Vol. 6 No. 1 (2022)
Total Articles: 50 | Total Pages: 664
Issue Coverage: 132 Author(s) from 1 Country(s)
Foreign authors: 0 (0%)
Indonesia (126)
Full Issue
Articles
-
Keterlibatan Orang Tua dalam Penerapan Nilai-nilai Luhur Pendidikan Karakter Ki Hadjar Dewantara
Fressi Apriliyanti, Fattah Hanurawan, Ahmad Yusuf Sobri (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i1.595 | Check in Google Scholar
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan keterlibatan orangtua dalam penerapan nilai-nilai luhur pendidikan karakter Ki Hadjar Dewantara di PAUD. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kualitatif studi kasus. Alat pengumpul data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara mendalam, observasi dan studi dokumen. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah tematik analisis. Derajat keterpercayaan dalam penelitian ini dicapai dengan menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan bentuk keterlibatan orang tua antara lain paguyuban orang tua, komunikasi terbuka antara orang tua dan guru, kunjungan ke rumah, penjadwalan orang tua mengajar di kelas serta pendampingan anak di rumah. Diperoleh pula temuan mengenai hambatan yang dialami dalam pelibatan orang tua dalam penerapan pendidikan karakter Ki Hadjar Dewantara. Penelitian ini memberikan beberapa rekomendasi untuk penelitian selanjutnya di masa mendatang
1-8 -
Permainan Estafet untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia 5-6 Tahun
Uswatun Hasanah Masra Tangse, Dimyati Dimyati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i1.1166 | Check in Google Scholar
Bermain menjadi salah satu cara anak belajar dan meningkatkan kemampuannya. Melalui bermain membuat anak jadi sehat secara fisik maupun psikis, membantu pertumbuhan dan perkembangan anak khususnya kemampuan motorik kasar. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui keefektifan permainan estafet sebagai salah satu kegiatan yang menggunakan fisik motorik dalam meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia 5-6 tahun. Permainan estafet ini memiliki 4 kegiatan bermain yang didalamnya terdapat kegiatan yang mengandung unsur motorik kasar. Penelitian ini menggunakan metode quasiexperiment dengan one group pretest-posttest design, dan melibatkan 15 anak disalah satu TK di Kabupaten Labuhanbatu Selatan pada bulan September 2020. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan permainan estafet terhadap kemampuan motorik kasar anak usia 5-6 tahun. Kegiatan permainan estafet ini juga dapat menjadi salah satu acuan kegiatan pembelajaran dalam meningkatkan kemampuan motorik kasar anak di sekolah maupun diluar sekolah.
9-16 -
Efektivitas Permainan Bola Basket Modifikasi terhadap Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia 5- 6 Tahun
Ardhana Reswari (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i1.1182 | Check in Google Scholar
Strategi pembelajaran adalah hal yang penting dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar. Beberapa sekolah TK di daerah Ngajum Kabupaten Malang, mengalami permasalahan dalam hal pembelajaran fisik motorik. Kemampuan motorik kasar berkembang tidak sesuai dengan pertambahan usianya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas permainan bola basket modifikasi terhadap kemampuan motorik kasar anak usia 5-6 tahun. Jenis penelitian ini adalah Quasi Eksperimental dengan desain penelitian Nonequivalent Control Group Design. Penelitian ini dilakukan di RA Diponegoro dan TK Al-Huda pada anak kelompok B. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan secara acak (random sampling). Data yang diperoleh dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis statistik dengan uji Anova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan bola basket modifikasi berpengaruh terhadap kemampuan motorik kasar anak usia 5-6 tahun. Berdasarkan hasil penelitian di atas, dapat disimpulkan bahwa efektivitas permainan bola basket modifikasi berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan motorik kasar anak usia 5-6 tahun
17-29 -
Gambaran Kebugaran Jasmani Anak Usia Dini pada Masa Pandemi Covid-19
Wahyuni Ulpi, Nurwahidin Hakim, Abdul Kadir, Hadi Pajarianto, Rahmatia Rahmatia (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i1.1197 | Check in Google Scholar
Penelitian ini menganalisa gambaran kebugaran jasmani anak pada masa pandemi.Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran kebugaran jasmani anak usia dini pada masa pandemi covid-19. Metode yang digunakan jenis kualitiatif dengan pendekatan fenomenologi. Dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan keabsahan datanya menggunakan triangulasi. Subjek penelitian berjumlah 3 informan orang tua dengan total orang. Kriteria sebagai berikut (1) memiliki anak usia 2-6 tahun. (2) laki-laki dan perempuan (3) tinggal bersama orang tua. Hasil penelitian informan(1)(4)(5)(6) menjaga kebugaran jasmani anak pada masa pandemi sedangkan informan(2) (3) tidak melakukan aktivitas untuk mencegah penularan COVID-19 dan kebugaran jasmani anak.
30-37 -
Social Behavior of Early Childhood Through Playing Beams Activity
Mila Karmila, Muhtarom Muhtarom (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i1.1198 | Check in Google Scholar
The focus of this research is to explore and describe the ability of children's social behavior through playing beams. This research used qualitative descriptive method, which was used to examine the children's natural activity when playing beams. This research was conducted at the Child Care Center of Child Vocational Education (TPA PENA PRIMA) with the subject as many as 4 early childhood children aged 3-4 years. The data collection method used was observation, documentation and interviews. Data analysis techniques included collecting data, selecting data, presenting data and concluding. The findings of the research showed that there were differences in social behavior in each child in playing beams activities such as imitation, competition, cooperation, sympathy, empathy, social support, sharing, and familiar behavior. This research shows that playing activities and peer roles are essential for optimizing the children's social behavior. Schools are expected to provide supporting facilities for beam playing activities.
38-44 -
Pengembangan Model Bermain Konstruktif dengan Media Balok untuk Meningkatkan Visual-Spasial Anak
Rahmatia Rahmatia, Hadi Pajarianto, Abdul Kadir, Wahyuni Ulpi, Muhammad Yusuf (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i1.1185 | Check in Google Scholar
Penelitian ini mengembangkan model bermain kontruktif pada anak usia dini. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan model bermain konstruktif untuk meningkatkan kemampuan visual spasial. Subjek 15 orang anak. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian pengembangan (research and development). Teknik Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Sedangkan Teknik analisis data menggunakan validasi kuantitatif dan kualitatif.1) Kebutuhan model bermain konstruktif melalui media balok bagi anak usia dini penting untuk dikembangkan dengan pertimbangan membantu guru mengembangkan kemampuan visual-spasial anak.; dan (2) Kemampuan visual-spasial anak usia dini di TKIT Insan Madani, Kota Palopo, melalui model bermain konstruktif dengan media balok dapat dinyatakan meningkat dengan produk yang dikembangkan valid dan praktis. Hal tersebut ditunjukkan dari penilaian kedua validator terhadap produk pengembangan kemampuan visual-spasial anak dengan perolehan nilai rata-rata yang diberikan validator memenuhi kriteria kevalidan sedangkan dinyatakan praktis sebab komponen pembelajaran yang dikembangkan dapat dilaksanakan di lapangan berdasarkan penilaian validator
45-55 -
Media Pembelajaran Digital untuk Stimulasi Motorik Halus Anak Usia Dini
