Abstract


Pandemi Covid 19 telah berimplikasi pada perubahan kebijakan pemerintah. Di sektor pendidikan, mengharuskan pembelajaran jarak jauh dari jenjang universitas hingga tingkat pendidikan dasar. Tulisan ini bermaksud menyajikan problematika yang dialami orang tua sebagai pekerja pabrik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Adapun metode pengumpulan data dilakukan dengan wawancara terhadap orang tua pekerja pabrik Desa Gombang, observasi, dan dokumentasi yang kemudian dianalisis dan ditarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permasalahan utama yang diperoleh ialah gaya pengasuhan, pemberian gadget kepada anak, strategi pembelajaran, pendampingan anak belajar, dan kurang meluangkan waktu bagi anak. Adapun cara orang tua memecahkan problematika ini ialah komunikasi antara orang tua dengan pengasuh pengganti supaya tidak terjadi kebingungan pada anak juga melatih disiplin anak kemandirian anak, orang tua membuat batasan dan aturan penggunaan gadget, mendaftarkan anak kepada bimbingan belajar atau mendatangkan guru ke rumah, dan berusaha meluangkan waktu untuk anak walaupun dalam kondisi sibuk dan lelah akibat bekerja di pabrik.   


Keywords


pembelajaran jarak jauh; orang tua pekerja pabrik; anak usia dini