Pengaruh Metode Extensions Terhadap Kemampuan Bahasa Ekspresif Anak Autism Spectrum Disorder

Authors

  • Mahfuzatil Aufa Sari Terapi Wicara dan Bahasa, Poltekkes Kemenkes Surakarta, Indonesia
  • Nadya Susanti Terapi Wicara dan Bahasa, Poltekkes Kemenkes Surakarta, Indonesia
  • Gunawan Gunawan Terapi Wicara dan Bahasa, Poltekkes Kemenkes Surakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/obsesi.v10i2.8165

Keywords:

Metode Extensions Bahasa Ekspresif Autism Spectrum Disorder

Abstract

Autism Spectrum Disorder (ASD) merupakan gangguan perkembangan neurologis yang memengaruhi berbagai aspek perkembangan, termasuk bahasa ekspresif, sehingga anak mengalami hambatan dalam komunikasi verbal. Metode extensions adalah strategi intervensi bahasa yang bertujuan mengembangkan keterampilan berbahasa melalui perluasan ujaran anak secara sistematis. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh metode extensions terhadap kemampuan bahasa ekspresif anak ASD. Studi menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan One-Group Pretest-Posttest pada anak ASD usia 7-10 tahun. Kemampuan bahasa ekspresif diukur menggunakan Tes Kosakata Verbal Ekspresif (TKVE). Intervensi diberikan secara terstruktur selama delapan sesi. Hasil analisis menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan bahasa ekspresif setelah intervensi. Temuan ini memberikan kontribusi empiris terhadap pengembangan strategi intervensi bahasa bagi anak ASD dan menegaskan bahwa metode extensions berpotensi menjadi pendekatan efektif dalam meningkatkan bahasa ekspresif pada konteks pendidikan khusus.

Downloads

Download data is not yet available.

References

American Psychiatric Association. (2013). Diagnostic and statistical manual of mental disorders (5th ed.). American Psychiatric Publishing.

American Psychiatric Association. (2022). Diagnostic and statistical manual of mental disorders: DSM-5-TR (5th ed., text rev.). American Psychiatric Publishing. https://doi.org/10.1176/appi.books.9780890425787

Astuti, S., & Amri, N. A. (2021). Peningkatan kemampuan reseptif anak melalui metode bercerita dengan menggunakan media papan flanel. JKPD (Jurnal Kajian Pendidikan Dasar), 6(1), 1–10. https://journal.unismuh.ac.id/index.php/jkpd/article/view/5668

Costa, A. J., Norbury, C. F., & Paul, R. (2019). Expatiation strategies in language therapy. Journal of Speech and Language Therapy, 24(3), 233–247.

Eliasa, E. (2015). Implementasi strategi pembelajaran dalam meningkatkan hasil belajar. Jurnal Pendidikan, 16(1), 35–43.

Fauziah, S., Septriyani, A., Buchari, T. L., Rafitri, A. Z. D. N., & Hamidah, S. (2024). Kemampuan berbahasa pada anak autis dan pengaruhnya terhadap interaksi sosial: Sebuah kajian literatur sistematis. Jurnal Insan Pendidikan dan Sosial Humaniora, 2(2), 194–201. https://doi.org/10.59581/jipsoshum-widyakarya.v2i2.3117

Félix, J., Santos, M. E., & Benitez-Burraco, A. (2024). Specific language impairment, autism spectrum disorders and social (pragmatic) communication disorders: Is there overlap in language deficits? A review. Review Journal of Autism and Developmental Disorders, 11(1), 86–106. https://doi.org/10.1007/s40489-022-00327-5

Fey, M. E. (1986). Language intervention with young children. Allyn & Bacon.

Hasanah, U. (2018). Pengaruh terapi wicara terhadap kemampuan komunikasi anak autis. Jurnal Pendidikan Khusus, 12(2), 45–51.

Hefny, Y. A., Muryanti, & Susanti, N. (2025). The relationship between language skills and social communication abilities in children with autism spectrum disorder in Surakarta. Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan (JISIP), 9(2), 875–880. https://doi.org/10.8598/jisip.v9i2.7255

Kania, L., & Damri, D. (2019). Perkembangan bahasa anak usia dini. Jurnal Ilmu Pendidikan Anak Usia Dini, 3(1), 1–8.

Kid Sense Child Development. (2013). Expressive language (using words and language). https://childdevelopment.com.au

Lestari, N. (2017). Gangguan perkembangan pada anak usia dini. Dalam A. Wardhani (Ed.), Edukasi autisme. Gramedia.

Lucija, A. (2021). Logop?disk?s korekcijas pa??mieni. Scientific Journal of Riga Technical University, 2, 687–698.

Misbahuddin, & Hasan, A. (2014). Statistik untuk ilmu sosial. Alfabeta.

National Institute of Mental Health. (2015). Autism spectrum disorder. https://www.nimh.nih.gov/health/topics/autism-spectrum-disorders-asd

Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi penelitian kesehatan. Rineka Cipta.

Ornoy, A., Weinstein-Fudim, L., & Ergaz, Z. (2023). Genetic, environmental, and neurodevelopmental factors contributing to autism spectrum disorders. International Journal of Molecular Sciences, 24(4), 3287. https://doi.org/10.3390/ijms24043287

Paul, R. (2018). Language disorders. In Handbook of clinical neurology (Vol. 174, pp. 101–115). Elsevier. https://doi.org/10.1016/B978-0-444-64148-9.00002-8

Paul, R., & Norbury, C. F. (2012). Language disorders from infancy through adolescence: Listening, speaking, reading, writing, and communicating (4th ed.). Elsevier Health Sciences. https://works.bepress.com/rhea_paul/111/

Pratama, A. P. (2024). Analisis faktor risiko kesehatan lingkungan pada masyarakat pesisir. HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development), 8(1), 45–56. https://doi.org/10.15294/higeia.v8i1

Putri, N. Y., Sutapa, P., & Mulyani, S. (2023). Perkembangan bahasa anak usia dini dan faktor yang memengaruhinya. Fascho: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 45–57. https://doi.org/10.32528/fascho.v4i1.336

Reindal, L., Nærland, T., Weidle, B., & Andreassen, O. A. (2021). Language profiles in children with autism spectrum disorders: Associations between structural language and pragmatic competence. Journal of Autism and Developmental Disorders, 51(4), 1234–1245. https://doi.org/10.1007/s10803-020-04853-1

Setiawan. (2020). Tes kosakata verbal ekspresif. Pusat Psikodiagnostik Indonesia.

Setyawan, A. (2022). Dasar-dasar metodologi penelitian kesehatan. Deepublish.

Siahaan, D. (2023). Expressive skill of children with autism: A psycholinguistics study. ResearchGate. https://www.researchgate.net/publication/368075570

Subyantoro. (2013). Bahasa anak berkebutuhan khusus. Jurnal Pendidikan Khusus, 5(2), 123–135.

Sugiyono. (2023). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Sutopo, Ed.). Alfabeta.

Sutadi, H. (2002). Deteksi dini dan intervensi gangguan perkembangan. Departemen Kesehatan RI.

Syahputra, I. (2023). Effectiveness of using extension method on syntax ability of children with special needs. JUPE: Jurnal Pendidikan Mandala, 8(3), 700–710. https://ejournal.mandalanursa.org/index.php/JUPE/article/view/8369

Tempel, T., Norbury, C. F., & Paul, R. (2009). Recasts and extensions in language intervention. Language, Speech, and Hearing Services in Schools, 40(1), 25–32.

Trevarthen, C. (1999). Autism as a neurodevelopmental disorder affecting communication. European Early Childhood Education Research Journal, 7(2), 5–19.

Vargas, D. L., Nascimbene, C., Krishnan, C., Zimmerman, A. W., & Pardo, C. A. (2005). Neuroglial activation and neuroinflammation in the brain of patients with autism. Annals of Neurology, 57(1), 67–81.

Wulandari, O., Firdiyanti, R., & Laily, R. (2022). The efforts to improve children's expressive language ability through picture book media (Big Book). Jurnal Perempuan dan Anak (JPA), 5(1), 30–43. https://doi.org/10.22219/jpa.v5i1.18660

Young, A. M., Chakrabarti, B., Roberts, D., Lai, M.-C., & Suckling, J. (2016). Autism: From research to practice. Neuroscience & Biobehavioral Reviews, 64, 63–76.

Downloads

Published

05-03-2026

Indexing Check

How to Cite

Sari, M. A., Susanti, N., & Gunawan, G. (2026). Pengaruh Metode Extensions Terhadap Kemampuan Bahasa Ekspresif Anak Autism Spectrum Disorder. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 10(2), 752–758. https://doi.org/10.31004/obsesi.v10i2.8165

Issue

Section

Articles