- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Pembentukan Karakter Religius Anak Usia Dini: Peran Lingkungan Situs Spiritual Dalam Praktik Pengasuhan Keluarga
DOI:
https://doi.org/10.31004/obsesi.v10i4.8775Keywords:
anak usia dini karakter religius keluarga lingkungan religius petilasan syekh siti jenarAbstract
Pembentukan karakter religius anak usia dini tidak hanya dipengaruhi oleh pengasuhan keluarga, tetapi juga oleh lingkungan sosial-keagamaan tempat anak tumbuh. Namun, dinamika pembentukan karakter religius pada keluarga yang tinggal di sekitar situs spiritual berbasis budaya masih belum banyak dikaji. Penelitian ini bertujuan menganalisis proses pembentukan karakter religius anak usia dini melalui praktik pengasuhan keluarga dan dukungan lingkungan spiritual Petilasan Syekh Siti Jenar Cirebon. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang melibatkan sepuluh informan, terdiri atas orang tua, tokoh agama, tokoh masyarakat, pengelola petilasan, dan guru PAUD. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter religius anak dibentuk melalui pembiasaan berdoa sebelum dan sesudah beraktivitas, salat, membaca Al-Qur’an, mengucapkan salam, keteladanan orang tua, nasihat religius, serta keterlibatan dalam TPQ, pengajian, tahlilan, dan tawasulan. Lingkungan petilasan berperan sebagai ruang pembelajaran religius informal yang memperkuat nilai yang ditanamkan keluarga melalui pengalaman sosial-keagamaan langsung. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembentukan karakter religius anak merupakan proses ekologis yang bergantung pada konsistensi pengasuhan dan dukungan komunitas religius. Oleh karena itu, keluarga, lembaga PAUD, tokoh agama, dan pengelola situs spiritual perlu membangun kolaborasi dalam menyediakan kegiatan keagamaan yang sesuai dengan tahap perkembangan anak.
Downloads
References
Abdul Ahad, M. D. I., & Perawironegoro, D. (2023). Telaah kritis efektivitas metode pendidikan anak menurut Abdullah Nashih Ulwan. DZURRIYAT: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 2(2), 1–15. https://doi.org/10.61104/dz.v2i2.320
Al Faqh, M. A., & Sirait, S. (2025). Religious behavior in early childhood: Internalization of values and habituation in the school environment. Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini. https://doi.org/10.24042/al-athfaal.v9i1.31012
Andriani, F., & Rachmawati, Y. (2022). Etnoparenting: Pengasuhan orang tua perkawinan multi etnis. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(5), 4669–4680. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i5.2436
Asnaeni, S., Asriati, S., & Siska. (2023). Penanaman nilai karakter religius melalui pembiasaan morning activity pada anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(5), 5495–5505. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i5.5071
Astriya, B. R. I. (2023). Implementasi pendidikan karakter melalui konsep teori Thomas Lickona di PAUD Sekarwangi Wanasaba. JEA (Jurnal Edukasi AUD), 8(2), 227–244. https://doi.org/10.18592/jea.v8i2.7634
Bandura, A. (1977). Social learning theory. Prentice Hall.
Bronfenbrenner, U.(1979) . The ecology of human development: Experiments by nature and design. Harvard University Press.
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). Sage Publications.
Handoko, W. D., & Fauziah, P. Y. (2021). Gaya pengasuhan anak usia dini pada Suku Dayak Dusun Laek Desa Bengkilu. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(1), 728–737. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i2.1021
Kesi, K., Yuliananingsih, Y., & Rianto, H. (2025). Peran keluarga dalam pembentukan nilai karakter religius pada anak usia dini. CHARACTER AND CIVIC: Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan dan Karakter, 5(1), 1–10.
Kurniawati, D., & Mulyadi, S. (2021). Pengaruh penggunaan gadget terhadap perkembangan sosial emosional anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 120–130.
Lambung, R. A., Aslamiah, A., & Novitawati, N. (2025). Family–school collaboration in fostering children's character through religious and moral values. Ceria: Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini, 15(1), 1–12. https://doi.org/10.31000/ceria.v15i1.15039
Lickona, T. (1991). Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. Bantam Books.
Limna, P., Kraiwanit, T., Sonsuphap, R., et al. (2024). Early childhood social-emotional development. International Journal of Evaluation and Research in Education, 13(5), 3081–3089.
