- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Sirkuit Bola Keranjang: Permainan untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia Dini
DOI:
https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.1077Keywords:
paud, permainan edukatif, sirkuit bola keranjangAbstract
Kegiatan belajar di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) saat ini lebih banyak memanfaatkan alat atau teknologi kekinian yang minim aktifitas fisik. Akibatnya motorik anak kurang terlatih. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia dini melalui permaian sirkuit bola keranjang. Studi dilakukan di Kelompok B Taman Kanak-kanak Napabale Kelurahan Lalodati Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari. Peneliti menerapkan prosedur penelitian tindakan. Nilai PAP 75% dijadikan sebagai standar keberhasilan secara klasikal. Tindakan dilakukan dalam 2 siklus, masing-masing siklus terdiri dari 2 pertemuan dan evaluasi hasil belajar. Hasil penelitian didapati permainan bola keranjang berhasil meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia dini. Permainan ini memenuhi prinsip-prinsip sebuah permainan sebagai media belajar di Pendidikan PAUD.
Downloads Statistics
References
Apriloka, D. V. (2020). Keterampilan Motorik Kasar Anak Usia Dini Ditinjau Dari Jenis Kelamin. (JAPRA) Jurnal Pendidikan Raudhatul Athfal (JAPRA), 3(1), 61–67. https://doi.org/10.15575/japra.v3i1.8106
Arie Paramitha, M. V., & Sutapa, P. (2019). Pengembangan Model Pembelajaran Berbasis Permainan Sirkuit Untuk Meningkatkan Motorik Halus Anak Usia 4-5 Tahun. Jurnal Golden Age, 3(01), 1. https://doi.org/10.29408/goldenage.v3i01.1336
Arikunto. (2010). Prosedur penelitian atau pendekatan praktik. Rineka Cipta.
Badan Pusat Statistik. (2013). Survei Sosial Ekonomi Nasional. Socio-Economic/Monitoring Survey, 1–112.
Cheng, J., East, P., Blanco, E., Kang Sim, E., Castillo, M., Lozoff, B., & Gahagan, S. (2016). Obesity leads to declines in motor skills across childhood. Child: Care, Health and Development, 42(3), 343–350. https://doi.org/10.1111/cch.12336
Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini. (2015). Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Taman Kanak-kanak.
Hasanah, U. (2016). Pengembangan Kemampuan Fisik Motorik Melalui Permainan Tradisional Bagi Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Anak, 5(1), 717–733. https://doi.org/10.21831/jpa.v5i1.12368
Hernández-Rincón, E. H., Arias-Villate, S. C., Gómez-López, M. T., León-Pachón, L. E., Martínez-Ceballos, M. A., Chaar-Hernández, A. J., & Severiche-Bueno, D. (2018). Physical activity from primary care oriented to the community for preschool children in a colombian municipality. Revista Cubana de Pediatria, 90(2), 201–212.
Kemendikbud. (2014). Permen Kemendikbud No. 146 Tahun 2014 Tentang Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini. Permen Kemendikbud, 2025(1679). https://portaldik.id/assets/upload/peraturan/PERMEN KEMENDIKBUD Nomor 146 Tahun 2014 KURIKULUM 2013 PENDIDIKAN ANAK USIA DINI.pdf
Komarisa, P. (2020). Permainan sirkuit sebagai Strategi untuk Meningkatkan Keterampilan Motorik Kasar Anak dengan Autisme [Universitas Negeri Surabaya]. https://jurnalmahasiswa.unesa.ac.id/index.php/jurnal-pendidikan-khusus/article/view/35031/31167
Manfra, M. M. G. (2019). Action Research and Systematic, Intentional Change in Teaching Practice. In Review of Research in Education (Vol. 43, Nomor 1, hal. 163–196). https://doi.org/10.3102/0091732X18821132
Marshall, C. (2017). Montessori education: a review of the evidence base. npj Science of Learning, 2(1), 1–9. https://doi.org/10.1038/s41539-017-0012-7
Mutema, F. (2013). Shona Traditional Children’s Games And Songs As A Form Of Indigenous Knowledge: An Endangered Genre. IOSR Journal Of Humanities And Social Science, 15(3), 59–64. https://doi.org/10.9790/0837-1535964
Ningtyas, D. P., & Risina, D. F. (2018). Pengembangan Permainan Sirkuit Mitigasi Bencana Gempa Bumi Untuk Meningkatkan Self Awareness Anak Usia Dini. Jurnal Caksana : Pendidikan Anak Usia Dini, 1(02), 172–187. https://doi.org/10.31326/jcpaud.v1i02.198
Novitasari, R., Nasirun, M., & D., D. (2019). Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Anak Melalui Bermain Dengan Media Hulahoop Pada Anak Kelompok B PAUD Al-Syafaqoh Kabupaten Rejang Lebong. Jurnal Ilmiah POTENSIA, 4(1), 6–12. https://doi.org/10.33369/jip.4.1.6-12
Perdima, F. E. (2019). Pengaruh Metode Latihan Sirkuit Dan Metode Konvensional Terhadap Keterampilan Dasar Bola Basket. Altius : Jurnal Ilmu Olahraga dan Kesehatan, 6(1), 1–6. https://doi.org/10.36706/altius.v6i1.8221
Petrovska, S., Sivevska, D., & Cackov, O. (2013). Role of the Game in the Development of Preschool Child. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 92(October 2013), 880–884. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2013.08.770
Ramdani, L. A., & Azizah, N. (2019). Permainan Outbound untuk Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 494. https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i1.407
Sudarmilah, E., Susanto, A., Ferdiana, R., & Ramdhani, N. (2016). Developing a game for preschoolers: What character, emotion and reward will tend to hack preschoolers? Proceedings of 2015 International Conference on Data and Software Engineering, ICODSE 2015, February, 89–92. https://doi.org/10.1109/ICODSE.2015.7436977
Sulistyaningtyas, R. E., & Fauziah, P. Y. (2019). Pengembangan buku panduan permainan tradisional untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia 5-6 tahun. JPPM (Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat), 6(1), 50–58. https://doi.org/10.21831/jppm.v6i1.23477
Suyanto, S. (2005). Dasar-Dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Hikayat.
Zirawaga, V., Olusanya, A., & Maduki, T. (2017). Gaming in education: Using games a support tool to teach History. Journal of Education and Practice, 8(15), 55–64. https://files.eric.ed.gov/fulltext/EJ1143830.pdf

