Analisis Penerapan Senam Irama dalam Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia Dini


Amira Adlina Ulfah(1Mail), Dimyati Dimyati(2), A. Joki Armaini Putra(3),
(1) Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia
(2) Pendidikan Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia
(3) Pendidikan Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia

Mail Corresponding Author
Copyright (c) 2021 Amira Adlina Ulfah, Dimyati Dimyati
Article Analytic
  [File Size: 280KB]  Language: id
Received : 2020-12-23  |  Published : 2021-01-20
Article can trace at:

Abstract


Anak usia dini merupakan individu yang sedang mengalami proses perkembangan dengan pesat, sehingga anak prasekolah memerlukan optimalisasi perkembangan motorik kasar salah satunya dengan menggunakan senam irama. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui peranan senam irama dalam meningkatkan kemampuan motorik kasar pada anak usia dini. Metodologi dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian kajian pustaka pada sumber-sumber terpercaya seperti artikel jurnal, buku dan sejenisnya. Kemudian data dilakukan analisis. Diperoleh hasil fakta dan data mengenai penerapan senam irama dalam meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia dini. Semakin banyak kegiatan yang bervariatif dan inovatif maka peluang untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar pada anak sehingga dapat berkembang dengan optimal. Implikasi temuan dari tulisan ini memberikan gambaran dari penerapan senam irama dalam meningkatkan kemampuan motorik kasar pada anak usia dini.

Keywords


senam irama; kemampuan motorik kasar; anak usia dini.

References


Aisyahsiti. (2013). Perkembangan dan konsep dasar pengembangan anak usia dini. Tangerang Selatan: Universitas Terbuka.

Arumnintyas, Nurlaili, Marijono, and N. I. (2017). Hubungan Antara Senam Irama Dengan Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia Dini Di Kelompok Bermain Bunga Bangsa Kertosari Kecamatan Pasrujambe Kabupaten Lumajang. Learning Community : Jurnal Pendidikan Luar Sekolah, 1(2), 15–21. https://doi.org/https://doi.org/10.19184/jlc.v1i2.8076

Astari, A. W., Suadnyana,. Wiyasa, K. . (2015). Penerapan Metode Demonstrasi Melalui Kegiatan Senam Irama Berbantuan Media Audio Untuk Meningkatkan Perkembangan Motorik Kasar Anak Kelompok B1 TK Widya Santhi. E-Journal PG-PAUD Universitas Pendidikan Ganesha, 3(1). https://doi.org/http://dx.doi.org/10.23887/paud.v3i1.4999

Aye, T., Oo, K. S., Khin, M. T., Kuramoto-Ahuja, T., & Maruyama, H. (2017). Gross motor skill development of 5-year-old Kindergarten children in Myanmar. Journal of Physical Therapy Science, 29(10), 1772–1778. https://doi.org/10.1589/jpts.29.1772

Bakaniene, I., Urbonaviciene, G., Janaviciute, K., & Prasauskiene, A. (2018). Effects of the Inerventions method on gross motor function in children with spastic cerebral palsy. Neurologia I Neurochirurgia Polska, 52(5), 581–586. https://doi.org/10.1016/j.pjnns.2018.07.003

Burhaein, E. (2017). Aktivitas Fisik Olahraga untuk Pertumbuhan dan Perkembangan Siswa SD. Indonesian Journal of Primary Education, 1(1), 51. https://doi.org/10.17509/ijpe.v1i1.7497

Fatmawati, A. S. dan N. (2016). Pembelajaran Motorik Kasar Melalui Permainan Sirkuit Warna. Jurnal Pendidikan Progresif, VI(1), 17–25.

Febrialismanto. (2017). Gambaran Motorik Kasar Anak Usia 4-5 Tahun di Taman Kanak-Kanak Kecamatan Bangkinang Kabupaten Kampar Provinsi Riau. Jurnal Pesona Dasar, 5(2), 1–15.

Firdaus, A., Yulianingsih, Y., & Hayati, T. (2018). Upaya Meningkatkan Keterampilan Motorik Kasar Melalui Kegiatan Senam Ritmik. (JAPRA) Jurnal Pendidikan Raudhatul Athfal (JAPRA), 1(1), 25–39. https://doi.org/10.15575/japra.v1i1.3543

Fitri, R., & Imansari, M. L. (2020). Permainan Karpet Engkle: Aktivitas Motorik untuk Meningkatkan Keseimbangan Tubuh Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 1186–1198. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.754

Galdi, M., D’Anna, C., Pastena, N., & Paloma, F. G. (2015). Gross-motor Skills for Potential Intelligence Descriptive Study in a Kindergarten. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 174, 3797–3804. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2015.01.1115

Harlistyarintica, Y., & Fauziah, P. Y. (2020). Pola Asuh Autoritatif dan Kebiasaan Makan Anak Prasekolah. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 867–878. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i1.617

Hartina, W. O., & Abubakar, S. R. (2019). Meningkatkan Keterampilan Motorik Kasar Anak Melalui Kegiatan Senam Irama. Jurnal Riset Golden Age Paud Uho, 2(1), 64. https://doi.org/10.36709/jrga.v2i1.8309

Hasanah, U. (2016). Pengembangan Kemampuan Fisik Motorik Melalui Permainan Tradisional Bagi Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Anak, 5(1), 717–733. https://doi.org/10.21831/jpa.v5i1.12368

Hasibuan, N. R. F., Fauzi, T., & Novianti, R. (2020). Pengaruh kegiatan senam irama terhadap kecerdasan kinestetik pada anak kelompok b tk mustabaqul khoir Palembang. Jurnal Pendidikan Anak, 9(2), 118–123. https://doi.org/10.21831/jpa.v9i2.33564

Hidayanti. (2013). Peningkatan Kemampuan Motorik Kasar Anak Melalui Permainan Bakiak. Jurnal Pendidikan Usia Dini, 7(1), 195–200.

Jannah, A. R., L. (2018). Peningkatan Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Permainan Injak Ekor. Journal of Early Childhood Care and Education, 1(1), 1–6.

Maghfiroh, S. Ṭsaliska. (2020). Upaya Meningkatkan Motorik Kasar Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Kegiatan Senam Irama. Jurnal Care, 8(1), 40–46.

Marsella, D. (2019). Peningkatan Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Senam Irama di PAUD Anugrah Asiyiyah Kota Bengkulu. IAIN Bengkulu.

Mirzaqon, A. (2018). Studi Kepustakaan Mengenai Landasan Teori Dan Praktik Konseling Expressive Writing Library. Jurnal BK UNESA, (1), 1–8.

Montolalu, B. E. . (2014). Materi pokok bermain dan permainan anak. Tangerang Selatan: Universitas Terbuka.

Ningsih, W. A. (2019). pengaruh gerak dan lagu terhadap kecerdasan kinestetik anak kelompok B di TK Tunas Muda Kecamatan Bahar Selatan. Universitas Jambi.

Nuraini, F., Wati, D. E., & Puspitasari, I. (2019). Pelatihan senam irama gerak dasar Tapak Suci untuk meningkatkan motorik kasar anak usia dini. (September), 473–480.

Prihantini, R. (2016). Pengaruh kegiatan senam terhadap kecerdasan kinestetik anak kelompok A di TK Pertiwi II Metuk. Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Rakimahwati, R., Lestari, N. A., & Hartati, S. (2018). Pengaruh Kirigami Terhadap Kemampuan Motorik Halus Anak di Taman Kanak-Kanak. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(1), 98. https://doi.org/10.31004/obsesi.v2i1.13

Ramadhani, P. R. (2018). Upaya Meningkatkan Keterampilan Motorik Kasar Anak Kelompok B Melalui Senam Irama di TK ABA Sungapan Tirtorahayu Galur Kulon Progo. Universitas Negeri Yogyakarta.

Rizkiyah,. Hendrawijaya,. Himmah, I. F. (2018). Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia 3-4 Tahun Dengan Keterampilan Gerak Dasar di KB Gita Nusa Kabupaten Jember. Jurnal Pendidikan Luar Sekolah, 2(2), 14–16. https://doi.org/https://doi.org/10.19184/jlc.v2i2.8782

Rondiyah, A. A., Wardani, N. E., & Saddhono, K. (2017). Pembeljaran Sastra Melalui Bahasa dan Budaya Untuk Meningktkan Pendidikan Karakter Kebangsaan Di Era MEA (Masyrakat Ekonomi ASEAN). The 1st Education and Language International Conference Proceedings Center for International Language Development of Unissula, 1(1), 141–147. Retrieved from http://jurnal.unissula.ac.id/index.php/ELIC/article/view/1230

Saputri, G. R., Sasmiati, S., & Sofia, A. (2017). Frekuensi Latihan Senam Irama dan Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Anak, 3(2), 35–41.

Sari, S. P. (2016). Upaya Meningkatkan Keterampilan Motorik Kasar Melalui Senam Irama Pada Anak Kelompok A TK Pertiwi 21.1 Setda Kabupaten Sragen Tahun Ajaran 2016. Universitas Negeri Yogyakarta.

Sasi, D. N. (2011). Meningkatkan Kemampuan Gerak Dasar dan Kognitif Anak Melalui Senam Irama. Jurnal Pnelitian Pendidikan, Edisi Khus(2), 46–52.

Sudarsini. (2013). Pendidikan jasmani dan olah raga. Malang: Universitas Malang.

Sujiono, D. (2016). Metode Pengembangan Fisik. Banten: Universitas Terbuka.

Sulistyowati, E. M., & Sukamti, E. R. (2018). Rhythmic Gymnastics of the Early Childhood. 2nd Yogyakarta International Seminar on Health, Physical Education, and Sport Science (YISHPESS 2018) and 1st Conference on Interdisciplinary Approach in Sports (CoIS 2018). Atlantis Press.

Sutini, A. (2018). Meningkatkan Keterampilan Motorik Anak Usia Dini Melalui Permainan Tradisional. Cakrawala Dini: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 67–77. https://doi.org/10.17509/cd.v4i2.10386

Utomo, S. (2008). Pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan. Jakarta: Bumi Aksara.

Wiradiharja, S. dan. (2014). Pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan. Jakarta: Kemendikbud.

Yosinta, S.I., Nasirun., S. (2016). Meningkatkan Motorik Kasar Melalui Permainan Tradisional Lompat Kodok. Jurnal Ilmiah Potensia, 1(1), 56–60. https://doi.org/https://doi.org/10.33369/jip.1.1.57-61.

Yuliansih, A. (2015). Upaya Meningkatkan Keterampilan Motorik Kasar Anak Kelompok B Melalui Senam Irama di TK ABA Sungapan Tirtorahayu Galur Kulon Progo. Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Yunaika, Cicha., A. (2020). Efektivitas Senam Ceria Untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Anak Tunagrahita Ringan. Ranah Research: Journal of Multidicsiplinary Research and Development, 2(3), 46–52.

Zulfahmi, M. N. (2016). Pengaruh senam irama terhadap keterampilan gerak dasar anak usia 5-6 tahun. Universitas Negeri Semarang.


Article Metrics

 Abstract Views : 189 times
 PDF Downloaded : 364 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.