Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Literasi Digital Guru dalam Implementasi Kurikulum Merdeka: Scoping Review

Authors

  • Khusnul Khotimah Sirajuddin Psikologi, Universitas Airlangga, Surabaya
  • Nono Hery Yoenanto Psikologi, Universitas Airlangga, Surabaya
  • Fitri Andriani Psikologi, Universitas Airlangga, Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.31004/obsesi.v10i2.8145

Keywords:

scoping review, Kurikulum Merdeka, literasi digital

Abstract

Implementasi Kurikulum Merdeka menuntut guru memiliki literasi digital yang memadai untuk merancang pembelajaran adaptif dan memanfaatkan teknologi secara pedagogis. Namun, literasi digital guru di Indonesia masih menunjukkan variasi yang dipengaruhi oleh berbagai faktor. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan faktor-faktor yang memengaruhi literasi digital guru dalam konteks implementasi Kurikulum Merdeka melalui pendekatan scoping review. Kajian ini mengacu pada pedoman PRISMA Extension for Scoping Reviews (PRISMA-ScR) dengan penelusuran literatur pada basis data Google Scholar, Garuda, dan SINTA terhadap artikel jurnal ilmiah yang dipublikasikan pada rentang tahun 2021-2025. Sebanyak 11 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang memengaruhi literasi digital guru dapat dikelompokkan ke dalam tiga kategori utama, yaitu faktor individu, faktor organisasi sekolah, dan faktor sistem pendidikan. Faktor individu meliputi pengalaman profesional, kompetensi digital, dan aspek psikologis guru. Faktor organisasi berkaitan dengan kepemimpinan sekolah, pengelolaan pengembangan profesional, serta dukungan sarana. Faktor sistem mencakup kebijakan Kurikulum Merdeka, ekosistem digital nasional, desain pelatihan guru, dan ketimpangan infrastruktur. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan literasi digital guru memerlukan pendekatan sistemik lintas level agar implementasi Kurikulum Merdeka berjalan efektif dan berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdullah, Copriady, J., Holiwarni, B., Herdini, & Ardiansyah. (2021). Pembuatan media pembelajaran berbasis socrative untuk meningkatkan literasi digital guru di kecamatan Pangkalan Kuras. Jurnal Publikasi Pendidikan, 11(1), 42–48. http://ojs.unm.ac.id/index.php/pubpend

Amri, C. O., Jaelani, A. K., & Saputra, H. H. (2021). Peningkatan literasi digital peserta didik: Studi pembelajaran menggunakan e-learning. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 6(3), 546–551. https://doi.org/10.29303/jipp.v6i3.291

Arksey, H., & O’Malley, L. (2005). Scoping studies: Towards a methodological framework. International Journal of Social Research Methodology: Theory and Practice, 8(1), 19–32. https://doi.org/10.1080/1364557032000119616

Cid-Martínez, L., Aznar-Díaz, I., Gómez-García, G., & Martínez-Domingo, J. A. (2025). A systematic review on the level of digital competence of in-service Spanish teachers according to the DigCompEdu framework. Education Sciences, 15(6), 1–12. https://doi.org/10.3390/educsci15060655

Domínguez-González, M. de los Á., Luque de la Rosa, A., Hervás-Gómez, C., & Román-Graván, P. (2025). Teacher digital competence: Keys for an educational future through a systematic review. Contemporary Educational Technology, 17(2). https://doi.org/10.30935/cedtech/16168

Handayani, N. N. L. (2023). Peningkatan literasi digital dan karakter peserta didik melalui implementasi kurikulum merdeka. Jurnal Lampuhyang, 14(2), 144–159. http://e-journal.stkip-amlapura.ac.id

Hidayati, F. N., Giyoto, & Untari, L. (2023). Management of digital literacy competence development in State Madrasah Aliyah Surakarta, Indonesia. INSANIA: Jurnal Pemikiran Alternatif Kependidikan, 28(1), 31–48. https://doi.org/10.24090/insania.v28i1.7926

Kemendikbudristek. (2022). Buku saku: Platform merdeka mengajar. Sekretariat Jenderal, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi. http://repositori.kemendikdasmen.go.id/24918/1/Buku%20Saku%20Platform%20Merdeka%20Mengajar_MB15.pdf

Kementerian Komunikasi dan Informatika. (2022). Indeks digital literasi Indonesia 2021-2022. https://data.komdigi.go.id/article/literasi-digital-indonesia

