- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Bagaimana Proses Belajar Berwirausaha dan Budaya pada Anak Usia Dini?
DOI:
https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i6.5894Keywords:
internalisasi, nilai kewirusahaan, budaya local, anak usia diniAbstract
Kewirausahaan menjadi bahasan penting manakala ingin berbicara tentang kemajuan ekonomi bangsa. Beberapa aspek perlu disiapkan, termasuk pengenalan kewirusahaan berbasis budaya terhadap anak usia dini dalam pendidikan anak usia dini (PAUD). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pembelajaran kewirausahaan berbasis budaya di PAUD dan mengetahui bagaimana budaya dapat diperkenalkan kepada siswa di PAUD. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif. Responden terdiri dari kepala sekolah, guru dan orang tua murid. Pengambilan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Instrumen digunakan adalah instrument wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran pengenalan kewirausahaan tidak dapat dipaksa, melainkan menggunakan metode bermain beserta metode dan program yang terfokus pada kewirusahaan. Pengenalan budaya dapat dilakukan dengan memberikan berbagai macam produk yang dapat dijual, seperti makanan tradisional Indonesia. Budaya tidak hanya berkaitan dengan makanan tradisional, namun mencakup, tradisi,adat istiadat, baju daerah , lagu daerah serta cerita rakyat. Implikasi dari penelitian ini adalah perlu pembuatan kurikulum yang baku dan adaptif bagi pembelajaran anak usia dini.
Downloads Statistics
References
Anastasha. (2023). Efektifitas Penggunaan Modul Berbasis Budaya Lokal Minangkabau Untuk Meningkatkan Ketahanan Budaya Siswa Kelas IV SD. Kajian Dan Pengembangan Umat, 6(2), 137–146.
Elpisah, E., & Hasan, M. (2019). Perbandingan Kompetensi Wirausaha Mahasiswa Melalui Pembelajaran Kewirausahaan Berbasis Budaya Lokal Dengan Yang Tidak Berbasis Budaya Lokal. Lentera Pendidikan, 22(1), 110–125. http://103.55.216.56/index.php/lentera_pendidikan/article/view/7355
Faiz, A., & Soleh, B. (2021). Implementasi pendidikan karakter berbasis kearifan lokal. JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran), 7(1), 68–77. https://doi.org/10.22219/jinop.v7i1.14250
Fithriyana, R. (2016). Peningkatan Kewirausahaan melalui Pembelajaran dengan Menggunakan Media Budidaya pada Anak Usia Dini di TK Taqifa Bangkinang Kota Tahun 2016. Jurnal PAUD Tambusai, 2(2), 26–35. http://journal.stkiptam.ac.id/index.php/obsesi
Fitriawan, F. (2016). Internalisasi Nilai-nilai Kearifan Lokal melalui Prinsip pendidikan Montessori pada Anak Usia Dini. Qalamuna-Jurnal Pendidikan, Sosial, Dan Agama, 1–15. http://ejournal.kopertais4.or.id/mataraman/index.php/qalamuna/article/view/3091
Hakim, D. (2012). Pengembangan Pendidikan Kewirausahaan Berdasarkan Nilai-Nilai Budaya. Prosiding Seminas Competitive Advantage, 14–23.
Jardim, J., Bártolo, A., & Pinho, A. (2021). Towards a global entrepreneurial culture: A systematic review of the effectiveness of entrepreneurship education programs. Education Sciences, 11(8). https://doi.org/10.3390/educsci11080398
Jayawarna, D., Jones, O., & Macpherson, A. (2014). Entrepreneurial potential: The role of human and cultural capitals. International Small Business Journal: Researching Entrepreneurship, 32(8), 918–943. https://doi.org/10.1177/0266242614525795
Jufri, M., & Wirawan, H. (2018). Internalizing the spirit of entrepreneurship in early childhood education through traditional games. Education and Training, 60(7–8), 767–780. https://doi.org/10.1108/ET-11-2016-0176
Linge, A. (2017). Konstruksi Nilai-Nilai Entrepreneurships Syariah Dalam Perspektif Kearifan Lokal Masyarakat Gayo. Nasution. (2023). Metode Demonstrasi Dalam Pembelajaran Kewirausahaan Pada Anak Usia Dini. 6(2).
Ndeot, F. (2019). Menanamkan Jiwa Kewirausahaan Sejak Usia Dini Di Era Mea. PERNIK : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(1), 1–9. https://doi.org/10.31851/pernik.v1i01.2621
Pasoloran, O., Topayung, S. E., & Tanamal, C. (2023). Perspektif Nilai Berbasis Budaya Lokal Pada Credit Union Sauan Sibarrung. Pepatudzu : Media Pendidikan Dan Sosial Kemasyarakatan, 19(1), 1. https://doi.org/10.35329/fkip.v19i1.3925
Prasetyaningsih, A. (2016). Membentuk Jiwa Kewirausahaan Pada Anak Usia Dini Melalui Kegiatan “Market Day.†Jurnal Program Studi PGRA, 2(2), 88–102.
Reyes-Aceves, F. Y., Ramos-Lopez, L., & Mungaray-Lagarda, A. (2023). Entrepreneurship Education: Examining Long-Term Effects of a Practical Program Implemented in Children. Education Sciences, 13(9). https://doi.org/10.3390/educsci13090894
Sriyono, H., Rizkiyah, N., & Widiyarto, S. (2022). What Education Should Be Provided to Early Childhood in The Millennial Era? Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(5), 5018–5028. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i5.2917
Uswatun, H. (2019). Upaya Menumbuhkan Jiwa Entrepreneurship Melalui Kegiatan Market Day Bagi Anak Usia Dini. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 8–19.
Vernia, D. M., & Widiyarto, S. (2023). Pengenalan Dasar Kewirausahaan melalui Entrepreneurship for Kids (Studi Kasus pada TK Al-Amanah). Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(3), 2557–2566. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i3.4220
Widiyarto, S. (2022). Pengenalan Olahraga untuk Meningkatkan Kemampuan Berbahasa Bagi Siswa TK. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(6), 7232–7241. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i6.2605
Wijaya, S. (2019). Indonesian food culture mapping: A starter contribution to promote Indonesian culinary tourism. Journal of Ethnic Foods, 6(1), 1–10. https://doi.org/10.1186/s42779-019-0009-3

