Implementasi PERDA Gubernur DIY Nomor 5 Tahun 2011 pada Pembelajaran Seni PAUD

Author


Dian Fakhira(1Mail), Joko Pamungkas(2),
Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia(1)
Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia(2)

Mail Corresponding Author
Article Analytic
 PDF Full Text   [File Size: 390KB]

Published : 2023-12-31

Article can trace at:


Article Metrics

Abstract Views: 52 times PDF Downloaded: 29 times

Abstract


Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pembelajaran seni yang mengacu pada PERDA Gubernur DIY No.5 Tahun 2011 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan Berbasis Budaya. Tujuan penelitian ini dalam pengelolaan dan penyelenggaraan pendidikan berbasis budaya pada satuan pendidikan adalah untuk mengetahui proses berlangsungnya pendidikan agar sesuai dengan tujuan pendidikan nasional dan dapat mengembangkan potensi diri anak. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Tempat dilaksanakan di salah satu TK di Yogyakarta dengan subjek kepala sekolah, guru, dan peserta didik. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian di TK tersebut dalam penerapan Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan Berbasis Budayapada pembelajaran seni memperlihatkan bahwa anak memiliki perilaku yang mencerminkan sikap estetis yaitu cara menghargai hasil karya orang lain baik dalam bentuk gambar, lukisan, pahat, gerak, kemudian anak di pembelajaran seni ini bisa mengenal berbagai karya dan aktivitas seni serta menunjukkan karya dan aktivitas seni menggunakan media dengan melakukan eksplorasi, ekspresi, apresiasi terhadap seni kriya, seni musik, gerak dan lagu drama.Penelitian ini bisa dijadikan sebagian acuan sebagai bahan evaluasi dan dapat melanjutkan penelitian lebih dalam terkait penerapan PERDA Gubernur DIY tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan 

Keywords


pembelajaran seni; pendidikan anak usia dini; pendidikan berbasis budaya

References


Alam, S., Totok Sumaryanto, F., Jazuli, M., & Syakir. (2020). Visual culture-based art learning uses internet to improve higher-order thinking skills in early childhood. International Journal of Scientific and Technology Research, 9(2), 3847–3851.

Anggraeni, E. P., & Pamungkas, J. (2023). Sarana dan prasarana lembaga dalam menciptakan potensi pengembangan seni anak usia dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 85–93. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i1.2864

Fadli, M. R. (2021). Memahami desain metode penelitian kualitatif. Humanika, 21(1), 33–54. https://doi.org/10.21831/hum.v21i1.38075

Fitri, A., Saparahayuningsih, S., & Agustriana, N. (2017). Perencanaan pembelajaran kurikulum 2013 pendidikan anak usia dini. Jurnal Ilmiah POTENSIA, 2(1), 1–13. https://doi.org/10.33369/jip.2.1

Hadiati, F. (2019). Manajemen pembelajaran pendidikan anak usia dini. 2(1), 69–78. https://doi.org/10.24042/ajipaud.v2i1.4818

Hartono, H., Kusumastuti, E., Pratiwinindya, R. A., & Lestar, A. W. (2022). Strategi penanaman literasi budaya dan kreativitas bagi anak usia dini melalui pembelajaran tari. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(6), 5476–5486. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i6.2894

Lestariningrum, A., & Wijaya, I. P. (2019). Pengembangan model pembelajaran berbasis budaya lokal di TK negeri pembina kota kediri. PAUDIA : Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini, 8(2), 66–73. https://doi.org/10.26877/paudia.v8i2.4755

Liu, H., & Sammons, P. (2021). Teaching in the shadow: Explorations of teachers’ professional identities in private tutoring institutions in China. International Journal of Educational Research Open, 2(September), 100071. https://doi.org/10.1016/j.ijedro.2021.100071

Lukitasari, F. (2017). Implementasi kurikulum pendidikan berbasis budaya. Jurnal Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan, 6(5), 515–528. https://doi.org/10.21831/sakp.v10i2.17356

Mali, M. G. (2021). Peran pemerintah dalam pengembangan pariwisata era new normal di daerah istimewa yogyakarta melalui Aaplikasi visiting jogja. Destinesia : Jurnal Hospitaliti Dan Pariwisata, 3(1), 1–11. https://doi.org/10.31334/jd.v3i1.1796

Maryatun, I. B., Pamungkas, J., & Christianti, M. (2017). Kemampuan guru taman kanak-kanak di yogyakarta dalam mengembangkan tema pembelajaran berbasis budaya lokal. 1–10. https://doi.org/10.21831/jpipfip.v10i1.16791

