- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Urban Legend & Seni Tradisi Ceprotan: Warisan Budaya Sebagai Pendidikan Karakter Generasi Anak
DOI:
https://doi.org/10.31004/obsesi.v9i5.7187Keywords:
Urban Legend, Desa Sekar, Ceprotan, Pendidikan Karakter, Generasi AnakAbstract
Kajian ini menggali urban legend dalam seni tradisi Ceprotan dan mencari relevansinya dalam pendidikan karakter pada generasi anak. Penelitian dilakukan melalui pendekatan penelitian kualitatif dengan strategi kasus tunggal. Objek penelitian berupa seni tradisi Ceprotan di Desa Sekar, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan, Provinsi Jawa Timur. Data bersumber dari informan, tempat & peristiwa, juga dokumen/arsip yang dikumpulkan dengan teknik wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis konten. Data diuji keabsahannya melalui teknik triangulasi sumber data dan review informan. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis alir dengan prosedur reduksi data, display, dan verifikasi/penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa seni tradisi Ceprotan di Desa Sekar merupakan seni budaya lokal yang muncul berdasar urban legend lokal. Ceprotan tidak hanya sekedar upacara tradisi namun didalamnya terkandung nilai filosofi yang secara turun-temurun diwariskan dari generasi ke generasi. Seni tradisi Ceprotan juga relevan apabila dikaitkan dengan pendidikan karakter bagi generasi anak. Nilai-nilai luhur yang terkandung dalam kisah, simbol, dan prosesi Ceprotan dapat digunakan sebagai sumber pendidikan karakter anak tentang kejujuran, keberanian, kerja keras, gotong royong, toleransi, spiritualitas, serta rasa cinta terhadap budaya bangsa.
Downloads
References
Aisara, F., Nursaptini, N., & Widodo, A. (2020). Melestarikan Kembali Budaya Lokal Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler Untuk Anak Usia Sekolah Dasar. Cakrawala: Jurnal Penelitian Sosial, 9(2), 149-166. https://ejournal.uksw.edu/cakrawala/article/view/4411
Apriliyani, N. Y. A., Sunendar, D., Syihabuddin, S., & Sumiyadi, S. (2023). Cerita Rakyat Nusantara sebagai Media Pengenalan Sastra pada Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(3), 2875-2884. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i3.4375
Arwansyah, Y. B., Suwandi, S., & Widodo, S. T. (2017). Revitalisasi Peran Budaya Lokal Dalam Materi Pembelajaran Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing (BIPA). Proceedings Education and Language International Conference, 1(1), 915 - 920. https://jurnal.unissula.ac.id/index.php/ELIC/article/view/1318/0
Azali, K. (2012). Ludruk: Masihkah Ritus Modernisasi?. Jurnal Lakon, 1(1), 48-60. https://doi.org/10.20473/lakon.v1i1.1916
Cathrin, S. (2017). Tinjauan Filsafat Kebudayaan Terhadap Upacara Adat Bersih-Desa Di Desa Tawun, Kecamatan Kasreman, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Jurnal Filsafat, 27(1), 30-64. https://doi.org/10.22146/jf.22841
Danandjaya, J. (1986). Faktor Indonesia Ilmu Gosip, Dongeng dan lain-lain (Cetakan ke-3). Jakarta : Grafiti Pers.
Devianti, R., Sari, S. L., & Bangsawan, I. (2020). Pendidikan Karakter Untuk Anak Usia Dini. Mitra Ash-Shibyan: Jurnal Pendidikan dan Konseling, 3(2), 67-78. https://doi.org/10.46963/mash.v3i02.150
Fadila, W. A., Sudarti, S., & Yushardi, Y. (2023). Permasalahan Kualitas Air Permukaan Sebagai Sumber Kehidupan Dalam Menjaga Kelestarian Lingkungan. OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika, 7(2), 419-427. https://doi.org/10.37478/optika.v7i2.3338
Farihah, I. (2014). Strategi Dakwah di Tengah Konflik Masyarakat. Addin, 8(2), 295-318. https://dx.doi.org/10.21043/addin.v8i2.599
Henny & Risman, K. (2023). Internalisasi Nilai-Nilai Nasionalisme Anak Usia Dini pada Lembaga PAUD Berbasis Islam. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(3), 3781-3798. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i3.4694
Irayanti, I., Yasin, U., Afrilistiani, M., & Indraswari, R. N. (2022). Peran Keluarga Dalam Menumbuhkan Jiwa Nasionalisme Generasi Muda. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 12(1), 21-25. https://dx.doi.org/10.20527/kewarganegaraan.v12i01.12212
Irmawati, W. (2013). Makna Simbolik Upacara Siraman Pengantin Adat Jawa. Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan, 21(2), 309-330. https://doi.org/10.21580/ws.21.2.247
Khoiriah, M., Pamardi, S., & Aswoyo, J. (2022). Optimizing Performing Arts Innovations at the Ceprotan Ceremony: An Overview of the Perspective of Empowering Rural Communities in Pacitan, Indonesia. International Journal of Visual and Performing Arts, 4(2), 185-192. https://doi.org/10.31763/viperarts.v4i2.865
Kristanto, M. (2014). Pemanfaatan Cerita Rakyat Sebagai Penanaman Etika Untuk Membentuk Pendidikan Karakter Bangsa. Mimbar Sekolah Dasar, 1(1), 59-64. https://doi.org/10.53400/mimbar-sd.v1i1.864
