dibuktikan dengan hilangnya kompetensi menggambar anak pada saat di Sekolah Dasar (SD). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian dan pengembangan (R&D) dengan analisis data model Borg & Gall. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa angket. Adapun lembaga TK yang dipilih adalah TK Putra XII, TK Amira, TK Widya Bakti dan TK Baiturahim. Hasil penelitian dan pengembangan berdasarkan pada uji efektivitas, maka Model ATIK ini efektif dalam mengembangkan kompetensi menggambar pada anak TK.1512-1520 -
The Role of Student’s Parent in Shaping Home Learning Environment (HLE) for Early Childhood
Pramesti Indah Kumalasari, Sugito Sugito (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.881 | Check in Google Scholar
This study aims to determine the role of parents in forming a Home Learning Environment (HLE) for early childhood in Trucuk, Klaten. This study used a qualitative approach with descriptive methods and was carried out by purposive sampling. The research subjects were 5 parents who have children aged 3-4 years. Data collection techniques used were observation, interviews, and documentation techniques. Data analysis used was data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Based on the research that has been done, the role of parents in shaping HLE is seen when parents introduce new learning materials into the home through activities (playing, chatting and reading), preparing HLE according to children's needs and interests, offering various learning opportunities and providing learning experiences that are fun. With the role of parents in shaping HLE, it can be an early intervention program and direct children's activities to be more useful in reaching the next stage of development.1521-1535 -
Strategi Pembelajaran Physical Distancing Guru PAUD dalam Menghadapi Pandemi Covid19
Sukma Nurilawati Botutihe, Mardia Bin Smith, Irpan A Kasan, Rizal Hilala (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.919 | Check in Google Scholar
Penelitian ini mengkaji tentang strategi yang digunakan guru PAUD dalam menerapkan proses pembelajaran. Fokus utama kajian pada bagaimana komunikasi dan kerjasama yang dibangun guru dalam menjalankan strategi pembelajaran di masa pandemi ini. Jenis penelitiannya adalah deskriptif kualitatif dengan wawancara dan observasi sebagai media pengumpulan data. Subjek penelitian yaitu 33 guru PAUD kota Gorontalo secara purposive sampling dari 9 kecamatan. Adapun hasil temuan yang diperoleh yaitu bentuk strategi pembelajaran yang dapat diterapkan adalah pembelajaran yang dilakukan secara physical distancing melalui daring dan luring. Guru memberikan informasi kegiatan belajar dan jadwal pelaksanaan daring ataupun luring melalui aplikasi Whatsapp (WA). Secara daring, WA digunakan untuk mengirimkan bentuk video tutorial kegiatan belajar dan orang tua melaporkan pelaksanaan hasil kegiatan belajar anak. Sedangkan luring, pertemuan sekali sepekan ke rumah anak. Komunikasi dan kerjasama dalam menjalankan startegi pembelajaran physical distancing memberikan dampak positif bagi anak dalam memperoleh esensi dari tujuan pembelajaran.1536-1543 -
Program One Week One Story Berbasis Keislaman sebagai Bekal Keterampilan Abad 21 pada Anak Usia Dini
Candra Wijaya, Rahmat Rifai Lubis, Haidir Haidir, Suswanto Suswanto, Imron Bima Saputra (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.917 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan menganalisis program one week one story berbasis keislaman untuk mengatasi problematika kemampuan bahasa dan sosial AUD di TK Rusyda Medan. Pendekatan yang digunakan ialah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data melalui teknik wawancara mendalam dengan panduan instrumen terstruktur, observasi dan kajian dokumen. Selanjutnya data dianalisa dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data menggunakan teknik trianggulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa problematika kemampuan bahasa dan sosial AUD bersumber dari dalam diri anak (internal) dan luar diri anak (eksternal). Untuk mengatasinya diterapkan program one week one story berbasis keislaman. Penerapan program ini dilakukan dengan memberikan kesempatan kepada anak untuk menceritakan pengalaman selama liburan akhir pekan terutama cerita dengan konten keislaman seperti pengalaman Ibadah, silaturrahim, membaca Al-Qur’an, dan ta’awun. Dalam penerapan program tersebut kendala yang dihadapi ialah rasio guru dan siswa tidak sebanding dan kurangnya kerjasama guru dan orang tua.1544-1556 -
Pengembangan Model Pembelajaran Saintifik Berbasis Kearifan Lokal untuk Perkembangan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun
Anida Anida, Delfi Eliza (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.898 | Check in Google Scholar
Permasalahan ketika menyusun buku yang diimplementasikan di Taman Kanak-Kanak (TK) Mawar Kelas B1 meliputi pelaksanaan kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) belum optimal dan Guru kurang memahami pendekatan saintifik, yang berdampaknya belum optimalnya perkembangan kognitif anak seperti yang diharapkan. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan model pembelajaran dengan pendekatan saintifik berbasis kearifan lokal untuk perkembangan kognitif Anak Usia 5-6 tahun yang valid, praktis, dan efektif. Kegiatan diterapkan untuk mencapai kemampuan anak dalam mengamati, bertanya, mencoba atau bereksperimen, mencari penalaran dan berkomunikasi melalui pengembangan tema dan indikator dalam Kurikulum PAUD 2013. Riset menggunakan metode R&D dari ADDIE dengan tahapan analyze, design, development, implement, evaluation. Hasil validitas valid dan hasil kelayakan media sangat layak digunakan. Hasil uji kepraktisan produk dinyatakan sangat praktis, produk dinyatakan sangat efektif. Hasil pengembangan dari penelitian ini adalah produk yang dinyatakan valid, praktis dan efektif.1556-1565 -
Manajemen Pembelajaran untuk Menciptakan Suasana Belajar Menyenangkan di Masa New Normal
Nurul idhayani, Nasir Nasir, Hasma Nur Jaya (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.911 | Check in Google Scholar
Tujuan penelitian untuk mengetahui pelaksanaan manajemen pembelajaran dalam menciptakan suasana belajar yang menyenangkan di Taman kanak-kanak Negeri se Kecamatan Ranomeeto Kabupaten Konawe Selatan. Pembelajaran di masa new normal telah menciptakan kultur belajar yang baru bagi anak di PAUD. Oleh karena itu guru diharapkan lebih kreatif menyelenggarakan pembelajaran yang menyenangkan. Jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan Informan penelitian 6 orang guru, dan 2 kepala sekolah. Adapun durasi pengumpulan data, dilakukan selama 5 bulan (Mei–September 2020) dengan teknik wawancara, pengamatan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menyimpulkan manajemen pembelajaran untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dilakukan dalam tiga tahapan, yaitu: perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Perencanaan meliputi: menyiapkan skenario pembelajaran, media, dan alat evaluasi, pelaksanaan yaitu implementasi kegiatan yang disesuaikan dengan skenario pembelajaran yang telah dibuat ditahapan sebelumnya, dan evaluasi dilakukan guru secara offline dan online.1556-1566 -
Pengembangan Science Book Anak untuk Pengenalan Literasi dan Karakter Berbasis Budaya Alam Minangkabau
Zulfitrah ZR, Delfi Eliza (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.896 | Check in Google Scholar
Model Science Book anak usia dini untuk pengenalan literasi sains dan karakter berbasis Budaya Alam Minangkabau belum ada sehingga guru kesulitan dalam menyampaikan pembelajaran. Berdasarkan hal tersebut penelitian bertujuan untuk menghasilkan Model Science book anak usia dini untuk pengenalan literasi sains dan karakter berbasis Budaya Alam Minangkabau yang valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini merupakan Researchand Development atau riset dan pengembangan dengan teknis riset menggunakan ADDIE model. Implementasi hasil riset diuji efektivitas dan praktikalitasnya di TK Sabbihisma 3 dengan 23 orang murid. Hasil validasi buku ini dengan 91,65%, uji praktikalitas oleh guru PAUD mendapatkan rata-rata persentase kelayakan sebesar 96,3% dan uji efektivitas oleh pengguna mendapatkan nilai rata-rata persentase kelayakan sebesar 91.4%. Hasil pengembangan dari penelitian ini adalah media pembelajaran dalam mengenalkan literasi sains dan karakter berbasis budaya Minangkabau yang dinyatakan valid, praktis dan efektif.1567-1577 -
Stimulasi Aspek Perkembangan Anak Usia 0-6 Tahun Selama Pandemi Covid- 19
Mahyumi Rantina, Hasmalena Hasmalena, Yanti Karmila Nengsih (Author)Show Abstract | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.891 | Check in Google Scholar
Stimulasi sangat penting dalam perkembangan anak agar kemampuan anak tidak terganggu terutama pada masa pandemi covid-19. Tujuan penelitian untuk mengetahui stimulasi yang diberikan orang tua selama mendampingi anak di masa pandemi Covid-19 pada anak berusia 0-6 tahun di Rumah. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian adalah orang tua yang memiliki anak usia 0-6 tahun di Kota Palembang yang berjumlah 24 orang tua. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data mengunakan pengumpulan reduksi data, menarik kesimpulan dan penyajian data. Hasil analisis data kualitatif menunjukkan bahwa stimulasi yang diberikan orang tua terhadap anak usia 0- 6 tahun di masa pandemic covid-19 di rumah memiliki keberagaman berupa latihan-latihan rangsangan perkembangan dari orang tua 0-1 tahun dilanjutkan dengan memberikan alat permainan edukatif serta melalui media audio visual. Stimulasi yang diberikan mengajak anak berceloteh di usia 0-1 tahun, bermain di pekarangan rumah, membacakan buku cerita, mewarnai bersama, mendampingi anak dalam mengerjakan tugas sekolah, beribadah bersama ayah dan ibu di rumah.1578-1584 -
Analisis Perbandingan Implementasi Metode Pembelajaran Bahasa Inggris Inovatif di Taman Kanak-Kanak
Maria Herdyastika, Mozes Kurniawan (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.902 | Check in Google Scholar
Pembelajaran bahasa inggris bagi anak usia dini harus menggunakan metode yang tepat agar anak dapat mempelajari banyak kosa kata dengan mudah. Tujuan dari penelitian ini untuk membandingkan metode pembelajaran Bahasa Inggris yang digunakan oleh sekolah agar dapat mengetahui metode apa yang paling tepat untuk diterapkan pada pembelajaran Bahasa Inggris bagi anak usia dini. Jenis metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi dan wawancara. Penelitian ini di analisis menggunakan teknik analisis kekuatan dan kelemahan. Metode pembelajaran bahasa inggris yang diteliti adalah Communicative Language Teaching dan Grammar Translation. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa metode pembelajaran bahasa inggris yang lebih efektif untuk diterapkan pada anak usia dini adalah Communicative Language Teaching. Karena metode tersebut memberikan pembiasaan setiap hari secara berulang-ulang hingga anak hafal dan mampu memahami arti kata Bahasa Inggris yang diajarkan dan bisa menjadi suatu kebiasaan. Selain itu metode tersebut dinilai cenderung lebih bermakna jika dibandingkan dengan metode Grammar Translation.1585-1593 -
Penggunaan Media Audio Visual Berbasis Kearifan Budaya Lokal pada Anak Usia Dini
Susi Darihastining, Silvina Nur Aini, Siti Maisaroh, Diana Mayasari (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.923 | Check in Google Scholar
Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui melalui media audiovisual yang memadukan kearifan budaya lokal, anak lebih tertarik pada video dongeng atau dongeng yang diceritakan guru di kelas. Data dalam penelitian ini berupa hasil respon aplikasi media video dongeng yang memadukan kearifan budaya lokal. Observasi ke anak kelas dua MI Asy- Syafi'iyah Klampisan Tejo, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang yang dilaksanakan pada tanggal 9 Januari 2020. Penelitian ini menggunakan analisis data dengan cara observasi dan mendeskripsikan hasil kegiatan secara deskriptif kualitatif dengan menghadirkan dua jenis media, yaitu media audiovisual dan media non visual. Hasil penelitian ini adalah anak-siswi yang berani maju ke depan kelas menyampaikan pesan moral yang terkandung dalam dongeng. Untuk anak seusia mereka sudah cukup bagus mengetahui pesan moral karena pada nantinya mereka menerapkan pesan moral yang sudah mereka tuliskan tadi di kehidupan mereka. Hal ini berdampak positif bagi tumbuh kembang pola pikirnya di masa depan.1594-1602 -
Perbedaan Kemampuan Guru Menggunakan TIK Untuk Pengembangan Anak Usia Dini
Febrialismanto Febrialismanto (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.743 | Check in Google Scholar
Pada umumnya guru anak usia dini belum memanfaatkan TIK untuk pengembangan anak usia dini. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan guru menggunakan atau memiliki TIK dengan yang tidak menggunakan atau memiliki TIK untuk pengembangan anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode komparatif dengan analisis Anova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru yang menggunakan multimedia memiliki berbedaan pada pemanfaatan TIK untuk pengembangan anak usia dini, dukungan wifi di sekolah untuk guru memiliki berbedaan pada pemanfaatan TIK untuk pengembangan anak usia dini, guru yang menggunakan search engine memiliki berbedaan pemanfaatan TIK untuk pengembangan anak usia dini. Guru yang memiliki android tidak menunjukkan perbedaan pada pemanfaatan TIK untuk pengembangan anak usia dini, dan guru yang memiliki sosial media tidak menunjukkan perbedaan pada pemanfaatan TIK untuk pengembangan anak usia dini. Hasil penelitian ini memberikan informasi penggunaan TIK oleh guru untuk pembelajaran yang digunakan pada anak usia dini1603-1615 -
Penganiayaan Emosional Anak Usia Dini melalui Bahasa Negatif dalam Kekerasan Verbal
Nurmalina Nurmalina, Yolanda Pahrul (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.909 | Check in Google Scholar
Orangtua sering meluapkan emosi akibat tingkah laku anaknya yang tidak sesuai dengan kehendaknya dalam bentuk kekerasan verbal. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan solusi untuk mencegah dan mengatasi masalah kekerasan berbahasa pada anak usia dini. Metode penelitian ini adalah penelitian library research. Teknik pengumpulan data dengan mendokumentasikan artikel, buku, dan analisis lapangan. Selanjutnya mengumpulkan bahan-bahan yang dibutuhkan, pengelompokan, dan kemudian dianalisis sesuai dengan tujuan penelitian. Dari Hasil penelitian diketahui ada dua faktor dominan alasan orang tua untuk melakukan kekerasan verbal yaitu pengalaman dan pengetahuan orang tua. Dampak yang ditimbulkan adalah anak akan menjadi manusia yang tidak berakhlak, baik dari segi perbuatan maupun ucapan. Upaya pencegahan yang dapat dilakukan adalah dengan memositifkan bahasa dalam berkomunikasi terhadap anak.1616-1624 -
Feasbylity Study Perlindungan Hukum untuk Anak Usia Dini yang Bercompetitive Advantage
Herawati Herawati, Hazilina Hazilina, Firdaus Zar'in (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.932 | Check in Google Scholar
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya temuan banyaknya kasus tindak kekerasan terhadap anak usia dini di masa pandemi Covid-19 dan era new normal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan fasilitas-fasilitas perlindungan hukum apa saja yang dibutuhkan anak usia dini di Kota Pontianak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlu adanya pusat studi gender dan anak untuk mengatasi kekerasan yang dialami anak usia dini. Kebaruan yang didapatkan dalam penelitian ini adalah pentingnya pusat studi gender dan anak usia dini di berbagai daerah. Dampak dari hasil penelitian ini adalah para akademisi yang ada di perguruan tinggi perlu terlibat secara langsung dalam mengatasi berbagai kasus kekerasan yang dialami anak usia dini dengan bekerjasama secara berkelanjutan dengan pihak-pihak terkait untuk menekan terjadinya kekerasan pada anak usia dini yang semakin tinggi setiap bulannya.1625-1634 -
Dampak Pembelajaran Daring terhadap Perilaku Sosial Emosional Anak
Wening Sekar Kusuma, Panggung Sutapa (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.940 | Check in Google Scholar
Artikel ini bertujuan untuk mengetahui apakah pembelajaran daring berdampak pada perilaku sosial emosional anak. Pada saat ini dikejutkan oleh virus covid 19 yang mengharuskan anak-anak untuk melakukan pembelajaran daring, hal ini yang dapat berdampak pada sosial emosional anak. Tujuan peneliti untuk mengetahui dampak pembelajaran daring terhadap perilaku sosial emosional anak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus melalui wawancara dengan analisis tematik pada 10 ibu yang memiliki anak bersekolah TK di kabupaten Ngawi. Para ibu diberikan pertanyaan melalui wawancara terkait dampak perilaku sosial emosiaonal anak selama pembelajaran daring. Hasil analisis menunjukan bahwa secara umum perilaku sosial emosiaonal anak selama pembelajaran daring adalah anak kurang bersikap kooperatif karena anak jarang bermain bersama, kurangnya sikap toleransi kurangnya bersosialisasi dengan teman terbatasi adanya belajar dirumah, emosi anak yang terkadang merasa bosan dan sedih, anak merasa rindu teman dan guru serta anak juga tercatat mengalami kekerasan verbal karena proses belajar yang lazim.1635-1643 -
Perspektif Orang Tua Tentang Perilaku Bullying Anak TK: ditinjau dari Tingkat Pendidikan
Fransiskus Ghunu Bili, Sugito Sugito (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.939 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki perspektif orang tua terhadap perilaku bullying anak TK ditinjau dari tingkat pendidikan berkaitan dengan pemahaman: tentang konsep bullying, bahaya perilaku bullying bagi anak TK, keterlibatan orang tua dalam mengintervensi awal perilaku bullying anak, peran tingkat pendidikan orang tua dalam menanggapi perilaku bullying pada anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk mengeksplorasi pandangan dari 6 orang tua anak, dengan usia anak 5-6 tahun yang bersekolah di TK Tunas Harapan Weetebula. Melalui wawancara terhadap pemahaman tentang perilaku bullying anak dan meninjau literatur yang menyoroti perspektif orang tua dengan tingkat pendidikan terakhir mereka. Berdasarkan hasi studi ini menunjukkan bahwa perspektif orang tua dengan tingkat pendidikan yang berbeda sangat berperan penting dalam mensikapi tentang perilaku bullying anak ditaman kanak-kanak.1644-1654 -
Early Childhood Teacher Professionalism Based on Academic Qualifications and Work Experience
Syafrimen Syafril, Devi Kurniawati, Agus Jatmiko, Ida Fiteriani, Cahniyo Wijaya Kuswanto (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.937 | Check in Google Scholar
This study aims to analyze the professionalism of early childhood teachers in mastering the material based on academic qualifications and work experience. The approach to research sequential explanatory mixed methods design; The first phase using descriptive quantitative involving 57 teachers, data were collected through a questionnaire, analyzed descriptively and inferentially assisted by SPSS version 26.0. The second phase used a holistic multi-case study involving six school principals, data were collected through in-depth interviews and analysis documents, analyzed interactively with the assistance of Nvivo 12.0. The results showed that there was no difference in teacher professionalism based on academic qualifications and work experience. The second phase finds; teacher professionalism is not only influenced by academic qualifications and work experience, teacher professionalism is also influenced by various professional trainings that have been attended, and prospective teachers who choose the early childhood education programs major do not fully understand the substance of the lecture program related to their professionalism.1655-1666 -
Efektivitas Pembelajaran E-Learning pada Guru PAUD Selama Pandemic Covid-19
Aruming Tias Pudyastuti, C. Asri Budiningsih (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.873 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelaksanaan pembelajaran e-learning pada guru PAUD selama pandemic Covid-19. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel yang digunakan pada penelitian berjumlah 40 orang guru PAUD. Penelitian ini dilakukan selama 5 minggu. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan pretest, posttest dan angket. Teknik analisis data menggunakan uji Paired T test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran E-Learning yang di lakukan oleh guru PAUD selama pandemic Covid-19 tidak efektif karena banyaknya guru mengalami kendala dalam segi pelaksanaan dan segi prasarana.1667-1675 -
Wisata Barokah : Alternatif Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19 di RA Al-Ikhlas Mantren
Swasti Maharani, Majid Majid, Wachidatul Linda Yuhanna (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.992 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran yang berlangsung di RA Al-Ikhlas Mantren selama masa pandemic covid-19 yaitu “Wisata Barokah”. Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus di RA Al-Ikhlas Mantren, Magetan, Jawa Timur, Indonesia. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah wawancara dan observasi. Wawancara dilakukan melalui google meeting dan whatsapp. Subjek dalam penelitian ini adalah Kepala Sekolah, Guru pengajar, siswa, dan orang tua siswa RA Al-Ikhlas Mantren sebanyak 15 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wisata barokah merupakan kegiatan yang dirasa cukup efektif sebagai alternatif pembelajaran di masa pandemi covid-19. Banyak keuntungan bagi guru, siswa, dan orang tua siswa. Kendala yang dihadapi pun cukup sedikit dan tidak ada kendala akademis yang berarti selama berlangsungnya kegiatan wisata barokah. This study aims to describe the learning in RA Al-Ikhlas Mantren during the Covid-19 pandemic, namely "Wisata Barokah". This research is a case study research at RA Al-Ikhlas Mantren, Magetan, East Java, Indonesia. Data collection techniques used were interviews and observation. Interviews were conducted via google meeting and WhatsApp. The subjects in this study were the principal, teaching teachers, students, and parents of 15 students of RA Al-Ikhlas Mantren. The results showed that Barokah tourism was an activity that was considered relatively effective as an alternative to learning during the Covid-19 pandemic. Many advantages for teachers, students, and parents of students. The obstacles faced are relatively few, and there are no significant academic obstacles during wisata barokah activities.1676-1687 -
Peningkatan Kemampuan Berbicara Anak Usia 3-4 tahun Menggunakan Pendekatan Think, Pair, and Share
Ritin Uloli (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.997 | Check in Google Scholar
Periode prasekolah memberikan peran penting pada aspek perkembangan bahasa anak. Hal ini dikarenakan anak mulai melakukan proses sosialisasi dan interaksi dengan berbagai hal. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan berbicara anak usia 3-4 tahun menggunakan pendekatan think, pair, and share. Sebanyak 10 anak dilibatkan sebagai subjek dalam penelitian ini. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu lembar observasi. Metode yang digunakan untuk menganalisis data adalah teknik analisis deskriptif kuantitatif. Analisis data pada siklus I menunjukkan bahwa kemampuan berbicara anak berada pada angka 63% atau dengan kriteria mulai berkembang. Sengkan pada siklus 2, kemampuan berbicara anak berapada pada angka 82% atau berada pada tahap berkembang sesuai harapan. Kesimpulannya, model pembelajaran kooperatif tipe think, pair, and share dapat kemampuan berbicara anak. Hasil penelitian ini dapat digunakan oleh guru PAUD sebagai variasi pendekatan pengajaran sehingga hasil belajar anak meningkat termasuk dalam kemampuan berbicaranya.1688-1695 -
Peran Guru dalam Menanamkan Nilai Toleransi pada Anak Usia Dini di Indonesia
Deffa Lola Pitaloka, Dimyati Dimyati, Edi Purwanta (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.972 | Check in Google Scholar
Pendidikan karakter pada anak usia dini merupakan salah satu pondasi yang sangat penting untuk ditanamkan pada diri anak. Lembaga sekolah terutama guru memiliki peran penting dalam mengenalkan. Salah satu nilai karakter yang ditanaman kepada anak adalah toleransi. Penanaman nilai toleransi sejak dini bertujuan agar anak memiliki rasa menghargai keberagaman. Tujuan penelitian ini adalah untuk memaparkan pentingnya peran guru dalam menanamkan nilai toleransi pada anak usia dini di Indonesia. Peneitian menggunakan metode studi literature kajian pustaka dengan mengumpulkan berbagai sumber ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru dalam menanamkan nilai toleransi pada anak antara lain dengan merancang kurikulum toleransi, memiliki kompetensi yang optimal dan proporsional serta memiliki komitmen yang kuat dalam memberikan teladan kepada anak mengenai nilai-nilai karakter salah satunya nilai toleransi. Peran guru dalam menanamkan nilai toleransi juga dapat melalui kegiatan pembelajaran dengan menggunakan beberapa metode seperti memberikan keteladanan, pemberian arahan, pembiasaan, kegiatan mendongeng, kegiatan permainan, dan penggunaan media.1696-1705 -
Hubungan Status Gizi dan Aktivitas Bermain melalui Keterampilan Gerak Dasar Anak Taman Kanak-Kanak
Mardiah Wulandari, Moch. Asmawi, Karnadi Karnadi (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.965 | Check in Google Scholar
Permasalahan penelitian ini adalah kurang optimalnya Keterampilan Gerak Dasar anak TK di Kecamatan Nanggalo Kota Padang yang diikuti dengan kecenderungan rendahnya Status Gizi dan Aktivitas Bermain. Tujuan penelitian adalah untuk melihat hubungan antara Status Gizi dan Aktivitas Bermain baik secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama dengan Keterampilan Gerak Dasar anak TK di Kecamatan Nanggalo Kota Padang Metode penelitian ini adalah kuantitatif asosiatif model korelasi multipel. Tempat penelitian (pengambilan data) di Taman Kanak-kanak Kecamatan Nanggalo Kota Padang. Populasi penelitian ini adalah semua siswa TK di Kecamatan Nanggalo Kota Padang yang berjumlah 281. Penarikan sampel dengan Teknik Cluster Sampling dengan jumlah 60 orang. Teknik pengumpulan data Status Gizi menggunakan IMT, Aktivitas Bermain menggunakan angket dan Kemampuan Gerak Dasar menggunakan Tes Kemampuan Gerak Dasar Anton Komaini tahun 2016. Teknik analisis data menggunakan korelasi sederhana untuk hipotesis pertama dan kedua, selanjutnya korelasi ganda untuk menguji hipotesis ketiga. Sebelum dilakukan uji hipotesis terlebih dahulu dilakukan uji persyaratan analisis yaitu uji normalitas, uji homogenitas, dan uji regresi sederhana dan ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat hubungan positif antara Status Gizi dengan Keterampilan Gerak Dasar anak TK di Kecamatan Nanggalo Kota Padang sebesar 12,45%. (2) Terdapat hubungan positif antara Aktivitas Bermain dengan Keterampilan Gerak Dasar anak TK di Kecamatan Nanggalo Kota Padang sebesar 26,21%. (3) Terdapat hubungan positif antara Status Gizi dan Aktivitas Bermain secara bersama-sama dengan Keterampilan Gerak Dasar anak TK di Kecamatan Nanggalo Kota Padang sebesar 47,89%.1706-1717 -
Pengembangan Media Flashcard Berbasis Augmented Reality pada Materi Mengenal Binatang Laut
Febriyanti Utami, Rukiyah Rukiyah, Windi Dwi Andika (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.933 | Check in Google Scholar
Materi binatang laut selama ini dikenalkan oleh guru hanya menggunakan buku, majalah anak, dan gambar. Pada umumnya anak akan cepat merasa bosan dan susah fokus pada materi apabila hanya menggunakan media buku, majalah dan gambar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media flashcard berbasis augmented reality pada materi mengenal binatang laut. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu penelitian pengembangan Research & Development (R&D). Prosedur penelitian yang dilakukan dalam pengembangan ini diadaptasi dari langkah-langkah pengembangan yang dikembangkan oleh Borg and Gall dengan pembatasan. Subjek penelitian ini adalah anak usia dini pada kelompok B di RA Perwanida IV. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, lembar angket dan lembar observasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini teknik analisis kualitatif dan analisis kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa media flashcard berbasis augmented reality yang dikembangkan sudah memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif untuk digunakan pada materi pengenalan binatang laut bagi anak usia dini kelompok B di RA Perwanida IV.1718-1728 -
Strategi Orangtua Mengatasi Kejenuhan Anak Belajar dari Rumah Selama Pandemi Covid-19
Ade Agusriani, Mohammad Fauziddin (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.961 | Check in Google Scholar
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui strategi orang tua mengatasi kejenuhan anak belajar dari rumah selama masa pandemic covid-19. Penelitian ini menggunakan metode penelitian survei deskriptif. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria orang tua domisili kota Makassar yang memiliki anak yang berusia 4 hingga 6 tahun. Sampel pada penelitian ini sebanyak 105 responden yang dilakukan pada bulan Oktober 2020. Peneliti mengumpulkan data melalui google form dan wawancara. Orang tua melakukan berbagai upaya dan strategi untuk mengatasi kejenuhan anak belajar dari rumah. Berdasarkan analisis hasil penelitian ditemukan bahwa orang tua telah melakukan berbagai strategi untuk mengatasi kejenuhan anak selama belajar dari rumah. Sebanyak 60% orang tua mengajak anak bermain dan rekreasi saat hari libur, 33% orang tua memberikan dukungan psikologis seperti pemberian motivasi, bujukan, kata-kata penyemangat dan 7% yang memberikan reward atau hadiah sebagai bentuk apresiasi untuk perilaku positif anak dalam belajar.1729-1740 -
Faktor-Faktor yang Berpengaruh terhadap Kinerja Guru Taman Kanak-Kanak
Warih Anggi Pratiwi, Iis Prasetyo, Monita Nur Shabrina (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.970 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja guru di Taman Kanak-kanak se-Kabupaten Sukoharjo Jawa Tengah. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner/angket. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis faktor atau disebut CFA (Confirmatory Factor Analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor individu (kompetensi guru) yang terdiri dari kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi profesional dan kompetensi sosial berpengaruh terhadap kinerja guru, hal ini dibuktikan dengan nilai Eigenvalues sebesar 2,506. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor psikologis yaitu motivasi guru berpengaruh terhadap kinerja guru, hal ini dibuktikan dengan nilai Eigenvalues sebesar 1,462. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor organisasi yaitu disiplin guru berpengaruh terhadap kinerja guru, hal ini dibuktikan dengan nilai Eigenvalues sebesar 1,005.1741-1753 -
Persepsi Orangtua terhadap Pelaksanaan Belajar dari Rumah pada Pendidikan Anak Usia Dini
Oktarina Dwi Handayani (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.975 | Check in Google Scholar
Pandemi Covid-19 membawa dampak perubahan pada pelaksanaan pendidikan yang sedianya dilakukan secara tatap muka, disesuaikan melalui kegiatan Belajar dari Rumah (BDR). Pelaksanaan BDR yang tidak direncanakan sebelumnya oleh pendidik, peserta didik dan orang tua mendatangkan berbagai tantangan. Oleh karena itu peneliti hendak melihat persepsi orang tua terhadap pelaksanaan BDR pada anak usia 5-6 tahun pada PAUD di kota Bekasi. Kegiatan penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan menggunakan kuesioner yang sudah tervalidasi selanjutnya melaksanakan penghimpunan data melalui google form. Data yang telah dihimpun diolah menggunakan program SPSS dengan analisis data chi square untuk melihat hubungan antara variabel X dan Y. Dari hasil penelitian yang dilaksanakan didapatkan hasil bahwa pelaksanaan BDR pada PAUD di kota Bekasi mendapatkan persepsi positif dari orang tua dipengaruhi oleh faktor; perencanaan pembelajaran yang disusun, media dan bahan ajar yang digunakan serta penilaian yang dilaksanakan oleh pendidik. Melalui penelitian ini memberikan gambaran bahwa pelaksanaan BDR pada PAUD dipengaruhi oleh kesiapan dan sumber daya yang dimiliki oleh lembaga PAUD, peserta didik dan orang tua murid1754-1763 -
Faktor Pemberian Nutrisi Masa Golden Age dengan Kejadian Stunting pada Balita di Negara Berkembang
Meri Anggryni, Wiwi Mardiah, Yanti Hermayanti, Windy Rakhmawati, Gusgus Ghraha Ramdhanie, Henny Suzana Mediani (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.967 | Check in Google Scholar
Stunting merupakan masalah kesehatan utama yang dapat menghambat masa depan bangsa. Hal tersebut terindikasi dari tingginya prevalensi stunting serta dampak buruk yang ditimbulkan. Tujuan review ini adalah mengidentifikasi faktor-faktor pemberian nutrisi pada masa golden age yang menyebabkan kejadian stunting pada balita di negara berkembang termasuk Indonesia. Pencarian secara sistematik dari literature 2015-2020 menggunakan Google Scholar, Proquest, Pubmed, Taylor and Francis, Plos One. Kata kunci pencarian: pemberian nutrisi, masa golden age, balita, stunting, negara berkembang. Peneliti memperoleh 28 artikel final yang dianalisis sesuai kriteria. Hasil menggambarkan faktor penyebab kejadian stunting terjadi sejak kehamilan akibat kekurangan nutrisi pada masa tersebut, inisiasi menyusui dini kurang dari 1 jam kelahiran maupun tidak sama sekali, pemberian ASI terhenti <6 bulan dan frekuensi menyusu tidak cukup, serta pemberian makanan pendamping ASI <6 maupun >12 bulan, dan makanan yang diberikan tidak bervariasi dengan frekuensi dan tekstur yang tidak sesuai usia1764-1776 -
Pengasuhan Keluarga terhadap Perkembangan Karakter Disiplin Anak Usia Dini
Fadilah Utami (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.985 | Check in Google Scholar
Karakter adalah nilai yang khas, watak, ataupun kepribadian yang terbentuk dan menjadi jati diri pada orang tersebut. Disiplin adalah bagian dari karakter yang harus dimiliki oleh setiap individu sebagai bekal baginya untuk masa yang akan datang. Perkembangan karakter dipengaruhi pola pengasuhan yang diterima oleh anak dari orang tua. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk menganalisis pengasuhan keluarga terhadap perkembangan karakter disiplin anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan metode kajian pustaka, menelaah dan mengumpulkan berbagai sumber-sumber ilmiah yang kemudian dihubungkan dengan penelitian untuk memecahkan masalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kultur pengasuhan dari keluarga khususnya orang tua memiliki keterkaitan dengan perkembangan karakter disiplin anak. Perkembangan karakter disiplin anak dipengaruhi oleh pola pengasuhan, masing-masing gaya pengasuhan otoriter, pengasuhan demokratis, dan pengasuhan permisif yang diterapkan dalam keluarga yang mempengaruhi perkembangan anak dimasa depan.1777-1786 -
Peningkatan Kemampuan Gerak Dasar Lokomotor Anak melalui Modifikasi Seni Tradisional Burok
Widiarti Widiarti, Elindra Yetti, Nofimarlina Siregar (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.1005 | Check in Google Scholar
Seni Burok merupakan jenis permainan tradisional yang sudah dikenal oleh masyarakat daerah Pantura Kabupaten Cirebon. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses dan hasil belajar melalui modifikasi seni tradisional burok untuk meningkatkan kemampuan gerak dasar lokomotor anak. Penelitian ini menggunakan metode penelitian campuran. Dilakukan 12 pertemuan dibagi menjadi dua siklus. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif dan kuantitatif. Kemampuan gerak dasar lokomotor meningkat pada siklus pertama dibandingkan pada pra siklus dan meningkat lagi setelah siklus kedua. Peningkatan tersebut membuktikan bahwa permainan seni Burok dapat melatih gerak dasar lokomotor dimensi berjalan, dimensi berlari, dimensi melompat, selain itu dapat melatih kemampuan mendengar, kemampuan berbicara, kemampuan berperan serta kemampuan keterampilan1787-1798 -
Early Childhood Education Teachers Consistency of E-Learning Programs
Yuanita Kristiani Wahyu Widiastuti, Upik Elok Endang Rasmani, Siti Wahyuningsih (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.1010 | Check in Google Scholar
The e-learning program is a new program implemented at the early childhood education level. The teacher of the main character in the application of e-learning has a dilemma in running this program. The focus of the study identified the consistency of early childhood education teachers in implementing e-learning programs during the Covid-19 pandemic. Using quantitative methods with purposive sampling technique. Data obtained through interviews (G-Form) with respondents 50 ECE teachers in the city of Surakarta. Field facts are that there is no teacher consistency in implementing e-learning programs such as the absence of daily or weekly learning plans in implementing e-learning, uncertain teaching schedules, and unsupported learning media. This shows that 80% of ECE teachers implement e-learning and 20% implement mixed learning. Teacher consistency can be improved through training provided by the government, provision of educational facilities by schools, learning innovations according to health protocols and initial motivation to teach1799-1806 -
Permainan Outdoor dalam Membentuk Kemampuan Ketahanmalangan pada Anak Usia Dini
Ade Karunia Rizky Manurung, Sri Wulan, Agung Purwanto (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.1030 | Check in Google Scholar
Kemampuan ketahanmalangan anak belum berkembang dengan baik secara optimal. Hal ini dapat terlihat dari permasalahan-permasalahan yang terlihat dalam kegiatan sehari-hari anak masih mudah menyerah saat menghadapi tantangan dan masalah yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan permainan outdoor dalam membentuk kemampuan ketahanmalangan pada anak. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik studi literatur yang bersumber dari buku dan literatur-literatur terdahulu sesuai dengan topik penelitian. Teknik analisi data dalam penelitian ini terdiri dari tiga langkah yaitu, reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Hasil menunjukkan bahwa melalui permainan outdoor dapat melatih dan membentuk kemampuan ketahanmalangan anak. Hal ini dikarenakan permainan outdoor dapat memberikan kegiatan belajar sambil bermain dengan diisi permainan-permainan yang menantang, berpetualang dan bebas yang berpengaruh dalam membentuk kepribadian, percaya diri, memecahkan masalah dan sikap tidak menyerah dalam diri anak yang termasuk dimensi kemampuan ketahanmalangan.1807-1814 -
The Impact of Distance Learning Implementation in Early Childhood Education Teacher Profesional Competence
Andrisyah Andrisyah, Asih Nur Ismiatun (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.1009 | Check in Google Scholar
Covid-19 pandemic has an impact on early childhood education. This presents a major challenge for Early Childhood Education educators to improve their professional competence so that they can adapt to conditions in the current Covid-19 pandemic and respond to challenges in the era of society 5.0. The purpose of this study was to analyze the impact of distance learning on ECE teachers’ professional competencies. Sampling used cluster sampling techniques. This study involved 30 ECE teachers from three provinces on the island of Java. The method used is descriptive qualitative. Data collection techniques used open questionnaires containing indicators of ECE teacher’s professional competencies. The results showed that 30 ECE teachers in three provinces increased their professional competence especially in the use of technology that supports distance learning. support from government and institutions, is needed in improving teacher professional competence in the form of training that can reach all ECE teachers in Indonesia as a step towards facing the era of society 5.0.1815-1824 -
Problematika Pembelajaran Daring dan Luring Anak Usia Dini bagi Guru dan Orang tua di Masa Pandemi Covid 19
Saripah Anum Harahap, Dimyati Dimyati, Edi Purwanta (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.1013 | Check in Google Scholar
Salah satu kunci keberhasilan dalam mencapai tujuan pembelajaran adalah dengan menerapkan sistem pembelajaran yang tepat, akan tetapi di masa pandemic covid-19 memiliki problematika yang dihadapi guru dan orangtua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui problematika pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang dihadapi guru dan orangtua masa pandemi covid 19. Menggunakan Jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan google form, untuk analisis data menggunakan trianggulasi metode, antar peneliti, sumber data dan teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat problematika dalam pelaksanaan pembelajaran yaitu dalam jaringan (Daring) dan luar jaringan (Luring). Sarana dan prasarana, pembagiann waktu dan penguasaan aplikasi menjadi problem utama dalam pelaksanaan pembelajaran pada PAUD1825-1836 -
The Influence of Mastery Motivation Towards Social-Emotional Competence in Early Childhood
Anayanti Rahmawati, Mareyke Maritje Wagey Tairas, Nur Ainy Fardana (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.1008 | Check in Google Scholar
Establishing interpersonal relationships is an important task of early childhood. Harmonious interpersonal relationships will be achieved well if children have social-emotional competence, namely the ability to manage their own condition in order to maintain positive relationships with others. This study aims to determine the influence of mastery motivation towards social-emotional competence. This type of research is quantitative. The total sample was 417 children aged 5-6 years. Collecting data using a questionnaire filled out by teachers and parents. Data analysis using linear regression method with t-test obtained t test results of 3.776 and sig of 0.000. Based on these results, it can be concluded that there is an influence of mastery motivation towards social-emotional competence. The magnitude of the influence of mastery motivation was 3.3%. Taking into account the effect of mastery motivation on low social-emotional competence, it is hoped that teachers and parents can foster mastery motivation so that social-emotional competence can be achieved more optimally.1837-1843 -
Analisis Penerapan Senam Irama dalam Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia Dini
Amira Adlina Ulfah, Dimyati Dimyati, A. Joki Armaini Putra (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.993 | Check in Google Scholar
Anak usia dini merupakan individu yang sedang mengalami proses perkembangan dengan pesat, sehingga anak prasekolah memerlukan optimalisasi perkembangan motorik kasar salah satunya dengan menggunakan senam irama. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui peranan senam irama dalam meningkatkan kemampuan motorik kasar pada anak usia dini. Metodologi dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian kajian pustaka pada sumber-sumber terpercaya seperti artikel jurnal, buku dan sejenisnya. Kemudian data dilakukan analisis. Diperoleh hasil fakta dan data mengenai penerapan senam irama dalam meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia dini. Semakin banyak kegiatan yang bervariatif dan inovatif maka peluang untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar pada anak sehingga dapat berkembang dengan optimal. Implikasi temuan dari tulisan ini memberikan gambaran dari penerapan senam irama dalam meningkatkan kemampuan motorik kasar pada anak usia dini.1844-1852 -
Pelatihan Sains Kreatif pada Guru Pendidikan Anak Usia Dini
Ernawulan Syaodih, Leli Kurniawati, Hany Handayani, Dadan Setiawan (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.771 | Check in Google Scholar
Literasi sains merupakan salah satu kecakapan memahami fenomena alam dan sosial yang terjadi di sekitar. Kemampuan literasi sains penting dimiliki oleh guru. Dengan kemampuan literasi sains yang baik maka, guru mampu menentukan pembelajaran yang tepat untuk mengembangkan kemampuan peserta didik. Berdasarkan studi lapangan, guru PAUD mengalami kesulitan dalam memahami literasi sains. Mereka merasa bingung bagaimana mengaplikasikannya dalam pembelajaran anak usia dini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan literasi sains guru melalui pelatihan sains kreatif. Peserta pelatihan ini adalah guru-guru PAUD yang berada di Kabupaten Bandung. Adapun jumlah peserta yang terlibat dalam kegiatan ini adalah 35 orang guru PAUD. Penelitian ini adalah penelitian pra-experimental design dengan jenis one-group pretest-posttest design. Instrumen penelitian ini menggunakan instrumen tes. Data penelitian ini dikumpulkan melalui tes yang diberikan sebelum dan sesudah diberikan treatment. Hasil dari kegiatan ini adalah literasi sains guru mengalami peningkatan secara signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa pelatihan sains kreatif berdampak positif bagi peningkatan literasi sains guru.
1854-1859 -
Bahasa Reseptif Anak Usia 3-6 Tahun di Indonesia
Salma Aulia Khosibah, Dimyati Dimyati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.1015 | Check in Google Scholar
Pada saat anak memasuki usia pra sekolah atau 3-6 tahun, anak siap mengikuti kegiatan belajar di pendidikan anak usia dini. Kegiatan belajar di pendidikan anak usia dini tujuan memberikan fondasi bagi seluruh aspek perkembangan yang dimiliki anak, salah satunya yakni perkembangan bahasa. Perkembangan bahasa merupakan hal yang sangat dinantikan, seperti kemampuan baca tulis. Sebelum anak mampu memproduksi bahasa berupa baca tulis, anak perlu untuk mengembangkan kemampuan dalam bahasa reseptif. Bahasa reseptif adalah kemampuan untuk memahami kata dan bahasa yang melibatkan perolehan informasi dan makna. Bahasa reseptif pada anak usia 3-6 tahun menjadi dasar baginya untuk mengungkapkan emosi, pesan, bersosialisasi, dan belajar ketahap perkembangan berikutnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahasa reseptif pada anak usia 3-6 tahun di Indonesia. Penelitian ini berjenis kajian literatur. Menggunakan teknik analisis deskriptif dengan menggunakan data berdasarkan jurnal, buku, ebook, dan literatur yang berkaitan dengan bahasa reseptif pada anak usia 3-6 tahun di Indonesia1860-1869 -
Penerapan PAUD Holistik Integratif pada Masa PandemiCovid 19
Dewi Ayu Oktaviani, Dimyati Dimyati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.995 | Check in Google Scholar
Anak merupakan individu yang utuh, maka dalam pengembangannya diperlukan pelayanan secara holistik integratif guna untuk memenuhi kebutuhan esensialnya. Oleh karena itu,tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui bagaimana penerapan PAUD Holistik Integratif pada masa Pandemi Covid 19 di KB-TK Aldercy Islamic School Surakarta. Metode penelitian yang digunakan ialah deksriptif kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, dokumentasi dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu peneliti menggunakan teknik domain analysis.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan paudholistik integratif di KB-TK Aldercy Islamic School berjalan dengan cukup baik dan berhasil, pelaksanaannya tetap mengacu pada standar Perpres No 60 Tahun 2013. Hal ini dapat terlihat dari hasil pengumpulan data yang meliputi 5 layanan pelaksanaan dalam pendidikan (kesehatan gizi, pendidikan, pengasuhan, perlindungan, kesejahteraan). Dukungan dari berbagai pihak (guru, kepala sekolah, dinas pendidikan, orang tua, komite sekolah) dalam penyelenggaraan pendidikan anak selama covid 19 menjadi faktor pendukung dalam keberhasilan pendekatan holistik integratif.
1870-1882 -
Tontonan anak di Televisi: Paradoks dan Kontestasi Nilai Tontonan Anak di Media Televisi Nasional
Nur Hamzah Hamzah, Elfan Fanhas Fatwa Khomaeny, Maulidya Ulfa (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.713 | Check in Google Scholar
Durasi dan intensitas menonton anak yang melebihi 4 jam dalam sehari akan membuat mereka adiksi sekaligus rentan terpapar bahaya konten negatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ragam acara anak yang tayang di media televisi nasional, mengeksplor nilai positif dan menggambarkan nilai negatif dalam program acara anak. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan objek penelitian pada beberapa acara anak di media televisi nasional (Trans7, MNCTV dan TVRI). Teknik pengumpulan data berupa observasi dan dokumentasi. Untuk memeriksa keabsahan data, digunakan teknik trianggulasi dan perpanjangan waktu penelitian. Selanjutnya penelitian ini menyimpulkan bahwa ragam acara anak di televisi meliputi animasi anak dan edutainment. Kemudian terdapat nilai positif dalam tontonan anak yaitu nilai moral-spiritual, nilai sosial dan nilai budaya. Namun begitu, terdapat juga nilai negatif yakni hedonisme dan konsumerisme, nilai perilaku anti sosial serta nilai kekerasan. Secara umum penelitian menyimpulkan bahwa program anak pada televisi sebagian masih belum ramah anak.
1883-1893 -
Stimulasi Perilaku Sosial Anak Usia Dini melalui Media Loose Parts (Bahan Lepasan)
Wahju Dyah Laksmi Wardhani, Misyana Misyana, Ika Atniati, Nina Septiani (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.694 | Check in Google Scholar
Bahan lepasan atau yang lebih dikenal sebagai loose parts merupakan media pembelajaran yang memberi anak kesempatan untuk mengeksplorasi, memanipulasi, atau mengeksploitasi imajinasi secara kritis, karena karaktersitik loose parts yang memungkinkan anak mengolah sesuai bentuk dari ide yang dipikirkannya. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana bahan lepasan sebagai media belajar tidak saja hanya mengajarkan anak mewujudkan suatu imajinasi melalui metode proyek, namun juga melatih anak dalam pengembangan aspek sosialnya. Subyek dalam penelitian ini adalah anak-anak kelompok A di TK Bukit Aksara Semarang. Penelitian ini penelitian kualitatif yang menerapkan perspektif fenomenologis. Kesimpulannya, bentuk-bentuk perilaku sosial seperti kerja sama, kemandirian, tanggung jawab dan percaya diri nampak saat anak bermain mengolah bahan lepasan. Hasil ini penelitian ini dapat menjadi rujukan bagi guru PAUD untuk menggunakan bahan lepasan ke dalam kurikulum
1894-1904 -
Optimalisasi Pembelajaran Daring Berbasis Aplikasi Online bagi Calon Guru Pendidikan Anak Usia Dini
Muhammad Kristiawan, Nur Aminudin, Fahlul Rizki (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.942 | Check in Google Scholar
Penelitian ini dilakukan dalam rangka mengoptimalkan pembelajaran daring saat pandemi Covid-19 berbasis aplikasi online antara lain Bandicam, YouTube, dan Google Classroom. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, di mana peneliti melakukan upaya eksplorasi pembelajaran daring menggunakan aplikasi online dan kemudian melihat tanggapan untuk melihat efektifitasnya dengan aplikasi google form kepada para mahasiswa atau calon guru PAUD sebagai pengguna aplikasi ini saat melakukan pembelajaran dengan peneliti. Hasil penelitian ini menyebutkan bahwa aplikasi online yang digunakan dalam penelitian ini dapat mengoptimalkan pembelajaran di masa pandemi Covid 19 bagi anak-anak usia dini. Penelitian ini memberi kontribusi bagi lembaga Pendidikan Anak Usia Dini maupun lembaga pendidikan lain sebuah alternatif pilihan pembelajaran daring saat pandemi Covid-19 yang menurut peneliti belum ada penelitian sebelumnya yang membahas sesuai dengan topik penelitian ini1905-1914 -
Lisik: Lima Pilar Kebijakan Internal Kepala RA Al Hijrah Badrul Ulum dalam Menciptakan Iklim Belajar Kondusif
Muhammad Rifa'i, Muhammad Shaleh Assingkily (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.1098 | Check in Google Scholar
Lisik adalah singkatan dari lima pilar kebijakan internal RA Al Hijrah Badrul Ulum, yakni Leadership, Ikhlas, Solid, Integritas dan Komunikatif. Penamaan lisik, didasarkan pada ungkapan bahasa Gayo yang berarti “rajin”. Tulisan ini bertujuan untuk menganalisa program lisik dan aspek harmonisasi sivitas lembaga dalam menciptakan iklim belajar kondusif di RA Al Hijrah Badrul Ulum. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh menggunakan teknik wawancara secara langsung dan melalui WhatsApp, serta observasi dan dokumentasi. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan teknik reduksi data, display data dan menarik simpulan. Keabsahan data diperoleh dari teknik triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kebijakan internal Kepala RA Al Hijrah Badrul Ulum dengan konsep lisik mampu menciptakan iklim belajar kondusif, hal ini ditandai melalui keselarasan temuan dan teori belajar efektif (kondusif) Gilbert H. Hunt, (1) harmonisasi antar warga RA, (2) kesadaran dalam mendidik anak sebagai amanah Allah swt.; dan (3) pengelolaan pendidikan yang efektif1915-1929 -
Information & Communication Technology in Shaping Character During the Covid-19 Pandemic
Rachma Hasibuan, Nur Ika Sari Rakhmawati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.594 | Check in Google Scholar
This study aims to describe how to foster children’s character throught the use of information technology when children learn at home. Seeing the current phenomena parents and PAUD teachers must be able to manage the existing situation. Shaping the character of the nation's children is very much needed through the habituation of the value of discipline in childhood that allows children to develop themselves into someone who has a noble character, praiseworthy and bring children to good behavior, especially in today's sophisticated technology. Children will get used to doing good for themselves and others by applying it at home. Disciplined personal habits are in the context of forming noble characters, namely whole people, who are skilled at speaking, using good symbols and cues, able to be creative and creative and appreciate the positive things in using information and communication technology that is increasingly advanced today.1930-1942 -
Tari Nawung Sekar: Kemampuan Sosial Anak Digital Natives di Era Revolusi Industri 4.0
Maria Denok Bekti Agustiningrum, Sri Sayekti, Dwi Hardiyanti, Dwi Asih Kumala Handayani, Sri Redjeki (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.1004 | Check in Google Scholar
Era Revolusi Industri 4.0 menciptakan kondisi anak usia dini menjadi anak-anak digital natives. Anak-anak digital natives adalah anak usia dini yang memiliki kecenderungan tergantung pada teknologi namun memiliki kemampuan sosial yang rendah. Hal tersebut dikarenakan mereka tidak memiliki ruang yang cukup untuk mengembangkan kemampuan berinteraksi dan mengembangkan kemampuan sosial emosinya. Penelitian ini terjadi sebelum masa pandemic Covid-19 sehingga masih diadakannya kegiatan-kegiatan tatap muka (luring). Metode penelitian yang digunakan adalah meode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis dengan subyek penelitian anak usia dini berusia 3-6 tahun. Metode pengumpulan data yang dipergunakan adalah observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ditemukan bahwa tari Nawung Sekar mampu menstimulasi kemampuan sosial anak digital natives.
1943-1950 -
Strategi Taman Kanak-Kanak dalam Mengoptimalkan Pembelajaran Masa Pandemi di Kecamatan Nanga Pinoh
Kasihani Lestari, Harun Harun, Pujiyanti Fauziah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.1014 | Check in Google Scholar
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan strategi yang dapat digunakan Taman Kanak-Kanak (TK) dalam masa pandemic agar kegiatan dapat berjalan dengan maksimal. Pada penelitian ini dipaparkan hal-hal yang dapat dilakukan Taman Kanak-Kanak seperti, kegiatan belajar, kerjasama dengan orangtua, metode dan strategi pembelajaran yang diterapkan, serta media yang digunakan dalam kegiatan belajar mengajar di masa pandemic. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan melakukan survei kepada 35 orang guru dan kepala Taman Kanak-kanak di Kecamatan Nanga Pinoh. Survei dilakukan dengan menyebarkan angket melalui aplikasi perpesanan online WhatsApp selama kurang lebih dua bulan. Berdasarkan hasil temuan penelitian strategi yang diterapkan sekolah yaitu: (1) Kepala Taman Kanak-Kanak menjalankan perannya sebagai pemimpin, manajer, administrator, supervisor, educator, innovator, dan motivator. (2) guru mengemas pembelajaran secara bervariasi mulai dari bentuk pembelajaran yang sesuai, memperhatikan kebutuhan anak, kegiatan yang melatih kemandirian anak, menggunakan media yang sesuai, menggunakan metode yang beragam, dan menjalin kerja sama dengan orang tua.
1951-1959 -
Model Pembelajaran Bank Street dan Sentra, serta Pengaruhnya terhadap Sosial Emosional Anak
Khadijah Khadijah, Arlina Arlina, Riska Wahyuni Hardianti, Maisarah Maisarah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.1054 | Check in Google Scholar
Sosial emosional sangat dibutuhkan agar anak mampu berinteraksi dengan lingkungannya. Observasi di TKIT Nurul Ilmi ditemukan bahwa sosial emosional anak usia 5-6 tahun belum berkembang. Untuk mengembangkan sosial emosional anak diperlukan model pembelajaran yang menyenangkan seperti model pembelajaran bank street dan sentra. Oleh karena itu penelitian bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh model pembelajaran bank street terhadap sosial emosional; (2) pengaruh model pembelajaran sentra terhadap sosial emosioal; dan (3) perbedaan pengaruh model pembelajaran bank street dan sentra terhadap sosial emosional. Metode penelitian yang digunakan yaitu Quasi Experimental Design dengan sampel sebanyak 38 orang. Instrumen yang digunakan yaitu tes gambar. Teknik analisis data menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pengaruh model pembelajaran bank street dan sentra terhadap sosial emosional anak. Dengan menggunakan bank street, anak lebih aktif, kreatif, tercipta interaksi eduakatif, menumbuhkan rasa ingin tahu, dan mendapat respon positif dari anak.
1960-1972 -
Internalisasi Nilai Tri-Silas melalui Pembelajaran Tari Anak Berbasis Budaya Lokal
Dedi Rosala, Juju Masunah, Tati Narawati, Tri Karyono, Ayo Sunaryo (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.1087 | Check in Google Scholar
Pembelajaran tari anak yang berbasis pada kearifan lokal di sekolah sangat penting untuk meningkatkan pendidikan karakter dengan mengiinternalisasi nilai- nilai Tri-Silas (silih asah, silih asih, silih asuh) pada diri anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis efektifitas pembelajaran dan nilai-nilai Tri-Silas yang terdapat pada Tari Anak yang dijadikan sebagai bahan ajar di sekolah. Data kualitatif diperoleh dengan cara mengobservasi dari 52 siswa serta melakukan wawancara yang mendalam pada 1 orang guru mengenai pembelajaran tari anak yang berbasis pada budaya lokal sebagai data kualitatif. Data kuantitatif untuk mengetahui efektifitas pembelajaran dan dianalisis dengan menggunakan Uji statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji statistik non parametrik atas dasar Uji efektivitas menggunakan Uji Wilcoxon. Hasil penelitian ini adalah terinternalisasinya nilai-nilai Tri-Silas pada anak melalui pembelajaran tari anak dengan cara belajar secara kelompok, bergotong royong, bersemangat, jujur, ikhlas, saling membantu dan berempati. Mengenalkan tari anak pada siswa merupakan cara yang efektif dalam menginternalisasikan nilai-nilai Tri-Silas.
1973-1986 -
Inovasi Pembelajaran Anak Usia Dini Berbasis Kearifan Lokal melalui kegiatan Eco print di masa pandemic covid-19
Siti Misra Susanti, Henny Henny, Marwah Marwah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.775 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi kegiatan mencetak dengan tehnik eco-Print pada anak usia dini khususnya usia 4-6 tahun yang berbasis kearifan lokal daerah pinggiran Kota Baubau. Metode penelitian ini adalah kualitatif deskriptif yang berlokasi di Kota Baubau dan Kabupaten Buton. Observasi dilakukan dengan mengamati secara langsung kegiatan anak usia dini dalam proses mencetak dengan tehnik eco-print serta mengamati bagaimana kegiatan eco-print dapat menstimulasi berbagai aspek perkembangan anak usia dini. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran mencetak dengan tehnik eco-print merupakan suatu inovasi pembelajaran pada anak usia dini berbasis kearifan lokal untuk menstimulasi berbagai aspek perkembangan anak usia dini. Selain itu, bahan alam yang ada di sekitar anak menjadi inspirasi dan sumber belajar anak usia dini dalam mencipta suatu karya seni.
1987-1996 -
Strategi Guru PAUD dalam Mengembangkan Kecerdasan Interpersonal Anak Usia Dini di Saat Belajar dari Rumah
Mubiar Agustin, Dinar Nur Inten, Andalusia Neneng Permatasari, Dewi Mulyani (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.1055 | Check in Google Scholar
Mewabahnya pandemi covid 19 secara masif yang menimpa hampir seluruh negara di dunia berdampak pada semua sendi kehidupan termasuk pendidikan. Aktivitas belajar mengajar pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) akhirnya menuntut anak untuk belajar dari rumah (BDR). Kondisi ini menimbulkan hambatan dalam pengembangan kecerdasan interpersonal anak karena tidak adanya interaksi langsung dengan teman-teman sebayanya. Tujuan penelitian ini adalah berupaya mengungkap strategi guru PAUD dalam mengembangkan kecerdasan interpersonal anak usia dini saat belajar dari rumah. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian adalah kuantiaitif dengan metode survey. Data penelitian diperoleh secara online menggunakan media google form. Jumlah responden sebanyak 251 guru PAUD yang tersebar di wilayah Jawa Barat. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket dengan skala yang digunakan adalah skala likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru yang di butuhkan untuk mengembangkan kecerdasan interpersonal anak usia dini yaitu strategi yang sesuai perkembangan anak, pembelajaran mudah dilakukan oleh orang tua di rumah, bermakna dan menyenangkan.
1997-2007 -
Penggunaan Media Flashcard untuk Mengenalkan Matematika Permulaan Pada Anak Usia Dini
Idzni Azhima, R. Sri Martini Meilanie, Agung Purwanto (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.1091 | Check in Google Scholar
Salah satu aspek perkembangan yang perlu dikembangkan pada anak usia dini yaitu aspek kognitif, yang termasuk di dalamnya pengenalan matematika permulaan. Matematika merupakan salah satu ilmu yang perlu dikenalkan sejak dini karena dapat berpengaruh pada keberhasilannya kelak di jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Pada anak usia dini, proses pembelajaran akan lebih menarik dan bermakna jika menggunakan media. Strategi yang dapat dilakukan oleh guru untuk membantu anak memahami konsep matematika yaitu dengan menggunakan media pembelajaran visual, seperti media flashcard. Media flashcard adalah media dengan bentuk kartu yang berisikan gambar-gambar seperti binatang, buah- buahan, warna, bentuk, huruf maupun angka. Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan penggunaan media flashcard untuk mengenalkan matematika permulaan pada anak usia dini. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kajian pustaka dengan mengkaji beberapa dari berbagai sumber yang ada. Hasil penelitian yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu penggunaan media flashcard dapat membantu anak memahami matematika permulaan seperti konsep bilangan dan geometri. Kata Kunci: matematika permulaan, media flashcard, anak usia dini2008-2016 -
Improving Environmental Care Attitudes of Early Childhood By Utilizing Recycled Materials
Suharni Suharni, Sri Wahyuni, Yuli Astri (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.783 | Check in Google Scholar
Attitude of caring for the environment can be improved since early age and influenced by the impact from environment. This research is purposely to Increase the attitude of caring for the environment Through recycle. This research was classroom action research, with subjects aged 5 to 6 years old in class B who totaling 10 children, 5 boys and 5 girls. The dependent variable from this research is attitude of caring for the environment intelligence whereas the independent variable is the use of used goods. The data collection was gathered by observation to some child on early childhood education institutions. The technique of data analysis was done through descriptive. The result showed that the attitude of caring for the child’s environment intelligence could improve after getting an action. The action given was through recycling. The result showed that in pre cycle, the average percentage reached 39,53% with low criteria. And the result of the study, it can be ignored that the proportion of increasing environmental awareness among children aged 5-6 years, the average number after data analysis of pre-cycle activities is in the Low category. Then in cycle one the average number is in the Medium category, and in cycle II the figure has reached the High category
2017-2024 -
Sirkuit Bola Keranjang: Permainan untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia Dini
Pahenra Pahenra, Hadija Selman, Rohmania Rohmania, Nasir Nasir, Hasmirah Said, Umalya Sasnita, Tri Indah Rusli (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.1077 | Check in Google Scholar
Kegiatan belajar di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) saat ini lebih banyak memanfaatkan alat atau teknologi kekinian yang minim aktifitas fisik. Akibatnya motorik anak kurang terlatih. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia dini melalui permaian sirkuit bola keranjang. Studi dilakukan di Kelompok B Taman Kanak-kanak Napabale Kelurahan Lalodati Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari. Peneliti menerapkan prosedur penelitian tindakan. Nilai PAP 75% dijadikan sebagai standar keberhasilan secara klasikal. Tindakan dilakukan dalam 2 siklus, masing-masing siklus terdiri dari 2 pertemuan dan evaluasi hasil belajar. Hasil penelitian didapati permainan bola keranjang berhasil meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia dini. Permainan ini memenuhi prinsip-prinsip sebuah permainan sebagai media belajar di Pendidikan PAUD.
2025-2036 -
Pembelajaran humanistik Maslow dan Rogers: Implikasi SN DIKTI selama Pandemic Covid-19
Avanti Vera Risti Pramudyani, Prima Suci Rohmadheny, Sodiq Aziz Kuntoro (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.1117 | Check in Google Scholar
Pembelajaran student center menekankan partisipasi aktif mahasiswa selama proses interaksi, tetapi Pandemic Covid-19 merubah prosesnya menjadi daring. Perubahan bentuk interaksi dan penyesuaian tujuan pembelajaran harus mengutamakan penerapan karakteristik SN DIKTI. Penelitian ini bertujuan memberikan gambaran tentang implementasi karakteristik pembelajaran di Prodi PG PAUD selama pandemic dengan student center. Penelitian survey cross sectional ini melibatkan mahasiswa aktif (n=54). Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner berbantuan Google Form. Data dianalisis secara kuantitatif dan dideskripsikan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan mahasiswa penuh kesadaran terlibat aktif bersama dosen merumuskan rencana pembelajaran meliputi capaian, tujuan, metode, indikator, rencana aktivitas pembelajaran, dan prosentase penilaian; serta mahasiswa lebih tertarik untuk menyampaikan gagasan daripada mendengarkan ceramah selama perkuliahan. Aktivitas tersebut belum sepenuhnya pembelajaran aktif, namun merupakan bentuk implementasi dari student center teori pembelajaran humanis menurut Maslow dan Rogers. Pembelajaran student center yang humanis sangat sesuai diterapkan pada masa pandemic karena keterbatasan interaksi langsung, khususnya mengembangkan kemandirian mahasiswa.
2037-2049 -
Influence of Parent Involvement to Children’s Learning Intrest During Corona Virus Pandemic
Manan Manan, La Jeti, Adnan Adnan (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.1145 | Check in Google Scholar
This research aimed to obtain information about influence of parental involvement on children's learning interests at home during the corona virus pandemic. This research used a quantitative approach to the type of ex-post facto research. The population in this research consisted of 90 parents and students. This research was conducted in Buton Regency. The data collection method used a questionnaire and used simple regression analysis. Based on the hypothesis tested, it found a positive and significant influence on children's interest in learning at home during the corona virus pandemic with a regression coefficient of 72,749 and a significant value (sig) of 0,000 <0.05. Parents' involvement in the parenting in program was to provide support, respect the work of children, guide, supervise and discipline. Teaching children at home, Providing motivation, Building good communication with children and school environment to find out the child's development, Building cooperation with schools and the community.
2050-2058 -
Penanaman Sikap Sopan Santun dalam Budaya Jawa pada Anak Usia Dini
Raras Putrihapsari, Dimyati Dimyati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.1022 | Check in Google Scholar
Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji tentang penanaman sikap sopan santun anak usia dini dalam budaya Jawa. Metode yang dilakukan menggunkan penelitian kualitatif yang bersifat studi pustaka. Sopan santun saat ini lebih buruk dibandingkan dengan zaman dulu, dilihat dari anak-anak sekarang tidak bisa basa. Sopan santun dalam hal berbahasa saat ini sangat perlu diperhatikan. Bahasa Jawa saat ini hampir punah. Bahasa jawa memiliki ciri khas mengenai tingkatan berbahasa yaitu basa ngoko, basa krama madyo, dan basa krama inggil. Penanaman sikap sopan santun dalam berbahasa dilakukan pada saat anak usia dini melalui pembiasaan dan modeling dari orang dewasa dalam berbahasa jawa yang baik dan benar pada kehidupan sehari-hari di lingkungan keluarga, sekolah maupun masyarakat. Penggunaan bahasa jawa dikatakan baik dan benar yaitu sesuai dengan tata karma (gaya bahasa), andhap-asor (merendahkan diri sembari meninggikan orang lain), dan tanggap ing sasmita (mampu menangkap makna yang tersembunyi). Ketiga konsep budaya tersebut saling keterkaitan dalam hal sikap sopan santun seseorang dalam budaya Jawa.
2059-2070 -
Efektifitas Pendekatan Saintifik terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Anak Usia 3-6 Tahun
'Azizah Muthi' Nuryatmawati, Dimyati Dimyati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.1048 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pendekatan saintifik terhadap kemampuan pemecahan masalah anak usia 3-6 tahun. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan jenis true eksperiment dan desain pretest-posttes control group. Populasi dan sampel dalam penelitian yaitu anak usia 5-6 tahun TK ABA Thoyibah Banyuanyar dengan jumlah sampel dalam penelitian ini yaitu 51 anak. Teknik pengumpulan data melalui tes wawancara. Validitas instrumen menggunakan pendapat dari jurnal internasional. Reliabilitas instrumen diuji menggunakan rumus alpha yang dibantu dengan aplikasi SPSS 20 for windows. Analisis data menggunakan uji prasarat dan uji hipotesis. Uji prasarat berupa uji normalitas menggunakan rumus shapiro wilk dan uji homogenitas menggunakan levene test for equality variance. Uji hipotesis menggunakan independent sample t-test. Hasil analisis menunjukkan pendekatan saintifik efektiv terhadap kemampuan pemecahan masalah anak usia 3-6 tahun. Anak-anak mampu memberikan solusi terhadap masalah yang anak temua, mengerti sebab akibat masalah terjadi seperti contoh setelah diberikan pembelajaran menggunakan pendekatan saintifik.2071-2081 -
Apakah Bela Diri Pencak Silat dapat Melatih Kedisiplinan pada Anak ?
Putri Fatmawati Arinal Hasanah, Sofia Hartati, Elindra Yetti (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.1068 | Check in Google Scholar
Keterampilan belajar disiplin adalah dasar yang penting diajarkan kepada anak pada tahap pendidikan awal dalam mencapai keberhasilan sekolah dan kehidupan mereka, sehingga perlu ditanamkan sejak usia dini, agar nantinya dapat menjadi pribadi yang memiliki keteraturan. Tujuan penelitian ini adalah memberikan gambaran mengenai sejauh mana aktivitas seni bela diri pencak silat dalam melatih kedisiplinan pada anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif study kasus. Teknik pengumpulan data yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dokumentasi dan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam aktivitas bela diri pencak silat memiliki banyak kaidah atau aturan yang mengatur jalannya kegiatan dari awal hingga akhir, sehingga melatih anak untuk terbiasa menyesuaikan setiap kaidah tersebut. Hal inilah yang menjadikan anak yang ikut berpartisipasi dalam aktivitas pencak silat lebih patuh pada aturan-aturan baik di sekolah, rumah atau lingkungan sekitar anak, serta menjadikan anak lebih baik dalam mengatur waktunya baik untuk belajar, bermain dan beristirahat.
2082-2089 -
Keterlibatan Orang Tua dalam Pembelajaran Jarak Jauh pada Pendidikan Anak Usia Dini
Maria Liliana Yohanis, Lara Fridani, Tjipto Sumadi (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.1116 | Check in Google Scholar
Pembelajaran Jarak Jauh disebut pembelajaran jarak jauh (distance learning), untuk membedakan dengan sistem pembelajaran jarak dekat atau pembelajaran tatap muka. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterlibatan orang tua pada PJJ; menganalisis pengaruh faktor demografi terhadap keterlibatan orang tua dalam PJJ; serta menganalis uji perbedaan antara orang tua pada siswa TK-A dan TK-B. Metode penelitian kuantitatif. Sampel peneltian adalah orang tua siswa pada TK-A dan TK-B di TK Tarakanita, Jakarta Timur. Teknik pengumpulan data melalui survei, dengan instrumen penelitian kuesioner. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif, analisis regresi linear berganda dengan menggunakan ordinary least square (OLS) dengan perangkat lunak IBM SPSS, serta uji beda dengan menggunakan Kruskal-Willis Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keterlibatan orang tua pada PJJ sudah relatif baik; faktor demografi mempengaruhi keterlibatan orang tua; serta tidak terdapat perbedaan keterlibatan orang tua pada TK-A dan TK-B di TK Tarakanita, Jakarta Timur2090-2100. -
Meningkatkan Karakter Anak Usia Dini melalui Pemberian Penguatan
Mukti Amini, Mariyati Mariyati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.1128 | Check in Google Scholar
Pengembangan karakter harus dilakukan sedini mungkin karena usia dini merupakan masa emas dalam pengembangan karakter. Salah satu teknik dalam peningkatan karakter adalah dengan pemberian penguatan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan karakter tanggung jawab anak melalui teknik pemberian penguatan baik secara verbal maupun nonverbal dengan cara pemberian pujian dan hadiah kepada anak. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas menggunakan pola Kemmis & Taggart dengan dua siklus. Subjek penelitian adalah 22 anak usia 5-6 di TK B TK Dharma Wanita I Pojoksari, Magetan, yaitu 12 anak laki-laki dan 10 anak perempuan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan karakter anak usia 5-6 tahun setelah mendapatkan penguatan dari guru. Performa karakter tanggung jawab anak meningkat sebesar 56,8% pada akhir siklus 1 dan 93,2% pada akhir siklus 2, dari data awal sebelum tindakan sebesar 37,5%. Performa karakter bertangggung jawab ini ditunjukkan anak dalam empat aspek yaitu: mau mengambil alat main tanpa dibantu, melaksanakan tugas dengan gembira, menyelesaikan tugas yang diberikan guru, dan mengembalikan peralatan main ke tempatnya.
2101-2113 -
Implementasi Scientific Approach dalam Mengembangkan Multiple Intelligences Anak Usia Dini
Khusnul Laely, Subiyanto Subiyanto (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.730 | Check in Google Scholar
Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui implementasi scientific approach dalam kegiatan bermain anak serta bagaimana scientific approach mampu mengembangkan multiple intelligences anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode survey. Penelitian ini menggunakan angket dan lembar observasi sebagai alat penelitian yang dilakukan pada 9 lembaga Pendidikan Anak usia Dini (PAUD) yang berada di Kabupaten Temanggung, Wonosobo, dan Kebumen. Pengumpulan data dengan menggunakan wawancara, angket, dan pengamatan. Analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan implementasikan kegiatan pembelajaran dengan menggunakan Scientific Approach baru mencapai 44,44 %. Hal ini didasarkan pada hasil penelitian dilapangan, guru di lembaga PAUD se Karisidenan Kedu belum semua mampu memberikan kesempatan kepada anak untuk memberikan kesempatan anak mulai dari mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, menalar sampai pada mengkomunikasikan. Meskipun demikian, pembelajaran dengan menggunakan Scientific Approach dapat menstimulasi multiple intelligences anak usia dini
2114-2123 -
Perkenalan Dunia Internasional sebagai Pendidikan Multikutural pada Anak Usia Dini melalui Metode Bermain Puzzle
Arofah Minasari, Dyah Indraswati, Andrik Purwasito, Ignatius Agung Setiawan (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.733 | Check in Google Scholar
Dunia internasional dekat dengan kehidupan anak-anak modern, sehingga pendidikan Taman Kanak-kanak (TK) memerlukan kurikulum ini melalui pendidikan multikultural. Kurikulum ini jarang ada di Lembaga TK karena minimnya pengetahuan dan jumlah guru TK yang fokus di bidang ini. Penelitian dilakukan dengan pengumpulan data melalui observasi selama 3 kali kunjungan ke TK, wawancara dan dokumentasi. Kunjungan pertama, peneliti mengumpulkan minat siswa terhadap metode pembelajaran dan menemukan metode pembelajaran dengan bermain puzzle, kemudian dilakukan pengenalan kurikulum internasional melalui metode kreativitas mengajar. Selanjutnya peneliti mempresentasikan materi dengan permainan puzzle, dimulai dengan pengenalan nama negara, mengaplikasikannya pada permainan, dan menguji siswa untuk menyebutkan nama negara tertentu. Peneliti menemukan kemudahan bagi siswa dalam mengingat dan mengucapkan nama-nama negara, sehingga dapat disimpulkan bahwa penyampaian kurikulum baru dengan metode bermain puzzle dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak usia dini khususnya untuk mengenal dunia internasional sebagai materi pendidikan multikultural
2124-2133 -
Peranan Storytelling dalam Pengembangan Kemampuan Berbicara pada Anak Usia 4-5 Tahun
Anggita Maharani Rambe, Tjipto Sumadi, R. Sri Martini Meilani (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.1121 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berbicara, keterkaitan dan efektivitas kegiatan storytelling dapat berperan terhadap pengembangan kemampuan berbicara pada anak usia 4-5 tahun. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode studi kepustakaan atau literatur. data yang diperoleh peneliti bersumber pada hasil penelitian, buku, maupun data-data yang telah ada yang kemudian hasil dan literatur tersebut dideskripsikan atau ditelaah kembali. Keterkaitan storytelling atau bercerita terhadap kemampuan berbicara pada anak dapat terlihat berdasarkan peningkatan penguasaan jumlah kosa kata, merangsang daya imajinasi dan kreativitas anak, melatih keterampilan belajar bahasa dan ekspresi verbal, meningkatkan komunikasi lisan, mendorong anak untuk lebih ekspresif yang mendukung perkembangan mendengarkan anak berfungsi dengan baik untuk membantu kemampuan berbicara anak yang diwujudkan dalam kosa kata, kemampuan mengucap kata, dan merangkai kalimat yang digunakan anak dalam mengkomunikasikan pikiran atau perasaannya dengan jelas dalam kegiatan berbicara
2134-2145 -
Keterlibatan Orang Tua dalam Mendampingi Anak Usia Dini Belajar dari Rumah di Masa Pandemi Covid-19
Mega Ria Agustina, Nurbiana Dhieni, Hapidin Hapidin (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.1160 | Check in Google Scholar
Keterlibatan oarngtua dalam mendampingi belajar di rumah terbukti dapat meningkatkan prestasi anak. Artikel ini bertujuan untuk memberikan gambaran keterlibatan orangtua dalam mendampingi anak belajar di rumah selama pandemi berlangsung. Lima orangtua anak di Jakarta Timur, Indonesia menjadi partisipan yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan menggunakan wawancara dan doumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan AFI (Analisis Fenomenologi Intrepretatif). Penelitian ini menghasilkan lima tema utama yang berkaitan dengan keterlibatan orangtua yakni: : 1) gambaran pola asuh orang tua di rumah, 2) gambaran komunikasi orang tua dengan anak dan guru, 3) upaya orangtua dalam mendampingi anak belajar, 4) gambaran sikap orang tua dalam pengambilan keputusan, dan 5) gambaran kerjasama orang tua, anak dan guru. Hasil penelitian ini dapat menjadi pandangan bagi orangtua ketika mendampingi anak belajar di rumah selama pandemi.
2146-2157 -
Kesiapan Lembaga PAUD dalam Pembelajaran Tatap Muka pada New Normal
Muh Shaleh, Laode Anhusadar (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.1139 | Check in Google Scholar
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kesiapan lembaga PAUD dalam menghadapi pembelajaran tatap muka pada masa new normal. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan menggunakan data-data kualitatif. Seluruh data dalam penelitian ini diperoleh melalui serangkaian wawancara mendalam kepada sejumlah informan. Informan pada penelitian ini adalah Kepala Sekolah, Guru dan orang tua pada KB Sultan Qaimuddin Kendari dan KB Nurul Maghfirah Kendari. Informan pada penelitian ini ditentukan dengan snowball sampling dan dilakukan mulai bulau November 2020 - Januari tahun 2021. Peneliti menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, dokumentasi, dan wawancara. Temuan dalam penelitian ini adalah persiapan lembaga PAUD dalam pembelajaran tatap muka pasca covid-19 dengan penerapan protokol kesehatan yang telah di tetapkan oleh pemerintah, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah2158-2167 -
Efektivitas Pengembangan Model Bercerita terpadu terhadap Kemampuan Berbahasa Anak Usia 5-6 Tahun
Riwayati Zein, Vivi Puspita (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.1123 | Check in Google Scholar
Keterampilan berbahasa siswa anak usia TK masih rendah, hal tersebut dapt terlihat dari rendahnya kemampuan siswa dalam menjawab pertanyaan yang diajukan, menyampaikan ide terhadap pengamatan bahkan keterampilan siswa dalam mendengar pembicaraan. Berlandaskan hal tersebut maka dilakukan perancangan model BTPB guna meningkatkan kemampuan berbahasis siswa. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan menggunakan model ADDIE pada tahapan ini dilakukan uji efektivitas dengan metode eskperimen pretest-postest control group design. Populasi berjumlah 120 siswa sedangkan sample pada penelitian adalah 42 siswa. hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan terhadap kelas yang menggunakan model BTPB dengan tidak, selanjutnya terdapat peningkatan kemampuan berbahasa siswa yang menggunakan model BTPB dibanding siswa yang tidak menggunakan. Hal ini menunjukkan bahwa model BTPB efektif untuk meningkatkan kemampuan berbahasa anak.
