Implementasi Media Augmented Reality dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Anak

Authors

  • Binita Bhekti Lestari Jurusan Pendidikan Guru Anak Usia Dini, Fakultas Pendidikan dan Psikologi, Universitas Negeri Semarang
  • Edi Waluyo Jurusan Pendidikan Guru Anak Usia Dini, Fakultas Pendidikan dan Psikologi, Universitas Negeri Semarang
  • Ali Formen Jurusan Pendidikan Guru Anak Usia Dini, Fakultas Pendidikan dan Psikologi, Universitas Negeri Semarang

DOI:

https://doi.org/10.31004/obsesi.v10i2.8184

Keywords:

augmented reality, anak usia dini, berpikir kritis, media pembelajaran

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas media pembelajaran berbasis augmented reality dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Sebanyak 30 anak usia 5–6 tahun berpartisipasi, yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Instrumen penelitian berupa observasi terhadap kemampuan berpikir kritis, yang mencakup kemampuan mengamati, mengajukan pertanyaan, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen yang menggunakan media augmented reality mengalami peningkatan signifikan dalam kemampuan berpikir kritis dibandingkan dengan kelompok kontrol. Anak-anak yang terpapar media ini menunjukkan keterlibatan kognitif yang lebih aktif dan kemampuan berpikir yang lebih terstruktur. Temuan ini mengonfirmasi bahwa media augmented reality efektif dalam merangsang berpikir kritis anak usia dini, menjadikannya sebagai alat pembelajaran yang bermanfaat untuk pendidikan anak usia dini.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Akçay?r, M., & Akçay?r, G. (2017). Advantages and challenges associated with augmented reality for education: A systematic review of the literature. Educational Research Review, 20, 1–11. https://doi.org/10.1016/j.edurev.2016.11.002

Cheng, K.-H., & Tsai, C.-C. (2013). Affordances of augmented reality in science learning: Suggestions for future research. Journal of Science Education and Technology, 22, 449–462. https://doi.org/10.1007/s10956-012-9405-9

Chiang, T.-H. C., Yang, S. J. H., & Hwang, G.-J. (2014). An augmented reality-based mobile learning system to improve students’ learning achievements and motivations in inquiry-based learning. Educational Technology & Society, 17(4), 352–365.

Dunleavy, M., Dede, C., & Mitchell, R. (2009). Affordances and limitations of immersive participatory augmented reality simulations for teaching and learning. Journal of Science Education and Technology, 18(1), 7–22. https://doi.org/10.1007/s10956-008-9119-1

Fitriani, R., & Suyadi. (2022). Augmented reality sebagai media pembelajaran berbasis HOTS pada anak usia dini. Aulad: Journal on Early Childhood, 5(1), 33–42.

Garzón, J., & Acevedo, J. (2019). Meta-analysis of the impact of augmented reality on students’ learning effectiveness. Educational Research Review, 27, 244–260. https://doi.org/10.1016/j.edurev.2019.04.001

Hafifah, N., & Rahman, T. (2022). Pengaruh media augmented reality terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi anak usia dini. Aulad: Journal on Early Childhood, 5(2), 89–98.

Han, J., Jo, M., Hyun, E., & So, H.-J. (2015). Examining young children’s perception toward augmented reality-infused dramatic play. Educational Technology Research and Development, 63, 455–474. https://doi.org/10.1007/s11423-015-9374-9

Ibáñez, M. B., & Delgado-Kloos, C. (2018). Augmented reality for STEM learning: A systematic review. Computers & Education, 123, 109–123. https://doi.org/10.1016/j.compedu.2018.05.002

Kurniawati, E., & Amalia, R. (2020). Pemanfaatan teknologi augmented reality dalam pembelajaran PAUD. Thufula: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal, 8(1), 1–10.

Laily, N., & Rohmah, N. (2021). Penggunaan media augmented reality dalam pembelajaran anak usia dini. Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 45–54.

Nasution, R. A., Siregar, M., & Lubis, R. (2022). Pengembangan media pembelajaran augmented reality untuk anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(5), 4897–4908.

Radu, I. (2014). Augmented reality in education: A meta-review and cross-media analysis. Personal and Ubiquitous Computing, 18, 1533–1543. https://doi.org/10.1007/s00779-013-0747-y

Sari, M., & Wahyuni, E. (2023). Pemanfaatan media augmented reality untuk menstimulasi kemampuan berpikir kritis anak usia dini. Jurnal PAUD Agapedia, 7(1), 55–66.

S?rakaya, M., & Alsancak S?rakaya, D. (2018). The effect of augmented reality use on achievement, misconception, and course engagement. Contemporary Educational Technology, 9(3), 297–314. https://doi.org/10.30935/cet.444119

Wati, N., & Sari, I. P. (2022). Pengembangan media pembelajaran AR untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis anak. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 7(2), 120–130.

Wu, H.-K., Lee, S. W. Y., Chang, H. Y., & Liang, J. C. (2013). Current status, opportunities and challenges of augmented reality in education. Computers & Education, 62, 41–49. https://doi.org/10.1016/j.compedu.2012.10.024

Wulandari, S., & Setiawan, D. (2023). Efektivitas media pembelajaran augmented reality dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis. Khazanah Pendidikan, 17(1), 23–34.

Yilmaz, R. M., Kucuk, S., & Goktas, Y. (2017). Are augmented reality picture books magic or real for preschool children aged five to six? British Journal of Educational Technology, 48(3), 824–841.

Downloads

Published

25-03-2026

How to Cite

Lestari , B. B., Waluyo, E., & Formen, A. (2026). Implementasi Media Augmented Reality dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Anak. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 10(2), 945–951. https://doi.org/10.31004/obsesi.v10i2.8184