Lestari, N. S. & Pratami, K. E. N. (2018). Ayam Ingkung Sebagai Pelengkap Upacara Adat Di Bantul Yogyakarta. Jurnal Sains Terapan Pariwisata, 3(3), 306-320. https://journal.polteksahid.ac.id/index.php/jstp/article/view/83
Maulani, S., Faridah, F., Putri, P., & Ardiansyah, D. (2025). Peran Cerita Rakyat dalam Membentuk Karakter Anak. Indo-MathEdu Intellectuals Journal, 6(1), 294-400. https://doi.org/10.54373/imeij.v6i1.2495
Miranda, M., Ambarwati, A., & Badrih, M. (2025). Children's Character Education through Local Wisdom-Based Stories in Indonesia. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 9(1), 207-217. https://doi.org/10.31004/obsesi.v9i1.6447
Mustaqim, M. K., Nugroho, K. Y., & Dewi, D. S. K. (2020). Kebijakan Pemerintah Desa Sekar Dalam Pelestarian Tradisi “Ceprotan”. Jurnal Academia Praja, 3(1), 69-78. https://doi.org/10.36859/jap.v3i01.146
Panuntun, D. F., Tanduklangi, R., Adeng, M., & Randalele, C. E. (2019). Model Ibadah Sekolah Minggu Kreatif-Interaktif bagi Generasi Alfa di Gereja Toraja. Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Kontekstual, 2(2), 193-208. https://doi.org/10.34307/b.v2i2.113
Prihantoro, P., Andayanie, L. M., & Fauziati, E. (2025). Pelestarian Nilai Moral Melalui Seni Tradisional: Perspektif Idealisme Dalam Pendidikan Kebudayaan. Jurnal Transformasi Pendidikan Modern, 6(2), 220-225. https://ejurnals.com/ojs/index.php/jtpm/article/view/784
Purwanto, A. (2025). Peran Tradisi Keagamaan dalam Membangun Karakter Moderat di Sekolah Islam. Ta’dib: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 3(1), 14-28. https://doi.org/10.69768/jt.v3i1.64
Puspitaningsih, N & Lestari, R. (2023). Ceprotan Traditional Ceremony Procession In Batik Motifs For Casual Clothes. Runtas: Jurnal Arts and Culture, 1(1), 36-54. https://doi.org/10.33153/runtas.v1i1.5334
Rahmadani, N. K. A., Tasuah, N., Agustinus, R., Alianda, D., & Cahyaningrum, D. E. (2023). Implementasi Pengenalan Budaya Lokal di Sentra Seni pada Anak Usia 4-6 Tahun. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(5), 5359-5368. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i5.4272
Salniwati, S. & Nurtikawati, N. (2016). Nilai Budaya Dan Pola Pewarisan Sastra Lisan Di Sulawesi Tenggara: Pendekatan Tradisi Lisan. Jurnal Etnoreflika, 5(3), 236-245. https://doi.org/10.33772/etnoreflika.v5i3.393
Sari, V. M., Lutfiati, D., Kusstianti, N., & Wilujeng, B. Y. (2024). Kajian Bentuk Dan Makna Tata Rias, Busana, Dan Aksesoris Tokoh Dewi Sekartaji Pada Upacara Adat Ceprotan Di Desa Sekar Kota Pacitan. E-Jurnal Tata Rias, 13(3), 293-302. https://doi.org/10.26740/jtr.v13n3.p293-302
Sava, I. B. & Harianto, S. (2024). Esensi Budaya Permainan Tradisional pada Anak Anak di Era Globalisasi. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(4), 765-772. https://doi.org/10.31004/obsesi.v8i4.6030
Setyawan, B. W. & Saddhono, K. (2018). Ceprotan Performing Art: A Traditional Folkart Based on Urban Legend. Jurnal Harmonia, 18(1), 67-73. https://doi.org/10.15294/harmonia.v18i1.9509
Soekanto, S. 1993. Kamus Sosiologi. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Tabi’in, A. (2017). Menumbuhkan Sikap Peduli Pada Anak Melalui Interaksi Kegiatan Sosial. Journal of Social Science Teaching, 1(1), 39-59. https://dx.doi.org/10.21043/ji.v1i1.3100
Tarsa, A. (2016). Apresiasi Seni: Imajinasi Dan Kontemplasi Dalam Karya Seni. Jurnal Pendidikan Guru Indonesia, 1(1), 50-56. https://doi.org/10.29210/0248jpgi0005
We, A. Y. & Fauziah, P. Y. (2021). Tradisi Kearifan Lokal Minangkabau “Manjujai” untuk Stimulasi Perkembangan Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 1339-1351. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.660
Wijaya, F. A. (2015). Perkembangan Tradisi Ceprotan Di Desa Sekar Kecamatan Donorojo Kabupaten Pacitan 1981-2013. Jurnal Avatara, 3(3), 469-479. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/avatara/article/view/12806
Wijaya, S. A., Hariyanto, H., & Prasetyo, A. R. (2023). Upacara Adat Ceprotan sebagai Inspirasi Penciptaan Karya Seni Lukis. JoLLA: Journal of Language, Literature, and Arts, 3(12), 1866–1878. https://doi.org/10.17977/um064v3i122023p1866-1878
Yulinis, Y., Mawan, I. G., & Dewi, N. M. L. A. (2025). Metode Drill dalam Pembelajaran Tari Galombang Carano di Era Digital. Jurnal Pengabdian Pendidikan Seni Pertunjukan, 4(1), 15-29. https://ap2seni.or.id/index.php/jps/article/view/53
Yuningtyas, L. A., Pranawa, S., & Yuhastina, Y. (2020). The meaning of the Ceprotan tradition in bersih desa for the people of Sekar village. Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS, 7(2), 150-159. https://doi.org/10.21831/hsjpi.v7i2.27978
Downloads
Published
Check Article Index
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Yasin Surya Wijaya (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:

