Abstract


Ngajar on the road merupakan fenomena “baru” sejak pandemi Covid-19, di mana dosen mengajar mahasiswa melalui aplikasi Zoom sambil mengendarai atau menumpangi mobil. Tulisan ini bertujuan untuk menganalisa persepsi mahasiswa prodi PIAUD STIT Al-Ittihadiyah Labuhanbatu Utara tentang fenomena dosen ngajar on the road di era pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode field research untuk mengungkap dan mengumpulkan data penelitian melalui teknik observasi, wawancara dan studi dokumen yang disesuaikan dengan protokol kesehatan. Melalui penelitian ini, ditemukan 2 (dua) hasil, yaitu (1) mahasiswa menganggap bahwa ngajar on the road memiliki dampak negatif (meliputi; bahaya dan melanggar lalu lintas, tidak efektif, suara bising klakson di jalanan, teladan tidak baik bagi mahasiswa, hingga konsentrasi belajar yang tidak fokus) dan dampak positif (meliputi; pembelajaran lebih fleksibel dan tepat waktu). (2) pola pembelajaran yang diterapkan oleh dosen selama pandemi Covid-19 meliputi presentasi via Youtube, diskusi dan tanya jawab via Zoom atau WhatsApp Group.

Keywords


era covid-19; ngajar on the road; pembelajaran; persepsi mahasiswa piaud