- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Feasbylity Study Perlindungan Hukum untuk Anak Usia Dini yang Bercompetitive Advantage
DOI:
https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.932Keywords:
fasilitas, perlindungan hukum, anak usia dini, new normalAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya temuan banyaknya kasus tindak kekerasan terhadap anak usia dini di masa pandemi Covid-19 dan era new normal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan fasilitas-fasilitas perlindungan hukum apa saja yang dibutuhkan anak usia dini di Kota Pontianak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlu adanya pusat studi gender dan anak untuk mengatasi kekerasan yang dialami anak usia dini. Kebaruan yang didapatkan dalam penelitian ini adalah pentingnya pusat studi gender dan anak usia dini di berbagai daerah. Dampak dari hasil penelitian ini adalah para akademisi yang ada di perguruan tinggi perlu terlibat secara langsung dalam mengatasi berbagai kasus kekerasan yang dialami anak usia dini dengan bekerjasama secara berkelanjutan dengan pihak-pihak terkait untuk menekan terjadinya kekerasan pada anak usia dini yang semakin tinggi setiap bulannya.Downloads Statistics
References
Ayuni, D., Marini, T., Fauziddin, M., & Pahrul, Y. (2021). Kesiapan Guru TK Menghadapi Pembelajaran Daring Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 414–421. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i1.579
Azizah, Q., & Panigoro, R. (2019). Pendidikan anak berbasis gender dalam islam. JSGA, 01(01), 25–40.
Cegliński, P. (2017). The concept of competitive advantages. Logic, sources and durability. Journal of Positive Management, 7(3), 57. https://doi.org/10.12775/jpm.2016.016
Hillis, S., Mercy, J., Amobi, A., & Kress, H. (2016). Global Prevalence of Past-year Violence Against Children : A Systematic Review and Minimum Estimates. Pediatrics, 137(3), 1–15.
Mahdalena. (2015). Marah Bentuk Kasih Sayang pada Anak. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(2), 119–129.
Muarifah, A., Wati, D., E., & Puspitasari, I. (2020). Identifikasi Bentuk dan Dampak Kekerasan Pada Anak Usia Dini di Kota Yogyakarta. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 757–765. https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i2.451
Nationally, A. (1990). Convention on the Rights of the Child. General Assembly Resolution, 1(11), 1–15.
Novianti, R., & Garzia, M. (2020). Penggunaan Gadget pada Anak Usia Dini ; Tantangan Baru Orang Tua Milenial. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 1000–1010. https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i2.490
Risma, D., Solfiah, Y., & Satria, D. (2020). Pengembangan Media Edukasi Perlindungan Anak untuk Mengurangi Kekerasan Pada Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 448–462. https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i1.322
Roziqoh, & Suparno. (2014). Pendidikan Berperspektif Gender pada Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat, 1(1), 86–100.
Suryanef. (2020). Kebijakan pendidikan responsif gender: perluasan akses perempuan terhadap pendidikan menengah di sumatera barat. Jurnal Ilmiah Kajian Gender, 1(7), 205–223. https://doi.org/10.15548/jk.v3i2.60
Tanoto, W. (2019). 4.294 Anak Menjadi Penyintas Kekerasan. Kompasiana.com. https://www.kompasiana.com/cupitu7grafi/5c2dce5c43322f62a714bbb2/kekerasan-terhadap-anak
Thalib, M., C. (2021). Refleksi Perlindungan Hak “ Anak Butuh Kasih ” di Kota Gorontalo. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 566–575. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i1.672
Thalib, M. C. (2020). Refleksi Perlindungan Hak Anak Butuh Kasih di Kota Gorontalo. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 566. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i1.672
Vega, A., D., Hapidin, & Karnadi. (2019). Pengaruh Pola Asuh dan Kekerasan Verbal terhadap Kepercayaan Diri. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(2), 433–439. https://doi.org/10.31004/obsesi.v3i2.227
Wahyudi, D., Ali, M., & Intan Verentia Saputri. (2019). Internalisasi nilai kesetaraan gender dalam praktik pendidikan islam responsif gender. JSGA, 01(02), 83–102.
Witarsa, R., Fadhilaturrahmi, & Rizal, M. S. (2020). Pengaruh Asupan Nutrisi Shake Kacang Kedelai terhadap Skala Lemak Perut Guru-guru Sekolah Dasar di Bangkinang Kota Kabupaten Kampar. Jurnal basicedu, 3(2), 524–532.

