Pengembangan Media Board Game Permainan Tradisional Indonesia untuk Anak Usia Dini

Authors

  • Falfaariqooti Farqoo Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Dhyana Pura, Indonesia
  • Elizabeth Prima Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Dhyana Pura, Indonesia
  • Putu Indah Lestari Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Dhyana Pura, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/obsesi.v10i4.8384

Keywords:

Anak Usia Dini Board Game Permainan Tradisional Indonesia

Abstract

Permainan tradisional Indonesia merupakan permainan yang mengandung kearifan budaya, dilakukan secara turun-temurun sebagai warisan budaya bangsa. Namun, eksistensinya kini terancam oleh derasnya arus digitalisasi yang mendorong anak menggunakan gadget secara berlebihan, ditandai dengan durasi screen time yang melampaui batas wajar. Penelitian ini bertujuan menganalisis validitas media board game berbasis permainan tradisional Indonesia untuk anak usia dini. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development/R&D) dengan model 4D: pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (develop), dan penyebaran (disseminate). Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert yang disebarkan kepada validator ahli materi, ahli media, dan guru praktisi PAUD di dua TK di Bali. Validitas isi instrumen diuji menggunakan rumus Gregory oleh dua orang pakar, dan data kuantitatif dianalisis menggunakan analisis deskriptif persentase. Media board game yang dikembangkan mengintegrasikan empat permainan tradisional Indonesia bakiak, lompat karet, cublak-cublak suweng, dan meong-meongan ke dalam dua belas komponen permainan yang berdimensi multisensori. Hasil validasi menunjukkan: ahli materi memperoleh skor 90,5%, ahli media 91,5%, dan uji kepraktisan 95,5%, ketiganya berkualifikasi sangat baik. Dengan demikian, media board game permainan tradisional Indonesia ini dinyatakan valid dan layak digunakan dalam proses pembelajaran anak usia dini sebagai sarana stimulasi perkembangan sekaligus pelestarian budaya bangsa.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adwiah, A. R., & Diana, R. R. (2023). Strategi orang tua dalam mengatasi dampak penggunaan gadget terhadap perkembangan sosial anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 2463–2473. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i2.3700

Amaliah, A., Harahap, N., & Marlina, M. (2024). Perkembangan sosial emosional anak usia dini melalui permainan papan emoji. Inovasi Pendidikan dan Anak Usia Dini, 2(1), 194–202. https://doi.org/10.61132/inpaud.v2i1.102

Amini, M., & Wiyani, N. A. (2024). Implementation of character education based on total quality management. JPUD - Jurnal Pendidikan Usia Dini, 18(1), 195–207. https://doi.org/10.21009/JPUD.181.14

Arifudin, O. (2022). Optimalisasi kegiatan ekstrakurikuler dalam membina karakter peserta didik. JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 5(3), 829–837. https://doi.org/10.54371/jiip.v5i3.512

Arikunto, S. (2021). Dasar-dasar evaluasi pendidikan (Edisi 3). Bumi Aksara.

Arisman, A., Suhermon, S., & Hendriyanto, F. (2024). Nostalgia yang terabaikan: Permainan tradisional mulai hilang dari kehidupan anak-anak. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(2), 41757–41765. https://doi.org/10.31004/jptam.v8i2.15823

Badan Pusat Statistik. (2025). Statistik telekomunikasi Indonesia 2024. BPS.

Fadlillah, M. (2020). Buku ajar bermain dan permainan anak usia dini. Kencana Prenada Media Group.

Garzia, M. (2020). Permainan tradisional dalam literasi budaya dan perkembangan anak usia dini pada abad 21. Jurnal Educhild: Pendidikan dan Sosial, 9(2), 83–88. https://doi.org/10.33578/jpsbe.v9i2.7696

Handayani, O. D., & Rinaldi, A. N. (2024). Pengaruh perkembangan kognitif anak usia 5–6 tahun terhadap kesiapan sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Potensia, 9(2), 275–284. https://doi.org/10.33369/potensia.v9i2.35690

Indaryanti, R. B., Harsono, H., Sutama, S., Murtiyasa, B., & Soemardjoko, S. (2025). 4D research and development model: Trends, challenges, and opportunities review. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan, 1(1), 1–15. https://doi.org/10.31599/na7deq07

Jazilurrahman, J., Widat, F., Tohet, M., Murniati, M., & Nafi'ah, T. (2022). Implementasi metode bercerita dalam meningkatkan kecerdasan interpersonal anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(4), 3291–3300. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i4.2095

Johan, J. R., Iriani, T., & Maulana, A. (2023). Penerapan model Four-D dalam pengembangan media video keterampilan mengajar kelompok kecil dan perorangan. Jurnal Pendidikan West Science, 1(6), 372–378. https://doi.org/10.58812/jpdws.v1i6.455

Kumara, J. (2025). Efektivitas media board game terhadap kemampuan literasi numerasi anak usia 5–6 tahun. Kumara Cendekia, 13(2), 1–12. https://doi.org/10.20961/kumara.v13i2.101973

Lestari, M. A., Fitriyani, Y., Hermawati, E., Ramdhania, R., & Oktaviani, N. M. (2024). Pengembangan media board game berbasis local wisdom dalam penanaman karakteristik berkebinekaan global. Jurnal Pelita PAUD, 8(2), 515–523. https://doi.org/10.33222/pelitapaud.v8i2.3810

Okpatrioka. (2023). Research and development (R&D) penelitian yang inovatif dalam pendidikan. Dharma Acariya Nusantara: Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya, 1(1), 86–100. https://doi.org/10.47861/jdan.v1i1.154

Putri, S. N. I. (2023). Pengembangan board game sebagai media stimulasi kemampuan proses berpikir anak usia dini [Skripsi, Universitas Pendidikan Indonesia]. Repository UPI. http://repository.upi.edu/98591

Rantina, M., Hasmalena, M. P., & Nengsih, Y. K. (2020). Buku panduan stimulasi dan deteksi dini tumbuh kembang anak usia (0–6) tahun. Edu Publisher.

Retnawati, H. (2016). Analisis kuantitatif instrumen penelitian. Parama Publishing.

Sihombing, B., Zamsiswaya, Z., & Sawaluddin, S. (2024). Model pengembangan 4D (define, design, develop, dan disseminate) dalam pembelajaran pendidikan Islam. Journal of Islamic Education El Madani, 4(1), 11–19. https://doi.org/10.55438/jiee.v4i1.135

Sormin, R. M. B., & Pasaribu, A. G. (2021). Metode pembelajaran: Belajar sambil bermain dalam mengembangkan minat pembelajaran pendidikan anak usia dini. Jurnal Christian Humaniora, 5(1), 66–75. https://doi.org/10.46965/jch.v5i1.564

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Tahirah, I., Herlina, H., Syamsuardi, S., Hajerah, H., & Herman, H. (2025). Pengembangan board game pada P5 bernalar kritis dalam kurikulum di taman kanak-kanak. Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(1), 780–792. https://doi.org/10.37985/murhum.v6i1.1340

Waruwu, M. (2024). Metode penelitian dan pengembangan (R&D): Konsep, jenis, tahapan dan kelebihan. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 9(2), 1220–1230. https://doi.org/10.29303/jipp.v9i2.2141

Downloads

Published

29-08-2026

Indexing Check

How to Cite

Farqoo, F., Prima, E., & Lestari, P. I. (2026). Pengembangan Media Board Game Permainan Tradisional Indonesia untuk Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 10(4), 2935–2942. https://doi.org/10.31004/obsesi.v10i4.8384

Issue

Section

Articles