- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Pengenalan Huruf Hijaiyah untuk Anak Usia Dini melalui Pengasuhan Informal di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i3.4534Keywords:
pengenalan Quran anak usia dini pengasuhan informalAbstract
Dalam Kehidupan perkotaan masih ditemui pengasuhan informal melalui keluarga tetangga atau kerabat. Penelitian ini mengeksplorasi lebih dalam tentang pola pengenalan huruf hijaiyyah sebagai dasar pemahaman Quran bagi anak usia dini yang tinggal dalam pengasuhan informal di perkotaan. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam yang divalidasi melalui triangulasi perpanjangan waktu. Kesimpulannya, penghargaan terhadap pendidikan agama Islam dalam keluarga anak asuh maupun pengasuh informal di perkotaan memberikan dampak kepada intensitas dan frekwensi pengenalan huruf Hijaiyyah. Pengengenalannya cenderung mendukung apa yang diajarkan di sekolah namun dalam komunikasi kekeluargaan yang interpersonal. Maka disarankan pada keluarga pengasuh juga mendalami baca tulis Quran agar bisa mengenalkan Quran dengan lebih baik selain bekal kepengasuhan yang lebih memadai. Penelitian lanjutan pada ruang lingkup pendidikan masyarakat yang lebih luas karena bisa mendorong kebiasaan mereka dalam beribadah secara jamaah yang berdampak kepada kemahiran dalam pengenalan Quran bagi anak usia dini.
Downloads
References
Aziz, A., Niswah, S. K., & Ibrahim, F. M. A. (2021). Acquisition Of Arabic As A Second Language In Early Children In Islamic Kindergarten. Arabiyat : Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Kebahasaaraban, 8(2), 157–168. https://doi.org/10.15408/A.V8I2.20595
Bensaid, B. (2021). An overview of muslim spiritual parenting. Religions, 12(12). https://doi.org/10.3390/REL12121057
Chaer, A., & Agustina, L. (2004). Sosiolinguistik: Perkenalan Awal. Rineka Cipta.
Devito, J. A. (2014). The interpersonal communication book. Pearson.
Halijah, S., Kristiana, D., & Fadlillah, M. (2019). Implementasi Program Pengasuhan Di BA ‘Aisyiyah Ronowijayan Siman Ponorogo. Edupedia, 3(1), 1–7. https://doi.org/10.24269/ED.V3I1.230
Hanafi, M., Jumiatmoko, Muhammad, F., Wiyono, N., & Ardyanto, T. D. (2021). Quran memorization and early childhood development: a case-control with neuroscience approach. Bali Medical Journal, 10(2), 697–700. https://doi.org/10.15562/BMJ.V10I2.2265
Handayani, M. (2016). Peran Komunikasi Antarpribadi Dalam Keluarga Untuk Menumbuhkan Karakter Anak Usia Dini. Jurnal Ilmiah Visi, 11(1), 57–64. https://doi.org/10.21009/JIV.1101.8
Herma, T., Kusyairy, U., & Rusdi, M. T. (2020). Analisis Penerapan Metode Tabarak Menghafal Al-Qur’an Juz 30 Di Sekolah Tahfidz Al-Husna Balita Dan Anak Makassar. Nanakeke: Indonesian Journal of Early Childhood Education, 3(1), 37–48. https://doi.org/10.24252/nananeke.v3i1.14332
Huliyah, M. (2020). Pembentukan Karakter Melalui Optimalisasi Tahfizul Qur’an Di Sekolah Dasar Tahfizul Qur’an (SDTQ) Al-Azka Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang. el -Buhuth: Borneo Journal Islmic Studies, 2(2), 107–120. https://doi.org/10.21093/el-buhuth.v2i2.2314
Humam, A. (2000). Buku Iqro’ Cara Cepat Belajar Membaca Al-Qur’an edisi Revisi jilid 1-6. Yogyakarta: Balai Litbang LPTQ Nasional Team Tadarus AMM.
Hunainah, Imroatun, Riswanto, D., & Hayati. (2021). Introduction to Hijaiyah Letters through Tilawati Method to Students Aged 5-6. Indonesian Journal of Early Childhood Education Studies, 10(2), 119–127. https://doi.org/10.15294/ijeces.v10i2.44733
ILO. (2015). Pengasuhan anak berbasis masyarakat manual pelatihan. In Free.
Imroatun, I. (2017). Pembelajaran Huruf Hijaiyah bagi Anak Usia Dini. Proceedings of The 2nd Annual Conference on Islamic Early Childhood Education, 175–188.
Imroatun, I., Hunainah, H., Rukhiyah, Y., & Apipah, I. (2021). Perbedaan Tingkat Pengenalan Huruf Hijaiyyah melalui Metode Iqro pada Anak Kelas A Taman Kanak-Kanak. Al-Mudarris (Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam), 4(1), 23–40. https://doi.org/10.23971/mdr.v4i1.2975
Khaerunnisa, L., Suhardini, A. D., & Khambali, K. (2020). Analisis Pengelolaan Program Pengenalan dan Hafalan Al-Quran pada Anak Usia Dini di Daycare Syakira Katapang Bandung. Prosiding Pendidikan Guru PAUD, 0(0), 143–148. https://doi.org/10.29313/.V0I0.21121
Koussy, A. A. El. (2008). Islam’s Qur’anic Schools. The UNESCO Courier, August, 26–28.
Otto, B. (2010). Language Development in Early Childhood Education (3 ed.). Prenadamedia Grup .
Putri, N. (2013). Bi’Ah ‘Arabiyah. Al-Ta lim Journal, 20(2), 407–413. https://doi.org/10.15548/jt.v20i2.37
Rusdiah, & Nasyafia, D. (2021). Penerapan Penghafalan Al-Qur’an Untuk Anak Usia Dini: Studi Kasus Pada Orang Tua Yang Berstatus Sebagai Anggota Jamaah Tabligh Kota Banjarmasin. Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam , 11(1), 95–103. https://doi.org/10.18592/jtipai.v11i1.6144
Santrock, J. W. (2007). Child Development (M. Rachmawati & A. Kuswanti (penerj.); 11 ed.). Erlangga.
Sari, D. R., & Ismaniar. (2020). Profil Pengasuhan Orangtua Keluarga Penghafal Al-Qur’an (Studi Kasus di Keluarga X Jorong Kayu Manang). Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development, 3(1), 296–304. https://doi.org/10.31933/rrj.v3i1.357
Sholeh, N. S. M., & Suhendi, H. (2021). Pola Asuh Orang Tua Membentuk Anak Cinta Al-Quran melalui Hafalan Al-Quran Sejak Usia Dini. Aulad: Journal on Early Childhood, 4(1), 53–58. https://doi.org/10.31004/aulad.v4i1.95
Sirajuddin. (2000). Seni Kaligrafi Islam. Remaja Rosdakarya.
Sudjana, N., & Rivai, A. (2011). Media Pengajaran. Sinar Baru Algensindo.
Supriadi, U., & Rahmat, M. (2002). Percepatan Ketrampilan Membaca Al-Qur’an Di Sekolah Melalui Metode Bil-Hikmah. Jurnal Penelitian Pendidikan Tahun 2 Nomor, 2(2). http://jurnal.upi.edu/abmas/view/571
Supriyadi, T., & Julia, J. (2019). The problem of students in reading the Quran: A reflective-critical treatment through action research. International Journal of Instruction, 12(1), 311–326. https://doi.org/10.29333/iji.2019.12121a
Vygotsky, L. S. (2000). Educational psychology. (R. Silverman (penerj.)). St. Lucie Press. https://doi.org/10.1146/annurev.ps.13.020162.002103
W.Creswell, J., & Poth, C. N. (2018). Qualitative Inquiry and ResearchDesign: Choosing Among Five Tradition (4 ed.). SAGE Publications, Inc.
Yanti, D., & ‘Afuw, N. F. Al. (2022). Smart Parenting Dalam Mengasah Hafalan Al-Quran Anak Usia Dini. E-Jurnal Aksioma Al-Asas, 3(1). https://doi.org/10.55171/jaa.v3i1.640


