- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Pengembangan Kesadaran Lingkungan Anak Usia Dini melalui Pembelajaran Ekowisata Mangrove Berbasis PengalamanPembelajaran Berbasis Ekowisata Mangrove Skala Mikro Meningkatkan Kesadaran Lingkungan Anak Usia Dini
DOI:
https://doi.org/10.31004/obsesi.v10i4.8762Keywords:
anak usia dini ekowisata mangrove skala mikro kesadaran lingkungan pembelajaran berbasis lingkunganAbstract
Kesadaran lingkungan perlu ditanamkan sejak usia dini melalui pembelajaran yang kontekstual dan berbasis pengalaman. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pembelajaran berbasis ekowisata mangrove berbasis pengalaman terhadap pengembangan kesadaran lingkungan anak usia dini di PAUD Nadhifah Nurul Ilma, Kabupaten Sumenep. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain sequential explanatory. Subjek penelitian terdiri atas 20 anak Kelompok B berusia 5-6 tahun. Data dikumpulkan melalui pre-test, post-test, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data kuantitatif dilakukan secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank, sedangkan data kualitatif dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor kesadaran lingkungan anak meningkat dari 57,50 menjadi 82,50. Persentase anak pada kategori Belum Berkembang (BB) menurun hingga 0%, sedangkan kategori Berkembang Sangat Baik (BSB) meningkat menjadi 40%. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan bahwa pembelajaran memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kesadaran lingkungan anak usia dini (p<0,05). Dengan demikian, pembelajaran berbasis ekowisata mangrove berbasis pengalaman efektif dalam mengembangkan kesadaran lingkungan anak usia dini dan layak diterapkan sebagai alternatif pembelajaran kontekstual pada satuan pendidikan anak usia dini.
Downloads
References
Adriansyah, M. A., Sofia, L., & Rifayanti, R. (2016). Pengaruh pelatihan pendidikan lingkungan hidup terhadap sikap peduli anak akan kelestarian lingkungan. Psikostudia: Jurnal Psikologi, 5(2), 86–106.
Ali, A. M. H., Fauziah, P. Y., & Latif, M. A. (2023). Eksplorasi lingkungan dalam pembelajaran anak di lembaga PAUD. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(5), 5575–5584. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i5.5181
Asih, K., Durrotunnisa, D., Amrullah, A., & Nurhayati, N. (2025). Pengaruh kegiatan 3M (mewarnai, menggunting, menempel) terhadap kemampuan motorik halus anak. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 9(6), 2927–2934. https://doi.org/10.31004/obsesi.v9i6.7526
Astuti, Y., & Nurhafizah. (2023). Pengembangan kemampuan sains anak melalui metode eksperimen di taman kanak-kanak. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(5), 5329–5342. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i5.5247
Bjerknes, A. L., Wilhelmsen, T., & Foyn-Bruun, E. (2024). A systematic review of curiosity and wonder in natural science and early childhood education research. Journal of Research in Childhood Education, 38(1), 50–65. https://doi.org/10.1080/02568543.2023.2192249
Chawla, L. (2020). Childhood nature connection and constructive hope: A review of research on connecting with nature and coping with environmental loss. People and Nature, 2(3), 619–642. https://doi.org/10.1002/pan3.10128
Collins, C., & O'Riordan, R. (2022). Data triangulation confirms learning in the zoo environment. Environmental Education Research, 28(2), 295–317. https://doi.org/10.1080/13504622.2021.2023107
Ernst, J., & Monroe, M. (2004). The effects of environment-based education on students' critical thinking skills and disposition toward critical thinking. Environmental Education Research, 10(4), 507–522. https://doi.org/10.1080/1350462042000291038
Hayati, R. S., Ma'rifah, D. R., Astutik, J., & Irmawanty. (2025). A new approach to environmental education: The EJoy-ME model in mangrove ecosystems. Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia, 11(3), 395–410. https://doi.org/10.22219/jpbi.v11i3.42243
Husain, I. A. (2025). Peran Green Education dalam Menanamkan Kesadaran Lingkungan Sejak PAUD. Journal of Humanities, Social Sciences, and Education, 1(3), 92–104. https://doi.org/10.64690/jhuse.v1i3.60
Imamah, T. A., Kurniawan, A., Kamiliyah, N., Asyura, R. R., & Hidayatillah, Y. (2024). Analisis pemanfaatan ekowisata hutan mangrove sebagai sumber belajar pada siswa sekolah dasar. Jurnal Multidisiplin Ilmu Akademik, 1(6), 363–374.
Japa, L., Syukur, A., Karnan, K., Zulkifli, L., Winata, I. G. D., & Dianam, D. (2023). Pengenalan ekosistem mangrove untuk penguatan literasi kebaharian pada siswa SMPN 2 Pujut Lombok Tengah. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 6(4), 1229–1237.
Kuswara, R. D., Hadi, M. J., Hakim, M., Madrdhiotillah, M., Surur, M., Atqia, M. S., Hakim, M. Z., Azim, M. F., Mulyadi, L. A., Gusniadi, L. S., & Kusuma, E. (2025). Pengenalan ekowisata Selelos pada anak-anak sekolah dasar melalui buku cerita berbasis wisata pendidikan. Alamtana: Jurnal Pengabdian Masyarakat UNW Mataram, 6(1), 80–89. https://doi.org/10.51673/jaltn.v6i1.2490
Li, Y., Zhao, Y., Huang, Q., Deng, J., Deng, X., & Li, J. (2024). Empathy with nature promotes pro-environmental attitudes in preschool children. PsyCh Journal, 13(4), 598–607. https://doi.org/10.1002/pchj.735
Marfiana, T., Roshayanti, F., Indiati, I., & Patonah, S. (2025). The utilization of mangrove forests in ESD-oriented science learning to improve environmental literacy and science literacy: A meta-analysis. Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia, 11(2), 232–247. https://doi.org/10.22219/jpbi.v11i2.40528
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative data analysis (3rd ed.). SAGE Publications.
Mukhlis, A., Elvira, M., & Santoso, S. T. P. (2024). An environmental education learning model for early childhood: Achieving sustainable development. Al-Athfal: Jurnal Pendidikan Anak, 10(1), 19–35. https://doi.org/10.14421/al-athfal.2024.101-03
Poerwati, C. E., Cahaya, I. M. E., & Suryaningsih, N. M. A. (2022). Pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning berbasis eksperimen sederhana dalam pengenalan sains anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(3), 1472–1479. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i3.1233
Purwaningsih, W., Katoningsih, S., & Hassan, M. H. (2025). Eksplorasi lingkungan sebagai laboratorium alam untuk penguatan pengetahuan sains pada anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 10(2). https://doi.org/10.31004/obsesi.v10i2.7708
Putri, D. A. S., Hasan, H., & Gappar. (2023). Pengaruh metode karya wisata terhadap kemampuan literasi anak usia 5–6 tahun. Ihya Ulum: Early Childhood Education Journal, 1(2), 114–122. https://doi.org/10.59638/ihyaulum.v1i2.88
Rohinah, Suismanto, & Gunawan, R. A. (2022). Pengembangan pendidikan lingkungan hidup pada anak usia dini di RA DWP UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(5), 4510–4522.
Salmi, I., Halme, M., Salo, P., Seeve, M., & Mäkelä, V. (2024). Educational environments and practices associated with enhancement of children's nature connectedness in early childhood education: A scoping review. International Journal of Early Childhood Environmental Education, 12(1), 4–24.
Sastradiharja, E. J. (2024). Implementasi pendidikan lingkungan hidup untuk meningkatkan kebiasaan hidup bersih dan sehat pada anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(5), 945–956. https://doi.org/10.31004/obsesi.v8i5.6107
Speldewinde, C. (2024). Dipping your toes in the water: Early childhood science learning at a beach kindergarten. Journal of Outdoor and Environmental Education, 29, 137–158. https://doi.org/10.1007/s42322-024-00178-0
Speldewinde, C. (2025). Don't Pick, Don't Lick: Connecting young children's risky play in nature to science education in Australian bush kinders. Early Childhood Education Journal, 53, 1133–1144. https://doi.org/10.1007/s10643-024-01661-5
Speldewinde, C., & Campbell, C. (2024). Bush kinders: Building young children's relationships with the environment. Australian Journal of Environmental Education, 40(1), 7–21. https://doi.org/10.1017/aee.2023.36
Speldewinde, C., & Campbell, C. (2025). More than a cluster of sawflies: Understanding young children's application of science skills in nature-based learning. Research in Science & Technological Education, 43(4), 1043–1064. https://doi.org/10.1080/02635143.2024.2435342
Speldewinde, C., Guarrella, C., & Campbell, C. (2024). Listening to children in nature: Emergent curriculum in science teaching and learning in bush kinders. International Journal of Science Education. https://doi.org/10.1080/09500693.2024.2365459
Wells, N. M., & Lekies, K. S. (2006). Nature and the life course: Pathways from childhood nature experiences to adult environmentalism. Children, Youth and Environments, 16(1), 1–24.
Yaswinda, Y., Putri, D. M. E., & Irsakinah. (2023). Pembelajaran sains berbasis pemanfaatan lingkungan untuk peningkatan kognitif anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 94–103. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i1.2842
Yemini, M., Engel, L., & Simon, A. B. (2025). Place-based education: A systematic review of literature. Educational Review, 77(2), 640–660. https://doi.org/10.1080/00131911.2023.2237964
Downloads
Published
Indexing Check
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Amilia, Tomi Bidjai, Rahma (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:


