Pembentukan Karakter Religius Anak Usia Dini: Peran Lingkungan Situs Spiritual Dalam Praktik Pengasuhan Keluarga

Authors

  • Chelly Noor Dwiramdhani Pendidikan Anak Usia Dini, Indonesia
  • Tri Suminar Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Negeri Semarang, Indonesia, Indonesia
  • Mulawarman Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Negeri Semarang, Indonesia, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/obsesi.v10i4.8775

Keywords:

anak usia dini karakter religius keluarga lingkungan religius petilasan syekh siti jenar

Abstract

Pembentukan karakter religius anak usia dini tidak hanya dipengaruhi oleh pengasuhan keluarga, tetapi juga oleh lingkungan sosial-keagamaan tempat anak tumbuh. Namun, dinamika pembentukan karakter religius pada keluarga yang tinggal di sekitar situs spiritual berbasis budaya masih belum banyak dikaji. Penelitian ini bertujuan menganalisis proses pembentukan karakter religius anak usia dini melalui praktik pengasuhan keluarga dan dukungan lingkungan spiritual Petilasan Syekh Siti Jenar Cirebon. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang melibatkan sepuluh informan, terdiri atas orang tua, tokoh agama, tokoh masyarakat, pengelola petilasan, dan guru PAUD. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter religius anak dibentuk melalui pembiasaan berdoa sebelum dan sesudah beraktivitas, salat, membaca Al-Qur’an, mengucapkan salam, keteladanan orang tua, nasihat religius, serta keterlibatan dalam TPQ, pengajian, tahlilan, dan tawasulan. Lingkungan petilasan berperan sebagai ruang pembelajaran religius informal yang memperkuat nilai yang ditanamkan keluarga melalui pengalaman sosial-keagamaan langsung. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembentukan karakter religius anak merupakan proses ekologis yang bergantung pada konsistensi pengasuhan dan dukungan komunitas religius. Oleh karena itu, keluarga, lembaga PAUD, tokoh agama, dan pengelola situs spiritual perlu membangun kolaborasi dalam menyediakan kegiatan keagamaan yang sesuai dengan tahap perkembangan anak.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdul Ahad, M. D. I., & Perawironegoro, D. (2023). Telaah kritis efektivitas metode pendidikan anak menurut Abdullah Nashih Ulwan. DZURRIYAT: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 2(2), 1–15. https://doi.org/10.61104/dz.v2i2.320

Al Faqh, M. A., & Sirait, S. (2025). Religious behavior in early childhood: Internalization of values and habituation in the school environment. Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini. https://doi.org/10.24042/al-athfaal.v9i1.31012

Andriani, F., & Rachmawati, Y. (2022). Etnoparenting: Pengasuhan orang tua perkawinan multi etnis. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(5), 4669–4680. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i5.2436

Asnaeni, S., Asriati, S., & Siska. (2023). Penanaman nilai karakter religius melalui pembiasaan morning activity pada anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(5), 5495–5505. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i5.5071

Astriya, B. R. I. (2023). Implementasi pendidikan karakter melalui konsep teori Thomas Lickona di PAUD Sekarwangi Wanasaba. JEA (Jurnal Edukasi AUD), 8(2), 227–244. https://doi.org/10.18592/jea.v8i2.7634

Bandura, A. (1977). Social learning theory. Prentice Hall.

Bronfenbrenner, U.(1979) . The ecology of human development: Experiments by nature and design. Harvard University Press.

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). Sage Publications.

Handoko, W. D., & Fauziah, P. Y. (2021). Gaya pengasuhan anak usia dini pada Suku Dayak Dusun Laek Desa Bengkilu. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(1), 728–737. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i2.1021

Kesi, K., Yuliananingsih, Y., & Rianto, H. (2025). Peran keluarga dalam pembentukan nilai karakter religius pada anak usia dini. CHARACTER AND CIVIC: Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan dan Karakter, 5(1), 1–10.

Kurniawati, D., & Mulyadi, S. (2021). Pengaruh penggunaan gadget terhadap perkembangan sosial emosional anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 120–130.

Lambung, R. A., Aslamiah, A., & Novitawati, N. (2025). Family–school collaboration in fostering children's character through religious and moral values. Ceria: Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini, 15(1), 1–12. https://doi.org/10.31000/ceria.v15i1.15039

Lickona, T. (1991). Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. Bantam Books.

Limna, P., Kraiwanit, T., Sonsuphap, R., et al. (2024). Early childhood social-emotional development. International Journal of Evaluation and Research in Education, 13(5), 3081–3089.

Nur Alfaeni, D. K., & Rachmawati, Y. (2023). Etnoparenting: Pola pengasuhan alternatif masyarakat Indonesia. Aulad: Journal on Early Childhood, 6(1), 51–60. https://doi.org/10.31004/aulad.v6i1.432

Nurela, E., & Mayasarokh, M. (2023). Penerapan penanaman moral dan agama untuk membentuk karakter religius anak usia dini. Jurnal Pelita PAUD, 9(1), 9–19. https://doi.org/10.33222/pelitapaud.v9i1.4097

Nurlina, N., Halima, H., Selman, H., Muallimah, M., Usman, U., & Amalia, W. O. S. (2024). Integrasi nilai-nilai religius dalam pendidikan karakter anak usia dini. ULIL ALBAB: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 3(10), 252–260. https://doi.org/10.56799/jim.v3i10.5253

Pamuji, Z., Roqib, M., Basit, A., & Yahya, M. S. (2024). Implementation of religious culture to develop children's character in early childhood education. JPUD: Jurnal Pendidikan Usia Dini, 18(1), 95–110. https://doi.org/10.21009/JPUD.181.06

Rahman, A., & Supriatna, N. (2021). Religious character education in early childhood. Jurnal Pendidikan Karakter, 11(2), 145–157.

Rahmawati, N., & Fauziah, P. Y. (2023). Keteladanan orang tua dalam membentuk karakter religius anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(3), 2890–2901.

Rachmawati, Y. (2021). Ethnoparenting: Konsep pengasuhan berbasis budaya lokal Indonesia. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 1682–1694.

Rachmawati, Y. (2021). Pengembangan model etnoparenting Indonesia pada pengasuhan anak. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 1150–1162. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.706

Sari, M. E., Komsi, D. N., Yanti, S., & Manora, H. (2023). The role of family education in improving religion and moral values in early childhood. Journal of Childhood Development, 3(2), 89–97. https://doi.org/10.25217/jcd.v3i2.3871

Sari, D. P., & Mulyadi, S. (2022). Pembelajaran sosial dalam pembentukan karakter anak usia dini melalui lingkungan keluarga. Jurnal Pendidikan Usia Dini, 16(2), 210–222.

Shobicha. (2025). The habituation of religious-based programs to strengthen religious character in early childhood. Al-Banat: Journal of Early Childhood Islamic Education. https://doi.org/10.59784/m2sf8565

Situmorang, R., Sari, D., & Wibowo, A. (2024). Kearifan lokal sebagai basis pendidikan karakter anak usia dini. Jurnal Ilmiah PAUD, 8(2), 201–214.

Suratman, B., & Arif, M. (2020). Realm of Malay civilization: Ethnoparenting, habitus, and cultural contestation in early childhood education of Sambas Malay society. JSW (Jurnal Sosiologi Walisongo), 4(2), 215–230. https://doi.org/10.21580/jsw.2020.4.2.6014

Sugiyono. (2020). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.

Trisetiawati, J., Fitroh, S. F., Latif, M. A., Yuandana, T., Al Mushaiqri, M. R. S., & Venketsamy, R. (2025). The local wisdom of Madura in ethnoparenting for shaping early childhood emotions. Nak-Kanak: Journal of Child Research, 2(1). https://doi.org/10.21107/njcr.v2i1.109

Utama, F., & Dea, L. F. (2023). Alternative early childhood moral development: Parenting through the local wisdom of Lampung people. Journal of Childhood Development. https://doi.org/10.25217/jcd.v3i2.3302

Utami, R. D., Siregar, B., & Pratiwi, N. (2022). Implementasi pembentukan karakter religius anak usia 5–6 tahun melalui kegiatan pembiasaan di PAUD Harapan Mandiri Kecamatan Medan Deli Kota Medan. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 4(6), 8952–8959.

Utari, A., Mulyani, S., & Rahmawati, E. (2023). Penguatan karakter religius anak usia dini melalui pembiasaan. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(3), 3456–3465. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i3.3890

Wahyuni, I. W., & Putra, A. A. (2020). Kontribusi peran orangtua dan guru dalam pembentukan karakter Islami anak usia dini. Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah, 5(1), 242–253. https://doi.org/10.25299/al-thariqah.2020.vol5(1).4854

Wuryaningsih, W., & Prasetyo, I. (2022). Hubungan keteladanan orang tua dengan perkembangan nilai moral anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(4).

Yuni, S., Kurniawan, S., & Widiatmaka, P. (2024). Etnoparenting: Early childhood parenting in the Muslim-Malay community in Kapuas Hulu. AlBanna: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 4(1), 49–60. https://doi.org/10.24260/albanna.v4i1.2053

Downloads

Published

21-08-2026

Indexing Check

How to Cite

Dwiramdhani, C. N., Suminar, T., & Mulawarman. (2026). Pembentukan Karakter Religius Anak Usia Dini: Peran Lingkungan Situs Spiritual Dalam Praktik Pengasuhan Keluarga. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 10(4), 2655–2663. https://doi.org/10.31004/obsesi.v10i4.8775

Issue

Section

Articles