- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Pengenalan Makna dan Simbol Perangkat Tanaman Adat dalam Ritual Modutu Antaran Gorontalo bagi Anak Usia Dini
DOI:
https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.835Keywords:
pengenalan, makna, simbol, tanaman adat, modutu, Gorontalo, anak usia dini.Abstract
Tujuan penelitian dari artikel ini adalah untuk mendeskripsikan pengenalan makna dan simbol perangkat tanaman adat dalam ritual modutu antaran bagi anak usia dini di Gorontalo. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Peneliti melakukan tahapan implementasi pengenalan makna dan simbol perangkat tanaman adat dalam ritual modutu antaran bagi anak usia dini. Analisis data yang digunakan adalah analisis data menggunakan persentase dan kriteria. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pengenalan makna dan simbol tersebut tidak menemui kendala yang berarti, respon orang tua dan anak-anak usia dini sangat antusias meskipun beberapa anak tampak kebingunan terhadap makna dan simbol yang diberikan. Kebaruan penelitian didapatkan bahwa orang tua saat ini tidak terlalu paham dan dapat mempertahankan ritual tersebut secara utuh. Dampak dan impak dari hasil penelitian ini adalah perlunya dilestarikan kembali ritual Modutu agar anak-anak sebagai penerus tidak punah digilas zaman.Downloads Statistics
References
Baruadi, M. K. (2014). Tradisi Sastra Dikili dalam Pelaksanaan Upacara Adat Maulidan di Gorontalo. Jurnal El Harakah, 16(1), 1–21.
Dista, D. X., & Witarsa, R. (2020). Analisis Pengetahuan Siswa melalui Pembelajaran Penemuan di Sekolah Dasar Pahlawan. Jurnal Elementary Metro, 6(1), 1–9. Retrieved from http://e-journal.metrouniv.ac.id/index.php/elementary/article/view/1633/1612
Halimatus, Fridani, L., & Meilani, S. M. (2020). Pengembangan Media Grafis untuk Pengenalan Life Science pada Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 395–405. https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i1.318
Karlan, L. O., Rahmat, A., & Mirnawati, M. (2019). Pendidikan Masyarakat pada Pertunjukan Turunani dalam Upacara Adat Gorontalo. Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Aksara, 5(3), 163–170.
Lihawa, K. (2013). Leksikon dan Nilai Kultur Suwawa-Gorontalo dalam Ritual Momeqati. Jurnal Bahasa Dan Seni, 41(1), 40–51.
Masie, S. R., Siswanto, W., Pratiwi, Y., & Suwignyo, H. (2017). Students ’ Motivation and Appreciation on The Teaching of Writing Short Story Based on Creative-Literacy. Journal of Educational Science and Technology, 3(3), 226–232.
Ntelu, A., Hinta, E., Yasin, Y., & Supriyadi. (2020). Bahasa figuratif dalam puisi-puisi karya Chairil Anwar. Aksara: Jurnal Bahasa Dan Sastra, 21(1), 41–56.
Nurdin, & Anhusadar, L. O. (2020). Evaluasi Pelaksanaan Standar Proses di Satuan Pendidikan Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 982–993. https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i2.485
Rahman, M. G. (2012). TRADISI MOLONTHALO DI GORONTALO. Jurnal Al-Ulum, 12(2), 437–456.
Salnita, Y. E., Atmazaki, & Abdurrahman. (2019). Pemerolehan Bahasa pada Anak Usia 3 Tahun. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(1), 137–145. https://doi.org/10.31004/obsesi.v3i1.159
Solong, N. P., & Arif, M. (2019). The Marriage Procession Outside the Marriage Hall and its Impact on Children ’ s Education for Gorontalo Communities. Jurnal Al-Ulum, 19(2), 443–462.
Srianita, Y., Akbar, M., & Meilanie, S. M. (2020). Pembentukan Karakter dalam Pendidikan Makan ( Studi Kasus di Raudhatul Athfal Istiqlal Jakarta ). Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 152–161. https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i1.277
Suhupawati. (2017). UPACARA ADAT KELAHIRAN SEBAGAI NILAI SOSIAL BUDAYA PADA MASYARAKAT SUKU SASAK DESA PENGADANGAN. Jurnal Fajar Historia, 1(1), 55–65.
Suyadi, & Selvi, I. D. (2020). Implementasi Mainan Susun Balok Seimbang Berbasis Kearifan Lokal Yogyakarta untuk Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 373–382. https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i1.345
Witarsa, R., & Dista, D. X. (2020). Analisis Jawaban Siswa Usia 6 sampai 8 tahun terhadap Pembelajaran Sains Kreatif. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 58–66. https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i1.288

