Abstract


Penelitian ini mengembangkan media critical smart bounding yang bertujuan untuk mengenalkan kemampuan berpikir kritis dalam berperilaku online pada anak usia 5-6 tahun. Media critical smart bounding berisi konten pengenalan alat digital, story digital, dan perilaku positif saat berperilaku online. Metode penelitian ini menggunakan Research and Development (R&D), dengan menggunakan model ADDIE yang melibatkan lima TK Aisyiyah di Kabupaten Kartasura. Hasil validasi dari ahli materi mendapatkan skor 59 yang artinya media sangat layak digunakan. Validasi ahli media mendapatkan skor 36 yang artinya media sangat layak digunakan. Uji coba skala kecil mendapatkan skor 275 artinya setuju digunakan, Uji coba skala besar mendapatkan skor 689 artinya sangat setuju digunakan. Hasil tersebut menjelaskan bahwa media critical smart bounding “sangat layak digunakan” dan diharapkan guru mampu memanfaatkan media sebagai penunjang pembelajaran untuk anak usia 5-6 tahun.


Keywords


media pembelajaran; berpikir kritis; perilaku online; anak usia dini