Nur Alfaeni, D. K., & Rachmawati, Y. (2023). Etnoparenting: Pola pengasuhan alternatif masyarakat Indonesia. Aulad: Journal on Early Childhood, 6(1), 51–60. https://doi.org/10.31004/aulad.v6i1.432
Nurela, E., & Mayasarokh, M. (2023). Penerapan penanaman moral dan agama untuk membentuk karakter religius anak usia dini. Jurnal Pelita PAUD, 9(1), 9–19. https://doi.org/10.33222/pelitapaud.v9i1.4097
Nurlina, N., Halima, H., Selman, H., Muallimah, M., Usman, U., & Amalia, W. O. S. (2024). Integrasi nilai-nilai religius dalam pendidikan karakter anak usia dini. ULIL ALBAB: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 3(10), 252–260. https://doi.org/10.56799/jim.v3i10.5253
Pamuji, Z., Roqib, M., Basit, A., & Yahya, M. S. (2024). Implementation of religious culture to develop children's character in early childhood education. JPUD: Jurnal Pendidikan Usia Dini, 18(1), 95–110. https://doi.org/10.21009/JPUD.181.06
Rahman, A., & Supriatna, N. (2021). Religious character education in early childhood. Jurnal Pendidikan Karakter, 11(2), 145–157.
Rahmawati, N., & Fauziah, P. Y. (2023). Keteladanan orang tua dalam membentuk karakter religius anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(3), 2890–2901.
Rachmawati, Y. (2021). Ethnoparenting: Konsep pengasuhan berbasis budaya lokal Indonesia. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 1682–1694.
Rachmawati, Y. (2021). Pengembangan model etnoparenting Indonesia pada pengasuhan anak. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 1150–1162. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.706
Sari, M. E., Komsi, D. N., Yanti, S., & Manora, H. (2023). The role of family education in improving religion and moral values in early childhood. Journal of Childhood Development, 3(2), 89–97. https://doi.org/10.25217/jcd.v3i2.3871
Sari, D. P., & Mulyadi, S. (2022). Pembelajaran sosial dalam pembentukan karakter anak usia dini melalui lingkungan keluarga. Jurnal Pendidikan Usia Dini, 16(2), 210–222.
Shobicha. (2025). The habituation of religious-based programs to strengthen religious character in early childhood. Al-Banat: Journal of Early Childhood Islamic Education. https://doi.org/10.59784/m2sf8565
Situmorang, R., Sari, D., & Wibowo, A. (2024). Kearifan lokal sebagai basis pendidikan karakter anak usia dini. Jurnal Ilmiah PAUD, 8(2), 201–214.
Suratman, B., & Arif, M. (2020). Realm of Malay civilization: Ethnoparenting, habitus, and cultural contestation in early childhood education of Sambas Malay society. JSW (Jurnal Sosiologi Walisongo), 4(2), 215–230. https://doi.org/10.21580/jsw.2020.4.2.6014
Sugiyono. (2020). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.
Trisetiawati, J., Fitroh, S. F., Latif, M. A., Yuandana, T., Al Mushaiqri, M. R. S., & Venketsamy, R. (2025). The local wisdom of Madura in ethnoparenting for shaping early childhood emotions. Nak-Kanak: Journal of Child Research, 2(1). https://doi.org/10.21107/njcr.v2i1.109
Utama, F., & Dea, L. F. (2023). Alternative early childhood moral development: Parenting through the local wisdom of Lampung people. Journal of Childhood Development. https://doi.org/10.25217/jcd.v3i2.3302
Utami, R. D., Siregar, B., & Pratiwi, N. (2022). Implementasi pembentukan karakter religius anak usia 5–6 tahun melalui kegiatan pembiasaan di PAUD Harapan Mandiri Kecamatan Medan Deli Kota Medan. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 4(6), 8952–8959.
Utari, A., Mulyani, S., & Rahmawati, E. (2023). Penguatan karakter religius anak usia dini melalui pembiasaan. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(3), 3456–3465. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i3.3890
Wahyuni, I. W., & Putra, A. A. (2020). Kontribusi peran orangtua dan guru dalam pembentukan karakter Islami anak usia dini. Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah, 5(1), 242–253. https://doi.org/10.25299/al-thariqah.2020.vol5(1).4854
Wuryaningsih, W., & Prasetyo, I. (2022). Hubungan keteladanan orang tua dengan perkembangan nilai moral anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(4).
Yuni, S., Kurniawan, S., & Widiatmaka, P. (2024). Etnoparenting: Early childhood parenting in the Muslim-Malay community in Kapuas Hulu. AlBanna: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 4(1), 49–60. https://doi.org/10.24260/albanna.v4i1.2053
Downloads
Published
Indexing Check
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Chelly Noor Dwiramdhani, Tri Suminar, Mulawarman (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:


