- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Bahasa Reseptif Anak Usia 3-6 Tahun di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.1015Keywords:
kemampuan bahasa, bahasa reseptif, anak usia diniAbstract
Pada saat anak memasuki usia pra sekolah atau 3-6 tahun, anak siap mengikuti kegiatan belajar di pendidikan anak usia dini. Kegiatan belajar di pendidikan anak usia dini tujuan memberikan fondasi bagi seluruh aspek perkembangan yang dimiliki anak, salah satunya yakni perkembangan bahasa. Perkembangan bahasa merupakan hal yang sangat dinantikan, seperti kemampuan baca tulis. Sebelum anak mampu memproduksi bahasa berupa baca tulis, anak perlu untuk mengembangkan kemampuan dalam bahasa reseptif. Bahasa reseptif adalah kemampuan untuk memahami kata dan bahasa yang melibatkan perolehan informasi dan makna. Bahasa reseptif pada anak usia 3-6 tahun menjadi dasar baginya untuk mengungkapkan emosi, pesan, bersosialisasi, dan belajar ketahap perkembangan berikutnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahasa reseptif pada anak usia 3-6 tahun di Indonesia. Penelitian ini berjenis kajian literatur. Menggunakan teknik analisis deskriptif dengan menggunakan data berdasarkan jurnal, buku, ebook, dan literatur yang berkaitan dengan bahasa reseptif pada anak usia 3-6 tahun di IndonesiaDownloads Statistics
References
Alam, S. K., & Lestari, R. H. (2019). Pengembangan Kemampuan Bahasa Reseptif Anak Usia Dini dalam Memperkenalkan Bahasa Inggris melalui Flash Card. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 284. https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i1.301
Amer Hasan, Marilou Hyson, M. C. C. (2013). Early Childhood Education and Development in Poor Villages of Indonesia. Washington: The world bank. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.1596/978-0-8213-9836-4
Arnianti. (2019). Teori Perkembangan Bahasa. Pendidikan dan Ilmu Sosial, 1(1), 139–152. https://doi.org/doi.org/10.36088/pensa.v1i1.352
Aulina, C. N. (2012). Pengaruh Permainan dan Penguasaan Kosakata Terhadap Kemampuan Membaca Permulaan Anak Usia 5-6 Tahun. PEDAGOGIA: Jurnal Pendidikan, 1(2), 131. https://doi.org/10.21070/pedagogia.v1i2.36
Chairunnisa, C. (2018). Pemerolehan Bahasa Pada Bayi Dan Anak. Cakrawala Dini: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 9(2), 125–137. https://doi.org/10.17509/cd.v9i2.13964
Christianti, M. (2015). Membaca dan Menulis Permulaan Untuk Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Anak, 2(2). https://doi.org/10.21831/jpa.v2i2.3042
Clarissa, S. V., & Zulfikar, T. (2018). Indonesian Word Awareness in Children First. english education journal, 9(2), 275–293. https://doi.org/E-ISSN: 2085-3750
Coe, C. L., Savage, A., & Bromley, L. J. (1992). Phylogenetic influences on hormone levels across the primate order. American Journal of Primatology. https://doi.org/10.1002/ajp.1350280202
Creswell, J. W. (2007). Research Design: Qualitative, Quantitative and Mixed Method Aproaches. SAGE Publications. https://doi.org/10.4135/9781849208956
Ersan, C. (2020). Early Language Development and Child Aggression. World Journal of Education, 10(1), 1. https://doi.org/10.5430/wje.v10n1p1
Fitriani, D., Fajriah, H., & Rahmita, W. (2019). Media Belajar Big Book dalam Mengembangkan Kemampuan Berbahasa Reseptif Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 247. https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i1.197
Fitriani, S. (2019). A Child Language Acquisition in Indonesian and English Language: A Longitudinal case study. Register Journal, 12(2), 126–156. https://doi.org/10.18326/rgt.v12i2.126-156
Fridani, Lara; Dhieni, N. (2014). Hakikat Perkembangan Bahasa Anak. Metode pengembangan bahasa.
Indah, R. N. (2011). Proses Pemerolehan Bahasa: Dari Kemampuan Hingga Kekurangmampuan Berbahasa. LiNGUA: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra, 3(1), 1–17. https://doi.org/10.18860/ling.v3i1.570
Kara, K., & Eveyik-Aydın, E. (2019). Effects of TPRS on Very Young Learners’ Vocabulary Acquisition. Advances in Language and Literary Studies, 10(1), 135. https://doi.org/10.7575/aiac.alls.v.10n.1p.135
Karlina, D. N. (2018). Meningkatkan Kemampuan Berbicara Anak Tk B Usia 5-6 Tahun Melalui Digital Storytelling Di Tk Apple Kids Salatiga Semester I Tahun Ajaran 2017/ 2018. JPUD - Jurnal Pendidikan Usia Dini, 12(1), 1–11. https://doi.org/10.21009//jpud.121.01
KBBI. (2020). Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Kamus versi online/daring.
Kid Sense Child Development. (2013). Receptive Language (Understanding Words and Language). Occupational Therapy/ Speech Pathology, 1–6.
Marcela, R. A., Rozie, F., Guru, P., Anak, P., Dini, U., Keguruan, F., … Rozie, F. (2020). Penerapan Metode Bercerita dalam Optimalisasi Bahasa Reseptif Anak Usia 5-5 Tahun di TK Negeri 02 Tenggarong. Jurnal Lentera Anak, 1(1), 27–38.
McIntyre, L. J., Hellsten, L. ann M., Bidonde, J., Boden, C., & Doi, C. (2017). Receptive and expressive English language assessments used for young children: A scoping review protocol. Systematic Reviews, 6(1), 1–7. https://doi.org/10.1186/s13643-017-0471-1
Nuryanto, S. (2017). Penggunaan Metode Read Aloud untuk Mendongeng pada Anak Usia Dini. Jurnal Audi, 1(1).
Papalia, D. E. (2015). Human Development (Psikologi Perkembangan). In Cetakan ke-1.
Permatasari, A. (2015). Membangun Kualitas Bangsa dengan Budaya Literasi. In Seminar Nasional Bulan Bahasa UNIB (hal. 146–156).
Permendikbud. (2014). Standar Nasional Penilian PAUD No. 137. Menteri Kesehatan Republik Indonesia Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia.
Rachmawati, T. S., Winoto, Y., & Rohman, A. S. (2019). Study on Mapping of Information Literature Culture in South Coastal Communities West Java Province. Record and Library Journal, 4(1), 1. https://doi.org/10.20473/rlj.v4-i1.2018.1-7
Rhoades, E. A. (2011). Commentary: Literature reviews. Volta Review, 111(1), 61–71. https://doi.org/10.17955/tvr.111.1.677
Rosalina, A. (2014). Peningkatan Kemampuan Bahasa Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Bermain. Psycho Idea, 1, 19–35. https://doi.org/10.30595/psychoidea.v9i1.239
Rusniah, R. (2017). Meningkatkan Perkembangan Bahasa Indonesia Anak Usia Dini Melalui Penggunaan Metode Bercerita Pada Kelompok a Di Tk Malahayati Neuhen Tahun Pelajaran 2015/2016. JURNAL EDUKASI: Jurnal Bimbingan Konseling, 3(1), 114. https://doi.org/10.22373/je.v3i1.1445
Susanto, H. (2016). Membangun Budaya Literasi Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Menghadapi Era MEA. JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia). https://doi.org/10.26737/jp-bsi.v1i1.70
Wahyuni, I. (2019). Reciprocal Factors of Language Development In Indonesian Children. In Konferensi Linguistik Tahunan Atma Jaya (hal. 1–6).
Wiratno, Tri, R. S. (2014). No Title. In Modul Bahasa (hal. 1–19).
Woodrow, L., & Woodrow, L. (2019). Writing the Literature Review. In Doing a Master’s Dissertation in TESOL and Applied Linguistics. https://doi.org/10.4324/9780429504068-10

