- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Pengembangan Keseimbangan dan Kelincahan Anak Usia Dini melalui Permainan Tradisional Engklek
DOI:
https://doi.org/10.31004/obsesi.v10i2.8212Keywords:
permainan engklek, keseimbangan tubuh, kelincahan gerak, motorik kasar, anak usia diniAbstract
Perkembangan motorik kasar anak usia dini, khususnya kemampuan keseimbangan dan kelincahan sebagai bagian dari fundamental movement skills, memerlukan stimulasi yang disesuaikan dengan karakteristik belajar anak melalui kegiatan bermain yang menyenangkan dan bermakna. Dalam praktik pembelajaran, kegiatan motorik kasar seringkali kurang bervariasi sehingga kesempatan anak untuk melatih kemampuan Gerak dasar masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan kemampuan keseimbangan dan kelincahan anak usia dini melalui permainan tradisional engklek sebagai strategi pembelajaran motorik kasar. Penelitian menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan secara bertahap melalui kegiatan bermain yang dirancang sesuai dengan kemampuan anak. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan penilaian perkembangan motorik kasar yang meliputi kemampuan menjaga keseimbangan tubuh dan kelincahan dalam melakukan rangkaian gerak permainan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan tradisional engklek mampu meningkatkan kemampuan keseimbangan dan kelincahan anak secara bertahap melalui pengalaman gerak yang terarah dan berulang. Temuan ini menegaskan bahwa permainan tradisional dapat menjadi strategi pedagogis yang relevan dalam mendukung pengembangan fundamental movement skills anak usia dini.
Downloads
References
Apriani, D. (2013). Penerapan permainan tradisional engklek untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar anak kelompok B RA Al Hidayah 2 Tarik Sidoarjo. PAUD Teratai, 2(1), 1–10. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/paud-teratai/article/view/814
Asrori, G. (2020). Classroom action research: Pengembangan kompetensi guru. CV Pena Persada. https://repository.um-surabaya.ac.id/4459/
Azijah, I., & Adawiyah, A. R. (2020). Pertumbuhan dan perkembangan anak: Bayi, balita, dan usia prasekolah (Miranti, Ed.). Lindan Bestari.
Aziz, M. T., & Susam, T. (2021). Peningkatan motorik kasar anak usia 4-5 tahun melalui permainan tradisional sondah gunung (engklek). El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 45–56. https://doi.org/10.47467/elmujtama.v1i1.262
Erwanda, D. R., & Sutapa, P. (2023). Pengembangan media permainan tradisional gobak sodor untuk meningkatkan motorik kasar anak usia 5-6 tahun. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(3), 3323–3334. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i3.4562
Indriyani, D., Yusuf Muslihin, H., & Mulyadi, S. (2021). Manfaat permainan tradisional engklek dalam aspek motorik kasar anak. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha, 9(3), 349–354. https://doi.org/10.23887/paud.v9i3.38555
Kusnandar, Nurcahyo, P. J., & Budi, D. R. (2021). Fundamental movement skills: Identifikasi keterampilan gerak dasar olahraga pada siswa. Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olah Raga), 6(2), 265–270. https://doi.org/10.36526/kejaora.v6i2.1473
Labedi, S., Sari, M., Yusuf, N. A., Abdullah, F. M., Sa’ban, S. Y., & Katiili, A. (2025). Deskripsi permainan tradisional ponti dalam menumbuhkan nilai-nilai kebersamaan anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(3), 121–131. https://doi.org/10.61132/paud.v2i3.497
Nofriyanti, Y., Desmariani, E., Wulandari, M., Sukandar, W., Siregar, Z., Helmi, W. M., & Roza, D. (2025). Peran lingkungan dalam menstimulasi aspek kognitif, sosial, emosional, bahasa, nilai agama-moral, dan motorik anak usia dini. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(2), 112–125. https://doi.org/10.31004/jptam.v9i2.29340
Nurdiyanti, F., Naqiyah, B., & Arifah, N. A. (2025). Efektivitas permainan tradisional engklek dalam melatih keseimbangan (motorik kasar) anak. Starkids: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(1), 34–45.
Oktaviana, A., Marhumah, M., Munastiwi, E., & Na’imah, N. (2022). Peran pendidik dalam menerapkan pendidikan akhlak anak usia dini melalui metode pembiasaan. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(5), 5297–5306. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i5.2715
Oviani, M., Khoiriyati, S., & Fauliana, R. (2023). Permainan tradisional engklek dalam pengembangan motorik kasar anak usia dini (Studi kasus di RA Tri Bhakti Claket Mojokerto). Al-Mada: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya, 6(3), 2599–2473. https://doi.org/10.31538/almada.v6i3.3955
Purwanto, K., & Sumarni, E. T. (2023). Meningkatkan kemampuan motorik kasar dengan permainan tradisional engklek. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD FKIP Universitas Mandiri, 9(4), 88–97. https://doi.org/10.36989/didaktik.v9i04.1916
Rahman, D., & Hakim, A. A. (2022). Pengaruh modifikasi aktifitas fisik keseimbangan terhadap keterampilan motorik anak usia dini pada masa adaptasi kehidupan baru. Jurnal Kesehatan Olahraga, 10(1), 197–204.
Rais, S. S., & Sit, M. (2024). Meningkatkan keterampilan motorik kasar anak usia 5-6 tahun melalui permainan engklek. Journal of Education Research, 5(3), 45–56. https://doi.org/10.37985/jer.v5i3.1543
Reswari, A., Lestariningrum, A., Iftitah, S. L., & Pangastuti, R. (2022). Perkembangan fisik dan motorik anak (S. Th. I. & M. Syofrianisda, Eds.). CV Azka Pustaka.
Rijkiyani, R. P., Syarifuddin, S., & Mauizdati, N. (2022). Peran orang tua dalam mengembangkan potensi anak pada masa golden age. Jurnal Basicedu, 6(3), 4905–4912. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i3.2986
Ritonga, E. R., Hariyanti, Aini, L., & Wahyuni. (2022). Meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia dini melalui permainan engklek. CERDAS: Jurnal Pendidikan, 1(2), 112–120. https://doi.org/10.58794/cerdas.v1i2.208
Utoyo, S., Juniarti, Y., Sari, N., & Mangge, K. (2020). Pendidikan jasmani untuk anak usia dini: Pengembangan Fundamental Movement Skill (FMS) pada anak. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 404–415. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i1.605
Waskita, D., Surya, M., & Febriana, R. (2022). Kemampuan motorik kasar melalui teknik permainan lari estafet pada anak usia 3-4 tahun. Jurnal Tunas, 3(1), 12–21. https://doi.org/10.57171/jt.v3i1.312
WHO & UNICEF. (2023). Nurturing care framework progress report 2018–2023. World Health Organization.
Zahra, H. F., Nazhira, F., Faradillah, K. R., & Sirada, A. (2023). Hubungan antara keseimbangan dan kelincahan pada anak sekolah dasar. Journal of Academic Research, 2(2), 67–75.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Fina Nadia Lila, Mufassirul Alam

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:

