Bahasa Gorontalo dan Bahasa Suwawa pada Anak Usia Dini

Authors

  • Dakia N Djou Bahasa Indonesia, Universitas Negeri Gorontalo, Indonesia
  • Asna Ntelu Bahasa Indonesia, Universitas Negeri Gorontalo, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.895

Keywords:

bahasa, local, paud

Abstract

Pentingnya pengenalan prefiks bahasa Gorontalo dan bahasa Suwawa pada anak usia dini. Karena kedua bahasa tersebut digunakan masyarakat sebagai alat komunikasi serta pedoman/aturan yang mengatur tata cara berbahasa daerah yang baik dan benar sesuai dengan kaidah. Tujuan penelitian mendeskripsikan komparasi aspek morfologi bahasa Gorontalo dan Suwawa dilihat dari proses reduplikasi pada anak usia dini. Metode penelitian yaitu deskriptif kualitatif dengan teknik komparatif. Hasil penelitian yaitu bahasa Gorontalo dan bahasa suwawa memilki bentuk yang sama. Dilihat dari penggunaan yang melekat pada bentuk dasar mengakibatkan perubahan baik pada proses morfologinya, makna, dan fungsi. Kedua bahasa tersebut memiliki hubungan yang sepadan, baik segi bentuk ataupun maknanya. Dampak dari penelitian ini adalah anak mampu menggunakan bahasa daerah Gorontalo dan Suwawa dalam kehidupan sehari-hari.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ananda, R., & Fadhilaturrahmi, F. (2018). Peningkatan Kemampuan Sosial Emosional Melalui Permainan Kolaboratif pada Anak KB. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(1), 20. https://doi.org/10.31004/obsesi.v2i1.3

Ariyanti, T. (2016). Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini Bagi Tumbuh Kembang. Jurnal Dinamika Pendidikan Dasar, 8(1), 50–58. https://doi.org/10.30595/dinamika.v8i1.943

Ayuni, D., & Setiawati, F. A. (2019). “Kebun Buah” Learning Media for Early Childhood Counting Ability Despa. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(1), 1–9. https://doi.org/10.31004/obsesi.v3i1.128

Fika, Y., Meilanie, S. M., & Fridani, L. (2019). Peningkatan Kemampuan Bicara Anak melalui Bermain Peran Berbasis Budaya. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 50. https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i1.229

Halidi, M. H. M. (2019). Penggunaan Kata Sapaan Bahasa Gorontalo. Bahasa Dan Sastra, 4(4).

Karim, H. S., Amali, F., & Gorontalo, U. N. (2013). Kamseupai ( Kamus Saku Sebagai Media Pembelajaran Inovatif ) Berbasis Bahasa Gorontalo Bagi Para Siswa Sdn No. 20 Kecamatan Dungingi Kota Gorontalo. Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional Program Kreativitas Mahasiswa - Pengabdian Kepada Masyarakat, 20.

Karmila, M., & Purwadi. (2015). Pembelajaran bahasa untuk Anak usia dini (PAUD) (Issue March). UPT Penerbit Universitas PGRI Semarang Press.

Markus, N., Kusmiyati, K., & Sucipto, S. (2018). Penguasaan Kosakata Bahasa Indonesia Anak Usia 4-5 Tahun. Fonema, 4(2), 102–115. https://doi.org/10.25139/fonema.v4i2.762

Muflihah. (2014). Pentingnya Peran Bahasa Dalam. 2(2), 337.

Munastiwi, E. (2019). Manajemen Ekstrakurikuler Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). MANAGERIA: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 3(2), 369–380. https://doi.org/10.14421/manageria.2018.32-09

Nurlaila, M. (2016). Pengaruh Bahasa Daerah ( Ciacia ) Terhadap Perkembangan Bahasa Indonesia Anak Usia 2 Sampai 6. Retorika, 9(1), 90–163.

Pebriana, P. H. (2017). Analisis Kemampuan Berbahasa dan Penanaman Moral Pada Anak Usia Dini Melalui Metode Mendongeng. Jurnal Obsesi : Journal of Early Childhood Education, 1(2), 139–147. https://doi.org/10.31004/obsesi.v1i2.34

Putri, M., Rakimahwati, R., & Zulminiati, Z. (2019). Efektivitas Penerapan Metode Bermain Peran Makro terhadap Perkembangan Bahasa Lisan Anak di Taman Kanak-kanak Darul Falah Kota Padang. Jurnal Ilmiah POTENSIA, 4(1), 49–58. https://doi.org/10.33369/jip.4.1.49-58

Rahman, A. (2016). Pengaruh Bahasa Daerah Terhadap Hasil Belajar Bahasa Indonesia Peserta Didik Kelas 1 SD Inpres Maki Kecamatan Lamba-Leda Kabupaten Manggarai Timur. Auladuna: Jurnal Pendidikan Dasar Islam, 3(2), 71–79. https://doi.org/10.24252/auladuna.v3i2a3.2016

Republik Indonesia. (1945). Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (Vol. 4, Issue 1, pp. 1–12). Seketariat Negara.

Rozalena, R., & Kristiawan, M. (2017). Pengelolaan Pembelajaran Paud Dalam Mengembangkan Potensi Anak Usia Dini. JMKSP (Jurnal Manajemen, Kepemimpinan, Dan Supervisi Pendidikan), 2(1), 76–86. https://doi.org/10.31851/jmksp.v2i1.1155

Sahril. (2018). Pergeseran Bahasa Daerah Pada Anak-anak Di Kuala Tanjung Sumatra Utara. Ranah: Jurnal Kajian Bahasa, 7(2), 210–228. https://doi.org/10.26499/rnh.v7i2.571

Setyawan, A. (2011). Bahasa Daerah dalam Perspektif Kebudayaan dan Sosiolinguistik: Peran dan Pengaruhnya dalam Pengeseran dan Pemertahanan Bahasa. International Seminar “Language Maintenance and Shift,” 65–69.

Umar, F. A. (2017). Faktor dan Strategis Pencegahan Pemarjinalan bahasa Suwawa Di Provinsi Gorontalo. Litera, 16(1). https://doi.org/10.21831/ltr.v16i1.14249

Winarti, W., & Suryana, D. (2020). Pengaruh Permainan Puppet Fun terhadap Kemampuan Membaca Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 873. https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i2.462

Yusuf Djafar, Wenny Hulukati, M. R. (2017). Pembelajaran Bahasa Daerah Gorontalo Pada Anak Usia Dini. JIV-Jurnal Ilmiah Visi, 12(1), 81–88. https://doi.org/10.21009/JIV.1201.8

Downloads

Published

18-11-2020

How to Cite

Djou, D. N., & Ntelu, A. (2020). Bahasa Gorontalo dan Bahasa Suwawa pada Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 1359–1367. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.895

Issue

Section

Articles