- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Pendidikan Islam Anak Suku Bajo: Penelitian Lapangan pada Suku Bajo
DOI:
https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i4.2266Keywords:
pendidikan islam suku bajo anak usia diniAbstract
Kesadaran masyarakat suku bajo terhadap pendidikan anak usia dini masih rendah, terutama dalam pendidikan Islam untuk anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendidikan Islam anak, penanaman nilai-nilai keimanan, keteladanan dan pemberian nasehat Suku Bajo di Kecamatan Abeli Kendari. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yaitu penulis melakukan penelitian langsung ke lokasi untuk mendapatkan dan mengumpulkan data. Informan dalam tokoh agama, tokoh masyarakat, pendidik nonformal, dan anak. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknis analisis data dalam penelitian ini dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa pendidikan Islam masih tergolong rendah serta belum terlaksana dengan baik atau kualitas sumber daya manusia belum memenuhi target. Faktor pendukung pelaksanaan pendidikan Islam yaitu masyarakat suku Bajo di Kota Kendari seratus persen beragama Islam, dan perhatian pemerintah setempat sudah aktif memberikan fasilitas dan bantuan dalam rangka untuk menunjang kehidupan masyarakat BajoDownloads
References
Ali, M. (2017). Mengkomunikasikan Pendidikan dan Melestarikan Kearifan Lokal Orang Bajo. INFERENSI, 11(1), 187. https://doi.org/10.18326/infsl3.v11i1.187-206
Anisyah, N., Indrawati, Hafizotun, L., Marwah, S., Yumarni, V., & Annisa DN, N. (2021). Orang Tua Kreatif untuk Anak Usia Dini di Masa Pandemi Covid-19 Melalui Kegiatan Parenting. Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1, 34-43. https://doi.org/10.37985/murhum.v2i1.26
Ayuni, D., Marini, T., Fauziddin, M., & Pahrul, Y. (2021). Kesiapan Guru TK Menghadapi Pembelajaran Daring Masa. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 414-421. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i1.579
Chairilsyah, D. (2019). Analisis Kemandirian Anak Usia Dini. PAUD Lectura: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(01), 88-98. https://doi.org/10.31849/paud-lectura.v3i01.3351
Christianti, M. (2015). Profesionalisme Pendidik Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Anak, 1(1), 112-122. https://doi.org/10.21831/jpa.v1i1.2923
Dai, F. H., & Manahung, R. (2020). Kearifan Lokal Masyarakat Suku Bajo Studi Etnografi Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Pada Praktek Ritual Keagamaan di Desa Bajo Kecamatan Tilamuta. Pendidikan Islam Dan Budi Pekerti, 1(1), 41-57.
Dozan, W., & Fitriani, L. (2020). Membangun Karakter Anak Usia Dini Melalui Nilai-Nilai Islam Dalam Tradisi Perang Timbung. Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(1), 1-15. https://doi.org/10.37985/murhum.v1i1.2
Hewi, L. (2015). Kemandirian Usia Dini Di Suku Bajo (Studi Kasus pada Anak Usia 4-6 Tahun di KB Nur' Ain Mola Selatan Kabupaten Wakatobi Provinsi Sulawesi Tenggara tahun 2015). JPUD - Jurnal Pendidikan Usia Dini UNJ, 9(1), 75-92. https://doi.org/10.21009/JPUD.091.05
Hewi, L. (2019). Pengasuhan Anak Usia Dini Di Suku Laut Kabupaten Wakatobi. Jurnal Golden Age, 3(02), 73. https://doi.org/10.29408/goldenage.v3i02.1644
Ikhsan, A. M., Hasriyanti, H., & Syarif, E. (2020). Pendidikan Formal Anak Dalam Perspektif Nelayan Suku Bajo di Kampung Bajo. LaGeografia, 18(3), 269. https://doi.org/10.35580/lageografia.v18i3.13606
Katutu, A. (2016). Persepsi dan Tingkat Partisipasi Suku Bajo Terhadap Pedidikan Islam. Al-Qalam, 20(1), 151. https://doi.org/10.31969/alq.v20i1.169
Khadijah, K., & Amelia, N. (2020). Asesmen Perkembangan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun. Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini, 3(1), 69-82. https://doi.org/10.24042/ajipaud.v3i1.6508
Lailatussaadah, L. (2015). Upaya Peningkatan Kinerja Guru. Intelektualita, 3(1).
Machmud, H. (2021). Membingkai Kepribadian Anak dengan Pola Asuh pada Masa Covid 19. Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1, 44-55. https://doi.org/10.37985/murhum.v2i1.24
Machmud, H., Alim, N., & Ulviya, L. (2020). Keterampilan Sosial Anak Suku Bajo di Sulawesi Tenggara. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 787. https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i2.459
Manguntara, L., & Iba, L. (2015). Strategi Penanganan Anak Putus Sekolah pada Suku Bajo Melalui Optimalisasi Peran Komite Sekolah di Kecamatan Tiworo Kabupaten Muna. ETNOREFLIKA, 4(3), 934-946. https://doi.org/10.33772/etnoreflika.v4i3.230
Maryani, K. (2020). Penilaian dan Pelaporan Perkembangan Anak Saat Pembelajaran di Rumah di Masa Pendemi Covid-19. Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(1), 41-52. https://doi.org/10.37985/murhum.v1i1.4
Mastuti, D. (2014). Kesiapan Taman Kanak-Kanak Dalam Penyelenggaraan Kelas Inklusi Dilihat Program Kegiatan Pembelajaran. BELIA: Early Childhood Education Papers, 3(1). https://doi.org/10.15294/BELIA.V3I1.3274
Musya'Adah, U. (2020). Peran Penting Pendidikan Agama Islam di Sekolah Dasar. Aulada: Jurnal Pendidikan Dan Perkembangan Anak, 2(1), 9-27. https://doi.org/10.31538/aulada.v2i1.556
Nurhaliza, W. S., & Suciati, T. N. (2019). Potret Sosial Budaya Masyarakat Suku Bajo Sampela di Kabupaten Wakatobi. Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran Dan Penelitian, 5(2), 341-356. https://doi.org/10.10358/jk.v5i2.671.g639
Obie, M. (2016). Perubahan Sosial Pada Komunitas Suku Bajo Di Pesisir Teluk Tomini. Al-Tahrir: Jurnal Pemikiran Islam, 16(1), 153. https://doi.org/10.21154/al-tahrir.v16i1.377
Poelinggomang, E. L. (2016). Makassar abad XIX (Studi tentang Kebijakan Perdagangan Maritim). Kepustakaan Populer Gramedia.
Saihu, S. (2020). Konsep Pembaharuan Pendidikan Islam Menurut Fazlurrahman. Andragogi: Jurnal Pendidikan Islam Dan Manajemen Pendidikan Islam, 2(1), 82-95. https://doi.org/10.36671/andragogi.v2i1.76
Shaleh, M., & Anhusadar, L. (2021). Kesiapan Lembaga PAUD dalam Pembelajaran Tatap Muka pada New Normal. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 2158-2167. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.1139
Suryadi, S., & Tinus, A. (2015). Paradigma Pendidikan Masyarakat Muslim Suku Bajo Wuring Kabupaten Sikka. Jurnal Kebijakan Dan Pengembangan Pendidikan, 3(2). https://doi.org/10.22219/jkpp.v3i2.11560
Suryanegara, E., Suprajaka, & Nahib, I. (2015). Perubahan Sosial Pada Kehidupan Suku Bajo: Studi Kasus Di Kepulauan Wakatobi , Sulawesi Tenggara ( Social Change on Bajo Tribe : Case Study in Wakatobi Islands , Southeast Sulawesi ). Majalah Globe, 17(1), 67-78.
Syefriyeni, S., & Rosie, T. A. S. (2020). Nilai-Nilai Leluhur Suku Bajo dalam Membangun Sikap Bertoleransi. Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial Dan Sains, 9(1), 179-192. https://doi.org/10.19109/intelektualita.v9i1.5648
Tanjung, R. (2020). Peran Orangtua dalam Pendidikan Anak Usia Dini di Masa Pandemi Covid-19. Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(2), 64-73. https://doi.org/10.37985/murhum.v1i2.18