Mayar, F., Sari, D. N., & Hijriani, A. (2019). Analisa manfaat seni untuk mengoptimalkan perkembangan anak usia dini. Jurnal Pendidikan Tambusai, 3(6), 1359–1364. https://doi.org/10.31004/jptam.v3i6.359

Mujiyem, M., & Pamungkas, J. (2022). Penerapan metode demonstrasi dan unjuk kerja dalam pembelajaran di sentra seni pada anak usia taman kanak-kanak. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(6), 6198–6207. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i6.3112

Munastiwi, E. (2019). Manajemen ekstrakurikuler pendidikan anak usia dini (PAUD). MANAGERIA: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 3(2), 369–380. https://doi.org/10.14421/manageria.2018.32-09

Muzakki, M., & Fauziah, P. Y. (2015). Implementasi pembelajaran anak usia dini berbasis budaya lokal di PAUD full day school. Jurnal Pendidikan Dan Pemberdayaan Masyarakat, 2(1), 39. https://doi.org/10.21831/jppm.v2i1.4842

Nugraheni, T., & Pamungkas, J. (2022). Analisis pelaksanaan pembelajaran seni pada PAUD. Early Childhood Research Journal (ECRJ), 5(1), 20–30. https://doi.org/10.23917/ecrj.v5i1.18689

Nugraini, T., & Pamungkas, J. (2023). Eksistensi lembaga taman kanak-kanak dalam mempertahankan nilai budaya di tengah globalisasi. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 1087–1104. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i1.4105

PERDA DIY. (2011). Perda DIY no. 5 tahun 2011 tentang pengelolaan dan penyelenggaraan Pendidikan berbasis budaya. 1–28. https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/25880

Ria Ramdhiani, & Rahminawati, N. (2021). Analisis pengelolaan sarana dan prasarana pembelajaran. Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud, 1(2), 95–101. https://doi.org/10.29313/jrpgp.v1i2.389

Rizqy, S. N. (2019). Pengintegrasian pendidikan berkarakter berbasis multikultural dalam pembelajaran bahasa indonesia. Prosiding SenasBasa, 3(2), 926–934. https://doi.org/10.22219/.v3i2.3267

Rukmana, I. (2017). Pendidikan seni sebagai aspek-aspek pembentukan karakter pada anak usia dini (sekolah berbasis budaya lokal). Jurnal Warna, 1(1), 68–77. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i6.3042

Sari, S. P., & Pamungkas, J. (2022). Penerapan pembelajaran seni rupa berbasis agama islam pada anak usia dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(6), 7253–7263. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i6.2872

Subagya, K. S. (2016). Pendidikan berbasis budaya di daerah istimewa yogyakarta: pendidikan, pembelajaran, dan budi pekerti. Seminar Nasional “Model Pembelajaran Inovatif Berbasis Kearifan Lokal Untuk Mewujudkan Pendidikan Karakter Berkualitas,” 25–40. https://doi.org/10.35542/osf.io/pbwcx

Tanu, I. K. (2016). Pembelajaran berbasis budaya dalam meningkatkan mutu pendidikan di sekolah. Jurnal Penjaminan Mutu, 2(1), 34. https://doi.org/10.25078/jpm.v2i1.59

Triyanto. (2014). Pendidikan seni berbasis budaya. Imajinasi : Jurnal Seni, 8(1), 33–42. https://doi.org/10.15294/imajinasi.v7i1.8879

UNESCO, K. (2017). Dunia akui indonesia sebagai negara adidaya kebudayaan. Permanent Delegation of the Republic of Indonesia to UNESCO.

Wulandari, R. T. (2017). Pengembangan kreativitas anak usia dini melalui pembelajaran seni tari berbasis budaya lokal. Um Library. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i6.2894

Yourma, O. W., & Pamungkas, J. (2022). Identifikasi pembelajaran seni berbasis budaya lokal yogyakarta pada anak usia 5-6 tahun di TK ABA jetis argomulyo daerah istimewa yogyakarta. Jurnal Ilmu Pendidikan, 1(1), 7–10. https://doi.org/10.21831/jpipfip.v8i2.8271

Yusuf, W., & Rahmat, A. (2020). Model pengembangan pembelajaran anak usia dini berbasis budaya lokal di TK negeri pembina telaga kabupaten gorontalo. Prosiding Webinar Magister Pendidikan Nonformal UNG, September, 61–70.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.