- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Permainan Tradisional Gorontalo dalam Menumbuhkan Nilai-Nilai Karakter Anak
DOI:
https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.839Keywords:
permainan tradisional karakter anak usia diniAbstract
Tergerusnya karakter anak di era digital, dikarenakan masuknya berbagai game online, yang bisa di akses menggunakan aplikasi smartphone berbasis android. penelitian ini bertujuan untuk melestarikan permainan tradisional Gorontalo, menggali nilai-nilai karakter yang termuat dalam permainan asal Gorontalo. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif menggunakan langkah-langkah penelitian Miles & Huberman yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Temuan dari penelitian ini adalah bahwa dengan adanya permainan tradisional awuta, ponti dan kainje, permainan tradisional bukan permainan yang kuno dan tidak ada manfaatnya, melainkan dapat memberikan nilai-nilai karakter, seperti jujur, disiplin pada pelaku atau pemain seperti nilai kerjasama, disiplin, ketangkasan, keagamaan dan sosial. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa dengan melestarikan kebudayaan yang ada di daerah Gorontalo, melalui permainan tradisional, mampu memberikan ruang bagi anak untuk mengenal permainan yang ada di daerahnya, tentu melibatkan berbagai aspek dan nilai-nilai yang terkandung seperti, Jujur, disiplin, ketangkasan, Keagamaan dan sosial serta kerjasama.Downloads
References
Billingham, K. A., & Billingham, K. A. (2019). Early Childhood Development. In Developmental Psychology for the Health Care Professions (pp. 59–85). https://doi.org/10.4324/9780429045141-3
Butler, Y. G., Someya, Y., & Fukuhara, E. (2014). Online games for young learners’ foreign language learning. ELT Journal, 68(3), 265–275. https://doi.org/10.1093/elt/ccu008
Dea, L. F., & Latipah, E. (2017). Pengembangan Kemampuan Kognitif dan Sosial-Emosional Melalui Penerapan Media Balok dan Bermain Peran Pada Siswa TK Kuntum Mekar, Lampung. Al Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini, 3(2), 185. https://doi.org/10.14421/al-athfal.2017.32-06
Elindawati, R. (2020). Dampak Game Online Bagi Pendidikan Anak. AL-WARDAH, 13(2), 281. https://doi.org/10.46339/al-wardah.v13i2.217
Fox, W. P., & Burks, R. (2019). Game Theory. In International Series in Operations Research and Management Science (Vol. 283, pp. 251–329). https://doi.org/10.1007/978-3-030-20569-0_6
Garris, R., Ahlers, R., & Driskell, J. E. (2002). Games, motivation, and learning: A research and practice model. Simulation and Gaming, 33(4), 441–467. https://doi.org/10.1177/1046878102238607
Hanifah, M., & Irambona, A. (2019). Authentic assessment: Evaluation and its application in science learning. Psychology, Evaluation, and Technology in Educational Research, 1(2), 81. https://doi.org/10.33292/petier.v1i2.4
Hapidin, H., & Yenina, Y. (2016). Pengembangan Model Permainan Tradisional Dalam Membangun Karakter Anak Usia Dini. JPUD - Jurnal Pendidikan Usia Dini, 10(2), 201–212. https://doi.org/10.21009/jpud.102.01
Juniarti, Y. (2019). Pengembangan Media Ludo Geometri (DORI) Pada Fisik Motorik Anak Usia Dini. Al-Athfal : Jurnal Pendidikan Anak, 5(2), 169–182. https://doi.org/10.14421/al-athfal.2019.52-04
Khaironi, M. (2018). Perkembangan anak usia dini. Jurnal Golden Age Hamzanwadi University.
Lee, T. D., Swinnen, S. P., & Serrien, D. J. (1994). Cognitive effort and motor learning. Quest. https://doi.org/10.1080/00336297.1994.10484130
Lubis, R., & Khadijah, K. (2018). Permainan Tradisional sebagai Pengembangan Kecerdasan Emosi Anak. AL-ATHFAL : JURNAL PENDIDIKAN ANAK, 4(2), 177–186. https://doi.org/10.14421/al-athfal.2018.42-05
Mastura, & Santaria, R. (2020). Dampak Pandemi Covid-19 terhadap Proses Pengajaran bagi Guru dan Siswa Pendahuluan. Jurnal Studi Guru Dan Pembelajaran, 3(2), 289–295.
Musfiroh, T. (2014). Teori dan konsep bermain. In Universitas Terbuka (pp. 1–44).
Putra, I. K. M., & Dewi PF, K. A. P. (2018). Peranan Kearifan Lokal Permainan Tradisional Dalam Pendidikan. Kalangwan Jurnal Pendidikan Agama, Bahasa Dan Sastra, 8(1). https://doi.org/10.25078/klgw.v8i1.1036
Ramadan, Gilang; Juniarti, Y. (2020). Metode Penelitian: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D. CV Sadari.
Ramadan, G., Mulyana, N., Iskandar, D., Juniarti, Y., & Hardiyanti, W. E. (2020). Physical Education for Early Childhood: The Development of Students’ Motor in Athletics Basic Motion. https://doi.org/10.2991/ahsr.k.200214.023
Ramdhani, S., Yuliastri, N. A., Sari, S. D., & Hasriah, S. (2019). Penanaman Nilai-Nilai Karakter melalui Kegiatan Storytelling dengan Menggunakan Cerita Rakyat Sasak pada Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(1), 153. https://doi.org/10.31004/obsesi.v3i1.108
Rubin, K. H., Coplan, R. J., & Bowker, J. C. (2009). Social withdrawal in childhood. In Annual Review of Psychology (Vol. 60, pp. 141–171). https://doi.org/10.1146/annurev.psych.60.110707.163642
Sari, C. R., Hartati, S. H., & Yetti, E. (2019). Peningkatan Perilaku Sosial Anak melalui Permainan Tradisional Sumatera Barat. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(2), 416. https://doi.org/10.31004/obsesi.v3i2.225
Setiawati, N. A. (2017). Pendidikan Karakter Sebagai Pilar Pembentukan Karakter Bangsa. Seminar Nasional Tahunan Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan.
Somantri, G. R. (2005). Memahami Metode Kualitatif. Makara Human Behavior Studies in Asia, 9(2). https://doi.org/10.7454/mssh.v9i2.122
Sudaryanti, S. (2015). Pentingnya Pendidikan Karakter bagi Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Anak, 1(1), 11–20. https://doi.org/10.21831/jpa.v1i1.2902
Ulfatun, S. (2017). Pelaksanaan Permainan Tradisional Dalam Meningkatkan Kecerdasan Emosi Anakdi Tk ABA Rejodani Sariharjo Ngaglik Sleman Yogyakarta. Journal of Chemical Information and Modeling, 110(9), 1689–1699.
Wijayanti, R. (2018). Permainan tradisional sebagai media pengembangan kemampuan sosial anak. Cakrawala Dini: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1). https://doi.org/10.17509/cd.v5i1.10496
Wiwik Pratiwi. (2017). Konsep Bermain Pada Anak Usia Dini. In Manajemen Pendidikan Islam (Vol. 5).
Yee, N. (2006). Motivations for play in online games. Cyberpsychology and Behavior, 9(6), 772–775. https://doi.org/10.1089/cpb.2006.9.772


