Multicultural Party sebagai Media Apresiasi Pendidikan Seni Anak Usia Dini

Author


Lulu Nadhifah(1Mail), Joko Pamungkas(2),
Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia(1)
Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia(2)

Mail Corresponding Author
Article Analytic
 PDF Full Text   [File Size: 276KB]

Published : 2023-12-31

Article can trace at:


Article Metrics

Abstract Views: 77 times PDF Downloaded: 30 times

Abstract


Penerapan pendidikan multikultural masih dilakukan secara terbatas, terdapat kesenjangan dalam pemahaman, dan guru memiliki keterbatasan dalam variasi pembelajaran seni pada anak usia dini. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji program multicultural party sebagai media apresiasi pendidikan seni anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu metode wawancara, observasi, dan dokumentasi yang dilakukan selama bulan Maret 2023 di TK Pelangi Indonesia. Sumber data yaitu anak-anak, guru kelas, dan kepala sekolah serta dokumen KOSP, proposal, dan video kegiatan multicultural party pada YouTube sekolah. Teknis analisis model interaktif Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada pemanfaatan pendidikan seni dalam kegiatan multicultural party sebagai media apresiasi seni anak usia dini di TK Pelangi Indonesia. Multicultural party telah dilaksanakan 18 kali dengan konsep menarik seperti drama musikal, pasar budaya, dan menonton video yang diikuti semua siswa dan didukung orang tua. Anak dikenalkan kegiatan seni nasional dan luar negeri yaitu tari, musik, baju adat, alat musik, suku dan etnis. Multicultural party menciptakan lingkungan inklusif, pemahaman, dan penghargaan perbedaan budaya. Anak memiliki kecintaan budaya dalam negeri serta wawasan yang luas budaya luar negeri.


Keywords


anak usia dini; media pendidikan seni; multicultural party

References


Amini, A., Pamungkas, J., & Arum, A. (2023). Pemanfaatan wayang punokawan dalam menstimulasi multiple intelegences anak usia dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 796–816. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i1.2773

Arfa, A. M. (2018). Pendidikan PAUD berbasis multikultural. Dialektika: Jurnal Pemikiran Islam Dan Sosial, 11(02), 15–32. https://doi.org/10.33477/dj.v11i2.592

Banks, J. A., & Banks, C. A. (2016). Multicultural education: Issues and perspective (Ninth Edit). John Wiley & Sons, Inc.

Citrowati, E., & Mayar, F. (2019). Strategi pengembangan bakat seni anak usia dini. Jurnal Pendidikan Tambusai, 3(3), 1207–1211. https://doi.org/10.31004/jptam.v3i3.34

Dini Pebrianty, R., & Pamungkas, J. (2023). Menggambar sebagai alternatif pendekatan konsepsi pendidikan seni rupa anak usia dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 536–547. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i1.3696

Firmansyah, M., Masrun, M., & Yudha S, I. D. K. (2021). Esensi perbedaan metode kualitatif dan kuantitatif. Elastisitas - Jurnal Ekonomi Pembangunan, 3(2), 156–159. https://doi.org/10.29303/e-jep.v3i2.46

Fitri Untariana, A., Samawi, A., & Tri Wulandari, R. (2019). Tingkat pengetahuan guru paud tentang pembelajaran seni tari anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha, 7(3), 246–254. https://doi.org/10.23887/paud.v7i3.17237

Giyartini, R. (2020). Puzzles as A learning media in dance education for elementary school students. Indonesian Journal of Primary Education, 4(2), 232–237. https://doi.org/10.17509/ijpe.v4i2.29376

Gunada, I. W. A. (2022). Konsep, fungsi dan strategi pembelajaran seni bagi peserta didik usia dini. Kumarottama: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(2), 109–123. https://doi.org/10.53977/kumarottama.v1i2.383

Hasanah, U. (2018). Implementasi pendidikan multikultural dalam membentuk karakter anak usia dini. Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(1), 35–53. https://doi.org/10.29313/ga.v2i1.3990

Junanto, S., & Fajrin, L. P. (2020). Internalisasi pendidikan multikultural pada anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha, 8(1), 28–34. https://doi.org/10.23887/paud.v8i1.24338

Kusuma, W. H. (2020). Urgensi pendidikan multikultural bagi anak usia dini. Al-Lughah Jurnal Bahasa, 1(2), 274–282. https://doi.org/10.29300/lughah.v2i1.1508

Machmud, H., & Alim, N. (2018). Multicultural learning model of paud in coastal areas. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(2), 170–182. https://doi.org/10.31004/obsesi.v2i2.74

Malarsih. (2016). The tryout of dance teaching media in public school in the context of appreciation and creation learning. Harmonia: Journal of Arts Research and Education, 16(1), 95–102. https://doi.org/10.15294/harmonia.v16i1.4561

Mayar, F., Sakti, R., Yanti, L., Erlina, B., Osriyenti, O., & Holiza, W. (2022). Pengaruh video pembelajaran gerak dan lagu untuk meningkatkan fisik motorik pada anak usia dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(4), 2619–2625. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i4.2081

Munir, M. (2021). Ragam budaya indonesia sebagai strategi dalam membangun literasi dan SDM masyarakat. Ambarsa : Jurnal Pendidikan Islam, 1(2), 43–54. https://doi.org/https://doi.org/10.59106/abs.v1i2.35

Najmina, N. (2018). Pendidikan multikultural dalam membentuk karakter bangsa indonesia. Jupiis: Jurnal Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial, 10(1), 52–56. https://doi.org/10.24114/jupiis.v10i1.8389

Nanggala, A. (2020). Pendidikan kewarganegaraan sebagai pendidikan multikultural. Jurnal Soshum Insentif, 3(2), 197–210. https://doi.org/10.36787/jsi.v3i2.354

Nugraha, D. (2020). Urgensi pendidikan multikultural di Indonesia. Jurnal Pendidikan PKN (Pancasila Dan Kewarganegaraan), 1(2), 140–149. https://doi.org/10.26418/jppkn.v1i2.40809

Nurfaizah, N., & Na’imah, N. (2021). Pengembangan seni anak usia dini berbasis pembelajaran sentra di masa new normal. Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini, 3(2), 127–140. https://doi.org/10.35473/ijec.v3i2.984

Ongko, E. S., Yanuartuti, S., & Lodra, I. N. (2022). Appreciation of preoperational cognitive age children in the fleet virtual ludruk show. Gondang: Jurnal Seni Dan Budaya, 6(1), 75–87. https://doi.org/10.24114/gondang.v6i1.32250

Pamungkas, J. (2016). Pentas wayang bocah sebagai sarana media pendidikan seni untuk anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak, 5(1), 753–758. https://doi.org/10.21831/jpa.v5i1.12371

Prahesti, S. I., & Fauziah, S. (2021). Penerapan media pembelajaran interaktif kearifan lokal kabupaten semarang. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(1), 505–512. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i1.879

Primasari, I. F. N. D., Marini, A., & Maksum, A. (2021). Implementasi pendidikan multikultural di sekolah dasar. Syntax Literature: Jurnal Ilmiah Indonesia, 14(1), 1–13. https://doi.org/10.36418/syntax-literate.v6i11.1793

Rangga Lawe, I. G. A., Irfansyah, I., & Ahmad, H. A. (2020). Animasi sebagai media pendidikan karakter berbasis tri kaya parisudha untuk anak-anak. Mudra Jurnal Seni Budaya, 35(2), 242–249. https://doi.org/10.31091/mudra.v35i2.975

Rijali, A. (2019). Analisis data kualitatif. Alhadharah: Jurnal Ilmu Dakwah, 17(33), 81–95. https://doi.org/10.18592/alhadharah.v17i33.2374

Rizki, S. N., & Pamungkas, J. (2023). Pemanfaatan media kopi dalam kegiatan seni anak usia dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 1490–1499. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i2.2984

Rondhi, M. (2017). Apresiasi seni dalam konteks pendidikan seni. Jurnal Imajinasi, 11(1), 9–18. https://doi.org/10.15294/imajinasi.v11i1.11182

Salu, V. R., & Triyanto. (2017). Filsafat pendidikan progresivisme dan implikasinya dalam pendidikan seni di indonesia. Jurnal Imajinasi, X1(1), 29–42. https://doi.org/10.15294/imajinasi.v11i1.11185

Sugiartiningsih, Hikmawati, S., Handriyani, A., Kristianawati, W. Y., & Rohayati, E. (2022). Penciptaan sumber daya manusia berkualitas jenjang usia dini melalui kreativitas wisata edukasi ibu dan anak. BEMAS: Jurnal Bermasyarakat, 4(1), 1–11.

Sugiarto, E., Julia, J., Pratiwinindya, R. A., Prameswari, N. S., Nugrahani, R., Wibawanto, W., & Febriani, M. (2019). Virtual gallery as a media to simulate painting appreciation in art learning. Journal of Physics: Conference Series, 1402(7), 1–7. https://doi.org/10.1088/1742-6596/1402/7/077049

Sugiyono. (2015). Metodologi penelitian pendidikan. Alfabeta.

Sumiyati, & Pamungkas, J. (2023). Implementasi kegiatan pengembangan seni berbasis kurikulum 2013. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 971–980. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i1.3860

Suprapti, E., & Pamungkas, J. (2022). Peningkatan keterampilan seni terhadap potensi anak usia dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(6), 6215–6224. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i6.3316

Suryana, D. (2023). Upaya guru dalam menanamkan karakter anak usia dini melalui pendidikan multikultural. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 2474–2484. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i2.2001

Watini, S., Aini, Q., Hardini, M., Rahardja, U., & Bist, A. S. (2020). Preserving the diversity of traditional dances in malaysia through appreciation of the art of early childhood education. PalArch’s Journal of Archaeology of Egypt/ Egyptology, 17(6), 402–410.

Wika Alzana, A., & Harmawati, Y. (2021). Pendidikan pancasila sebagai pendidikan multikultural. Citizenship Jurnal Pancasila Dan Kewarganegaraan, 9(1), 51–57.

Winnuly, & Pamungkas, J. (2022). Analisis penggunaan bahan sisa pada pembelajaran kreativitas seni rupa anak usia dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(5), 4631–4639. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i5.2637

Wulandari, T., Pamungkas, J., & Nurrahman, A. (2023). Pentas seni anak di jogja tv sebagai ajang eksistensi dan promosi kelembagaan tk. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(3), 3279–3290. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i3.4545

Yuniarni, D., Sari, R. P., & Atiq, A. (2020). Pengembangan multimedia interaktif video senam animasi berbasis budaya khas kalimantan barat. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 280–394. https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i1.331


Refbacks

  • There are currently no refbacks.