- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Pengembangan Permainan Tradisional untuk Meningkatkan Kemampuan Bahasa Anak Usia Dini
DOI:
https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i2.1516Keywords:
permainan tradisional kemampuan bahasa anak usia diniAbstract
Permainan tradisional sudah sangat jarang dimainkan, padahal dalam permainan tradisional terkandung nilai-nilai edukasi dan sosial karena permainan tradisional banyak melibatkan aktivitas fisik, pengaturan strategi, kerjasama tim, dan kemampuan berbahasa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses dan hasil belajar melalui permainan tradisional dalam meningkatkan kemampuan bahasa anak. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas serta menggunakan teknik analisis data kualitatif dan kuantitatif. Beberapa jenis permainan tradisional yang dapat diterapkan pada anak usia dini yaitu bermain dan bernyanyi, bermain dan pola pikir, serta bermain dan adu ketangkasan. Dari hasil penelitian ditemukan permainan tradisional dapat meningkatkan kemampuan berbahasa anak seperti kemampuan mendengarkan, meniru kembali 3-4 urutan kata, mengerti perintah yang diberikan bersamaan, memahami permainan yang akan dimainkan, mengenal perbedaan kata mengenai kata sifat, menirukan kalimat yang disampaikan secara sederhana, menjawab pertanyaan, mengutarakan pendapat kepada orang lain, menceritakan kembali permainan yang telah dimainkan secara sederhana, mengenal suara-suara yang ada di sekitarnyaDownloads
References
Andriani, T. (2012). Permainan Tradisional Dalam Membentuk Karakter Anak Usia Dini. Jurnal Sosial Budaya, 9(1), 121-136.
Bambang, S. (2013). Bermain Kreatif Bebrbasis Kecerdasan Jamak. jakarta: indeks.
Cahyani, N. L., Kristianatar, M. R., & Manuaba, S. (2014). Model Pembelajaran Quantum Melalui Permainan Tradisional Untuk Meningkatkan Kognitif Anak Kelompok B TK Kumara Jaya Denpasar. E-Jounal PG-PAUD Universitas Pendidikan Ganesha.
Dadan, S. (2018). Pendidikan Anak Usia Dini Stimulasi & Aspek Perkembangan Anak. jakarta: Prenadamedia Group.
Danandjaja, J. (2007). Folklor Indonesia. jakarta: Pustaka Utama Grafiti.
Danandjaja, J. (2014). Metode Penelitian Kepustakaan. Antropologi Indonesia. https://doi.org/10.7454/ai.v0i52.3318
Darminiasih NN, D. (2014). Penggunaan Metode Bermain Permainan Tradisional dalam Upaya Meningkatkan Kemampuan Berbahasa dan Sosial Emosional Anak Kelompok B Tk Sebana Sari. E-Journal Program Pascasarjana Universitas Pendidikan Ganesha Program Studi Pendidikan Dasar, 4.
Dharmamulya, S. dkk. (2005). Permainan Tradisional Jawa- Sebuah Upaya Pelestarian. Purwanggan: Kepel Press.
Fika, Y., Meilanie, S. M., & Fridani, L. (2019). Peningkatan Kemampuan Bicara Anak melalui Bermain Peran Berbasis Budaya. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 50. https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i1.229
Fitriyani, F. N. (2017). Perkembangan Bermain Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(2), 125-140. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004
Hartinah, S. (2013). Metode Penelitian Perpustakaan. Tanggerang: Universitas Terbuka.
Juwairiah. (2016). Permainan Tradisional Aceh Sebagai Media Untuk Meningkatkan Kesehatan Dan Kecerdasan Anak Usia Dini. Meuen Galah, 1(2), 119-133.
Khamdani, A. (2010). Olah Raga Tradisional Indonesia. Kalimantan Barat: PT. Marga Borneo Tarigas.
Kurnia Rita. (2012). Konsepsi Bermain dalam Menumbuhkan Kreativitas Pada Anak Usia Dini. Educhild, 1(1), 77-85. Retrieved from https://media.neliti.com/media/publications/22936-ID-konsepsi-bermain-dalam-menumbuhkan-kreativitas-pada-anak-usia-dini.pdf
Mary, M. (1990). Creative Activities for Young Children 4th Ed Play Development and Creativity. New York: Delmar Pubisher Inc.
N, S. D. dan R. (2019). Manajemen Pendidikan Anak Usia Dini berbasis Akreditasi Lembaga. jakarta: Prenadamedia Group.
Pahrul, Y., & Amalia, R. (2020). Metode Bermain Dalam Lingkaran dalam Pengembangan Kemampuan Kognitif Anak Usia Dini Di Taman Penitipan Anak Tambusai Kecamatan Bangkinang Kota. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 1464-1471. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.812
Pratiwi, W. (2017). Konsep Bermain Pada Anak Usia Dini. Manajemen Pendidikan Islam, 5, 106-117.
Rosalina Anita. (2011). Peningkatan Kemampuan Bahasa Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Bermain. PSYCHO IDEA, 9(1).
Suryana, D., Elina, E., Nurevi, N., & Ratnawilis, R. (2015). Model Pembelajaran Berbasis Pendekatan Saintifik pada Taman Kanak-kanak di Kota Padang.
Suryana, D. (2017). Pembelajaran Tematik Terpadu Berbasis Pendekatan Saintifik di Taman Kanak-Kanak. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 11(1), 67-82.
https://doi.org/10.21009/JPUD.111.05
Suryana Dadan. (2013). Pendidikan Anak Usia Dini. Padang: UNP Press.
Suryana, Dadan. (2014). Kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini Berbasis Perkembangan Anak. Pesona Dasar, 1(3), 65-72.