Dewi Hendraningrat, Pujiyanti Fauziah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i1.1205 | Check in Google Scholar
Peran guru di abad ke-21 terus mengalami pergeseran terutama karena terdampak oleh kemajuan teknologi. Bahkan penelitian terdahulu menunjukkan bahwa penggunaan teknologi mampu meningkatkan motivasi belajar anak daripada pengajaran tradisional. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan produk pembelajaran yang valid, praktis, dana efektif untuk menstimulasi motorik halus anak. Satu guru dan 18 anak berusia 3-4 tahun menjadi subjek penelitian. Metode pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE. Teknik pengambilan data menggunakan observasi dan wawancara, sedangkan instrumen yang digunakan adalah lembar observasi. Hasil penelitian ini bahwa media digital yang berupa video tutorial memiliki kontribusi yang signifikan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia 3-4 tahun (dengan nilai sig (2-tailed) sebesar 0.03). Media juga telah dinyatakan layak oleh dua ahli dan praktis sesuai dengan penilaian dari guru sebagai pengguna. Implikasi dari penelitian ini adalah diperlukan pelatihan pendidikan teknologi untuk calon guru agar memiliki persiapan diri yang lebih baik ketika mengajar menggunakan teknologi
56-70 -
Persepsi Orang Tua Siswa terhadap Pembelajaran Daring pada Masa Pandemi Covid 19 di Yogyakarta
Syahria Anggita Sakti (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i1.804 | Check in Google Scholar
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan informasi terkait kendala dalam pembelajaran secara daring pada layanan PAUD akibat adanya pandemic COVID-19. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus eksplorasi untuk mendapatkan informasi bagaimana proses pembelajaran daring berlangsung dan kendala yang dihadapi dalam pembelajaran. Dalam penelitian ini, responden sebanyak 8 orang tua murid di lembaga PAUD di Sleman Yogyakarta. Untuk tujuan kerahasiaan, responden diberi inisial R1, R2, R3, R4, R5, R6, R7 dan R8. Hasil dari penelitian ini terdapat kendala yang dialami oleh murid, guru, dan orang tua dalam pembelajaran daring yaitu keterbatasan penguasaan teknologi, jaringan internet yang tidak stabil, variasi materi bahan ajar yang masih sangat minim, serta jam kerja yang menjadi tidak terbatas bagi guru. Dampak dari penelitian ini dapat memberikan masukan bagi pemangku kebijakan tentang bagaimana menyelenggrakan model pendidikan daring yang sesuai dengan kondisi warga belajarnya terlebih pada masa pandemi
71-79 -
Peran Orang Tua dalam Pemanfaatan Teknologi Digital pada Anak Usia Dini
Luluk Asmawati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i1.1170 | Check in Google Scholar
Pandemi COVID-19 menghadirkan tantangan bagi pelaksanaan pembelajaran PAUD sehingga orang tua berperan penting dalam pemanfaatan teknologi digital. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh pemanfaatan teknologi digital terhadap peran orang tua pada anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Jumlah sampel sebanyak 277 responden (Orang tua). Penelitian ini dilaksanakan di Provinsi Banten, Indonesia. Angket digunakan untuk mengumpulkan data penelitian yang disusun berdasarkan skala Likert. Angket divalidasi oleh tiga ahli dengan tiga cara, yakni validitas isi, konstruk, dan empiris. Analisis data melalui penggunaan SEM (Structural Equation Model) dengan software SmartPLS versi 3.0. Temuan penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh teknologi digital terhadap peran orang tua dalam memanfaatkan gadget secara signifikan. Hasil penelitian ini dapat dijadikan petunjuk bagi orang tua dalam memanfaatkan teknologi sehingga orang tua dapat memaksimalkan perannya dengan segala perkembangan yang terjadi.
80-94 -
Desain Aplikasi Efkids untuk Menstimulasi Sikap Kewirausahaan pada Anak Usia Dini
Riska Aprilianti, Gaharani Saraswati, Wulanda Aditya Azis (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i1.834 | Check in Google Scholar
Penelitian ini dilatarbelakangi pentingnya media yang dapat mengenalkan pendidikan kewirausahaan pada anak. Tujuannya untuk menghasilkan media pembelajaran yang layak dan efektif dalam menstimulasi sikap kewirausahaan pada anak. Metode yang digunakan adalah Riset and Development (R&D) dengan pedekatan Brog and Gall. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, judgment expert, tes, dan dokumentasi. Tempat dilaksanakan di TK NP dengan subjek pada 2 orang ahli dan sebanyak 16 orang anak. Analisis mengguankan jugment expect dan uji Independent Samples Test dengan statistik SPSS. Hasil dalam penelitian ini berupa aplikasi EFKIDS yang dapat dipergunakan guru dan anak dengan bantuan Adobe Flash Player. Adapun hasil dari penilaian ahli menunjukan layak dipergunakan oleh pengguna yaitu guru dan anak. Hasil uji efektivitas menunjukan lebih efektif dibandingkan media sebelumnya yaitu buku cerita dengan hasil uji independent samples test menunjukkan nilai pada baris equal variances assumed kolom Sig. sebesar 0.000 yang artinya terdapat perbedaan sikap kewirausahaan yang sangat signifikan.95-106 -
Pengembangan Learning Management System (LMS) di Era Pandemi Covid-19 pada Pendidikan Anak Usia Dini
Nur Ika Sari Rakhmawati, Sjafiatul Mardliyah, Ruqoyyah Fitri, Darni Darni, Kisyani Laksono (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i1.991 | Check in Google Scholar
Kondisi pandemi yang melanda hampir seluruh negara-negara yang ada di dunia, menyebabkan permasalahan pada dunia pendidikan khususnya pada proses pembelajaran. Oleh sebab itu, diperlukan sebuah media yang dapat mensinkronkan seluruh aktivitas pembelajaran. Tujuan inti dari penelitian ini adalah mengembangkan dan menguji kehandalan desain LMS bagi PAUD pada website SIKUMBANG. Menggunakan model pengembangan ADDIE. Subyek yang digunakan dalam ujicoba ini yaitu 3 orang guru dan 26 siswa Taman Kanak-Kanak Lab School Unesa. Hasil LMS yang telah dikembangkan dapat diakses pada laman https://sikumbang.unesa.ac.id. Selain itu dilakukan validasi perangkat yang digunakan dalam LMS dengan menggunakan metode survey yang dilakukan secara daring dengan dinilai sangat layak untuk digunakan. Pada tahap implement (implementasi) dilakukan sebanyak tiga kali pada tema keluarga. Berdasarkan hasil uji terdapat peningkatan jumlah pengguna. Pengguna dapat menggunakan secara mandiri, adanya komunikasi yang baik antara guru dan orang tua dalam pelaksanaan pembelajaran daring menggunakan LMS, guru dalam melaksanakan pembelajaran sesuai dengan tahap pembelajaran daring107-118 -
Pengaruh Tahfidz Metode Talaqqi Online terhadap Pengenalan Hijaiyah TK Program Tahfidz Sleman
Shin Prathiwi, Amir Syamsudin (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i1.1232 | Check in Google Scholar
Program tahfidz semakin marak dilakukan secara implisit atau eksplisit pada kurikulum TK. Penelitian dilaksanakan dengan tujuan menguji pengaruh kemampuan tahfidz metode talaqqi online (x) terhadap pengenalan huruf hijaiyah (y) pada anak TK program tahfidz. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif expost facto untuk mengungkap kondisi lapangan. Penelitian memperoleh hasil, diketahui pengaruh yang bermakna antara kemampuan tahfidz terhadap mengenal huruf hijaiyah. Teknik pengambilan data yang digunakan yaitu lembar tes dan observasi oleh guru. Teknik analisis pada penelitian ini memakai analisis SEM-PLS. Analisis dipilih disebabkan jenis data bersifat ordinal. Pengisian lembar tes dan observasi diwakili oleh guru berdasarkan jawaban anak, dikarenakan pengambilan data dilakukan secara online terdampak covid-19. Kebaruan penelitian ini yaitu metode tahfidz menggunakan talaqqi online. Metode talaqqi online mendukung pelaksanaan kegiatan tahfidz dan pengenalan huruf hijaiyah anak.
119-126 -
Intensification the Role of Parent for Learning Assistance Model at Home in The New Normal Era
Sujarwo Sujarwo, Erma Kusumawardani, Iis Prasetyo, Adin Ariyanti Dewi (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i1.1213 | Check in Google Scholar
This activity aims to carry out a model of children's learning assistance through optimizing the role of parents to be more enthusiastic in facing this new normal era. Not a few parent feel confused and difficult in assisting their children in learning. This research used participatory action research method. The program target of this activity is 30 parent and 15 facilitator from ‘keluarga harapan’ program. It can be seen that the activities carried out have optimized various parties and can achieve the expected output. Based on the activity , beneficiary families are motivated and have high enthusiasm in spreading the knowledge and skills they have acquired to other families. So, from this activity the community service team highlighted several important things that have been done starting from paying attention to the concept of adult learning, strengthening the focus on social capital and also introducing the importance of peer teaching
127-136 -
Desain E-Module Tematik Berbasis Kesantunan Berbahasa Anak Usia Dini di Taman Kanak-Kanak
Sri Yunimar Ningsih, Nenny Mahyuddin (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i1.1217 | Check in Google Scholar
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi pandemik dan kemajuan teknologi yang berkembang pesat di era rovolusi 4.0 yang menuntut pendidik memiliki kemampuan beradaptasi dengan teknologi baru dan tantangan global. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan e-module tematik berbasis kesantunan berbahasa anak usia dini di taman kanak-kanak yang valid, praktis dan efektif. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D) menggunakan model ADDIE. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dengan validasi Aiken’ns V. Hasil uji validasi materi e-module oleh ahli materi dan oleh ahli media dinyatakan valid dan layak digunakan. Hasil uji praktikalitas e-module dinyatakan praktis. Hasil persentase efektifitas e-module dinyatakan efektif. Dapat disimpulkan desain e-module tematik berbasis kesantunan berbahasa anak usia dini di taman kanak-kanak dinyatakan valid, praktis dan efektif
137-149 -
Menakar Nilai Pendidikan Karakter Acara Televisi pada Anak Usia 6-8 Tahun
Atiqa Sabardila, Markhamah Markhamah, Zainal Arifin, Hari Kusmanto, Lathifah Nurul Hidayah, Anita Dewi Kurniasari, Duwi Saputro (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i1.875 | Check in Google Scholar
Media pendidikan karakter tidak hanya terbatas pada buku teks, karya sastra, maupun ungkapan hikmah. Media pendidikan yang dapat digunakan selain yang telah disebutkan adalah acara televisi sebagai media pendidikan karakter. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam program acara televisi yang diminati anak-anak Sekolah Dasar (SD) kelas rendah (usia 6-8 tahun). Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data penelitian ini adalah nilai-nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam program acara yang diminati anak-anak SD. Sumber data penelitian ini adalah program acara televisi yang diminati anak-anak SD. Data-data penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan metode kuesioner, observasi dan dilanjutkan dengan teknik catat. Analis data penelitian ini menggunakan metode padan referensial atau analisis isi. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat sepuluh nilai pendidikan karakter dalam program acara televisi yang diminati anak-anak SD. Hal tersebut didasarkan pada nilai pendidikan karakter dan nilai sosial budaya yang terkandung dalam acara tersebut.150-162 -
Metode Storytelling dengan Musik Instrumental untuk Meningkatkan Kemampuan Menyimak dan Berbicara Anak
Syamsuardi Saodi, Muhammad Akil Musi, Arifin Manggau, Noviani Noviani (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i1.1196 | Check in Google Scholar
Kemampuan menyimak dan berbicara anak merupakan bagian terpenting dalam menunjang perkembangan anak, dimana memiliki keterkaitan dengan aspek kognitif, social dan emosionalnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kemampuan menyimak dan keterampilan berbicara anak melalui metode storytelling dengan musik instrumental pada taman kanak-kanak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian quasi eksperimental design, model nonequivalent control group design. Penelitian diawali dengan melakukan tes awal, kemudian diberikan perlakuan (treatment). Setelah pemberian tindakan, diakhiri dengan memberikan tes akhir (postest) kepada kedua kelompok. Penelitian ini menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kemampuan menyimak dan berbicara anak pada kelompok yang diberikan perlakuan dalam hal ini, rata- rata hasil skor kemampuan menyimak dan berbicara anak yang mengikuti pembelajaran dengan metode storytelling menggunakan musik instrumental mengalami peningkatan pada skor hasil pengukuran posttest. Hal ini menunjukkan bahwa penggunana metode storytelling menggunakan musik instrumental dapat meningkatkan kemampuan menyimak dan berbicara anak dan menjadi pemicu perkembangan aspek lainnya163-172 -
Peranan Pengasuhan Kakek dan Nenek terhadap Perilaku Prososial Anak Usia Dini
Retno Ika Haryani, Dimyati Dimyati, Puji Yanti Fauziah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i1.1023 | Check in Google Scholar
Pengasuhan oleh kakek nenek banyak terjadi di Indonesia. Hal ini dapat terjadi disebabkan oleh banyak faktor yakni perceraian orang tua, depresi yang dialami ibu, kematian orangtua, dan kesulitan ekonomi yang menyebabkan orangtua menjadi TKI diluat negeri. Studi ini menggunakan metode kajian literatur untuk mengetahui peranan pengasuhan kakek dan nenek terhadap perilaku prososial anak usia dini. Pada pelaksanaannya pengasuhan kakek dan nenek ini banyak dipengaruhi oleh pola pengasuhan yang diterapkan kepada anak usia dini (cucu) yang dapat memberi dampak psikologis bagi anak usia dini. Dampak dari pola pengasuhan permisif menyebabkan anak cenderung menarik diri dan kesulitan bergaul dengan teman sebayanya. Hal yang dilakukan dalam mengatasi hal ini dengan mengajak kakek dan nenek untuk lebih mempelajari pengasuhan terbaik dalam mengasuh anak usia dini (cucu) yakni dengan mengajak mereka menghadiri kegiatan parenting , agar hubungan kakek dan nenek dengan anak usia dini (cucu) menjadi lebih baik dan anak dapat berkembang dengan optimal.
173-181 -
Pendekatan Reggio Emilia dalam Menjawab Tantangan Kemampuan Anak Usia Dini Abad 21
Rini Julia Sasmita, Tuti Tarwiyah, Tjipto Sumadi (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i1.1228 | Check in Google Scholar
Pada abad ke-21 ini, setiap manusia termasuk anak usia dini menghadapi tantangan globalisasi. Berdasarkan penelitian terdahulu disimpulkan bahwa pembelajaran yang dapat mempersiapkan anak untuk memiliki kemampuan abad ke-21 adalah pendekatan yang berorientasi pada anak. Pendekatan Reggio Emilia adalah salah pendekatan yang berorientasi pada anak. Pendekatan ini menggunakan pembelajaran berbasis proyek dan menggunakan material terbuka yang telah teruji dapat mengembangkan kemampuan abad ke-21, namun Pendekatan ini memiliki komponen pembelajaran lain. Maka tujuan penelitian ini adalah ingin melihat apakah  seluruh komponen Pendekatan ini mampu menjawab tantangan kemampuan di abad ke-21, dan apakah pendekatan dari kota Italia ini dapat diaplikasikan di dalam konteks pendidikan Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tinjauan pustaka, menganalisa 2 buku sumber data primer tentang Pendekatan Reggio Emilia, 1 buku sumber data primer tentang Pendidikan menurut Ki Hajar Dewantara dan 62 artikel yang terdiri dari sumber data primer dan sekunder tentang Pendekatan Reggio Emilia dan Kemampuan abad ke-21.
182-207 -
Home-Based Learning di Masa Normal Baru: Partisipasi Orang tua Anak Usia Prasekolah
Putu Indah Lestari, Elizabeth Prima (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i1.1215 | Check in Google Scholar
Pandemi Covid-19 telah membuat perubahan tatanan di segala aspek kehidupan termasuk bidang pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran home-based learning dengan partisipasi orang tua anak usia prasekolah di masa normal baru. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, kuisioner, dan studi dokumen. Hasil penelitian yaitu pelaksanaan home based-leaning rata-rata selama 2 jam dilakukan secara daring menggunakan perangkat digital. 81,5% orang tua memberikan kegiatan pembiasaan dalam pelaksanaan home-based learning. Peran ibu lebih mendominasi dalam proses home-based learning. Pelaksanaan home-based learning orang tua tidak hanya menjadi motivator tetapi sekaligus menjadi edukator, fasilitator, dan perpanjangan tangan pihak sekolah. Kendala selama proses home-based learning antara lain: keterbatasan waktu, teknologi, dan pendidikan orang tua. Kelancaran pembelajaran home-based learning memerlukan komunikasi dan kerja sama dari guru serta orang tua
208-219 -
Pengembangan Perencanaan Pembelajaran Bermuatan Budaya Lokal Tepian Sungai pada Anak Usia Dini
Novitawati Novitawati, Chresty Anggreani (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i1.767 | Check in Google Scholar
Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan produk perencanaan pembelajaran bermuatan budaya lokal tepian sungai pada pendidikan anak usia dini dengan menggunakan prosedur research and development yang terdiri dari beberapa tahapan yaitu: analisis kebutuhan, pengembangan produk awal, uji ahli, revisi, dan uji lapangan. Berdasarkan hasil pengembangan produk telah memenuhi kriteria kevalidan, kepraktisan dan keefektifan. Hasil uji kevalidan sebesar 3,49 dengan kategori valid, uji kepraktisan sebesar 3,8 dengan kategori sedang, sedangkan uji keefektifan sebesar 97%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa perencanaan pembelajaran bermuatan budaya lokal tepian sungai dapat digunakan dalam kegiatan pembelajaran di PAUD. Unsur kebaruan dalam penelitian ini yaitu perencanaan pembelajaran bermuatan budaya lokal tepian sungai yang sesuai dengan karakteristik pendidikan anak usia dini sehingga pembelajaran menjadi lebih menarik, bermakna serta menyenangkan220-230 -
Manajemen Sarana dan Prasarana Taman Penitipan Anak di Lampung
Romlah Romlah, Rumadani Sagala (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i1.1207 | Check in Google Scholar
Terpenuhinya sarana dan prasarana pada lembaga taman penitipan anak (TPA) yang memadai dan berkualitas berpengaruh pada tumbuh kembang anak usia dini. Fokus penelitian ini mengkaji proses manajemen sarana dan prasarana yang meliputi perencanaan (planning), pengoranisasian (organizing), pelaksanaan (actuating) dan pengawasan (controlling) (POAC) di TPA Pinggungan Sebuai dan TPA Cut Muthia. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data dengan cara reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan sedangkan pengecekkan keabsahan data menggunakan triangulasi. Hasil analisis terkait kegiatan manajemen POAC di TPA Pinggungan Sebuai dan TPA Cut Muthia dilakukan dengan mengikuti setiap prosedur manajemen POAC dan secara umum sudah dilaksanakan dengan baik. Oleh karena itu, dengan meningkatkan kembali manajemen sarana dan prasarana melalui kegiatan manajemen yang tepat pada taman penitipan anak menjadi salah satu sumber daya yang penting dalam menunjang proses tumbuh kembang anak usia dini.231-238 -
Game Edukasi Berbasis Budaya Lokal Sumbang Duo Baleh untuk Meningkatkan Kecerdasan Interpersonal Anak
Ramadaniah Fitri, Rakimahwati Rakimahwati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i1.1220 | Check in Google Scholar
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh beberapa hal yang ditemukan peneliti pada riset awal. Proses pembelajaran di sekolah belum ada menggunakan sumbang duo baleh untuk meningkatkan kecerdasan interpersonal. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan game edukasi berbasis budaya lokal sumbang duo baleh untuk anak usia dini. Peneliti perlu memecahkan masalah ini melalui penelitian R & D (Research and Development) dengan model ADDIE, yakni dengan analysis, design, development, implementation dan evaluation. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Hasil Validasi pengembangan game edukasi berbasis budaya lokal sumbang duo baleh layak digunakan dengan hasil rata-rata Aiken’s V oleh Ahli materi yaitu 0,807 dan dengan hasil rata—rata Aiken’s V oleh Ahli Media yaitu 0,80. Hasil praktikalitas game edukasi berbasis budaya lokal sumbang duo baleh dinyatakan sangat praktis dengan hasil rata-rata persentase yaitu 84,4% sangat praktis. Hasil persentase efektivitas yaitu 81,25% (efektif) dengan game edukasi berbasis budaya lokal sumbang duo baleh sangat berhasil untuk digunakan. Dapat disimpulkan game edukasi berbasis budaya lokal sumbang duo baleh untuk meningkatkan kecerdasan interpersonal dinyatakan valid, praktis, dan efektif.239-251 -
Tantangan Orang Tua Mendampingi Anak Usia 6-7 tahun Belajar di Rumah selama Pandemi Covid-19
Erika Erika, Agrina Agrina, Shally Novita, Maria Komariah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i1.1225 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tantangan orang tua saat mendampingi anak usia 6-7 tahun belajar di rumah selama pandemi COVID-19. Subjek penelitian ini adalah 526 orang tua (ibu) dari anak yang berusia 6-7 tahun (usia rata-rata = 33 tahun, SD = 4.71 ) dari 51.60% laki-laki dan 41.3% perempuan yang baru mulai bersekolah dimasa pandemi COVID-19. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian cross sectional. Teknik pengambilan data menggunakan google form yang disebarkan melalui grup-grup Whatsapp ibu-ibu yang memiliki anak usia 6-7 tahun dan sudah mulai bersekolah selama satu bulan. Data dianalisis menggunakan komputerisasi. Hasil survey menunjukkan bahwa ibu-ibu harus menjadi guru pengganti dengan mengajarkan serta menjelaskan tugas-tugas yang diberikan gurunya kepada anak usia 6-7 tahun (66.20%). Ibu merasa kesulitan mengajarkan dan mendampingi anak usia 6-7 tahun belajar di rumah di masa pandemi COVID-19 (71.10%). Sebanyak 78.20% ibu-ibu menginginkan anak-anak kembali belajar di sekolah bersama guru.252-260 -
Strategi Pendidik dalam Menumbuhkan Karakter Jujur pada Anak Usia Dini
Yoyo Zakaria Ansori (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i1.1208 | Check in Google Scholar
Perilaku tidak jujur anak dapat ditemukan pada usia dua sampai tiga tahun dengan maksud untuk menyembunyikan perilaku mereka yang salah seperti belum mampu merawat dan menjaga mainan milik sekolah maupun anak mengambil barang milik sekolah. Kondisi tersebut akan berkembang dan menjadi karakter asli kalau terjadi pembiaran. Karena keberhasilan mewujudkan pembinaan karakter di usia itu merupakan parameter untuk membangun karakter siswa pada jenjang selanjutnya. Tujuan melakukan penulisan artikel ini untuk menganalisis dan menggambarkan komponen komponen mendidik siswa agar berperilaku jujur. Pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian sedangkan untuk memberikan beragam pemikiran dari para ahli digunakan melalui metode deskriptif. Sementara teknik pengumpulan datanya menggunakan studi pustaka. Hasil penelitian membuktikan bahwa komponen komponen pendidikan karakter yang dilaksanakan secara terintegrasi memberikan efek yang positif terhadap perubahan perilaku dan sikap siswa terutama karakter jujur. Dampak dari hasil kajian ini adalah bahwa penanaman nilai karakter harus sudah dibiasakan sejak dini sehingga anak sudah terbiasa dengan hal hal yang baik sejak dini.261-270 -
Pengembangan Media Scrapbook Berbasis Picture And Picture Berorientasi Wawasan Kebangsaan
Didit Yulian Kasdriyanto, Ludfi Arya Wardana (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i1.1255 | Check in Google Scholar
Permasalahan pembelajaran anak usia dini umur 6-8 tahun ditemukan yaitu, hasil belajar siswa yang belum optimal dan kurangnya minat belajar siswa. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan media scrapbook berbasis picture and picture berorientasi wawasan kebangsaan yang valid, praktis dan efektif pada anak umur 6-8 tahun di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan model pengembangan Borg & Gall. Pengembangan yang dilakukan diawali dengan studi pendahuluan, dilanjutkan dengan perencanaan, desain produk, validasi produk, uji coba produk dan produk akhir. Hasil validasi ahli materi valid tanpa revisi dan hasil validasi ahli media mencapai valid tanpa revisi. Uji coba terbatas dilakukan kepada guru dan siswa SD Namira School Probolinggo. Hasil rata-rata angket kepraktisan guru valid tanpa revisi. Hasil evaluasi belajar siswa menunjukkan 20 siswa telah tuntas belajar. Berdasarkan hasil di atas, media ini telah valid, praktis dan efektif sehingga media ini dapat meningkatkan proses dan hasil belajar serta menanamkan wawasan kebangsaan sejak usia dini
271-278 -
Pengaruh Lingkungan Literasi di Kelas terhadap Kemampuan Membaca Permulaan Anak
Esra Sangelia Sinaga, Nurbiana Dhieni, Tjipto Sumadi (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i1.1264 | Check in Google Scholar
Kemampuan membaca permulaan adalah tahap awal anak belajar membaca yang berkaitan dengan upaya pertamanya memahami bahasa tulis. Lingkungan literasi adalah salah satu faktor yang mempengaruhi kemampuan membaca permulaan. Selain lingkungan rumah, anak juga mendapatkan stimulasi dari sekolah, sehingga perlu untuk melihat pengaruh kualitas lingkungan literasi di kelas terhadap kemampuan membaca permulaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan lingkungan literasi di kelas dalam mempengaruhi kemampuan membaca permulaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik kajian pustaka yang bersumber dari buku dan literatur terdahulu sesuai dengan topik penelitian. Teknik analisis data dalam penelitian ini terdiri dari reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Hasil menunjukkan bahwa lingkungan literasi di kelas mempengaruhi kemampuan membaca permulaan. Ruang kelas dengan sumber literasi yang kaya dan penataan yang sesuai mendukung perkembangan kemampuan membaca permulaan. Hal ini perlu diketahui agar pihak sekolah memahami pentingnya membangun lingkungan literasi yang baik di kelas untuk mendukung perkembangan kemampuan membaca permulaan anak279-287 -
Dampak Pembelajaran Daring terhadap Siswa usia 5-8 tahun
Nana Sutarna, Arrofa Acesta, Nika Cahyati, Sendi Fauzi Giwangsa, Dedi Iskandar, Harmawati Harmawati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i1.1265 | Check in Google Scholar
Dampak yang terjadi saat pandemi covid 19 bukan hanya pada sector ekonomi, namun juga dalam pendidikan, salah satunya adalah mengakibatkan pembelajaran daring, banyak dampak yang di rasakan saat pembelajaran daring, dampak negative lebih menonjol dari pada dampak positif saat menjalani pembelajaran daring. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak pembelajaran daring terhadap siswa usia 5-8 tahun saat pandemi covid 19. Metode penelitian ini adalah menggunakan metode kualitatif fenomenologis, data di peroleh melalui angket, subjek dari penelitian ini adalah orang tua yang memiliki anak usia 5-8 tahun guru PAUD dan Guru SD tingkat rendah Kecamatan Darma Kabupaten Kuningan. Hasil penelitian ini adalah bahwa pembelajaran daring memiliki beberapa dampak pada siswa yaitu siswa menjadi kurang bersosialisasi, siswa mengalami kekerasan verbal, kurangnya kedisiplinan dalam pembelajaran di rumah, fasilitas pembelajaran yang tidak memadai, dan tidak tercapai tujuan pembelajaran pada siswa
288-297 -
Bahan Ajar Matematika Berbasis Model Pembelajaran Tematik terhadap Kemampuan Berhitung Anak Usia Dini
Misrawati Misrawati, Dadan Suryana (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i1.1249 | Check in Google Scholar
Bahan ajar merupakan bahan-bahan atau materi pembelajaran yang disusun secara sistematis yang digunakan guru dan siswa dalam proses pembelajaran di sekolah. Bahan ajar yang digunakan yaitu bahan ajar berupa buku paket yang peneliti gunakan di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana pengaruh bahan ajar matematika terhadap kemampuan berhitung anak di Taman Kanak-kanak Pertiwi Kabupaten Solok. Jenis penelitian ini yaitu menggunakan penelitian kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini yaitu guru di Taman Kanak-kanak Pertiwi Kabupaten Solok. Teknik analisis data yang digunakan yaitu menggunakan aplikasi SPSS 22. Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan angket yang sudah divalidasi oleh dosen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar matematika berpengaruh secara langsung terhadap kemampuan matematika anak. Hal ini terlihat bahwa pada saat melakukan tanya jawab seputar matematika, anak terlihat aktif dalam menjawab berbagai pertanyaan yang dilakukan oleh guru. Selain itu, pada saat diskusi di dalam kelas terlihat anak-anak sangat antusias saat belajar menggunakan bahan ajar matematika298-306 -
Improving Early Childhood Education Management through Problem Identification of Institutions
Upik Elok Endang Rasmani, Warananinngtyas Palupi, Jumiatmoko Jumiatmoko, Nurul Shofiatin Zuhro, Anjar Fitrianingtyas (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i1.888 | Check in Google Scholar
The success of managing early childhood education institutions is determined by management aspects such as curriculum, infrastructure, marketing, students, supervision and educators. One of the most important management is management that regulates education personnel because this management determines how educators provide facilities to develop children's abilities so that they can achieve the expected educational goals. This study aims to improve PAUD (Early Childhood Education) Management by identifying institutional problems. This study used a qualitative descriptive research model. The research sample was teachers in Kindergarten AULIA Surakarta. The results showed that the observation, attention, communication, personality of the teacher and the child was good and the teacher always conducted consultations on children's problems. It showed that the average AULIA Surakarta kindergarten teacher had done their job well.307-314 -
Teams Games Tournament untuk Meningkatkan Kemampuan Mengenal Lambang Bilangan pada Anak Usia Dini
Indah Setianingrum, Nur Azizah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i1.1268 | Check in Google Scholar
Teams Games Tournament (TGT) adalah tipe pembelajaran kooperatif yang menempatkan siswa dalam kelompok kecil beranggotakan 5 sampai 6 siswa yang memiliki kemampuan, jenis kelamin dan ras berbeda. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model pembelajaran kooperatif tipe TGT untuk anak usia 4-5 tahun. Penelitian ini mengadaptasi pendekatan Reseach and Development (RnD) dengan menggunakan model ADDIE, yang mencakup tahap analyze, design dan Develop. Penelitian menggunakan 3 tahap karena kondisi pandemi Covid-19, menjadikan sulitnya mendapatkan izin penelitian di lembaga untuk melanjutkan ke tahap selanjutnya. Penilaian ahli materi menunjukkan koefisien 84,37% yang memiliki arti sangat layak. Selain itu, penilaian ahli media menunjukkan koefisien 87,17% yang memiliki arti sangat layak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa produk penelitian berupa model pembelajaran kooperatif tipe TGT untuk anak usia 4-5 tahun memiliki keberterimaan berdasarkan penilaian ahli materi dan media. Hasil penelitian ini merekomendasikan untuk mengidentifikasi secara empiris keefektifan model pembelajaran kooperatif tipe TGT untuk anak usia 4-5 tahun.315-327 -
Communication Process in Field Trip as a Learning Method for PAUD Children in Bandung
Ditha Prasanti, Kismiyati El Karimah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i1.912 | Check in Google Scholar
This article is the result of research conducted by the author at one of the Foundation for Early Childhood Education (ECE) in the city of Bandung. Starting from the hectic variety of field trip activities organized by each PAUD institution, there were complaints from parents of students regarding funds that had to be spent if the field trip was out of town, and other pros and cons in aspects of PAUD children's learning methods. The results of the research conducted show as follows: 1) field trip activities as an effective learning method used by teachers in the gross motor learning process in the PAUD; 2) the communication process carried out in field trip activities consists of communicator aspects, messages given, and the media used , and the result or effect in the field trip.328-340 -
Pengaruh Metode Sumbang Kurenah terhadap Perkembangan Karakter Anak Taman Kanak-kanak Kecamatan Rao
Dadan Suryana, Farida Mayar, Rustika Eka Sari (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i1.1296 | Check in Google Scholar
Pendidikan berbasiskan budaya lokal terhadap prilaku positif nilai sumbang duo baleh berfungsi membentuk karakter budaya peserta didik melalui metoda bermain sambil belajar dan pembiasaan.. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana pelaksanaan metode sumbang kurenah terhadap perkembangan karakter anak usia dini di Kabupaten Rao Kecamatan Pasaman. Jenis penelitian ini yaitu menggunakan penelitian kombinasi (Mixed Method) melalui pendekatan explanatory design. Subjek/Informan dalam penelitian ini yaitu guru dan orangtua di Taman Kanak-kanak di Kabupaten Rao Kecamatan Pasaman.Teknik analisis data yang digunakan untuk penelitian kuantitatif yaitu cross sectional design sedangkan untuk penelitian kualitatif yaitu menggunakan alur dari Miles dan Huberman. Teknik pengumpulan data kuantitatif yaitu menggunakan angket sedangkan untuk kuaalitatif terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwaReaksi anak saat dikenalkan metode sumbang kurenah yaitu anak-anak terlihat bersemangat. Metode sumbang kurenahberpengaruh secara langsung terhadap perkembangan karakter anak dengan tingkat capaian sebesar 48,5%. Metode sumbang kurenah dapat mengembangkan karakter anak melalui bermain beran seperti sosiodrama, bercerita tentang penanaman nilai moral maupun metode tanya jawab tentang adat istiadat budaya Minangkabau.341-352 -
Pengaruh Pemberian Reward Animasi terhadap Motivasi Belajar Anak Usia Dini selama Pembelajaran Daring
Mira Agustina, Elisa Novie Azizah, Dita Primashanti Koesmadi (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i1.1331 | Check in Google Scholar
Proses pembelajaran pada jenjang pendidikan anak usia dini di masa pandemi covid-19 telah beradaptasi menjadi model pembelajaran daring. Model pembelajaran daring dipilih karena dianggap lebih efektif untuk diterapkan pada masa pandemi ini. Namun demikian, penerapan model pembelajaran daring menemui beberapa permasalahan salah satunya yaitu motivasi belajar anak yang menurun. Sesuai dengan permasalahan tersebut, penelitian  ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian reward animasi terhadap motivasi belajar anak usia dini selama pembelajaran daring, khususnya anak berusia 4 hingga 5 tahun. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-eksperimental design jenis One-Group Pre-Test Post-Test Design. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah Participant Observation. Penelitian diawali dengan melakukan tes awal, kemudian diberikan treatment. setelah diberikan treatment kemudian diakhiri dengan memberikan tes akhir (post test). Hasil dari penelitian ini menunjukkan peningkatan motivasi belajar anak pada hasil pengukuran post test. Hal ini menunjukkan bahwa pemberian reward animasi dapat meningkatkan motivasi belajar anak usia dini selama pembelajaran daring.353-361 -
Persepsi Guru PAUD terhadap Pembelajaran Online: Fenomena Masa Pandemi Covid-19
Malpaleni Satriana, Muhammad Ramli Buhari, Makmun Makmun, Febry Maghfirah, Wiwik Haryani, Tri Wahyuningsih, Hadi Wardana, Antung Dewi Nurliana Sagita, Lidia Oktamarina, Ali Abu Bakar (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i1.1353 | Check in Google Scholar
Beberapa fenomena yang terjadi pada masa pandemi covid-19, diantaranya berkenaan pembelajaran online di lembaga PAUD. Penelitian bertujuan untuk mengungkap persepsi guru PAUD terhadap pembelajaran online. Partisipan 19 guru dari 18 lembaga PAUD di 9 provinsi Indonesia memberikan data hasil wawancara dan dokumentasi untuk diobservasi. Penelitian dilakukan selama 8 bulan (Agustus 2020-Maret 2021) yang menunjukkan bahwa pembelajaran online sebagai kegiatan pembelajaran yang dilakukan jarak jauh menggunakan perangkat teknologi; guru tetap menyiapkan perangkat pembelajaran, media, aplikasi, jadwal, dan strategi pada proses pembelajaran online; pembelajaran online tidak efektif diterapkan pada anak usia dini karena jaringan internet yang kurang stabil, anak kurang fokus memperhatikan guru, dan anak kurang tertarik pada pembelajaran online; orang tua memiliki peran penting dalam proses pembelajaran online. Kebaruan penelitian adalah mengkaji persepsi guru PAUD terhadap pembelajaran online walaupun belum mewakili persepsi guru PAUD di Indonesia dan diperoleh kelebihan dan kekurangan dari pembelajaran online pada anak usia dini362-373 -
Perhatian Orang tua dalam Mendukung Keterampilan Sosial Anak selama Pandemi Covid-19
Lia Kusuma, Dimyati Dimyati, Harun Harun (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i1.959 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk perhatian orang tua dalam mendukung keterampilan sosial anak selama masa pandemic covid-19. Alasan mengambil penelitian ini karena dengan adanya kebijakan physical distancing menuntut sementara waktu untuk tidak berinteraksi sosial secara langsung dengan teman sebaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dengan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Instrumen pengumpulan data menggunakan angket skala perhatian orang tua dan didistribusikan secara online. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Responden dalam penelitian ini berjumlah 64 orang tua yang terkumpul dari hasil penyebaran kuesioner melalui broadcast Telegram, Whatsapp, IG dan FB selama 1 minggu. Hasil penelitian didapatkan bahwa 76,19% atau 48 orang termasuk ke dalam kategori tinggi dalam memberikan perhatian pada anak selama berada di rumah. Kekhawatiran orang tua akan kurang terasahnya keterampilan sosial dapat diminimalkan dengan memberikan perhatian yang dapat dilakukan di rumah melalui pemberian kasih sayang, pengawasan, pemberian keteladanan dan mengajarkan berbuat baik kepada sesama373-491 -
Pengembangan Model Kurikulum PAUD 2013 Berbasis Kearifan Lokal Suku Ngalum Ok
Elka Mimin (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i1.1327 | Check in Google Scholar
Artikel ini merupakan hasil penelitian dalam rangka mengembangkan Model Kurikulum PAUD 2013 Berbasis Kearifan Lokal Suku Ngalum Ok dengan metode Research & Development (R&D) model ADDIE melalui tahapan penelitian Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluations. Secara teknis, penelitian ini dilakukan dalam tiga tahap yaitu Tahap Analisis, Tahap Desain dan Tahap Pengembangan. Subjek penelitian adalah Suku Ngalum Ok. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, model pengembangan Kurikulum PAUD 2013 perlu dikembangkan berbasis Kearifan Lokal dengan memasukkan unsur-unsur kearifan lokal, seperti: Nik Yepki Nik Talaki, Tena Mangoptepki, Bauk Wal dan Mapolki Miki; Permainan Tradisional seperti Womnong, Taungek, Dakbit, Atuk, Okhit; Bolibong; dan Diihong dan Nilai-Nilai kehidupan universal seperti kejujuran, sopan santun, saling menghormati, gotong-royong, keadilan dan lain sebagainya. Harapannya, model pengembangan kurikulum PAUD 2013 berbasis kearifan lokal Suku Ngalum Ok dapat menjadi model pembelajaran kontekstual pada anak usia dini; sekaligus merupakan upaya untuk mempertahankan eksistensi kearifan lokal sebagai identitas bangsa.Â
374-388 -
Perkembangan Kemandirian dan Keterampilan Sosial Anak Usia 5-6 Tahun dalam Pengasuhan Dual Career Family
Chasya Aghniarrahmah, Lara Fridani, Asep Supena (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i1.1319 | Check in Google Scholar
Kemandirian dan keterampilan sosial merupakan dua hal fundamental yang harus distimulus sejak usia dini yang dipengaruhi oleh pengasuhan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk-bentuk kemandirian dan keterampilan sosial yang muncul pada anak uisa 5-6 tahun yang memiliki kedua orang tua bekerja di Jakarta. Penelitian menggunakan metode kualitatif jenis studi kasus tipe single case study. Subjek penelitian berinisial K, usia 6 tahun memiliki kedua orang tua bekerja. Subjek dan informan dipilih melalui teknik purposive sampling. Data pada penelitian diperoleh melalui pengamatan, wawancara yang mendalam dan pengumpulan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles and Hubberman. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan antara kemandirian saat anak di rumah dan di sekolah, keterampilan sosial anak belum berkembang sesuai dengan tahapan usianya, adanya pelimpahan pengasuhan yang dilakukan orang tua kepada pihak ketiga yaitu nenek dan pengasuh, serta adanya perbedaan penerapan pola pengasuhan yang diberikan oleh orang tua dan nenek.389-400 -
Peran Pola Komunikasi Orang Tua terhadap Perkembangan Emosi Anak Usia 4-5 di Masa New Normal
Zulfa Nailli Munna, Arwendis Wijayanti, Octavian Dwi Tanto (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i1.1334 | Check in Google Scholar
Peran pola komunikasi orang tua dalam perkembangan anak sangat dibutuhkan, terlebih di masa new normal ini intesitas kebersamaan anak dengan orang tua menjadi lebih sering. Penelitian ini untuk mengidentifikasikan temuan peran pola komunikasi orang tua terhadap perkembangan emosi anak usia 4-5 tahun di TK Darmawanita Macanan 2, Kecamatan Jogorogo, Kabupaten Ngawi. Dengan mengamati anak 4-5 tahun yang merespon positif pembelajaran daring, metode penelitian studi kasus dengan pendekatan kualitatif, Miles and Huberman adalah teknik analisis data yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan dalam melakukan komunikasi bentuk pola komunikasi yang diterapkan orang tua adalah terbuka, kompromi dan support positif. Bentuk ini muncul karena adanya proses pola komunikasi seperti mengajak bermain anak, memberikan telling story, dan ice breaking yang menarik kepada anak. Adapun kesabaran orang tua, kreativitas orang tua, dan ketersediaan APE merupakan faktor yang mempengaruhi pola komunikasi orang tua yang baik dengan anak sehingga perkembangan emosi anak dapat berkembang dengan baik401-409 -
Pengembangan Model Pembelajaran Natural Messy Play sebagai Optimalisasi Kecerdasan Kinestetik Anak
Aulia Annisa (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i1.914 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis, mengembangkan, dan menguji efektifitas dari model pembelajaran Natural Messy Play dalam meningkatkan kecerdasan kinestetik anak usai 4-5 tahun. Penelitian ini menggunakan jenis research and development dengan subjek uji coba sebanyak 120 orang anak usia 4-5 tahun se-Kabupaten Sleman. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan angket dengan desain equivalent time series design. Efektivitas model pembelajaran Natural Messy Play dianalisis menggunakan uji Kruskal Wallis dengan taraf signifikansi 0,05. Penelitian pengembangan ini memperoleh hasil berupa: (1) Natural Messy Play dinyatakan sebagai sebuah model pembelajaran berdasarkan karakteristik sintaks, system sosial, sistem pendukung, dan peran guru; (2) model pembelajaran Natural Messy Play dinyatakan layak digunakan dengan kategori sangat baik; (3) model pembelajaran Natural Messy Play dinyatakan efektif digunakan sebagai optimalisasi kecerdasan kinestetik anak usia 4-5 tahun se-Kabupaten Sleman berdasarkan analisis Hasil uji statistik Kruskal Wallis yang memperoleh nilai sig. 0,00.410-419 -
Identifikasi Nilai Agama Islam pada Anak Usia Dini
Bina Fitriah Ardiansari, Dimyati Dimyati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i1.926 | Check in Google Scholar
Tuntutan pembelajaran yang semakin kompleks menyebabkan semakin berkurangnya aktivitas yang berkaitan dengan nilai agama Islam pada anak usia dini. Sedangkan, pendidikan nilai agama Islam pada anak usia dini merupakan pondasi yang sangat penting sebagai peletakkan dasar keagamaan supaya menjadi pribadi yang taat beribadah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai agama Islam pada anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian pustaka dengan mengumpulkan data dari karya tulis ilmiah dan penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai agama Islam dapat ditanamkan melalui kegiatan pembiasaan dan keteladanan. Oleh karena itu sebagai seorang guru maupun orang tua harus berupaya memiliki kepribadian baik yang dapat dijadikan contoh sebagai sifat teladan bagi anak. Guru dan orangtua sebaiknya selalu meningkatkan wawasan pengetahuan, pemahaman dan keterampilan yang berkaitan dengan pengembangan nilai agama Islam anak usia dini420-429 -
Perspektif Orang Tua terhadap Pelaksanaan Les Calistung di Masa Pandemi Covid-19
Erischa Nurul Ma'ruf, Amir Syamsudin (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i1.935 | Check in Google Scholar
Pandemi Covid-19 merambah sejak awal tahun 2020, salah satunya memberikan dampak pada aspek pendidikan. Hal ini menyebabkan orang tua merasa khawatir dengan kemampuan anak-anaknya dalam mengikuti pelajaran dari sekolah, terutama dalam hal persiapan anak masuk ke jenjang Sekolah Dasar (SD). Sekolah akhirnya memutuskan untuk mengadakan les calistung. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai perspektif orang tua terhadap pelaksanaan les calistung di masa pandemi covid-19 di TK Setia Rini Jetis Bantul Yogyakarta. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Metode yang digunakan adalah studi kasus. Pengumpulan data dilaksanakan dengan wawancara mendalam dengan 10 orang tua siswa, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah orang tua setuju dan merasa senang karena guru dalam memberikan les calistung dengan situasi yang menyenangkan kepada anak sehingga anak juga merasa senang. Pencapaian perkembangan anak dalam calistung sejumlah 7 anak sudah mampu membaca, menulis dan berhitung sesuai dengan usianya. Guru juga memberikan pemahaman kepada orang tua tentang cara mengajarkan calistung yang sesuai dengan perkembangan usia anak untuk diterapkan orang tua di rumah430-444 -
Temu Baur Budaya dan Matematika : Kue Tradisional Konjo pada Pengenalan Bentuk Geometri Anak Usia Dini
Khaerun Nisa, Syarifah Halifah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i1.936 | Check in Google Scholar
Kesenjangan antara matematika di sekolah dengan realitas matematika dalam kehidupan serta minimnya lembaga PAUD/PIAUD yang menerapkan pemanfaatan kearifan lokal pada proses pembelajaran menjadi latar belakang penelitian ini urgen dilakukan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan konsep geometri pada kue tradisional Konjo serta proses penggunaan kue tradisional Konjo pada pengenalan geometri anak usia dini. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat sembilan jenis kue Konjo tradisional yang mengandung konsep geometri, yaitu dumpi eja dan dumpi paripuluk lekleng yang mengandung konsep lingkaran, kalimbu' dan tetuk mengandung konsep persegi panjang, ruhu'-ruhu' memuat konsep kerucut. Onde-onde dan kacipo' memuat konsep bola, gogoso bittahe berisi konsep balok dan roko'-roko' cangkudi' memuat konsep limas segiempat. Proses pemanfaatan kue Konjo tradisional dalam pengenalan bentuk geometri pada anak usia dini meliputi kegiatan pembuka, kegiatan inti, dan kegiatan penutup.
445-456 -
Pengembangan Program Pembelajaran Tematik Berbasis Nilai-Nilai Keislaman untuk TK/RA
Miratul Hayati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i1.938 | Check in Google Scholar
Program pembelajaran yang baik harus menentukan tujuan yang akan dicapai. Dibutuhkan perencanaan yang jelas sehingga anak tidak diperlakukan dengan pendekatan yang tidak tepat atau bahkan pendekatan yang merugikan. Penelitian ini berupaya untuk menciptakan satu desain program stimulasi anak yang sesuai dengan perkembangannya, menciptakan program pembelajaran yang ramah anak berbasis nilai-nilai keislaman. Sehingga Taman Kanak-Kanak (TK) berbasis Islam dan Raudhatul Athfal (RA) yang diselenggarakan dapat dijalankan dengan baik dan menjadikannya sebagai taman bermain anak yang konstruktif, edukatif, dan ramah anak. Model peneitian yang digunakan adalah Research and Development (RnD) model Borg and Gall yang dimodifikasi dengan model instruksional Dick and Carey. Fokus penelitian mengacu kepada upaya pengembangan: identifikasi tujuan pembelajaran (2) melakukan analisis materi ajar (3) melakukan analisis peserta didik dan konteks pembelajaran, (4) menetukan target pembelajaran (5) mengembangkan instrumen penilaian (6) mengembangkan strategi belajar (7) menyeleksi bahan ajar untuk diterapkan. Penelitian ini diharapkan menjadi acuan pengembangan program pembelajaran tematik berbasis nilai-nilai keislaman di TK dan RA. Hasil penelitian ini berbentuk program pembelajaran yang memuat tema-tema pembelajaran tematik yang disesuaikan dengan tahap perkembangan dan kebutuhan belajar anak berbasis nilai-nilai keislaman.457-472 -
Perencanaan Pembelajaran Nilai Multikultural Anak Usia Dini
Kasmiati Kasmiati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i1.1274 | Check in Google Scholar
PAUD Karuna Dipa Palu merupakan satuan pendidikan anak usia dini yang mengintegrasikan nilai multikultural dalam kegiatan pembelajaran. Perencanaan pembelajaran di PAUD Karuna Dipa Palu didesain untuk menginternalisasikan nilai multikulturalisme. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan dan mendeskripsikan perencanaan pembelajaran nilai multukultural yang dilakukan PAUD Karuna Dipa Palu. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif-kualitatif, yaitu penelitian yang mengkaji fenomena perencanaan pembelajaran nilai multikultural dengan fokus mengekspos fenomena tersebut. Hasil penelitiannya adalah perencanaan pembelajaran multikultural di disusun berdasarkan Kurikulum 2013 yang perencanaan dan bahan pembelajaran multikulturalnya disusun dalam bentuk RPPM yang berbasis nilai multikultural dan dikembangkan melalui RPPH. RPPM dan RPPH menjadi dasar perencanaan pembelajaran yang memuat kompetensi inti dan kompetensi dasar dengan menggunakan model pembelajaran tematik terpadu. Penyusunannya dilakukan dengan menetapkan RPPH dengan mengacu pada RPPM yang berisi waktu kegiatan belajar, materi belajar, materi pembiasaan, alat, media, sumber belajar, dan kegiatan yang menginternalisasikan nilai multikultural492-504 -
Penerapan Media Pembelajaran Interaktif Kearifan Lokal Kabupaten Semarang
Swantyka Ilham Prahesti, Syifa Fauziah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i1.879 | Check in Google Scholar
Anak usia dini memerlukan banyak sekali informasi untuk mengisi pengetahuannya agar siap menjadi manusia sesungguhnya. Dalam hal ini memberikan pengetahuan tentang kearifan lokal di setiap daerah kepada anak-anak. Penelitian ini secara umum bertujuan untuk meneliti dan mengembangkan suatu media pembelajaran. Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk menentukan hasil pencapaian pengetahuan menggunakan media pembelajaran interaktif dan media konvensional. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode kuantitatif. Desain penelitian ini menggunakan quasi group design. Hasil dan pembahasan dalam penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa hasil pencapaian media pembelajaran interaktif kearifan lokal kabupaten semarang menggunakan video animasi lebih besar dari pada hasil pencapaian media pembelajaran interaktif kearifan lokal kabupaten semarang menggunakan video konvensional. Saran dalam penelitian ini yaitu dapat melakukan penelitian lanjutan terkait Media Pembelajaran Interaktif Kearifan Lokal Kabupaten Semarang dengan menggunakan tema atau daerah lainnya505-512 -
Pengembangan Busy Book Berbasis Neurosains dalam Rangka Pengenalan Seks untuk Anak Usia Dini
Desni Yuniarni (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i1.1336 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan busy book dalam rangka pengenalan pendidikan seks untuk anak usia dini di Taman Kanak-kanak. Busy book berdasarkan neurosains berisi berbagai macam gambar yang menarik, hal ini sesuai dengan sistem kerja otak, dimana otak akan lebih mudah menangkap informasi dalam bentuk gambar daripada tulisan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan dalam penelitian yang mengacu pada model penelitian dan pengembangan 4D (four-D), yang diadaptasikan menjadi 4P yaitu pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebaran. Hasil penelitian ini menunjukkan busy book dalam rangka pengenalan pendidikan seks untuk anak usia dini yang dikembangkan oleh peneliti masuk dalam kategori sangat layak yaitu memperoleh skor rata-rata 3,9 dengan skor maksimal 4 dalam hal kesesuaian materi dan memperoleh skor rata-rata 3,5 dengan skor maksimal 4 dalam hal kesesuaian media513-525 -
“Dosen Ngajar On the Roadâ€: Persepsi Mahasiswa tentang Fenomena Pembelajaran Era Covid-19
Mardianto Mardianto, Muhammad Shaleh Assingkily (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i1.1374 | Check in Google Scholar
Ngajar on the road merupakan fenomena “baru†sejak pandemi Covid-19, di mana dosen mengajar mahasiswa melalui aplikasi Zoom sambil mengendarai atau menumpangi mobil. Tulisan ini bertujuan untuk menganalisa persepsi mahasiswa prodi PIAUD STIT Al-Ittihadiyah Labuhanbatu Utara tentang fenomena dosen ngajar on the road di era pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode field research untuk mengungkap dan mengumpulkan data penelitian melalui teknik observasi, wawancara dan studi dokumen yang disesuaikan dengan protokol kesehatan. Melalui penelitian ini, ditemukan 2 (dua) hasil, yaitu (1) mahasiswa menganggap bahwa ngajar on the road memiliki dampak negatif (meliputi; bahaya dan melanggar lalu lintas, tidak efektif, suara bising klakson di jalanan, teladan tidak baik bagi mahasiswa, hingga konsentrasi belajar yang tidak fokus) dan dampak positif (meliputi; pembelajaran lebih fleksibel dan tepat waktu). (2) pola pembelajaran yang diterapkan oleh dosen selama pandemi Covid-19 meliputi presentasi via Youtube, diskusi dan tanya jawab via Zoom atau WhatsApp Group.526-538 -
Management of Islamic Religious Education Learning in Children with Special Needs
Rosyida Nurul Anwar (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i1.971 | Check in Google Scholar
Pendidikan agama Islam yang diajarkan pada anak berkebutuhan khusus lazimnya dilakukan dengan manajemen pembelajaran yang matang. Tujuan penelitian untuk mengetahui manajemen pembelajaran pendidikan agama Islam pada anak berkebutuhan khusus yang meliputi perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pada proses pembelajaran pendidikan agama Islam. Jenis penelitian menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek pada penelitian sebanyak 31 guru yang terdiri dari 2 kepala sekolah dan 29 guru. Metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran pendidikan agama Islam pada anak berkebutuhan khusus melibatkan seluruh komponen yaitu guru, siswa, tujuan, sumber belajar dan hasil belajar. Pelaksanaan pembelajaran menerapkan prinsip-prinsip umum dan khusus sesuai karakteristik anak berkebutuhan khusus. Evaluasi pembelajaran disesuaikan dengan kurikulum yang berlaku serta memodifikasi dengan kesepakatan sekolah. Manajemen pembelajaran pendidikan agama Islam dibutuhkan sebagai upaya mempersiapkan anak berkebutuhan khusus siap memasuki pendidikan dasar serta mengarungi kehidupannya sesuai dengan nilai-nilai Islam yang seutuhnya539-548 -
Analisis Guru dalam Menjaga Tata Kelola Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini Selama Pandemi Covid-19
Maria Qoriah, Siti Masitoh, Sri Setyowati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i1.1453 | Check in Google Scholar
Penelitian untuk menganalisis guru dalam menjaga tata kelola pembelajaran pendidikan Anak Usia Dini Selama Pandemi Covid-19. Metode penelitian digunakan dalam penelitian adalah metode kualitatif deskriptif menggunakan pendekatan studi kasus. Subjek yang digunakan pada penelitian guru tiap dari lembaga sekolah yang berjumlah 18 guru di Kota Surabaya penentuan subjek berdasarkan pemilihan sekolah Taman Kanak-kanak yang hanya terakreditasi A. Teknik pengumpulan data berupa wawancara melalui whatsapp. Analisis data coding dan dideskripsikan secara narasi menggunakan koleksi data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata kelola perencanaan pada masa Pandemi Covid-19 rencana pembelajaran dinyatakan bahwa perencanaan pembelajaran anak usia dini meliputi perencanaan semester, rencana kegiatan mingguan (RKM), dan rencana kegiatan harian (RKH) dengan menggunakan kurikulum darurat. Tata kelola pelaksanaan pembelajaran menggunakan variasi blended learning dengan memadukan pembelajaran daring dan luring (home visit). Sedangkan untuk tata kelola evaluasi pembelajaran selama covid-19 dengan menggunakan penilaian fortopolio dan berbasis praktik secara online di rumah549-557 -
Deteksi Dini Motorik Kasar pada Anak Usia 4-6 Tahun
Humaedi Humaedi, Andi Saparia, Besse Nirmala, Ikhwan Abduh (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v6i1.1368 | Check in Google Scholar
Gerak bagi manusia merupakan kebutuhan terlebih bagi anak yang masih dalam proses tumbuh kembang. Penelitian ini berupaya untuk melakukan deteksi dini motorik kasar anak usia 4-6 Tahun di Kota Palu. Penelusuran yang dilakukan menggunakan penelitian deksriptif. Sampel terdiri dari 344 anak terbagi atas 168 orang anak laki-laki dan 176 anak perempuan yang tersebar di 20 lembaga PAUD yang ada di kota Palu dengan menggunakan teknik total sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan 4 jenis tes yakni (1) tes meloncat tanpa awalan, (2) tes berdiri satu kaki, (3) tes kekuatan tangan, dan (4) tes kecepatan. Teknik analisis dengan menggunakan analisis deskriptif persentase. Adapun kesimpulan yaitu hasil pengukuran ditemukan kondisi motorik kasar anak berada pada kategori sedang sehingga dapat dikatakan masih dalam tahap perkembangan. Olehnya itu, hendaknya guru PAUD lebih menekankan model pembelajaran yang memacu kemampuan gerak motorik kasar sehingga dapat mendukung pencapaian prestasi anak di masa depan.558-564


