Abstract


Permasalahan yang muncul pada proses implementasi Kurikulum merdeka yaitu membutuhkan kolaborasi dari para pendidik, kesulitan dalam penilaian dokumentasi, dan belum terbukanya pada perubahan kurikulum dari kurikulum 2013 menjadi kurikulum merdeka. Tujuan dari penelitian ini mendeskripsikan implementasi kurikulum merdeka di lembaga Taman Kanak-Kanak (TK) melalui literasi proyek Profil Pelajar Pancasila. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif melalui hasil angket dan diperkuat secara kualitatif melalui hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pengumpulan data dilakukan dengan melibatkan 89 guru dan 3 kepala lembaga TK di Kota Yogyakarta yang diambil menggunakan metode purposive sampling. Metode kualitatif menggunakan model dari Miles dan Huberman yang berupa pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, uraian, dan penarikan kesimpulan. Instrumen penelitian yang dikembangkan telah memenuhi validitas ahli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kurikulum merdeka melalui literasi proyek profil pelajar pancasila di lembaga TK dapat dikatakan cukup berhasil. Dengan demikian implementasi kurikulum merdeka ini dapat terus dilakukan oleh lembaga TK dengan penyesuaian pada karakteristik lembaga.


Keywords


kurikulum merdeka; proyek profil pelajar pancasila; taman kanak-kanak