Inovasi Materi Pembelajaran PPKN: Peningkatan Prestasi Belajar melalui Nilai Multikultural pada Anak Usia Dini

Author


Rizal Noventue(1Mail), Suryo Ediyono(2),
Civic Education, Universitas Sebelas Maret, Indonesia(1)
Civic Education, Universitas Sebelas Maret, Indonesia(2)

Mail Corresponding Author
Article Analytic
 PDF Full Text   [File Size: 342KB]

Published : 2023-12-18

Article can trace at:


Article Metrics

Abstract Views: 267 times PDF Downloaded: 43 times

Abstract


Konflik seringkali muncul akibat kesalahpahaman antar suku yang berbeda. Hal ini menekankan pentingnya menggabungkan pendidikan multikultural untuk membantu siswa merangkul perbedaan dalam berbagai aspek seperti warna kulit, agama, etnis, ras, dan bahasa. Tujuan penelitian ini mengevaluasi sejauh mana inovasi materi pembelajaran PPKN berkontribusi pada peningkatan prestasi belajar anak usia dini. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif, berdasarkan enam dokumen RPP dari tiga sekolah dasar, dengan masukan dari guru, kepala sekolah, dan siswa. Mengidentifikasi populasi atau sampel anak usia dini yang terlibat dalam penelitian, baik dari sekolah atau institusi pendidikan tertentu. metode yang digunakan untuk mengumpulkan data, seperti observasi, wawancara, atau kuesioner, beserta instrumen yang digunakan. Menentukan metode analisis yang digunakan untuk menginterpretasi hasil penelitian. Penelitian menemukan bahwa pendidikan multikultural diintegrasikan ke dalam rencana pembelajaran untuk siswa kelas empat sekolah dasar pada semester pertama, dengan fokus pada keberagaman Indonesia. Studi ini menekankan perlunya memperkenalkan pendidikan multikultural kepada anak usia dini.


Keywords


pendidikan multikultural pendidikan kewarganegaraan; anak usia dini

References


Aragona-Young, E., & Sawyer, B. E. (2018). Elementary teachers’ beliefs about multicultural education practices. Teachers and Teaching. 5(24), 465–486. https://doi.org/10.1080/13540602.2018.1435527

Ariefin, D. (2019). Peran Serta Menjaga Kemajemukan Bangsa Dengan Pembinaan Warga Gereja. PASCA: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen, 2(15), 33–38..https://doi.org/10.46494/psc.v15i2.57.

Arjana Zhubi, & Ismajli, H. (2022). The Interconnection Between Technological, Pedagogical and Content Knowledge in Primary School Lesson Planning. Journal. Journal of Social Studies Education Research, 2(13), 125–146. http://www.jsser.org/index.php/jsser/article/view/4022

Au, W. (2017). (2017). When Multicultural Education Is Not Enough. Multicultural Perspectives, 19, 147–150. https://doi.org/10.1080/15210960.2017.1331741.

Casmana, A. R., Dewantara, J. A., Timoera, D. A., Kusmawati, A. P., & Syafrudin, I. (2022). Global citizenship: Preparing the younger generation to possess pro-environment behavior, mutual assistance and tolerance awareness through school engagement. Globalisation, Societies and Education, 1–18.

Cresswell, J. W. (2009). Research Design : Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches. London : SAGE Publications Ltd. London : SAGE Publications Ltd, 2009. https://www.ucg.ac.me/skladiste/blog_609332/objava_105202/fajlovi/Creswell.pdf.

Dunn, A. H. (2017). Refusing to be co-opted: Revolutionary multicultural education amidst global neoliberalisation. Intercultural Education, 28, 356–372. https://doi.org/10.1080/14675986.2017.1345275

Elihami, Elihami, and A. S. (2018). Penerapan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Dalam Membentuk Karakter Pribadi Yang Islami. KASTA : Jurnal Ilmu Sosial, Agama, Budaya Dan Terapan, 2(1), 79–96. https://doi.org/10.58218/kasta.v2i3.408.

Fadli, M. R. (2021). Memahami desain metode penelitian kualitatif. 21, 33–54. https://core.ac.uk/download/pdf/440358389.pdf.

Fahmi, I. N. (2021). Internalisasi Nilai-nilai Moderasi Islam dalam Pembelajaran PAI dan Implikasinya Terhadap Sikap Sosial Siswa di SMA MA’ARIF NU 1 Kemranjen Kabupaten Banyumas. (Doctoral Dissertation, Institut Agama Islam Negeri Purwokerto (Indonesia)). https://www.proquest.com/openview/72562b082feef9a70b0f3a6404af46c5/1?pq-origsite=gscholar&cbl=2026366&diss=y.

Fajriyah, I., Midhio, I. W., & Halim, S. (2017). Pembangunan Perdamaian dan Harmoni Sosial di Bali Melalui Kearifan Lokal Menyama Braya. Damai Dan Resolusi Konflik, 3, 2017. https://core.ac.uk/download/pdf/288021723.pdf.

Furkan, N. (2012). Implementasi dan Pengembangan Pendidikan Multikultural di Sekolah. AL- FURQAN, 1, 51–78. http://ejournal.kopertais4.or.id/sasambo/index.php/alfurqan/article/view/3210

Handika, I. (2020). Strategi Pendidikan Multikultural di Lingkungan Keluarga. Prosiding, In Nasional, Seminar Vol, Ippemas, 1(1), 2020. http://www.e-journallppmunsa.ac.id/index.php/ippemas2020/article/view/197.

Hidayah, N. (2022). Manajemen Konflik Berbasis Kearifan Lokal Dalam Meningkatkan Keunggulan Bersaing Lembaga Pendidikan Islam. Jurnal Pendidikan Dan Konseling (JPDK), 4, 4613. https://doi.org/10.31004/jpdk.v4i6.9003

Kamal, M. (2013). Pendidikan multikultural bagi masyarakat Indonesia yang majemuk. Al-Ta Lim Journal, 20(3), 20, 451-458. https://doi.org/10.15548/jt.v20i3.42.

Kapici, H. O., & Akcay, H. (2020). Improving student teachers’ TPACK self-efficacy through lesson planning practice in the virtual platform. Educational Studies, 20, 1–23. https://doi.org/10.1080/03055698.2020.1835610

Marini, A., & Maksum, A. (2021). Implementasi Nilai Pendidikan Multikultural di SD Negeri Sangiang Pulau Kabupaten Bima. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 6, 142–154. https://doi.org/10.29407/jpdn.v6i2.15205

Mubarok, H. (2023). Modal Sosial sebagai Benih Perdamaian: Interaksi Kolaboratif Penduduk Muslim dan Penganut Sunda Wiwitan di Cimahi, Jawa Barat. ISLAM NUSANTARA: Journal for the Study of Islamic History and Culture., 4, 43–62. https://doi.org/10.47776/islamnusantara.v4i2.701

Munadlir, A. (2016). Strategi sekolah dalam pendidikan multikultural. Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Ahmad Dahlan, 2, 114–130. https://dx.doi.org/10.12928/jpsd.v3i1.6030.

Nurlaili, N., Pangesti, N., & Putri, A. Y. (2023). Paradigma Pendidikan Islam Multikultural Keberagamaan Indonesia Dalam Keberagaman. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3, 11204-11218. http://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/3483.

Ridho, A., Wardhana, K. E., Yuliana, A. S., Qolby, I. N., & Zalwana, Z. (2022). Implementasi Pendidikan Multikutural Berbasis Teknologi Dalam Menghadapi Era Society 5.0. EDUCASIA: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, Dan Pembelajaran, 7, 195–213. https://doi.org/10.21462/educasia.v7i3.131

Sakti, M. B., Adha, M. M., & Siswanto, E. (2023). Implementasi Pendidikan Berbasis Multikultural Sebagai Upaya Penguatan Nilai Karakter Toleransi dan Cinta Damai. Jurnal Kultur Demokrasi, 12, 2023. http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/76529.

Sati, L., & Dewi, D. A. (2021). Peran Pendidikan Kewarganegaraan Dalam Pendidikan Multikultural. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5, 904–910. https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/1051.

Shen, S. (2019). Teaching ‘multiculturally’: Geography as a basis for multicultural education in Korea. Multicultural Education Review, 11, 37–58. https://doi.org/10.1080/2005615X.2019.1567092.

Sidiq, U. (2019). Metode Penelitian Kualitatif Di Bidang Pendidikan. 53, 2019. http://repository.iainponorogo.ac.id/484/1/METODE%20PENELITIAN%20KUALITATIF%20DI%20BIDANG%20PENDIDIKAN.pdf.

Sumadi, T., & Casmana, A. R. (2020). The Importance of Social Competences Transformation towards Early Age Children in Jakarta. Universal Journal of Educational Research, 8, 1991–1996. https://sipeg.unj.ac.id/repository/upload/similarity/[TURNITIN]_The_Importance_of_Social_Competences_Transformation_Towards_Early_Age_Children_in_Jakarta.pdf.

Takdir, M. (2018). Potret kerukunan berbasis kearifan lokal: Implementasi nilai-nilai harmoni dalam ungkapan “Rampak Naong Bringen Korong” dalam kehidupan masyarakat Madura. Khazanah: Jurnal Studi Islam Dan Humaniora, 16, 73–102. https://doi.org/10.18592/khazanah.v16i1.2057

Waman, Y., & Dewi, D. A. (2021). Penanaman Nilai Toleransi dan Keberagaman Suku Bangsa Siswa Sekolah Dasar melalui Pendidikan Kewarganegaraan. Edukasi Tematik: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar, 2, 60–71. https://doi.org/10.59632/edukasitematik.v2i1.83.

Wardatushobariah, N. (2021). Implementasi Nilai Pendidikan Multikultural Di Sekolah Dasar (Penelitian Di MI Jamaludin Sampih). TSAQAFATUNA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, 3, 30–42. https://doi.org/10.54213/tsaqafatuna.v3i2.71.

Wardhani, P. S. N. (2018). Pelaksanaan Pendidikan Multikultural Dalam Upaya Membangun Keberagaman Dan Meningkatkan Persatuan Bangsa Di Sekolah Inklusi. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Universitas Negeri Malang, 8, 1–13. http://dx.doi.org/10.20527/kewarganegaraan.v8i1.4313.

Watkins, M., Lean, G., & Noble, G. (2016). Multicultural education: The state of play from an Australian perspective. Race Ethnicity and Education, 19, 46–66. https://doi.org/10.1080/13613324.2015.1013929.

Yuliana, D., Rejekiningsih, T., & Gunawati, D. (2020). Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah Dalam Kurikulum 2013 Pada Mata Pelajaran PPKN Sebagai Upaya Membentuk Sikap Demokratis Peserta Didik (Studi di SMA Negeri 1 Sukoharjo). Jurnal PPKn: Penelitian Dan Pemikiran Pendidikan Pancasila Dan Kewarganeg, 8, 1–14. https://jurnal.ppkn.org/index.php/jppkn/article/download/69/56.

Zilliacus, H., Holm, G., & Sahlström, F. (2017). Taking steps towards institutionalising multicultural education – The national curriculum of Finland. Multicultural Education Review, 9, 231–248. https://doi.org/10.1080/2005615X.2017.1383810.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.