2168-2178 -
Analisis Kesulitan Belajar Matematika pada Siswa Usia 6-8 Tahun
Geri Syahril Sidik, Ade Maftuh, Moh Salimi (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.1137 | Check in Google Scholar
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kesulitan belajar matematika pada siswa usia 6-8 tahun. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Kami memberikan test individu berupa soal cerita operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah kepada 15 orang siswa yang berusia 6-8 tahun. Beberapa lembar jawaban siswa yang mewakili jawaban serupa dan unik dipilih untuk dianalisis. Dipilih 3 siswa sebagai subjek penelitian yang masing-masing terdiri dari siswa yang memiliki kemampuan matematika tinggi, sedang dan rendah. Kesulitan belajar siswa dianalisis dengan mencermati hasil jawaban dan wawancara terhadap siswa, konfirmasi ke guru terkait jawaban siswa dan analisis buku ajar. Kesulitan belajar siswa yang ditemukan berdasarkan hasil analisis penelitian diantaranya: 1) Kesulitan memahami maksud soal sehingga salah menterjemahkan kedalam kalimat matematika; 2) Kesulitan melakukan perhitungan; 3) Kesulitan dalam memahami hubungan antara penjumlahan dan pengurangan yang merupakan kebalikan.2179-2190 -
Nilai-Nilai Pendidikan Karakter pada Film Adit dan Sopo Jarwo Ditinjau dari Aspek Pedagogik
Francisca Sutiyani, Tuti Tarwiyah Adi, R. Sri Martini Meilanie (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.1133 | Check in Google Scholar
Karakter erat kaitannya dengan nilai-nilai kebajikan yang mesti dibiasakan agar terbentuk suatu pola dalam pribadi individu yang masih ada tatanan dalam masyarakat untuk berpikir dan bertindak sesuai dengan nilai-nilai yang diutamakan dalam masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai karakter apa yang ditanamkan dalam film Adit dan Sopo Jarwo dan Menganalisis relevansi film Adit dan Sopo Jarwo dalam menanamkan nilai-nilai karakter jika ditinjau dari aspek sosiopedagogiek. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan metode analisis konten. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa film Adit dan Sopo Jarwo mengandung nilai-nilai karakter jika ditinjau dari aspek pedagogies diantaranya nilai karakter menjaga hubungan dengan Tuhan dan sesama yang didalamnya terkandung sifat sopan santun, jujur, saling menghormati, saling menyayangi dan disiplin.
2201-2210 -
Teaching Children to Save in Early Childhood
Daviq Chairilsyah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.877 | Check in Google Scholar
Anak terkadang hidup boros karena orang tua terlalu banyak memberi uang dan barang sehingga membuat anak tidak berpikir dewasa dan kurang menghargai nilai uang dan barang tersebut. Artikel ini bertujuan untuk meningkatkan peran orang tua dalam mendidik anak sejak dini untuk mengenalkan anak tentang mengelola keuangan secara bijaksana dan cerdas yaitu dengan cara menabung dan berhemat. Penelitian menggunakan metode literatur reviu. Hasil penelitian ini adalah pentingnya mengedukasi anak tentang nilai uang, menjelaskan nilai menabung, memberikan saran tentang manfaat menabung untuk masa depan dan melakukan praktek langsung menabung melalui celengan2211-2219 -
Thematic Learning in Kindergarten Based on Al-Islam Kemuhamadiyahan and Local Wisdom
Duriani Duriani, Bahaking Rama, Hadi Pajarianto, Puspa Sari (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.1171 | Check in Google Scholar
This research is motivated by the preservation and implementation of religious values and local wisdom, it is a case study with a qualitative approach, where the data collected from observation and interviews. The results showed that the Al-Islam kemuhammadiyahan and local wisdom value had been described in the lesson plan and the learning implementation. The value of the Dewata Seuwae is a form of instilling faith in children by introducing Allah creation, the holy book, and the Prophet. The values of alempureng and amaccangang are instilled so that they are always honest. Agettengeng means adherence to principles and responsibility to the ummah, nation, and state. The value of aperrukeng is a child's primary asset for cooperation and a sense of caring for the people around them. This research proves that religion and culture can coexist harmoniously, and their values can be used in thematic Learning in early childhood
2220-2230 -
Peran Orang Tua terhadap Pemahaman Anak Usia Dini tentang Covid-19 Berbasis Religiosity Approach
Hajeni Hajeni, Hadi Pajarianto, Imam Pribadi, Rahmatia Rahmatia, Nursaqinah Galugu, Sri Rahayu Amri (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.1173 | Check in Google Scholar
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya religiusitas dalam memahami fenomena Covid-19 di PAUD. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran orang tua dalam pemahaman anak usia dini tentang Covid-19 dengan menggunakan pendekatan religius. Penelitian ini menggunakan angket kepada 50 orang tua siswa untuk pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua di rumah telah memberikan pemahaman kepada PAUD tentang Covid-19 dengan menggunakan pendekatan religius yang terdiri dari dimensi religiusitas yaitu ritual, intelektual, dan konsekuensi. Dalam aspek ritual anak usia dini diajarkan kepercayaan bahwa Covid-19 adalah bencana yang harus disandarkan kepada Tuhan. Dimensi intelektual dilakukan dengan memahami pentingnya protokol kebersihan dan kesehatan. Selain itu, konsekuensi / dimensi sosial dilakukan dengan memahami pentingnya saling menghormati bagi seluruh anggota keluarga dan masyarakat, menciptakan harmonisasi yang dibutuhkan untuk memperkuat imunitas fisik.
2231-2240 -
Improving Critical Thinking Skills of Early Childhood through Inquiry Learning
Nita Priyanti, Jhoni Warmansyah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.1168 | Check in Google Scholar
21st-century skills that children must have, namely the ability to collaborate, create, communicate and think critically. This study aims to improve critical thinking skills in children to adapt to their time. This research was conducted in group B of the Kindergarten in Madinah Pamulang, South Tangerang with a total of 20 children. The research method uses classroom action research with 2 cycles. Collecting data by means of observation, interviews, documentation and the data obtained were analyzed using quantitative and qualitative. The results showed that the children's critical thinking skills increased by 18.4% in cycle I and cycle 2 by 45% after research and corrective action were carried out. The results of the action in the second cycle of 45% prove that the children's critical thinking skills have increased significantly. Improvement occurs through simple experimental activities with the stages of problem finding, exploration, creation, and reflection. The conclusion of this study is that critical thinking skills in early childhood can be improved through inquiry learning.
2241-2249 -
Peningkatan Kepercayaan Diri Anak Usia Dini melalui Kegiatan Jurnal Pagi
Kurniasih Kurniasih, Asep Supena, Yuliani Nurani (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.1109 | Check in Google Scholar
Penelitian dilakukan untuk mengetahui implementasi kegiatan jurnal pagi dalam meningkatkan rasa percaya diri anak kelompok B di Paud Al-Istiqlaliyyah, Kecamatan Benda, Kota Tangerang. Menggunakan Penelitian Tindakan model Kemmis & Mctaggart. 12 anak menjadi subyek penelitian. Data dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Analisis kuantitatif menggunakan statistik deskriptif dengan membandingkan hasil siklus I dan II. Analisis data kualitatif dengan menganalisis data hasil catatan lapangan dan wawancara penelitian dengan reduksi data, display data dan verifikasi data. Hasil persentase analisis data peningkatan percaya diri anak pada siklus I 62,85% menunjukkan rata-rata tingkat capaian perkembangan anak pada aspek padangan positif terhadap diri sendiri, keberanian, dan optimisme anak mengalami peningkatan dibandingkan hasil pra-siklus. Hasil analisis siklus II 82.52% menunjukkan rata-rata tingkat capaian perkembangan dari tiga aspek kepercayaan diri anak telah mencapai kriteria keberhasilan yang ditentukan (75%). Dengan demikian kegiatan jurnal pagi dapat meningkatkan kepercayaan diri anak. Keterbatasan penelitian adalah proses mendokumentasikan kejadian penting belum maksimal.
2250-2258 -
Tingkat Pemahaman Guru Taman Kanak-kanak di Lombok dalam Stimulasi Pengembangan Bahasa Anak Usia Dini
Baiq Nunike Resti Aulia, C. Asri Budiningsih (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.1082 | Check in Google Scholar
Guru merupakan instrumen vital dalam pembelajaran. Baik buruk hasil dari didikan guru bergantung dari kompetensi guru itu sendiri. Dalam pendidikan anak usia dini ada enam aspek perkembangan yang harus diasah oleh guru. Salah satunya ialah perkembangan bahasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar tingkat pemahaman guru PAUD di Pulau Lombok dalam pengembangan kemampuan bahasa anak usia dini di TK. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif deskriptif dimana penelitian data yang telah diolah tanpa menarik kesimpulan. Penelitian ini melibatkan guru-guru di Pulau Lombok sebagai gambaran pengetahuan guru dalam mengasah kemampuan bahasa anak. Penelitian ini menggunakan skala likert dengan empat titik; Sangat Tinggi, Tinggi, Sedang, Rendah. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa guru-guru TK di Pulau Lombok memiliki pemahaman dan terlibat dalam menstimulasi pengembangan bahasa anak.
2259-2268 -
Manajemen Pembelajaran dalam Mengembangkan Kemampuan Sosial Anak Usia Dini
Lilianti Lilianti, Wa Rosida, Adam Adam, Hasmira Said, Kabiba Kabiba, Arfin Arfin, Junaidin Junaidin (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.1151 | Check in Google Scholar
Pengembangan kemampuan anak dalam bersosialisasi dapat dikembangkan melalui berbagai materi dan metode yang telah disediakan guru. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui lebih lanjut mengenai manajemen pembelajaran dalam mengembangkan kemampuan sosial anak. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumen. Data dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa perencanaan pembelajaran dikembangkan sesuai ketersediaan sarana dan prasarana belajar yang dilakukan oleh guru taman kanak-kanak Amaliah Mandara Mendidoha di Desa Ululakara, pelaksanaan pembelajaran dilaksanakan dengan saling berinteraksi langsung antara guru dengan anak didik, sehingga anak memiliki semangat dalam proses belajarnya, evaluasi pembelajaran dilakukan dengan mengamati semua aspek perkembangan peserta didik dimulai pada saat anak bermain, bergaul, maupun berkomunikasi terhadap orang lain dengan mencatat setiap tingkah laku anak sesuai dengan apa yang dilihat dan didengar dalam proses pembelajaran berlangsung maupun di luar kegiatan pembelajaran
7191-2200 -
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kejadian Stunting pada Anak Usia Dini di Indonesia
Muhammad Ridho Nugroho, Rambat Nur Sasongko, Muhammad Kristiawan (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.1169 | Check in Google Scholar
Usia balita merupakan usia yang rawan terhadap berbagai penyakit dan masalah gizi. Pertanyaan penelitian adalah faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan kejadian stunting pada anak usia 24-59 bulan di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah agar dapat dilakukan intervensi yang tepat dalam upaya pencegahan kejadian stunting pada anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode systematic review yaitu melakukan review secara sistematis terhadap 3 buah artikel yang meneliti tentang faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada anak usia 24-59 bulan. Dari hasil review diketahui terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi yaitu asupan energi, berat badan lahir, tingkat pendidikan ibu, tingkat pendapatan keluarga, pola asuh dan keragaman pangan yang memiliki nilai p = < 0,05. Disarankan untuk memberikan asupan energi yang cukup kepada bayi dan balita, memberikan asupan gizi yang baik kepada ibu hamil, meningkatkan pengetahuan ibu, membuka lapangan pekerjaan yang luas, memberikan penyuluhan tentang pola asuh dan memanfaatkan pekarangan sebagai kebun sayuran


