Vol. 8 No. 2 (2024)
Total Articles: 20 | Total Pages: 224
Issue Coverage: 60 Author(s) from 1 Country(s)
Indonesia (60)
Full Issue
Articles
-
Strategi Pembelajaran Literasi Emergen pada PAUD
Yeni Yulianti, Umar Sidik (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v8i2.5388 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk menemukan dan mendeskripsikan praktik-praktik baik dalam pembelajaran literasi emergen (anak usia dini), khususnya baca-tulis. Temuan praktik-praktik baik itu mengahasilkan sebuah rumusan strategi pembelajaran literasi baca-tulis pada pendidikan anak usia dini (PAUD). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi nonpartisipan dan partisipan, dokumentasi, perekaman, pencatatan, dan interviu mendalam. Analisis data dilakukan dengan teknik (a) reduksi data, yaitu penggolongan dan penyortiran data; (b) displai data, yaitu penyajian untuk menyistematiskan data; (c) penarikan simpulan dan verifikasi, yaitu menentukan makna data dari pola hubungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran literasi emergen pada PAUD/TK pelakasanaannya belum terstruktur dengan baik. Pembelajaran literasi emergen pada PAUD ialah diorientasikan dalam pengembangan kognisi, efeksi, dan psikomotor anak yang terkait dengan baca-tulis. Model pembelajaran literasi emergen di PAUD dengan dengan read aloud dan story reading yang dikemas dalam suasana bermain sangat ideal untuk dilakukan.
235-244 -
Upaya Meningkatkan Perkembangan Motorik Kasar Anak Prasekolah melalui Permainan Lempar Tangkap Bola Kecil
Gunawan Gunawan, Masna Masna, I Putu Suwika, Zakiyyatul Imamah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v8i2.5393 | Check in Google Scholar
Aktif secara fisik memainkan peran dalam perkembangan fisik anak. Meskipun ada banyak bukti hubungan positif antara aktivitas fisik dan keterampilan motorik pada anak. Bagaimana aktivitas fisik yang seharusnya dilaksanakan untuk meningkatkan perkembangan keterampilan motorik kasar secara optimal masih kurang jelas. Penelitian ini bertujuan untuk melihat efektivitas permainan lempar tangkap bola kecil terhadap perkembangan motorik kasar anak prasekolah. Desain penelitian pre eksperimen dengan the one group pre test-post test, sampel penelitian anak prasekolah usia 4-6 tahun. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan uji coba dengan analisis data menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menujukan, terdapat peningkatan perkembangan keterampilan motorik kasar antara sebelum dan sesudah diberikan perlakuan. Kesimpulannya, pemberian permainan lempar tangkap bola kecil secara rutin melalui pembelajaran memberikan pengaruh terhadap perkembangan motorik kasar anak prasekolah. Hasil penelitian ini menambah pengetahuan guru dan orang tua murid akan pentingnya permainan lempar tangkap bola kecil terhadap peningkatan kemampuan motorik kasar anak prasekolah.
Â245-254 -
Fostering Child Empowerment Through English Language Competency in Speaking Skills
Marudut Bernadtua Simanjuntak (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v8i2.5400 | Check in Google Scholar
This research delves into the intricate relationship between English language competency, specifically in speaking skills, and the empowerment of young learners within the context of early childhood education. Combining descriptive qualitative research with an extensive literature review, the study elucidates the profound implications of language proficiency on child empowerment. The research employs a methodology involving in-depth interviews, systematic classroom observations, and content analysis. Subjects comprise young learners in early childhood education, with a focus on their English language proficiency in speaking. Data collection includes semi-structured interviews with educators, parents, and learners, alongside literature review findings. The outcomes reveal that language proficiency functions as a transformative tool, fostering self-confidence, self-expression, and active learning participation. Proficient speakers exhibit enhanced agency and autonomy, equipping them with cognitive tools for academic success and global navigation. Disparities in language competency and empowerment among young learners are identified, necessitating inclusive educational practices and targeted support. This research underscores educators' pivotal role, alongside engaged parents and inclusive curriculum design, in fostering language proficiency as a means of empowering children in early education. The study contributes to a holistic understanding of language's role in shaping the foundations of empowered, lifelong learners.
Â255-264 -
Pengaruh Metode Bercerita terhadap Peningkatan Kemampuan Literasi Sosial dan Finansial Anak Usia Dini
Dzikra Fadillah Alfarizka, Evi Selva Nirwana (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v8i2.5441 | Check in Google Scholar
Tujuannya adalah untuk menanamkan kepekaan sosial terhadap anak agar anak dapat bersosialisasi dengan baik terhadap teman sebaya, adik, dan orang yang lebih tua darinya selain itu juga diharapkan anak dapat menerapkan hidup hemat sejak dini dan dapat memilih antara kebutuhan dan keinginan anak. Adapun tujuan penelitian ini yaitu melihat apakah terdapat pengaruh metode bercerita yang di terapkan oleh guru terhadap perkembangan kemampuan literasi sosial dan finansial anak usia dini. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 21 orang anak yang di TK Aisyiyah VII Kota Bengkulu. Pengumpulan data menggunakan tes penilaian, observasi dan dokumentasi. Analisa data kuantitatif menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara metode bercerita terhadap kemampuan literasi sosial dan finansial anak usia dini. Kemampuan literasi sosial dan finansial anak usia dini yang ditingkatkan dalam penelitian ini melalui buku cerita yaitu, tolong menolong, gotong royong, kerja sama, hidup hemat, suka berbagi, dan mengenal antara kebutuhan dan keinginan.
265-271 -
Implementation of Early Childhood Mathematics Learning at PAUDQU Al-Anshor
Marina Trie Ramadhany Gunawan, Ajeng Teni Nur Afriliani, Dwi Anisak Nurul Fitri, Neng Awalia Farida, Fitria Nur Awaliyah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v8i2.5455 | Check in Google Scholar
The introduction of learning mathematics is an important part of early childhood. Mathematics is closely related to human daily life. So that children must be introduced from an early age so that they have adequate mathematical skills in carrying out life in the future. In the field itself, there are many activities to introduce mathematics in early childhood, dominated by calistung activities which are drills and paper pencil tests. The school environment is a place for educators to provide meaningful mathematics learning. Learning mathematics for early childhood should be introduced to various and fun methods. This study uses a type of qualitative research. The study involved 4 teachers and 15 students from groups A and B at PAUDQU Al-Anshor. The results of the study show that the application of early childhood mathematics learning in PAUDQU Al-Anshor does not only use drills and paper pencil tests, but is balanced with various other game activities that can refer to learning mathematics.272-278 -
Perkembangan Kapabilitas Afektif AUD melalui Permainan Tradisional
Sovieti Sovieti, Mahdum Mahdum, Rita Rita, Daeng Daeng, Euis Euis, Hadriana Hadriana (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v8i2.5525 | Check in Google Scholar
Kajian ini menjelaskan dampak permainan tradisional terhadap perkembangan kapabilitas afektif pada anak usia dini. Permainan yang dilakukan anak bersama-sama itu merupakan aktivitas yang membahagiakan dan menyenangkan. Proses transfer ilmu melalui bermain memberikan anak kesempatan belajar secara alami, keceriaan dalam proses main-main mampu menciptakan energi yang luar biasa. Dalam permainan rangkaian kepandaian disesuaikan dengan tingkah laku peserta didik. Kajian ini merupakan kajian scientifik. Fokus kajian merupakan peserta didik usia dini sebanyak 25 orang melalui permainan tradisional congklak dan permainan tali ma ma se. Akumulasi bahan kajian dikerjakan melalui eksplorasi, wawancara serta pengarsipan. Berlandaskan kajian, diperoleh konklusi bahwa permainan tradisional berdampak posistif terhadap kapabilitas afektif anak usia dini. Hal ini berlandaskan reaksi telaah kajian melalui uji t didapati pada uji regresi konvensional, membentuk t hitung = 3,754 meskipun t tabel = 2,068 bersama kualitas perolehan α=0,049 dan dk= 22,9.
279-292 -
Positive Parenting Styles in Educating Alpha-Generation Children in the Industrial Revolution 4.0 Era
Iis Sintiani, Nur Faizah Romadona (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v8i2.5689 | Check in Google Scholar
An intangible piece of gold can be beautiful if it is carved by an expert carver, and young children will become good individuals who grow and develop well shall their parents are knowledgeable about good parenting patterns. The alpha generation comprises individuals born in 2013 and above. This generation faces the Industrial Revolution 4.0 era, in which such a revolution is a phenomenon collaborating cyber and automatization technologies, meaning that all things are applied using technologies that reduce human involvement in the process. Parents should understand parenting style in educating alpha-generation children facing the Industrial Revolution 4.0 era. This parenting style is definitely different than parenting styles of previous generations. Therefore, the study aimed to understand a good parenting style for alpha-generation children in encountering the Industrial Revolution 4.0 era. The study method was systematic review, where researchers documented and processed various sources, such as articles, books, and documents concerning positive parenting styles in educating the alpha generation and facing the Industrial Revolution 4.0 era.
293-302 -
Persepsi Pendidik tentang Pembelajaran Sosial Emosional Anak Usia Dini
Sri Nurhayati Selian, Hanna Amalia (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v8i2.5192 | Check in Google Scholar
Anak usia dini adalah waktu yang ideal bagi anak untuk belajar dan memahami emosi besar mereka, seperti senang, marah, khawatir, bangga, sedih, takut, cemburu, malu. Perilaku yang suka mengamuk dan perubahan suasana hati yang ekstrem dapat ditangani ketika anak diajari cara mengontrol emosi tersebut. Mengajari anak-anak untuk memahami mengapa mereka merasakan perasaan sedih, marah dan senang sangatlah diperlukan agar anak dapat mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan untuk mengendalikan emosi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi guru PAUD tentang kegiatan pembelajaran yang dapat membantu mengembangkan aspek sosial-emosional anak usia dini. Metode penelitian ini menggunakan studi kasus kualitatif. Subyek penelitian 15 guru dan teknik pengumpulan data dengan wawancara serta dokumentasi. Hasil penelitian menghasilkan 4 tema besar, yaitu komponen bermanfaat dari pembelajaran sosial emosional atau SEL (social and emotional learning), bahan dan sumber daya yang digunakan selama implementasi, menilai perubahan dalam pembelajaran sosial emosional, serta dukungan pertumbuhan sosial emosional303-312 -
Analisis Pemetaan Penempatan Guru Sekolah Dasar Se-Kota Lhokseumawe
Nurmayuli Nurmayuli, Lailatussaadah Lailatussaadah, Cut Rizki Mustika (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v8i2.5298 | Check in Google Scholar
Faktanya di Aceh rasio jumlah guru dan siswa kita ini sekitar 1:16 untuk tingkat SD sendiri, sudah termasuk memadai. Akan tetapi sebaran data guru yang tidak merata, walaupun masih dalam satu zona. Inilah yang menyebabkan, ada sekolah yang mengalami kekurangan guru. Tujuan penelitian ini ialah menganalisis pemetaan penempatan guru SD di Kota Lhokseumawe. Metode penelitian yang digunakan ialah kualitatif deskriptif dan teknik pengumpulan data menggunakan angket survey. Hasil penelitian menunjukkan jumlah rombel sebanyak 621 unit untuk seluruh sekolah SD, sedangkan guru yang terdata pada tahun 2022 sebanyak 555 orang guru PNS/PPPK. Kemudian dalam rentang 5 tahun kedepan, ada guru yang memasuki usia pensiun sebanyak 88 orang (guru kelas 72 orang, guru PAI 9 orang dan guru PJOK 7 orang). Analisis pemetaan yang terfokus pada guru PNS/PPPK, 5 tahun ke depan semua guru mengalami kekurangan, sedangkan analisis pendataan seluruh guru yang ada, maka hanya guru kelas yang mengalami kekurangan mencapai 35 orang guru untuk di sebarkan pada 3 kecamatan. Jika pemerintah memaksimalkan kinerja guru dengan memeratakan guru, baik PNS/PPPK ataupun non PNS/PPPK yang ada, maka akan lebih efisien pemetaan guru di kota Lhokseumawe. Dapat disimpulkan bahwa pemetaan penempatan guru SD kota Lhokseumawe masih memadai apabila pemerdayaan guru secara keseluruhan yang ada baik PNS/PPPK dan non PNS/PPPK.
