Metode Pelatihan dan Persistensi Berpengaruh terhadap Kompetensi Pedagogik Guru PAUD

Aris Ciptaningtyas(1Mail), Elindra Yetti(2), Sofia Hartati(3),
(1) Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Negeri Jakarta, Indonesia
(2) Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Negeri Jakarta, Indonesia
(3) Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Negeri Jakarta, Indonesia

Mail Corresponding Author
Copyright (c) 2020 Aris Ciptaningtyas

DOI : https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i2.440

Full Text:    Language : ID
Submitted : 2020-01-19
Published : 2020-01-24

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara metode pelatihan dan persistensi terhadap kompetensi pedagogik guru pendidikan anak usia dini. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, metode yang digunakan adalah expost facto. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain factorial 2x2 (desain noneksperimental). Sampel penelitian ini adalah guru pendidikan anak usia dini yang pernah mengikuti pelatihan/diklat berjenjang tingkat dasar di wilayah Jakarta Timur. Pengumpulan data yang digunakan adalah teknik non tes dengan instrumen berupa angket/kuisioner. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan ANAVA dua jalur dan uji tuckey. Hasil penelitian mengungkapkan terdapat perbedaan yang signifikan antara rata-rata skor kompetensi pedagogik guru pendidikan anak usia dini yang mengikuti metode pelatihan dalam jaringan (daring/online) dan rata-rata skor kompetensi pedagogik guru pendidikan anak usia dini yang mengikuti metode pelatihan tatap muka, serta terdapat pengaruh interaksi antara metode pelatihan dan persistensi terhadap skor kompetensi pedagogik guru pendidikan anak usia dini.


Keywords


metode pelatihan; persistensi; kompetensi pedagogik

References


Apelgren, K., & Giertz, B. (2010). Pedagogical Competence – A Key To Pedagogical Development And Quality In Higher Education. A Swedish Perspective on Pedagogical Competence, 1–138.

Apriyanti, H. (2017). Pemahaman Guru Pendidikan Anak Usia Dini Terhadap Perencanaan Pembelajaran Tematik. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(2), 111. https://doi.org/10.31004/obsesi.v1i2.22.

Arianto, D. A. N., & Istikomah. (2018). Pengaruh Kontribusi Pendidikan, Pelatihan dan Komunikasi Organisasi Terhadap Kinerja Guru (Studi di SMP Negeri 1 Tahunan Jepara). Media Ekonomi Dan Manajemen, 33(2), 149–163. https://doi.org/10.24856/mem.v33i2.650.

Bilfaqih, Y., & Qomarudin, M. N. (2015). Esensi Pengembangan Pembelajaran Daring - Panduan Berstandar Pengembangan Pembelajaran Daring untuk Pendidikan dan Pelatihan. Yogyakarta: Deepublish.

Byrka, M. F. (2017). Blended Learning Strategy In Teacher Training Programs. Information Technologies and Learning Tools, 62, 216–224. https://doi.org/10.33407/itlt.v62i6.1802.

Colquitt, J. A., Lepine, J. A., & Wesson, M. J. (2009). Organizational Behavior: Improving Performance and Commitment in the Workplace. New York: McGrawHill/Irwin.

Crawford, R., & Jenkins, L. E. (2018). Making pedagogy tangible: Developing skills and knowledge using a team teaching and blended learning approach. Australian Journal of Teacher Education, 43(1), 127–142. https://doi.org/10.14221/ajte.2018v43n1.8

Dewi, L., & Suhardini, A. D. (2014). Peningkatan Kompetensi Pedagogik Guru Melalui Pelatihan Paikem (Pelatihan Pada Guru Mi Dan Mts Di Kabupaten Cianjur). Edutech, 13(3), 409. https://doi.org/10.17509/edutech.v13i3.3094

Dit.Bin. GTK PAUD dan Dikmas, T. (2018). Pedoman Diklat Guru Pendamping Muda (Diklat Berjenjang Tingkat Dasar). Jakarta: Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan.

Donovan, & Umar, K. (2010). Perilaku Organisasi. Bandung: Pustaka Setia.

Febriana, R. (2016). Identifikasi Komponen Model Pelatihan Pedagogi untuk Meningkatkan Profesionalitas Calon Guru Kejuruan. Jurnal Pendidikan Teknologi Dan Kejuruan, 23(1), 79. https://doi.org/10.21831/jptk.v23i1.9487

Guerriero, S. (2013). Teachers’ Pedagogical Knowledge and the Teaching Profession: Background Report and Project Objectives.

Kartini, T., & Rusman. (2018). Studi Evaluatif Kurikulum Diklat Berjenjang Tingkat Dasar Dalam Jaringan Terhadap Peningkatan Kompetensi Pendidik PAUD. Pendidikan Luar Sekolah, 2(September), 74–86. https://doi.org/10.21831/diklus.v2i2.23651.

Kintu, M. J., Zhu, C., & Kagambe, E. (2017). Blended Learning Effectiveness: The Relationship Between Student Characteristics, Design Features and Outcomes. International Journal of Educational Technology in Higher Education, 14(1). https://doi.org/10.1186/s41239-017-0043-4

Kunter, M., Klusmann, U., Baumert, J., Richter, D., Voss, T., & Hachfeld, A. (2013). Professional competence of teachers: Effects on instructional quality and student development. Journal of Educational Psychology, 105(3), 805–820. https://doi.org/10.1037/a0032583

Lestari, A. (2015). Pengaruh Kemampuan Emosional dan Persistensi terhadap Counterproductive Behavior Guru SD Negeri Kecamatan Belitang Madang Raya Kota Palembang SumSel. Universitas Negeri Jakarta.

Maiza, Z., & Nurhafizah, N. (2019). Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru Pendidikan Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(2), 356. https://doi.org/10.31004/obsesi.v3i2.196

McGuinness, C., & Fulton, C. (2019). Digital Literacy in Higher Education:Acase Study Of Student Engagement With E-Tutorials Using Blended Learning. Jurnal of Information Technology Education : Innovation in Practice, 18(2), 1–28. https://doi.org/10.28945/4190.

Miarsyah, M., Putrawan, I. M., & Hermasianti, D. (2016). Hubungan Antara Ketekunan (Persistence) dengan Hasil Belajar Biologi: Studi Kasus Korelasi Terhadap Siswa Kelas X MIA dia SMA Negeri 102 Jakarta. Biosfer: Jurnal Pendidikan Biologi, 9. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004

Misra, P. K. (2014). Online training of teachers using OER: Promises and potential strategies. Open Praxis, 6(4), 375–385. https://doi.org/10.5944/openpraxis.6.4.155

Panev, M. V., & Barakoska, A. (2015). The Need of Strengthening The Pedagogical Competencies in Teaching from The English Teachers’ Perspective. International Journal of Cognitive Research in Science, Engineering and Education, 3(1), 43–50.

Peterson, C., & Seligman, M. E. . (2004). Character Strengths and Virtues. Values in Action Institute.

PP PAUD dan Dikmas, T. (2018). Panduan Penyelenggaraan Diklat Berjenjang Tingkat Dasar Bagi Guru PAUD Dalam Jaringan. Jawa Barat: Pusat Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat.

Puteri, T. K., & Tj, H. W. (2016). Pengaruh Pendidikan dan Pelatihan kerja serta Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan PT. Inplasco Prima Surya. 16(1).

Rumengan, I. M., Lumenta, A. S. M., & Paturusi, S. D. E. (2019). Pembelajaran Daring Pendidikan dan Pelatihan Aparatur Sipil Negara Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Papua Barat. Jurnal Teknik Informatika, 14(3), 303–312. https://doi.org/10.35793/jti.14.3.2019.24147

Safitri, D. P., Khaerudin, & Ariani, D. (2018). Evaluasi Kompetensi Pedagogik Guru Pasca Pelatihan Guru Pembelajar Moda Daring. 1(159), 33–36. https://doi.org/10.21009/JPI.011.06.

Sakti, T. K., Hairunisya, N., & Sujai, I. S. (2019). Pengaruh Kompetensi Pedagogik Guru dan Gaya Belajar Siswa Terhadap Prestasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPS. Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial, 28(1), 53–60. https://doi.org/10.17509/jpis.v28i1.12818.

Suciu, A. I., & Mata, L. (2011). Pedagogical Competences – The Key to Efficient Education. 3(2), 411–423.

Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Tomte, C. E. (2013). Educating teachers for the new millennium? Nordic Journal of Digital Literacy, 2013(1), 74–89.

Zamista, A. A. (2018). Increasing Persistence of Collage Students in Science Technology Engineering and Mathematic (STEM). Curricula, 3(1), 22–31. https://doi.org/10.22216/jcc.2018.v3i1.1308


Article Metrics

 Abstract Views : 216 times
 PDF Downloaded : 56 times


This article can be traced from:

Refbacks

  • There are currently no refbacks.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.