Vol. 4 No. 1 (2020)
Total Articles: 50 | Total Pages: 490
Issue Coverage: 120 Author(s) from 1 Country(s)
Indonesia (118)
Full Issue
Articles
-
Peningkatan Keterampilan Sosial melalui Kegiatan Tari Saman
Mulya Sari, Elindra Yetti, Asep Supena (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i1.240 | Check in Google Scholar
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses implementasi bermain tari saman untuk meningkatkan keterampilan sosial anak kelas Dua SD Negeri Satu Rikit Gaib. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan model Kemmis dan Mc Taggart. Subjek pada penelitian ini adalah anak laki-laki kelas Dua SD Satu Rikit Gaib sejumlah 11 anak. Penelitian ini dilakukan sebanyak Dua siklus, siklus pertama sejumlah delapan kali pertemuan dan siklus yang keDua sebanyak empat kali pertemuan. Analisis data pada penelitian ini menggunakan kualitatif dan kuantitatif. Analisis kuantitatif menggunakan statistik deskriptif untuk membandingkan hasil pada siklus pertama dan siklus keDua. Analisis data kualitatif dengan cara menganalisis data dari hasilcatatan lapangan dan wawancara selama penelitian dengan langkah-langkah reduksi data, displaydata dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan sosial melalaui kegiatan tari saman meningkat dengan baik. Hal ini terlihat dari keberhasilan setiap siklus penelitian1-9 -
Pendekatan Holistik Integratif Berbasis Penguatan Keluarga pada Pendidikan Anak Usia Dini Full Day
Maulidya Ulfah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i1.255 | Check in Google Scholar
Holistik integratif merupakan pendekatan yang memerlukan kesinambungan dan keselarasan layanan bagi anak usia dini. Kerjasama antar bebagai pihak sangat diperlukan untuk keberhasilan pendekatan holistik integratif dalam lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui gambaran pendekatan holistik dan integratif berbasis penguatan keluarga dan hasil penerapannya pada PAUD Full Day di Kota Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan ialah deksriptif kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, dokumentasi dan observasi secara terstuktur. Hasil penelitian yang dilakukan yakni ditemukan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pendekatan holistik integratif berbasis penguatan keluarga di KB TK ‘Aisyiyah Ahmad Dahlan Full Day Kota Yogyakarta dengan hasil yang sesuai standar dari Peraturan Presiden No 60 tahun 2013. Hal ini terlihat dari hasil pengumpulan data yang dilakukan meliputi lima layanan/program pelaksanaan yaitu pendidikan, pengasuhan, gizi, kesehatan dan perlindungan. Dukungan keluarga sebagai penyelenggaran pendidikan anak di rumah dan partisipasi aktif dalam kegiatan di sekolah menjadi faktor pendukung keberhasilan pendekatan holistik integratif pada PAUD full day
10-19 -
Efektivitas Program Sekolah Ramah Anak dalam Meningkatkan Karakter Anak Usia Dini
Lenny Nuraeni, Andrisyah Andrisyah, Rita Nurunnisa (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i1.204 | Check in Google Scholar
Penelitian ini akan membahas tentang efektivitas program sekolah ramah anak dalam meningkatkan karakter anak usia dini. Tujuan Penelitian ini adalah analisis program sekolah ramah anak, peningkatan karakter anak setelah diterapkannya program sekolah ramah anak, analisis efektivitas sekolah ramah anak dalam meningkatkan karakter anak. Manfaat yang dapat diambil dari kegiatan penelitian ini adalah dapat memberikan kontribusi bagi beberapa pihak yang terkait. Penelitian ini menggunakan dua metode statistik untuk menganalisa data yaitu statistik deskriptif untuk mengukur nilai rata-rata simpangan baku serta statistik inferensial yaitu dalam bentuk analisis regresi dan analisis korelasi. Analisis regresi digunakan untuk mengungkapkan hubungan fungsional antara variabel-variabel penelitian, sedangkan analisis korelasi digunakan untuk mengukur derajat keeratan atau hubungan variabel penelitian. Teknik pengumpulan data yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah angket, wawancara, studi dokumentasi dan studi literatur. Hasil Uji Empiris menyatakan bahwa pengaruh yang dihasilkan oleh Program Sekolah Ramah Anak terhadap karakter anak usia dini bersifat positif. Hasil ini ditunjukan koefisien regresi yang positif. Hal ini memberikan arti bahwa perubahan atau kenaikan yang terjadi pada variabel Program Sekolah Ramah Anak dapat meningkatkan karakter Anak Usia Dini. Hubungan antara kedua variabel bersifat dependent dan signifikan. Artinya peningkatan karakter anak usia dini secara nyata dipengaruhi oleh adanya program Sekolah Ramah Anak.
20-29 -
Penerapan Model Evaluasi CIPPO dalam Mengevaluasi Penyelenggaraan Lembaga PAUD
Fela Yati, Yaswinda Yaswinda (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i1.238 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi peraturan menteri No. 137 tahun 2014 tentang dan No. 146 tahun 2014 tentang kurikulum pendidikan anak usia dini di Kelurahan Air Tawar Barat Kota Padang. Subjek penelitian adalah lembaga PAUD di Kelurahan Air Tawar Barat Kota Padang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan evaluasi CIPPO dan tipe penelitian deskriptif. Informan penelitian yakni kepala sekolah sebagai informan utama, serta bagian tenaga administrasi sebagai informan triangulasi. Teknik pengumpulan data penelitian adalah wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, implementasi Permendikbud No. 146 Tahun 2014 telah terlaksana dan Permendikbud No.137 Tahun 2014 secara keseluruhan belum terpenuhi secara optimal, seperti terdapat pada pengadaan sarana prasarana sekolah yang tidak terpenuhi, tidak memadai, dan tidak aman di digunakan oleh anak usia ini. Evaluasi CIPPO digunakan sebagai pengoptimalan kelemahan dari penerapan permendikbud No. 137 tahun 2014 pada beberapa lembaga PAUD di Kelurahan Air Tawar Barat Kota Padang.
30-40 -
Developing A Pop-Up Storybook Based on Multicultural Education for Early Childhood Students
Khairunisa Kusumaningrum, Sugeng Bayu Wahyono (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i1.230 | Check in Google Scholar
This development research was aimed to produce multicultural education-based Pop-Up storybooks for early childhood students. This development research referred to the development design procedures developed by Thiagarajan et al. The development design was grouped into four development procedures, which include: (a) define, (b) design, (c) develop, and (d) disseminate. The product trial was carried out through 2 stages: the limited trial done with only 6 students of Grade B in TK Vanda Perta Rini Kalasan and the main trial done with 22 students of Grade B in TK Vanda Perta Rini Kalasan. The results of the product feasibility assessment score through product validation from media expert were 3.8 (very feasible) and from material expert were 4 (very feasible). Based on the result, it can be concluded that the pop-up book is effective to be used for introducing the understanding of multicultural education for early childhood students.
