Pengenalan Sastra untuk Siswa Taman Kanak-kanak (Studi Kasus pada Tradisi Gawai Dayak)

Author


Sigit Widiyarto(1Mail), Dadang Sunendar(2), Sumiyadi Sumiyadi(3), Tedi Permadi(4),
Pendidikan Bahasa Indonesia dan Sastra, Universitas Indraprasta PGRI,
Pendidikan Bahasa Indonesia dan Sastra, Universitas Pendidikan Indonesia, Indonesia(2)
Pendidikan Bahasa Indonesia dan Sastra, Universitas Pendidikan Indonesia, Indonesia(3)
Pendidikan Bahasa Indonesia dan Sastra, Universitas Pendidikan Indonesia, Indonesia(4)

Mail Corresponding Author
Article Analytic
  Download PDF   [File Size: 640KB]  Language: id
Published : 2023-01-22
Copyright (c) 2023 Sigit Widiyarto, Dadang Sunendar, Sumiyadi Sumiyadi, Tedi Permadi

Article can trace at:


Article Metrics

Abstract Views: 27 times PDF Downloaded: 10 times

Abstract


Memperkenalkan pendidikan sastra untuk anak usia dini masih menjadi pendidikan yang langka, padahal pendidikan sastra mempunyai tujuan agar anak mampu beradaptasi ditengah-tengah keberagaman budaya dan tradisi yang berkembang di Indonesia. Tujuan  penelitian ini untuk mendeskripsikan bagaimana menanamkan tradisi Gawai Dayak sebagai warisan budaya kepada anak usia dini. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Penanaman pembelajaran tradisi lisan pada anak usia dini dapat dilakukan dengan cara, menyaksikan tradisi secara langsung dan didampingi oleh para guru dan orang tua, serta ikut langsung berpartisipasi pada berbagai program seperti pawai budaya. Pembelajaran tradisi Gawai Dayak pada anak dapat berfokus pada rangkaian kegiatan tradisi, tarian tradisi dan benda-benda asesoris perlengkapan tradisi Gawai Dayak seperti sajian tradisi, dan gendang. Fokus tersebut dapat diperkenalkan dengan metode bercerita dan metode bermain yang dapat dikembangan dengan permainan tradisional. Pembelajaran sastra hendaknya dapat masuk kedalam kurikulum pembelajaran dan disesuaikan dengan pembelajaran modern sepeti membuat pembelajaran aplikasi daring bergambar kartun.


Keywords


pengenalan sastra; tradisi lisan; gawai dayak; siswa taman kanak kanak

References


Almerico, G. M. (2014). Building Character through Literacy with Children’s Literature. Research in Higher Education Journal, 26. https://eric.ed.gov/?id=EJ1055322

Asteria, P. V. (2014). Mengembangkan Kecerdasan Spiritual Anak melalui Pembelajaran Membaca Sastra. Universitas Brawijaya Press.

Asâ, M. (2020). Membangun pendidikan karakter anak menggunakan pembelajaran sastra. Miyah: Jurnal Studi Islam, 16(1), 215-228.

Beauvais, C. (2019). Is There a Text in This Child? Childness and the Child-Authored Text. Child Lit Educ 50, 60–75 (2019). https://doi.org/10.1007/s10583-018-9376-4

Devianty, R. (2017). Membangun Karakter Anak Melalui Sastra. Raudhah: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 1-16. http://repository.uinsu.ac.id/id/eprint/6367

Eaude, T. The role of culture and traditions in how young children’s identities are constructed. International Journal of Children's Spirituality, 24(1), 5-19. https://doi.org/10.1080/1364436X.2019.1619534

Etxaniz Erle, X., López Gaseni, J.M. Children’s Literature and Nation Building: The Basque Case. Child Lit Educ 50, 240–260 (2019). https://doi.org/10.1007/s10583-017-9320-z

Fatony, A. D. (2019). Analisis Nilai Budaya dalam Novel Sang Keris Karya Panji Sukma [STKIP PGRI Pacitan]. https://repository.stkippacitan.ac.id/id/eprint/992

Gasong, D. (2019). Apresiasi Sastra Indonesia. Deepublish.

Hasanah, A., Gustini, N., & Rohaniawati, D. (2016). Cultivating Character Education Based on Sundanese Culture Local Wisdom. Jurnal Pendidikan Islam, 2(2), 231–253. https://doi.org/10.15575/jpi.v2i2.788

Julaeha, S. (2019). Problematika Kurikulum dan Pembelajaran Pendidikan Karakter. Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 7(2), 157. https://doi.org/10.36667/jppi.v7i2.367

Juanda, J. (2019). Pendidikan karakter anak usia dini melalui sastra klasik fabel versi daring. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(1), 39-54. https://doi.org/10.31004/obsesi.v3i1.126

Khotimah, R., Radjah, C., & Handarini, D. (2016). Hubungan antara Konsep Diri Akademik, Efikasi Diri Akademik, Harga Diri dan Prokrastinasi Akademik pada Siswa SMP Negeri di Kota Malang. Jurnal Kajian Bimbingan Dan Konseling, 1(2), 60–67. https://doi.org/10.17977/um001v1i22016p060

Kate Adams (2019) Navigating the spaces of children’s spiritual experiences: influences of tradition(s), multidisciplinarity and perceptions, International Journal of Children's Spirituality, 24:1, 29-43, https://doi.org/10.1080/1364436X.2019.1619531

L.H. Kadir.(2017). Legenda, Adat, dan Budaya Dayak Kantu' serta Kebangkitan Dayak kalimantan Barat, CV Derwati Press: Pontianak

Nurgiyantoro, B. (2014). Penggunaan Ungkapan Jawa dalam Kumpulan Puisi Tirta Kamandanu Karya Linus Suryadi (Pendekatan Stilistika Kultural). LITERA, 13(2), 201–214. https://doi.org/10.21831/ltr.v13i2.2575

Pitaloka, D. L., Dimyati, D., & Purwanta, E. (2021). Peran Guru dalam Menanamkan Nilai Toleransi pada Anak Usia Dini di Indonesia. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 1696–1705. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.972

Pullinger, D. (2019) The Words of Poems are Who You were: Contradictions and Continuities in Signs of Childness in Children’s Books. Child Lit Educ 50, 38–46. https://doi.org/10.1007/s10583-018-9374-6

Ramadhan, I., Firmansyah, H., & Wiyono, H. (2022). Kearifan Lokal dan Kajian Etnis di Kalimantan Barat. Lakeisha.

Ramet, A., Benyei, P., Parada, M., Aceituno-Mata, L., García-del-Amo, D., & Reyes-García, V. (2018). Grandparents’ Proximity and Children’s Traditional Medicinal Plant Knowledge: Insights from Two Schools in Intermediate-Rural Spain. Journal of Ethnobiology, 38(2), 187–204. https://doi.org/10.2993/0278-0771-38.2.187

Ridwan, M., & Mas’odi, M. (2017). Tradisi Nyanyian Anak terhadap Pembentukan Karakter Anak Usia Sekolah Dasar. Sekolah Dasar: Kajian Teori Dan Praktik Pendidikan, 26(1), 49–61. https://doi.org/10.17977/um009v26i12017p049

Rivashinta, E., & Juniardi, K. (2017). Pergeseran Nilai-Nilai Budaya dalam Upacara Adat Gawai Dayak Ditinjau dari Sosial Ekonomi Masyarakat Kota Pontianak. Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial, 4(1), 1–10. https://journal.ikippgriptk.ac.id/index.php/sosial/article/view/418

Singer, D. G., & Singer, J. L. (2014). Television, Imagination, and Aggression: A study of preschoolers. Routledge. https://doi.org/10.4324/9781315060118

Sonu, D., Farley, L., Chang-Kredl, S., & Garlen, J. C. (2022). Sick at School: Teachers’ Memories and the Affective Challenges that Bodies Present to Constructions of Childhood Innocence, Normalcy, and Ignorance. Review of Education, Pedagogy, and Cultural Studies, 44(2), 147–165. https://doi.org/10.1080/10714413.2022.2031693

Suciartini, N. A. A. (2017). Urgensi Pendidikan Toleransi Dalam Wajah Pembelajaran Sebagai Upaya Meningkatkan Kualitas Pendidikan. Jurnal Penjaminan Mutu, 3(1), 12–22. https://doi.org/10.25078/jpm.v3i1.88

Sudrajat, Wulandari, T., & Wijayanti, A. T. (2015). Muatan Nilai-Nilai Karakter Melalui Permainan Tradisional di PAUD Among Siwi, Panggungharjo, Sewon, Bantul. JIPSINDO, 2(1), 44–65. https://doi.org/10.21831/jipsindo.v0i0.4524

Sukadari, S., Suyata, S., & Kuntoro, S. A. (2015). Penelitian Etnografi tentang Budaya Sekolah dalam Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar. Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi Dan Aplikasi, 3(1), 58–68. https://doi.org/10.21831/jppfa.v3i1.7812

Thalib, J., Bahri, A. S., & Arifin, M. (2020). The Outdoor Learning Modules Based on Traditional Games in Improving Prosocial Behaviour of Early Childhood. International Education Studies, 13(10), 88–104. https://eric.ed.gov/?id=EJ1272678

Utama, A. M. B. (2011). Pembentukan Karakter Anak melalui Aktivitas Bermain dalam Pendidikan Jasmani. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia, 8(1), 1–9. https://journal.uny.ac.id/index.php/jpji/article/view/3477

Widiyarto, S., Sunendar, D., Sumiyadi, S., & Wassid, I. (2020). Fungsi Upacara Gawai Dayak dalam Pembelajaran Bahasa Daerah dan Sastra. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 6(3), 185–189. https://doi.org/10.5281/zenodo.3950926


Refbacks

  • There are currently no refbacks.