Abstract


Tujuan penelitian ini adalah untuk memilihat pengaruh loose part terhadap kemampuan berbicara melalui metode bercerita di fase pondasi. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment. Populasi penelitian ini di KB Bunga Dahlia dengan sampel anak usia 4-5 tahun pada kelompok Mawar dan Kelompok Dahlia, Kelas kelompok Mawar sebagai kelas kontrol dan Kelompok kelas Dahlia sebagai kelas eksperimen. Hasil penelitian ini adalah adanya pengaruh yang sigifikan dalam penggunaan loose part berpengaruh terhadap kemampuan berbicara melalui metode bercerita anak di fase pondasi di KB Bunga Dahlia Pati. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Apakah ada perbedaan yang signifikan pada kemampuan berbicara anak fase pondasi di KB Bunga Dahlia yang diajar dengan menggunakan dan tanpa menggunakan media loose part melalui metode bercerita?. Penelitian ini di harapkan dapat memberikan kontribusi kepada lembaga agar dapat menggunakan media loose part sebagai alternatif media pembelajaran dalam peningkatan perkembangan bahasa anak. Dan untuk peneliti dapat digunakan sebagai referensi penelitian selanjutnya.


Keywords


Loose part; Kemampuan berbicara; Metode cerita; Fase Pondasi.