- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Metode Bermain Dalam Lingkaran dalam Pengembangan Kemampuan Kognitif Anak Usia Dini Di Taman Penitipan Anak Tambusai Kecamatan Bangkinang Kota
DOI:
https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.812Keywords:
bermain dalam lingkaran, kemampuan kognitifAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses dan hasil belajar melalui kegiatan bermain dalam lingkaran untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak. Penelitian ini dilakukan di Taman Penitipan Anak Tambusai. Subjek penelitian adalah murid TPA Tambusai sebanyak 10 orang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan. Prosedur penelitian terdiri dari: perencanaan, tindakan dan observasi, refleksi. Dilakukan untuk 10 pertemuan dibagi menjadi dua siklus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes, observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kualitatif dan kuantitatif. Pra tindakan dilakukan untuk menentukan persentase kemampuan kognitif sebesar 51.07%, meningkat menjadi 63.39% setelah siklus pertama, dan meningkat menjadi 84.82% setelah siklus kedua. Peningkatan 84.82% pada siklus kedua membuktikan bahwa kegiatan bermain dalam lingkaran dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak usia dini. Kemampuan kognitif dapat dikembangkan melalui kegiatan bermain dalam lingkaran, di mana dapat melatih daya ingat anak, dapat melatih kemampuan mendengar, kemampuan memecahkan masalah, serta kemampuan menirukan. Hal ini karena kegiatan bermain merupakan kegiatan yang sangat penting bagi anak, smua perkembangan dapat dikembangkan melalui kegiatan bermain.Downloads
References
handini Myrnawati Crie. (2012). Metodologi Penelitian untuk Pemula. FIP Press.
Holis, A. (2016). Belajar Melalui Bermain untuk Pengembangan Kreativitas dan Kognitif Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Universitas Garut, 9(1), 23–37.
Khadijah. (2016). Pengembangan Kognitif Anak Usia Dini. Perdana Publishing.
Latif Mukhtar, dkk. (2013). Orientasi Baru Pendidikan Anak Usia Dini. Kencana.
LN, Y. S. (2016). Psikologi Perkembangan Anak & Remaja. Rosdakarya.
Lockhart, S. (2010). Play : An Important Tool for Cognitive Development. HighScope Extensions, 24(3), 1–8. http://membership.highscope.org/app/issues/142.pdf
Mujib, F. dan R. N. (2012). Permainan Edukatif Pendukung Pembelajaran Bahasa Arab (Yogyakarta). Diva Press.
Novitasari Reni, M. Nasirun, D. D. (2019). Belajar Melalui Bermain untuk Pengembangan Kreativitas dan Kognitif Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Universitas Garut, 4(1), 6–12.
Özdoǧan, E. (2011). Play, mathematic and mathematical play in early childhood education. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 15, 3118–3120. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2011.04.256
Pudjiati, S. R. . dan masykouri A. (2011). Mengasah Kecerdasan di usia 0-2 Tahun. Dirjen PAUDNI.
Purnama Sigit, Y. S. H. dan H. (2019). Pengembangan Alat dan Permainan Edukatif Anak Usia Dini. Rosdakarya.
Srianis Komang, N. ketut S. (2013). Penerapan Metode Bermain Puzzle Geometri Untuk Meningkatkan Perkembangan Kognitif Anak Dalam Mengenal Bentuk. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha, 2(1). https://doi.org/10.23887/paud.v2i1.3533
Susanto ahmad. (2011). Perkembangan anak usia dini. Prenamedia group.
Syukron Al Mubarok, A. A., & Amini, A. (2019). Kemampuan Kognitif dalam Mengurutkan Angka melalui Metode Bermain Puzzle Angka. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 77. https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i1.221
Triharso Agung. (2013). Permainan Kreatif dan Edukatif untuk Anak Usia Dini. ANDI.
Wiwik Pratiwi. (2017). Konsep Bermain Pada Anak Usia Dini. Manajemen Pendidikan Islam , 5, 106–117.