313-326 -
Inovasi Modul Edukasi Gizi AUD untuk Mencegah Stunting pada Anak Usia Dini
Ayu Yuliani Sekriptini, Cucu Sopiah, Andi Ali Kisai (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v8i2.5924 | Check in Google Scholar
Stunting menjadi permasalahan serius dalam pertumbuhan anak usia dini di banyak negara, termasuk di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan pengembangan modul pemenuhan gizi anak usia dini dengan fokus pada peningkatan peran orang tua sebagai upaya mendukung program pencegahan stunting. Metode penelitian yang digunakan adalah model R and D dengan model pengembangan ADDIE dan uji coba produk dengan menggunakan one group pretest-postest design. Instrumen yang digunakan yaitu angket dan test. Hasil validasi dari 2 orang ahli materi memperoleh 82,22%, dari ahli bahasa 97,5% dan ahli media 90,7%. Penilaian dari ahli materi, ahli bahasa dan media memperoleh kriteria layak digunakan. Hasil kepraktisan modul pada orang tua dengan indikator efektifitas, interaktif, efisien dan kreatif memperoleh skor rata-rata 85,83 dengan kriteria penalian modul memenuhi kriteria kepraktisan untuk digunakan. Hasil penelitian pada orang tua terbukti efektif yaitu skor rata-rata pretest sebesar 89,7 dan nilai skor rata-rata postest sebesar 172,2. Hasil uji normalitas menunjukkan signifikansinya >0,05 yang artinya dalam distribusi normal. Uji perbedaan Paired Sampel T Tast menunjukkan signifikan 0,000. Yang artinya modul yang di gunakan efektif dalam mendampingi orang tua untuk pemenuhan gizinya
327-342 -
Stimulasi Kemampuan Bahasa Inggris pada Anak Usia Dini
Laylaa Fitriyani A’la Illiyyin, Lisnawati Ruhaena (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v8i2.5381 | Check in Google Scholar
Mengenalkan Bahasa Inggris anak usia dini membutuhkan sebuah stimulasi yang dapat dilakukan di sekolah dan di rumah. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan aktivitas stimulasi kemampuan Bahasa Inggris anak usia dini di sekolah X Yogyakarta dengan metode penelitian kualitatif deskriptif. Partisipan dalam penelitian 6 guru kelas dan 1 kepala sekolah. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas stimulasi di sekolah X Yogyakarta menggunakan metode demonstrasi melalui instruksi Bahasa Inggris sederhana. Contoh instruksi yang disampaikan: “open your hand, pray before/after study/eatingâ€, “take off your shoes on the shelfâ€. Kemampuan yang dicapai oleh anak setelah diberikan aktivitas stimulasi, anak mampu menyimak dan memahami makna instruksi yang disampaikan guru serta anak mulai berani mencoba berdialog menggunakan Bahasa Inggris. Kemampuan Bahasa Inggris anak dipengaruhi oleh faktor internal yang meliputi motivasi dalam diri anak dan faktor eksternal meliputi guru, karyawan sekolah, orangtua dan keluarga.