41-49 -
Peningkatan Kemampuan Bicara Anak melalui Bermain Peran Berbasis Budaya
Yubariku Fika, Sri Martini Meilanie, Lara Fridani (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i1.229 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bicara bahasa indonesia anak di TK Ardiliana Amalia Palembang kelompok B2. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (Action Research). Subjek penelitian di TK Ardiliana Amalia kelompok B2 berjumlah 18 anak,. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan kemampuan bicara bahasa Indonesia anak melalui penerapan kegiatan bermain peran. Pada siklus pertama kemampuan bicara bahasa Indonesia anak mengalami peningkatan dari 1 anak yang hanya dapat memahami bahasa indoensia menjadi menjadi menjadi 9 anak. Pada siklus kedua kemampuan bicara bahasa Indonesia anak meningkat kembali dari 9 anak menjadi 14 anak. Berdasarkan kesepakatan antara peneliti dengan kolabolator bahwa, penelitian dikatakan berhasil jika mencapai 71% dari jumlah anak yaitu 13 dari 18 anak mencapai TCP minimal yang ditentukan bersama kolabolator maka penelitianpun dihentikan. Adapun indikator yang digunakan yaitu aspek pelafalan, kosakata, kelancaran, dan pemahaman. Penelitian ini menyimpulkan bahawa penerapan kegiatan bermain peran dapat meningkatkan kemampuan bicara bahasa Indonesia anak
50-57 -
Analisis Jawaban Siswa Usia 6 sampai 8 tahun terhadap Pembelajaran Sains Kreatif
Ramdhan Witarsa, Dini Xena Dista (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i1.288 | Check in Google Scholar
Tujuan penelitian dari artikel ini adalah untuk menganalisis jawaban-jawaban siswa sekolah dasar kelas rendah terhadap pertanyaan-pertanyaan yang diberikan guru saat pembelajaran sains kreatif yang dilakukan di kelas. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kuantitatif. Guru memberikan sejumlah pertanyaan mengenai sains, kemudian siswa merespon jawaban tersebut, dan kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Pertanyaan-pertanyaan yang guru berikan berupa pertanyaan tertutup dan terbuka tergantung maksud dan tujuan pertanyaan tersebut diberikan. Hasil penelitian menunjukan bahwa jawaban-jawaban siswa sekolah dasar kelas rendah terhadap pembelajaran sains kreatif menunjukan jawaban-jawaban yang tergolong pada aspek-aspek kreatif. Kebaruan penelitian ini menunjukan bahwa aspek kreatif sudah nampak berkembang secara terstruktur pada siswa sekolah dasar kelas rendah. Pembelajaran sains kreatif perlu diterapkan sejak dini di sekolah-sekolah dasar agar kemampuan berpikir kreatif siswa berkembang dengan baik secara terstruktur.
58-66 -
Evaluasi Program Pengelolaan Lembaga PAUD di Kabupaten Serang
Wicka Yunita Dwi Utami, Martini Jamaris, Sri Martini Meilanie (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i1.259 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan memberikan informasi mengenai evaluasi pengelolaan lembaga PAUD di Taman Kanak-Kanak dan Raudatul Athfal di Kabupaten Serang dengan menggunakan model evaluasi CIPP (context, input, process, product). Penelitian ini berfokus kepada komponen konteks yaitu kurikulum; komponen input yaitu struktur organisasi, peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan; komponen proses yaitu perencanaan pembelajaran, sarana dan prasarana, dan pembiayaan; dan komponen produk yaitu pengawasan dan tindak lanjut. Menggunakan desain penelitian kualitatif. Setelah data kualitatif didapat untuk melihat kepastian proses evaluasi, maka data kualitatif diolah atau dianalisis ke dalam kuantitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Subyek penelitian ini adalah TKS Al-Hidayah dan RA Darur Rohmat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidik dan tenaga kependidikan perlu meningkatkan kompetensi yang dimiliki serta kepedulian dari pengawas atau pembina lembaga dan instansi terkait dalam mengawasi dan membina lembaga untuk peningkatan mutu pendidikan
67-76 -
Kemampuan Kognitif dalam Mengurutkan Angka melalui Metode Bermain Puzzle Angka
Ahmad Aly Syukron Al Mubarok, Amini Amini (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i1.221 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan dan mengetahui peningkatan kemampuan kognitif dalam mengurutkan angka 1-20 pada kelompok B melalui metode bermain puzzle angka. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: Adanya peningkatan kemampuan kognitif dalam mengurutkan angka 1 sampai 20 setelah digunakan metode bermain puzzle angka. Hal ini dapat dilihat dari hasil ketuntasan belajar anak pada tahap prasiklus capaian perkembangan kognitif anak dalam mengurutkan angka 1 sampai 20 yang belum tuntas. Berdasarkan hasil penelitian ketuntasan belajar anak pada tahap siklus I sebesar 46,15% dengan kriteria Belum Berkembang (BB) untuk rata-rata 63,46 dengan kriteria cukup, siklus II ketuntasan belajar sebesar 84,6% dengan kriteria Berkembang Sesuai Harapan (BSH) untuk rata-rata 80,38 dengan kriteria Baik. Maka dapat disimpulkan bahwa Dampak penggunaan metode bermain puzzle angka memudahkan anak mngenal angka dan menambah semangat belajar77-89 -
Media Pembelajaran Big Book Berbasis Cerita Rakyat untuk Meningkatkan Karakter Toleransi pada Anak Usia Dini
Yayu Mega Purnamasari, Wuri Wuryandani (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i1.273 | Check in Google Scholar
Karakter toleransi diperlukan bagi setiap individu untuk menciptakan perdamaian di suatu negara. Oleh karena itu karakter toleransi perlu ditanamkan sejak dini agar anak dapat memahami dan menerima setiap perbedaan dari orang lain. Mempelajari karakter toleransi dapat dilakukan melalui berbagai metode salah satunya dengan bercerita menggunakan media big book. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas big book berbasis cerita rakyat dalam meningkatkan karakter toleransi pada anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini adalah eksperimen semu dengan pretes-tposttest control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah anak-anak berusia 5-6 tahun di Taman kanak-kanak Manonjaya dengan sampel 15 anak dalam kelompok eksperimen dan 15 anak dalam kelompok kontrol. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling non-acak. Data dikumpulkan melalui observasi karakter toleransi. Analisis data menggunakan uji homogenitas, uji normalitas, t-test dengan signifikansi tingkat 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media big book berbasis cerita rakyat efektif untuk meningkatkan toleransi karakter anak-anak berusia 5-6 tahun90-99 -
Peningkatan Kecerdasan Logika Matematika melalui Permainan Bingo
Petronela Joan Patricia Suripatty, Nadiroh Nadiroh, Yuliani Nurani (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i1.282 | Check in Google Scholar
Penelitian tindakan ini bertujuan untuk menggambarkan proses dan hasil dalam meningkatkan kecerdasan logika matematika anak kelompok B Kelompok Bermain Mawar FKIP Unpatti melalui permainan bingo. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan dengan model Kemmis dan Taggart, yang meliputi perencanaan, tindakan dan pengamatan, refleksi. Subjek penelitian ini adalah anak kelompok B Kelompok Bermain Mawar FKIP Unpatti yang berjumlah 15 orang anak. Penelitian dilakukan dalam dua siklus yang terdiri dari delapan pertemuan pada setiap siklus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah analisis data kualitatif dan analisis data kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan logika matematika anak mengalami peningkatan setelah diterapkan permainan bingo. Skor kecerdasan logika matematika anak pada pra siklus sebesar 51,93% siklus I sebesar 63,93%, dan siklus II sebesar 74,26%. Hasil tersebut memberikan implikasi bahwa kecerdasan logika matematika anak dapat ditingkatkan melalui permainan bingo.
