Abstract


Kemampuan membaca permulaan sangat penting dimiliki oleh peserta didik sekolah dasar untuk memahami dan menguasai materi pembelajaran di tahap selanjutnya, serta meyuarakan teks tulisan dengan aksen yang tepat. Namun, kemampuan tersebut masih rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan kesulitan yang dihadapi guru saat mengajar membaca permulaan anak-anak di sekolah dasar. Penelitian ini penting dilakukan karena untuk mengetahui masalah membaca permulaan dan kebutuhan model pembelajaran case method berbasis kontekstual lingkungan yang digunakan untuk mengoptimalkan kecakapan membaca permulaan Metode kualitatif fenomologi merupakan pendekatan penelitian yang digunakan. Partisipan penelitian ini adalah guru kelas I dan II sekolah dasar. Teknik pengambilan data yang dilakukan menggunakan wawancara. Model analisis model jalinan atau mengalir merupakan teknik analisis yang digunakan. Hasil penelitian ini adalah kesulitan peserta didik dalam membaca permulaan berupa kesulitan dalam mengidentifikasi huruf, mengeja, dan melafalkan fonem. Penelitian ini dapat berkontribusi dalam peningkatan kemampuan membaca permulaan, pengembangan kemampuan literasi, dan kemampuan abad 21.


Keywords


Case method; Kontekstual; Lingkungan; Membaca Permulaan; dan Model Pembelajaran