Abstract


Pendekatan yang inovatif dan menarik pada era digital diperlukan untuk membantu anak-anak memahami pentingnya toleransi, penghormatan terhadap perbedaan, dan kemampuan berinteraksi positif dalam masyarakat yang beragam. Penelitian ini menggabungkan teknologi digital dan pendidikan untuk menciptakan media yang dapat membantu guru dalam menyampaikan konten toleransi dengan cara yang menarik bagi anak-anak. Model pengembangannya memanfaatkan pendekatan ADDIE. Kepala sekolah dan guru menjadi subjek penelitian ini. Pengumpulan data dilakukan melalui angket kebutuhan guru dan uji validasi ahli. Temuan yang dihasilkan dari penelitian ini mengindikasikan bahwa pengembangan E-Story Book untuk mengenalkan toleransi pada anak usia dini dianggap sangat layak oleh ahli materi dan ahli media sehingga berpotensi untuk diimplementasikan pada anak usia dini.


Keywords


e-story book; teknologi digital; toleransi