Listiyoningsih, S., Hidayati, D., & Winarti, Y. (2022). Strategi guru menghadapi transformasi digital. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 7(2b), 655–662. https://doi.org/10.29303/jipp.v7i2b.389

Nada, A. Q., & Indrawan, D. (2023). Analisis tingkat literasi digital guru pendidikan sekolah dasar. Cokroaminoto Juornal of Primary Education, 6(1), 9–15. https://e-journal.my.id/cjpe

OECD. (2023). PISA 2022 Results (Volume I and II) - Country Notes: Indonesia. https://www.oecd.org/en/publications/pisa-2022-results-volume-i-and-ii-country-notes_ed6fbcc5-en/indonesia_c2e1ae0e-en.html

Paraniti, A. A. I., Arjaya, I. B. A., & Setiawati, G. A. D. (2021). Profil literasi digital guru IPA se-kota Denpasar. Jurnal Pendidikan Biologi, 12(3), 219–228. https://doi.org/10.17977/um052v12i3p219-228

Redecker, C., & Punie, Y. (2017). European framework for the digital competence of educators: DigCompEdu. https://doi.org/10.2760/159770,JRC107466

Riti, Y. F., & Trisyanti, L. I. (2022). Pelatihan penggunaan aplikasi merdeka mengajar bagi guru-guru TK Citra Bangsa. Komatika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 48–52. https://doi.org/10.34148/komatika.v2i2.579

Saluky, Riyanto, O. R., & Rahmah, S. (2022). Digital competence of post-pandemic teachers based on gender, work period, and certification factors. Eduma: Mathematics Education Learning and Teaching, 11(2), 166–179. https://doi.org/10.24235/eduma.v11i2.11751

Saputra, I. A., Ramadhani, A., Khairunnisa, M. Z., & Ainiyah, N. (2024). Pengaruh literasi digital terhadap prestasi akademik siswa menengah atas. Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pembelajaran, 3(1), 25–31. https://doi.org/10.58706/jipp

Sari, D. D., & Rini, T. P. W. (2022). Peningkatan kompetensi guru melalui sosialisasi literasi digital di sekolah dasar. Jurnal Masyarakat Mandiri, 6(4), 3311–3318. https://doi.org/10.31764/jmm.v6i4.9597

Sundah, P. M., & Karo, R. K. (2022). Literasi digital di Sekolah Dasar Negeri 03 Batok, Kabupaten Bogor: Bentuk penguatan nilai ketahanan nasional. Jurnal Lemhannas RI, 10(4), 66–75. https://doi.org/https://doi.org/10.55960/jlri.v10i4.371

Suwarjo, Haryanto, Wuryandani, W., Erviana, V. Y., Hidayah, R., & Mahfuzah, A. (2022). Digital literacy analysis of elementary school teachers on distance learning instructional process in Yogyakarta. Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan, 14(2), 1145–1156. https://doi.org/10.35445/alishlah.v14i1.1233

Tricco, A. C., Lillie, E., Zarin, W., O’Brien, K. K., Colquhoun, H., Levac, D., Moher, D., Peters, M. D. J., Horsley, T., Weeks, L., Hempel, S., Akl, E. A., Chang, C., McGowan, J., Stewart, L., Hartling, L., Aldcroft, A., Wilson, M. G., Garritty, C., … Straus, S. E. (2018). PRISMA extension for scoping reviews (PRISMA-ScR): Checklist and explanation. Annals of Internal Medicine, 169(7), 467–473. https://doi.org/10.7326/M18-0850

UNESCO. (2019). Recommendations on assessment tools for monitoring digital literacy within UNESCO’s digital literacy global framework. http://www.unesco.org/open-access/terms-use-ccbysa-en

Wahjusaputri, S., & Nastiti, T. I. (2022). Digital literacy competency indicator for Indonesian high vocational education needs. Journal of Education and Learning, 16(1), 85–91. https://doi.org/10.11591/edulearn.v16i1.20390

Downloads

Published

13-03-2026

How to Cite

Sirajuddin, K. K., Yoenanto , N. H., & Andriani , F. (2026). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Literasi Digital Guru dalam Implementasi Kurikulum Merdeka: Scoping Review. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 10(2), 867–864. https://doi.org/10.31004/obsesi.v10i2.8145