Vol. 7 No. 3 (2023)
Total Articles: 120 | Total Pages: 1342
Issue Coverage: 339 Author(s) from 3 Country(s)
Indonesia (336)
Gibraltar (1)
Russian Federation (1)
Full Issue
Articles
-
Kinesthetic Intelligence pada Anak Usia Dini: Permasalahan dan Solusinya
Try Riduwan Santoso, Ulfa Munzilah Saefy, Syarief Hasani, Syarifah Setiana Ardiati, Rizqi Rahayu (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4235 | Check in Google Scholar
Implementasi pengembangan pembelajaran kinesthetic intelligence pada anak usia dini masih menunjukkan adanya permasalahan teknis dalam proses belajar mengajar. Studi ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana permasalahan pengembangan kinesthetic intelligence dan solusi dalam meningkatkan minat belajar pada anak usia dini. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan kualitatif melalui studi kasus pembelajaran kinestetik pada anak usia dini. Pengambilan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permasalahan pembelajaran kinestetik pada anak usia dini adalah anak kurang semangat dalam belajar, cenderung pasif bergerak, less respond dan kurang percaya diri yang disebabkan kurang maksimalnya kreativitas guru dalam menggunakan metode pembelajaran, dan media pembelajaran yang variatif. Solusi dari permasalahan degradasi minat belajar anak usia dini adalah melalui kegiatan yang bersifat kolektif untuk membantu menstimulasi aspek perkembangan kinesthetic intelligence anak melalui kegiatan yang klasikal, seperti menari, menyusun straw, dan bermain peran. Kegiatan kolektif ini didukung oleh kreativitas guru, metode dan media belajar.
2547-2556 -
Pengenalan Dasar Kewirausahaan melalui Entrepreneurship for Kids (Studi Kasus pada TK Al-Amanah)
Dellia Mila Vernia, Sigit Widiyarto (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4220 | Check in Google Scholar
Penelitian ini dilatarbelakangi kurangnya pembelajaran entrepreneurship pada siswa usia dini. Pentingnya pembelajaran entrepreneurship guna pembentukan wirausahawan handal yang berlandaskan ajaran agama Islam yang mencontoh suri tauladan nabi Muhammad. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif. Uji keabsahan dilakukan dengan teknik triangulasi sumber dan data. Data diambil melalui wawancara, dokumentasi dan penyebaran angket. Respondent sebanyak 5 orang. Terdiri dari guru dan kepala sekolah. Hasil penelitian pada penelitian ini menyatakan bahwa program Entrepreneurship For Kids didukung oleh perencanaan dan pembelajaran yang sesuai dengan apa yang sudah direncanakan, melalui rencana pembelajaran harian dan tahunan. Program juga dilakukan melalui berbagai kegiatan yang dikemas dengan pembelajaran yang menyenangkan seperti market day, family day, modelling dan kegiatan ekskul yang berhubungan dengan kewirusahaan. Berbagai kendala masih ditemui, namun masih dapat dalam taraf sedang. Program ini sebaiknya dapat dikembangkan dan diselaraskan dengan program yang ada di sekolah dasar dan sekolah menengah.
2557-2566 -
The Value of responsibility character in animal friendship storybook
Ridayani Ridayani, Demsy Jura, Shaumiwaty Shaumiwaty, Syanurdin Syanurdin, Nanda Saputra, Iwan Fajri (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4246 | Check in Google Scholar
The value of responsibility is very important to be taught to early childhood because it will shape their character and attitude in the future. If young children lack character responsibility, they may not be able to own up to their mistakes, not apologize when they make mistakes, not take care of their own or others' mistakes, and may not enjoy assignments given to them by their parents or teachers.  The purpose of this research is to identify the values of responsibility. The method used in this research  was descriptive qualitative with data collection techniques, namely, reading techniques, note-taking techniques and classification techniques. From the results of research conducted by researchers, there are seven indicators that contain the value of responsibility, namely: (1) Admitting when making a mistake, (2) Apologizing when making a mistake, (3) Putting back the equipment/toys that have been used, (4) Keeping his own property, (5) Can keep other people's property, (6) Happy to carry out the tasks given by parenats or teachers, (7) Taking care of school toys. Of the 25 subtitles, there are 17 subtitles that contain the value of responsibility with direct and indirect delivery techniques. The implications of this study suggest that it is essential to teach and instill the value of responsibility to early childhood, as it can shape their character and attitude in the future
Â2567-2576 -
Evaluasi Program Parenting dengan Model Goal Free
Susilawati Susilawati, Ade Iriani (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4245 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi program parenting di PAUD dengan menggunakan model goal free evaluation. Â Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara terhadap satu orang pengelola PAUD, satu orang tutor dan satu orang ketua parents support group (PSG), observasi dan dokumentasi. Uji validitas data dilakukan dengan triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi program parenting telah sesuai dengan pedoman PAUD berbasis keluarga tahun 2012. Dampak positif yang muncul yaitu orang tua dapat mendampingi proses belajar anak, mengarahkan anak untuk melakukan pembiasaan positif, memasak makanan sehat untuk anak berkebutuhan khusus dan merangsang aspek sensori anak, sedangkan dampak sampingan positif yaitu sesama orang tua menjalin pertemanan dan saling menguatkan, namun disisi lain dampak negatif yang menjadi kendala yaitu orang tua tidak punya cukup waktu mendampingi proses belajar anak karena bekerja, tidak konsisten dan tidak sabar serta belum memahami tentang sensori integrasi. Adapun faktor yang mendorong munculnya dampak tersebut adalah pola asuh orang tua.
2577-2588 -
Pembelajaran Berbasis Multimedia untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Usia Dini
Wanda Mingga Pangarti, Yaswinda Yaswinda (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4407 | Check in Google Scholar
Perkembangan kognitif merupakan salah satu aspek perkembangan yang sangat penting di stimulasi sejak dini pada anak. Jika tidak berkembang, aspek ini akan berpengaruh terhadap aspek perkembangan lain. Oleh karena itu, penting bagi pendidik yakni guru dan orang tua untuk menstimulasi aspek ini secara tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui stimulasi aspek perkembangan kognitif menggunakan multimedia. Metode penelitian yang dilakukan pada penelitian ini yaitu metode meta-analisis yang menggunakan literatur dari jurnal dan hasil penelitian terdahulu. Analisis data yang digunakan menggunakan analisis tema. Hasil menunjukkan bahwa berdasarkan analisis data maka tiga tema telah muncul. Tema tersebut yaitu dimensi kognitif yang berkembang melalui multimedia, pengembangan multimedia untuk stimulasi aspek kognitif, dan strategi pelaksanaan pembelajaran berbasis multimedia. Implikasi hasil penelitian ini dapat menjadi rujukan dalam pengembangan media belajar berbasis multimedia khususnya untuk anak usia dini.
2589-2599 -
Strategi Edutainment Jum’at Ceria untuk Meningkatkan Percaya Diri di Taman Kanak- kanak
Suryanti Suryanti, Muthmainnah Muthmainnah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4405 | Check in Google Scholar
Sebagianguru masih bingung dalam menerapkan strategi pembelajaran untuk meningkatkan percaya diri anak. Program edutainment menjadi salah satu alternatif  dalam meningkatkan percaya diri anak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan program edutainment Jum’at ceria yang dapat meningkatkan percaya diri anak. Metode penelitian ini menggunakan penelitian  kualitatif deskriptif. Subyek penelitian enam guru dan anak-anak usia 4-6 tahun. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan dokumentasi.  Analisis data penelitian ini menggunakan analisis kualitatif model Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa program edutainment dapat meningkatkan percaya diri anak  melalui kegiatan Jum’at ceria. Kegiatan Jum’at ceria ini, guru dapat mengajak anak-anak untuk melakukan senam bersama, menyanyi, membuat kreativitas dari loos parts, dolanan jawa, mendengarkan dongeng, membacakan buku, latihan MC dan  menggiring bola dengan tongkat kecil mengikuti bentuk huruf atau angka. Anak tertarik dan berani melakukan diddepan teman-temannya dengan percaya diri
2599-2610 -
The Role of School Principal Leadership Style, Work Environment and Family Support on PAUD Teacher Performance
Safrida Safrida, Ronald Maraden Parlindungan Silalahi, Hendy Tannady (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4259 | Check in Google Scholar
Teacher performance is an important part of achieving the goals of an educational institution. The good or bad of an educational institution or school can also be seen from the level of teacher performance. To avoid the bad side of teacher performance, a comfortable work environment, the right leadership style and support from the family are needed so that performance can be more optimal. This research intends to analyze the performance of teachers in PAUD in Cengkareng District, West Jakarta, which is affected by the work environment, leadership style and family support. Questionnaire data as primary data and school IKP and EKI documents as secondary data. There were 22 respondents in this research who were sampled. Multiple linear regression analysis as data analysis and t-test as a hypothesis test were all processed through SPSS version 26. The results of this research describe that performance is not partially affected by the work environment. Meanwhile performance is significantly affected positively by leadership style. Furthermore, performance is significantly positively affected by family support. Other test results, performance is significantly positively affected by the work environment, leadership style and family support simultaneously.
2611-2618 -
Konsep Pedagogik dalam Perspektif Pendidikan Ilmu Bahasa Indonesia di Tiongkok
Chen Die Die, Cepi Triatna Triatna (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4462 | Check in Google Scholar
Seiring dengan perkembangan globalisasi ekonomi, pertukaran ekonomi perdagangan dan kebudayaan di negara Tiongkok dan negara lain semakin sering terjadi. Dengan pelaksanaan kebijakan strategis “Satu Sabuk Satu Jalanâ€, kerjasama di antara Tiongkok dan negara ASEAN semakin kuat di berbagai bidang, termasuk kerjasama antara Tiongkok dan Indonesia. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji kepentingan pendidikan bahasa Indonesia yang memiliki ciri khas dan efisien agar pengajaran bahasa Indonesia di perguruan tinggi Tiongkok dapat meningkat. Metode penelitian yang digunakan dalam kajian ini ialah literatur dan pengalaman penulis untuk mengamati dan mengumpulkan informasi penting dalam menyusun artikel ini. Berdasarkan hasil kajian, bahasa merupakan alat komunikasi yang diperlukan untuk memungkinkan kegiatan-kegiatan bekerjasama dan berhubungan antar negera-negara lain. Bahasa Indonesia berperan penting untuk Tiongkok demi memperluas perkembangan ekonomi dan mengabulkan komunikasi budaya dengan Indonesia. Oleh karena itu, saat ini semakin banyak perguruan tinggi yang mulai menyadari dan2619-2626 -
Pembelajaran yang terinspirasi STEAM: Menumbuhkan Keterampilan Berpikir Kritis melalui Video Tutorial
Endang Yanuarti Rahayu, Yuliani Nurani, Sri Martini Meilanie (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4228 | Check in Google Scholar
STEAM menawarkan banyak manfaat dalam proses pembelajaran bagi anak kecil atau usia dini. Penelitian ini bertujuan dalam mendeskripsikan keterampilan berpikir kritis bagi anak-anak dalam pembelajaran STEAM dengan perantara video tutorial. Pembelajaran STEAM melalui video tutorial mengintergrasikan lima konten pembelajaran dalam satu kegiatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan ADDIE dengan analisis data deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian ini meliputi 10 anak usia 5-6 tahun dan 2 orang guru pada lembaga non formal wilayah Bekasi Timur Kota Bekasi yaitu SPS Asoka. Hasil penelitian secara keseluruhan memperlihatkan bahwasanya pembelajaran STEAM bisa mengembangkan keterampilan untuk kritis dalam berfikir anak dilihat dari hasil persentase rata-rata observasi ke-1 dan ke-2 serta dilanjutkan hasil angket kelayakan video tutorial diperoleh video layak digunakan dalam pembelajaran STEAM untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis anak. Secara implikasi, untuk mengembangkan pemikiran kritis, salah satu dari empat keterampilan dasar (4C) pembelajaran STEAM, pendidik, peneliti, dan pembuat kebijakan menyediakan pengalaman belajar STEAM di indoor maupun outdoor bagi peserta didik.
2627-2640 -
The Role of the Teacher in Implementing Christian Religion Education in Growing Christian Faith for Early Age Children
Bangun Munthe, Tumpal Sirait, Bangun Bangun, Sorta Sihombing (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4484 | Check in Google Scholar
This study explores the role of the teacher in implementing Christian religious education for early age children and its impact on their spiritual development. A qualitative research approach was employed, and data was gathered through interviews with teachers who specialize in Christian religious education. The participants were selected from different denominations to provide a broader perspective. The findings suggest that the role of the teacher is crucial in developing a strong faith foundation for children, and that effective teaching strategies, such as storytelling, can help to make religious education engaging and relatable. The study also emphasizes the importance of working together with parents to create a supportive and nurturing environment that encourages children to develop a strong faith foundation. The results of this study provide insights into the potential lifelong impact of religious education on the spiritual development of early age children and underscore the important role that teachers play in facilitating this process
2641-2649 -
Bermain Pohon Angka Berbasis Power Point untuk Meningkatkan Konsep Bilangan pada Anak
Nelda Arkas, Rakimahwati Rakimahwati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4327 | Check in Google Scholar
Awal pengalaman matematika seorang anak dapat menghasilkan pondasi belajar matematika pada tahapan selanjutnya. Konsep bilangan merupakan sebagian materi dari matematika yang harus dikenalkan sejak usia dini. Tujuan penelitian ini untuk melihat bermain pohon angka berbasis power point dalam meningkatkan konsep bilangan pada anak. Metode penelitian menggunakan penelitian tindakan kelas dengan dua siklus. Berdasarkan hasil penelitian bahwa peningkatan rata-rata kemampuan mengenal konsep bilangan anak melalui permainan pohon angka berbasis power point pra siklus diperoleh rata-rata 36,11%, pada siklus I diperoleh nilai rata-rata 50,18%, dan pada siklus 2 diperoleh nilai rata-rata 76,1%. Kesimpulannya adalah pohon angka berbasis power point secara efektif dapat meningkatkan persentase hasil belajar pada anak usia dini.
2650-2658 -
Analisis Pengaruh Manajemen Pendidikan Terhadap Motivasi Belajar Pada Anak Usia Dini
Siti Julaiha, Akhmad Ramli, Venny Oktaviany, Sudadi Sudadi, Lina Revilla Malik, H. Chairul Anwar (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4507 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh manajemen pendidikan terhadap motivasi belajar pada anak usia dini. Metodologi penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah studi literatur. Studi literatur merupakan pendekatan penelitian yang dilakukan dengan mengumpulkan, meninjau, menganalisis, dan mensintesis literatur atau sumber-sumber tertulis yang relevan dengan topik penelitian yang dijadikan objek penelitian. Hasil dari penelitian ini yaitu pengaruh manajemen pendidikan terhadap motivasi belajar pada anak usia dini sangat penting. Faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi belajar pada anak usia dini meliputi faktor internal, seperti minat dan bakat, dan faktor eksternal, seperti lingkungan belajar dan metode pembelajaran. Dengan manajemen pendidikan yang baik, guru dan pengelola pendidikan dapat menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan memotivasi anak untuk belajar. Beberapa strategi yang dapat dilakukan antara lain yaitu metode pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan, lingkungan belajar yang aman dan nyaman, serta penghargaan dan umpan balik positif.
2659-2670 -
Model Pemberdayaan Wali Murid melalui Buku Pendampingan PAUD untuk Optimalisasi Usia Emas Anak Pasca Covid-19
Dwi Astutiek (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4455 | Check in Google Scholar
Pembelajaran saat pandemic Covid-19 tidak maksimal, para guru mengalami hambatan dalam menstimulasi tumbuhkembang anak didiknya, dibutuhkan solusi inovatif dalam pembelajaran. Penelitian ini mengkaji model pemberdayaan pada wali murid yang dilakukan guru PAUD, tujuannya agar wali murid memiliki kemampuan menstimulasi anaknya dalam mengoptimalkan usia emas. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development, teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, angket dan dokumentasi. Subyek penelitian ini adalah Kepala sekolah, guru dan wali murid. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil temuan dari penelitian ini adalah model pemberdayaan pada wali murid oleh guru dengan menggunakan media buku pendampingan PAUD sebagai alternatif pembelajaran yang tepat, terdekat, terjangkau dan efisien. Selain itu buku ini terpadu dan terpandu oleh lembaga PAUD dan guru, lengkap dengan asesmen formatif yang sederhana. Inovasi pembelajaran ini sebagai solusi alternatif dalam menghindari terjadinya lost learning. Pemberdayaan ini juga bermanfaat pasca pandemi Covid-19.
2671-2684 -
Increasing Literacy Through Interactive Media In Early Childhood
Iin Purnamasari (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4414 | Check in Google Scholar
The purpose of the study is to develop interactive learning media to improve early childhood literacy. The type of research is Research and Development/R&D using the ADDIE model development procedure. The subjects of the study included 21 groups of Class A in Al Azhar kindergarten. Data collection techniques use interviews, FGD (Focus Group Discussion), observation, and validation of material and media experts. Data were analyzed with descriptive statistics and effectiveness tests. Research results in the development of interactive learning multimedia products that are valid, effective, and feasible to be used to improve early childhood literacy. Â The effectiveness of the media is shown from the results of the t-test, which is known that that learning with interactive media can improve early childhood literacy.
2685-2694 -
Faktor Dominan terhadap Kejadian Stunting Balita
Ida Maryati, Nurrahmi Annisa, Iceu Amira (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4419 | Check in Google Scholar
Stunting merupakan gagal tumbuh disebabkan kekurangan intake gizi kronis sehingga tubuh menjadi pendek. Permasalahan stunting berdampak buruk karena memengaruhi fisik, fungsional tubuh serta meningkatkan morbiditas. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui faktor dominan stunting pada balita di Desa Palasari Kecamatan Ciater. Metode penelitian yang terapkan yaitu kuantitatif dengan pendekatan retrospektif, melibatkan balita yang mengalami stunting di Desa Palasari Kecamatan Ciater dengan teknik sampling menggunakan sampling jenuh (n=30). Instrumen yang digunakan yaitu lembar food recall dan kuesioner faktor stunting yang diisi oleh orang tua atau wali balita terpilih sebagai responden, kemudian melalui proses analisis data univariat. Penelitian ini menunjukkan hasil 67% balita berjenis kelamin laki-laki, 23% balita memiliki riwayat berat badan-rendah, 37% memiliki riwayat penyakit infeksi. Sebanyak 33% balita memiliki asupan energi kurang dan 53% memiliki asupan protein yang kurang. Kemudian 40% balita tidak mendapatkan ASI eksklusif, 57% ibu dan 50% ayah memiliki tingkat pendidikan rendah dan 70% keluarga balita memiliki status ekonomi rendah.
2695-2707 -
Upaya Pencegahan Kekerasan Seksual pada Anak 7-8 Tahun melalui Program Pelatihan Perlindungan Diri (P3D)
Nurfitriyanie Nurfitriyanie, Rose Mini Agoes Salim (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4433 | Check in Google Scholar
Perlindungan diri merupakan kemampuan yang harus dimiliki setiap individu untuk menghindari berbagai bentuk kejahatan termasuk kekerasan seksual. Penelitian sebelumnya banyak membahas pencegahan dari sisi orang dewasa, namun jarang menyoroti langsung kemampuan perlindungan diri anak. Penelitian ini merupakan intervensi pre-post-test design dengan pendekatan kuantitatif yang bertujuan melihat efektivitas Program Pelatihan Perlindungan Diri (P3D) dalam meningkatkan pengetahuan perlindungan diri sebagai upaya pencegahan kekerasan seksual. Sampel penelitian ini adalah 45 orang anak perempuan usia 7-8 tahun yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan melalui instrumen penelitian dan dianalisis menggunakan Wilcoxon signed-rank test. Hasilnya menunjukan adanya peningkatan rata-rata pengetahuan yang signifikan sebelum dan setelah memperoleh pelatihan. Pengetahuan tersebut bersifat menetap pada follow up test yang dilakukan setelah jeda waktu dua minggu. Pada penelitian selanjutnya dapat dilakukan follow up test berulang untuk mengukur konsistensi pengetahuan anak. Hasil penelitian dan modul yang digunakan dapat dimanfaatkan oleh lembaga perlindungan anak, orang tua dan guru di sekolah dalam mencegah kekerasan seksual pada anak usia dini.
2708-2720 -
Buku Ajar Happy Thinking: Alternatif untuk Meningkatkan Kosa Kata Anak Usia Dini
Hanifah Hanifah, Choiriyah Widyasari (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4258 | Check in Google Scholar
Bahasa inggris sebagai alat untuk mempermudah berkomunikasi dengan orang lain. Tetapi terlebih dahulu memahami penggunaan kosa kata. Kebanyakan peserta didik kurang memahami penggunaan kosa kata dengan maksimal. Maka peneliti mempunyai ketertarikan untuk melaksanakan riset dengan tujuan menganalisis tingkat keefektifan pengimplementasian buku ajar happy thinking dalam meningkatkan kemampuan kosa kata pada anak-anak usia dini. Pelaksanaan riset ini mengimplementasikan metode eksperimen, dimana untuk mengetahui tingkat kemampuan anak-anak terkait kosa kata bahasa Inggris akan menerapkan pre-test dan post-test untuk mengetahui tingkat kemampuan kosa kata anak-anak setelah penggunaan buku ajar happy thinking. Kemudian metode pengujian data menerapkan N-Gain Score dan Paired Sample T-Test. Populasi terdiri dari 25 anak dan sampel yang berjumlah 15. Berdasarkan hasil pengujian N-Gain Score diperoleh nilai persentase 3,7387% untuk kelas eksperimen yang berada dalam kategori efektif. Sedangkan menurut pengujian Paired Sample T-Test, diperoleh nilai post-test-nya sebesar 3,93 dan 0,20 untuk nilai pre-test-nya. Sehingga pengimplementasian buku ajar happy thinking, dalam kategori efektif dalam meningkatkan kemampuan kosa kata anak-anak di TK Aisyiyah 31 Sidodadi.
2721-2732 -
Video-Based Moral Learning: An Internalization of Values in Early Childhood
Rodhatul Jennah, Mazrur Mazrur, Rita Rahmaniati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4247 | Check in Google Scholar
Moral education is a vital part of the educational process. Moral teaching cannot be completely conceptual and theoretical but must also be practical, so additional learning media is needed. This study aims to show the important value of learning media in teaching morals, especially with video media. Using the five stages of ADDIE's research design, namely analysis, design, development, implementation and evaluation, this research also intends to design a video learning moral value based on Banjar culture. The results show that this learning video is indeed very necessary and has proven to be effective in the moral learning process at the early childhood level. Video media can provide clear and practical illustrations of instilled moral values and students feel happy and enthusiastic. It is even more important that this learning video raises the local wisdom of Banjar culture as the basis for the values being taught.
2733-2741 -
Marketing Strategy for Early Childhood Education (ECE) Schools in the Digital Age
Hegar Harini, Dessy Putri Wahyuningtyas, Sutrisno Sutrisno, M. Indre Wanof, Abu Muna Almaududi Ausat (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4454 | Check in Google Scholar
In the contemporary technological era, the significance of marketing for educational institutions has experienced a significant surge. The effective execution of marketing tactics can aid in the recruitment of prospective students and concurrently elevate the standing of the institution. Marketing initiatives should be carried out prudently and in accordance with the technological progressions that occur. The objective of this study is to furnish insights for early childhood education institutions in formulating efficacious marketing tactics that align with contemporary demands. The primary emphasis of this investigation is on qualitative analysis. Methods for gathering information include paying close attention and taking detailed notes, with subsequent analysis including data reduction, visualisation, and conclusions. The results of this study show that to develop marketing strategies in the digital era, schools need to consider factors such as market characteristics and needs, the use of social media and online platforms, data security, the quality of educators, and the needs of students. Therefore, they should consider the needs and characteristics of the market and develop educational content that is relevant and appealing to prospective students and parents, which implies that by optimising technology and online platforms and considering the needs and characteristics of the market, schools can improve the reputation and quality of education offered and help increase parental and community involvement in promoting education.
2742-2758 -
Pengembangan Video Animasi Berbahasa Jawa Sebagai Media Pendidikan Unggah-Ungguh untuk Balita
Resti Dwi Lestari, Eka Yuli Astuti (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4329 | Check in Google Scholar
Keberadaan unggah-ungguh saat ini sudah mulai tergeserkan dengan perkembangan teknologi, budaya, dan pola pikir orang tua milenial. Hilangnya nilai unggah-ungguh pada anak balita membuat anak tidak dapat berperilaku dan berbahasa Jawa yang baik. Penelitian ini bertujuan membuat prototype media pendidikan unggah-ungguh dengan menggabungkan hobi anak dan perkembangan teknologi yaitu pengembangan video animasi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan atau metode (R&D) Research and Development dengan metode pengembangan Borg and Goll yang dikembangkan oleh Sugiyono yang terdiri dari sepuluh tahapan. Namun dalam penelitian ini hanya dilakukan hingga tahapan kelima dikarenakan beberpaa alasan. Kelima tahapan tersebut diantaranya yaitu (1) potensi dan masalah, (2) Rencana, (3) desain produk, (4) validasi desain, (5) revisi desain. Hasil validasi penilaian ahli materi berkategori sangat baik dan keterangan tidak perlu revisi yang menunjukkan bahwa materi yang disampaikan dalam video termasuk dalam aspek ideal atau layak. Kebaharuan penelitian ini adalah produk berupa video animasi mengenai unggah-ungguh berbahasa Jawa yang selama ini jarang diciptakan dan kurang mendapat perhatian dari pemerintah.
2759-2768 -
Supporting Children with Speech, Language, and Communication Needs in Indonesian Kindergarten Classrooms
Indri Hapsari (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4308 | Check in Google Scholar
This article provides a perspective on how children with speech, language, and communication needs (SLCN) in Indonesia are identified and supported in the classrooms. A narrative review of the extant peer-reviewed articles was adopted as the research method. Informed by the SANRA (Scale for the Assessment of Narrative Review Articles) protocol, 6 databases were searched, 214 articles published between 2011 - 2022 were identified, and 6 articles published between 2018 - 2022 were selected for analysis. The findings show that the identification of children with SLCN relied on general teacher observations instead of formal measurements. Children with SLCN were mostly supported by teachers through strategies such as modelling correct speech sounds, singing and storytelling. Researchers described SLCN using the terms ‘speech’ and ‘language’ without differentiation. There remains a scarcity of research about SLCN in Indonesia. This narrative review aims to provide recommendations for the future of SLCN research in Indonesia
2769-2778 -
Peran Guru PAUD dalam Menstimulasi Keterampilan Bahasa Anak untuk Berpikir Kritis pada Usia 5-6 Tahun
Dwi Anggi Saputri, Sri Katoningsih (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4353 | Check in Google Scholar
Pendidikan anak usia dini (PAUD) pada hakikat adalah pendidikan yang diselenggarakan dengan untuk memfasilitasi pertumbuhan dan perkembangan anak. Tujuan pendidikan anak usia dini adalah memberikan stimulasi atau rangsangan bagi perkembangan pontensi anak agar menjadi manusia beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kritis, kreatif, inovatif, mandiri, percaya diri. Metode penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dilakukan dengan cara wawancara, dokumentasi serta observasi. Hasil dari penelitian ini diharapkan hasil riset bisa berguna bagi kepala sekolah serta guru untuk mendorong perkembangan bahasa anak dan menerapkannya pada anak-anak serta guru agar anak dapat mempunyai kecakapan bahasa Indonesia yang baik serta dan menggunakannya dalam keseharian kehidupan. Teknik implementasi ketika menstimulasi berpikir kritis pada anak dengan cara mengklasifikasikan benda dengan menggunakan warna, bentuk, dan ukuran dengan tiga variasi.
2779-2790 -
Moral Education in Early Childhood: The Existence of TPA Darul Amin in Urban Communities
Mazrur Mazrur, Surawan Surawan, M. Ali Sibram Malisi (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4492 | Check in Google Scholar
Moral education is not only carried out through formal education, but can also be carried out through non-formal channels, one of which is through TPA (Al-Qur'an Education Park). This research wants to explore the methods of forming children's attitudes and the efforts made by teachers/ustadz in forming children's attitudes. This research was compiled using a descriptive qualitative approach and is located at TPA Darul Amin Palangka Raya. Collecting data through observation, interviews, and documentation. The research was carried out from October to November 2022, by being directly involved in TPA learning 3 times a week. Data validation using triangulation of data sources was analyzed through four stages, namely data collection, data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results of this study indicate that the methods used include habituation methods, exemplary methods, story methods and singing methods, and the ustadz's efforts in shaping the child's attitude are greeting, getting used to praying after and before learning, using learning methods, giving advice and examples, supervising and getting used to speaking well, providing motivation and getting used to discipline.
2791-2800 -
Upaya Pembentukan Karakter melalui Metode Bercerita “Saat Beruang Mengantre Panjang†pada Anak Usia Dini
Annisa Nur Rahma, Zulkarnaen Zulkarnaen (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4396 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembentukan karakter pada anak usia dini melalui metode bercerita. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Tempat penelitian yaitu Kelompok Bermain Harapan Bunda Wonogiri dengan subjek penelitian anak usia 3-4 tahun dan guru. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter baik yang diperoleh dari cerita “Saat Beruang Mengantre Panjang†adalah berperilaku sabar, tidak berprasangka buruk, dan berperilaku sopan. Hambatan yang dihadapi oleh guru dalam pembentukan karakter melalui cerita yaituadaya kondisi orang tua yang kurang peduli terhadap kondisi anak dan proses pembelajaran saat di sekolah, pemberian tugas di rumah yang kurang sejalan dengan pemberian tugas di sekolah dan kurangnya media pembelajaran yang memadai.
2801-2810 -
Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia Dini Ditinjau dari Aspek Geografis (Studi pada Anak Usia Dini Daerah Pesisir dan Pegunungan)
Andi Saparia, Ikhwan Abduh, Dealy Cintia Wulur, Didik Purwanto, Tri Murtono, Besse Nirmala, M. Said Zainuddin (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4381 | Check in Google Scholar
Penelitian ini mengkaji perbedaan kemampuan motorik kasar anak pada dua lokasi yang berbeda yaitu pada daerah pegunungan dan pesisir. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian deskriptif, jumlah populasi 185 sekolah pada daerah pesisir sedangkan pegunungan 222 jumlah tersebut dilakukan penarikan sampel dengan 2 tahap yaitu menggunakan teknik cluster random sampling selanjutnya purposive sampling. Jumlah sampel 57 sampel dengan rincian 45 orang daerah pesisir dan 12 orang pegunungan. Instrumen dan petunjuk tes menggunakan Tes of Gross Motor Development-3. Teknis analisis data yang digunakan dalam beberapa tahapan yaitu perhitungan berdasarkan tabel norma TGMD-3, analisis persentase dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata indeks motorik kasar anak usia dini pada kedua lokasi memiliki selisih perbedaan, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan motorik kasar anak usia dini, anak daerah pesisir lebih baik dibandingkan anak usia dini daerah pegunungan.
2811-2819 -
Pengembangan Buku Saku Panduan Penggunaan Gadget untuk Optimalisasi Perkembangan Anak Usia Dini
Desni Yuniarni, Lukmanulhakim Lukmanulhakim, Andini Linarsih, Dian Miranda, Halida Halida (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4145 | Check in Google Scholar
Meningkatnya penggunaan gadget di kalangan anak usia dini menimbulkan keresahan orang tua. Banyaknya pengaruh negatif bagi anak akibat penggunaan gadget yang berlebihan, menyebabkan orang tua membutuhkan panduan mengenai bagaimana penggunaan gadget yang sesuai untuk anak usia dini. Oleh karena itu tujuan dalam penelitian ini adalah mengembangkan saku panduan penggunaan gadget untuk optimalisasi perkembangan anak usia dini bagi orang tua dengan menggunakan model pengembangan 4D. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara dan angket. Subjek penelitiannya adalah guru PAUD di kota Pontianak dengan validator ahli materi dari praktisi Magister Pendidikan Anak Usia Dini dan validator ahli media dari praktisi lembaga PAUD. Teknik analisis yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan buku saku ini layak digunakan karena berisi materi yang bermanfaat dan dapat dipahami oleh orang tua serta memiliki tampilan yang menarik, ringkas disertai dengan gambar yang jelas sehingga mudah dipahami oleh orang tua.
2820-2828 -
Pendidikan Makan di PAUD Intan Payong
Indani Indani, Zuraini Mahyiddin, Nurul Faudhiah, Siti Naila Fauzia (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4260 | Check in Google Scholar
Anak usia dini merupakan tahap awal yang sensitif dan mempengaruhi tahap selanjutnya. Seringkali kebiasaan makan yang cenderung tidak teratur, membuat anak mengalami gangguan makan. Lembaga PAUD perlu menjadi patner bagi orang tua untuk membiasakan kegiatan makan pada anak usia dini. Penelitian ini dilakukan di PAUD Intan Payong Banda Aceh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan pendidikan makan di PAUD Intan Payong Banda Aceh, dan untuk mengetahui kebiasaan baik yang dibiasakan melalui pendidikan makan tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif jenis fenomenologi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan pendidikan makan di PAUD Intan Payong memiliki prosedur yang sistematis, terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kebiasaan baik yang dibiasakan melalui pendidikan makan, meliputi kemandirian, kesabaran, toleransi, rasa syukur, konsep secukupnya, tanggung jawab, dan adab makan. Diharapkan lembaga PAUD Intan Payong dapat terus mempertahankan pelaksanaan pendidikan makan, dan dapat menjadi referensi atau contoh bagi Lembaga lainnya khususnya di Aceh2829-2838 -
Parenting: Optimalisasi Peran Orang Tua dalam Membentuk Elemen Intrakulikuler Anak Usia Dini
Salis Wahyu Hidayati, Roni Muslikah, Hidayatu Munawaroh, Sri Haryanto, Siti Nihar Salsabila (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.3467 | Check in Google Scholar
Kesibukan orang tua dalam memenuhi kebutuhan hidup bukan menjadi penghalang kewajibannya menanamkan pendidikan karakter anak sejak usia dini. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana cara dan peran para orang tua membangun elemen intrakulikuler yang mencakup tiga elemen stimulasi yang saling terintegrasi pada anak usia dini baik secara offline maupun online setelah diberikan pendidikan parenting. Penelitian ini merupakan penelitian evaluatif yang menggunakan pendekatan kualitatif dengan hasil penelitiannya adalah pendidikan parenting memberikan pengaruh perubahan positif pada cara berfikir para orang tua di desa Pengilon. Pendekatan humanistik melalui komunikasi sebagai teman bermain dan role model dalam memberikan contoh kebaikan lebih efektif, dan perkembangan era digital juga memberikan dampak pada penerapan parenting. Impikasinya anak lebih dapat mengamalkan nilai-nilai agama, mengetahui hal yang baik dan buruk, lebih berani mengaktualisasikan diri baik dalam berhitung, seni dan kreasi serta tanggap terhadap informasi.
2839-2850 -
Pengaruh Kepemimpinan Visioner dan Manajemen Berbasis Sekolah terhadap Kinerja Guru dan Implikasinya pada Kualitas PAUD
Furtasan Ali Yusuf, Basrowi Basrowi (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4289 | Check in Google Scholar
Mutu pendidikan hanya dapat ditingkatkan melalui peningkatan kinerja guru. Termasuk kinerja guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) akan mampu meningkat manakala mampu mengetahui faktor-faktor yang mampu meningkatkannya, antara lain kepempimpinan visioner, dan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS). Penelitian ini menggundakan metode kuantitatif dengan pendekatan structural equation modelling (SEM). Jumlah populasi yaitu 1.098 orang, dengan ukuran sampel 110 orang. Teknik sampling menggunakan proporsional random sampling. Data dianalisis dengan SmartPLS 3.3. hasil penelitian menunjukkan bahwa, kepemimpinan visioner berpengaruh terhadap kinerja guru, 2) MBS berpengaruh pada kinerja guru, 3) kepemimpinan visioner mempunyai efek terhadap kualitas PAUD, 4) MBS berpengaruh pada kualitas PAUD, 5) kinerja guru mempunyai efek pada kualitas PAUD, 6) Kinerja guru efektif dalam memediasi pengaruh tidak langsung kepemimpinan visioner terhadap kualitas PAUD, 7) kinerja guru berperan efektif dalam memediasi pengaruh tidak langsung MBS terhadap kualitas PAUD.
2851-2861 -
Pengembangan Buku Panduan Guru Pembimbing Khusus Berbasis Asesmen di TK Inklusif
Khusnul Khotimah Alawiyah Ismail, Suparno Suparno (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4516 | Check in Google Scholar
Pendidikan inklusi tidak terlepas dari pemahaman yang luas bahwa pendidikan anak usia dini (PAUD) merupakan prioritas bagi perkembangan dan pembelajaran semua anak. Akan tetapi, tidak semua guru PAUD memiliki keterampilan yang tepat, pengetahuan metode pengajaran yang cukup untuk bekerja dengan anak berkebutuhan khusus, dan cara menyusun rencana pembelajaran. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku panduan guru pembimbing khusus berbasis asesmen untuk taman kanak-kanak. Pendekatan yang digunakan adalalah model ADDIE. Hasil penelitian menunjukkan (1) Produk yang dikembangkan dalam penelitian berupa buku panduan GPK yang memuat materi-materi upaya mengenal dan mendampingi PDBK di TK, (2) Pengembangan buku panduan untuk GPK memiliki keefektifan yang meningkatkan pengetahuan guru dalam mengenal dan mendampingi PDBK di TK, hasil uji Paired T-Test memperoleh hasil sig 0.03 < 0.05, sehingga diperoleh kesimpulan bahwa terjadi perubahan yang signifikan terhadap pemahaman guru pada setiap series. Implikasi hasil penelitian dapat digunakan sebagai rujukan penyelenggaraaan sekolah inklusif.
2862-2874 -
Cerita Rakyat Nusantara sebagai Media Pengenalan Sastra pada Anak Usia Dini
N. Yeffa Afnita Apriliyani, Dadang Sunendar, Syihabuddin Syihabuddin, Sumiyadi Sumiyadi (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4375 | Check in Google Scholar
Pembelajaran sastra memerlukan media yang bervariasi dan belum banyak digali oleh para guru untuk diperkenalkan kepada anak usia dini. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui proses dan peningkatan hasil belajar pembelajaran pengenalan sastra yang dilakukan pada TK Ruhama. Metode penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) pada TK Ruhama kota Bekasi Jawa Barat. Data diolah dengan mengikut proses pengumpulan data, pemriksaan data, olah data, dan kesimpulan. Responden sebanyak 24 siswa kelas B. Penelitian melibatkan 2 guru kelas. Teknik pngmbilan data dilakukan dengan wawancara, proses PTK, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengenalan sastra diberikan dengan pola yang menyenangkan dan terarah dengan adanya perencanaan yang baik, serta adanya peningkatan kemampuan berbahasa dan kemampuan mengenal berbagai ciri budaya sastra diberbagai daerah pada siswa. Para guru disarankan dapat membuat rencana pembelajaran sastra yang sesuai dengan perkembangan emosi dan mental anak.
2875-2884 -
Ketrampilan Seni Musik Anak Usia Dini melalui Ekstrakurikuler Angklung
Safariyatul Mahmudah, Joko Pamungkas (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.3746 | Check in Google Scholar
Pendidikan musik anak usia dini adalah salah satu alternatif yang dapat ditempuh untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan anak. Angklung adalah salah satu alat musik yang kaya akan nilai-nilai dan dapat mewariskan budaya-budaya Indonesia pada generasi sekarang. Tujuan dari penelitian ini yaitu mendeskripsikan bagaimana proses pembelajaran seni serta untuk mengetahui bagaimana keberhasilan ketrampilan seni musik anak melalui ekstrakurikuler Angklung di RA Masyithoh Karangnongko Yogyakarta. Metode penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan sumber data pelatih ekstrakurikuler angklung, guru pendamping dan Kepala Sekolah RA Masyithoh karangnongko Yogyakarta antara 1 Maret sd 11 Maret 2022. Pengumpulan data diperoleh dari observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan pendekatan induktif yang meliputi 3 langkah yaitu: reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan bermain musik angklung dapat bermanfaat positif bagi semua praktisi-praktisi pendidikan serta inovasi baru bermain musik anak dalam pembelajaran sejak dini hingga masa dewasanya kelak.
2885-2894 -
Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila sebagai Implementasi Kurikulum Merdeka di Lembaga PAUD
Dayati Erni Cahyaningrum, Diana Diana (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4453 | Check in Google Scholar
Proyek Penguatan Profil pelajar Pancasila merupakan paradigma baru dari kurikulum merdeka. Permasalahan yang muncul berupa membutuhkan pendidik lebih dari satu pada proses proyek, kesulitan penilaian dokumentasi dan mau berpikiran terbuka terhadap perubahan. Selanjutnya, PAUD dianggap hanya untuk baca dan tulis saja padahal penting menerapkan proyek yang berpusat pada anak dan belajar sambil bermain di luar kelas yang membina nilai Pancasila sejak usia dini melalui minat anak. Maka dari itu, Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif jenis studi kasus dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi yang mendeskripsikan bagaimana proyek penguatan profil siswa Pancasila diimplementasikan sebagai kurikulum mandiri di lembaga PAUD. Penelitian ini memanfaatkan metode analisis data model interaktif Miles dan Huberman berupa pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, uraian, dan penarikan simpulan. Hasil kajian ini dipraktikkan sebagai model proyek peningkatan profil murid Pancasila. Proyek ini masih dalam pengembangan, namun telah terbukti berhasil dalam tahap perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian menunjukan enam dimensi profil Pancasila.
2895-2906 -
Analisis Permainan Kotak Kartu Kata untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Permulaan pada Anak
Ana Widyastuti Widyastuti, Junita Dwi Wardhani (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4386 | Check in Google Scholar
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan menulis permulaan pada anak kelompok A. Hasil observasi yang telah dilakukan pada kelompok A yang berjumlah 17 anak, terdapat 12 anak belum bisa menulis permulaan yang telah diajarkan oleh guru. Permainan kotak kartu kata merupakan media yang efektif untuk menstimulasi kemampuan menulis. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan media permainan kotak kartu kata dapat meningkatkan kemampuan menulis permulaan anak. Dengan pendekatan studi kasus, penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif. Objek penelitian adalah anak kelompok A yang terdiri dari 17 orang anak. Penelitian dilaksanakan satu bulan  dari  November 2022 hingga Desember 2022. Temuan menunjukkan bahwa permainan kotak kartu kata terbukti dapat meningkatkan keterampilan menulis pertama anak, dengan peningkatan penulisan awal dari pengamatan pertama ke pengamatan ketiga dengan menggunakan permainan kotak kartu kata.
2907-2918 -
Mengembangkan Profil Pelajar Pancasila Anak Usia Dini melalui Permainan Bermuatan Nilai Ajaran Samin
Asroful Kadafi, Tyas Martika Anggriana, Ibnu Mahmudi (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.2479 | Check in Google Scholar
Permasalahan kenakalan remaja di Indonesia masih menunjukan angka yang tinggi. Permasalahan ini dapat diatasi dengan penanaman nilai-nilai positif sejak dini. Sesuai yang diamanhkan oleh pemerintah, hal yang perlu ditanamkan kepada peserta didik yaitu penguatan nilai-nilai Pancasila atau lebih dikenal dengan istilah Profil Pelajar Pancasila (P3). Penanaman atau pengembangan karakter tersebut tentunya tidak terlepas dari budaya lokal yang telah ada sebelumnya. Berangkat dari masalah tersebut maka peneliti mengaplikasikan strategi permainan bermuatan budaya lokal (Samin) untuk mengembangkan profil pelajar pancasila pada Anak Usia Dini. Penelitian ini melibatkan subyek penelitian sebanyak 18 siswa. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian tindakan kelas, melalui 2 siklus. Hasil penelitian pada siklus I kategori P3 masuk pada klasifikasi Mulai Berkembang dengan nilai rata-rata 58. Siklus II menunjukan peningkatan nilai yang berada pada nilai rata-rata 75. Nilai rata-rata ini menunjukan capaian penelitian berada pada klasifikasi Berkembang Sesuai Harapan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan pertimbangan pada sekolah lain terutama intervensi untuk mengembangkan P3 maupun penelitian selanjutnya dalam pengembangan P3 sesuai kebutuhan siswa dan memperhatikan nilai ajaran budaya lokal.
Â
2919-2928 -
Analisis Minat Membaca Anak Kelas 1 di Mobil Kelas Berjalan Kak Seto
Ratih Kusumawardani, Aulia Azka Putri, Fadlullah Fadlullah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.2242 | Check in Google Scholar
Pendidikan identik dengan belajar. Belajar merupakan kegiatan yang dilakukan untuk mengetahui sesuatu yang sebelumnya tidak diketahui. Salah satu cara belajar ialah membaca. Penelitian ini untuk mengetahui minat membaca anak antara anak laki-laki dengan anak perempuan berdasarkan kemampuan membaca pada Paket A Kesetaraan Kelas 1 selama masa pembelajaran jarak jauh di Mobil Kelas Berjalan Kak Seto. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian yaitu anak Paket A Kesetaraan Kelas 1 SD Mobil Kelas Berjalan Kak Seto. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan wawancara. Tahapan analisis data menggunakan model Miles and Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan membaca peserta didik laki-laki lebih baik daripada peserta didik perempuan yang menyebabkan minat membaca peserta didik laki-laki sudah muncul daripada minat membaca peserta didik perempuan. Temuan ini juga dipengaruhi oleh faktor pendampingan yang dilakukan oleh orang tua dan tutor.
2929-2938 -
Melalui Kegiatan Bermain dan Bernyanyi dapat Mengembangkan Bahasa untuk Anak 5-6 Tahun
Ririn Anggraini, Risnita Risnita, Fridiyanto Fridiyanto (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.2922 | Check in Google Scholar
Masalah penelitian ini adalah apakah melalui kegiatan bermain dan bernyanyi dapat meningkatkan perkembangan bahasa pada anak usia dini? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui melalui kegiatan bermain dan bernyanyi dapat meningkatkan perkembangan bahasa anak usia dini, penelitian ini bisa menjadi referensi ilmiah kalangan pendidikan, bagi guru dalam melaksanakan kegiatan bermain dan bernyanyi sebagai bagian dari kegiatan belajar anak, desain dalam penelitian ini adalah Perencanaan, Pelaksanaan, Observasi dan Refleksi. Hasil penelitian kegiatan sebelum siklus nilai rata-rata siklus yang diperoleh anak adalah 27,50% dalam kategori MB, nilai rata-rata siklus yang diperoleh anak adalah 44,79% dalam kategori MB, Nilai rata-rata siklus I diperoleh anak sebesar 44,79% dalam kategori MB. siklus II diperoleh anak 53,12% berkembang dalam kategori BSH, dan nilai rata-rata siklus III yang diperoleh anak adalah 84,37% dalam kategori BSB.
2939-2950 -
Pentingnya Peran Pola Asuh Orang Tua untuk Membentuk Karakter Anak Usia Dini
Elan Elan, Stevi Handayani (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.2968 | Check in Google Scholar
Permasalahan pola asuh menjadi perbincangan yang sangat menarik, karena terdapat banyak jenis pola asuh yang digunakan oleh orang tua. Setiap penerapan pola asuh oleh orang tua memiliki perbedaan dan karakteristik masing-masing. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk menyajikan informasi terkait pentingnya peran orang tua dalam pemberian pola asuh yang tepat kepada anak untuk mendukung pembentukan karakter bagi anak usia dini. Pada penelitian ini, peneliti tertarik untuk meneliti terkait penerapan jenis pola asuh oleh orang tua. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan mengkaji berbagai sumber literatur terutama yang berasal dari artikel jurnal ilmiah yang relevan dengan judul penelitian. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan terhadap jurnal yang dijadikan sumber data penelitian, menunjukkan bahwa setiap orang tua dapat menerapkan beberapa jenis pola asuh. Akan tetapi, terdapat jenis pola asuh yang lebih dominan digunakan oleh orang tua dalam proses pengasuhan anak
2951-2960 -
Metode Montessori: Implikasi Student-Centred Learning terhadap Pekembangan Anak di PAUD
Muammar Qadafi (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.3323 | Check in Google Scholar
Dominasi guru dalam proses belajar masih banyak terlihat, salah satu buktinya saat terjadi pandemik Covid-19, siswa dan orang tua menjadi kebingungan ketika harus belajar dari rumah tanpa kehadiran guru secara langsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implikasi student-centred learning terhadap perkembangan anak di PAUD Montessori Futura Indonesia, Lombok Barat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus dengan menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi dalam pengumpulan data. Subyek penelitian berjumlah 10 siswa yang berusia antara 4-6 tahun. Hasil menunjukkan bahwa terdapat beberapa cara yang diterapkan oleh guru dalam pelaksanaan student-centred learning, yaitu: penggabungan usia, penyesuaian fasilitas dengan kebutuhan dan ukuran tubuh anak, menanamkan kemandirian dan mengurangi keterlibatan guru, menyediakan fasilitas bermain yang lengkap dan beragam, dan berkolaborasi dengan orang tua. Sedangkan implikasi student-centred learning terhadap perkembangan anak dapat terlihat dari beberapa pencapaian anak pada 6 aspek perkembangan yaitu aspek perkembangan nilai agama dan moral, fisik-motorik, kognitif, sosial-emosional, dan seni. Oleh sebab itu, guru perlu memberikan kesempatan kepada anak untuk mengeksplorasi lingkungan belajar dengan mempersiapkan kegiatan bermain sesuai kebutuhan anak.
2961-2976 -
Efek Kinerja Guru terhadap Etensi Peserta Didik Kelas Awal dengan Media Gambar sebagai Variabel Moderating
Ardiansyah Ardiansyah, Waode Eti Hardiyanti, Rifda Mardian Arif, Nurul Maulida Alwi (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.3284 | Check in Google Scholar
Kurangnya pemanfaatan media melalui proses pembelajaran membuat siswa kurang aktif dalam belajar. Melalui media gambar pembelajaran di kelas bisa membuat suasana belajar lebih aktraktif dan siswa lebih termotivasi dan penuh perhatian terhadap pembelajaran. Intensi penelitian ini yaitu untuk menganalisis efek kinerja guru terhadap atensi peserta didik dan moderasi media gambar pada efek kinerja guru terhadap atensi peserta didik. Penelitian ini mengambil pendekatan kuantitatif dengan konfirmatori (confirmatory). Model Moderate Regression Analysis (MRA) dipakai dengan analisis Pertial Least Squares (PLS). Model tersebut digunakan untuk melihat pengaruh variabel media sebagai variabel moderating dalam memperkuat hubungan variabel kinerja guru terhadap efek variabel atensi peserta didik. Teknik sample jenuh dipakai pada penelitian ini. Hasil penelitian menemukan bahwa media gambar dapat memediasi pengaruh hubungan kinerja guru terhadap atensi peserta didik sekolah dasar yang berada di Kecamatan Motilangi Kabupaten Gorontalo. Adanya media pembelajaran berupa media gambar yang digunakan guru akan meningkatan partisipasi dan atensi siswa untuk mengikuti proses pembelajaran.
2977-2986 -
Analisis Metode Gerak dan Lagu terhadap Perkembangan Sosial dan Emosional Anak Usia Dini
Yolanda Mustika Fitri, Nurhafizah Nurhafizah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.3350 | Check in Google Scholar
Peneliti ini dilatarbelakangi melihat belum optimalnya penggunaan metode gerak dan lagu dalam mengembangkan kemampuan sosial dan emosional anak di Taman anak-kanak. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana pelaksanaan metode gerak dan lagu terhadap perkembangan sosial dan emosional anak. Jenis penelitian ini yaitu menggunakan penelitian mixed methods menggunakan design explanatory research. Subjek penelitian ini yaitu 44 guru di Kota Padang. Teknik analisis data yang digunakan untuk penelitian kuantitatif yaitu cross sectional design dengan angket sedangkan untuk penelitian kualitatif yaitu menggunakan alur dari Miles dan Huberman dengan dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan metode gerak dan lagu berpengaruh terhadap perkembangan sosial anak dengan tingkat capaian 75% dan terhadap Emosional anak tingkat capaiannya sebesar 86%. %. Metode gerak dan lagu dapat mengembangkan sosial dan emosional anak melalui kegiatan pembiasaan yang dilakukan setiap pagi dengan diiringi lagu-lagu yang menarik minat anak, seperti menanam jagung, kupu-kupu, dan lain-lain.
2987-2998 -
Strategi Ibu dalam Menumbuhkan Literasi pada Anak Usia 5-6 Tahun
Dinar Nur Inten, Dewi Mulyani, Helmi Aziz (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4498 | Check in Google Scholar
Peran yang utama dan pertama dalam pengenalan dasar literasi yaitu keluarga. Aktor utama dan memiliki peranan yang penting dalam keluarga adalah ibu karena ia memiliki kelekatan dan intensitas aktivitas tinggi dengan anak. Tujuan dari penelitian ini membantu menemukan strategi ibu dalam mengajarkan literasi pada anak saat di rumah. Jenis penelitian yang digunakan kuantitatif dengan metode pre experiment, dengan objek penelitian yaitu para ibu yang memiliki latarbelakang pendidikan dasarserta memiliki anak berusia dini. Sampel yang digunakan berjumlah lima belas orang, sedangkan untuk teknik analisis data menggunakan uji normalitas, uji t, dan n gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui pemberian pengetahuan dan pelatihan keterampilan pengajaran literasi untuk anak dapat membantu para ibu berpendidikan dasar memahami dan mampu mempraktekkan strategi literasi ibu dan anak saat di rumah. Bahkan para ibu dapat menyampaikan dan mengajak anak untuk berkisah Qurani seraya menghasilkan karya hasil dari bercerita yang menunjukkan bahwa pengajaran literasi bermakna bagi anak
2999-3012 -
Hubungan Kualitas Tidur dan Memori pada Anak Usia Dini: Pendekatan Formatif Orde Kedua
Anne Gracia, Sukiman Puspojudho, Rivo Panji Yudha (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4554 | Check in Google Scholar
Perkembangan kognitif anak usia dini membutuhkan memori yang bisa diakses oleh otak sehingga memudahkan dalam membuat satu keputusan. Memori akan tertata dengan adanya pembiasaan hidup yang baik pada seorang anak, salah satu satunya adalah pada pola tidur berkualitas. Penelitian terdahulu telah berkembang dengan menggunakan polysomnografi, sebuah alat khusus mendeteksi pola tidur. Peneliti memilih bentuk kuesioner untuk penyebaran yang lebih luas agar diperoleh kesempatan pada semua anak mendapatkan profil kualitas tidur yang dihubungkan dengan pengukuran perkembangan memori. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif formatif reflektif konstruk orde kedua (second order) untuk membangun variable pengukuran dari dimensi pada teori yang mendukung, dalam hal ini variabel kualitas tidur sesuai teori dibangun dari dimensi pola kebiasaan sebelum tidur, selama tidur, dan saat bangun tidur. Hasil penelitian ditemukan konsistensi pada koefisien Cronbach’s Alpha dan validitas diskriminan yang memiliki nilai hasil valid dan reliabel. Dari peneiltian ini menunjukan bahwa kualitas tidur memiliki hubungan positif dan signifikan terhadap perkembangan memori anak pada pola kebiasaan sebelum tidur, selama tidur, dan kebiasaan bangun
3013-3024 -
Metode Pengenalan Nilai Moral pada Anak Usia Dini dalam Kurun Waktu 20 Tahun di Keluarga Indonesia
Nur Cholimah, Fitriana Tjiptasari, Septiyati Purwandari (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4505 | Check in Google Scholar
Urgensi pengenalan nilai moral pada anak usia dini didasarkan pada berbagai peristiwa yang menunjukkan perilaku generasi muda yang kurang bermoral. Pengenalan nilai moral perlu disesuaikan dengan kondisi dunia yang selalu dinamis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan metode pembelajaran moral yang diterima oleh orang tua semasa menjadi anak-anak dan ketika mereka sudah menjadi orang tua yang sesungguhnya. Pendeketan kuantitatif deskriptif dipilih sebagai pendekatan dalam penelitian ini. Metode pengumpulan menggunakan survey. Sebanyak 534 responden orang tua yang memiliki anak usia dini terlibat menjadi partisipan dalam penelitian ini. Hasil analisis data menunjukkan bahwa sebagain besar orang tua menilai pengenalan nilai moral merupakan hal yang penting. Lima metode terbanyak mengalami pergeseran antara yang orang tua terima pad amasa dulu dan denagn yang mereka lakukan sekarang. Mereka juga mengungkapkan terdapat beberapa hambatan dalam pengenalan moral. Implikasi hasil penelitian ini dapat menjadi rujukan bagi penelitian selanjutnya yang akan meneliti lebih dalam mengenai pengenalan nilai moral pada anak
3025-3038 -
Implementation of Learning Management for Creating Early Childhood Independence Character
Rosnelli Rosnelli (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4580 | Check in Google Scholar
Research was conducted to find out learning management function to create the independent character of early childhood at school. The research was carried out in Preschool in Deli Serdang Regency, where the participants were 20 teachers. Data collection through observation, questionnaires and documentation was useful for strengthening the results of research data analysis. This type of research was quantitative descriptive analysis. The learning management functions that must be implemented in the learning process to create the independent character of early childhood in schools are: 1)designing learning, 2)implementing learning designs, 3)controlling the learning process and 4)evaluating learning outcomes. The research suggestion is the need for Preschool teacher training to come up with creative and innovative ideas through learning arts and cultural literacy for problem solving activities and providing challenges through the media of images to facilitate early childhood in an effort to create their independent character.
3039-3046 -
Eksplorasi Deskriptif tentang Layanan Bimbingan dan Konseling di PAUD: Realitas, Kendala dan Harapan
Hadiarni Hadiarni, Anggun Shaqhira (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4387 | Check in Google Scholar
Kewajiban guru PAUD untuk memberikan layanan bimbingan dan konseling (BK) belum berjalan sebagaimana yang ditegaskan dalam Permendiknas Nomor 35 Tahun 2010. Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan realitas, kendala dan harapan guru tersebut terhadap layanan BK. Untuk mencapai tujuan ini, disain deksriptif dengan metode survey digunakan. Populasi penelitian adalah guru PAUD berjumlah 33 orang yang yang ditetapkan dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui angket dengan menggunakan aplikasi Google Form kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Dari hasil penelitian diperoleh gambaran bahwa responden menyatakan: 1) siswa PAUD mengalami masalah yang membutuhkan penanganan khusus, 2) telah melaksanakan layanan BK, 3) Â terkendala dengan kurangnya pengetahuan tentang layanan BK, sarana dan prasarana penunjang, keterampilan dalam menyusun studi kebutuhan, mengolah hasil dari instrumen, dan melaksanakan layanan BK, dan 4) mengharapkan peningkatan wawasan tentang BK, pelatihan terkait dengan pelaksanaan layanan BK, keterampilan dalam menyusun instrumen studi kebutuhan dan penyusunan program layanan BK.
3047-3056 -
Children See, Children Do: Pendidikan Karakter Berbasis Nilai Moral Pancasila
Irma Irayanti, Dadang Sundawa (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4362 | Check in Google Scholar
Minat terhadap pendidikan karakter meningkat, namun belum cukup untuk membuktikan efektivitas dari upaya pendidikan karakter di berbagai jenis dan budaya sekolah dalam membangun peradaban yang berkarakter dan menjunjung nilai moral Pancasila di Indonesia. Artikel ini menguraikan sebuah studi di beberapa Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah khususnya di kelas rendah yakni kelas 1 dan 2 di Bandung dan Kendari. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif yang mencoba menjelaskan dan menguji konsep keteladanan Aristotelian melalui pendekatan teori pembelajaran sosial Albert Bandura melalui observasi dan wawancara mendalam pada 15 orang partisipan guru. Artikel ini diharapkan memberikan kontribusi pada pengembangan pendidikan karakter di Indonesia dengan mengadopsi pendekatan kebajikan nilai moral anak sesuai karakter moral Pancasila melalui keteladanan sesuai konsep childreen see, childreen do.
Â
3057-3066 -
Implementasi Metode Langsung dalam Pembelajaran Bahasa Arab untuk Anak Usia Dini
Kasmiati Kasmiati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4483 | Check in Google Scholar
Tahap perkembangan terbaik anak untuk belajar bahasa Arab ada pada fase usia dini. Pengenalan pembelajaran bahasa Arab di satuan penidikan harus dilakukan sejak anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan implementasi belajar bahasa Arab dengan metode langsung di satuan pendidikan anak usia dini. Penelitian yang digunakan adalah dengan paradigma kualitatif-deskriptif-tekstual. Adapun dokumen teks yang dikaji adalah fenomena pembahasan terkait dengan pembelajaran langsung bahasa Arab dan perkembangan berbahasa pada anak usia dini. Kedua fenomena ini dikategorisasikan dalam wacana pembelajaran langsung bahasa Arab untuk anak usia dini yang deskripsi wacananya bersumber dari artikel-artikel yang sudah dipublikasikan di jurnal ilmiah dan buku-buku referensi. Sumber data berupa dokumen teks ini kemudian dikumpulkan melalui teknik membaca dan mencatat. Teknik analisis data dilakukan dengan mengkaji data berdasarkan pada sudut pandang keilmuan yang digunakan, menganalisis dan mengkritis data yang telah dikaji dengan komprehensif, dan menyejikan hasil dalam temuan-temuannya. Hasil penelitiannya adalah usia terbaik untuk belajar bahasa Arab adalah anak usia dini. Lingkungan satuan pendidikan anak usia dini bisa menjadi tempat pendidikan dalam mengenalkan bahasa Arab dengan menggunakan metode langsung.
Â
3067-3076 -
Analisis Parenting Stress Orang Tua Bekerja yang Memiliki Anak Usia Dini di Kecamatan Lima Kaum
Nurhafizah Nurhafizah, Wilma Rahmah Hidayati, Hermayulis Syam (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4537 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan tentang variabel parenting stress pada orang tua anak usia dini yang bekerja di Kecamatan Lima Kaum melalui metode deskriptif kuantitatif. Metode penelitian deskriptif kuantiatif merupakan metode yang digunakan untuk mendeskripsikan data-data numerical (angka) yang diolah melalui metode statistika. Populasi dan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik proposional random sampling melalui nomogram harry king. Hasil penelitian menggambarkan bahwa parenting stress pada orang tua anak usia dini di kecamatan lima kaum masuk kepada kategori sedang. Orang tua yang bekerja menghabiskan waktu ditempat kerjanya juga masih dapat memaksimalkan pengasuhan melalui bantuan orang lain seperti keluarga dekat maupun tempat penitipan anak dan memaksimalkan kesempatan yang ada bersama anak dengan selalu mengikuti tahapan perkembangan anak. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu parenting stress orang tua anak usia dini yang bekerja di kecamatan lima kaum masuk kepada kategori sedang.
3077-3083 -
Pengembangan Game Interaktif dalam Meningkatkan Kecerdasan Matematika Anak di Taman Kanak-Kanak
Dadan Suryana, Desi Karmila, Nenny Mahyuddin (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.3934 | Check in Google Scholar
Pembelajaran yang ideal yaitu pembelajaran yang mampu memenuhi kebutuhan sehingga tercapai tujuan pembelajaran. Smartphone merupakan suatu hal yang menarik bagi anak sehingga mengurangi waktu untuk belajar. Maka salah satu cara efektif denganmenciptakan game interaktif dalam pembelajaran untuk menstimulasi kecerdasan anak terutama matematika. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan game edukasi untuk meningkatkan kecerdasan matematika anak usia dini yang valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan model ADDIE (Analisis, Desain, Development, Implemention, dan Evaluation). Hasil validitas game edukasi untuk meningkatkan kecerdasan logika matematika anak usia dini dinyatakan valid dan hasil kelayakan media sangat layak digunakan, dengan nilai rata-rata Aiken’s V oleh ahli materi yaitu 0,85 dan hasil nilai rata-rata Aiken’s V oleh ahli media yaitu 0,90. Hasil praktikalitas game interaktif untuk meningkatkan kecerdasan matematika anak usia dini dinyatakan sangat praktis, dengan hasil rata-rata persentase praktikalitas yaitu 92 %. Hasil presentase efektivitas yaitu 89% dan game interaktif untuk meningkatkan kecerdasan matematika anak usia dini dinyatakan sangat efektif. Penekanan pada matematika meliputi aspek berpikir simbolik dan pemecahan masalah dengan beberapa item masing-masingnya dengan jumlah butir 4 item. Berdasarkan 1 aspek, untuk berpikir simbolik dapat meningkat secara mandiri hanya dengan bantuan audio, namun untuk aspek pemecahan masalah dibutuhkan bantuan guru. Hasil pengembangan dari penelitian ini adalah produk baru yang dapat membantu orang tua dan guru dalam meningkatkan kecerdasan matematika anak yang dinyatakan valid, praktis dan efektif
3084-3096 -
Increasing Children's Self-Confidence through Parenting: Management Perspective
Sarkowi Sarkowi, Faizatul Widat, Nur Ima'atul wadifah, Desy Rohmatika (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4208 | Check in Google Scholar
A person's self-confidence level is different; in essence, every human being is created to have self-confidence, but self-confidence is different from one another. Some grow and develop from birth, but some are obtained from several factors, such as parenting and environmental stimulation. This study aims to determine the management of parenting methods in growing children's self-confidence. The research method used is a qualitative case study type method. The research results show that; the parenting method in stimulating the development of self-confidence in students is carried out in the following stages: program planning, classification of parenting programs, implementation of parent gathering programs, and program evaluation. The management of the parenting method used turns out to be able to stimulate children's self-confidence optimally because the management is carried out continuously by involving the collaboration of teachers and student guardians; this collaboration is a novelty from previous research and through collaboration makes students more confident, independent and able to adapt to the environment.
3097-3106 -
Pengaruh Implementasi Permainan Tradisional Terhadap Disiplin Anak Usia Dini
Elizabeth Prima, Putu Indah Lestari (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.3221 | Check in Google Scholar
Disiplin pada anak dapat ditingkatkan dengan bantuan permainan, yaitu permainan tradisional. Tujuan riset ini ialah untuk mengkaji dampak penerapan permainan tradisional pada kedisiplinan anak. Penelitian ini merupakan quasi experiment menggunakan desain kelompok kontrol non-equivalent. Subjek pada riset yaitu siswa kelas B di Nusa Dua. Adapun kelompok kontrol dan eksperimen ditentukan secara acak. Data dikumpulan dengan menggunakan lembaran observasi. Untuk menganalisis data penelitian ini digunakan one way analysis of variance (ANOVA). Hasil yang ditemukan ada perbedaan pada disiplin siswa yang diajarkan dengan permainan tradisional dan siswa yang mengikuti metode belajar biasa. Dengan demikian dapat diperoleh gambaran pembelajaran sesuai dalam meningkatkan disiplin siswa. Bermain permainan tradisional pada masa kanak-kanak dapat merangsang aspek perkembangan anak.
3107-3116 -
Inovasi Guru dalam Pembelajaran Seni Musik untuk Siswa Kelas Rendah Sekolah Dasar
Suprayitno Suprayitno, Wiryanto Wiryanto, Mochammad Fauziddin, Julianto Julianto (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4703 | Check in Google Scholar
Inovasi guru diperlukan dalam proses pembelajaran untuk mendukung mutu pendidikan. Tujuan penelitian ini ialah untuk menganalisis inovasi yang dilakukan guru dalam pembelajaran seni musik untuk siswa kelas rendah sekolah dasar. Dalam penelitian ini digunakan metode kualitatif deskriptif, dimana 15 informan dilibatkan dalam pengumpulan data, terdiri dari 1 guru kelas, dan 14 siswa SDIT Insantama Rangkasbitung. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Model Miels dan Huberman digunakan dalam analisis data. Hasil penelitian memperlihatkan bahwasannya inovasi guru dalam mengajar seni musik untuk siswa kelas rendah dilakukan dengan memanfaatkan alat yang berada disekitar anak. Alat ini dikreasikan menjadi media pembelajaran yang digunakan oleh siswa. Inovasi yang dilakukan oleh guru memiliki pengaruh yang positif terhadap penilaian keseharian anak, yang terdiri dari penilaian sikap, penilaian pengetahuan, dan penilaian keterampilan.
3117-3126 -
Pelaksanaan Asesmen dan Intervensi Anak Autisme
Ishartiwi Ishartiwi, Sukinah Sukinah, Dewi Barotut Taqiyah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4570 | Check in Google Scholar
Asesmen dilakukan untuk mengetahui kondisi dan karakteristik, kemampuan, hambatan dan kelebihan yang dimiliki serta kebutuhan ASH untuk dasar penyusunan pelaksanaan intervensi. Pelaksanaan program intervensi dilakukan selama 16 kali pertemuan durasi 120 menit per pertemuan dengan mengunakan pendekatan secara individual, media AAC (Augmentative and Alternative Communication) dan benda-benda yang ada disekitar ASH. Subjek dalam penelitian ini berinisial ASH berusia 4 tahun dan mengalami hambatan perkembangan autisme. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil pembahasan pelaksanaan asesmen dan intervensi, ASH mampu melakukan interaksi sosial dengan menyapa, mengucapkan salam, komunikasi dua arah menggunakan strategi shaping. Pada aspek bahasa, ASH mampu merespon pertanyaan spontan tanpa menggunakan bantuan kartu kata, aspek motorik halus ASH mampu mewarnai gambar, menarik garis lurus, menuliskan nama, meronce dan menempel. Penggunaan media yang ada disekitar ASH dapat membantu meningkatkan kemampuan pada aspek komunikasi, motorik halus dan interaksi sosial.
Â
3127-3136 -
Konflik Moral Guru dalam Implementasi Pembelajaran Berbasis Proyek di PAUD
Jumiatmoko Jumiatmoko, Upik Elok Endang Rasmani, Siti Wahyuningsih, Nurul Shofiatin Zuhro, Anjar Fitrianingtyas, Novita Eka Nurjanah, Bambang Winarji (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4625 | Check in Google Scholar
Konflik moral terjadi pada guru dalam melaksanakan pembelajaran berbasis proyek. Hal tersebut menghambat tercapainya proses dan hasil belajar yang optimal. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi komponen dan proporsi konflik moral dalam implementasi pembelajaran berbasis proyek. Konflik moral ini diidentifikasi dari guru PAUD yang telah melaksanakan pembelajaran berbasis proyek (N=31), dengan masa kerja 5-18 tahun (Mmasa kerja= 9,04 Tahun). Data dikumpulkan dengan Google Form selamat 7 (tujuh) hari. Data dianalisis dengan kualitatif Content Analysis dan kuantitatif deskriptif. Sesuai urutannya, hasil kategorisasi tema konflik moral ditemukan 4 (Empat) komponen yaitu: 1) terkait dengan Anak, 2) terkait dengan guru, 3) terkait dengan teknis, 4) terkait dengan orang tua. Setiap temuan dibahas secara teoretis terkait latar belakang guru berupa status guru penggerak, guru bersertifikasi, masa kerja, dan asal lembaga. Temuan ini mendorong advokasi secara moral dan material bagi guru dalam melaksanakan pembelajaran berbasis proyek pada konteks PAUD.
3137-3146 -
Bimbingan Kelompok Berorientasi Rekreatif (BKBR): Model Alternatif untuk Melatih Kecerdasan Emosional Anak Usia Dini
Umi Rohmah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4459 | Check in Google Scholar
Untuk mendukung pertumbuhan anak usia dini yang sesuai dengan tahap perkembangan yang baik dibutuhkan tingkat kecerdasan emosional yang optimal. Namun harapan ini tidak menunjukkan pada kondisi yang ideal di banyak tempat. Pada TK Muslimat 01 Ponorogo, faktanya menunjukkan data yang mencengangkan; mayoritas muridnya memiliki kecerdasan emosional sedang dan bahkan rendah sehingga membutuhkan bantuan dari guru untuk melatih kecerdasan emosionalnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan model bimbingan kelompok yang efektif untuk melatih kecerdasan emosional anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development jenis Mixed Methods. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi dan wawancara. Pedoman observasi merujuk pada indikator yang dikembangkan oleh Mashar. Sedangkan pedoman wawancara yang digunakan peneliti divalidasi tiga orang ahli. Teknis analisis data secara deskriptif untuk data kualitatif dan ANCOVA untuk data kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, Model Bimbingan Kelompok Berorientasi Rekreatif (BKBR) terbukti efektif melatih kecerdasan emosional anak di TK Muslimat 01 Ponorogo.
3147-3158 -
Manajemen Pembelajaran Proyek pada Implementasi Kurikulum Merdeka di Lembaga PAUD
Upik Elok Endang Rasmani, Siti Wahyuningsih, Bambang Winarji, Jumiatmoko Jumiatmoko, Nurul Shofiatin Zuhro, Anjar Fitrianingtyas, Putri Agustina, Yuanita Kristiani Wahyu Widyastuti (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4633 | Check in Google Scholar
Kurikulum merdeka telah diterapkan pada sebagian lembaga PAUD. Salah satu pilar utama dalam kurikulum merdeka yaitu pembelajaran yang dilaksanakan adalah Project Based Learning atau Pembelajaran Berbasis Proyek. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengidentifikasi komponen manajemen Project Based Learning dalam kurikulum merdeka di PAUD. Adapun metode penelitian dalam penelitian ini berupa penelitian deskripitif kualitatif. Langkah penelitian diawali dengan studi literature tentang kualitas lembaga PAUD yaitu terkait bagaimana Manajemen Pembelajaran Proyek Berbasis Kurikulum Merdeka. Selanjutnya, akan dilaksanakan analisis data berupa identifikasi manajemen Project Based Learning dengan analisis pada komponen yang diharapkan diperoleh karakteristik secara alamiah dan mendalam serta masalah terkait manajemen Project Based Learning pada implementasi Project Based Learning. Kurikulum merdeka yang dikemas dalam metode Project Based Learning telah dilaksanakan dengan baik dan terstruktur di TK Al Khoir Surakarta baik dari perencanaan hingga pelaksanaan. Keterlibatan orang tua dan pendidikan karakter menjadi keunggulan dalam pelaksanaan project P5 di TK Al Khoir Surakarta
3159-3168 -
Kolaborasi Strategis Lembaga PAUD dan Orang Tua di Era Digital melalui Program Parenting
M. Ali Latif, Rudi Amir, Kartini Marzuki, Fatmawati Gaffar, Sri Nurhayati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4485 | Check in Google Scholar
Kolaborasi strategis antara lembaga PAUD dan orang tua sangat penting untuk menjembatani atau mensinkroniksasikan materi kurikulum PAUD dengan materi pengasuhan dan pendidikan anak usia dini oleh orang tua di rumah. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis implementasi koborasi strategi antara lembaga PAUD dan orang tua di era digital melalui program parenting di PAUD Ibnu Hasan yang diselenggarakan setiap bulan dengan mengacu pada rencana tahunan dan semester satuan PAUD. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan mencakup observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Data kemudian dianalisis dengan menggunakan triangulasi. Temuan penelitian mencakup: pokok materi parenting meliputi: tata cara pengasuhan dan mengatasi masalah anak usia dini; kurikulum anak usia dini, penyiapan makanan sehat dan penataan lingkungan bersih dan sehat, sanitasi dan pola hidup sehat; pembinaan moral dan keagamaan. Semua kegiatan dalam program parenting dibiayai oleh pihak yayasan ibnu Hasan. Â
3169-3180 -
Curriculum Development Model: The Prospect of Schools Cultivating Language Skills of Early Childhood Students
Akmal Mundiri, Ayu Mayang Dini, Sarifah Sarifah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4282 | Check in Google Scholar
This study aims to determine the curriculum development model used to develop language skills in early childhood at Namira Kraksaan Kindergarten. This study uses a qualitative approach with a case study type of research. This research is located at Namira Kindergarten, Kraksaan, Probolinggo. The technique of data collection was through 2 instruments, namely observation and interview, which were conducted with 4 informants (the principal, Deputy Head of Curriculum, and homeroom teacher for grades A and B). The data analysis technique uses the Interactive Model with data reduction activities, data presentation, and drawing conclusions. Data validity with source and technique triangulation process. The results showed that the model used by Namira Kraksaan Kindergarten in developing language and literacy curriculum for early childhood students was a grassroots model or a bottom-up approach. This development model takes several steps, namely need assessment, review of the curriculum used, identification of problems, democratic problem solving, curriculum planning and formulation of a new curriculum. Competence and indicators of achieving competence in the new curriculum are aimed at stimulating aspects of children's language development in accordance with the characteristics and demands of the times. Therefore, with the curriculum development model presented by the school, it shapes the language and literacy development of preschool children, which begins with the development of listening and speaking and then gradually leads to the development of children's literacy.
3181-3190 -
Metode Tanya Jawab dengan Media Boneka Tangan untuk Mengembangkan Bahasa Anak Usia Dini
Putri Agil Oktaviana, Sri Katoningsih (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4319 | Check in Google Scholar
Perkembangan bahasa sangat penting untuk anak, anak mampu saling berhubungan dengan orang lain, berbagi ungkapan yang dirasakan oleh anak, dan dapat mengekspresikan perasaannya, dalam pengembangan pengetahuan dan keterampilan bahasanya. Tanpa bahasa, anak tidak dapat berinteraksi dengan kelompok sosialnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui guru dalam mengembangkan bahasa anak usia 5-6 tahun. Metode dalam penelitian ini yaitu metode tanya-jawab. Adapun hasil penelitian yaitu (1) guru telah dapat memperkirakan alokasi waktu yang tepat yang digunakan untuk menerapkan metode tanya jawab dalam menggunakan bahasa keseharian anak; (2) guru telah menggunakan media boneka tangan sesuai dengan isi ceritanya; (3) guru memusatkan perhatian seperti bertepuk tangan, bernyanyi dan menggunakan suara khas yang menarik; (4) guru mengembangkan bahasa anak dalam menghargai bacaan menggunakan boneka tangan; (5) guru saat menggunakan boneka tangan menggunakan variasi suara, gerakan dan ekspresi wajah; (6) guru mengkomunikasikan secara lisan dari kegiatan tanya jawab menggunakan bahasa keseharian; (7) guru melakukan recalling terhadap anak untuk memperoleh capaian pembelajaran.
3191-3204 -
Penguatan Profil Pelajar Pancasila melalui Pembelajaran Berbasis Proyek di Taman Kanak-Kanak
Sulistiyaningsih Sulistiyaningsih, Sujarwo Sujarwo (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4456 | Check in Google Scholar
Pendidikan karakter sangat utama untuk diaplikasikan, sehingga pendidikan tidak hanya mengutamakan keberhasilan akademik yang bermuara pada pengetahuan keilmuan saja namun harus dapat mewujudkan anak didik yang memiliki karakter yang baik. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pembelajaran berbasis proyek terhadap penguatan profil pelajar pancasila. Penelitian menggunakan metode kualitatatif dan subyek penelitian terdiri dari Kepala Sekolah, 2 guru kelas, dan 27 peserta didik. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi. Menggunakan “analisis data mengalirâ€. Penguatan profil pelajar pancasila melalui pembelajaran berbasis proyek dengan mengangkat topik “aku sayang bumi†dapat terwujud dengan baik dan lancar. Karakter sesuai profil pelajar pancasila muncul ketika anak terlibat langsung dalam proses pembelajaran, baik dari tahap permulaan, pengembangan dan penyimpulan. Dari proyek “aku sayang bumiâ€, profil pelajar Pancasila yang muncul meliputi beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlaq mulia, mandiri, kreatif, gotong-rotong, berkebinakaan global serta bernalar kritis.
3205-3214 -
Pengaruh Pembiasaan Akhlak Mulia Anak Usia Dini terhadap Komunikasi dengan Orang Tua
Dinda Aulia Azzahrah, Sri Katoningsih (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4380 | Check in Google Scholar
Penelitian ini dilatar belakangi dengan permasalahan akhlak anak usia dini pada era sekarang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh pembiasaan akhlak mulia terhadap komunikasi dengan orang tua. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantiatif. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang di uji validitas dan reliabilitas terlebih dahulu. Teknik analisis data yang digunakan yaitu regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan akhlak mulia mempengaruhi komunikasi dengan orang tua. Pembiasaan adalah suatu cara untuk membiasakan anak berfikir, bersikap dan bertindak. Komunikasi dengan orang tua berkaitan dengan pembiasaan yang berdampak pada karakter anak untuk masa yang akan datang. Dari penjelasan tersebut dapat disimpulkan bahwa pembiasaan akhlak mulia berpengaruh terhadap komunikasi dengan orang tua. Komunikasi berinteraksi dengan sikap perilaku yang sopan santun kepada orang tuanya dan dapat membentuk perilaku yang baik untuk lingkungan sekitar dan masa depan anak.
3215-3226 -
Pembelajaran STEAM dengan Media Loose Parts di Kelompok Bermain Anak Usia Dini
Adinda Ratna, Mintarsih Arbarini, All Fine Loretha (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4468 | Check in Google Scholar
Usia dini adalah masa krusial, oleh karenanya stimulasi mutlak diberikan, salah satunya melalui pendidikan. Tetapi, fenomena yang masih kerap ditemui, siswa cepat bosan dan kurang antusias selama pembelajaran. Penyebabnya seperti anak kurang dilibatkan aktif, belum memberikan kemerdekaan belajar, media belajar kurang beragam. STEAM didukung pemanfaatan Loose Parts dipandang dapat menjadi solusi dan inovasi. Penelitian bertujuan mendeskripsikan penerapan STEAM dengan pemanfaatan Loose Parts dan hasil pembelajaran siswa. Jenis penelitian kualitatif deskriptif, teknik pengumpulan data dengan wawancara, dokumentasi, dan observasi. Subjek penelitian terdiri dari 1 guru kelas, 1 guru pendamping dan 7 peserta didik. Metode analisis data yakni pengumpulan, data, reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian, penerapan STEAM dengan pemanfaatan Loose Parts dapat diterapkan pada PAUD dengan mengintegrasikan kelima komponennya dengan tingkatan yang sederhana sesuai tahapan usianya. Loose Parts terbukti dapat mendukung penerapan STEAM, meningkatkan keingintahuan dan antusiasme serta siswa menunjukkan respon positif selama pembelajaran.
3227-3240 -
The Strategic Role of Parents in Optimizing Character Education in Early Childhood in the Family Environment
I Gede Sujana, Anak Agung Gde Putera Semadi, Ni Made Suarningsih, Elly Retnaningrum, Reviandari Widyatiningtyas, I Gusti Ngurah Santika (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4563 | Check in Google Scholar
So far, the role of parents in educating the character of their young children in the family environment has not run optimally. Whereas parents have an important role in shaping children's character. The purpose of this research was to determine the strategic role of parents in optimizing character education in early childhood in the family environment. The method used in this research was descriptive qualitative. The sampling technique used in this research is snowball sampling. Data collection techniques used were observation, interviews and documentation (triangulation). The data analysis used was the Miles and Huberman model. The results of this research indicated that the role of parents in optimizing character education in early childhood is carried out by example, providing free time, advice, motivation, habituation and punishment. But not all families implement this role in optimizing their children's character education. From the 10 families studied, it was found that 10 families applied the role of parents by exemplary, 6 families provided leisure time, 8 families received advice, 7 families by motivation, 10 families had habituation and 10 families by punishment. This research needs to be expanded and deepened again by adding samplest
3241-3252 -
Pengaruh Buku Cerita Rakyat Melayu Riau terhadap Kemampuan Literasi Budaya Anak Usia Dini
Rita Kurnia, Rahmatul Ummah, Enda Puspitasari (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4441 | Check in Google Scholar
Pada masa anak usia dini dapat diyakini menjadi masa kritis untuk perkembangan anak, karena pada usia ini anak memiliki kecerdasan dan dapat mengenal keterampilan dasar dalam mempelajari literasi anak-anak sangat menakjubkan. Tujuan penelitian ini menganalisis pengaruh media buku cerita rakyat melayu Riau terhadap kemampuan literasi budaya anak usia 5-6 tahun. Metode penelitian ini menggunakan metode eksperimen penelitian kuantitatif. Populasi dan sampel di kelas budaya berjumlah sebanyak 18 orang anak usia 5-6 tahun. Analisis data penelitian menggunakan uji hipotesis dengan bantuan IMB SPSS Windows V.26.0. Di dalam penelitian ini, peneliti mengumpulkan data dari data primer yang didapatkan melalui observasi. Hasil penelitian gain ternormalisasi menggunakan media buku cerita rakyat melayu Riau terhadap kemampuan literasi budaya pada anak dengan kategori sedang. Disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dalam mengembangkan dan memperkenalkan cerita rakyat Melayu Riau berbasis budaya lokal pada anak usia 5-6 tahun.
3253-3265 -
Improving Students’ Learning Outcomes in Natural Science Subject for Third Grade of Elementary School Through Video Media
Muktar Bahruddin Panjaitan, Mashudi Alamsyah, Martua Ferry Siburian, Endang Fatmawati, Uslan Uslan, Gunaria Siagian (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4632 | Check in Google Scholar
This research study explored the use of video media to improve science learning outcomes for third-grade elementary school students in Indonesia. To conduct the survey, the researchers select a representative sample of third-grade students from a target population, ensuring that the sample adequately represents the diversity of students in terms of backgrounds, academic abilities, and prior exposure to video media in science education. A qualitative survey methodology was employed, and data were collected from a sample of 27 students. The findings indicate that video media positively impacted students' perception of science learning. Students demonstrated high levels of interest and engagement, found the content clear and understandable, experienced improved retention of knowledge, enjoyed self-paced learning, engaged in collaborative experiences, and benefited from the multimodal nature of video media. These findings highlight the potential of video media as a valuable tool in enhancing science education for elementary school students
3253-3266 -
Improving Students’ Ability in Using English with A Simple Translation: A Case on Elementary School Level
Erika Sinambela, Roswani Siregar, Carolina Pakpahan (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4647 | Check in Google Scholar
Although English is now being learned in every stage of education, but students always get problem to learn it. This research study explores the use of simple translation for English language improvement among 3rd-grade students at the elementary school level. Adopting a qualitative approach with a survey method, the study aims to investigate students' perception of simple translation and describe its implementation in the classroom. The findings reveal a positive perception of simple translation, with some students expressing a liking for its effectiveness in enhancing their English language skills. These findings highlight the potential benefits of incorporating simple translation into language learning activities. The study provides insights into the types of activities and the teacher's role in implementing simple translation. These findings contribute to the understanding of language learning strategies for young learners and inform the development of effective pedagogical approaches for English language improvement at the elementary school level.
Â3267-3278 -
Pentas Seni Anak di Jogja TV Sebagai Ajang Eksistensi dan Promosi Kelembagaan TK
Tintin Wulandari, Joko Pamungkas, Arif Nurrahman (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4545 | Check in Google Scholar
Seni merupakan sebuah proses penyaluran diri melalui ekspresi dan kreatifitas, sehingga kegiatan seni perlu ditingkatkan di TK. Seni yang dimiliki oleh anak-anak TK dapat diekspesikan melalui pertunjukan pentas seni. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menjelaskan pentingnya kegiatan seni yang dipromosikan melalui pertunjukan pentas seni sebagai media untuk meingkatkan eksistensi dan promosi lembaga Taman Kanak-Kanak. Penelitian menggunakan teknik deskriptif kualitatif dengan melakukan kegiatan wawancara, dokumentasi, dan observasi dalam rangka pengumpulan data. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah pedoman wawancara, dokumentasi, dan lembar observasi. Metode analisis data yang digunakan adalah triangulasi model interaktif yang menggabungkan reduksi data, penyajian data, dan penyusunan kesimpulan. Sampel penelitian ini adalah kepala sekolah, dan 1 guru pendamping kegiatan seni. Sedangkan subjek yang diobservasi yaitu 154 anak di TK Negeri 2 Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa kegiatan seni telah dilakukan oleh lembaga melalui pertunjukan pentas seni seperti pentas tari, pentas vocal/ menyanyi, dan pentas fashion show pada acara “Cerita Anak†yang disiarkan secara langsung di Studio Jogja TV. Melalui kegiatan ini diketahui bahwa kegiatan pentas seni yang dilakukan dapat meningkatkan eksistensi lembaga dan menjadi ajang promosi bagi lembaga.
3279-3290 -
Pengaruh Game Mobile terhadap Kepribadian Sosial Anak Usia Dini pada Taman Kanak Kanak
Putu Yuni Retmayanti, I Made Gede Anadhi, Ida Bagus Komang Sindu Putra (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4552 | Check in Google Scholar
Kemajuan teknologi akses untuk membuka game menjadi lebih mudah terutama game mobile, dengan adanya game mobile akses game lebih mudah dan menyebabkan kebanyakan anak-anak sering berkata-kata kasar seperti saat mereka bermain game. Tujuan penelitian ini dilakukan yaitu menganalisis bagaimana pengaruh positif dan negatif dari game mobile untuk kepribadian sosial di Taman Kanak-Kanak. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif dengan desain penelitian studi kasus. Penelitian ini dilakukan pada 20 responden, dengan teknik pengumpulan data observasi, kuesioner dan wawancara, dengan instrumen penelitian menggunakan handphone sebagai dokumentasi dan merekam. Pada Teknik analisis data menggunakan rubik penilaian akan dihitung rata-rata dari setiap indikator sebagai satu angka yang mewakili keseluruhan data set. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengaruh baik dari bermain game mobile kepada kepribadian sosial meliputi beberapa hal yaitu : kerja sama/teamwork dan rasa belas kasihan (simpati). Pengaruh negatif dari game mobile kepada kepribadian sosial yaitu Mengumpat, pembangkang, berkelahi, dan juga mengganggu peserta didik lain. Dampak negatif lebih dominan jika dibandingkan dampak positif. Dengan adanya penelitian pembaca dapat mengetahui dampak baik dan buruk dari game mobile.
3291-3300 -
The Phenomenon of Changes in Student Behavior During Large-Scale Social Restrictions
Nurfuadi Nurfuadi, Nurkholis Nurkholis, Amanda Retno Putri (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4845 | Check in Google Scholar
The impact of Large-Scale Social Restrictions in Indonesia currently has a major impact on behavioral changes that occur as a result of the Covid-19 pandemic. This study aims to analyze the phenomenon of changes in student behavior during Large-Scale Social Restrictions (PSBB) in the RA Kartini Cluster. The method used in this research is a qualitative method with the type of case study research. With the research subject, 7 teachers and 6 students in grades I-VI in the RA Kartini Cluster. The results of this study indicate that the impact of Large-Scale Social Restrictions that occurred in the RA Kartini Cluster was a change in student behavior such as changes in Discipline, Honesty, Social Care, Communication and Religious behavior. Based on the findings of this study, it can be concluded that the impact of Large-Scale Social Restrictions on student behavior occurs because of learning policies that make students feel less interested in learning as a result of various behavioral changes in the RA Kartini Cluster.
Â
3301-3313 -
Penanaman Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Berbasis Layanan Holistik Integratif
Khairunnisa Ulfadhilah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4413 | Check in Google Scholar
Peneliti mengkaji banyak ayah ibu yang masih tidak memahami pentingnya untuk menjaga kebugaran serta kebersihan sehingga peneliti melakukan riset sejauh mana kesadaran ayah ibu membentuk pola hidup bersih, sehat dengan pelayanan holistik integratif maupun pendidik memiliki tantangan untuk mampu menerapkan dalam kehidupan sehari-hari anak. Membentuk anak untuk mengubah kebiasaannya sejak kecil memang sulit, meski ada hubungan kerjasama antar pendidik dengan ayah ibu sehingga dapat mengkaji, dan membentuk kesadaran anak diberi makan bergizi, hidup sehat, 5 pelayanan holistik integratif, dan pentingnya dilaksanakan di lembaga PAUD. Metode kualitatif deskriptif dipakai riset ini. Teknik pengumpulan data adalah menggunakan; analisa perencanaan, menerapkan pada saat anak disekolah dan dirumah anak mampu menjaga kebersihan, asupan nutrisi yang terkecupi dengan baik untuk menjaga imun anak, dan menunjang tumbuh kembang anak sejak dini. Menggunakan hasil penelitian, menerapkannya sehingga dapat menjaga kebersihan, penerimaan yang sehat untuk mengimbangi kekebalan anak, dan mendukung perkembangan dan kemajuan anak sejak awal.
3314-3322 -
Pengembangan Media Permainan Tradisional Gobak Sodor untuk Meningkatkan Motorik Kasar Anak Usia 5-6 Tahun
Desy Rizka Erwanda, Panggung Sutapa (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4562 | Check in Google Scholar
Penelitian ini dilatar belakangi pentingnya anak usia dini untuk mengenal dan melestarikan permainan tradisional khusunya permainan gobak sodor, serta meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia dini. Tujuan penelitian ini ialah mengembangkan media permainan tradisional gobak sodor untuk meningkatkan motorik kasar anak usia 5-6 tahun. Metode penelitian menggunakan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE: Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Penelitian ini diawali dengan uji coba terbatas dan uji coba lapangan sesungguhnya, penilaian kelayakan instrument produk yang dilaukan oleh para ahli (validator). Berdasarkan hasil penilaian kelayakan media dari para ahli meperoleh kategori sangat layak, dan hasil uji efektivitas memperoleh hasil N-Gain dalam kategori tinggi dan terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan posttest. Dengan demikian penggunaan playmat gobak sodor terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia 5-6 tahun.
3323-3334 -
Kesiapan Guru dalam Pelaksanaan Kurikulum Merdeka Belajar di Sekolah Dasar
Rani Febrianningsih, Zaka Hadikusuma Ramadan (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4686 | Check in Google Scholar
Kurikulum Merdeka Belajar merupakan kebijakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Ristek yang bertujuan untuk mengoptimalkan kurikulum yang ada. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kesiapan guru dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka Belajar. Metode penelitian adalah studi kasus yang melibatkan dua guru dan kepala sekolah di Sekolah Dasar pelaksana kurikulum Merdeka Belajar. Penelitian ini dikumpulkan berdasarkan wawancara, observasi dan dokumentasi. Kemudian dianalisis melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kesiapan guru dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka belajar di sekolah dasar sudah cukup optimal. Faktor kendala guru sekolah dasar dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka belajar adalah kurangnya pemahaman tentang kurikulum merdeka belajar antara guru dan orang tua. Dan sarana dan prasarana belum memadai.
3335-3344 -
A Conversation Analysis of Two-year-old Children’s Speech in Child-Adult Interactions
Titik Sudartinah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4586 | Check in Google Scholar
Social interactions with adults around them are the main exposures to language that children receive, and these contribute significantly to their development. In response to this, this article examines the participation of two-year-old children in conversations with adults, aimed at describing the parties initiating conversation topics and identifying the structure of the conversations. The research used a qualitative method in the form of a case study, involving 5 children aged two years and their parents as participants. The data were collected through recorded natural conversations between children and parents. The results show that topics in child-adult interactions can be initiated by both parties. Furthermore, children have been able to build a complete conversational structure, consisting of opening, turn-taking, and closing. Several components of turn-taking, such as adjacency pairs and repairs are well performed. These findings suggest that, despite their limited language production, children at the age of two can actively participate in building and developing conversations with their interlocutors.
3345-3356 -
Implementasi Metode Pembiasaan dalam Menanamkan Nilai-Nilai Moderasi Beragama pada Anak Usia Dini
Gusnarib Wahab, M. Iksan Kahar (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4360 | Check in Google Scholar
Penelitian ini membahas implementasi nilai-nilai moderasi beragama pada anak usia dini di RA Darul Da’wah wal-Irsyad (DDI) Lonja Kab. Sigi Prov. Sulawesi Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi nilai-nilai moderasi beragama pada anak usia dini di RA DDI Lonja Kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi Tengah yakni pertama, melalui kebijakan kepala sekolah, kedua, penerapan kurikulum 2013 dan ketiga, pembiasaan dan keteladanan. Adapun Faktor pendukung Implementasi nilai-nilai moderasi beragama pada anak usia dini di RA DDI Lonja Kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi Tengah yakni pertama, adanya kebijakan kepala sekolah, kedua, kerjasana seluruh guru di Sekolah, ketiga, sarana dan prasarana di Sekolah. Sedangkan Faktor penghambat Implementasi nilai-nilai moderasi beragama pada anak usia dini di RA DDI Lonja Kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi Tengah yakni tidak adanya peserta didik beragama non Muslim di Sekolah.
3357-3366 -
Penerapan Model PAIKEM dalam Pembelajaran Seni
Nur Cahya Ningrum, Joko Pamungkas (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.2965 | Check in Google Scholar
Model pembelajaran akan mempengaruhi kualitas pembelajaran, model PAIKEM adalah pembelajaran aktif, inovatif, kreatif, efektif dan menyenangkan. Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana penerapan model PAIKEM dalam pembelajaran seni di TK Pertiwi 49 Canden Bantul. Penelitian ini menggunkanan jenis penelitian deskriptif kualitatif yaitu mengobservasi sebuah objek dan pencarian fakta dengan interpretasi. Analisis data yang digunakan yaitu melalui data reduction (reduksi data), data display (penyajian data) dan concolusion drawing/verification (penarikan kesimpulan dan verifikasi). Hasil observasi dilapangan menunjukkan bahwa pembelajaran seni pada TK Pertiwi 49 Canden Bantul menggunakan model PAIKEM dengan pembelajaran seni yang dikemas dengan memilih tema yang dekat dengan anak, mengajak anak terlibat langsung dan pemilihan metode pembelajaran yang tepat seperti bercerita atau bernyanyi agar anak tertarik melakukan kegiatan seni tersebut.3367-3374 -
Risk Mitigation Strategy; Parental Involvement To Enhance Early Childhood Learning
Efrita Norman, Hasan Baharun, Ririn Iswandari, Sunarsih Sunarsih, Lutfiatul Iltiqoiyah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4159 | Check in Google Scholar
This study aims to analyse and understand the risk mitigation of Coronavirus Disease (COVID-19) through parental involvement in early childhood learning activities. It employs a qualitative approach within a case study research design. The research locations cover (1) Al-Iman Islamic Kindergarten, (2) Irtiqoiyah Islamic Kindergarten, and (3) Masyitoh Islamic Kindergarten, Probolinggo, East Java, Indonesia. The results show that these kindergartens apply the same method in learning activities during the Covid-19 pandemic. They use familiar and straightforward electronic media that actively involve parents in student learning enhancement. Apart from this, the parental-involvement strategy incorporates two-way communication between teachers and parents of students, which opens opportunities to solve student learning problems. The findings of this study are collaborative parenting in making learning activities effective in schools. This research has implications for the importance of the cooperation of parents and teachers in making learning effective to achieve the specified goals.3375-3386 -
Career Management in Building Teacher Professional Performance
Yanti Hasbian Setiawati, Hasan Baharun, Halimatus Sa'diyah, Yuni Hidayati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4156 | Check in Google Scholar
Teacher professionalism plays an essential role in educational institutions. Therefore, appropriate management is needed to realize the teacher's professional performance as expected. This study aims to analyze career management in building the teacher's professional performance in early childhood education institutions. The research method used is a qualitative case study type. Case study qualitative research was chosen to answer and explain the phenomenon of career management that has been carried out by finding more appropriate ways today. Data was obtained using observation, interviews and documentation. Data analysis techniques are data collection, data reduction, data presentation and conclusion. The study results show that there are four points carried out by institutions in building teacher professional performance, including; Internal and external analysis, strengthening work commitment, good competence, and continuous evaluation. Career management is the main ingredient that needs to be developed by educational institutions in fostering a professional attitude towards their performance so that the desired goals can be realized optimally.
3387-3394 -
E-Comic Sosial Budaya Berbasis Pembelajaran Elemen Jati Diri untuk Pengembangan Pelajar Pancasila Anak Usia Dini
Nenny Mahyuddin, Yosi Isratati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4594 | Check in Google Scholar
Penelitian ini di latarbelakangi dengan anak yang kurang memiliki rasa empati dimana anak sering tidak respon apa yang terjadi disekitar mereka, Anak tidak mau berbagi, Rendahnya pengetahuan anak tentang sosial budaya, Penyampaian informasi mengenai sosial budaya pada pembelajaran disampaikan guru dengan metode ceramah tanpa adanya media khusus. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan E-Comic Sosial Budaya agar dapat menanamkan nilai elemen jati diri Profil Pelajar Pancasila yang Valid, Praktis serta Efektif.. Jenis penelitian yang digunakan adalah dengan menggunakan model pengembangan yang digunakan adalah modifikasi dari model pengembangan Borg and Gall. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh anak di 5 Taman Kanak-Kanak. Pada pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Pada analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif dengan berupa angket. Hasil penelitian diperoleh bahwa pengembangan profil pelajar Pancasila anak usia dini sudah dilaksanakan secara maksimal dan dikembangkan sesuai langkah-langkah pengembangan yang sistematis.
3395-3406 -
Ketimpangan Gender Guru di Taman Kanak-Kanak dan Sekolah Dasar di Indonesia
Maria Ulfah, Venny Karolina (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4530 | Check in Google Scholar
Ketimpangan rasio gender profesi guru mengarah kepada tidak proporsionalnya jumlah guru perempuan dan guru laki – laki. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tren gender pada guru di tingkat pendidikan TK dan SD di Indonesia. Penulis menggunakan data sekunder mengenai data pokok guru TK dan SD dari semester ganjil tahun ajaran 2020/2021 sampai dengan semester genap tahun ajaran 2022/2023 yang diperoleh dari data Dapodikdasmen (Data Pokok Pendidikan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah) (Kemendikbud, 2023). Data diolah dengan menggunakan IBM SPSS software versi 24. Penulis menggunakan presentase dan grafik plot untuk mengetahui perbandingan jumlah guru dan bagaimana tren data guru TK dan SD di Indonesia berdasarkan gender selama 3 tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat ketimpangan gender dalam profesi guru yaitu minimnya guru laki-laki pada TK dan SD di Indonesia dan tren menurun untuk guru laki-laki TK dan SD dalam 3 tahun terakhir.
3407-3417 -
Computational Thinking pada Anak Usia Dini: Tinjauan Sistematis
Rosyida Ani Dwi Kumala, Kartika Nur Fathiyah, Rosa Virginia Ratih Krisnani (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4520 | Check in Google Scholar
Saat ini teknologi menjadi sangat dominan di berbagai sektor kehidupan. Teknologi tidak hanya digunakan oleh orang dewasa melainkan juga anak-anak untuk membantu menyelesaikan berbagai tugas dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, perlu untuk mengembangkan kemampuan computational thinking (CT) sebagai bekal dalam menghadapi perkembangan teknologi terutama pada anak usia dini. Sistematic literature review ini bertujuan untuk memberikan informasi tentang stimulasi CT pada anak usia dini, alat stimulasi CT, strategi pengajaran CT, dan asessement untuk menilai CT pada anak. Sistematic literature review ini mengkaj 28 jurnal dari 145 yang berasal dari berbagai jurnal internasional dan proceedings. Hasil menunjukkan bahwa pengembangan computational thinking khususnya pada anak dengan usia 8 tahun sudah banyak dilakukan di berbagai negara. Berbagai tools juga telah dikembangkan untuk menunjang pembelajaran computational thinking dengan berbasis plugged maupun unplugged. Beberapa tools juga telah menyediakan kurikulum dan penilaiannya sendiri untuk menunjang optimalisasi capaian computational thinking anak
3418-3436 -
Permainan Bilangan untuk Peningkatan 8 Gerak Dasar Lokomotor Siswa Kelas 3 Sekolah Dasar
Eka FItri Novita Sari, Nofi Marlina Siregar, Indrie Noor Aini, Dinan Mitsalina (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4553 | Check in Google Scholar
Permainan bilangan adalah cara bermain anak menggabungkan konsep matematika dan gerak seperti walk, run, jump, hop, gallop, slide, skip, dan slide dalam pendidikan jasmani olahraga dan Kesehatan. Tujuan penelitian untuk meningkatkan keterampilan dasar berpindah siswa kelas 3 SD dengan pendekatan permainan bilangan. Jenis penelitian tindakan Kemmis dan Taggard dipilih untuk penelitian, dimulai dengan perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Subyek penelitian siswa SDN Rawamangun 09 Pagi yang berjumlah 25 siswa. Peneliti menyusun instrumen keterampilan dasar gerak dasar lokomotor melalui media puzzle. Penelitian dilakukan dalam 1 siklus dengan 2 pertemuan. Kesimpulan hasil penelitian bahwa penerapan permainan bilangan dapat meningkatkan kemampuan 8 gerak dasar siswa kelas 3 sekolah dasar. Kekurangan penelitian yaitu guru perlu membimbing secara intensif dan lebih ekstra menyiapkan media pembelajaran yg kreatif dan inovatif berdasarkan konsep permainan bilangan. Â
3437-3448 -
Rekonstruksi Nilai Karakter Anak dalam Lakon Lahire Panji Laras pada Pertunjukan Wayang Topeng Malang
Retno Tri Wulandari, Muhammad Jazuli, Djuli Djatiprambudi (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4591 | Check in Google Scholar
Fenomena krisisnya nilai karakter dan penurunan moral yang terjadi di kehidupan bangsa dan sekolah sebagai bentuk pengaruh dari globalisasi membutuhkan analisis materi kearifan lokal dengan merekontruksi nilai karakter yang terkandung didalamnya. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menganalisis struktur penyajian dan nilai-nilai pendidikan karakter dalam pertunjukan wayang topeng Malang lakon Lahire Panji Laras untuk direkonstruksi dalam pembelajaran anak usia dini berbasis kearifan lokal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan studi dokumen. Hasil temuan penelitian menunjukkan pertunjukan wayang topeng lakon Lahire Panji Laras terdiri dari babak keputren dan babak lolaras. Nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung adalah kesatria, pemberani, tangguh, jujur, mandiri, kerja keras, kebaikan, keikhlasan, dan tanggung jawab. Nilai-nilai tersebut direkontruksi dan diintegrasikan ke dalam pembelajaran melalui komponen-komponen pembelajaran, sehingga pendidikan karakter dapat ditanamkan sesuai dengan hakikat pendidikan anak usia dini. Lakon Lahire Panji Laras dalam pertunjukan wayang topeng Malang mengandung nilai-nilai karakter positif yang dapat menjadi bahan pembelajaran pendidikan karakter bagi anak untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
3449-3460 -
Project-Based Learning in Improving Early Childhood Children’s Ability to Know Social and Geographical Environments
Sri Setyowati, Nur Ika Sari Rakhmawati, Ruqoyyah Fitri, Wulan Patria Saroinsong, Nurhenti Dorlina Simatupang (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4653 | Check in Google Scholar
The teacher's efforts in providing educational services in schools to introduce children's social and geographical environment can be made using project-based learning (Project Based Learn). This study aimed to determine the effectiveness of project-based learning in improving early children's skills in social and geographic environments. The research design used is a quasi-experimental design. The experimental group was not randomly selected, and the control group was separated into two sample groups. According to the hypothesis, the experiment produced substantial results. So that Ha is accepted, it can be concluded that project-based learning significantly influences the introduction of early childhood's social and geographical environment.
3461-3467 -
Bagaimana Pembelajaran Edugame Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Mempengaruhi Perubahan Sikap dan Perilaku Siswa?
Reka Lagora Marsofely, Yudi Setiawan (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.3443 | Check in Google Scholar
Kelompok yang rentan terserang penyakit adalah kelompok anak-anak, yang memiliki permasalahan Kesehatan terutama sejak usia dini. Penyakit yang sering terjadi pada kelompok anak akibat rendahnya PHBS antara lain cacingan, diare, sakit gigi, sakit kulit, gizi buruk, dan lain sebagainya. Pemanfaatan permainan digital (Edugame) pada proses belajar mengajar anak merupakan media visual digital yang kreatif, dibandingkan dengan media visual tradisional lainnya. Tahapan kegiatan dilakukan dimulai dari; analisis materi PHBS pada tingkat Sekolah Dasar; analisis dan desain aplikasi pembelajaran PHBS berbasis Android dengan pendekatan ADDIE; uji antarmuka pengguna pada tingkat visibilitas dan pemahaman pengguna (gulf evaluation); dan pengaplikasian Edugame PHBS ke siswa tingkat Sekolah Dasar. Pengayaan pendidikan dengan pengaplikasian Edugame berbasis Android pada materi PHBS memberikan peningkatan yang baik sebesar 35, 41% dari hasil uji statistik intervensi sebelum dan sesudah pembelajaran menggunakan aplikasi Edugame PHBS.
3468-3476 -
Persepsi Orang Tua tentang Konsumsi Junk Food untuk Anak Usia Dini
Lis Yulianti Siregar, Maulia Mutiara Siagian (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4638 | Check in Google Scholar
Kesehatan anak membutuhkan perhatian khusus dengan adanya peningkatan inovasi berbagai junk food yang mudah ditemukan. Jika konsumsi junk food tidak diperhatikan porsi dan frekuensinya dikhawatirkan dapat memberikan dampak negatif terhadap kesehatan anak. Tujuan penelitian yakni untuk mengetahui persepsi orang tua terhadap junk food dan upaya orang tua untuk meminimalisisr pengaruh junk food. Pendekatan penelitian dengan kualitatif menggunakan desain studi kasus yang melibatkan ibu dari tiga anak yang berumur 3-6 tahun. Data dikumpulkan menggunakan wawancara mendalam. Hasil penelitian ini memunculkan tiga tema utama yakni gambar konsumsi junk food, dampak junk food terhadap kesehatan anak, dan upaya orang tua untuk mengurangi junk food. Masing-masing tema akan dibahas secara lebih rinci dalam artikel ini. Implikasi hasil penelitian dapat digunakan sebagai informasi bagi orangtua akan bahaya pemberian junk food pada anak.
3477-3485 -
Menumbuhkan Jiwa Entrepreneurship pada Anak Usia Dini melalui Event Market Kids
Nadlifah Nadlifah, Lati Nurliana Wati Fajzrina, Triyana Triyana, Nurul Ismaiyah, Novita Loka, Tri Mujiati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4354 | Check in Google Scholar
Jiwa kewirausahaan anak perlu ditanamkan sejak dini dengan berbagai cara dan strategi, salah satunya melalui market day atau pasar anak, dengan tujuan agar anak mampu mencapai puncak kehidupan yang tertinggi sesuai dengan kemampuan minat bakat dan kebutuhan anak. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi berdasarkan data fakta di lapangan yang diperoleh melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Informan penelitian adalah semua pihak yang terlibat dalam kegiatan yaitu pendidik, siswa, orang tua, dan masyarakat umum. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa anak dapat mengaktualisasikan dirinya sesuai dengan kebutuhannya yaitu pada usia dini berdasarkan minat, bakat, keterampilan yang ada pada dirinya yang mampu mendorong anak untuk memahami kebutuhannya. Hal ini dilakukan dengan kerjasama berbagai pihak dan proses perencanaan hingga implementasi dan evaluasi yang cermat. Karena untuk mencapai tujuan tersebut diperlukan perencanaan dan kerjasama yang baik agar aktualisasi diri pada anak dapat tersampaikan dengan baik3486-3497 -
Analisis Kemampuan Anak Usia 4-5 Tahun dalam Menceritakan Kembali Buku Cerita Bergambar yang Telah Dibacakan
Sabillatul Azizah, Choiriyah Widyasari (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4255 | Check in Google Scholar
Kajian ini berfokus untuk mengevaluasi kemampuan anak usia dini dalam melafalkan ulang pada buku cerita bergambar dengan Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak (STPPA) yang sesuai. Masa depan pada anak usia dini terdapat peranan penting dalam bercerita, terutama dengan bimbingan dari orang tua atau guru. Kepala sekolah, guru kelas A, serta 16 anak menjadi poin atau topik utama pada kajian ini. Deskriptif kualitatif adalah salah satu teknik dalam kajian ini dengan cara mengumpulkan data atau informasi melalui angket, dokumentasi pribadi, serta studi observasi. Penelusuran atau kajian analisis ini difokuskan dengan cara pemilahan data, penyajian data serta pembuatan konklusi dengan model yang saling berhubungan oleh Miles dan Huberman. Keasasan data atau informasi diverifikasi dengan triangulasi. Hasil kajian studi menunjukkan bahwa pada aspek bahasa, kemampuan menceritakan kembali buku cerita bergambar sesuai dengan indikator dan STPPA, menunjukkan kemampuan sedang dan rendah pada tahapan penyelesaian.
Â3498-3508 -
Pembelajaran Inklusi pada Anak Usia Dini: Bagaimana Sistem Pengelolaannya?
Sekar Tyas Pangestuti, Darsinah Darsinah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4559 | Check in Google Scholar
Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yaitu bentuk layanan yang berperan agar keterampilan dan kemampuan anak berkembang optimal melalui proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengelolaan pembelajaran di PAUD Inklusi Saymara Kartasura meliputi: perencanaan, pengkoordinasian, pelaksanaan, dan evaluasi. Jenis penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah (1) Perencanaan pembelajaran inklusi diintegrasikan antara ABK dengan siswa reguler tertuang pada perencanaan semester, mingguan, dan harian. (2) Pengkoordinasian pembelajaran inklusi dilakukan dengan bentuk koordinasi vertikal dan horizontal. (3) Pelaksanaan pembelajaran inklusi dimulai dengan (a) kegiatan pendahuluan, (b) inti, dan (c) penutup. Adanya program terapi perkembagan bagi ABK. (4) Evaluasi pembelajaran inklusi menggunakan teknik penilaian harian, observasi, unjuk kerja, tanya jawab, hasil karya, dan anekdot. Hasil penilaian setiap anak berbeda, disesuaikan dengan kemampuan ABK maupun siswa reguler.
3509-3518 -
Pengaruh Media Loose Part terhadap Kreativitas dan Motorik Halus Anak Usia Dini
Siti Nurjanah, Muthmainah Muthmainah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4434 | Check in Google Scholar
Aspek yang dipandang perlu untuk dikembangkan pada anak usia dinia adalah kemampuan kreativitas dan motorik halus anak, dan salah satu upaya yang dapat dilakukan oleh guru untuk meningkatkan kreativitas dan kemampuan motorik halus adalah menggunakan media pembelajaran loose parts. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media loose part terhadap kreativitas dan motorik halus anak usia 5-6 tahun di TK Pertiwi Birit. Jenis penelitian adalah Quasy Experiment dengan desain Pretest-Posttest Group Design. Sampel penelitian menggunakan dua kelompok, yaitu eksperimen 22 anak dan kontrol 22 anak. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Teknik analisis data menggunakan Wilcoxon dan Mann Whitney. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa: (1) media loose part berpengaruh terhadap kreativitas. Anak yang diberikan media loose part memiliki rata-rata kreativitas lebih baik dibanding dengan anak yang diberikan lembar kerja/majalah dan berdasarkan hasil uji statistik diperoleh nilai Z sebesar -2,183 dengan signifikansi 0,029 < 0,05; (2) media loose part berpengaruh terhadap kemampuan motorik halus. Anak yang diberikan media loose part memiliki rata-rata motorik halus lebih baik dibanding dengan anak yang diberikan lembar kerja/majalah  dan berdasarkan hasil uji statistik diperoleh nilai Z sebesar -2,194 dengan signifikansi 0,028 < 0,05.
Â3519-3536 -
Perencanaan Strategis dalam Pengelolaan Pendidikan Anak Usia Dini
Firman Firman, Umar Ali (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4905 | Check in Google Scholar
Bertambahnya jumlah satuan pendidikan anak usia dini harus diimbangi dengan pengelolaan yang baik agar tercipta generasi Indonesia emas sebagaimana tujuan konstitusi. Pendidikan anak usia dini saat ini memerlukan langkah-langkah dan paradigma yang baru termasuk pada aspek perencanaan dan manajemen. Tujuan penelitian ini menganalisis langkah-langkah perencanaan untuk mengelola Lembaga PAUD sebagai dukungan membangun pendidikan nasional yang berkualitas. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur, sementara teknik analisis data yang digunakan mengacu pada model Miels dan Huberman. Berdasarkan hasi kajian, perencanaan strategis berkaitan dengan perumusan arah pengembangan organisasi ke masa depan untuk mencapai sasaran-sasaran jangka panjang dan jangka pendek. Perencanaan strategis dalam pengelolaan pendidikan anak usia dini dapat dilakukan melalui langkah-langkah seperti identifikasi kebutuhan dan masalah, kajian lingkungan, penentuan visi dan misi, penyusunan program, serta penyusunan dokumen dan rencana
3537-3544 -
Mengurai Misteri Pertumbuhan: Memetakan Perkembangan Anak dengan Kebutuhan Khusus melalui Observasi yang Mendalam
Sri Sukatmi, Chandra Apriyansyah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4825 | Check in Google Scholar
Penelitian ini didasarkan pada pengembangan metode berdasarkan kondisi pembelajaran yang ada dan mencapai hasil pembelajaran yang diinginkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi metode asesmen perkembangan anak berkebutuhan khusus di kelas Satuan Pendidikan Anak Usia Dini Sejenis (SPS) Alam Atifa Bogor, Jawa Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan melibatkan tiga subjek penelitian, yaitu seorang anak autisme (SY), guru kelas, dan guru pendamping. Dalam penelitian ini, instrumen penelitian yang digunakan meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif melalui tahap pengumpulan, pengolahan, dan interpretasi data. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang asesmen perkembangan anak berkebutuhan khusus pada kalangan guru-guru pendidikan anak usia dini di Bogor.
3545-3557 -
Peran Literasi dan Read Aloud dalam Meningkatkan Keterampilan Bahasa Anak Usia Dini
Yessy Nur Endah Sary, Nur Hidah Ismaya Indah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4185 | Check in Google Scholar
Perkembangan bahasa anak usia dini sangat penting karena komunikasi yang berhasil dengan orang lain sangat penting untuk mengungkapkan perasaan dan pikiran seseorang. Penelitian ini menggunakan sampel 17 orang dan populasi 20 peserta PAUD untuk mengkaji dampak literasi dan membaca nyaring terhadap perkembangan kemampuan berbahasa pada anak usia dini. Kuesioner dengan analisis regresi linier berganda berfungsi sebagai alat studi. Koefisien determinasi yang diperoleh sebesar 72,6%, yang menjelaskan bagaimana literasi dan aktivitas yang melibatkan membaca nyaring berdampak pada keterampilan berbahasa. Menurut hasil uji hipotesis, membaca nyaring berdampak pada kemampuan berbahasa sedangkan kegiatan terkait literasi tidak. Penelitian ini menunjukkan bahwa dengan memberikan anak-anak buku yang menarik untuk dibaca, orang tua dapat didorong untuk membantu anak-anak mereka melatih kemampuan bahasa mereka. Selain itu, orang tua atau guru di sekolah dapat mendorong anak untuk membaca dengan suara keras sehingga mereka dapat mempertahankan informasi yang dibaca serta membangun kepercayaan diri mereka sehingga mereka dapat menyampaikan pikiran dan perasaan mereka saat berbicara kepada orang lain.
3558-3566 -
Neuroparenting Book Development: Stimulation of Children’s Brain Development
Maulidya Ulfah, Sekar Ayu Aryani, Maemonah Maemonah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4689 | Check in Google Scholar
This research aims to yield a neuroparenting book as the nurture model for stimulating children's development that is appropriate to be used by parents. The result of need analysis finds that parents are not yet optimal in stimulating the child’s development with various activities. Neuroparenting is a form of nurturing that optimizes the development of the brain. The methods used are the Research and Development 4-D model. The product is validated by experts and is trialed with 40 parents. The data gathering techniques are observation, questionnaires, interviews, and documentation. The analysis while disseminating the questionnaire was through descriptive analysis, and the product quality was through quantitative data analysis. The development of the book’s content includes nurture, child’s characteristics, positive upbringing, parents’ emotions, effective communication, child’s activities, health, and character building. This study shows that the result of the neuroparenting book is declared to be very appropriate to use, with the result from media experts at 84,67%, material experts at 84.33%, and language experts or linguists at 88,67%. Based on trials, this book has benefits for parents in order to increase the knowledge, attitudes and skills of the community in stimulating children's growth and development.
3567-3578 -
Faith Character Education: Children's Moral Reinforcement in the Latent Phase
Azwar Rahmat, Fathor Rozi, Faizatul Widat, Umi Kulsum, Anita Puspadewi (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4089 | Check in Google Scholar
The moral degradation of the nation's children is increasingly concerning. Fights and bullying often occur in the school environment. Therefore, the values of the character of faith are very important to be instilled from an early age. This study aims to analyze the innovations used in shaping the morale of early childhood at RA Baitul Muttaqin Glagah-Pakuniran through faith character education. This study uses a qualitative approach to the type of case study. The location of this research is RA Baitul Muttaqin Glagah-Pakuniran. Data collection was obtained through documentation observation and interviews. Data analysis was carried out in three stages, namely data reduction, data display and conclusions. The results of this study RA Baitul Muttaqin Glagah-Pakuniran in order to shape children's morals through faith character education by implementing several special activities, namely the habituation of memorizing thoyyibah sentences and short letters, friday fitri, habituation of the practice of ABAS prayers (Let's Learn to Pray) and habituation of reading prayers 'a and asma'ul husna. In carrying out this activity the school works closely with parents of students to continue to practice the habits that have been taught at home and to set a good example for their children at home. Instilling character education through some good habituation of faith can realize the goals of national education which are the noble ideals of the state to be devoted to God and not only develop cognitive aspects but affective and psychomotor aspects of children.
3579-3590 -
Persepsi Mahasiswa Pendidikan Dasar terhadap Gamifikasi dalam Pendidikan STEAM
Budiyono Budiyono, Wiryanto Wiryanto, Suprayitno Suprayitno, M. Gita Primaniarta (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4909 | Check in Google Scholar
Gamifikasi memberikan ruang pembelajaran baru dalam pendidikan STEAM terhadap para akademisi dan praktisi pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan persepsi dari kalangan pendidik terhadap gamifikasi pembelajaran sebagai kebutuhan yang diterapkan pada multidisiplin ilmu. Penelitian ini menerapkan metode kualitatif dengan analisis deskriptif. Alur penelitian yang dilakukan adalah penyebaran kuisoner, wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa pendidikan dasar dengan jumlah 13 responden. Hasil penelitian yang diungkapkan terdapat persetujuan tentang kebutuhan gamifikasi sebagai sebuah inovasi penerapan pendidikan STEAM. Tiga Elemen gamifikasi yang teridentifikasi dalam pendidikan STEAM dapat dilakukan dalam dengan menyesuaikan kompetensi guru dan karakteristik peserta didik. Jenis permainan yang menggunakan gamifikasi pembelajaran dalam pendidikan STEAM adalah dengan digitalisasi atau media pembelajaran konkrit. Upaya pengembangan bakat dan minat dapat diimplementasikan dengan rencana pembelajaran berbasis multidisiplin ilmu yang diterapkan pada permainan minecraft. Kebutuhan pembelajaran di era abad 21 menurut persepsi mahasiswa bidang pendidikan digitalisasi akan mendukung indeks kinerja utama perguruan tinggi.
3591-3603 -
Strategi Pengembangan Literasi Baca Tulis (Praliterasi) untuk Menunjang Pengetahuan Anak
Melindha Putri Nur Wahyuni, Darsinah Darsinah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4799 | Check in Google Scholar
Literasi baca tulis ini sangat penting dilakukan karena dapat menunjuang prestasi anak untuk mencapai kesusuksan di masa yang akan datang sehingga memerlukan strategi, oleh karena itu pengembangnnya perlu strategi yang tepat. Tujuan dari penelitian yaitu untuk mendeskripsikan strategi yang digunakan guru dalam mengembangkan literasi baca tulis untuk anak usia dini. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Objek penelitiannya adalah pengembangan literasi baca tulis pada anak usia dini. Subjek penelitian ini yaitu guru BA dengan menggunakan teknik purposive sampling yang jumlah partisipasinya sebanyak empat orang. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Data divalidasi dengan metode triagulasi teknik. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Hubermen dengan tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengembangan literasi di dalam kelas dengan menggunakan metode bermain, metode bercerita, sudut baca, menempel teks di dinding kelas, dan menggunakan buku jilid. Strategi di luar kelas yaitu berkujung ke perpustakaan daerah, menggunakan permainan tradisional, dan kerja sama dengan orang tua. Penggunaan strategi ini cukup efektif dilakukan.
3604-3617 -
Perbedaan Perilaku Prososial Anak Usia Dini ditinjau dari Jenis Kelamin
Juli Maini Sitepu, Widya Masitah, Mawaddah Nasution, Luthfia Permata Lukman Hasibuan (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4786 | Check in Google Scholar
Masih banyak terlihat anak di TK Siti Hajar yang belum terbentuk perilaku prososialnya terlihat dari kurangnya kemampuan berbagi anak, cuek terhadap temannya, mau menang sendiri, dan lebih cenderung suka bermain sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana perbedaan perilaku prososial anak antara anak laki-laki dan anak perempuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah subjek penelitian 40 orang anak yang terdiri dari 21 orang anak laki-laki dan 19 orang anak perempuan. Pengumpulan data yang dilakukan menggunakan angket perilaku prososial yang disusun berdasarkan indikator perilaku prososial anak usia dini. Angket diberikan kepada orang tua  siswa untuk menilai perilaku prososial anak mereka masing-masing. Angket yang terkumpul dianalisis menggunakan software SPSS versi 26. Dari hasil analisis statistik menggunakan SPSS diperoleh hasil signifikansi (2-tailed) perilaku sosial anak usia dini lebih besar daripada r table yaitu sebesar 0,361>0,05. Hasil ini menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara anak laki-laki dan anak perempuan dalam perilaku prososial. Hal ini disebabkan karena banyak faktor lain, seperti gaya pengasuhan asuh orang tua , teman sebaya, lingkungan sekolah, dukungan guru, dan karakter siswa sendiri.
3618-3626 -
The influencing of Inquiry-Based Learning on Science Conceptual Understanding in Terms of Primary School's Self-Efficacy
Mohamad Syarif Sumantri (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4618 | Check in Google Scholar
The purpose of learning science in primary school is to provide students the chance to authentically develop their curiosity, to learn how to ask questions and look for explanations to natural occurrences based on evidence, and to think scientifically. The study's objective was to examine how the inquiry-based learning model and the direct learning model affected the self-efficacy of primary school students to understand science courses. This study is a quasi-experimental one with a 2x2 factorial design. In this inquiry, the first phase in the data analysis method was the normality and homogeneity tests. A two-way ANOVA analytic technique is then used to test data that is homogeneous and regularly distributed. The research was conducted at Pondok Benda Primary School in South Tangerang, Banten, was the site of the study. The sample was made up of 111 pupils in the fourth-grade primary school (aged between 10 and 11). Two-way variance data analysis method was followed by the Tukey test at a significance level of 0.05. should use the Lilliefors test to determine whether the data are normal, and the Bartlett results to determine whether the data are homogeneous.
Â
3627-3638 -
Pengenalan Huruf Hijaiyah untuk Anak Usia Dini melalui Pengasuhan Informal di Indonesia
Imroatun Imroatun, Birru Muqdamien, Ilzamudin Ilzamudin, Muhajir Muhajir (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4534 | Check in Google Scholar
Dalam Kehidupan perkotaan masih ditemui pengasuhan informal melalui keluarga tetangga atau kerabat. Penelitian ini mengeksplorasi lebih dalam tentang pola pengenalan huruf hijaiyyah sebagai dasar pemahaman Quran bagi anak usia dini yang tinggal dalam pengasuhan informal di perkotaan. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam yang divalidasi melalui triangulasi perpanjangan waktu. Kesimpulannya, penghargaan terhadap pendidikan agama Islam dalam keluarga anak asuh maupun pengasuh informal di perkotaan memberikan dampak kepada intensitas dan frekwensi pengenalan huruf Hijaiyyah. Pengengenalannya cenderung mendukung apa yang diajarkan di sekolah namun dalam komunikasi kekeluargaan yang interpersonal. Maka disarankan pada keluarga pengasuh juga mendalami baca tulis Quran agar bisa mengenalkan Quran dengan lebih baik selain bekal kepengasuhan yang lebih memadai. Penelitian lanjutan pada ruang lingkup pendidikan masyarakat yang lebih luas karena bisa mendorong kebiasaan mereka dalam beribadah secara jamaah yang berdampak kepada kemahiran dalam pengenalan Quran bagi anak usia dini.
3639-3647 -
Penanaman Nilai Karakter Religius melalui Film Animasi Nussa dan Rara pada Anak Usia 5-6 Tahun
Nurhayati Nurhayati, Nurul Dinda Fadillah, Hesti Putri Setianingsih, Sri Usman (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4631 | Check in Google Scholar
Penanaman nilai karakter religius salah satu hal terpenting yang harus ditanamkan sejak dini, sebab nilai karakter religius menjadi bekal untuk masa depan anak. Karakter religius merupakan proses dalam mengubah nilai agama agar bisa tumbuh dan berkembang pada karakter individu dan menyatu sebagai perilaku seseorang. Tujuan penelitian penanaman nilai karakter religius melalui film animasi Nussa dan Rara. Metode yang digunakan  dalam penelitian yaitu kualitatif melalui wawancara, dokumentasi, dan pengamatan. Metode persentase digunakan sebagai teknik penganalisisan data. Penelitian di lakukan pada anak usia 5-6 tahun. Pada penelitian membuktikan terhadap penanaman nilai karakter religius, film animasi Nussa dan Rara memiliki pengaruh terhadap pembentukan karakter pada anak usia 5-6 tahun. Penanaman nilai karakter religius pada penelitian ini berupa aspek mengenal ciptaan tuhan, sopan santun, dan peduli lingkungan. Berdasarkan hasil rekapitulais observasi yang dilakukan diperoleh adanya peningkatan yakni seluruh aspek menunjukkan perkembangan yang meningkat sesuai tahapan perkembangan anak di setiap indikator penilaian guru
3648-3662 -
Partisipasi Orang Tua dalam Pendidikan Anak Usia Dini di Wilayah Pedesaan Indonesia
Pupun Suci Mulia, Euis Kurniati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4628 | Check in Google Scholar
Partispasi orang tua merupakan elemen krusial dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Pedesaan merupakan wilayah yang sering kali terabaikan dalam hal pembangunan, baik fisik maupun non-fisik sehingga berkontribusi terhadap disimilaritas pembangunan sektoral, salah satunya sektor pendidikan. Ketidakfahaman orang tua akan cara belajar anak usia dini menimbulkan ketimpangan perlakukan antara guru dan orang tua sehingga dapat menyebabkan ambiguitas pada anak dan dapat menghambat perkembangan mereka. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana dan faktor apa yang mempengaruhi partisipasi orang tua dalam PAUD di wilayah pedesaan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Hasil yang diperoleh penelitian ini : 1) Partisipasi orang tua yang paling dominan di wilayah pedesaan pada umumnya baru sebatas menyekolahkan anak dilembaga PAUD terdekat. 2) faktor yang mempengaruhi partisipasi orang tua dalam PAUD di wilayah pedesaan antara lain jarak geografis, sosialisasi, ketersediaan waktu, status ekonomi, tingkat pendidikan orang tua dan persepsi mereka tentang urgensi PAUD. Minimnya partisipasi orang tua dalam PAUD menjadi salah satu hambatan optimalisasai PAUD di wilayah pedesaan.
3663-3674 -
Evaluasi Peran Guru dalam Pembelajaran Bercerita Guna Mengembangkan Kemampuan Menyimak Anak Usia Dini
Tiara Khori Indiaswari, Sri Katoningsih (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4675 | Check in Google Scholar
Masa kanak-kanak atau usia dini merupakan masa emas (golden age), yang juga berarti masa peka (sensitive period) bagi anak untuk mendapatkan pengalaman yang berbeda bagi pertumbuhan dan perkembangannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode yang dipakai guru supaya anak dapat menyimak dengan baik selama pembelajaran, kendala yang dihadapi guru, dan untuk mengetahui bagaimana guru menjalin hubungan dengan anak guna meningkatkan mutu pembelajaran. Hal ini juga bertujuan sebagai bahan evaluasi  kepada guru untuk pembelajaran yang lebih baik. Peneliti menggunakan penelitian kualitatif. Responden penelitian ini terdiri dari dua orang guru yang menunjukkan bahwa metode bercerita dengan konsep yang berbeda berpengaruh terhadap keterampilan menyimak dan berbicara siswa. Hal ini tercermin dari kemampuan mendengar dan menyimak anak yang berubah dan meningkat secara positif dengan metode bercerita. Kesimpulan dari penerapan adalah penerapan metode cerita yang digunakan oleh pendidik sangat berperan dalam menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, dan dapat mempengaruhi kemampuan berbicara anak di Taman Kanak-Kanak.Â
3675-3683 -
The Urgency of Principal's Academic Supervision on PAUD Learning Management
Nurazila Sari, Erni Munastiwi (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.2360 | Check in Google Scholar
The Urgency of Principal's Academic Supervision on PAUD Learning Management
The purpose of this study was to see whether the principal of Annur Kids Kindergarten Pekanbaru had carried out academic supervision and what were the results of the academic supervision. This research is a qualitative research with the type of case study research. The strategy used is an interview by asking five "whys" questions. The importance of the principal's academic supervision on PAUD learning management can be seen from a case study conducted at Annur Kids Kindergarten Pekanbaru. Produce a statement that learning management activities can be carried out properly and directed if the principal carries out academic supervision on a regular basis. The principal of Annur Kids Pekanbaru Kindergarten conducts academic supervision twice a month. Conduct daily learning evaluations by monitoring directly after the teaching and learning process is complete. Students who achieve success in aspects of their development are based on the academic supervision of their school principal
3684-3691 -
Pengembangan Buku Cerita Bergambar Berbasis Kode QR Dengan Insersi Budaya Lokal
Lestari Christine Hura, Ahmad Samawi, Wuri Astuti (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.2791 | Check in Google Scholar
Era digitalisasi saat ini sangat mempengaruhi aspek sosial emosional anak, hal ini di akibatkan karena berkurangnya kesempatan belajar anak dengan lingkungan. Artikel ini bertujuan menghasilkan sumber belajar berupa buku cerita bergambar yang memanfaatkan budaya lokal untuk menstimulasi sosial emosional anak usia 5-6 tahun berbasis kode QR. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development dengan modifikasi model ADDIE. Penilaian produk melibatkan  ahli dan pengguna (Guru & Anak). Pengumpulan data validasi produk oleh ahli dan pengguna (Guru) menggunakan angket, sedangkan pengumpulan data pada uji coba produk yang dilaksanakan kepada 18 anak di KB & TK Lab UM pada tanggal 19 hingga 20 April 2022 menggunakan lembar observasi. Hasil uji validasi dan uji coba produk kemudian di analisis menggunakan analisis data kualitatif dan kuantitatif yang dikembangkan oleh Akbar. Hasil analisis menunjukkan bahwa produk yang dikembangkan mampu merangsang kegiatan belajar anak dalam menstimulasi sosial emosional melalui inovasi sumber belajar yang menarik, efektif dan efisien.
3692-3712 -
The Use of Smartphone Assisted Picture Word Inductive Models to Improve Basic Literacy
Asep Deni Gustiana, Rahman Rahman, Tatat Hartati, Nana Supriatna (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4690 | Check in Google Scholar
Basic literacy is highly needed to ease students’ understanding of a concept. Therefore, it is necessary to deliver an innovative teaching approach to enhance students’ basic literacy. This study aims to investigate the use of picture word inductive models with the help of smartphones to increase the basic literacy of elementary school students in grade one. This study employed a quantitative approach with quasi experimental methods a pretest-posttest control group design. The population of this study was grade one from elementary school in Bandung City. The sample of this study was two classes (experimental and control) from each school which were selected randomly. The number of samples was 113 consisting of 57 students in the experimental class and 56 people in the control class. To collect data, we used a basic literacy test and analyzed it by using a t-test. This study shows that the use of picture word inductive models with the help of a smartphone can improve basic literacy. The findings of this study are that picture word inductive models with the help of smartphones can facilitate students who have different reading and writing abilities.
3713-3726 -
Map of Thematic Learning at Elementary School in the Pandemic Period (Study at Jakarta, Depok, dan Tangerang Areas)
Suharsiwi Suharsiwi, Suradika Suradika, Fatma Nurmulia (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.3337 | Check in Google Scholar
The Implementation of online thematic learning during the Covid-19 pandemic created significant obstacles for teachers, students and parents. This research is focused on the implementation of thematic learning in elementary schools. This research is focused on the implementation of thematic learning in elementary schools in the DKI Jakarta, Depok, and Tangerang areas, with research sub-focus: 1) Teachers' understanding of implementing thematic learning in elementary schools, 2) Teacher obstacles in implementing thematic during a pandemic. Research using descriptive qualitative research. The survey was conducted on 48 teacher respondents, namely class I and II teachers in five schools in the Jakarta, Depok and Tangerang areas. Data collection was carried out through focus group discussions between researchers, teachers and school principals. The results showed that the teacher's constraints in carrying out thematic learning were teaching materials, time constraints, and when online learning was not optimal so that when offline they had to repeat lessons given online. The implication of this research is that it can provide information and knowledge for education practitioners in implementing ideal online learning and obstacles during the Covid-19 pandemic, so that it can be a way out if similar obstacles occur in the future.
3727-3736 -
Peningkatan Perilaku Prososial melalui Media : Studi Eksperimental
Lita Ariani, Ceria Hermina, Fikrie Fikrie (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.3644 | Check in Google Scholar
Perkembangan perilaku prososial anak terancam seiring dengan perkembangan teknologi informasi. Media audio visual yang mengandung konten kekerasan justru mengarahkan anak kepada perilaku agresif. Kompetensi sosial yang penting dimiliki oleh anak salah satunya adalah perilaku prososial. Selain berdampak negatif, konten media audio visual seharusnya dapat memunculkan dampak positif bagi perkembangan anak khususnya perkembangan perilaku prososial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat peningkatan perilaku prososial pada anak melalui pemberian video yang bermuatan perilaku prososial. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan desain kuasi eksperimen one grup Pretest-Postest Design. Populasi dalam Penelitian ini adalah siswa Sekolah Dasar Muhammadiah 09. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling. Jumlah subjek sebanyak 10 orang. Alat pengumpul data yang digunakan adalah Prosocial Behaviour Questionairre (PBQ). Pemberian perlakuan dilakukan sebanyak 4 kali setiap dua minggu. Durasi video selama 30 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan perilaku prososial sebelum dan sesudah pemberian video perilaku prososial.
3737-3744 -
Impresi Guru pada Penggunaan Media Digital dalam Pembelajaran Awal Bahasa Inggris Anak Usia Prasekolah
Yesi Novitasari, Siti Fadillah, Azlin Atika Putri (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4619 | Check in Google Scholar
Belakangan ini bahasa Inggris telah banyak menyentuh dan tidak jarang dijadikan program unggulan pada suatu Lembaga PAUD. Sehingga dalam pembelajarannya membutuhkan inovasi-inovasi media yang diselaraskan dengan kemajuan zaman serta karakteristik anak usia prasekolah. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui impresi guru pada pemanfaatan media pembelajaran digital dalam pengajaran awal bahasa inggris pada anak usia prasekolah. Adapun jenis riset ini merupakan deskriptif kuantitatif dengan sampel penelitian guru PAUD di Kecamatan Rumbai Kota Pekanbaru berjumlah 36 orang yang ditentukan melalui teknik total sampling. Hasil penelitian menjelaskan bahwa impresi guru pada penggunaan media pembelajaran digital dalam pengajaran awal bahasa inggris anak usia prasekolah berada dalam kategori baik. Dengan kata lain meskipun kemampuan guru dalam menggunakan perangkat digital untuk kegiatan pembelajaran masih cukup rendah, namun guru memandang media digital ini berpotensi meningkatkan minat dan motivasi belajar anak, selain itu juga bermanfaat dalam menstimulasi pengetahuan dan keterampilan anak usia prasekolah. Oleh karenanya, berdasarkan hasil penelitian ini juga diperlukan tindak lanjut berbentuk pelatihan literasi digital untuk guru PAUD di Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, dalam pembelajaran anak usia prasekolah khususnya bahasa inggris awal.
3745-3754 -
Efektivitas Metode Storytelling Menggunakan Hasil Karya untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Anak usia Dini
Sudarti Sudarti, Yuniarti Yuniarti, Kristina Yulita (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4593 | Check in Google Scholar
Salah satu aspek penting dalam perkembangan anak adalah aspek perkembangan bahasa. Berbicara merupakan bentuk bahasa ekspresif, upaya pengembangan nya dapat melalui metode bercerita. Metode bercerita menggunakan hasil karya adalah alternatif untuk menjadikan pembelajaran lebih bermakna. Riset berikut bertujuan guna mengetahui  efektivitas metode bercerita menggunakan hasil karya untuk meningkatkan kemampuan berbicara anak usia 5-6 tahun. Peneliti memakai jenis riset kuantitatif serta rancangan one group pre-test and post-test design, dengan sampel sejumlah 17 anak. Teknik Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis menggunakan uji paired sample t test dan program SPSS versi 22. Hasil pre-test dan post-test dengan taraf signifikansi alfa 5% didapatkan nilai t hitung sebesar -13,741 dengan nilai pÂÂ-value sebesar 0,000 yang kurang dari alfa sebesar 0,05. keputusan yang dapat diambil adalah tolak Ho dan terima Ha, artinya terdapat efektivitas dari metode bercerita menggunakan hasil karya terhadap kemampuan berbicara anak.
3755-3763 -
Increasing Interest in Early Childhood Learning in North Tapanuli through the Implementation of the Adiwiyata School Concept
Endang Junita Sinaga, Hisardo Sitorus, Ledyana Dwi Mei Situngkir, Winarti Agustina (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.3707 | Check in Google Scholar
In learning, interest from every child is needed so that they can absorb and understand every material presented by the teacher. However, in reality, children's interest in learning is often erratic, so their concentration is not focused. The purpose of this study was to determine the implementation of the Adiwiyata school concept for early childhood to increase the learning interests in 10 kindergartens throughout North Tapanuli Regency, with similar problems. The implementation of Adiwiyata was predicted incresing interest of early childhood in learning. This research was conducted in all kindergarten schools in North Tapanuli Regency which was carried out from April to October 2022 and used a mixed method approach, which is a mixture of qualitative and quantitative. Based on research that has been carried out in the field, the implementation of the adiwiyata school concept in North Tapanuli Regency Kindergarten is relatively good. This is based on the average value (mean) of the implementation of the adiwiyata school concept in the high category. Meanwhile, all students have a high interest in learning. Through this research, it is hoped that ECCE educators and education staff will make new innovations in the environment so that they can get the concept of adiwiyata to be achieved optimally
3764-3770 -
Strategi Butterfly dan Pemecahan Masalah Matematika Siswa
Kiki Khairuni, Rora Rizky Wandini (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4577 | Check in Google Scholar
Strategi pembelajaran menjadi tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi dampak dari metode kupu-kupu kepada kemampuan siswa dalam memecahkan masalah matematika termasuk materi pecahan saat mereka duduk di bangku sekolah dasar. Menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain untuk kelompok kontrol nonequivalent. Subyek penelitian siswa kelas 2. Pendekatan penelitian ini memanfaatkan banyak pendekatan pengumpulan data, diantaranya. Statistik non parametrik digunakan sebagai metode analisis data dalam penelitian ini. yaitu uji Wilcoxon dan Mann Whitney yang dilakukan dengan IBM SPSS Statistics versi 18. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil uji Wilcoxon dan uji Mann Whitney menunjukkan nilai signifikansi Ha: diterima dan Ho: ditolak artinya terdapat pengaruh strategi kupu-kupu terhadap pemecahan masalah matematika siswa. Dengan demikian, strategi kupu-kupu dapat dijadikan sebagai alternative strategi pembelajaran bagi guru matematika dalam meningkatkan kemampuan siswa.
3771-3780 -
Internalisasi Nilai-Nilai Nasionalisme Anak Usia Dini pada Lembaga PAUD Berbasis Islam
Henny Henny, Kadar Risman (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4694 | Check in Google Scholar
Pembelajaran nasionalisme pada anak usia dini dalam studi pendahuluan di lembaga-lembaga paud berbasis Islam belum terinternalisasi dengan baik. Pembelajaran nasionalisme pada anak usia ini mengajarkan anak tentang rasa bangga terhadap identitas nasional, memupuk sikap inklusif, toleransi, kerjasama, tolong-menolong, sejak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran Nasionalisme anak usia dini pada lembaga-lembaga paud di Kota Baubau. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan participatory. Data-data dikumpulkan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang telah dikumpulkan selanjutnya dianalisis melalui teknik reduksi, display dan verifikasi untuk mendapatkan kesimpulan yang baik. Hasil penelitian dapat dideskripsikan bahwa internalisasi nilai-nilai nasionalisme dalam proses pembelajaran di Lembaga PAUD berbasis Islam dilakukan dengan kegiatan variatif seperti mewarnai, menggunting, menempel, main peran, bercerita, kolase, mencap, finger painting dan kegiatan bernyanyi gerak lagu. Penelitian ini dapat menjadi acuan teoritis dan praktis lembaga PAUD berbasis Islam dalam mengembangkan metode pembelajarannya dalam menginternalisasi nilai-nilai nasionalisme sejak usia dini.
Â3781-3798 -
Pola Asah, Asih, Asuh dalam Implementasi Pembelajaran Seni Tari Wura Bongi Monca
Ikhwan Ikhwan, Joko Pamungkas (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.3582 | Check in Google Scholar
Pendidikan dalam konteks budaya diajarkan pada anak sejak usia dini sebagai salah satu muatan lokal bahkan menjadi kegiatan wajib. PAUD Bintang Ranggasolo meyakini bahwa pengenalan budaya lokal harus dilakukan dan memiliki banyak cara untuk mengenalkan budaya. Salah satu tarian yang diajarkan pada lembaga yaitu tarian Wura Bongi Monca. Pelaksanaan kegiatan tari Wura Bongi Monca terdapat kaitan dengan visi lembaga yaitu aspek asah, asuh, dan asih. Penelitian mengguanakan dengan pendekatan data kualitatif. Sumber responden 2 guru dan 1 orang kepala sekolah. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Triangulasi data penelitian menggunakan teknik analisis data kualitatif, yaitu reduksi pada data, penyajian pada data, dan kesimpulan. Pada pola asuh memiliki arti di tarian tersebut yaitu menghormati kedatangan tamu dengan maksud sebagai penghormatan dan penyambungan silahturahmi. Pola asah memiliki gerakan dari kelenturan tangan dan kepala serta ketukan pada kaki. Pola asih yaitu menyadari akan tarian tradisional yang perlu dilestarikan.
3799-3808 -
The Rotating Roles Method as a Determinant of the Social Development of Early Age Students
Yennizar N, Novi Susanti, Fathor Rozi, Wasilatun Nofiyah, Eny Noer Ainy (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4090 | Check in Google Scholar
Teachers as learning movers are often still having difficulties and are less successful in attracting students' attention to learning and freezing students' roles and social development. Some of the factors that cause the failure of students' social development include the lack of innovation and teacher competency in each lesson. This study aims to determine the form of activities that are applied by the teacher in the rotating roles method to develop students' social competence. This study uses a qualitative approach to the type of case study. This research is located in RA. Misbahul Islam Sogaan Pakuniran. Collecting data in this study used interview techniques with school principals, homeroom teachers for grades A and B, observation, and documentation. The data analysis used is data reduction, data presentation and conclusion. The results of the study mentioned RA. Misbahul Islam Sogaan Pakuniran in applying the rotating roles method was able to develop the social skills of his students effectively, such as being empathetic, sympathetic, happy, independent, cooperative, and easy to socialize with his friends. The rotating roles learning method is modified into 3 stages in practice, consisting of forming student learning formations as the opening stage, demonstrating the student's role as the core stage, and reflecting on the student's role.
3809-3818 -
Pengembangan Instrumen Kemampuan Berpikir Matematika dalam Perkembangan Kognitif anak usia dini
Feri Faila Sufa, Ch. Evy Tri Widyahening (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.3646 | Check in Google Scholar
Assesmen tentang kemampuan berpikir matematika pada anak usia dini sangat dibutuhkan untuk mengetahui kemampuan kognitif anak. Konsep berpikir matematika anak dapat digunakan untuk mengetahui kemampuan menganalisa dan memecahkan masalah. Tujuan artikel ini untuk mengembangkan instrumen Berpikir Konsep Matematika melalui kemampuan berpikir tingkat tinggi melalui studi RnD oleh Borg & Gall yang dimodifikasi. menjadi 3 tahap.  Pertama adalah penyusunan konsep variabel yang akan di ukur hingga menyusun kisi-kisi instrumen yang disesuaikan dengan indikator perilaku. Kedua, melakukan validasi isi kepada ahli bahasa, psikologi, evaluasi pendidikan, matematika dan praktisi; Ketiga, melakukan validasi konstruk untuk mendapatkan konsistensi internal dengan batas nilai > 0,3 pada masing-masing butir dengan menggunakan analisis product moment dan melakukan uji coba kelayakan dan Instrument ini di katakan valid untuk mengasesmen kemampuan berpikir matematika pada anak usia dini. Instrumen ini adalah instrumen observasi, dengan analisis interrater reliability adalah 0,932 yang signifikan.
3819-3830 -
Glocalization in International Early Childhood Islamic Education
Eliyyil Akbar, Abdul Rahman Assegaf, Muqowim Muqowim, Irfan Tamwifi, Zulkarnain Zulkarnain (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.3623 | Check in Google Scholar
The diversity of tribes and nations is a necessity of creation, because God Almighty sent his people to learn to live in harmony. The diversity of world culture is shown through the educational process so that it is able to meet the needs of students who do not eliminate local cultural values which is called glocalization. The importance of glocalization is to observe the rise of internal and external intolerance in the name of religion on a local and global scale which has caused divisions from various parties. This research is to find out the criteria and objectives of glocalization of international early childhood Islamic education. This paper aims to explain glocalization in the world of International Early Childhood Islamic Education. This study uses a qualitative phenomenological approach. Data collection techniques using observation, interviews, and documentation. Determination of the source sample by purposive sampling with certain criteria that meet the data needs. Data analysis uses the Miles and Huberman model with data collection, data reduction, data presentation as well as conclusion and verification. These findings indicate that the criteria for glocalization of international Islamic education at the Islamic International School PSM Magetan Indonesia are bi'ah Islamiyah, the language of instruction is English, using international branding. The goal of glocalization of international standard PAUD at the Islamic International School PSM Magetan is to improve spiritual, emotional, intellectual, foster an international spirit without eliminating the spirit of nationalism.
3831-3839 -
Analisis Penyebab Kejadian Stunting pada Anak Usia Dini
Sairah Sairah, Marizha Nurcahyani, Andy Chandra (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4717 | Check in Google Scholar
Data Riset Kesehatan Dasar tahun 2018 mengungkapkan bahwa Indonesia berada pada peringkat kelima dan keempat tertinggi dunia mengenai angka wasting dan stunting. Penyebab stunting antara lain akibat terbatasnya akses terhadap makanan bergizi yang disebabkan karena faktor ekonomi maupun pengetahuan. Penelitian ini bertujuan menganalisis lebih mendalam mengenai penyebab terjadinya stunting. Jenis metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan mengumpulkan data melalui kunjungan kepada informan. Teknik pengumpulan data adalah wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat percaya bahwa faktor genetik memiliki peranan penting dalam penyebab stunting dengan persentase 85%. Selain itu, 68% menyatakan adanya pengaruh ketidakstabilan ekonomi keluarga untuk kemampuan membeli makanan bergizi secara teratur dan 72% tingkat pendidikan dan pengetahuan tentang gizi dapat mempengaruhi keputusan dan perilaku yang berhubungan dengan pemberian makanan. Rekomendasi hasil penelitian adalah agar masyarakat meningkatkan pengetahuan tentang Stunting dan pentingnya menjaga kualitas gizi makanan.
3840-3849 -
Peran Pengasuhan Otoritatif Ayah Membentuk Kemandirian pada Anak Prasekolah Usia 4-6 Tahun
Nur Diana Cholidah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.3596 | Check in Google Scholar
Dalam penelitian ini, ayah profesional terbukti memiliki gaya pengasuhan yang memengaruhi rasa otonomi anak-anak mereka. Salah satu tujuan pendidikan karakter adalah berkembangnya kemandirian berpikir dan bertindak. Melindungi kemandirian anak sejak usia dini dapat memungkinkan anak untuk melakukan tugas sehari-hari yang sederhana sementara ayah sedang bekerja, yang sangat membantu bagi ayah yang bekerja. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif untuk menguji pengaruh ayah angkat terhadap perkembangan rasa kemandirian anak. Tiga ayah profesional dan anak usia prasekolah dan taman kanak-kanak mereka berpartisipasi dalam penelitian ini. menggunakan wawancara mendalam sebagai alat pengumpulan data dan teknik analisis Milles dan Huberman untuk analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman ayah dalam mengasuh anak memiliki kemampuan untuk membentuk kemandirian dengan menggunakan model peran orang tua, memberikan suri tauladan, dan melatih anak dalam aktivitas anak, kemampuan mandiri dan mempermudah aktivitas anak sehari-hari. kegiatan untuk memenuhi kebutuhannya.
3850-3862 -
Eksistensi Storytelling Berbasis Cerita Rakyat sebagai Upaya Menumbuhkan Karakter Kepedulian Sosial Anak
Henita Retnasari, Aristiana Prihatining Rahayu, Nina Veronica, Wahono Wahono (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.3660 | Check in Google Scholar
Tujuan penelitian ini untuk menganalisis perubahan sikap anak berusia 5-6 tahun sebelum dan sesudah dilakukan storytelling. Jenis penelitian berupa penelitian kualitatif yang mengaplikasikan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dengan mengaplikasikan: tehnik observasi, wawancara beserta dokumentasi. Observasi terhadap aktivitas anak yang berjumlah 11 anak. Dari hasil penelitian terlihat anak cenderung antusias serta mendalami hal yang dikisahkan, rasa ingin tahu anak mengalami peningkatan, serta anak dapat menyesuaikan diri dengan temannya. Beberapa cerita rakyat yang disampaikan kepada anak sudah disederhanakan oleh guru agar isi cerita lebih ringkas dan mudah dipahami anak. Perubahan perilaku yang terlihat anak yang awalnya masih acuh dengan temannya setelah diberikan treatment storytelling anak mulai menunjukkan sikap tolong menolong, saling memberi, serta berkerja sama dengan teman. Nilai karakter kepedulian sosial dapat diperoleh dari kegiatan pembiasaan yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari anak usia 5-6 tahun seperti bersedekah, berbagi dengan teman, mengajak anak bertanggung jawab, kerjasama dengan anak, bermain bersama teman. Karakter kasih sayang, tanggung jawab dan tolong menolong juga bisa dipupuk dari rumah.
3863-3874


