Analisis Dampak Speech Delay terhadap Perkembangan Sosial-emosional pada Anak Usia Dini

Authors

  • Zahwa Olivia Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Mulawarman, Indonesia
  • Tri Wahyuningsih Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Mulawarman, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/obsesi.v10i3.8365

Keywords:

keterlambatan bicara, sosial-emosional, anak usia dini

Abstract

Penelitian ini diarahkan untuk mengkaji implikasi keterlambatan bicara terhadap perkembangan sosial-emosional anak usia dini. Kajian ini menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Partisipan penelitian meliputi dua anak berusia enam tahun, sementara data dikumpulkan melalui pengamatan, wawancara, dan dokumentasi. Proses analisis data dilaksanakan melalui tahapan reduksi data, pemaparan data, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa speech delay berpotensi memengaruhi perkembangan sosial-emosional anak usia dini. Hambatan tersebut terjadi ketika kemampuan bahasa anak belum mencapai perkembangan yang sesuai, sehingga berpengaruh terhadap perilaku anak, seperti menurunnya rasa percaya diri, kesulitan membangun relasi sosial dan bermain bersama teman sebaya, serta dominannya penggunaan gestur tubuh dalam komunikasi. Oleh karena itu, anak dengan keterlambatan bicara perlu memperoleh perhatian dan intervensi dini melalui peran lingkungan sekolah serta stimulasi keluarga, agar perkembangan sosial-emosionalnya dapat terfasilitasi secara optimal dan dampak perilaku akibat kesulitan komunikasi dapat ditekan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Davidson, S. M., Khomsan, A., & Riyadi, H. (2020). Status gizi dan perkembangan anak usia 3-5 tahun di Kabupaten Bogor. Jurnal Gizi Indonesia (The Indonesian Journal of Nutrition), 8(2), 143–148. https://doi.org/10.14710/jgi.8.2.143-148

Dewi, R., Thayyibah, Z., & Hijriati. (2024). Permasalahan pada anak yang memiliki keterlambatan dalam berbicara. Jurnal Pena PAUD, 5(1), 11–20. https://doi.org/10.33369/penapaud.v5i1.34109

Dhiu, K. D., & Fono, Y. M. (2022). Pola asuh orang tua terhadap perkembangan sosial emosional anak usia dini. EDUKIDS: Jurnal Inovasi Pendidikan Anak Usia Dini, 2(1), 56–61. https://doi.org/10.51878/edukids.v2i1.1328

Hijriati, H., Diana, A., Iklima, C. Z., & Natte, N. F. (2024). Dampak interaksi anak yang mengalami speech delay pada anak 5 tahun di terapi spesial Nasywa. Khirani: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(2), 133–141. https://doi.org/10.47861/khirani.v2i2.1002

Hilmiah, I., Yuliati, N., & Suhartiningsih. (2024). Faktor keterlambatan bicara pada anak usia 5-6 tahun. Abata: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 4(1), 54–66. https://doi.org/10.32665/abata.v4i1.2796

Damanik, M. H., Aini, A., Ananda, N. A., Siregar, M., Hasni, U., & Amanda, R. S. (2024). Analisis gaya pengasuhan orangtua terhadap keterlambatan berbicara anak usia empat tahun. Dirasah: Jurnal Studi Ilmu Dan Manajemen Pendidikan Islam, 7(1), 174–183. https://doi.org/10.58401/dirasah.v7i1.1105

Wadjo, I. H. P., & Rohayani, F. (2025). Upaya orang tua dalam mengatasi speech delay anak usia 3–4 tahun di BTN Rembiga Utara. Golden Age and Inclusive Education, 2(1). https://doi.org/10.61798/galon.v2i1.268

Putri, K. N., Haq, G. A., & Puspita, A. D. (2024). Pengaruh model cooperative learning terhadap perkembangan bahasa anak speech delay di PAUD Fathur Rahman. Khirani: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(2), 72–83. https://doi.org/10.47861/khirani.v2i2.968

Lestari, E. (2022). Peran extended-nuclear family terhadap perkembangan bahasa anak usia dini. Indonesian Journal of Islamic Early Childhood Education, 7(2), 94–104. https://doi.org/10.51529/ijiece.v7i2.345

Mulia, H. S., Mulyadi, S., & Elan, E. (2024). Analisis keterlambatan bicara (speech delay) pada anak usia dini. JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education), 7(2), 272–279. https://doi.org/10.31537/jecie.v7i2.1292

Mulyani, A. N., & Siagian, I. (2023). Analisis faktor-faktor penyebab gangguan berbicara pada anak. Pena Literasi, 6(2), 220–227. https://doi.org/10.24853/pl.6.2.220-227

Rahmah, T. M. C., Ludiana, I., Nurrahmi, N., & Hijriati, H. (2024). Analisis pengaruh speech delay terhadap kemampuan sosial anak di PAUD Harsya Ceria Banda Aceh. Khirani: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(2), 1–12. https://doi.org/10.47861/khirani.v2i2.956

Angraeni, R. (2024). Faktor dan cara mengatasi speech delay terhadap pemerolehan bahasa anak. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra, 10(1), 773–779. https://doi.org/10.30605/onoma.v10i1.3363

Sari, S. F., Sundari, N., & Mashudi, E. (2024). Pola interaksi sosial pada anak usia dini dengan keterlambatan bicara (speech delay). PAUDIA: Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini, 13(2), 242–253. https://doi.org/10.26877/paudia.v13i2.499

Sari, T. A., Novitawati, N., & Sulaiman, S. (2024). Pengaruh interaksi orang tua: Screen time terhadap kemampuan sosial emosional dan berbicara anak taman kanak-kanak. Journal of Education Research, 5(3), 3525–3535. https://doi.org/10.37985/jer.v5i3.1420

Surahmat, Z., Majid, A. R., Isa, A. D., & Amin, S. (2025). Keterlambatan bahasa pada anak dan faktor penyebabnya. Al-Irsyad: Journal of Education Science, 4(2), 675–683. https://doi.org/10.58917/aijes.v4i2.210

Uchila, A. (2025). Dampak gadget terhadap perkembangan sosial emosional anak usia dini. https://doi.org/10.35542/osf.io/qtwjz_v1

Wahyuni, S., Anggraeni, R., & Rohaemi, E. (2024). Mengenali dan menangani speech delay pada anak. Edu Happiness: Jurnal Ilmiah Perkembangan Anak Usia Dini, 3(2), 235–246. https://doi.org/10.62515/eduhappiness.v3i2.568

Downloads

Published

30-05-2026

How to Cite

Olivia, Z., & Wahyuningsih , T. (2026). Analisis Dampak Speech Delay terhadap Perkembangan Sosial-emosional pada Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 10(3), 1743–1750. https://doi.org/10.31004/obsesi.v10i3.8365

Issue

Section

Articles