343-352 -
Aktivitas Menyenangkan untuk Stimulasi Membaca Permulaan
Naila Ridho Fuadah, Lisnawati Ruhaena (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v8i2.5380 | Check in Google Scholar
Membaca permulaan masih menjadi perhatian khusus terutama di Indonesia. Dalam mengembangkan kemampuan membaca permulaan pada anak usia dini masih didapati banyak variasi metode yang digunakan oleh guru di sekolah. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana aktivitas stimulasi yang dilakukan oleh guru dalam mengembangakan kemampuan membaca permulaan di salah satu sekolah di Yogyakarta. Partisipan dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, dan guru kelas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Keabsahan data yang digunakan yaitu menggunakan triangulasi. Tahapan penelitian yaitu : pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa guru memberikan stimulasi membaca menggunakan beberapa metode yang bervariasi yaitu dengan game, lagu, dan bercerita. Media yang digunakan dalam memberikan stimulasi yaitu flashcard dan buku bacaan. Terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kemampuan membaca permulaan diantaranya (1) peran guru dalam penataan kelas dan penggunaan metode stimulasi yang menyenangkan, serta mengulang-ulang pengenalan huruf (2) peran keluarga dalam mengulang dan membiasakan pengenalan huruf di sekolah seperti membacakan buku cerita sebelum tidur, (3) peran teman sebaya yang sudah lebih mengenal huruf. Implikasi penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan baca tulis anak usia dini, perlu stimulasi yang menyenangkan.
353-366 -
Pengaruh Media Kotak Huruf untuk Meningkatkan Resiliensi Anak Usia Dini
Durrotunnisa Durrotunnisa, Nurhayati Nurhayati, Andi Agusniatih (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v8i2.5618 | Check in Google Scholar
Masalah penelitian adalah sebagian anak belum memiliki daya juang atau resilensi, yang ditandai dengan kemampuan komunikasi dan kolaborasi, efikasi diri, self aware, empati, kemampuan memecahkan masalah yang masih perlu dikembangkan sebagai bekal menyongsong generasi emas. Selain itu beberapa  sekolah kurang memiliki kemampuan membuat media bermain bagi anak di sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengenalkan desain kotak huruf sebagai upaya untuk mengidentifikasi resiliensi anak. Metode yang digunakan adalah mendesain media (design thinking) dengan tahapan empathize, define, ideate, prototype dan tes. Jumlah subyek sebanyak 12 guru dan 45 anak usia 4-5 tahun dari dua sekolah yang berbeda. Hasilnya menunjukkan bahwa guru-guru memerlukan pendampingan dalam merancang media bermain dan belajar anak (tahap empati); mendefinisikan kebutuhan (define), mengidentifikasi bahan yang digunakan yaitu bahan utama kardus dan karton (ide utama), prototype dilakukan dengan uji expert validity (valid) dengan perolehan nilai CVR = 1,00, dan melakukan tes terhadap media hasil desain yang menunjukan bahwa terdapat perbedaan signifikan rerata skor resiliensi anak sebesar 3, 87 sebelum dan setelah menggunakan media kotak huruf.
