Pengembangan Media Grafis untuk Meningkatkan Siaga Bencana Banjir


Annisa Purwani(1Mail), Lara Fridani(2), Fahrurrozi Fahrurrozi(3),
(1) Program Studi PAUD Program Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta, Indonesia
(2) Program Studi PAUD Program Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta, Indonesia
(3) Program Studi PAUD Program Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta, Indonesia

Mail Corresponding Author
Copyright (c) 2019 Annisa Purwani, Lara Fridani, Fahrurrozi Fahrurrozi
Article Analytic
  [File Size: 803KB]  Language: id
Received : 2019-01-04  |  Published : 2019-01-08
Article can trace at:

Article Metrics

 Abstract Views: 1072 times  PDF Full Text Downloaded: 943 times

Abstract


Jakarta adalah salah satu daerah di Indonesia yang sering terjadi bencana banjir sehingga adanya pengurangan resiko bencana. Salah satu upayayang dapat dilakukan adalah memberikan bekal pengetahuan siaga bencana banjir melalui pemberian fasilitas berupa media yang dapat digunakan guru untuk mempermudah pembelajaran siaga bencana banjir kepada peserta didik di sekolah. Penelitian ini dilakukan terkait dengan pengembangkan media grafis untuk meningkatkan siaga bencana banjir. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah anak- anak usia 5-6 tahun di wilayah Jakarta Selatan. Studi ini menggunakan metode model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation) dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, Pretest dan post-test. Hasil uji efektifitas sig.(2-tailed) menunjukkan adanya perbedaan kesiagaan pada anak sebelum dan sesudah penggunaan media grafis. Kesimpulan yang diperoleh adalah bahwa penggunaan media grafis efektif digunakan untuk meningkatkan siaga bencana banjir pada anak usia 5-6 tahun di Jakarta Selatan.


Keywords


Media Grafis; Siaga; Bencana Banjir

References


Ariantoni. (2009). Pengintegrasian Pengurangan Resiko Bencana Dalam Sistem Pendidikan. Jakarta: Kemendiknas.

Arsyad, A. (2017). Media Pembelajaran. Jakarta: Rajawali Pers.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana. Peraturan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana No 4 Tahun 2008 (2008).

Branch, R. M. (2010). Instructional design: The ADDIE approach. Instructional Design: The ADDIE Approach. https://doi.org/10.1007/978-0-387-09506-6

Delicado, A., Rowland, J., Fonseca, S., de Almeida, A. N., Schmidt, L., & Ribeiro, A. S. (2017). Children in Disaster Risk Reduction in Portugal: Policies, Education, and (Non) Participation. International Journal of Disaster Risk Science. https://doi.org/10.1007/s13753-017-0138-5

Jamaris, M. (2013). Orientasi Baru dalam Psikologi Pendidikan. Bogor: Ghalia Indonesia.

Mudavanhu, C. (2014). The impact of flood disasters on child education in Muzarabani District, Zimbabwe. Jmb: Journal of Disaster Risk Studies. https://doi.org/10.4102/jamba.v6i1.138

Nurjanah, Sugiharto, R., Kuswanda, D., BP, S., & Adiekoesoemo. (2013). Manajemen Bencana. Bandung: Alfabeta.

Sadiman, A. S. (2006). Media Pendidikan : Pengertian Pengembangan dan pemanfaatannya. Jakarta: Raja Grafindo.

Soehatman, R. (2010). Manajemen Bencana. Jakarta: Dian Rakyat.

Sudjana, N., & Rivai, A. (2015). Media Pengajaran. Bandung: Sinar Baru Algesindo.

Suharyono, A., & Widyastuti, L. (2012). Dampak Pertumbuhan Penduduk terhadap Daya Mitigasi dan Adapasi Bencana. Direktorat Analisis Dampak Kependudukan BKBN.

Sukiman. (2012). Pengembangan Media Pembelajaran. Yogyakarta: Pedagogia.

Suryani, N., Setiawan, A., & Putria, A. (2018). Media Pembelajaran Inovatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

UNESCO. (2007). Partisipasi Masyarakat Dalam Penanggulangan Banjir. Jakarta: Bappeda.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.