Peran Karakter Pendidik PAUD dalam Proses Pembelajaran Pada Anak Usia Dini

Author


Raihana Raihana(1), Alucyana Alucyana(2), Dian Tri Utami(3Mail), Kudwatun Nisa(4), Safa Aulia Fitri(5),
Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Universitas Islam Riau, Indonesia(1)
Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Universitas Islam Riau, Indonesia(2)
Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Universitas Islam Riau,
Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Universitas Islam Riau, Indonesia(4)
Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Universitas Islam Riau, Indonesia(5)

Mail Corresponding Author
Article Analytic
 PDF Full Text   [File Size: 224KB]

Published : 2023-12-31

Article can trace at:


Article Metrics

Abstract Views: 81 times PDF Downloaded: 46 times

Abstract


Karakter yang harus dimiliki oleh pendidik PAUD sangat berbeda dengan karakter pendidik pada jenjang diatasnya. Pondasi yang dibangun dalam PAUD memerlukan struktur yang kuat, baik aspek pembelajaran dalam kegiatan bermain maupun pengembangan potensi anak, sehingga diperlukan tenaga pendidik yang juga mempunyai karakter kuat dan berbeda. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui seperti apa karakter pendidik PAUD yang diperlukan dalam proses pembelajaran pada anak usia dini. Metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus merupakan metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan 4 orang informan yang merupakan guru di TK Mata Air Zam Zam. Hasil penelitian ditemukan bahwa ada 7 karakter yang harus dimiliki oleh pendidik PAUD yaitu 1) seorang guru harus pandai dalam membawa diri. 2) mampu berintegrasi dengan dunia anak. 3) mempunyai rencana dan persiapan dalam mengajar. 4) mempunyai kesabaran yang besar. 5) mempunyai sifat mengasuh. 6) mempunyai rasa ingin tahu yang kuat dalam belajar. 7) mempunyai sikap kreatif dalam belajar.


Keywords


karakter anak; pendidik paud; pembelajaran anak usia dini

References


Adriana, L. E. (2021). Konsep Sabar Dalam Menangani Anak Usia Dini. Semarang: UIN Walisongo.

Andini, D. M., & Supardi, E. (2018). Kompetensi Pedagogik Guru Terhadap Efektivitas Pembelajaran Dengan Variabel Kontrol Latar Belakang Pendidikan Guru. Jurnal Pendidikan Manajemen Perkantoran, 3(1), 1-7. https://doi.org/10.17509/jpm.v3i1.9450

Azis, A., Sutarjo, S., & Karyawati, L. (2022). Strategi Guru Pendidikan Agama Islam dalam Meningkatkan Motivasi Belajar PAI di SD Negeri Pasir Jaya 1 Tangerang. FONDATIA, 6(4), 1040-1055. https://doi.org/10.36088/fondatia.v6i4.2342

Busthomi, Y. (2020). Sepuluh Faktor agar Menjadi Guru yang Dicintai oleh Siswanya. Dirasah: Jurnal Studi Ilmu Dan Manajemen Pendidikan Islam, 3(1), 35-54. https://doi.org/10.29062/dirasah.v3i1.75

Dewi, A. A. (2017). Guru Mata Tombak Pendidikan. Tasikmalaya: CV Jejak.

Huda, M. (2017). Kompetensi Kepribadian Guru dan Motivasi Belajar Siswa (Studi Korelasi pada Mata Pelajaran PAI). Jurnal Penelitian , 11 (2). 237-266. http://dx.doi.org/10.21043/jupe.v11i2.3170

Mahmudah, M. (2018). Pengelolaan Kelas: Upaya Mengukur Keberhasilan Proses Pembelajaran. Jurnal Kependidikan, 6(1), 53–70. https://doi.org/10.24090/jk.v6i1.1696

Maryatun, I. B. (2016). Peran pendidik PAUD dalam Membangun Karakter Anak. Jurnal Pendidikan Anak, 5 (1). https://doi.org/10.21831/jpa.v5i1.12370

Nasution, I. (2019). Kompetensi Kepribadian Guru PAUD Dan Upaya Pengembangannya. Medan: Perdana Publishing.

Parmadi, D. (2016). Kepemimpinan Mandiri Professional Kepala Sekolah: Kiat Memimpin yang Mengembangkan Partisipasi. Bandung: Sarana Panca Karya.

Rahmawati, D. D., Syafitri, Y., & Pratama, Y. A. (2021). Penerapan Budaya 5S dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Karakter Siswa SMP Negeri 3 Polokarto. Buletin Literasi Budaya Sekolah,, 3(1), 43-54.https://doi.org/10.23917/blbs.v3i1.14452

Rizal, R. (2022). Peran Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Mutu Guru SMP Negeri 1 Popayato Barat Pada Kegiatan Proses Belajar Mengajar di Masa Pandemi. Dikmas: Jurnal Pendidikan Masyarakat dan Pengabdian, 2(4), 1129-1138. http://dx.doi.org/10.37905/dikmas.2.4.1129-1138.2022

Rohani, A., Halizah, N., Wandini, R. R., & Ritonga, S. (2021). Pengaruh Metode Joyfull Learning terhadap Hasil Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial Peserta Didik Kelas V Sekolah Dasar. MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, dan Ilmu-ilmu Sosial, 5(2), 208-215. DOI: https://doi.org/10.30743/mkd.v5i2.3906

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Tanjung, W. U & Namora, D. (2022). Kreativitas Guru dalam Mengelola Kelas untuk Mengatasi Kejenuhan Belajar Siswa di Madrasah Aliyah Negeri. Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah, 7(1), 199–217. https://doi.org/10.25299/al-thariqah.2022.vol7(1).9796

Utami, I., Khansa, A. M., & Devianti, E. (2020). Analisis Pembentukan Karakter Siswa di SDN Tangerang 15. FONDATIA, 4(1), 158-179. https://doi.org/10.36088/fondatia.v4i1.466

Wulandani, T. B., & Humaidi, . R. . (2021). Peran Guru Dalam Peningkatan Kualitas Belajar Peserta Didik Pada Pembelajaran Daring Di Madrasah Ibtidaiyah. EDUCARE: Journal of Primary Education, 2(1), 75-86. https://doi.org/10.35719/educare.v2i1.47

Yenti, Y & Maswal, A. (2021). Pentingnya Peran Pendidik dalam Menstimulasi Perkembangan Karakter Anak di PAUD. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(1), 2045–2051.https://doi.org/10.31004/jptam.v5i1.1218

Zakiyyah, N & Kuswanto, K. (2021). Urgensi Kreativitas Guru PAUD dalam Memfasilitasi Perkembangan Anak. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(1), 1713–1717. Retrieved from https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/1169


Refbacks

  • There are currently no refbacks.