367-380 -
Tantangan Orang Tua dalam Mendampingi Anak Usia Sekolah Dasar Kelas Rendah pada Era Perkembangan Teknologi
A Ardiansyah, Hendriana Sri Rejeki (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v8i2.5426 | Check in Google Scholar
Seiring berkembangnya zaman, perkembangan teknologi pun ikut berkembang. Perkembangan teknologi dapat memberikan dampak positif maupun negatif. Mengingat perkembangan teknologi yang pesat, orang tua saat ini memiliki masalah dengan pendidikan anak-anak mereka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui permasalahan dan tantangan yang dihadapi orang tua dalam membesarkan anaknya perkembangan teknologi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pencarian literatur dengan cara mengumpulkan dan menganalisis bahan pustaka. Data yang terkumpul kemudian dihubungkan dengan penelitian ini untuk memberikan jawaban atas permasalahan yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sangat penting bagi orang tua untuk mengetahui tantangan, masalah dan solusi yang perlu dibenahi saat membesarkan anak pada perkembangan teknologi. Memungkinkan orang tua untuk mengontrol penggunaan perangkat perkembangan teknologi yang dimiliki oleh anak-anak mereka, selain itu. Orang tua dapat memastikan bahwa anak mengakses konten yang sesuai dengan usia dan nilai-nilai keluarga. Menerapkan kontrol orang tua pada perangkat elektronik dapat membantu anak
381-388 -
Internisasi Nilai Pendidikan Spritual Post natal pada Bayi Perspektif Teori Neurosains
Cecep Sobar Rochmat, Putri Adinda Ayudiyanti, Naily Alfiyatun Ni’mah, Cela Petty Susanti, Rosendah Dwi Maulaya, Faprilisya Heldika Fani (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v8i2.5437 | Check in Google Scholar
Penanaman nilai-nilai spiritual penting dilakukan sedini mungkin oleh orang tua. Hal tersebut akan memengaruhi sikap dan kepribadiannya kelak. Internalisasi nilai spitual merupakan usaha mencegah degradasi moral pada anak. Penelitian ini bertujuan mengelaborasi konsep internalisasi nilai pendidikan spiritual post natal pada bayi perspektif teori neurosains. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan library research. Objek yang menjadi fokus adalah internalisasi pendidikan spiritual post natal yang dielaborasikan dengan teori neurosains sebagai model. Hasil penelitian menyatakan bahwa teori neurosains adalah teori yang mencoba memaksimalkan fungsi otak yang didalamnya terdapat sel-sel neuron. Pada bayi indera yang sudah berfungsi secara optimal adalah indera pendengaran. Dengan rangsang berupa adzan pada indera pendengaran dapat menambah kerumitan jaringan sel syaraf pada bayi. Semakin rumit dan kompleks, maka kemampuan berpikirnya pun semakin optimal. Adapun memahami ilmu mengenai teori neurosains ini sangat berguna dalam perkembangan pribadi termasuk dalam penanaman nilai-nilai pendidikan spiritual pada bayi.
389-402 -
The Role of YouTube-Based Drawing in Early Childhood Social-Emotional Development
Samsul Alam, Sunarto Sunarto (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v8i2.5506 | Check in Google Scholar
The objective of this study is to examine the role of YouTube-based drawing in early childhood social-emotional development. This study employed qualitative research methods to get a comprehensive comprehension and analysis of the subject matter. The chosen research methodology is case study analysis, which involves analysing and interpreting the literature as well as the data acquired via observations, interviews, and documentation. The data in this study were obtained from learners, teachers, children’s artworks, and teacher records such as RPPH and teacher journals. The data in this study were analysed using a child development theory created by CASEL. The study findings indicate that young children who engage in YouTube-based drawing activities actively connect with both their peers and teachers. The act of sketching indirectly contributes to the facilitation of early childhood social-emotional development. The observational data on YouTube-based sketching in early infancy reveals five primary categories of social-emotional competence: self-awareness, self-management, decision-making, interpersonal skills, and social awareness.
403-414 -
Peran Orang Tua Terhadap Anak dalam Menghafal Al-Qur’an
Ibrahim M Jamil, Mariana Mariana (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v8i2.5533 | Check in Google Scholar
Penelitian ini dilatarbelakangi pentingnya peranan orang tua membimbing dan mendampingi anak menghafal Al-Qur’an sejak dini, per kalimat, dan per ayat. Rumusan masalah; bagaimanakah peran orang tua terhadap anak menghafal Al-Qur’an. Penelitian kualitatif deskriptif ini dilakukan terhadap 15 orang tua untuk mengetahui perannya bagi anak yang menghafal Al-Qur’an. Sumber data sekunder dan primer untuk menganalisa data yang dipakai adalah; reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua mendidik anak mereka menghafal Al-Qur’an rata-rata di umur lima tahun, saat masuk usia Taman Kanak-Kanak (TK). Orang tua berpendapat pembelajaran menghafal Al-Qur’an sejak usia dini sangat dibutuhkan. Semua orang tua aktif membimbing anaknya mengaji di rumah, di lembaga Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) dan mesjid terdekat. Orang tua telah menjalankan perannya dengan baik membimbing dan mengarahkan anaknya menghafal Al-Qur’an,  memberi contoh dan memberi perintah untuk mencontoh, memberi dorongan (motivator), memberi tugas dan tanggung jawab, memberi kesempatan mencoba, mengadakan pengawasan dan pengecekan kembali (recheck).
415-422 -
Tingkat Self-Esteem sebagai Intervening Pengaruh Budaya Organisasi dan Gaya Kepemimpinan terhadap Burnout pada Guru TK
Tri Aspiyana, Raisa Vienlentia, Krisma Natalia, Yeri Prianti (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v8i2.5605 | Check in Google Scholar
Dalam bidang pendidikan, peran seorang guru sangat menentukan dalam proses belajar mengajar. khususnya di bidang pendidikan anak usia dini. Guru merupakan salah satu sumber daya manusia yang dikelola dan dioptimalkan dalam upaya menyukseskan iklim persaingan yang ketat ini dan mencapai keunggulan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki potensi peran mediasi Self-esteem dalam hubungan antara budaya organisasi dan gaya kepemimpinan dan kelelahan pada instruktur taman kanak-kanak. Penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif dengan pendekatan analisis jalur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hubungan gaya kepemimpinan dengan budaya organisasi dan Burnout tidak dimediasi atau dipengaruhi oleh Self-esteem. Temuan mendukung hal ini, menunjukkan bahwa variabel budaya organisasi, gaya kepemimpinan, dan Self-esteem semuanya berdampak pada Burnout secara bersamaan dan pengaruh langsung faktor-faktor tersebut terhadap Burnout lebih besar dibandingkan pengaruh tidak langsung melalui Self-esteem
423-434 -
Enhancing Childrens Cognitive Abilities Through “Jelajah Alam†Apllication : Promoting Well-being
Lely Ika Mariyati, Zaki Nur Fahmawati, Uce Indahyanti, Berlian Putri Pertiwi, Rolando Jordan Permana Putra (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v8i2.5680 | Check in Google Scholar
The use of technology in the early childhood learning process is rarely found despite the numerous benefits it offers. This study aimed to examine the effectiveness of the "Jelajah Alam" application in enhancing children's cognitive abilities. Research utilized quantitavive quasi-experimental : one sample pre-test post-test design. Research sample consisted of 19 kindergarten children selected through purposive sampling technique. Data measurement used was Nijmeegse Schoolbekwaamheids Testand Coloured Progressive Matrices Test. Data analysis use Wilcoxon signed-rank test. Findings revealed a significant difference between the pre-test and post-test score after implementing the "Jelajah Alam" application. Results indicated that the use of the application was effective in improving children's cognitive abilities. Results suggest that by playing “Jelajah Alam†application, enhance their cognitive ability based on their developmental phase. Result imply that by using technology, Parents and teacher have additional fun alternative to enhance their children cognitive ability.
435-446 -
Parenting Patterns, Legal Protection and Socio-Economic Welfare for Abandoned Children in West Nusa Tenggara
Maemunah Maemunah, Hafsah Hafsah, Abdul Sakban (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v8i2.5912 | Check in Google Scholar
Child protection is the responsibility of the government and society. However, children's rights are still neglected. This research aims to explain parenting patterns, legal protection and socio-economic welfare for neglected children in West Nusa Tenggara. The type of research is qualitative, the approach is case studies and legislation. The research subjects were 9 informants. Data collection consists of observation, in-depth interviews and document analysis. Data analysis uses descriptive. The results of this research show that the pattern of care for neglected children is through communication, education and training approaches, and child caretakers in the orphanage act as the child's parents. Legal protection for abandoned children must be guided by legal principles, namely hierarchical protection of children's rights, law enforcement, legal assistance and the implementation of sanctions for neglect. The socio-economic welfare of neglected children focuses on their dignity, and social welfare and non-formal education to increase interests and talents. So care, protection and social welfare of children are ways to educate neglected children.
447-458