100-109 -
Implementasi Model Pembelajaran Sentra pada TK Labschool STAI Bani Saleh Bekasi
Sri Watini (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i1.190 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan Implementasi Model Pembelajaran Sentra yang dilaksanakan pada Kelompok B Taman Kanak-kanak Labschool STAI Bani Saleh, perumahan Villa Taman Kartini Bekasi. Menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data menggunakan wawancara, dokumentasi, dan catatan lapangan. Komponen yang diamati terdiri dari; filosofi implementasi model sentra, strategi implementasi model sentra, media sarana dan prasarana dalam Implementasi model sentra, peran guru dalam Implementasi model Sentra, kebijakan implementasi model sentra, dan evaluasi model sentra. Hasil penelitian didapatkan bahwa TK Labschool STAI Bani Saleh telah mengimplementasikan pembelajaran sentra dengan baik sesuai dengan kaidah yang dtentukan110-123 -
Pengembangan Buku Ajar Mata Kuliah Matematika pada Anak Usia Dini
Chresty Anggreani, Syafdaningsih Syafdaningsih (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i1.286 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengembangkan produk berupa buku ajar matematika anak usia dini untuk mahasiswa Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG-PAUD). Penelitian ini menggunaka metode penelitian dan pengembangan atau “Research and Development” (R & D) dari Borg and Gall. Subjek penelitian adalah mahasiswa PG-PAUD yang sedang menempuh mata kuliah matematika anak usia dini di dua perguruan tinggi yakni PG-PAUD Universitas Sriwijaya dan PG-PAUD Universitas Jambi. Pengumpuan data dilakukan melalui observasi, angket, dan tes. Berdasarkan hasil pengembangan buku ajar menunjukan rata-rata hasil validasi dan uji coba lapangan, buku ajar yang dihasilkan telah memenuhi kriteria kevalidan dan keefektifan. Jadi, dapat disimpulkan bahwa buku ajar matematika anak usia dini efektif untuk digunakan dimata kuliah matematika anak usia dini di program studi PG-PAUD. Buku ajar yang dikembangkan ini memiliki kebaruan dari aspek substansi dan penyajian. Substansi buku ajar yang dikembangkan berlandasarkan pada teori-teori matematika anak usia yang sesuai dengan kurikulum 2013.
124-132 -
Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Usia Dini melalui Pembelajaran Sains
Fardiah Fardiah, Santosa Murwani, Nurbiana Dhieni (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i1.254 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kognitif melalui pembelajaran sains. Sampel penelitian adalah siswa kelas B PAUD Cikal Harapan 4 Depok Jawa Barat. Teknik pengambilan data dengan menggunakan lembar pengamatan. Teknik analisis data menggunakan deskriptif analitik. Peningkatan kemampuan kognitif pada anak usia dini penting dilakukan karena berdampak pada cara berpikir di kemudian hari. Pembelajaran sains memberi dampak kepada siswa untuk berpikir logis, sistematis. Berdasarkan hasl tersebut maka penelitian ini dilakukan melalui pembelajaran sains. Adapun hasil penelitian selama dua siklus terdapat peningkatan kemampuan kognitif. Disarankan pembelajaran sains dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan lain seperti kemampuan berbahasa133-140 -
Pengaruh Metode Bernyanyi terhadap Kemampuan Mengingat Huruf dan Angka pada Anak Usia Dini
Kamtini Kamtini, Fahmi Agustina Sitompul (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i1.295 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode bernyanyi terhadap kemampuan mengingat anak usia 5-6 tahun di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 06 Bromo. Menggunakan penelitian eksperimen. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelompok B yang ada di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 06 yang berjumlah 54 anak. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan random sampling, yaitu memilih sampel dengan cara acak dengan membuat undian. Cara undian yang dimaksud adalah dengan cara mengocok 3 gulungan kertas yang berisi nama kelas TK B ABA 06. Untuk kelas eksperimen 15 orang anak dengan pembelajaran menggunakan metode bernyanyi, dan kelas kontrol 15 orang anak dengan pembelajaran menggunakan metode ceramah. Berdasarkan hasil penelitian diketahui ada pengaruh yang signifikan dari metode bernyanyi terhadap kemampuan mengingat anak usia usia dini.141-145 -
Peningkatan Kreativitas Anak Usia Dini melalui Kegiatan Menganyam dengan Origami
Heni Meila Sari, Yelva Nofriyanti (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i1.247 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan meningkatkan kreaivitas anak melalui kegiatan menganyam dengan menggunakan origami pada kelompok B2 TK Pinang Masak Muaro Jambi. Subjek penelitian ini adalah anak usia 4-5 tahun yang berjumlah 15 anak. Metode yang digunakan dalam Penelitian ini menggunakan penelitian tndakan kelas.Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan kreativitas anak melalui kegiatan menganyam dengan menggunakan origami mengalami peningkatan setelah di beri tindakan melalui kegiatan menganyam. Peningkatan tersebut dapat di lihat dari kondisi awal anak yang presentasenya 26,05 % , setelah di lakukan tindakan pada siklus I mengalami peningkatan menjadi 46,54 %. Pada siklus II kemampuan kreativitas anak melalui kegiatan menganyam dengan menggunakan origami mengalami peningkatan menjadi berkembang sangat baik presentasenya yaitu 81,58%.
146-151 -
Pembentukan Karakter dalam Pendidikan Makan (Studi Kasus di Raudhatul Athfal Istiqlal Jakarta)
Yossi Srianita, Maruf Akbar, Sri Martini Meilanie (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i1.277 | Check in Google Scholar
Tujuan penelitian secara umum adalah untuk memahami secara mendalam dan mendeskripsikan pembentukan karakter dalam pendidikan makan di Lembaga PAUD Istiqlal Jakarta Pusat. Objek penelitian ini adalah anak yang berada pada rentang usia 4-6 tahun. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif studi kasus. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan tiga komponen model Miles dan Huberman, yaitu: 1) data condensation, 2) data display and 3) conclusion drawing/verification. Hasil penelitian menunjukan bahwa pendidikan karakter makan ditentukan tidak hanya oleh peran Guru seperti peran guru pada pembentukan karakter dalam kegiatan makan diantaranya: 1) Guru sebagai tauladan atau modelling. 2) guru sebagai pengamat atau observer, 3) guru sebagai pendukung, 4) guru sebagai fasilitator, 5) guru sebagai evaluator, tetapi peran orangtua seperti 1) memberi tauladan kepada anak-anak tentang bagaimana sikap makan yang tepat, seperti mengambil makanan sesuai kebutuhan dan bertanggungjawab menghabiskan makanan yang telah diambil. 2) memberi contoh dalam perilaku sosial saat makan dalam kelompok atau keluarga, sehingga anak-anak memperoleh pembelajaran penting tentang sikap sosial seperti: berkomunikasi efektif dengan setiap anggota keluarga. Dapat disimpulkan bahwa kedua peran tersebut akan dapat membentuk karakter yang sangat baik untuk anak – anak dan proses tersebut akan tertanam dalam jangka panjang152-161 -
Gerak dan Lagu Neurokinestetik (GELATIK) untuk Menumbuhkan Kreativitas Seni Anak Usia Dini
Swantyka Ilham Prahesti, Himmah Taulany, Nufitriani Kartika Dewi (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i1.289 | Check in Google Scholar
Tujuan penelitian ini yaitu menentukan perbedaan hasil pencapaian gerak dan lagu neurokinestetik untuk menumbuhkan kreativitas seni anak usia dini menggunakan video gelatik dan video konvensional. Desain penelitian eksperimen yang digunakan adalah nonequevalen control group design. Simpulan penelitian ini adalah: 1) video gelatik terbukti menumbuhkan kreativitas seni anak usia dini, karena adanya perbedaan rata-rata sebelum dan sesudah dilaksanakan penelitian pada kelompok 1; 2) video konvensional terbukti menumbuhkan kreativitas seni anak usia dini, karena ada perbedaan rata-rata hasil pretes dan postes kelompok 2; 3) Hasil pencapaian gerak dan lagu neurokinestetik untuk menumbuhkan kreativitas anak usia dini menggunakan video gelatik lebih besar dari pada Hasil pencapaian gerak dan lagu neuroinestetik untuk menumbuhkan kreativitas anak usia dini menggunakan video konvensional. Saran dalam penelitian ini yaitu dilakukannya penelitian lanjutan tentang video gelatik dengan menggunakan tema yang lain.162-171 -
Dukungan Orang Tua dalam Mengembangkan Motorik Kasar Anak Cerebral Palsy Usia 5-7 Tahun
Venita Tri Septiana, Ajeng Ayu Widiastuti (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i1.298 | Check in Google Scholar
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian studi kasus (case study). Menurut Creswell (dalam Hardiansyah, 2015) penelitian studi kasus merupakan suatu jenis penelitian yang memiliki fokus pada mencari tahu dari “suatu sistem yang saling terkait satu sama lain” atau yang sering disebut bounded system, yaitu penggalian data secara mendalam pada satu kasus yang melibatkan berbagai macam sumber informasi yang kaya ilmu. Didalam penelitian ini, peneliti memilih subjek penelitian yaitu 3 orang yang memiliki gangguan Cerebral palsy yang masing-masing memiliki usia yang berbeda. Subjek penelitian tersebut adalah seorang anak laki-laki berinisial J berusia 7 tahun, seorang anak perempuan yang berinisial A berusia 7 tahun, dan seorang anak laki-laki yang berinisial Z berusia 5 tahun. Dukungan yang diberikan orang tua kepada subjek dalam mengembangkan motoric kasar berupa dukungan emosional (empati dan perhatian kepada anak) dan dukungan instrumental (memberikan bantuan berupa barang, memberi peluang waktu, dll kepada anak).
172-180 -
Strategy for Overcoming Forgetful Children
Daviq Chairilsyah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i1.313 | Check in Google Scholar
Forgetfulness individuals are commonly linked with old age, even though many young people are also facing situation “easy to forget”. Forgetfulness could happen to anyone, including early childhood. This article used a literature review method that provided children with a full and detailed explanation of the 'forgetful' topic. Forgetfulness children have two characteristics, namely normal and abnormal. There are several causes that can trigger a child to become forgetfulness; fatigue, malnutrition, stress, under certain medications and health issues. There are methods that teachers and parents can try to improve their memory, teaching children to be independent, asking some questions to stimulate their memories, making a daily timetable, and praising when children are not forgetfulness, doing discipline programs, and buying toys that can practice memory and some reading programs. It is expected that gradually the child's memory will reoccurrence to normal. Every parent must monitor their child's growth and development, if the child experiences normal forgetfulness the parents can cope by themselves, if the child experiences an abnormal forget, the parents must be alert and consult with a doctor or psychologist in order to overcome this problem early and effectively.
181-186 -
Implementasi Metode Experiential Learning dalam Menumbuhkan Perilaku Kesehatan dan Keselamatan Anak Usia Dini
Ayu Suryaningsih, I Made Elia Cahaya, Christiani Endah Poerwati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i1.317 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk menumbuhkan perilaku kesehatan dan keselamatan anak usia dini. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan (action research) dengan prosedur empat-tahap, yaitu: 1) Tahap perencanaan, 2) Tahap pengambilan tindakan, 3) Tahap pengembangan, 4) Tahap refleksi. Penelitian akan dilaksanakan dalam dua siklus. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yakni melalui observasi. Proses pengumpulan data melalui teknik observasi ini menggunakan panduan rubrik untuk merekam data mengenai perilaku kesehatan dan keselamatan anak selama mengikuti proses pembelajaran. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukan persentase penguasaan perilaku kesehatan dan keselamatan anak usia dini pada observasi awal sebesar 28,58%. Melalui penerapan metode Experiential Learning, perilaku kesehatan dan keselamatan anak usia dini mengalami peningkatan pada siklus I menjadi 66,67% dan siklus II menjadi 90,48%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan metode Experiential Learning, dapat menumbuhkan perilaku kesehatan dan keselamatan pada anak usia dini
187-200 -
Pengaruh Koping Strategi terhadap Resilience Keluarga Rawan Bencana
Vivi Irzalinda, Ari Sofia (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i1.312 | Check in Google Scholar
Kesiapsiagaan keluarga terhadap bencana perlu ditingkatkan karena bencana tidak dapat diprediksi. Kesiapsiagaan keluarga terhadap bencana berupa strategi koping dan resilience keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh strategi koping terhadap resilience keluarga daerah rawan bencana. Penelitian ini menggunakan design penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Lokasi penelitian di Pulau Pasaran Kota Bandar Lampung. Teknik pemilihan lokasi menggunakan purposive sampling, sedangkan teknik pemilihan sampel menggunakan purposive sampling dengan syarat keluarga yang memiliki anak usia dini. Jumlah sampel 55 keluarga. Analisis data yang digunakan adalah uji deskriptif dan uji pengaruh. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa rata-rata responden memiliki strategi koping pada kategori sedang. Sementara itu, rata-rata responden juga menyatakan memiliki resilience keluarga pada kategori tinggi. Hasil uji pengaruh menyatakan bahwa faktor yang mempengaruhi resilience keluarga adalah strategi koping
201-210 -
Meningkatkan Keterampilan Motorik Halus Anak melalui Mencetak dengan Pelepah Pisang
Suriati Suriati, St Kuraedah, Erdiyanti Erdiyanti, La Ode Anhusadar (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i1.299 | Check in Google Scholar
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui gambaran motorik halus anak dan untuk mengetahui kemampuan motorik halus anak melalui kegiatan mencetak. Metode penelitian ini adalah Penelitian tindakan kelas (PTK) dilaksanakan di TK Nurul Ilmi Desa Roko-Roko. Subyek dalam penelitian ini adalah anak kelompok B pada TK Nurul Ilmi Desa Roko-Roko yang berjumlah 15 orang. Teknik Pengumpulan data adalah teknik observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah gambaran perkembangan motorik halus pada anak Kelompok B TK Nurul Ilmi pada kondisi awal menunjukan bahwa kemampuan motorik halus anak masih sangat rendah dikarenakan keterbatasan media pembelajaran. Peningkatan kemampuan motorik halus anak melalui kegiatan mencetak menggunakan pelepah pisang pada anak kelompok B di TK Nurul Ilmi pada tes awal secara klasikal mencapai 40% atau 6 orang anak didik dari 15 orang anak didik berada pada kriteria Berkembang Sesuai Harapan (BSH). Setelah tindakan siklus I keberhasilan secara klasikal menjadi 53,3% atau 8 orang anak didik dari 15 orang anak didik, 8 orang anak didik berada pada kriteria Berkembang Sesuai Harapan (BSH). Pada siklus II meningkat 93,3% yaitu 14 orang anak didik dari 15 orang anak didik berada pada Berkembang Sesuai Harapan (BSH) 6 orang dan kriteria Berkembang Sangat Baik (BSB) 8 orang
211-223 -
Pengaruh Iklim Organisasi terhadap Kinerja Guru PAUD di Kota Depok
Raudhatul Janah, Zarina Akbar, Elindra Yetti (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i1.236 | Check in Google Scholar
Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar kinerja guru Pendidikan Anak Usia Dini di Kota Depok. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif asosiatif dengan jenis penelitian kausal dan menggunakan teknik analisis jalur (path analysis). Penelitian ini melibatkan 102 guru Pendidikan Anak Usia Dini di Kelurahan Gandul, Kecamatan Cinere Kota Depok dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Penelitian ini menggunakan instrumen survei dan menganalisisnya menggunakan program Analysis of Moment Structural 21 (AMOS 21). Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh langsung positif iklim organisasi terhadap kinerja guru PAUD di Kota Depok dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0.612 dan nilai koefisien jalur sebesar 0.442
224-229 -
Analisis Pembelajaran Berhitung melalui Media Prisma Pintar pada Anak Usia Dini
Nurhamidah Nasution, Yaswinda Yaswinda, Ihsan Maulana (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i1.311 | Check in Google Scholar
Pembelajaran berhitung yang diberikan pada tingkat anak usia dini masih bersifat non formal, dimana anak belum sepenuhnya diberikan materi berhitung yang sebenarnya tetapi baru bersifat pengenalan dengan didukung media pembelajaran yang menarik dan menyenangkan. Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana proses pembelajaran berhitung kepada anak. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mengenalkan konsep berhitung pada anak dengan memadukan media prisma pintar dapat membuat anak mengetahui konsep angka, mengenal lambang bilangan, menghitung benda dan bermain sambil belajar dalam suasana yang menyenangkan yang dilakukan di SPS Nuru Falah
230-236 -
Media Belajar Big Book dalam Mengembangkan Kemampuan Berbahasa Reseptif Anak Usia Dini
Dewi Fitriani, Heliati Fajriah, Wirda Rahmita (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i1.197 | Check in Google Scholar
Menurunnya kemampuan berbahasa reseptif pada anak usia dini telah menimbulkan kekhawatiran karena berimbas pada perkembangan kemampuan bahasa ekspresif anak. Ketrampilan kemampuan bahasa reseptif inilah yang menjadi dasar pada timbulnya kemampuan ekspresif anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan berbahasa reseptif pada anak usia dini dengan menggunakan big book sebagai media pembelajaran. Penelitian ini dilaksanakan di PAUD Ibnu Sina dengan jumlah subjek penelitian sebanyak delapan orang anak berusia 5 – 6 tahun. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi kemampuan berbahasa reseptif anak. Hasil penelitian menunjukkan perkembangan kemampuan berbahasa reseptip anak yang cukup signifikan selama dua siklus. Hasil belajar anak dengan media big book berhasil mencapai persentase yang lebih tinggi pada perkembangan kemampuan berbahasa anak sebesar 87, 5 %.
237-246 -
Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak melalui Kolase dengan Menggunakan Bahan Bekas pada Anak Usia Dini
Siti Darmiatun, Farida Mayar (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i1.327 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia Dini Melalui Kolase Dengan Menggunakan Bahan Bekas Di TK Islam Bakti 91 Bukit Tujuh Dharmasraya. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini terdiri dari dua siklus dan setiap siklusnya dilaksanakan tiga kali pertemuan. Subjek penelitian ini berjumlah 12 anak, yang terdiri atas 7 anak perempuan dan 5 anak laki-laki dengan usia 5-6 tahun. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat peningkatan kemampuan Motorik Halus Anak Usia Dini usia 5-6 tahun melalui kegiatan Kolase Dengan Menggunakan Bahan Bekas yang dapat dilihat dari peningkatan anak mulai dari siklus I sampai siklus II247-257 -
Penerapan Token Economy untuk Meningkatkan Perilaku Prososial Anak Usia Dini
Elizabeth Prima, Putu Indah Lestari (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i1.324 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan perilaku prososial anak usia dini melalui penerapan Token Economy. Perilaku prososial adalah aspek perkembangan moral yang mencakup perilaku seperti empati, kedermawanan, kerjasama, peduli, dan banyak lagi. Penelitian ini telah dilaksanakan pada anak kelompok A Taman Kanak-kanak Denpasar pada Tahun Ajaran 2018/2019. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan menggunakan metode observasi. Subjek penelitian tindakan kelas ini adalah anak kelompok A berjumlah 17 anak. Objek penelitian ini adalah penerapan Token Economy untuk meningkatkan perilaku prososial anak usia dini. Hasil yang peroleh pada Siklus I menunjukkan 47,06% telah mencapai ketuntasan, sedangkan pada Siklus II menunjukkan 82,35% yang mencapai ketuntasan. Dari Siklus I ke Siklus II terdapat peningkatan perilaku prososial sebesar 35,29% dengan penerapan Token Economy Hal ini menunjukkan penerapan Token Economy dapat meningkatkan perilaku prososial anak usia dini258-266 -
Urgensi Profesionalisme Guru Pendidikan Anak Usia Dini dalam Penyelenggaraan Perlindungan Anak
Desmawati Roza, Nurhafizah Nurhafizah, Yaswinda Yaswinda (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i1.325 | Check in Google Scholar
Anak secara hukum berhak mendapatkan perlindungan, namun dalam kenyataannya hak-hak anak masih belum terlindungi dan terpenuhi secara optimal terutama di lembaga PAUD. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pentingnya profesionalisme guru PAUD dalam penyelenggaraan perlindungan anak berdasarkan Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014. Hasil penelitian ditemukan bahwa Profesionalisme Guru anak usia dini sangat penting dalam penyelenggaraan Perlindungan Anak karena sebagian besar kasus perlidungan anak terjadi dalam lembaga pendidikan.
267-273 -
Pengembangan Kemampuan Bahasa Reseptif Anak Usia Dini dalam Memperkenalkan Bahasa Inggris melalui Flash Card
Syah Khalif Alam, Ririn Hunafa Lestari (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i1.301 | Check in Google Scholar
Pemerolehan bahasa pada anak usia dini dimulai melalui pendengaran yang anak dengar di sekitarnya yang disebut dengan bahasa reseptif. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui media pembelajaran yang dapat mengembangka bahasa reseptif anak dalam memperkenalkan bahasa Inggris sebab anak yang hidup di zaman 21 dituntut untu menjadi generasi yang siap bersaing secara internasional. Penelitian menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan desain studi kasus di salah satu sekolah di Cimahi. Setelah dilakukan penelitian, peneliti memperoleh hasil bahwa sekolah tersebut menggunakan flashcardsebagai media pembelajaran dalam mengembangkan bahasa reseptif yaitu mendengar dan membaca sebab anak-anak memperhatikan kosakata dan mengucapkan kembali kosa kata tersebut dengan proses membaca gambar flashcard. Maka dari itu,flashcarddiperlukan guru dalam mengembangkan kemampuan bahasa anak khususnya dalam mengembangkan bahasa reseptif dalam memperkenalkan bahasa Inggris274-279 -
Pengembangan Multimedia Interaktif Video Senam Animasi Berbasis Budaya Khas Kalimantan Barat
Desni Yuniarni, Renny Puspita Sari, Ahmad Atiq (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i1.331 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan mengembangkan multimedia interaktif berbentuk video senam animasi berbasis budaya khas Kalimantan Barat dalam pembelajaran di PAUD. Model pengembangan dalam penelitian ini mengacu pada model penelitian dan pengembangan 4D (four-D) yaitu define, design, develop, dan disseminate dapat diadaptasikan menjadi 4P yaitu pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebaran. Subjek dalam penelitian ini guru-guru di PAUD Anggrek Kabupaten Kubu Raya. Dilakukan uji coba produk kepada para anak PAUD usia 4-5 tahun dan usia 5-6 tahun di PAUD Anggrek yang berjumlah 40 orang anak. Sumber data dalam penelitian ini juga melibatkan dosen-dosen prodi PG-PAUD FKIP UNTAN, Psikolog Perkembangan Anak untuk mendapatkan data validasi ahli media dan ahli materi. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan angket. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini teknik analisis kualitatif dan analisis kuantitatif. Hasil dari penelitian ini adalah perancangan multimedia interaktif berbentuk video senam animasi berbasis budaya khas Kalimantan Barat, dinilai sangat layak untuk digunakan dan dapat menarik minat anak untuk melakukan gerakan senam
280-294 -
Efek Metode STEAM pada Kreatifitas Anak Usia 5-6 Tahun
Siti Wahyuningsih, Adriani Rahma Pudyaningtyas, Ruli Hafidah, Muhammad Munif Syamsuddin, Novita Eka Nurjanah, Upik Elok Endang Rasmani (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i1.305 | Check in Google Scholar
Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk menguji efek metode STEAM terhadap kreatifitas anak usia 5-6 tahun. Desain eksperimen menggunakan pretest dan post test dengan jumlah responden 25 anak. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan kreativitas dari sebelum dan sesudah perlakuan. Metode STEAM dapat meningkatkan kreatifitas anak. Kreativitas yang tinggi ditandai dengan Keterampilan berpikir lancar, Keterampilan berpikir fleksibel, Keterampilan berpikir orisinal dan Keterampilan berpikir merinci/elaborasi
295-301 -
Pengaruh Metode Bercerita dan Gaya Belajar terhadap Kemampuan Berbicara Anak Usia Dini
Monica Hotma Elya, Nadiroh Nadiroh, Yuliani Nurani (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i1.326 | Check in Google Scholar
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh data secara empiris dan gambaran tentang pengaruh metode bercerita dan gaya balajar terhadap kemampuan berbicara anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen dengan rancangan factorial design 2x2, dengan variabel terikat dalam penelitian ini adalah kemampuan berbicara anak sedangkan variabel bebasnya adalah metode bercerita yang terdiri dari 2 (dua) taraf yaitu media boneka tangan dan media power point dan variabel atribut adalah gaya belajar yang terdiri dari 2 (dua) taraf yaitu auditory dan visual. Sampel dalam penelitian ini yaitu anak kelas A dan B di Taman Kanak-Kanak IPEKA Sunter 1 Jakarta Utara tahun pelajaran 2018/2019 sebanyak 44 orang. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pada metode bercerita dan gaya belajar terhadap kemampuan berbicara anak302-315 -
Proses Penerapan Etika Bertoilet pada Anak Usia Dini
Dewi Hayati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i1.334 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan etika bertoilet siswa dengan berpedoman pada kriteria berdasarkan jenis toilet dan permasalahan kebersihan yang terjadi.. Metode yang digunakan adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Dari hasil penelitian ini, dapat dilihat bahwa anak kelompok umur 4-5 tahun siap mendapatkan pembelajaran etika bertoilet. Performa siswa berkategori baik pada siklus I kemudian menjadi sangat baik di siklus II. Dengan pembelajaran etika bertoilet, sekolah berkontribusi dalam membentuk karakter anak bangsa yang peduli terhadap diri sendiri dan lingkungan, khususnya kenyamanan tempat umum.
316-325 -
Penerapan Pendidikan Matematika Realistik (PMR) dalam Meningkatkan Pemahaman Konsep Bilangan Cacah pada Anak Usia Dini
Nahrowi Adjie, Suci Utami Putri, Finita Dewi (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i1.338 | Check in Google Scholar
Pendidikan matematika realistik adalah salah satu alternative pendekatan pembelajaran yang dapat dipilih untuk meningkatkan hasil belajar, karena pendekatan ini akan mampu menjembatani proses pembelajaran matematika yang abstrak menjadi mudah dan terasa manfaatnya. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan gambaran pelaksanaan pembelajaran matematika untuk anak usia dini dengan menggunakan pendekatan PMR. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas model siklus dari Jean McNiff. Hasil penelitian menunjukkan (1) Aktivitas belajar pemahaman konsep bilangan dan pembelajarannya di PAUD selama menggunakan PMR di PGPAUD UPI Kampus Purwakarta terkategori baik sekali, yang diperlihatkan oleh hasil pengamatan berkategori baik sekali (88% kategori A) dan (2) Hasil belajar pemahaman konsep bilangan dan pembelajarannya di PAUD sesudah menggunakan PMR mengalami kemajuan yang sangat baik, yang diperlihatkan pada pengerjaan lembar tugas dijawab dengan benar.
326-337 -
Penanaman Konsep Berhitung Anak melalui Permainan Pencocokkan Kepingan Buah
Eva Delfia, Farida Mayar (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i1.350 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana penerapan pelaksanaan permainan pencocokkan kepingan buah dalam menanamkan konsep berhitung kepada anak.Jenis penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif.Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi.Aktivitas dalam analisis datameliputi data reduction, data display, dan conclusion drawing/ verification.Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini mengenai penerapan permainan pencocokkan kepingan buah dalam menanamkan konsep berhitung anak dalam pembelajaran matematika anak usia dini. Membantu perkembangan kognitif anak dan mendorong pengembangan berbagai potensi intelektual seperti matematika yaitu kemampuan berhitung anak dalam mencocokkan, mengurutkan, membandingkan sehingga kemampuan berhitung berkembang secara optimal sesuai dengan tahap usia
338-350 -
Analisis Kemampuan Motorik Halus dan Kreativitas pada Anak Usia Dini melalui Kegiatan Kolase
Zherly Nadia Wandi, Farida Mayar (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i1.347 | Check in Google Scholar
Perkembangan motorik halus sangat penting bagi perkembangan anak secara keseluruhan . Anak usia taman kanak-kanak masih sering mengalami kesulitan dalam menggerakkan jari-jarinya untuk kegiatan seperti menggunting, menggambar, merobek, melipat, menyusun dan mengisi pola dengan menempelkan benda-benda kecil. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan motorik halus dan kreativitas pada anak usia dini melalui kegiatan kolase. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian pustaka yang dilakukan dengan mengumpulkan data-data atau berdasarkan karya tulis ilmiah yang menghubungkan penelitian dengan literatur yang ada untuk memecahkan suatu masalah. Metode pengumpulan data pustaka dengan membaca dan mencatat serta mengelola bahan penelitian lalu menyimpulkan bahan penelitian. Hasil penelitian yang didapat bahwa perkembangan kemampuan motorik halus dan kreativitas pada anak usia dini memerlukan koordinasi mata dan tangan, seperti menyusun, merobek dan menempel yang dilakukan melalui kegiatan kolase.
351-358 -
Identifikasi Nilai Pedagogis Tarian Lulo untuk Memperkuat Rasa Persatuan pada Anak Usia Dini
Nasir Nasir, Rahmawati Rahmawati, Adam Adam (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i1.336 | Check in Google Scholar
Penelitian ini mengidentifikasi nilai pedagogis tarian Lulo guna memperkuat karakter persatuan pada anak usia dini. Penelitian dilatarbelakangi oleh berita tentang banyaknya tindakan-tindakan kekerasan dan bullying di kalangan siswa, di mana anak-anak menjadi aktornya. Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah nilai yang bisa menguatkan rasa kasih dan persatuan. Melalui pendekatan ethnography, peneliti melibatkan beberapa pihak sebagai sumber informasi, seperti: tokoh masyarakat, ahli kurikulum, administrator sekolah; kepala sekolah dan guru-guru (partisipan FGD). Dokumentasi dari observasi langsung untuk memberikan visual serta mengkonfirmasi data-data dari wawancara. Analisa data dilakukan sesuai prosedur analisa interkatif, analisa domain dan taksonomi Spradley. Peneliti menyimpulkan jika tarian lulo memenuhi prinsip-prinsip kurikulum untuk menjadi media dan atau input pembelajaran di pendidikan anak usia dini, karena tarian lulo berisi unsur kegiatan pikir, olah hati, olah rasa, karsa, serta olah raga dan mengandung nilai-nilai positif. Internalisasi tarian Lulo dalam kurikulum pendidikan membekali anak didik dengan nilai-nilai yang mengajarkan rasa persatuan, saling menghargai, cinta perdamaian, toleransi dan patuh terhadap aturan mutlak diperlukan. Penanaman semangat persatuan tersebut bisa dimulai sejak masa emas (golden age) anak yaitu pendidikan dasar dan usia dini. Di samping itu, kebijakan tersebut adalah upaya memelihara dan melestarikan budaya sebagai warisan yang berharga.
359-372 -
Implementasi Mainan Susun Balok Seimbang Berbasis Kearifan Lokal Yogyakarta untuk Anak Usia Dini
Suyadi Suyadi, Issaura Dwi Selvi (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i1.345 | Check in Google Scholar
Teknologi pada era revolusi industri 4.0 memberi pengaruh pada mainan anak. Anak menyukai mainan modern yang tidak ada nilai kearifan lokal. Padahal kearifan lokal dapat menunjang pembangunan nasional. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana mainan susun balok seimbang kearifan lokal diterapkan pada anak usia 5-6 tahun dan ditinjau dari sudut pandang aspek perkembangan anak dan pengenalan nilai budaya Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kuantitatif tentang penggambaran objek dan subjek penelitian berdasarkan hasil perhitungan data. Metode yang digunakan adalah observasi dan dokumentasi. Sasaran subjek penelitian adalah anak usia 5-6 tahun. Hasil penelitian berdasarkan aspek perkembangan dan aspek kearifan lokal memperoleh data dengan kategori baik sekali. Maka dapat disimpulkan bahwa mainan susun balok seimbang berbasis kearifan lokal Yogyakarta dapat diimplementasikan dalam pembelajaran maupun sebagai alat bermain untuk anak usia 5-6 tahun dengan baik sekali.
373-382 -
Pengembangan Media Grafis untuk Pengenalan Life Science pada Anak Usia Dini
Halimatus Halimatus, Lara Fridani, Sri Martini Meilani (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i1.318 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan mengembangkan media grafis untuk pengenalan life scence Kupu-kupu pada anak usia 5-6 tahun dengan metode penelitian Research & Development/ R&D. Studi ini menggunakan metode model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Data dikumpulkan melalui analisis kebutuhan (studi literatur, analisis komparatif, wawancara & observasi), angket untuk pakar. Hasil penelitian uji draft media grafis menunjukkan bahwa dalam pembelajaran life science kehidupan Kupu-kupu dinilai cukup berhasil setelah menggunakan media grafis dibanding dengan metode konvensional hal ini di lihat dari catatan pelaksannan melalui tiga tahapan, yaitu perencanaan pembelajaran, pelaksaan pembelajaran dan evaluasi. Kesimpulan yang diperoleh adalah bahwa media grafis layak digunakan untuk meningkatkan pengenalan kehidupan Kupu-kupu pada anak usia 5-6 tahun di Kabupaten Musi Banyuasin provinsi Selatan.
383-394 -
Pendidikan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan pada Anak Usia Dini di Bustanul Athfal Aisyiyah Ponorogo
M Fadlillah, Dian Kristiana, Muhibuddin Fadhli (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i1.362 | Check in Google Scholar
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan pendidikan al-Islam dan Kemuhammadiyahan pada anak usia dini, serta hambatan-hambatan yang dialami guru dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Partisipan terdiri dari kepala, guru, dan siswa Bustanul Athfal Aisyiyah Kabupaten Ponorogo. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan al-Islam dan Kemuhammadiyah di Bustanul Athfal Aisyiyah Kabupaten Ponorogo dilakukan melalui program pembiasaan, meliputi: 1) membaca iqra; 2) mengucapkan janji Bustanul Athfal; 3) menyanyikan lagu Aisyiyah dan Kemuhammadiyah; 4) mengerjakan shalat dhuha berjama’ah; 5) berdzikir bersama; dan 6) menghafal surat-surat pendek, hadits dan do’a sehari-hari. Adapun hambatan-hambatan guru dalam pembelajarannya, yaitu: 1) pengucapan anak masih pelan dan kurang jelas; 2) kurang fashih bacaan; 3) suka bercanda sendiri dan sulit dikendalikan; dan 4) masih suka mainan. Singkatnya, penelitian mengungkapkan bahwa program-program pembiasaan sangat penting dan menjadi salah satu kunci keberhasilan pendidikan al-Islam dan Kemuhammadiyahan pada anak usia dini.
395-405 -
Kelekatan (Attachment) Anak Usia Dini di Suku Laut Kabupaten Wakatobi
La Hewi, Muh Saleh, Rizki Wahyuni (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i1.346 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kelekatan anak usia dini di suku laut yaitu desa Mola Selatan Kabupaten Wakatobi. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif untuk mendapatkan data yang komprehensif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan interaktif model dengan langkah-langkah analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Teknik pemeriksaan keabsahan data yang digunakan adalah teknik kredibilitas (derajat kepercayaan) yakni, triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, kelekatan anak usia dini di suku laut tergolong pada kelekatan yang kuat. kedua, kelekatan anak usia dini di suku laut desa Mola Selatan memiliki perbedaan antara di rumah dan di sekolah, yaitu di sekolah anak begitu lekat dengan figur dekatnya yaitu ibu, sedangkan di rumah kelekatan anak dengan ibunya bersifat tidak kuat406-415 -
Pengaruh Permainan Ludo Bergambar Terhadap Kecerdasan Naturalis Anak di Taman Kanak-kanak Tunas Bangsa Bukittinggi
Yenni Herwati (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i1.358 | Check in Google Scholar
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui Pengaruh Permainan Ludo Bergambar terhadap Kecerdasan Naturalis Anak di Taman Kanak-kanak Tunas Bangsa Bukittinggi. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan jenis eksperimen atau penelitian quasi eksperimen dengan menggunakan Permainan Ludo Bergambar. Permainan Ludo Bergambar berpengaruh terhadap kecerdasan naturalis anak di Taman Kanak-kanak Tunas Bangsa Bukittinggi. Berdasarkan analisis data, diperoleh nilai rata-rata hasil Kecerdasan Naturalis anak di kelas eksperimen yang menggunakan Permainan Ludo Bergambar lebih tinggi (82,6) dibandingkan kelas kontrol yang menggunakan Kartu Bergambar (73).
416-425 -
Pengembangan Lagu Berbasis Aplikasi Musescore dalam Pengembangan Aspek Perkembangan Anak Usia Dini
Mahyumi Rantina, Hasmalena Hasmalena, Yosef Yosef (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i1.351 | Check in Google Scholar
Penelitian bertujuan mengembangkan produk Lagu Anak Menggunakan Aplikasi Musescore dalam pengembangan aspek perkembangan anak usia dini. Penelitian ini menggunakan Penelitian dan Pengembangan (R&D) model ADDIE dengan Prosedur penelitian Analysis, Design, Develop, Implement, dan Evaluation. Teknik evaluasi yang digunakan evaluasi formatif Tessmer. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi ceklist, angket dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dari instrument pengumpulan data. Pada tahap analysis dilakukan analisis kebutuhan tentang lagu anak di lapangan, kemudian mendesain prototype lagu anak dengan 2 tahap yaitu tahap pertama merancang lirik lagu dan tahap kedua membuat partitur lagu dengan aplikasi musescore, tahap selanjutnya mengembangkan produk dengan proses rekaman, melakukan validasi materi dan media dan tahap terkhir adalah mengujicobakan produk kepada guru dan anak. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan diperoleh kesimpulan bahwa pengembangan produk lagu anak menggunakan aplikasi musescore dalam pengembangan aspek perkembangan anak usia dini valid, praktis dan berpotensial digunakan oleh guru dalam proses pembelajaran dengan metode bernyanyi
426-433 -
Literasi Berbahasa Indonesia Usia Prasekolah: Ancangan Metode Dia Tampan dalam Membaca Permulaan
Khirjan Nahdi, Dukha Yunitasari (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i1.372 | Check in Google Scholar
Perkembangan literasi berbahasa membaca permulaan anak usia dini merupakan salah satu aspek yang harus dicapai oleh anak dalam perkembangannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat perkembangan literasi berbahasa membaca permulaan anak usia 5-6 tahun dengan menggunakan metode dia tampan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan analisis kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi dengan instrument pengumpulan datanya adalah lembar pedoman wawancara, dan lembar observasi. Teknik analisis data yang digunakan menggunakan analisis deskriptif miles & Hubberman. hasil yang diperoleh dari penerapan metode dia tampan untuk mengembangkan kemampuan literasi Bahasa membaca permulaan anak yang paling dominan adalah masuk ke dalam kriteria” berkembang sesuai harapan”, sedangkan yang paling sedikit kemampuan membaca permulaan anak usia 5-6 tahun adalah kriteria “mulai berkembang”. Faktor pendukung yang mempengaruhi peningkatan ini, dikarenakan proses pembelajaran yang aktif dengan menggunakan strategi dia tampan yang membuat anak serta anak-anak menemukan hal yang baru dan lebih terlihat kesempatan berkomunikasi sesama temannya.
434-441 -
Strategy for Decreasing the Rate of Stunting Through Early Childhood Health and Nutrition Training for Tutors/Parents of Early Childhood Education
Yenina Akmal, Hikmah Hikmah, Ika Subekti, Ichtineza Halida Hardono (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i1.302 | Check in Google Scholar
Stunting also occurs in urban areas, i.e., DKI Jakarta. East Jakarta is the second-highest (25.7%) location where stunting occurred. Since this activity was conducted in Duren Sawit Subdistrict, where numerous people still received Healthy Jakarta Cards, special efforts were needed to reduce the high stunting rate. The method used is qualitative descriptive. The form of training is the participant observation method and demonstration, include cooking demonstrations and Focus Group Discussion (FGD). This efforts made to decrease the number of Stunting in Duren Sawit Subdistrict. The training was given to ± 35 ECE tutors and parents of students from various ECE in Duren Sawit Subdistrict. Tutors and parents seemed enthusiastic and active during the activities, especially when they were given the task to create a one-week healthy menu in groups and then closed with a demo of making a cake with purple sweet potato as ingredients.
442-447 -
Pengembangan Media Edukasi Perlindungan Anak Untuk Mengurangi Kekerasan Pada Anak
Devi Risma, Yeni Solfiah, Defni Satria (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i1.322 | Check in Google Scholar
Penelitian ini dilakukan untuk menghasilkan suatu media edukasi perlindungan anak untuk mengurangi perilaku kekerasan pada anak. Perlindungan anak merupakan permasalahan yang harus mendapatkan perhatian dari setiap pihak. Untuk meningkatkan perlindungan terhadap anak diperlukan suatu media edukasi yang dapat digunakan dengan mudah oleh setiap pihak, baik oleh orang tua, guru, maupun anak tersebut. Media edukasi yang dihasilkan dalam penelitian ini adalah dalam bentuk buku cerita bergambar. Berdasarkan hasil uji validasi oleh tiga orang ahli diperoleh hasil sebesar 95% dalam kategori sangat baik. Hasil uji lapangan pada 15 orang tua, 14 orang guru, dan 11 orang anak juga diketahui bahwa media edukasi buku bergambar sangat baik dan dapat dipahami dari segi cover, isi, dan tampilan buku cerita. berdasarkan hasil analisis data maka dapat disimpulkan bahwa buku cerita seri perlindungan anak sangat baik, sehingga dapat digunakan untuk meningkatkan pengetahuan orang tua, guru, dan anak tentang perlindungan anak sehingga dapat mengurangi perilaku kekerasan pada anak.448-462 -
Meningkatkan Kemandirian Anak melalui Pembelajaran Metode Montessori
Eka Damayanti (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i1.333 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemandirian anak setelah penerapan pembelajaran metode Montessori di Bright Star Makassar School. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan menggunakan desain pretest-posttest one group dengan subjek penelitian sebanyak lima belas anak. Data dikumpulkan menggunakan observasi dan wawancara. Instrumen pengumpulan data yang digunakan berupa skala observasi kemandirian (behavioral checklist pada kemandirian anak) dengan model skala likert dan guide interview. Data dianalisis menggunakan statistic non parametric Wilcoxon Signed Rank Test. Hasilnya menunjukkan p = 0.001 (p < 0.05), artinya penerapan metode Montessori signifikan meningkatkan kemandirian anak di Bright Star Makassar School. Keseluruhan sampel dalam penelitian ini semakin mandiri setelah diterapkan pembelajaran menggunakan metode Montessori dan tidak ada satu anak pun yang tidak mengalami kemajuan kemandirian. Begitu pula berdasarkan data statistik deskriptif ditemukan adanya perbedaan rata-rata skor kemandirian sebelum dengan rata-rata skor kemandirian sesudah perlakuan pembelajaran menggunakan metode Montessori. Penelitian ini membuktikan kemandirian anak dapat ditingkatkan melalui pembelajaran metode Montessori.
463-470 -
Peran Ruang Publik Terpadu Ramah Anak Bagi Anak Usia Dini
Putu Indah Lestari, Elizabeth Prima (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i1.396 | Check in Google Scholar
Pendidikan anak usia dini dilakukan melalui pemberian pengalaman, rangsangan, serta menyediakan lingkungan yang kondusif. Salah satu lingkungan belajar adalah Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) yang memiliki karakteristik sebagai taman terbuka publik, wahana permainan dan tumbuh kembang anak, ruang terbuka hijau, serta sarana kegiatan sosial dilengkapi berbagai permainan menarik. RPTRA di Kota Denpasar yaitu Taman Lalu Lintas dan Taman Janggan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa peran RPTRA sebagai lingkungan belajar bagi anak usia dini, pemanfaatan RPTRA bagi nilai perkembangan anak usia dini, serta model pembelajaran di luar kelas. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif menggunakan teknik oberservasi, wawancara, dan studi dokumen. Hasil penelitian ini adalah Taman Lalu Lintas dan Taman Janggan memberikan tempat bermain sambil belajar (edurecreation). Nilai edukasi di kedua taman antara lain perkembangan kognitif, fisik motorik, sosial budaya, emosional, dan intelektual. Sekolah TK/ PAUD memanfaatkan kedua taman untuk kegiatan pembelajaran di luar kelas sebagai salah satu model pembelajaran.
471-481 -
Permainan Outbound untuk Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia Dini
Luthfi Aji Ramdani, Nur Azizah (Author)Show Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/obsesi.v4i1.407 | Check in Google Scholar
Aktivitas fisik bagi anak menjadi penting karena melalui aktivitas fisik anak dapat berlatih untuk mengembangkan kemampuan motorik kasarnya. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui efektivitas permainan outbound sebagai aktivitas fisik untuk mengembangkan motorik kasar pada anak. Anak-anak berpartisipasi dalam pelaksanaan permainan outbound yang didalamnya terdapat lima jenis permainan untuk mengembangkan kemampuan motorik kasar pada anak. Penelitian ini melibatkan 30 anak yang berusia 5-6tahun. Efektivitas permainan outbound dievaluasi dengan metode quasi-experiment dengan one group pretest-postest design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan permainan outbound untuk anak usia 5-6 tahun.Implikasi dari penelitian yang dilakukan dengan melaksanakan aktivitas fisik pada anak dapat meningkatkan motivasi anak dalam pembelajaran danmeningkatkan kemampuan motorik kasar dalam pendidikan anak usia dini, serta perlunya dilaksanakan aktivitas fisik untuk anak di sekolah.
482-490


